pustaka.uns.ac.

id

digilib.uns.ac.id

PENDAHULUAN Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri terpenting di Indonesia. Swamy et al. (2009) mengatakan bahwa nilam

(Pogostemon cablin Benth.) banyak dikenal dalam industri parfum dan kosmetik. Tanaman nilam berasal dari daerah tropis Asia Tenggara terutama Indonesia dan Filipina, serta India, Amerika Selatan dan China (Melati dan Rusmin, 2008). Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah tanaman perdu wangi yang berakar serabut, permukaan daunnya halus, ujung daun meruncing, tepi daun bergerigi tumpul, dan warna daun agak pucat. Bagian bawah daun dan rantingnya berbulu halus, batangnya berkayu, serta sebagian besar daun yang melekat pada ranting hampir selalu berpasangan satu sama lain (Mangun, 2009). Menurut Nurhasanah (2006), salah satu tahapan dalam budidaya nilam yang menentukan keberhasilan usaha budidaya nilam adalah penyediaan bahan tanaman (bibit) yang cukup dan bermutu tinggi. Sejauh ini perbanyakan nilam dilakukan secara vegetatif dengan menggunakan setek. Setek yang biasa digunakan di kalangan petani nilam adalah setek batang. Untuk mempercepat pertumbuhan akar dan tunas pada setek, dapat dibantu dengan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Air kelapa muda mengandung ZPT alami yaitu sitokinin yang

berfungsi memacu pembelahan sel dan memacu perkembangan setek. Menurut Kuntiya et al., (2010), Air kelapa merupakan bahan nutrisi yang mengandung asam-asam organik dan gula. Selain lebih aman digunakan, air kelapa muda juga mudah didapat dan harganya murah. Selain penggunaan ZPT sebagai perangsang pertumbuhan setek, perlu adanya penambahan pupuk sebagai sumber hara di dalam tanah supaya setek dapat tumbuh dengan baik. Pupuk yang dapat digunakan antara lain adalah pupuk kandang. Pupuk kandang dapat mengurangi resiko kehilangan unsur hara makro dan mikro, akibat terjadinya irigasi (Melero et al., 2008). Secara umum pupuk kandang sangat baik diberikan dalam pertumbuhan tanaman sebab untuk tumbuh dengan baik tanaman membutuhkan kandungan unsur hara N, P dan K yang cukup (Pardono, 2009). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang, serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan setek nilam (Pogostemon cablin Benth.). METODE PENELITIAN

commit to users

yaitu konsentrasi 0%.ac. Persentase setek tumbuh Persentase setek tumbuh merupakan indikator keberhasilan penyetekan.uns. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang juga tidak berbeda nyata satu sama lain. Faktor pertama adalah konsentrasi air kelapa muda. Kabupaten Boyolali dengan ketinggian tempat 110 m dpl dan jenis tanah regosol. (K2) pupuk kandang ayam. ember. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian antara lain: polibag dengan diameter 15 cm. gunting. (K3) pupuk kandang kambing. Hal ini diduga karena kandungan ZPT endogen pada setek masih mencukupi untuk pertumbuhan setek. pupuk kandang ayam. dan pengendalian hama penyakit. Variabel penelitian meliputi: persentase setek tumbuh. dan berat kering akar. tanah regosol dan aquadest.uns. penanaman.pustaka. Sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. panjang tunas. (A2) konsentrasi 50%. persiapan air kelapa muda. timbangan digital dan paranet. Kelurahan Kemasan.id digilib. (A1) konsentrasi 25%. Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang. jumlah daun. yaitu (K1) pupuk kandang sapi. saat muncul tunas. cangkul. pisau. air kelapa muda.ac. Faktor kedua adalah macam pupuk kandang. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang juga tidak berpengaruh nyata terhadap variabel persentase setek tumbuh. penyiangan. berat segar tunas.berat segar akar. oven. pupuk kandang sapi. (A3) konsentrasi 75%. Persentase setek tumbuh dihitung berdasarkan jumlah setek yang hidup dibandingkan total sampel tanaman dalam satu perlakuan. Pelaksanaan penelitian ini meliputi: persiapan media tanam. HASIL DAN PEMBAHASAN A. diketahui bahwa pemberian air kelapa muda tidak berbeda nyata satu sama lain. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian antara lain: nilam Varietas Sidikalang dengan umur 1 tahun. jumlah tunas. persiapan bahan setek. Dari hasil Uji Duncan taraf 5%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Kecamatan Sawit.id Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli 2010 sampai bulan Desember yang bertempat di Desa Balong. jumlah akar. alat tulis. Hal ini diduga karena persentase setek tumbuh commit to users . masing-masing perlakuan diulang 3 kali. kertas label. pupuk kandang kambing. berat kering tunas. pemeliharaan meliputi: penyiraman.

00 29. 1995). Dalam kondisi ini. sehingga memungkinkan tunas dapat tumbuh lebih cepat serta proses diferensiasi sel akan lebih cepat berlangsung (Nurhasanah.91p Rerata (K) 22.67 20.58p 20.08 Keterangan: Angka yang diikuti huruf yang sama menunjukkan tidak beda nyata pada DMRT taraf 5%.id digilib.44a 18. Tabel 2 menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda dapat mempercepat saat muncul tunas pada setek nilam. Berdasarkan Tabel 2.44ab 19.) Konsentrasi air kelapa muda (%) 0% 25% 50% 75% Rerata (M) Macam pupuk kandang Sapi Ayam Kambing 22. Penggunaan cadangan makanan oleh setek akan menghasilkan energi dan energi yang dihasilkan dapat merangsang jaringan meristem pada titik tumbuh tunas. Saat Muncul Tunas Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang.00 19.ac.pustaka. karbohidrat dan rooting kofactor (zat-zat yang berinteraksi dengan auksin yang mengakibatkan perakaran) yang ada pada jaringan meristem.33 19. perlakuan pupuk kandang sapi tidak berbeda nyata dengan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. commit to users . setek hanya memanfaatkan cadangan makanan yang ada pada bahan setek.67 19.75p 17. Hal ini diduga karena air kelapa muda mengandung sitokinin yang merupakan salah satu jenis ZPT yang dapat merangsang pembelahan sel. 2006). menjadi aktif (Sitompul dan Guritno. setek belum mampu menyerap unsur hara yang diberikan melalui pemupukan karena jumlah akar yang masih sedikit. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang juga tidak berpengaruh nyata terhadap variabel saat muncul tunas.00 16. Tabel 2. Menurut Koesriningrum dan Setyati (1974) cit Setyowati (2004) menyatakan bahwa pembentukan akar setek dipengaruhi auksin.33ab 17.id dipengaruhi oleh hormon tumbuh pada setek.33 17. B.uns.33 15.33 18.67 18.11b 18. Hal ini diduga karena pada awal pertumbuhan. Pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang terhadap saat muncul tunas pada setek nilam (Pogostemon cablin Benth.ac.uns.67 15.00 16.

6 MST.uns. dan K dengan jumlah yang sama. P. sehingga tanaman mampu menghasilkan karbohidrat dalam jumlah yang cukup untuk menopang pertumbuhan vegetatif.pustaka. P. Pada 3 MST. 9 MST dan 12 MST menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang. Jumlah Tunas Hasil sidik peragam terhadap jumlah tunas menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang menunjukkan tidak adanya interaksi. Hal ini diduga karena dalam ketiga macam pupuk kandang tersebut komposisi unsur hara N. commit to users . P dan K nya hampir sama. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang juga tidak berbeda nyata satu sama lain.ac. Panjang Tunas Pertumbuhan dan perkembangan tanaman merupakan suatu proses yang penting dan berkaitan dengan reaksi-reaksi metabolisme yang terjadi di dalam tanaman sehingga untuk mengetahui terjadinya pertumbuhan di dalam tanaman dapat dilihat peningkatan bagianbagian tanaman seperti halnya panjang tunas.uns.id digilib. Menurut Wijaya (2008). perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang juga tidak berpengaruh nyata terhadap variabel panjang tunas. P memiliki peran pada proses penangkapan energi cahaya matahari dan kemudian mengubahnya menjadi energi biokimia. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang juga tidak berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah tunas. apabila kandungan N.id C. diketahui bahwa pemberian air kelapa muda tidak berbeda nyata satu sama lain. artinya pemberian air kelapa muda tidak dapat meningkatkan rerata jumlah tunas pada setek nilam.ac. Sedangkan K berperan dalam mengaktifkan enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme karbohidrat dan biosintesis. N dapat mendorong pertumbuhan organ-organ yang berkaitan dengan fotosintesis. D. sehingga perlakuan macam pupuk kandang tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap rerata jumlah tunas setek nilam. Hasil sidik peragam terhadap panjang tunas pada 3 MST. maka memungkinkan setiap tanaman akan mendapatkan suplai N. Hal ini diduga karena hormon endogen yang terdapat pada setek sudah cukup untuk pertumbuhan jumlah tunas. Menurut Setyorini (2009). Dari hasil Uji Duncan taraf 5%. dan K pada pupuk hampir sama. Tanaman yang cukup mendapat suplai N akan membentuk daun dengan kandungan klorofil yang lebih tinggi.

macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata. 6 MST. E.ac. Gambar 1 menjelaskan bahwa pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 50% menunjukkan hasil yang paling tinggi dibandingkan dengan konsentrasi 0% (tanpa air kelapa muda). Hal ini diduga karena sitokinin yang terdapat dalam air kelapa muda telah mampu memacu pembelahan sel dan mampu mempercepat pertumbuhan tunas. perlakuan konsentrasi air kelapa muda berpengaruh sangat nyata terhadap variabel panjang tunas namun. Namun. Grafik pengaruh konsentrasi air kelapa muda terhadap panjang tunas pada 3 MST. Jumlah Daun Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang.uns. dan 12 MST.ac. Gambar 2.pustaka.uns. pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 25% lebih menguntungkan karena selain memberikan pengaruh sangat nyata.id digilib. 9 MST dan 12 MST. Selanjutnya diikuti oleh konsentrasi air kelapa muda 25% dan 75%. commit to users . Perlakuan konsentrasi air kelapa muda berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah daun. Hal ini diduga seperti halnya pada variabel jumlah tunas. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata. 9 MST. Pemberian pupuk kandang sapi tidak berbeda nyata dengan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. dengan konsentrasi yang sedikit ini sudah bisa meningkatkan panjang tunas pada setek nilam.id Sedangkan pada 6 MST.

id digilib.uns.44a 39. juga mengandung auksin tetapi dengan konsentrasi yang rendah.34ab 33.67 41.00 35.33p Rerata (K) 22.33 37.33 33. Dipertegas oleh Nurhasanah (2006).) Konsentrasi air kelapa muda (%) 0% 25% 50% 75% Rerata (P) Macam pupuk kandang Sapi Ayam Kambing 20. Perlakuan pupuk kandang sapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. Jumlah Akar Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan. dalam penelitiannya tentang setek nilam bahwa meningkatnya pertumbuhan daun selain diinduksi oleh kandungan bahan makanan yang terdapat pada setek juga diinduksi oleh adanya aktivitas hormon tanaman yang terdapat pada air kelapa muda.id Tabel 5 menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda mampu meningkatkan rerata jumlah daun pada setek nilam.pustaka.ac.56b 41.ac.67 38.00 28.11 Keterangan: Angka yang diikuti huruf yang sama menunjukkan tidak beda nyata pada DMRT taraf 5%.50p 21. dihasilkan bahwa hasil pemberian air kelapa muda tidak berbeda nyata satu sama lain.50p 26. artinya pemberian air kelapa muda tidak dapat meningkatkan rerata jumlah akar pada setek nilam.00 48.33 30. jumlah akar tanaman nilam dipengaruhi oleh faktor genetik tanaman commit to users . Dari hasil Uji Duncan taraf 5%.67 28.67 32. Tabel 5. F.00 51.uns.11a 29. maka memungkinkan jumlah daun meningkat. Pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang terhadap jumlah daun pada setek nilam (Pogostemon cablin Benth. Disamping itu.67 23. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang juga tidak berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah akar. Hal ini diduga seperti halnya pada variabel jumlah tunas. Hal ini diduga karena ZPT sitokinin di dalam air kelapa muda berfungsi baik dalam merangsang proses pembelahan sel. Hal ini diduga karena air kelapa muda selain mengandung sitokinin. namun tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 25% dan 50%. Pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 75% tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 0% (tanpa air kelapa muda).

Menurut Purwa (2007).76p 9.97p Macam pupuk kandang Ayam Kambing 6.82a 17.02 11. bahwa larutan air kelapa muda dapat commit to users .uns. Dipertegas pula oleh Kuncoro (2008). dan kambing adalah sama atau tidak berbeda nyata. sehingga respon setek nilam terhadap pemberian pupuk kandang sapi. Namun. ayam.ac. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang juga tidak berbeda nyata satu sama lain.70 10.55 18.70 18. Pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 25% sudah mampu meningkatkan berat segar tunas.id digilib. Berat segar brangkasan yang tinggi menunjukkan bahwa metabolisme tanaman berjalan dengan baik.75p Rerata (K) 6. unsur P berfungsi penting dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar.16 14. Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan.pustaka.83 15. Hal ini diduga karena kandungan P pada ketiga pupuk kandang tersebut hampir sama.uns. dalam hal ini adalah rerata berat segar tunas. Pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang terhadap berat segar tunas pada setek nilam (Pogostemon cablin Benth. Hal ini diduga karena pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi yang tepat akan meningkatkan pertumbuhan tanaman. G.85bc 14. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda berpengaruh sangat nyata terhadap berat segar tunas. Berat Segar Tunas Dwijoseputro (1992).92 13.27 28.47 21.57 10.62 16. Genotip mempengaruhi kemampuan asimilasi yang diproduksi tanaman dan pembagian hasil asimilasi (Gardner et al.id itu sendiri..) Konsentrasi air kelapa muda (%) 0% 25% 50% 75% Rerata (P) Sapi 4. Tabel 6.16 Keterangan: Angka yang diikuti huruf yang sama menunjukkan tidak beda nyata pada DMRT taraf 5%. perlakuan macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata. 1991).84c 21.15ab 10.ac.17 11. menyatakan bahwa berat segar brangkasan tanaman dipengaruhi oleh kadar air dan kandungan unsur hara yang ada dalam sel-sel suatu jaringan.

Menurut Setyorini (2009).66p Rerata (K) 0.uns. P. H. Hal ini disebabkan karena air kelapa muda selain mengandung sitokinin.17p 0.) Konsentrasi air kelapa muda (%) 0% 25% 50% 75% Rerata (P) Macam pupuk kandang Sapi Ayam Kambing 0. dan K pada pupuk hampir sama.id meningkatkan laju pertumbuhan pada konsentrasi yang optimal.ac. apabila kandungan N.id digilib. Hal ini diduga karena kandungan unsur hara N. tetapi pada konsentrasi yang terlalu tinggi atau terlalu rendah menyebabkan penurunan laju pertumbuhan. Pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang terhadap berat segar akar pada setek nilam (Pogostemon cablin Benth. Tabel 7 menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda dapat meningkatkan rerata berat kering akar.56 3. Pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 25% berbeda nyata dengan tanpa pemberian air kelapa muda (konsentrasi 0%).80 2. maka memungkinkan setiap tanaman akan mendapatkan suplai N. P.68ab 1.pustaka. P.69 1.83b 3. namun tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 50% dan 75%.93 2.86 1. dan K dengan jumlah yang sama. sehingga kadar air akan meningkat dan berat segar akar menjadi lebih tinggi. Pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi 0% tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 50% dan 75%. pemberian pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap rerata berat segar tunas nilam. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap variabel berat segar akar.59 1.16 2. Sehingga.ac.89 Keterangan: Angka yang diikuti huruf yang sama menunjukkan tidak beda nyata pada DMRT taraf 5%. menyatakan bahwa auksin mempunyai commit to users .uns.80 3.15 0.45ab 1.47 0.13 3. Berat Segar Akar Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan.60a 1. juga mengandung auksin yang dapat menyebabkan penyerapan air ke akar. dan K pada ketiga pupuk kandang tersebut hampir sama. Pupuk kandang sapi memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata dengan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. Abidin (1993) cit Nurhasanah (2006).84p 1. Tabel 7.50 1.

ac. maka proses metabolisme karbohidrat akan berjalan lancar. 1995). dan kambing adalah sama atau tidak berbeda nyata. Berat Kering Tunas Biomassa tanaman merupakan ukuran yang paling sering digunakan untuk menggambarkan dan mempelajari pertumbuhan tanaman. Hal ini diduga karena pemberian air kelapa muda dengan konsentrasi yang optimal. maka pertumbuhan dan perkembangan akar akan terhambat.id digilib. Ini didasarkan atas kenyataan bahwa taksiran biomassa (berat) tanaman relatif mudah diukur dan merupakan integrasi dari hampir semua peristiwa yang dialami tanaman sebelumnya (Sitompul dan Guritno.ac. 2006). sehingga hal ini diduga dapat meningkatkan produksi berat kering tunas.uns. I. Dengan meningkatnya pertumbuhan tunas. Tabel 8 menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda dapat meningkatkan rerata berat kering tunas pada setek nilam. Sehubungan dengan hal tersebut auksin dapat meningkatkan masuknya air ke dalam sel. namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan konsentrasi 50%. Tabel 7 juga menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kandang sapi tidak berbeda nyata dengan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. commit to users . ayam. apabila kandungan P pada suatu pupuk kandang rendah. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda 25% sangat berbeda nyata dengan perlakuan konsentrasi 0% (tanpa air kelapa muda). Perlakuan konsentrasi 75% tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 50%. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda berpengaruh sangat nyata terhadap variabel berat kering tunas. sehingga respon setek nilam terhadap pemberian pupuk kandang sapi. Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan.id peranan dalam meningkatkan permeabilitas air. unsur P berfungsi penting dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar.uns. Hal ini diduga karena kandungan P pada ketiga pupuk kandang tersebut hampir sama. sehingga meningkatkan berat segar akar.pustaka. Menurut Purwa (2007). mampu merangsang pembelahan sel sehingga memungkinkan tunas dapat tumbuh lebih cepat serta proses diferensiasi sel akan lebih cepat berlangsung (Nurhasanah. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering tunas.

P.55 0.id Tabel 8. Sedangkan perlakuan macam pupuk kandang juga tidak berbeda nyata satu sama lain. Hal ini diduga karena kandungan unsur hara N.02 0.56 1.30 Keterangan: Angka yang diikuti huruf yang sama menunjukkan tidak beda nyata pada DMRT taraf 5%.76bc 2. sehingga apabila berat segar akar kecil. yang cenderung ke bagian tunas dan daun guna mendukung pertumbuhan bagian-bagian tersebut daripada untuk pertumbuhan akar.) Konsentrasi air kelapa muda (%) 0% 25% 50% 75% Rerata (P) Macam pupuk kandang Sapi Ayam Kambing 0. Berat Kering Akar Hasil sidik peragam menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan.17p Rerata (K) 1. artinya pemberian air kelapa muda tidak dapat meningkatkan rerata berat kering akar pada setek nilam. maka akan memperkecil pula perolehan berat kering akar. dan K pada ketiga pupuk kandang tersebut hampir sama.58 2. Dipertegas oleh Kuncoro (2008).84 1.76 1. Berdasarkan Tabel 8.50 7.ac.73 1.92p 0. bahwa dominansi apikal sering terjadi dengan adanya ketidakseimbangan pengaturan distribusi sitokinin dalam tanaman.4a 2.ac.81p 1.58 3. berat kering akar juga dipengaruhi oleh besar kecilnya berat segar akar yang diperoleh. Perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering akar. J.91ab 1.uns.13c 3. Selain itu. dihasilkan bahwa hasil pemberian air kelapa muda tidak berbeda nyata satu sama lain.55 2.99 4. pemberian pupuk kandang sapi tidak berbeda nyata dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing. commit to users .id digilib.86 2.pustaka. Dari hasil Uji Duncan taraf 5%. Sehingga. Pengaruh konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang terhadap berat kering tunas pada setek nilam (Pogostemon cablin Benth.uns. pemberian pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap rerata berat segar tunas nilam. Tidak berpengaruhnya air kelapa muda yang diberikan pada setek nilam diduga karena adanya pendistribusian ZPT sitokinin dan senyawa-senyawa organik yang terdapat dalam air kelapa muda. Hal ini diduga seperti halnya pada variabel berat segar tunas.

2.uns. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi air kelapa muda dan macam pupuk kandang.uns. 3.id KESIMPULAN DAN SARAN A. berat segar tunas.id digilib. berat segar akar dan berat kering tunas pada setek nilam. Perlakuan macam pupuk kandang tidak berpengaruh terhadap semua variabel penelitian. commit to users . 2. Untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan air kelapa muda dengan konsentrasi antara 25%-50%. B. Pemberian air kelapa muda dapat meningkatkan saat muncul tunas.ac. Penggunaan pupuk kandang sapi. Kesimpulan 1. jumlah daun. panjang tunas.pustaka. Konsentrasi air kelapa muda yang memberikan hasil tertinggi adalah pada konsentrasi 25%.ac. Saran 1. ayam dan kambing dengan dosis 20 ton/ha dapat digunakan untuk budidaya nilam.

Gramedia.id/publikasi/p3261072. Surakarta. Nutrisi Tanaman. 2009. Nurhasanah. Pengaruh konsentrasi GA3 dan jenis tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sambiloto. Agronomy Journal. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Pengaruh air kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth. 12(1). Agrosains. Surakarta. R. commit to users . M. K. E.). F. Wijaya. Setyorini. Maejo International Journal of Science and Technology. Mitchell. Terj. Hanmoungjai. Ruiz. Pengaruh Jenis Kemasan terhadap Mutu dan Pertumbuhan Setek Nilam Berakar (Pogostemon cablin Benth. Influence of pH. Petunjuk Pemupukan. Jakarta.) by encapsulation of in vitro derived nodal segments. Pengaruh frekuensi pemberian air dan macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. 2008. Kuntiya.pustaka. UNS Press. Kuncoro. 2009. E. Melero. UNS Press. Miq.ac.) Selama Penyimpanan. S. Fisiologi Tanaman Budidaya. 2009. P. L. J. Seesuriyachan. Diakses pada tanggal 23 November 2009. Nilam Hasilkan Minyak Berkualitas Mulai dari Teknik Budidaya hingga Proses Penyulingan. Setyowati. Gardner. 2004. P. M. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam larutan air kelapa terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman adenium (Adenium obesum). Yogyakarta. Pardono. Universitas Indonesia Press. Penebar Swadaya. Guritno. 11(1). Jakarta. 2010. 100(1):580-583. and P. Skripsi S1.. UNS Press. Melati dan Rusmin D. Techapun.pdf.K. F. dan B. S.pustakadeptan.S. A.id DAFTAR PUSTAKA Dwijosaputro. Herencia and J. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Balasubramanya and M. 2007.ac.A. dan R. Surakarta. Skripsi S1.). Prestasi Pustaka. 2009. Gadjah Mada University Press. 2008.go.id digilib. S. 1991. 2006. sucrose concentration and agitation speed on exopolysaccharide production by lactobacillus confusus TISTR 1498 using coconut water as a raw material substitude. K. K. 2008. Pearce.uns. Anuradha. H. 1995. Germplasm conservation of patchouli (Pogostemon cablin Benth. Samarinda. Jurnal Budidaya Pertanian. AgroMedia Pustaka. B. Sasaki. Madejon. Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian UNS. C. www. International Journal of Biodiversity and Conservation. C. Effect of implementing organic farming on chemical and biochemical properties of an irrigated loam soil. 1(8):224-230. Pengaruh pupuk organik air kencing sapi dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil kacang panjang (Vigna sinensis L.uns. 1992. Sitompul. Purwa. Swamy. Jakarta. Mangun. Jakarta.).M. Skripsi S1. Jakarta. 4(02):318-330.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful