Konsep Dasar Administrasi Pendidikan

A. Pengertian Administrasi Pendidikan Sebelum menguraikan apakah administrasi pendidikan itu, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan ³administrasi´. Kata ³administrasi´ berasal dari bahasa latin yang terdiri atas kata ad dan ministrare. Kata ad mempunyai arti yang sama dengan kata to dalam bahasa inggris, yang berarti ³ke´ atau ³kepada´. Dan ministrare sama artinya dengan kata to serve atau to conduct yang berarti ³melayani´, ³membantu´, atau mengarahkan´. Dalam bahasa inggris to administer berarti pula ³mengatur´, ³memelihara´ (to look after), dan ³mengarahkan´. Jadi, kata ³administrasi´ dapat diartikan sebagai suatu kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan, atau mengatur semua kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan. Administrasi pendidikan ialah segenap proses pengerahan dan pengintegrasian segala sesuatu, baik personel, spiritual maupun material, yang bersangkut paut dengan pencapaian tujuan pendidikan. Jadi, di dalam proses administrasi pendidikan segenap usaha orang-orang yang terlibat di dalam proses pencapaian tujuan pendidikan itu diintegrasikan, diorganisasi dan dikoordinasi secara efektif, dan semua materi yang diperlukan d Administrasi pendidikan adalah suatu proses keseluruhan, kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi : perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaporan, pengkoordinasian, pengawasan dan pembiayaan, dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik personel, materiil, maupun spiritual, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Atau secara lebih singkat dapat juga dikatakan : administrasi pendidikan ialah pembinaan, pengawasan, dan pelaksanaan dari segala sesuatu yang berhubungan dengan urusan-urusan sekolah. Jadi, administrasi pendidikan itu mencakup kegiatan-kegiatan yang luas, yang meliputi antara lain kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan sebagainya, yang menyangkut bidang-bidang materil, personel dan spiritual dalam bidang pendidikan pada umumnya, dan khususnya pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah. B. Tujuan dan Manfaat Administrasi Pendidikan Tujuan administrasi pendidikan tidak lain adalah agar semua kegiatan itu mendukung tercapainya tujuan pendidikan atau dengan kata lain administrasi digunakan di dalam dunia pendidikan adalah agar tujuan pendidikan tercapai. Seperti yang diutarakan Sergiovanni dan Carver (1975), ada empat tujuan administrasi, yaitu : efektivitas produksi, efisiensi, kemampuan menyesuaikan diri (adaptiveness), dan kepuasan

C. 3. . Lima fungsi administrasi yang dikemukakannya (1916) adalah: planning. mengenai hak dan kewajiban sebagai manusia pancasila sesuai dengan ketetapan MPRS No. Sears menyangkal klasifikasi Fayol tersebut. direvisi dan disempurnakan oleh ahli-ahli lain dengan mengidentifikasikan elemen-elemen dalam proses administrasi. Supaya anak-anak tamatan suatu sekolah memiliki pengetahuan dan pengertian dasar. Secara singkat. comamd. organization. Adapun proses administrasi pendidikan itu meliputi fungsi-fungsi sebagai berikut : y Perencanaan (Planning) Perencanaan adalah suatu proses mempersiapkan serangkaian pengambilan keputusan untuk dilakukannya tindakan dalam mencapai tujuan organisasi. Akhirnya pada 1950. serta mempunyai sikap hidup sebagai manusia pancasila dengan pengabdian untuk pembangunan masyarakat pancasila Indonesia. Supaya anak-anak tamatan suatu sekolah memiliki dasar-dasar ilmu pengetahuan yang kokoh serta keterampilan untuk melanjutkan pendidikannya ke sekolah yang lebih tinggi. ahli ini menyarankan dilakukannya analisis terhadap proses administrasi. Sebagai penyimpul adalah Gregg. Kelima fungsi ini kemudian diulang. sehingga tercapai tujuan khusus sekolah tersebut. 2. Tujuan administrasi pendidikan di sekolah adalah mempersiapkan situasi di sekolah.kerja. Keempat tujuan tersebut dapat digunakan sebagai criteria untuk menentukan keberhasilan suatu penyelenggaraan sekolah. mempunyai suatu kecakapan dan keterampilan khusus untuk dapat hidup sendiri dan dalam masyarakat. yang merupakan bekal untuk hidupnya dalam masyarakat. IV / 1973 dan berbuat selaras dengan pengertian itu. Supaya anak-anak tamatan suatu sekolah memiliki salah satu keterampilan atau kecakapan khusus. coordination dan control. yaitu : 1. pelaksanaan dan penilaian. y Pengorganisasian (Organizing) Kerja sama sekelompok manusia yang terlibat dalam kegiatan ini disebut sebagai pengorganisasian. administrasi pendidikan di sekolah brtujuan menciptakan situasi yang memungkinkan anak mempunyai pengetahuan dasar yang kuat untuk melanjutkan pelajaran. Fungsi Administrasi Pendidikan Fungsi umum administrasi yang oleh Henri Fayol dikatakan berlaku bagi setiap organisasi. dan Fowlkee pada 1951 mengenal bahwa administrasi pendidikan merupakan sesuatu yang sifatnya kompleks dan tentu mengandung unsure: perencanaan. agar pendidikan dan pengajaran berlangsung baik.

Tujuan administrasi kesiswaan . Ruang Lingkup Administrasi Pendidikan Bidang-bidang yang tercakup dalam administrasi pendidikan adalah sangat banyak dan luas. Administrasi kesiswaan meliputi hal-hal berikut ini : .mengetahui. 2.mengetahui potensi siswa .mengetahui data siswa . y Administrasi Kesiswaan 1. menserasikan. administrasi keuangan. yang secara keseluruhan membentuk satu berjenjang. administrasi kepegawaian. Pengertian Administrasi kesiswaan merupakan usaha dan kegiatan yang meliputi pengaturan tentang administrasi yang berkaitan dengan siswa dalam upaya mengembangkan potensi siswa. yaitu administrasi kesiswaan. y Pembiayaan (Budgeting) Pembiayaan adalah semua urusan yang berkaitan dengan masalah dana D. Tetapi yang akan dibahas dalam makalah ini hanya tiga bidang. petunjuk serta pertimbangan dan bimbingan terhadap para petugas yang terlibat. yang dikenal dengan nama struktur organisasi. Gambarnya disebut organigram. y Pengkoordinasian (Coordinating) Pengkoordinasian adalah suatu usaha untuk memadu. y Pelaporan (Reporting) Pelaporan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh bawahan untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan selama satu periode tertentu. y Penunjukkan Personal (Staffing) Staffing adalah pengisian sesuatu bidang atau unit dengan personal yang akan melaksanakan tugas kegiatannya.Dengan demikian maka pada tahap perencanaan telah terwujud adanya bagian-bagian atau unitunit. y Pengarahan (Directing) Pengarahan adalah suatu usaha untuk memberikan penjelasan. membina dan mengembangkan kemampuan siswa 3. mengintegrasikan semua kegiatan yang ada dalam suatu organisasi agar pencapaian tujuan bersama dapat berjalan dengan serasi dan seimbang. menyatukan. baik secara structural maupun fungsional agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar.

Mutasi Siswa c. pengangkatan. kesejahteraan dan pemberhentian tenaga kependidikan sekolah agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mencapai tujuan sekolah.Buku Nilai Mata Pelajaran .a. Tujuan Untuk mewujudkan keseragaman perlakuan dan kepastian hukum bagi tenaga kependidikan sekolah dasar dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Penatalaksanaan Kesiswaan Penatalaksanaan Kesiswaan meliputi hal-hal berikut ini : 1) Buku Induk 2) Buku Klaper 3) Buku Hadir Siswa 4) Buku Agenda Kelas 5) Buku Nilai . Pembinaan Kesiswaan Kegiatannya meliputi penyaluran aktivitas siswa dalam hal : 1) kepemimpinan 2) keagamaan ( pesantren kilat bagi agama Islam) 3) budi pekerti 4) berbangsa dan bernegara 5) kewirausahaan 6) kesegaran jasmani 7) pengembangan kreasi dan seni 8) kepramukaan e. wewenang dan . penatalaksanaan. pembinaan. 2. Pengertian Adalah kegiatan mencakup penetapan norma.Buku Nilai Pribadi Siswa 6) Daftar Keadaan Siswa 7) Laporan Kenaikan Kelas / Kelulusan 8) Daftar Calon Peserta Ujian Akhir d. Pelayanan Khusus Siswa Pelayanan khusus terdiri atas : 1) bimbingan dan konseling 2) perpustakaan dan sumber belajar lainnya 3) beasiswa 4) transportasi 5) kantin / warung sekolah 6) asrama 7) kesehatan 8) pengayaan 9) remidial 10) karyawisata y Administrasi Kepegawaian 1. prosedur. Penerimaan Siswa Baru b. standar.

3. Tenaga Administrasi / TU d. tenaga sukarela y Administrasi Keuangan 1. guru bantu d. laboran dan teknisi sumber belajar ) Dilihat dari statusnya. penjaskes. Pengadaan pegawai c. agama. sumber keuangan. pemeriksaan dan pengawasan. Pembinaan dan pengembangan karier pegawai e. pertanggung jawaban dan pelaporan uang yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. guru tidak tetap c. Penjaga Sekolah / kebersihan sekolah e. penyimpanan. pembukuan. pemanfataan dana. Pemberhentian Pegawai Pemberhentian pegawai PNS dapat dibedakan seperti berikut : 1) Pemberhentian atas permintaan sendiri 2) Pemberhentian karena mencapai batas usia pensiun 3) Pemberhentian karena adanya penyederhanaan organisasi 4) Pemberhentian karena melakukan pelanggaran 5) Pemberhentian karena tidak cakap jasmani dan rohani 6) Pemberhentian karena meninggalkan tugas 7) Pemberhentian karena meninggal dunia atau hilang 4. Tenaga Fungsional lainnya ( Guru BP. muatan lokal ) c. Tujuan Tujuan administrasi keuangan sekolah adalah untuk mewujudkan a. Komponen Administrasi Kepegawaian a. Penyusunan formasi b. Kenaikan pangkat d.tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ketenagaan di SD terdiri atas : a. Pengertian Suatu usaha dan kegiatan pengaturan uang yang meliputi kegiatan perencanaan. Guru ( kelas. pengalokasian. penganggaran. Ketenagaan Dilihat dari jenisnya ketenagaan di SD terdiri atas : a. pegawai negeri sipil ( PNS ) b. 2. Ketatalaksanaan tenaga kependidikan 1) Pembuatan Buku Induk Pegawai 2) Daftar Urut Kepegawaian ( DUK ) 3) Kartu Pegawai ( KARPEG ) 4) Tabungan Asuransi Pegawai ( TASPEN ) 5) Asuransi Kesehatan ( ASKES ) 6) Kartu Istri ( KARIS ) dan Kartu Suami ( KARSU ) f. Kepala Sekolah b. Pustakawan. penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan secara efisien .

kegiatan di sekolah harus ditunjang oleh pelayanan administrasi sekolah yang teratur terarah dan terencana sehingga dapat menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pendidikan. Kegiatan Perencanaan Perencanaan keuangan terdiri atas . seperti belanja pegawai.perencanaan jangka menengah . kegiatan sebagai berikut ini a.alokasi pembangunan. kebocoran atau penyimpangan penggunaan dana d.b. Kesimpulan Dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan. Pengalokasian Alokasi tersebut terdiri atas : .alokasi kegiatan rutin. baik pembangunan fisik ( penambahan fasilitas ) maupun nonfisik ( pendidikan dan latihan pegawai ) . Pertanggungjawaban dan Pelaporan E. Pemanfaat Dana f.buku kas harian . Sumber Keuangan c.buku bank . terjaminnya akuntabilitas perkembangan sekolah 3.buku pembantu lainnya sesuai dengan kebutuhan g. Pemeriksaan dan Pengawas h. kegiatan belajar mengajar.buku surat perintah membayar uang / giro .buku kas umum .perencanaan jangka pendek .perencanaan jangka panjang b.buku per mata anggaran . disertai dengan bukti tertulis sesuai aturan yang berlaku b) pencatatan siap diberikan setiap saat c) pembukuan dilakukan secara terbuka 2) Jenis pembukuan terdiri atas . pembinaan kesiswaan dan kebutuhan rumah tangga d. . Pembukuan 1) Prinsip pembukuan meliputi a) pemasukan dan pengeluaran keuangan tercatat secara tertib. terjaminnya kelangsungan hidup dan perkembangan sekolah c. Komponen Administrasi Keuangan Komponen administrasi keuangan meliputi. tercegahnya kekeliruan. Penganggaran e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful