Element Bangunan Part 01 (Pondasi

)
14:04:00 goemilar No comments Anda pasti telah mengetahui bagaimana sebuah bangunan berdiri di atas tanah ini. Dan mungkin saja anda ikut andil dalam pembangunan tersebut. Pada kesempatan kali ini, MONOCHROME|studio akan menerangkan beberapa komponen yang terdapat dalam sebuah bangunan. Dan sebenarnya konten ini merupakan konten Pindahan dari blog pribadi CEO MONOCHROME|studio. Setiap bangunan pasti membutuhkan sebuah tumpuan untuk dapat berdiri di atas tanah. Komponen tersebut sering disebut dengan pondasi. Terdapat beberapa jenis pondasi yang dapat digunakan dalam setiap pembangunan dari mulai yang tradisional sampai yang modern. Berikut merupakan beberapa jenis Pondasi yang beredar di dunia pembangunan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pondasi telapak (untuk Rumah Panggung) Pondasi Rollag Bata (untuk Bangunan Sederhana) Pondasi Batu Kali (untuk Bangunan Sederhana 1-2 lantai) Pondasi Batu Bata (untuk Bangunan Sederhana) Pondasi Tapak atau Ceker Ayam (untuk Bangunan bertingkat 2-3 Lantai) Pondasi Sumuran (untuk Bangunan Bertingkat 3-4 Lantai) Pondasi Bored Pile atau Strauss pile (untuk Bangunan Bertingkat) Pondasi Tiang Pancang atau Paku Bumi (untuk bangunan bertingkat)

Berikut telah disebutkan macam-macam pondasi yang sering digunakan dalam pembangunan sebuah bangunan khususnya di Indonesia. Selanjutnya marilah kita telaah lebih dalam lagi tentang masing-masing jenis pondasi tersebut. 1. Pondasi telapak (untuk Rumah Panggung)

Pondasi telapak merupakan jenis pondasi sederhana yang telah digunakan oleh masyarakat indonesia sejak zaman dulu. Pondasi ini terbuat dari beton tanpa tulang yang dicetak membentuk limas segi empat seperti pada gambar disamping. Sistem kerja pondasi ini menerapkan sistem tanam. Jadi pondasi telapak ini menahan kolom yang tertanam di dalamnya sehingga tidak masuk dalam tanah. Seperti halnya ke tika kita menggunakan sebuah ganjalan yang pipih atau ganjalan yang lebih lebar untuk standar motor ketika di tempatkan pada tanah yang lembek. 2. Pondasi Rollag Bata (untuk Penahan lantai)

Pondasi ini terdiri dari batu kali dan perekat yang berupa campuran pasir dan semen. Pondasi ini biasanya digunakan untuk membuat teras rumah. . fungsinya hampir sama dengan sloof gantung namun rollag bata tidak sekuat sloof gantung dan tidak semahal sloof gantung. 3. Sehingga sehingga membutuhkan campuran yang lebih kuat menahan rembesan. Pondasi Batu Kali (untuk Bangunan Sederhana 1-2 lantai) Pondasi batu kali merupakan pondasi penahan dinding yang digunakan pada bangunan sederhana.Rollag bata merupakan pondasi sederhana yang fungsinya bukan menyalurkan beban bangunan. Biasanya campuran agregat untuk merekatkan batu kali ini menggunakan perbangingan 1 : 3 karena batu kali akan selalu menerima rembesan air yang berasal dari tanah. melainkan untuk menyeimbangkan posisi lantai agar tidak terjadi amblas pada ujung lantai.

Dikarenakan batu -bata merupakan bahan yang rentan terhadap air. pondasi batu bata memiliki fungsi sama. Namun yang membedakan keduanya hanyalah bahan yang digunakan serta kondisi alam di daerah sekitarnya. Pondasi tapak di temukan oleh Alm Prof Ir Sediyatmo tsb. Modifikasi yang dilakukan adalah : penggantian pipa beton menjadi pipa baja tipis tebal 1. Perhatikan contoh pondasi Batu Bata di bawah ini. yang dikenal dengan Sistim Cakar Ayam Modifikasi (CAM). Terutama bangunan bertingkat serta bangunan yang berdiri di atas tanah lembek. maka pemasangan harus lebih maksimal artinya bata yang di asang p harus dapat terselimuti dengan baik. Dr harry Christady dan Ir Maryadi Darmokumoro. perhitungan dalam 3 Dimensi dan penambahan "koperan" pada tepi slab. 6.4. Pondasi Sumuran (untuk Bangunan Bertingkat) . dan dikembangkan oleh Prof Ir Bambang Suhendro. Pondasi Tapak atau Ceker Ayam (untuk Bangunan bertingkat 2-3 Lantai) Pondasi tapak merupakan pondasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia ketika mendirikan sebuah bangunan.4 mm. 5. Sistim CAM tsb telah di uji skala penuh oleh Puslitbang Jalan dan Jembatan di ruas jalan Pantura Indramyu-Pemanukan (2007) dan digunakan di Jalan Tol seksi 4 Makasar (2008). Pondasi Batu Bata (untuk Bangunan Sederhana) Seperti halnya pondasi Batu Kali.

Pondasi ini berbentuk seperti paku yang kemudian di tancapkan kedalam tanah dengan menggunakan alat berat seperti kren. Pondasi ini biasanya digunakan pada tanah yang labil dan memiliki sigma 1. . Pondasi sumuran juga dapat digunakan untuk bangunan beralantai banyak seperti medium rise yang terdiri dari 3-4 lantai dengan syarat keadaan tanah relatif keras. Berikut merupakan contoh pondasi bored pile. Pondasi sumuran merupakan pondasi yang berupa campuran agregat kasar yang dimasukan kedalam lubang yang berbentuk seperti sumur dengan besi-besi di dalamnya.Pondasi sumuran memiliki fungsi sama dengan pondasi footplat. 7. Berikut contoh podasi sumuran. Pondasi Bored Pile atau Strauss pile (untuk Bangunan Bertingkat) Pondasi Bored pile digunakan untuk banguna berlantai banyak seperti rumah susun yang memiliki lantai 4-8 lantai.50 kg/cm2.

Namun pondasi tiang pancang memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan pondasi bored pile. Semoga tulissan ini dapat bermanfaat dan dapat membantu pekerjaan anda. . Demikian penjelasan penulis tentang beberapa pondasi yang beredar di Indonesia pada khususnya dan sering banyak digunakan pada dunia pembangunan di Indonesia. Selamat berjuang. Berikut contoh pondasi tiang pancang.8. Rent Office dan sebagainya. Pondasi Tiang Pancang atau Paku Bumi (untuk bangunan bertingkat) Pondasi berikut ini merupakan pondasi yang banyak digunakan untuk pembangunan gedung berlantai banyak seperti Apartment. Namun janganlah tulisan ini menjadi acauan satu-satunya untuk menambah pengetahuan anda. Pondasi ini hampir sama dengan pondasi bored pile. Kondominium.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful