P. 1
MENGHITUNG BEBAN KERJA

MENGHITUNG BEBAN KERJA

|Views: 8,448|Likes:
Published by Riny S Bachtiar

More info:

Published by: Riny S Bachtiar on May 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

MENGHITUNG BEBAN KERJA

Manajemen Sumber Daya Manusia

(DR. drg. HM Yaslis Ilyas, MPH)
5 Maret 2010, Jumat

ADI KUANTO

KAJIAN ADMINISTRASI RUMAH SAKIT

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA 2010

Diperlukan suatu standar untuk mengetahui besarnya kebutuhan tenaga yang sesuai beban tugas. murah dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen. Sito Meiyanto. tetapi kompleks. Dasar pemikiran penghitungan SDM adalah kemampuan seorang manajer menghitung dengan tepat beban kerja organisasi untuk mencapai target ditentukan. mahal dan perlu . 2005). berapa penderita yang dikerjakan oleh dokter dan berapa yang dikerjakan oleh perawat. Time and Motion Study dan Daily Log tetapi semua metoda mempunyai kelemahan karena tidak mampu memberikan informasi secara cepat. tugas tambahan dan pembinaan PSM. Laporan mengenai tenaga puskesmas yang dibuat selama ini hanya menyebutkan jumlah dan jenis tenaga tanpa menyebutkan berapa kebutuhan tenaga yang diperlukan oleh puskesmas dalam melaksanakan program kerja. yaitu beban kerja yang terdiri dari tugas rutin. diperlukan variabel Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas. Utk menghitung beban kerja.Kenyataannya tenaga yang tersedia tidak mencukupi sehingga dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari masih terlihat saling tumpang tindih pekerjaan. semua kegiatan yang dikerjakan oleh setiap jenis petugas dihitung secara terpisah. akurat. Ada beberapa metoda imiah yang telah dikembangkan para ahli seperti: Work Sampling. serta variabel terikat berupa kebutuhan tenaga puskesmas. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam masalah SDM adalah kondisi yang menekan pengambil keputusan membuat kebijaksanaan yang berbeda dari keputusan yang semula akan ditetapkan. dengan mengacu pada prinsip jangkauan pelayanan kesehatan yang merata dan memberikan citra mutu pelayanan yang baik (Iswinarto. Kristiani.PENDAHULUAN Keberhasilan pencapaian Visi Indonesia Sehat 2010 sangat dipengaruhi oleh penataan dan pengelolaan tenaga untuk melaksanakan kegiatan pokok pelayanan kesehatan. misalnya untuk upaya pengobatan. Metoda Work Sampling dan Time and Motion Study secara ilmiah bagus dan validitas dan reabilitasnya baik. Alat ukur menggunakan DSP Departemen Kesehatan RI tahun 2004 untuk memberikan gambaran jumlah tenaga yang seharusnya dibutuhkan.

Kebutuhan SDM dasarnya adalah mengetahui secara benar beban kerja setiap unit atau setiap SDM di organisasi. Daily Log dari aspek validitas dan reabilitas sulit diterima karena tingkat biasnya tinggi (Yaslis Ilyas. Misal departemen riset produk baru memiliki tiga rangkaian aktivitas kerja untuk menghasilkan output/hasil penelitian pengembangan produk baru. Misal berapa total waktu yang diperlukan untuk melakukan pengumpulan data riset. Menghitung jumlah waktu total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan per kelompok tugas tersebut. 3. dan juga kebutuhan jumlah orang untuk mengisi posisi/sub posisi tersebut. berapa lama untuk melakukan analisa dan berapa lama untuk menyusun hasil riset. pengumpulan data kebutuhan pasar. Dengan diketahui jenis.5 jam per hari dan membutuhkan waktu 45 menit menangani setiap komplain konsumen dan sejumlah transaksi bisnis lainnya. contoh : pengumpulan data produk kompetitor. dll. 2008). Untuk mengetahui beban kerja organisasi dibutuhkan sejumlah data dan informasi yang akurat yang berasal dari personel ahli atau kompeten di organisasi itu sendiri yang telah melakukan transaksi bisnis ribuan kali sehingga dengan tepat dapat mengetahui jenis.waktu yang lama. 2008). Sebagai contoh: seorang ahli teknologi informasi mempunyai sejumlah transaksi bisnis setiap hari seperti: membuat program selama 2. jumlah dan waktu transaksi maka akan diketahui beban kerja per hari(Yaslis Ilyas. Membreak-down rangkaian aktivitas menjadi satuan tugas yang lebih spesifik. jumlah dan waktu kerja yang dibutuhkan. Adapun. Misal dalam aktivitas pengumpulan data riset dibagi lagi menjadi kegiatan yang lebih detil. 2. Metode workload analysis adalah proses untuk menghitung beban kerja suatu posisi/sub posisi. Menentukan output utama dari suatu fungsi/sub fungsi dan kemudian mengidentifikasi rangkaian aktivitas kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan output tersebut. Dari jumlah total jam kegiatan ini kemudian bisa diprediksi berapa kebutuhan jumlah pegawai yang diperlukan untuk menyelesaikan keseluruhan tugas. Yakni : Mengumpulkan data riset. Dalam metode ini terdapat tiga tahapan utama yang akan diuraikan dibawah ini: 1. menganalisa data riset dan kemudian menyusun laporan hasil riset dan rekomendasi pengembangan produk baru. . pengumpulan data perilaku konsumen.

.. 12 hari --------------. orang dll).. Untuk menghitung beban/bobot kerja adalah HASIL KALI antara VOLUME DENGAN BEBAN KERJA....25 menit = 1...75 menit = 32 jam 1 b..75 menit = 90..565 menit Jam kerja efektif per minggu dengan allowance (waktu luang) 25% : 75/100 x 2......(-) 235 hari 1 c.. frekwensi..14 hari Hak cuti.15-17.. volume kerjanya dan setiap satuan produk tersebut memerlukan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesiakan/memproses. 104 hari Libur resmi.565 menit = 1..15 4 jam 45 menit x 4 = 19 jam 13.....30-12.. Jam Kerja Formal Per Minggu Senin – Kamis Jumat : 07.00 3 jam 45 menit = 3 jam 45 menit + Total = 42 jam 45 menit = 2.. JAM KERJA FORMAL DEPARTEMEN KEUANGAN a.(+) 130 hari --------------. Untuk itu setiap outputs/kegiatan-aktivitas harus ditentukan satuannya (lembar..75 menit : 5 = 384. yang kelak akan menjadi waktu standar (norma waktu) dan akan berfungsi sebagai variabel tetap dalam pelaksanaan analisis beban kerja..BROWSING DARI INTERNET: 1.00 4 jam x 4 = 16 jam : 07..00-17.............507 jam Setelah ditetapkannya jam kerja efektif maka semua outputs/kegiatan-aktivitas harus bisa dikonversi ke dalam orang jam. .75 menit = 6 jam 24 menit/hari Jumlah hari kerja per tahun : 1 tahun = 365 hari Libur Sabtu-Minggu...30 4 jam = 4 jam 13..... sedang sebagai variabel tidak tetap yang selalu hampir akan berubah setiap tahunadalah volume kerjanya..416.. Jam Kerja Efektif Per Tahun 5 hari kerja = 235 x 384..923. Jam kerja efektif per hari 5 hari kerja = 1923...30-11....

Efektivitas Jabatan (EJ) dan Prestasi Kerja Jabatan (PJ). tugas tambahan.89 EJ = 0. Tugas-tugas di luar kedinasan seperti mengurus koperasi.90 – 1. selanjutnya dapat dihitung jumlah kebutuhan pegawai per jabatan. Jumlah kebutuhan pegawai/pejabat = Jumlah bobot kerja : (dibagi) jam kerja efektif. tugas rutin.00 = A Baik) EJ = 0. atau dalam rumus dapat ditulis : Jumlah pegawai/pejabat kebutuhan = Jumlah bobot/beban kerja (orang.jam) Jam kerja efektif per tahun (jam) Dalam FP3 ini sekaligus akan dapat dihitung kelebihan/kekurangan pegawai berdasarkan jabatan. dengan rumus : Kelebihan/kekurangan pegawai/pejabat = Selisih antara jumlah perhitungan kebutuhan (Sangat pejabat yg ada dengan Prestasi Kerja Jabatan: EJ > 1.2 : Rekapitulasi Jumlah Beban Kerja Jabatan Berdasarkan Produk Unit Organisasi : Bagian Analisa dan Evaluasi Jabatan Berdasarkan hasil perhitungan beban kerja tersebut. Dalam melakukan pendataan didata pula jumlah pegawai/pejabat yang ada. Bapor dan sejenisnya tidak ikut didata.50 – 0. insidentil yang terkait dengan kedinasan.50 = C (Cukup) = D (Sedang) = E (Kurang . dengan menggunakan formulir FP3 dan menggunakan rumus.BEBAN/BOBOT KERJA = Volume kerja X waktu yang digunakan (norma waktu) diperlukan oleh setiap jabatan yang terkait di data baik tugas pokok. dengan menggunakan rumus tersebut di atas dan dikerjakan dengan menggunakan formulir FP 2.70 – 0. Contoh hasil olahan FP. Data tersebut selanjutnya diolah untuk menghitung beban/bobot kerja setiap jabatan dalam suatu unit kerja.00 = B (Baik) EJ = 0. Form B dan Form C. Pendataan tersebut dilakukan dengan menggunakan Form A.69 EJ < 0.

90 – 1.344. 2.89 = C (Cukup) EU = 0. tingkat efisiensi jabatan unit (EU).99 17.093. Rumus: Kelebihan/kekurangan Unit = pegawai = Selisih antara jumlah unit yg ada dengan perhitungan kebutuhan (Sangat Prestasi Kerja Unit: EU > 1.unit = Jumlah bobot/beban kerja Unit (orang-jam) = Jam kerja efektif per tahun (jam) Dalam FP4 ini sekaligus akan dapat dihitung kelebihan/kekurangan pegawai unit. 6. Tingkat Unit (PU) Unit Jumlah Perhitungan Jumlah Organisasi Beban Kerja Kebutuhan Pejabat/ Jabatan Pegawai 1.00 = A Baik) EU = 0.3 : Perhitungan Kebutuhan Pejabat/ Pegawai.70 – 0.17 17.50 – 0.4 B A A A C A .25 11. Efektivitas Unit (EU) dan Prestasi Kerja Unit (PU).8 6 0. dan Prestasi Kerja Jumlah Pejabat/ +/ Pegawai (existing) 1 14 11 11 10 8 1 14 11 8 12 8 E U PU Ket -3 +2 - 0.72 14.0 3 1. Jumlah kebutuhan pegawai .00 = B (Baik) EU = 0. jumlah kebutuhan pegawai unit = Jumlah bobot kerja unit : (dibagi) jam kerja efektif.258.69 = D (Sedang) EU < 0.4 : Perhitungan Kebutuhan Pegawai Unit. dan Prestasi kerja Unit (PU) dalam formulir FP4 dengan menggunakan rumus. Kepala Biro Bagian 1 Bagian 2 Bagian 3 Bagian 4 Tata Usaha Biro 1.50 = E (Kurang Contoh hasil hitungan FP. selanjutnya dihitung Kebutuhan.9 9 1. Tingkat Efisiensi Jabatan (EJ) dan Prestasi jabatan (PJ) Setelah semua unit organisasi dihitung/dibuatkan FP3. 3.47 20. Pejabat/ Pegawai unit.Contoh hasil hitungan FP.303.16 Efisiensi Unit (EU).910.922. 5. 4.

Melakukan perhitungan dengan rumus. b. 2. b.832. Selanjutnya Langsung kita coba pada Kasusnya aja ya!!! Kasus I di bagian TPP Rawat Inap Diketahui : . Melakukan pengambilan data/penelitian untuk menghitung waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan satu rangkain pekerjaan dalam satu bagian 4. atau mungkin menyelesaikan 60 berkas. 3. 3.3 0.3 Jam (dari jml jam kerja efektif kali kerja per hari dibagi 365 hari) Selanjutnya rumus yang digunakan dalam menghitung jumlah tenaga kerja: (axh) / (bxe) h adalah waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan tugas h diperoleh dari hasil kali antara waktu yg dibutuhkan dalam menyelesaikan tugas untuk satu pasien dikali dengan jumlah beban kerja. f. a.7 9 0. d. Jumlah hari dalam 1 tahun (a)=365 hari Jumlah hari kerja dalam 1 tahun(b)=303 hari(diperoleh dari jumlah hari dalam satu tahun dikirangi jumlah hari minggu dalam satu tahun dan hari libur nasional) Jumlah jam kerja per hari=7 jam Jumlah hari kerja efektif=279 hari Jumlah hari kerja dikurangi cuti/ijin Jumlah Jam kerja efektif (e)=5. misalnya dalam satu hari rata-rata dilakukan pelayanan terhadap 60 pasien. Melakukan pengambilan data/atau penelitian mengenai pekerjaan-pekerjaan apa saja yang dilakukan tiap bagian. dan e sudah dijelaskan diatas. FAKTOR-YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN STAFF a. 82. e.9 9 Jumlah 2. Mengambil data/melakukan penelitian mengenai jumlah beban kerja perhari.75 DALAM 55 MENGHITUNG 54 JUMLAH -1 KEBUTUHAN LANGKAH-LANGKAH TENAGA KERJA: 1. c.

Sehingga hasil yang diperoleh adalah sebesar : 10 menit x 60 = 600 menit = 10 Jam Sehingga jumlah tenaga kerjanya adalah : (a x h)/ (bxe) = (365 x 10/303x5. waktu transaksi dan jam kerja produktif pegawai (Yaslis Ilyas.75 menit Total pekerjaan dengan beban 60 brks=6.75)/ (303 x 5.Inap 60. . Kita lakukan pengambilan data dan semisal hasilnya sebagai berikut: 2  Wawancara pasien butuh waktu=3 menit 3  Pemesanan Kamar dan Cari kamar =3 menit 4  Penjelasan Lembar informed consent=1 menit 5  Entry data pasien=1. 2008).5 menit 6  Pengambilan berkas RM=1 menit 7  Penyerahan RM pasien ke petugas antar=0. jumlah transaksi bisnis. dan (2) tidak menggunakan metode atau alat ukur dalam penghitungan kebutuhan tenaga puskesmas berdasarkan beban kerja.75 x 60 = 405 menit dijadikan jam menjadi 6. Dengan demikian.3)= 2.3)= 1.3 dibulatkan menjadi= 2 orang Kasus II di bagian Assembling Diketahui: Jumlah berkas perhari sebagai beban kerja bagian assembling adalah 60 berkas. Bagaimanakah menghitung Kebutuhan kerja untuk Penerimaan pasien Rawat Inap: Jawab: 1 1. dimana di soal diatas adalah 60.75 jam 1 5.25 menit 2  Menata /Mengurutkan lembaran berkas RM =3 menit 3  Membuat kartu kendali dan menempel pada berkas =1 menit 4  Cek Kelengkapan RM=2 menit 5  Memisahkan berkas RM lengkap dan tidak lengkap=0. Total perkejaan satu berkas=6.5 menit 6 4. kunci utama menghitung tenaga adalah kemampuan identifikasi jenisjenis.Jumlah berkas pasien/kunjungan pasien di R. Terjadinya kesenjangan antara kebutuhan dengan keadaan tenaga di puskesmas akibat faktor (1) dinas kesehatan yang tidak memiliki tenaga profesional dalam perencanaan SDM.5 menit SEHINGGA TOTAL SATU RANGKAIAN PEKERJAAN ADALAH = 10 MENIT Selanjutnya hasil total diatas dikali beban kerja. Dihitung dengan rumus menjadi (a x h) / (b x e) =(365 x 6.5 dibulatkan menjadi= 1 orang atau 2 tergantung kebijakan RS anda KESIMPULAN Perencanaan sumberdaya manusia merupakan fungsi yang pertama maka harus dilaksanakan dalam organisasi. Bagimana kebutuhan tenaga kerjanya? Jawab: 1  Menerima berkas RM dari petugas bangsal= 0.

Sub Tim Pelaksana.Hamdani Pratama-dengan referensi dari: Refernsi : Wuryanto. Tim Penyusun Rancangan Kebijakan Pengembangan Tenaga Kesehatan. Ilyas.2004. Departemen Kesehatan RI. Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Departemen Kesehatan RI.DAFTAR PUSTAKA Sheppeck.S. M. Y. Jakarta. Yogyakarta. Kinerja Teori Penilaian dan Penelitian. and Militello. (2004). Raja Grafindo Persada. Bumi Aksara. Manajemen Personalia dan sumberdaya Manusia. Ed. Oktaviana M Page 11 Yin. pp 8-9. Simamora. (2002). SK MenKes No. ______________________. (2003). Jakarta. Nawawi. Bumi Aksara. P. H. Ed II. H(2001). Kebijakan Pengembangan Tenaga Kesehatan Tahun 2000 sampai 2010. Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta. I. Manajemen Sumberdaya Manusia. M. Jakarta. Ed. (2003) Perencanaan SDM untuk Organisasi Profit yang Kompetitif.81/MENKES/SK/I/2004 tentang Penyusunan Perencanaan Sumberdaya Manusia Kesehatan di Tingkat Propinsi. (2004). Journal. Gadjah Mada University Press. Stategic HR Configuration and Organizational Performance. Sis. J (2000). K. H. (2003). Handoko. H. I. Departemen Kesehatan RI. Program DIII RM dan Infokes UGM Leraning Package of Medical Record Practice – IFHRO – . Jakarta.R. A. Kabupaten/Kota serta Rumah sakit. Siagian. Edisi Revisi. (2000). Vol 39. Jakarta. BPFE. Handout PSRM 5. PT. Human Resource Management. T. Yogyakarta. Studi Kasus: Desain dan Metode.

LOGISTIK 3 MAN.TUGAS – TUGAS KULIAH N O 1 MATA KULIAH MAN. MUTU . KEUANGAN 6 MAN. STRAT 4 EKO KES 5 MAN. SDM TUGAS KET 2 MAN.

7 HUKUM ETIK & .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->