.

perlipatan. yang berupa pengangkatan. dan pada awalnya hampir semua bentuk lahan muka bumi ini dibentuk oleh kontrol struktural.Gaya (tektonik) ini bersifat konstruktif (membangun). .Bentuk lahan struktural terbentuk karena adanya proses endogen atau proses tektonik. dan pensesaran.

. Akibat dari proses ini terjadi berbagai bentuk lahan yang secara umum disebut bentuk lahan vulkanik.Volkanisme adalah berbagai fenomena yang berkaitan dengan gerakan magma yang bergerak naik ke permukaan bumi.

pengangkutan.Bentukan asal fluvial berkaitan erat dengan aktifitas sungai dan air permukaan yang berupa pengikisan. dan dataran alluvial. . ledok. dan jenis buangan pada daerah dataran rendah seperi lembah.

Sinousitas adalah rasio panjang saluran terhadap panjang lembah sungai.1.5 ± 3 >3 sungai berkelok : Lurus : Bermeander : Arah sangat .     Sinousity : 1 ± 1.4 1.

.

bars relatif tidak stabil. . Pulau kecil bervegetasi relatif stabil.Braiding adalah Saluran terpecah oleh munculnya pulau-pulau kecil atau bars yang merupakan akumulasi sedimen. umumnya bermaterial pasiran ± gravel.

. namun pada saluran yang tidak berhubungan dipisahkan oleh bedrock atau aluvium yang stabil.Memiliki kenampakan yang mirip dengan braiding. Saluran anastomosing mencerminkan proses erosional sungai terhadap material yang resisten.

€ € Didominasi proses Erosi Teras Deposisional Teras Batuan Dasar .

.

.

Geomorfologi asal marin merupakan bentuk lahan yang terdapat di sepanjang pantai. Aktifitas marine yang utama adalah abrasi. sedimentasi. dan pertemuan terumbu karang. Bentuk lahan yang dihasilkan oleh aktifitas marine berada di kawasan pesisir yang terhampar sejajar garis pantai. . Pengaruh marine dapat mencapai puluhan kilometer kearah darat. tetapi terkadang hanya beberapa ratus meter saja. pasang-surut.

Pantai yang Tenggelam (Shoreline of submergence) € Pantai yang Terangkat (Shoreline of emergence) € Pantai yang Netral (Neutral shoreline) € Pantai Majemuk (Compound shorelines) € .