ETIKA DAN STAKEHOLDER KARYAWAN

Oleh: Kelompok VII Dicky Pratama Wigih Sarono ( 105030300111045 ) ( 105030300111063 ) Dermonto Siburian ( 105030300111023 )

PROGRAM STUDI BISNIS INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

Untuk itu penulis menghanturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini. Baik itu yang datang dari diri penulis maupun dari luar. Dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu. Tanpa pertolongan-Nya. Makalah ini disusun agar para pembaca dapat memahami konsep dari Etika dan Stakeholder Karyawan. penulis telah menghadapi berbagai hambatan. dimohon kritik dan saran dapat langsung disampaikan kepada penulis. Maret 2011 Penulis . Makalah ini dapat dibaca untuk umum. penulis tidak akan mungkin menyelesaikan makalah ini dengan baik. Malang. pembaca dapat lebih mudah memahami isi makalah ini dengan bahasa yang digunakan oleh penulis.Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. terutama bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah etika bisnis. Harus diakui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Dengan kata lain.

Apa yang dimaksud dengan organisasi rasional? 2.1 Latar Belakang Kehidupan organisasi menyentuh berbagai karakteristik yang problematis dari organisasi bisnis : pengasingan yang dialami oleh karyawan. tanggung jawab yang harus diterima manajer. 1. taktik kekuasaan. Munculnya masalah dan pertanyaan tentang batas-batas moral serta perilaku etis serta tidak etis dalam kehidupan seringkali seing ditemui belakangan ini sehingga materi ini yang memaparkan dan menjelaskan apa kewajiban daripada seorang karyawan. Apa saja yang menjadi kewajiban karyawan? 3. hak daripada karyawan dan kewajiban serta hak perusahaan perlu dibahas lebih lanjut.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Apa saja yang menjadi kewajiban perusahaan? 4. Apa saja yang menjadi hak karyawan? . tekanan yang dialami oleh bawahan oleh karena atasan yang sewenang-wenang.2 Rumusan Masalah 1. pekerjaan yang monoton. perasaan tertekan yang muncul karena masalah otoritas.

1 Organisasi Rasional Koordinasi rasional atas aktivitas-aktivitas sejumlah individu untuk mencapai tujuan eksplisit bersama. maka sebagian besar realita dasar organisasi merupakan hierarki otoritas formal yang diidentifikasikan dalam bagan organisasional yang mewakili berbagai jabatan resmi dan garis kewenangan dalam organisasi. Berdasarkan informasi ini. yang selanjutnya diturunkan melalui hierarki formal dan diperjelas dalam setiap tingkat manajerial sampai menjangkau tingkat operator dalam bentuk instruksi kerja yang mendetail. pengembalian.BAB 2 PEMBAHASAN 2. naik melewati sejumlah tingkat manajemen formal. melalui pembagian tenaga kerja dan fungsi dan melalui hierarki otoritas dan tanggung jawab. Dari perjanjian kontraktual. organisasi jugs memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan . dan sebagainya. keuntungan. selanjutnya. Perjanjian kontraktual ini mengikat masing-masing pegawai ke dalam organisasi dengan cara mendefinikan secara formal kewajiban-kewajiban setiap pegawai dan jangkauan otoritasnya. Model organisasi rasional mengasumsikan bahwa sebagian besar informasi dikumpulkan dari tingkat operator. produktivitas. sampai akhirnya mencapai manajemen tertinggi. Keputusan-keputusan semacam ini didesain untuk mencapai tujuan-tujuan ekonomi umum seperti efisiensi. Tujuan ditetapkan oleh individu-individu yang menduduki jabatan tertinggi dalam hierarki otoritas yang dianggap memiliki hak yang sah untuk membuat keputusan semacam itu. Jika suatu organisasi dilihat dengan cara seperti itu. pegawai menerima tanggung jawab moral untuk mematuhi atasan dalam usaha mencapai tujuan organisasi. investasi maksimum. manajer tertinggi membuat keputusan tentang kebijakan-kebijakan umum. yang masing-masing mengumpulkan informasi serupa. Model ini mengasumsikan pegawai sebagai agen yang secara bebas dan sadar telah setuju untuk menerima otoritas formal organisasi dan berbagai dan berusaha meraih tujuan organisasi dan sebagai gantinya mereka memperoleh dukungan dalam bentuk gaji dan kondisi kerja yang baik.

2. Kewajiban-kewajiban ini selanjutnya ditetapkan melalui garis otoritas formal organisasi dan melalui perjanjian-perjanjian yang menetapkan secara khusus kewajiban pegawai serta kondisi kerja mereka. 1. mencapai tujuan-tujuan organisasi. Konflik kepentingan juga bisa muncul apabila penjabat atau pegawai suatu perusahaan juga bekerja atau menjadi konsultan perusahaan luar yang menjadi rekan pesaing perusahaan yang pertama. mencuri dari perusahaan. Konflik Kepentingan Konflik kepentingan muncul saat seorang pegawai atau penjabat suatu perusahaan melaksanakan tugasnya. Kewajiban atasan untuk memberikan gaji yang adil dan kondisi kerja yang baik. Cukup substansial sehingga kemungkinan mempengaruhi penilaiannya sehingga tidak seperti yang diharapkan perusahaan. Pegawai melakukan tindakan yang mengakibatkan terjadinya “konflik kepentingan”. Kewajiban pegawai untuk mematuhi atasan dalam organisasi. Mungkin bertentangan dengan kepentingan perusahaan b. Konflik kepentingan muncul saat kepentingan pribadi pegawai mendorongnya melakukan tindakan yang mungkin bukan merupakan tindakan yang terbaik bagi perusahaan. Tanggung jawab etis dasar yang muncul dari aspek-aspek “rasional” organisasi difokuskan pada dua kewajiban moral yaitu : a. Ada sejumlah situasi di mana pegawai gagal melaksanakan kewajiban untuk mencapai tujuan perusahaan.2 Kewajiban Pegawai Terhadap Perusahaan Kewajiban moral utama pegawai adalah untuk bekerja mencapai tujuan perusahaan dan menghindari kegiatan-kegiatan yang mungkin mengancam tujuan tersebut seperti bersikap tidak etis dan berusaha meraih kepentingan sendiri. dan tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang mengancam tujuan tersebut b. namun pegawai tersebut memiliki kepentingan-kepentingan pribadi terhadap hasil dari pelaksanaan tugas tersebut yang : a. atau menggunakan jabatannya sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan dari orang lain dengan melakukan penerasan atau suap. Konflik kepentingan bisa bersifat aktual .dukungan ekonomi pada para pegawai seperti yang telah dijanjikan.

Pencurian komputer. . menggunakan komputer tidak pada saat jam kerja. Konflik kepentingan aktual terjadi saat seseorang melaksanakan lewajiban dalam suatu cara yang mengganggu perusahaan dan melakukannya demi kepentingan pribadi. Yang dikatakan dengan pencurian komputer yaitu mengcopy program-program komputer perusahaan. Ada dua jenis situasi dan aktivitas yang perlu mendapat perhatian : a. perencanaan. bertindak salam suatu cara yang merugikan perusahaan Konflik kepentingan aktual menjadi tidak etis karena bertentangan dengan perjanjian kontrak bahwa seorang pegawai bebas memilih saat menerima pekerjaan dari suatu perusahaan. Rahasia perdagangan. menyalin data-data komputer perusahaan. Macam-macam bentuk pencurian : a. Hak paten yang dimiliki perusahaan. b. Konflik kepentingan potensial terjadi saat seseorang karena didorong oleh kepentingan pribadi. Pemberian dari seseorang secara Cuma-Cuma dan atanpa ada syarat dikatakan etis. Pencurian Pegawai dan Komputer Tindakan pegawai yang mencari keuntungan pribadi dengan menggunakan sumber daya perusahaan tanpa persetujuan pemilik yang sah dapat dikatakan sebagai pencurian. Suap dan pemerasan komersial. teknologi. dan catatan suatu perusahaan. 2. b.atau potensial. kebijakan. Suap komersial adalah sesuatu yang diinginkan kepada seorang pegawai oleh orang dari luar perusahaan dengan tujuan agar saat pegawai melakukan transaksi bisnis dengannya pegawai tersebut akan melakukan sesuatu yang menguntungakan baginya. Melanggar hubungan kontraktual berarti melanggar hak dan kewajiban yang telah ditetapkan dalam kontrak. Rahasia perdagangan terdiri dari informasi publik yang : Menyangkut aktivitas. Menerima pemberian bisa menjadi etis ataupun tidak etis. Konflik kepentingan potensial bisa etis ataupun tidak etis tergantung pada kemungkina di mana penilaian pegawai dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan yang saling bertentangan. Pemberian.

2. c. Gaji Dari sudut pandang pegawai gaji adalah sarana untuk memenuhi kebutuhan ekonomi baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Kemampuan perusahaan. Pasar kerja setidaknya memberikan indikator kasar tentang gaji yang layak dan cukup kompetitif. Insider Trading Insider trading adalah suatu tindakan menjual dan membeli saham perusahaan berdasarkan informasi dari orang dalam perusahaan. Keuntungan yang diperoleh perusahaan harus diperhitungkan dalam menentukan gaji karyawan. Gaji dalam industri dan wilayah tempat seseorang bekerja. perjanjian kontraktual. 3. b. Sejauh mana pekerjaan yang dilakukan karyawan itu beresiko merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan oleh perusahaan saat menentukan gaji karyawan.- Langkah-langkah pengamanan. Sedangkan. serta perintah eksplisit. . d. Insider trading adalah ilegal karena tidak etis dan orang yang melakukannya berarti mencuri informasi dan memperoleh keuntungan yang tidak adil dari anggota masyarakat lain. Sifat pekerjaan. Hal-hal di atas jika diketahui oleh pesaing maka akan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk bersaing secara komersial. Upah minimum yang ditetapkan suatu wilayah tertentu merupakan batas dasar gaji yang harus dipenuhi perusahaan. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan gaji adalah sebagai berikut : a. Peraturan upah minimum.3 Kewajiban Perusahaan Terhadap Pegawai Kewajiban perusahaan terhadap pegawai diantaranya : 1. Selain itu biaya hidup di tiap-tiap wilayah tidaklah sama sehingga perlu diperhitungkan dalam menentukan gaji karyawan. dari sudut pandang perusahaan gaji adalah biaya yang harus ditekan dalam rangka menekan biaya produksi sehingga harga produk bisa menjadi lebih murah dan tidak kalah bersaing.

f. Kondisi Kerja Kondisi kerja ada kaitannya dengan kesehatan dan keamanan serta kepuasan kerja. Arti yang dialami. diantaranya : a. Perusahaan wajib menawarkan gaji yang merefleksikan relevansi resiko resmi dalam pasar kerja yang serupa namun kompetitif. Kelayakan negosiasi gaji. Tingkat dimana suatu pekerjaan mewajibkan karyawan untuk melaksanakan aktivitas yang menantang keahlian dan kemampuannya. Negosiasi yang dilakukan dengan karyawan masalah gaji haruslah independen dan tanpa paksaan. b. pekerjaan haruslah diperluas sepanjang lima dimensi berikut : a. Perusahaan perlu mengumpulkan informasi tentang pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan dan menginformasikan bahaya serta resiko pekerjaan tersebut. Kewajiban tersebut diantaranya : a. Seseorang puas ketika dia melihat pekerjaannya sebagai sesuatu yang penting. Barang dan jasa yang diperlukan oleh individu maupun keluarga berbeda-beda dari wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Seseorang merasa puas ketika dia menemui hasil daripada pekerjaanya itu adalah memuaskan. Tanggung jawab yang dialami. 2. . Untuk mempengaruhi ketiga determinan tersebut. Biaya hidup lokal. Kesehatan dan Keamanan Jaminan kesehatan dan keamanan haruslah diberikan secara seimbang dengan pekerjaan yang dibebankan kepada pegawai. Seseorang merasa puas ketika secara pribadi ia merasa telah melakukan tanggung jawabnya terhadap pekerjaannya. Keragaman keahlian. c. Kepuasan Kerja Ada beberapa determinan kepuasan kerja.e. Pengetahuan akan hasil. c. Perusahaan wajib untuk memberikan program asuransi dalam rangkan menjamin pegawai dari bahaya yang diketahui. b.

efisiensi. Tidak seperti model rasional. Arti penting tugas. Para pegawai dalam organisasi sering terlibat dalam berbagai intrik. Meskipun banyak perilaku dalam organisasi sejalan dengan gambaran yang diberikan model rasional. membentuk kelompok kecil yang saling bermusuhan. baik dalam organisasinya maupun dalam dunia pada umumnya. perlakuan pengawasan yang sewenang-wenang.b. serta berselisih tentang strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Otonomi. model politik organisasi tidak hanya melihat pada garis kewenangan (otoritas) dan komunikasi dalam organisasi ataupun mengasumsikan bahwa semua perilaku organisasi secara rasional didesain untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran ekonomi seperti keuntungan atau produktivitas. d. persaingan memperoleh sumber daya organisasi. Tingkat dimana pekerjaan memiliki pengaruh substansial dan dapat dipahami orang lain. maupun rasional. Identitas tugas. model politik melihat organisasi sebagai suatu system yang terdiri dari sejumlah koalisi kekuatan yang saling bersaing. 2. Tingkat dimana pekerjaan memberikan kebebasan kepada karyawan dalam usahanya merencanakan pekerjaan serta menentukan seberapa baik ia akan melaksanakannya.4 Organisasi Politik Bagi semua orang yang pernah bekerja di organisasi besar. struktur berorientasi tujuan dan efisien yang diberikan dari model organisasi rasional pada perusahaan bisnis mungkin akan terlihat agak tidak lengkap atau malah tidak sesuai dengan kenyataan. Analisis politik akan organisasi yang akan kita lihat sekarang adalah pandangan yang lebih mutakhir tentang organisasi dibanding analisis rasional. jalur . c. Namun sebaliknya. e. saling berdebat mengenai tujuan organisasi yang sesungguhnya. namun sejumlah besar perilaku organisasi tidak bisa dikatakan orientasi tujuan. Tingkat dimana suatu pekerjaan mewajibkan karyawan untuk menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan dan melaksanakan tugas dari awal hingga akhir dengan jelas. berebut memperoleh kesempatan memajukan karier. Umpan balik. Tingkat dimana seorang karyawan memperoleh informasi tentang efektivitas usaha-usahanya.

namun ditetapkan melalui tawar menawar antara berbagai koalisi. Dengan demikian tujuan organisasi menjadi tujuan yang dibentuk oleh koalisi yang paling kuat dan yang paling dominan. seberapa banyak informasi tentang dirinya yang boleh diketahui atau diungkapkan kepada orang lain. Dalam model politik.5 Hak Pegawai Hak dari pegawai diantaranya : 1. keterlibatan dalam kepentingan pribadi (yang dapat merugikan perusahaan). Relevansi. Kebebasan Suara Hati Seorang karyawan bebas untuk tidak melakukan sesuatu yang . Walaupun perusahaan secara hukum diizinkan untuk mengawasi para pegawai yang menggunakan asset-asset perusahaan. perusahaan tetap harus memperhatikan hal berikut : a. Hak Privasi Hak privasi adalah hak individu untuk menentukan apa.pengaruh dan komunikasi formal dan informal yang terbentuk dari koalisi-koalisi tersebut. dan pengaruh. namun kekuasaan : kemampuan individu ( atau kelompok individu ) untuk mengubah perilaku pihak lain menuju cara yang diinginkan tanpa harus mengubah perilaku mereka sendiri menuju cara yang tidak diinginkan. Satu contoh koalisi organisasi dan kekuatan nonformal yang dapat dipakai. didapatkan dari catatan tentang kehidupan dalam suatu lembaga pemerintah. b. kinerja mereka. Realita dasar organisasi. Tujuan tidak dibentuk oleh otoritas yang sah. individu dilihat berkumpul membentuk koalisi yang selanjutnya saling bersaing satu sama lain memperebutkan sumber daya. menurut model ini. bahkan untuk mendesak otoritas formal. bukanlah otoritas formal atau hubungan kontraktual. Metode. Perusahaan harus membatasi penyelidilkan terhadap pegawai yaitu hanya sebatas pada bidang-bidang yang bersangkutan langsung dengan masalah yang dihadapi perusahaan. dengan siapa. 2. 2. Perusahaan perlu membedakan metode-metode penyelidikan yang sifatnya biasa dan dapat diterima serta metode lainnya. keuntungan.

Pelanggaran etika yang dilakukan perusahaan cukup serius dan merugikan kalayak banyak serta lebih buruk dibandingkan akibat tindakan whistle blowing pada diri sesrorang. Orang yang melakukan tindakan whistle blowing tersebut di sebut whistle blower.dianggapnya salah sehingga perusahaan tidak boleh memaksa seorang karyawan untuk melakukan suatu pekerjaan yang secara nurani dianggapnya salah. b. dikatakan eksternal ketika adanya keterlibatan pihak luar akibat tanggapan dari laporan karyawan kepada pihak luar tersebut. Ada bukti yang kuat. Kita tahu bahwa carcinogenic adalah bahan berbahaya yang dapat menimbulkan kanker. c. jelas dan komprehensif. Karyawan telah memalui proses whistle blowing internal. Contoh kasus Jeffrey Wigand adalah seorang Whistle Blower yang sangat terkenal di Amerika Serikat sebagai pengungkap sekandal perusahaan The Big Tobbaco. Dikatakan internal ketika karyawan hanya melaporkan kepada petinggi perusahaan. Yang perlu diingat bahwa Whistle Blower tidak hanya pekerja atau karyawan dalam bisnis melainkan juga anggota di dalam suatu institusi pemerintahan (Contoh Khairiansyah adalah auditor di sebuah institusi pemerintah benama BPK). 3. Didalam dunia nyata yang mengalami pelanggran dalam hal hukum tidak hanya terjadi di dalam perusahaan atau institusi pemerintahan yang dapat menimbulkan . Whistle Blowing Usaha yang dilakukan oleh karyawan atau mantan karyawan untuk mengungkapkan kesalahan perusahaan. Whistle blowing bisa bersifat internal dan eksternal. keluarganya dan pihak lain. Dapat dipastikan bahwa tindakan whistle blowing eksternal tersebut dapat mencegah praktek tidak etis tersebut. d. Perusahaan ini tahu bahwa rokok adalah produk yang addictive dan perusahaan ini menambahkan bahan carcinogenic didalam ramuan rokok tersebut. Jadi apabila ada seorang karyawan atau mantan karyawan yang melaporkan kegiatan perusahaan yang tidak etis kepada pihak berwenang itu bukan merukapakn kesalahan sebatas : a.

Secara lengkapnya seorang whistle blower telah menyimpang dari kepentingan perusahaan. Memberikan hak untuk membuat keputusan tentyang aktivitas-aktivitas yang bersangkutan dengan pekerjaan mereka. Hak Pegawai dan Penutupan Perusahaan Meskipun penutupan perusahaan terkadang perlu. Keputusan harus ditetapkan melalui proses diskusi yang menyeluruh dan bebas bagi para pegawai. Proses yang layak menjamin bahwa individu tidak diperlakukan secara sewenang-wenang. b. Mengizinkan pegawai turut serta dalam pengambilan keputusan besar yang berpengaruh pada operasi perusahaan secara umum. 5. tidak adil. Jika pengungkapan ternyata dilarang oleh hukum atau diminta atas perintah eksekutif untuk tetap dijaga kerahasiannya maka laporan seoarang whistle blower tidak dianggap berkhianat. 6. Hak Proses Yang Layak Dan PHK Sepihak Proses yang layak mengacu kepada proses yang adil saat pembuat keputusan menetapkan sanksi kepada karyawan. Terlebih lagi di dalam U.ancaman secara substansial bagi masyarakat akibat dari tindakan Whistle Blowing. dan juga menetapkan batasan moral atas pelaksanaan kekuasaan atasan. untuk dianggap sebagai seorang whistle blower seorang pekerja harus secara beralasan yakin bahwa seseorang atau institusi atau organisasi ataupun perusahaan telah melakukan tindakan pelanggaran hukum. 4. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut adalah : a. Bagaimanapun juga di amerika serikat tidak ada kasus dimana seorang whistle blower diadili karena dianggap berkhianat . Hak Untuk Berpartisipasi Perusahaan harus memberikan peran bagi karyawan-karyawannya dalam pengmbilan keputusan. kejam. c.S federal whistleblower statues. namun pihak perusahaan juga harus menghargai hak-hak pegawai dan tidak merugikan .

d. Perusahaan bisa melakukan pelatihan kembali bagi karyawan yang ditransfer. 7. Perusahaan harus membayar pajak lokal selama lima tahun. h. Karyawan yang akan pensiun dalam waktu tiga tahun layak mendapatkan uang pension. Jika perusahaan memiliki anak perusahaan yang lain hendaknya mentransfer karyawannya untuk bekerja di anak perusahaannya yang lain. f. b. e. Pemberian pesangon saat perusahaan dinyatakan tutup. g. Pemberitahuan sebelum pabrik ditutup. Hak Untuk Berserikat Pegawai berhak untuk menjalin hubungan satu sama lain dan membentuk serta menjalankan serikat pekerja untuk mencapai tujuantujuan moral yang sah. Pekerja juga berhak melakukan pemogokan apabila ada praktek tidak etis dari perusahaan. Langkah-langkah yang dapak dilakukan untuk menekan pengaruh yang merugikan bagi pegawai adalah : a. . Jaminan kesehatan paling tidak ditanggung perusahaan selama satu tahun.mereka. Pemberian kesempatan bagi pegawai untuk turut serta dalam kesempatan membeli perusahaan. c.

1.BAB 3 PENUTUP 3.Dalam kewajiban pegawai terhadap perusahaan.1 Kesimpulan Dari uraian pembahasan diatas kita dapat menarik kesimpulan : 1. Tidak seperti model rasional. 3. model politik organisasi tidak hanya melihat pada garis kewenangan (otoritas) dan komunikasi dalam organisasi ataupun mengasumsikan bahwa semua perilaku organisasi secara rasional didesain untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran ekonomi seperti keuntungan atau produktivitas 5. Pencurian Pegawai dan Komputer Insider Trading 3.Dalam menjalankan kewajiban perusahaan terhadap pegawai antara lain perusahaan harus memenuhi : 1. 4. Hak dari pegawai diantaranya : .Model Organisasi rasional mengasumsikan pegawai sebagai agen yang secara bebas dan sadar telah setuju untuk menerima otoritas formal organisasi dan berbagai dan berusaha meraih tujuan organisasi dan sebagai gantinya mereka memperoleh dukungan dalam bentuk gaji dan kondisi kerja yang baik. Gaji Kondisi Kerja Kondisi kerja ada kaitannya dengan kesehatan dan keamanan serta kepuasan kerja. kewajiban moral utama pegawai adalah untuk bekerja mencapai tujuan perusahaan dan menghindari kegiatan-kegiatan yang mungkin mengancam tujuan tersebut seperti bersikap tidak etis dan berusaha meraih kepentingan sendiri. 2. 2. Konflik Kepentingan 2.Analisis politik akan organisasi yang akan kita lihat sekarang adalah pandangan yang lebih mutakhir tentang organisasi dibanding analisis rasional.

Pelanggaran etika yang dilakukan perusahaan cukup serius dan merugikan kalayak banyak serta lebih buruk dibandingkan akibat tindakan whistle blowing pada diri sesrorang.1. 2. keluarganya dan pihak lain. Dapat dipastikan bahwa tindakan whistle blowing eksternal tersebut dapat mencegah praktek tidak etis tersebut. Ada bukti yang kuat. Memberikan hak untuk membuat keputusan tentyang aktivitas-aktivitas . 3. Keputusan harus ditetapkan melalui proses diskusi yang menyeluruh dan bebas bagi para pegawai. c. Hak Untuk Berpartisipasi Perusahaan harus memberikan peran bagi karyawan-karyawannya dalam pengmbilan keputusan. Whistle Blowing Usaha yang dilakukan oleh karyawan atau mantan karyawan untuk mengungkapkan kesalahan perusahaan. Karyawan telah memalui proses whistle blowing internal. d. b. 4. Whistle blowing bisa bersifat internal dan eksternal. seberapa banyak informasi tentang dirinya yang boleh diketahui atau diungkapkan kepada orang lain. b. jelas dan komprehensif. Kebebasan Suara Hati Seorang karyawan bebas untuk tidak melakukan sesuatu yang dianggapnya salah sehingga perusahaan tidak boleh memaksa seorang karyawan untuk melakukan suatu pekerjaan yang secara nurani dianggapnya salah. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut adalah : a. Hak Privasi Hak privasi adalah hak individu untuk menentukan apa. Orang yang melakukan tindakan whistle blowing tersebut di sebut whistle blower. dengan siapa. Jadi apabila ada seorang karyawan atau mantan karyawan yang melaporkan kegiatan perusahaan yang tidak etis kepada pihak berwenang itu bukan merukapakn kesalahan sebatas : a.

Hak Pegawai dan Penutupan Perusahaan Meskipun penutupan perusahaan terkadang perlu. d. Karyawan yang akan pensiun dalam waktu tiga tahun layak mendapatkan uang pension. namun pihak perusahaan juga harus menghargai hak-hak pegawai dan tidak merugikan mereka. dan juga menetapkan batasan moral atas pelaksanaan kekuasaan atasan. Hak Untuk Berserikat Pegawai berhak untuk menjalin hubungan satu sama lain dan membentuk serta menjalankan serikat pekerja untuk mencapai tujuantujuan moral yang sah. Pemberitahuan sebelum pabrik ditutup. Pemberian pesangon saat perusahaan dinyatakan tutup. . Hak Proses Yang Layak Dan PHK Sepihak Proses yang layak mengacu kepada proses yang adil saat pembuat keputusan menetapkan sanksi kepada karyawan. e. c. Langkah-langkah yang dapak dilakukan untuk menekan pengaruh yang merugikan bagi pegawai adalah : a. 6. tidak adil. Jaminan kesehatan paling tidak ditanggung perusahaan selama satu tahun. Proses yang layak menjamin bahwa individu tidak diperlakukan secara sewenang-wenang. Jika perusahaan memiliki anak perusahaan yang lain hendaknya mentransfer karyawannya untuk bekerja di anak perusahaannya yang lain. 5. Mengizinkan pegawai turut serta dalam pengambilan keputusan besar yang berpengaruh pada operasi perusahaan secara umum.yang bersangkutan dengan pekerjaan mereka. 7. c. b. kejam.

Edisi Kelima.com/2010/04/sang-whistle-blower.html. Etika Bisnis. . Manuel. Yogyakarta : 2002 http://www.3.csrbusinessindonesia.Diunduh tanggal 4 Mei 2011. ANDI.2 Daftar Pustaka Velasquez.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful