Konstruksi tahan gempa

Juni 16, 2006 oleh agusset I Wayan Sengara, Kepala Pusat Disaster Mitigation ITB mengatakan bahwa sebagian bangunan di Yogyakarta dan Jawa Tengah dibangun tidak berdasarkan struktur bangunan yang tahan gempa, sehingga ketika gempa terjadi banyak yang roboh (sumber: detik.com). Saya sependapat dengan pernyataannya tersebut, tetapi saya masih punya pertanyaan lebih lanjut tentang pernyataannya itu. "Apakah sudah ada semacam tekhnik konstruksi yang dikembangkan di Indonesia yang sudah bisa diterapkan dalam membuat bangunan yang tahan gempa? Apakah ITB atau perguruan tinggi lainnya sudah melakukan penelitian dan memiliki hasil penelitian yang langsung bisa diterapkan oleh mereka yang berkecimpung di bidang konstruksi? Apakah para tukang insinyur yang berhubungan dengan masalah konstruksi sudah benar-benar memahami desain konstruksi yang tahan gempa?" Kalau jawaban dari semua pertanyaan itu adalah "YA", maka masalahnya menjadi cukup mudah. Pada saat membangun kembali bangunan-bangunan yang hancur akibat gempa Yogyakarta, kita dapat menerapkan konstruksi tahan gempa tersebut. Tetapi kalau jawaban dari semua pertanyaan itu adalan "TIDAK", maka itu artinya masih banyak masalah yang memang harus dibenahi. Menurut Ir. Davy Sukamta, Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia, Indonesia telah mempunyai peraturan gempa yang modern. Dalam membuat peraturan tersebut para ahli telah mempelajari berbagai sumber dan besaran gempa yang pernah terekam, disertai kedalaman dan jenis patahan batuan. Tekhnik gempa pun sudah masuk dalam kurikulum perguruan tinggi, sayangnya para praktisi masih lambat dalam mengadopsi peraturan yang ada. Kesadaran pemilik proyek akan kualitas struktur bangunan pun belum banyak muncul. Kebanyakan dari mereka masih terlalu berkonsentrasi pada nilai ekonomi proyek dan keindahan gedung. Pengetahuan para arsitek sendiri tentang struktur tahan gempa masih sangat terbatas (sumber: Kompas). Dari pernyataan Davy Sukamta kita bisa melihat sesuatu yang kontradiktif antara teori dan praktik di lapangan. Di satu sisi Indonesia telah memiliki peraturan gempa yang modern, tekhnik gempa pun sudah masuk dalam kurikulum, tetapi di sisi lain para praktisi masih lambat dalam mengadopsi peraturan tersebut dan masih banyak arsitek yang pengetahuannya tentang struktur tahan gempa masih sangat terbatas. Artinya, peraturan hanya tinggal peraturan, kurikulum hanya tinggal kurikulum, soal penerapannya "nggak janji deh!". Itu sebabnya tukang insinyur Jepang pakar banget ama gempa. Gempa di Jepang musiman soale.

1. pada Juli 31, 2006 pada 9:59 am | Balas

Rudolfo

Sebenarnya apa yang disampaikan oleh I Wayan Sengara dan Davy Sukamta sudah benar. Cuma masalahnya, di Indonesia kadang kebanyakan masih menganggap remeh dan kurang kesadaran bencana gempa. Kalau Jogja belum kena gempa sebesar itu, pasti masih banyak orang yang perpandangan remeh terhadap antisipasi bahaya gempa. Sedangkan teknologi antisipasi gempa sebenarnya semakin maju. Banyak pemimpin bangsa kita berfikir sempit dan tidak jarang kurang percaya pada ahli bangsa sendiri. Dimasa menjelang reformasi masih banyak percaya sama bule padahal disananya jadi tenaga non engineer dan disini masuk kualifikasi engineer. Gajinya sekian kali lipat engineer Indonesia berpengalaman . Gimana mau maju Indonesia yang tidak menghargai profesi Insinyur dengan baik? Mau jadi insinyur baik disini susah, semuanya ingin serba gampang dan murah. Dan banyak orang yang sirik serta tidak mendukung.

2. pada Agustus 2, 2006 pada 3:43 am | Balas

Rinny

Bener banget apa yang rrudolfo katakan.bangunan anti gempa di indonesia ini masih menjadi khayalan bagi begitu banyak insinyur di indonesia,tentu mereka sangat ingin membangun bangunan trsbt tapi kenyataannya pengetahuaan dan teknologi masi sangat dangkal di indonesia. sehingga apa yang kita dapat lakukan skrg? aku sangat prihatin dengan indonesia, aku memilih tek bangunan sbagai langkah awalku untuk membangun indonesia ini. untuk itu aku berharap teman-teman yang sama-sama teknik mau bantu aku yah,klo ada info tentang kontruksi bangunan dan lainnya tolong k

3. pada Oktober 14, 2009 pada 1:28 pm | Balas SALEH LUBIS

RAHMAT KHAIRUL

SELAMAT MALAM PAK.. ?? SEMOGA DALAM LINDUNGAN YANG MAHA KUASA AMIN. SETELAH SAYA MELIHAT KEJADIAN ALAM DISUMATERA BARAT YAITU GEMPA BERKEKUATAN 7,5 SCALA RICHER YANG MENIMBULKAN BANYAKNYA BANGUNAN-BANGUNAN MODERN DAN PEMUKIMAN SERTA BANGUNAN-BANGUNAN SEKOLAH YANG AMBRUK ALIAS ROBOH SAYA MANGAMBIL KESIMPULAN BAHWA INFRA STRUKTUR BANGUNAN MASIH LEMAH DAN HANYA MENGANDALKAN BENTUK TAMPILAN DEPAN DAN MODEL. MELIHAT SELAMA 5 TAHUN SAYA KULIAH DISUMATERA BARAT UNIVERSITAS BUNGHATTA TENTANG PEMBELAJARAN YANG SAYA JIWAI MEMANG MAHASISWA BELUM MEMPELAJARI INFRA STRUKTUR TENTANG BANGUNAN ANTI GEMPA TETAPI PADA WAKTU SAYA IKUT STUDI KASUS TENTANG BANGUNANBANGUNAN DI JEPANG YANG MAYORITAS MEMILIKI INFRA STRUKTUR ANTI GEMPA SAYA MEMPELAJARI LEBIH JAUH LEWAT BUKU-BUKU BERJUDUL BANGUNAN TAHAN GEMPA DAN MEDIA GOOGLE INTERNET SERTA PRAKTEK KECIL DIRUMAH, SAYA MENGETAHUI BAGAIMANAKAH BANGUNAN ITU MAMPU UNTUK MENAHAN GEMPA !!!! JAWABANNYA ADA 2 : 1- BANGUNAN KITA RANCANG TIDAK SEYAWA DENGAN BUMI 2- BANGUNAN MEMANG MEMILIKI KETAHAN YG BENAR-BENAR KUAT 1- BANGUNAN TIDAK SEYAWA DENGAN BUMI ADALAH : BANGUNAN YANG TIDAK BEGITU MENGIKUTI AYUNAN ATAU GELOMBANG GEMPA YANG TERJADI, INFRA STRUKTUR MENGGUNANKAN KARET FLEXIBEL SLOP LANTAI YANG DIGANDENG DUA SLOP DAN MENGGUNAKAN SISTEM KONTRUKSI PONDASI SEYAWA DAN LANTAI YANG TIDAK SEYAWA PADA SETIAP LANTAINYA. SERTA MENGGUNAKAN KETAHAN TIANG TENGAH YANG DIRANGKAI TULANGAN TERIKAT ANTARA TIANG-TIANG DIATAS PONDASI AGAR AYUNAN SEIRAMA ATAU SEARAH DENGAN KEKUATAN KETAHANAN YANG AKAN BERSAMAAN MENAHAN KARNA PADA SAAT GEMPA BANGUNAN TIDAK LAGI BEGITU MENGIKUTI GRAFITASI BUMI(SUMBER.PRAKTEK KECIL DIRUMAH MENGGUNAKAN BANGUNAN DIATAS TIMBANGAN) MELAINKAN BERAT BANGUNAN AKAN BERTUMPU PADA ARAH AYUNAN. PREKDIKSI 50% BERAT ARAH KEBAWAH MENGIKUTI GRAFITASI, DAN 50% BERAT PADA ARAH TIANG-TIANG DIUJUNG BANGUNAN YANG MENGIKUTI AYUNAN GEMPA. 2- BANGUNAN YANG BENAR-BENAR MEMILIKI KETAHAN YANG KUAT ADALAH : BANGUNAN YANG MEMILIKI TIANG-TIANG

(SARAN:PERLU DILAKUKAN STUDI LEWAT BADAN METEOROLOGI TENTANG BESARNYA AYUNAN PENGARUH GEMPA) SAYA SENGAJA MEMBAHAS TENTANG BANGUNAN YANG MEMILIKI INFRA STRUKTUR ANTI GEMPA DI SITUS INI KARNA HARAPAN SAYA ADALAH. PADA POIN PERTAMA (1-) SAYA LEBIH TERTARIK KARNA BANGUNAN HANYA DITAMBAH KARET FLEXIBEL PADA TIAP-TIAP LANTAI AGAR PADA SETIAP LANTAI BILA TERJADI GEMPA MENGIKUTI ARAH GEMPA TIDAK BERSAMAAN. sebenarnya ada 3 metode yang dipakai sebagai pedoman konstruksi anti gempa 1. SERTA PADA SETIAP TIANG SAYA MERANCANG SISTEMSTRUKTUR BOS ATAU PEN AGAR PADA SETIAP LANTAI TIDAK TERLALU MELAKUKAN PENGGESERAN AKIBAT GOYANGAN ATAU AYUNAN.type pasif 2.BERDIAMETER 2M S/D 3M UNTUK KETINGGIAN 4 S/D 5 LANTAI DAN KETEBALAN DINDING YANG DIBUAT DARI ADUKAN SEMEN COR DAN DIGANDENG OLEH BAJA PADA SETIAP TIANG DAN DINDING ATAU BANGUNAN TIDAK LAGI MENGGUNANKAN BAHAN SEMEN DAN PASIR MELAIKAN BAJA DAN PLAT BAJA. SAYA MAMPU MENEMUKAN KONTRAKTOR ATAUPUN KONSULTAN YANG SEPAHAM DENGAN SAYA. AKAN MENGAKIBATKAN BANGUNAN TERLALU JAUH MELAKUKAN PERGESERAN YANG MENGAKIBATKAN BANGUNAN PATAH. DAN LEBIH CEPAT DIREDAM OLEH KARET FLEXIBEL YANG TERDAPAT PADA SETIAP LANTAI TERSEBUT.SEKIAN SKALA RICHER TETAPI SAYA TETAP MENGKHAWATIRKAN GEMPA AYUNAN YANG TERJADI CUKUP LAMA.fixed point 2. DALAM MEMBANGUN BANGUNAN ANTI GEMPA MENGINGAT INDONESIA ADALAH DAERAH YANG RAWAN GEMPA.. DALAM PRAKTEK SAYA DIRUMAH RANCANGAN YANG SAYA BUAT MAMPU MENAHAN GEMPA BERKEKUATAN 9.struktur tambahan dan 4 type kontrol struktur 1.type semi aktif .massa tambahan 3.

Berdasarkan prinsip ke-1 tersebut.type aktif 4. .3. gempa bumi akan menyebabkan tanah dibawah bangunan dan di sekitarnya tergoncang dan bergerak secara tak beraturan (random). dapat menggunakan material ringan. detail konstruksi yang baik dan praktis maka kerugian harta benda dan jiwa menusia dapat dikurangi. diuraikan faktor-faktor dasar dari goncangan gempa yang kemudian di uraikan prinsip-prinsip utamanya yang akan dipakai dalam membangun rumah tahan gempa. Data-data terakhir yang berhasil direkam menunjukkan bahwa rata-rata setiap tehun terjadi sepuluh kegiatan gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan yang cukup besar di Indonesia. Dalam webblog ini. 2. atau mencari solusi bangaimana membuat agar material bangunan ringan. 3.5 Hertz sampal 50 Hertz. Sebagian terjadi pada daerah lepas pantai dan sebagian lagi pada daerah pemukiman (untuk melihat kejadian gempa bumi pada hari ini klik disini) Pada daerah pemukiman yang cukup padat. Usahakan berat bangunan seringan mungkin. diantaranya adalah : 1. Pedoman Praktis Pembangunan Rumah Tahan Gempa PENDAHULUAN Wilayah Indonesia mencakup daerah-daerah yang mempunyai tingkat resiko gempa yang tinggi diantara beberapa daerah gempa diseIuruh dunia. maka setiap elemen struktur harus saling mengikat dan setiap sambungan-sambungan tulangan harus benarbenar diperhatikan.type hibrid Ada tiga prinsip utama dalam mendesain bangunan agar tahan terhadap gempa. untuk menjamin agar struktur yang dibuat benar-benar aman dan kuat. Dengan menggunakan prinsip teknik yang benar. Untuk prinsip ke-2. perlu adanya suatu perlindungan untuk mengurangi angka kematian penduduk dan kerusakan berat akibat goncangan gempa. BEBERAPA KARAKTERISTIK GONCANGAN GEMPA Pada lokasi bangunan. Percepatan tanah terjadi dalam tiga dimensi membentuk kombinasi frekwensi getaran dari 0. Jika bangunan kaku (fixed) terhadap tanah (dan tidak dapat tergeser) gaya inersia yang menahan percepatan tanah akan bekerja pada tiap-tiap elemen struktur dari bangunan selama gempa terjadi. Memberi peredam. Sambungan antar elemen struktur harus menyatu.

Faktor Lapangan (site) Gambar dibawah ini. dipakai harga perencanaan yang rendah dan perencanaan khusus serta ukuran detail-detail diambil sedemikian sehingga menjamin beberapa bagian tertentu dari struktur akan Ieleh (berubah bentuk dalam keadaan plastis) untuk menyerap sebagian enersi gempa (yang berlaku untuk keadaan kenyal). studi untuk menentukan besarnya “beban gempa rencana” sudah dilakukan. Studi ini adalah proyek kerja sama antara Pemerintah Indonesia-New Zealand yang menghasilkan. Telah diketahui bahwa adalah tidak ekonomis merencanakan bangunan tahan gempa cara elastis. Jadi untuk gempa yang besar dimana kemungkinan terjadinya kira-kira 15% dari umur bangunan tersebut. Pada konsep peraturan tersebut ada 2 (dua) langkah pendekatan untuk menghitung pembebanan gempa yang dapat digunakan. Peraturan Muatan Gempa lndonesia. Tanggung jawab sebagai orang yang berkecimpung daIam industri konstruksi adalah mendirikan bangunan sedemikian rupa sehingga bangunan tetap mampu berdiri menahan gaya-gaya inersia tersebut. Besarnya harga beban rencana yang terjadi berhubungan dengan beberapa faktor yang selengkapnya terdapat pada reference.Besarnya gaya-gaya inersia ini tergantung dari berat bangunannya. “Berapa kekuatan bangunan yang kita perlukan ?”. TINGKAT PEMBEBANAN GEMPA Pada tahun 1981. Pertanyaan yang timbul kemudian. yang disimpulkan sebagai berikut: 1. Kriteria kedua meskipun terjadi gempa yang hebat bangunan tidak boleh runtuh tetapi hanya boleh kerusakan-kerusakan pada bagian struktur yang tidak utama atau kerusakan arsitektur saja. Kriteria pertama. semakin ringan berarti semakin kecil gaya inersia yang bekerja dalam elemen struktur tersebut. bahwa perencanaan pembebanan gempa sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kerusakan struktur atau kerusakan arsitektural setiap kali terjadi gempa. menunjukkan enam jalur gempa di Indonesia yang menentukan parameter dasar pembebanan .

125 Konstruksi rangka kayu yang diperkuat dengan batang pengaku diagonal: 0.05 *) x 2. tanah lunak) Rangka kayu kenyal : 0. pada zone 4 dan diatas tanah lunak koefisien beban rencana lateral adalah 0. misalnya baja yang mempunyai kekenyalan yang lebih besar dari kayu.5 = 0. Biasanya suatu bangunan yang fIeksibel akan menerima beban gempa yang Iebih kecil dibandingkan bangunan yang lebih kaku.7 = 0. 2. Meskipun demikian kekenyalan dapat diciptakan dalam struktur kayu dengan menggunakan alat penyambung yang kenyal pada tiap-tiap hubungan elemen stuktur kayu tersebut. Bangunan yang lebih ringan akan menerimna beban gempa yang Iebih keciI dari pada bangun yang berat dan bangunan yang kenyal akan menyerap beban gempa yang lebih kecil dari pada bangunan yang getas yang mana dalam keadaan pengaruh gempa akan tetap elastis atau runtuh secara mendadak.085 Dinding geser kayu : 0. Reduksi ini tidaklah sama besarnya untuk bahan bangunan yang lain. Faktor Bangunan Beban yang terjadi pada suatu bangunan juga tergantung pada keadaan (features) dari bangunan rersebut. sambungan dengan paku memberikan kekenyalan yang cukup. (Untuk Jakarta. . beratnya dan bahan bangunan untuk konstruksinya.05 *) x 1. struktur kayu harus tetap mampu berdiri untuk menahan beban-beban sebagai berikut : (Jakarta. 3. Tingkat Pembebanan Gempa untuk Bangunan Kayu Dengan memperhatikan faktor lapangan dan faktor bangunan. yakni fleksibilitasnya.05 untuk struktur yang kaku seperti perumahan bertingkat rendah). Bangunan dari kayu digolongkan sebagai bangunan yang kenyal.15 Keterangan : *) Faktor ini mempunyai harga maksimum 0. Untuk struktur kayu harus direncanakan dengan menggunakan Peraturan Muatan Indonesia yang baru.Parameter ini dimodifikasikan untuk perhitungan pada kondisi tanah Iunak dimana goncangan tanah akibat gempa akan diperbesar (mengalami pembesaran). Pada umumnya.13 pada zone I dan 0 pada zone 6. Beban rencana adalah 33% – 50% dari gaya yang menyebabkan struktur belum mulai Ieleh atau masih dalam keadaan elastis.05 *) x 3 = 0.

Meskipun suatu bangunan direncenakan dengan harga pembebanan yang benar. Karena. oleh karena ketersedianya bahan bangunan tertentu.125 x berat total dari bagian struktur yang membebani dinding tersebut. misalnya suatu dinding geser yang terbuat dari plywood atau particle board. keruntuhan getas yang tiba-tiba tidak akan terjadi. Sebagai contoh penutup atap genteng diatas kuda-kuda kayu menghasilkan beban gempa horisontal sebesar 3 x beban gempa yang dihasilkan oleh penutup atap seng diatas kuda-kuda kayu. jika kekuatan elastis dilampaui. harus dapat menerima gaya horisontal sebesar 0. Hal ini dikarenakan besarnya beban inersia gempa adalah sebanding dengan berat bahan bangunan. Cara dimana gaya-gaya tersebut dialirkan biasanya disebut jalur Iintasan gaya. 2. tapi jika mungkin sebaiknya dipakai bahan bangunan yang ringan. PRlNSlP-PRlNSIP UTAMA KONSTRUKSI TAHAN GEMPA 1. tetapi pada beberapa tempat tertentu terjadi Ieleh terlebih dulu. . Suatu contoh misalnya deformasi paku pada batang kayu terjadi sebelum keruntuhan akibat momen lentur pada batangnya. Tiap-tiap bangunan harus mempunyai jalur lintasan gaya yang cukup untuk dapat menahan gaya gempa horisosontal. Struktur seperti ini dapat menahan gaya gempa Iebih baik karena kurangnya efek torsi dan kekekuatannya yang lebih merata. Sama halnya dengan pasangan dinding bata menghasiIkan beban gempa sebesar 15 x beban gempa yang dihasilkan oleh dinding kayu. Denah yang sederhana dan simetris Penyelidikan kerusakan akibat gempa menunjukkan pentingnya denah bangunan yang sederhana dan elemen-elemen struktur penahan gaya horisontal yang simetris. tersebut mengalami kerusakan akibat gempa jika sebagian dari prinsip-prinsip utamanya tidak dipenuhi. gaya inersia gempa harus dapat disalurkan dari tiap-tiap elemen struktur kepada struktur utama gaya honisontal yang kemudian memindahkan gaya-gaya ini ke pondasi dan ke tanah. 3. Arsitek dan Sarjana SipiI harus menggunakan bahan bangunan yang berat. Perlunya sistim konstruksi penahan beban yang memadai Supaya suatu bangunan dapat menahan gempa. Bahan bangunan harus seringan mungkin Seringkali. mungkin bangunan. Adalah sangat penting bahwa struktur utama penahan gaya horizontal itu bersifat kenyal.Hal ini berarti.

Untuk memberikan gambaran yang jelas. . struktur dinding dan pondasi. disini diberikan suatu contoh rumah sederhana dengan tiga hal utama yang akan dibahas yaitu struktur atap.

3. diperlihatkan pada gambar berikut: . Struktur atap Jika tidak terdapat batang pengaku (bracing) pada struktur atap yang menahan beban gempa dalam arah X maka keruntuhan akan terjadi seperti.1.

Dengan catatan bahwa pengaku ini harus merupakan sistim menerus sehingga semua gaya dapat dialirkan melalui batang-batang pengaku tersebut. Gaya-gaya dari batang pengaku dan beban tegak lurus bidang pada dinding menghasilkan momen lentur pada ring balok seperti terlihat pada gambar dibawah ini : . Gaya-gaya tersebut kemudian dialirkan ke ring balok pada ketinggian langit-langit.Sistim batang pengaku yang diperlukan diperlihatkan pada gambar di bawah ini : Jika lebar bangunan lebih besar dari lebar bangunan di mungkin diperlukan 2 atau 3 batang pengaku pada tiap-tiap ujungnya.

.

Dipakai langit-langit sebagai diafragma. salah satu alternatif diatas dapat dipilih yaitu penggunaan batang pengaku horisontal ring balok atau memakai langit-langit sebagai diafragma. Struktur dinding .Jika panjang dinding pada arah lebar (arah pendek) lebih besar dari 4 meter maka diperlukan batang pengaku horisontal pada sudut untuk memindahkan beban dari batang pengaku pada bidang tegak dinding daIam arah X dimana elemnen-elemen struktur yang menahan beban gempa utama.2. Ring bolok ini dipasang diatas dinding dalam arah X. misalnya 15 cm menjadi 30cm atau sesuai dengan yang dibutuhkan dalam perhitungan. misalnya plywood. Sekali lagi ring balok juga harus menerus sepanjang dinding dalam arah X dan arah Y Sebagai pengganti penggunaan batang pengaku diagonal pada sudut. Untuk mengalirkan gaya dari atap kepada dinding dalam arah Y. Ukuran ring balok dapat diperbesar dalam arah horisontal. sistim struktur dibuat untuk mencegah ragam keruntuhan. 3. ada 2 (dua) alternatif yang dapat dipilih oIeh perencana. Untuk beban gempa arah Y.

dinding juga harus mampu menahan gempa dalam arah yang tegak lurus bidang dinding.Gaya-gaya aksiaI dalam ring balok harus ditahan oleh dinding. berat atap yang bekerja diatasnya dan ikatan sloof ke pondasi. Pertama. Ini berarti sloof menerima gaya geser dan momen lentur sebagai jalur Iintasan gaya terakhir sebelum gaya-gaya tersebut mencapai tanah. Gaya aksiaI yang bekerja pada ring balok juga dapat menimbulkan gerakan berputar pada dinding. atau pengaku diagonal kayu untuk dinding bilik.3. Struktur pondasi Struktur pondasi berperanan penting untuk memindahkan beban gempa dari dinding ke tanah. Sebagai pengganti kolom praktis ini dapat dipakai tiang kayu. Akhirnya sloof memindahkan gaya-gaya datar tersebut ke pada tanah yang ditahan oleh daya dukung tanah dan tekanan tanah lateral. Putaran ini ditahan oleh berat sendiri dinding. . particle board atau sejenisnya. 3. Dengan alasan ini maka dinding bata (tanpa tulangan) harus diperkuat dengan kolom praktis dengan jarak yang cukup dekat. Jika momen guling lebih besar dari momen penahannya maka panjang dinding harus diperbesar. Penggunaan dinding diafragma lebih dianjurkan karena sering terjadi kesulitan untuk memperoleh sambungan ujung yang lebih pada sistim pengaku diagonal. Kemungkinan lain untuk memperkaku dinding adalah sistim diafragma dengan menggunakan plywood. Pada dinding bata gaya-gaya tersebut ditahan oleh gaya tekan diagonal yang diuraikan menjadi gaya tekan dan gaya tarik. Beban gempa yang bekerja pada arah Y ditahan dengan cara yang sama dengan arah X Sebagal sistem struktur utama yang mana dinding harus mampu menahan beban gempa yang searah dengan bidang dinding. pondasi harus dapat menahan gaya tarik vertikal dan gaya tekan dari dinding.

Rumah yang terbuat dari kayu dengan lantai kayu dan pondasi kayu seperti gambargambar di bawah ini memerlukan batang pengaku untuk mencegah keruntuhan. .

KESIMPULAN .

goncangan gempa dan cara menghitung harga pembebanan gempa untuk suatu bangunan. H = L/20 s/d L/24 (untuk beton prategang). sebaiknya bapak mempergunakan jasa arsitek. . Rumah yang rusak akibat gempa yang dimaksud berkemungkinan penyebabnya adalah : 1). 3). dan H = L/4 (untuk balok kantilever) Ukuran Kolom: Area kolom = Ptotal/(0. serta ahli teknik ispil dalam perancangan dan pelaksanaan pembangunan rumah bapak nantinya. L=bentang. perlu diadakan penelitian mendalam dalam hal ini agar dapat mengetahui penyebabnya yang sebenarnya. dan Tp=tebal pelat Saran saya. nah silahkan anda lakukan penelitian. fc’=kuat tekan beton. dapat diestimasi dengan rumus empiris sebagai berikut: Ukuran Balok: H = L/12 s/d L/14 (untuk beton konvensional).2 × fc’) Tebal pelat lantai: Tp = L/33 (konvensional).Dari uraian diatas.3 × fc’) Ukuran Shearwall: Area wall = Ptotal/(0. Gaya gempa hanya dapat ditahan oleh sistem struktur yang menerus (jalur lintasan gaya yang menerus) dari puncak bangunan sampai ke tanah. Dalam menentukan ukuran awal balok. mudah-mudahan didapat teori baru yang akurat kedepannya dalam merancang bangunan demi keselamatan umat manusia. Tp = L/30 (flat slab) Dimana H=tinggi balok. atau kalau ada didisaian atau diperhitungan kontruksi gempanya berkemungkinan kekuatan gempa yang terjadi melewati estimasi kekuatan gempa yang dipakai/diramalkan oleh konstruktur pada bangunan tersebut. 2) bangungunan terletak pada daerah atau tepat diatas pergeseran tanah (arah goncangan gempa yang berlawanan) atau patahan tanah/lempeng yang berada dibawahnya. karena Jogya terletak di daerah rawan gempa . tidak didisain sesuai dengan aturan rumah tahan gempa. dapat disimpulkan bahwa : Kekenyalan struktur sangat ditekankan sekali untuk mencegah keruntuhan bangunan.

Setelah gempa Tsunami dan gempa Yogya. Ya. Nah. Ini dia. untuk melengkapi artikel ini. memang sangat logik. kantor berbentuk seperti bola ini mungkin cukup kuat jika berhadapan dengan gempa. Diyakini bahwa bangunan yang didirikan tanpa tiang seperti halnya bentuk bumi kita ini yang diciptakan TUHAN adalah desain terbaik dari segala jenis arsitektur tahan gempa. sebuah bangunan anti gempa yang adalah kantor pribadi yang berada di dalam tempurung di gambar-gambar ini saya berikan kepada anda. Bangunan tahan gempa pun berhasil diciptakan oleh para ahli. . asalkan jangan ditaruh di atas gunung aja sehingga tidak menggelinding. Bentuk bangunan yang seperti bola atau setengah bola pun ditemukan. orang-orang mulai mencari cara membangun sebuah bangunan yang anti terhadap serangan gempa yang sering terjadi di bumi pertiwi.

.

.

. Pengembangan khusus polystyrene merupakan tantangan yang masuk akal sehat. Setelah jelas aturan bangunan yang sangat ketat di Jepang.Superior karakteristik dari Dome House Bahan bangunan untuk Rumah Kubah adalah pengembangan dari polystyrene. Rumah Kubah disetujui oleh Kementerian Pertanahan Jepang dan Transportasi. “generasi keempat bahan bangunan” setelah kayu. besi. dan beton.

Ltd adalah perusahaan Jepang yang membuat rumah berbentuk kubah dengan bahan dasar Styrofoam .House Co.

Rumah Jepang dari Styrofoam .

.

RUMAH TAHAN GEMPA .

.

.

.

.

.

.

.

Juga. oksigen aktif dapat ditekan.Metode konstruksi bangunan antioksidan yang sehat Dengan menyatukan “solusi antioksidan” ke pengembangan polystyrene. Anda tidak perlu khawatir tentang sindrom rumah sakit. sehingga mencegah penuaan dan memulihkan kesehatan Anda. . Ultra-isolasi termal – sifat-sifat yang memungkinkan penghematan energi Karena Kubah Rumah diperluas pengembangan polystyrene sebagai bahan bangunan. Juga. karena Dome House adalah bangunan bebas formaldehida. isolasi termal yang sangat baik dapat diperoleh. karena berbentuk kubah. atau bahan bangunan untuk Rumah Dome. Rumah Kubah memungkinkan udara beredar dengan konveksi tanpa terkumpul di sudut-sudut.

Karena ringan ini maka Rumah Kubah dapat menahan gempa bumi.Untuk alasan ini. yang tidak bisa berkarat. Rumah Kubah adalah bangunan hemat energi yang luar biasa. Tahan angin badai Kelengkungan-arus sebuah kubah membantu untuk menghantarkan energi angin. tidak seperti kayu. tidak seperti besi. tetapi juga. yang tidak bisa busuk atau dimakan oleh rayap. biaya AC dapat dikurangi secara substansial. juga. Rumah Kubah menawarkan ruang hidup yang nyaman semipermanen. . Tertinggi di dunia tahan gempa Rumah Kubah tidak hanya stabil dalam struktur tetapi juga sangat ringan. Ketahanan semipermanen Tidak hanya struktur Rumah Kubah yang paling stabil dalam bentuk.

Waktu perakitan sangat singkat Rumah Kubah dapat dibangun dengan merakit bagian-bagian Rumah Kubah. . Ukuran-ukuran Lingkungan Karena pengembangan polystyrene dibuat hanya dari karbon dan hidrogen. juga tidak melibatkan penebangan hutan (tidak menggunakan bahan kayu). karena merupakan bangunan prefabrikasi dengan sejumlah kecil bagian. Biaya sangat rendah Rumah Kubah sederhana. Karena perakitan sangat sederhana. dibutuhkan kurang lebih 7 hari untuk menyelesaikan sebuah Rumah Kubah. jika dilakukan oleh 3 atau 4 orang. Setiap bagian Rumah Kubah beratnya hanya 80kg. membuat perakitan cukup mudah. Karena pembangunan Rumah Kubah hanya memerlukan sedikit tenaga dan waktu yang sangat singkat maka memungkinkan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja cukup besar. cetakan pengembangan polystyrene adalah sangat ramah lingkungan. Setiap bagian Rumah Kubah ringan dan mudah dibawa. Pembangunan Rumah Dome tidak menghasilkan limbah apapun.

993mm Tinggi — 3.0kg Bagian Kubah – Pintu .573mm Tebal — 175mm Berat — 62.DOMEHOUSE Tipe7700 – Bagian-bagian Utama Material : pengembangan khusus polystyrene (lapisan anti sinar UV) Bagian Kubah – tembok Lebar — 1.

Lebar — 1.573mm tebal — 175mm Berat — 62.993mm Tinggi — 3.993mm Tinggi — 3.573mm Tebal — 175mm Berat — 54.1kg Bagian Kubah – Jendela Lebar — 1.3kg Bagian Atap .

4kg Bagian Atap – Jendela Lebar — 3.712mm Tinggi — 590mm Tebal — 175mm Berat — 41.712mm Tinggi — 545mm Tebal — 175mm Berat — 43.8kg .Lebar — 3.

Filed under: provinsi Ditandai: | bencana, berita, gempa, geografi, indonesia, irian, jawa, laut, maluku, musibah, news, nusantara, ocean, papua, provinsi, pulau, sulawesi, sumatra, Tsunami « Gempa Dini hari Fiji 4.7SR, Rusia 5.7SR, 13 Desember 2009. Akankah masih akan merambat lagi ke Sulawesi / Maluku / Irian kurang 3 hari lagi? Sore Gempa 4.6SR Sumbawa, 13 Desember 2009 »

RANJANG ANTI GEMPA

Diposkan oleh Sudinotakim di Kamis, Agustus 19, 2010 Kamis, 19 Agustus 2010 Label: Ilmu pengetahuan Pengalaman dilanda gempa bumi membuat seorang pensiunan di China menjadi kreatif. Dia berhasil membuat sebuah ranjang yang diyakini membuat pemakainya bisa selamat dari gempa. Menurut laman surat kabar The China Daily, Rabu 18 Agustus 2010, karya cemerlang itu dibuat oleh Wang Wenxi. Pemerintah mengakui karya pria berusia 66 tahun itu sekaligus memberi perlindungan hak cipta atas desainnya. Ranjang ciptaan Wang memiliki rak kecil di setiap sisi dan juga dipasangi sebuah papan besar. Bila terjadi gempa, ranjang itu otomatis bisa langsung berfungsi menjadi peti yang kuat untuk menahan jatuhan benda dari atas. Rak-rak kecil yang didesain khusus itu bisa menyimpan kebutuhan darurat, seperti air minum, makanan kemasan, alat pengeras, martil dan perkakas lain. Menurut Wang, ranjang yang bisa berubah fungsi jadi peti pelindung itu bisa membuat pengguna bertahan selama beberapa hari sambil menunggu tim penyelamat bila terjebak di reruntuhan bagunan. Menurut Wang, ranjang khusus itu terinspirasi dari pengalamannya dua kali dilanda gempa. "Saya mengalami gempa di Xingtai dan Tangshan, sehingga jadi lebih paham dalam menghadapi bencana alam itu," kata Wang, yang juga dimuat di laman The People's Daily. Atas karyanya itu, Kantor Properti Intelektual China menganugerahkan sertifikat kepada Wang yang mengakui sekaligus melindungi ciptaannya itu secara hukum agar tidak ditiru seenaknya oleh orang lain. Dia yakin bahwa ranjang anti gempa itu sangat berguna bagi mereka yang tinggal di bangunan bertingkat rendah yang berbahan batu bata dan beton. Ranjang itu sangat penting bagi kaum lanjut usia atau penyandang cacat yang tidak bisa segera menyelamatkan diri begitu rumah mereka dilanda gempa.(VIVANEWS)

Rumah Apung sebagai Rumah Anti Banjir
Lagi-lagi di musim hujan ini terjadi banjir di mana-mana. Rumah rusak, barang-barang hancur... terbayang berapa kerugian yang ditanggung. Belum lagi biaya untuk pembersihan dan perbaikan. Sebelumnya saya sempat "meluncurkan" ide dimana rumah panggung sebagai rumah anti banjir. Ada ide menarik dari laman RISTEK, yaitu mengenai rumah yang dapat mengapung. Gambarannya seperti ini (diambil dari lama ristek tersebut) :

(Jadi teringat rumah apung di pinggir pantai yang pakai drum bekas sebagai pelampungnya....) Teknologi rumah apung tersebut, katanya diambil dari Belanda. Mungkin ga ya dibuat di INdonesia? Bahan rumahnya adalah kayu, supaya ringan. Di Indonesia, kayu banyak dong yaa... Kemudian pilarnya dari beton dan baja. Kedua material tersebut juga ada di Indonesia. Lantai berfungsi sebagai lambung kapal. Nah.. ini dia nih.. perlu teknologi material khusus untuk buat lantai seperti itu. Semoga ada yang mencoba membuatnya di Indonesia, sehingga bisa dikembangkan lebih lanjut. Bisa mengatasi daerah perumahan yang sering kebanjiran.

RUMAH PANGGUNG SEBAGAI RUMAH ANTI BANJIR
Beberapa waktu yang lalu seringkali kita mendengar berita kebanjiran, tidak hanya di Jakarta tetapi juga daerah-daerah lainnya. Ada yang sudah menjadi “langganan” banjir, tetap saja tidak pindah rumah dengan berbagai alasan. Di antaranya ada yang beralasan beli tanah/rumah di tempat lain tidak punya uang, sedangkan kalau rumah yang kebanjiran dijual, harganya murah.

Seper tinya tidak ada alternatif lain selain tetap bertahan. Sayangnya. rumah bagaimana yang seharusnya dikembangkan di daerah yang rawan banjir? Kalau kita lihat rumah tradisional beberapa daerah. Rumah panggung dianggap “kampungan” dan ketinggalan jaman. Bagaimana kalau kita ciptakan rumah panggung modern? . Padahal kalau rumah sudah terendam banjir. bentuknya adalah rumah panggung. Kalau sudah seperti ini. tidak sedikit biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan untuk membersihkannya. Rumah panggung di masa lalu mempunyai banyak manfaat antara lain untuk menghindar dari binatang-binatang liar dan air pasang sehingga tidak masuk ke dalam rumah. bentuk rumah panggung sudah lama ditinggalkan dan dilupakan oleh masyarakat.

air bersih dan pengolahan air. kenapa tidak? Rumah Apung Bertenaga Surya Kingsley. dan telah dirancang untuk dapat beroperasi pada dua mode. ini sudah sangat menguntungkan. Misalnya rumah panggung minimalis …. Bisa saja lho. rumah apung ini mengambang dengan arsitektur yang dirancang untuk menyatu dengan lingkungan. Manfaatnya akan bertambah kalau permukaan tanah tidak seluruhnya ditutup oleh beton atau semen. . Mengenai bentuk… sepertinya akan menjadi tantangan buat arsitek untuk berkreasi dan menghasilkan rumah panggung dengan bentuk yang menarik. Dengan rumah panggung. Ruang bawah rumah yang kosong dapat dimanfaatkan sebagai area bermain. Di sungai Lakelands Jerman. Dengan demikian luas serapan air menjadi lebih besar jika mengembangkan rumah panggung. ramah lingkungan. yaitu Docked Mode. asalkan tinggi panggung aman untuk dilalui misalnya 2m. Penyerapan air hujan ke dalam tanah akan menjadi lebih baik. tidak membutuhkan sumber daya dari luar. Halaman rumah untuk bermain anak akan menjadi lebih luas. berarti air banjir tidak masuk ke dalam rumah. banyak sekali. yang memerlukan beberapa infrastruktur listrik. arsitek Inggris ini telah merancang rumah apung modern yang diberi nama SolarHome. Design SolarHome seluas 75 m2 ini mengacu pada konsep caravan. sedangkan pada Self Sufficient Mode SolarHome ini dapat beroperasi untuk jangka waktu enam sampai dua belas bulan tanpa membutuhkan layanan apapun dari luar. Secara materi dan kesehatan.Kalau kita lihat manfaatnya. Atau menjadi ruang duduk-duduk santai dengan tempat duduk yang tahan air (metal atau beton) sehingga kalaupun terkena banjir tidak jadi masalah.

.

.

terbayang berapa kerugian yang ditanggung.. Belum lagi biaya untuk pembersihan dan perbaikan. Rumah rusak. barang-barang hancur. yaitu mengenai rumah yang dapat mengapung. Ada ide menarik dari laman RISTEK.. Gambarannya seperti ini (diambil dari lama ristek tersebut) : . Sebelumnya saya sempat "meluncurkan" ide dimana rumah panggung sebagai rumah anti banjir.Rumah Apung sebagai Rumah Anti Banjir Lagi-lagi di musim hujan ini terjadi banjir di mana-mana.

. Lantai berfungsi sebagai lambung kapal.Teknologi rumah apung tersebut. Rumah-Rumah Terapung .. sehingga bisa dikembangkan lebih lanjut. ini dia nih. Nah. Mungkin ga ya dibuat di INdonesia? Bahan rumahnya adalah kayu. Kemudian pilarnya dari beton dan baja. Bisa mengatasi daerah perumahan yang sering kebanjiran. kayu banyak dong yaa. Di Indonesia. perlu teknologi material khusus untuk buat lantai seperti itu.. supaya ringan.. Kedua material tersebut juga ada di Indonesia. Semoga ada yang mencoba membuatnya di Indonesia. katanya diambil dari Belanda.

semacam kritik “pusat vs daerah”?) . ternyata amat bervariasi. Belasan kelompok. Para siswa berlomba menghasilkan karya yang. merakit. dan mengapungkan rumah-rumah kecil dengan memanfaatkan bahan sederhana. kreativitas dan imajinasi mereka. tengah digelar “Festival Rumah Apung”.Dan di kolam itu ketika saya datang. Berikut beberapa di antaranya: (Diorama lengkap dengan gunung dan sungai…) (Paduan Monas vs Honai. dari kelas VII sampai IX berkompetisi merancang. bahkan terkadang “melenceng” dari konsep “rumah”.

(Rumah Banjar.) (Kolam dipenuhi hasil karya siswa) . kian sulit dicari rumah aslinya.

menghindari sambungan jepit dengan pondasi umpak. yang dikenal sebagai base isolation karya Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor. Namun seiring kemajuan jaman. . Semoga ke depannya kelak lebih banyak lagi karya para siswa dapat dihasilkan. Kondisi ini sejak dulu sudah disadari nenek moyang kita dengan membangun rumah tradisonal yang tahan gempa. sekaligus membuat saya semakin bangga menjadi seorang guru. Arsitekturnya memiliki ciri khas ringan. Aceh hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sebut saja gempa besar di Liwa. buah ide liar dan kreativitas yang sudah selayaknya diarahkan dengan baik dan benar… Teknologi anti gempa dalam negeri Posted by: algooth putranto on: February 21. 2008 Indonesia sejak lama diketahui rentan gempa karena lokasinya berada di kawasan “Relung Volkano” yang mengitari landas samudera Pasifik.(Wujud kepekaan dan kritik terhadap realitas sosial?) Karya-karya mereka menjadi hiburan tersendiri buat saya yang tengah dalam “pelarian”. rumah-rumah kayu itu kini mulai ditinggalkan. Tidak hanya karena alasan kekinian tetapi juga karena keterbatasan bahan baku kayu yang semakin mahal. Sebaliknya beberapa hasil riset modern dalam negeri yang dikembangkan justru kurang memasyarakat karena tiadanya dukungan dari pemerintah yang lebih suka melihat bencana demi bencana menimpa rakyatnya. Seismic Bearing Sebut saja penggunaaan bantalan karet alam (Seismic Bearing) untuk melindungi bangunan terhadap gempa bumi.

Teknologi pembuatan dan bahan bantalan tahan gempa yang digunakan untuk rumah tinggal maupun maupun gedung bertingkat ini sebagian besar ada di dalam negeri.” ujar Andre. yaitu campuran serat kayu dengan semen dengan ketebalan tertentu. . tiga bangunan yang dibangun di Aceh sudah terbukti mampu bertahan ketika diguncang gempa berkekuatan 6. Sedang dinding bagian atas berupa humanboard. Dinding bagian bawah terbuat dari plat dengan ketebalan 1 mm dan dilapisi powder painting agar tidak mudah berkarat. “Setelah bencana kita lalu membangun 300 unit rumah tahan gempa di Aceh. Menurut Andre Sugijopranoto SJ. Gaya reaksi yang sampai bangunan dapat dikurangi melalui penggunaan bantalan karet tahan gempa. Pada dasarnya cara perlindungan bangunan oleh bantalan karet tahan gempa dicapai melalui pengurangan getaran gempa bumi kearah horizontal dan memungkinkan bangunan untuk begerak bebas saat berlangusung gempa bumi tanpa tertahan oleh pondasi. Menurut dia rumah ini dibuat dengan desain rumah panggung dengan pondasi setempat atau umpak dari beton yang dihubungkan dengan baut ke struktur utama yang terbuat dari baja anti karat. Rumah Baja Teknologi lain adalah rumah anti gempa yang dibangun dengan sistim baut (semua bagiannya disambungkan dengan baut) sehingga dapat dibongkar pasang dengan mudah karya Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Solo. Getaran tersebut dapat menimbulkan gaya reaksi yang besar. karena secara alami karet alam memiliki sifat fleksibilitas dan menyerap energ Bantalan tersebut dipasang disetiap kolom yaitu diantara pondasi dan bangunan. Pengaruh gempa bumi yang sangat merusak struktur bangunan adalah komponen getaran karet horizontal. bahkan pada puncak bangunan dapat berlipat hingga mendekati dua kalinya. Karet alam berfungsi untuk mengurangi getaran akibat gempa bumi sedangkan lempeng baja digunakan untuk menambah kekakuan bantalan karet sehingga penurunan bangunan saat bertumpu diatas bantalan karet tidak besar. Oleh sebab itu apabila gaya yang sampai pada bangunan tersebut lebih besar dari kekuatan struktur maka bangunan tersebut akan rusak. Beberapa diantaranya unit sekolah dan rumah ibadah dan sebentar lagi mungkin ke Malaysia dan Brunei. Aplikasi bantalan ini digunakan untuk melindungi gempa bumi dibuat dari kombinasi lempengan karet alam dan lempeng baja yang dapat mengurangi daya reaksi hingga 70%.2 skala Richter yang mengguncang ujung barat Indonesia tahun lalu.

Untuk bagian atapnya dibuat dari seng yang dilapisi aluminium sehingga tahan karat. Padahal kalau dihitung ini lebih murah dibanding rumah kayu atau tembok. PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA Masih ada pemahaman yang kurang pas dari masyarakat. Mereka masih melihat bila rumah tahan gempa merupakan rumah mahal. Sarwidi mengemukakan. MoU ditandatangani Rektor UII Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc dengan Ketua Umum DPP ATAKI Ir Manahara R Siahaan. Untuk membangun rumah anti gempa dengan ukuran 72 meter persegi ditawarkan harga antara Rp 750 ribu -Rp 1. Sementara untuk kusen jendela dan pintu digunakan aluminium yang ringan dan tahan karat. Kerja sama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia memalui layanan penerbitan sertifikasi keahli-an (SKA) bagi lulusan teknik sipil. “Selain itu. “Sistim baut di rumah ini juga berfungsi menahan pergerakan rumah saat ada gempa sebab lubang baut berbentuk oval dengan memberikan tolerasi sebesar 1 cm ke kiri dan ke kanan.Pencampuran semen yang banyak membuat dinding ini tahan api. CEEDEDS UII bekerja sama dengan Amerika kata Sarwidi di sela kunjungan ke Jogonalan Klaten. akan kembali melakukan pelatihan mandor pembangunan DIY Jawa Tengah. Karena itulah untuk menyosialisasikan konsep bangunan rumah rakyat tahan gempa (barratraga) ini. Padahal dengan memahami konsep tahan gempa. Karena itu yang disosialisasikan mestinya adalah konsep rumah tahan gempa. Juga ada pilihan dinding campuran antara stereofoam dan semen sehingga tahan guncangan. Pakar rekayasa kegempaan yang juga Direktur CEEDEDS UII Prof Ir Sarwidi MSCE PhD mengemukakan hal tersebut pada wartawan. Prinsip itu adalah jika kekencangan baut kalah oleh gerakan gempa. Jumat (30/3) lalu UII juga telah menandatangani kerja sama dengan Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (Ataki). . mengenai pembangunan rumah tahan gempa.5 juta per meter persegi atau Rp52 juta. rumah anti gempa tak populer karena mahalnya harga satu unit bangunan ini. Sayangnya.” lanjut pengajar ATMI tersebut. Rumah ini merupakan pengembangan dari model rumah smart modula yang telah lebih dulu dirancangnya.. Rumah ini dapat dipindahkan dengan mudah karena tidak ada ikatan yang permanen karena menggunakan sistim baut. rumah tahan gempa tidak harus mahal. Model ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan rumah cepat yang dibangun untuk perkantoran atau proyek diatas tanah yang bukan hak milik. Maka struktur bisa bergerak mengikuti gaya horisontal dan vertikal yang ditimbulkan gempa. secara budaya orang Indonesia belum sreg dengan desain minimalis seperti ini dan masih sering kaget dengan harga yang ditawarkan. Selasa (3/4).” ujar Andre.

sambungan dan lainnya.Di negara Jepang. Mengutamakan bahan dasar rumah yang terbuat dari kayu dan kertas ditambah lagi dengan pintu yang digeser kesamping. sebagian besar rumah tradisional (berbahan kayu) masih tetap berdiri kokoh. Sehingga pelatihan dan tambahan pengetahuan mengenai konsep bangunan tahan gempa. Karena rumah ini akan menjadi tempat masyarakat belajar konsep tahan gempa. namun dampak potensi bencana tersebut tidak terlalu besar. Sebagai contoh ketika gempa dan tsunami melanda Aceh tahun 2004 lalu. yakni Eurasia. dimungkinkan rumah contoh Barrataga ini menjadi tempat bagi mahasiswa FTSP UII melakukan KKN dengan menyosialisasikan konsep Barrataga. mandor cukup menentukan dalam pembangunan rumah. ”Setelah pemilik. karena telah dilakukan tindakan untuk meminimalkan potensi kehancuran dalam skala besar. yang bila bertumbu-kan akan menghasilkan gempa tektonik. Sarwidi mengemukakan. .” sebut Sarwidi. Jatim bahkan beberapa juga dari NTB. Kini. Indo-Australia. workshop. Jabar. hidup di daerah rawan gempa seperti di Indonesia ini. Kelak. (Fsy)-s Teknologi Sederhana Rumah Anti Gempa 03 Jul 2010 NERACA .Dengan kerja sama tersebut diharap lulusan memiliki nilai tambah yang siap memasuki dunia kompetisi.” katanya. tahun lalu. maupun pelatihan keterampilan mahasiswa yang akan mengasah kemampuan. Dijelaskan. Sejak 2004-2006. Proses peningkatan kualitas tersebut dapat dilakukan melalui seminar. kapasitas keilmuan dan pengalaman yang memadai demi peningkatan daya saing. serta meja ala jepangnya yang hampir menyentuh lantai. dan Pasifik. menjadi sangat penting bagi mandor. CEEDEDS dengan bantuan dana masyarakat Jepang telah membangun dua buah rumah contoh Barrataga di Jejeran Desa Wonokromo Pleret Bantul DIY dan Kuwiran Desa Plawikan Jogonalan Klaten Jateng. karena di dasar samudera negara kita ini terdapat tiga lempeng. misal bagaimana memasang otot-otot. ”Kedua rumah contoh ini tidak diperkenankan diubah hingga waktu tertentu. diperlukan lebih banyak lagi mandor yang dididik konsep Barrataga. dua buah rumah di Jejeran Wonokromo yang dibangun salah seorang mandor yang sudah dilatih ternyata tidak bermasalah dengan gempa di Bantul dan Klaten. meski kerap kali terjadi gempa. namun kita dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkannya dengan cara membangun rumah tahan gempa. Jateng. Walaupun gempa tidak dapat kita prediksi. CEEDEDS UII bekerja sama dengan Jepang baru mendidik sekitar 260 mandor yang berasal dari DIY.Indonesia merupakan negara yang rawan gempa.

Rumah bola ini dibuat berdasarkan Hukum Bernauli yang berbunyi jika ada angin berhembus di bawah suatu benda. atau bahkan ke atas. itu. Istilahnya. Rumah bisa rapi dan tidak mahal kalau sebagian besar sudah disiapkan di pabrik. tahan gempa dan bisa mengapung di air. BEBERAPA CARA MEMBUAT RUMAH ANTI GEMPA Konsep Dasar Konsep bangunan tahan gempa pada dasarnya adalah upaya untuk membuat seluruh elemen rumah menjadi satu kesatuan yang utuh. rapi. yang tidak lepas/runtuh akibat gempa. Dinding rumah ini terdiri dari 32 sisi."ATMI mencoba mengembangkan rumah rakyat yang sederhana.Jika terjadi banjir. Hanya saja tidak bisa dikendalikan oleh penghuni rumah bola tersebut. atau ke belakang. dan L Rumah Tahan Gempa Indonesia Seringnya terjadi gempa di kawasan Indonesia membuat Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) merancang rumah dengan konsep tahan gempa yang merupakan pengembangan rumah tradisional nenek moyang kita. yaitu ada ukuran 3S. Yamagata city. lapisan tengahnya mampu mengalirkan udara masuk dan keluar. saat terjadi gempa. Bahan rumah ini terdiri dari tiga lapisan.Kini dengan tehnologi barunya. Mereka akan terbawa terus oleh arus. Dengan menggunakan struktur pondasi bebas (beda dengan rumah biasa) dan pemberian gaya yang merata di 32 sisi dinding rumah bola ini menyebabkan rumah bola ini memiliki kekuatan yang merata pada setiap bagiannya. Penerapan konsep tahan gempa antara lain dengan cara membuat sambungan yang cukup . sela-sela kerikil inilah yang dimanfaatkan untuk mengalirkan udara. Menurut perusahaan World Window yang berlokasi di Timinaga. Makanya. 2S. dan tidak mahal. Konsepnya mengadopsi model rumah tradisional adat Jawa yang dibuat dari kayu. rumah Barier ini juga bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan pemilikrumah. maka benda tersebut mengalami tekanan gaya ke bawah. Struktur utama rumah tahan gempa ini tidak ditanam atau ditopang dengan fondasi yang memanjang di bawah dinding rumah. tetapi hanya menggunakan umpak di setiap sudut rumah. terdapat beberapa ukuran tipe rumah Barier. semua dibuat presisi. Surakarta. entah ke samping kiri-kanan. sehingga mengurangi pembengkakan biaya. S. 3SL. mereka bisa mengembangkan. M. relatif bisa fleksibel. yaitu rumah bola nomaden yang memiliki banyak keistimewaan. jelas Direktur Akademi Teknik Mesin. Konsep yang kita pakai adalah rumah tumbuh untuk keluarga miskin. Dengan penopang semacam ini. Diantaranya. Jepang menciptakan rumah Barier. bahan bangunan prefabrication. Bagian sisi paling luar dibuat dari bahan urethane antiair. lapisan tengah adalah agregat (kerikil) dan lapisan dalamnya terbuat dari bahan kayu. Jika menggunakan model fondasi seperti rumah-rumah konvensional. hampir dipastikan akan mengalami keretakan atau patah saat dilanda gempa hebat. Rahasia dari rumah ini adalah pada sistem pondasinya." jelas Triatmoko. rumah ini akan secara otomatis bisa mengapung di atas air. Walaupun demikian. Kalau ada rezeki.

Metoda sambungan yang dipergunakan sangat sederhana. Konsep rumah contoh yang dikembangkan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi tidak hanya mengacu kepada konsep desain tahan gempa saja. dimana hubungan antara sloof dengan fondasi dipergunakan angker setiap 0. budaya masyarakat dalam membangun rumah. maka pada dinding di pasang pengikat silang sebagai pengaku. akan tetapi mencakup konsep pemanfaatan material setempat. Pemakaian ukuran yang ada di pasaran.kuat di antara berbagai elemen tersebut serta pemilihan material dan pelaksanaan yang tepat. Sementara itu untuk menghindari terlepasnya kusen pintu/jendela. Hubungan antara kudakuda yang satu dengan kuda-kuda lainnya menggunakan batang pengaku dan batang pengaku di badan bangunan yang biasa disebut dengan batang lintel. Setiap bukaan yang cukup lebar. dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam mencontoh. Untuk menyatukan dinding dengan kolom maupun sloof. (Peter/dbs) Entitas terkaitAceh | Atap | ATMI | Barier | Dinding | Fondasi | Hubungan | Indonesia | Jawa | Jepang | Kolom | Konsep | Konsepnya | Mengutamakan | Metoda | NERACA | Pemakaian | Penerapan | Rahasia | Rumah | Seringnya | Struktur | .Untuk menjamin adanya satu kesatuan antara kolom dengan rangka kuda-kuda. Dinding Dinding yang dipakai merupakan perpaduan antara kebiasaan masyarakat setempat yang menggunakan material kayu dan dinding yang terbuat dari batu-bata. dipergunakan ang/ceryang dipasang pada jarak 0. Atap Kuda-kuda menggunakan material kayu dengan atap menggunakan seng. maka salah satu batang diagonal kuda-kuda dipanjangkan sampai ke kolom. Kolom Kolom menggunakan material kayu dengan ukuran yang ada di pasaran yaitu ukuran 2 x 5/10. maka hubungan antara batang membentuk segitiga. sehingga pada saat terjadinya gempa ikatan antara fondasi dengan sloof tidak lepas. Untuk mengatasi adanya gaya horisontal akibat gempa. hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam mencontoh. Dalam desain bangunan ini balok lintel disatukan dengan kayu kusen atas. maka batang horisontal kusen pintu/jendela. seperti pintu dan jendela harus dipasang balok lintel. Untuk menahan gaya geser akibat gempa. Fondasi Fondasi menggunakan sistem fondasi batu kali menerus. maka pada ujung bawah kolom dipasang plat berbentuk "U" yang ditanam dalam adukan beton sloof. sertaaspek kemudahan pelaksanaan. Hal ini dimaksudkan supaya ada keterikatan antara fondasi dengan sloof. Untuk memperkuat hubungan antara batang dan menjaga stabilitasnya.3 meter.5 meter.

S. Menurut perusahaan World Window yang berlokasi di Timinaga. pengajar di Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Desain Rumah Anti Gempa Kejadian gempa beruntun yang terjadi di Indonesia belakangan ini memaksa kita untuk kreatif dan mencari tahu bagaimana membangun sebuah desain rumah tahan gempa atau anti gempa. terdapat beberapa ukuran tipe rumah Barier. tetapi hanya menggunakan umpak di setiap sudut rumah. Kalau ukuran kerikil batu sekitar 2 sentimeter. Namun. 3SL. dan L Rumah Tahan Gempa Indonesia Seringnya terjadi gempa di kawasan Indonesia membuat Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) merancang rumah dengan konsep tahan gempa yang merupakan pengembangan rumah tradisional nenek moyang kita. Dengan penempatan posisi sengkang yang benar maka hal tersebut bisa mencegah rumah roboh dan hancur saat gempa. dengan begitu bisa mengurangi jatuhnya korban saat terjadi gempa. patokan yang benar. rapi. serta meja ala jepangnya yang hampir menyentuh lantai."ATMI mencoba mengembangkan rumah rakyat yang sederhana. yang tidak lepas/runtuh akibat gempa. Desain rumah anti gempa ini di kemukakan oleh Hengki Wibowo Ashadi. dan tidak mahal. Bahkan untuk membangun desain rumah tersebut kita bisa memanfaatkan pecahan batu bata bekas. Hal yang terpenting dalam membangun rumah tahan gempa adalah detail penempatan dan pembuatan sengkang ring pada balok yang harus benar. Dengan menggunakan struktur pondasi bebas (beda dengan rumah biasa) dan pemberian gaya yang merata di 32 sisi dinding rumah bola ini menyebabkan rumah bola ini memiliki kekuatan yang merata pada setiap bagiannya. batu untuk campuran beton yang dipergunakan harus tak bisa lolos.Teknologi | Walaupun | Yamagata | Hukum Bernauli | Konsep Dasar | World Window | Direktur Akademi Teknik | Akademi Teknik Mesin Industri | Kantor Menteri Negara Riset | Rumah Tahan Gempa Indonesia | Teknologi Sederhana Rumah Anti Gempa | BEBERAPA CARA MEMBUAT RUMAH ANTI GEMPA | Ringkasan Artikel Ini Mengutamakan bahan dasar rumah yang terbuat dari kayu dan kertas ditambah lagi dengan pintu yang digeser kesamping. yaitu ada ukuran 3S. Beliau mengatakan bahwa membangun rumah tahan gempa itu tidak rumit dan tidak dibutuhkan biaya yang mahal. . 2S. Posisi Indonesia yang rawan gempa memang diharuskan untuk membuat sebauh konsep desain rumah yang tahan akan gempa. M. BEBERAPA CARA MEMBUAT RUMAH ANTI GEMPA Konsep Dasar Konsep bangunan tahan gempa pada dasarnya adalah upaya untuk membuat seluruh elemen rumah menjadi satu kesatuan yang utuh. mau tak mau kerapatan sengkang tak lebih dari 2 sentimeter. Yamagata city. Struktur utama rumah tahan gempa ini tidak ditanam atau ditopang dengan fondasi yang memanjang di bawah dinding rumah. Jarak kerapatan sengkang satu sama lain bisa sekitar 5 sentimeter.

tetapi kuat. Logikanya. RUMAH PANGGUNG TERAPUNG ANTI GEMPA & TSUNAMI Masihkah kita ingat peristiwa 26 Desember 2004 yang terjadi di Aceh. struktur balok beton fleksibel itu dibebaskan bergerak. struktur bangunan dari material ringan itu tidak akan sampai mematikan. Bencana itu mungkin bisa terjadi lagi di pesisir barat pulau Sumatera. Ketika terjadi gempa. ketika terpaksa harus runtuh akibat gempa.Metode lain dalam membuat desain rumah tahan gempa adalah dengan metode pembentukan balok beton fleksibel. Kala itu Sumatera bagian Utara diguncang oleh gempa berkekuatan 9. lapisan dinding dipertahankan tidak bergerak supaya terhindar dari keretakan. Namun. bangunan atau rumah tahan gempa itu menggunakan material yang ringan. . Pada prinsipnya.3 Skala Richter di pusat gempa yang berujung dengan terjadinya tsunami.

Pernahkah kita terpikir untuk mempunyai sebuah rumah yang didesain untuk dapat menghindarkan penghuninya dari berbagai bentuk bencana alam. ® . apabila terjadi banjir bandang dikala terjadi tsunami besar. dari gempa bumi bahkan dari tsunami sekalipun. Dengan bangunan yang tahan gempa dan dapat mengapung di atas air maka manusia dan barang-barang di dalamnya akan bisa selamat dari reruntuhan akibat bencana alam tersebut. Rumah yang menghindarkan kita dari banjir.Kejadian gempa yang terjadi di Aceh pernah diprediksikan oleh tim ilmuwan ahli seismologi dari universitas yang berada di Irlandia utara. Desain rumah ini terdiri dari bagian pondasi. khususnya kota Padang dengan jumlah penduduk mencapai 850 ribu jiwa. Struktur penyangga ini didesain untuk dapat menahan struktur bangunan utama dari goncangan gempa dan dengan ketinggiannya dapat menghindarkan rumah terendam oleh banjir.5 skala richter pada daerah pesisir barat pulau Sumatera. Struktur terapung terbuat dari balok EPS berlapis beton (misalnya produk b-foam HDFS/ Heavy Duty Floating Structure) untuk mengantisipasi terjadinya benturan besar atau kuat pada saat mengapung. Seperti yang kita ketahui bahwa di pesisir barat pulau Sumatra terdapat banyak daerah yang padat penduduk. Struktur penopang dan struktur bangunan utama terhubung dengan sebuah sistem sambungan yang kuat menahan gempa dan dapat terlepas apabila ketinggian air telah mencapai batas tertentu sehingga bangunan pun akan aman dari banjir bahkan tsunami. Atas prediksi yang tepat ini. Jika saja prediksi dari ilmuwan tersebut benar maka akan banyak korban jiwa berjatuhan seperti halnya yang terjadi di Aceh beberapa tahun silam. Bagian bangunan utama merupakan bagian bangunan yang menjadi tempat tinggal manusia. pada beberapa waktu yang lalu mereka mengemukakan bahwa ada kemungkinan akan terjadi lagi gempa penyebab tsunami dengan kekuatan lebih dari 8. Desain dari sebuah rumah yang dapat melindungi kita dari bencana alam yang biasa terjadi di Indonesia adalah sebuah rumah yang kokoh tahan gempa dan berstruktur ringan sehingga dapat mengapung di atas air apabila terjadi banjir atau tsunami. Desain rumah ini menggunakan sistem rumah panggung dengan bangunan utamanya dapat terlepas dan mengapung di atas air apabila terjadi gaya angkat yang cukup. Untuk mengantisipasi akan terjadinya hal tersebut perlu dipikirkan bagaimana cara untuk terhindar dari bencana yang bisa merenggut ribuan nyawa tersebut. Rumah merupakan tempat kita bernaung dan tempat berlindung kita dari segala keadaan buruk di luar. struktur penyangga bangunan dan bagian struktur utama. Bagian struktur bangunan utama adalah sistem bangunan yang ringan dan kuat sehingga tahan terhadap gempa. Tim ilmuwan itu dipimpin oleh ilmuwan ternama yang bernama John McCloskey.

Namun untuk bangunan terapung dengan kemungkinan benturan yang kecil maka bisa juga mengunakan lapisan berbahan material Glassfiber Reinforced Cement (GRC) diperkuat dengan nylon mesh (misalnya produk b-foam LDFS/ Low Duty Floating Structure). rumah anti tsunami . ® Dengan penerapan ide rumah panggung terapung anti gempa dan tsunami ini kita berharap dapat membantu penduduk di daerah rawan bencana agar dapat terhindar dan selamat dari bencana alam. Dengan bagian struktur bangunan utama dan struktur terapung yang ringan maka bangunan tersebut dapat mengapung di atas air.

indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang yang berarti banyak daerah berpenduduk yang berada di sekitar pantai yang akhirnya berkembang menjadi kota besar sehingga tidak satupun alasan yang dapat membenarkan agar pemukiman harus di jauhkan dari pantai untuk menghindari tsunami. Salah satunya adalah dengan membuat rumah yang tahan terhadap bencana stunami . Karena tidak ada pilihan lain maka mau tidak mau kita harus berusaha meminimalisir kerugian yang terjadi bila bencana itu terjadi.

TEMA : Pembangunan Penanggulangan Bencana Alam Judul : Pembangunan Masa Depan yang Menyelamatkan banyak jiwa .