KATA PENGANTAR

OM SWASTYASTU,

Puji syukur saya panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena pada akhirnya saya dapat menyelesaikan makalah tentang Dampak Pembakaran Bahan Bakar yang telah diberikan oleh Bapak Mertanadi selaku guru Kimia kelas X. Melalui makalah ini saya berharap dapat membantu pembaca dalam mempermudah pembelajaran sedikit banyaknya tentang Kimia terutama dalam sub bahasan minyak bumi . Makalah ini ini juga sangat diperlukan dalam kegiatan sehari-hari karena isinya yang menjelaskan dan memberikan solusi tentang penggunaan bahan bakar . Saya menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Banyak kekurangan yang terkandung di dalamnya. Untuk itu, kritik dan saran yang konstruktif dari teman-teman, bapak guru, maupun ibu guru sangat saya harapkan demi saya kedepannya. Terimakasih

OM SANTIH, SANTIH, SANTIH, OM

Gianyar, September 2010

Penulis

1

. Solusi . . Dampak Terhadap Tanah F. 3 4 5 6 6 6 6 Daftar Pustaka .DAFTAR ISI Kata Pengantar i Daftar Isi . .. 7 2 .. . ii Pembahasan A. Dampak Lainnya G. ... Asap Buangan Kendaraan Bermotor B. . Sumber Bahan Pencemaran C. Dampak Terhadap Perairan E. Dampak Terhadap Udara dan Iklim D..

CO + Hb COHb Hemoglobin seharusnya bereaksi dengan oksigen menjadi oksihemoglobin (O2Hb) dan dibawa ke sel-sel jaringan tubuh yang memerlukan. Secara langsung atau tidak langsung hal ini mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup karena sisa p embakaran dari energi fosil ini akan menghasilkan zat-zat pencemar yang berbahaya. Menurunnya kualitas udara tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terkendali dan tidak efisien pada sarana transportasi dan industri yang umumnya terpusat di kota -kota besar. Semarang dan Surabaya) menunjukan bahwa kendaraan bermotor merupakan sumber utama pencemaran udara.80%. Bahkan hemoglobin yang telah mengikat oksigen dapat diserang oleh gas karbon monoksida.Dampak Pembakaran Bahan Bakar Jumlah penduduk dunia terus meningkat setiap tahunnya. Tetapi.90% (Bapedal. Gas Karbon Dioksida (CO2) Sebenarnya. membentuk karboksihemoglobin (COHb). Dewasa ini. dan paru-paru. gas karbon dioksida tidak berbahaya. afinitas gas karbon monoksida terhadap hemoglobin sekitar 300 kali lebih besar daripada oksigen. misalnya pembangkitan listrik dan alat transportasi yang menggunakan energi fosil sebagai sumber energinya. Gas karbon monoksida bersifat racun. sehingga peningkatan kebutuhan energi pun tak dapat dielakkan. disamping kegiatan rumah tangga dan kebakaran hutan. 1992). O2 + Hb O2Hb Namun. sehingga kehadirannya tidak diketahui. b. Bandung. Bila masuk ke dalam darah melalui pernapasan. 3 . CO + O2Hb COHb + O2 Jadi. hampir semua kebutuhan energi manusia diperoleh dari konversi sumber energi fosil. gas karbon dioksida tergolong gas rumah kaca. dapat menimbulkan rasa sakit pada mata. NOx sebesar 73. Asap buangan kendaraan bermotor yang merugikan akibat dari hasil pembakaran bahan bakar antara lain : a.Pencemaran udara terutama di kota-kota besar telah menyebabkan turunnya kualitas udara sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan bahkan telah menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. Gas Karbon Monoksida (CO) Gas karbon monoksida tidak berwarna dan berbau. Hasil penelitian dibeberapa kota besar (Jakarta.40% dan HC sebesar 88. sehingga peningkatan kadar gas karbon dioksida di udara dapat mengakibatkan peningkatan suhu permukaan bumi yang disebut pemanasan global. gas karbon monoksida menghalangi fungsi vital hemoglobin untuk membawa oksigen bagi tubuh. Hasil penelitian di Jakarta menunjukan bahwa kendaraan bermotor memberikan kontribusi pencemaran CO sebesar 98. saluran pernapasan. gas karbon monoksida b ereaksi dengan hemoglobin darah.

iritasi pada mata dan saluran pernapasan. Partikel Timah Hitam Senyawa timbel dari udara dapat mengendap pada tanaman sehingga bahan makanan terkontaminasi. d.Cara mencegah peningkatan gas karbon monoksida di udara adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan pemasangan pengubah katalitik pada knalpot. seperti sakit kepala. Oksida Belerang (SO2 dan SO3) Belerang dioksida yang terhisap pernapasan bereaksi dengan air di dalam saluran pernapasan. b. mudah teriritasi. dan hati. e. NOx di udara tidak beracun (secara langsung) pada manusia. Berikut ini disajikan beberapa dampak negatif penggunaan energi fosil terhadap manusia dan lingkungan: 4 . partikel karbon (jelaga). Keracunan yang lebih hebat menyebabkan kerusakan otak. kegiatan eksploitasi dan pemakaian sumber energi dari alam untuk memenuhi kebutuhan manusia akan selalu menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan (misalnya udara dan iklim. Oksida Nitrogen (NO dan NO2) Campuran NO dan NO2 sebagai pencemar udara biasa ditandai dengan lambang NOx. dan menurunkan kualitas materi. c. menjadikan tanaman layu. tetapi NOx ini bereaksi dengan bahan-bahan pencemar lain dan menimbulkan fenomena asbut (asap-kabut). Ambang batas NOx di udara adalah 0. dan depresi. membentuk asam sulfit yang dapat merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit. Bila SO3 terhisap. air dan tanah). Pembakaran Tidak Sempurna Menghasilkan asap yang mengandung gas karbon monoksida (CO). Oksida belerang dapat larut dalam air hujan dan menyebabkan terjadi hujan asam. Asbut menyebabkan berkurangnya daya pandang. Pengotor dalam Bahan Bakar Bahan bakar fosil mengandung sedikit belerang yang akan menghasilkan oksida belerang (SO2 atau SO3). ginjal. mudah lelah. yang terbentuk adalah asam sulfat (lebih berbahaya). Sumber Bahan Pencemaran a. Secara umum. Bahan Aditif (Tambahan) dalam Bahan Bakar Bensin yang ditambahi tetraethyllead (TEL) yang punya rumus molekul Pb(C2H5)4 akan menghasilkan partikel timah hitam berupa PbBr2.05 ppm. dan sisa bahan bakar (hidroksida). c. Keracunan timbel yang ringan dapat menyebabkan gejala keracunan timbel.

Smog merupakan pencemaran udara yang disebabkan oleh tingginya kadar gas NOx. SO2. Batu bara selain menghasilkan pencemaran (SO2) yang paling tinggi. sehingga terjadi peningkatan efek rumah kaca dan pemanasan global. O3 di udara yang dilepaskan. Emisi CH4 (metana) adalah pelepasan gas CH4 ke udara yang berasal. smog dan pemanasan global). lapuk). dan kegiatan industri. batu bara) juga melepaskan gas-gas. Untuk perairan.y Dampak Terhadap Udara dan Iklim Selain menghasilkan energi. Selain itu hujan asam secara langsung menyebabkan rusaknya bangunan (karat. dengan asamnya tanah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman produksi. antara lain karbon dioksida (CO2). karena unsur utama dari gas bumi adalah gas metana. pembakaran sumber energi fosil (misalnya: minyak bumi. Emisi CO2 tersebut menyebabkan kadar gas rumah kaca di atmosfer meningkat.5 ton karbon dioksida. antara lain oleh kendaraan bermotor. Emisi NOx (Nitrogen oksida) adalah pelepasan gas NOx ke udara. juga menghasilkan karbon dioksida terbanyak per satuan energi. Di udara.dan sulfur dioksida (SO2) yang menyebabkan pencemaran udara (hujan asam. sebagian NOx tersebut berubah menjadi asam nitrat (HNO3) yang dapat menyebabkan terjadinya hujan asam. air hujan tersebut bersifat asam (pH-nya lebih kecil dari 5. Untuk mendapatkan jumlah energi yang sama.5 ton 5 . Gas SO2 yang teremisi ke udara dapat membentuk asam sulfat (H2SO4) yang menyebabkan terjadinya hujan asam. nitrogen oksida (NOx). Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang menyebabkan pemasanan global. Seperti kadar NOx di udara. Hal tersebut dapat mengakibatkan perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut. Smog dapat menimbulkan batuk-batuk dan tentunya dapat menghalangi jangkauan mata dalam memandang. antara lain. CO2 tersebut menyerap sinar matahari (radiasi inframerah) yang dipantulkan oleh bumi sehingga suhu atmosfer menjadi naik.6 yang merupakan pH hujan normal ). Emisi CO2 adalah pemancaran atau pelepasan gas karbon dioksida (CO2) ke udara. setengah dari konsentrasi NOx berasal dari kegiatan manusia (misalnya pembakaran bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik dan transportasi). Emisi SO2 (Sulfur dioksida) adalah pelepasan gas SO2 ke udara yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan peleburan logam. Emisi gas NOx dan SO2 ke udara dapat bereaksi dengan uap air di awan dan membentuk asam nitrat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4) yang merupakan asam kuat. Hujan asam menyebabkan tanah dan perairan (danau dan sungai) menjadi asam. Membakar 1 ton batu bara menghasilkan sekitar 2. hujan asam akan menyebabkan terganggunya makhluk hidup di dalamnya. Jika dari awan tersebut turun hujan. Di udara. setengah dari konsentrasi SO2 juga berasal dari kegiatan manusia. yang dikenal sebagai hujan asam . Untuk pertanian dan hutan. dari gas bumi yang tidak dibakar. dan sisanya berasal dari proses alami (misalnya kegiatan mikroorganisme yang mengurai zat organik). jumlah karbon dioksida yang dilepas oleh minyak akan mencapai 2 ton sedangkan dari gas bumi hanya 1.

misalnya dari pertambangan batu bara. karbon monoksida bereaksi dengan nitrogen monoksida membentuk karbon dioksida dan gas nitrogen. Masalah yang berkaitan dengan lapisan tanah muncul terutama dalam pertambangan terbuka (Open Pit Mining). Pada dasarnya pencemaran tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia. Pertambangan ini memerlukan lahan yang sangat luas. akan mengandung bocoran bahan bakar dan juga larutan dari pencemar udara yang tercampur dengan air tersebut. Pengubah katalitik berupa silinder dari baja tahan karat yang berisi suatu struktur berbentuk sarang lebah yang dilapisi katalis (biasanya platina). Pada separuh bagian pertama dari pengubah katalitik. Global Warming 2. katalis 6 . sehingga bila tanah tersebut digunakan untuk pertambangan batu bara maka lahan tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau hutan selama waktu tertentu. y Dampak Terhadap Tanah Dampak penggunaan energi terhadap tanah dapat diketahui. Efek Rumah Kaca 3. kegiatan transportasi akan memberikan dampak terhadap lingkungan air terutama melalui air buangan dari jalan raya. sungai atau air tanah) dapat menyebabkan pencemaran perairan. Pengubah Katalitik Salah satu cara untuk mengurangi bahan pencemar yang berasal dari asap kendaraan bermotor adalah memasang pengubah katalitik pada knalpot kendaraan. Perlu diketahui bahwa lapisan batu bara terdapat di tanah yang subur. Hujan Asam Solusi 1. secara tidak langsung. Selain itu . khususnya cara penampungan dan pengangkutan minyak bumi yang tidak layak. Air yang terbuang dari jalan raya. misalnya: bocornya tangker minyak atau kecelakaan lain akan mengakibatkan tumpahnya minyak (ke laut.y Dampak Terhadap Perairan Eksploitasi minyak bumi. y Dampak Lainnya 1. terutama terbawa oleh air hujan.

Pengubah katalitik hanya dapat berfungsi jika kendaraan menggunakan bensin tanpa timbel. hidrokarbon dan karbon monoksida (jika masih ada) dioksidasi membentuk karbon dioksida dan uap air. Menggunakan bahan bakar seperlunya 3. penggunaan sel surya (tenaga matahari) 5.com/ 7 . Daftar Pustaka y y Http://Google.2CO(g) + 2NO(g) 2CO2(g) + N2(g) gas-gas racun gas tak beracun Pada bagian berikutnya. Mencari bahan bakar lainnya yang lebih ramah lingkungan 4. 2. Menanami sekeliling jalan yang ramai dengan TUMBUHAN HIJAU.com/ Http://Yahoo. untuk mengurangi polusi gas CO2 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful