P. 1
Pendekatan Dan Metode Pembelajaran Mipa

Pendekatan Dan Metode Pembelajaran Mipa

|Views: 2,527|Likes:
Published by dede Xindrom

More info:

Published by: dede Xindrom on May 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2015

pdf

text

original

PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN MIPA

A. Pendekatan Pembelajaran MIPA a. Pengertian Pendekatan Pendekatan artinya usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk

mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti, atau metode-metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian. b. Pendekatan-pendekatan Dalam Pembelajaran Walaupun hitungannya tidak sebanyak metode, pendekatan juga memilikiki banyak alternatif. Ada pendekatan Sejarah, pendekatan nilai, pendekatan lingkungan dan sebagainya.Untuk mengajarkan Matematika dan ilmu pengetahuan Alam (MIPA), ada tiga pendekatan utama. Pendekatan pertama memberikan tekanan kepada proses-proses pembelajaran di manfaatkan untuk mengungkapkan fakta dan mengembangkan model. Ketiga Pendekatan itu adalah 1. Pendekatan faktual. Pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan pendekatan-pendekatan Faktual terutama bermaksud untuk menyodorkan hasil dapat memperoleh informasi seperti: Sumber Daya Alam (SDA) terbagi dua yaitu dapat diperbaharuidan yang tidak dapat diperbaharui. 2. Pendekatan Konseptual. Konsep adalah benda-benda, kejadian-kejadian, situasi-situasi atau ciri-ciri yang memiliki ciri khas dan mewakili dalam setiap budaya oleh suatu beda atau simbol. Jadi, konsep merupakan abstraksi dari ciri-ciri sesuatu yang mempermudah komunikasi antara manusia dan yang memungkinkan manusia berputar (bahasa atau alat berpikir).

menarik kesimpulan. pengukuran. prediksi. Di bawah ini akan kita uraikan garis besar faktor faktor yang perlu menjadi bahan pertimbangan bagi kita. komunikasi. klasifikasi. memanipulasi variabel dan seterusnya. usia berpengaruh terhadap penentuan pendekatan metode belajar. c. Keterampilan proses mencakup dua kelompok keterampilan yaitu: keterampilan dasar dan keterampilan terintegrasi. investigasi dan melakukan eksperimen. mengambarkan hubungan diantara variabel-variabel. Memilih pendekatan dan metode belajar untuk pembelajaran Apabila kita hendak menggunakan suatu metode dan pendekatan tertentu maka kita harus memperhatikan banyak hal. faktor usia. . Keterampilan terintegrasi meliputi: mengidentifikasi variabel.3. menyusun tabel data. Mengajar IPA dengan pendekatan proses kepada siswa. Pendekatan dengan metode belajar hendaknya dengan psikologi belajar . Pendekatan Keterampilan Proses. merancang. dan penarikan kesimpulan. 4. guru tidak memberitahukan gejala-gejala tersebut sebelumnya. 1. menyusun grafik. Siswa harus benarbenar melakukan observasi. Pendekatan dengan metode belajar hendaknya di sesuaikan dengan bahan pengajaran . memperoleh dan memproses data. berarti memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan segala objek dan gejala peristiwa alam seperti halnya yang dilakukan oleh seorang Ilmuwan. Pendekatan dan metode belajar hendaknya diadaptasikan dengan kemampuan siswa . menganalisis secara operasional. Pendekatan dan metode belajar hendaknya sesuai dengan tujuan . Keterampilan dasar terdiri dari observasi. 2. mengukur. ketika kita hendak memilih pendekatan dan metode tertentu. 3.

Vygotsky dalam teori kontruktivismenya menjelaskan perlu adanya peran budaya dan masyarakat sebagai pengalaman awal proses belajar. Dengan demikian pembelajaran MIPA berdasarkan budaya memerlukan interaksi aktif dari siswa dan guru dengan berbagai sumber belajar dalam suatu komunitas budaya. kegiatan pembelajaran MIPA beberapa daerah (bahkan beberapa negara) hanya mengajarkan asumsi-asumsi saja yang akhirnya melahirkan siswa yang tidak memiliki pemahaman dan pengertian tentang manfaat MIPA bagi kehidupannya. 6. Metode-metode dalam Pembelajaran MIPA MIPA dikenal sebagai suatu bidang yang harus dipelajari di sekolah.Pendekatan dan metede belajar hendaknya disesuaikan dengan alokasi waktu dan sarana prasarana yang tersedia . Hafal) menjadi tradisi mengeksplorasi berbagai sumber belajar dalam bentuk metode ceramah. Memang. Akhirnya pembelajaran MIPA berdasarkan budaya mensyaratkan adanya perubahan tradisi pembelajaran yang semula hanya dilakukan dengan satu metode saja yaitu DECAPA (Dengar. Bikin pusing karena harus menghafal rumus-rumus yang panjang sedangkan belum tahu gunanya untuk apa. diskusi dan Tanya jawab. Ruang belajar pun menjadi sempit karena hanya pada ruang kelas saja. Vygotsky juga menjelaskan penciptaan makna hanya akan terjadi melalui negosiasi makna antara siswa dengan guru dan siswa yang lain yang disebut dengan interaksi. Namun kenyataannya. Siswa hanya menghafal rumus. Pendekatan dan metode belajar hendaknya sesuai dengan pribadi guru. belajar MIPA sebagai sesuatu yang membosankan. Memang disadari kalau MIPA sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Kemajuan MIPA akan berdampak bagi kemajuan transformasi masyarakat yang juga berhubungan dengan ekonomi dan sosial suatu bangsa. sebagai titik awal proses penciptaan makna. Bisa saja misalnya belajar MIPA . Catat.5. B. Selanjutnya. Sehingga perlu ada sebuah pembelajaran MIPA berbasis budaya dimana siswa didorong untuk dapat memecahkan masalah yang ada di lingkungan sekitarnya. istilah-istilah tanpa tahu guna dan aplikasinya di lingkungannya.

secara singkat dapat dikatakan bahwa kegiatan belajar mengajar itu meliputi guru berbicara dan siswa mendengarkan. lukisan. a. Metode ceramah Dengan metode ceramah. upaya siswa menunjukkan keberhasilannya dalam proses penciptaan makna tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara wujud media. Siswa diberi kebebasan dalam mengekspresikan hasil kegiatan belajarnya tersebut. analisis data) teori. logam memuai bila dipanaskan). Postulat Kock). prosedur (misal. dan lain-lain. Produk MIPA terdiri atas fakta (misalnya: orang menghirup udara dan mengeluarkan udara dari hidungnya. ukiran. puisi. hukum Boyle. (misalnya: teori evolusi. komik strip. siswa pun mengekspresikan keberhasilannya dalam berbagai bentuk. teori asal mula kehidupan). konsep ( misalnya: udara yang dihirup ke dalam paru-paru lebih banyak kandungan oksigennya dibandingkan udara yang dikeluarkan dari paru-paru. Sementara itu. Konsep penilaian hasil belajar pembelajaran MIPA berdasarkan budaya adalah multiple representations yang berarti hasil belajar siswa dinilai melalui beragam tekhnik dan alat ukur. catatan harian. MIPA sebagai ilmu terdiri dari produk dan proses. Sebelumnya guru memang harus mengetahui titik awal ketika belajar dan titik akhir belajar setiap siswa per individu. banyak siswa yang takut menghadapi tes. Tampaknya . Metode Dalam Pembelajaran Matematika 1. tetapi sangat baik dalam mengarang atau menulis prosa. Misalnya dengan poster. Misalnya. Semua itu merupakan produk yang diperoleh melalui serangkaian proses penemuan ilmiah melalui metoda ilmiah yang didasari oleh sikap ilmiah.dengan menggunakan metode permainan anak-anak. atau bahkan dalam menggambar kartun/komik. pengamatan. patung. tabulasi data. laporan i lmiah penelitian pribadi. pengukuran. hukum dan postulat ( m isal. Bergantung dengan konteks dan keberagaman sumber belajar yang ada. prinsip (misalnya: kehidupan memerlukan energi. atau mungkin dengan musik. benda tak hidup tidak mengalami pertumbuhan). Archimedes. biji kacang hijau muncul hipokotil dan dan ep ikotilnya dan akan bertambah panjang ukurannya saat ditanam pada kapas yang disiram air).

walaupun aplikasinya terbatas merupakan tekhnik atau metode belajar yang paling penting. Ini merupakan suatu sarana untuk menyoroti adanya berbagai silang pendapat. Diskusi kelas yang sebenarnya. 2. dalam pada itu kesempatan bagi siswa untuk menyatakan sesuatu secara verbal amat terbatas. Diskusi mempunyai kedudukan yang penting dalam pendidikan MIPA. kurang lama. ialah bahwa sejumlah besar bahan pelajaran dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat . Bagaimanapun peran serta para siswa dengan metode ceramah ini harus ada. dan tidak merata. . Metode diskusi Diskusi merupakan suatu perbincangan mengenai subjek di tinjau dari berbagai sudut pandangan. melakukan percobaan dan sebagainya. Padahal prinsip belajar lewat mendegarkan memerlukan aktivitas siswa. Suatu ceramah akan berhasil jika penceramah terus menerus mempunyai kontak dengan mahasiswa. Untuk hal-hal tertentu para siswa diminta untuk membikin laporan. Untuk hampir semua bentuk perbincangan yang terjadi di dalam kelas. Diskusi bebas merupakan cara yang paling efektip untuk mengajukan berbagai permasalahan yang menantang bagi para siswa. kesempatan bagi para siswa utnuk berpartisipasi tidak begitu sering. Untuk mengatasi keterbatasan ini.metode ceramah ini mempunyai kentungan yang jelas. Diskusi bebas adalah ideal untuk rangkuman verbal. Sayangnya para guru sering menyebut diskusi . guru perlu mempunyai kepekaan terhadap bagaimana para siswa menanggapi apa yang dikatakan guru Setelah ceramah selesai sekali lagi guru dapat membagikan tugas kepada siswa utnuk membaca melakukan pengamatan . Dalam suatu ceramah.

Kita mengenal adanya tiga strategi bertanya. Guru juga perlu membuat pertimbangan yang serius mengenai macam pertanyaan yang akan di ajukan dan jangka waktu yang sebainya di gunakan. sementara jumlah pembicaraan guru dikurangi y y Mengajukan pertanyaan berturut maupun pertanyaan terbuka Mengajukan pertanyaan utnuk memeratakanj peran serta para siswa. Dari uraian diatas terlihat bahwa metode Tanya jawab bukan sekedar pengisi waktu. pengajaran ide/gagasan atau informasi dan pserta didik menerimanya. Uraian mengenai pertanyaan dalam bentuk tesi ini akan disajikan belakangan. Pertanyaan guru dapat pula berbentuk tertulis. ialah y Mengajukan pertanyaan untuk meningkatkan peran serta verbal pada para siswa. Pertanyaan. Pada umumnya metode ini berlangsung satu arah. 4. baik ya gdiajukan oleh guru maupun yang diajukan pleh siswa diharapkan dapat memperlancar proses belajar mengajar. berupa tes yagn berkaitan dengan evaluasi. Materi pengajaran sudah disusun oleh pengajaran secara sistematik dan hierarkis namun bermakna (istilah Ausubel) .3. Metode Tanya jawab Metode tanya jawab adalah salah satu teknik mengajar yang dapat membantu kekurangan yang terdapat dalam metode ceramah ini disebabkan karena guru dapat memperoleh gambaran sejauh mana murid dapat mengerti dan dapat mengungkapkan apa yang telah diceramahkan. Metode ekspositori Metode ini merupakan suatu cara untuk menyamapaiakan ide/gagasan atau meberikan informasi dengan lisan atau tulisan.

b. dan memulai dari yang konkrit ke yang abstrak. secara singkat dapat dikatakan bahwa kegiatan belajar mengajar itu meliputi guru berbicara dan siswa mendengarkan. Metode ceramah Dengan metode ceramah. ialah bahwa sejumlah besar bahan pelajaran dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat .5.peserta didik diwajibkan melakukan aktivitas mental sebelumketerangan yang dipelajari itu dapat dipahami. Peserta didik menemukan sendiri pola-pola dan struktur matematika melalui sederetan pengalaman belajar yang lampau. Keterangaketerangan yng harus dipelajari peserta didik tidak disajikan dalam bentuk final. Prinsip metode laboratorium adalah peserta didik belajar sambil bekerja. . Metode laboratorium ini sejalan dengan metode induktif bahkan merupakan perluasan dari metode induktif. Metode penemuan Metode ini merupakan suatu cara untuk menyampaiakan ide/gagasan melalui proses menemukan. 6. Namun dapat menarik minat peserta didik terhadap matematika yang abstrak. Metode dalam Pembelajaran IPA 1. Tampaknya metode ceramah ini mempunyai kentungan yang jelas. Metode ini khusus untuk mengabaikan keabstrakan hakikat matematika. Metode laboratorium Metode laboratorium ini sebagai tempat untuk menemukan fakta-fakta matematika. belajar sambil mengobservasi. Peserta didik belajar dengan objek -objek yang kemudian digeneralisasikan.

Diskusi mempunyai kedudukan yang penting dalam pendidikan MIPA. Diskusi bebas merupakan cara yang paling efektip untuk mengajukan berbagai permasalahan yang menantang bagi para siswa. Diskusi kelas yang sebenarnya. Untuk mengatasi keterbatasan ini. Sayangnya para guru sering menyebut diskusi . dalam pada itu kesempatan bagi siswa untuk menyatakan sesuatu secara verbal amat terbatas. Untuk hampir semua bentuk perbincangan yang terjadi di dalam kelas. melakukan percobaan dan sebagainya. kurang lama. walaupun aplikasinya terbatas merupakan tekhnik atau metode belajar yang paling penting. dan tidak merata. 2. 3. Dalam suatu ceramah. Untuk hal-hal tertentu para siswa diminta untuk membikin laporan. guru perlu mempunyai kepekaan terhadap bagaimana para siswa menanggapi apa yang dikatakan guru Setelah ceramah selesai sekali lagi guru dapat membagikan tugas kepada siswa utnuk membaca melakukan pengamatan . Padahal prinsip belajar lewat mendegarkan memerlukan aktivitas siswa.Suatu ceramah akan berhasil jika penceramah terus menerus mempunyai kontak dengan mahasiswa. Metode diskusi Diskusi merupakan suatu perbincangan mengenai subjek di tinjau dari berbagai sudut pandangan. Bagaimanapun peran serta para siswa dengan metode ceramah ini harus ada. kesempatan bagi para siswa utnuk berpartisipasi tidak begitu sering. Diskusi bebas adalah ideal untuk rangkuman verbal. . Metode Tanya jawab Metode tanya jawab adalah salah satu teknik mengajar yang dapat membantu kekurangan yang terdapat dalam metode ceramah ini disebabkan karena guru dapat memperoleh gambaran sejauh mana murid dapat mengerti dan dapat mengungkapkan apa yang telah diceramahkan. Ini merupakan suatu sarana untuk menyoroti adanya berbagai silang pendapat.

namun pada hakekatnya kita mengenal ada tiga tahapan utama. dalam pendidikan ilmu pengetahuan alam tentu saja kedudukan eksperimen sangat penting. Metode Eksperimen Eksperimen adalah bagian yang tak terpisahkan dari ilmu pengetahuan alam. Salah satu tujuan pendidikan ilmu pengetahuan alam ialah berkembangnya pengertian tentang meetode eksperimen. Terdiri atas lima tahap ialah (1) melakukan observasi (2) merumuskan masalah (3) menyusun hipotesis (4) melakukan eksperimen dan (5) menarik kesimpulan. Dari uraian diatas terlihat bahwa metode Tanya jawab bukan sekedar pengisi waktu. yang terakir ini dapat disertai dengan mengajukan teoy. Orang dapat menyebut bermacam-macam tahapan (mungkin dengan urutan yang sedikit berbeda. . Uraian mengenai pertanyaan dalam bentuk tesi ini akan disajikan belakangan. Orang dapat memulai dari tahap awal. Metode eksperimen mempunyai beberapa tahap. Pertanyaan. Biasanya orang tidak berhenti pada mernaik kesimpulan atau kemajuan teory / hukum karena setiap kesimpulan patut selalu diuji lagi. baik ya gdiajukan oleh guru maupun yang diajukan pleh siswa diharapkan dapat memperlancar proses belajar mengajar. Karena itu. di bab I dikemukakan baha metode ilmiah dapat di batasi secara sempit sebagai metode eksperimen. berupa tes yagn berkaitan de ngan evaluasi. sementara jumlah pembicaraan guru dikurangi y y Mengajukan pertanyaan berturut maupun pertanyaan terbuka Mengajukan pertanyaan utnuk memeratakanj peran serta para siswa. Pertanyaan guru dapat pula berbentuk tertulis. hukum atau kaidah. (1)merumuskan masalah. ialah. (2) melakukan percobaan diikuti observasi dan (3) menarik kesimpulan.Kita mengenal adanya tiga strategi bertanya. Guru juga perlu membuat pertimbangan yang serius mengenai macam pertanyaan yang akan di ajukan dan jangka waktu yang sebainya di gunakan. ialah y Mengajukan pertanyaan untuk meningkatkan peran serta verbal pada para siswa. 4.

mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. bagi siswa tertenntu. Masalah yang ada amat banyak dan beraneka ragam. Metode penugassan Penuggasan atau pemberian tuagas yang amat berarti ialah yang menyebabkan siswa melakukan kegiatan ilmu pengetahuan alam di rumah agak terasa penting bagi mereka. 7. Bagi siswa yang lain mungkin kerjasama dengna ayahnya membuat model tata surya lebih menarik. Siswa yang lain lagi lebih suka mempelajari hal-hal lain . Demonstrasi mempuynai beberapa keterbatasan. Demonstrasi tidak selayaknya selalu banyak dilakukan. Bentuk penuggasan ini berbeda dari siswa yang satu dengn nyang lainnya . Dari apa yang dibaca siswa dapat memunculkan pertanyaan atau masalah yang akan melaksakannya kepada kegiatan-kegiatan lanjutan karena ingin memecahkan masalah ini. barang kali penuggasan yang paling disukainya ialah membaca jenis buku ilmu pengetahuan alam tertentu. demonstrasi justru banyak merusak tujuan program ilmu pengetahuan alam . Metode demonstrasi Demonstrasi berarti memperlihatkan. contohnya bagaimana asam sulfat bereaksi dengan gula hal itu telah menyajikan suatu demonstrasi.sehingga mendesak peranan yekhnik mengajar yang lain. Apabila dilakukan dengan tidak benar. Fungsi demonstrasi antara lain y y y y Utnuk memunculkan suatu masalah Untuk memberikan gambaran tentang sesuatu dengan lebih jelas Untuk membantu memecahkan suatu masalah Untuk secara singkat mengulangi apa yang telah di pelajari 6. Seorang guru yang memperlihatkan.5. Metode pemecahan masalah Berbagai tekhnik pemecahan masalah dapat diterapkan dalam program ilmu pengetahuan alam.

Metode hendaknya disesuaikan dengan bahan pengajaran .8. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Metode 1. Tidak berlebihan kiranya jika dikatakan bahwapengalaman lapangan mempunyai peranan yang lebih sama dengan eksperimen atau dalam belajar dengan demonstrasi ilmu pengetahuan alam. Metode hendaknya diadaptasikan dengan kemampuan siswa 3. Metode hendaknya sesuai dengan tujuan 2. dimana guru dan muridnya mengunjungi suatu tempat tertentu yang re levan untuk memperoleh sejumlah pengalaman empiris. Pengalaman-pengalaman yang dapat diperoleh para siswa ketika melakukan widyawisata merupakan pengalaman tangan pertama. Widyawisata Widyawisata diartikan sebagai suatu strategi belajar mengajar. Metodfe hendaknya disesuaikan dengan physikologi belajar 4. Pengalaman-pengalaman itu berlangsung berasal dari situasi belajar yang baik.

KESIMPULAN: Pendekatan artinya usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti.eksperimen. makin baik pencapaian tujuan. Untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yaitu metode ceramah.eksposileri. pendekatan pertama memberi tekanan kepada proses.diskusi.Ada tiga pendekatan utama. proses oleh sains dimanfaatkan untuk mengungkapkan fakta dan mengembangkan model.laboratorium. pendekatan konseptual dan pendekatan ketranpilan proses. Makin baik metode ini.Tanya jawab. untuk mata pembelajaran matemaatika yaitu metode ceramah.widyawisata. Untuk menetapkan apakah itu dapat disebut baik. Selain itu. atau metode-metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian.demonstrasi. ketiga pendekatan itu adalah : pendekatan faktual.diskusi. diperlukan patokan yang bersumber dari berbagai faktor.Tanya jawab.penugasan.(1) Metode hendaknya sesuai dengan tujuan(4)Metode hendaknya diadaptasikan dengan kemampuan siswa (3)Metodfe hendaknya disesuaikan dengan physikologi belajar(4)Metode hendaknya disesuaikan dengan bahan pengajaran .pemecahan masalah.Beberapa metode yang digunakan untuk pembelajaran MIPA. ada juga beberapa factor yang mempengaruhi metode. faktor utama yang menentukan adalah tujuan yang ingin dicapai.penemuan. Metode adalah Cara yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan.

PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM.friendster.blog.com/2009/10/metode -danpendekatan-dalam-pembelajaran -ipa/ .blog.DAFTAR PUSTAKA Subiyanto. Diambil tanggal 12 April 2011 dari http://adeeeeseptiyani. Jakarta: Metode-metode Dalam Pembelajaran Matematika.com/2009/10/metode -danpendekatan-dalam-pembelajaran-ipa/ Pendekatan dan Metode Dalam Pembelajaran IPA.1988. Diambil tanggal 12 April 2011 dari http://adeeeeseptiyani.friendster.

Pendekatan Pembelajaran Mipa«««««««««««««««««««««««««2 a.Metode Eksperimen.Metode Ceramah«««««««««««««««««««««««««««««.5 3.2 2.7 5.Metode Penugasan««««««««««««««««««««««««««««.Metode Diskusi«««««.2 B.6 4.Metode Tanya Jawab «««««««««««««««««««««««««««.««««««««««««««««««««.Pengertian Pendekatan ««««««««««««««««««««««««««««2 b.Metode Diskusi«««..Metode Demonstrasi «««««««««««««««««««««««««««... Metode Ceramah «««««..Metode Eksposilari ««««««««««««««««««««««««««««.Metode dalam Pembelajaran Matema tika««««««««««««««««««««4 1.10 6.Metode Pemecahan Masalah ««««««««««««««««««««««««10 7.DAPTAR ISI PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN MIPA«««««««««««««««.«««««««««««.2 3.««««««««««««««««««««7 b.Metode Laboratorium «««««««.3 a...1 A.««««««««««««««««««««««««4 2...Pendekatan-pendekatan Dalam pembelajaran ««««««««««««««««««2 1.7 2.Metode dalam Pembelajaran IPA «««««««««««««««««««««««7 1.««««««««««««««««««««««««««««9 5.Metode-metode dalam Pembelajaran MIPA ««««««««.Pendekatan Keterampilan Proses ««««««««««««««««««««««....«««««««««««.Pendekatan Konseptual ««««««««««««««««««««««««««.7 6.Metode Penemuan ««««««««.10 .Metode Tanya Jawab «««««««««««««««««««««««««««.8 4.Pendekatan Faktual ««««««««««««««««««««««««««««..«««««««««««««««««««««««««««8 3..«««««««««««««.

8.Metode Widyawisata «««««««««««««««««««««««««««11 Faktor-faktor yang mempengaruhi metode «««««««««««««««««««.12 Daftar Pustaka«««««««««««««««««««««««««««««««.13 ..11 Kesimpulan««««««««««««««««««««««««««««««««..

RIVAI (ACB 109 032) TRI RAHAYU NINGSIH (ACB 109 045) EVA YANTI N (ACB 109 069) LIDIAWATI (ACB 109 071) YUSNIARTI (ACB109 014) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS PALANGKARAYA 2011 .DASAR-DASAR PENDIDIKAN MIPA ³ARTIKEL TENTANG PENDEKATAN DAN METODE MIPA´ Disusun oleh: TRISIA VINOLIA (ACB 106 006) FITRIA (ACB 107 026) ELY YUWINDA (ACB 108 032) AHMAD SUHENDRA (ACB 109 062) M.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->