ASUHAN KEBIDANAN | yiyi

Jumat, 02 Juli 2010
askeb IUFD
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Kematian bayi dalam kandungan (Intra Uterine Fetal Death)dapat dikarenakan berbagai hal seperti terkena lilitan tali pusat, pendarahan serta akibat tekanan darah tinggi si ibu yang mengandung. Kematian janin dalam kandungan dapat dicegah dengan cara memeriksakan kandungan secara teratur ke dokter. Kalaupun terjadi kelainan pada masa kehamilan, bisa ditanggulangi sedini mungkin. Bayi yang ada dalam kandungan selalu bergerak dan sebagian besar kasus bayi mati dalam kandungan karena kesalahan aktivitas yang dilakukan seperti berolahraga dengan gerakan-gerakan yang cukup giat/berlebihan. Karena itu dianjurkan selama masa kehamilan sebaiknya mengurangi aktivitas yang membahayakan janin dalam kandungan. Hal ini untuk mengantisipasi bayi yang dililit lehernya.Ibu hamil hendaknya selalu berhati-hati jika beraktivitas dan berkonsultasi dengan dokter secara teratur. B. Tujuan Untuk memenuhi salah satu tugas ASKEB IV.¬ Untuk memberikan informasi tentang IUFD pada masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya.¬ Untuk menambah¬ referensi perpustakaan

BAB II TINJAUAN TEORI

Nefritis kronis d. Insufisiensi plasenta b. Penyakit jantung g. Partus macet e. Polihidramnion dan oligohidramnion e. Faktor intrapartum a. Solusio plasenta d. Sesudah 20 minggu : Biasanya ibu telah merasakan gerakan janin sejak kehamilan 20 minggu¬ dan seterusnya. PENGERTIAN IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar. Inkompatability rhesus j.A. Partus lama c. Plasenta previa 2. ETIOLOGI Penyebab IUFD antara lain: 1. Anastesi d. sering dijumpai baik pada kehamilan dibawah 20 minggu maupun sesudah kehamilan 20 minggu Sebelum 20 minggu : Kematian janin dapat terjadi dan biasanya berakhir dengan abortus. 2005) IUFD atau stilbirth adalah kelahiran hasil konsepsi dalam keadaan mati yang telah mencapai umur kehamilan 28 minggu (atau berat badan lahir lebih atau sama dengan 1000gr) IUFD Adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan. Infark plasenta c. Apabila wanita tidak merasakan gerakan janin dapat disangka terjadi kematian dalam rahim. 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono. B. Hipertensi h. Kematian janin dalam kandungan (KJDK) atau intra uterine fetal deadth (IUFD). Perdarahan antepartum b. Diabetes mellitus b. Faktor ibu a. Faktor plasenta a. Penyakit paru atau TBC i. Preeklampsi dan eklampsi c. AIDS 3.¬ Bila hasil konsepsi yang sudah mati tidak dikeluarkan dan tetap tinggal dalam rahim disebut missed abortion. Shipilis f. Persalinan presipitatus .

Prematuritas b. dapat terjadi hidrops fetalis. Vassa praevia d.f. hidrops fetalis merupakan manifestasi dari bermacam penyakit. Postmaturitas c. karena gerakannya berlebihan. Bisa karena kelainan darah. harus segera dilakukan tindakan yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan janin. Lilitan tali pusat c.¬ Gerakan bayi dalam rahim yang sangat berlebihan. antara lain pembengkakan pada perut akibat terbentuknya cairan berlebih dalam rongga perut (asites). Persalinan sungsang g. ada berbagai penyebab yang bisa mengakibatkan kematian janin di kandungan. biasanya karena kebutuhannya ada yang tidak terpenuhi." Sebab. maka pembuluh darah yang mengalirkan plasenta ke bayi jadi tersumbat. Perdarahan otak 5. sementara bapak rhesus positif. entah itu karena kekurangan oksigen. atau makanan. .B." Ketidakcocokan ini akan mempengaruhi kondisi janin tersebut.¬ Terutama pada golongan darah A. maka tali pusat yang menghubungkan janin dengan ibu akan terpelintir. maka ibu akan membentuk zat antibodinya. Kalau tali pusat terpelintir. Kelainan bawaan d. atau kelainan genetik. dan lain-lain.¬ Akan timbul masalah bila ibu memiliki rhesus negatif. suatu reaksi imunologis yang menimbulkan gambaran klinis pada janin. Misalnya. Misalnya." Biasanya kalau sudah demikian. maka tak ada manfaatnya kehamilan dipertahankan. maka tubuh janin akan membengkak. Sehingga anak akan mengikuti yang dominan." Ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan janin. Faktor janin a. "Padahal dengan mengetahui penyebabnya bisa untuk tindakan pencegahan pada kehamilan berikutnya. "Yang kerap terjadi antara golongan darah anak A atau B dengan ibu bergolongan O atau sebaliknya. Tali pusat pendek Kecuali itu. terutama jika terjadi gerakan satu arah saja. Prolapsus tali pusat b. pada saat masih dalam kandungan. Gerakan sangat "liar". "Bahkan darahnya pun bisa tercampur air." Kalau janin sampai memberontak. diantaranya: Ketidakcocokan rhesus darah ibu dengan janin. penumpukan cairan di dalam rongga dada atau rongga jantung. rhesus. Karena itu. terang Nasdaldy. terlebih satu arah saja." Sayangnya. "Akibatnya antara ibu dan janin mengalami ketidakcocokan rhesus. Faktor tali pusat a. sehingga tidak bisa diketahui penyebab hidrops fetalis. yang ditandai gerakan "liar". Akibat penimbunan cairan yang berlebihan tersebut. Karena memang janinnya pasti mati. menjadi rhesus positif. darah ibu dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. janin tak akan tertolong lagi. "Biasanya bila kasusnya hidrops fetalis. Obat-obatan 4. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya. pembengkakan kulit janin. seringkali tidak dilakukan otopsi pada janin yang mati tersebut.O. Sebenarnya.

yaitu dari otopsi bayi. tinggi dan BB ibu tidak proporsional f. maka sebaiknya aktivitas ibu jangan berlebihan.apakah oksigen dan gizinya cukup? Kalau ibu punya riwayat sebelumnya dengan janin meninggal. Kerja organ – organ maupu aliran darah janin tidak seimbang dengan pertumbuh janin ( IUGR) D.¬ Trauma bisa mengakibatkan terjadi solusio plasentae atau plasenta terlepas. Begitu pula dengan anemia. PATOFISIOLOGI Janin bisa juga mati di dalam kandungan (IUD) karena beberapa factor antara lain gangguan gizi dan anemia dalam kehamilan. jarang sekali dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan.¬ Salah satu contohnya preeklampsia dan diabetes. FAKTOR PREDISPOISISI 1. Trauma terjadi. maka gizi dan zat makanan hanya dikonsumsi ibunya sendiri." Sebab. Itulah mengapa pada ibu hamil perlu dilakukan cardiotopografi (CTG) untuk melihat kesejahteraan janin dalam rahim. sehingga janin relatif kekurangan. sehingga timbul perdarahan di plasenta atau plasenta lepas sebagian. tingkat pendidikan ibu yang rendah c. "Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian udah terjadi." Kelainan bawaan bayi. Akhirnya aliran darah ke bayi pun jadi tak ada. factor ibu (High Risk Mothers) a. Kecuali kalau memang ada keganjilan dalam kehamilan tersebut yang dicurigai sebagai kelainan kromosom. kehamilan di luar perkawinan . Sehingga pertumbuhan janin terhambat dan dapat mengakibatkan kematian. ungkap Nasdaldy." Infeksi pada ibu hamil.hal tersebut menjadi berbahaya karena suplai makanan yang di konsumsi ibu tidak mencukupi kebutuhan janin.¬ Kelainan bawaan pada bayi sendiri.¬ Bisa disebut penyakit bawaan. karena benturan pada perut. kelainan genetik berat trisomy." Trauma saat hamil. "Bahkan demam tinggi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin tak tahan akan panas tubuh ibunya." Berbagai penyakit pada ibu hamil. karena anemia adalah kejadian kekurangan FE maka jika ibu kekurangan Fe dampak pada janin adalah irefersibel. "Selain biayanya mahal. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar terinfeksi. paritas pertama atau paritas kelima atau lebih e. Kelainan kromosom. risikonya juga tinggi. misalnya. seperti infeksi akibat bakteri maupun virus. umur ibu yang melebihi 30 tahun atau kurang dari 20 tahun d. bisa engakibatkan kematian di kandungan. entah karena kecelakaan atau pemukulan. status social ekonomi yang rendah b. seperti jantung atau paru-paru.¬ Ibu hamil sebaiknya menghindari berbagai infeksi. misalnya. juga bisa lahir prematur. "Benturan ini bisa saja mengenai pembuluh darah di plasenta. "Sebab. C. dengan aktivitas berlebihan.

maka dapat disimpulkan adanya gawat janin. Bila DJJ cenderung turun saat janin bergerak. kehamilan ganda h. maka janin dapat dikatakan normal. factor yang berhubungan dengan kehamilan a. plasenta previa c.g. Bila DJJ meningkat frekuensinya sesuai dengan gerakan janin. pastikan adanya kematian janin dengan stetoskop ( Doppler). polihidramnion e. bayi dengan infeksi antepartum dan kelainan congenital b. TANDA DAN GEJALA 1.ϖ Bila ibu mendaptkan sedatif. infeksi i. Syok Uterus tegang / kaku.ϖ Rangsang janin dengan rangsangan suara (bel) attau denganϖ menggoyangkan perut ibu sehingga ibu merasakan gerakan janin. kehamilan lama g. kehamilan tanpa pengawasan antenatal h. Solusio plasenta Gerakan janin dan DJJ tidak ada . pre eklamsi / eklamsi d.ϖ 2. Gawat janin atau DJJ tidak terdengar. Gerakan janin tidak dirasakan lagi Diagnosis : Gejala dan tannda selau ada Gejala dan tanda kadang – kadang ada Diagnosis kemungkinan Gerakan janinberkurang atau hilang.lihat penatalaksanaan DJJ abnormal. bayi dengan diagnosa IUGR (Intra Uterine Growth Retardation) c. bayi dalam keluarga yang mempunyai problema social 3.ϖ Bila DJJ baik. tunggu hilangnya pengaruh obat. Ibu tidak merasakan gerakan janin Diagnosis : Nilai DJJ. inkompatibilitas golongan darah f.berarti bayi tidur. abrupsio plasenta b.ϖ Bila DJJ abnormal. genitourinaria E. diabetes j. ganggguan gizi dan anemia dalam kehamilan i. ibu dengan riwayat kehamilan / persalinan sebelumnya tidak baik seperti bayi lahir mati j. factor Bayi (High Risk Infants) a. kemudian nilai ulang. riwayat inkompatibilitas darah janin dan ibu 2.ϖ Bila DJJ tidak terdengar. Nyeri perut hilang timbul atau menetap Perdarahan pervaginam sesudah hamil 22 minggu.

¬ Bunyi DJJ tidak terdengar dengan stetoskop dan pastikan dengan Doppler.¬ Keluhan ibu n.¬ Dapat terjadi infeksi bila ketuban pecah. Bahaya tindakan proferasi dan kraniioklasi adalah perdarahan infeki. Pertolongan persalinan dengan perforasi kronioklasi Perforasi kronioklasi merupakan tindakan beruntun yang dilakukan pada bayi yang meninggal di dalam kandunagan untuk memperkecil kepala janin dengan perforation dan selanjutnya menarik kepala janin ( dengan kranioklasi) tindakan ini dapat dilakukan pada letak kepala oleh letak sungsang dengan kesulitan persalinan kepala.¬ Dapat terjadi koagulopati bila kematian janin berlangsung lebih dari 2 minggu. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death). Pertolongan persalinan dengn dekapitasi . trauma jalan lahir dan yang paling berat ruptira uteri( pecah robeknya jalan lahir).¬ Berat badan ibu menurun. JENIS – JENIS PERSALINAN UNTUK JANIN MATI Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh. Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas.¬ Tulang kepala kolaps.¬ Pemeriksaan HCG urin menjadi negatif. maka tindakan proferasi dan kraioklasi sudah jarang dilakukan.¬ USG : untuk memastikan kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda kehidupan.Perdarahan Nyeri perut hebat Syok Perut kembung / cairan bebas intra abdominal Kontur uterus abnormal Abdomen nyeri Bagian – bagian janin teraba Denyut nadi bu cepat Rupture uteri Gerakan janin berkurang atau hilang DJJ abnormal(<100/menit atau >140/ menit) Cairan ketuban bercampur mekonium Gawat janin Gerakan janin / DJJ hilang Tanda – tanda kehamilan berhenti Tinggi fundus uteri berkurang Pembesaran uterus berkurang Kematian janin F. 2. Jenis – jenis pertolongan persalinan untuk janin mati¬ 1.¬ G. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu.bahkan jiniin mengecil sehingga TFU menurun. PENILAIAN KLINIK Pertumbuhan janin (-).¬ Komplikasi :¬ Trauma emosional yang berat menjadi bila watuu antara kematian janin dan persalinan cukup lama.Dngan kemajuan pengawasan antenatal yang baik dan system rujukan ke tempat yang lebih baik .

dapat dirasakan adanya krepitasi pada tulang kepala janin. Anamnesis Ibu tidak merasakan gerakan janin dalam beberapa hari. 2. Reaksi kehamilan Reaksi kehamilan baru negatif setelah beberapa minggu janin mati dalam kandungan. Auskultasi Baik memamakai setetoskop monoral maupun dengan Deptone akan terdengar DJJ. Pertolongan persalinan dengan eviserasi Eviserasi adalah tindakan operasi dengan mengeluarkan lebih dahulu isi perut dan paru (dada) sehingga volume janin kecil untuk selanjutnya di lahirkan. yang biasanya dapat terlihat terutama pada ibu yang kurus. 3. 4. kesempitan panggul absolute.Letak lintang mempunyai dan merupakan kedudukan yang sulit untuk dapat lahir normal pervaginam. Gegagalan pertolongan pada letak lintang menyebabkan kematian janin. bila diperlukan pada keadaan gangguan persalinan bahu pada anak yan besar. Palpasi Tinggi fundus > rendah dari seharusnya tua kehamilan.infeksi dan trauma jalan lahir dengan pengawasan antalnatal yang baik. 6. Inspeksi Tidak terlihat gerakan-gerakan janin. atau gerakan janin sangat berkurang. Dengan palpasi yang teliti. oleh karena itu kematian janin tidak layak dilkukan dengan seksio sesaria kecuali pada keadaan khusus seperti plasenta previa totalis. Tanda Gerhard : adanya hiperekstensi kepala tulang leher janin Tanda Spalding : overlaping tulang-tulang kepala (sutura) janin Disintegrasi tulang janin bila ibu berdiri tegak Kepala janin kelihatan seperti kantong berisi benda padat. Pertolongan persalinan dengan kleidotomi Kleidotomi adalah memotong tulang klavikula (tulang selangka) sehingga volume bahu mengecil untuk dapat melahirkan bahu. DIAGNOSIS 1. bahkan bertambah kecil atau kehamilan tidak seperti biasanya. 4. PENANGANAN PERTOLONGAN PERTOLONGAN PERSALINAN IUFD Penangan umum¬ . Kleidotomi masih dapat dilakukan pada anak hidup. 5. Ultrasonografi 8. situasi kehamilan dengan letek lintang selalu dapat di atasi dengan versi luar atau seksio sesaria. tidak teraba gerakanan janin. Rontgen Foto Abdomen Adanya akumulasi gas dalam jantung dan pembuluh darah besar janin Tanda Nojosk : adanya angulasi yang tajam tulang belakang janin. H. Eviserasi adalah operasi berat yang berbahaya karena bekerja di ruang sempit untuk memperkecil volume janin bahaya yang selalu mengancam adalah perdarahan. I. Atau wanita belakangan ini merasakan perutnya sering menjadi keras dan merasakan sakit seperti mau melahirkan. Ibu merasakan perutnya tidak bertambah besar. 3. Perslinan di lakukan dengan jalan dekapitasi yaitu dengan memotong leher janin sehingga badan dan kepala janin dapat di lahirkan. Tidak terlihat DJJ dan gerakan-gerakan janin. 7.

Pemerikasaan patologi plasenta adalah untuk mengungkapkan adanya patologi plasenta dan infeksi. matangkan serviks dengan misoprostol: Tempatkan misoprostol 25mcg di puncak vagina. dapat di ulani sesudah 6 jam− Jika tidak ada respon sesudah 2x25mcg misoprotol. Pilihlah cra persalinan dapat secara aktif dengan induksi maupun ekspektatif. o Jika serviks belum mtang.− Penanganan pada masa persalinan¬ Kematian janin− Kematian dapat terjadi akibat gangguan pertumbuhan janin. Jika pemeriksaan radiologic tersedia.− Bila DJJ tidak terdengar minta beberapa orang mendengarkan menggunakan setetoskop dopler. nilai serviks: o Jika serviks matang. Catatan: janagan lakukan amniotomi Karena beresiko infeksi. gelembung udara didlam jantung dan edema scalp.lakukan penaganan aktif o Jika penanganan aktif akan dilakukan. trombosit menurun dan serviks belum matang.− Catatan: jangan biarkan lebih dari 50mcg setiap kali dan jangan melebihi 4 dosis Jika ada tanda infeksi. USG adalah sarana penunjang diagnostic yang baik untuk memastikan− kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda hidup: tidak ada denyut jantung janin. waspadai koagulopati− Berikan kesempatan kepada ibu dan keluarganya untuk melihat dan melakukan berbagai kegiatan ritual bagi janin yang meninggal tersebut. tungg hilangnya pengaruh obat. berikan antibiotic untuk metritis− Jika tes pembekuan sederhana lebih dari 7 menit atau bekuan mudah pecah. perlu dibicarakan dengan pasien dan keluarganya sebelum keputsan diambil. hiperfleksi kolumna. Persalinan dengan seksio sesarea merupakan alternative terakhir Jika persalinan spontan tidak terjadi dalam 2 minggu. lakukan pematangan serviks dengan prostaglandin atau kateter foley. ukuran kepala janin dan cairan ketuban berkurang. Dukungan mental emosional perlu diberikan kepada pasien selalu− didampingi oleh orang terdekatnya. Yakinkan bahwa besar kemungkinan dapat jhir per vaginal. BAB III .Berikan dukungan emosional pada ibu− Nilai DJJ− Nilai ibu mendapa sedative. Tandatandanya berupa overlapping tulang engkorak. Bila pilihan penangasalinan nan adlah akspetif: o Tunggu persalinan spontan hingg dua minggu o Yakinkan bahwa 90% persalinan spontan akan terjadi tanpa komplikasi. atau kelainan bawaan atau akibat infeksi yang tidak terdiagnosis sebelumnya sehingga tidak terobati. vertebralis. kemudian nilai ulang. konfirmasi kematian janin setelah lima hari. gawat janin. lakukann induksi persalinan dengan oksitosin atau prostaglandin. o Jika trombosit dalam 2 minggu menurun tanpa persalinan spontan. naikan dosis menjadi 50mcgmenjadi setiap 6 jam.

70-90 % akan terjadi persalinan spontan Bila belum partus. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu. SARAN Sebagai tenaga kesehatan dalam hal ini penolong persalinan alangkah lebih baiknya apabila melaksanakan tugas harus sesuai dendan protaps atau standar pelayanan yang berlaku Mengingatkan kepada keluarga apabila terjadi hal-hal yang tidak normal pada kehamilannya segera memeriksakan kepelayanan kesehatan yang terdekat Sebagai penolong persalinan agar selalu siap dalam menghadapi situasi apapun DAFTAR PUSTAKA http://nisaulya.friendster. indikasi untuk induksi persalinan Induksi dan pemberian estrogen untuk mengurangi efek progesterone atau dengan oksitosin drip atau dengan amniotomi B. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death). Etiologi Penyebab iufd antara lain: Faktor plasenta Factor ibu Factor intra partum Factor janin Factor tali pusat Factor predisposisi Factor ibu Factor bayi Factor yang berhubungan dengan kehamilan Tanda dan gejala Ibu tidak merasakan gerakan janin Gerakan janin tidak di rasakan lagi.g-excess. Penatalaksanaan IUFD Observasi dalam 2-3 minggu untuk mencari kepastian diagnosa Biasanya selama menunggu. Pengertian IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar.PENUTUP A. 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono.blog. 2005) 2. KESIMPULAN 1.com/ http://info. Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh.com/id/Askeb_%28Asuhan_Kebidanan%29/IUFD_ . Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas 3.

info http://74.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo. Diposkan oleh ASUHAN KEBIDANAN | yiyi di 22:57 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Mengenai Saya URIP KUSWARDANI Lihat profil lengkapku kunjungan Arsip Blog • Daftar Blog Saya ▼ 2010 (6) .com/2009/07/kematian-janin-dalamkandungan-iufd.wordpress.2002.132/search? q=cache:wQKIw67n4gUJ:dokterrosfanty.153.html+tanda+dan+gejala+iufd&cd=6&hl=id&ct=clnk&gl=id http://ade86.Bari saifudin.125. Ilmu kebidanan.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo.pelayanan kesehatan maternal dan neonatal.Bari saifudin.%28Intrauterin_Fetal_Death%29_Dalam_Kehamilan.2006.com/2009/03/20/pre-neklampsi-episiotomiiufdpost-partumspontan/ Abdul.blogspot. Abdul.dkk.dkk.

penggaungan papil saraf optik dengan defek .. DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata...A. DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata. penggaungan papil saraf optik dengan defek ..A. 1 minggu yang lalu • o ▼ Juli (4)  polio  askeb IUFD  RUBELLA  hipertensi ► Juni (2) o askep | Jager Blog ASKEP GLUKOMA . 8 bulan yang lalu website Search Engine Optimization and SEO Tools MAU TAMBAHAN UANG? KILK DISINI .• ASUHAN KEPERAWATAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GLUKOMA .

. Didukung oleh Blogger.KLIK DISINI DAPAT UANG Join NegeriAds.Com Feedjit Pengikut Template Simple.