ASUHAN KEBIDANAN | yiyi

Jumat, 02 Juli 2010
askeb IUFD
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Kematian bayi dalam kandungan (Intra Uterine Fetal Death)dapat dikarenakan berbagai hal seperti terkena lilitan tali pusat, pendarahan serta akibat tekanan darah tinggi si ibu yang mengandung. Kematian janin dalam kandungan dapat dicegah dengan cara memeriksakan kandungan secara teratur ke dokter. Kalaupun terjadi kelainan pada masa kehamilan, bisa ditanggulangi sedini mungkin. Bayi yang ada dalam kandungan selalu bergerak dan sebagian besar kasus bayi mati dalam kandungan karena kesalahan aktivitas yang dilakukan seperti berolahraga dengan gerakan-gerakan yang cukup giat/berlebihan. Karena itu dianjurkan selama masa kehamilan sebaiknya mengurangi aktivitas yang membahayakan janin dalam kandungan. Hal ini untuk mengantisipasi bayi yang dililit lehernya.Ibu hamil hendaknya selalu berhati-hati jika beraktivitas dan berkonsultasi dengan dokter secara teratur. B. Tujuan Untuk memenuhi salah satu tugas ASKEB IV.¬ Untuk memberikan informasi tentang IUFD pada masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya.¬ Untuk menambah¬ referensi perpustakaan

BAB II TINJAUAN TEORI

¬ Bila hasil konsepsi yang sudah mati tidak dikeluarkan dan tetap tinggal dalam rahim disebut missed abortion. Inkompatability rhesus j. Insufisiensi plasenta b. Apabila wanita tidak merasakan gerakan janin dapat disangka terjadi kematian dalam rahim. Hipertensi h. 2005) IUFD atau stilbirth adalah kelahiran hasil konsepsi dalam keadaan mati yang telah mencapai umur kehamilan 28 minggu (atau berat badan lahir lebih atau sama dengan 1000gr) IUFD Adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan. sering dijumpai baik pada kehamilan dibawah 20 minggu maupun sesudah kehamilan 20 minggu Sebelum 20 minggu : Kematian janin dapat terjadi dan biasanya berakhir dengan abortus.A. Diabetes mellitus b. Faktor plasenta a. Faktor intrapartum a. Partus lama c. Partus macet e. Perdarahan antepartum b. Anastesi d. AIDS 3. Preeklampsi dan eklampsi c. Kematian janin dalam kandungan (KJDK) atau intra uterine fetal deadth (IUFD). 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono. ETIOLOGI Penyebab IUFD antara lain: 1. Persalinan presipitatus . Solusio plasenta d. Nefritis kronis d. Infark plasenta c. B. Shipilis f. Plasenta previa 2. Penyakit paru atau TBC i. Faktor ibu a. Sesudah 20 minggu : Biasanya ibu telah merasakan gerakan janin sejak kehamilan 20 minggu¬ dan seterusnya. Polihidramnion dan oligohidramnion e. PENGERTIAN IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar. Penyakit jantung g.

janin tak akan tertolong lagi. "Padahal dengan mengetahui penyebabnya bisa untuk tindakan pencegahan pada kehamilan berikutnya. atau makanan. Persalinan sungsang g." Sayangnya. ada berbagai penyebab yang bisa mengakibatkan kematian janin di kandungan.B. Faktor janin a.¬ Akan timbul masalah bila ibu memiliki rhesus negatif. karena gerakannya berlebihan. suatu reaksi imunologis yang menimbulkan gambaran klinis pada janin. diantaranya: Ketidakcocokan rhesus darah ibu dengan janin. atau kelainan genetik. seringkali tidak dilakukan otopsi pada janin yang mati tersebut. terlebih satu arah saja. sementara bapak rhesus positif. biasanya karena kebutuhannya ada yang tidak terpenuhi. maka pembuluh darah yang mengalirkan plasenta ke bayi jadi tersumbat. Lilitan tali pusat c. antara lain pembengkakan pada perut akibat terbentuknya cairan berlebih dalam rongga perut (asites). Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya.O. Faktor tali pusat a." Ketidakcocokan ini akan mempengaruhi kondisi janin tersebut. penumpukan cairan di dalam rongga dada atau rongga jantung. maka tak ada manfaatnya kehamilan dipertahankan. Sebenarnya. Karena memang janinnya pasti mati." Ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan janin. Sehingga anak akan mengikuti yang dominan. Postmaturitas c. Vassa praevia d. maka tali pusat yang menghubungkan janin dengan ibu akan terpelintir. Tali pusat pendek Kecuali itu. maka tubuh janin akan membengkak. Obat-obatan 4. Kelainan bawaan d. menjadi rhesus positif. dan lain-lain. Perdarahan otak 5.f. Karena itu. Misalnya.¬ Terutama pada golongan darah A." Kalau janin sampai memberontak. "Bahkan darahnya pun bisa tercampur air. harus segera dilakukan tindakan yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan janin. Prolapsus tali pusat b. hidrops fetalis merupakan manifestasi dari bermacam penyakit. "Biasanya bila kasusnya hidrops fetalis. pada saat masih dalam kandungan." Biasanya kalau sudah demikian. Gerakan sangat "liar". Misalnya. Kalau tali pusat terpelintir. maka ibu akan membentuk zat antibodinya. "Yang kerap terjadi antara golongan darah anak A atau B dengan ibu bergolongan O atau sebaliknya. Bisa karena kelainan darah. rhesus. darah ibu dan janin akan saling mengalir lewat plasenta." Sebab. dapat terjadi hidrops fetalis. Akibat penimbunan cairan yang berlebihan tersebut. yang ditandai gerakan "liar". . terang Nasdaldy. sehingga tidak bisa diketahui penyebab hidrops fetalis.¬ Gerakan bayi dalam rahim yang sangat berlebihan. entah itu karena kekurangan oksigen. pembengkakan kulit janin. Prematuritas b. "Akibatnya antara ibu dan janin mengalami ketidakcocokan rhesus. terutama jika terjadi gerakan satu arah saja.

Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar terinfeksi.¬ Trauma bisa mengakibatkan terjadi solusio plasentae atau plasenta terlepas. ungkap Nasdaldy. Itulah mengapa pada ibu hamil perlu dilakukan cardiotopografi (CTG) untuk melihat kesejahteraan janin dalam rahim.¬ Kelainan bawaan pada bayi sendiri. karena anemia adalah kejadian kekurangan FE maka jika ibu kekurangan Fe dampak pada janin adalah irefersibel. FAKTOR PREDISPOISISI 1. bisa engakibatkan kematian di kandungan. umur ibu yang melebihi 30 tahun atau kurang dari 20 tahun d. yaitu dari otopsi bayi.¬ Bisa disebut penyakit bawaan.hal tersebut menjadi berbahaya karena suplai makanan yang di konsumsi ibu tidak mencukupi kebutuhan janin. maka sebaiknya aktivitas ibu jangan berlebihan. maka gizi dan zat makanan hanya dikonsumsi ibunya sendiri. sehingga janin relatif kekurangan. factor ibu (High Risk Mothers) a. sehingga timbul perdarahan di plasenta atau plasenta lepas sebagian. Akhirnya aliran darah ke bayi pun jadi tak ada. "Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian udah terjadi. jarang sekali dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. risikonya juga tinggi. dengan aktivitas berlebihan. kelainan genetik berat trisomy. tingkat pendidikan ibu yang rendah c. tinggi dan BB ibu tidak proporsional f.apakah oksigen dan gizinya cukup? Kalau ibu punya riwayat sebelumnya dengan janin meninggal. Kerja organ – organ maupu aliran darah janin tidak seimbang dengan pertumbuh janin ( IUGR) D. Trauma terjadi. seperti infeksi akibat bakteri maupun virus. misalnya. entah karena kecelakaan atau pemukulan." Berbagai penyakit pada ibu hamil." Infeksi pada ibu hamil. seperti jantung atau paru-paru. "Sebab. misalnya." Trauma saat hamil. Kecuali kalau memang ada keganjilan dalam kehamilan tersebut yang dicurigai sebagai kelainan kromosom.¬ Ibu hamil sebaiknya menghindari berbagai infeksi. Sehingga pertumbuhan janin terhambat dan dapat mengakibatkan kematian. karena benturan pada perut. PATOFISIOLOGI Janin bisa juga mati di dalam kandungan (IUD) karena beberapa factor antara lain gangguan gizi dan anemia dalam kehamilan." Kelainan bawaan bayi. kehamilan di luar perkawinan . "Selain biayanya mahal." Sebab.¬ Salah satu contohnya preeklampsia dan diabetes. "Bahkan demam tinggi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin tak tahan akan panas tubuh ibunya. paritas pertama atau paritas kelima atau lebih e. "Benturan ini bisa saja mengenai pembuluh darah di plasenta. Begitu pula dengan anemia. juga bisa lahir prematur. Kelainan kromosom. status social ekonomi yang rendah b. C.

ϖ 2.lihat penatalaksanaan DJJ abnormal. TANDA DAN GEJALA 1. bayi dalam keluarga yang mempunyai problema social 3. Nyeri perut hilang timbul atau menetap Perdarahan pervaginam sesudah hamil 22 minggu.ϖ Bila DJJ baik. bayi dengan infeksi antepartum dan kelainan congenital b. Bila DJJ meningkat frekuensinya sesuai dengan gerakan janin. kehamilan tanpa pengawasan antenatal h. pre eklamsi / eklamsi d. Gerakan janin tidak dirasakan lagi Diagnosis : Gejala dan tannda selau ada Gejala dan tanda kadang – kadang ada Diagnosis kemungkinan Gerakan janinberkurang atau hilang. riwayat inkompatibilitas darah janin dan ibu 2. diabetes j.ϖ Bila DJJ tidak terdengar. kemudian nilai ulang. genitourinaria E.berarti bayi tidur. maka dapat disimpulkan adanya gawat janin. infeksi i. Syok Uterus tegang / kaku.ϖ Bila ibu mendaptkan sedatif. pastikan adanya kematian janin dengan stetoskop ( Doppler).ϖ Rangsang janin dengan rangsangan suara (bel) attau denganϖ menggoyangkan perut ibu sehingga ibu merasakan gerakan janin. kehamilan lama g. polihidramnion e. Ibu tidak merasakan gerakan janin Diagnosis : Nilai DJJ. abrupsio plasenta b. tunggu hilangnya pengaruh obat. factor yang berhubungan dengan kehamilan a. maka janin dapat dikatakan normal. ganggguan gizi dan anemia dalam kehamilan i. factor Bayi (High Risk Infants) a. ibu dengan riwayat kehamilan / persalinan sebelumnya tidak baik seperti bayi lahir mati j. plasenta previa c.g.ϖ Bila DJJ abnormal. Gawat janin atau DJJ tidak terdengar. bayi dengan diagnosa IUGR (Intra Uterine Growth Retardation) c. Solusio plasenta Gerakan janin dan DJJ tidak ada . inkompatibilitas golongan darah f. kehamilan ganda h. Bila DJJ cenderung turun saat janin bergerak.

Pertolongan persalinan dengan perforasi kronioklasi Perforasi kronioklasi merupakan tindakan beruntun yang dilakukan pada bayi yang meninggal di dalam kandunagan untuk memperkecil kepala janin dengan perforation dan selanjutnya menarik kepala janin ( dengan kranioklasi) tindakan ini dapat dilakukan pada letak kepala oleh letak sungsang dengan kesulitan persalinan kepala.¬ USG : untuk memastikan kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda kehidupan. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu. PENILAIAN KLINIK Pertumbuhan janin (-). 2.¬ Keluhan ibu n.¬ Komplikasi :¬ Trauma emosional yang berat menjadi bila watuu antara kematian janin dan persalinan cukup lama. Jenis – jenis pertolongan persalinan untuk janin mati¬ 1. Bahaya tindakan proferasi dan kraniioklasi adalah perdarahan infeki. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death).bahkan jiniin mengecil sehingga TFU menurun. Pertolongan persalinan dengn dekapitasi . trauma jalan lahir dan yang paling berat ruptira uteri( pecah robeknya jalan lahir). Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas.¬ Dapat terjadi infeksi bila ketuban pecah.¬ Bunyi DJJ tidak terdengar dengan stetoskop dan pastikan dengan Doppler.¬ G. JENIS – JENIS PERSALINAN UNTUK JANIN MATI Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh.¬ Dapat terjadi koagulopati bila kematian janin berlangsung lebih dari 2 minggu.Perdarahan Nyeri perut hebat Syok Perut kembung / cairan bebas intra abdominal Kontur uterus abnormal Abdomen nyeri Bagian – bagian janin teraba Denyut nadi bu cepat Rupture uteri Gerakan janin berkurang atau hilang DJJ abnormal(<100/menit atau >140/ menit) Cairan ketuban bercampur mekonium Gawat janin Gerakan janin / DJJ hilang Tanda – tanda kehamilan berhenti Tinggi fundus uteri berkurang Pembesaran uterus berkurang Kematian janin F.¬ Berat badan ibu menurun. maka tindakan proferasi dan kraioklasi sudah jarang dilakukan.¬ Tulang kepala kolaps.Dngan kemajuan pengawasan antenatal yang baik dan system rujukan ke tempat yang lebih baik .¬ Pemeriksaan HCG urin menjadi negatif.

4. 6. Reaksi kehamilan Reaksi kehamilan baru negatif setelah beberapa minggu janin mati dalam kandungan. Eviserasi adalah operasi berat yang berbahaya karena bekerja di ruang sempit untuk memperkecil volume janin bahaya yang selalu mengancam adalah perdarahan. atau gerakan janin sangat berkurang. Tanda Gerhard : adanya hiperekstensi kepala tulang leher janin Tanda Spalding : overlaping tulang-tulang kepala (sutura) janin Disintegrasi tulang janin bila ibu berdiri tegak Kepala janin kelihatan seperti kantong berisi benda padat. Ultrasonografi 8. Kleidotomi masih dapat dilakukan pada anak hidup. Pertolongan persalinan dengan eviserasi Eviserasi adalah tindakan operasi dengan mengeluarkan lebih dahulu isi perut dan paru (dada) sehingga volume janin kecil untuk selanjutnya di lahirkan. 3.infeksi dan trauma jalan lahir dengan pengawasan antalnatal yang baik. 3. situasi kehamilan dengan letek lintang selalu dapat di atasi dengan versi luar atau seksio sesaria. Rontgen Foto Abdomen Adanya akumulasi gas dalam jantung dan pembuluh darah besar janin Tanda Nojosk : adanya angulasi yang tajam tulang belakang janin. Palpasi Tinggi fundus > rendah dari seharusnya tua kehamilan. bahkan bertambah kecil atau kehamilan tidak seperti biasanya. Tidak terlihat DJJ dan gerakan-gerakan janin. H. tidak teraba gerakanan janin. Ibu merasakan perutnya tidak bertambah besar. Gegagalan pertolongan pada letak lintang menyebabkan kematian janin. Inspeksi Tidak terlihat gerakan-gerakan janin. dapat dirasakan adanya krepitasi pada tulang kepala janin. Auskultasi Baik memamakai setetoskop monoral maupun dengan Deptone akan terdengar DJJ. I. 7. bila diperlukan pada keadaan gangguan persalinan bahu pada anak yan besar. Dengan palpasi yang teliti.Letak lintang mempunyai dan merupakan kedudukan yang sulit untuk dapat lahir normal pervaginam. 4. PENANGANAN PERTOLONGAN PERTOLONGAN PERSALINAN IUFD Penangan umum¬ . 5. Pertolongan persalinan dengan kleidotomi Kleidotomi adalah memotong tulang klavikula (tulang selangka) sehingga volume bahu mengecil untuk dapat melahirkan bahu. oleh karena itu kematian janin tidak layak dilkukan dengan seksio sesaria kecuali pada keadaan khusus seperti plasenta previa totalis. yang biasanya dapat terlihat terutama pada ibu yang kurus. Perslinan di lakukan dengan jalan dekapitasi yaitu dengan memotong leher janin sehingga badan dan kepala janin dapat di lahirkan. Atau wanita belakangan ini merasakan perutnya sering menjadi keras dan merasakan sakit seperti mau melahirkan. Anamnesis Ibu tidak merasakan gerakan janin dalam beberapa hari. DIAGNOSIS 1. kesempitan panggul absolute. 2.

USG adalah sarana penunjang diagnostic yang baik untuk memastikan− kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda hidup: tidak ada denyut jantung janin. Jika pemeriksaan radiologic tersedia. berikan antibiotic untuk metritis− Jika tes pembekuan sederhana lebih dari 7 menit atau bekuan mudah pecah. perlu dibicarakan dengan pasien dan keluarganya sebelum keputsan diambil. dapat di ulani sesudah 6 jam− Jika tidak ada respon sesudah 2x25mcg misoprotol. BAB III . naikan dosis menjadi 50mcgmenjadi setiap 6 jam. hiperfleksi kolumna. tungg hilangnya pengaruh obat. Tandatandanya berupa overlapping tulang engkorak.− Penanganan pada masa persalinan¬ Kematian janin− Kematian dapat terjadi akibat gangguan pertumbuhan janin.− Bila DJJ tidak terdengar minta beberapa orang mendengarkan menggunakan setetoskop dopler. o Jika serviks belum mtang. Catatan: janagan lakukan amniotomi Karena beresiko infeksi. Bila pilihan penangasalinan nan adlah akspetif: o Tunggu persalinan spontan hingg dua minggu o Yakinkan bahwa 90% persalinan spontan akan terjadi tanpa komplikasi. waspadai koagulopati− Berikan kesempatan kepada ibu dan keluarganya untuk melihat dan melakukan berbagai kegiatan ritual bagi janin yang meninggal tersebut. kemudian nilai ulang.− Catatan: jangan biarkan lebih dari 50mcg setiap kali dan jangan melebihi 4 dosis Jika ada tanda infeksi. Dukungan mental emosional perlu diberikan kepada pasien selalu− didampingi oleh orang terdekatnya. Yakinkan bahwa besar kemungkinan dapat jhir per vaginal. lakukann induksi persalinan dengan oksitosin atau prostaglandin. gelembung udara didlam jantung dan edema scalp. Pemerikasaan patologi plasenta adalah untuk mengungkapkan adanya patologi plasenta dan infeksi. nilai serviks: o Jika serviks matang. gawat janin.lakukan penaganan aktif o Jika penanganan aktif akan dilakukan. o Jika trombosit dalam 2 minggu menurun tanpa persalinan spontan. trombosit menurun dan serviks belum matang. matangkan serviks dengan misoprostol: Tempatkan misoprostol 25mcg di puncak vagina. konfirmasi kematian janin setelah lima hari.Berikan dukungan emosional pada ibu− Nilai DJJ− Nilai ibu mendapa sedative. ukuran kepala janin dan cairan ketuban berkurang. Pilihlah cra persalinan dapat secara aktif dengan induksi maupun ekspektatif. Persalinan dengan seksio sesarea merupakan alternative terakhir Jika persalinan spontan tidak terjadi dalam 2 minggu. lakukan pematangan serviks dengan prostaglandin atau kateter foley. vertebralis. atau kelainan bawaan atau akibat infeksi yang tidak terdiagnosis sebelumnya sehingga tidak terobati.

Etiologi Penyebab iufd antara lain: Faktor plasenta Factor ibu Factor intra partum Factor janin Factor tali pusat Factor predisposisi Factor ibu Factor bayi Factor yang berhubungan dengan kehamilan Tanda dan gejala Ibu tidak merasakan gerakan janin Gerakan janin tidak di rasakan lagi.blog.friendster. Penatalaksanaan IUFD Observasi dalam 2-3 minggu untuk mencari kepastian diagnosa Biasanya selama menunggu. Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu. Pengertian IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar. 2005) 2. 70-90 % akan terjadi persalinan spontan Bila belum partus. SARAN Sebagai tenaga kesehatan dalam hal ini penolong persalinan alangkah lebih baiknya apabila melaksanakan tugas harus sesuai dendan protaps atau standar pelayanan yang berlaku Mengingatkan kepada keluarga apabila terjadi hal-hal yang tidak normal pada kehamilannya segera memeriksakan kepelayanan kesehatan yang terdekat Sebagai penolong persalinan agar selalu siap dalam menghadapi situasi apapun DAFTAR PUSTAKA http://nisaulya.PENUTUP A.com/id/Askeb_%28Asuhan_Kebidanan%29/IUFD_ . Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas 3. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death). 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono.com/ http://info. KESIMPULAN 1. indikasi untuk induksi persalinan Induksi dan pemberian estrogen untuk mengurangi efek progesterone atau dengan oksitosin drip atau dengan amniotomi B.g-excess.

info http://74.pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Ilmu kebidanan.153.2006.Bari saifudin.blogspot.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo.125.132/search? q=cache:wQKIw67n4gUJ:dokterrosfanty.dkk.dkk.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo.Bari saifudin.com/2009/07/kematian-janin-dalamkandungan-iufd.html+tanda+dan+gejala+iufd&cd=6&hl=id&ct=clnk&gl=id http://ade86.wordpress. Diposkan oleh ASUHAN KEBIDANAN | yiyi di 22:57 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Mengenai Saya URIP KUSWARDANI Lihat profil lengkapku kunjungan Arsip Blog • Daftar Blog Saya ▼ 2010 (6) . Abdul.%28Intrauterin_Fetal_Death%29_Dalam_Kehamilan.com/2009/03/20/pre-neklampsi-episiotomiiufdpost-partumspontan/ Abdul.2002.

8 bulan yang lalu website Search Engine Optimization and SEO Tools MAU TAMBAHAN UANG? KILK DISINI .• ASUHAN KEPERAWATAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GLUKOMA .... DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata. penggaungan papil saraf optik dengan defek .. DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata.A.A. 1 minggu yang lalu • o ▼ Juli (4)  polio  askeb IUFD  RUBELLA  hipertensi ► Juni (2) o askep | Jager Blog ASKEP GLUKOMA . penggaungan papil saraf optik dengan defek .

.KLIK DISINI DAPAT UANG Join NegeriAds. Didukung oleh Blogger.Com Feedjit Pengikut Template Simple.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful