ASUHAN KEBIDANAN | yiyi

Jumat, 02 Juli 2010
askeb IUFD
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Kematian bayi dalam kandungan (Intra Uterine Fetal Death)dapat dikarenakan berbagai hal seperti terkena lilitan tali pusat, pendarahan serta akibat tekanan darah tinggi si ibu yang mengandung. Kematian janin dalam kandungan dapat dicegah dengan cara memeriksakan kandungan secara teratur ke dokter. Kalaupun terjadi kelainan pada masa kehamilan, bisa ditanggulangi sedini mungkin. Bayi yang ada dalam kandungan selalu bergerak dan sebagian besar kasus bayi mati dalam kandungan karena kesalahan aktivitas yang dilakukan seperti berolahraga dengan gerakan-gerakan yang cukup giat/berlebihan. Karena itu dianjurkan selama masa kehamilan sebaiknya mengurangi aktivitas yang membahayakan janin dalam kandungan. Hal ini untuk mengantisipasi bayi yang dililit lehernya.Ibu hamil hendaknya selalu berhati-hati jika beraktivitas dan berkonsultasi dengan dokter secara teratur. B. Tujuan Untuk memenuhi salah satu tugas ASKEB IV.¬ Untuk memberikan informasi tentang IUFD pada masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya.¬ Untuk menambah¬ referensi perpustakaan

BAB II TINJAUAN TEORI

Persalinan presipitatus . sering dijumpai baik pada kehamilan dibawah 20 minggu maupun sesudah kehamilan 20 minggu Sebelum 20 minggu : Kematian janin dapat terjadi dan biasanya berakhir dengan abortus. Inkompatability rhesus j. 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono. Infark plasenta c. Partus macet e. Shipilis f. Partus lama c. Kematian janin dalam kandungan (KJDK) atau intra uterine fetal deadth (IUFD). Solusio plasenta d. Faktor intrapartum a. Sesudah 20 minggu : Biasanya ibu telah merasakan gerakan janin sejak kehamilan 20 minggu¬ dan seterusnya. Preeklampsi dan eklampsi c. ETIOLOGI Penyebab IUFD antara lain: 1. Penyakit paru atau TBC i.A. Insufisiensi plasenta b. Hipertensi h. Plasenta previa 2. AIDS 3. Diabetes mellitus b.¬ Bila hasil konsepsi yang sudah mati tidak dikeluarkan dan tetap tinggal dalam rahim disebut missed abortion. Penyakit jantung g. Apabila wanita tidak merasakan gerakan janin dapat disangka terjadi kematian dalam rahim. Polihidramnion dan oligohidramnion e. Faktor plasenta a. PENGERTIAN IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar. B. Anastesi d. Nefritis kronis d. Perdarahan antepartum b. Faktor ibu a. 2005) IUFD atau stilbirth adalah kelahiran hasil konsepsi dalam keadaan mati yang telah mencapai umur kehamilan 28 minggu (atau berat badan lahir lebih atau sama dengan 1000gr) IUFD Adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan.

sehingga tidak bisa diketahui penyebab hidrops fetalis. terang Nasdaldy.B." Biasanya kalau sudah demikian. Persalinan sungsang g. Faktor janin a. Kelainan bawaan d. dapat terjadi hidrops fetalis. maka tak ada manfaatnya kehamilan dipertahankan. menjadi rhesus positif. antara lain pembengkakan pada perut akibat terbentuknya cairan berlebih dalam rongga perut (asites). maka tubuh janin akan membengkak. karena gerakannya berlebihan. Karena itu. atau kelainan genetik. janin tak akan tertolong lagi.O. pembengkakan kulit janin." Sayangnya. Bisa karena kelainan darah. yang ditandai gerakan "liar". Sebenarnya. Prematuritas b. Misalnya. "Biasanya bila kasusnya hidrops fetalis. "Padahal dengan mengetahui penyebabnya bisa untuk tindakan pencegahan pada kehamilan berikutnya." Kalau janin sampai memberontak. ada berbagai penyebab yang bisa mengakibatkan kematian janin di kandungan." Ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan janin. rhesus. Misalnya. maka pembuluh darah yang mengalirkan plasenta ke bayi jadi tersumbat.¬ Akan timbul masalah bila ibu memiliki rhesus negatif. Karena memang janinnya pasti mati. diantaranya: Ketidakcocokan rhesus darah ibu dengan janin. maka tali pusat yang menghubungkan janin dengan ibu akan terpelintir. Obat-obatan 4. suatu reaksi imunologis yang menimbulkan gambaran klinis pada janin. hidrops fetalis merupakan manifestasi dari bermacam penyakit. seringkali tidak dilakukan otopsi pada janin yang mati tersebut. Vassa praevia d. "Yang kerap terjadi antara golongan darah anak A atau B dengan ibu bergolongan O atau sebaliknya. entah itu karena kekurangan oksigen.¬ Gerakan bayi dalam rahim yang sangat berlebihan. terlebih satu arah saja. biasanya karena kebutuhannya ada yang tidak terpenuhi. darah ibu dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. pada saat masih dalam kandungan.¬ Terutama pada golongan darah A. terutama jika terjadi gerakan satu arah saja. atau makanan. Lilitan tali pusat c. Perdarahan otak 5. Tali pusat pendek Kecuali itu. maka ibu akan membentuk zat antibodinya. "Akibatnya antara ibu dan janin mengalami ketidakcocokan rhesus.f. harus segera dilakukan tindakan yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan janin. Faktor tali pusat a. Kalau tali pusat terpelintir." Sebab. sementara bapak rhesus positif. . Sehingga anak akan mengikuti yang dominan. Akibat penimbunan cairan yang berlebihan tersebut." Ketidakcocokan ini akan mempengaruhi kondisi janin tersebut. Postmaturitas c. "Bahkan darahnya pun bisa tercampur air. penumpukan cairan di dalam rongga dada atau rongga jantung. Prolapsus tali pusat b. dan lain-lain. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya. Gerakan sangat "liar".

dengan aktivitas berlebihan." Trauma saat hamil. kelainan genetik berat trisomy." Kelainan bawaan bayi. Trauma terjadi. PATOFISIOLOGI Janin bisa juga mati di dalam kandungan (IUD) karena beberapa factor antara lain gangguan gizi dan anemia dalam kehamilan. maka sebaiknya aktivitas ibu jangan berlebihan. seperti infeksi akibat bakteri maupun virus.¬ Trauma bisa mengakibatkan terjadi solusio plasentae atau plasenta terlepas.apakah oksigen dan gizinya cukup? Kalau ibu punya riwayat sebelumnya dengan janin meninggal. factor ibu (High Risk Mothers) a.¬ Kelainan bawaan pada bayi sendiri. karena anemia adalah kejadian kekurangan FE maka jika ibu kekurangan Fe dampak pada janin adalah irefersibel. "Benturan ini bisa saja mengenai pembuluh darah di plasenta. Akhirnya aliran darah ke bayi pun jadi tak ada. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar terinfeksi." Sebab. misalnya." Infeksi pada ibu hamil. paritas pertama atau paritas kelima atau lebih e. jarang sekali dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. ungkap Nasdaldy. tinggi dan BB ibu tidak proporsional f. Kelainan kromosom. sehingga janin relatif kekurangan. bisa engakibatkan kematian di kandungan. umur ibu yang melebihi 30 tahun atau kurang dari 20 tahun d. entah karena kecelakaan atau pemukulan. FAKTOR PREDISPOISISI 1. status social ekonomi yang rendah b.¬ Salah satu contohnya preeklampsia dan diabetes. risikonya juga tinggi. "Bahkan demam tinggi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin tak tahan akan panas tubuh ibunya. Kerja organ – organ maupu aliran darah janin tidak seimbang dengan pertumbuh janin ( IUGR) D. Begitu pula dengan anemia. "Sebab. sehingga timbul perdarahan di plasenta atau plasenta lepas sebagian. Itulah mengapa pada ibu hamil perlu dilakukan cardiotopografi (CTG) untuk melihat kesejahteraan janin dalam rahim.hal tersebut menjadi berbahaya karena suplai makanan yang di konsumsi ibu tidak mencukupi kebutuhan janin. yaitu dari otopsi bayi. maka gizi dan zat makanan hanya dikonsumsi ibunya sendiri. Kecuali kalau memang ada keganjilan dalam kehamilan tersebut yang dicurigai sebagai kelainan kromosom. kehamilan di luar perkawinan . seperti jantung atau paru-paru. "Selain biayanya mahal." Berbagai penyakit pada ibu hamil.¬ Ibu hamil sebaiknya menghindari berbagai infeksi. juga bisa lahir prematur. "Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian udah terjadi. misalnya.¬ Bisa disebut penyakit bawaan. Sehingga pertumbuhan janin terhambat dan dapat mengakibatkan kematian. tingkat pendidikan ibu yang rendah c. C. karena benturan pada perut.

ϖ 2. Solusio plasenta Gerakan janin dan DJJ tidak ada . ganggguan gizi dan anemia dalam kehamilan i. Nyeri perut hilang timbul atau menetap Perdarahan pervaginam sesudah hamil 22 minggu. polihidramnion e. kehamilan lama g. kemudian nilai ulang. Gawat janin atau DJJ tidak terdengar. Bila DJJ cenderung turun saat janin bergerak. kehamilan tanpa pengawasan antenatal h.lihat penatalaksanaan DJJ abnormal. inkompatibilitas golongan darah f. maka janin dapat dikatakan normal.ϖ Bila DJJ tidak terdengar. pastikan adanya kematian janin dengan stetoskop ( Doppler). abrupsio plasenta b.ϖ Bila ibu mendaptkan sedatif. factor Bayi (High Risk Infants) a.berarti bayi tidur. bayi dengan infeksi antepartum dan kelainan congenital b. bayi dalam keluarga yang mempunyai problema social 3. TANDA DAN GEJALA 1. bayi dengan diagnosa IUGR (Intra Uterine Growth Retardation) c. Syok Uterus tegang / kaku.ϖ Rangsang janin dengan rangsangan suara (bel) attau denganϖ menggoyangkan perut ibu sehingga ibu merasakan gerakan janin. factor yang berhubungan dengan kehamilan a. pre eklamsi / eklamsi d. genitourinaria E. maka dapat disimpulkan adanya gawat janin. riwayat inkompatibilitas darah janin dan ibu 2. tunggu hilangnya pengaruh obat. Bila DJJ meningkat frekuensinya sesuai dengan gerakan janin. Ibu tidak merasakan gerakan janin Diagnosis : Nilai DJJ. diabetes j. ibu dengan riwayat kehamilan / persalinan sebelumnya tidak baik seperti bayi lahir mati j. plasenta previa c.g.ϖ Bila DJJ abnormal. kehamilan ganda h. infeksi i.ϖ Bila DJJ baik. Gerakan janin tidak dirasakan lagi Diagnosis : Gejala dan tannda selau ada Gejala dan tanda kadang – kadang ada Diagnosis kemungkinan Gerakan janinberkurang atau hilang.

¬ Dapat terjadi koagulopati bila kematian janin berlangsung lebih dari 2 minggu. trauma jalan lahir dan yang paling berat ruptira uteri( pecah robeknya jalan lahir).¬ Pemeriksaan HCG urin menjadi negatif.¬ Keluhan ibu n.¬ Dapat terjadi infeksi bila ketuban pecah.Dngan kemajuan pengawasan antenatal yang baik dan system rujukan ke tempat yang lebih baik .bahkan jiniin mengecil sehingga TFU menurun. Pertolongan persalinan dengn dekapitasi .Perdarahan Nyeri perut hebat Syok Perut kembung / cairan bebas intra abdominal Kontur uterus abnormal Abdomen nyeri Bagian – bagian janin teraba Denyut nadi bu cepat Rupture uteri Gerakan janin berkurang atau hilang DJJ abnormal(<100/menit atau >140/ menit) Cairan ketuban bercampur mekonium Gawat janin Gerakan janin / DJJ hilang Tanda – tanda kehamilan berhenti Tinggi fundus uteri berkurang Pembesaran uterus berkurang Kematian janin F. PENILAIAN KLINIK Pertumbuhan janin (-). Bahaya tindakan proferasi dan kraniioklasi adalah perdarahan infeki. JENIS – JENIS PERSALINAN UNTUK JANIN MATI Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh. Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas. Jenis – jenis pertolongan persalinan untuk janin mati¬ 1. 2.¬ G.¬ Berat badan ibu menurun. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu. maka tindakan proferasi dan kraioklasi sudah jarang dilakukan.¬ Bunyi DJJ tidak terdengar dengan stetoskop dan pastikan dengan Doppler. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death).¬ Tulang kepala kolaps. Pertolongan persalinan dengan perforasi kronioklasi Perforasi kronioklasi merupakan tindakan beruntun yang dilakukan pada bayi yang meninggal di dalam kandunagan untuk memperkecil kepala janin dengan perforation dan selanjutnya menarik kepala janin ( dengan kranioklasi) tindakan ini dapat dilakukan pada letak kepala oleh letak sungsang dengan kesulitan persalinan kepala.¬ USG : untuk memastikan kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda kehidupan.¬ Komplikasi :¬ Trauma emosional yang berat menjadi bila watuu antara kematian janin dan persalinan cukup lama.

Reaksi kehamilan Reaksi kehamilan baru negatif setelah beberapa minggu janin mati dalam kandungan. Eviserasi adalah operasi berat yang berbahaya karena bekerja di ruang sempit untuk memperkecil volume janin bahaya yang selalu mengancam adalah perdarahan. 3. H. tidak teraba gerakanan janin. kesempitan panggul absolute. Pertolongan persalinan dengan eviserasi Eviserasi adalah tindakan operasi dengan mengeluarkan lebih dahulu isi perut dan paru (dada) sehingga volume janin kecil untuk selanjutnya di lahirkan. Palpasi Tinggi fundus > rendah dari seharusnya tua kehamilan. I. Ultrasonografi 8. 6. 4. 3. 4. 5. Tidak terlihat DJJ dan gerakan-gerakan janin. PENANGANAN PERTOLONGAN PERTOLONGAN PERSALINAN IUFD Penangan umum¬ . Pertolongan persalinan dengan kleidotomi Kleidotomi adalah memotong tulang klavikula (tulang selangka) sehingga volume bahu mengecil untuk dapat melahirkan bahu.Letak lintang mempunyai dan merupakan kedudukan yang sulit untuk dapat lahir normal pervaginam. Ibu merasakan perutnya tidak bertambah besar. Inspeksi Tidak terlihat gerakan-gerakan janin. Anamnesis Ibu tidak merasakan gerakan janin dalam beberapa hari. atau gerakan janin sangat berkurang. oleh karena itu kematian janin tidak layak dilkukan dengan seksio sesaria kecuali pada keadaan khusus seperti plasenta previa totalis. Auskultasi Baik memamakai setetoskop monoral maupun dengan Deptone akan terdengar DJJ. Dengan palpasi yang teliti. Gegagalan pertolongan pada letak lintang menyebabkan kematian janin. Rontgen Foto Abdomen Adanya akumulasi gas dalam jantung dan pembuluh darah besar janin Tanda Nojosk : adanya angulasi yang tajam tulang belakang janin. bila diperlukan pada keadaan gangguan persalinan bahu pada anak yan besar. 2. yang biasanya dapat terlihat terutama pada ibu yang kurus. Perslinan di lakukan dengan jalan dekapitasi yaitu dengan memotong leher janin sehingga badan dan kepala janin dapat di lahirkan. bahkan bertambah kecil atau kehamilan tidak seperti biasanya. Kleidotomi masih dapat dilakukan pada anak hidup. 7.infeksi dan trauma jalan lahir dengan pengawasan antalnatal yang baik. Atau wanita belakangan ini merasakan perutnya sering menjadi keras dan merasakan sakit seperti mau melahirkan. situasi kehamilan dengan letek lintang selalu dapat di atasi dengan versi luar atau seksio sesaria. dapat dirasakan adanya krepitasi pada tulang kepala janin. DIAGNOSIS 1. Tanda Gerhard : adanya hiperekstensi kepala tulang leher janin Tanda Spalding : overlaping tulang-tulang kepala (sutura) janin Disintegrasi tulang janin bila ibu berdiri tegak Kepala janin kelihatan seperti kantong berisi benda padat.

USG adalah sarana penunjang diagnostic yang baik untuk memastikan− kematian janin dimana gambarannya menunjukan janin tanpa tanda hidup: tidak ada denyut jantung janin. BAB III .Berikan dukungan emosional pada ibu− Nilai DJJ− Nilai ibu mendapa sedative. Tandatandanya berupa overlapping tulang engkorak. nilai serviks: o Jika serviks matang. lakukann induksi persalinan dengan oksitosin atau prostaglandin. dapat di ulani sesudah 6 jam− Jika tidak ada respon sesudah 2x25mcg misoprotol. vertebralis. Catatan: janagan lakukan amniotomi Karena beresiko infeksi. Jika pemeriksaan radiologic tersedia. tungg hilangnya pengaruh obat. matangkan serviks dengan misoprostol: Tempatkan misoprostol 25mcg di puncak vagina. perlu dibicarakan dengan pasien dan keluarganya sebelum keputsan diambil. ukuran kepala janin dan cairan ketuban berkurang. o Jika trombosit dalam 2 minggu menurun tanpa persalinan spontan. lakukan pematangan serviks dengan prostaglandin atau kateter foley. Pilihlah cra persalinan dapat secara aktif dengan induksi maupun ekspektatif. Persalinan dengan seksio sesarea merupakan alternative terakhir Jika persalinan spontan tidak terjadi dalam 2 minggu. berikan antibiotic untuk metritis− Jika tes pembekuan sederhana lebih dari 7 menit atau bekuan mudah pecah.− Penanganan pada masa persalinan¬ Kematian janin− Kematian dapat terjadi akibat gangguan pertumbuhan janin. Yakinkan bahwa besar kemungkinan dapat jhir per vaginal.− Bila DJJ tidak terdengar minta beberapa orang mendengarkan menggunakan setetoskop dopler. hiperfleksi kolumna. Dukungan mental emosional perlu diberikan kepada pasien selalu− didampingi oleh orang terdekatnya. waspadai koagulopati− Berikan kesempatan kepada ibu dan keluarganya untuk melihat dan melakukan berbagai kegiatan ritual bagi janin yang meninggal tersebut. naikan dosis menjadi 50mcgmenjadi setiap 6 jam. gawat janin. konfirmasi kematian janin setelah lima hari.lakukan penaganan aktif o Jika penanganan aktif akan dilakukan. gelembung udara didlam jantung dan edema scalp. trombosit menurun dan serviks belum matang.− Catatan: jangan biarkan lebih dari 50mcg setiap kali dan jangan melebihi 4 dosis Jika ada tanda infeksi. Pemerikasaan patologi plasenta adalah untuk mengungkapkan adanya patologi plasenta dan infeksi. Bila pilihan penangasalinan nan adlah akspetif: o Tunggu persalinan spontan hingg dua minggu o Yakinkan bahwa 90% persalinan spontan akan terjadi tanpa komplikasi. o Jika serviks belum mtang. atau kelainan bawaan atau akibat infeksi yang tidak terdiagnosis sebelumnya sehingga tidak terobati. kemudian nilai ulang.

indikasi untuk induksi persalinan Induksi dan pemberian estrogen untuk mengurangi efek progesterone atau dengan oksitosin drip atau dengan amniotomi B.friendster. Golongan lV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas 3.PENUTUP A. Etiologi Penyebab iufd antara lain: Faktor plasenta Factor ibu Factor intra partum Factor janin Factor tali pusat Factor predisposisi Factor ibu Factor bayi Factor yang berhubungan dengan kehamilan Tanda dan gejala Ibu tidak merasakan gerakan janin Gerakan janin tidak di rasakan lagi. 70-90 % akan terjadi persalinan spontan Bila belum partus. 1998) IUFD adalah kematian hasil konsepsi sebelum dikeluarkan dengan sempurna dari rahim ibunya tanpa memandang tuanya kehamilan (Sarwono. Kematian janin dapat di bagi menjadi 4 golongan: Golongan l : Kematian sebelum masa hamil mencapai 20 minggu penuh. Penatalaksanaan IUFD Observasi dalam 2-3 minggu untuk mencari kepastian diagnosa Biasanya selama menunggu. SARAN Sebagai tenaga kesehatan dalam hal ini penolong persalinan alangkah lebih baiknya apabila melaksanakan tugas harus sesuai dendan protaps atau standar pelayanan yang berlaku Mengingatkan kepada keluarga apabila terjadi hal-hal yang tidak normal pada kehamilannya segera memeriksakan kepelayanan kesehatan yang terdekat Sebagai penolong persalinan agar selalu siap dalam menghadapi situasi apapun DAFTAR PUSTAKA http://nisaulya.g-excess. Pengertian IUFD adalah keadaan tidak adanya tanda-tanda kehidupan janin dalam kandungan baik pada kehamilan yang besar dari 20 minggu atau kurang dari 20 minggu (Rustam Muchtar.com/id/Askeb_%28Asuhan_Kebidanan%29/IUFD_ . 2005) 2. KESIMPULAN 1. Golongan ll : Kematian sesudah ibu hamil 20 minggu hingga 28 minggu.com/ http://info. Golongan lll :Kematian sesudah kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death).blog.

%28Intrauterin_Fetal_Death%29_Dalam_Kehamilan.Bari saifudin.pelayanan kesehatan maternal dan neonatal.dkk. Ilmu kebidanan.125.com/2009/03/20/pre-neklampsi-episiotomiiufdpost-partumspontan/ Abdul.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo. Abdul.info http://74.wordpress.153.blogspot. Diposkan oleh ASUHAN KEBIDANAN | yiyi di 22:57 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Mengenai Saya URIP KUSWARDANI Lihat profil lengkapku kunjungan Arsip Blog • Daftar Blog Saya ▼ 2010 (6) .html+tanda+dan+gejala+iufd&cd=6&hl=id&ct=clnk&gl=id http://ade86.Bari saifudin.2002.jakarta:yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo.dkk.2006.132/search? q=cache:wQKIw67n4gUJ:dokterrosfanty.com/2009/07/kematian-janin-dalamkandungan-iufd.

. 1 minggu yang lalu • o ▼ Juli (4)  polio  askeb IUFD  RUBELLA  hipertensi ► Juni (2) o askep | Jager Blog ASKEP GLUKOMA .• ASUHAN KEPERAWATAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GLUKOMA . penggaungan papil saraf optik dengan defek ..A. DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata. DEFINISI Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata.. penggaungan papil saraf optik dengan defek ..A. 8 bulan yang lalu website Search Engine Optimization and SEO Tools MAU TAMBAHAN UANG? KILK DISINI .

Com Feedjit Pengikut Template Simple.KLIK DISINI DAPAT UANG Join NegeriAds. . Didukung oleh Blogger.