P. 1
Doc

Doc

|Views: 7,901|Likes:
Published by MAliAkbar

More info:

Published by: MAliAkbar on May 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2013

pdf

text

original

NO Q (m3

/s) FHP (Hp) HPL (Hp) HPH (Hp) BHP (Hp) η (%)

1

0.03

39.76

4.86

9.621

63.14

62.97

2

0.04

54.81

6.35

9.3

80.04

67.80

3

0.05

70.08

7.76

7.99

96.05

72.96

4

0.06

85.15

9.12

6.11

111.20

76.57

5

0.07

99.61

10.40

4.13

125.54

79.34

6

0.08

113.05

11.62

2.5

139.11

81.26

7

0.09

125.07

12.77

1.67

151.97

82.29

8

0.0946 130.00

13.27

1.68

157.64

82.47

9

0.1

135.32

13.85

2.09

164.13

82.40

10 0.11

143.18

14.87

4.21

175.66

81.51

11 0.12

148.44

15.81

8.49

186.59

79.55

12 0.13

150.64

16.69

15.38

196.97

76.59

13 0.14

149.36

17.5

25.32

206.84

72.21

14 0.15

144.19

18.25

38.77

216.24

66.68

15 0.16

134.71

18.93

56.19

225.21

59.81

16 0.17

120.52

19.54

78.01

233.80

51.54

17 0.18

101.21

20.08

104

242.05

40.80

177

Gambar 8.2 Grafik hubungan antara kapasitas pompa (Q) dengan head pompa (H)

pada putaran 3000 rpm

Gambar 8.3 Grafik hubungan antara kapasitas pompa (Q) dengan efisiensi (η)

pada putaran 3000 rpm

0

20

40

60

80

100

120

140

160

180

0

0.02

0.04

0.06

0.08

0.1

0.12

0.14

Kapasitas n(m3/s)

Head (m)

Head Teoritis Euler (m)
head Teoritis (m)
head Actual (m)

0

0.02

0.04

0.06

0.08

0.1

0.12

0.14

0.16

0.18

0.2

0

50

100

150

200

250

300

Brake Horse Power (BHP)

Kapasitas (Q)

178

Gambar 8.4 Grafik hubungan antara kapasitas pompa (Q) dengan BHP (HP)

pada putaran 3000 rpm

Berdasarkan gambar diatas efisiensi (η) sangat dipengaruhi kapasitas (Q).

Efisiensi sangat dipengaruhi oleh daya kuda fluida (FHP, sedangkan daya kuda

fluida dipengaruhi head aktual (Hact). Head aktual sendiri sangat dipengaruhi oleh

besarnya kerugian hidrolis (Hh). Berdasarkan gambar 8.1 Hh mempunyai nilai

terkecil saat hs = hfd, denga hh yang kecil maka Hact akan maksimum, dengan Hact

yang maksimum maka FHP akan maksimum pula yang pada akhirnya η akan

maksimum. Semakin besar Q maka semakin besar pula perbedaan hs dan hfd,

akibatnya η akan menurun, demikian juga sebaliknya.

0

10

20

30

40

50

60

70

80

90

0 0.02 0.04 0.06 0.08 0.1 0.12 0.14 0.16 0.18

Kapasitas ( m3/s)

Efesiensi (%)

179

180

Gambar 8.5 Grafik hubungan antara kapasitas (Q) GPM dengan head (m) pada
putaran 3000 rpm

Gambar 8.6 Grafik hubungan antara kapasitas (Q) m3

/s dengan head (m) pada

putaran 3000 rpm

75

80

85

90

95

100

105

110

0

300

600

900

1200

1500

1800

2100

Kapasitas (Q) GPM

Head (H)

Hsistem/tingkat
H pertingkat

75

80

85

90

95

100

105

110

0

0,02

0,04

0,06

0,08

0,1

0,12

0,14

Kapasitas (Q) m3/s

Head (H)

Hsistem/tingkat
H pertingkat

181

Berdasarkan gambar diatas, Hact akan naik seiring dengan bertambahnya

kapaitas (Q), tetapi setelah sampai puncaknya akan turun kembali. Hal tersebut

dikarenakan pada kapasita yang rendah, kecepatan spesifik (nsq) akan rendah pula.

Berdasarkan tabel 3.3, dengan kecepatan spesifik yang rendah maka efesiensi

hidrolis (η0 akan rendah pula, akibatnya head teoritis (Hh) akan naik. Head teoritis

yang tinggi mengakibatkan head aktual (Hact) akan tinggi pula, tetapi apabila

kapasitas terus meninggi maka rugi – rugi yang terjadi akan semakin besar, hal ini

dapat dibuktikan dengan melihat gambar 8.1 dimana semakin besar kapasitas

maka perbedaan shock loss (hs) dan friction and difusion loss (hfd) semakin besar,

akibatnya rugi – rugi hidrolis (hh) semakin besar pula.berdasrkan persamaan 8.3,

kerugian hidrolis (hh) yang tinggim mengakibatkan head aktual (Hact) yang

rendah.

Gambar diatas juga menunjukkan head sistem memotong didua titik, kedua

titik perpotongan tersebut diseburt titik operasi. Terjadinya dua titik operasi pada

gambar diatas dikarenakan rugi – rugi yang terjadi mempengaruhi besarnya head

sistem, dimana dengan kapasitas (Q) yang rendah akan membuat head aktual

rendah, dan seiring dengan meningkatnya kapasitas (Q) rugi – rugi akan

meningkat pula, tetapi head aktual (Hact) akan menurun sebagaimana telah

dijelaskan sebelumnya.

182

182

BAB IX

PENUTUP

Bab terakhir pada skripsi kali ini berisi rangkuman hasil perhitungan

perancangan pompa yang akan digunakan untuk melayani kebutuhan amine di

fasilitas pemurnian gas alam di Sumur Gas Merbau Sumbagsel Sumatra Selatan,

adapun kesimpulannya adalah sebagi berikut :

1. Fluida

Fluida yang dipompa adalah lean amine yaitu larutan amine yang

tidak mengadung CO2. dengan temperature 1220

C dan berat spesifik

1028 kg/m3
.

2. Pompa

Pompa yang dirancng adalah pompa sentrifugal bertingkat banyak

(lima tingkat ) dengan isapan tunggal berkapasita 0.0946 m3

/s

dengan head total 496 m serta memiliki poros mendatar.

3. Impeller

Impeller yang dipakai adalah impeller jenis single curvature bertipe

radial tertutup yang terbuat dari bahan perunggu fosor cor PBC 2B

cetakan logam menurut standar JIS H 5113,adapun dimensinya

adalah :

a) Diameter lubang poros ( dsh )

: 65 mm

b) Diameter hub depan ( dh )

: 85 mm

c) Diameter hub belakang ( dh’ )

: 97.5 mm

d) Diameter sisi masuk (d1)

: 130 mm

183

e) Sudut sisi masuk sudu (β1)

: 19.5o

f) Lebar sisi masuk sudu (b1)

: 50 mm

g) Diameter sisi keluar ( d2 )

: 270 mm

h) Sudut sisi keluar ( β2 )

: 30°

i) Lebar sisi keluar ( b2 )

: 25 mm

j) Tebal sudu ( s1 = s2 )

: 5 mm

k) Jumlah sudu ( z )

: 8 buah

l) Tebal dinding ( shroud ) depan

: 6 mm

4. Difuser

Difuser yang dirancang terbuat dari perunggu fosfor cor dengan

dimensi sebagai berikut:

a) Diameter dalam : 275 mm

b) Diameter luar

: 400 m

c) Tebal sudu

: 5 mm

d) Jumlah

: 8 sudu

5. Sudu pengarah balik

Sudu pengarah balik dalam skripsi ini mempunyai ukuran :

a) Diameter dalam : 400 mm

b) Diameter luar

: 150 m

c) Tebal sudu

: 3 mm

d) Jumlah

: 12 sudu

6. Rumah pompa

182

184

Rumah pompa/casing terbuat dari bahan besi tuang kelabu (FC 20)

dengan ketebalan 10 mm.

7. Poros

Poros dirancang bertingkat dan terbuat dari bahan baja nikel khrom

molibden SAE 4340 dengan panjang total 1280mm, dengan diameter

terkecil 50 mm dan diameter terbesar 65 mm.

8. Kopling

Kopling yang dipilih dalm skripsi kali ini adalah kopling flens luwes

yang terbuat dari bahan besi karbon cor SC 49 sesuai dengan standart

JIS G 5101 dengan dimensi :

A = 200 mm B = 140 mm

C = 100 mm D =

50 mm

F = 18 mm

G = 180 mm

H = 35.5 mm K =

6 mm

L = 71 mm

d = 18 mm

n = 6 buah

9. Bantalan

Bantalan yang dipakai dalam perancangn kali ini adalah bantalan rol

silinder jenis NU311EC. Bantalan ini digunakan untuk menahan

beban radial, sedangkan untuk mengatasi beban aksial digunakan

cakram penyeimbang.

10. Efesiensi dan Kavitasi

Berdasarkan hasil perhitungan, pompa yang dirancang memiliki :

185

a) Efesiensi total (ηt)

: 82.8 %

b) Efesiensi volumetric (ηv) : 92.9 %

c) Efesiensi mekanis (ηm)

: 92.8 %

d) Efesiensi hidrolis (ηm)

: 96%

Selanjutnya untuk menghindari kavitasi maka pompa harus dipasang

pada instalasi yang memiliki NPSHA lebih dari 18.31 m

Daftar Pustaka

Austin, C., H., Zulkifli, H., Pompa dan Blower Sentrifugal, Erlangga, Jakarta,
1990.

Dietzel, F., Turbin Pompa dan Kompresor, Erlangga, Jakarta, 1992.

Doborovolsky, V., Machine Element, Foreign Languages Publishing House,
Moscow.

Karrasik I., J., Krutzch,W., Cincin, Warren F., Messina J., H., Pump Handbook,
2nd

edition, Mc Graw Hill Company, USA, 1978

Khetgurov M. Marine Auxiliary Machine System, Peace Publisher, Moskow

Lazarkiewics, S., Tronskolanski, A., T., Impeller Pump, Widawnicta Naukowo-
Techniczne, Warszawa, 1965.

Makalah Seminar "Pengenalan Gas Alam Lapindo Brantas, Inc. Untuk Kawasan
Industri" oleh Faiz Shahab, Hyatt Hotel Surabaya, 18 April 2001

Matley,J., Fluid Movers, McGraw-Hill Publication Co. New York,1979

Sato G.T, Sugiarto, Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, PT Pradnya
Paramita, Jakarta, 2000

SKF Catalogue, copy right 1981

Spott M.F., Design Of Machine Element, 2nd

Edition, Prentice Hall, New York,

1953

186

Stepanoff, A., J., Centrifugal and Axial Flow Pumps, John Willey and Sons,
New York, 1957.

Sularso, Suga Kyokatsu, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin,
P.T. Prandya Paramitha, Jakarta, 1987.
Sularso, Tahara, Pompa dan Kompresor, PT Pradnya Paramita, Jakarta, 2000

Tyler G Hicks, T. W. Edwards, Pump Application Engineering, McGraw-Hill
Book Company.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->