25APRIL/113

I.TECHNICAL TERMINOLOGI 1.Electric (listrik) Peristiwa berpindahnya elektron – elektron bebas dari satu atom ke atom yang lain dalam sebuah konduktor akibat pengaruh luar. 2.Voltage (V - Volt) Gaya yang mengakibatkan terjadinya arus listrik. Terjadinya tegangan akibat adanya beda potensial, arus listrik akan mengalir dari tegangan tinggi ke tegangan yang lebih rendah. Satuan tegangan listrik disebut “ Volt “ dan disimbolkan “ V “. 3.Current (I - Ampere) Arus adalah jumlah muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik tertentu pada sebuah penghantar selama satu detik. I = Q/t Coloumb/detik. I = Arus( Ampere ). Q= Muatan listrik( Coloumb ). t = Waktu( detik ). 4.Resistance (R – ?) Sifat yang menghambat aliran arus listrik. Hambatan suatu penghantar dikatakan mempunyai nilai 1 ? bila besarnya hambatan tersebut menyebabkan mengalirnya arus sebesar 1 ampere, saat kedua ujung kawat penghantar tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan sebesar 1 volt ( pada temperature konstan ). 5.Electric Power ( W – Watt) Jumlah usaha listrik yang dihasilkan atau dihilangkan dan besarnya sesuai dengan usaha yang digunakan dalam periode waktu satu detik. 1 watt menunjukkan tenaga yang membutuhkan arus sebesar 1A pada tegangan 1V dalam periode waktu satu detik. 6.AC/DC Alternating Current (Arus bolak – balik) adalah arus yang mengalir dalam arah yang berubah - ubah. Dimana masing - masing terminal polaritasnya selalu berubah - ubah. Pada selang waktu tertentu menjadi positif dan bisa berubah lagi menjadi negatif. Contoh sumber arus yang menghasilkan arus bolak–balik adalah alternator (AC generator), PLN dan lain lain. Direct current (Arus searah) adalah arus yang mengalir dengan arah yang tetap (konstan), dimana masing - masing terminal selalu tetap polaritasnya. Misalkan sebagai kutub (+) selalu menghasilkan polaritas positif dan pada kutub (-) akan selalu menghasilkan polaritas negatif.

. terutama karena goncangan.Open Circuit – Disconnection – loss contact Suatu kondisi dimana arus tidak dapat mengalir karena terlepasnya sambungan connector antara male dan femalenya atau kabel putus.Jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet.Conductor = ---- . 8.Kaidah tangan kanan & kiri ( Hukum Flemming ) Kaidah Tangan Kiri Flemming.7.Hukum Ohm Arus (I) yang mengalir melalu dua titik “a“ dan “b“ dalam suatu konduktor (kawat penghantar) adalah berbanding lurus dengan tegangan (V) dan berbanding terbalik dengan hambatan (R) Kalau dirumuskan : V I R 10. dikarenakan adanya hubungan singkat antara arus positif dengan chasis. digunakan pada motor listrik . hal ini dapat disebabkan adanya kabel yang terkelupas karena gesekan atau terjadi penyimpangan langkah repair : mengelupas kabel atau menyambung tanpa isolator yang baik. 12. (Min 1M?) 9. . Vd pada masing masing hambatan sama dengan V battery.Short Circuit Jenis kerusakan pada system kelistrikan unit. sehingga terjadi over capacity pada fuse dan fuse menjadi putus.Jari tengah menunjukkan arah arus induksi. .Voltage Drop (Vd) Tegangan yang digunakan (hilang) saat melewati hambatan dan pada rangkaian serie. gesekan atau clamping harness tidak kuat. atau lock connector sudah rusak. sehingga terjadi keabnormalan pada system unit. Sedangkan pada rangkaian parallel. digunakan pada generator listrik . . 11. Kaidah Tangan Kanan Flemming.Jari tengah menunjukkan arah arus yang mengalir pada konduktor.Ibu jari menunjukkan arah gaya gerak magnet pada konduktor.Ibu jari menunjukkan gerak konduktor. besarnya voltage drop (Vd) dipengaruhi oleh besarnya arus (I) yang mengalir dan besar hambatan (R) yang dilalui.Jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet.

Electromagnet Medan magnet yang ditimbulkan oleh adanya aliran arus listrik pada sebuah konduktor atau coil.Isolator Material yang tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik. Remanen Magnet adalah magnet buatan dari besi yang dibuat menjadi magnet dengan cara tertentu (misal mengalirkan arus listrik pada coil) dan hanya dapat menyimpan kemagnetannya sementara atau kemagnetan akan segera hilang.Permanent/Remanent Magnet Magnet Permanen adalah magnet buatan dari besi yang dibuat menjadi magnet dengan cara tertentudan dapat menyimpan kemagnetannya dengan baik (lama). 18. sehingga total arus menjadi besar (penjumlahan kuat arus [I] ) tanpa terjadi kenaikan tegangan [V]. 17.Pararel Circuit Paralel circuit battery adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk menggabungkan beberapa battery pada terminal yang sama menjadi satu sumber tegangan. 16. 13. karena total resistance [Rtotal] menjadi lebih besar (penjumlahan nilai resistor [R]. sehingga kuat arus [I] yang mengalir menjadi lebih kecil. sehingga total tegangan [Vtotal] menjadi lebih besar (penjumlahan tegangan [V] ) tanpa terjadi kenaikan arus [I]. Paralel circuit resistor adalah suatu rangkaian dengan titik percabangan yang dibagi menjadi beberapa jalur resistor. maka disekeliling konductor akan timbul medan magnet dapat ditentukan menurut aturan tangan kanan . karena atom – atomnya mempunyai jumlah elektron lebih kecil dari 4 pada lintasan ( kulit ) terluar. pada tegangan [V] yang tetap. 19. 15. sehingga kuat arus total [Itotal] yang mengalir menjadi besar (penjumlahan arus [I] yang mengalir pada masing masing resistor [R] ) pada tegangan [V] yang tetap.Series/Pararel Circuit Series-paralel battery adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk menggabungkan beberapa battery pada terminal yang berlawanan kemudian digabungkan dengan sejumlah battery yang dan dihubungkan pada terminal yang sama agar menjadi satu sumber tegangan.Series Circuit Series circuit battery adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk mengabungkan beberapa battery pada terminal yang berlawanan menjadi satu sumber tegangan. karena atom – atomnya mempunyai jumlah elektron lebih besar dari 4 pada lintasan ( kulit ) terluar. Electromagnet mempunyai sifat sebagai berikut : -Bila sebuah konductor dialiri arus listrik.Material yang dapat menghantarkan listrik dengan baik. apabila hal yang menimbulkan kemagnetan dihilangkan (arus dihilangkan). sehingga total arus menjadi besar (penjumlahan kuat arus [I] ) dengan kenaikan tegangan [Vt]. Series circuit resistor adalah suatu rangkaian beberapa resistor [R] secara berurutan.

battery akan rusak. Tool yang digunakan pada dasarnya terdiri dari variable resistor dengan kapasitas tinggi yang dirangkai seri dengan ampere meter dan parallel dengan voltmeter. saat sebuah konduktor yang berada dalam medan magnet. .-Arah medan magnet yang timbul tergantung dari arah arus yang melewati konduktor tersebut. maka pada gulungan / coil tersebut akan timbul medan magnet.Final terminal Voltage Batas tegangan (V) battery yang diijinkan pada saat discharging. Jika battery full charged digunakan terus menerus tanpa recharge. . makin besar medan magnet yang timbul -Bila gulungan / coil dialiri arus listrik. sehingga dapat menunjukkan kondisi dalam battery yang sesungguhnya. bila arah arus yang melewati konduktor tersebut berbalik.Garis Gaya Magnet Bila garis . setiap sel).215 pada suhu 27ºC.Memperbesar arus yang mengalir.Memperbanyak jumlah gulungan / coil. Dari pengukuran ini dapat diketahui standard kemampuan battery. maka garis gaya diatas kawat akan bertambah (searah) dan yang dibawah akan berkurang (berlawanan). . Akibatnya konduktor akan terlempar karena adanya garis gaya magnet 21. langsung bisa dibaca arus yang dibebankan dan final terminal voltage dari battery tersebut. 22. 23. -Makin besar arus yang mengalir. Syarat yang harus dipenuhi sebelum test dilakukan. Pada kondisi lain akan menyebabkan hasil pembacaan yang tidak menentu.garis gaya yang dihasilkan oleh magnet dan konduktor digabungkan. maka secara bertahap voltage battery akan semakin turun. antara lain : 1. maka arah medan magnet yang timbul juga akan berbalik.Berat jenis elektrolit tidak boleh kurang dari 1. digerakkan memotong medan magnet tersebut.75 V. -Arah gulungan atau arah arus listrik berubah. Sehingga bila kita gunakan untuk mengetes battery. dan pada batas tertentu voltage battery akan turun secara tiba-tiba dan mencapai Final terminal voltage (+1. 20. -Untuk memperbesar medan magnet dapat dilakukan : .Menambahkan inti besi ke dalam ulungan / coil. Arah medan magnet akan terbalik.High Rate Discharge test High Rate Discharge Test dilakukan untuk memastikan kemampuan battery mengalirkan arus dengan beban. jika proses discharge diteruskan.Gaya Gerak Listrik (GGL) Gaya gerak listrik (timbul arus listrik) yang timbul pada konduktor.

Single & Multi wire Core Single wire core : kabel yang hanya menggunakan satu kawat tembaga sehingga jika diameternya besar.Wire Colour Code Untuk memudahkan pembacaan wiring diagram serta menelusuri wiring harness.90ºF). maka kabel cenderung kaku.6 mm) dengan isolator berwarna putih dengan garis strip hitam dan digunakan untuk system charging dan signal. 28.Temperatur elektrolit battery hanya antara 21ºC . kemudian di angkat dari larutan elektrolit kemudian dicuci dengan air dan dikeringkan. 24. Kemudian plat -plat tersebut diassembling dalam case battery.Self Discharge Berkurangnya kapasitas battery yang disebabkan terjadinya reaksi kimia secara lambat. 27.4V.Wet/Dry Type Battery Wet type battery terdiri dari elemen .Elemen elemen battery ini diisi secara khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat yang direndamkan ke dalam larutan elektrolit lemah.Battery capacity Jumlah listrik yang dapat dihasilkan dengan melepaskan arus (I) secara konstan. maka final terminal voltage battery tidak tetap. Sehingga harus diisi ( charge ) secara periodik Dry type battery terdiri dari plate . 29. cukup diisi elektrolit dan langsung bisa digunakan tanpa charge kembali 25.8 volt.2. battery dry tipe ini pada dasarnya sama seperti dengan battery tipe basah ( Wet Type ). selama battery tidak digunakan atau dalam penyimpanan. Jadi keluar dari pabrik dalam kondisi kering. sampai dicapai Final Terminal Voltage. 30. Kemampuan atau kapasitas battery dinyatakan dalam perkalian besar arus discharge (Ampere) dengan waktu discharge penggunaan (dalam satuan jam) sehingga dinyatakan dalam AH (Ampere Hour). Setelah battery tersebut diaktif ( diisi elektrolit ).32ºC (70ºF .plat itu terisi penuh dengan muatan listrik. Battery ini tidak bisa dipertahankan tetap dalam kondisi full charge.plate (postif & negatif) yang telah diisi penuh dengan muatan listrik. North (Utara) 26. Misal 5WB berarti kabel mempunyai Nonimal Number 5 (diameter kabel 4.elemen yang telah diisi penuh dengan muatan listrik (full charged) dan dalam penyimpanannya telah diisi dengan elektrolit. Setelah plat . Bila temperatur lebih rendah dari batas ini.Polaritas Kutub magnet : South (Selatan) . Multi wire (stranded) core : kabel yang terdiri dari beberapa untaian serabut tembaga yang dipilin menjadi satu. bila pada suhu -18ºC ( 0º F ) hanya sebesar 8.Grounded . berbagai warna dan symbol diberikan pada setiap kabel yang digunakan untuk menunjukkan ketebalan (kapasitas) wire serta aplikasinya dalam system. sehingga lebih lentur dan mudah dalam penggunaan. tapi dalam penyimpanannya tidak diisi dengan elektrolit. Contohnya final terminal voltage battery 12 volt pada temperatur 27º C ( 80ºF ) dengan beban yang telah ditentukan adalah sebesar 10.Sehingga bila battery tersebut akan dipakai.

karena semua body unit sudah menjadi terminal negatif. sehingga untuk mengalirkan arus listrik (setelah melalui lampu.Menghubungkan terminal negatif (-) battery dengan chasis atau body.Rectifier Rangkaian 6 buah dioda yang digunakan pada alternator sebagai penyearah arus. sehingga dapat mempercepat kerusakan battery. 37.Press Fit Suaian sesak saat pemasangan suatu komponen kedalam komponen lainnya. tetapi tidak menggunakan brush sebagai penghubung arus menuju ke field (rotor) coil. dsb 40.Marking Tanda yang diberikan pada suatu komponen untuk mempermudah pemasangan kembali (pemberian tanda pada connector) dan mencegah pekerjaan berulang (pemberian tanda pada kepala bolt) dsb 38. 39. hal ini dapat disebabkan kerusakan pada regulator alternator.Specific Gravity Standard berat jenis elektrolit battery pada temperature standard (20oC) adalah 1. bila berat jenis elektrolit turun mencapai 1. Berat jenis akan turun pada saat battery dipakai (discharge). relay.5 V DC.200. karat. sehingga lebih simple.280. 31.Cleaning Tindakan yang dilakukan untuk membersihkan komponen atau connector dari kotoran. 41. Apabila temperature larutan elektrolit berubah. sebagai pendingin. sehingga arus yang dihasilkan alternator adalah Direct Current (DC) 36. 35.Build In Alternator Alternator yang regulatornya dipasang menempel pada housing alternator. solenoid valve. prinsip kerjanya sama dengan Alternator biasa.Lubricant Pelumas yang digunakan untuk mencegah terjadi keausan. jenis regulator yang digunakan adalah semi conductor.Over Charges Suatu kondisi dimana voltage output alternator melebihi 29.Radial Run out of Commutator . 32. maka battery harus diisi kembali (recharging). sensor dsb) hanya tinggal menghubungkan ke chasis. disamping itu brushless alternator menggunakan Darlington semi-conductor untuk regulatornya. 34.Brush Less Alternator Sebuah komponen yang menghasilkan arus listrik yang digunakan untuk recharge battery. maka standard berat jenis elektrolit battery akan berubah juga. pada sistem kelistrikan unit. misal : bearing dipasang pada shaft. Pada kondisi standard (20oC).

Connection & Disconnection Tindakan yang dilakukan untuk melepas sambungan connector wiring harness dan menyambung kembali.Clearance Celah atau kerenggangan antara dua bidang kontak komponen yang saling berhubungan 46. Engine controller menentukan Preheating Time sesuai dengan temperature air pendingin yang diukur oleh coolant temperature sensor. kemudian diputar. 3. dsb 44. Selama preheating time.Scrapping Pembersihan permukaan komponen dari karat. yang dapat disebabkan keausan pada bearing.Dept of Mica Kedalaman Mica. 1?? II. contoh antara Cylinder Liner dengan Cylinder Block. sehingga akan terbaca pergerakan jarum kea rah + dan -. pengukuran dilakukan menggunakan dial gauge dipasang pada permukaan commutator. arus listrik akan mengalir menuju ribbon heater untuk memanaskan udara yang masuk ke dalam intake manifold. pada kondisi terhubung maka nilai resistancenya max.Glow Plug Glow plug dipasang pada Automatic Priming System.STRUCTURE & FUNCTION 1. 42. System akan memperpendek preheating time dan mengatur secara otomatis sesuai dengan engine coolant temperature saat starting switch di-On-kan. 2. sehingga udara didalam intake manifold menjadi panas. 45.Interference Jarak masuknya shaft ke dalam hole (lubang) pada suaian sesak.Continuity Suatu rangkaian terhubung yang bisa mengalirkan arus listrik. 47.Automatic preheating system dipasang pada engine untuk memudahkan engine distart pada temperature rendah (dibawah 0o-3o C). bekas gasket. sebagai indikasi keausan commutator 43. preheating pilot lamp pada monitor panel akan menyala (ON) dan akan mati (OFF) saat preheating time berhenti. Jika starting switch diposisikan ON. dengan demikian engine lebih mudah untuk hidup saat distart. sehingga udara didalam intake manifold menjadi panas. udara yang masuk kedalam intake manifold akan melewati element pemanas. untuk memanaskan fuel yang diinjeksikan kedalam Intake Manifold oleh APS fuel injection nozzle. sehingga saat preheating time terjadi. .Ribbon Heater Ribbon heater merupakan elemen pemanas yang dipasang pada sisi inlet intake manifold.Penyimpangan putaran arah radial. dengan demikian engine lebih mudah untuk hidup saat distart.

Saat system bekerja. R1. sesuai dengan temperature air pendingin. 11. sehingga mengamankan dan mencegah kerusakan pada heater ribbon. R2.) . C. B. BR.Starting Switch Suatu komponen elektrik berupa switch dan digerakkan secara manual dengan cara memutar kuncinya.Circuit Breaker Suatu komponen yang dipasang pada Preheating system.Timer Suatu komponen elektic yang berfungsi untuk mengatur dan membatasi waktu kerja suatu system. Dengan prinsip kerja membakar fuel didalam intake manifold untuk memanaskan udara yang masuk dalam intake manifold. 5.4. Start. safety relay) dan juga sebagai input signal (ON) untuk controller yang terpasang pada system unit. 7. jumlah fuel yang disemprotkan ditentukan secara otomatis oleh APS controller. 6. Preheat atau OFF dengan cara menghubungkan terminal didalamnya.Heater Relay Heater relay dipasang diatas intake manilod pada Preheating system.Battery Relay ( + . 13.Water Temperature Sensor Sensor yang dipasang pada Thermostat housing dan berupa thermistor yang akan berubah nilai tahanannya (W) sesuai perubahan temperature dan mengirimkan input signal untuk engine controller. Pada dasarnya starting switch berfungsi untuk mengalirkan arus listrik penggerak relay utama (battery relay. dan berfungsi untuk memutuskan arus listrik ke ribbon heater saat arus yang mengalir melebihi kapasitasnya.Indicator Heater Caution lamp yang akan menyala (ON ) saat Preheating Time berlangsung dan akan OFF saat preheating time berhenti. dan pada saat Preheating Time berlangsung .Heater Switch Switch manual yang digunakan untuk mengaktifkan system Preheating 8. 9. untuk memposisikan ON. Fuel dari tank mengalir melalui feed pump FIP.Wiring Diagram Starting System Lihat pada shop manual atau gambarkan basic starting circuit diagram 12. Monitor Panel dan APS controller (optional) 10.APS system digunakan pada daerah yang bertemperature rendah (dibawah 13oC) untuk mempermudah engine hidup saat distart. akan menghubungkan arus listrik dari battery menuju ke ribbon heater. . selanjutnya dihubungkan ke APS fuel circuit. ACC sesuai posisi switchnya. sehingga tegangan dari battery dapat mengalir ke system kelistrikan unit sesuai posisi Starting Switch.

maka jika terjadi torque yang tinggi. E. -Brush & Holder Brush terbuat dari material carbon dan dipasang pada holdernya sebagai penghubung arus dari field coil menuju Armature coil. arus yang masuk melalui terminal BR melewati main coil untuk menimbulkan medan magnet. Sehingga pada dasarnya battery relay berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan battery (sumber tenaga listrik) dengan sistem kelistrikan pada unit. Safety relay didalam system dipasang diantara starting switch dan starting motor. C. -Overunning Clutch & Pinion Overruning clutch akan berputar pada alurnya untuk mendorong pinion agar masuk kedalam kontak kontak gear dengan flywheel. C dan M. overrunning clutch akan slip untuk memutuskan hubungan pinion dengan shaft starting motor (rotor shaft) . B dan E/ground digunakan pada positif grounded sedangkan BR. dan agar kontak brush – commutator selalu rapat. sehingga engine dapat berputar. terdapat spring yang menekan brush. Kemagnetan pada field coil dan armature akan menghasilkan putaran pada rotor shaft. arus listrik yang mengalir ke terminal S akan menimbulkan medan magnet untuk menghubungkan terminal B battery dan terminal C starting motor. -Field Coil / Stator Coil Field coil dipasang menempel pada housing motor. B-. jika engine sudah hidup dan flywheel akan balik memutar pinion.Suatu komponen elektrik berupa relay yang mempunyai beberapa terminal BR. -Armature / Rotor Coil Armature coil yang berada pada rotor shaft sehingga ikut berputar saat motor berputar dan merupakan Remanent magnet yang kemagnetanya terjadi saat terminal B-M berhubungan dan arus listrik mengalir melalui brush-commutator-Armature-commutator-brush-ground. A dan E. akibatnya meskipun starting switch tetap di posisikan START. jika engine sudah hidup dan alternator bekerja.Safety Relay Suatu komponen electric (built-in type) yang mempunyai 5 terminal : B. A/R digunakan untuk negative grounded. maka secara otomatis memutus hubungan terminal B dan C. 15. starting motor tidak bisa bekerja. sehingga tidak ikut berputar dan merupakan Remanent magnet yang kemagnetanya terjadi saat terminal B-M berhubungan dan arus listrik mengalir. S. untuk mencegah hal tersebut. Starting motor berfungsi merubah tenaga listrik menjadi tenaga mekanis (putar) untuk memutar flywheel dan menghidupkan engine. Pada saat starting switch diposisikan ON. B+. Medan magnet tersebut digunakan untuk menarik kontaktor dan menghubungkan salah satu terminal battery (B+ atau B–) dengan starting motor atau chasis (tergantung type battery relaynya). terdiri dari solenoid (magnetic switch) dan motor yang mempunyai 3 terminal B.Starting Motor Suatu komponen elektrik yang dipasang pada flywheel engine. Kemagnetan pada armature dan field coil akan menghasilkan putaran pada rotor shaft. 14. karena bahannya relative lebih lunak tidak menyebabkan keausan pada commutator. Saat starting switch diposisikan start.

Fusible link Sebuah fuse dengan kapasitas Arus yang besar (30 – 100A) dan dalam sirkuit dipasang diantara terminal B(+) output battery relay dengan fuse box. -Magnetic Switch Pull in Coil Akan menimbulkan medan magnet. untuk mempertahankan kontak B-M dan gerakan keluar overrunning clutch. 17.-Yoke Yoke sebagai penghubung magnetic switch dengan overrunning clutch dengan bidang tumpu ayunan dibagian tengah yoke. Fuse adalah komponen electrik yang mempunyai kapasitas alir kuat tertentu (5-30A) dan dalam sirkuit dipasang diantara fusible link dan sistem. saat terjadi short circuit ataupun Overload sehingga berfungsi sebagai pengaman sistem. yang berfungsi untuk mencegah engine dapat distart pada saat lever transmission tidak pada posisi netral. dan berfungsi sebagai pengaman battery agar tidak meledak jika terjadi short circuit pada sistem secara menyeluruh karena suatu kasus yang luar biasa terjadi. 16. Hold in Coil Akan menimbulkan medan magnet pada saat terminal C mendapat arus dan tetap mempertahankan kemagnetannya meskipun terminal B-M berhubungan. gear rationya relative besar. -Commutator Commutator berhubungan dengan 4 buah brush dan mempunyai 21 alur untuk menghubungkan arus menuju ke armature. pada saat elektrolit H2SO4 diisikan kedalam battery. -Reduction Gear Meneruskan putaran rotor shaft untuk memutar flywheel engine.Battery compound & solid Setiap sel battery terdiri dari Plat positif terbuat dari material PbO2 ( Lead Peroxide ) dan Plat negatif yang terbuat dari material Pb ( spongy lead ). Sehingga mencegah pergerakan unit yang tidak diinginkan.Neutral Switch (safety) Suatu system yang dipasang pada starting system. maka akan terjadi reaksi kimia : . pada saat terminal C mendapat arus dan bersama hold in coil menggerakkan plunger. sehingga saat magnetic switch bekerja yoke akan mengayun overrunning clutch dan pinion ke arah luar menuju kontak teeth flywheel. sehingga mampu memutar flywheel engine. 18. sehingga pada armature dapat timbul medan magnet. misalnya terjadi misconnection ataupun harness terjepit frame. tetapi kemagnetannya akan hilang saat terminal B-M berhubungan. Fuse akan putus saat arus yang melewatinya melebihi kapasitasnya.

19. alternator langsung ikut berputar. . . Arus yang dihasilkan adalah Arus DC (direct current). karena bahannya relative lebih lunak tidak menyebabkan keausan pada commutator.PbO2 + 2 H2SO4 + Pb -> PbSO4 + 2 H2O + PbSO4.Regulator . terdapat spring yang menekan brush. electromagnet pada core akan berubah ubah polaritasnya untuk menimbulkan arus AC pada stator coil. E. sehingga tegangan battery dapat selalu dipertahankan saat unit operasi.Stator coil Stator coil dipasang menempel pada housing alternator. Battery solid : Masing masing sel berdiri sendiri .Alternator Suatu komponen elektrik yang mempunyai 3 terminal : B.Field coil Field coil terdapat pada rotor shaft dan pada bagian luarnya terdapat core yang bertolak belakang. dan agar kontak brush – slip ring selalu rapat. medan magnet akan memotong core (konduktor) dan timbul arus pada stator coil.field coil . dan dipasang pada bagian front cover engine dan dihubungkan drive pulley dengan menggunakan V belt. . yang menghasilkan arus listrik. sehingga saat engine hidup. . karena battery mampu mengubah reaksi (energi) kimia menjadi energi listrik.sendiri dan antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar ( connector ) di dalam case. sehingga saat shaft diputar oleh engine. Terminal yang kelihatan hanya dua buah hasil hubungan seri dari sel . Pada bagian luar battery terdapat 2 buah terminal yaitu + (positif) dan – (negatif) yang dihubungkan dengan system kelistrikan unit sebagai sumber tenaganya.ground.Wiring Diagram Charging System Lihat pada shop manual atau gambarkan basic charging circuit diagram 20. .selnya.Slip ring Slip ring mempunyai bidang kontak brush sebagai penghubung arus yang menuju ke field coil. R. Putaran atau tenaga mekanis tersebut akan dirubah menjadi tenaga listrik untuk mengisi tegangan (charging) battery. Battery compound : Masing masing sel berdiri sendiri .Brush & Holder Brush terbuat dari material carbon dan dipasang pada holdernya sebagai penghubung arus dari terminal F .sendiri dan antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar ( connector ) di luar case. sehingga saat field coil berputar didalamnya.

maka medan magnet akan terpotong oleh armature sehingga timbul arus ( bolak . berarti terminal R alternator mengeluarkan arus (proses charging terjadi) 22.balik ) dan menjadi searah setelah melewati commutator. 21.Volt meter Voltmeter dipasang secara paralel dengan terminal B alternator dan digunakan untuk mengetahui atau mengukur besar Tegangan (Volt) yang dihasilkan alternator. . Sedangkan jika indicator lamp mati. Jika indicator lamp menyala. -Makin kuat medan magnet dan makin tinggi generator diputar. -Saat DC generator diputar oleh engine. Arus yang dibangkitkan tersebut dipergunakan untuk memperkuat medan magnet pada field coil (melalui terminal F).Dynamo / DC Generator Pembangkit listrik arus DC sehingga langsung dapat dipergunakan untuk pengisian battery dengan prinsip merubah energi mekanis menjadi energi listrik. untuk menghisap udara panas dari dalam housing. -Pada awalnya. sehingga medan magnet yang terjadi dapat memotong konduktor pada stator coil.5 V .Pulley Sebagai pemutar rotor assembly (field coild). berarti lamp mendapat ground melalui terminal R alternator.Indicator .Komponen yang berfungsi untuk mengatur kestabilan voltage alternator sehingga range charging 27.5 – 29. . . . sehingga arus yang dihasilkan alternator adalah Direct Current (DC) . maka output generator pun makin tinggi.Amperemeter Amperemeter dipasang secara serie dengan terminal B alternator dan digunakan untuk mengetahui atau mengukur besar Arus (ampere) yang dihasilkan alternator. tegangan yang timbul kecil (arus yang ditimbulkan pun kecil). brush dan keluar melalui terminal A ke sistem. DC Generator mempunyai sifat sebagai berikut : -Fiel coilnya mempunyai residual magnet.Indicator lamp Indicator dipasang secara serie dengan terminal R alternator dan digunakan untuk mengetahui alternator bekerja normal.Diode Rangkaian 6 buah dioda yang digunakan pada alternator sebagai penyearah arus.Fan Fan dipasang dibelakang drive pulley.

Head lamp Lampu yang dinyalakan saat unit travel.Turn signal lamp Lampu yang dipasang pada kedua sisi unit. charging system.Inverter Suatu komponen yang berfungsi untuk merubah arus DC yang relative kecil menjadi arus AC yang relative lebih besar. 28. maka warna kabel dibedakan sesuai systemnya masing2 atau pemberian nomor pada kabel. yang meliputi : starting system. sehingga medan kerja lebih terang. 33. 25.Back lamp Lampu yang dipasang pada bagian belakang unit. dan salah lampu pada satu sisi akan menyala secara berkedip (On-Off secara bergantian) sesuai arah belok yang diinginkan. 29.Work lamp switch Suatu switch yang digunakan untuk menyalakan Working lamp (lampu kerja). saat unit beroperasi.Turn lamp switch Suatu switch yang digunakan untuk menyalakan (berkedip) turn signal lamp.Wire / cable Kabel yang digunakan untuk menghubungkan komponen dalam system electric. lighting system dsb. sebagai tanda arah belok yang diinginkan 27. 26.23.Pilot lamp indicator Pilot lamp berupa lampu kecil atau LED yang digunakan untuk memonitor fungsi suatu system.Back lamp switch Suatu switch yang akan ON (manual atau otomatis) saat unit berjalan mundur. 30. . dan memudahkan operasi. sehingga arus listrik dari battery dapat mengalir dan system dapat bekerja sesuai fungsi masing masing. sehingga daerah belakang unit menjadi terang. 31. dan akan menyala hanya saat unit berjalan mundur.Wiring Diagram Lighting System Lihat pada shop manual atau gambarkan basic lighting circuit diagram 24. Diameter kabel yang digunakan sesuai dengan besar arus yang mengalir. monitor panel & control system.Working Lamp Lampu yang pada bagian depan dan belakang unit dan dinyalakan pada saat unit beroperasi sehingga medan kerja lebih terang. 32. sedangkan untuk mempermudah menelusuri jalur kabel.

3. biasanya untuk elektrolit battery tetapi teknologinya lebih canggih.Refractometer Alat yang digunakan untuk mengetahui berat jenis suatu liquid.Hydro tester Alat yang digunakan untuk mengetahui berat jenis suatu liquid. juga dilengkapi untuk mengukur Frequency (Hz). pada saat truck berjalan mundur. dengan mengaktifkan Turn signal switch sesuai arah belok yang akan dilakukan.Flasher Suatu komponen yang digunakan dalam “Turn Signal System” untuk membuat turn signal lamp berkedip (flashing) atau menyala (ON)-mati (OFF) secara bergantian.Stop lamp Lampu yang dinyalakan saat unit berhenti atau parker.Harness checker Alat yang digunakan untuk mempermudah pengukuran tegangan [V] dan hambatan [R] pada wiring harness unit. Dan biasanya digunakan pada unit Big Dump truck.Panel lamp Lampu yang dinyalakan untuk menerangi monitor panel. Pada T-adapter terdapat sejumlah lubang test pin dengan nomor urut yang mewakili nomor urut pin pada connector. dan biasanya engine masih hidup. 35. 2.Fuse Box Suatu box yang digunakan untuk pemasangan beberapa holder fuse & fuse. arus [I]. sehingga dapat disesuaikan dengan keinginan operator.34. Note : Untuk detail cara kerja komponen.Contact cleaner . 4. sehingga operator masih dapat melihat system unit dengan jelas. 36. lihat shop manual atau basic training handbook III. 38. 5. biasanya untuk elektrolit battery. Biasanya panel lamp dilengkapi dengan rheostat untuk mengatur tingkat pencahayaan. dan digunakan sebagai tanda arah belok unit yang diinginkan.Flicker Suatu komponen electric yang digunakan pada “Flicker system” yang menghasilkan signal untuk membunyikan back-up horn. sehingga lebih simple dan terkesan rapi. 37. alat ini hanya menghubungkan kabel secara paralel sesuai jumlah pin connectornya dan menghubungkannya dengan T.adapter . Pada prinsipnya. serta memudahkan pemeriksaan dan troubleshooting. Pada jenis yang lebih canggih.MultiTester (AVO) Alat yang digunakan untuk mengukur tegangan [V]. TOOL 1. dan hambatan [R] pada system kelistrikan.

Electrical tool kits Seperangkat tools yang khusus digunakan untuk melakukan pekerjaan repair sistem kelistrikan unit : memotong dan menyambung kabel. mengukur Tegangan.Suatu liquid (bahan kimia) yang digunakan untuk membersihkan pin connector dari karat dan kotoran lainnya.High rate discharge tester Alat yang digunakan untuk memberikan beban maksimal pada battery untuk mengetahui final terminal voltage suatu battery. sebagai upaya untuk memperkuat kemampuan start battery. panjang. ketebalan.Vernier caliper Alat yang digunakan untuk mengukur diameter luar. . sehingga kontak antara pin menjadi bersih dan arus listrik dapat mengalir dengan lebih baik karena tidak ada resistance. 9. 8.Megger 15.Crimping plier Alat yang digunakan untuk membuat crimping (menjepit) connector wiring. Pemakaian contact cleaner dengan cara menyemprotkannya pada permukaan pin connector. sehingga kwalitas pekerjaan sesuai standard.Ampere meter Alat yang digunakan untuk mengetahui besar kuat arus yang dihasilkan Alternator 14. 6. kedalaman lubang pada suatu komponen.Cable jumper (battery booster) Sepasang kabel yang digunakan untuk menghubungkan secara paralel kedua terminal battery yang kondisinya baik (Tegangan dan kuat arus mencukupi) dengan terminal battery yang tegangannya turun.05). Arus. diameter dalam. 11.Cell tester – voltage compound battery Alat yang digunakan untuk mengukur tegangan 12. inchi (1/128) 10. 16. mengganti connector dan crimping.Growler Tester – armature starting motor Alat yang digunakan untuk mengetahui kondisi atau kebocoran isolator pada armature starting motor. Satuan : mm (0.Block Alat yang digunakan untuk mengukur run-out rotor coil.Dial Gauge dan Center / V. 7.Test Pen (DC) Alat yang digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya arus yang mengalir dalam sirkuit elektic. 13. Resistance dsb.

001mm 18.17. Satuan : 0.Solder Alat yang digunakan untuk menyambung wire (kabel) dengan cara melelehkan timah (tenol).Outside micrometer Alat yang digunakan untuk mengukur diameter luar atau ketebalan suatu komponen. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful