Gempa bumi

Pusat-pusat gempa di seluruh dunia, 1963–1998 Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.

Tipe gempa bumi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Gempa bumi tektonik Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.[1] Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,[2]

Penyebab terjadinya gempa bumi
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak

Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Gempa Tektonik 7. seperti Dam Karibia di Zambia. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi. berpotensi tsunami. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Indonesia. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi.dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906 . Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21 • 2 September 2009. Korban jiwa masih belum diketahui jumlah pastinya karena terjadi Tanah longsor sehingga pengevakuasian warga terhambat. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Afrika. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa ini terasa hingga Jakarta dan Bali. Terakhir.3 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya.

27 Mei 2006 .Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989 • • • • • • • • • • • • • • 12 September 2007 .400 korban tewas.9 pada skala Richter dan menewaskan 2.Gempa bumi besar berkekuatan 7.Gempa bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat.Taiwan. pada magnitudo 6 dan merenggut 1. 21 Mei 2002 . Gempa bumi tersebut berkekuatan 5. 26 Desember 2004 .Di utara Afganistan dan Tajikistan dengan ukuran 6.000 nyawa.Di Kobe. lebih dari 1.000 orang tewas.000 orang. 30 Mei 1998 .000 orang tewas.500 orang tewas. lebih dari 6.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.Barat Colombia.Di utara Afganistan. 8 Oktober 2005 .2 skala Richter dan merenggut 6. menyebabkan 2.000 orang tewas.9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5. Indonesia. berpusat di Kashmir.Gempa Bengkulu dengan kekuatan gempa 7.Gempa bumi kuat di Bam. . 21 September 1999 .171 nyawa.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13. berukuran 5. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas [3]. dan lebih dari 300. berukuran 7.0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia. 17 Januari 1995 .Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9.Gempa bumi 7.4 pada skala Richter dan merenggut 17. berukuran 7.000 orang tewas.5 Skala Richter 6 Maret 2007 .9 Skala Richter 9 Agustus 2007 .9 pada skala Richter. Pakistan. 25 Januari 1999 .6 skala Richter di Asia Selatan.000 nyawa. 26 Januari 2001 .000 keluarga kehilangan tempat tinggal. 26 Desember 2003 . 17 Agustus 1999 .8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.55 WIB selama 57 detik.India.barat Turki. berukuran 7.6 pada skala Richter.2 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6. barat daya Iran berukuran 6.Gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05. Jepang dengan ukuran 7.

Di Chillan.7 pada skala Richter dan menyebabkan 25.9. Cina. Chile dengan ukuran 8. Bukares (Bucureşti).000 orang tewas. 28 Juli 1976 .8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 nyawa. dan menyebabkan 33. 31 Mei 1935 . Tempat berlindung yang aman adalah tempat yang yang dapat melindungi anda dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk.000 kematian. 29 Februari 1960 .500 nyawa.000 orang terbunuh.9 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir. India dengan ukuran 6.4 SR. timur Rumania.9 pada skala richter dan menewaskan 2. 4 Maret 1977 . berukuran 6. Barang-barang yang sangat diperlukan dalam keadaan darurat misalnya: 1. dengan besar 7. 2. Air minum 3. plester. 7 Desember 1988 .0 pada skala Richter dan menewaskan 1. 21 Juni 1990 . berukuran 7. Lampu senter berikut baterai cadangannya 2. berukuran 7.Di Yokohama. menyebabkan kira-kira 12.5 pada skala Richter dan menyebabkan 22.• • • • • • • • • • • • • • 30 September 1993 . misalnya di bawah meja.Wilayah Erzincan. 4 Februari 1976 . Jepang pada ukuran 8.Di barat daya pesisir pantai Atlantik di Maghribi pada ukuran 5. meragut lebih dari 9. Turki pada ukuran 7. Bekas botol air mineral dapat digunakan untuk menyimpan air minum.Di Latur.Di Mexico Tengah dan berukuran 8. juga menghancurkan sebagian besar dari ibu kota Rumania.Di timur laut Iran. 1 September 1923 . 19 September 1985 . 16 September 1978 . berukuran 7.500 orang.Barat laut Armenia.5 skala Richter dan menewaskan 50. merengut 50. pembalut dan sebagainya 4. Persiapan menghadapi gempa bumi • Persiapan untuk keadaan darurat 1. 3.Di Guatemala.3 pada skala Richter. Indonesia berukuran 7. 28. 26 Desember 1939 .3 pada skala Richter. Menyiapkan tas ransel yang berisi (atau dapat diisi) barang-barang yang sangat dibutuhkan di tempat pengungsian. Kotak P3K berisi obat menghilangkan rasa sakit. diantaranya seorang aktor Rumania Toma Caragiu.570 korban jiwa.Vrancea.Di Quetta.778 terbunuh. Menentukan tempat-tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa bumi.3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140. India pada ukuran 7.000 orang.Di Flores. 12 Desember 1992 .000 nyawa.1 pada Skala Richter.Di barat laut Iran. Kebutuhan air minum biasanya 2 sampai 3 liter sehari untuk satu orang. berukuran 7. menelan sekitar 1.000 kematian.Tangshan. 24 Januari 1939 .000 kematian. Makanan yang tahan lama seperti biskuit .7 skala Richter. Menyediakan air minum untuk keperluan darurat.000 orang.

dan sesudah agak tenang. Mencegah kaca jendela atau kaca lemari pakaian agar tidak pecah berantakan di saat gempa bumi dengan memilih kaca yang kalau pecah tidak berserakan dan melukai orang (Safety Glass) atau dengan menempelkan kaca film 6. Mencari tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. pecahan kaca. jika terjadi kerusakan pada tempat Anda berada. Helm 10. Buku tabungan 7. Sejumlah uang tunai 6. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat evakuasi. Kurangilah kecepatan secara bertahap dan hentikan kendaraan anda di bahu jalan.5. Jika terjadi kebakaran di dapur. Lilin 9. tiang listrik yang tiba-tiba rubuh. pastikan anda tidak pergi ke tempat yang lebih rendah atau tempat yang dekat dengan pinggir laut/sungai untuk menghindari tsunami • Ketika Terjadi Gempa Bumi 1. Gempa bumi yang terjadi di Samudera Hindia lepas pantai barat Aceh pada . segera padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. ambil tas ransel berisi barang-barang keperluan darurat dan keluar dari rumah/gedung menuju ke lapangan sambil melindungi kepala dengan helm atau barang-barang yang dapat digunakan untuk melindungi kepala dari benturan reruntuhan. Utamakan keselamatan terlebih dahulu. Abstrak: Sumatra adalah salah satu wilayah di Indonesia dengan aktivitas tektonik paling aktif di dunia. Barang-barang berharga yang harus dibawa di saat keadaan darurat 4. Jika tidak mempunyai pemadam api gunakan pasir atau karung basah 2. Jika pemerintah setempat tidak mempunyai tempat evakuasi. kabel listrik. 6. Matikan juga alat-alat elektronik yang dapat menyebabkan timbulnya api. Matikan api kompor jika anda sedang memasak. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi bersama-sama 8. 2000). Cari informasi mengenai gempa bumi yang terjadi lewat televisi atau radio 4. atau di bawah jembatan penyeberangan. Pakaian dalam 11. Korek api 8. Kepulauan di Sumatra bergeser akibat tumbukan lempeng Eurasia dan Hindia Australia dengan kecepatan 49 mm/tahun (Prawirodirdjo. berhati-hatilah terhadap papan reklame yang jatuh. dan benda-benda yang berjatuhan dari atas gedung 7. Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah atau gedung 3. Tetap tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah atau gedung. Mengencangkan mebel yang mudah rubuh (seperti lemari pakaian) dengan langit-langit atau dinding dengan menggunakan logam berbentuk siku atau sekrup agar tidak mudah rubuh di saat terjadi gempa bumi 5. Jika gempa bumi terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan. jangan sekali-kali mengerem dengan mendadak atau menggunakan rem darurat. segeralah mengungsi ke tempat pengungsian terdekat 5. Jangan berhenti di dekat pompa bensin. di bawah kabel bertegangan tinggi. Jika anda harus berjalan di tengah jalan raya. Tunggu sampai gempa mereda.

pre-seismik.26 Desember 2004 tercatat sebagai salah satu gempa bumi terdahsyat yangmenghantam Asia dalam kurun waktu 40 tahun terakhir (Wikipedia. pre-seismic. Sumatra archipelago is moving because of collision between Eurasia and Australia plate. Data processing of the ACEH site is using Precise Point Positioning (PPP) method that is resulting horizontal displacement about 46. Perkiraan lama fase post-seismik akan berlangsung dilakukan dengan curve fitting data hasil pengolahan terhadap model post-seismic (Marone. 2004. An earthquake cycle has some mechanism. Penelitian post-seismic gempa Aceh dilakukan dengan memantau titik ACEH yang terletak di Universitas Syiah Kuala. Teknologi GPS kontinyu dapat digunakan untuk memantau tahapan post-seismik. GPS continuous technology is used for monitoring postseismic phase. 2000). Banda Aceh for 21 months (March 2005 . in the future. In Desember 26th. Post-seismic is one of the earthquake cycle mechanism that can cause earthquake in region nearby earthquake happened area. Post-seismic research of Aceh earthquake is done by monitoring ACEH site. dan post-seismik. co-seismik. 2004). Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam kaitannya dengan pemantauan potensi dan mitigasi bencana gempa bumi adalah melalui penelitian siklus dan tahapan gempa bumi. with velocity 49 mm/year (Prawidirdjo. yang dinamakan earthquake cycle. the characteristic is named earthquake cycle.31 cm. in Syiah Kuala University.68 cm .1991). its note as the biggest earthquake for the last 40 years in Asia (Wikipedia. Data selama 21 bulan (Maret 2005-November 2006) hasil pengolahanmenggunakan metode PPP memberikan perkiraan fase post seismic gempa Aceh 2004 akan berlangsung selama kurang lebih 15 tahun. 2004). Post-seismik yang merupakan salah satu tahapan mekanisme gempa bumi dapat menjadi pemicu gempa di sekitar daerah yang telah terjadi gempa pada masa yang akan datang. Gempa bumi mempunyai sifat berulang. earthquake happened at off the west coast of northern Sumatra. An eforts for monitoring of potential and mitigation earthquake hazard is by research about earthquake cycle. Banda Aceh selama 21 bulan (Maret 2005November 2006). co-seismic.68 cm ke arah Barat daya dan vektor pergeseran vertikal (naik) sebesar 1. Dalam satu earthquake cycle terdapat beberapa tahapan mekanisme terjadinya gempa yaitu fase interseismik. and post-seismic phase. An earthquake can happen again in the same area. Pengolahan data selama 21 bulan menggunakan metode PPP (Precise Point Positioning) menghasilkan vektor pergeseran titik ACEH sebesar 46.November 2006). Deskripsi Alternatif : Abstarct: Sumatra is one of regions in Indonesia which is the most active techtonic in this world. such for interseismic.

November 2006) with PPP method generatespost-seismic phase estimation about 15 years. dan sifatnya tidak berkelanjutan. Getaran pada bumi terjadi akibat dari adanya proses pergeseran secara tiba-tiba (sudden slip) pada kerak bumi. maupun tsunami (gelombang pasang). kereta api. yaitu sumber non-tektonik (non-tectonic source) dan gempa buatan (artificial earthquake). sehingga ketika kerak bumi tidak lagi kuat dalam merespon gaya gerak dari dalam bumi tersebut maka akan membuat sesar dan menghasilkan gempa bumi. Dimana tempat biasa terjadinya gempa bumi alamiah yang cukup besar. Salah . Selain sumber tektonik yang menjadi faktor penyebab terjadinya gempa bumi. para peneliti kebumian menyimpulkan bahwa hampir 95 persen lebih gempa bumi terjadi di daerah batas pertemuan antar lempeng yang menyusun kerak bumi dan di daerah sesar atau fault. —————————————————————————————————— ——————————————– BENCANA ALAM GEMPA BUMI Gempa bumi dapat melahirkan sejumlah bencana. kerusakan berbagai struktur bangunan. Getaran seperti ini dikelompokan sebagai mikroseismisitas (getaran sangat kecil). Selain disebabkan oleh sudden slip. terdapat beberapa sumber lainnya yang dikategorikan sebagai penyebab terjadinya gempa bumi. tiupan angin pada pohon dan lain-lain. 1991). Para peneliti kebumian berkesimpulan bahwa penyebab utama terjadinya gempa bumi berawal dari adanya gaya pergerakan di dalam interior bumi (gaya konveksi mantel) yang menekan kerak bumi (outer layer) yang bersifat rapuh. Getaran tersebut misalnya yang disebabkan oleh lalu-lintas. longsoran. seperti korban jiwa. Gaya gerak penyebab gempa bumi ini selanjutnya disebut gaya sumber tektonik (tectonic source). getaran pada bumi juga bisa disebabkan oleh gejala lain yang sifatnya lebih halus atau berupa getaran kecil-kecil yang sulit dirasakan manusia. Akibat gaya gerak dari dalam bumi ini maka kerak bumi telah terbagi-bagi menjadi beberapa fragmen yang di sebut lempeng (Plate). baik bersumber dari alam maupun dari bantuan manusia (artificial earthquakes). mobil.31 cm for 21 months.for 21 months to South West and vertical displacement (up) about 1. berdasarkan hasil penelitian. Post-seismic phase estimation is done by curve fitting from data processing result to post-seismic model (Marone. Pergeseran secara tiba-tiba terjadi karena adanya sumber gaya (force) sebagai penyebabnya. yang terjadi pada lokasi tertentu. From data processing result for 10 months (March 2005 . Studi mekanisme gempa bumi Aceh 2004 menggunakan GPS FENOMENA GEMPA BUMI Gempa bumi didefinisikan sebagai getaran yang bersifat alamiah.

Thailand. geofisika seperti stratigrafi . lepas pantai barat Aceh.331 orang.000 jiwa kehilangan nyawanya. Korban paling banyak terdapat di Indonesia (Aceh dan Sumatera Utara) UPAYA PEMANTAUAN POTENSI DAN MITIGASI BENCANA ALAM GEMPA BUMI Dengan adanya fakta di atas yang menunjukkan efek negatif dari suatu gempa bumi. terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia.797 orang. menyebabkan korban jiwa sebanyak 99. Gempa bumi ini menelan korban jiwa sebanyak 5096 orang dan mencederai 26. Sumatera Utara.9 Mw. dan memberikan kerugian materil sebesar 20 miliar dolar Amerika [Mori.298° LU dan 95. seperti gempa Tokyo pada tanggal 1 september tahun 1923 berkekuatan 7. Srilangka.satu contoh bencana alam gempa bumi yang baru saja terjadi yaitu gempa bumi dahsyat pada tanggal 26 Desember 2004 bertempat di Samudra Hindia.000 orang. Gempa bumi ini juga mengakibatkan terjadinya tsunami (gelombang pasang) yang menelan sangat banyak korban jiwa. kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh dengan kedalaman 20 kilometer. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemantauan potensi dan mitigasi bencana alam gempa bumi yaitu melalui penelitian serta analisis mekanisme siklus dan tahapan gempa bumi. Pantai Barat Semenanjung Malaysia. Siklus gempa bumi (earthquake cycle) didefinisikan sebagai perulangan gempa. Dipastikan sekitar 300.779° BT. Ando (2005). Satu siklus dari gempa bumi ini biasanya berlangsung dalam kurun waktu puluhan sampai ratusan tahun. Vigny (2004). Dalam satu siklus gempa bumi terdapat beberapa mekanisme tahapan terjadinya gempa bumi. bahkan sampai Pantai Timur Afrika. dan penelitian-penelitian geologi. Tsunami memporak-porandakan sebagian wilayah Pantai Aceh. Pada tanggal 17 Januari 1995 di kota Hygo-ken Nambu (Kobe). lepas pantai barat Aceh. 2004] Apabila kita menengok kembali pada sejarah yang lebih lampau. Setahun sebelumnya pada tanggal yang sama yaitu 17 januari 1994 telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6. dan post-seismic [Mori (2004).7 Mw di Northrige Amerika.9 Mw. sehingga diharapkan efek negatif yang dapat ditinggalkan oleh bencana tersebut dapat direduksi. telah terjadi guncangan dahsyat akibat gempa bumi berkekuatan 6. Gempa ini berkekuatan 9. mencederai 9158 orang. Gempa terjadi pada waktu 6:58:50 WIB. pre-seismic. coseismic. Natawidjaja (2004)] Bentuk analisis siklus gempa bumi dilakukan dengan cara meneliti dokumen sejarah kejadian gempa bumi. Pusat gempa terletak pada koordinat 3. maka langkah pemantauan potensi dan usaha mitigasi bencana jelas penting sekali untuk dilakukan. menelan korban jiwa sebanyak 57 orang. Pantai Timur India. diantaranya yaitu tahapan interseismic.2 Mw dan merupakan salah satu gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Asia.8 Mw pada tanggal 28 juli 1976 di daerah Tanghsan China merenggut nyawa 240. kita dapat melihat kejadian lainnya dari peristiwa katastropik gempa bumi. BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI ACEH DESEMBER 2004 Pada tanggal 26 Desember 2004. Kota ini hancur berantakan dan menghasilkan kerusakan materil mencapai angka 100 miliar dolar Amerika. atau gempa bumi berkekuatan 7.

Area wide coupling ini dimungkinkan oleh pola sudut kemiringan dangkal yang menyusun zona subduksi Sumatera bagian utara. Sementara itu bentuk analisis tahapan gempa bumi dilakukan dengan cara melihat dan meneliti fenomena-fenomena yang menyertai tahapan gempa bumi seperti deformasi. BPPT. Vigny (2004. ITB bekerjasama dengan Nagoya Univerisity. Natawidjaja (2004)]. Data GPS dapat dengan baik melihat deformasi yang mengiringi tahapan mekanisme terjadinya Gempa Bumi. Di bawah ini diberikan foto-foto yang diambil dari kegiatan survey lapangan di daerah Lok Nga di Pantai Barat Aceh. untuk memperbaiki upaya mitigasi dimasa datang. seismisitas. dan lainlain. Ando (2005). Analisis tahapan Interseismic Dari hasil pengolahan data interseismic dapat disimpulkan bahwa akumulasi deformasi pada tahapan interseismic di sekitar wilayah Aceh ternyata cukup besar sebelum terjadinya gempa bumi di akhir tahun 2004. terumbu karang (coral microattols). informasi pengukuran geofisika (reseistivitas elektik. paleo-likuifaksi. paleo-tsunami. Sebagian data berupa data kontinyu. [Mori (2004). dan Universitas Syiah Kuala mengadakan kerjasama penelitian Near field co-seismic dan post-seismic gempa yang terjadi di Aceh. . Kemudian pada bulan Februari dan Maret 2005. LIPI. dan sebagian lagi berupa data campaign. kita bisa melihat indikasi deformasi yang cukup besar di daerah Sumatera bagian utara apabila di bandingkan dengan bagian selatan-nya. Indikasi “high” deformasi dimungkinkan karena terdapatnya area wide coupling di sekitar zona subduksi tersebut. Selain itu pada survei lapangan juga di pasang titik-titik baru guna pemantauan pergerakan tanah di sekitar Aceh pasca gempa bumi 2004. dan Near Field co-sesimic gempa Nias dengan menggunakan teknologi GPS. pengamatan muka dan temperatur air tanah). dan Sigli di pantai Utara Aceh. Sementara itu makin ke selatan sudut kemiringan-nya membesar. dan lain-lain. Pekerjaan survai dilakukan masing-masing selama kurang lebih 10 hari dengan memantau titiktitik benchmark yang dulu di bangun oleh BPN dan BAKOSURTANAL. Studi Mekanisme Gempa Bumi Aceh 2004 dengan GPS Untuk melihat mekanisme dari gempa bumi Aceh 2004 dapat dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS). Kemudian apabila kita tengok hasil pemodelan block rotation (solusi geodessya 1999 dalam vigny 2005) di daerah Sumatera. Studi mengenai tahapan mekanisme gempa ini akan sangat berguna dalam melakukan evaluasi potensi Bencana Alam gempa bumi. 2005). Data GPS yang digunakan dalam penelitian mekanisme gempa Aceh ini diantaranya yaitu data GPS hasil dari program SEAMERGES yang telah mengumpulkan data-data GPS dari lebih 60 stasiun titik pengamatan yang berkaitan dengan pergerakan lempeng di Asia Tenggara dan data-data GPS yang berkaitan dengan gempa Aceh 2004 dan Gempa Nias 2005.batuan. dan apabila kita sebelumnya menyadari akan hal tersebut maka bukan tidak mungkin kita dapat melakukan bentuk mitigasi bencana yang lebih baik lagi.

Dari hasil co-seismic deformation gempa Aceh 2004. serta informasi sudut kemiringan bidang sesar. titik Meulaboh terdeformasi 1. Kumpulan nilai koordinat daily solution di titik Phuket juga hanya berubah dalam fraksi mili saja. Pendekatan nilai sudut kemiringan diperoleh dari plotting vertikal gempa susulan (aftershock). Sigli mengalami deformasi 70 centimeter. dan karakteristik ionosfer pada gempa Aceh 2004. Sementara itu co-seismic deformation di beberapa titik pantau far field adalah sebagai berikut: titik Phuket Thailand terdeformasi sebesar 27 sentimeter. dan titik Sampali Sumatera Utara terdeformasi 15 sentimeter. dilakukan dengan menggunakan data GPS kontinyu yang terletak di daerah paling dekat dengan episenter gempa. Kumpulan nilai koordinat daily solution hanya berubah dalam fraksi mili saja. Rekaman sinyal post-seismic menunjukan pola eksponensial sesuai dengan hukum omori mengenai .4 meter. Sementara itu hasil pengolahan data GPS daily solution di stasiun Phuket selama 15 hari sebelum terjadinya gempa di Aceh juga tidak menunjukkan adanya akselerasi deformasi. Informasi co-seismic slip gempa Aceh yang dibuat. masing-masing dengan jelas menunjukkan sinyal deformasi post-seismic. parameter sekundernya diantaranya konstanta rigiditas.8 meter. Hasil pengolahan data GPS daily solution di stasiun Sampali selama 15 hari sebelum terjadinya gempa di Aceh tidak menunjukkan adanya akselerasi deformasi. Input parameter utama yaitu vektor co-seismic deformation. serta mekanisme transfer energy (stress transfer) yang berguna dalam hal evaluasi potensi gempa.9 meter dan Lok Nga terdeformasi sebesar 2. kemudian perhitungan besar energi. yaitu GPS di stasiun Sampali Sumatera Utara. Analisis Post-Seismic Post-seismic pada gempa Aceh 2004 dimulai tepat setelah berakhirnya deformasi elastis pada tahapan co-seismic.7 meter. Sinyal yang dicoba dilihat adalah sinyal pre-seismic deformasi. titik pulau Sabang telah terdeformasi 1. Berdasarkan hasil penelitian pre-seismic signal deformasi dari gempa Aceh.Analisis tahapan Pre-seismic Pengolahan data pre-seismic signal. kita kemudian membuat model co-seismic slip (pergeseran pada bidang sesar) dengan menggunakan formula elastic half space modeling (Okada 1999). Nilai deformasi bertambah sebesar 4 sentimeter dalam kurun waktu 15 hari di stasiun PHKT (Phuket Thailand). besarnya co-seismic deformation akibat gempa Aceh 2004 di beberapa titik pantau near field adalah sebagai berikut: titik Banda Aceh terdeformasi 2. Berbeda halnya kalau kita lihat hasil pengolahan data 15 hari setelah gempa di titik Sampali dan Phuket. dapat digunakan dalam melihat mekanisme release energi. kemudian beberapa parameter untuk pendekatan model (apriori model) yaitu geometri bidang sesar (panjang dan lebar bidang sesar). titik Langkawi Malaysia terdeformasi sebesar 17 sentimeter.2004 ternyata tidak ditemukan adanya bentuk anomali deformasi berupa akselerasi deformasi. Analisis tahapan Coseismic Berdasarkan hasil perhitungan. dan stasiun Phuket Thailand.

untuk memperbaiki upaya mitigasi di masa datang. maka kita dapat melakukan evaluasi potensi gempa bumi di masa yang akan datang di sekitar zona subduksi Sumatera pasca terjadinya gempa besar tersebut . mencapai 1. dan penelitian lainnya. Sementara itu stasiun GPS yang dipasang kontinyu di Universitas Syah Kuala Banda Aceh menunjukkan nilai deformasi post-seismic sebesar 15 sentimeter setelah 90 hari pengamatan.tahapan ini. Setelah melihat mekanisme fase gempa bumi di Aceh 26 Desember 2004 ditambah dengan informasi penelitian siklus gempa bumi. Nilai deformasi di stasiun PHKT (Phuket Thailand) setelah 50 hari dari waktu kejadian gempa mencapai 34 cm. dan nilai ini cukup signifikan. Deformasi post-seismic ini dapat terjadi bertahun-tahun lamanya.25 kali nilai deformasi yang diberikan tahapan co-seismic. Seperti telah disebutkan di atas bahwa studi mengenai tahapan mekanisme gempa ini akan sangat berguna dalam melakukan evaluasi potensi Bencana Alam gempa bumi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful