P. 1
KeruntuhanTeoriEvolusi

KeruntuhanTeoriEvolusi

|Views: 1,607|Likes:
Published by Eko Oke

More info:

Published by: Eko Oke on May 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2013

pdf

text

original

Dalam satu jenis bakteri terdapat variasi yang sangat beragam. Beberapa memiliki informasi
genetis untuk resisten terhadap obat-obatan, bahan kimia atau zat-zat lain. Jika sekelompok bakteri
terkena obat tertentu, yang tidak resisten terhadap obat tersebut akan mati, sedangkan yang resisten
akan tetap hidup dan memiliki kesempatan berkembang biak. Bakteri tidak resisten selanjutnya akan
musnah dari populasi dan digantikan oleh bakteri resisten, yang lalu berkembang pesat. Akhirnya
koloni bakteri yang tertinggal hanya terdiri dari individu-individu resisten terhadap antibiotik tersebut.
Sejak itu pula, antibiotik tersebut menjadi tidak efektif lagi terhadap bakteri jenis ini. Hal penting yang
harus diingat adalah bah-wa bakteri tersebut masih bakteri yang sama dan begitu pula spesiesnya.
Penting untuk dicatat, bertentangan dengan pernyataan evolusionis, tidak terjadi proses evolusi
pada bakteri tersebut. Antibiotik tidak menyebabkan bakteri tidak resisten bermutasi dan berubah
menjadi jenis bakteri resisten, dan karenanya memperoleh informasi genetis baru. Yang terjadi hanya
kepunahan variasi bakteri tidak resisten pada sebuah populasi yang terdiri dari variasi bakteri resisten
dan tidak resisten, yang hidup bersama sejak awal. Ini tidak menandai kemunculan spesies bakteri baru.
Ini bukan “evolusi”. Sebaliknya, satu variasi atau lebih menjadi punah, menyebabkan hilangnya
sebagian informasi genetis; sebuah proses kebalikan dari evolusi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->