P. 1
Konsep Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Prespektif Agama Islam

Konsep Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Prespektif Agama Islam

|Views: 1,909|Likes:
Published by Ravi Garibaldi
Tugas LTM MPK Agama Islam PBL sesi 2
Oleh Ravi Garibaldi Akbar
Tugas LTM MPK Agama Islam PBL sesi 2
Oleh Ravi Garibaldi Akbar

More info:

Published by: Ravi Garibaldi on May 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2013

pdf

text

original

HOMEGROUP C Ravi Garibaldi Akbar FE, Ilmu Ekonomi 1006662143

Senin, 9 Mei 2011 LTM MPK Agama Islam Sulaikin Lubis Selasa, A.308A

Konsep Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Prespektif Agama Islam

IPTEK terdiri dari dua hal yaitu Ilmu Pengetahuan dan Tekonologi, dua hal yang memiliki arti dan peranan masing-masing dalam kehidupan manusia. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi telah muncul sejak manusia lahir, hal ini dikarenakan manusia diberi akal dan kemampuan berfikir dari Allah SWT. Ilmu Pengetahuan dapat didefinisiikan sebagai segala hal yang diketahui manusia dengan pancaindra dan intuisi serta sudah diproses sedemikian ruga sehingga objektif dan kebenarannya dapat diuji secara ilmiah.Teknologi, di lain pihak merupakan salah satu produk dari ilmu pengetahuan yang berwujud maupun berupada bentuk. Teknologi dan Ilmu Pengetahuan dapat dibilang sebagai alat pembentuk budaya dalam kehidupan khalayak ramai karena peranan penting yang dimiliki oleh keduanya. Konsep umum dari munculnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi awal mulanya adalah untuk memudahkan kehidupan manusia dan untuk menjelaskan fenonema alam yang tadinya tidak dapat dijelaskan sehingga manusia memiliki tingkat pemahaman yang lebih maju sekaligus komplek mengenai alam semesta. Terlepas dari tujuan dan konsep awal, implementasi dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berada di tangan manusia dan mampu memiliki dampak positif berupa kemajuan dan kesejahteraan bagi manusia juga sebaliknya dapat membawa dampak negatif berupa ketimpangan-ketimpangan dalam kehidupan manusia dan lingkungannya yang berakibat kehancuran alam semesta. Sebagai faktor pembentuk budaya masyarakat, IPTEK memiliki andil atas fenomena yang kita jumpai saat ini. Para pekerja yang menunaikan tugasnya di depan komputer, keluarga yang tergelak saat menonton acara televisi, kaum muda yang sibuk berbincang melalui telepon. Hal-hal tersebut merupakan sebagian kecil dari pengaruh teknologi dan ilmu pengetahuan dalam hidup kita, belum lagi kemampuan dan pola berfikir yang berkembang pesat entah menuju arah yang positif atau negatif.

1|Page

HOMEGROUP C

Senin, 9 Mei 2011

Dalam Islam pun diajarkan untuk menuntuk ilmu yang mengindikasikan bahwa selama ilmu tersebut bermanfaat bagi umatnya(dalam konteks positif) maka diwajibkan bagi umatnya untuk mempelajarinya, hal ini juga sebagai wujud syukur akan Allah atas kemampuan akal dan kemampuan berfikir yang diberikan. Selain itu, Agama Islam juga mewajibkan bagi umatnya untuk mengamalkan ilmu yang mereka peroleh untuk kebaikan di dunia, yang diimplementasikan dalam bentuk teknologi serta pengajaran akan ilmu tersebut. Agama Islam sebagai agama yang sejalan atas wahyu dan akalnya dapat dibuktikan dalam ayat dan tafsir berikut ini: • Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk memikirkan alam semesta (QS

3/190-192)

Artinya : “191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” dan mengambil berbagai hukum serta manfaat darinya, diantara ayat -ayat yang telah dibuktikan oleh pengetahuan modern seperti : • Ayat tentang asal mula alam semesta dari kabut/nebula (QS 41/11).

Artinya : “11. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." • Ayat bahwa bintang-bintang merupakan sumber panas yang tinggi (QS 86/3), matahari sebagai contoh tingkat panasnya mencapai 6000 derajat C.

2|Page

HOMEGROUP C

Senin, 9 Mei 2011

Artinya : “3. (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,” • Ayat yang membedakan antara planet sebagai pemantul cahaya (nur/kaukab) dengan matahari sebagai sumber cahaya (siraj) (QS 71/16).

Artinya : “ Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita “ • Ayat bahwa bumi ini bulat (kawwara-yukawwiru) dan melakukan rotasi (QS 39/5)

Artinya : “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” Bahkan dalam masa keemasan Islam (750 – 1258 Masehi) banyak sekali umat Islam yang memberikan kontribusi besar kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia baik oleh filsuf, insinyur seperti Ibu Sina dan Ibnu Rushd yang memiliki peranan penting dan karyanya menjadi sumber ilmu di dunia medis atau Al-Jabr yang mengenalkan teori matematik yaitu Aljabar yang digunakan sampai saat ini. Meskipun dalam ayat-ayat Al-Quran dan hadist telah dijelaskan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari haruslah memberi manfaat dan memiliki fungsi yang baik bagi umatnya tapi tetap saja ada pihak-pihak yang salah menerjemahkan fungsi dari ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga apa yang mereka dapat bukanlah manfaat dan kemudahaan tetapi rugi dan dosa. Adapun contoh-contoh dari hal ini adalah penggunaan teknologi yang tidak beradab melainkan untuk tindakan menghilangkan nyawa manusia serta melukai manusia lainnya, baik dengan mengatasnamakan Agama ataupun tidak. Mengambil kesimpulan dari poin-poin yang sudah dijelaskan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa meskipun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sangat bermanfaat dan 3|Page

HOMEGROUP C

Senin, 9 Mei 2011

memiliki andil yang besar dalam kehidupan manusia tetapi kedua hal itu bersifat netral sehingga penting untuk diingat oleh umat Islam bahwa dalam mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tersebut haruslah memegang dasar-dasar teguh dari filsafat Islam agar terhindar dari mudharat yang dapat menimpa mereka.

Sumber Pustaka:
- Huff, Toby E. The rise of early modern science: Islam, China, and the West. Cambridge: Cambrige University Press. 448 pages. - Bunt,Gary R. Islam in the Digital Age: E-Jihad, Online Fatwas and Cyber Islamic Environments. London and Sterling, Virginia: Pluto Press, 2003. 237 pages. -Nasr, Seyyed Hossein. Science and Civilization in Islam.
- Definisi Iptek dan Pengembangannya. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/definisi-

iptek-dan-perkembangannya/ diakses pada tanggal 8 Mei 2011. - Ahmad As Shouwy. Mukjizat al-Qur’an dan as-Sunnah tentang IPTEK, Volume 1.

Tanda Tangan

(Ravi Garibaldi Akbar)

4|Page

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->