M.

FIRDAUS 110822291
CONTOH SISTEM INFORMASI
1.

Sistem reservasi penerbangan, digunakan dalam biro perjalanan pemesanan/pembelian tiket. Sistem POS (Point Of Sale) yang diterapkan di pasar swalayan Sistem layanan akademis yang memungkinkan mahasiswa

untuk melayani 2. 3.

dengan dukungan barcode reader untuk mempercepat pemasukan data. memperoleh data akademis dan mendaftar mata kuliah yang diambil pada tiap semester. 4. 5. Sistem penjualan secara kredit agar dapat memantau hutang Sistem smart card yang dapat digunakan tenaga medis untuk pelanggan yang jatuh tempo. mengetahui riwayat penyakit pasien. PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah organisasi, yaitu: 1. Mendukung kegiatan-kegiatan usaha/operasional 2. Mendukung pengambilan keputusan manajemen 3. Mendukung persaingan keuntungan strategis Beberapa sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai sistem informasioperasi atau manajemen, sementara yang lainnya menjalankan berbagai macam fungsi. 1. Peranan Proses Bisnis Dan Operasional Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses transaksi bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta produktivitas kantor secara efisien. a. Transaction Processing Systems (TPS) TPS berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). TPS mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. TPS menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek

seperti keputusan pengendalian produksi. Kilang minyak petroleum danassembly lines dari pabrik-pabrik yang otomatis menggunakan sistem ini. Contoh dari office automation (OA) adalah word processing. g. memproses. Dukungan ad hoc dan interaktif untuk pengambilan keputusan oleh manajer dikerjakan oleh decision support systems (sistem pendukung keputusan). f. c. e. Process Control Systems (PCS) Sistem informasi operasi secara rutin membuat keputusan yang mengendalikan proses operasional. Aplikasi operasional dan manajerial dalam mendukung fungsi bisnis ditetapkan oleh business function information systems. Peranan Pengambilan Keputusan Sistem Informasi Manajemen menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. electronic mail. 2. formulir pajak. yaitu: a. dan mengirim data dan informasi dalam bentuk komunikasi kantor elektronik. kuitansi penjualan. Sistem ini terdiri atas beberapa tipe. b. . Hal ini melibatkanprocess control systems (PCS) yang keputusannya mengatur proses produksi fisik yang secara otomatis dibuat oleh komputer. Dukungan langsung dan terus untuk aplikasi operasional dan manajerial dariend users ditetapkan oleh end user computing systems. order pembelian. c. surat elektronik. dan lain-lain. Laporan spesifikasi dan rencana awal untuk para manajer dikerjakan olehinformation reporting systems ( sistem pelaporan informasi). Office Automation Systems (OAS) OAS mengumpulkan. Nasehat pakar untuk pengambilan keputusan operasional atau manajerial ditetapkan oleh expert systems (sistem pakar) dan knowledge-based information systems (sistem informasi berbasis pengetahuan lainnya). teleconferencing. dan rekening keuangan. Informasi kritikal untuk manajemen atas ditetapkan oleh executive information systems ( sistem informasi eksekutif) d. Produk dan layanan jasa yang bersaing untuk mencapai keuntungan strategis ditetapkan oleh strategic information systems. menyimpan.gaji karyawan. b.

Dalam dunia kerja nyata. d. Cost leadership. c. sistem informasi yang digunakan merupakan kombinasi dari berbagai macam sistem informasi yang telah disebutkan di atas. Kekuatan tawar-menawar dari konsumen. berbagai peranan tersebut diintegrasi menjadi suatu gabungan atau fungsi-silang. termasuk di dalamnya pengembangan produk baru dan cara baru dalam memproduksi atau mendistribusi produk dan jasa. Innovation-menemukan cara baru untuk menjalankan usaha. Kekuatan tawar-menawar dari pemasok. . 3. Product differentiation. b. b. Ancaman dari perusahaan baru. Ancaman dari produk pengganti. dan e. Beberapa strategi bersaing yang dapat dibangun untuk memenangkan persaingan adalah: a. keunggulan biaya-menjadi produsen produk atau jasa dengan biaya rendah. cross-functional sistem informasi yang menjalankan berbagai fungsi. Peranan Persaingan Keuntungan Strategis Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah perusahaan. perbedaan produk-mengembangkan cara untuk menghasilkan produk atau jasa yang berbeda dengan pesaing. Pada prakteknya. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan yang berupa : a. Persaingan dari para pesaing yang berada di industri yang sama. c.

Sedangkan dari sisi pengurangan biaya dapat dilakukan analisis faktual atas pengurangan jumlah sumber daya manusia yang dilibatkan dalam bisnis. Sistem informasi yang baik dapat digunakan tidak hanya untuk penyimpanan data secara elektronik saja tetapi harus mampu mendukung proses analisis yang diperlukan oleh manajemen. terpercaya. Dengan adanya laporan yang tersaji dengan cepat dan setiap saat dapat diakses tersebut maka keputusan-keputusan yang diambil pun dapat lebih cepat dan presisi terhadap dinamika pasar yang ada. Selain itu secara otomatis dengan penerapan SIA maka laporan-laporan keuangan dapat disajikan berdasarkan data-data transaksi tersebut tanpa re-entry. pengurangan biaya pemeliharaan dan penyediaan perlengkapan yang tidak terlalu mahal. Indikator dari keberhasilan/manfaat yang berdampak pada peningkatan pendapatan adalah meningkatnya penjualan dalam pasar yang sudah ada serta perluasan ke pasar yang baru. Masalah penumpukan pasokan material produksi yang selama ini sering menjadi beban aktiva perusahaan dengan penerapan modul SCM (supply chain management) . pengurangan biaya operasional seperti pasokan maupun overhead.MANFAAT SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Manfaat Berwujud (tangible benefit) Sebuah sistem informasi yang dibangun dan dipelihara dengan baik akan memberikan manfaat berwujud yang secara faktual dapat dilihat pergerakannya melalui pendapatan yang diraih serta biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. mutakhir dan mudah diakses mengenai kondisi penjualan perusahaan. Jika sebelumnya proses di akunting harus dikelola minimalnya oleh lima orang maka dengan implementasi SIA (sistem informasi akuntansi) yang baik cukup dikerjakan oleh satu orang saja. Sehingga dengan dukungan sistem informasi yang baik maka dapat diperoleh informasi yang akurat. Hal ini disebabkan dengan SIA yang terintegrasi maka setiap proses pembukuan dapat diproses langsung dari masing-masing bagian terkait tanpa harus melalui proses pengisian ulang data. pengurangan barang/material dalam stok gudang. Contoh dari pengurangan jumlah sumber daya manusia adalah dalam proses pencatatan transaksi keuangan.

Dengan dukungan SCM yang baik maka penumpukan stok material produksi dapat ditekan seminimal mungkin. Harga yang didapat pun bisa sangat kompetitif karena diperoleh dari beberapa pemasok sehingga tentunya hal ini sangat menguntungkan perusahaan. Ternyata hal ini terjadi akibat kesalahan perhitungan pihak manajemen yang masih melakukannya secara manual atau dengan sistem pemasukan ulang data. Ternyata toko pertama sudah menerapkan sistem informasi penjualannya yang lebih cepat dalam pemrosesan dan kemudahan pemasukan datanya. Karena bersifat tak berwujud. Padahal jika misalkan perusahaan menyediakan sistem absensi yang terintegrasi dalam sistem informasi kepegawaian dan SIA maka secara otomatis dapat dibuat laporan insenstif yang lebih akurat dan benar. toko yang waktu antrian di kasirnya lebih singkat atau sebaliknya? Tentunya Anda akan memilih yang pertama sekalipun mungkin harus membayar sedikit lebih mahal dibandingkan dengan toko kedua. Peningkatan kepuasan karyawan Seringkali muncul dari pihak karyawan yang merasa haknya tidak terpenuhi seperti misalkan insentif lemburnya. Manfaat Tak Berwujud (intangible benefit) Seringkali manfaat tak berwujud inilah yang menjadi titik kritis pada jalannya roda bisnis sebuah perusahaan. aspek-aspek berikut seringkali diabaikan atau tidak terlacak resistensinya. 2.dalam sistem informasi yang dikembangkan sangat membantu memecahkan masalah tersebut. yaitu 1. Dimana perusahaan cukup memesan kepada para pemasok hanya pada saat mencapai batas minimum persediaan. Mana yang kira-kira akan Anda pilih sebagai tempat berbelanja. Penekanan pada jumlah tenaga kerja tentunya berdampak pada turunnya jumlah investasi perlengkapan yang harus diinvestasikan yang berdampak pula pada turunnya biaya pemeliharaan. Peningkatan kepuasan konsumen Misalkan Anda datang ke sebuah toko swalayan. .

Hal tersebut baru salah satu contoh di luar misalkan perhitungan angka kredit. jenjang karier. Penerapan sistem informasi yang baik tentunya akan menghasilkan laporanlaporan hasil kompilasi data yang dikelola oleh database yang berkualitas serta menyeluruh. Anda yang kuasai informasi akan bertindak lebih responsif terhadap perubahan dan tren di masa depan. 7. dsb. Hal tersebut dapat diwujudkan karena setiap proses pembuatan laporan tersebut dieksekusi secara otomatis oleh mesin komputer. pendidikan dan latihan. Peningkatan efisiensi dan keluwesan operasional Pemilik bisnis mana yang tidak menginginkan ini? Semakin efisien dan luwesnya sebuah operasional maka hal ini menunjukkan semakin rendahnya biaya yang dikeluarkan untuk menjalankannya. menganalisis dan mengkompilasi informasi yang dibutuhkan oleh para pengambil keputusan di perusahaan. hak cuti. Peningkatan mutu dan jumlah informasi Informasi adalah komponen penting di jaman bisnis sekarang. 5. 6. Hal tersebut dapat dicapai karena dipangkasnya rantai birokrasi dalam perusahaan setelah implementasi sistem informasi yang baik. 4. terkini dan dapat diambil setiap saat. Hal tersebut hanya dapat terwujud jika sistem informasi dapat menyajikan informasi yang relevan. Peningkatan mutu dan jumlah keputusan manajemen Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap pengambilan keputusan sangat bergantung kepada informasi yang mendukung kebijakan yang akan diambil tersebut. 3. Peningkatan mutu dan jumlah respon atas kondisi pesaing Aspek intelijen bisnis adalah hal yang sangat penting sejak kurun waktu yang lama dengan berbagai format dan keperluannya. akurat. Peningkatan mutu komunikasi internal dan eksternal Sebuah sistem informasi yang baik tentunya harus didukung oleh sistem jaringan komunikasi data elektronik yang handal juga. . Untuk mencapai titik respon yang cepat dan tepat atas dinamika para pesaing maka diperlukan sistem informasi yang mampu mengumpulkan.

Pemantauan tersebut tentunya berdampak pada peningkatan pengendalian atas setiap prosedur dan kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan. Jika tidak maka perencanaan tersebut dapat kehilangan arah dan tidak mencapai sasarannya karena kesalah informasi yang menjadi basisnya. 8. Peningkatan mutu perencanaan Perencanaan adalah proses yang penting bagi bisnis. Peningkatan mutu pengendalian dan pengawasan Dengan sistem informasi yang dibangun dan dipelihara dengan baik maka setiap aktivitas di dalam lingkungan bisnis dapat terus-menerus dipantau. .Dengan penerapan sistem informasi yang baik maka setiap pihak baik di dalam maupun di luar perusahaan dapat bertukar informasi secara lebih efektif dan efisien. Namun apapun perencanaan yang akan dibuat maka tentunya diperlukan dukungan informasi yang memadai dalam melaksanakannya. 9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful