II.

Pembiasan Cahaya (Refraksi) Pembiasan cahaya adalah peristiwa penyimpangan atau pembelokan cahaya karena melalui dua medium yang berbeda kerapatan optiknya. Arah pembiasan cahaya dibedakan menjadi dua macam yaitu : a. mendekati garis normal cahaya Normal Cahaya dibiaskan mendekati garis normal jika cahaya merambat datang dari medium optik kurang rapat ke medium optik lebih rapat, contohnya cahaya merambat dari udara ke dalam air. udara i b. menjauhi garis normal air Cahaya dibiaskan menjauhi garis normal jika cahaya merambat dari r cahaya medium optik lebih rapat ke medium optik kurang rapat, contohnya bias cahaya merambat dari dalam air ke udara. cahaya Normal Syarat-syarat terjadinya pembiasan : bias r 1) cahaya melalui dua medium yang berbeda kerapatan optiknya; udara 2) cahaya datang tidak tegaklurus terhadap bidang batas (sudut O) cahaya air i datang lebih kecil dari 90
datang

Beberapa contoh gejala pembiasan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari diantaranya : dasar kolam terlihat lebih dangkal bila dilihat dari atas. kacamata minus (negatif) atau kacamata plus (positif) dapat membuat jelas pandangan bagi penderita rabun jauh atau rabun dekat karena adanya pembiasan. terjadinya pelangi setelah turun hujan. 1. Indeks Bias Pembiasan cahaya dapat terjadi dikarenakan perbedaan laju cahaya pada kedua medium. Laju cahaya pada medium yang rapat lebih kecil dibandingkan dengan laju cahaya pada medium yang kurang rapat. Menurut Christian Huygens (1629-1695) : ³Perbandingan laju cahaya dalam ruang hampa dengan laju cahaya dalam suatu zat dinamakan indeks bias.´ Secara matematis dapat dirumuskan :
n! c v
Tabel Indeks Bias Beberapa zat Medium Udara hampa Udara (pada STP) Air Es Alkohol etil Gliserol Benzena Kaca Kuarsa lebur Kaca korona Api cahaya/kaca flinta Lucite atau plexiglass Garam dapur (Natrium Klorida) Berlian n = c/v 1,0000 1,0003 1,333 1,31 1,36 1,48 1,50 1,46 1,52 1,58 1,51 1,53 2,42

dimana : - n = indeks bias - c = laju cahaya dalam ruang hampa ( 3 x 108 m/s) - v = laju cahaya dalam zat Indeks bias tidak pernah lebih kecil dari 1 (artinya, n u1), dan nilainya untuk beberapa zat ditampilkan pada tabel disamping.

Contoh : 1. Apa yang dimaksud indeks bias air = 1,3. Jawab : Yang dimaksud indeks bias air = 1,3 adalah perbandingan antara laju cahaya dalam ruang hampa dengan laju cahaya di dalam air besarnya 1,3. 1

hasil bagi sinus sudut datang dengan sinus sudut bias merupakan bilangan tetap dan disebut indeks bias.00 x10 8 m / s v! 2. Q.sinar datang. R. F Besarnya sudut antara kedua permukaan itu disebut N1 N2 sudut sudut pembias (F). Pembiasan Cahaya pada Prisma Bahan bening yang dibatasi oleh dua bidang permukaan yang bersudut disebut prisma. cahaya akan dibiaskan dari P permukaan prisma lainnya. Hitung laju cahaya dalam berlian. P. Apabila seberkas cahaya masuk pada salah satu i1 r2 deviasi r1 i2 R Q permukaan prisma. 3..42 v ! 1. Penyelesaian : Diketahui : n = 2. Pemantulan Internal Sempurna (Total Internal Reflection) Pemantulan internal sempurna adalah pemantulan yang terjadi pada bidang batas dua zat bening yang berbeda kerapatan optiknya. Hukum Snell Pada sekitar tahun 1621. maka pada prisma terbentuklah sudut penyimpangan yang disebut sudut deviasi.2. ilmuwan Belanda bernama Willebrord Snell (1591 ±1626) melakukan eksperimen untuk mencari hubungan antara sudut datang dengan sudut bias. cahaya bias udara air cahaya bias bidang batas udara . Karena adanya dua kali S pembiasan. dan sinar bias terletak pada satu bidang datar. Sudut deviasi adalah sudut yang dibentuk oleh perpotongan dari perpanjangan cahaya datang dengan perpanjangan cahaya bias yang meninggalkan prisma.42 c = 3 x 108 m/s Ditanyakan : v = .air J K L 2 . garis normal. . dan S menyatakan jalannya cahaya dari udara masuk ke dalam prisma kemudian meninggalkan prisma lagi. Hasil eksperimen ini dikenal dengan nama hukum Snell yang berbunyi : .24 x10 8 m / s 2. 4. Jawab : c v! n 3.. .

Serat ini digunakan untuk mentransmisikan percakapan telefon. Titik dimana cahaya mengumpul disebut titik fokus. dan data komputer. 5. 5.1 Bentuk dan Sifat Lensa Cembung (Positif) Lensa cembung adalah lensa yang bagian tengahnya lebih tebal dari bagian tepinya. : a. maka cahaya biasnya tidak lagi menuju ke udara. e. Ada dua jenis lensa yaitu lensa cembung atau lensa positif dan lensa cekung atau lensa negatif. 2) Sudut datang lebih besar dari sudut kritis. d.2 Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung 3 . Pembiasan Cahaya pada Lensa Lensa adalah benda bening yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat membiaskan atau meneruskan hampir semua cahaya yang melaluinya. Sudut datang dimana hal ini terjadi dinamakan sudut kritis (sudut batas). b. diantaranya Terjadinya fatamorgana Intan dan berlian tampak berkilauan Teropong prisma Periskop prisma Serat optik. c. 2) Lensa plankonveks (cembung datar) yaitu lensa yang permukaannya satu cembung dan yang lain datar. digunakan pada alat telekomunikasi atau bidang kedokteran. Lensa cembung terdiri dari 3 macam yaitu : 1) Lensa bikonveks (cembung ganda) yaitu lensa kedua permukaannya cembung. sinyal video. 3) Lensa konkaf konveks (meniskus cembung/cembung cekung) yaitu lensa yang permukaannya satu cembung yang lainnya cekung. Peristiwa inilah yang dinamakan pemantulan internal sempurna Syarat terjadinya pemantulan internal sempurna : 1) Cahaya datang berasal dari zat yang lebih rapat menuju ke zat yang lebih renggang. 5. Beberapa peristiwa pemantulan sempurna dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.cahaya datang - cahaya pemantulan sempurna - Cahaya datang yang berasal dari air (medium optik lebih rapat) menuju ke udara (medium optik kurang rapat) dibiaskan menjauhi garis normal (berkas cahaya J). tetapi seluruhnya dikembalikan ke dalam air (dipantulkan)(berkas L). maka sudut biasnya akan 90O dan dalam hal ini berkas bias akan berimpit dengan bidang batas (berkas K). Apabila sudut datang yang telah menjadi sudut kritis diperbesar lagi. cembung ganda cembung datar meniskus cembung Lensa cembung bersifat konvergen atau mengumpulkan cahaya. Pada sudut datang tertentu. Sudut kritis adalah sudut datang yang mempunyai sudut bias 90O atau yang mempunyai cahaya bias berimpit dengan bidang batas.

benda a SU f1 b O f2 c. (II). Sinar datang sejajar sumbu utama (SU) akan dibiaskan melalui titi api (fokus/f). III : nomor ruang untuk meletakkan benda (I). II.f1 dan O . Agar lebih mudah memahami pembentukan bayangan yang terjadi.f2 : f = jarak titik api lensa. benda a SU O f1 f2 b. R1 dan R2 : jari-jari kelengkungan lensa. (IV) : nomor ruang untuk bayangan benda 1) Tiga berkas cahaya/sinar istimewa pada lensa cembung a. a c f1 SU O f2 b Sebenarnya. 4 . O . yang merupakan titik perpotongannya. I. tetapi ke dua jarak fokus ke lensanya sama. (III). Penggambaran yang ketiga dapat digunakan untuk memeriksa. maka perhatikan bagian-bagian lensa cembung di bawah ini: III II I R2 SU f1 (IV) R1 O (I) f2 (II) M2 (III) SU : sumbu utama O : titik pusat optik lensa f1 dan f2 : titik api (fokus) lensa. Sinar datang melalui titik pusat optik lensa (O) tidak dibiaskan melainkan diteruskan. dua dari tiga berkas cahaya ini sudah cukup untuk mencari lokasi titik bayangannya. Sinar datang melalui titik api (f) akan dibiaskan sejajar sumbu utama (SU).Setiap lensa mempunyai dua buah titik fokus di sebelah kiri dan kanannya.

terjadi dari perpotongan perpanjangan sinar-sinar bias yang divergen (menyebar)........... yaitu : ......... Benda terletak antara lensa dengan titik fokus (di ruang I) M1 f1 O f2 M2 5 .... ...Bayangan maya. harap dilukis sendiri! b... Oleh karena itu bayangan yang dibentukpun hampir sama.. terjadi dari perpotongan sinar-sinar bias yang mengumpul..... . Benda terletak antara jarak fokus dengan dua kali jarak fokus (di ruang II) M1 f1 O f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : .. c.......Lensa cembung mempunyai sifat seperti cermin cekung. Bayangan nyata pada lensa cembung terjadi jika benda teletak di ruang II dan III.. Benda terletak lebih jauh dari dua jarak fokus (di ruang III) M1 f1 O f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : ...diperkecil (dari III ke (II)) Untuk selanjutnya....nyata (dibelakang lensa) ..........di ruang (II) .....Bayangan nyata..terbalik .... 2) Pembentukan bayangan pada lensa cembung dan sifat bayangannya a.... Bayangan maya pada lensa cembung terjadi jika benda terletak di ruang I................... .. ...

..3 Bentuk dan Sifat Lensa Cekung Lensa cekung adalah lensa yang bagian tengahnya lebih tipis dari bagian tepinya.......... .......... 6 ....... .... ....... ........... .......................... ............................Sifat bayangan yang terjadi : ................. 3) Lensa konveks konkaf (meniskus cekung/cekung cembung) yaitu lensa yang permukaannya satu cekung yang lainnya cembung..... 5......... Benda terletak di dua kali jarak fokus (di titik M1) M1 f1 O f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : ... ...... d............... e........................................... Benda terletak di titik fokus (f2) M1 f1 O f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : ... ......... ... 2) Lensa plankonkaf (cekung datar) yaitu lensa yang permukaannya satu cekung dan yang lain datar.... Lensa cekung terdiri dari 3 macam yaitu : 1) Lensa bikonkaf (cekung ganda) yaitu lensa kedua permukaannya cekung..................................................

Oleh karena itu. : f = jarak titik api lensa. Sinar datang sejajar sumbu utama (SU) akan dibiaskan seolah-olah dari titik api (f1).f2 R1 dan R2 : sumbu utama : titik pusat optik lensa : titik api (fokus) lensa.f1 dan O . Agar lebih mudah memahami pembentukan bayangan yang terjadi. lensa cekung mempunyai titik api (fokus) yang dinyatakan dengan negatif.cekung datar meniskus cekung Lensa cekung bersifat divergen atau menyebarkan cahaya.4 Pembentukan Bayangan pada Lensa Cekung Lensa cekung bersifat seperti cermin cembung. 5. 1) Tiga berkas cahaya/sinar istimewa pada lensa cembung a. : jari-jari kelengkungan lensa. Sinar datang seolah-olah menuju titik api (f2) akan dibiaskan sejajar sumbu utama (SU) SU f1 O f2 7 . SU f1 O f2 b. maka perhatikan bagian-bagian lensa cekung di bawah ini: R2 M1 f1 O R1 SU f2 M2 SU O f1 dan f2 O .

.maya (di depan lensa) ....c......tegak .. M1 f1 f2 M2 8 ......... 2) Pembentukan bayangan pada lensa cekung dan sifat bayangannya SU M1 f1 O f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : ................. .... b...... Sinar datang melalui titik pusat optik lensa (O) tidak dibiaskan melainkan diteruskan...... SU f1 O f2 Lensa cekung hanya dapat membentuk satu macam bayangan... yaitu bayangan maya dari benda yang terletak di depan lensa dengan sembarang penempatan...... M1 f1 f1 f2 M2 Sifat bayangan yang terjadi : ......diperkecil Untuk selanjutnya harap dilukis sendiri! a.... .....

... dan Jarak Titik Fokus 1 1 1  ! S o Si f M ! Si h ! i So ho hi ! M v ho So = jarak benda ke lensa Si = jarak bayangan ke lensa (bernilai negatif bila bayangan yang dihasilkan bersifat maya) f = jarak titik api lensa (berharga positif) M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda hi = tinggi bayangan Hubungan antara jarak benda (So).. pada lensa juga berlaku persamaan : 1 1 1  ! So Si f f ! R 2 M ! Si hi ! So ho hi ! Keterangan : ........So = jarak benda ......... Jarak Bayangan....... dan jarak fokus (f) Sama halnya pada cermin lengkung........ 5......... jarak bayangan (Si).5 Hubungan antara Jarak Benda. ...Si = jarak bayangan -f = jarak fokus -R = jari-jari kelengkungan lensa -M = perbesaran bayangan ......... .....Sifat bayangan yang terjadi : .....ho = tinggi benda .hi = tinggi bayangan 9   v ho .........

f bernilai positif (+) menunjukkan jarak fokus lensa cembung. . Jika jarak fokus lensa 6 cm. . hi ! 18c M ! 9c hi ! 2 x5cm hi ! 10cm M ! 2kali ¢ Si So v ho ¡ ¡ 10 . M = . Si = . penggunaan persamaan tersebut dengan memperhatikan tanda sebagai berikut : . . . c.f bernilai negatif (-) menunjukkan jarak fokus lensa cekung.So bernilai positif (+) menunjukkan bendanya nyata. . tinggi bayangannya Penyelesaian : Diketahui : ho = 5 cm So = 9 cm f = 6 cm Ditanyakan : a..So bernilai positif (+) menunjukkan bendanya nyata. Jawab : a. perbesarannya c.Si bernilai positif (+) menunjukkan bayangannya nyata (berada dibelakang lensa) .Si bernilai negatif (-) menunjukkan bayangannya maya (berada di depan lensa).. jarak bayangannya b. Contoh Soal : 1. hi = . b...Si bernilai negatif (-) menunjukkan bayangannya maya (berada di depan lensa) Sedangkan untuk lensa cekung : .Untuk lensa cembung. 1 1 1  ! So Si f 1 1 1 !  Si f So 1 1 1 !  Si 6 9 1 6 4 !  Si 36 36 1 2 ! Si 36 Si 36 ! 1 2 Si ! 18cm b. tentukanlah : a. M ! c.. Lensa cekung selalu membentuk bayangan maya walaupun letak benda diubah-ubah di depan lensa cekung. Sebuah benda yang tingginya 5 cm terletak 9 cm di depan lensa cembung. . ..

Sebatang lilin yang tingginya 12 cm diletakan di depan lensa cekung sejauh 10 cm.15 cm Ditanyakan : a. tinggi bayangannya Penyelesaian : Diketahui : ho = 12 cm So = 10 cm f = .2. hi = . b. hi ! M v ho hi ! 0.. 1 So  1 1 ! Si f b. Si = . c.2cm 1 1 1 !  Si f So 1 1 1 !  Si  15 10 1 2 3 !  Si 30 30 1 5 ! Si 30 Si 30 ! 1 5 Si !  6cm  6cm 10cm 6 ! 10 ! 0.... £ £ lensa 11 untuk .6Kekuatan (Daya) Lensa Kekuatan lensa atau daya lensa adalah kemampuan suatu memusatkan/mengumpulkan atau menyebarkan berkas sinar yang diterimanya. Jika jarak fokusnya 15 cm. . M = .. . M ! M ! Si So c.6 v 12cm hi ! 7. Jawab : a. perbesarannya c. jarak bayangannya b..6kali 5. tentukan : a. .

Keterangan : 1 P = daya lensa.. . Hitung daya lensa kacamata tersebut! Penyelesaian : Diketahui : f = .2 m Ditanyakan : P = .33 meter.7 Kegunaan Lensa 12 . Jawab : 1 P! f 1  2m P !  0. Pak Agus adalah seorang guru yang menggunakan kacamata + ¾ dioptri.5 ). titik api dari lensa kacamata tersebut besarnya 1. 5.5dioptri P! Jadi..75 dioptri Jawab : 1 P! f 0. daya lensa dari kacamata itu ± 0.200 cm = .75 ! 1 f 0. 2..5 dioptri atau dengan kata lain Raka menggunakan kacamata minus setengah ( . Semakin kecil fokus semakin besar daya lensanya.75 f ! 1 1 f ! 0. satuannya meter (m) Contoh soal : 1.. . Raka seorang pelajar SMP menggunakan kacamata dari lensa yang mempunyai titik api ± 200 cm. P = + 0.33meter Jadi.75 f ! 1. Hitung titik api dari kacamata tersebut! Penyelesaian : Diketahui : Ditanyakan : P = + ¾ dioptri f = . satuannya dioptri P! f f = jarak titik api.0.Besarnya daya (P) lensa berkebalikan dengan jarak titik apinya (fokus).

lalu dipantulkan sempurna. 6. putih kuning Warna-warna yang keluar dari prisma dapat diamati hijau dengan memasang layar (seperti terlihat pada biru Dinding atau layar gambar). Sinar matahari jatuh ke butir butir air di udara. Warna spektrum inilah tampak terlihat berupa pelangi di udara. Deretan warna yang tampak pada layar ungu disebut spektrum warna. lup. Dispersi cahaya terjadi karena setiap warna cahaya mempunyai indeks bias yang berbeda-beda.1 Dispersi Apabila seberkas cahaya putih atau cahaya polikromatis melewati sebuah prisma maka cahaya merah tersebut akan diuraikan menjadi berbagai warna. Cahaya merah mempunyai indeks bias terkecil sedangkan cahaya ungu mempunyai indeks bias terbesar sehingga cahaya merah mengalami deviasi (penyimpangan) terkecil sedangkan warna ungu mengalami deviasi terbesar.Lensa cembung banyak digunakan pada kamera. mikroskop. dan kacamata sedangkan lensa cekung banyak pula digunakan pada alat-alat optik diantaranya kacamata dan teropong. Dispersi Cahaya 6. sinar matahari butiran air hujan d 13 . kemudian dibiaskan keluar dari butiran air. 6. Sinar tersebut memasuki butiran. jingga Penguraian cahaya ini menjadi warna-warna cahaya cahaya monokromatis disebut dispersi (hamburan) cahaya.2 Pelangi Terjadinya pelangi disebabkan oleh peristiwa dispersi cahaya matahari melalui butiran air hujan di udara dan diurai menjadi warna spektrum.

UJI KOMPETENSI I.. Berkas sinar yang jatuh dari udara ke air akan tampak patah atau membelok. Pembiasan merupakan gejala perubahan . 14 . arah rambat cahaya dalam medium yang berbeda kerapatan optiknya d. kerapatan optik 4. . penyimpangan/deviasi c. PILIHAN GANDA 1. Hal ini disebabkan air dan udara berbeda . pemantulan/refleksi d.. Kedalaman dasar danau yang berair jernih oleh orang yang berada di atas permukaaan airnya akan tampak . a. wujud b. a.. kerapatan c. Jika seberkas cahaya melewati dua jenis zat optik yang berbeda kerapatannya akan mengalami . rambatan cahaya dalam medium yang berbeda c. laju rambat cahaya dalam medium b. pembiasan/refraksi 2.. .... . rambatan cahaya dalam medium yang berbeda kerapatan optiknya 3. a. kerapatan jenis d. .. peruraian/dispersi b.

.. Pada waktu cahaya merambat dari medium rapat ke medium yang kurang rapat terjadi sudut bias sebesar 90O. normal d. . 15 . tidak dibiaskan 7.. c.. bias 6. 0..50 d.. tetap lebih dalam lebih dangkal semuanya benar 5. . . 1. dua bidang sehingga membiaskan berkas sinar sejajar menjadi berkas konvergen atau berkas divergen 10.. sudut bias 60O b. Sudut datang yang menghasilkan sudut bias sebesar 90O dinamakan sudut . udara air 9. dua bidang datar c. . . Sinar yang datang dari kaca planparalel akan keluar dari kaca planparalel dengan . a.. pantul b. bidang lengkung dan bidang datar d.00 c. maka indeks bias benzena . bedarnya sama dengan sudut bias dalam kaca planparalel d. a.. a...00 8. a. Lensa cembung dinamakan juga lensa . Laju cahaya dalam benzena 2 x 108 m/s. 6. Lensa adalah benda bening yang dibatasi oleh . 67 b. b. . d. 1. sejajar dengan sinar datang ke kaca planparalel c. udara air d. a.a. Pembiasan yang benar ditunjukkan oleh gambar . dua bidang lengkung b. udara air udara air b.. c. . . kritis c. . Jika laju cahaya dalam ruang hampa 3 x 108 m/s..

di depan lensa.. lensa cekung b. diperbesar c. dibiaskan melalui titik pusat optik lensa b.. mikroskop b. Sifat bayangan yang terjadi . terbalik. diperkecil 16 . Jika bayangan terbentuk sejauh 30 cm di depan lensa cembung. nyata. lensa cekung d. terbalik. lensa cembung d.. maya. lensa positif c.. lensa cembung b.. diperbesar b. 15 cm d. tegak. kacamata miop d. . a. di depan lensa. diperkecil d.. maya. . di belakang lensa. a. tegak.. a. terbalik. kecamata normal 13. lensa plan paralel 12. 10 cm c. diteruskan tanpa mengalami pembiasan 15. b. diperbesar d. di belakang lensa.. . Sebuah benda berdiri tegak sejauh 15 cm di depan lensa cembung. c. diperkecil c.. Sebuah benda berdiri tegak sejauh 5 cm di depan lensa cembung yang memiliki jarak fokus 10 cm. maya... . Lensa yang bagian tengahnya lebih tipis daripada bagian pinggirnya disebut . Lensa yang selalu membentuk bayangan yang bersifat maya dan diperkecil adalah . a.a. a. tegak. Sifat bayangan yang dibentuk . Lensa cembung banyak manfaatnya diantaranya digunakan dalam alat . Sinar istimewa pada lensa cembung. 5 cm b. lensa konvergen c.. . spion kendaraan c. d. dibiaskan seolah-olah berasal dari titik api lensa c. . diperkecil b. . terbalik.. lensa positif 14. diperbesar 16. maka jarak fokus lensa tersebut .. tegak. dibiaskan menuju titik api utama d. dimana sinar datang sejajar sumbu utama akan . Lensa cekung yang memiliki jarak fokus 20 cm di depannya diletakan sebuah benda dengan jarak 10 cm. 20 cm 17. divergen negatif konvergen plan paralel 11. a. a.

positif dan jarak titik api lensa 50 cm c. merah b. batas b. Berkas cahaya putih dari cahaya matahari bila dijatuhkan pada prisma kaca akan terurai menjadi warna-warna . merah 17 . Pada prisma. Seseorang menggunakan kacamata yang mempunyai kekuatan lensa 2 dioptri. . Sudut yang terbentuk oleh perpanjangan sinar yang masuk ke dalam prisma dan perpanjangan sinar yang keluar dari prisma disebut sudut . ... jingga. . ungu. a. pembiasan cahaya c. biru. merah. hijau.. 40 cm d.2 kali b.. warna cahaya yang mengalami deviasi terbesar adalah .. ungu 24. kuning. 20 cm b.. ungu. a. pemantulan sempurna b. a. negatif dan jarak titik api lensa 2 cm d. maksimum 23. 72 kali 19.. deviasi c. pemantulan difus d.18. a.. hijau b.. jingga. Perbesaran yang dihasilkan dari sebuah lensa konvergen. kuning c. Peristiwa apa yang terjadi pada gambar di bawah ini! a. a. . 60 cm 20.25. negatif dan jarak titik api lensa 50 cm 21. . Artinya orang tersebut menggunakan kacamata berlensa . 30 cm c. 0. maka letak benda tersebut .. ungu. Perbesaran yang dihasilkan oleh sebuah lensa divergen yang berjarak fokus 20 cm adalah 0.. abu-abu. minimum d. pembiasan sempurna 22.. a. apabila benda terletak 12 cm di depan lensa menghasilkan bayangan terletak 60 cm di belakang lensa adalah . nila c. 48 kali d. positif dan jarak titik api lensa 2 cm b. 5 kali c. biru d. merah. kuning. hijau. .

Warna cahaya yang mempunyai panjang gelombang terkecil adalah . URAIAN 1. Peristiwa fatamorgana disebabkan . Laju cahaya dalam air laut 2. Terjadinya pelangi adalah karena cahaya matahari diuraikan dan dibiaskan oleh . jingga.. Pelangi mungkin dapat kita lihat bila . Yang mempunyai indeks bias terkecil dari peristiwa dispersi cahaya oleh prisma adalah warna . merah 28. temperatur daratan yang tinggi b. a. a. Jika jarak fokus lensa 6 cm.. biru. ungu b. uap air yang ada di lapisan atmosfe d. ungu b. .1 x 108 m/s. a. dan dibiaskan oleh uap air yang ada di sekitarnya 30. kita menghadap ke hujan dan matahari ada di belakang kita c. Benda setinggi 5 cm berdiri tegak di depan lensa cembung sejauh 10 cm. tentukan indeks bias air laut! 2. merah 26. Dispersi cahaya terjadi karena . a. laju rambat tiap cahaya berwarna berbeda-beda b. indeks bias tiap warna cahaya sama saja c. awan tebal yang ada pada lapisan atmosfer 29.. biru c. d.. ungu 25.. butir-butir hujan yang ada di udara c. Jika laju cahaya dalam ruang hampa 3 x 108 m/s. debu-debu yang bertebaran di udara c. . tentukan : a. cahaya melewati dua zat bening yang berbeda d.. II.d.. matahari dan hujan ada dibelakang kita b. matahari ada di atas kita. perbesaran. Sinar matahari diuraikan titik-titik air. a. . kuning. . jingga d. lapisan udara di dekat dataran yang memuai dan membiaskan sinar. dan tinggi bayangan benda oleh lensa 18 . indeks bias tiap warna cahaya berbeda 27. ... lapisan atmosfer b.. a. hijau. merah. . kita menghadap ke matahari dan hujan ada di depan kita d.. jarak.. jingga d. biru c.

Urutkan warna-warna cahaya tampak berdasarkan : a. lukisan perjalanan sinar pembentukan bayangannya 3. a. Berapakah kekuatan lensa tersebut? 4. sifat bayangan yang terjadi c.b. panjang gelombang pendek ke panjang gelombang panjang! b. Bagaimana caranya menunjukkan bahwa cahaya matahari termasuk cahaya polikromatis? b. Indeks bias kecil ke indeks bias besar! 5. Sebuah lensa divergen mempunyai jarak titik api 20 cm. Apa akibatnya bila cahaya monokromatis datang pada prisma? 19 .