ASPEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA “TOFU HOUSE”

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Perusahaan merupakan suatu sistem yang tidak dapat dilepaskan dari faktor sumber daya manusia, karena sumber daya manusia adalah salah satu asset terpenting di dalam perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus mampu mendapatkan karyawan yang memiliki tanggung jawab, loyalitas dan kemampuanatau ketrampilan yang memadai melalui program perencanaan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan, baik mengenai kebutuhan karyawan secara kuantitatif dan kualitatif maupun metode seleksi yang digunakan. Demikian halnya dengan rumah makan TOFU House Solo dalam membuat perencanaan tenaga kerja dan proses seleksi karyawan.

1. Perekrutan Karyawan Managemen pengelola Sumber Daya Manusia Tofu House tidak terlepas dari proses recruitmen karyawannya. Sistem recruitment yang diterapkan dilakukan dengan melalui dua cara yakni : a) Sumber Intern (dari Orang dalam perusahaan sendiri). Dari dalam perusahaan melalui realokasi SDM yang ada baik berupa tour of duty (alih tugas) atau tour of area (alih tempat kerja). Sasarannya

yaitu Pertama. Training Pelatihan atau training bertujuan agar karyawan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya. pelatihan tingkat tiga.agar perusahaan dapat menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat (the right man on the right place). 2. Manajemen Tofu House yakin bahwa pekerjaan yang baik apabila dikerjakan oleh karyawan yang baik akan memberikan hasil yang baik pula. Yang dimaksud dengan training pra tugas yang diterapkan manajemen Tofu House untuk karyawannya. pelatihan tingkat pertama. Kedua. pelatihan ini ditujukan bagi karyawan yang menangani pekerjaan yang bersifat praktis. yaitu pelatihan yang ditujukan untuk mempersiapkan karyawan yang akan menduduki . b) Kedua. Ada 3 tingkatan pelatihan pra tugas yang ada di rumah makan Tofu House. yaitu: 1). Dalam perekrutan karyawan/karyawati selain menekankan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik. Pelatihan yang dilaksanakan bagi para calon karyawan yang telah lulus dalam seleksi perekrutan sebelum diangkat menjadi karyawan. Pelatihan yang dilaksanakan bagi karyawan yang sudah diangkat menjadi karyawan 2). sumber ekstern (dari luar perusahaan) yaitu dengan cara perekrutan. Yang ketiga. pelatihan ini ditujukan bagi mereka yang dipersiapkan untuk menduduki jabatan staff (kabag) yang bersifat teknis. pelatihan tingkat kedua. dengan melalui beberapa proses yang telah ditentukan. akhlak juga menjadi pertimbangan utama.

maka akan dapat diketahui mengenai kedudukan.Besar kecilnya perusahaan yang bersangkutan. Jabatan yang terdapat dalam organisasi beserta jabatannya. Struktur oganisasi menunjukkan perwujudan hubungan antara fungsi. tetapi setiap bagian memiliki tugas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Direktur utama membawahi bagian-bagian yang masing-masing dipimpin oleh manager. bersifat human skill. Hubungan wewenang dan tanggung jawab seorang pegawai didasarkan pada rumah makan Tofu House ditunjukkan pada gambar sebagai berikut: . tanggung jawab. Dengan adanya struktur organisasi yang baik. d. maka akan diperoleh keterangan mengenai: a.jabatan sebagai pimpinan tingkat menengah untuk calon manager. Para manager tersebut membawahi dan mengawasi langsung semua aktifitas karyawan. Perincian dan tugas-tugas dari masing-masing unit organisasi. Struktur Organisasi Struktur organisasi adalah suatu kerangka yang menunjukkan hubungan antara jabatan maupun bidang kerja yang satu dengan yang lainnya sehingga akan tampak struktur kepegawaiannya. Pimpinan menentukan kepada bawahan mengenai pekerjaan atau tugas. b. wewenang. Aspek yang diberikan dalam pelatihan dasar antara lain : Pengetahuan. c. meskipun semua bagian saling berhubungan. Saluran tanggung jawab dari masing-masing pegawai. Dengan adanya struktur organisasi yang baik. pembekalan yang cenderung berhubungan dengan sikap/pembentukan perilaku. tugas dan kewajiban dari masing-masing pegawai. wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing pegawai.

2. Untuk itu pihak manajer seharusnya melakukan beberapa hal yakni (1) merefleksikan dan mendukung strategi dan kebijakan tujuan dan sasaran perusahaan. (4) melakukan umpan balik kepada manajemen puncak . (3) menyampaikan dan menguraikan semua kebutuhan perusahaan dalam bentuk rincian kegiatan agar dilaksanakan oleh karyawan.1. Dia merupakan representasi manajemen puncak dalam hal strategi dan kebijakan perusahaan yang perlu disampaikan ke dan dilaksanakan semua karyawannya. Manajerlah yang memiliki posisi terdepan tentang keberhasilan karyawannya. Investor Orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. (2) merefleksikan dan mendukung kebijakan umum dan kebijakan operasional serta metode untuk mencapai tujuan perusahaan. Manajer Dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kinerja karyawan di unit kerjanya.

00. satu hari dihitung 6 jam. 2) Budaya Kerja Budaya Kerja adalah suatu falsafah dengan didasari pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat. Keenam hal tersebut adalah . pendapat. 1) Status Karyawan a) Jumlah tenaga kerja b) Untuk waiters Pengaturan Jam Kerja dilakukan pembagian shif atau Hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 09. cita-cita. Dibutuhkan kesiapan yang prima dari bagian HRD adalah kunci sukses perusahaan mengelola karyawan dan asset perusahaan. undang-undang dan sop kepersonaliaan dengan berbagai macam permasalahan. 3. pelatihan dan manage database karyawan. pandangan serta tindakan yang terwujud sebagai kerja.tentang bagaimana persepsi dan sikap karyawan terhadap setiap tujuan dan kebijakan perusahaan. Ada enam kharakteristik yang membentuk budaya kerja karyawan karyawati Tofu House. pengembangan sumber daya manusia. dan (5) melakukan umpan balik kepada manajemen puncak tentang apa kekuatan dan kelemahan sumberdaya dan proses pekerjaan di tingkat unit. karir karyawan. bergantian.00-21. Budaya kerja muncul dari karakteristik karyawan atau karyawati. kebiasaan dan juga pendorong yang dibudayakan dalam suatu kelompok dan tercermin dalam sikap menjadi perilaku. HRD Tugas HRD dalam pekerjaan yaitu berhubungan pengembangan organisasi.

Selalu berfikir menang-menang/positif 4. Mereka biasanya adalah semua anggota dapur yang berada di bawah chef (kepala koki). walaupun kedua istilah ini secara profesional tidak dapat disamakan. Istilah koki pada suatu dapur rumah makan atau restoran biasanya merujuk pada orang dengan sedikit atau tanpa pengaruh kreatif terhadap menu dan memiliki sedikit atau tanpa pengaruh apapun terhadap dapur.a. disiplin kerja c. serta menawarkan menu-menu lainnya. menyajikan masakan yang dipesan pelanggan. d. 4. Keempat. e. Selalu mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan diri sendiri. Pelayan atau witers Waiters atau pelayan mempunyai tugas menghantarkan menu. Koki atau juru masak Bertugas memasak. b. kreatif. thinking. . Kedua. menyiapkan makanan untuk disantap. dan berinisiatif sehingga terasa kehadirannya ditengah-tengah rekan kerjanya. Ketiga. meskipun kepentingan diri sendiri itu penting. f. Kelima. Selalu mengutamakan yang paling utama. namun ia dipenuhi dengan melakukan kerjasama. Keenam. Selalu meningkatkan kualitas diri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Pertama : Selalu proaktif. Istilah ini kadang merujuk pada chef.

kompensasi memiliki arti penting karena kompensasi mencerminkan upaya organisasi dalam mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Jumlah gaji pokok dipengaruhi beberapa faktor seperti : masa kerja. yaitu dengan mengenakan kostum maid dan memperlakukan pelanggan sebagain tuan dan nyonya selayaknya di rumah pribadi. prestasi kerja. Hal ini diharapkan menjadi daya tarik pelanggan. Pemakaian seragam dalam “Tofu House” cafe dikenakan oleh waitersnya. Sistem Kompensasi Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan kepada karyawan. yang dapat bersifat finansial maupun non finansial. bukan sebagai pelanggan kafe. Bagi organisasi atau perusahaan. mempekerjakan. .Seragam merupakan seperangkat pakaian standar yang dikenakan oleh karyawan atau anggota dalam suatu perusahaan sewaktu berpartisipasi dalam aktivitas organisasi tersebut. a) Gaji Pokok Gaji adalah bentuk balas jasa atau penghargaan yang diberikan oleh suatu perusahaan atas jasa dan hasil kerja karyawannya. pada periode yang tetap. Sistem kompensasi yang baik akan mampu memberikan kepuasan bagi karyawan dan memungkinkan perusahaan memperoleh. dan mempertahankan karyawan.

Ada gaji yang diberikan secara harian. dan bulanan. mingguan. 102/MEN/VI/2004 TENTANG WAKTU LEMBUR KERJA Yang dimaksud upah lembur adalah upah yang berhak diterima oleh pekerja atau buruh diluar waktu kerja yang telah ditentukan. Untuk mengetahui berapa upah lembur per-jam. maka upah sebulan adalah upah rata-rata 12 (dua belas) bulan terakhir.dan jabatan. Pemberian gaji dikomulatifkan setiap awal bulan. Seorang karyawan akan menerima gajinya sesuai dengan kesepakatan pada awal wawancara dengan besar yang telah disepakati bersama. Dalam perhitungan gaji Tofu House menggunakan sistem secara harian. . dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau upah yang diterima pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemerintah. yaitu setiap tanggal 1. (2) Jika upah pekerja/buruh dibayar berdasarkan satuan hasil. Upah lembur dihitung per-jam. maka penghitungan besarnya upah sebulan adalah upah sehari dikalikan 25 (dua puluh lima) bagi pekerja/buruh yang bekerja 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau dikalikan 21 (dua puluh satu) bagi pekerja/buruh yang bekerja 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu. yakni melebihi 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau 8 (delapan) jam sehari. hal ini diharapkan agar dapat meningkatkan kedisiplinan karyawan. b) Upah Lembur Dasar KERJA yang dipakai dalam DAN perhitungan UPAH ini adalah Keputusan LEMBUR Menakertrans NOMOR KEP. maka harus diketahui dulu berapa upah pokok kita: (1) Jika upah pekerja/buruh dibayar secara harian.

Perbedaan tersebut merupakan tambahan upah (bonus) karena adanya kelebihan prestasi yang membedakan satu pegawai dengan yang lain. tunjangan yang berbentuk pesangon. Kompensasi pelengkap merupakan salah satu bentuk pemberian kompensasi berupa penyediaan paket benefit dan program. c) Insentiff Insentif yaitu memberikan upah/gaji berdasarkan perbedaan prestasi kerja sehingga bisa jadi dua orang yang memiliki jabatan sama akan menerima upah yang berbeda. dengan maksud pokok untuk mempertahankan keberadaan karyawan sebagai anggota organisasi dalam jangka panjang. maka kompansasi pelengkap merupakan kompensasi tidak langsung berkaitan dengan prestasi kerja. meskipun gaji pokoknya/dasarnya sama.(3)Dalam hal pekerja/buruh bekerja kurang dari 12 (dua belas). maka upah sebulan dihitung berdasarkan upah rata-rata selama bekerja dengan ketentuan tidak boleh lebih rendah dari upah minimum. karena prestasinya berbeda. Produktifitas kerja Produktifitas kerja dipengaruhi oleh prestasi kerja. posisi dan jabatan. pendidikan dan pengalaman serta jenis dan sifat pekerjaan. Pengaruh ini memungkinkan karyawan pada posisi dan jabatan yang perayaan hari . Prestasi kerja merupakan faktor yang diperhitungkan dalam penetapan kompensasi. d) Kompensasi pelengkap (Fringe Benefit). a. tunjangan kesehatan dan pelayanan yang berbentuk raya. Kompensasi pelengkap meliputi.program pelayanan karyawan. Faktor pribadi karyawan yang mempengaruhi besarnya pemberian kompensasi adalah produktifitas kerja. Kalau upah dan gaji merupakan kompensasi langsung karena sung berkaitan dengan prestasi kerja.

.sama mendapatkan kompsasai yang berbeda. b. Pegawai yang lebih berpengalaman dan berpndidikan lebih tinggi akan mendapat kompensasi yang lebih besar dari pegawai yang kurang pengalaman dan atau lebih rendah tingkat pendidikannya. Pertimbangan faktor ini merupakan wujud penghargaan organisasi pada keprofesionalan seseorang. c. Posisi dan jabatan seseorang dalam organisasi menunjukkan keberadaan dan tanggung jawabnya dalam hierarki organisasi. maka semakin tinggi pula kompensasi yang diterimanya. semakin besar tanggung jawabnya. Semakin tinggi posisi dan jabatan seseorang dalam organisasi. Posisi dan Jabatan Posisi dan jabatan berbeda berimplikasi pada perbedaan besarnya kompensasi. Hal tersebut berlaku sebaliknya. pendidikan dan pengalaman kerja juga merupakan faktor yang mempengaruhi besarnya kompensasi. Pemberian kompesasi ini dimaksud untuk meningkatkan produktifitas kerja karyawan. Pertimbangan ini juga dapat memacu karyawan untuk meningkatkan pengetahuannya. Pendidikan dan Pengalaman Selain posisi dan jabatan.

. Begitu pula halnya dengan pekerjaan manajemen berbeda dengan pekerjaan teknis. Pemberian kompensasi yang berbeda ini selain karena pertimbangan profesioalisme pegawai juga kerena besarnya resiko dan tanggung jawab yang dipikul oleh pegawai yang bersangkutan. Jenis dan Sifat Pekerjaan Besarnya kompensasi pegawai yang bekerja di lapangan berbeda dengan pekerjaan yang bekerja dalam ruangan. demikian juga kompensasi untuk pekerjaan klerikal akan berbeda dengan pekerjaan adminsitratif.d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful