P. 1
Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

|Views: 179|Likes:
Published by Lalu Syamsulhakim

More info:

Published by: Lalu Syamsulhakim on May 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2014

pdf

text

original

BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI 1.

Pengertian demokrasi Berbicara tentang pengertian demokrasi, ada beberapa pendapat yang dapat kita jadikan acuan agar kita mudah memahaminya. Pendapat pendapat tersebut antara lainnya dikemukakan oleh para took seperti berikut. Kranenburg.berpendapt bahwa demokrasi terbentuk dari dua pokok kata yang berasal dari bahasa yunani yaitu Demos (rakyat) dan Kratein (memerinyah) yang maknanya adalah cara memerintah oleh rakyat . Prof. Mr. Koentjoro Poerbobranoto. Berpendapat demokrasi adalah suatu Negara yang pemerintahannya dipegang oleh rakyat. Maksudnya, suatu system dimana suatu Negara diikutsertakan dalampemerintahan Negara. Abraham Lincoln. Berpendapat bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (Democracy is government oh the people, by the people, and for the people). Berdasarkan pendapat dari tokoh-tokoh diatas, maka dapat diambil satu kesimpulan tentang pengertian demokrasi seperti berikut. Demokrasi adalah suatu paham yang menegaskan bahwa pemerintahan suatu Negara di pegang oleh rakyat, karena pemerintahan tersebut pada hakikatnya berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. System pemerintahan demokrasi adalah demokrasi langsung.Pelaksana demokrasi itu disebut demokrasi langsung (direct democracy). Dalam masa sekarang ini, di mana penduduk Negara berjumlah ratusan ribu bahkan jutaan orang. Demokrasi langsung tidak mungkin dilaksanakan, sehingga dibutuhkan lembaga perwakilan rakyat. Anggota anggotanya dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum yang rahasia, bebas, jujur, dan adil. Oleh karena itu, demikrasi seperti ini disebut demokrasi perwakilan (representative democracy).

menyangkut pula adanya pengakuan terhadap kesetraan diantara warga negara. seni. berbangsa dan bernegara b. Demokrasi pada masa kini antara lain menyangkut hak memilih dan hak untuk dipilih. Adanya partisipasi masyarakat secara aktifd dalam kehidupan bermasyarakat. serta kebudayaan. dan efektif dan lestari tanpa adanya budaya yang memawarnai pengorganisasian bebagai elemen politik seperti partai politik. Adanya pengakuan akan supremasi sipil atas militer . kebebasan untuk memperoleh berbagai sumber informasi dan komunikasi. Salah satu hak dalam hubungannya dengan Negara adalah hak politik rakyat dalam partisipasi aktif untuk dengan bebas berorganisasi. serta kebebasan utuk menyuarakan ekspresi baik memlalui organisasi. Adanya pengakuan akan supremasi hokum ( daulat Hukum) c. berkeyakinan. di anataranya. Adanya kebebasan. dan menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan. potensi. kebebasan untuk mengurus nasib sendiri. Kemudian diwujudkan dalm ikut seta menentukan arah perkembangan dan cara mencapai tujuan serta gerak poloitik Negara. Demokrasi memerlukan partisipasi rakyat dan deokrasi yang kuat bersumber pada kehendak rakyat serta bertujuan untuk mencapai kemasalahatan bersama. itukah pen gertian demokrasi. kebebasan berekpresi dan berbicara/berpendapat berkebebasab untuk berkumpul dan berorganisasi. Demokrasi sebagai meliputi unsur-unsur sebagai berikut : a. Keikut sertaannya tersebut tentu saja dalam batas -batas ditentukan dalamperaturan perundang-undangan atau hokum yang berlaku. kebebasan untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum. e.Inti pemerintahan demokrasi kekuasaan memerintah yang dimiliki oleh rakyat. Kebebasan tersebut dapat berbentuk dukungan ataupun tuntutan terhadap kebijakan yang diambil atau diputuskan oleh pejabat negara. lembaga -lembaga pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Adanay pengakuan akan kesamaan di anatar warga Negara d. berkumpul. berkebebasan beragama. kebebasan untuk mengguagat pemerintah. 2. kebebasan warga negara untuk melakukan partisipasi politik.

maka warga Negara dapat mengganti pemerintahan melalui mekanisme demokrasi yang tersedia. peraturan-perauran dan kebijakankebijakan public. . Namuk oleh karena secara praktis tidak mungkin melibatkan seluruh warga suatu Negara terlibat dalam pengambilan keputusan (sebagaimana halnya pada zaman Ynani Kuno). Hal itu sesuai dengan definisi demokrasi sebagai mana dikemukakan oleh Abraham Lincoln. dapat terus menjaga agar pemerintahanya bertanggung jawab kepada masyarakat. Pemilu yang teratus (regular) memungkinkan partai -partai turut bersaing dan mengumumkan kebijakan-kebijakan alternative mereka agar didukung masyarakat. Dan jika pertanggungjawaban itu tidak diberikan. Para wakil inilah yang diserahi mandar untuk mengelolah masa depan bersama warga Negara melalui be rbagai kebijaka dan peraturan perundang-undangan. maka digunakan prosedur pemilihan wakil. Dalam budaya demokrasi. Selanjutnya warga Negara. demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. Ia mengatakan.Unsur-Unsur Demokrasi Sebagai Bentuk Pemerintahan Partisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara . Para warga Negara memilih wakil -wakil mereka di pemerintahan. Pemerintah demokrasi diberi kewenangan membuat kepuusan melalui mandar yang diperoleh lewat pemilihan umum. setiap waraga berhak ikut menentukan kebijakan public seperti penentuan anggaraan. melalui hak memilihnya yang priodik. oleh rakyat dan untuk rakyat .

para calon majlis bahkan mewakili bebagai macam partai politik. masyarakat tetap harus tetap mengawasi mereka dan tidak hanya tunggu saat pemilu. Apakah Negara -negara ini. Pemilihan harus diawasi oleh petugas yang resmi dan tidak memiliki kepentingan pribadi. benar-benar demokrasi? Jawabannya adalah tidak. misalkanan para wakir sering diam saja. Khusus bai rakyat yang dipilih. yang dapat dipercaya untuk menjamin bahwa tidak seorang pun memebrika suara lebih dari satu kali dan bahwa suara-suara di hitung secara jujur dan akurat ini jarang terjadi di Negara -negara komunis Eropa timurtempo dulu.Pertanyaan berikutnya adalah : pemilu yang bagaimana? Ketika partai partai komunis berkuasa dieropa timur (1947-1949). Untuk itu. Para pemilih dijinkan untuk mengambil bagian dalam pemungutan suara rahasia yang untuk memili h anggota majlis local dan nasional. Akan tetapi. mereka berhak dan bertanggungjawab menyuarakan aspi rasi atau keritik kapan saja terhadap para wakil dan pemerintahan lazim disebut gerakan ekstraparloementer. Inilah yang juga disebut demokrasi parstipatoris. Negara -negara komunis initelah menyebut sebuah system demokrasi. Hal ini mengingatkan kenyatan bahwa baik pemerintah maupun wakil rakyat yang mereka pilih bias saja membuat kebijakan yang bertentangan dengan aspir asi mereka. Dalam hal kebijakan yang tidak memihak aspirasi rakyat. Atau malah kongkalikong dengan pemerintaha. namun menolak untuk mengakui unsur-unsur lain yang diperlukan agar system itu berjalan secara demokrasi. pemilihan umum dilaksanakan secara berkala. dan tidak selalu otomatis diperaktekkan bahkan di Negara-negara barat yang lebih maju. Pemilihan harus menawarkan kepada para pemilih yang nyata di antarapartai-partai yang menawarkan program -program yang berbeda. yangmenyebut dirinya demokrasi rakyat . Di beberapa negarra. Partisipasi tidak indetik dengan memilih dan dipilih dan dipilih pemilu. partisipasi rakyat tidak hanya berupa partisipasi dalam mekanisme lima tahunan (pemilu) itu saja. Pertama-pertama pemilu harus jujur. di antaranya adanya pemilihan umum yang bebas. .

Tanpa media yang bebas dan tanpa kebebasan berekpresi yang lebih luas (melalui percakapan. filem-filem. buku -buku. Pengakuan akan kesamaan warga Negara. Dalam demokrasi. banyak demonstran yang menentang kebijakan pemerintah dibubarkan dengan cara kekerasan. yang seringkali dianggap sudah semestinya ada di Negara -negara yang tradisi demokrasinya sudah lama.Kebebasan. Media yang bebas ( artinya. Kebebasan berkumpul memungkinkan rakyat berkumpul untuk melakukan diskusi. dan bahkan lebih sulit lagi untuk membuat keputusan yang berbobot mengenai apa yanag harus mereka pilih demi mencapai suatu mesy arakat yang mereka inginkan. sering kali sulit bagi rakyat untuk mengetahui apa yang sesungguhnya sedang terjadi. dan media (Koran. TV) kebebasan memungkinkan demokrasi berfungsi. semuanya sama dihadapan hukum. radio. berkumpul. Pengalaman banyak Negara menunjukan banyak pengerintik dijebloskan kedalam penjara. dan bahakan poster-poster dinding). dan bahkan banyak di antara mereka ditembak mati secara diam-diam oleh agen-agen Negara. semua warga Negara diandaiakan memiliki hak-hak politik yang sama. Ketiga kebebasanini memungkinkan rakyat mengambil bagian dalam proses demokrasi. Unsur penting lainnya. hak pilih yang sama. Kesamaan disini juga termasuk kesamaan di depan hokum. jumlah suara yang sama. berserikat. Kebebasan memberikan boksigen agar demokrasi bias bernafas kebebasan berekpresi dan memungkinkan segala masalah bias diperdebatkan. adalah supremasi hukum (rule of law). Supremasi hokum (daulat hokum). Unsure kedua dan bahkan lebih mendasar adalah kebebasan yaitu kebebasan berekpresi.tidak ada gunanya pemerintah membiarkan semua kebebasan yang disebut di atas bertumbuh apabila pemerintah menginjak -injaknya. media tidak dikembalikan oleh penguasa) membantu rakyat mendapatkan informasi yang diperlukan untuk membuat pilihan mereka sendiri. akses atau kesempatan yang sama untuk medapatkan ilmu pengetahuan. Tidak seorang pun mempunyai mempunyai pengaruh lebih besar dari orang lain dalam proses pembuatan kebijakan. Kebebasan berserikat memungkinkan orang-orang untuk bergabung dalam suatu partai atau kelompok penekan untuk mewujudkan pandangan atau cita-cita politik mereka. memungkikan pemerintahdikritik. Berikut penjelasannya: . dan memungkikan adanya pilihan-pilihan lain. dari rakyat jelata sampai pejabat tinggi.

agama. Nah dengan adanya berbagai pendapat tentang pengertian masyarakat madani. berperkara di depan pengadilan. . Kamu pun telah memahaminya pada pembahasan materi di depan.y Di bidang ekonomi : setiap individu memiliki hak yang sama untuk melakukan usaha ekonomi ( berdagang. yakni berhak untuk mengadakan pembelaan. y Di bidang pertahanan dan keamanan : setiap individu mempunya hak dan kewajiban yang sama dalam pembelaan Negara Pengakuan akan supremasi sipil atau militer. Masyakat madani adalah masyarakat yang mampu mengisi sruang publik. menjadi anggota salah satu partai politikbaru sesuai perundang-undangan yang berlaku. jenis kelamin. Ciri-Ciri Masyarakat Madani Masyarakat madani merupakan konsep yang memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan maksan yang berbeda -beda. y Dalam bidang hokum : setiap individu memiliki kedudukan yang sama. maka perlu kita pahami ciri-ciri dari masyarakt madani seperti yang diungkapkan oleh Bahmuller dibawah ini. dan sebagainya. berkebun. Juga memiliki hak dalam pengambilan keputusan baik dalam lingkup keluarg a atau masyarakat melalui mekanisme yang disepakati dengan dengan tidak membedakan setatus. kedudukan. menjual jasa. 2. Dalam pemikiran reformasi ini masyrakat madani merupakan tujuan pemerintah demokrasi. bertani. seni pahar. y Dalam bidang politik : setiap orang memiliki hak politik yang sama. seni musik. sehingga dapat menjadi bumper kekuasaan negara yang berlebihan. Masyarakat Madani 1. seni lukis. dan sebagainya) untuk memenuhi dan meningkatkan taraf hidup. penun tutan. Budaya demokrasi juga mensyaratkan supremasi sipil atau militer (sipil mengatur militer). Makna Masyarakat Madani Masyarakat madani masih merupakan sebuah proses dalam rangka reformasi. dan sebagainya. 3. seni bangunan (arsitektur). y Dibidang budaya budaya : setiap individu mempunyai kesaman dalam mengembangkan seni. misalnya berkreasi dalam seni tari. yakni setiap individu berhak secara bebas memiliki.

pemerintahannya memberikan peluang yang seluas -luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program -program pembangunan di wilayahnya. masyarakat madani bukanlah masyarakat yang terbentuk begitu saja. Apabila kita kaji masyarakat dinegara-negara maju yang sudah dikatakan sebagai masyarkat madani seperti berikut : . diantaranya sebagai berikut : a. e. Meluasnya kesetiaan (loyality) dan kepercayaan (trust). Dari berbagai ciri tersebut. f. g. sehingga individu-individu mengakui keterlibatan dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri. Teruntegritasnya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial. dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya. Menyebarkan kekuasaan. Namun demikian. d.Merujuk pada Bahmuller (1997). Dalam hal ini. Masyarakat madani adalah konsep yang dibentuk dari proses sejarah yang panjang dan memerlukan perjuangan yang terus-menerus. c. sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan -kekuatan alternatif. Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasi-organisasi volunter mampu mkemberikan masukan-masukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah. Dilengkapinya program-program pembangunan yang didomisani oleh negara dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat. kiranya dapat dikatan bahwa masyarakat madani adalah sebuah masyarakat demokratis. b. ada beberapa karakter atau ciri-ciri masyarakat mafani. Adanya pembebasan masyarakat melelui kegiatan lembaga -lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif. Tumbuh kembangnya kreaticitas yang pada mulanya terhambat oleh rezim-rezim totaliter.

Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga lembaga ekonomi. kepastian. 3. Adanya kohesifitas (keterpaduan) antar kelompok dalam masyarkat serta tumbuhnya sikap saling menghargai perbedaan antarbudaya dan kepercayaan. c. terbuka. Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan dengan kata lain terbuka akses terhadap berbagai pelayanan sosial. dan kepercayaan antara jaringan -jaringan kemasyarakatan yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antarmereka secara teratur. kelompok dalam masyarakat. keluarga. d. maka masyarakat madani tidak akan terwujud. dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial. sebuah masyarakat madani (civil society) haruslah mandiri. b. Terpenuhinya kebutuhan dasar individu. Adanya jaminan. f. dan kesempatan bagi masyarakat serta lembaga-lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbaga i forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan kewajiban publik dapat dikembangkan. hukum. Tanpa syarat tersebut. Proses Menuju Masyarakt Madani Sebagaimana dikatakan Ryaa Ryasyid. Adanya hak. Itulah prasyarat-prasyarat yang harus kita penuhi untuk mencapai masyarakat madani. Berkembangnya modal manusia (human capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinnya kepercayaan dan telasi sosial antar kelompok. . diantara organisasi sosial dan politik yang patut dicatat dan meiliki kemandirian cukup tinggi adalah organisasi yang termasuk dalam kelompok lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau NonGovernmental Organization (NGO) yang di Indoneisa jumlahnya mencapai ratusan. tidak begitu terntung pada peran pemerintah atau negara. e. dan terpercaya. kemampuan. g.a. Barangkali.

sudah sejak semula. Presiden yang secara konstitusional memiliki peluang untuk menjadi seorang diktator. dengan menggunakan Undang -Undang Dasar Sementara (UUDS). b. karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan perwujudannya dalam kehidupan politik di Indonesia. Para pembentuk nefara. Pertama. Demokrasi dalam era Orde Lama Dalam era Orde Lama. dimungkinkan terbentuknya sejumlah partai politik. yang kemudian menjadi peletak dasar bagi sistem kepartaian di Indonesia untuk masa-masa selanjutnya dalam sejarah kehidupan politik di tanah air. yaitu periode 1945 -1949 (demokrasi dalam pemerintahan masa revulusi kemerdekaan). a. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia 1. periode 1950-1959 (Demokrasi Parlementer).4. polittical franchise yang menyeluruh. pelaksanaan demokrasi di Indonesia terbagi atas tiga periode. dibatasi kekuasaannya ketika Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dibentuk untuk menggantikan parlemen. Demokrasi Terpimpin (1959-1965) . dan periode 1959-1965 (Demokrasi Terpimpin). sebagai landasarn konstitusionalnya. c. Demokrasi Parlementer (Periode 1950-1959) Periode kedua pemerintahan negara Indonesia adalah tahun 1950 sampai dengan 1959. Ketiga. Para penyelenggara negara pada awal periode kemerdekaan mempunyai komitmen yang sangat besar dalam mewujudkan demokrasi politik di Indonesia. Demokrasi dalam Pemerintahan Masa Revolusi Kemerdekaan (periode 1945-1949) Periode pertama pemerintahan negara Indonesia adalah periode kemerdekaan. Kedua. Masa demokrasi parlementer merupakan masa kejayaan demokrasi di Indonesia. mempunyai komitmen yang sangat besar terhadap demokrasi. dengan maklumat wakil presiden.

hal ini bisa terjadi apabila Pancasila benar-benar dilaksanakan secara tanggung jawab. 2. Selain itu. Presiden Soekarno sudah menunjukkan gejala ketidaksenangannya kepada partai -partai politik. dan hankam yang berkedaulatan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap sertapersatuan dan kesatuan bangsa. yang ditujukan bagi kesejahteraan rakyat seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. demokrasi yang berlaku di negara Indonesia adalah demokrasi Pancasila dimulai ketika rezim Soekarno berakhir. Dalam kurun waktu 32 tahun di bawah rezim Orde Baru. Demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah serta budaya hidup bangsa Indonesia.Sejak berakhirnya pemilihan umum 1955. ekonomi. kehidupan politik terbelenggu oleh ketentuan yang ada dalam lima paket undang-undang politik. Dalam demokrasi pancasila. bahwa demokrasi parlementer tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indoensia yang dijiwai oleh semangat gotong royong dan kekeluargaan. Demokrasi Masa Reformasi (Periode 1999-sekarang) Masa reformasi membawa angin segar bagi kehidupan demokrasi di Indonesia. kedaulatan yang dimaksud adalah kedaulatan yang berdasarkan musyawarah yang meliputi bidang politik. 3. Pemilihan Umum Sebagai Sarana Pengembangan Budaya Demokrasi Pelaksanaan pemilu di Indonesia . Demokrasi dalam Era Orde Baru (Periode 1966-1998) Dalam era Orde Baru. Soekarno juga melontarkan gagasan. Demokrasi Pancasila berdsarkan paham kekeluargaan dan gotong royong. 5. Hal itu terjadi karena partai politik sangat berorientasi pada kepentingan ideologinya sendiri dan kurang memerhatikan kepentingan politik nasional secara menyeluruh. sosial budaya. beliau melontarkan keinginannya untuk membubarkan saja partai -partai politik. Pada suatu kesempatan di Istana Merdeka.

pekerjaan. Dialam melaksanakan haknya. Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas-asas berikut. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Bebas Setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapa pun. . tanpa perantara. Pemilihan umum yang b ertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam lembaga permusyawarahan atau perwakilan dan untuk membentuk pemerintahan. ras. setiap warga negara dijamin kemanannya. Umum Pada dasarnya semua warga yang memenuhi persyaratan sesuai dengan undang-undang ini berhak mengikuti pemilu. Dewan Perwakilan Daerah. b. dan status sosial. tanpa diskriminasi berdadsarkan suku bangasa. Dalam undang-undang ini. a. Pemilu yang demokratis merupakan sarana untuk menegakkan kedaulatan rakyat dan mencapai tujuan negara.Pemilihan umum merupakan sarana demokrasi untuk mewujudkan sistem pemerintahan negara yang berkedaulatan rakyat. Pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warga negara. jenis kelamin. kedaearahan. yang dimaksud dengan pemilihan umum (pemilu) adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Langsung Rakyat sebagai pemilih mempunyai hak untuk memberikan suaranya secara langsung sesuai dengan kehendak hati nuraninya. c. Pemilihan umum di Indonesia antara lain diatur dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. golongan. berbangsa dan bernegara. Pemerintahan yang dibentuk melalui sistem pemilihan umum yang akan memiliki legitimasi yang kuat. pemilihan umum tidak boleh menyebabkan rusaknya sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu.

Rahasia Dalam memberikan suaranya. serta semua pihak yang terkait harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. setiap pemilih dan peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama serta bebas dari keuntungan pihak mana pun. Lingkungan Keluarga a. f. e. Perilaku budaya demokrasi di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. 1. pengawas pemilu. c. Itu artinya. peserta pemilu. menghormati. pemantau pemilu. dan menghargai antar anggota keluarganya. Menerapkan Budaya Demokrasai Perilaku Budaya Demokrasi dalam kehidupan sehari-hari Bahwa negara Indonesia menerapkan demokrasi Pancasila. Jujur Dalam penyelenggaraan pemilu. perilaku budaya demokrasi di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. Adapun contohnya sebagai berikut. mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat ataupun negara. Sebagai kepala keluarga seorang ayah selalu berusaha bersikap adil kepada semua anggota keluarga. Perilaku budaya demokrasi tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai lingkungan kehidupan. d. Semua anggota keluarga melaksanakan kewa jiban dengan baik dan bertanggung jawab. Adil Dalam penyelenggaraan pemilu. pemilih dijamin bahwa pilihannya tidak akan diketaui oleh pihak manapun dan dnegan cara apapun. Memecahkan masalah keluarga dengan musyawarah. b.d. Terbinanya sikap saling menyayangi. aparat pemerintah. . 6. setiap penyelenggaraan pemilu. Pemilih memberikan suaranya pada surat suara dengan tidak dapat diketahui oleh orang lain kepada siapa pun suaranya diberikan.

Melaksanakan peraturan yang berlaku. Menghormati Kepala Sekolah. Ikut serta dalam pemilu untuk memilih wakil-walik rakyat. Menaati tata tertib Sekolah. b. Ikut serta dalam kegiatan musyawarah desa e. b.2. PMR. c. baik peraturan pemerintah pusat. Mengikuti kegiatan belajar dengan baik dan tertib. daerah. Gurum dan karyawan. maupun peraturan terendah. d. Pramuka. dan lain -lain. Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan. c. Lingkuangan Sekolah a. Lingkungan Masyarakat dan Negara a. . d. Ikut serta dalam kegiatan OSIS. 3. Membantu korban bencana alam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->