Kasus Ahmadiyah Bukan Soal Kebebasan Beragama, Tapi Penodaan Agama

Oleh: Ali Mustofa Akbar Di tengah kegaduhan situasi politik Indonesia yang tak menentu, tiba-tiba mencuat kasus seputar Ahmadiyah. Bentrokan kembali terjadi antara warga dengan jemaat Ahmadiyah. Kali ini terjadi di Pandeglang, Banten. Patut disayangkan kenapa bentrokan ini bisa terjadi. Padahal sejatinya hal ini bisa dihindarkan bilamana pemerintah mau bertindak tegas terhadap Ahmadiyah. Sebagaimana sudah diketahui, bahwa Ahmadiyah merupakan ajaran yang sesat dan menyesatkan. Hal ini pun sudah ditegaskan oleh MUI. Begitu pula dengan hasil keputusan Bakorpakem Indonesia serta Majma¶Al-Fiqh AlIslami OKI. Hasil Fatwa MUI Sidang paripurna Lengkap Rapat Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia Pada tanggal 4 Maret 1984 memutuskan : Bahwa Jemaat Ahmadiyah di wilayah negara Republik Indonesia yang berstatus sebagai badan hukum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman R.I No.JA/23/13 tanggal 13-3-1953 (tambahan Berita Negara tanggal 31-3-1953 No.26 ) bagi umat Islam menimbulkan: Keresahan karena isi ajarannya bertentangan dengan ajaran agama Islam. Perpecahan khususnya dalam hal ubudiyah (shalat), bidang Munakahat dan lain-lain. Bahaya bagi ketertiban dan keamanan Negara. Maka dengan alas-alasan tersebut dimohon kepada pihak yang berwenang untuk meninjau kembali Surat Keputusan Menteri Kehakiman R.I. tersebut. Menyerukan: Agar Majelis Ulama Indonesia , Majelis Ulama Daerah Tingkat I, Daerah Tingkat II, para Ulama dan Dai di seluruh Indonesia menjelaskan kepada masyarakat tentang sesatnya Jemaat Ahmadiyah Qadiyani yang berada di luar Islam. Bagi mereka yang telanjur mengikuti Jemaat Ahmadiyah Qadiyani supaya segera kembali kepada ajaran Islam yang benar. Kepada seluruh umat Islam supaya mempertinggi kewaspadaannya, sehingga tidak terpengaruh dengan faham yang sesat itu Di beberapa Negara lain, Ahmadiyah telah dinyatakan keluar dari Islam. Pemerintah Malaysia misalnya telah melarang ajaran Qadiani dan dianggap kafir sejak tanggal 18 Juni 1975. Kerajaan Brunei juga telah melarang ajaran Ahmadiyah berkembang di negara Brunei Darussalam. Kerajaan Arab Saudi menyatakan bahwa Ahmadiyah kafir dan tidak boleh memasuki tanah haram. Sedangkan di Pakistan telah dinyatakan bahwa Ahmadiyah adalah termasuk kelompok minoritas non-muslim, sama kedudukannya dengan agama Nasrani, Sikh, dll.

sebagian lagi menganggap sebagai pembaharu meski Misza sendiri mengaku sebagai nabi.kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam´ (Kitab Tadzkirah. Atau Ahmadiyah di tetapkan sebagai pihak non-Islam. Semisal diantaranya: Pertama. ataupun tidak mengakui wahyu yang aku terima dari Tuhan. hal. (HR. sebagaimana al Quran dan taurat adalah kalam Allah. ³Kerasulan dan kenabian telah terputus. Dalam kitab Tuhfatut an-Nadwah Mirza Ghulam Ahmad berkata: ³Seperti yang aku katakan berkali-kali bahwa apa yang aku bacakan kepadamu adalah benarbenar kalam Allah. Serta terapkan syariah Islam secara kaffah untuk Indonesia yang lebih damai dan maju. tetapi tidak menjadikanku hakim dalam memutuskan masalahnya. tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan bahwa aku adalah seorang nabi ³Dzilli ³ (nabi mendapat wahyu dan syariat) dan ³Buruzi´ (nabi yang tidak membawa syariat). Kemudian dirubah oleh Mirza Ghulam Ahmad dalam kitab sucinya Tadzkirah dengan berbunyi: ³Dan kami tidak mengutus engkau ±wahai Mirza ghulam Ahmad. Meyakini ada nabi sesudah Muhammad SAW. Mereka mengakui sebagai agama Islam namun ajarannya telah mengobok-obok prinsip-prinsip Islam. 4 ). tidak ada rasul maupun nabi sesudahku´ (HR. Bukhari). Dan setiap muslim harus mematuhiku dalam masalah-masalah agama. Begitu pula dengan hadits Rasulullah SAW: ³Tidak ada nabi sesudahku´. Tirmidzi) Kedua. Mengacak-acak Al-Qur¶an.634 ). melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam´ (QS. karena itu. hal. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Nabi kemudian diyakini oleh pengikutnya. ataupun tidak mengakuiku sebagai al masih yang dijanjikan. bahwa Ahmadiyah bukanlah tentang kebebasan beragama. Siapa saja yang mengetahui kabarku tentang diriku. maka dia akan mendapat azab di akhirat kelak karena dia telah menolak apa yang seharusnya dia terima. Al-Ahzab 40). Semisal ayat Al-Qur¶an yang berbunyi: ³Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad). sudah semestinya pemerintah supaya menindak tegas Ahmadiyah untuk melindungi akidah rakyatnya dengan cara membubarkan organisasi tersebut kemudian pemeluknya diminta untuk kembali ke jalan yang benar. (Tuhfat an-Nadwah. melainkan sebuah bentuk penodaan Agama. Sebagaimana Firman Allah SWT: ³Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu.Kasus Ahmadiyah Bukan tentang Kebebasan Beragama Kami hanya ingin mengingatkan kepada beberapa pihak yang mengaitkan Ahmadiyah dengan kebebasan beragama. Padahal sesuai dengan prinsip akidah Islam bahwa jelas tidak ada nabi maupun Rasul setelah Muhammad Saw. Perlu juga diketahui bersama. Solusi untuk Ahmadiyah Maka untuk menghindari terjadinya kekacauan yang tidak diinginkan lagi. . Al-Anbiya¶: 107). dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu´ (Qs.

Banten. bidang Munakahat dan lain-lain. tersebut. Daerah Tingkat II. Kerajaan . Bahaya bagi ketertiban dan keamanan Negara.I No. Ahmadiyah telah dinyatakan keluar dari Islam. Bagi mereka yang telanjur mengikuti Jemaat Ahmadiyah Qadiyani supaya segera kembali kepada ajaran Islam yang benar. Perpecahan khususnya dalam hal ubudiyah (shalat). Kepada seluruh umat Islam supaya mempertinggi kewaspadaannya. dan dia akan dimintai pertanggungjawaban akan rakyatnya (yang digembalakannya)´ ( HR. Kasus Ahmadiyah Bukan Soal Kebebasan Beragama. Patut disayangkan kenapa bentrokan ini bisa terjadi. Maka dengan alas-alasan tersebut dimohon kepada pihak yang berwenang untuk meninjau kembali Surat Keputusan Menteri Kehakiman R. para Ulama dan Dai di seluruh Indonesia menjelaskan kepada masyarakat tentang sesatnya Jemaat Ahmadiyah Qadiyani yang berada di luar Islam. Bukhari).26 ) bagi umat Islam menimbulkan: Keresahan karena isi ajarannya bertentangan dengan ajaran agama Islam. Majelis Ulama Daerah Tingkat I.I. tiba-tiba mencuat kasus seputar Ahmadiyah. Begitu pula dengan hasil keputusan Bakorpakem Indonesia serta Majma¶Al-Fiqh AlIslami OKI. Sebagaimana sudah diketahui. Kali ini terjadi di Pandeglang. Bentrokan kembali terjadi antara warga dengan jemaat Ahmadiyah. Pemerintah Malaysia misalnya telah melarang ajaran Qadiani dan dianggap kafir sejak tanggal 18 Juni 1975. Hal ini pun sudah ditegaskan oleh MUI.³Imam yang diangkat untuk memimpin manusia itu adalah laksana penggembala. bahwa Ahmadiyah merupakan ajaran yang sesat dan menyesatkan. Padahal sejatinya hal ini bisa dihindarkan bilamana pemerintah mau bertindak tegas terhadap Ahmadiyah.JA/23/13 tanggal 13-3-1953 (tambahan Berita Negara tanggal 31-3-1953 No. sehingga tidak terpengaruh dengan faham yang sesat itu Di beberapa Negara lain. Menyerukan: Agar Majelis Ulama Indonesia . Wallahu a¶lamu bis-shawaab. Tapi Penodaan Agama Oleh: Ali Mustofa Akbar Di tengah kegaduhan situasi politik Indonesia yang tak menentu. Hasil Fatwa MUI Sidang paripurna Lengkap Rapat Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia Pada tanggal 4 Maret 1984 memutuskan : Bahwa Jemaat Ahmadiyah di wilayah negara Republik Indonesia yang berstatus sebagai badan hukum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman R.

634 ).Brunei juga telah melarang ajaran Ahmadiyah berkembang di negara Brunei Darussalam. karena itu. Sikh. Mengacak-acak Al-Qur¶an. ataupun tidak mengakuiku sebagai al masih yang dijanjikan. dan bahwa aku adalah seorang nabi ³Dzilli ³ (nabi mendapat wahyu dan syariat) dan ³Buruzi´ (nabi yang tidak membawa syariat). sebagaimana al Quran dan taurat adalah kalam Allah. tetapi tidak menjadikanku hakim dalam memutuskan masalahnya. (HR. hal. Sedangkan di Pakistan telah dinyatakan bahwa Ahmadiyah adalah termasuk kelompok minoritas non-muslim. Semisal diantaranya: Pertama. tidak ada rasul maupun nabi sesudahku´ (HR. Padahal sesuai dengan prinsip akidah Islam bahwa jelas tidak ada nabi maupun Rasul setelah Muhammad Saw. bahwa Ahmadiyah bukanlah tentang kebebasan beragama. Sebagaimana Firman Allah SWT: ³Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam´ (QS. Semisal ayat Al-Qur¶an yang berbunyi: ³Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad). maka dia akan mendapat azab di akhirat kelak karena dia telah menolak apa yang seharusnya dia terima. dll. Meyakini ada nabi sesudah Muhammad SAW. Kemudian dirubah oleh Mirza Ghulam Ahmad dalam kitab sucinya Tadzkirah dengan berbunyi: ³Dan kami tidak mengutus engkau ±wahai Mirza ghulam Ahmad. dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu´ (Qs. Siapa saja yang mengetahui kabarku tentang diriku. Tirmidzi) Kedua. hal. Kerajaan Arab Saudi menyatakan bahwa Ahmadiyah kafir dan tidak boleh memasuki tanah haram. Solusi untuk Ahmadiyah . ataupun tidak mengakui wahyu yang aku terima dari Tuhan.kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam´ (Kitab Tadzkirah. Begitu pula dengan hadits Rasulullah SAW: ³Tidak ada nabi sesudahku´. Mereka mengakui sebagai agama Islam namun ajarannya telah mengobok-obok prinsip-prinsip Islam. melainkan sebuah bentuk penodaan Agama. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Nabi kemudian diyakini oleh pengikutnya. Dalam kitab Tuhfatut an-Nadwah Mirza Ghulam Ahmad berkata: ³Seperti yang aku katakan berkali-kali bahwa apa yang aku bacakan kepadamu adalah benarbenar kalam Allah. Dan setiap muslim harus mematuhiku dalam masalah-masalah agama. 4 ). Bukhari). Kasus Ahmadiyah Bukan tentang Kebebasan Beragama Kami hanya ingin mengingatkan kepada beberapa pihak yang mengaitkan Ahmadiyah dengan kebebasan beragama. sama kedudukannya dengan agama Nasrani. Al-Anbiya¶: 107). Al-Ahzab 40). tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. sebagian lagi menganggap sebagai pembaharu meski Misza sendiri mengaku sebagai nabi. ³Kerasulan dan kenabian telah terputus. (Tuhfat an-Nadwah. Perlu juga diketahui bersama.

tapi sepertinya konflik-konflik semacam ini memang dipelihara entah dengan maksud apa dan oleh siapa.html) Jakarta (ANTARA News) . Serta terapkan syariah Islam secara kaffah untuk Indonesia yang lebih damai dan maju. Solusi kedua adalah membubarkan Ahmadiyah. Banten. Pemerintahan SBY pun.tempointeraktif. maka terjadilah aksi anarkis. Amin. kasus ahmadiyah menjadi masalah intern agama islam. sangat lemah. seperti biasa. sudah semestinya pemerintah supaya menindak tegas Ahmadiyah untuk melindungi akidah rakyatnya dengan cara membubarkan organisasi tersebut kemudian pemeluknya diminta untuk kembali ke jalan yang benar. Wallahu a¶lamu bis-shawaab. Ridha Saleh di Jakarta.com/read/2011/02/08/082551/1562227/10/kasus-ahmadiyah-pertaruhankredibilitas-polri-di-mata-dunia) Seorang muslim pasti akan terusik bila ada orang atau sekelompok orang yang menistakan agamanya. Solusi yang ditawarkan pemerintah masih abu2 dan tidak menyelesaikan apapun. Solusinya mudah.( http://www. setiap orang akan bertindak sesuai dengan yang dipahaminya. Kabupaten Pandeglang.com/hg/citizen/2011/02/15/122.. Menjadi masalah negara karena ternyata kasus ini berlarut-larut dan sering berujung bentrok. Semoga masyarakat bisa membaca keadaan ini dan tidak akan terjerumus lagi di pemilupemilu berikutnya. penakut. Ia menduga ada rekayasa dalam kasus kekerasan yang menimpa warga Ahmadiyah di Pandeglang sehingga pihaknya membentuk tim investigasi. dan dia akan dimintai pertanggungjawaban akan rakyatnya (yang digembalakannya)´ ( HR.Maka untuk menghindari terjadinya kekacauan yang tidak diinginkan lagi. Sangat menggambarkan peminpinnya dan partai yang diusungnya. "Secepatnya tim investigasi akan menyelidiki kasus tersebut. Kamis. Bukhari). di mana jumlah pasukan pengamanan tidak berimbang dengan jumlah massa dan aparat kepolisian telah mengetahui rencana aksi itu dua hari sebelumnya. Perlu ketegasan dari pemerintah.Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) menilai ada kejanggalan pada kasus kekerasan yang terjadi pada Jamaah Ahmadyah pada Minggu (6/2) di Cikeusik. Komnas HAM akan memanggil kapolri dan petinggipetinggi lainnya yang berkaitan dengan kasus ini untuk mendapatkan informasi kebijakan apa yang . pisahkan Ahmadiyah dari Islam dengan membuat agama baru. bertele2. ³Imam yang diangkat untuk memimpin manusia itu adalah laksana penggembala. Dengan begitu umat Islam tak akan merasa dilecehkan lagi karena Ahmadiyah bukan bagian dari Islam. kata Ridha..detiknews. (http://www. Untuk menyelidiki kasus tersebut. Masalahanya adalah. Di negara sekuler seperti Indonesia ini." kata Komisioner Komnas HAM M. "Ada kejanggalan yang terjadi dalam kasus Pandeglang." katanya. Jika tidak. Bila menurutnya cara kekerasan yang tepat. justru harus dipertanyakan lagi keimanannya. dan sok diplomatis. Atau Ahmadiyah di tetapkan sebagai pihak non-Islam.

"Untuk mengalihkan isu vertikal caranya dengan menciptakan konflik horizontal. Slamet Riyadi." katanya. dan LBH Jakarta di kantor Imparsial. menunjukkan kegagalan pihak tertentu. . memanfaatkan kelemahan dan ketidaktegasan aparatur hukum. Minggu (13/2/2011).php?zoneid=951&amp.dibuat dalam menyelesaikan kasus tersebut. Sementara itu. mengatakan. Pandeglang.com/new/www/delivery/avw. Kasus di Monas tujuannya untuk mengubur isu dan gerakan perlawanan terhadap kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak).cb=INSERT_R ANDOM_NUMBER_HERE&amp. KOMPAS. sedangkan kekerasan agama di Cikeusik dan Temanggung mengubur isu kebohongan.n=a3126491' border='0' alt='' /></a> "Selain ada orang yang ingin menjual agendanya.php?n=a3126491&amp. korupsi. Dia menilai pemerintah harus bertanggungjawab.kompasads.antaranews. KontraS. Paling efektif ya dengan cara kekerasan atas nama agama. Jakarta. yang meminta Komnas HAM memanggil Presiden SBY.com/new/www/delivery/ck. Jawa Tengah. di Monas pada 1 Juni 2008.kompasads.(*)( http://www. Banten dan kerusuhan di Temanggung.com/berita/245533/komnas-ham-kasus-ahmadiyahjanggal) JAKARTA. menilai penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di sejumlah daerah didorong kepentingan politik suatu pihak." ujar Haris dalam jumpa pers bersama Imparsial. Haris Azhar. Hartsa mengecam tindakan pemerintah yang dinilainya melakukan pembiaran atas kekerasan yang menewaskan tiga orang Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik. Ahmadiyah hanya dijadikan bahan untuk mempraktikkan politik kekerasan. Kapolri dan Menko Polhukam menuding penyerangan Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik.com ² Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Hartsa Mashirul. Aktivis Petisi 28. sejumlah aktivis yang mendatangi kantor Komnas HAM. dan isu rencana pemerintah melarang konsumsi premium kepada kelas menengah. Karena memang ada yang main di situ. pengalihan isu adalah kebohongan pemerintah terhadap bangsa dan negara yang diangkat oleh tokoh lintas agama. diduga kuat sebagai pengalihan isu.cb=INSERT_R ANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3. Ia menilai ada kemiripan motif antara kasus kekerasan agama di Cikeusik dan Temanggung dengan kasus konflik Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan Front Pembela Islam (FPI). <a href='http://ads3.

dalam peristiwa Cikeusik. Menurut dia. "Tidak mungkin dipimpin pemimpin lokal yang kelasnya pengajian. berperan dalam penjagaan keamanan terhadap Ahmadiyah. sudah dijanjikan oleh aktor politik di sana untuk menarik simpati masyarakat. kepentingan politik lokal kemungkinan besar juga bermain. Haris menduga. . penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik.26/2000 tentang Pengadilan HAM dalam menangani kasus-kasus bernuansa kebebasan beragama. "Ini penting mengingat institut Komnas HAM hadir sebagai jembatan untuk mempromosikan nilai-nilai HAM yang seharusnya dihormati oleh seluruh masyarakat Indonesia.kompas. Kasus Ahmadiyah tidak hanya terfokus pada tragedi Cikeusik. Menurut dia.Ahmadiyah) akarta. Bukan aktor politik lokal karena ngak mungkin sebanyak itu. lanjut Haris. pemerintah daerah setempat dalam kerusuhan Cikeusik. Kendati demikian. Jaringan Masyarakat Sipil untuk perlindungan warga negara mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk tetap berada pada jalur yang dimandatkan UU No." katanya. namun demikian Komnas HAM harus tetap dapat bergerak lebih jauh dalam melakukan penelaan lebih dalam pada tragedi Cikeusik. Dijanjikan kalau saya jadi pemimpin. Selain itu. Jakarta. khususnya Ahmadiyah.Kekerasan. Komnas HAM telah banyak melakukan pemeriksaan dan pemanggilan beberapa orang saksi khususnya dari pihak Ahmadiyah sendiri. informasi sumber kepolisian mengatakan bahwa banyak sedikitnya pasukan pengamanan di Cikeusik turut ditentukan oleh pemerintah daerah. meski banyak pihak-pihak yang menginginkan Komnas HAM untuk tidak terlampau jauh dalam melakukan penanganan kasus Ahmadiyah.Dikatakan Haris.Kasus." kata Dewan Pembina Kontras. "Kelihatan sekali ada janji-janji politik pemimpin lokal membubarkan Ahmadiyah. Usman menambahkan. Banten.Balik. Haris ragu jika tokoh lokal mampu menggerakkan massa hingga ribuan orang. Baik lokal maupun nasional seolah menjalin kerja sama yang menguntungkan. dugaan kearah kejahatan ini tidak bisa dipungkiri melihat eskalasi kekerasan yang cukup meningkat hingga 3 kali lipat pasca dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama tiga Menteri di Tahun 2008. Usman Hamid.39/1999 tentang HAM dan UU No. Saat peristiwa di Cikeusik misalnya." ungkapnya. CyberNews. aktor politik yang bermain dalam politik kekerasan tersebut bukan hanya dalam skala lokal atau daerah. di Kantor Komnas HAM. Selasa (8/3).com/read/2011/02/13/17401269/Politik. namun juga dalam skala nasional." tandasnya. Pembubaran Ahmadiyah itu seperti pembangunan jembatan. Ini merupakan langkah awal bagi Komnas HAM untuk dapat bergerak lebih jauh dalam melakukan penelaan lebih dalam pada tragedik Cikeusik. "Jadi pemda dan Muspida di sana juga berperan. Jaringan Masyarakat Sipil telah mencatat tindak kekerasan yang terjadi jauh sebelum tragedi Cikeusik yang berujung pada kejahatan luar biasa. (http://nasional. Dia mengakui. Pasalnya.di. Pandeglang. saya akan bubarkan Ahmadiyah. lanjut Haris.

karena mereka juga akan marah jika ada bagian dari mereka." jelasnya. di tengah-tengah masyarakat isu tersebut terus menerus menimbulkan dan menjadi sumber konflik di masyarakat. termasuk politisasi dari pihak-pihak tertentu yang ingin mendompleng isu ini sehingga makin memperkeruh suasana. Akibatnya. Menurut Hasyim. namun isunya bisa menjadi sangat besar dengan adanya ikut campur dari kalangan tersebut. "Orang Islam tidak mungkin tidak marah.Eskalasi kekerasan ini akan terus berlanjut dan meluas dengan meningkatnya peraturan-peraturan daerah paska Cikeusik yang bermunculan yang melarang keberadaan Ahmadiyah di sejumlah wilayah provinsi lain. pengikut Ahmadiyah hanya segelintir orang saja di Indonesia. Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS). seperti Katholik dan Protestan. ( Budi Yuwono / CN27 / JBSM ) (http://suaramerdeka. CyberNews. kalau tiba-tiba ada seseorang diangkat menjadi nabi lain dalam Islam. yang mendukung dibiarkannya penyebaran ajaran Ahmadiyah itu hanyalah Jaringan Islam Liberal (JIL) atau LSM yang mengatasnamakan HAM (hak asasi manusia). Menurut dia." paparnya." katanya. . mengatakan penyebaran ajaran Ahmadiyah harus segera dihentikan.com/v1/index. yang misalnya tidak mengakui Yesus.php/read/news/2011/03/08/79698/Pengadilan-HAM-Untuk-KasusAhmadiyah) Hasyim Muzadi: Kasus Ahmadiyah Rawan Dipolitisasi Jakarta. karena mereka tidak merasa memiliki Islam. "Ajaran ini sangat rawan memicu terjadinya kemarahan masyarakat.Minggu (6/3). kejahatan tersebut berpotensi mengarah pada kejahatan genosida. serta ajaran yang mengubah-ubah Al-Quran. Agama lain. Agama Katholik tidak mungkin intervensi untuk memperkeruh suasana. mengingat adanya siar kebencian yang sudah berlangsung saat ini. "Dengan kondisi tersebut. KH Hasyim Muzadi. "Kalaupun Romo Benny Susetyo membela-bela Ahmadiyah itu kan dia menggunakan nama Yayasan Setara. lanjut dia. agar tidak dipolitisasi pihak-pihak tertentu yang ingin mendompleng. bukan mengatasnamakan agama Katholik. tidak ingin ikut campur dalam persoalan ini." ujar mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) .

penegasan pelarangan penyebaran Ahmadiyah itu seharusnya dilakukan tidak hanya oleh pemerintah pusat.com/v1/index. ( Ant / CN28 ) (http://suaramerdeka.Hasyim juga menekankan. tetapi juga pemerintah-pemerintah daerah.php/read/news/2011/03/06/79549) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful