Prokram Kerja SMKN 3 Buduran Tahun 2010/2011 Secara umum proram kerja SMK Negeri 3 Buduran adalah

yang menyankut program kerja sarana prasarana dan kurikulum adalah sebagai berikut : PROGRAM KERJA SARANA DAN PRASARANA Secara umum program kerja sarana dan prasarana SMK Negeri 3 Buduran masih banyak bertumpu pada pembenahan ruang kelas yang berupa gegung teori dan landscaping, disamping kegiatan rutin yangb berupa pengadaan alat-alat praktek dan bahan praktek. Adapun secara rinci program sarana prasarana SMK Negeri 3 Buduran tahun ajaran 2010 / 2011 adalah sebagai berikut :

PROGRAM KERJA KURIKULUM Program kerja Kurikulum secara umum tetap mengagendakan kegiatan rutinitas yang

Dengan demikian kemungkinan terjadinya tumpang tindih kegiatan dapat diminimalisir dengan membagi tugas yang ada secara jelas dengan target penyelesaian tertentu. Adapun secara rinci program kerja Kurikulum SMK Negeri 3 Buduran tahun 2010/2011 adalah sebagai berikut : PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK DAN MENENGAH KEPALA SEKOLAH SMK MAHFILUD DUROR II oleh SMK Mahfilud Duror II pada 10 Januari 2011 jam 13:19 BAB I PENDAHULUAN 1. Untuk mencapai hal tersebut SMK Mahfilud Duror II pada tahun ajaran 2010/2011 menjabarkan lebih rinci secara operasional dengan memantapkan dan mengefektifkan seluruh sumber daya yang ada di SMK Mahfilud Duror II dalam satu tahun sampai tiga tahun ke depan.1. Melalui pembagian tugas dan perencanaan ini diharapkan tujuan pengembangan pendidikan SMK dengan moto SMK BISA dapat dicapai. Oleh karena itu kiranya perlu dirinci secara operasional tugas-tugas seluruh personil yang ada serta optimalisasi pemberdayaan sarana prasarana sekolah. sehingga seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab masing-masing. LATAR BELAKANG Program kerja sekolah disusun untuk memberikan arah yang jelas dalam mencapai tujuan pendidikan pada umumnya dan pencapaian visi dan misi sekolah dan Yayasan Mahfilud Duror II. SMK Mahfilud Duror II memasang target minimal setiap lulusan memiliki kompetensi khusus dalam membekali dirinya masing-masing menuju dunia usaha dan dunia industri (DU/DI).berhubungan dengan evaluasi dan pembuatan program belajar mengajar bagi guru dan instruktur. Disamping itu. . baik sebagai tenaga kerja profesional maupun sebagai pencipta lapangan kerja yang memiliki dedikasi tinggi serta ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

Menggabungkan antara kurikulum nasional dengan kurikulum pondok pesantren dengan harapan dapat memaksimalkan pencapaian visi misi sekolah yang menitik beratkan pada kemampuan siswa dalam berbagai hal. 9. 13. Bidang Kurikulum y y Bidang kurikulum menangani masalah perencanaan kegiatan belajar mengajar.18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan.1. Peraturan Pemerintah RI No.23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. DASAR PENYUSUNAN PROGRAM Penyusunan program kerja kepala SMK Mahfilud Duror pada semester Genap tahun ajaran 2010/201 didasarkan atas: 1. pembagian tugas mengajar. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 10.3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Undang-Undang No. 5. kurikulum. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. kalender pendidikan. sosialisasi pembaharuan-pembaharuan administrasi pembelajaran. Hal ini dipandang perlu mengingat bahwa Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat . Peraturan Pemerintah No. analisis silabus. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Hasil rapat-rapat dinas di Kabupaten 17. 14. 4. Hasil rapat dewan guru 18. BIDANG GARAPAN A. analisis hasil pembelajaran secara konverhensif serta selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian dan target pencapaian ketuntasan 100% dan tepat waktu.2. Hasil rapat Komite Sekolah 1. 0490/U/1992 tentang SMK. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 2.17 Tahun 2007 tentang Ujian Nasional Kesetaraan.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. menciptakan inovasi pembelajaran efektif. 7. 11. 3.PPMD/SMK/X/2010 16. 8. SK Pengangkatan Kepala sekolah SMK Mahfilud Duror II No.19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan 15. 33/YLPI. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah. Kurikulum KTSP dan Suplemen Kurikulum Pemenuhan visi dan misi Sekolah dan Yayasan Mahfilud Duror II Pedoman penyelenggaraan Administrasi Sekolah Pedoman Pembinaan SMK Undang-Undang No. 12. 6. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian.1. serta menumbuhkan rasa percaya diri. E. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna. B. damai dan bermartabat. sekolah maupun masyarakat.manusia. Bidang Humas Bidang humas menangani masalah komunikasi dan publikasi hasil-hasil kegiatan yang telah dicapai serta selalu mencari informasi pembaharuan untuk peningkatan kompetensi serta kompetitif. Target kegiatan peningkatan mutu adalah meningkatnya mutu lulusan dan pelayanan pendidikan SMK Mahfilud Duror II. Target kegiatan secara umum pelanggaran secara berkala menurun. Target kegiatan sarana prasarana dalam perencanaan kegiatan belajar mengajar terpenuhi. C. D. Bidang Manajemen Peningkatan Mutu Bidang manajemen peningkatan mutu mempunyai tugas mengakomodir usulan-usulan upaya pengembangan mutu pendidikan dari berbagai program keahlian. Bidang Sarana Prasarana Bidang sarana prasarana memiliki tugas memenuhi kebutuhan sarana prasarana pembelajaran sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar yang pelaksanaannya selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian. mencari terobosan-terobosan baru dalam upaya peningkatan kompetensi siswa pada masing-masing program dan memantau serta menganalisis hasil-hasil pembaharuan yang telah diterapkan. yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga. kemandirian dan disiplin dengan menaati tata tertib sekolah. Bidang kesiswaan selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian dalam rangka menyaring dan mengelompokkan bakat dan minat siswa. Organisasi Berfokus Pelanggan ( Customer-Focus Organization ) . Target kegiatan kehumasan adalah hasil kegiatan masing-masing program terpublikasi. Bidang Kesiswaan Bidang kesiswaan memiliki tugas-tugas mengendalikan seluruh kegiatan kesiswaan baik intrakulikuler maupun ekstrakulikuler untuk mencapai keharmonisan warga sekolah. F. Menyadari bahwa peran agama amat penting bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan. PENGAWASAN DAN EVALUASI [1] Bersifat menyeluruh [2] Secara rutin dan insidental [3] Terencana dan terprogram [4] Mengarah pada pencapaian visi dan misi [5] Mengutamakan pengawasan melekat BAB II PRINSIP PENINGKATAN MANAGEMENT MUTU SMK MAHFILUD DUROR II 2.

Organisasi tergantung kepada pelanggannya dan dengan demikian harus memahami kebutuhan pelanggan saat ini dan masa datang. 3. 5. 11. Berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada tim serta grup. Mereka harus membuat dan memelihara lingkungan internal agar orang-orang dapat terlibat penuh dalam pencapaian tujuan organisasi Penerapan prinsip kepemimpinan akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Memfokuskan diri kepada pemenuhan kebutuhan pelanggan. 8. 7.3. 6. 3. memenuhi persyaratan pelanggan dan berusaha keras melampaui ekspektasi harapan pelanggan Penerapan prinsip organisasi berfokus pada pelanggan akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Menganali inti-inti proses dan mengetahui fungsinya terhadap organisasi. Menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. Memahami sebaran kebutuhan dan harapan pelanggan terhadap lulusan/alumni Pemastian pendekatan keseimbangan antara kebutuhan dan harapan pelanggan dan pihak berkepentingan lainnya ( pengurus yayasan. 2. pegawai dan masyarakat umum. Memperoleh kepuasan akan hasil pekerjaan. Menentukan proses untuk pencapaian hasil yang diharapkan. 2. Memperhatikan kebutuhan pihak berkepentingan seperti pelanggan. Mampu membawa diri untuk mewakili organisasi kepada pelanggan. 2. guru-guru. Keterlibatan karyawan ( involvement of people ) personil pada seluruh jenjang merupakan inti / essensi suatu organisasi dan keterlibatan mereka memungkinkan kecakapannya diberikan untuk keuntungan organisasi Penerapan prinsip keterlibatan semua personil akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Mampu mengembangkan komunikasi yang terbuka dan jujur.4. 7. . 4. 4. Menerima akan kepemilikan dan tanggung jawab pemecahan suatu masalah. 2. dan masyarakat umum ). Meningkatkan kemampuan. Mengenali dan mengukur input dan output suatu proses. Memberikan dorongan dan penghargaan akan konstribusi guru dan pegawai. Membangun kepercayaan dan menghilangkan keraguan. 6. Menyebarkan seluruh kebutuhan dan harapan tersebut di organisasi. Proaktif dan harus menjadi panutan bagi orang lain. 2. 8. guru-guru. Menyiapkan tujuan dan target yang menantang.2. 2. Mencari secara aktif kemungkinan untuk peningkatan. 5. 4. Bangga dan bergairah menjadi bagian dari organisasi. 3. Mengukur kepuasan pelanggan dan memberikan tindakan atas hasilnya. komunitas lokal dan masyarakat. Mencapai tujuan organisasi secara kreatif dan inovatif. Pendekatan Proses ( Process Approach ) Suatu hasil yang diharapkan dapat dicapai lebih efisian ketika sumber daya dan aktifitas terkait dikelola sebagai suatu proses Penerapan prinsip pendekatan proses akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. 2. 9. pengetahuan dan pengalaman. 9. Melaksanakan strategi pencapaian tujuan dan target. Kepemimpinan ( Leadership ) Pemimpin menetapkan kesatuan maksud dan arah organisasi. Memahami dan memberikan umpan balik pada perubahan keadaan eksternal. Memberikan pendidikan dan pelatihan. 10. Mampu memutuskan pandangan yang cemerlang tentang masa depan organisasi 5. 3. Menentukan model peraturan nilai dan etika pada tiap tingkatan organisasi.

6. Melakukan penilaian secara periodik melalui penetapan kriteria untuk mengenali area potensial pelaku peningkatan. Merumuskan konsep dasar peningkatan melalui penambahan dan terobosan. jalankan) * Pemecahan masalah * Re-engineering proses * Inovasi proses 1.4.7. Merancang kerangka sistem untuk menggapai tujuan secara efisien. Menetapkan kejelasan tanggung jawab. Memahami kesalingtergantungan antara proses suatu sistem.5. Mengembangkan tindakan pencegahan dengan aktivitas tertentu.6. 4. akurat serta dapat diandalkan. Mengidentifikasi pelanggan dan pihak berkepentingan baik internal maupun eksternal dari suatu proses. 2. proses dan tujuan sistem. 6. Mengevaluasi kemungkinan resiko. kebutuhan training. Mengenali peningkatan yang telah terjadi 2. 2. informasi. Memberikan kepada setiap anggota organisasi pendidikan dan pelatihan yang cocok untuk mendapatkan metode atau alat peningkatan berkelanjutan seperti : * Siklus Plan-Do-Check-Act (rencanakan. Menetapkan suatu sistem dengan mengidentifikasi atau mengembangkan proses yang akan berdampak pada tujuan. wewenang dalam menjalankan suatu proses. 2. pertimbangan yang harus difikirkan adalah tahapan proses. Melakukan pengukuran dan pengumpulan data serta informasi yang relevan dengan tujuan. 5. Berusaha secara terus-menerus melakukan efisiensi dan efektifitas di setiap proses. Ketika merancang suatu proses. akibat serta dampak dari proses yang akan berpengaruh kepada pelanggan dan pihak berkepentingan lain terhadap proses. 2. pemahaman dan mengelola suatu sistem dari kesalingterhubungan proses untuk suatu tujuan yang ditetapkan akan meningkatkan efektifitas dan efisiansi organisasi Penerapan prinsip pendekatan sistem pada manajemen akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. perlengkapan. 5. 7. Menghitung penggunaan sumber daya sebelum tindakan dilakukan. Membuat peningkatan berkelanjutan di setiap individu untuk suatu produk. lakukan. metoda. Memperbaiki kinerja sistem secara berkelanjutan dengan pengukuran dan evaluasi. 2. 2. 5. Mengerti mengapa memilih teknik statistika tertentu. Melakukan analisis data dan informasi dengan metoda yang valid. 3. 3. pastikan. bahan dasar serta sumber lain untuk mencapai hasil yang diharapkan. Menetapkan pengukuran dan tujuan sebagai pedoman dan jalan mencapai peningkatan. . Memastikan bahwa data dan informasi bersifat mudah diperoleh. Pendekatan Sistem Pada Manajemen ( System Approach to Manajemen ) Identifikasi . Pengambilan keputusan dengan pendekatan faktual( Factual approach to decision making ) Keputusan efektif berbasis pada analisis data dan informasi Penerapan prinsip pengambilan keputusan dengan pendekatan faktual akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Peningkatan berkelanjutan ( Continual Improvement ) Peningkatan berkelanjutan harus menjadi tujuan tetap dari organisasi Penerapan prinsip peningkatan berkelanjutan akan dilakukan dengan tindakan berikut 1. 3. aktivitas alur. pengawasan. 4. 4.

4. 2011 2015 : Mewujudkan Peningkatan mutu.5. 5. dan kredibilitas. 3. 2016 2020 : Mewujudkan SMK yang mengisi pasar international . 2. 6. Menghargai peningkatan dan pengembangan dari pemasok. Bersama pemasok membangun saling pengertian akan kebutuhan pelanggan. 2. Besar harapan saya bahwa lembaga pendidikan ini dapat berkembang dengan segala ridho Nya seperti yang kita inginkan bersama. semua perencanaan untuk pengembangan SMK MAHFILUD DUROR II ini saya buat sebagai pedoman pelaksanaan harian dalam pencapaian misi dan visi sekolah. Hubungan Saling Menguntungkan dengan Pemasok( Mutually beneficial supplier relationship ) Suatu organisasi dan pemasoknya saling bergantung dan hubungan kesaling beruntungan akan mempertinggi kecakapan keduanya dalam menghasilkan nilai Penerapan prinsip hubungan kesaling beruntungan dengan pemasok akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Memprakarsai pengembangan dan peningkatan produk dan proses. RENCANA STRATEGIS 2006 2010 : Mewujudkan Peningkatan Sarana Fisik & Program Pembelajaran. Untuk itu besar harapan saya bahwa semua ornamen dalam lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Mahfilud Duror II dapat mendukung sepenuhnya demi kebaikan bersama. Di awali dengan lafadz Bissmillahirrohmanirrochiim mari kita awali bersama untuk menjalankan semua program dan amanat ini bersama. Memberitahukan informasi tentang rencana organisasi dimasa datang. Menciptakan komunikasi yang terbuka dan jelas.8. Membangun keseimbangan hubungan dengan pemasok baik untuk jangka pendek dan jangka panjang dengan pertimbangan organisasi dan lingkungan secara umum. Sebagus dan sebaik apapun perencanaan serta langkah langkah yang telah tercantum pada bab sebelumnya tidak akan pernah terlaksana tanpa dukungan semua pihak. Mengambil keputusan tindakan berdasarkan hasil analisis logika dilengkapi dengan pengambilan data. BAB III PENUTUP Dengan menyebut asma Allah SWT.

Mengevaluasi kegiatan untuk merancang program peningkatan mutu berikutnya. Menjabarkan Renstra dalam Program Kerja Tahunan c. Pengembangan Kurikulum a. Mengembangkan/mengasah jiwa kewirausahaan siswa dan guru melalui berbagai kegiatan d. dan staf melakukan Evaluasi Diri (pengukuran Unjuk Kerja) h. Mewajibkan setiap peserta diklat mengikuti kegiatan Eks-Kul. Menyusun Rencana Strategis Lima Tahunan b. Menerapkan manajemen mutu a. Menerapkan sistem Reward dan Punishment pada pimpinan sekolah. guru. secara mandiri i. 3. c. 2. Menyusun Indikator Keberhasilan bagi setiap kegiatan f. Bersama dengan MN & MI menyusun kurikulum SMKN 6 DKI JKT ¢ Adapt dan Adopt b. Struktur organisasi disesuaikan dg kebutuhan d. Menerapkan KBK yg berorientasi Kecakapan Hidup Tujuan pembelajaran berorientasi pada . staf. dan siswa. g. Menjadikan Diklat Agama & Pendidikan Jasmani sebagai media utama pembentukan pribadi yang sehat jasmani & rohani. Setiap jabatan mempunyai Uraian Tugas dan Kriteria Unjuk Kerja yg jelas e. guru. Setiap pimpinan sekolah.1.

penguasaan kecakapan yaitu (a) Kecakapan proses penemuan. dan ada waktu khusus untuk remidial. Keterampilan. 5. Menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa ke dua Menuliskan rambu-rambu . Sikap. Meningkatkan kemampuan Matematika Menyusun urutan kompetensi Belajar berkelompok/tutor sebaya. 4. individual. Program pemelajaran terdiri dari materi pelajaran esensial yang minimal harus dikuasai siswa. Melakukan pengukuran yg mengacu pada KUK. (c) Kecakapan aplikasi dan (d) kecakapan sosialisasi. masing-masing set soal memuat seluruh KUK yang hendak diukur. Membangun SIM PENILAIAN secara komputerisasi Pelaporan perkembangan siswa setiap 10 minggu. masingmasing tingkat 5 set soal. Proses pembelajaran berpusat pada siswa (student centered). Contoh-contoh yang dekat dg kehidupan sehari-hari. Melaksanakan PBM secara efektif. dg mempertimbangkan Pengetahuan. (b) Kecakapan konsep keilmuan. Jangan sekali-kali menunjukkan/mempelajari subkompetensi yg berikutnya selama siswa belum paham betul subkompetensi sebelumnya. Menyediakan ruang Self Access Study & software paperless exam. pada setiap akhir sub kompetensi. Siapkan soal dalam 3 tingkat kesukaran.

Guru melayani kebutuhan siswa tidak dibatasi ruang dan waktu. Guru stand by selama satu hari penuh dari jam 7. English club Belajar Berkelompok / Tutor Sebaya Setiap guru masuk kelas wajib memberikan 5 kata bahasa Inggris yg berkaitan dengan pelajaran yg diampunya. 6. Setiap guru menghafal kalimat-kalimat baku yg biasa diucapkan di kelas dalam bahasa Inggris. . Menciptakan atmosfir akademik yang nyaman dan kondusif Tidak ada guru terbang. staf. Siswa belajar juga karena ikhlas mengharap ridho Tuhan. Guru & staf sebisa mungkin berbahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari.30 16. Pidato pembina upacara dalam 2 bahasa/lebih. Pidato Bhs. Guru & staf bekerja karena ikhlas mengharap ridho Tuhan. Guru.dalam 2 bahasa/lebih. Inggris dari siswa setiap upacara hari Senin. Jaminan mutu pendidikan dicapai melalui pengendalian masingmasing komponen 7. Setiap kegiatan dan tugas selalu diukur tingkat ketercapaian dan penyimpangannya dengan menggunakan kuesioner. Pengumumanpengumuman dlm 2 bahasa/lebih. Mengembangkan sistem quality control dan quality assurance Setiap kegiatan dan tugas dilaksanakan berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS).00. siswa mengikuti Regional TOEIC setiap tahun.

Mengembangkan Sistem Rayonisasi Gugus Siswa Peserta didik dari semua tingkatan dikelompokkan berdasarkan rayon tempat tinggal. menjaga kebersihan serta menjaga tertib & kedisiplinan sekolah. 9. Memfasilitasi minat dan bakat siswa. Rabu. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih. Melibatkan murid dan guru dalam pengelolaan Unit Usaha Sekolah. kesehatan. Mengasah spiritual. Setiap rayon gugus siswa membentuk pengurus dan dibimbing oleh Guru Pembimbing yang juga berfungsi sebagai Konselor. Membina semua guru untuk mampu memberikan motivation achievment. dan Kamis. dsb. 8. sehat dan aman. Moving Class. (b) kepedulian sosial dan (c) kewirausahaan. Menggunakan hari Sabtu sebagai hari : kuliah umum oleh guru tamu tentang kewirausahaan. Setiap rayon mengembangkan kegiatan (a) pengayaan akademik. Setiap rayon memiliki kewajiban sebagai petugas upacara.Mewujudkan Learning Organization. motivasi. Pengayaan kegiatan ektrakurikuler . wawasan dunia kerja. Siraman rohani selama 5 menit setiap pagi hari Selasa. dan entrepreneurship. indah. Menggunakan media pemelajaran yg bervariasi. Pembagian rapot dilaksanakan melalui Guru Pembimbing Rayon.

Menerapkan keteladanan sebagai guru yang baik Melibatkan OSIS dalam menegakkan kedisiplinan siswa Secara umum program kerja SMKN 2 Yogyakarta tahun ajaran 2010-2011 adalah sebagai berikut : 1. 9. 7. 8. 2. dicatat di komputer untuk dilihat setiap saat. Menyusun kesepahaman antara : . Peningkatan Kualitas dan kuantitas tamatan Pembinaaan Guru dan Pegawai Pemeliharaan kedisiplinan dalam lingkungan sekolah. 3. Menegakkan kedisiplinan bagi seluruh warga sekolah. .10.guru & staf dgn pimpinan sekolah Setiap pelanggaran dan prestasi diberi bobot score. Pemeliharaan gedung dan lingkungan sekolah Pengoptimalisasian Organisasi dan Manajemen Peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar Peningkatan kualitas tenaga dan kependidikan Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana sekolah Peningkatan hubungan kerjasama denagan dunia industri. Komputerisasi pencatatan pelanggaran dan prestasi.orangtua dgn sekolah . 6. 4. Memberikan peringatan setiap akhir pelajaran secara terpusat melalui pengeras suara di ruangruang. 5.siswa dgn sekolah .

Pengembangan perpustakaan SMKN .10.