P. 1
Prokram Kerja Kepala Sekolah

Prokram Kerja Kepala Sekolah

|Views: 2,439|Likes:
Published by Sodikin Sumarto

More info:

Published by: Sodikin Sumarto on May 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

Prokram Kerja SMKN 3 Buduran Tahun 2010/2011 Secara umum proram kerja SMK Negeri 3 Buduran adalah

yang menyankut program kerja sarana prasarana dan kurikulum adalah sebagai berikut : PROGRAM KERJA SARANA DAN PRASARANA Secara umum program kerja sarana dan prasarana SMK Negeri 3 Buduran masih banyak bertumpu pada pembenahan ruang kelas yang berupa gegung teori dan landscaping, disamping kegiatan rutin yangb berupa pengadaan alat-alat praktek dan bahan praktek. Adapun secara rinci program sarana prasarana SMK Negeri 3 Buduran tahun ajaran 2010 / 2011 adalah sebagai berikut :

PROGRAM KERJA KURIKULUM Program kerja Kurikulum secara umum tetap mengagendakan kegiatan rutinitas yang

Dengan demikian kemungkinan terjadinya tumpang tindih kegiatan dapat diminimalisir dengan membagi tugas yang ada secara jelas dengan target penyelesaian tertentu. Oleh karena itu kiranya perlu dirinci secara operasional tugas-tugas seluruh personil yang ada serta optimalisasi pemberdayaan sarana prasarana sekolah. Disamping itu. SMK Mahfilud Duror II memasang target minimal setiap lulusan memiliki kompetensi khusus dalam membekali dirinya masing-masing menuju dunia usaha dan dunia industri (DU/DI).1.berhubungan dengan evaluasi dan pembuatan program belajar mengajar bagi guru dan instruktur. Untuk mencapai hal tersebut SMK Mahfilud Duror II pada tahun ajaran 2010/2011 menjabarkan lebih rinci secara operasional dengan memantapkan dan mengefektifkan seluruh sumber daya yang ada di SMK Mahfilud Duror II dalam satu tahun sampai tiga tahun ke depan. LATAR BELAKANG Program kerja sekolah disusun untuk memberikan arah yang jelas dalam mencapai tujuan pendidikan pada umumnya dan pencapaian visi dan misi sekolah dan Yayasan Mahfilud Duror II. Adapun secara rinci program kerja Kurikulum SMK Negeri 3 Buduran tahun 2010/2011 adalah sebagai berikut : PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK DAN MENENGAH KEPALA SEKOLAH SMK MAHFILUD DUROR II oleh SMK Mahfilud Duror II pada 10 Januari 2011 jam 13:19 BAB I PENDAHULUAN 1. baik sebagai tenaga kerja profesional maupun sebagai pencipta lapangan kerja yang memiliki dedikasi tinggi serta ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. . Melalui pembagian tugas dan perencanaan ini diharapkan tujuan pengembangan pendidikan SMK dengan moto SMK BISA dapat dicapai. sehingga seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab masing-masing.

Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.PPMD/SMK/X/2010 16. SK Pengangkatan Kepala sekolah SMK Mahfilud Duror II No. kalender pendidikan. kurikulum. 12.1. 6. Menggabungkan antara kurikulum nasional dengan kurikulum pondok pesantren dengan harapan dapat memaksimalkan pencapaian visi misi sekolah yang menitik beratkan pada kemampuan siswa dalam berbagai hal. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 4. 10. Kurikulum KTSP dan Suplemen Kurikulum Pemenuhan visi dan misi Sekolah dan Yayasan Mahfilud Duror II Pedoman penyelenggaraan Administrasi Sekolah Pedoman Pembinaan SMK Undang-Undang No. Bidang Kurikulum y y Bidang kurikulum menangani masalah perencanaan kegiatan belajar mengajar. 9. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.2. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah. 13. Undang-Undang No. analisis silabus. Hasil rapat dewan guru 18. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Peraturan Pemerintah RI No. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Hal ini dipandang perlu mengingat bahwa Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat . Hasil rapat Komite Sekolah 1. DASAR PENYUSUNAN PROGRAM Penyusunan program kerja kepala SMK Mahfilud Duror pada semester Genap tahun ajaran 2010/201 didasarkan atas: 1. 0490/U/1992 tentang SMK. 33/YLPI. 5. 3.19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan 15. Hasil rapat-rapat dinas di Kabupaten 17. pembagian tugas mengajar.3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 8. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 14. sosialisasi pembaharuan-pembaharuan administrasi pembelajaran. BIDANG GARAPAN A.17 Tahun 2007 tentang Ujian Nasional Kesetaraan. 11. analisis hasil pembelajaran secara konverhensif serta selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian dan target pencapaian ketuntasan 100% dan tepat waktu. menciptakan inovasi pembelajaran efektif. 7.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. 2.

kemandirian dan disiplin dengan menaati tata tertib sekolah. F. Dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian. Bidang Sarana Prasarana Bidang sarana prasarana memiliki tugas memenuhi kebutuhan sarana prasarana pembelajaran sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar yang pelaksanaannya selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian. Bidang Humas Bidang humas menangani masalah komunikasi dan publikasi hasil-hasil kegiatan yang telah dicapai serta selalu mencari informasi pembaharuan untuk peningkatan kompetensi serta kompetitif. Bidang kesiswaan selalu berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya serta ketua-ketua program keahlian dalam rangka menyaring dan mengelompokkan bakat dan minat siswa. Target kegiatan peningkatan mutu adalah meningkatnya mutu lulusan dan pelayanan pendidikan SMK Mahfilud Duror II. damai dan bermartabat. B. mencari terobosan-terobosan baru dalam upaya peningkatan kompetensi siswa pada masing-masing program dan memantau serta menganalisis hasil-hasil pembaharuan yang telah diterapkan. Organisasi Berfokus Pelanggan ( Customer-Focus Organization ) . PENGAWASAN DAN EVALUASI [1] Bersifat menyeluruh [2] Secara rutin dan insidental [3] Terencana dan terprogram [4] Mengarah pada pencapaian visi dan misi [5] Mengutamakan pengawasan melekat BAB II PRINSIP PENINGKATAN MANAGEMENT MUTU SMK MAHFILUD DUROR II 2. Bidang Kesiswaan Bidang kesiswaan memiliki tugas-tugas mengendalikan seluruh kegiatan kesiswaan baik intrakulikuler maupun ekstrakulikuler untuk mencapai keharmonisan warga sekolah. yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna. Menyadari bahwa peran agama amat penting bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan. sekolah maupun masyarakat.1. Target kegiatan sarana prasarana dalam perencanaan kegiatan belajar mengajar terpenuhi.manusia. Target kegiatan secara umum pelanggaran secara berkala menurun. E. serta menumbuhkan rasa percaya diri. Bidang Manajemen Peningkatan Mutu Bidang manajemen peningkatan mutu mempunyai tugas mengakomodir usulan-usulan upaya pengembangan mutu pendidikan dari berbagai program keahlian. C. D. Target kegiatan kehumasan adalah hasil kegiatan masing-masing program terpublikasi.

2. Memfokuskan diri kepada pemenuhan kebutuhan pelanggan. Pendekatan Proses ( Process Approach ) Suatu hasil yang diharapkan dapat dicapai lebih efisian ketika sumber daya dan aktifitas terkait dikelola sebagai suatu proses Penerapan prinsip pendekatan proses akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. 10. Menentukan proses untuk pencapaian hasil yang diharapkan.2. 8. 7. Mencapai tujuan organisasi secara kreatif dan inovatif. memenuhi persyaratan pelanggan dan berusaha keras melampaui ekspektasi harapan pelanggan Penerapan prinsip organisasi berfokus pada pelanggan akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Mereka harus membuat dan memelihara lingkungan internal agar orang-orang dapat terlibat penuh dalam pencapaian tujuan organisasi Penerapan prinsip kepemimpinan akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. dan masyarakat umum ). Melaksanakan strategi pencapaian tujuan dan target. 6. 6. 3. Memberikan dorongan dan penghargaan akan konstribusi guru dan pegawai. Memberikan pendidikan dan pelatihan. pengetahuan dan pengalaman. Memahami sebaran kebutuhan dan harapan pelanggan terhadap lulusan/alumni Pemastian pendekatan keseimbangan antara kebutuhan dan harapan pelanggan dan pihak berkepentingan lainnya ( pengurus yayasan. . Membangun kepercayaan dan menghilangkan keraguan. Mengukur kepuasan pelanggan dan memberikan tindakan atas hasilnya.Organisasi tergantung kepada pelanggannya dan dengan demikian harus memahami kebutuhan pelanggan saat ini dan masa datang. 9. Memperoleh kepuasan akan hasil pekerjaan. Keterlibatan karyawan ( involvement of people ) personil pada seluruh jenjang merupakan inti / essensi suatu organisasi dan keterlibatan mereka memungkinkan kecakapannya diberikan untuk keuntungan organisasi Penerapan prinsip keterlibatan semua personil akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1.4. 5. guru-guru. Bangga dan bergairah menjadi bagian dari organisasi. Menyebarkan seluruh kebutuhan dan harapan tersebut di organisasi. 7. pegawai dan masyarakat umum. Berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada tim serta grup. guru-guru. 2. Mengenali dan mengukur input dan output suatu proses. Mampu membawa diri untuk mewakili organisasi kepada pelanggan. 4. Memperhatikan kebutuhan pihak berkepentingan seperti pelanggan. Kepemimpinan ( Leadership ) Pemimpin menetapkan kesatuan maksud dan arah organisasi. Proaktif dan harus menjadi panutan bagi orang lain. Memahami dan memberikan umpan balik pada perubahan keadaan eksternal. 3.3. 4. 4. 2. Menentukan model peraturan nilai dan etika pada tiap tingkatan organisasi. Menerima akan kepemilikan dan tanggung jawab pemecahan suatu masalah. Mampu mengembangkan komunikasi yang terbuka dan jujur. 2. komunitas lokal dan masyarakat. Mencari secara aktif kemungkinan untuk peningkatan. 5. 3. 2. 11. 8. Mampu memutuskan pandangan yang cemerlang tentang masa depan organisasi 5. Menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. 2. 2. 9. Meningkatkan kemampuan. Menganali inti-inti proses dan mengetahui fungsinya terhadap organisasi. 3. Menyiapkan tujuan dan target yang menantang.

2. lakukan. Mengerti mengapa memilih teknik statistika tertentu. pertimbangan yang harus difikirkan adalah tahapan proses. Merumuskan konsep dasar peningkatan melalui penambahan dan terobosan. 2.5. Pendekatan Sistem Pada Manajemen ( System Approach to Manajemen ) Identifikasi . Menghitung penggunaan sumber daya sebelum tindakan dilakukan. informasi. Mengenali peningkatan yang telah terjadi 2. 3. Ketika merancang suatu proses. 4. pemahaman dan mengelola suatu sistem dari kesalingterhubungan proses untuk suatu tujuan yang ditetapkan akan meningkatkan efektifitas dan efisiansi organisasi Penerapan prinsip pendekatan sistem pada manajemen akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. 5. Memberikan kepada setiap anggota organisasi pendidikan dan pelatihan yang cocok untuk mendapatkan metode atau alat peningkatan berkelanjutan seperti : * Siklus Plan-Do-Check-Act (rencanakan. metoda. Melakukan analisis data dan informasi dengan metoda yang valid. 4. Memahami kesalingtergantungan antara proses suatu sistem. Pengambilan keputusan dengan pendekatan faktual( Factual approach to decision making ) Keputusan efektif berbasis pada analisis data dan informasi Penerapan prinsip pengambilan keputusan dengan pendekatan faktual akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Membuat peningkatan berkelanjutan di setiap individu untuk suatu produk. bahan dasar serta sumber lain untuk mencapai hasil yang diharapkan. 2. Mengevaluasi kemungkinan resiko. akurat serta dapat diandalkan. 6. 3. 6. Melakukan penilaian secara periodik melalui penetapan kriteria untuk mengenali area potensial pelaku peningkatan. 5. Memastikan bahwa data dan informasi bersifat mudah diperoleh.4. Menetapkan kejelasan tanggung jawab. Merancang kerangka sistem untuk menggapai tujuan secara efisien. 7. .7. Memperbaiki kinerja sistem secara berkelanjutan dengan pengukuran dan evaluasi. 5. perlengkapan. akibat serta dampak dari proses yang akan berpengaruh kepada pelanggan dan pihak berkepentingan lain terhadap proses. Menetapkan suatu sistem dengan mengidentifikasi atau mengembangkan proses yang akan berdampak pada tujuan. Mengidentifikasi pelanggan dan pihak berkepentingan baik internal maupun eksternal dari suatu proses. proses dan tujuan sistem. wewenang dalam menjalankan suatu proses. pastikan. Menetapkan pengukuran dan tujuan sebagai pedoman dan jalan mencapai peningkatan. 2. 4. jalankan) * Pemecahan masalah * Re-engineering proses * Inovasi proses 1. Melakukan pengukuran dan pengumpulan data serta informasi yang relevan dengan tujuan. kebutuhan training. 2. pengawasan. Peningkatan berkelanjutan ( Continual Improvement ) Peningkatan berkelanjutan harus menjadi tujuan tetap dari organisasi Penerapan prinsip peningkatan berkelanjutan akan dilakukan dengan tindakan berikut 1. aktivitas alur. Berusaha secara terus-menerus melakukan efisiensi dan efektifitas di setiap proses. 2. 3. Mengembangkan tindakan pencegahan dengan aktivitas tertentu.6.

2011 2015 : Mewujudkan Peningkatan mutu. RENCANA STRATEGIS 2006 2010 : Mewujudkan Peningkatan Sarana Fisik & Program Pembelajaran. Di awali dengan lafadz Bissmillahirrohmanirrochiim mari kita awali bersama untuk menjalankan semua program dan amanat ini bersama.8. 3. 2. semua perencanaan untuk pengembangan SMK MAHFILUD DUROR II ini saya buat sebagai pedoman pelaksanaan harian dalam pencapaian misi dan visi sekolah. 5. 2016 2020 : Mewujudkan SMK yang mengisi pasar international . Bersama pemasok membangun saling pengertian akan kebutuhan pelanggan. Memberitahukan informasi tentang rencana organisasi dimasa datang. Sebagus dan sebaik apapun perencanaan serta langkah langkah yang telah tercantum pada bab sebelumnya tidak akan pernah terlaksana tanpa dukungan semua pihak. Mengambil keputusan tindakan berdasarkan hasil analisis logika dilengkapi dengan pengambilan data. Hubungan Saling Menguntungkan dengan Pemasok( Mutually beneficial supplier relationship ) Suatu organisasi dan pemasoknya saling bergantung dan hubungan kesaling beruntungan akan mempertinggi kecakapan keduanya dalam menghasilkan nilai Penerapan prinsip hubungan kesaling beruntungan dengan pemasok akan dilakukan dengan tindakan berikut : 1. Menciptakan komunikasi yang terbuka dan jelas. Membangun keseimbangan hubungan dengan pemasok baik untuk jangka pendek dan jangka panjang dengan pertimbangan organisasi dan lingkungan secara umum. BAB III PENUTUP Dengan menyebut asma Allah SWT. 4. Besar harapan saya bahwa lembaga pendidikan ini dapat berkembang dengan segala ridho Nya seperti yang kita inginkan bersama. 6. Menghargai peningkatan dan pengembangan dari pemasok. Untuk itu besar harapan saya bahwa semua ornamen dalam lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Mahfilud Duror II dapat mendukung sepenuhnya demi kebaikan bersama. 2. Memprakarsai pengembangan dan peningkatan produk dan proses. dan kredibilitas.5.

Menyusun Rencana Strategis Lima Tahunan b. c. secara mandiri i. Setiap jabatan mempunyai Uraian Tugas dan Kriteria Unjuk Kerja yg jelas e. guru. Menjabarkan Renstra dalam Program Kerja Tahunan c. Mengevaluasi kegiatan untuk merancang program peningkatan mutu berikutnya. dan staf melakukan Evaluasi Diri (pengukuran Unjuk Kerja) h. Pengembangan Kurikulum a. staf.1. Menyusun Indikator Keberhasilan bagi setiap kegiatan f. Menerapkan manajemen mutu a. Mengembangkan/mengasah jiwa kewirausahaan siswa dan guru melalui berbagai kegiatan d. 3. Menerapkan KBK yg berorientasi Kecakapan Hidup Tujuan pembelajaran berorientasi pada . Menjadikan Diklat Agama & Pendidikan Jasmani sebagai media utama pembentukan pribadi yang sehat jasmani & rohani. Menerapkan sistem Reward dan Punishment pada pimpinan sekolah. g. guru. Struktur organisasi disesuaikan dg kebutuhan d. Setiap pimpinan sekolah. Bersama dengan MN & MI menyusun kurikulum SMKN 6 DKI JKT ¢ Adapt dan Adopt b. dan siswa. 2. Mewajibkan setiap peserta diklat mengikuti kegiatan Eks-Kul.

individual. Sikap. Contoh-contoh yang dekat dg kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran berpusat pada siswa (student centered). Program pemelajaran terdiri dari materi pelajaran esensial yang minimal harus dikuasai siswa. dan ada waktu khusus untuk remidial. Siapkan soal dalam 3 tingkat kesukaran. Menyediakan ruang Self Access Study & software paperless exam. Keterampilan. Jangan sekali-kali menunjukkan/mempelajari subkompetensi yg berikutnya selama siswa belum paham betul subkompetensi sebelumnya. 5. 4. Membangun SIM PENILAIAN secara komputerisasi Pelaporan perkembangan siswa setiap 10 minggu. pada setiap akhir sub kompetensi. Melaksanakan PBM secara efektif. dg mempertimbangkan Pengetahuan. (c) Kecakapan aplikasi dan (d) kecakapan sosialisasi. (b) Kecakapan konsep keilmuan. Melakukan pengukuran yg mengacu pada KUK. Menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa ke dua Menuliskan rambu-rambu . Meningkatkan kemampuan Matematika Menyusun urutan kompetensi Belajar berkelompok/tutor sebaya. masing-masing set soal memuat seluruh KUK yang hendak diukur.penguasaan kecakapan yaitu (a) Kecakapan proses penemuan. masingmasing tingkat 5 set soal.

Guru stand by selama satu hari penuh dari jam 7. Setiap guru menghafal kalimat-kalimat baku yg biasa diucapkan di kelas dalam bahasa Inggris. Mengembangkan sistem quality control dan quality assurance Setiap kegiatan dan tugas dilaksanakan berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS). Setiap kegiatan dan tugas selalu diukur tingkat ketercapaian dan penyimpangannya dengan menggunakan kuesioner.30 16. Guru & staf bekerja karena ikhlas mengharap ridho Tuhan. Inggris dari siswa setiap upacara hari Senin. Pengumumanpengumuman dlm 2 bahasa/lebih. .dalam 2 bahasa/lebih. siswa mengikuti Regional TOEIC setiap tahun. English club Belajar Berkelompok / Tutor Sebaya Setiap guru masuk kelas wajib memberikan 5 kata bahasa Inggris yg berkaitan dengan pelajaran yg diampunya. Pidato Bhs. Guru & staf sebisa mungkin berbahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari. 6. Pidato pembina upacara dalam 2 bahasa/lebih. Guru melayani kebutuhan siswa tidak dibatasi ruang dan waktu. Jaminan mutu pendidikan dicapai melalui pengendalian masingmasing komponen 7. Guru. Siswa belajar juga karena ikhlas mengharap ridho Tuhan.00. Menciptakan atmosfir akademik yang nyaman dan kondusif Tidak ada guru terbang. staf.

motivasi. Setiap rayon gugus siswa membentuk pengurus dan dibimbing oleh Guru Pembimbing yang juga berfungsi sebagai Konselor. Setiap rayon memiliki kewajiban sebagai petugas upacara. kesehatan. Moving Class. Setiap rayon mengembangkan kegiatan (a) pengayaan akademik. wawasan dunia kerja. Pembagian rapot dilaksanakan melalui Guru Pembimbing Rayon. Mengembangkan Sistem Rayonisasi Gugus Siswa Peserta didik dari semua tingkatan dikelompokkan berdasarkan rayon tempat tinggal. Rabu. sehat dan aman. indah. menjaga kebersihan serta menjaga tertib & kedisiplinan sekolah. Pengayaan kegiatan ektrakurikuler . Membina semua guru untuk mampu memberikan motivation achievment. 9. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih.Mewujudkan Learning Organization. dan Kamis. Memfasilitasi minat dan bakat siswa. (b) kepedulian sosial dan (c) kewirausahaan. Siraman rohani selama 5 menit setiap pagi hari Selasa. Menggunakan media pemelajaran yg bervariasi. dan entrepreneurship. 8. Menggunakan hari Sabtu sebagai hari : kuliah umum oleh guru tamu tentang kewirausahaan. dsb. Mengasah spiritual. Melibatkan murid dan guru dalam pengelolaan Unit Usaha Sekolah.

9. Komputerisasi pencatatan pelanggaran dan prestasi. 3.guru & staf dgn pimpinan sekolah Setiap pelanggaran dan prestasi diberi bobot score. Menegakkan kedisiplinan bagi seluruh warga sekolah. Peningkatan Kualitas dan kuantitas tamatan Pembinaaan Guru dan Pegawai Pemeliharaan kedisiplinan dalam lingkungan sekolah. 6. . 8.orangtua dgn sekolah .siswa dgn sekolah . Memberikan peringatan setiap akhir pelajaran secara terpusat melalui pengeras suara di ruangruang. 4.10. Pemeliharaan gedung dan lingkungan sekolah Pengoptimalisasian Organisasi dan Manajemen Peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar Peningkatan kualitas tenaga dan kependidikan Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana sekolah Peningkatan hubungan kerjasama denagan dunia industri. dicatat di komputer untuk dilihat setiap saat. Menerapkan keteladanan sebagai guru yang baik Melibatkan OSIS dalam menegakkan kedisiplinan siswa Secara umum program kerja SMKN 2 Yogyakarta tahun ajaran 2010-2011 adalah sebagai berikut : 1. Menyusun kesepahaman antara : . 5. 2. 7.

Pengembangan perpustakaan SMKN .10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->