P. 1
KIMIA UNSUR

KIMIA UNSUR

|Views: 2,480|Likes:
Published by Emmy Rinda

More info:

Published by: Emmy Rinda on May 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

KIMIA UNSUR

A. Pendahuluan Unsur dapat dibedakan atas logam dan non logam. Pengelompokan ini sangat penting, karena sebagian besar penerapan unsur dalam teknologi sangat bergantung pada sifat-sifat yang dimiliki unsur tersebut, apakah bersifat logam, non logam ataukah radio aktif. Perlu diketahui pula bahwa di antara seratus unsur lebih yang sudah kita kenal, ternyata lebih dari tiga perempatnya merupakan unsur logam. . B. Unsur-Unsur Logam Apabila kita perhatikan benda di sekeliling, maka dengan mudah kita dapatkan benda yang terbuat dari logam dengan berbagai bentuk dan corak yang disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan manusia. Barang perhiasan, peralatan mulai dari alat dapur, rumah tangga, kontruksi, sampai pada alat transportasi, komunikasi, alat-alat berat, maupun alat persenjataan militer yang canggih, sebagian besar dibuat dengan menggunakan bahan logam. Dengan mengetahui berbagai sifat logam pada umumnya, baik sifat fisika maupun kimianya, memberi peluang yang sangat besar bagi manusia untuk memperoleh manfaat dengan membuat alat dari bahan logam yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan manusia pada abad modern ini. Berikut ini akan dibahas perihal logam, namun oleh karena materi tentang logam itu luas, dalam bab ini hanya dibahas beberapa logam alkali dan alkali tanah, sedangkan pada logam unsur transisi dibahas pada subbab berikutnya antara lain membahas prinsip metalurgi, prinsip pemurnian logam dan paduan logam. Logam Alkali Logam alkali dalam sistem periodik terdapat dalam golongan IA. Unsur yang termasuk golongan ini adalah Lithium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Sesium (Cs) dan Fransium (Fr). Logam alkali sangat aktif, sehingga tidak terdapat dalam keadaan bebas di alam, tetapi dalam bentuk senyawa. Oleh karena logam ini sangat reaktif, mudah bereaksi dengan oksigen dan uap air di udara, maka untuk menyimpan logam ini biasanya direndam dalam minyak tanah atau minyak parafin.

1

Secara fisis logam alkali dapat diidentifikasi sebagai logam yang sangat lunak dan dapat diiris dengan pisau. Sedangkan sifat kimiawi logam alkali ini antara lain: a. b. mudah bereaksi dengan udara membentuk oksida, selain itu juga akan bereaksi dengan beberapa unsur non logam. Misalnya, dengan oksigen membentuk garam karbonat karena udara itu mengandung uap air dan CO2. akan menghasilkan oksida. Litium akan membentuk monooksida, Natrium akan membentuk peroksida dan unsur lain membentuk superoksida. Reaksi: 4Li + O2 2Na + O2 K + O2 c. Reaksi:    2Li20 Na2O2 KO2 sangat cepat, reaksinya eksoterm dan akan

dengan air bereaksi 4Li(s) + H2O 2Na(s) + 2H2O 2K(s) + 2H2O

menghasilkan hidroksida dan gas hidrogen.    2LiOH(aq) + H2(g) 2NaOH(aq) + H2(g) 2KOH(aq) + H2(g)

d. Reaksi:

bereaksi dengan asam klorida dan amonia, menghasilkan gas hidrogen 2Na + 2HC1  2Na + 2NH3  2NaCl + H2 2NaNH2 + H2 larut menghasilkan larutan

e. f. g.

dalam amonia cair logam alkali dapat merupakan reduktor kuat.

berwarna biru bila diencerkan. reaksi nyala dari unsur alkali memberikan warna:

Litium memberikan warna merah. Natrium memberikan warna kuning. Kalium memberikan warna ungu. Kegunaan Logam Alkali Beberapa kegunaan logam alkali antara lain: a. Litium dapat digunakan untuk menyerap N2 karena logam ini sangat reaktif terhadap N2. 2

b. i.

Natrium banyak digunakan untuk: pembuatan timbal tetraetil, yaitu suatu bahan untuk meninggikan bilangan oktan bensin. Pb + 4Na + 4C2H5C1  (C2H5)4Pb + 4NaCl

ii. untuk pembuatan lampu natrium yang dapat menembus kabut. iii. aliasi Na/K digunakan sebagai cairan pendingin untuk reaktor atom. Tabel 1. Sifat-sifat Fisik Logam-logam Alkali Lithium Natrium Titik didih, °C Titik lebur, °C Kerapatan, g/Cm3 Susunan elektron 131 1336 0,54 2,1 98 881 0,97 2,8,1 5,1 1,54 0,95 0,9 bcc Kal ium 64 766 0,87 2,8,8,1 4,3 . 1,96 1,33 0,8 bcc Rubidium 39 694 1,53 2,8,18,8,1 4,2 1,96 1,33 0,8 bcc 29 679 1,88 2,8,18, 18,8,1 3,9 2,35 1,69 0,7 bcc Cesium

Energi ionisasi, eV 5,4 Jari-jari atom, Ǻ Jari- jari ion. Ǻ 1,34 0,60

Keelektronegatifan 1,0 Struktur kristal bcc

Beberapa Senyawa logam alkali dan kegunaannya Beberapa senyawa logam alkali yang perlu diketahui serta kegunaannya antara lain: a. b. c. Na2O2 (Natrium peroksida), digunakan sebagai sumber oksigen untuk NaOH (Natrium hidroksida), biasa dipakai untuk pembuatan sabun, KOH (Kalium hidroksida), digunakan untuk pembuatan sabun lunak. bernafas bagi awak kapal selam dan pemakai topeng gas. industri tekstil, kertas dan zat warna.

3

18. Barium (Ba) dan Radium (Ra). eV 9. Logam Alkali Tanah Dalam sistem periodik logam ini terdapat dalam golongan IIA. oC Titik lebur.1 1.86 2. 18.31 Keelektronegatifan 1.74 0. dipakai sebagai bahan dasar pada pembuatan kaca. Unsur golongan IIA terdiri dari Berilium (Be). Stronsium (Sr).2 650 1150 1.d..99 1.3 Jari-jari atom.9 bcc Barium Energi ionisasi.8. Ǻ 1.8. Magnesium (Mg). soda api.0 fcc 725 1849 3.6 1. g/cm3 Susunan elektron 1277 2484 1. Selain itu dipakai pula untuk menghilangkan kesadahan air. 2 6. Ǻ Jari-jari ion. tekstil. f.0 fcc Stronsium 769 1381 2.98 1.8. sabun dan detergen. e.33 1. Tabel 2.7 1. digunakan untuk pengawet daging dan agar warna kue.8.25 0.8.18.8. senyawa ini disebut pula soda natron.5 Struktur kristal hex Beberapa sifat kimia logam alkali tanah yang perlu diketahui antara lain: 4 .92 1. tetapi tidak sereaktif logam alkali.45 0. Kalsium (Ca).2 1. Na2CO3 (Natrium karbonat).2 7.59 2. NaHCO3 (Natrium hidrogen karbonat) dikenal juga dengan nama soda KNO3 (Kalium nitrat).35 0. pembuatan pulp. Sifat-sifat Fisik Logam-logam Alkali Tanah Berilium Magnesium Kalsium Titik didih. daging tetap merah. 8.65 1. karena sering dipakai dalam pembuatan kue sebagai pengembang. oC Kerapatan.74 2.2 5.55 2. Selain itu digunakan pula sebagai bahan untuk membuat mesiu/petasan.2 hex 850 1487 1. Logam alkali tanah sangat reaktif.6 2. dan logam ini tidak terdapat dalam keadaan bebas di alam. kertas.2 5.

CaCO3 (Kalsium karbonat). kecuali Be. bereaksi dengan asam menghasilkan gas H2  bereaksi dengan air membentuk hidroksida dan gas H . membuat cetakan dan pembuatan patung. dikenal dengan nama kapur kembang atau kapur tohor. b. Reaksi: 2Mg + O2 Reaksi: Ca + 2HC1 c. zat ini merupakan padatan putih yang hampir tidak larut dalam air. CaO (Kalsium Oksida). CaSO4 yang mengandung air kristal yaitu CaSO4. terdapat sebagai mineral di dalam tulang. e. zat ini bersifat higroskopis karena itu digunakan sebagai pengering. Sr2+ memberikan warna merah anggur. dipakai sebagai bahan pembuatan kaca dan pembuatan semen. reaksi nyala garam memberikan warna tertentu Ca2+ memberikan warna merah bata. larutannya disebut air kapur. Selain itu digunakan untuk menghilangkan kesadahan air dan untuk pengolahan air limbah. 5 . CaCl2 (Kalsium klorida). magnesium terbakar di udara dengan nyala terang menghasilkan MgO yang berupa serbuk putih. zat ini dipakai untuk membuat pupuk. CaSO4 (Kalsium sulfat). Ca3(PO4)2 (Kalsium fosfat). Ca(OH)2 (Kalsium hidroksida).2H2O digunakan sebagai bahan gips untuk dipakai pembalut tangan atau kaki yang patah. c. f. digunakan sebagai bahan bangunan. Reaksi: Ca + 2H2O  2MgO CaCl2 + H2 Ca(OH) 2 + H2 b. d.a.  d. karena sifatnya sangat higroskopis digunakan sebagai pengering. digunakan sebagai pengikat gas CO2. Ba2+ memberikan warna-hijau Beberapa Senyawa Logam Alkali Tanah dan Kegunaannya Beberapa senyawa logam alkali tanah yang perlu diketahui serta kegunaannya antara lain: a.

golongan VIII yaitu gas mulia. dalam air dan dalam asam. k. Ba(NO3)2 (Barium nitrat). CaC2 (Kalsium karbida). Coba Anda perhatikan apakah sebetulnya yang terjadi pada waktu kita bernafas? 6 . j. digunakan sebagai pengikat gas karbondioksida. bahwa di samping kebutuhan tadi. Dalam uraian selanjutnya akan dibicarakan beberapa unsur dari golongan VIA yaitu belerang dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pemutih. walaupun unsur tersebut dalam sistem periodik termasuk golongan logam alkali. i. bahwa kebutuhan yang paling pokok yang harus dipenuhi dalam kehidupan ini adalah makan dan minum. VA. Namun barangkali terlepas dari perhatian Anda. VIA dan VIII. memberikan warna merah pada nyala api. sebagai pengisi karet untuk menambah kekuatan dan untuk pengisi kertas agar tinta tidak merembes. C. Unsur-Unsur Non Logam Unsur-unsur yang akan dibicarakan pada kegiatan ini adalah unsur-unsur non logam. dapat BaSO4 (Bariumsulfat). merupakan padatan putih yang hampir tidak larut karena itu dipakai untuk membuat kembang api. larutannya dinamakan air barit. untuk bahan cat putih. Reaksi: CaC2 + H2O  CaO + C2H2. h. tetapi Anda tidak akan dapat bertahan selama itu tanpa bernafas. Selain itu dibahas pula unsur hidrogen. tidak makan dan minum hingga 1 sampai 2 minggu.g. Boleh jadi Anda dapat bertahan untuk hidup. Ba(OH)2 (Barium hidroksida). reaksi dengan air membentuk gas asetilen yang dipakai untuk mengelas. Sr(NO3)2 (Stronsiumnitrat). Oksigen dan Senyawa-senyawanya Anda pasti mengetahui. dikenal sebagai karbit. zat ini dipakai untuk membuat kembang api karena dapat memberikan warna hijau pada nyala api. Dalam sistem periodik unsur-unsur ini terdapat pada golongan IVA. akan tetapi unsur hidrogen ini mempunyai sifat non logam. manusia membutuhkan udara segar yang dihirup pada waktu bernafas.

c. barulah bisa mengadakan reaksi pembakaran dengan oksigen yang dapat dilihat dalam bentuk cahaya atau nyala api. Pada proses ini jika kita perhatikan ada 3 komponen yang saling berkaitan erat sehingga menimbulkan kebakaran yakni : a. Oleh karena 7 . Energi inilah sangat kita butuhkan untuk kegiatan-kegiatan fisik dari anggota tubuh kita. Oksigen yang dihisap pada waktu bernafas. mempunyai fungsi yang penting bagi kehidupan di bumi. Berbicara tentang pembakaran. masuk ke dalam darah dan dibawa ke jaringan tubuh. O. dan ozon (O3). Jika tidak ada salah satu di antara tiga komponen tadi. Ozon digunakan untuk pemutih dan membersihkan air. Panas yang mencapai titik bakar dari bahan bakar tersebut. Temperatur dimana suatu zat yang dipanaskan bersama oksigen terbakar disebut temperatur pembakaran atau titik bakar. Gas oksigen di alam terdapat dalam bentuk monoatom. Berdasarkan uraian tadi. Oksigen yang ada dalam udara hampir seluruhnya berupa O2. Sifat-sifat fisik dan kimia alotrof-alotrof ini tentunya berbeda-beda dan biasanya disebut atom oksigen (O).Bernafas pada hakikatnya adalah menghisap oksigen (O2) dari udara di sekitar kita. karena dapat menyerap sebagian besar sinar ultra violet yang datang dari matahari yang sangat membahayakan kehidupan di bumi. Ada oksigen (O2). Reaksi oksigen dengan zat makanan dalam tubuh sering kita kenal dengan oksidasi atau pembakaran yang menghasilkan energi atau panas. O3. sedangkan di laboratorium ozon dapat dibuat dengan loncatan bunga api listrik pada gas oksigen dengan memakai alat yang disebut ozonisator. maka tidak akan terjadi api. Pada proses selanjutnya oksigen bereaksi dengan zat-zat makanan dengan membentuk uap air dan karbondioksida (CO2) serta panas (energi). diatom. b. zat/bahan yang dapat terbakar (bahan bakar). Ozon terjadi sedikit di udara pada saat ada petir. Anda dapat memahami bagaimana proses kebakaran hutan pada musim kemarau panjang terjadi. dan tri-atom. O2. oksigen biasa (O2). Pada lapisan stratosfer terdapat ozon dengan kadar tinggi. perlu Anda ketahui bahwa sebelum suatu zat dapat terbakar. maka zat itu memerlukan panas sampai suhu tertentu. serta untuk menjaga supaya suhu badan kita tetap stabil. karena ozon dapat mematikan bakteri dan mikroorganisme. Udara bersih mengandung 21% volume.

Macammacam oksida dimaksud antara lain: a. Contoh: CO. misalnya: Al2O3. percobaan/pemakaian senjata nuklir perlu dicegah. d. Oksigen yang dihasilkan ini cukup murni dan disimpan dalam silinder-silinder baja. Nitrogen (titik didih -196°C) dan argon (titik didih -186°C) menguap terlebih dahulu. 8 . b.itu penipisan lapisan ozon sebagai akibat ulah manusia seperti pemakaian gas freon. SiO2. NO. Udara dicairkan dengan proses pendinginan. Oksida asam (oksida non logam): SO3. N2O5. oksigen didapat dari udara. dan NO2. 2KOH. Dalam industri.  2H2 + O2 Oksida ini bila dilarutkan dalam air akan membentuk larutan basa. Oksida ini bila H2SO4 dilarutkan dalam air akan membentuk larutan asam misalnya: SO3 + H2O b. Reaksi: 2Na2O2 + 2H2O  4NaOH + O2 Untuk memperoleh O2 secara banyak yang dibuat dalam industri yaitu digunakan cara: a. oksigen dapat dibuat di laboratorium dengan penguraian kaliumklorat dengan menggunakan manganoksida sebagai katalis. Elektrolisis air 2H2O Senyawa Oksida Oksigen dengan unsur logam dan non logam akan membentuk oksida. ZnO. sangat basa atau sangat asam. MgO. lalu disuling. Dalam kerak bumi. (oksida logam): K2O. dalam samudera dan dalam atmosfir unsur oksigen paling banyak terdapat dalam bentuk senyawa-senyawanya.  Oksida amfoter yaitu oksida yang hanya dapat bereaksi dengan oksida Oksida netral. Na2O. PbO. FeO. Kecuali oksigen terdapat bebas di udara. CO2. Destilasi udara cair. sampai kira-kira 25 Km dari permukaan. yaitu oksida yang sukar bereaksi dengan apapun juga. kemudian baru oksigen (titik didih -183°C). Misalnya: K2O + H2O c. Reaksi: 2KClO3  M O→ 2KC1 n 2 + 3O2 atau mereaksikan natriumperoksida dengan air.  Oksida basa. Fe2O3 dan lain-lain.

yaitu oksida yang mengandung logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi.e. Contoh: Pb3O4 adalah campuran oksida PbO dengan 9 . Oksida campuran. PbO2.

Massa matahari terdiri atas hidrogen sebanyak 75%. Unsur ini secara spektrokopis dapat diketahui terdapat di sekitar matahari dan bintang lain. dengan senyawa-senyawa organik berikut ini membentuk karbon dioksida dan air CH4 + 2 O2  CO2 + H2O (5) Hidrogen dan Senyawa-senyawanya Dalam keadaan bebas. Secara fisik hidrogen dapat kita identifikasi sebagai unsur yang paling ringan. dengan non-logam membentuk senyawa kovalen C + O2  CO2 (3) H2 + ½ O2  H2O (4) c. klor.5 maka oksigen membentuk banyak senyawa. tetapi pada gas gunung berapi prosentasi H2 lebih besar. Sedangkan sifat kimia hidrogen. mudah bereaksi dengan oksigen dan beberapa unsur lain seperti belerang. akan tetapi senyawanya seperti air. Contoh: 1) H2 + O2  2H2O + Energi pada reaksi ini timbul energi yang cukup banyak sehingga gas yang ada mengembung dengan tiba-tiba dan menimbulkan letupan kecil. karbohidrat dan lain sebagainya sangat dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Akan tetapi di ruang angkasa hidrogen merupakan unsur yang paling banyak. tidak berbau. Beberapa contoh senyawa yang dibentuk oleh oksigen adalah sebagai berikut: a. tidak berwarna. dengan logam membentuk senyawa ion 2 Li + ½ O2  LiO (1) Zn + ½ O2  ZnO (2) b. Pada senyawanya bilangan oksidasi oksigen biasanya –2 . lemak.senyawa dengan banyak unsur-unsur lain. titik bekunya –259 °C dan daya larutnya dalam air sangat kecil. 2) H2 + S 3) 3H2 + N2   H2S 2NH3 10 . protein. natrium dan lain-lainnya.01%. nitrogen. titik didihnya –253°C .Reaksi-reaksi Oksigen Karena keelektronegatifan oksigen yang besar yaitu 3. Tidak seperti oksigen. hidrogen terdapat sedikit di udara yaitu sekitar 0. hidrogen kurang begitu penting.

  2NaH 2HCl Hidrogen secara kecil-kecilan dapat dibuat di laboratorium dengan cara: Reaksi asam kuat encer dengan logam  ZnCl2 + H2 2NaOH + H2 K2ZnO2 + H2 Zn + 2HC1 b. Jika yang diinginkan hidrogen murni.4) Na + H2 5) H2 + Cl2 a. Karbondioksidanya larut dalam air. Cara Gas Air Uap air diembuskan pada kokas yang panas. yaitu: Karbondioksida dapat dipisahkan dengan mengalirkan campurannya ke dalam air pada tekanan tidak. Gas air ini sangat berharga untuk bahan bakar. sedangkan hidrogennya CO + 4H2 Karbondioksidanya dapat dipisahkan dengan cara seperti pada pembuatan hidrogen dari gas air atau campurannya dapat dialirkan ke dalam air kapur. CO + H2O  CO + H2 gas air c. maka reaksinya adalah sebagai berikut: CH4 + 2H2O N  i. b. CaO + CO2 + H2  CaCO3 11 . Reaksi logam alkali dan alkali tanah dengan air 2Na + 2H2O  Zn + 2KOH  a. hidrogen dibuat dengan tiga cara. campurannya direaksikan dengan uap air panas dengan katalis untuk mengoksidasi karbonmonooksida menjadi karbondioksida. C + H2O CO + H2 Campuran karbonmonooksida dan hidrogen ini disebut "gas air". karbonmonooksida dan hidrogen dapat dibakar. Reaksi beberapa logam dengan basa Dalam industri. maka akan terbentuk gas karbonmonooksida dan hidrogen. Cara Hidrokarbon Uap Air Banyak hidrogen juga dibuat dengan mengalirkan campuran hidrokarbonhidrokarbon dan uap air pada temperatur tinggi dengan katalis nikel. Misalkan hidrokarbonnya metana.∆ →  tertentu.

dialirkan arus listrik searah. Katoda: 2 H2O + 2e 3 H20 . industri pupuk. Adapun air yang biasa digunakan di laboratorium. c. menyebabkan pemborosan bahan bakar karena batu ketel merupakan isolator dan menimbulkan penyumbatan pipa-pipa. membuat HC1 dan Dalam bentuk hidrogen cair dipergunakan untuk bahan bakar roket. (mentega). bila garam yang dikandungnya bikarbonat disebut air sadah sementara. akan menghasilkan minyak padat 12 . a.c. pada proses ini hidrogen bereaksi dengan minyak. di apotik untuk pembuatan obat adalah air murni/air suling/aquades yang dibuat secara destilasi. sebab dengan sabun membentuk endapan hingga menyebabkan sabun tidak berbuih.  2 H+ + ½ O2 + H2 + 2OH- Hidrogen biasanya digunakan untuk. tetapi air yang masih mengandung garam yang diperlukan. Ke dalam air yang dibubuhi sedikit Reaksinya: Anoda : H2O  2 H+ + ½ O2 + 2e  H2 + 2OHasam sulfat. air sungai dan air mineral. Apabila air itu mengandung garam kalsium dan magnesium. air laut. hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Sedangkan air yang kita minum bukanlah air minum. Air sadah ini tidak baik untuk mencuci. Air sadah juga tidak baik untuk mengisi ketel uap. amoniak. Unsur oksigen dan hidrogen mudah sekali bereaksi. Untuk pembuatan mentega. tidak mengandung bakteri dan tidak keruh. Cara Elektrolisis air . dan banyak bahan makanan mengandung air. air tersebut disebut air sadah. Air merupakan zat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Untuk pembuatan senyawa anorganik. b. karena akan membentuk batu ketel. dengan menggunakan katalis nikel. Tubuh kita 65% terdiri atas air. tidak beracun. Senyawa kedua unsur ini membentuk air (H2O). Di alam. Jika garamnya sulfat atau klorida maka airnya disebut air sadah tetap. air terdapat sebagai air hujan.

92. Tabel 3.3 Semua hidrogen halida merupakan senyawa kovalen dan berwujud cair. tetapi HF merupakan asam yang lemah dengan Ka = 6.83 sangat kecil . HC1.85 -144 0. Reaksinya dengan hidrogen fluorida akan membentuk SiF4 yang menguap.0014 HBr . HBr dan HI jarang sekali digunakan. dan HI merupakan asam kuat.51 33' . Titik lebur dan titik didih hidrogen fluorida lebih tinggi daripada yang lainnya. Caranya. HBr.1 HC1 .Senyawa oksigen dengan hidrogen selain air ialah hidrogen peroksida (H2O2).3 .87 0 . maka digunakan sebagai bahan untuk mengoksidasi bahan bakar di dalam roket. Reaksinya adalah sebagai berikut: 13 . HBr dan HI sifat-sifatnya dapat dikatakan sama. Karena hidrogen fluorida bereaksi dengan kaca.10-4. Karena hidrogen peroksida adalah oksidator yang kuat. kJ/mol 20 . Hidrogen halida tidak menghantarkan arus listrik. karena mahal harganya. Kaca yang merupakan campuran sillikon dioksida dengan garam-garam silikat.271. maka dipakai untuk menulis atau menggoreskan garis-garis pada benda-benda kaca. dissosiasi pada 1000 °C HX ⇔ ½ H2 + ½ X2 ΔHfo. 50 HI .67 .36. Hidrogen Halida Sifat-sifat hidrogen halida tercantum dalam daftar berikut ini. Dalam air HC1. sebelumnya permukaan kacanya dilapisi dengan parafin. kemudian goresan-goresannya dikerjakan dengan benda tajam pada parafinnya agar uap hidrogen fluorida dapat bersentuhan dengan kacanya.4 + 26. Sifat-sifat Hidrogen Halida HF Titik didih.36 . °C Titik lebur. °C %. karena ikatan hidrogen yang kuat pada HF. Senyawa ini mempunyai sifat dapat mengelantang dan mematikan bakteri sehingga zat ini biasa dipergunakan untuk memutihkan wol dan sutera.6.

Dalam keadaan bebas. selanjutnya leburan sulfur tersebut biasanya dicetak dalam bentuk batang. Ada 2 alotrop dari sulfur yaitu: a. Jika cairan sulfur yang mendidih dituangkan ke dalam air dingin. belerang terdapat pada batuan gunung berapi. Sulfur monoklin. Pada suhu di bawah 96°C sulfur rombik stabil dan pada suhu di atas 96°C sulfur monoklin yang stabil. batuan yang mengandung Sulfur (S) dipanaskan sehingga sulfurnya melebur. Sulfur rombik. b. jika suhunya lebih tinggi lagi maka sulfur menjadi encer kembali dan berwarna tetap merah tua dan akan mendidih pada suhu 444. gas ini sering ditemukan pada gunung berapi yang masih aktif atau gunung api 14 . Jika sulfur dipanaskan terus sampai 200°C. Belerang dengan oksigen dapat membentuk dua macam oksida yaitu belerang dioksida (SO2) dan belerang trioksida (SO3). Suhu 96°C ini disebut suhu transisi. Oleh karena itu mudah dipahami sulfur digunakan sebagai bahan untuk pembuatan obat-obatan. jika didiamkan bentuk rantai berubah menjadi sulfur rombik. maka akan terjadi sulfur plastis berbentuk rantai spiral. bentuk ini adalah mengkristal dari leburan sulfur di atas suhu 95. atau mengunjungi tempat sumber air panas di pegunungan yang mengandung sulfur atau belerang. sulfur padat yang mempunyai rumus S8. Sulfur mempunyai sifat alotropi. warnanya menjadi merah tua dan cairannya menjadi kental. larut dalam alkohol. yakni kemampuan suatu zat terdapat lebih dari satu macam bentuk.SiO2 + 4 HF Na2SiO3 + 6 HF   SiF4 + 2 H2O 2 NaF + SiF4(g) + 3 H2O(l) Sulfur (belerang) dan Senyawanya Anda tentu sudah mendengar. berbentuk jarum-jarum prisma. untuk memperoleh belerang.6 °C. disana kita dapatkan orang-orang yang mandi atau berendam dalam air panas tersebut dengan maksud untuk mengobati beberapa penyakit terutama penyakit kulit. Apabila larutan sulfur dalam pelarut ini diuapkan perlahanlahan akan menghasilkan sulfur yang mempunyai bentuk kristal oktahedral. eter dan CS2.6°C. Be1erang dioksida berupa gas yang berbau rangsang.

bersifat racun dan korosif. ZnS. Sifat SO2 dan SO3 yang dapat larut dalam udara lembab dan menghasilkan asam (H2SO3 = asam sulfit dan H2SO4 = asam sulfat) . Reaksi: S + O2  SO3 Belerang trioksida (SO3) diperoleh dengan jalan oksidasi SO2. FeS dan CuS. Reaksi: SO2 + ½ O2  SO3 SO3 + H2O  H2SO4 Asam sulfat merupakan asam kuat. patung. Gas ini dapat diperoleh dari reaksi belerang dengan hidrogen. untuk pembuatan asam sulfat pada proses kontak. gas ini bereaksi dengan oksigen di udara membentuk SO3. Proses korosif disebabkan ada SO2 yang berasal dari hasil pembakaran bahan bakar yang mengandung belerang. dan juga digunakan pada proses vulkanisasi untuk memperkuat karet. Senyawa belerang yang penting untuk dikemukakan adalah hidrogen-sulfida (H2S) . hujan asam ini akan merusak bangunan. Gas ini dapat diperoleh dengan jalan membakar belerang dan memberikan nyala biru.  FeCl2 + H2S 15 . HgS . Senyawa belerang dengan hidrogen adalah hidrogen sulfida. Reaksi: FeS + 2 HCl Belerang dan senyawanya Belerang digunakan sebagai bahan obat. hidrogen sulfida digunakan dalam analisis kualitatif untuk mengendapkan berbagai logam sehingga terbentuk endapan garam sulfida seperti Ag2S.meletus. Zat ini berupa gas yang bersifat racun dan berbau telur busuk. candi dan lainlain. bila direaksikan dengan air akan terbentuk asam sulfat. Vulkanisasi adalah proses reaksi belerang dengan ikatan rangkap dua. dari karet alam dan buatan yang memungkinkan pembentukan jembatan belerang antara rantai karbon. Di pedalaman merusak tumbuh-tumbuhan dan menyebabkan air danau menjadi asam sehingga mematikan ikan. menimbulkan masalah lingkungan karena menyebabkan air hujan bersifat asam. Reaksi: S + H2  H2S Untuk membuat gas H2S di laboratorium biasanya dibuat dengan jalan mereaksikan suifida seperti FeS. ZnS dengan asam klorida dan asam sulfat encer dalam pesawat kipp. Di kota.

33. Kalor lebur.9 1. C Kalor jenis. Jg-1 Kalor penguapan. NaNO2 + NH4Cl NH4NO2 Amonia Kelarutan amonia dalam air. yang lain berwujud padat pada suhu kamar.366 16 . Daya tarik molekul air terhadap amonia disebabkan oleh ikatan hidrogen . Tabel 4. Selain nitrogen.257 .77. Jg-1 Pembuatan Fosfor o   NH4NO2 + NaCl 2 H20 + N2 H2O 0 100 374. unsurnya makin menyamai logam. Dalam laboratorium. nitrogen juga dibuat dari udara dengan penyulingan. Antimon dan bismut pada permukaan potongan barunya rata dan mengkilat. (2).Nitrogen dan Unsur-Unsur Golongan VA Golongan VA mencakup unsur-unsur nitrogen. Berikut ini perbandingan dari beberapa sifat-sif at fisik amonia dan air. jari-jari atomnya makin besar.60 338. Sifat-sifat amonia lebih menyamai air dibanding senyawa lain. Daya hantar arus listriknya bertambah dari nitrogen sampai bismut. fosfor. Beberapa Sifat-sifat Fisik Amonia dan Air NH3 Titik lebur. nitrogen dibuat dengan mencampurkan natrium nitrit dengan amonium klorida .4 132. arsen.10 333. Dalam 4 liter air dapat larut 700 liter gas amonia. Pembuatan Nitrogen Seperti oksigen.5 2. Dalam satu golongan dari atas ke bawah semak1n besar nomor atomnya: (1).4 4. antimon. °C Temperatur kritis. °C Titik didih.8 . dalam industri. luar biasa besarnya.2 4. Nitrogen terutama dipakai pada pembuatan amonia. dan bismut. energi ionisasinya dan keelektronegatifannya makin kecil. Makin besar nomor atomnya. Jg-1K-1 .

1 9 + 1. 02   → BrO3   → >.3 1→ HC1O2  +. ion-ion halida. Fosfornya menjadi cair. atau logam-logam yang aktif. Bagi asam lemah. C.Secara besar-besaran fosfor dibuat dari mineral fosforit. → ClO2  +.1 0 + 0. tersebut dalam larutan 1M asam dan 1M basa. Ca3(PO4)2. Bagi asam kuat. rumus asamnya ditulis lengkap dengan H-nya. khlor. silika. 3 6 BrO4- 1 44 1 16 16    → C103. dan iodium menurun. SiO2. 4 5 0. sedangkan karbon-monooksidanya tetap berupa gas. 54 IO3   → IO   → I2   → I Harga-harga Eored. Seperti dalam gas oksigen. Percobaan dengan gas-gas ini sebaiknya dilakukan dalam lemari asam. Dengan konsentrasi lebih dari 1 ppm dalam udara sudah mengganggu kesehatan. yang dalam larutan hanya sedikit terurai atas ion-ionnya. Cairan brom dapat melukai kulit. HBrO   → Br2   → Br   Larutan basa: + 0.4 3 − 0. Reaksi Oksidasi-Reduksi Halogen Berikut ini diagram emf halogen-halogen.4→ HClO  +. zat disebelah kirinya dapat mengoksidasi air dan membebaskan oksigen Larutan asam: 3. +.000 ppm dapat mematikan. hidrokarbon.23 V. Flour dan khlor bersifat racun. dan kokas. misalnya HClO dan HF.4→ Cla   → Cl  + 1. Hasil campuran gasnya kemudian dialirkan melalui pipa-pipa dingin. +4→ BrO.1 4 + 1. hidrogen. Demikian pula dengan uap brom. brom. dan ion-ion oksiasamnya dalam larutan standard asam dan basa. Beberapa isapan udara yang mengandung khlor sebanyak 1.  → Br2  +7→ Br− 0. 7 6 + 1. terbakar menyala dalam gas fluor atau gas khlor. 2 Ca3(PO4)2 + 6 SiO2  6 CaSiO3 + P4O10 Uap fosfor (V) oksida kemudian bereaksi dengan kokas membentuk fosfor dan karbonmonooksida. yang dalam larutan sebagian 17 . Flour merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur-unsur dalam keadaan normalnya. Halogen Keaktifan halogen dari fluor.5 1. meskipun kurang dahsyat daripada khlor. 0 7 + 1. 0 BrO3. yang dipanaskan pada temperatur tinggi. 06 F2  − → ClO4 - HF − 3. Bagi tiap pasangan yang harga E ored-nya lebih besar dari 1.

Gas Mulia Lampu listrik. sedangkan logamnya mempunyai keelektronegatifannya sangat kecil. Oleh Lockyer dan Frankland pada tahun 1868 gas tadi disebut gas helium. lampu-lampu tersebut sebagai bahan pengisinya digunakan gas mulia. Tidak seperti gas-gas lain yang membentuk molekul dengan 2 atom. maka disebut "gas inert". Helium selain terdapat di matahari. Pada akhirnya diketahui bahwa xenon dan kemudian kripton juga dapat bereaksi membentuk senyawa-senyawa fluor dan oksigen. gas mulia atomnya berdiri sendiri. tetapi untuk mengisi balon lebih 18 . ditulis berupa ionnya saja. Dengan mengisolasi mineral uranium. Misalnya bukan HC1 tetapi Cl. makin kuat penarikannya terhadap elektron-elektron atom halogennya dan makin kovalen sifatnya. helium lebih berat. sebab sudah stabil dengan 8 elektron di kulit terluarnya. maka senyawanya terutama bersifat ion.besar terdiri atas ion-ion. Gas helium pertama kali ditemukan dengan penelitian secara spektrofotometri dari cahaya matahari. selanjutnya Sir Willian Ramsey menemukan bahwa gas tersebut mmepunyai spektrum yang sama seperti unsur yang ada di matahari. helium tersebut terbentuk dari reaksi fusi dari atom hidrogen yang terdapat dalam matahari. dan Xenon (Xe). semuanya berwujud gas yang sangat stabil. lampu neon. juga terdapat dalam mineral radioaktif sebagai hasil peluruhan isotop uranium atau thorium yang memancarkan partikel alfa. Argon (Ar). yang mudah Anda dapatkan dan temui seperti lampu pijar. Halida Logam Keelektronegatifan halogen yang besar. Gas mulia ini terdapat di alam dalam keadaan bebas di udara dengan kadar yang sangat kecil sekali. Dibandingkan dengan hidrogen. Gas mulia Helium (He). gas ini digunakan untuk mengisi balon. lampu reklame yang berwarna-warni.dan bukan HC1O3 tetapi C1O3-. Dengan logam yang keelektronegatifannya sedang. Dahulu orang mengira gas mulia tidak dapat sama sekali bereaksi dengan unsur lain untuk membentuk senyawa. senyawanya lebih bersifat kovalen daripada ion. Neon (Ne). Hillebrand juga menemukan suatu gas. Kripton (Kr). Makin kecil ion logamnya dan makin besar muatannya. Karena sifat helium yang sangat ringan.

Untuk menghasilkan warna tertentu dicampurkan argon dengan prosentase tertentu. Harga jari-jarinya didapat dari atom non-logam tetangganya 19 .10 3.4 18 Ar -189.178 24. Unsur gas mulia yang terakhir yaitu radon merupakan hasil peluruhan unsur radioaktif radium. 93 Kr -157. eV Jari-jari atom. Lampu ini mampu menembus lapisan kabut sehingga dapat membantu awak pesawat mendaratkan pesawatnya.087 Rn -71 -62 9.2 Harga ini untuk tekanan 26 atm. Kripton dan Xenon. dengan gas ini dapat dicegah meleburnya dan menguapnya filament yang ada.89 12. Setelah Anda mengenal helium selanjutnya akan dibicarakan penggunaan gas Argon. sedangkan hidrogen mudah terbakar di udara dan menimbulkan ledakan.30 2.1 Xe -111. Sifat-sifat Fisik Gas Mulia He Titik lebur.1 5.aman karena tidak bisa terbakar di udara. Kripton digunakan untuk pembuatan lampu landasan pesawat terbang. Tabel 5.65" 4. kripton dan xenon menyebabkan warna biru.9 0. Selain itu helium digunakan sebagai pengisi pada pesawat terbang. argon menyebabkan warna ungu. Gas-gas tersebut biasanya digunakan untuk mengisi lampu reklame.4 3.4 -185.2 -268.6 0.6 0.1 1.0 1. A Keelektronegatifan Banyaknya (%) di udara • • Ne -248. Xenon digunakan untuk mengisi tabung gambar pada televisi. Dengan gas ini maka lampu reklame dapat mempunyai warna yang beraneka ragam.7 1.8 0.8 -108.900 21. g/L Energi ioni sasi.0 1. Radon digunakan sebagai salah satu sumber radiasi untuk pengobatan penyakit kanker. neon menyebabkan warna merah orange.9 1. Neon.37 10.6 0 . °C Titik didih. °C Kerapatan.45 2. bila dicampur dengan raksa (Hg) dapat menambah terang sinar dan menghasilkan warna hijau.2 -153.5 0 .0 0.78 15. 50" 2.73 14. Argon dipakai untuk mengisi lampu pijar.95" 3. Lampu TL (lampu neon) mengandung gas neon yang tekanannya rendah. Dengan campuran gas tertentu dan warna kaca tertentu dapat diperoleh warna lain.6 -246. campuran helium dengan oksigen digunakan untuk bernafas bagi penyelam.4 10-14 -272. Helium tidak dapat berwujud padat pada °K pada 1 atm.7 5.

D. Unsur transisi dapat didefinisikan sebagai unsur yang mempunyai sub kulit d yang belum terisi penuh oleh elektron. tembaga yang banyak dipakai sebagai kawat penghantar listrik dan besi sebagai bahan bangunan. XeF4. XeOF4. Tabel 6. unsur transisi II terletak pada periode kelima yaitu Y sampai dengan Cd. unsur transisi III terletak pada periode keenam yaitu La sampai dengan Hg dan unsur transisi IV terletak pada periode ketujuh yaitu Ge sampai dengan Lw. tetapi pada tahun 1962 Neil Bartlett bangsa Kanada berhasil membuat senyawa gas mulia XePtF6. perak dan platina yang biasa dipakai sebagai perhiasan. Kimia Unsur Transisi Kita telah mengenal emas. meliputi Sc sampai dengan Zn. Unsur-unsur ini dalam sistem periodik tergolong unsur transisi yang terdapat antara golongan IIA dan IIIA. dan XeO3. Beberapa Sifat Unsur Transisi Deret Pertama Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu 20 . mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur logam alkali dan alkali tanah. XeO2F2 . Semua unsur transisi adalah logam karena itu sering disebut logam transisi. Ada empat deret unsur transisi yaitu deret unsur transisi I yang terletak pada periode keempat. XeF6. Selanjutnya ditemukan berturut-turut senyawa xenon seperti XeF2.Jika pada mulanya orang mengira bahwa gas mulia sangat stabil sehingga tidak dapat bereaksi dengan unsur lain.

2 3 2 29 3d9 4s1 128 746 195 8 355 4 +0.1 8 2 3 4 5 171 0 5. Zn. oC Kerapatan. kJ/mol • kedua. Sifat-sifat unsur transisi yang khas a. kJ/mol Potensial Elektroda Bilangan Oksidasi 21 3d1 4s2 161 631 123 5 238 9 2. b.0 8 3 Titik Cair. Ni. kJ/mol • ketiga. Mempunyai beberapa macam bilangan oksidasi. 34 1 2 145 5 8. Konfigurasi elektron pada unsur transisi memegang peranan penting.2 8 2 3 149 5 8.2 0 5. Cu. Pada bagian ini pembahasan dibatasi pada beberapa unsur dari deret unsur transisi I yaitu Fe.9 9 - 23 3d3 4s2 132 650 141 4 282 8 1.9 0 24 28 3d7 4s2 125 737 175 3 339 4 0.0 10 25 3d5 4s1 124 718 150 9 324 9 1. Titik lebur dan titik didihnya tinggi karena ikatannya yang sangat kuat.0 2 26 3d5 4s2 124 759 156 1 295 7 0. unsur-unsur ini disebut unsur aktinida. unsur-unsur ini disebut unsur lantanida.9 1 2 3 6 190 0 7.4 4 2 3 153 0 7. Co. Hampir semua logam transisi berupa logam yang keras dan ikatan logamnya kuat. Seperti kita ketahui bahwa sifat unsur dapat dijelaskan dari konfigurasi elektron terluar atomnya.5 17 27 3d6 4s2 125 758 164 6 323 2 0.8 6 4.9 1 24 108 3 8. deret unsur transisi II yaitu Ag dan unsur transisi III yaitu Pt.92 97 Bila kita perhatikan sistem periodik pada periode keenam dan golongan IIIB terdapat 14 unsur yang ditempatkan dalam satu kotak dengan lantanium. c.1 9 2 3 4 7 124 4 7. Ikatan yang kuat ini disebabkan karena selain elektron pada subkulit 4s. sebab menyangkut pengisian lima orbital d.4 9 2 139 7 2.6 3 2 2 4 167 2 4. 21 .9 6 3 24 3d4 4s2 127 653 159 2 298 7 0.2 0 9.Nomor Atom Konfigurasi Elektron Jari-jari (pm) Energi Ionisasi • pertama. Au dan Hg. elektron pada subkulit 3d juga ikut membentuk ikatan. (g/cm3) Kekerasan (Mohs) Daya Hantar Listrik (Nilai Ag = 100) 22 3d2 4s2 145 658 131 0 265 3 1. Demikian pula pada periode ketujuh terdapat pula 14 unsur yang ditempatkan satu kotak dengan Actinium.

Misalnya besi dapat mempunyai bilangan oksidasi +2 dan +3. Atom ion atau molekul yang mengandung elektron yang tidak berpasangan dapat ditarik magnet. Pada pembentukan ion positif selain elektron pada subkulit s. Makin banyak elektron yang tidak berpasangan dari struktur elektron suatu zat makin besar sifat paramagnetiknya. Besi dengan nomor atom 26 (3p63d64s2) mempunyai empat elektron yang tidak berpasangan. Banyak senyawanya bersifat paramagnetik. sehingga elektron dapat pindah ke subkulit d yang lain sambil menyerap warna tertentu dari cahaya. e. baik dalam keadaan padat maupun dalam bentuk larutan.Konfigurasi elektron terluar unsur transisi misalnya deret transisi I mengisi subkulit 4s dan 3d. +3. Zat yang sifat paramagnetiknya sangat besar disebut ferromagnetik. Tabel 7. sehingga dapat ditarik magnet. Sifat magnetik suatu zat ditentukan oleh struktur elektronnya. Pada seng subkulit d-nya terisi penuh oleh karena itu ion Zn tidak berwarna dalam semua senyawanya. d. Warna Beberapa Ion Logam Transisi Sc3+ Ti3+ V3+ Cr3+ tidak berwarna ungu hijau violet 3d0 Fe3+ 3d Fe2+ 3d2 Co2+ 3d3 Ni2+ 3d4 Cu2+ 3d5 Zn2+ kuning hijau merah hijau 3d5 3d6 3d7 3d8 Mn3+ violet Mn2+ merah biru 3d9 tidak berwarna 3d10 22 . +4. Timbulnya warna karena ion unsur logam transisi mempunyai elektron yang tidak lengkap pada subkulit d. Zat demikian disebut bersifat paramagnetik. +6 dan +7. sehingga sangat kuat ditarik magnet. Seng dengan nomor atom 30 (3p63d104s2 ) semua elektronnya berpasangan sehingga tidak dapat ditarik magnet. Sebagai contoh marilah kita perhatikan Scandium dengan nomor atom 21 (3p63d14s2) mempunyai satu elektron yang tidak berpasangan pada subkulit d. elektron pada subkulit d juga dapat dilepaskan karena energi elektron pada subkulit 4s dan 3d hanya berbeda sedikit. sedangkan mangan dapat mempunyai bilangan oksidasi +2. Senyawa unsur transisi pada umumnya berwarna. Zat tersebut disebut diamagnetik. zat yang semua elektronnya berpasangan akan ditolak oleh magnet.

perlu diolah sedemikian rupa sehingga dapat diambil logam dari bijihnya. Ion-ion dari logam transisi kebanyakan membentuk ion kompleks. Berikut diberikan beberapa contoh senyawa koordinasi: K3[Fe(CN)6] [Co(NH3)6]Cl3 K[Ag(CN)2] K2[PtCl6] kalium heksasianof errat (III) heksaminekobal (III) klorida kalium disianoargentat (II) kalium heksakloroplatina (IV) Prinsip Pengolahan Logam Telah kita ketahui. Ilmu yang mempelajari cara membuat logam dari bijihnya disebut metalurgi. bahwa tidak semua logam terdapat di alam ini dalam keadaan bebas. Macamnya bijih logam yang ada. Ligan bersifat sebagai donor pasangan elektron dan kation sebagai akseptor pada pembentukan ikatan kovalen koordinasi. Sesuai dengan sifat kimia masing-masing logam dan macam bijih logamnya. Pada ion kompleks ini terdapat ikatan kovalen koordinasi oleh karena itu senyawanya disebut juga senyawa koordinasi. maka untuk membuat logam dari bijihnya sehingga diperoleh logam murni. Sifat-sifat kimia logam yang akan dibuat b. Namun pada prinsipnya pekerjaan pemurnian logam dilakukan dalam 4 bagian penting yaitu: 23 . ditempuh dengan berbagai cara. atom Cu membentuk kompleks dengan amonia jadi ion Cu2+ disebut atom pusat dan molekul NH3 disebut ligan sedangkan bilangan koordinasinya adalah 4 karena ada 4 molekul NH3 yang diikat oleh ion Cu2+ . Sebagai contoh marilah kita perhatikan senyawa koordinasi Cu(NH3)4SO4. Unsur transisi dapat membentuk senyawa kompleks atau senyawa koordinasi.f. Untuk pembuatan logam dari bijihnya perlu diperhatikan 2 hal sebagai berikut: a. tetapi terdapat dalam bentuk senyawa logam atau dikenal dengan nama bijih logam. Untuk memperoleh logam dari bijih logam tersebut. Secara umum senyawa koordinasi didefinisikan sebagai senyawa yang terbentuk dari ion logam positif (kation) yang disebut sebagai ion pusat dan dikelilingi oleh anion atau molekul netral yang disebut ligan. Jumlah ikatan kovalen koordinasi yang dapat terbentuk antara atom pusat dan ligan-ligannya disebut bilangan koordinasi.

Pemurnian. pekerjaan ini adalah menghilangkan zat yang bercampur dengan bijih logam. Oleh karena itu setelah pemanggangan perlu direduksi untuk memperoleh logamnya. Bijih logam yang sudah bersih tersebut kemudian dikeringkan untuk dilakukan proses selanjutnya. apabila dikehendaki logam yang sangat murni. Adapun cara yang paling umum dipakai untuk pemurnian logam adalah cara elektrolisis. Pembuatan logam transisi secara umum 24 . timah. Proses pemekatan. pada proses ini bijih logam dipanaskan di udara terbuka. sedangkan zat yang bercampur seperti batu kerak akan tertarik pada lapisan luar dan terapung keluar. cara ini biasanya digunakan untuk memisahkan sulfida dari tembaga. dapat dimurnikan dengan cara destilasi. timbal dan seng. Untuk logam yang mempunyai titik didih rendah seperti Hg. seng dan timbal dapat direduksi dengan jalan memanaskan karbon dalam aliran udara. Mula-mula bijih logam digiling. Reduksi. kerak dan lain-lainnya. b.a. tetapi berubah menjadi oksidanya. nikel. Oksida besi. Contoh: ZnO + CO ⇔ Zn + CO2 2Fe + 3CO2 Fe2O3 + 3CO ⇔ d. kemudian dipisahkan dengan zat yang bercampur dengan cara ditiriskan dalam air atau disemprot dengan air sehingga terpisah dengan zat yang bercampur. c. maka diperlukan pemurnian terhadap logam yang diperoleh. Pada proses ini bijih sulfida dicampur dengan detergen atau zat pembusa. seperti pasir. Beberapa sulfida seperti HgS dan CuS dapat diubah langsung dengan pemanggangan di udara terbuka: Reaksi: HgS + O2 CuS + O2   Hg + SO2 Cu + SO2 Akan tetapi ada beberapa sulfida yang dalam proses pemanggangan tidak dapat diubah langsung menjadi logamnya. Pemanggangan. tanah liat. untuk mereduksi oksida menjadi logamnya tergantung dari mudah sukarnya zat tersebut direduksi. Dapat juga dengan cara flotasi. sulfida akan melekat pada gelembung busa dan mengapung ketika padanya dihembuskan udara.

ialah besi yang mengandung ± 99. sulfida dan karbonat. agak lunak dan dapat dipipihkan dengan jalan ditempa. baja yang tahan karat dan kuat mengandung 25% Ni.Berikut ini dibahas beberapa logam transisi yang telah kita kenal dalam kehidupan sehari-hari.7% Fe. mengandung 12% sampai dengan 15% Cr. Sifat baja tergantung dari prosentasi karbon yang terkandung di dalamnya. maka baja dicampur dengan logam-logam lain dan pada umumnya dipakai logam-logam transisi. dan belerang. adalah besi yang mengandung 0. d. 3. Macam-macam baja. Besi yang mengandung sedikit kotoran ini sangat keras dan dapat digunakan sebagai besi tuang. Baja mangan. adalah baja yang sangat keras mengandung 11% sampai dengan 14% Mn. c. Stainless steel. Di alam unsur ini terdapat sebagai senyawa oksida. Jadi untuk memperoleh baja yang baik prosentase karbon di dalamnya harus rendah.7% karbon. jika prosentase karbon lebih besar dari 0. Ni. Baja krom. Logam ini penghantar panas yang baik dan mudah dibuat magnet. adalah baja yang tahan karat mengandung 18% Cr dan 8% 25 . Baja. ialah besi yang mengandung 95% Fe.25% akan dihasilkan baja lunak sedangkan baja yang banyak mengandung karbon sifatnya keras tetapi rapuh. Baja nikel. a. adalah baja yang tahan karat dan tahan panas. sedangkan keraknya (slag) dipakai untuk bahan semen dan pelapis jalan. Logam besi (Fe) Dalam dunia industri besi merupakan logam yang sangat penting. sedikit silikon. fosfor. Besi murni. mangan. 2. Besi kasar (pig iron). 4% C.02% sampai dengan 1. b. Dalam kehidupan sehari-hari ditemukan dalam beberapa bentuk yaitu: 1. Untuk memperoleh baja yang sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Besi yang murni ialah logam yang putih.

Sifat besi yang terpenting adalah mudah mengalami korosi. perunggu (Cu dan Sn) dan monel (Cu dan Ni). Selain itu tembaga digunakan juga pada pembuatan paduan logam seperti kuningan (campuran Cu dan Zn). kabel telepon. Gunanya untuk membuat kabel listrik. Bijih tembaga yang terpenting adalah Chalcopyrite (CuFeS2). Paduan logamnya yang terkenal adalah alnico (Al . 'Tembaga (Cu) Tembaga di alam terdapat dalam keadaan bebas dan dalam bentuk senyawa sulfida dan karbonat. Nikel berupa logam yang berwarna putih perak bersifat konduktor yang baik. bila keadaan lembab maka kertas berwarna merah jambu dan menandakan hari akan hujan. Tembaga adalah logam yang berwarna kemerahan merupakan penghantar listrik dan panas yang baik.5H2O). Paduan logamnya yang terkenal adalah monel (campuran 60% Ni dan 40% Cu). Senyawa yang terjadi pada perkaratan besi adalah Fe2O3. Senyawa kobalt antara lain adalah kobalt klorida (CoCl2). Kobalt (Co) Kobalt terdapat di alam sebagai senyawa sulfida. Selain itu nikel juga digunakan untuk membuat uang logam dan sebagai katalis pada pembuatan margarine. Nikel (Ni) Nikel terdapat di alam sebagai senyawa sulfida yaitu sebagai pentlandite (FeS. sifat mempunyai kesamaan dengan besi dan banyak digunakan dalam pembuatan paduan logam yang tahan karat. mata uang logam dan perkakas rumah tangga. Oleh karena itu kertas yang mengandung ion Co2+ digunakan dalam meramal cuaca. tahan terhadap udara dan air pada suhu biasa.xH2O. yaitu proses berkarat (keropos) pada permukaan besi yang disebabkan oleh reaksi antara besi dengan oksigen menjadi oksida besi dengan bantuan molekul air. kristalnya berwarna biru. Nikel digunakan untuk membuat paduan logam. Senyawa tembaga yang penting adalah tembaga sulfat atau dikenal juga dengan nama terusi (CuSO4.NiS). mudah larut dalam air dan larutannya 26 . oleh karena itu sering juga digunakan sebagai lapisan pelindung. Ni . larutannya berwarna merah jambu dan dapat berubah menjadi warna biru karena dehidrasi. Co).

Perak (Ag) Perak terdapat di alam dalam keadaan bebas dan sebagai senyawa sulfida (Ag2S). pada temperatur 100oC sampai dengan 150oC seng mudah digiling sehingga dapat dijadikan lembaran yang tipis dan pada temperatur 200oC . Senyawa sulfidanya yaitu ZnS digunakan sebagai bahan untuk melapisi tabung gambar pada televisi. Seng (Zn) Seng terdapat di alam sebagai senyawa sulfida. Udara yang kering tidak dapat mempengaruhi seng. Seng pada suhu biasa berupa logam yang berwarna putih. Oksida seng (ZnO) digunakan untuk membuat cat putih dan sebagai bahan pengisi dalam pembuatan ban mobil dan ban sepeda. mengkilap dapat ditempa. ZnS ini dapat merubah berkas elektron menjadi cahaya tampak. Apabila terusi ini dipanaskan maka warna birunya akan hilang dan terbentuk zat padat yang berwarna putih (CuSO4) karena air kristalnya dilepaskan. Beberapa sifat kimia dari perak dapat dikemukakan bahwa perak tidak dapat bereaksi dengan oksigen walaupun dipanaskan. tetapi dapat bereaksi dengan belerang dan H2S. Perak adalah logam yang berwarna putih. Reaksi dengan H2S sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pudarnya atau hitamnya hiasan yang terbuat dari 27 . Selain itu ZnO juga digunakan dalam salep obat sebagai bahan antiseptik.300°C dapat dihaluskan menjadi serbuk. oleh karena itu senyawa ini dipakai untuk mematikan kuman. berfungsi sebagai lapisan pelindung sehingga seng tahan karat. akan tetapi dengan udara yang lembab yang mengandung uap air dan CO2 membentuk seng karbonat basa yang rapat sekali. merupakan konduktor panas dan listrik yang baik.berwarna biru. misalnya dipakai dalam kolam renang dan juga digunakan untuk memberantas hama tanaman. keras serta rapuh. oksida dan sebagai karbonat. Larutan Cu(OH)2 dalam amonia akan membentuk ion kompleks Cu(NH3)42+ (ion tetramin tembaga II) dikenal sebagai larutan Schweitser yang digunakan untuk melarutkan selulosa pada pembuatan sutera tiruan. Terusi ini mempunyai sifat dapat mematikan kuman. Reaksi: 2Zn + O2  2ZnO  Zn(OH)2CO3 ZnO + H2O + CO2 Oleh karena seng tahan karat maka seng dipakai juga sebagai pelapis besi untuk melindungi besi dari karat.

Paduan Logam (Alloy) 28 . Karena titik cairnya rendah.Hg). Raksa (Hg) Raksa terdapat di alam sebagai senyawa sulfida. Salah satu penggunaan Pt sebagai katalis misalnya pada busi mobil dalam proses pengapian (katalitik "after burner"). Platina merupakan logam yang berwarna putih ke abu-abuan. Dengan berbagai macam logam dapat membentuk amalgama seperti amalgama natrium (Na. Platina (Pt) Platina terdapat di alam dalam keadaan bebas dan sebagai senyawa sulfida. emas 22 karat mengandung 91.perak. emas berwarna kuning. pada suhu biasa berupa cairan dan mudah menguap. uapnya bersifat racun. emas dan perak digunakan untuk mengisi gigi yang berlobang. Oleh karena raksa itu berat. Oleh karena emas murni lunak maka untuk keperluan di atas supaya menjadi keras biasanya dicampur dengan tembaga atau perak. emas murni 24 karat. gaya kohesinya lebih besar dari gaya adhesinya terhadap kaca serta memuainya teratur maka air raksa itu baik sekali dipakai dalam termometer dan barometer. Logam platina digunakan secara luas sebagai katalis dalam industri. Logam ini digunakan untuk perhiasan dan mata uang.66% emas. Dalam biosfer raksa beracun karena konversi oleh bakteri menjadi metil merkuri (CH3Hg+) . Emas (Au) Emas terdapat di alam dalam keadaan bebas dan dalam bentuk senyawa.6 dan mencair pada suhu -38.85oC. mudah ditarik dan ditempa. hal ini terjadi karena perak bereaksi dengan H2S yang ada di udara membentuk senyawa Ag2S yang berwarna hitam. reaktif tidak termakan oleh udara dan asam. mudah bereaksi dengan halogen atau dengan larutan yang melepaskan klor. Bijih raksa yang terpenting adalah cinnabar (HgS). lunak. Amalgama timah. Oleh karena itu harus disimpan dalam kemasan tertutup dan dalam ruang yang cukup pertukaran udaranya. Kemurnian emas dinyatakan dengan karat. Raksa adalah cairan yang bersinar pada suhu biasa. pada suhu biasa tekanan uapnya rendah. BJ nya 13. Merupakan penghantar listrik dan panas yang baik.

logam penyusun Cu 90%. Sn 3%. Fe 1. Sn 67% Nama logam campur Kuningan Perunggu Aluminium Perunggu Mangan Logam monel Logam solder (lunak) Logam solder (medium) Logam solder (keras) 29 . Sn 33% Pb 50%. Sn 50% Pb 33%. Al 10% Cu 90%.5% Pb 67%. Zn 10% Cu 90%. Beberapa paduan logam Logam. Mn 2% Ni 72%. maka'bahan tadi dinamakan paduan logam atau alloy.Paduan logam adalah campuran bahan yang memiliki sifat logam dan biasanya terdiri dari sekurang-kurangnya dua logam. Zn 5%. Apabila campuran yang telah menjadi satu tersebut mempunyai sifat logam yang berubah dari sifat-sifat dasar penyusun logam tersebut.5%. Cu 25.Berikut ini diberikan beberapa contoh paduan logam: Tabel 8.

Sn Mana yang lebih bersifat paramagnetik senyawa CuSO4 pengisi balon daripada gas hidrogen? Sebutkan syarat-syarat air yang dapat digunakan untuk c. karat? 16. contoh! 11. Fe 0 f. Apakah yang dimaksud dengan alotropi? Berikan Jelaskan empat tahap penting dalam pemurnian logam. ataukah NiSO4 . Sebutkan tiga faktor yang menyebabkan timbulnya api. Fe 14. 13. tetapi mengapa perhiasan dari perak lama kelamaan dapat berubah Mengapa seng dapat dipakai untuk melindungi besi dari b. 5. CaO b. tanah? 2. CO . 9. A1203 10. Tulislah reaksi logam kalsium dengan larutan asam Mengapa logam alkali harus disimpan dalam minyak 30 .SOAL LATIHAN 1. Mengapa lapisan ozon sangat penting bagi kehidupan di Sebutkanlah warna nyala dari garam kalsium. 4. Tulislah nama dan klasifikasi oksida berikut ini e. Jelaskan! 15. a. stronsium Tulislah reaksi logam kalium dan natrium dengan air. a. bumi? 8. Co Mengapa gas helium lebih aman digunakan sebagai Tulislah konfigurasi elektron dari unsur-unsur: c. N02 Sebutkan dua contoh penggunaan hidrogen. 6. klorida. air minum! 12. dan barium. SO d. menjadi hitam? Perak tidak bereaksi dengan oksigen walaupun dipanaskan. 3. 7. Cu d.

1993/1994. Bandung: FMIPA ITB. Jakarta: Debdikbud. Ditjen Pendidikan dasar dan Menengah. M. Tresna sastrawijaya. Sifat-Sifat Unsur Dalam Susunan bekala. Materi Pokok kimia Dasar II. 1990. karat? Apakah perbedaan antara emas 24 karat dengan emas 22 Daftar Pustaka: Sutikno.17. Bagian Proyek penataran Guru SLTP setara D-III.Bambang.Sc. 31 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->