P. 1
Konsep Usaha, Daya Dan Energi

Konsep Usaha, Daya Dan Energi

|Views: 5,554|Likes:
Published by indahsanta

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: indahsanta on May 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

.

IN0AH FEßPYANTA
06081011007
0alam fIsIka, kata usaha memIlIkI pengertIan yang
berbeda dengan pengertIan dalam kehIdupan seharI·
harI.
0alam kehIdupan seharI·harI, usaha dIartIkan
sebagaI segala sesuatu yang dIkerjakan manusIa.
$edangkan dalam fIsIka, usaha
dIdefInIsIkan sebagaI gaya yang bekerja
pada suatu benda yang menyebabkan
benda tersebut berpIndah.
!ada ambar 4.1, terlIhat seseorang sedang
menarIk kotak dengan gaya konstan F yang
menyebabkan kotak berpIndah sejauh s.
dengan

8

gaya (N)
perpIndahan
(m)
(N.m = joule) usaha
$ecara matematIs, usaha yang dIlakukan orang
tersebut adalah :
$ebuah benda dengan massa 10 kg berada dIatas
lantaI yang lIcIn. 8enda dItarIk oleh sebuah mobIl
derek dengan gaya sebesar F= 25 N, sehIngga
benda bergeser sejauh 4m. 8erapakah besarnya
usaha yang dIlakukan gaya F pada benda:
0IketahuI: m =
10 kg
F = 25 N
0Itanya:
Jawab:
s = 4m
W = .!
W = F . s
= 25 N . 4 m
= 100 N.m
100 JouIe
W =
2. Usaha oIeh aya yang hembentuk
Sudut terhadap PerpIndahan
!ada Cambar 4.2, terlIhat seseorang sedang
menarIk koper dengan membentuk sudut ¦
terhadap arah horIzontal.
dengan

8

gaya
(N)
perpIndahan
(m)
(N.m = joule) usaha
$ecara matematIs, usaha yang dIlakukan orang
tersebut adalah :
¦ sudut antara gaya dengan perpIndahan
&ntuk menarIk sebuah koper beserta IsInya sepertI
pada Cambar 4.J dIperlukan gaya sebesar 22 N.
8erapakah usaha yang dIberIkan oleh gaya Itu, jIka
sudut antara gaya dengan perpIndahan 60
o
dan balok
bergeser sejauh J m:
0IketahuI: F =
22 N
¦ = 60
o
0Itanya:
Jawab:
s = 3 m
W = .!
W = F s cos ¦
= 22 N . 3 m . Cos 60
o
= 66 . 0,5 N.m
33 N.m
W = = 33 JouIe
2. &ntuk menarIk sebuah koper
beserta IsInya sepertI pada
Cambar dIperlukan gaya sebesar
22 N. 8erapakah sudut yang
harus dIberIkan agar balok
bergeser sejauh J m jIka usaha
yang dIberIkan oleh gaya Itu
sebesar JJ joule:
nergI dIdefInIsIkan sebagaI kemampuan untuk
melakukan usaha. $uatu benda dIkatakan memIlIkI
energI jIka benda tersebut dapat melakukan usaha.
|Isalnya kendaraan dapat mengangkat barang
karena memIlIkI energI yang dIperoleh darI bahan
bakar.
eberadaan energI bersIfat kekal, sesuaI dengan
pernyataan Hukum ekekalan nergI yang berbunyI :
"Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan¨.
Energi hanya mengalami perubahan bentuk
dari bentuk satu menjadi bentuk lain.
Misalnya, energi bahan bakar berubah
menjadi energi kinetik yang dimiliki yang
dimiliki kendaraan.
nergI kInetIk merupakan energI yang dImIlIkI benda
karena gerakannya.
JadI hanya benda bergerak yang memIlIkI energI
kInetIk.
Energi kinetik suatu benda besarnya
berbanding lurus dengan massa benda dan
kuadrat kecepatannya. Secara matematika
ditulis sebagai berikut:

; 2
dengan,
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
Ek = Energi kinetik (joule)
8erdasarkan Hukum ÌÌ Newton, dIketahuI bahwa
percepatan berbandIng lurus dengan gaya dan
berbandIng terbalIk dengan massa.
|aka usaha yang dIlakukan pada benda adalah
jIka
dengan,
= gaya (N)
8 = perpindahan (s)
m = massa benda (kg)
maka
, = percepatan benda (m/s
2
)
= Usaha (joule)
JIka gaya bekerja pada benda, benda tersebut akan
bergerak berubah beraturan (CL88), sehIngga berlaku
atau
dengan,
'

= kecepatan awal benda (m/s)
'
9
= kecepatan akhir benda (m/s)
, = percepatan benda (m/s
2
)
8 = perpindahan (s)
$ehIngga persamaan usaha pada benda menjadI
0engan demIkIan, dIdapat hubungan usaha dan energI
kInetIk, yaItu
0IketahuI:
8erapa usaha yang dIperlukan seorang pelarI cepat
dengan massa 74 kg untuk mencapaI kecepatan 2,2
m/s darI keadaan dIam:
m =
74 kg
7
t
= 2,2 m/s
0Itanya:
Jawab:
0
W = .:
7
0
=
JadI, usaha yang dIlakukan oleh gaya pada benda sama
dengan perubahan energI kInetIk partIkel.
!ersamaan dI atas dIkenal dengan teorema Usaha-
EnergI.
nergI potensIal merupakan energI yang dImIlIkI
suatu benda karena kedudukannya atau
keberadaannya.
8enda yang memIlIkI kedudukan dI atas
permukaan bumI, dIkatakan bahwa benda
tersebut memIlIkI energI potensIaI gravItasI.
JIka suatu benda yang dItegangkan, dItekan atau
dItarIk maka benda Itu akan memIlIkI energI
potensIaI pegas.
Energi potensial gravitasi adalah energi
yang dimiliki oleh suatu benda karena
pengaruh tempat kedudukannya (ketinggian).
dengan,
m = massa benda (kg)
= percepatan gravitasi (m/s
2
)
h = tinggi benda (m)
Ep = energi potensial gravitasi (Joule)
Misalnya, usaha untuk mendarat sebuah
Helikopter dari suatu ketinggian sampai ke
permukaan tanah adalah.
Energi potensial dinyatakan dengan
Dengan demikian, didapat hubungan usaha dan
energi potensial.
Jadi, perlakuan oleh gaya pada benda sama
dengan perbahan energi potensial.
dengan,
m = massa benda (kg)
= percepatan gravitasi (m/s
2
)
h
t
= tinggi akhir benda (m)
Ep = energi potensial gravitasi (Joule)
h
0
= tinggi awal benda (m)
s = perpindahan (m)
F = gaya (N)
= u8,, (Joule)
–

¯
enda bermassa 2 kg jatuh
bebas dari ketinggian 20 m di
atas tanah. Tentukan usaha
yang dilakukan gaya berat
benda tersebut pada saat
mencapai tanah.
0IketahuI: m =
2 kg
h
0
= 0
0Itanya:
Jawab:
W = .!
W = m . g . (h
t
- h
0
)
= 2 . 10 . (20 - 0)
= 20 . 20
400 jouIe
W =
h
t
=
20 m
g = 10 mls
2
etika bahan elastis diberi regangan maka
pada bahan tersebut akan timbul energi
potensial.
Misalnya, karet atau pegas yang direntangkan
akan memiliki energi potensial.
Jika gaya yang diberikan dihilangkan, energi
potensial pegas akan berubah menjadi energi
kinetik.
Sifat pegas ini dimanfaatkan dalam
84.kbre,ker dan busur panah.
Energi potensial yang dimiliki pegas atau
benda elastis besarnya berbanding lurus
dengan konstanta pegas k dan kuadrat
simpangannya.
Secara matematis dapat dinyatakan dengan
persamaan berikut
dengan,
k = konstanta pegas (N/m)
Ax = simpangan (m)
Ep = energi potensial pegas (Joule)
!ersamaan di atas diperoleh dari hasil
penurunan persamaan gaya pegas yang
dirumuskan oleh Hooke.
esarnya usaha yang diperlukan untuk
meregangkan pegas adalah sama dengan
keadaan energi potensial akhir dikurangi
keadaan energi potensial awal dari pegas
atau
Untuk keadaan awal Ax
1
= 0, energi potensial
awal Ep
awal
= 0, sehingga usaha untuk
meregangkan pegas dari keadaan awal adalah
Sebuah pegas memiliki
konstanta pegas 2.10
2
N/m. Jika
pegas tersebut ditarik hingga
bertambah panjang 20 mm,
berapa besar energi potensial
pegas sebelum dilepaskan?
0IketahuI: =
2.10
2
N/m
Lx = 20 mm = 2.10
·2
m
0Itanya:
Jawab:
p = .:
ÌndIkator
Hukum kekekalan energI mekanIk pada gerak
benda dI bawah medan gaya konservatIf
dIrumuskan secara matematIs.
!enerapan konservasI energI dIuraIkan secara
kuantItatIf dan kualItatIf.
$ebelumnya sudah dIkemukakan bahwa energI dI alam
InI tIdak dapat dImusnahkan dan tIdak dapat
dIcIptakan.
Akan tetapI, energI hanya berubah bentuk.
JIka gaya·gaya yang bekerja pada sebuah benda
bersIfat konservatIf maka total usaha yang
dIlakukan sampaI kembalI kekedudukan semula
(satu sIklus) adalah nol, atau energI yang dImIlIkI
benda tetap.
$ebuah benda massanya m bergerak vertIkal ke
atas, pada ketInggIan benda
1
kecepatannya ;
1
,
setelah ketInggIan benda mencapaI
2
kecepatannya ;
2
.
JIka gaya gesekan benda dengan udara dIabaIkan,
akan memenuhI hukum kekekalan energI
mekanIk.
&saha yang dIlakukan pada benda sama dengan
negatIf perubahan energI potensIal
&saha yang dIlakukan pada benda sama dengan
perubahan energI kInetIk
0arI kedua persamaan dI atas, dIperoleh:
atau dapat dItulIs sebagaI berIkut:
Jumlah energI potensIal dengan energI kInetIk
dIsebut energI mekanIk (2). Dleh karena Itu,
persamaan dI atas dInamakan hukum kekekalan
energI mekanIk (2)
0arI rumus tersebut dIdapat bahwa jumlah energI
kInetIk dan energI potensIal suatu benda bernIlaI
tetap jIka gaya·gaya yang bekerja pada benda
bersIfat konservatIf.
$ebuah benda meluncur
tanpa gesekan pada lIntasan
sepertI pada Cambar. 8enda
tersebut dIlepas pada
ketInggIan h=4F, dengan
F=1 m. 8erapa
kecepatannya pada tItIk A:
0IketahuI:
h
8
= 4F,
h
A
= 2F = 2
0Itanya:
Jawab:
7
A
= .:
JIka F=1 maka h
8
= 4
m
A
= m
A
= m
7
8
= 0
g = 10 m/s
2
ÌndIkator
usaha, energI dan daya dIhItung ke dalam
persamaan matematIs.
&saha, energI dan daya dIsIntIsIs ke dalam
persamaan matematIs.
0ua orang anak A dan 8 dapat memIndahkan meja
sejauh 5 m. akan tetapI dalam memIndahkan meja Itu
sI A dapat melakukannya lebIh cepat darIpada sI 8.
0apat dIkatakan bahwa daya sI A lebIh besar
darIpada daya sI 8.
JadI, daya adalah kecepatan melakukan usaha
atau daya per satuan waktu.
0Inyatakan dengan persamaan :
dengan,
! = daya (J/s = watt)
t = waktu (s)
W = usaha (J)
Satuan lain daya yang sering dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari adalah
hp = Horse power;
D = daya kuda;
! = !,,rden Kr,.9
dengan
1 hp = 1 D = 1 ! = 746 watt
Dari rumusan daya, dapat disimpulkan bahwa
daya, jika dikalikan satuan waktu, s,
menghasilkan satuan watt.s atau J yang
merupakan satuan energi . Dari sini muncul
satuan energi yang dikaitkan dengan
pemakaian energi listrik sehari-hari yaitu
kwh.
1 kwh (kil4 w,99 4ur= kilo watt jam) dengan
demikian adalah sama dengan
10
3
x 3600 watt s = 3,6 . 10
6
J
Sebuah mesin menghasilkan daya 2.000 watt,
berapakah kerja yang dihasilkan oleh mesin
itu selama 1 jam?
Diketahu:
Ditanya : W = .?
Jawab :
W = p . t
t = 1 jam = 3.600 s
! = 2.000 watt
W = 2000 w . 3600 s
W = 7.200.000 w.s
W = 7.200.000 Joule

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->