MODUL 1 PENDAHULUAN

PENDAHULUAN Modul ini akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan Metodologi Penelitian. Secara lebih terperinci pembahasan dalam modul ini mencakup: (a) pengertian pengetahuan, (b) cara menemukan kebenaran, (c) penelitian dan metode ilmiah, (d) penggolongan penelitian, dan (e) permasalahan penelitian. Pemahaman materi dalam modul ini bermanfaat untuk melengkapi pengetahuan Anda sehingga bisa mengenal dan memahami apa yang dimaksud dengan metodologi penelitian. Tujuan pembahasan modul ini adalah membantu Anda untuk bisa memahami apa yang dimaksud dengan metodologi penelitian. Setelah menyelesaikan modul ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan: (a) Dapat menjelaskan tentang pengertian pengetahuan; (b) Dapat menjelaskan cara menemukan kebenaran; (c) Dapat menyebutkan pengelompokan penelitian; (d) Dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian. Kemampuan tersebut sangat penting bagi mahasiswa, Polri dan calon peneliti, khususnya bagi Polri yang bertugas di lapangan yang selalu berhadapan dengan berbagai macam perilaku masyarakat. Anda akan tampil lebih percaya diri dan mantap, masyarakat di sekitar Anda pun akan merasa kagum dan dapat menjadikan Anda sebagai contoh. Untuk membantu Anda menguasai kemampuan di atas, dalam modul ini akan disajikan pembahasan dan latihan, dalam 2 (dua) kegiatan belajar (KB) sebagai berikut: KB 1: Pengetahuan dan Penelitian KB 2: Penggolongan Penelitian dan Permasalahan Penelitian Agar Anda berhasil dengan baik mempelajari modul ini, ikuti petunjuk belajar berikut:

Metodologi Penelitian 1

Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan modul ini sampai Anda memahami betul apa.1. Pahamilah dengan baik pengertian demi pengertian dari isi modul ini melalui pemahaman sendiri dan tukar pikiran dengan mahasiswa atau dengan tutor Anda. 4. Baca sepintas bagian demi bagian dan temukan kata-kata kunci dan katakata yang Anda anggap baru. 3. untuk apa dan bagaimana mempelajari modul ini. Metodologi Penelitian 2 . Mantapkan pemahaman Anda melalui diskusi mengenai pengalaman simulasi dalam kelompok kecil atau klasikal pada saat tutorial. 2. Carilah dan baca pengertian kata-kata kunci dalam daftar kata-kata sulit modul ini atau dalam kamus yang ada.

Sejalan dengan pendapat tersebut di atas dapat diutarakan bahwa ada dua cara (pendekatan) yang digunakan manusia untuk menemukan pengetahuan yang benar (kebenaran). Pengetahuan yang diinginkannya itu adalah pengetahuan yang benar.KEGIATAN BELAJAR 1 PENGETAHUAN DAN PENELITIAN A. baik melalui cara-cara non ilmiah maupun cara ilmiah. (b) prasangka. Pengetahuan yang benar dapat dicapai manusia. yaitu pendekatan non ilmiah dan pendekatan ilmiah. Metode inilah yang membedakan ilmu dengan buah pemikiran yang lain. Dorongan ingin tahu tersebut muncul seiring dengan kelahiran seorang manusia sejak lahir. Hasrat ingin tahu manusia terpuaskan jika dia memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakan. yaitu cara (pendekatan) non ilmiah dan cara (pendekatan) ilmiah atau metode keilmuan. (c) intuisi. yaitu (a) akal sehat. Suriasumantri (2001) mengemukakan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang didapat manusia melalui proses Pendapat tertentu yang dinamakan metode keilmuan. dan usia dewasa. atau yang ingin diketahui. (d) Metodologi Penelitian 3 . Dengan demikian kebenaran yang dicapai melalui cara non ilmiah dapat disebut kebenaran non ilmiah. URAIAN Pengetahuan Manusia memiliki sifat yang senantiasa ingin mengetahui sesuatu yang bermakna bagi kehidupannya (curiousity). masa kanak-kanak. Suriasumantri lebih dicerahkan Suryabrata (1994) dengan menyatakan bahwa pengetahuan yang akan diperoleh manusia adalah pengetahuan yang mengandung kebenaran. Kaitannya dengan hal tersebut Suryabrta (1994) mengemukakan bahwa pendekatan non ilmiah yang banyak digunakan. Kebenaran itu dapat diperoleh melalui dua pendekatan.

Sementara kebenaran ilmiah dapat diperoleh dengan metode keilmuan (metode ilmiah). Oleh karena itu penelitian dapat juga dikatakan sebagai cara mencari atau menemukan kebenaran melalui metode ilmiah. Metodologi Penelitian 4 . konsep-konsep. 2. Dadan Hawari (2001) sependapat dengan Suriasumantri dan Suryabrata penemuan kebenaran melalui metode ilmiah dilakukan dengan dua cara berpikir. yaitu berpikir deduktif (rasional atau analitik) dan adalah cara berpikir induktif (empirik atau sintetik). dalam mengkaji suatu permasalahan untuk memperoleh pengetahuan teoretik yang dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan atau digunakan untuk pemecahan permasalahan yang sedang dihadapi. Penelitian Penelitian dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang sistematik. yaitu melalui rangkaian kegiatan teoretik dan empirik yang meliputi: (1) Perumusan permasalahan. Berpikir deduktif berpikir untuk mencapai pengetahuan yang benar dengan mendasarkan pengambilan kesimpulan dari pengetahuan yang bersifat umum berupa teori-teori. dengan cara-cara tertentu dan terencana. hukum-hukum. Sedangkan berpikir induktif adalah cara berpikir untuk mencapai pengetahuan yang benar dengan mendasarkan pengambilan kesimpulan dari pengetahuan yang bersifat khusus atau fakta-fakta empirik (khusus ke umum). dan (e) pendapat otoritas ilmiah dan pikiran praktis. Pengetahuan teoretik hasil penelitian memiliki kebenaran ilmiah karena didukung oleh justifikasi teoretik yang logis dan empirik yang sahih. Sehubungan dengan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa kegiatan dalam metode ilmiah inilah sering juga disebut dengan penelitian ilmiah. atau prinsip-prinsip (umum ke khusus).penemuan kebetulan dan coba-coba.

mengolah data. Metodologi Penelitian 5 . (4) Menyusun instrumen penelitian. sehingga kita akan bertambah maju. dengan demikian ilmu akan berkembang secara benar. LATIHAN Apa yang dimaksud dengan pengetahuan? Bagaiman pengetahuan yang benar diperoleh manusia? 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan metode ilmiah dan metode non ilmiah! D. Sebutkan rangkaian kegiatan teoretik dan empirik untuk menemukan kebenaran? C. dan (5) Mengambil kesimpulan. Manusia memperoleh pengetahuan melalui cara non-ilmiah dan ilmiah. Penelitian perlu senantiasa dilakukan karena beberapa alasan di antaranya: (1) penelitian akan memecahkan suatu permasalahan yang sedang dihadapi atau mengganggu sehingga permasalahan itu dapat terselesaikan dan tidak berlarut-larut. Kebenaran ilmiah diperoleh melalui cara berpikir deduktif dan induktif. dan (3) melalui penelitian memungkinkan peningkatan aplikasi hasil penelitian yang ditemukan. Mengapa pengetahuan teoretik hasil penelitian memiliki kebenaran ilmiah? 4. (2) penelitian lanjutan yang dilakukan untuk meluruskan atau penelitian pembantahan hasil penelitian yang dianggap keliru. TES FORMATIF Jelaskan apa yang dimaksud dengan penelitian! 2. B. (3) Jika diperlukan merumuskan praduga atau hipotesis. sehingga dapat ditemukan hal-hal baru. mengumpulkan data.(2) Melakukan studi literatur yaitu studi mengenai teori dan atau hasil penelitian di masa lampau yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. KUNCI 1. menganalisis data.

2. (c) jika diperlukan merumuskan praduga atau hipotesis. Penelitian dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang sistematik dilakukan dengan cara-cara tertentu dan tererencana dalam mengkaji. mengumpulkan data. (d) menyusun instrumen penelitian. Metodologi Penelitian 6 . mengolah data. atau menyelidiki suatu permasalahan untuk memperoleh pengetahuan teoretik yang dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan atau digunakan untuk pemecahan permasalahan yang sedang dihadapi. Rangkaian kegiatan teoretik dan empirik yang meliputi: (a) perumusan permasalahan. dan (e) mengambil kesimpulan. (b) melakukan studi literatur yaitu studi mengenai teori dan atau hasil penelitian di masa lampau yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. menganalisis data. 3. mempelajarai.

Berdasarkan sifat atau tujuannya. dan penelitian eksplanatif. Penelitian dasar (basic research) adalah penelitian yang sepenuhnya bertujuan untuk mengembangkan atau memperbaiki suatu teori tanpa memperhatikan penerapan teori dan kegunaan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. 1. dan mendalam. dan/atau organisasi secara menyeluruh.KEGIATAN BELAJAR 2 PENGGOLONGAN PENELITIAN DAN PERMASALAHAN PENELITIAN A. Berdasarkan fungsinya. penelitian dikelompokkan menjadi: penelitian ekploratif. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian dasar dan penelitian terapan. Namun demikian penggolongan tidak dapat dipandang dan diartikan secara kaku. masyarakat. rinci. Penelitian terapan (applied research) adalah penelitian yang bertujuan untuk menerapkan teori atau mengkaji teori dalam kaitannya dengan pemanfaatan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. pengumpulan di antaranya serta penggolongan penelitian berdasarkan fungsi dan tujuannnya. Penelitian ekplanatif adalah penelitian yang berusaha untuk menjelaskan keadaan obyek penelitian (variable) dan hubungan antar variabel melalui pengujian hipotesis penelitian. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha untuk menggambarkan mengenai obyek penelitian secara lengkap. Metodologi Penelitian 7 . Penelitian ekploratif adalah penelitian yang berusaha menggali dan mengungkap berbagai keunikan yang terdapat dalam individu. URAIAN Penggolongan Penelitian Menurut Ruseffendi (1994) terdapat berbagai pandangan bagaimana penelitian itu dapat metode. penggolongan berdasarkan aspek lainnya. penggolongan berdasarkan penelitian data. dikelompokkan disain dan atau teknik digolongkan. agar jelas keadaan atau kondisi obyek tersebut. tetapi harus lebih fleksibel dalam arti antara berbagai cara pandang dalam penggolongan penelitian dapat saja terjadi tumpang tindih pengertian. penelitian deskriptif. kelompok.

Misalnya. Penelitian kuantitatif menekankan pengumpulan dan pengolahan data dalam bentuk angka (numeric). Berdasarkan metodenya. dan studi kasus. Penelitian kualitatif menekankan pengumpulan dan pengolahan data dalam bentuk uraian atau narasi. Misalnya. penelitian eks post fakto. dan sebaliknya penelitian studi kasus bisa juga memanfaatkan data kuantitatif. Penelitian kuantitatif dapat meliputi penelitian survei. para mahasiswa PTIK bertepuk tangan riuh ketika mendengar pengumuman long week end. skala sikap. dan penelitian fenomenologi. Dalam ketiga jenis penelitian itu dapat dilakukan kajian korelasional dan komparasi. Dengan demikian berbicara tentang pendekatan penelitian berarti berbicara tentang data yang akan mendominasi objek penelitian. Penelitian sejarah adalah kajian untuk mengetahui dan menjelaskan kejadian-kejadian pada masa lalu sehingga bisa disimpulkan mengenai penyebab. Kuesioner dalam hal ini diberi pengertian lebih luas meliputi daftar pertanyaan. Penelitian Metodologi Penelitian 8 . Faisal dalam Bungin (2003) melihat bahwa dalam panggung ilmu sosial dikenal dua mazhab atau tradisi pemikiran yang melatarbelakangi kemunculan berbagai aliran teori beserta metodologi penelitian. Penelitian kualitatif meliputi antara lain penelitian studi kasus. Pengelompokan tersebut tidak bersifat mutlak. Penelitian survei adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. penelitian sejarah. etnografi. pengaruh dan kecenderungan kejadian-kejadian masa lalu yang mungkin dapat dipergunakan untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi sekarang atau mengantisipasi peristiwa yang akan datang. penelitian eksperimen. Suatu penelitian survei bisa saja didukung dengan data kualitatif. ceklist observasi dan lain-lain. penelitian lapangan (field research). pada waktu ujian mahasiswa rata-rata ke kamar mandi 2½ kali. skala penilaian. dan lain-lain.Berdasarkan paradigma (pendekatan). penelitian etnografi. yaitu pendekatan penelitian kuantitatif (positivisme) dan pendekatan penelitian kualitatif (idealisme). penelitian sejarah. penelitian eksperimen. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian survei. tes. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

Di samping metode-metode yang diuraikan di atas. Penelitian tindakan atau kajian tindak (action research) adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan atau meningkatkan kemampuan. sejumlah pakar metodologi penelitian juga menggolongkan penelitian evaluasi dan penelitian pengembangan sebagai metode penelitian. Menurut Azis (2003) studi kasus adalah suatu penelitian kualitatif yang bersifat komprehensif. Karena itu. Tujuan khususnya adalah menilai dampak dari suatu program yang telah atau sedang dilaksanakan sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan Metodologi Penelitian 9 . Sukidin (2002) mendefinisikan bahwa etnografi adalah pelukisan yang sistematis dan analitis suatu kebudayaan kelompok. Rancagan percobaan dibuat sedemikian rupa sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk menguji hubungan sebab akibat antara dua varibel. rinci. penelitian ini lebih merujuk pada maksud dan tujuan penelitian dari pada suatu metode penelitian yang khusus. intens. yaitu variabel perlakuan (sebab) dan varibel kriterion (akibat). Penelitian lapangan adalah cara penelitian kualitatif yang prosedurnya dirancang sedemikian rupa sehingga peneliti dapat menghasilkan hipotesis bahkan menemukan teori. dan mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaah permasalahan-permasalahan atau fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian. Penelitian evaluasi (evaluation research) atau juga disebut evaluasi program (program evaluation) adalah suatu penelitian terapan yang dimaksudkan untuk secara ilmiah memberi informasi yang sah (valid) sebagai penuntun kebijakan publik. masyarakat atau suku bangsa yang dikumpulkan dari lapangan dalam kurun waktu yang sama.eksperimen adalah penelitian yang merancang dan memberikan perlakuan kemudian menguji efektivitas pengaruh perlakuan tersebut melalui suatu rancangan percobaan. ketrampilan atau pendekatan baru dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada melalui penggunaan metode ilmiah. Efektivitas pengaruh perlakuan harus dikaitkan dengan suatu tolok ukur tertentu yang merupakan varibel kriterion atau variabel dependen dari eksperimen yang dilakukan.

dan penelitian ex post facto. Penelitian kualitatif dikelompokkan menjadi studi kasus. sebagaimana diutarakan di atas penelitian diklasifikasikan menjadi penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Berdasarkan pendekatan. Penelitian korelasional adalah suatu penelitian kuantitatif yang berusaha untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel atau lebih. penelitian maksud didasarkan membantu berbagai maka untuk mahasiswa memahami penelitian dengan mudah maka penggolongan penelitian dalam modul ini lebih didasarkan pada paradigma penelitian (pendekatan). tanpa dimaksudkan untuk menguji teori tersebut. 2. dan dalam modul ini secara rinci yang dilengkapi dengan contoh. dan lain-lain. Berdasarkan disain dan teknik analisis yang digunakan. dalam modul ini penelitian kuantitatif dikelompokkan menjadi penelitian survai. penelitian eksperimen. Sehubungan dengan penggolongan di atas. penelitian lapangan (field research). kelayakan. biaya. Pemecahan (problematic) adalah suatu penelitian lebih dititik beratkan pada sesuatu yang dipermasalahkan sehingga harus dibedakan penelitian tindakan (action research). Setiap jenis penelitian tersebut akan dijelaskan Metodologi Penelitian 10 . Pengujian adanya pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dilakukan dengan menggunakan analisis atau uji perbedaan dengan syarat harus melakukan kontrol terhadap Mengingat pertimbangan. Permasalahan Penelitian Salah satu langkah paling penting dalam penelitian adalah penentuan permasalahan. variabel-variabel penggolongan dengan pengganggu bisa yang tidak diteliti pengaruhnya.mengenai program tersebut dilihat dari segi efektifitas. Penelitian pengembangan (development research) adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan hal-hal baru dalam suatu bidang tertentu. Penelitian komparatif adalah suatu penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan sebab akibat (pengaruh) dua variabel atau lebih. penelitian dikelompokkan menjadi: penelitian korelasional dan komparatif.

Pemecahan permasalahan harus bermanfaat bagi orang yang berkepentingan dalam bidang tertentu. e. Pada waktu berbicara tentang “Kinerja Polisi” berarti berbicara tentang suatu permasalahan. Metodologi Penelitian 11 . Topik atau judul yang dipilih adalah sangat menarik. Satu hal yang harus disadari ialah bahwa pada hakikatnya suatu permasalahan tidak pernah berdiri sendiri dan terpisah dari faktor-faktor lain. b. f. Peneliti pemula seringkali mengalami kesulitan menentukan permasalahan yang baik. tetapi berbicara tentang “mengapa terjadi kemerosotan Kinerja Polisi” adalah sesuatu permasalahan yang memerlukan pemecahan. Berikut ini dikemukakan beberapa karakteristik permasalahan yang baik (tepat) dijadikan permasalahan penelitian sebagai berikut: a. Mengundang rancangan yang lebih kompleks. Tidak bertentangan dengan moral. d. c. Bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian. Pada umumnya keadaan berikut ini bisa menjadi penuntun mewujudkan permasalahan: (1) (2) (3) Bila ada informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita. Bila ada hasil-hasil penelitian atau kajian yang bertentangan. Permasalahan dapat merupakan variabel yang menjadi tema pokok penelitian.dengan permasalahan (subjec). Permasalahan yang dipilih merupakan sesuatu yang baru. Banyak peneliti menemukan kesulitan dalam menentukan permasalahan penelitian sehingga menghambat perkembangan kegiatan penelitian yang akan dilakukan. Suatu variabel atau suatu kasus akan diangkat menjadi permasalahan penelitian jika terjadi kesenjangan antara kenyataan dan seharusnya dari variabel atau kasus tersebut. Dapat diselesaikan sesuai waktu yang diinginkan. dapat pula berupa kasus yang menjadi fokus suatu penelitian.

(1) Membaca sebanyak-banyaknya literatur yang berhubungan dengan bidang permasalahan yang akan diteliti dan bersikap kritis terhadap apa yang dibacanya. Metodologi Penelitian 12 . Perumusan yang baik bukan saja membantu memusatkan pikiran namun sekaligus mengarahkan cara berpikir peneliti. (3) Melakukan pengamatan pengamatan terhadap situasi atau kejadiankejadian di lingkungan profesinya. (7) Mengungjungi berbagai perpustakaan untuk mencari topik yang dapat diteliti. (5) Melakukan penelitian-penelitian kecil dan mencatat hasil atau temuan yang diperoleh. Setelah permasalahan penelitian ditentukan. Perumusan permasalahan dijabarkan dari identifikasi permasalahan dan pembatasan permasalahan. dan (9) Mengumpulkan bahan-bahan yang berhubungan bidang permasalahan yang akan diteliti. Kegiatan berikut ini membantu peneliti untuk mengidentifikasi permasalahan. (8) Berlangganan jurnal atau majalah yang berhubungan dengan bidang permasalahan yang akan diteliti. (4) Memikirkan kemungkinan ditemukannya permasalahan-permasalahan dari materi kuliah. (2) Menghadiri kuliah atau ceramah-ceramah profesional. (6) Menghadiri seminar-seminar hasil penelitian. tahap berikutnya peneliti melakukan perumusan permasalahan. Perumusan permasalahan merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan apa saja yang ingin kita cari jawabannya. Permasalahan yang dirumuskan dengan baik merupakan jaminan bagi keberhasilan menemukan jawaban atau permasalahan yang akan diteliti.Peneliti perlu berlatih agar terampil mengidentifikasi permasalahan.

8. LATIHAN 3. Rancagan percobaan dibuat sedemikian rupa sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk Metodologi Penelitian 13 . Sebutkan jenis kegiatan yang melatih keterampilan mengidentifasi permasalahan! B. Dikenal dua paradigma (pendekatan) penelitian. sebutkan! 4. Penelitian survei adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data.A. ceklist observasi dan lain-lain. Kuesioner dalam hal ini diberi pengertian lebih luas meliputi daftar pertanyaan. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang merancang dan memberikan perlakuan kemudian menguji efektivitas pengaruh perlakuan tersebut melalui suatu rancangan percobaan. Penelitian dapat digolongkan berdasarkan paradigma (pendekatan). Apa yang dimaksud dengan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif? 6. yaitu pendekatan penelitian kuantitatif (positivisme) dan pendekatan penelitian kualitatif (idealisme). tes. TES FORMATIF 5. skala penilaian. 9. Penelitian dasar (basic research) adalah penelitian yang sepenuhnya bertujuan untuk mengembangkan atau memperbaiki suatu teori tanpa memperhatikan penerapan teori dan kegunaan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. KUNCI 7. Efektivitas pengaruh perlakuan harus dikaitkan dengan suatu tolok ukur tertentu yang merupakan variabel kriterion atau variabel dependen dari eksperimen yang dilakukan. Jelaskan keadaan yang dapat memunculkan permasalahan yang dapat dijadikan permasalahan penelitian! C. skala sikap. 10.

Metodologi Penelitian 14 . 12. intens. dan mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaah permasalahan-permasalahan fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian. yaitu variabel perlakuan (sebab) dan variabel kriterion (akibat). rinci.menguji hubungan sebab akibat antara dua varibel. 11. 14. Penelitian korelasional adalah suatu penelitian kuantitatif yang berusaha untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel atau lebih. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan menggali informasi dari subyek yang diteliti dapat berupa individu. dan (c) bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian. (b) bila ada hasil-hasil penelitian atau kajian yang bertentangan. Keadaan berikut ini bisa menjadi penuntun merumuskan permasalahan: (a) bila ada menentukan dan informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita. 13. Studi kasus adalah suatu penelitian kualitatif yang bersifat atau komprehensif. kelompok individu atau masyarakat terutama melalui pengamatan terlibat dan wawancara mendalam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful