P. 1
MODUL-1

MODUL-1

|Views: 54|Likes:
Published by yanti_uyunk

More info:

Published by: yanti_uyunk on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2011

pdf

text

original

MODUL 1 PENDAHULUAN

PENDAHULUAN Modul ini akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan Metodologi Penelitian. Secara lebih terperinci pembahasan dalam modul ini mencakup: (a) pengertian pengetahuan, (b) cara menemukan kebenaran, (c) penelitian dan metode ilmiah, (d) penggolongan penelitian, dan (e) permasalahan penelitian. Pemahaman materi dalam modul ini bermanfaat untuk melengkapi pengetahuan Anda sehingga bisa mengenal dan memahami apa yang dimaksud dengan metodologi penelitian. Tujuan pembahasan modul ini adalah membantu Anda untuk bisa memahami apa yang dimaksud dengan metodologi penelitian. Setelah menyelesaikan modul ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan: (a) Dapat menjelaskan tentang pengertian pengetahuan; (b) Dapat menjelaskan cara menemukan kebenaran; (c) Dapat menyebutkan pengelompokan penelitian; (d) Dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian. Kemampuan tersebut sangat penting bagi mahasiswa, Polri dan calon peneliti, khususnya bagi Polri yang bertugas di lapangan yang selalu berhadapan dengan berbagai macam perilaku masyarakat. Anda akan tampil lebih percaya diri dan mantap, masyarakat di sekitar Anda pun akan merasa kagum dan dapat menjadikan Anda sebagai contoh. Untuk membantu Anda menguasai kemampuan di atas, dalam modul ini akan disajikan pembahasan dan latihan, dalam 2 (dua) kegiatan belajar (KB) sebagai berikut: KB 1: Pengetahuan dan Penelitian KB 2: Penggolongan Penelitian dan Permasalahan Penelitian Agar Anda berhasil dengan baik mempelajari modul ini, ikuti petunjuk belajar berikut:

Metodologi Penelitian 1

Pahamilah dengan baik pengertian demi pengertian dari isi modul ini melalui pemahaman sendiri dan tukar pikiran dengan mahasiswa atau dengan tutor Anda. 4. untuk apa dan bagaimana mempelajari modul ini. Baca sepintas bagian demi bagian dan temukan kata-kata kunci dan katakata yang Anda anggap baru. 3. Mantapkan pemahaman Anda melalui diskusi mengenai pengalaman simulasi dalam kelompok kecil atau klasikal pada saat tutorial. Metodologi Penelitian 2 .1. 2. Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan modul ini sampai Anda memahami betul apa. Carilah dan baca pengertian kata-kata kunci dalam daftar kata-kata sulit modul ini atau dalam kamus yang ada.

dan usia dewasa. yaitu (a) akal sehat. Dengan demikian kebenaran yang dicapai melalui cara non ilmiah dapat disebut kebenaran non ilmiah. Pengetahuan yang diinginkannya itu adalah pengetahuan yang benar. atau yang ingin diketahui. yaitu pendekatan non ilmiah dan pendekatan ilmiah.KEGIATAN BELAJAR 1 PENGETAHUAN DAN PENELITIAN A. baik melalui cara-cara non ilmiah maupun cara ilmiah. (c) intuisi. Dorongan ingin tahu tersebut muncul seiring dengan kelahiran seorang manusia sejak lahir. masa kanak-kanak. Hasrat ingin tahu manusia terpuaskan jika dia memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakan. Pengetahuan yang benar dapat dicapai manusia. URAIAN Pengetahuan Manusia memiliki sifat yang senantiasa ingin mengetahui sesuatu yang bermakna bagi kehidupannya (curiousity). (d) Metodologi Penelitian 3 . Sejalan dengan pendapat tersebut di atas dapat diutarakan bahwa ada dua cara (pendekatan) yang digunakan manusia untuk menemukan pengetahuan yang benar (kebenaran). Suriasumantri (2001) mengemukakan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang didapat manusia melalui proses Pendapat tertentu yang dinamakan metode keilmuan. Suriasumantri lebih dicerahkan Suryabrata (1994) dengan menyatakan bahwa pengetahuan yang akan diperoleh manusia adalah pengetahuan yang mengandung kebenaran. Kaitannya dengan hal tersebut Suryabrta (1994) mengemukakan bahwa pendekatan non ilmiah yang banyak digunakan. Kebenaran itu dapat diperoleh melalui dua pendekatan. (b) prasangka. yaitu cara (pendekatan) non ilmiah dan cara (pendekatan) ilmiah atau metode keilmuan. Metode inilah yang membedakan ilmu dengan buah pemikiran yang lain.

Sementara kebenaran ilmiah dapat diperoleh dengan metode keilmuan (metode ilmiah). hukum-hukum. atau prinsip-prinsip (umum ke khusus). Pengetahuan teoretik hasil penelitian memiliki kebenaran ilmiah karena didukung oleh justifikasi teoretik yang logis dan empirik yang sahih. Penelitian Penelitian dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang sistematik. dengan cara-cara tertentu dan terencana. yaitu berpikir deduktif (rasional atau analitik) dan adalah cara berpikir induktif (empirik atau sintetik). konsep-konsep. yaitu melalui rangkaian kegiatan teoretik dan empirik yang meliputi: (1) Perumusan permasalahan. Oleh karena itu penelitian dapat juga dikatakan sebagai cara mencari atau menemukan kebenaran melalui metode ilmiah. Metodologi Penelitian 4 . dan (e) pendapat otoritas ilmiah dan pikiran praktis.penemuan kebetulan dan coba-coba. dalam mengkaji suatu permasalahan untuk memperoleh pengetahuan teoretik yang dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan atau digunakan untuk pemecahan permasalahan yang sedang dihadapi. Sedangkan berpikir induktif adalah cara berpikir untuk mencapai pengetahuan yang benar dengan mendasarkan pengambilan kesimpulan dari pengetahuan yang bersifat khusus atau fakta-fakta empirik (khusus ke umum). Berpikir deduktif berpikir untuk mencapai pengetahuan yang benar dengan mendasarkan pengambilan kesimpulan dari pengetahuan yang bersifat umum berupa teori-teori. Dadan Hawari (2001) sependapat dengan Suriasumantri dan Suryabrata penemuan kebenaran melalui metode ilmiah dilakukan dengan dua cara berpikir. 2. Sehubungan dengan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa kegiatan dalam metode ilmiah inilah sering juga disebut dengan penelitian ilmiah.

dan (5) Mengambil kesimpulan. (2) penelitian lanjutan yang dilakukan untuk meluruskan atau penelitian pembantahan hasil penelitian yang dianggap keliru. sehingga kita akan bertambah maju. Kebenaran ilmiah diperoleh melalui cara berpikir deduktif dan induktif. mengumpulkan data. Penelitian perlu senantiasa dilakukan karena beberapa alasan di antaranya: (1) penelitian akan memecahkan suatu permasalahan yang sedang dihadapi atau mengganggu sehingga permasalahan itu dapat terselesaikan dan tidak berlarut-larut. dan (3) melalui penelitian memungkinkan peningkatan aplikasi hasil penelitian yang ditemukan. (4) Menyusun instrumen penelitian. Metodologi Penelitian 5 . dengan demikian ilmu akan berkembang secara benar. sehingga dapat ditemukan hal-hal baru. Manusia memperoleh pengetahuan melalui cara non-ilmiah dan ilmiah. LATIHAN Apa yang dimaksud dengan pengetahuan? Bagaiman pengetahuan yang benar diperoleh manusia? 3. mengolah data. (3) Jika diperlukan merumuskan praduga atau hipotesis. Sebutkan rangkaian kegiatan teoretik dan empirik untuk menemukan kebenaran? C. Jelaskan apa yang dimaksud dengan metode ilmiah dan metode non ilmiah! D. B. menganalisis data.(2) Melakukan studi literatur yaitu studi mengenai teori dan atau hasil penelitian di masa lampau yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. TES FORMATIF Jelaskan apa yang dimaksud dengan penelitian! 2. Mengapa pengetahuan teoretik hasil penelitian memiliki kebenaran ilmiah? 4. KUNCI 1.

3.2. mengumpulkan data. mengolah data. dan (e) mengambil kesimpulan. Penelitian dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang sistematik dilakukan dengan cara-cara tertentu dan tererencana dalam mengkaji. (d) menyusun instrumen penelitian. (c) jika diperlukan merumuskan praduga atau hipotesis. Metodologi Penelitian 6 . Rangkaian kegiatan teoretik dan empirik yang meliputi: (a) perumusan permasalahan. atau menyelidiki suatu permasalahan untuk memperoleh pengetahuan teoretik yang dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan atau digunakan untuk pemecahan permasalahan yang sedang dihadapi. menganalisis data. (b) melakukan studi literatur yaitu studi mengenai teori dan atau hasil penelitian di masa lampau yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. mempelajarai.

Berdasarkan sifat atau tujuannya. Penelitian dasar (basic research) adalah penelitian yang sepenuhnya bertujuan untuk mengembangkan atau memperbaiki suatu teori tanpa memperhatikan penerapan teori dan kegunaan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ekplanatif adalah penelitian yang berusaha untuk menjelaskan keadaan obyek penelitian (variable) dan hubungan antar variabel melalui pengujian hipotesis penelitian. Metodologi Penelitian 7 . 1. Penelitian terapan (applied research) adalah penelitian yang bertujuan untuk menerapkan teori atau mengkaji teori dalam kaitannya dengan pemanfaatan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. rinci. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian dasar dan penelitian terapan. pengumpulan di antaranya serta penggolongan penelitian berdasarkan fungsi dan tujuannnya. penggolongan berdasarkan aspek lainnya. Penelitian ekploratif adalah penelitian yang berusaha menggali dan mengungkap berbagai keunikan yang terdapat dalam individu. Berdasarkan fungsinya. Namun demikian penggolongan tidak dapat dipandang dan diartikan secara kaku. kelompok. tetapi harus lebih fleksibel dalam arti antara berbagai cara pandang dalam penggolongan penelitian dapat saja terjadi tumpang tindih pengertian. penggolongan berdasarkan penelitian data. agar jelas keadaan atau kondisi obyek tersebut. dan/atau organisasi secara menyeluruh. dan penelitian eksplanatif. dikelompokkan disain dan atau teknik digolongkan. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha untuk menggambarkan mengenai obyek penelitian secara lengkap.KEGIATAN BELAJAR 2 PENGGOLONGAN PENELITIAN DAN PERMASALAHAN PENELITIAN A. URAIAN Penggolongan Penelitian Menurut Ruseffendi (1994) terdapat berbagai pandangan bagaimana penelitian itu dapat metode. penelitian deskriptif. dan mendalam. penelitian dikelompokkan menjadi: penelitian ekploratif. masyarakat.

penelitian eks post fakto. tes. Penelitian sejarah adalah kajian untuk mengetahui dan menjelaskan kejadian-kejadian pada masa lalu sehingga bisa disimpulkan mengenai penyebab. etnografi. Kuesioner dalam hal ini diberi pengertian lebih luas meliputi daftar pertanyaan. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian survei. Misalnya. penelitian dapat digolongkan menjadi: penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. pengaruh dan kecenderungan kejadian-kejadian masa lalu yang mungkin dapat dipergunakan untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi sekarang atau mengantisipasi peristiwa yang akan datang. pada waktu ujian mahasiswa rata-rata ke kamar mandi 2½ kali. dan sebaliknya penelitian studi kasus bisa juga memanfaatkan data kuantitatif. dan studi kasus. Penelitian kualitatif menekankan pengumpulan dan pengolahan data dalam bentuk uraian atau narasi. Penelitian survei adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Penelitian Metodologi Penelitian 8 . ceklist observasi dan lain-lain. penelitian etnografi. Dalam ketiga jenis penelitian itu dapat dilakukan kajian korelasional dan komparasi. skala sikap. Penelitian kuantitatif menekankan pengumpulan dan pengolahan data dalam bentuk angka (numeric). skala penilaian.Berdasarkan paradigma (pendekatan). Dengan demikian berbicara tentang pendekatan penelitian berarti berbicara tentang data yang akan mendominasi objek penelitian. Pengelompokan tersebut tidak bersifat mutlak. Penelitian kualitatif meliputi antara lain penelitian studi kasus. Berdasarkan metodenya. penelitian eksperimen. penelitian lapangan (field research). para mahasiswa PTIK bertepuk tangan riuh ketika mendengar pengumuman long week end. Penelitian kuantitatif dapat meliputi penelitian survei. Misalnya. dan lain-lain. penelitian sejarah. yaitu pendekatan penelitian kuantitatif (positivisme) dan pendekatan penelitian kualitatif (idealisme). penelitian sejarah. dan penelitian fenomenologi. Suatu penelitian survei bisa saja didukung dengan data kualitatif. Faisal dalam Bungin (2003) melihat bahwa dalam panggung ilmu sosial dikenal dua mazhab atau tradisi pemikiran yang melatarbelakangi kemunculan berbagai aliran teori beserta metodologi penelitian. penelitian eksperimen.

Sukidin (2002) mendefinisikan bahwa etnografi adalah pelukisan yang sistematis dan analitis suatu kebudayaan kelompok. penelitian ini lebih merujuk pada maksud dan tujuan penelitian dari pada suatu metode penelitian yang khusus. intens. Penelitian evaluasi (evaluation research) atau juga disebut evaluasi program (program evaluation) adalah suatu penelitian terapan yang dimaksudkan untuk secara ilmiah memberi informasi yang sah (valid) sebagai penuntun kebijakan publik. yaitu variabel perlakuan (sebab) dan varibel kriterion (akibat). Tujuan khususnya adalah menilai dampak dari suatu program yang telah atau sedang dilaksanakan sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan Metodologi Penelitian 9 . sejumlah pakar metodologi penelitian juga menggolongkan penelitian evaluasi dan penelitian pengembangan sebagai metode penelitian. rinci.eksperimen adalah penelitian yang merancang dan memberikan perlakuan kemudian menguji efektivitas pengaruh perlakuan tersebut melalui suatu rancangan percobaan. Menurut Azis (2003) studi kasus adalah suatu penelitian kualitatif yang bersifat komprehensif. masyarakat atau suku bangsa yang dikumpulkan dari lapangan dalam kurun waktu yang sama. Di samping metode-metode yang diuraikan di atas. Penelitian tindakan atau kajian tindak (action research) adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan atau meningkatkan kemampuan. ketrampilan atau pendekatan baru dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada melalui penggunaan metode ilmiah. Efektivitas pengaruh perlakuan harus dikaitkan dengan suatu tolok ukur tertentu yang merupakan varibel kriterion atau variabel dependen dari eksperimen yang dilakukan. dan mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaah permasalahan-permasalahan atau fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian. Penelitian lapangan adalah cara penelitian kualitatif yang prosedurnya dirancang sedemikian rupa sehingga peneliti dapat menghasilkan hipotesis bahkan menemukan teori. Karena itu. Rancagan percobaan dibuat sedemikian rupa sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk menguji hubungan sebab akibat antara dua varibel.

Penelitian pengembangan (development research) adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan hal-hal baru dalam suatu bidang tertentu. Pengujian adanya pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dilakukan dengan menggunakan analisis atau uji perbedaan dengan syarat harus melakukan kontrol terhadap Mengingat pertimbangan.mengenai program tersebut dilihat dari segi efektifitas. Penelitian komparatif adalah suatu penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan sebab akibat (pengaruh) dua variabel atau lebih. biaya. penelitian lapangan (field research). penelitian maksud didasarkan membantu berbagai maka untuk mahasiswa memahami penelitian dengan mudah maka penggolongan penelitian dalam modul ini lebih didasarkan pada paradigma penelitian (pendekatan). Permasalahan Penelitian Salah satu langkah paling penting dalam penelitian adalah penentuan permasalahan. dan dalam modul ini secara rinci yang dilengkapi dengan contoh. dalam modul ini penelitian kuantitatif dikelompokkan menjadi penelitian survai. Berdasarkan pendekatan. variabel-variabel penggolongan dengan pengganggu bisa yang tidak diteliti pengaruhnya. penelitian dikelompokkan menjadi: penelitian korelasional dan komparatif. Sehubungan dengan penggolongan di atas. 2. Berdasarkan disain dan teknik analisis yang digunakan. Pemecahan (problematic) adalah suatu penelitian lebih dititik beratkan pada sesuatu yang dipermasalahkan sehingga harus dibedakan penelitian tindakan (action research). Setiap jenis penelitian tersebut akan dijelaskan Metodologi Penelitian 10 . dan lain-lain. penelitian eksperimen. Penelitian korelasional adalah suatu penelitian kuantitatif yang berusaha untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel atau lebih. sebagaimana diutarakan di atas penelitian diklasifikasikan menjadi penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. dan penelitian ex post facto. kelayakan. tanpa dimaksudkan untuk menguji teori tersebut. Penelitian kualitatif dikelompokkan menjadi studi kasus.

d. dapat pula berupa kasus yang menjadi fokus suatu penelitian. Bila ada hasil-hasil penelitian atau kajian yang bertentangan. Pada umumnya keadaan berikut ini bisa menjadi penuntun mewujudkan permasalahan: (1) (2) (3) Bila ada informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita. Berikut ini dikemukakan beberapa karakteristik permasalahan yang baik (tepat) dijadikan permasalahan penelitian sebagai berikut: a. c. Dapat diselesaikan sesuai waktu yang diinginkan. Pada waktu berbicara tentang “Kinerja Polisi” berarti berbicara tentang suatu permasalahan. f. Mengundang rancangan yang lebih kompleks. Satu hal yang harus disadari ialah bahwa pada hakikatnya suatu permasalahan tidak pernah berdiri sendiri dan terpisah dari faktor-faktor lain. Banyak peneliti menemukan kesulitan dalam menentukan permasalahan penelitian sehingga menghambat perkembangan kegiatan penelitian yang akan dilakukan. Peneliti pemula seringkali mengalami kesulitan menentukan permasalahan yang baik. Tidak bertentangan dengan moral. Metodologi Penelitian 11 . b. e. Permasalahan yang dipilih merupakan sesuatu yang baru. Permasalahan dapat merupakan variabel yang menjadi tema pokok penelitian. Pemecahan permasalahan harus bermanfaat bagi orang yang berkepentingan dalam bidang tertentu. Suatu variabel atau suatu kasus akan diangkat menjadi permasalahan penelitian jika terjadi kesenjangan antara kenyataan dan seharusnya dari variabel atau kasus tersebut. Topik atau judul yang dipilih adalah sangat menarik. tetapi berbicara tentang “mengapa terjadi kemerosotan Kinerja Polisi” adalah sesuatu permasalahan yang memerlukan pemecahan. Bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian.dengan permasalahan (subjec).

(4) Memikirkan kemungkinan ditemukannya permasalahan-permasalahan dari materi kuliah. (7) Mengungjungi berbagai perpustakaan untuk mencari topik yang dapat diteliti. Perumusan permasalahan merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan apa saja yang ingin kita cari jawabannya. dan (9) Mengumpulkan bahan-bahan yang berhubungan bidang permasalahan yang akan diteliti. Setelah permasalahan penelitian ditentukan. (6) Menghadiri seminar-seminar hasil penelitian. (2) Menghadiri kuliah atau ceramah-ceramah profesional. Kegiatan berikut ini membantu peneliti untuk mengidentifikasi permasalahan. Metodologi Penelitian 12 . (5) Melakukan penelitian-penelitian kecil dan mencatat hasil atau temuan yang diperoleh. tahap berikutnya peneliti melakukan perumusan permasalahan.Peneliti perlu berlatih agar terampil mengidentifikasi permasalahan. Perumusan yang baik bukan saja membantu memusatkan pikiran namun sekaligus mengarahkan cara berpikir peneliti. Permasalahan yang dirumuskan dengan baik merupakan jaminan bagi keberhasilan menemukan jawaban atau permasalahan yang akan diteliti. Perumusan permasalahan dijabarkan dari identifikasi permasalahan dan pembatasan permasalahan. (3) Melakukan pengamatan pengamatan terhadap situasi atau kejadiankejadian di lingkungan profesinya. (8) Berlangganan jurnal atau majalah yang berhubungan dengan bidang permasalahan yang akan diteliti. (1) Membaca sebanyak-banyaknya literatur yang berhubungan dengan bidang permasalahan yang akan diteliti dan bersikap kritis terhadap apa yang dibacanya.

TES FORMATIF 5. Efektivitas pengaruh perlakuan harus dikaitkan dengan suatu tolok ukur tertentu yang merupakan variabel kriterion atau variabel dependen dari eksperimen yang dilakukan. Penelitian dapat digolongkan berdasarkan paradigma (pendekatan). 9. Sebutkan jenis kegiatan yang melatih keterampilan mengidentifasi permasalahan! B. Kuesioner dalam hal ini diberi pengertian lebih luas meliputi daftar pertanyaan. skala penilaian. skala sikap. Rancagan percobaan dibuat sedemikian rupa sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk Metodologi Penelitian 13 . KUNCI 7. Penelitian dasar (basic research) adalah penelitian yang sepenuhnya bertujuan untuk mengembangkan atau memperbaiki suatu teori tanpa memperhatikan penerapan teori dan kegunaan bidang tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Dikenal dua paradigma (pendekatan) penelitian. Apa yang dimaksud dengan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif? 6. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang merancang dan memberikan perlakuan kemudian menguji efektivitas pengaruh perlakuan tersebut melalui suatu rancangan percobaan. LATIHAN 3. 8. Penelitian survei adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. tes.A. ceklist observasi dan lain-lain. yaitu pendekatan penelitian kuantitatif (positivisme) dan pendekatan penelitian kualitatif (idealisme). Jelaskan keadaan yang dapat memunculkan permasalahan yang dapat dijadikan permasalahan penelitian! C. 10. sebutkan! 4.

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan menggali informasi dari subyek yang diteliti dapat berupa individu. Metodologi Penelitian 14 . 13.menguji hubungan sebab akibat antara dua varibel. (b) bila ada hasil-hasil penelitian atau kajian yang bertentangan. yaitu variabel perlakuan (sebab) dan variabel kriterion (akibat). Penelitian korelasional adalah suatu penelitian kuantitatif yang berusaha untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel atau lebih. Studi kasus adalah suatu penelitian kualitatif yang bersifat atau komprehensif. 12. intens. dan (c) bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian. kelompok individu atau masyarakat terutama melalui pengamatan terlibat dan wawancara mendalam. 14. 11. rinci. Keadaan berikut ini bisa menjadi penuntun merumuskan permasalahan: (a) bila ada menentukan dan informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita. dan mendalam serta lebih diarahkan sebagai upaya menelaah permasalahan-permasalahan fenomena yang bersifat kontemporer dan kekinian.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->