P. 1
IPS_kelas_VIII_smt_1

IPS_kelas_VIII_smt_1

5.0

|Views: 103,739|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan kolonialisme ?

Kolonialisme adalah penjajahan atau penguasaan penguasaan suatu negara atau

wilayah oleh negara lain dengan maksud untuk memperluas wilayah negara

tersebut. Istilah lain yang memiliki arti sama dengan kolonialisme adalah

Imperialisme, yang artinya adalah sistem politik yang bertujuan untuk menguasai

negara lain dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Dengan

demikian dilihat dari tujuannya kolonialisme dan imperialisme memiliki kesamaan

yaitu menguasai negara atau wilayah negara lain dengan maksud untuk mendapat

keuntungan

Kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia telah mewarnai corak kehidupan

bangsa Indonesia. Peradaban barat yang dibawa oleh bangsa-bangsa Eropa telah

menimbulkan dampak terhadap bangsa Indonesia. Dampak yang ditimbulkan

tersebut ada yang positif ,ada pula yang negatif bagi perkembangan peradaban

bangsa Indonesia.

Diantara pemerintah kolonial yang penah berkuasa di Indonesia, yang paling kuat

pengaruhnya, adalah pemerintah kolonial Belanda. Hal ini disebabkan karena

Belanda merupakan negara yang paling lama menjajah Indonesia, dibandingkan

bangsa-bangsa Eropa lain.

Pengaruh kolonial Belanda terhadap kehidupan rakyat Indonesia berbeda-beda

antara satu daerah dengan daerah lainnya. Hal ini disebabkan oleh:

1) Setiap daerah di Nusantara mengalami masa penjajahan yang berbeda-beda.

Hal ini mengakibatkan pola hubungan antara masyarakat pribumi dengan

penjajah berbeda-beda. Contohnya Maluku Selatan yang sudah dikuasai

Belanda sejak tahun 1605, Batavia tahun 1619 sementara Aceh yang baru

dikuasai tahun 1904.

2) Sikap raja, penguasa tradisional dan masyarakat memiliki sikap yang berbeda

dalam menghadapi kedatangan bangsa Barat. Ada yang bersikap lunak atau

menerima, namun ada pula yang menolak kehadiran bangsa dan budaya barat di

daerahnya.

96

Adapun bentuk dan ciri-ciri pengaruh kolonial di Indonesia dapat dikelompokkan

kedalam bidang-bidang sebagai berikut :

1) Adat Istiadat

a) Feodalisme , yaitu adanya perbedaan dalam pergaulan antara anggota

masyarakat kalangan atas (Bangsawan) dengan kalangan bawah (rakyat

jelata). Keadaan ini biasanya disertai dengan adanya pandangan kalangan

bangsawan yang menganggap rendah kalangan rakyat jelata atau tidak

setara dalam soal hak dan kedudukan. Pemerintah Kolonial pada umumnya

mendukung pemberian gelar-gelar tertentu kepada kaum bangsawan. Hal ini

berguna dalam mendukung politik memecah belah masyarakat.

b) Berkembangnya sikap rasionalisme yang berasal dari peradaban barat, yang

menolak hal-hal yang bersifat takhayul

c) Timbulnya budaya disiplin, menghargai waktu dan berfikir logis , yang

berasal dari peradaban masyarakat industri di dunia barat.

d) Berkembangnya model pakaian ala barat, untuk lelaki memekai baju stelan ,

berdasi dan bersepatu, dan untuk wanita memakai rok dan bersepatu

Gambar 4.9. Sekelompok pelajar Indonesia berpakaian ala barat

2) Pendidikan

Kebijakan pemerintah Hindia Belanda memberi kesempatan bagi anak-anak

pribumi untuk mendapat pendidikan ala barat, mulai dari sekolah dasar sampai

pendidikan tinggi telah menyebabkan lahirnya golongan cendekiawan atau

terpelajar. Hal ini kelak berdampak pada berkembangnya kesadaran nasional.

3) Kesenian

Pengaruh Kolonial dalam kesenian antara

lain nampak pada:

a) Seni sastra, yaitu dengan dibentuknya Kantoor voor de Volkslectuur

(Komisi Bacaan rakyat) yang merupakan tempat penyimpanan bacaan-

bacaan bermutu baik dalam bahasa Belanda maupun bahasa Inggris.

Lembaga di atas setelah Indonesia merdeka menjadi Balai Pustaka

b. Seni bangunan, seperti nampak pada bangunan Stasiun Kereta Api, kantor,

gereja, Sekolah dan lain-lain.

c. Seni tari, seperti tarian dansa

97

4) Hukum dan pemerintahan

Hukum dan perundang-undangan yang berlaku setelah Indonesia merdeka,

sebagian besar adalah warisan kolonial Belanda. Beberapa hukum yang

merupakan warisan kolonial Belanda, namun sudah disempurnakan adalah :

a) Burgelijk Wetboek ( Kitab Undang-Undang Perdata)

b) Staatblaad van Nederland Indie (lembar negara Hindia Belanda)

c) Bepalingen van Wergeving (Peraturan Umum Perundang-undangan)

Sistem pemerintahan yang diwariskan pemerintah kolonial Belanda bersumber

pada ajaran Trias Politika yang membagi kekuasaan negara menjadi tiga yaitu

: Legislatif (pembuat undang-undang), Eksekutif (pelaksana undang-undang)

dan Yudikatif ( pengawas pelaksanaan Undang-undang).

Untuk menguji pemahaman kamu terhadap uraian materi di atas, coba kamu

sebutkan masing-masing satu bentuk pengaruh kolonialisme barat di Indonesia

dalam bidang adat istiadat, pendidikan, kesenian dan pemerintahan !

Jika sudah dijawab, cocokan jawabanmu dengan uraian materi di atas !

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->