P. 1
IPS_kelas_VIII_smt_1

IPS_kelas_VIII_smt_1

5.0

|Views: 103,739|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

Pada tahun 1846 pasukan Belanda yang berkekuatan 1700 orang di daratkan di

Buleleng. Dengan demikian pecahlah Perang Bali. Pasukan Bali bertahan di

dalam benteng. Akan tetapi persenjataan pasukan Belanda lebih lengkap,

sehingga Belanda dapat merebut benteng tersebut dan menduduki Istana raja.

Raja Buleleng terpaksa menandatangani perjanjian. Demikian pula dengan Raja

Karang Asem. Ia juga dipaksa menandatangani perjanjian yang sama.

Setelah menundukkan Kerajaan Buleleng, Belanda mengira telah berhasil

menguasai Bali. Oleh karena itu sebagian besar pasukannya ditarik kembali ke

Pulau Jawa. Dugaan Belanda ternyata salah. Setelah sebagian besar pasukan

Belanda ditarik ke Pulau Jawa, raja-raja Buleleng, Karangasem, Mengwi dan

Badung bersiap-siap untuk menghadapi Belanda. Pos pasukan Belanda di Bali

diserbu dan senjata apinya dirampas.

Pada tahun 1848 Belanda mengirimkan pasukan sejumlah 2300 orang. Belanda

menuntut agar Gusti Ketut Jelantik menyerah. Kecuali itu Belanda juga

menuntut agar raja-raja Bali mengirimkan utusan ke Batavia untuk meminta

maaf kepada Gubernur Jenderal.

Karena raja-raja Bali tidak mau memenuhi tuntutan Belanda tersebut, maka

Belanda segera mendaratkan pasukannya. Dengan demikian berkobarlah

pertempuran besar.

Pasukan-pasukan Bali memusatkan pertahanannya di Benteng Jagaraga.

Mereka mempertahankan benteng tersebut dengan gigih. Pasukan Belanda

mengalami kesulitan, sehingga mereka terpaksa menghentikan peperangan.

Pada tahun 1849 Belanda kembali mendatangkan pasukan sejumlah 5000

orang. Mereka mendarat di pantai Buleleng dan langsung menyerang Benteng

Jagaraga. Orang-orang Bali mengobarkan Perang Puputan. Apa yang dimaksud

dengan Perang Puputan?

Perang Puputan ialah perlawanan habis-habisan sampai seluruh pasukan gugur,

tetapi akhirnya Benteng Jagaraga pun jatuh ketangan Belanda. Nah, itulah

proses terjadinya Perang Bali atau Perang Jagarga.

122

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->