P. 1
IPS_kelas_VIII_smt_1

IPS_kelas_VIII_smt_1

5.0

|Views: 103,749|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

1) Pengertian Kepadatan Penduduk

Setelah Kamu mengetahui jumlah penduduk di daerahmu, coba Kamu

bandingkan dengan luas wilayah daerahmu. Juga Kamu bandingkan dengan

luas daerah pertanian yang ada.

Dengan demikian Kamu sudah mengetahui cara menghitung kepadatan

penduduk. Jadi yang dimaksud dengan kepadatan penduduk adalah :

2) Jenis Kepadatan Penduduk

Suatu daerah atau negara, memiliki luas wilayah daratan dan luas lahan

pertanian. Perbandingan jumlah penduduk dengan luas wilayah disebut

kepadatan penduduk aritmatik, dihitung dengan rumus :

Perbandingan jumlah penduduk suatu wilayah dengan luas wilayah tersebut

Kepadatan

Jumlah Penduduk

Aritmatik

Luas Wilayah (km2
)

=

41

Kepadatan

1.250.000 Jiwa

Aritmatik

24.575 km2

=

= 50,86 dibulatkan menjadi 51

Contoh : Daerah B pada tahun 1990 jumlah pendudknya 1.250.000 jiwa. Luas

wilayahnya 24.575 kilometer persegi. Maka kepadatan penduduknya dapat

dicari sebagai berikut

Jadi kepadatan penduduk aritnatik daerah B pada tahun 1990 sebesar 51 jiwa

per kilometer persegi.

Perbandingan jumlah penduduk suatu daerah dengan luas lahan pertanian

disebut kepadatan penduduk agraris. Rumus ini menghitung sebagai berikut :

Contoh : Daerah B pada tahun 1990 jumlah penduduknya 1.250.000 jiwa. Luas

wilayah pertanianya 8.758 kilometer persegi. Kepadatan penduduk agrarisnya

dapat dihitung sebagai berikut :

Maka kepadatan penduduk agraris daerah B pada tahun 1990 sebesar 143 jiwa

perkilometer persegi.

Coba Kamu hitung kepadatan penduduk aritmatik dan kepadatan penduduk

agraris di daerahmu masing-masing. Diskusikan dengan teman-temanmu.

Kemudian mintakan kepada guru pamongmu untuk memeriksanya.

3) Kepadatan Penduduk Indonesia

Kepadatan penduduk berhubungan dengan persebarannya pada wilayah-

wilayah tertentu. Hal tersebut karena kepadatan penduduk adalah jumlah

penduduk dibandingkan luas wilayah pada suatu tempat, yaitu jumlah penduduk

tiap satu km2

atau tiap satu mil. Dengan demikian, ada daerah yang

berpenduduk padat dan ada yang jarang.

Cara menghitung kepadatan penduduk di atas, sebenarnya Kamu juga sudah

dapat mengetahui kepadatan penduduk Indonesia. Agar memudahkan Kamu,

perhatikan tabel berikut ini

Tabel 2.3 Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Pulau

Kepadatan Penduduk

Per-Km2

No.

Pulau

Luas (km2
)

1990

2000

1.

Sumatera

473.606

77

68

2.

Jawa

132.187

808

904

3.

Bali

5.633

493

555

Kepadatan

Jumlah Penduduk

Agraris

Luas Lahan Pertanian (km2
)

=

Kepadatan

1.250.000 Jiwa

Agraris

8.758 (km2
)

=

= 142,73 dibulatkan menjadi 143 Jiwa

42

4.

Nusa Tenggara

73.137

139

152

5.

Kalimantan

539.460

17

20

6.

Sulawesi

189.216

86

73

7.

Maluku

85.728

22

23

8.

Papua

410.660

4

5

9.

Indonesia

1.919.443

93

109

Sumber: Population Data Sheet 2003

Coba Kamu amati tabel 4 dengan teliti. Tentukan di pulau-pulau mana yang

kepadatan penduduknya sangat tinggi? Dan Pulau-pulau mana yang kepadatan

penduduknya masih rendah?

Saya yakin Kamu dapat menentukan kelompok pulau yang tinggi dan pulau

yang masih rendah kepadatan penduduknya. Bagaimana kepadatan penduduk

propinsi-propinsi di Indonesia ? Propinsi mana yang paling padat dan propinsi

mana yang paling jarang penduduknya ? Seperti kepadatan penduduk antar

pulau, kepadatan penduduk propinsi-propinsi di Indonesia juga tidak merata.

Ada yang sangat jarang tetapi ada yang sangat padat.

Propinsi yang paling jarang penduduknya adalah Papua/Irian dan yang paling

padat penduduknya adalah DKI Jakarta. Untuk memperluas wawasanmu,

carilah data-data kepadatan penduduk di tiap propinsi pada buku-buku Geografi

atau buku yang berkaitan di perpustakaan sekolahmu.

4) Persebaran Penduduk Indonesia

Amati kembali Tabel. 2-3 Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Pulau

sebagaimana diuraikan terdahulu! Dari tabel itu, Kamu dapat mengetahui

kepadatan penduduk tiap-tiap pulau tidak sama, bukan ? Ini berarti persebaran

penduduk Indonesia tidak merata.

5) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepadatan Penduduk

Dari peta persebaran penduduk Kamu dapat mengetahui bahwa tiap daerah

kepadatannya tidak merata. Misalnya di Pulau Jawa, penduduknya cukup padat.

Tahukah Kamu apa saja sebabnya ? Hal ini karena ada faktor-faktor yang

mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut antara lain :

a) Pulau Jawa tanahnya subur. Lahan pertaniannya luas. Maka banyak

penduduk daerah lain yang tertarik pindah ke sini. Pulau Jawa terkenal

dengan lumbung beras di Indonesia.

Coba Kamu perhatikan gambar berikut !

Gambar.02.02. Salah satu lahan pertanian di Pulau Jawa

43

b) Sebagai Pusat Pemerintahan

Seperti Kamu ketahui, di Pulau Jawa banyak terdapat kota-kota besar,

diantaranya Jakarta merupakan pusat kegiatan pemerintah Republik

Indonesia dan menjadi tumpuan harapan bagi penduduk daerah lain.

c) Banyak Terdapat Fasilitas Pendidikan

Hampir sebagian besar lembaga pendidikan tinggi di Indonesia terdapat di

Pulau Jawa. Jika di luar Jawa, perguruan tinggi baru terdapat di ibukota

Propinsi. Di Pulau Jawa, perguruan tingginya sudah tersebar sampai ibukota

kabupaten. Misalnya Universitas Jember, Universitas sebelas Maret di Solo

dan Universitas Jendral Sudirman di Purwokerto.

d) Sebagai Pusat Perekonomian

Kota-kota besar seperti Jakarta, selain merupakan pusat pemerintahan, juga

merupakan pusat kegiatan perekonomian. Disini terdapat berbagai macam

fasilitas perekonomian. Contohnya pusat-pusat perbelanjaan, kawasan

industri, perbankan dan lain-lain.

e) Banyak terdapat fasilitas sosial lainnya

Untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan penduduk, maka di kota-kota

besar menyediakan berbagai macam fasilitas sosial. Misalnya rumah-rumah

sakit, pusat-pusat hiburan dan tempat-tempat rekreasi.

Coba Kamu perhatikan gambar berikut ini.

Gambar.02.03. Obyek Wisata Monumen Nasional di Jakarta

Coba Kamu mati sekali lagi gambar-gambar diatas! Faktor-faktor itulah yang

menyebabkan banyak penduduk daerah yang tertarik untuk pindah dan menetap

di Jakarta. Akibatnya penduduk di Pulau Jawa pada umumnya menjadi padat.

6) Perbandingan kepadatan penduduk Indonesia dengan beberapa negara di

Asean.

Dalam uraian terdahulu Kamu sudah mengetahui factor-faktor yang

mempengaruhi kepadatan penduduk suatu daerah. Begitu pula kepadatan

penduduk di tiap-tiap negara tidak sama. Hal ini tergantung faktor-faktor yang

44

mempengaruhinya. Sebagai bahan perbandingan, coba Kamu perhatikan tabel

berikut ini !

Tabel 2.4. Kepadatan Penduduk Asean Tahun 2003

No. Negara

Luas Areal (mil) Kepadatan

(orang/mil2
)

1

Singapore

240

17.528

2

Philippines

115.120

704

3

Vietnam

125.670

631

4

Thailand

197.250

318

5

Indonesia

705.190

300

6

Myanmar

253.880

189

7

Malaysia

126.850

197

8

Kamboja

68.150

180

9

Brunei

2.030

162

10

Laos

89.110

61

Sumber: Population Data Sheet 2003

Sekarang bandingkanlah dengan kepadatan di antara negara-negara ASEAN.

Perhatikan Tabel 2.4 pada peringkat berapa kedudukan Indonesia di antara

negara-negara ASEAN? Negara mana yang paling padat dan paling jarang

penduduknya?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->