P. 1
IPS_kelas_VIII_smt_2

IPS_kelas_VIII_smt_2

|Views: 4,712|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2013

pdf

text

original

IPS. VIII.2.5.12 s.d IPS. VIII.2.7.

20

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester

: : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2

KEGIATAN SISWA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2009

i

ii

KATA PENGANTAR
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SMP Terbuka, perlu adanya penyempurnaan modul sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Oleh karena itu Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama berupaya melakukan penyempurnaan modul SMP Terbuka agar sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat memenuhi kebutuhan siswa, keadaan sekolah dan masyarakat sekitar. Seiring dengan dinamika penyempurnaan tersebut, ditetapkanlah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Kedua peraturan tersebut merupakan pedoman dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Modul sebagai sumber belajar utama dalam proses pembelajaran bagi siswa SMP Terbuka ini telah disusun sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam pembahasannya modul ini telah mencakup seluruh Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mencapai kompetensi lulusan minimal tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan disempurnakannya modul SMP Terbuka ini diharapkan siswa memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku. Mengingat Kurikulum yang digunakan dalam penulisan modul ini adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), maka masukan dan saran dari lapangan sangat diharapkan untuk penyempurnaan baik isi maupun perwajahan modul ini di masa yang akan datang. Semoga modul ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mutu pendidikan SMP Terbuka mengalami peningkatan sesuai dengan tuntutan jaman

Jakarta, Januari 2009 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Didik Suhardi, SH., M.Si. NIP. 131270212

iii

iv

DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar Daftar Isi Petunjuk Belajar IPS. VIII.2.5.12 IPS. VIII.2.5.13 IPS. VIII.2.5.14 IPS. VIII.2.6.15 IPS. VIII.2.6.16 IPS. VIII.2.7.17 IPS. VIII.2.7.18 IPS. VIII.2.7.19 IPS. VIII.2.7.20 Kepustakaan ................................................................................... ................................................................................... ................................................................................... Persiapan Kemerdekaan Indonesia ………………... Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ......................... Pembentukan Kelengkapan Negara Republik Indonesia …………………………………………… Hubungan dan Pranata Sosial ……………………… Pengendalian Sosial ………………………………... Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja ............................ Sistem Perekonomian Indonesia ............................... Pajak ......................................................................... Harga Pasar .............................................................. ................................................................................... iii v vii 1 15 31 47 63 75 105 145 163 182

v

vi

PETUNJUK BELAJAR

Buku ini memuat 9 (sembilan) modul untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII Semester 2. Modul ini harus Kamu pelajari dan selesaikan dalam jangka waktu satu semester, baik melalui kegiatan belajar di TKB (Tempat Kegiatan Belajar) maupun belajar di luar TKB. Dalam mempelajari modul ini supaya diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Belajar dengan modul keberhasilannya tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Kamu dalam memahami dan mematuhi langkah-langkah belajarnya. 2. Belajar dengan modul dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok, baik di TKB atau di luar TKB. 3. Langkah-langkah yang perlu Kamu ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut : a. Usahakan Kamu (bila memungkinkan) memiliki buku paket Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama. b. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat pada modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. c. Bila dalam mempelajari materi tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan temanteman yang lain. Dan bila inipun belum terpecahkan sebaiknya Kamu tanyakan pada Guru Pamong di TKB atau tulis dalam format kesulitan dan tunjukkan pada Guru bina pada waktu tatap muka. d. Setelah Kamu merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakan tugas-tugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis Kamu. e. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Dan bila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Kamu berhak mengikuti tes akhir modul yang diselenggarakan oleh Guru Bina atau Guru Pamong. f. Bila dalam tes akhir modul Kamu dapat mencapai nilai 65 Kamu dapat mempelajari modul berikutnya. 4. Urutan kegiatan di atas harus ditaati, agar Kamu lebih berhasil mempelajari modul ini.

Selamat Belajar!

vii

viii

IPS.VIII.2.5.12

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA

Penulis

:

Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: : :

Drs. Bambang Sumbogo, M.Si. Drs. Idham Khalik Saprudin, S.Pd Drs. S. Basry Siregar, M.Pd Dra. Corry Iriani, M.Pd Dra. Asih Priati S. Subandio Drs. warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
1

2

A. PENDAHULUAN

Selamat berjumpa siswa SMP Terbuka, semoga Kamu dalam keadaan sehat sejahtera dan senantiasa ada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Sekarang Kamu sudah memasuki Semester 2 kelas VIII tentunya kamu harus lebih giat belajar agar prestasimu terus meningkat dan bisa naik ke kelas IX. Sebelumnya saya mengucapkan selamat atas keberhasilanmu menyelesaikan semua modul pada Semester 1, sehingga Kamu bisa melanjutkan mempelajari modul Semester 2. Sekarang kamu akan mempelajari modul tentang Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang terbagi menjadi dua kegiatan yaitu : Kegiatan 1 : Tentang sidang-sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tentang proses penyusunan dasar Negara dan konstitusi

Kegiatan 2

:

Jika Kamu sudah selesai mempelajari seluruh kegiatan pada modul ini, mintalah tes akhir modul pada Bapak/Ibu guru. Jika Kamu sudah memperoleh nilai 65 atau lebih, berarti sudah tuntas belajar modul ini. Jika belum, maka pelajari lagi modul ini, supaya Kamu memperoleh nilai 65 atau lebih. Nah, selamat belajar, semoga berhasil.

3

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Peranan BPUPKI dan PPKI dalam Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia 1. Standar Kompetensi Memahami usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. 2. Kompetensi Dasar Menjelaskan proses persiapan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan arti penting sidang-sidang BPUPKI dan PPKI bagi persiapan kemerdekaan Indonesia .4. Materi Pokok 1. BPUPKI dan peranannya 2. PPKI dan peranannya 5. Uraian Materi Bagaimana aktivitas perjuangan kemerdekaan ? Ikutilah uraian berikut !

bangsa

Indonesia

dalam

mempersiapkan

a. BPUPKI dan peranannya 1) Pembentukan BPUPKI Pada tanggal 7 September 1944, Perdana Menteri Koiso Kuniaki di depan parlemen Jepang menyampaikan pidato yang isinya menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia di kemudian hari yang kemudian dikenal dengan Koiso Declaration. Apa maksud Perdana Menteri Koiso mengumumkan hal tersebut? Maksudnya adalah ingin meyakinkan rakyat Indonesia agar tetap bersedia membela Jepang dengan segala pengorbanannya dalam menghadapi Sekutu, karena sejak tahun 1943 Jepang sudah kalah Gambar 12.1 Perdana dalam tiap pertempuran melawan Sekutu . Namun Menteri Koiso kuniakli dalam janji tersebut tidak disebutkan kemerdekaan itu akan diberikan, melainkan hanya disebutkan di kemudian hari. Sebagai kelanjutan janji tersebut, maka pada tanggal 1 Maret 1945 diumumkan rencana pembentukan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritzu Jumbi Coosakai yang penyusunan anggotanya berlangsung lama karena terjadi tawar menawar antara pihak Indonesia dengan pihak Jepang. Akhirnya baru pada tanggal 28 Mei 1945, BPUPKI terbentuk. Badan ini diberi tugas untuk menyiapkan halhal yang berkaitan dengan ekonomi, politik dan pemerintahan sebagai persiapan untuk kemerdekaan Indonesia. 4

Anggota BPUPKI berjumlah 62 orang Indonesia ditambah 8 orang Jepang yang tidak memiliki hak suara. Sebagai ketuanya ditunjuk Dr. Rajiman Widyodiningrat sedangkan wakilnya terdiri dari dua orang yaitu RP. Suroso mewakili Indonesia dan Ichi Bangase mewakili pemerintah Jepang. Sebelum membaca uraian materi selanjutnya, coba kamu jawab pertanyaan berikut: - Apa maksud Jepang memberikan janji kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia ? - Apa tugas BPUPKI ? Cocokanlah jawabanmu dengan uraian materi di atas ! 2) Sidang-Sidang BPUPKI Selama berdirinya BPUPKI pernah melaksanakan 2 kali sidang yaitu: (1) Sidang tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 untuk merumuskan falsafah atau Dasar Negara. (2) Sidang tanggal 10-16 Juli 1945 untuk merumuskan rancangan UUD Dilihat dari persidangan-persidangan yang dilakukannya, BUPKI memiliki peranan penting dalam proses berdirinya Negara RI. Karena melalui siding-sidangnya, BPUPKI berhasil menyusun landasan-landasan penting yang diperlukan bagi Negara Republik Indonesia. Landasan-landasan tersebut adalah Pancasila sebagai dasar Negara dan rumusan Undang-Undang Dasar yang kemudian dikenal dengan nama UUD 1945. Setelah selesai melaksanakan tugasnya, BPUPKI dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945, dan sebagai penggantinya dibentuk PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Gambar.12.2 Ssuasana Sidang BPUPKI

b. PPKI dan peranannya PPKI bertugas melanjutkan pekerjaan BPUPKI dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelasanaan kemerdekaan atau pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada Indonesia. Sebagai ketuanya ditunjuk Ir. Soekarno, sedangkan wakil ketuanya Drs .Muhammad Hatta. 5

Dalam rangka meresmikan PPKI, Jenderal Terauchi mengundang Ir.Soekarno, Drs.Muhamad Hatta dan Dr. Radjiman Widyodiningrat ke Saigon Vietnam, pada tanggal 9 Agustus 1945. Dalam pidatonya, Terauchi menyatakan bahwa cepat atau lambatnya kemerdekaan dapat diberikan oleh Jepang tergantung pada cara kerja PPKI. Namun ternyata sebelum janji itu dilaksanakan, tanggal 15 Agustus 1945 Jepang telah menyerah tanpa syarat pada Sekutu. Dengan demikian Jepang tidak bisa menepati janji untuk memberikan kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia. PPKI memiliki peranan yang penting, baik menjelang proklamasi maupun pada awal kemerdekaan .Diantaranya, saat menjelang proklamasi kemerdekaan PPKI berperan dalam perumusan teks Proklamasi Kemerdekaan. Sedangkan pada awal kemerdekaan PPKI berperan besar dalam penyusunan pemerintahan dan kelengkapan Negara.

Kosakata Negara Sekutu Falsafah negara = Amerika Serikat dan kawan-kawan = dasar negara

Rangkuman Pada pertengahan tahun 1945, Jepang mulai mendesak dalam perang Pasifik. Untuk mencari simpati rakyat Indonesia, kemudian Jepang mencoba dengan berbagai cara diantaranya memberi janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia di kemudian hari. Untuk itu, maka Jepang membentuk organisasi-organisasi yang dipandang perlu dalam persiapan kemerdekaan tersebut antara lain : 1. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dalam bahasa Jepang disebut Dokuritzu Jumbi Cosakai yang diketuai Dr. Rajiman Wedyodinigrat yang dibentuk tanggal 28 Mei 1945. Dengan tugas-tugas mengumpulkan bahan-bahan penting tentang ekonomi, politik dan pemerintahan sebagai persiapan untuk kemerdekaan Indonesia. 2. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dalam bahasa Jepangnya disebut Dokuritzu Jumbi Iinkai yang dibentuk untuk menggantikan BPUPKI, dengan ketuanya Ir. Soekarno dan wakilnya Dr. Mohammad Hatta. Tugas PPKI adalah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan karena akan diadakan pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada Indonesia tetapi tidak disebutkan waktunya secara tepat. 6. Tugas 1 1. Mengapa pada tahun 1945 Jepang memberi janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia? 2. Jelaskan Tugas BPUPKI ? 3. Jelaskan peranan BPUPKI dalam proses terbentuknya Negara 4. Sebutkan dua sidang BPUPKI dan tujuan dari masing-masing sidang tersebut. 5. Jelaskan peranan PPKI pada awal kemerdekaan Indonesia !

6

Kegiatan 2

: Proses Penyusunan Dasar Negara dan Konstitusi

1. Standar Kompetensi Memahami usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. 2. Kompetensi Dasar Menjelaskan proses persiapan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapain Kompetensi a. Menjelaskan secara kronologis proses penyusunan dasar dan konstitusi negara untuk negara Indonesia. b. Mendeskripsikan perbedaan dan kesepakatan yang muncul dalam sidang-sidang BPUPKI dan PPKI. 4. Materi Pokok a. Proses Penyusunan Dasar dan Konstitusi Negara b. Perbedaan pendapat dan kesepakatan yang muncul dalam sidang-sidang BPUPKI dan PPKI 5. Uraian Materi a. Proses Penyusunan dasar Negara dan Konstitusi Negara Indonesia. Seperti telah dikemukakan bahwa tugas BPUPKI adalah mempersiapkan hal-hal penting tentang politik dan pemerintahan sebagai persiapan kemerdekaan Indonesia. Hal penting yang harus dipersiapkan untuk mendirikan negara Indonesia adalah Dasar Negara dan Konstitusi Negara. Untuk merumuskan dua hal tersebut BPUPKI mengadakan beberapa kali sidang, yaitu: 1) Sidang tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 Pada tanggal 29 Mei 1945 sidang dimulai dengan kegiatan utama adalah untuk merumuskan dasar falsafah negara Indonesia merdeka.. Pada sidang tersebut ada tiga orang yang menyampaikan usul rumusan dasar Negara, yaitu: Muhammad Yamin, yang mengusulkan lima dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu : (2) Peri Kebangsaan (3) Peri Kemanusiaan (4) Peri Ketuhanan (5) Peri Kerakyatan (6) Kesejahteraan Rakyat Selanjutnya pada sidang tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Soepomo juga mengusulkan lima dasar negara Indonesia merdeka, yaitu : (1) Persatuan (2) Kekeluargaan (3) Mufakat dan demokrasi (4) Musyawarah (5) Keadilan sosial Ir. Soekarno pada sidang tanggal 1 Juni 1945 mengusulkan lima dasar negara Indonesia Merdeka yang atas petunjuk rekannya “seorang ahli bahasa” kelima dasar tersebut diberi nama Pancasila, yaitu : 7

(1) (2) (3) (4) (5)

Kebangsaan Indonesia Internasionalisme dan Perikemanusiaan Mufakat dan Demokrasi Kesejahteraan Sosial Ketuhanan Yang Maha Esa

Untuk membahas lebih lanjut usulan-usulan rumusan dasar negara tersebut, BPUPKI membentuk panitia khusus yang beranggotakan 9 orang. Panitia khusus ini dikenal dengan Panitia Sembilan. Adapaun anggotanya adalah: Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, K.H. Wahid Hasyim, Abdul Kahar Muzakir, Mr. A.A Maramis, Abikusno Cokrosuyoso, H. Agus Salim, Mr. Ahmad Subarjo dan Muhamad Yamin. Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan mengadakan sidang untuk merumuskan dasar negara berdasarkan rumusan yang diusulkan pada sidang sebelumnya. Akhirnya Panitia Sembilan berhasil merumuskan dokumen penting berisi rumusan dasar Negara Indonesia, yaitu diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Cahrter. Isi dari Piagam Jakarta tersebut terdiri dari 4 alinea menggambarkan maksud dan tujuan didirikan Negara Indonesia. Pada alinea ke 4 tercantum rumusan dasar Negara yang disebut Pancasila. Sebelum membahas uraian selanjutnya, coba kamu jelaskan kembali hal-hal berikut : (1) Maksud diselenggarakannya Sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 (2) Apa yang berhasil dirumuskan oleh Panitia sembilan pada tanggal 22 Juni 1945 ? Cocokan penjelasanmu dengan isi uraian materi di atas ! 2) Sidang tanggal 10-16 Juli 1945 Sidang bertujuan merumuskan konstitusi atau Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang akan diproklamasikan. Untuk merumuskan rancangan UndangUndang Dasar BPUPKI membentuk sebuah panitia yang diberi nama Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar, yang diketuai oleh Mr. Supomo. Setelah bekerja keras akhirnya pada tanggal 14 Juli 1945 Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar berhasil menyelesaikan tugasnya. Pada akhir sidang tanggal 16 Juli 1945 BPUPKI menyepakati rancangan UndangUndang Dasar yang akan digunakan sebagai Konstitusi Negara Indonesia yang akan didirikan. Dalam sidang tersebut juga disepakati Piagam Jakarta dijadikan sebagai pembukaan UUD tersebut diatas. Coba kamu jelaskan apa maksud diselenggarakannya Sidang BPUPKI tanggal 10-16 Juli 1945 ! Cocokan penjelasanmu dengan uraian materi di atas b. Perbedaan dan Kesepakatan yang Muncul dalam sidang BPUPKI dan PPKI Kegiatan sidang BPUPKI dan PPKI, diwarnai dengan beberapa perbedaan pendapat. Hal itu wajar terjadi, karena jumlah anggota BPUPKI dan PPKI cukup banyak dan masing-masing mempunyai pendapat atau keinginan. Namun demikian adanya perbedaan pendapat tidak berarti harus bercerai berai, yang terpenting adalah bagaimana mencari jalan keluar dari perbedaan tersebut, sehingga diperoleh kesepakatan yang memuaskan semua pihak, dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. 8

Dalam sidang BPUPKI I 29 Mei sampai 1 Juni 1945, perbedaan pendapat diantara tokoh-tokoh pergerakan kebangsaan mulai muncul, yaitu ketika akan merumuskan Dasar negara Indonesia. Pada waktu itu ada tiga tokoh Nasional yang mengusulkan rancangan rumusan dasar negara Indonesia yaitu Mohamad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo dan Ir. Soekarno. Bagaimana usulan masing-masing tokoh tersebut, sudah dibahas pada uraian terdahulu. Untuk membahas usulan-usulan tersebut, maka dibentuklah Panitia Sembilan. Panitia ini kemudian melaksankan sidang pada tanggal 22 Juni dan menghasilkan kesepakatan yang berupa Piagam Jakarta, yang didalamnya terdapat rumusan dasar Negara yang disebut Pancasila. Adapun rumusan Pancasila menurut piagam Jakarta adalah: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. 2) Kemanusiaan yang adil dan Beradab 3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam permusyawaratan Perwakilan 5) Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Perhatikan dengan seksama rumusan Pancasila sekarang? sila pertama! Samakah dengan isi

Akhirnya dengan semangat persatuan dan kesatuan, hasil kerja Panitia Sembilan disepakati oleh seluruh anggota BPUPKI dalam sidangnya yang kedua tanggal 10 sampai 16 Juli 1945. Setelah Proklamasi Kemerdekaan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945, PPKI melakukan sidang sebagai tindak lanjut atas proklamasi kemerdekaan tersebut. Sidang dilaksanakan satu hari setelah proklamsi Kemerdekaan Indonesia, yaitu tanggal 18 Agustus 1945. Dalam sidang PPKI tersebut ditetapkan UndangUndang Dasar Negara Indonesia. Menjelang pelaksanaan sidang PPKI tersebut Moh. Hatta didatangi oleh orang yang mengatasnamakan wakil masyarakat dari Indonesia Timur, yang penduduknya banyak non muslim. Utusan tersebut menyatakan keberatan terhadap isi Sila Pertama dalam Piagam Jakarta. Apabila sila tersebut tidak diubah, maka masyarakat Indonesia Timur yang diwakilinya akan memisahkan diri dari Republik Indonesia. Muhammad Hatta kemudian menemui tokoh-tokoh Islam, diantaranya Tengku Muhamad Hasan, Abikusno Cokrosuyoso dan lain-lain. Beliau kemudian menyampaikan permintaan utusan salah satu kelompok masyarakat Indonesia timur tersebut. Para tokoh Islam yang ditemui Muhammad Hatta dengan lapang dada, demi persatuan, kesatuan dan keutuhan negara dan Bangsa Indonesia, menyatakan tidak keberatan jika isi sila pertama dalam piagam Jakarta diubah dengan menghapus tujuh kata di belakang kalimat Ketuhanan Yang Maha Esa. Akhirnya dalam sidang PPKI I tanggal 18 Agustus 1945 disepakatilah perubahan Piagam Jakarta mengenai sila pertama Pancasila yang semula Ketuhanan Yang Maha Esa dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi para 9

Pemeluknya, menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Piagam Jakarta dijadikan sebagai Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang kemudian disebut Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945). Peristiwa-peristiwa di atas menggambarakan kepada kita betapa pentingnya semangat persatuan dan kesatuan dalam menyelesaikan berbagai perbedaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sesulit dan seberat apapun persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia akan dapat diselesaikan bila di dalam jiwa setiap warganya tertanam jiwa persatuan dan kesatuan. Selain itu keutuhan bangsa dan negara akan tetap terjaga bila semua komponen bangsa baik rakyat maupun pemimpinnya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Setelah kamu membaca uraian materi di atas, coba kamu jelaskan apa yang menyebabkan perbedaan-perbedaan pendapat dalam sidang BPUPKI dan PPKI dapat dengan cepat diselesaikan ? Cocokan penjelasanmua dengan jawaban berikut ! Perbedaan-perbedaan pendapat dalam siding BPUPKI dan PPKI dapat cepat diselesaikan, karena para pemimpin bangsa kita waktu itu sangat mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan.

Gambar 12.3 Sidang Panitia Penyidik Kemerdekaan Iondonesia (PPKI) Kosakata Fokus : Falsafah negara : Batang tubuh UUD :

sasaran/arah dasar negara bagian dari UUD yang berisi bab, pasal, ayat

Rangkuman BPUPKI dan PPKI memiliki peran besar dalam proses terbentuknya Negara Republik Indonesia. Dalam hal ini BPUPKI melalui siding-sidangnya berhasil menciptakan 10

landasan-landasan yang penting bagi berdirinya Negara . Sedangkan PPKI berperan besar dalam pelaksanaan kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan dan kelengkapan Negara pada awal kemerdekaan. Meskipun dalam siding BPUPKI dan PPKI muncul perbedaan-perbedaan pendapat, namun dengan semangat persatuan dan kesatuan perbedaan-perbedaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Tokoh-tokoh nasional pada waktu itu sangat mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Hal itu dilakukan demi tercapainya cita-cita mewujudkan Negara Indonesia merdeka. 6. Tugas 2 1. Jelaskan dengan singkat proses perumusan dasar Negara Indonesia oleh BPUPKI setelah muncul beberapa usul dari tokoh-tokoh nasional! 2. Sebutkan tokoh-tokoh yang mengusulkan konsep, rumusan Dasar Negara! 3. Jelaskan apa yang dibahas pada sidang BPUPKI tanggal 10-16 Juli 1945! 4. Jelaskan dengan singkat proses perumusan UUD Negara Indonesia! 5. Jelaskan apa yang menyebabkan perbedaan-perbedaan pendapat pada sidangsidang BPUPKI dan PPKI mudah diselesaikan?

11

C. PENUTUP Setelah selesai mengerjakan latihan dan tugas-tugas dari modul ini, Kamu harus membaca lagi sebelum mengikuti tes akhir modul supaya hasil tes akhir modul nanti Kamu mendapat hasil lebih baik lagi. Kalau tes akhir modul sudah mendapat hasil 65 atau lebih, Kamu boleh meneruskan pelajaran modul berikutnya. Tapi kalau belum, pelajarilah kembali modul ini sampai hasilnya baik. Di rumah Kamu harus membaca modul dan buku-buku lain yang ada hubungannya dengan modul yang Kamu pelajari. Dan jangan lupa membantu orang tua serta beribadah menurut agama dan kepercayaanmu masing-masing. Selamat Belajar!

12

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 : 1. Agar bangsa Indonesia mau membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya melawan Sekutu, karena sejak tahun 1943 Jepang selalu kalah dalam tiap pertempuran melawan Sekutu. 2. Mengumpulkan atau mempersiapkan bahan-bahan penting untuk persiapan kemerdekaan Negara Indonesia. 3. BPUPKI berperan dalam menyusun landasan-landasan penting bagi berdirinya negara Rrepublik Indonesia. 4. - Sidang I tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 untuk merumuskan dasar Negara - Rapat Panitia Sembilan tanggal 10-22 Juni 1945 untuk menetapkan Piagam Jakarta yang di dalamnya terdapat rumusan dasar negara (Pancasila) - Sidang II tanggal 10-16 Juli 1945 untuk merumuskan UUD 5.. PPKI berperan dalam menyusun pemerintahan dan kelengkapan Negara RI Tugas 2 1. - BPUPKI membentuk panitia khusus yang disebut Panitia Sembilan. - Pada tanggal 22 Juni 1945 Penitia Sembilan mengadakan sidang dan merumuskan Piagam Jakarta yang di dalamnya terdapat rumusan dasar Negara Pancasila. 2. Prof. Dr. Mr. Supomo. Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno. 3. Rumusan Undang-Undang Dasar atau Konstitusi Negara. 4. - Dibentuk Panitia Perancang UUD yang diketuai Ir. Soekarno. - Kemudian dibentuk Panitia Kecil Perancang UUD yang diketuai oleh Mr. Supomo. - Pada tanggal 16 Juli BPUPKI menyepakati rancangan UUD hasil kerja Panitia Kecil 5. Para pemimpin nasional mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

13

14

IPS.VIII.2.5.13

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Penulis

Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: Drs. Idham Khalik Drs. Bambang Sumbogo, M.Si Saprudin,S.Pd : Drs. H. Basri Siregar, M.Pd Dra.Corry Iriani,M.Pd : Dra. Asih Priati S. Subandio : Drs. Warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
15

16

A. PENDAHULUAN

Selamat jumpa siswa SMP Terbuka, bagaimana keadaanmu saat ini? Semoga Kamu senantiasa dalam keadaan sejahtera. Apabila Kamu telah menyelesaikan semua kegiatan dalam modul ini, Kamu akan mengetahui tentang kekalahan Jepang pada akhir Perang Dunia II. Disamping itu Kamu juga akan mengetahui peristiwa-peristiwa penting menjelang Proklamasi dan arti pentingnya Proklamasi bagi bangsa Indonesia. Untuk mencapai tujuan di atas, Kamu harus menyelesaikan dua kegiatan belajar. Dalam kegiatan 1, Kamu mempelajari tentang peristiwa-peristiwa penting menjelang Proklamasi. Sedangkan dalam kegiatan 2 kamu akan mempelajari peristiwa pernyataan proklamasi kemerdekaan serta upaya-upaya menyebarluaskannya Waktu untuk menyelesaikan modul ini adalah 4 x 40 menit. Gunakanlah waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan lupa kerjakan latihan dan tugas-tugasnya dengan teliti. Untuk lebih memantapkan pemahanmu terhadap materi pelajaran dalam modul ini, cobalah Kamu baca buku-buku sejarah yang berkaitan dengan topik dalam modul ini. Buku yang sebaiknya kamu baca di antaranya IPS atau Sejarah untuk kelas VIII Bila Kamu menemukan kesulitan sebaiknya Kamu diskusikan dengan teman-temanmu atau tanyakan kepada gurumu! Nah, sekarang mulailah mempelajari materi pelajaran dalam modul ini. Selamat belajar !

17

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Peristiwa-Peristiwa Penting Sekitar Proklamasi 1. Standar Kompetensi Usaha persiapan Kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitara proklamasi dan proses terbentuknya Negara kesatuan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan peristiwa-peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan. 4. Materi Pokok Peristiwa-peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan. 5. Uraian Materi Peristiwa-peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan : a. Peristiwa Rengasdengklok. Dalam Modul sebelumnya, sudah dibahas tentang pembentukan PPKI yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Coba Kamu ingat kembali siapa yang menjadi ketua dan wakil ketuanya? Ya, Ir. Soekarno sebagai ketua dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakilnya. Pada waktu itu kedudukan Jepang sudah terdesak. Pada tanggal 9 Agustus 1945 Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Dr. Rajiman Widyodiningrat dipanggil ke Saigon untuk menghadap panglima tertinggi pasukan Jepang untuk wilayah selatan, yaitu Jenderal Terauchi Hasaichi. Pada tanggal 14 Agustus 1945, ketiga tokoh tersebut kembali menuju Jakarta. Bersamaan dengan tibanya Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Dr. Rajiman Widyodinigrat di Jakarta tanggal 15 Agustus 1945, tersebar berita bahwa Jepang menyerah kepada Sekutu. Berita tersebut telah diketahui oleh sebagian pemimpin Indonesia terutama pemimpin-pemimpin pemuda. Ketika Ir. Soekarno dan Moh. Hatta tiba di Jakarta para pemuda langsung menemuinya dan meminta agar kedua tokoh ini segera memproklamasikan kemerdekaan. Namun ternyata Ir. Soekarno dan Moh. Hatta belum bersedia melakukannya. Apakah yang menjadi alasannya? Ir. Soekarno dan Moh. Hatta ingin menunggu janji Jepang dan membicarakan masalah proklamasi ini di dalam rapat PPKI terlebih dahulu. Mengapa demikian? sebab mereka tidak mau melepaskan tanggungjawab sebagai ketua dan wakil ketua PPKI. Rupanya para pemuda tidak sependapat dengan Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Para pemuda menginginkan agar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia segera dilakukan tanpa campur tangan Jepang. Perbedaan pendapat tersebut menimbulkan perdebatan antara para pemuda dengan Sukarno - Hatta (Golongan tua). 18

Pada malam hari tanggal 15 Agustus 1945, para pemuda mengutus dua orang pemuda yang bernama Wikana dan Darwis untuk mencoba kembali mendesak Bung Karno dan Bung Hatta agar memproklamasikan kemerdekaan malam itu juga. Namun Bung Karno dan Bung Hatta tetap berpegang teguh pada pendiriannya, bahwa masalah proklamasi kemerdekaan akan dirapatkan dahulu dalam PPKI. Akibat perbedaan pendapat tersebut, pada tanggal 16 Agustus 1945 sekitar pukul 04.00 dini hari Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dibawa ke Rengasdengklok. Apa maksud para pemuda membawa kedua tokoh tersebut ke Rengasdengklok? Ya tujuan para pemuda adalah untuk mengamankan kedua tokoh pimpinan tersebut agar tidak mendapat tekanan atau pengaruh tentara pendudukan Jepang. Di manakah letak daerah tersebut? Daerah tersebut merupakan kota kecil yang berada di sebelah utara kota Kerawang, propinsi Jawa Barat. Perhatikan gambar peta di bawah ini!

Gambar 13.1 Rute perjalanan para pemuda dalam peristiwa Rangasdengklok

Keberangkatan Sukarno - Hatta ke Rengasdengklok dikawal oleh Sukarni, Yusuf Kunto dan Syodanco Singgih. Rengasdengklok dipilih sebagai tempat untuk mengamankan Sukarno-Hatta, karena daerah tersebut dianggap aman dan telah dikuasai oleh tentara PETA di bawah pimpinan Cudanco Subeno. Pasukan PETA tersebut telah mengambil alih kekuasaan dari pasukan Jepang. Rombongan pemuda tersebut tiba di Rengasdengklok pada pagi hari tanggal 16 Agustus 1945. Di sana Sukarno Hatta ditempatkan di sebuah rumah penduduk keturunan Cina. Sementara itu di Jakarta terjadi perundingan antara para pemuda dengan Mr. Ahmad Subarjo selaku wakil golongan tua. Siapakah Mr. Ahmad Subarjo itu? Mr. Ahmad Subarjo menjabat sebagai penasehat dalam PPKI. Dalam perundingan tersebut dicapai kata sepakat bahwa proklamasi harus dilaksanakan di Jakarta. Pada sore harinya tanggal 16 Agustus 1945 Mr. Ahmad Subarjo datang ke Rengasdengklok dan mendesak para pemuda agar membawa Ir. Soekarno dan Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Setelah ada jaminan bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan keesokan harinya tanggal 17 Agustus 1945, selambat-lambatnya jam 19

12.00, maka para pemuda bersedia membawa kedua tokoh tersebut kembali ke Jakarta. Pada sore hari itu juga para pemuda membawa Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta didampingi oleh Mr. Ahmad Subarjo untuk melakukan persiapan menjelang dilaksanakannya Proklamasi kemerdekaan. Nah, itulah salah satu peristiwa yang cukup penting yang terjadi menjelang proklamasi. Sebelum melanjutkan para uraian berikut, coba Kamu simpulkan apa yang melatarbelakangi kejadian peristiwa Rengasdengklok? Dapatkah Kamu menyimpulkannya? Coba bandingkan kesimpulan dengan jawaban berikut. Terjadinya peristiwa Rengasdengklok dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda dalam menentukan waktu dan tempat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. b. Penyusunan Teks Proklamasi Di atas sudah dikemukan pada sore hari tanggal 16 Agustus 1945 para pemuda membawa Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Nah, setibanya di Jakarta pada malam harinya mereka langsung melakukan persiapan pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan. Pada malam itu juga dikumpulkan anggota PPKI dan para pemimpin pemuda untuk membicarakan persiapan Proklamasi. Adapun tempat yang digunakan untuk pertemuan tersebut adalah rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Meiji Dori (sekarang Jl.Imam Bonjol) No. 1 Siapakah Laksamana Maeda itu? Ia adalah kepala perwakilan Angkatan Laut Jepang di Jakarta. Atas permintaan Mr. Ahmad Subarjo, Laksamana Maeda mengijinkan rumahnya dijadikan tempat pertemuan untuk mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di rumah laksamana Maeda tersebut disepakati agar SukarnoGambar 13.2.Laksamana Hatta menemui Mayjen Nishimura (Kepala Tadashi Maeda Pemerintahan Umum Angkatan Darat Jepang) untuk menjajagi sikap resmi Jepang terhadap rencana proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ternyata Nishimura memegang teguh prinsip Statusquo bahwa tidak boleh ada perubahan apapun di Indonesia sampai pasukan sekutu dating ke Indonesia. Jepang hanya akan menyerahkan kekuasaan kepada Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta kembali ke rumah Maeda dan mengadakan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut para pemimpin menghasilkan kesepakatan bahwa proklamasi kemerdekaan tetap dilasanakan dengan atau tanpa persetujuan Angkatan Darat Jepang Pertemuan dilanjutkan untuk membahas perumusan teks proklamasi. Para peserta rapat sepakat bahwa perumusan teks proklamasi dipercayakan kepada Sukarno, Moh Hatta dan Ahmad Subarjo. Maka ketiga tokoh itu pun merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. 20

Gambar 13.3 Gedung tempat teks Proklamasi Dirumuskan (Jl. Imam Bonjol No.1 Jakarta)

Setelah selesai dirumuskan, konsep teks Proklamasi dibacakan di hadapan anggota PPKI dan para pemuda yang hadir. Setelah dibacakan timbul persoalan, siapa yang sebaiknya menandatangani teks Proklamasi tersebut. Namun persoalan itu pun akhirnya segera terpecahkan setelah salah seorang pemimpin pemuda yang bernama Sukarni mengusulkan agar teks Proklamasi itu ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama Bangsa Indonesia . Usul tersebut diterima oleh seluruh hadirin. Akhirnya konsep teks tersebut diketik oleh Sayuti Melik dan kemudian ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta Teks Proklamasi inilah yang merupakan Teks Proklamasi yang otentik (asli). Selain merumuskan teks proklamasi, pada rapat malam itu juga diputuskan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan dibacakan di tempat kediaman Ir. Soekarno yaitu di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (sekarang namanya Jalan Proklamasi).

21

Gambar 13.4 Konsep Teks Proklamasi

Gambar 13.4 Teks Proklamasi otentik

Coba Kamu bandingkan antara Naskah Proklamasi yang otentik dengan konsepnya! Apakah ada perbedaan? Coba Kamu teliti perbedaan tersebut! Ya, ada tiga perbedaan yaitu : 1. tempoh menjadi tempo 2. Djakarta, 17-8 –’05 menjadi Djakarta , hari 17 boelan 8 tahoen 05 3. Wakil-wakil bangsa Indonesia menjadi Atas nama bangsa Indonesia. Pada naskah Teks proklamasi tertulis tahun 05, maksudnya ialah tahun Jepang 2605, sebab pada zaman penjajahan Jepang di Indonesia digunakan tahun Jepang Tahun Jepang 2605 sama dengan tahun 1945. Rangkuman Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu tanpa syarat tanggal 14 Agustus 1945, terjadi perbedaan pendapat antara Golongan Tua dan Golongan Muda. Golongan Muda menginginkan agar proklamasi segera dilakukan tanpa melibatkan PPKI. Sedangkan golongan Tua menginginkan agara proklamasi kemerdekaan dirapatkan terlebih dahulu dalam PPKI. Perbedaan pendapat di atas menyebabkan terjadinya peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok dengan maksud agara kedua tokoh tersebut terlepas dari tekanan dan pengaruh Jepang. Perbedaan pendapat akhirnya dapat diselesaikan. Akhirnya persiapan proklamasi kemerdekaan dilanjutkan dengan merumuskan teks Proklamasi. Nah sebelum melanjutkan untuk membaca materi selanjutnya, kerjakanlah tugas berikut ini 6. Tugas 1 1. Jelaskan perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda mengenai proklamasi kemerdekaan ! 2. Jelaskan latar belakang terjadinya Peristiwa Rengasdengklok ! 3. Apa alasan para pemuda membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok? 4. Jelaskan bagaimana proses dirumuskannya Teks Proklamasi!

22

Kegiatan 2 : Pembacaan Proklamasi dan Penyebarluasannya 1. Standar Kompetensi Memahami usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. 2. Kompetensi Dasar Menjelaskan proses persiapan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan peristiwa pernyataan proklamasi kemerdekaan dan penyebarluasannya ke berbagai daerah. 4. Materi Pokok a. Pernyataan Proklamasi Kemerdekaan b. Penyebarluasan berita Proklamasi ke berbagai daerah. c. Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945

5. Uraian Materi a. Pernyataan Proklamasi Kemerdekaan Setelah para pemimpin bangsa Indonesia bekerja keras untuk merumuskan teks proklamasi sampai dinihari, maka pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1945 tibalah saatnya teks Proklamasi tersebut akan dibacakan. Bagaimana peristiwa detik-detik proklamasi tersebut berlangsung ? Sejak pagi hari tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Ir. Soekarno, Jalan Pengangsaan Timur No. 56 Jakarta telah dilakukan persiapan-persiapan untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada waktu itu sekitar 1.000 orang telah hadir untuk menyaksikan peristiwa yang sangat penting.

Gambar13.5 Rumah bung Karno, tempat memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia di Jl. Proklamasi 56 Jakarta,

Pada pukul 10.00 waktu Indonesia bagian Barat, upacara pembacaan teks proklamasi pun dimulai. Latief Hendraningrat bertindak sebagai pemimpin upacara. Ia pun menyiapkan peserta upacara. Selanjutnya Ir. Sukarno, dengan didampingi oleh Drs.Moh.Hatta maju ke depan untuk membacakan teks proklamasi. Teks proklamasi dibacakan oleh Ir.Soekarno. 23

Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia Soekarno/Hatta Dengan penuh kekhidmatan rakyat yang hadir , menyimak pembacaan teks proklamasi tersebut. Setelah teks proklamasi dibaca, dikibarkanlah Sang Saka Merah Putih Bendera Merah Putih itu dijahit oleh Fatmawati, istri Soekarno.

Gambar 13.6 Ir. Soekarno didampingi Drs.Moh Hatta memperoklamasikan kemerdekaan Indonesia

Gambar 13.7 Pengibaran Sang Sangka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta

24

b. Penyebarluasan Berita Proklamasi Berita tentang proklamasi kemerdekaan segera tersebar ke seluruh Jakarta. Kemudian pada hari itu juga tanggal 17 Agustus 1945 berita tentang proklamasi ini disebarluaskan ke seluruh Indonesia melalui radio. Bagaimana caranya ? Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan, pada waktu itu juga teks proklamasi tersebut sampai ke tangan kepala bagian radio, kantor berita Jepang (Domei) yaitu Waidan B. Palanewen. Ia menerima teks itu dan seorang wartawan Domei bernama Syahrudin. Tesk proklamasi tersebut kemudian dibacakan dan disiarkan melalui radio. Ketika teks proklamasi itu sedang dibacakan, masuklah orang Jepang ke dakam studio radio tempat disiarkan berita proklamasi tersebut, ia mengetahui bahwa berita proklamasi telah tersiar melalui radio. Maka dengan marah-marah orang Jepang tersebut memerintahkan agar siaran tersebut dihentikan. Akan tetapi Waidan B. Palenewan memerintahkan kepda F. Wuz untuk terus menyiarkan berita. Berita proklamasi diulangi setiap setengah jam sampai pukul 16.00. Akibat penyiaran berita proklamasi di atas, maka pemerintah pendudukan Jepang memerintahkan agar pemancar di kantor Domei ditutup. Para pegawai radio tersebut dilarang masuk kantor. Namun, demikian para pemuda tidak menyerah begitu saja Mereka tidak kehilangan akal. Para pemuda kemudian membuat pemancar radio sendiri. Melalui pemancar radio buatan para pemuda inilah berita tentang proklamasi terus disiarkan. Di samping melalui radio, usaha menyebarkan berita proklamasi juga dilakukan melalui selebaran dan surat kabar dan berita dari mulut ke mulut. Dengan demikian berita proklamasi tersiar ke seluruh tanah air.

Gambar13.8 Surat kabar yang digunakan untuk menyebarluaskan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia

Peristiwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia . Meskipun hanya berlangsung dalam waktu singkat namun, peristiwa tersebut mengandung arti yang sangat penting dan membawa perubahan yang sangat besar dalam kehidupan bangsa Indonesia. 25

Di antara arti penting Proklamsi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia ialah : 1) Proklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya. 2) Dengan proklamasi berarti bangsa Indonesia mendapatkan kebebasan, untuk menentukan nasib sendiri sebagai bangsa yang berdaulat. 3) Proklamasi adalah “jembatan emas” untuk menuju masyarakat adil dan makmur. Coba Kamu pikirkan, bagaimana menurut pendapat Kamu “Apakah proklamasi itu merupakan tujuan akhir perjuangan bangsa Indonesia?” Tentu saja tidak, bukan ? Ya, cita-cita perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti sampai tercapainya proklamasi kemerdekaan. Cita-cita bangsa Indonesia yang lebih luhur adalah ingin menciptakan masyarakat adil dan makmur. Untuk mengenang peristiwa bersejarah ini, maka di halaman gedung Jalan Pegangsaan Timur No. 56, kini dibangun Tugu Peringatan Proklamasi. Sedangkan untuk mengenang jasa kedua tokoh Proklamator maka di tempat tersebut juga dibangun “ Monumen Proklamasi Soekarno-Hata”. Kedua tokoh Proklamator Kemerdekaan Indonesia ini oleh pemerintah kemudian diberikan gelar Pahlawan Proklamator. Nah, itulah peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang merupakan peristiwa yang sangat bersejarah dan mengandung arti yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Apa arti penting proklamasi bagi bangsa Indonesia ? Hal ini akan dibahas pada bagian selanjutnya. Selama bangsa Indonesia masih dijajah oleh bangsa asing, maka cita-cita untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur itu tidak mungkin tercapai. Penjajah merupakan jurang yang menghalangi bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya. Dengan diperolehnya kemerdekaan oleh bangsa Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945, maka kini terbuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, mencapai masyarakat yang adil dan makmur. c. Sidang PPKI 18 Agustus 1945 Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan selanjutnya para pemimpin bangsa Indonesia disibukkan dengan tugas baru. Tugas baru tersebut adalah menyusun tatanan kehidupan kenegaraan bagi bangsa Indonesia. Untuk tujuan itu, maka pada tanggal 18 Agustus 1945 diadakan sidang PPKI. Dalam sidang PPKI tersebut dikeluarkan tiga ketetapan, yaitu: 1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar yang dahulu telah disusun oleh BPUPKI. Undang-Undang Dasar inilah yang kemudian dinamakan UUD 1945. 2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil Presiden. 3. Selama masa peralihan, Presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional. Untuk itu maka pada tanggal 19 Agustus 1945 dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) Sementara itu untuk menjalankan roda pemerintahan Indonesia, maka dibentuklah Kabinet (Dewan Menteri) sebagai pembantu presiden dalam melaksanakan pemerintah Kabinet pertama ini terdiri dari 12 orang menteri yang masing-masing memimpin 26

departemen dan empat Menteri Negara. Kabinet ini merupakan Kabinet Presidentil, yaitu kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden. Kosakata Codanco Mikrofon Monument Otentik Rute : : : : : komando pasukan PETA alat pengeras suara bangunan yang mempunyai nilai sejaran (didirikan untuk memperingati suatu peristiwa bersejarah) asli atau sejati Jalan yang dilalui

Rangkuman Saat Jepang sudah hampir kalah dalam Perang Asia Timur Raya, bangsa Indonesia berusaha dengan keras mempersiapkan kemerdekaan. Para pemuda yang bekerja di kantor berita Domei yang pertama mengetahui Jepang teklah menyerah pada Sekutu, mendesak Sukarno-Hatta untuk memperoklamasikan kemerdekaan saat itu juga. Sementara itu golongan tua baru akan memperoklamasikan kemerdekaan setelah merapatkannya dengan PPKI. Walaupun terjadi perbedaan pendapat antara golongan pemuda dengan golongan tua tentang waktu untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, akhirnya dengan tekad perjuangan dan semangat persatuan yang kuat segala permasalahan dapat diselesaikan dengan baik. Dengan demikian Proklamasi Kemerdekaan pun dapat diselesaikan dengan baik. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, dilaksanakan dalam keadaan serba sederhana dan hanya berlangsung kurang dari 1 jam, Namun, upacara tersebut hikmat dan memberi arti yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mengandung makna yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, arti penting ini diantaranya : proklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia, Proklamasi merupakan tanda dimulainya kehidupan yang merdeka bagi bangsa Indonesia dan Proklamasi kemerdekaan merupakan jembatan emas untuk menuju masyarakat adil dan makmur. Untuk menyusun tatanan kehidupan kenegaraan bagi bangsa Indonesia yang baru merdeka maka PPKI mengadakan sidang. Adapun hasil sidang tersebut adalah mengesahkan UUD, memilih dan mengangkat Ir Sukarno sebagai presiden dan Drs.Moh Hatta sebagai wakil presiden, serta menetapkan suatu komite nasional yang bertugas membantu presiden sebelum terbentuknya DPR. 6. Tugas 2 Kerjakan tugas-tugas di bawah ini dengan benar pada buku catatanmu. 1. Jelaskan mengenai tempat dan waktu pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia? 2. Jelaskan usaha para pemuda untuk menyebarluaskan berita tentang terjadinya proklamasi kemerdekaan Indonesia! 3. Jelaskan tiga makna penting proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia! 4. Apa tujuan dilaksanakannya sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945!

27

C. PENUTUP

Selamat saya ucapkan kepada Kamu yang telah menyelesaikan modul IPS.VIII.2.5.13. semoga Kamu dapat memahami semua materi pelajaran yang terdapat dalam modul ini. Di dalam modul ini Kamu telah mempelajari bagaimana perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kembali kemerdekaannya. Kemerdekaan yang sudah demikian lama diperjuangkan oleh bangsa Indonesia akhirnya dapat tercapai berkat niat dan tekad yang sangat kuat dari para pejuang bangsa Indonesia, serta rahmat dari Allah SWT. Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia meskipun berlangsung dalam waktu yang sangat singkat dan dalam suasana yang sangat sederhana, namun peristiwa ini mengandung arti yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia. Dengan Proklamasi berarti bangsa Indonesia mendapat kebebasan dan Proklamasi Kemerdekaan merupakan jembatan emas bagi bangsa Indonesia untuk menuju cita-cita masyarakat adil dan makmur. Nah, setelah Kamu mempelajari bagaimana para pemimpin bangsa kita di masa lalu memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, hendaknya Kamu bisa mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut. Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ternyata dicapai dengan perjuangan yang sangat berat dan harus ditebus dengan pengorbanan jiwa yang tidak sedikit. Oleh karena itu, kita yang saat ini berada dalam alam kemerdekaan memiliki kewajiban untuk melanjutkan cita-cita para pejuang di masa lalu. Apa yang bisa Kamu lakukan pada saat ini untuk mengisi kemerdekaan ? Ya, tentu saja banyak sekali yang bisa Kamu lakukan untuk mengisi kemerdekaan. Di antaranya sebagai siswa SMP Terbuka belajar dan bekerjalah dengan tekun agar kelak Kamu pun bisa berjuang demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Kemudian setelah itu Kamu akan mempelajari modul berikutnya yaitu modul tentang pembentukan kelengkapan Negara Republik Indonesia.. Selamat menempuh tes akhir modul berikutnya, semoga berhasil.

28

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 : 1. Golongan muda menginginkan agar proklamasi kemerdekaan segera dilaksanakan tanpa campurtangan Jepang, sedangkan golongan tua menginginkan pelaksanaan proklamasi menunggu janji Jepang dan dirapatkan terlebih dahulu dalam PPKI 2. Adanya perbedaan pendapat antara Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dengan para pemuda mengenai waktu pelaksanaan Proklamasi. 3. Untuk mengamankan kedua tokoh tersebut dari tekanan dan pengaruh Jepang 4 Teks Proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Mooh. Hatta dan Mr. Ahmad Subarjo Setelah selesai dirumuskan kemudian dibacakan di depan hadirin Kemudian Teks Proklamasi di ketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.

Tugas 2 : 1. Dilaksankan di Jalan Pegansaan Timur No 56 Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10 pagi. 2. Para pemuda yang bekerja di kantor radio Jepang atau Kantor Berita Domei , secara diam-diam menyiarkan berita tentang proklamasi melalui radio Jepang. Penyebaran berita proklamasi juga dilakukan melalui surat kabar, dan dari mulut ke mulut. 3. Proklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia. Dengan proklamasi kemerdekaan berarti bangsa Indonesia memperoleh kebebasan. Proklamasi merupakan “jembatan emas” bagi bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

4. Untuk menyusun tatanan kehidupan kenegaraan bagi bangsa Indonesia.

29

30

IPS.VIII.2.5.14

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

PEMBENTUKAN KELENGKAPAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: : : :

Saprudin,S.Pd / Drs. Idham Khalik Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. Dra.Corri Iriani,M.Pd Dra. Asih Priati S. Subandio Drs. Warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
31

32

A. PENDAHULUAN

Pada modul sebelumnya telah dibicarakan mengenai perjuangan bangsa Indonesia sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sedangkan modul ini merupakan kelanjutan dari perjuangan bangsa Indonesia sekitar proklamasi, yaitu perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Adapun tujuan yang diharapkan setelah Kamu mempelajari modul ini ialah agar dapat menjelaskan peristiwa sekitar proklamasi dan menghargai perjuangan bangsa Indonesia dalam mewujudkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Materi pokok yang Kamu pelajari dari modul ini meliputi : • Pembentukan kelengkapan pemerintahan dan negara yang terdiri dari, pembagian wilayah Indonesia ke dalam 8 propinsi, 12 Departemen, pembentukan KNIP, PNI, BKR, Laskar Perjuangan, TKR dan TNI . Dukungan rakyat terhadap proklamasi kemerdekaan dan pemerintahan Republik Indonesia yaitu Peristiwa Rapat Raksasa di lapangan IKADA dan pernyataan Sri sultan Hamengkubuwono IX.

Waktu yang diperlukan dalam mempelajari Modul ini yaitu 4 x 40 menit termasuk tes akhir modul. Jumlah kegiatan belajar yaitu 2 kegiatan yang meliputi : 1. Penyusunan Kelengkapan pemerintahan 2. Dukungan rakyat terhadap pemerintahan RI di berbagai daerah Selamat belajar semoga kamu sukses.

33

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Penyusunan Kelengkapan Pemerintahan 1. Standar Kompetensi Memahami usaha persiapan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendeskripsikan peristiwa penyusunan kelengkapan pemerintahan dan negara pada awal kemerdekaan. 4. Materi Pokok Penyusunan kelengkapan pemerintahan Negara Republik Indonesia seperti telah dikemukakan pada modul sebelumnya. 5. Uraian Materi Pada tanggal 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) antara lain memilih Sukarno sebagai presiden dan Moh. Hattawakil presiden RI pertama. Untuk membantu melaksanakan tugas presiden dan wakil presiden perlu dibantu lembagalembaga Negara.Untuk itu maka pada tanggal 19 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang. Dalam sidang itu berhasil diputuskan hal-hal sebagai berikut: a. Pembentukan 12 Departemen Untuk mempermudah pelaksanaan tugas Presiden dan Wakil Presiden maka diperlukan pembantu-pembantu, oleh karena itu dibentuk departemen-departemen (kementerian). Pembentukan 12 departemen itu diputuskan dalam sidang yang dihadiri oleh presiden, wakil presiden, anggota PPKI, para cendekiawan dan pemuda.. Adapun ke-12 departemen yang dibentuk pada awal kemerdekaan Republik Indonesia ialah sebagai berikut : 1) Departemen Dalam Negeri - R.A.A. Wiranata Kusumah 2) Departemen Luar Negeri - Mr. Ahmad Subarjo 3) Departemen Kehakiman - Mr. Soepomo 4) Departemen Keuangan - Mr. A.A. Maramis 5) Departemen Kemakmuran - Ir. Surahman Tjokroadisuryo 6) Departemen Kesehatan - Dr. Boentaran Martoatmojo 7) Departemen Pengajaran - Ki Hajar Dewantoro Pendidikan dan Kebudayaan (PP dan K) 8) Departemen Sosial - Mr. Iwa Koesoema Soemantri 9) Departemen Pertahanan - Soepriyadi 10) Departemen Penerangan - Mr. Amir Syarifudin 11) Departemen Perhubungan - Abikusno Tjokrosujono 12) Departemen Pekerjaan Umum - Abikusno Tjokrosujono o Menteri Negara - Wachid Hasyim o Menteri Negara - Dr. M. Amir o Menteri Negara - Mr. R.M. Sartono o Menteri Negara - R. Otto Iskandardinata 34

Selanjutnya diangkat pula 1) Ketua Mahkamah Agung 2) Jaksa Agung 3) Sekretaris Negara 4) Juru Bicara Negara 5) Kepala Kepolisian Negara

-

Mr. Dr. Kusumah Atmadja Mr. Gatot Tarunawiharja Mr. A.G. Pringgodigdo Soekardjo Wirjo Pranoto Said Sukanto Tjokrodiatmojo

Gambar 14.1 Presiden bersama cabinet RI pertama

b. Pembagian wilayah Indonesia ke dalam 8 propinsi Untuk memudahkan pelaksanaan pemerintahan negara maka wilayah Republik Indonesia yang meliputi seluruh bekas jajahan Belanda, dibagi ke dalam 8 propinsi. Pembagian wilayah ini berdasarkan hasil sidang tanggal 19 Agustus 1945. Ke 8 propinsi itu masing-masing dikepalai oleh seorang Gubernur. Adapun ke 8 propinsi tersebut dan para gubernurnya adalah: 1) Propinsi Sumatera : Mr. Teuku Muhammad Hasan 2) Propinsi Jawa Barat : Sutarjo Kartohadikusumo 3) Propinsi Jawa Tengah : R. Panji Suroso 4) Propinsi Jawa Timur : R.A. Suryo 5) Propinsi Kalimantan : Ir. Pangeran Muh. Nur 6) Propinsi Sulawesi : Dr. G.S.S.J. Ratulangi 7) Propinsi Sunda Kecil : Mr. I. Gusti Ketut Puja 8) Propinsi Maluku (termasuk Irian Barat) : Mr. J. Latuharhary

Gambar 14.2. Peta Wilayah Republik Indonesia menurut Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945,

35

Sidang selanjutnya dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 1945. Pada sidang tersebut ditetapkan tiga hal . 1) Pembentukan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) Apa kalian tahu Komite Nasional Pusat (KNIP)? KNIP ialah Komite Nasional yang berfungsi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pada waktu itu belum terbentuk anggota DPR, karena belum ada pemilihan umum untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk sebagai anggota DPR. Selama belum ada anggota DPR hasil pemilihan umum, maka KNIP berfungsi/bertugas sebagai DPR. Yang terpilih sebagai ketua KNIP ialah Mr. Kasman Singadimejo 2) Pembentukan Partai Nasional Indonesia (PNI) Pada sidang PPKI tersebut PNI ditetapkan sebagai satu-satunya Partai di Indonesia. Keputusan tersebut menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan. Tokoh-tokoh partai politik menghendaki agar masyarakat diberi kebebasan untuk mendirikan Partai Politik. Akhirnya pada tanggal 3 Nopember 1945 pemerintah mengeluarakan maklumat Nomor X tentang pembentukan partai-partai politik. Maklumat itu diumumkan oleh wakil Presiden Muhammad Hatta. Maksudnya untuk memberikan kesempatan kepada rakyat Indonesia membentuk partai-partai politik. Sejak saat itu berbagai partai politik berdiri di Indonesia. Partai-partai politik yang secara resmi berdiri setelah dikeluarkan maklumat tersebut ialah: (1) MASYUMI (Majelis Syuro Indonesia) dipimpin oleh Dr. Soekiman Wirjosandjojo 7 Nopember 1945. (2) PKI (Partai Komunis Indonesia) dipimpin oleh Mr. Moh. Yusuf, 7 Nopember 1945 (3) PBI (Partai Buruh Indonesia) dipimpin oleh Nyono, 8 Nopember 1945. (4) PRJ (Partai Rakyat Jelata) dipimpin oleh Sutan Dewanis, 8 Nopember 1945 (5) PSI (Partai Sosialis Indonesia) dipimpin oleh Mr. Amir Syarifudin, 10 Nopember 1945 (6) PRS (Partai Rakyat Sosialis) dipimpin oleh Sutan Syahrir, 20 Nopember 1945 (7) PKRI (Partai Katolik Republik Indonesia) dipimpin oleh IJ Kasimo, 8 Desember 1945 (8) PERMAI (Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia) dipimpin oleh JB Assa, 8 Desember 1945 (9) PNI (Partai Nasional Indonesia) dipimpin oleh Sidik Djojo Sukarto, 29 Januari 1946. (10) Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dipimpin oleh Ds Probowinoto. 3) Pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) BKR dibentuk bersamaan dengan pembentukan KNIP, yaitu pada tanggal 19 November 1945. BKR dibentuk untuk menjadi Badan Keamanan Rakyat bersama dengan Komite Nasional. Orang-orang yang diangkat sebgai anggota BKR adalah para pemuda bekas anggota HEIHO, PETA, KNIL dan anggota-anggota badan semi militer lainnya. Mereka bergabung ke dalam BKR di daerah masing-masing. Mereka juga bersama-sama berjuang menegakkan kedaulatan Republik Indonesia. Selain BKR para pemuda juga membentuk laskar-laskar perjuangan. 36

Pada tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Sebagai Panglimanya diangkat Soepriyadi. Sedangkan Kepala Staf Umum TKR Oerip Seomoharjo. Sejak diangkat menjadi panglima TKR, Soepriyadi tidak muncul, akhirnya kedudukan Soepriyadi digantikan oleh Soedirman. Nama TKR kemudian berubah menjadi TRI. Pada tanggal 3 Juni 1947 TRI berubah menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum melanjutkan pada uraian materi selanjutnya, , coba kamu sebutkan hasilhasil sidang PPKI pada tanggal 19 dan 22 Agustus 1945! Cocokan jawabanmu , dengan penjelasan berikut: Hasil Sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945 : - Membagi wilayah Indonesia menjadi 8 propinsi - Membentuk 12 Departemen/kementerian Hasil Sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945 - Menetapkan pembentukan KNIP - Menetapkan Partai Nasional - Menetapkan pembentukan BKR Sampai di sini uraian kegiatan 1 Setelah mempelajari kegiatan ini Kamu harus dapat mengerjakan tugas 1. Selanjutnya pelajarilah kegiatan 2.

Kosakata Perlucutan senjata Departemen Komunis Maklumat = = = = pengambilan senjata dari pasukan yang kalah perang kementrian paham yang tidak mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa pengumuman

Rangkuman Setelah berhasil membentuk pemerintahan pada tanggal 18 Agustus 1945, selanjutnya dalam rangka melengkapi pemerintahan, PPKI mengadakan sidang pada tanggal 19 dan 22 Agustus 1945. Dalam sidang-sidang tersebut dibentuk lembaga-lembaga Negara yang akan membantu presiden dalam melaksanakan pemerintahan. Lembaga-lembaga yang dibentuk adalah Kabinet atau Dewan menteri yang terdiri dari 12 Departemen, pemerintah Daerah yang terdiri dari 8 Propinsi, KNIP yang berfungsi sebagai DPR sementara, Partai Nasional dan BKR. Dengan kelengkapan-kelengklapan tersebut, pemerintah dapat menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.

37

5. Tugas 1 Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat 1. Jelaskan fungsi KNIP! 2. Sebutkan 8 propinsi yang dibentuk pada awal kemerdekaan Republik Indonesia! 3. Siapa ketua : 1) Mahkamah Agung 2) Jaksa Agung 3) Kepolisian Negara 4. Sebutkan 12 departemen yang dibentuk pada tahun 1945! 5. Sebutkan 3 nama organisasi militer pada zaman penjajahan yang anggotaanggotanya bergabung ke dalam BKR!

38

Kegiatan 2 : Dukungan Rakyat terhadap Pemerintah RI di berbagai daerah.

1. Standar Kompetensi Memahami usaha persiapan kemerdekaan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitara proklamasi dan proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menjelaskan terjadinya peristiwa rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta. b. Menjelaskan isi pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX 4. Materi Pokok Dukungan rakyat terhadap proklamasi di berbagai daerah. 5. Uraian Materi a. Rapat Raksasa di lapangan Ikada Jakarta Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, sering terjadi bentrokanbentrokan antara para pemuda dengan pasukan Jepang. Penyebabnya antara lain: 2) Jepang berusaha mempertahankan status quo, sementara di pihak Indonesia berusaha menegakkan kedaulatan Republik Indonesia. 3) Para pemuda berusaha merebut senjata sebagai modal perjuangan selanjutnya. Untuk melaksanakan tujuan di atas, para pemuda di Jakarta bermasud mengadakan kegiatan pengerahan massa dalam suatu rapat raksasa di lapangan Ikada (Ikada adalah singkatan dari Ikatan Atletik Jakarta). Para pemuda merencanakan agar dalam rapat raksasa tersebut para pemimpin Bangsa Indonesia berbicara di hadapan rakyat. Para pemuda Jakarta yang dipelopori oleh Komite Van Aksi Menteng 31 kemudian melaporkan hal ini kepada Presiden. Pada prinsipnya presiden, wakil presiden dan para menteri menyetujui rencana para pemuda tersebut. Namun pada waktu itu ada suatu masalah yang harus dipikirkan masak-masak oleh pemerintah. Apakah yang menjadi masalah tersebut? Masalah yang harus dipikirkan oleh pemerintah pada waktu itu adalah bagaimana sikap pasukan Jepang seandainya rencana para pemuda itu dilaksanakan? Apakah mereka memusuhi pemerintah Indonesia? Meskipun Jepang sudah kalah dalam perang Pasifik dan menyerahkan kepada Sekutu, tetapi kekuatan pasukan Jepang di Indonesia masih utuh. Pada waktu itu Jepang telah menjadi alat Sekutu untuk mempertahankan status quo di Indonesia. Bila pasukan Jepang memusuhi pemerintah Indonesia, maka hal ini akan menimbulkan malapetaka yang besar. Rakyat yang berkumpul di lapangan Ikada akan berhadapan dengan pasukan Jepang. Masalah di atas kemudian dibicarakan di sidang kabinet di kediaman Presiden. Sidang ini berlangsung sampai dini hari tanggal 19 September 1945. Akan tetapi sidang ini tidak menghasilkan suatu keputusan yang bulat. Oleh karena itu kemudian ditangguhkan sampai pukul 10 pagi. 39

Pada pukul 10 pagi sidang di lanjutkan kembali bertempat di lapangan Banteng Barat. Dalam sidang kali ini para pemimpin pemuda meminta agar rapat tidak dibatalkan. Sementara itu pada waktu yang bersamaan, rakyat sudah berbondong-bondong membanjiri lapangan Ikada. Mereka sudah siap mendengarkan pidato para pemimpin bangsa Indonesia pada waktu itu. Situasi di lapangan Ikada pada waktu itu dalam keadaan sangat tegang. Hal tersebut disebabkan karena lapangan Ikada telah dijaga ketat oleh pasukan Jepang dengan bersenjata lengkap. Di samping itu Jepang juga mengerahkan tank-tanknya untuk menjaga lapangan tersebut. Keadaan yang sudah tegang seperti di atas, dapat menimbulkan bentrokan berdarah, antara pasukan Jepang dengan rakyat yang sudah berkumpul di lapangan Ikada. Hal ini sangat mungkin terjadi karena di satu pihak rakyat yang berkumpul tersebut sedang diliputi oleh perasaan yang bergelora dan penuh semangat untuk menyambut kemerdekaan, di lain pihak, pasukan Jepang meskipun sudah kalah perang, mendapat tugas baru untuk mempertahankan keadaan damai di Indonesia, dan menyerahkan Indonesia kepada Sekutu. Jadi mereka akan dianggap bersalah bila menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah Indonesia. Akhirnya sidang yang dilaksanakan pada jam 10 pagi tanggal 19 September 1945 memutuskan agar para pemimpin datang untuk berhadapan dengan rakyat. Hal ini dilakukan untuk meminta kesediaan mereka, agar mematuhi perintah-perintah para pemimpin. Selanjutnya memerintahkan kepada mereka agar bubar dan pulang kerumah masing-masing. Setelah keputusan di atas di sepakati maka Presiden dan wakil Presiden pergi ke lapangan Ikada. Apakah yang terjadi ketika Presiden dan wakil Presiden tiba di lapangan Ikada? Ternyata lapangan Ikada telah dipenuhi oleh massa yang melimpah ruah dengan membawa berbagai senjata tajam. Sementara itu tampak pula pasukan jepang sedang berjaga-jaga dengan membawa senjata lengkap. Mereka berdiri di samping tank-tanknya. Sebelum mobil Presiden dan wakil Presiden memasuki lapangan, nampak terjadi pembicaraan terlebih dahulu dengan komandan pasukan Jepang. Setelah itu mobil Presiden dan wakil Presiden diijinkan memasuki lapangan Ikada. Setibanya di lapangan Ikada, Presiden Soekarno langsung naik mimbar dan menyampaikan pidato singkat. Dalam pidato tersebut Presiden menyerukan agar rakyat percaya sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia, dengan jalan mamatuhi perintahperintah, tunduk dan disiplin. Setelah itu presiden memerintahkan kepada massa yang berkumpul pada waktu itu bubar dan pulang ke rumah masing-masing. Nah, bagaimana sikap rakyat setelah menerima perintah dari Presiden sebagai pemimpinya? Rakyat yang berkumpul di lapangan Ikada segera bubar dengan tertib. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Peristiwa ini menunjukkan bahwa rakyat patuh dan mendukung sepenuhnya pemerintahan Indonesia yang telah dibentuk. Peristiwa rapat raksasa tanggal 19 September 1945 di lapangan Ikada mengandung arti penting bagi Bangsa Indonesia, yaitu :

40

a) Sebagai perwujudan kewibawaan pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya. b) Walaupun rapat raksasa di lapangan Ikada hanya berlangsung beberapa menit, namun telah berhasil mempertemukan rakyat Indonesia dengan pemimpinnya. Hal ini telah memberikan kepercayaan dalam diri rakyat Indonesia akan kemampuannya sebagai bangsa yang merdeka untuk mengatur bangsa dan negaranya sendiri. Nah, itulah peristiwa rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta. Agar Kamu memperoleh gambaran yang lebih jelas, cobalah Kamu perhatikan gambar-gambar di bawah ini.

Gambar. 14.3 Rakyat Jakarta dan sekitarnya berkumpul di lapangan Ikada untuk mendengarkan para pemimpin Bangsa Indonesia berpidato. Sementara itu pasukan Jepang menjaga lapangan tersebutdengan ketat

Gambar 14.4 Pengibaran bendera merah putih dilapangan Ikada

41

Gambar 14.5 Presiden Soekarno menyampaikan pidato singkat dan meminta agar rakyat bubar dengan tertib dan kembali ke rumah masing-masing

b. Pernyataan Sultan Hamengkubuwono IX tanggal 5 September 1945 Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan mendapat sambutan yang positif dari rakyat di kota Yogyakarta. Tahukah Kamu di mana letak Yogyakarta itu ? Cobalah Kamu perhatikan peta di bawah ini !

Gambar 14.6 Peta Pulau Jawa Yogyakarta merupakan pusat kerajaan Islam yang cukup besar di Indonesia. Masih ingatkah Kamu apa nama kerajaan di daerah ini? Ya, kerajaan Islam yang ada di Yogyakarta adalah Kerajaan Mataram. Selama masa penjajahan Belanda, kekuasaan Pemerintah Kerajaan Mataram tetap diakui oleh pemerintah Belanda. Meskipun kekuasaan terebut semakin lama semakin dipersempit. 42

Pada tahun 1945 yang berkuasa di Karajaan Islam Mataram adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Bagaimana sikap Hamengkubuwono IX setelah terjadinya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia? Ternyata bukan hanya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya berdirinya Negara Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, bahkan ia mengintegrasikan wilayah kerajaan yang disebut Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat ke dalam wilayah Republik Indonesia. Hal tersebut dikemukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX tanggal 5 September 1945 Pada intinya menyatakan bahwa Negerinya Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai daerah istimewa dalam Negara Republik Indonesia.

Gambar 14.7 Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Adapun pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX secara lengkap adalah sebagai berikut. Kami Hamengkubuwono IX, Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat menyatakan : 0) Bahwa Negeri Ngayogyakarta yang bersifat kerajaan menjadi Daerah Istimewa dari negeri Republik Indonesia. 1) Bahwa kami kepala daerah memegang kekuasaan negeri Ngayogyakarta Hadningrat, dan berhubungan dengan keadaan pada dewasa ini, segala urusan pemerintahan dalam Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat mulai saat ini berada di tangan kami dan kekuasaan-kekuasaan lainnya kami pegang seluruhnya. 2) Bahwa hubungan antara negeri Ngayogyakarta Hadiningrat dengan pemerintah pusat kami langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Kami memerintahkan supaya segenap penduduk dalam Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat mengindahkan amanat ini. Nah, itulah pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang merupakan perwujudan sikap beliau yang rela berkorban demi bangsa dan Negara Indonesia. Sikap ini 43

tentulah harus dijadikan teladan oleh kita semua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebelum menyelesaikan modul ini coba kamu jelaskan inti dari pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX tanggal 5 september 1945 ! Cocokan penjelasanmu dengan jawaban berikut ini ! Inti pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah menyatakan bahwa Yogyakarta yang merupakan kesultanan menjadi bagian dari Republik Indonesia

Kosakata Kabinet Komite Massa Meng integrasi kan : : : : Dewan menteri sejumlah orang yang diberi tugas tertentu kumpulan orang banyak menyatukan atau bergabung jadi satu

Rangkuman Terjadinya peristiwa proklamasi kemedekaan Indonesia disambut gembira oleh seluruh rakyat Indonesia Hal ini terbukti dengan terjadinya beberapa peristiwa yang menunjukkan dukungan spontan terhdap Proklamasi kemerdekaan Indonesia tersebut. Salah satu peristiwa dukungan spontan terhadap proklamasi kemerdekaan ialah Rapat Raksasa di lapangan Ikada Jakarta tanggal 19 September 1945. Meskipun Rapat Raksasa di Lapangan Ikada Jakarta itu hanya berlangsung beberapa saat, mengandung arti yang sangat penting. Arti penting tersebut yaitu Rapat Raksasa di lapangan Ikada itu merupakan perwujudan kewibawaan pemerintah untuk pertama kalinya. Di samping itu peristiwa Rapat Raksasa di lapangan Ikada juga telah berhasil mempertemukan rakyat Indonesia dengan pemerintahnya untuk pertama kalinya. Peristiwa proklamasipun mendapat dukungan dari rakyat Yogyakarta dan raja yaitu Sri Sultan Hamengkubowono IX. Dukungan Sri Sultan Hamengkubowono IX diwujudkan dalam bentuk pernyataanya yang berisi bahwa Negeri Yogyakarta Hadiningrat merupakan daerah istimewa yang merupakan bagian dari Negeri Republik Indonesia. 6. Tugas 2 Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar. 1. Jelaskan penyebab terjadinya bentrokan antara para pemuda Indonesia dengan tentara Jepang pada awal kemerdekaan! 2. Sebutkan bukti bahwa dalam rapat raksasa di lapangan Ikada Pemerintah Republik Indonesia telah menunjukkan kewibawaannya di hadapan rakyat! 3. Jelaskan arti penting rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta bagi bangsa Indonesia! 4. Jelaskan inti dari pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX tangal 5 September 1945 5. Jelaskan bahwa pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan perwujudan sikap rela berkorban! 44

C. PENUTUP Selamat Kamu telah menyelesaiakan modul ini dengan baik. Tingkatkan terus semangat belajarmu, jangan mudah menyerah. Jika ada bagian-bagian yang belum jelas dapatlah Kamu ulang kembali membacanya. Pupuklah terus sifat-sifat baik yang ada pada dirimu, dan buanglah sifat-sifat buruk yang akan menghambat kemajuan belajarmu. Gunakan waktu luang untuk belajar karena rajin belajar adalah pangkal pandai. Jika Kamu berkunjung ke sekolah induk sempatkan ke perpustakaan dan bacalah bukubuku sejarah yang makin melengkapi pengetahuan Kamu tentang materi pada modul ini. Teruslah belajar, semoga sukses.

45

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Berfungsi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 2. Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, Sunda Kecil (Bali dan Nusa Tenggara) dan Maluku. 3. 1) Mr. Dr. Kusuma Atmaja 0) Mr. Gatot Kusumawihardja 3) Said Sukanto Tjokroarmojo 4. Departemen Dalam Negeri, Luar Negeri, Kehakiman, Keuangan, Kemakmuran, Kesehatan, Pengajaran Pendidikan, Sosial, Pertahanan, Penerangan, Perhubungan dan Pekerjaan Umum. 5. PETA, HEIHO, KNIL. Tugas 2 1. 1). Untuk Jepang berusaha mempertahankan status quo, sementara di pihak Indonesia berusaha menegakkan kedaulatan Republik Indonesia 2) Para pemuda berusaha merebut senjata sebagai modal perjuangan selanjutnya 2. Dalam rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta, rakyat menepati janjinya pada perintah Presiden Soekarno untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib. 3. 1) Sebagai perwujudan kewibawaan Pemerintah RI untuk pertama kalinya 2) Rapat raksasa di Lapangan Ikada Jakarta berhasil mempertemukan rakyat dengan pemerintah, sehingga hal ini memberikan kepercayaan diri kepada bangsa Indonesia dan kemampuan yang dimilikinya. 4. Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai daerah istimewa dan merupakan bagian dari wilayah Republik Indonesia. 5. Sri Sultan Hamengkubuwono IX rela menjadikan wilayahnya sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia.

46

IPS.VIII.2.6.15

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 6 x 40 Menit

KEGIATAN SISWA

HUBUNGAN DAN PRANATA SOSIAL

Penulis Pengkaji Materi Perevisi

: : :

Drs. Sutama Drs. Sukimin Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd. Drs. Suhail Efendi Drs. Marlan Kasni Kr

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
47

48

A. PENDAHULUAN

Saya ucapkan “selamat” karena saat ini Kamu telah duduk di kelas VIII. Mudahmudahan di kelas baru ini Kamu lebih tekun belajar sehingga selalu dapat mencapai keberhasilan. Selanjutnya modul yang akan Kamu pelajari ini berjudul “Hubungan dan Pranata Sosial”. Setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan Kamu mampu mengidentifikasi bentuk hubungan sosial, faktor terjadinya hubungan sosial , dampak hubungan sosial , mendeskripkan peran pranata keluarga dalam pembentukan kepribadian, memberi contoh peran pranata Agama, Ekonomi, Pendidikan dan Politik. Modul ini dibagi menjadi 2 kegiatan. Kegiatan 1 tentang Bentuk Hubungan Sosial dan kegiatan 2 tentang Pranata Sosial. Waktu yang dipergunakan untuk mempelajari modul ini selama 6 x 40 menit. Untuk menambah wawasan silahkan Kamu baca buku-buku bacaan yang ada kaitannya dengan materi pelajaran di modul ini. Bila ada hal-hal yang kurang jelas tanyakan hal tersebut kepada guru pamong atau guru bina Kamu. Akhirnya saya ucapkan “Selamat Belajar Semoga Sukses”

49

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Bentuk Hubungan Sosial 1. Standar Kompetensi Memahami pranata dan penyimpangan sosial. 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mendeskripsikan bentuk-bentuk hubungan sosial. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi bentuk-bentuk hubungan sosial Mengidentifikasi faktor-faktor terjadinya hubungan sosial Mengidentifikasi dampak hubungan sosial 4. Materi Pokok Bentuk-bentuk hubungan sosial Faktor-faktor pendorong terjadinya hubungan sosial Dampak-dampak hubungan sosial 5. Uraian Materi Kamu masih ingat tentang” arti interaksi sosial “ di kelas VII yang lalu? Nah sekarang Kamu akan membahas tentang “ bentuk-bentuk hubungan soaial “. a. Bentuk-Bentuk Hubungan Sosial. Apakah Kamu pernah berhubungan dengan orang lain atau masyarakat dalam kehidupan sehari-hari?. Bentuk hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari dapat dibedakan sebagai berikut : 1) Hubungan antara Individu dan Individu Hubungan antara Individu dimulai ketika dua individu saling bertemu, kemudian saling menegur, berjabat tangan, dan berkomunikasi. Contohnya : Seorang laki-laki bertemu dengan seorang perempuan dan saling menyapa. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 15.1 Bentuk hubungan antar individu

50

2) Hubungan antara Individu dan Kelompok Dalam bentuk ini, Kamu bisa melihat ketika ada seorang Guru dengan siswa yang sedang mengadakan kegiatan belajar-mengajar di kelas. Seorang Guru dapat berkomunikasi langsung dengan sekelompok siswa, sehingga terjadi bentuk hubungan timbal balik yang positif. Contohnya : Seorang Guru sedang mengajar di dalam kelas atau seorang direksi sedang memimpin rapat. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 15.2 Bentuk hubungan individu dan kelompok dalam kegiatan pembelajaran 3) Hubungan antara Kelompok dan Kelompok Pernahkah Kamu bermain bola voly? Bermain bola voly tentu saja tidak sendirian, antara kelompok satu dengan kelompok yang lain akan terjadi hubungan lawan bertanding. Dalam bermain tidak mementingkan kepentingan sendiri (individu), tetapi lebih menjaga untuk kepentingan bersama (kelompoknya). Dalam hal ini disebut bentuk hubungan antar kelompok. Contohnya : Dua kelompok pemain Bola Voly yang sedang bertanding. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar : 15.3 Hubungan antara kelompok dengan kelompok dalam pertandingan bola voly

51

b. Faktor-faktor yang Mendorong Terjadinya Hubungan Sosial Kamu tahu, tentang faktor-faktor yang mendorong terjadinya hubungan sosial ? Suatu interaksi atau hubungan sosial akan terjadi jika memenuhi dua syarat yaitu ada kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial artinya menyadari kehadiran atau keberadaan orang lain. Komunikasi artinya saling tegur sapa baik dengan bahasa verbal atau cukup dengan isyarat seperti melambaikan tangan, senyum dan sebagainya. Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya hubungan sosial, antara lain : 1). Adanya kecenderungan menirukan orang lain Perhatikan gambar berikut ini !

Gambar :15.4 Anak-anak menirukan gerakan orang lain 2). Adanya seseorang yang mengidolakan orang lain atau menjadikan dirinya seperti orang lain. Contohnya : Anak-anak yang suka mengidolakan bintang film yang di sukainya. 3). Mempunyai sikap simpati pada orang lain. Contohnya : Anak-anak yang suka memberi sedekah pada orang yang tidak mampu, karena merasa belas kasihan ( simpati ). 4). Adanya sikap mengagung-agungkan orang lain ( mengkultuskan orang lain ). Contohnya : Orang yang sangat patuh pada ketua suku, karena dianggap mempunyai kemampuan memimpin. 5). Adanya masyarakat yang majemuk ( beragam ). Contohnya : Berbagai macam suku bangsa, agama, bahasa, budaya, dan adatistiadatnya.

52

Bagaimana, Kamu sudah paham ? Dari adanya beberapa kecenderungan dan kemajemukan ini , pasti akan mendorong terjadinya keragaman dalam hubungan sosial atau masyarakat. c. Dampak-dampak Bentuk Hubungan Sosial. Tahukah kamu, bahwa dalam kehidupan sehari-hari akan selalu terjadi hubungan atau kontak sosial, baik antara orang perorang, seseorang dengan kelompok. Ternyata hubungan tersebut dapat berpengaruh positif maupun negatif. Adapun dampak positifnya antara lain dapat membentuk kerjasama, rasa persatuan, rasa toleransi dan meningkatnya rasa solidaritas antara pihak satu dengan pihak yang lain. Hal tersebut perlu diperhatikan agar dapat diwujudkan keselarasan sosial. Sedangkan dampak negatifnya antara lain : adanya hubungan sosial cenderung membawa konflik atau pertentangan, dan semakin merenggangnya rasa solidaritas antara pihak satu dengan yang lain. Sampai disini pembahasan tentang bentuk-bentuk hubungan sosial, Kamu sudah paham? Sebelum melanjutkan mempelajari kegiatan berikutnya, sebaiknya Kamu selesaikan tugas-tugas berikut.

6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat! 1. Sebutkan bentuk-bentuk hubungan sosial ! 2. Jelaskan dampak positif dan dampak negatif adanya hubungan sosial dalam masyarakat

53

Kegiatan 2 : Pranata Sosial 1. Standar Kompetensi Memahami pranata dan penyimpangan sosial. 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mendeskripsikan pranata sosial dalam kehidupan masyarakat. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi • Mendeskripsikan peran pranata keluarga dalam pembentukan kepribadian. • Memberi contoh peran pranata agama dalam mengatur hubungan manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungan alam. • Memberi contoh peran pranata ekonomi yang mengatur prilaku manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam • Mendeskripsikan peran pranata pendidikan dalam pembentukan warga masyarakat yang baik. • Menguraikan peran pranata politik dalam pembentukan warga negara yang baik. 4. Materi Pokok Untuk mencapai kompetensi dasar kegiatan 2, materi pelajaran yang harus Kamu pelajari adalah Pranata Sosial 5. Uraian Materi Dalam kehidupan bermasyarakat, terdapat hal penting yang harus ada yaitu aturan aturan. Apabila tidak ada aturan -aturan, individu akan berbuat semaunya sendiri dan dapat diperlakukan semena-mena oleh orang lain. Aturan -aturan itulah yang dikatakan sebagai pranata sosial. Lantas apa arti pranata sosial? Pranata sosial adalah seperangkat aturan yang berkisar pada kegiatan atau kebutuhan tertentu. Menurut Prof. Soeryono Soekanto, pranata sosial merupakan himpunan dari norma-norma dari segala tindakan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya, pranata sosial berfungsi agar masyarakat dapat bertahan dalam keadaan tertib. Pranata Sosial dibentuk, dipertahankan dan diubah untuk memenuhi kebutuhan hidup tertentu. a. Ciri-ciri Pranata Sosial 1) Pranata sosial memiliki simbol sendiri. Simbol merupakan tanda yang memiliki makna. Contoh : cincin kawin merupakan simbol telah terjadi ikatan perkawinan 2) Pranata sosial memiliki tata tertib dan tradisi baik yang tertulis ataupun yang tidak tertulis. Contoh : memperingati hari-hari besar agama. 3) Usia pranata sosial lebih panjang dari pada usia orang-orang yang membentuknyahal ini dapat turun-temurun. 4) Pranata sosial memiliki alat dan perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan pranata sosial yang bersangkutan 5) Pranata sosial memiliki ideologi atau keyakinan sendiri. Contoh : aturan adat suatu daerah.

54

b. Peran Pranata Keluarga dalam Pembentukan Kepribadian Peran pranata keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang bertempat tinggal di dalam sebuah rumah tangga. Keluarga terbentuk melalui sebuah perkawinan. Perkawinan yaitu ikatan lahir batin antara pria dan wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia berdasarkan ridho Tuhan Yang Maha Esa. Di dalam keluarga anak dibentuk menjadi taat terhadap peraturan masyarakat sehingga mempunyai kepribadian yang sesuai dengan norma di masyarakat. c. Fungsi Pranata Sosial dalam Keluarga Pranata sosial dalam keluarga memiliki beberapa fungsi antara lain: 1) Fungsi Reproduksi, artinya untuk memperoleh keturunan (anak) sebagai kelanjutan identitas keluarga. 2) Fungsi Sosialisasi, artinya sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat kepada anggota keluarganya. 3) Fungsi Edukasi, artinya sebagai tempat untuk memberikan pendidikan informal berupa pendidikan umum, agama, maupun budi pekerti. 4) Fungsi Ekonomi, artinya untuk pemenuhan dan pertahanan ekonomi bagi seluruh anggota keluarga. Dari berbagai fungsi tersebut yang penting adalah peran keluarga dalam pembentukan kepribadian. Kepribadian seorang anak merupakan ciri watak dari seorang anak yang bersifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang yang membedakan dirinya dengan orang lain. Pada tahap awal kepribadian seseorang anak terbentuk dari hasil interaksi antara orang tua dan saudara-saudaranya di lingkungan rumah tangga. Setelah belajar di lingkungan keluarga, kemudian meluas ke tetangga, teman sebaya, lingkungan sekolah, lingkungan kerja dan seterusnya sehingga diperoleh suatu status dalam pergaulan hidup bersama. d. Jenis-jenis Pranata Sosial 1). Peran Pranata Agama Agama melalui kitab sucinya memberikan petunjuk kepada manusia untuk hidup selamat di dunia dan keselamatan di akherat. Kedudukan setiap agama terletak pada ajarannya yang dipandang sakral oleh pemeluknya. Pranata agama memiliki peran dalam mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungan alam, contoh : • Dalam agama diajarkan bagaimana cara melakukan sembahyang. Sembahyang merupakan cara kontak manusia dengan Tuhannya. • Dalam agama diajarkan bagaimana cara melakukan hubungan sesama manusia, supaya terjalain hubungan baik. • Dalam agama diajarkan bagaimana menjaga dan memanfaatkan lingkungan alam untuk memenuhi kebutuhan manusia.

55

Perhatikan gambar dibawah in !

Gambar :15 .5 Sekelompok pemeluk agama yang sedang beribadah

2). Peran Pranata Ekonomi Pada setiap masyarakat selalu memiliki pranata ekonomi. Pranata ekonomi tersebut berpusat di sekitar produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Fungsi pranata ekonomi adalah mengatur produksi, distribusi, dan pemakaian barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat. Pranata ekonomi mengatur perilaku manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam. Contoh : Adanya undang-undang tentang pertambangan dan Undang-Undang Kehutanan yang mengatur tata cara pemanfaatan hutan agar selalu terjaga kelestariannya. Di dalam masyarakat kita menjumpai berbagai bentuk organisasi yang terlibat dalam proses produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Sumbersumber ekonomi yang ada di masyarakat membutuhkan pengelolaan yang baik agar dapat menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pengelolaan sumber-sumber ekonomi baru dapat dilaksanakan apabila ada perusahaan dan badan usahanya. Agar kegiatan perekonomian berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya diperlukan aturan atau perundangan yang disebut pranata ekonomi.

56

Perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 15.6 salah seorang yang sedang aktif menenun sebagai kegiatan ekonomi

3). Peran Pranata Pendidikan Pendidikan merupakan pranata atau institusi yang amat penting terutama institusi pendidikan formal. Institusi pendidikan formal yang penting di dalam masyarakat adalah sekolah yang dimulai dari jenjang pendidikan dasar sampai jenjang pendidikan tinggi. Di luar sekolah kita menjumpai berbagai bentuk pendidikan luar sekolah seperti kursus-kursus, pendidikan dalam keluarga dan pendidikan melalui media masa. Pendidikan di sekolah mempunyai dua aspek penting yaitu aspek individu dan aspek sosial. Di satu pihak pendidikan sekolah bertugas mempengaruhi dan menciptakan kondisi yang memungkinkan perkembangan pribadi anak secara optimal (sempurna). Di pihak lain, pendidikan sekolah bertugas mendidik anak agar kelak dapat mengabdikan dirinya pada masyarakat, serta dapat membentuk warga masyarakat yang baik. Perhatikan gambar dibawah in!

Gambar 15.7 Sekelompok pelajar sedang belajar menyanyi bersama sebagai kegiatan pendidikan

57

Untuk menambah pengetahuanmu perhatikan uraian dibawah ini. Pendidikan dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu : a) Pendidikan formal yaitu pendidikan yang berlangsung di sekolah yang dilengkapi sarana dan prasarana serta kurikulum. Contoh : TK, SD, SMP, SMA & Perguruan Tinggi b) Pendidikan informal yaitu pendidikan yang berlangsung di keluarga bersama- sama dengan orang tua, anak, kakak, paman dan lain-lain. c) Pendidikan non formal yaitu pendidikan yang berlangsung dalam masyarakat. Contoh : Karang Taruna, kursus-kursus ketrampilan, kursus bahasa, balai latihan kerja dan lain-lain. 4). Peran Pranata Politik Pranata politik yaitu pranata (institusi) yang mempunyai kegiatan dalam negara yang berkaitan dengan proses untuk menentukan dan melaksanakan tujuan negara (pemerintah). Wewenang institusi pemerintah diantaranya : • Memelihara ketertiban. • Menjalankan administrasi peradilan • Melindungi warga dari bahaya Perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 15.8 Suasana sidang pelanggaran hukum di kantor pengadilan Untuk menjalankan pola-pola yang berhubungan dengan institusi yang demikian itu diperlukan suatu organisasi yang dinamakan negara. Negara merupakan suatu organisasi yang mempunyai kekuatan untuk melaksanakan kekuasaannya terhadap semua anggota masyarakat. Struktur pemerintahan masyarakat sederhana hanya terdiri dari kepala suku yang bersifat turun temurun. Wewenang kepala suku antara lain : • Membentuk undang-undang. • Menegakkan undang-undang. • Menyelesaikan perselisihan. • Memutuskan perang dan lain-lain.

58

Struktur pemerintahan absolut (mutlak) pemerintahannya dipimpin oleh seorang raja yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Struktur negara yang berbentuk Republik unsur pemerintahannya adalah berdasarkan kedaulatan. Anggotanya dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada mereka. Pranata politik yang dilaksanakan dengan baik dapat menjamin terbentuknya warga negara yang baik yang mengerti kewajiban dan hak-haknya sebagai warga negara. Sampai disini pembahasan tentang pranata sosial telah selesai. Untuk selanjutnya kerjakan tugas-tugas berikut ini sebelum melanjutkan mempelajari modul selanjutnya ! Kosakata Individu Interakasi Majemuk Reproduksi Simpati = = = = = perorangan hubungan timbal balik antara satu orang dengan orang lain beragam proses untuk memperoleh keturunan atau anak ada rasa belas kasihan

6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas ! 1. Jelaskan peran penting dari pranata keluarga ! 2. Jelaskan peran penting dari pranata pendidikan ! 3. Jelaskan peran penting dari pranata politik ! 4. Jelaskan peran penting dari pranata agama !

59

C. PENUTUP Selamat ! Kamu telah selesai mempelajari modul ini dengan baik. Untuk mengingat kembali isi materi pelajaran dalam modul ini, perhatikan kesimpulan uraian di bawah ini : Bentuk-bentuk hubungan sosial terdiri : 1. Hubungan antara individu dengan individu 2. Hubungan antara individu dengan kelompok 3. Hubungan antara kelompok dengan kelompok Hubungan sosial akan terjadi apabila ada kontak sosial dan komunikasi sosial. Faktor yang mendorong terjadinya hubungan sosial adalah : 1). Adanya kecenderungan menirukan orang lain. 2). Adanya kecenderungan seseorang yang mengidolakan orang lain atau menjadikan dirinya seperti orang lain. 3). Mempunyai sikap simpati pada orang lain. 4). Adanya sikap mengagung-agungkan orang lain ( mengkultuskan orang lain ). 5). Adanya masyarakat yang majemuk ( beragam ) Dalam menghadapi keragaman hubungan sosial untuk mewujudkan keselarasan sosial diperlukan sikap saling menghargai, toleransi dan saling menghormati. Pranata keluarga sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Pranata pendidikan dan politik bila dilaksanakan dengan baik dapat membentuk warga negara yang baik yang dapat memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara. Selanjutnya bila Kamu telah benar-benar menguasai materi modul ini, segeralah menghubungi gurumu untuk diadakan tes akhir modul. Ingat, usahakan nilaimu minimal 65 agar diperbolehkan mempelajari modul selanjutnya. Selamat mengikuti tes akhir modul. Semoga berhasil.

60

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Bentuk-bentuk hubungan sosial terdiri : 1). Hubungan antara individu dengan individu 2). Hubungan antara individu dengan kelompok 3). Hubungan antara kelompok dengan kelompok 2. Dampak positif dapat membentuk kerjasama, rasa persatuan, rasa toleransi dan meningkatnya rasa solidaritas antara pihak satu dengan pihak yang lain. Sedangkan dampak negatifnya antara lain : adanya konflik atau pertentangan, dan semakin merenggangnya rasa solidaritas antara pihak satu dengan yang lain.

Tugas 2 1. Pranata keluarga sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anggota masyarakat karena sebagai dasar sosialisasi. 2. Pranata pendidikan sangat berperan dalam menciptakan perkembangan pribadi anak secara optimal dan mendidik anak agar menjadi warga masyarakat yang baik sehingga dapat mengabdikan dirinya pada masyarakat. 3. Pranata politik berperan dalam pembentukan warga negara yang baik yang dapat memenuhi hak dan kewajibannya sebagai warga negara. 4. Pranata Agama memiliki peran dalam mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungannya.

61

62

IPS.VIII.2.6.16

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 X 40 Menit

KEGIATAN SISWA

PENGENDALIAN SOSIAL

Penulis Pengkaji Materi Perevisi

: Drs. Sukimin : Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd : Drs. Suhail Efendi Drs. Marlan Kasni Kr

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
63

64

A.

PENDAHULUAN

Selamat melanjutkan modul ini, mudah-mudahan Kamu dalam keadaan baik dan sehatsehat selalu, sehingga Kamu dapat belajar lebih tekun lagi. Selanjutnya modul yang akan Kamu pelajari ini berjudul ” Pengendalian Sosial ”. Setelah selesai mempelajari modul ini Kamu diharapkan mampu mengartikan pengendalian sosial, mendeskripsikan jenisjenis pengendalian sosial, mengidentifikasi jenis-jenis pengendalian sosial, dan menguraikan peran lembaga-lembaga pengendalian sosial. Modul ini dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan, Kegiatan 1 Pengendalian Penyimpangan Sosial, kegiatan 2 tentang Peran Lembaga-lembaga Pengendalian Sosial. Waktu yang di pergunakan 4 x 40 menit. Untuk memperbanyak pengetahuan silahkan Kamu membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan materi pelajaran di modul ini. Bila ada hal-hal yang kurang jelas dalam modul ini tanyakan kepada Guru Pamong atau Guru Bina Kamu. Akhirnya saya ucaqpkan ” Selamat Belajar Semoga Berhasil dengan baik ”

65

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Pengendalian Penyimpangan Sosial 5. Standar Kompetensi Memahami pranata dan penyimpangan sosial. 6. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Pengendalian Penyimpangan Sosial 7. Indikator Pencapain Kompetensi: • Menjelaskan pengertian pengendalian sosial • Mendidentifikasi jenis-jenis pengendalian sosial 4. Materi Pokok Dalam modul ini Kamu akan mempelajari materi pokok yaitu pengertian pengendalian sosial dan jenis-jenis pengendalian sosial 5. Uraian Materi a. Pengendalian Sosial Pengendalian sosial merupakan suatu proses yang ditempuh oleh sekelompok orang atau masyarakat yang bertujuan untuk mengajak, membimbing bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai atau bertindak sesuai peraturan yang berlaku dalam masyarakat. b. Jenis-jenis Pengendalian Sosial Kamu perhatikan bahwa dalam mempelajari jenis-jenis pengendalian sosial dapat dibedakan sebagai berikut : Berdasarkan sifatnya pengendalian sosial dapat dibedakan kedalam 2 (dua) jenis yaitu: 1) Bersifat Preventif, artinya usaha yang dilakukan sebelum terjadi pelanggaran sehingga bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran. Contoh : Seorang ibu menasihati putranya agar tidak ngebut waktu mengendarai motor supaya tidak terjadi kecelakaan. 2) Bersifat Represif, artinya usaha yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran sehingga bertujuan untuk memulihkan keadaan seperti semula. Contoh : Pada waktu demo, buruh melakukan perusakan kantor, oleh polisi demo dibubarkan dan pelaku perusakan diamankan polisi. Seorang ngebut naik sepeda motor tanpa mengenakan helm ditangkap dan ditilang oleh polisi. c. Cara Pengendalian Sosial. Untuk pengendalian sosial dilakukan dengan 2 cara yaitu : • Cara Persuasif, artinya dilakukan dengan cara mengajak atau membimbing. • Cara Koersif, artinya dilakukan dengan cara kekerasan atau ancaman dengan menggunakan kekuatan fisik.

66

Dari dua cara tersebut mana yang lebih baik Berdasarkan pelaku pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi 4 (empat) jenis yaitu: 1). Pengendalian individu terhadap individu lainnya. Contohnya : Seorang Ibu membimbing anaknya menata buah di piring. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar : 16.1 Seorang Ibu mengendalikan anaknya agar lebih baik perilaku sosialnya

2). Pengendalian individu terhadap kelompoknya. Contohnya : Seorang pelatih sepak bola yang sedang melatih salah satu gerkan permaianan sepak bola kepada kelompok . Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar :16.2. Seorang pelatih sedang megarahkan pemanasan para pemaian agar mejadi lebih baik

67

3). Pengendalian kelompok terhadap individu Contohnya : Regu Polisi yang sedang merasia SIM pengendara motor. Perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar.16.03. Petugas mengadakan razia SIM

4). Pengendalian Kelompok terhadap kelompok lain. Contohnya : Sekelompok siswa sedang mengikuti ujian akhir sekolah yang di selenggarakan oleh sekolah. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar.16.04. Siswa sedang mengikuti ujian akhir tahun yang diselenggarakan sekolah

68

Dari beberapa jenis tersebut, jenis mana yang pernah Kamu alami dalam kehidupan sehari-hari ? Sampai disini Kamu sudah paham ? Sebaiknya sebelum melanjutkan mempelajari kegiatan berikutnya, Kamu selesaikan tugas-tugas berikut ini !

6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas! 1. Apa arti Pengendalian Sosial ? 2. Jelaskan perbedaan Pengendalian Sosial secara Preventif dan Represif ! 3. Bangaimana cara Pengendalian Sosial ?

69

Kegiatan 2 : Peran Lembaga-lembaga Pengendalian Sosial 1. Standar Kompetensi Memahami pranata dan penyimpangan sosial. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan pengendalian penyimpangan sosial. 3. Indikator Pencapain Kompetensi Menguraikan peran lembaga-lembaga pengendalian sosial. 4. Materi Pokok Dalam modul ini Kamu akan mempelajari lembaga-lembaga pengendalian sosial. 5. Uraian Materi Seperti biasa Kamu sering mendengar atau melihat bahwa dalam kehidupan sehari-hari ada saja sebagian kelompok masyarakat yang melanggar norma-norma atau aturan yang ada. Bagaimana cara untuk menjaga ketertiban tersebut ? Tentu saja harus ada lembaga-lembaga yang melakukan pengendalian sosial. Lembaga-lembaga tersebut antara lain : a. Lembaga Kepolisian Kepolisan merupakan lembaga yang bertugas menjaga dan memerlihara keamanan dan ketertiban umum ( masyarakat ). Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 16.5 Lembaga Kepolisian yang sedang menertibkan masyarakat

70

b.

Lembaga Peradilan Peradilan merupakan lembaga yang bertugas untuk mengadili perselisihanperselisihan hukum. Bila ada seseorang yang terbukti yang terbukti bersalah sebagai terdakwa, maka akan di jatuhi hukuman sesuai undang-undang yang berlaku. Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 16.6 Lembaga Peradilan yang sedang mengadakan sidang

c.

Adat-Istiadat Adat-istiadat merupakan kebiasaan-kebiasaan yang berlangsung dan menjadi norma dalam masyarakat atau aturan tata tertib tingkah laku anggota masyarakatnya. Pengendalian adat-istiadat umumnya di lakukan melalui musyawarah para tokoh adat, atau melalui hukum batin ( berupa cemoohan/ pengucilan). Tokoh Masyarakat Tokoh masyarakat merupakan orang-orang yang dituakan, disegani, dan dihormati dalam lingkungannya, karena aktivitasnya, ucapannya dan sifat-sifat yang dimilikinya. Tokoh-tokoh tersebut dapat mempengaruhi anggota masyarakat sekitarnya. Dengan demikian mereka dapat berperan mengendalikan perilaku sebagian masyarakat yang menyimpang. Tokoh masyarakat biasanya terdiri para tokoh agama, guru, tokoh pemerintahan, dan sebagainya.

d.

71

Coba perhatikan gambar dibawah ini !

Gambar 16.7 Tokoh Agama yang sedang berceramah di hadapan masyarakat Latihan Sebutkan contoh pelanggaran-pelanggaran di lingkunganmu yang pernah dilakukan oleh sebagian anggota masyarakat dicemooh atau dikucilkan oleh masyarakat. Jelaskan mengapa harus di kucilkan ? Bagaimana sudah paham ? Sampai disini pembahasan tentang Materi Pengendalian Sosial. Sebelum melanjutkan dalam mempelajari modul berikutnya, Kamu kerjakan tugas-tugas berikut . Kosakata Pengendalian Persuasif Koersif Hukum batin

= upaya untuk mempengaruhi seseorang agar tidak melanggar nilainilai dan norma yang berlaku = upaya mempengaruhi dengan cara mengajak atau membimbing = dilakukan cara kekerasan atau ancaman antau tindakan secara fisik = dengan cara dikucilkan atau dicemooh oleh masyarakat tertentu.

6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas! 1. Sebutkan macam-macam lembaga pengendalian sosial? 2. Apa perbedaan lembaga kepolisian dan lembaga peradilan? 3. Apa tugas seseorang tokoh masyarakat?

72

C. PENUTUP Selamat ! Kamu telah selesai mempelajari modul ini dengan baik. Untuk mengingat kembali materi pelajaran ini perhatikan kesimpulan di bawah ini ! 1. Pengendalian sosial merupakan suatu proses yang ditempuh oleh sekelompok orang atau masyarakat yang bertujuan untuk mengajak, membimbing bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai atau bertindak sesuai peraturan yang berlaku dalam masyarakat. 2. Jenis-jenis pengendalian sosial. Berdasarkan sifatnya pengendalian sosial dapat dibedakan kedalam 2 (dua) jenis yaitu: bersifat preventif dan bersifat represif . Berdasarkan pelaku pengendalian sosial dapat dibedakan dalam 4 (empat) jenis yaitu: a. Pengendalian individu terhadap individu lainnya. b. Pengendalian individu terhadap kelompoknya. c. Pengendalian kelompok terhadap individu lain d. Pengendalian kelompok terhadap kelompok lain. 3. Cara pengendalian sosial. a. Cara persuasif . b. Koersif 4. Macam-macam lembaga pengendalian sosial a. Kepolisian b. Peradilan c. Adat-istiadat d. Tokoh Masyarakat Selanjutnya bila Kamu benar-benar telah menguasai modul ini, Kamu segera menghubungi Guru Pamong atau Guru Bina, untuk mengikuti tes akhir modul. Ingat usahakan nilaimu paling kecil 65, agar bisa mempelajari modul selanjutnya. Selamat untuk mengikuti tes akhir modul. Semoga Berhasil dengan baik.

73

D. KUNCI TUGAS TUGAS 1 1. Pengendalian sosial merupakan suatu proses yang ditempuh oleh sekelompok orang atau masyarakat yang bertujuan untuk mengajak, membimbing bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai atau bertindak sesuai peraturan yang berlaku dalam masyarakat. 1. Bersifat preventif, artinya usaha yang dilakukan sebelum terjadi pelanggaran bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran. Sedangkan bersifat represif, artinya usaha yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran sehingga bertujuan untuk memulihkan keadaan seperti semula. 1. Cara pengendalian sosial. • Cara persuasif . • Cara koersif TUGAS 2 1. Macam-macam lembaga pengendalian sosial a. Kepolisian b. Peradilan c. Adat-istiadat d. Tokoh masyarakat 2. Kepolisan merupakan lembaga yang bertugas menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban umum (masyarakat), sedangkan peradilan merupakan lembaga yang bertugas untuk mengadili perselisihan-perselisihan hokum. 3. Tokoh masyarakat bertugas membantu mempengaruhi anggota masyarakat untuk mengendalikan perilaku yang menyimpang.

74

IPS.VIII.2.7.17

MODUL SMP TERBUKA

Mata pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

ANGKATAN KERJA DAN TENAGA KERJA

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: : : :

1. Drs. H. Minto purwo S, M.Pd 2. Dra.Tiur Gultom Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd. Sunarti, SE Drs. Subadri, MM Drs. Suyanto Suyadi, S.Pd.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

77

78

A. PENDAHULUAN

Pada materi yang lalu, Kamu sudah mempelajari dan memiliki kompetensi tentang pasar. Pada modul berikut, Kamu akan mempelajari tentang angkatan kerja dan tenaga kerja. Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu memiliki kompetensi : 1. Pengertian angkatan kerja dan jenis-jenis angkatan kerja 2. Pengertian tenaga kerja dan jenis-jenis tenaga kerja 3. Macam-macam pengangguran dan usaha-usaha mengatasi pengangguran Materi yang diuraikan dalam modul ini adalah : Kegiatan 1: Kompetensi tentang pengertian angkatan kerja, tenaga kerja dan jenis-jenisnya Kompetensi tentang macam-macam pengangguran dan usaha-usaha mengatasi pengangguran

Kegiatan

2 : Kompetensi tentang peranan pemerintah dalam menanggulangi permasalahan tenaga kerja

Waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari materi ini 4 x 40 menit. Mengingat waktu yang tebatas, gunakan waktu itu sebaik-baiknya. Apabila ada materi yang kurang jelas, Kamu catat dan selanjutnya mintalah informasi dan menanyakannya kepada guru pamong dan guru bina. Selamat belajar ………. Semoga sukses.

77

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 1.

: Pengertian Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja

Standar Kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia Kompetensi Dasar Mendeskripsikan angkatan kerja dan tenaga kerja sebagai sumber daya dalam kegiatan ekonomi, serta peranan pemerintah dalam upaya menanggulanginya. Indikator Pecapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan ini, Kamu mampu : 1. Menjelaskan pengertian angkatan kerja dan jenis-jenis angkatan kerja 2. Menjelaskan pengertian tenaga kerja dan jenis-jenis tenaga kerja 3. Menyebutkan macam-macam pengangguran dan usaha-usaha mengatasi pengangguran Materi pokok 1. Pengertian angkatan kerja dan jenis-jenis angkatan kerja 2. Pengertian tenaga kerja dan jenis-jenis tenaga kerja 3. Macam-macam pengangguran dan usaha-usaha mengatasi pengangguran. Uraian Materi : a. Pengertian Angkatan Kerja dan jenis-jenis angkatan kerja Menurut sensus penduduk tahun 1980, penduduk Indonesia dibagi dua kelompok yaitu: 1) Kelompok penduduk angkatan kerja 2) Kelompok penduduk yang bukan angkatan kerja 1) Kelompok penduduk angkatan kerja Adalah kelompok penduduk yang berumur 10 tahun ke atas, dengan kriteria seperti berikut : a. Mereka telah memiliki pekerjaan seminggu sebelum pencacahan (sensus) b. Pada saat sensus, mereka tidak atau belum memiliki pekerjaan, tetapi sedang mencari atau mengharapkan pekerjaan 2) Kelompok penduduk yang bukan angkatan kerja Adalah kelompok penduduk yang berumur 10 tahun ke atas, dengan kriteria seperti berikut : a. Mereka yang selama seminggu sebelum pencacahan, sedang bersekolah b. Mereka yang kegiatannya mengurus rumah tangga tanpa mendapat upah Berdasarkan umur, penduduk dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu :

2.

3.

4.

5.

78

1) Penduduk di bawah usia kerja, yang berumur 0 s.d. 14 tahun (non produktif) 2). Penduduk usia kerja, yang berumur 15 sampai dengan 59 tahun (produktif) 3) Penduduk di atas usia kerja, yang berumur di atas 59 tahun (non produktif) Ditinjau dari penduduk produktif, penduduk terbagi atas dua golongan, yaitu: 1) Penduduk Produktif, yang berusia 15 sampai dengan 59 tahun . Golongan penduduk produktif ini dibagi menjadi dua, yaitu : a) Kelompok penduduk angkatan kerja, yaitu penduduk yang sudah berkerja atau sedang mencari pekerjaan b) Kelompok penduduk bukan angkatan kerja, yaitu penduduk yang masih bersekolah (kuliah) dan ibu - ibu rumah tangga yang mengurus rumah tangga dan tidak menerima upah/gaji. 2) Penduduk non produktif, yang berusia di bawah atau di atas usia produktif (15 s.d. 59 tahun ) Coba Kamu menilai dirimu sendiri, termasuk kelompok manakah dirimu ? Apakah Kamu sudah bekerja ? Apakah Kamu bekerja sambil sekolah ? Atau, apakah Kamu hanya sekolah saja ? Kalau Kamu berkerja membantu orang tuamu, tanpa diberi upah, termasuk kelompok manakah Kamu ? Coba perhatikan pernyataan berikut : Penduduk yang termasuk golongan angkatan kerja yang bekerja adalah a) Mereka yang selama seminggu sebelum pencacahan, melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh penghasilan atau keuntungan, misalnya : pegawai negeri, pegawai perusahaan swasta, wiraswasta, pedagang, petani, usaha jasa, sopir atau sektor usaha lainnya. b) Mereka yang selama seminggu sebelum pencacahan, tidak melakukan pekerjaan. Mereka itu adalah : (1) Pegawai tetap, misalnya pegawai negeri, pegawai perusahaan swasta atau pegawai lainnya yang tidak masuk bekerja karena sedang cuti, sakit, mogok kerja, mangkir/bolos atau diistirahatkan sementara misalnya karena mesin sedang rusak atau alasan lain. (2) Para petani yang tidak ke sawah karena sedang menunggu panen atau menunggu datangnya hujan (kemarau panjang) (3) Orang-orang yang berkerja di bidang jasa yang sedang menunggu langganan, seperti: bengkel kendaraan, tukang reparasi, tukang cukur/salon kecantikan, tukang pijat, dalang, penyanyi, pelawak atau lainnya Sedangkan penduduk yang termasuk golongan angkatan kerja yang sedang mencari atau mengharapkan pekerjaan, adalah :

79

a) Mereka yang belum pernah bekerja dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan b) Mereka yang pernah bekerja, tapi pada saat pencacahan mereka sedang menganggur dan berusaha mendapatkan pekerjaan c) Mereka yang dibebastugaskan atau kena PHK (pemutusan hubungan kerja) atau pengurangan pegawai dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Penduduk yang termasuk golongan bukan angkatan kerja adalah : a) Mereka yang kegiatannya hanya bersekolah atau kuliah saja b) Mereka yang kegiatannya mengurus rumah tangga tanpa mendapat upah c) Mereka yang sudah lanjut usia, jompo, cacat jasmani (lumpuh, buta, bisu, putus anggota badan, dan lain-lain ), cacat mental atau gila. Jadi pengertian angkatan kerja adalah kelompok penduduk yang berumur lebih dari sepuluh tahun yang seminggu sebelum pencacahan (sensus penduduk) sudah memiliki pekerjaan (memperoleh penghasilan) atau tidak memiliki pekerjaan tetapi sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang realita angkatan kerja di Indonesia a) Umur untuk mulai angkatan kerja di Indonesia adalah 10 tahun, hal ini disebabkan di kampung-kampung anak-anak bekerja pada usia yang sangat muda. Di negara-negara lain angkatan kerja dimulai pada umur 15 tahun b) Waktu yang diperhatikan adalah seminggu sebelum pencacahan seseorang bekerja atau tidak bekerja. Apabila seseorang sudah bekerja beberapa tahun kemudian berhenti bekerja menjelang sensus, karena pensiun, dipecat atau perusahaannya pailit, maka orang itu termasuk kelompok penduduk bukan angkatan kerja atau orang yang menganggur atau sedang mencari pekerjaan Ukuran jumlah jam kerja seminggu paling sedikit 10 jam. Seseorang yang bekerja penuh dalam seminggu jumlah jam kerjanya 39 – 40 jam. Sedangkan seorang petani perminggu jam kerjanya biasa lebih dari 40 jam, karena dia tidak kenal hari libur. c) Ukuran jam kerja sering tidak sebanding dengan pendapatan yang diperolehnya. Misalnya seorang tukang becak, walaupun dia bekerja seharian penuh mungkin pendapatannya sangat kecil atau mungkin tidak dapat sama sekali. d) Seseorang yang bekerja sambil sekolah/kuliah, atau bekerja sambil mengurus rumah tangga, maka dia termasuk angkatan kerja. e). Seseorang yang tidak/belum bekerja, sementara mereka menumpang atau membantu pada keluarganya. Mereka ini termasuk golongan angkatan kerja yang sedang mencari atau mengharapkan pekerjaan. Pengertian tenaga kerja dan jenis-jenis tenaga kerja - Kamu tentu masih ingat dan memiliki kompetensi tentang jenis-jenis sumber daya atau faktor produksi bukan ?

80

-

Kamu juga sudah tahu bahwa salah satu jenis sumber daya/faktor produksi itu adalah tenaga kerja menusia atau sumberdaya manusia.

Jadi tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah salah satu jenis sumber daya atau faktor produksi yang utama dalam kegiatan produksi. Mengapa ? Karena tanpa adanya tenaga kerja manusia, kegiatan produksi tidak mungkin dapat berlangsung/terlaksana untuk itulah tenaga kerja dinamakan faktor produksi asli. “Tenaga kerja adalah sebagian dari penduduk yang berfungsi ikut serta dalam proses produksi atau menghasilkan barang-barang/jasa’’ Dengan istilah lain “ Tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah segala usaha manusia, baik kegiatan jasmani maupun rohani yang ditujukan/dicurahkan untuk kegiatan produksi dalam mencapai kemakmuran. Dari pengertian di atas, maka mesin lokomotif, binatang atau bahkan robot, walaupun memiliki tenaga yang besar, tidak dapat digolongkan sebagai faktor produksi tenaga kerja, karena alat-alat tersebut bukan tenaga kerja manusia. Alat-alat tersebut baru dapat berkerja dan akan memberikan arti dalam proses produksi apabila dihidupkan atau digerakkan oleh manusi b. Jenis-Jenis Tenaga Kerja Secara garis besar, tenaga kerja manusia dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu : 1) Tenaga kerja rohaniah (fikiran ) 2) Tenaga kerja jasmaniah (fisik ) 1) Tenaga kerja rohaniah Yaitu tenaga kerja yang lebih mengutamakan kemampuan berfikir dalam proses produksi. Tenaga kerja ini membutuhkan ilmu pengetahuan yang luas dan pengalaman dalam menangani usaha-usaha produksi. Yang termasuk jenis tenaga kerja rohanian adalah : presiden, menteri, pimpinan organisasi, pimpinan perusahaan, dosen/guru, dan lain-lain. Tenaga kerja rohaniah ini dapat di kelompokkan menjadi : a) Managerial skill. Adalah tenaga kerja yang mampu dan cakap memimpin organisasi atau perusahaan b) Technological skill, adalah tenaga kerja yang mampu dan cakap dalam melaksanakan pekerjaan tertentu (dalam segi tehnik/cara) c) Organizational skill, adalah tenaga kerja yang mampu dan cakap mengatur berbagai usaha, baik dalam organisasi atau perusahaan, untuk kegiatan di dalam maupun di luar organisasi. 2) Tenaga Kerja jasmaniah Yaitu tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan tenaga/kekuatan fisik/jasmani, yang berupa keterampilan fisik dalam melaksanakan kegiatan produksi. Misalnya : pilot, ahli mesin, kuli/tukang.

81

Tenaga kerja jasmani dapat di kelompokkan menjadi : a. Tenaga kerja terdidik, yaitu tenaga kerja yang sebelumnya mendapat pendidikan khusus secara teratur dan mendalam. Contohnya : dokter, pengacara dan hakim, apoteker, pilot, nahkoda kapal, arsitektur, guru, dosen, dan lain-lain b. Tenaga kerja terlatih, yaitu tenaga kerja yang telah mendapatkan latihanlatihan atau kursus dan berpengalaman dalam bidang kerjanya. Contohnya : Sopir, montir, masinis, juru ketik dengan komputer, tukang reparasi jam tangan atau barang elektronik, bengkel kendaraan bermotor, dan lain-lain c. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, yaitu tenaga kerja yang hanya mengandalkan tenaga fisik tanpa membutuhkan pendidikan khusus maupun latihan-latihan atau kursus secara teratur, misalnya : perusahaan, pembantu, kuli, penyapu jalan, dan lain-lain.

Gambar. 17.1, Guru salah satu contoh tenaga kerja fikir/ tenaga kerja terdidik

c. Macam-Macam Pengangguran dan Usaha-Usaha Mengatasi Pengangguran Mungkin Kamu tahu dan memperhatikan lingkunganmu, baik saudara, tetangga atau temanmu, di antara mereka mungkin masih menganggur, belum bekerja atau sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. - Mengapa terjadi pengangguran ? Pengangguran terjadi karena ketidakseimbangan antara lapangan pekerjaan dengan jumlah angkatan kerja yang ingin bekerja. Apabila lapangan pekerjaan yang tersedia tidak seimbang atau lebih kecil dibandingkan dengan penduduk yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan (angkatan kerja) maka akan terjadi pengangguran. Seharusnya pertambahan penduduk atau pertambahan angkatan kerja diimbangi dengan pertambahan lapangan perkerjaan, sehingga pengangguran dapat dicegah. Pengangguran dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu : 1) Pengangguran terbuka adalah bila seseorang betul-betul menganggur dan belum mempunyai pekerjaan. 2) Pengangguran tersamar atau tersembunyi adalah bila seseorang tampaknya bekerja, tetapi kemampuan menghasilkannya kecil. Misalnya, sebidang tanah garapan yang sebenarnya cukup dikerjakan oleh 3 orang, dikerjakan oleh 9 orang. Jadi, seandainya jumlah 9 pekerja itu dikurangi menjadi 3 orang, sebenarnya tidak akan mengurangi hasil panen.

82

3) Setengah pengangguran adalah bila seseorang bekerja, tetapi tidak sesuai dengan pendidikan dan keahliannya. Misalnya, karena sulitnya mencari pekerjaan, seorang lulusan sarjana terpaksa menerima pekerjaan sebagai supir. d. Usaha-Usaha Mengatasi Pengangguran Dalam upaya mengatasi masalah pengangguran, pemerintah melakukan berbagai usaha sebagai berikut : 1) Meningkatkan kegiatan pembangunan yang bersifat padat karya yang dapat menampung tenaga kerja banyak. 2) Membudayakan program transmigrasi. 3) Membangun berbagai industri yang dapat menampung tenaga kerja lebih banyak seperti industri kecil dan menengah. 4) Menggiatkan pelaksanaan program keluarga berencana (KB) yang dapat mengurangi angka kelahiran. 5) Mengadakan proyek BUTSI (Badan Urusan Tenaga Kerja Suka Rela Indonesia) dengan menempatkannya di daerah-daerah pedesaan sebagai pelopor pembangunan. 6) Memperbanyak lapangan kerja dengan mengadakan pembangunan disegala bidang. 7) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui : a) Pendidikan umum ( SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi) b) Pendidkan kejuruan ( SMK ) c) Kursus keterampilan baik yang pelaksanaannya ditangani oleh pemerintah/ Departemen Tenaga Kerja ( BLK ), maupun kursus – kursus keterampilan yang pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat/ swasta. 8. Pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

Gambar 17.2, Menjahit adalah salah satu usaha yang banyak menyerap tenaga kerja, oleh karena itu pemerintah harus membina dan membantu permodalannya.

83

Kosakata : - Sensus Sensus penduduk Reparasi Dalang Palawija Wiraswasta

: : : : : : :

- konveksi

penghitungan jumlah sesuatu (manusia, ternak, industri atau lainnya) cacah jiwa memperbaiki atau membentulkan apa-apa yang rusak orang yang memainkan wayang tanaman selain padi yang ditanam di sawah disebut juga wirausaha yaitu orang yang pandai/mampu mengenali dan menentukan cara memproduksi barang Usaha penjahitan pakaian

Rangkuman : - Angkatan kerja adalah kelompok penduduk yang berumur lebih dari 10 tahun yang sudah bekerja atau yang sedang mencari pekerjaan. - Tenaga kerja adalah sebagian penduduk yang berfungsi ikut serta dalam proses produksi - Identifikasi angkatan kerja : 1. Orang-orang yang seminggu sebelum pencacahan, melakukan pekerjaan 2. Orang-orang yang seminggu sebelum pencacahan, tidak melakukan pekerjaan, tetapi sedang berusaha mendapatkan pekerjaan - Jenis-jenis tenaga kerja : 1. Tenaga kerja jasmaniah, terdiri atas : tenaga kerja terdidik, tanaga kerja terlatih, tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih 2. Tenaga kerja rohaniah, terbagi atas tenaga kerja managerial skill, technological skill, dan organizational skill - Jenis-jenis pengangguran : 1 Pengangguran terbuka 2 Pengangguran tersamar 3 Setengah pengangguran

6. Tugas 1 Jawaban pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat 1. Angkatan kerja adalah . . . . 2. Kelompok bukan angkatan kerja terdiri dari : 1) . . . 2) . . . . 3. Tenaga kerja adalah . . . . 4. Tenaga kerja dapat digolongkan menjadi 1) . . . 2) . . . . 5. Tenga kerja jasmaniah terdiri dari 1) . . . 2 ) . . . 3) . . . . 6. Pengangguran adalah . . . . 7. Pengangguran ada tiga macam, yaitu 1) ………….. 2) ………… 3) ……………. 8. Sebutkan paling sedikit 4 cara usaha mengatasi pengangguran !

84

Kegiatan 2 :

Peranan Pemerintah dalam Menanggulangi Permasalahan Tenaga Kerja

1.

Standar Kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia Kompetensi Dasar Mendeskripsikan angkatan kerja dan tenaga kerja sebagai sumber daya dalam kegiatan ekonomi, serta peranan pemerintah dalam upaya menanggulanginya. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegitan 2 ini, Kamu mampu : 1. Menjelaskan pendayagunaan angkatan kerja dan tenaga kerja 2. Menjelaskan peranan pemerintah dalam menangani permasalahan tenaga kerja Materi Pokok 1. Pendayagunaan angkatan kerja dan tenga kerja 2. Peranan pemerintah dalam menangani permasalahan tenaga kerja Uraian Materi : Dalam undang-undang dasar 1945, pada Bab X tentang Warga Negara, pasal 27 ayat (2) yang bunyinya : ”Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Dari ayat (2) pasal 27 Bab X UUD 1945 tersebut dapat diartikan bahwa pemerintah Indonesia memiliki peranan yang sangat besar untuk menyediakan lapangan kerja, kemudian mampu memberikan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi warga negaranya. Sebenarnya pemerintah sudah berusaha untuk menyediakan lapangan kerja, berkerja sama dengan partner pemerintah yaitu perusahaan/badan usaha swasta atau berkerja sama dengan pemilik modal perusahaan asing (luar negeri). Tetapi karena jumlah pengangguran atau pencari pekerjaan sangat besar, maka penyediaan lapangan pekerjaan itu masih lebih kecil dan belum sebanding dengan jumlah penduduk pencari pekerjaan itu. Sehubungan dengan banyaknya angkatan kerja yang belum bekerja dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan, sementara mereka mungkin belum/tidak memiliki kualitas dan keahlian yang memadahi sebagai tenaga kerja, maka untuk itu pemerintah berusaha melakukan upaya mendayagunakan angkatan kerja, dengan melakukan berbagai cara.

2.

3.

4.

5.

85

b. Pendayagunaan Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja. Dalam upaya mendayagunaan angkatan kerja dan tenaga kerja pemerintah melakukan berbagai cara, seperti berikut : 1) Penyiapan atau Pembinaan Kesehatan Dalam rangka mempertinggi taraf kesehatan dan kecerdasan rakyat, pembangunan kesehatan, termasuk perbaikan mutu gizi, maka makin perlu pemerintah mengembangkan mutu kesehatan nasional. Peningkatan kesehatan dilakukan dengan partisipasi aktif masyarakat dan diarahkan terutama kepada golongan masyarakat yang berpenghasilan rendah, baik di desa maupun di kota. Perhatian khusus diberikan kepada daerah terpencil, daerah pemukiman baru, termasuk daerah transmigrasi dan daerah perbatasan. Perbaikan kesehatan rakyat dilakukan melalui pencegahan dan penyembuhan dengan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada rakyat. Pembangunan kesehatan ditujukan pada peningkatan pemberantasan penyakit menular dan penyakit rakyat, peningkatan keadaan gizi rakyat, peningkatan keadaan air minum, peningkatan kebersihan dan kesehatan lingkungan, perlindungan rakyat terhadap bahaya narkotika dan penggunaan obat yang tidak mememenuhi syarat, serta penyuluhan kesehatan masyarakat untuk memasyarakatkan perilaku hidup sehat yang dimulai sedini mungkin sejak anak-anak. Dalam rangka lebih mendekatkan pelayanan kesehatan kepada rakyat, pemerintah akan melanjutkan dan meningkatkan pembangunan serta kemampuan pusat-pusat kesehatan masyarakat dan rumah-rumah sakit, penyediakan tenaga-tenaga medis dan paramedis, serta penyediaan obatobatan yang makin merata, dan terjangkau oleh rakyat banyak.

Gambar 17.3, Periksakan kesehatanmu secara berkala di puskesmas terdekat, untuk menjaga kesehatan.

86

2) Penyiapan atau Pembinaan Keterampilan Pembinaan keterampilan dapat diupayakan melalui pendidikan dan latihan. Dengan latihan diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja muda yang siap masuk ke dalam dunia pekerjaan. Pada gilirannya, melalui latihan akan tumbuh disiplin kerja yang akan meningkatkan motivasi, kreativitas, dan keamanan kerja. Sejalan dengan itu, melalui latihan di balai-balai latihan ditanamkan sikap mental yang positif terhadap setiap jenis pekerjaan, baik pekerjaan halus maupun yang kasar.

Gambar 17.4, Pemerintah (Departemen terkait) berusaha meningkatkan ketrampilan, melalui Pembinaan latihan di Balai latihan Kerja (BLK).

3) Pemanfaatan Tenaga Kerja di Dalam dan di Luar Negeri Dalam pelita IV, kebijakan ketenagakerjaan diarahkan kepada penyaluran, penyebaran, dan pemanfaatan tenaga kerja yang lebih baik dengan jalan pembinaan dan peningkatan keterampilan, terutama bagi angkatan kerja usaha muda. Tenaga kerja merupakan sumber daya manusia yang dapat dijadikan sebagai modal dasar pembangunan nasional. Pemanfaatan tenaga kerja ini dapat diwujudkan dalam bentuk–bentuk sebagai berikut. a) Pengerahan tenaga kerja sukarela BUTSI Dengan adanya BUTSI, diharapkan akan tumbuh kepribadian, disiplin, dan keterampilan para pemuda dalam membantu proses pembaruan dan pembangunan masyarakat di daerah pedesaan. b) Kuliah kerja nyata (KKN) Melalui KKN para mahasiwa, terutama yang berada pada tingkat akhir akan terjun langsung dalam pembangunan dengan masyarakat di daerah pedesaan. c) Pembatasan penggunaan tenaga asing Penggunaan tenaga asing perlu dibatasi, terutama pada bidang - bidang pekerjaan yang tidak memerlukan keahlian khusus. Dengan pembatasan ini kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia dapat diperluas.

87

Pemanfaatan tenaga kerja di luar negeri dapat kita lihat dengan banyaknya tanaga kerja Indonesia yang dikirim ke Saudi Arabia dan Malaysia. Untuk itu demi keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan mereka di luar negeri, pemerintah melarang pengiriman tenaga kerja Indonesia keluar negeri secara gelap (illegal). b. Peranan Pemerintah dalam Menanggulangi Permasalahan Tenaga Kerja. Sejalan dengan pelaksanaan pembangunan nasional di Indonesia dan hasil-hasil yang telah dicapai dari pembangunan nasional yang dilaksanakan secara berencana, bertahap, berkesinambungan, menyeluruh dan terpadu, maka sejak itulah pemerintah membuka lapangan kerja dan berupaya memberi kesempatan bekerja bagi warga negaranya. Sejak pelaksanaan pembangunan jangka panjang tahap I (PJPT pertama) tanggal 1 April 1969 sampai dengan sekarang, telah dilakukan upaya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu pembangunan di bidang fisik material dan mental spriritual, yang dilakukan secara serasi, selaras dan seimbang. Sejalan dengan tujuan pembangunan nasional yang tercatum dalam GBHN tahun 1993, yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata secara materiil dan spiritual, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, berdaulatan tertib, dan damai, maka pelaksanaan pembangunan nasional berpegang pada Trilogi pembangunan, yang meliputi: 1) Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 2) Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi 3) Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis Setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, hasilnya diharapkan dapat dinikmati dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara merata. Agar harapan ini menjadi kenyataan, maka pelaksanaan pembangunan nasional berpegang pada delapan jalur pemerataan, yang meliputi : 1) Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat, yaitu sandang,pangan dan papan/perumahan. 2) Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan. 3) Pemerataan pembagian pendapatan. 4) Pemerataan kesempatan usaha. 5) Pemerataan kesempatan kerja. 6) Pemerataan kesempatan berpartipasi dalam pembangunan, khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita. 7) Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. 8) Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

88

Pelaksanaan pembangunan, secara fisik material dapat dilihat, dirasakan dan dinikmati pada dua sektor penting yaitu : Sektor Ekonomi dan Sektor Sosial. Dalam pelaksanaan pembangunan maupun untuk merawat, melestarikan dan menjaga hasil pembangunan itu, sudah dipastikan dibutuhkan tenaga kerja dari angkatan kerja yang ada di masyarakat Indonesia.

Gambar 17.5, Pemerintah berhasil membangun berbagai proyek dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

1) Hasil pembangunan di sektor ekonomi, diantaranya adalah: a) Bidang pertanian, hasilnya meliputi : (1) Melakukan ekstensifikasi (menambah luasnya lahan pertanian) di luar P. Jawa dan Bali, (2) Melakukan intensifikasi (meningkatkan mutu faktor-faktor produksi dengan menyediakan dan mengusahakan mesin-mesin bajak, perontok padi, penggilingan padi dan lain-lain, (3) Melakukan reboisasi, yaitu penanaman kembali/ penghijauan hutan gundul sebagai uasaha pelestarian sumber air untuk keperluan pertanian, (4) Pembuatan bendungan/ waduk irigasi guna memenuhi kebutuhan air untuk mengairi sawah, (5) Merehabilitasi tanah kritis, tandus, dan kering dengan membuat terasering, (6) Menyediakan bibit unggul, pupuk, obat pembasmi hama tanaman dan lain-lain, (7) Membantu memasarkan hasil pertanian, atau menampung hasil pertanian itu melalui KUD (Koperasi Unit Desa) dan Bulog (Badan Urusan Logistik), (8) Memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada petani atau pengusaha perkebunan untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya, dan (9) Terlaksananya program swasembada pangan.

89

Di bidang pertanian, tenaga kerja yang dibutuhkan adalah : - Pemilik lahan pertanian, perkebunan, palawija dan buah-buahan, sayur-mayur, baik sebagai manager maupun sebagai pelaksana/petani. - Penggarap lahan pertanian/petani gurem hanya sebagai buruh pertanian - Penyalur hasil pertanian dari daerah penghasil ke daerah pemakainya - Sebagai pekerjaan sampingan dalam pertanian, dibutuhkan tenaga kerja sebagai peternak ayam, bebek, burung, budidaya ikan, dan lainlain.

Gambar 17.6, Usaha Koperasi dalam rangka peningkatan kesjahteraan rakyat

b) Di bidang industri, hasilnya meliputi : (1) Pembinaan terhadap industri kecil baik dengan pemberian kredit lunak, pemberian latihan manajemen dan pengelolaan perusahaan secara baik (2) Perluasan bidang industri, baik industri yang sudah ada maupun yang belum ada, seperti industri maritime, penerbangan, dan elektronika, (3) Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan industri di daerah –daerah tertentu (4) Melindungi hasil industri dalam negeri terhadap desakan hasil produksi/industri laur negeri, dan (5) Membantu memasarkan hasil industri baik di dalam negeri maupun di luar negeri (6) Mengembangkan home industri dan wiraswasta.

Gambar 17.7, Ilmuwan sebagai tenaga ahli sangat dibutuhkan dalam mengembangkan induistri

90

Di bidang industri ini dibutuhkan tenaga kerja seperti : - Manager sebagai pimpinan perusahaan maupun pemilik modal - Seorang ahli dan pelaksana pembukuan keuangan dan data usaha - Seorang ahli mekanik dan perlistrikan maupun pekerja pabrik bagian mesin - Pekerja pabrik yang mengelola bahan mentah menjadi barang jadi atau pelaksana dalam proses produksi - Petugas keamanan (satpam) petugas kebersihaan dan pengemudi (sopir) - Petugas pergudangan dan pemasaran barang termasuk distributor - Dan lain-lain tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan c) Di bidang pertambangan hasil yang diperoleh adalah : (1) Mencari dan menganalisa lahan yang memiliki potensi hasil tambang serta melakukan pemetaan, (2) Melakukan penggalian/ pengambilan barang tambang (3) Meningkatan usaha pengelolahan hasil tambang dalam negeri (4) Peningkatan penerapan teknologi modern di bidang pertambangan (5) Memasarkan hasil pertambangan untuk meningkatkan penerimaan negara (6) Mendistribusikan hasil tambang terutama bahan bakar minyak (BBM) secara merata ke seluruh daerah-daerah di Indonesia dan dunia (7) Berusaha melakukan pembinaan dan imbauan untuk menghemat penggunaan barang tambang terutama BBM, karena barang tambang termasuk barang yang tidak dapat diperbaharui (membutuhkan waktu yang sangat lama)

Gambar 17.8, Kegiatan pengeboran minyak bumi yang dilakukan oleh pemerintah untuk kemakmuran rakyat

Di bidang pertambangan selain tenaga kerja yang dibutuhkan dalam kegiatan industri di atas, dalam kegiatan ini dibutuhkan pula : - Tenaga ahli dan pelaksanaan penelitian kandungan tanah/lahan yang mengandung bahan bakar minyak, emas, alumunium, bijih besi, timah atau jenis tambang lainnya. - Petugas ekplorasi dan penambangan barang tambang

91

d) Di bidang energi, hasil yang diperoleh diantaranya : (1) Pengembangan pemakaian sumber energi baru. Di luar minyak bumi dan batu bara (2) Mengembangkan pemakaian sumber energi panas matahari (3) Mengembangkan pemakaian sumber energi tenaga angin dan tenaga nuklir (4) Pembangunan pusat-pusat pembangkit tenaga listrik (5) Pelaksanaan program listrik masuk desa (6) Pengembangan dan pemanfaatan energi didasarkan pada kebijaksanaan energi yang menyeluruh serta terpadu dengan memperhitungkan peningkatan kebutuhan baik untuk ekspor maupun kebutuhan dalam negeri. Tenaga kerja yang dibutuhkan selain, pimpinan pelaksanaan pembukuan dan tata usaha, petugas keamanan, kebersihan, pengemudi dibutuhkan pula: - Tenaga ahli (insinyur) bidang energi yang memiliki keahlian di bidang tenaga panas matahari, angin, nuklir, air, dan lain-lain. - Petugas yang mampu menjalani pendistribusian energi kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti pegawai perusahaan listrik negara (PLN) atau energi lainnya. e) Di bidang perhubungan, hasil yang diperoleh adalah : (1) Pembangunan jalan raya terutama di daerah-daerah yang mempunyai potensi dengan hasil produksi yang melimpah untuk dapat disalurkan ke daerah-daerah pemasaran hasil tersebut, (2) Pembangunan jalan tol atau jalan bebas hambatan untuk memperlancar arus lalu litas yang menghubungkan antara suatu kota dengan kota lainnya, (3) Pembangunan jalan layang, di kota-kota besar untuk mengurangi kepadatan jalan raya dan kemacetan lalu lintas (4) Penambahan armada angkutan terutama angkutan umum baik bus, kereta api, kapal laut, dan pesawat udara. (5) Pembangunan rel kereta api dan stasiun-stasiun kereta api. (6) Meningkatkan pelayanan angkutan sungai, danau, laut dan penyeberangan di selat-selat (di selat Bali, selat Sunda, selat Madura, dan lain –lain). (7) Pembangunan terminal bus, stasiun kereta api, bandar udara, palabuhan dan lain-lain.

92

Gambar 17.9, Keberhasilan pemerintah menyediakan armada angkutan, dalam rangka percepatan dan kelancaran pengangkutan penumpang (orang) dan barang

Di bidang ini selain dibutuhkan tanaga industri (mobil, kereta api/lokomotif dan gerbong, kapal laut, pesawat udara atau kendaraan umum) dibutuhkan pula : pilot, nahkoda kapal, ahli mesin kendaraan, termasuk tenaga awak pesawat atau kapal. Selain itu petugas-petugas yang melayani masyarakat di terminal bus, stasiun kereta api, Bandar udara, pelabuhan atau lainnya. Petugas-petugas yang menangani angkutan barang, hasil bumi, hasil industri, hasil hutan, hasil perkebunan dan lain-lain Keseluruhan petugas itu bertujuan untuk memberikan pelayanan, kenyamanan dan keselamatan penumpang maupun barang secara baik. Selain alat-alat transportasi di atas, alat-alat komunikasi dan informasi seperti telepon. Internet, telepon genggam maupun yang lainnya, juga dibutuhkan tenaga terampil sebagai sumber mata pencaharian angkatan kerja. f) Bidang pariwisata Hasil pembangunan di bidang pariwisata, di antaranya adalah : (1) Menentukan dan membangun lokasi atau daerah-daerah pariwisata yang menarik dan nyaman (2) Membangun prasasti, memugar candi, monumen atau peninggalan sejarah yang rusak (3) Menyediakan alat transportasi dan akomodasi yang nyaman dan menarik (4) Memberikan pelayanan yang menyenangkan dan memuaskan (5) Pembinaan dan pengembangan pariwisata di dalam negeri

93

(6) Melakukan pengenalan dan promosi daerah-daerah pariwisata di luar negeri (7) Mempelihatkan atau mengadakan pertunjukan kesenian dan kebudayaan di luar negeri, dan (8) Pembangunan hotel atau penginapan yang nyaman, bersih, dan menyenangkan. Di bidang pariwisata ini, selain dibutuhkan para manager, dibutuhkan pula pemandu wisata, pengelola dan pelayan hotel, tenaga-tenaga yang memberikan pelayanan pada tempat-tempat rekreasi dan hiburan serta lembaga-lembaga travel biro perjalanan maupun biro pariwisata dan lainlain. g) Bidang perdagangan Hasil pembangunan di bidang perdagangan, di antaranya : 1) Membangun pasar-pasar dan pusat-pusat perbelanjaan 2) Penyempurnaan lembaga-lembaga perdagangan,pemasaran, dan tata niaga, 3) Memperlancar arus distribusi barang dari produsen ke konsumen 4) Menyebarkan hasil pemenuhan kebutuhan secara merata 5) Mengatur dan mengendalikan harga barang dagangan di pasaran 6) Melindungi konsumen dari usaha-usaha yang merugikan dan mengecewakan 7) Kegiatan ekspor dan impor barang hasil produksi/industri

Gambar 17.10, Dengan memiliki alat transportasi yang memadai, maka dapat memperlancar penyebaran hasil produksi secara merata.

Di bidang perdagangan, dibutuhkan tenaga-tenaga distributor seperti : Grosir, agen, swalayan, pusat-pusat pembelanjaan (makro, goro, carrefour) toko-toko atau warung-warung, baik di pasar maupun di perusahaan. Selain itu tenaga-tenaga pengecer, pedagang kaki lima, pedagang keliling, pedagang asongan, warung-warung makan di pinggir jalan, dan lain-lain. Kegiatan perdagangan dengan luar negeri (ekspor dan impor) dibutuhkan tenaga-tenaga yang profesional yang dapat ditarik menjadi angkatan kerja. h) Bidang transmigrasi Hasil pembangunan di bidang transmigrasi, di antaranya adalah : (1) Membuka lahan baru untuk pemukiman dan pertanian (2) Membuka lapangan kerja baru bagi para transmigran (3) Memindahkan penduduk dari daerah padat ke daerah yang jarang penduduknya 94

(4) Meningkatkan pemerataan penyebaran penduduk (5) Melakukan pembinaan dan penyuluhan usaha pertanian kepada para transmigran (6) Meningkatkan jumlah transmigrasi (7) Membantu memasarkan hasil produksi pertanian para transmigran Di bidang transmigrasi, selain dibutuhkan tenaga-tenaga yang menangani kegiatan transmigrasi, juga dibutuhkan tenaga-tenaga petani yang produktif tetapi tidak memiliki sawah/lahan pertanian i) Bidang koperasi Hasil pembangunan itu di antaranya adalah (1) Melakukan pembinaan pada koperasi agar tumbuh menjadi lembaga ekomoni yang kuat dan wadah utama untuk pembinaan golongan ekonomi lemah (2) Memberikan bantuan kredit untuk meningkatkan usaha koperasi (3) Meningkatkan dan memberikan dorongan untuk usaha memajukan koperasi (4) Mendirikan dan membina Koperasi Unit Desa (KUD) di daerah pedesaan (5) Mendorong perkembangan koperasi dan lembaga-lembaga pendidikan koperasi, dan (6) Memberikan bantuan dan kemudahan kepada koperasi sekolah Di bidang koperasi ini dibutuhkan tenaga penyuluhan, pembina yang ahli dan pengelola koperasi yang professional, jujur serta bertanggung jawab. Koperasi di Indonesia bernaung di bawah Menteri Negara Urusan koperasi dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). 2) Hasil pembangunan di sektor sosial, di antaranya adalah : a) Di bidang pendidikan, hasilnya adalah : (1) Membangun gedung-gedung untuk tempat pendidikan, dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi (2) Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, seperti meja bangku alat tulis, alat-alat laboratorium, alat-alat keterampilan, perpustakaan dan lain-lain (3) Mempersiapkan tenaga-tenaga pendidikan yang ahli dan siap pakai (4) Meningkatkan keterampilan dan kemampuan guru dalam menjalankan tugasnya (5) Memberikan bea siswa kepada siswa-siswa yang berprestasi tapi tergolong tidak mampu, dan (6) Mengatur dan meningkatkan teknik pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk meningkatkan mutu pendidikan.

95

Gambar 17.11, Salah satu contoh hasil pembangunan di bidang pendidikan adalah dibangunnya perpustakaan yang memadai

Di bidang pendidikan dibutuhkan pendidik dan tenaga kependidikan seperti : guru, dosen, guru pembimbing (BP), tenaga administrasi dan tenaga keamanan maupun tenaga kebersihan , serta tenaga kerja lainnya. b) Di bidang kesehatan, hasilnya adalah : (1) Membangun gedung-gedung rumah sakit, puskesmas baik di daerah maupun di kota besar (2) Menyediakan alat-alat, sarana dan prasarana kesehatan yang memadai dan sesuai dengan perkembangan zaman (modern) (3) Menyiapkan tenaga-tenaga medis yang ahli dan siap pakai (4) Meningkatkan pelayanan dan perhatian kepada pasien sebaik mungkin dan (5) Menyediakan obat-obatan dengan harga yang memadai dan terjangkau Di bidang kesehatan ini dibutuhkan tenaga medis dan para medis, seperti : dokter ahli, dokter spesialis, perawat, pegawai tata usaha dan keuangan, tenaga keamanan dan kebersihaan, tenaga-tenaga farmasi maupun industri obat-obatan dan seorang apoteker. c) Bidang pembinaan dan pembangunan hukum (1) Mengadakan penyuluhan dan pembinaan tentang kesadaran hukum baik di sekolah maupun masyarakat, (2) Menciptakan situasi dan kebiasaan mentaati peraturan berlalu lintas (3) Memberikan bantuan kepada masyarakat yang awam tentang hukum yang kebetulan memiliki kasus yang berhubungan dengan hukum. (4) Didirikannya LBH (Lembaga Bantuan Hukum) (5) Menyiapkan tenaga-tenaga ahli hukum yang siap pakai (6) Adanya usaha-usaha untuk menegakkan hukum, dan (7) Diselenggarakannya acara di media televisi yang membahas tentang kesadaran hukum

96

Pembinaan peranan pemerintah lainnya di bidang hukum adalah : pengacara , hakim agung, jaksa, pelayanan jasa/LBH (Lembaga Bantuan Hukum) penegakan hukum (polisi/militer) dan lain-lain. d) Selanjutnya peranan pemerintah lainnya di bidang angkatan kerja, tenaga kerja maupun buruh, di antaranya adalah: (1) Perlindungan dan keselamatan serta kesehatan tenaga kerja Agar para buruh dan pengusaha memahami hak dan kewajibannya perlu diadakan pengawasan dan perlindungan serta penyuluhan tentang tenaga kerja Dalam pengawasan tersebut, perlu adanya kesepakatan kerja bersama, tentang peraturan perusahaan, asuransi sosial tenaga kerja, dan pelaksanaan tunjangan akibat kecelakaan kerja. Kegiatan pengawasan meliputi pengawasan terhadap keracunan dan pengaruh penggunaan bahan kimia. Di samping itu, memperhatikan perlindungan tenga kerja wanita dan anak-anak melalui penyediaan tempat penitipan anak (TPA), makanan bergizi, fasilitas, dan pemberian waktu luang untuk melaksanakan program bekerja sambil belajar bagi tenaga buta aksara. (2) Pengaturan Pengupahan Dalam peraturan upah ditetapkan standar upah minimum. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi perpindahan pekerja dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan, yang akhirnya dapat menekan urbanisasi. (3) Jaminan Sosial Dengan adanya peraturan perundang-undangan tentang jaminan sosial dan kesejahteraan tenaga kerja, seperti asuransi kecelakaan kerja dan tabungan hari tua maka seseorang akan lebih tenang dalam bekerja. Ketenangan bekerja akan dapat meningkatkan produksi. Besarnya jaminan ini disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. (4) Perjanjian Perburuhan Demi kelancaran perusahaan perlu dijalin suatu kerja sama antara buruh dengan pengusaha. Suatu kerja sama yang serasi, saling menghormati, saling memahami hak dan kewajiban masing-masing pihak. (5) Perluasan dan pemerataan kesempatan kerja, (6) Peningkatan kualitas tenaga kerja dengan mengadakan penataranpenataran atau pendidikan dan latihan (diklat) (7) Mempersiapkan tenaga-tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki keahlian, (8) Pembinaan hubungan perburuhan dengan pengusaha, untuk terciptanya hubungan kerja sama yang serasi dan hormonis, (9) Usaha melindungi buruh/karyawan dari sikap pengusaha yang sewenang-wenang, (10) Memberikan dan meningkatkan kesejahteraan pegawai, melalui kenaikan tunjangan gaji atau penghasilan lainnya, dan (11) Menetapkan gaji/penghasilan minimal per hari (UMR = upah minimum regional) kepada buruh/pekerja pabrik di perusahaanperusahaan swasta.

97

Kosakata : - gizi - BUTSI - GBHN - Home Industri - pemetaan eksplorasi ekploitasi KKN

: : : : : : : :

zat makanan pokok yang dibutuhkan tubuh manusia Badan Tenaga Kerja Sukarela Indonesia Garis-garis Besar Haluan Negara kegaiatan industri yang dilakukan di rumah proses atau cara membuat peta, boleh dengan pemotretan dari udara untuk meyelidiki sesuatu penjelajahan lapangan/daerah tertentu untuk menyelediki terdapatnya sumber-sumber alam/mineral pengusahaan atau pendayagunaan atau mengambil kekayaan alam berupa barang tambang, hasil hutan. Kuliah Kerja Nyata/ Praktek kerja lapangan.

Rangkuman : a. Pemerintah melakukan usaha pendayagunaan angkatan kerja/tenaga kerja dengan berbagai cara, yaitu : 1) Penyiapan dan pembinaan kesehatan 2) Penyiapan dan pembinaan keterampilan 3) Memanfaatkan tenaga kerja di dalam negara dan luar negeri (BUTSI, KKN dan TKI) b. Peranan pemerintah dalam menanggulangi permasalahan tenaga kerja Indonesia dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut : 1) Berpegang pada trilogi pembangunan 2) Mengacu pada 8 jalur pemerataan 3) Menyalurkan tenaga kerja dalam kegiatan/bidang-bidang ekonomi : - pertanian - energi - perdagangan - industri - perhubungan - transmigrasi - pertambangan - pariwisata - koperasi Menyalurkan tenaga kerja dalam bidang sosial, seperti : - pendidkan - pembinaan hukum - kesehatan 4) Perlindungan dan keselamatan kerja serta kesehatan tenaga kerja 5) Pengaturan upah buruh/karyawan 6) Perluasan dan pemerataan kesempatan kerja 7) Peningkatan kualitas tenaga kerja 8) Persiapan tenaga kerja yang berkualitas 9) Pembinaan hubungan perburuhan dengan pengusaha 10) Perlindungan buruh dari pengusaha yang sewenang-wenang 11) Memberikan kesejahteraan secara layak 12) Menetapkan UMR (Upah minimal regional)

98

6. Tugas 2 Jawablah pertanyan berikut : 1. Sebutkan tiga cara usaha pendayagunaan angkatan kerja/tenaga kerja ! 2. Sebutkan bidang-bidang ekonomi yang dapat menanggulangi masalah tenaga kerja ! 3. Sebutkan bidang-bidang sosial yang mampu menanggulangi masalah tenaga kerja ! 4. Sebutkan maksumal 3 macam peranan pemerintah dalam membantu masalah tenaga kerja/angkatan kerja !

99

C. PENUTUP Setelah Kamu selesai mempelajari kegiatan 1 dan kegiatan 2 pada modul ini, berarti Kamu sudah menguasai tentang : 1. Angkatan kerja adalah kelompok penduduk yang berumur lebih dari 10 tahun, tetapi yang sudah bekerja atau yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. 2. Jenis-jenis angkatan kerja : a. orang yang sudah melakukan pekerjaan (sudah bekerja) b. orang-orang yang tidak bekerja, tetapi sedang berusaha mendapatkan pekerjaan 3. Kelompok penduduk yang bukan angkatan kerja adalah penduduk yang berumur lebih dari 10 tahun, tetapi orang itu sedang melanjutkan sekolah/kuliah atau dia adalah ibuibu rumah tangga yang tidak memperoleh upah. 4. Berdasarkan umur, penduduk dibagi tiga golongan yaitu : a. Penduduk non produktif, yang berusia 0 s.d. 14 tahun b. Penduduk produktif, yang berusia 15 s.d. 59 tahun c. Penduduk non produktif, yang berusia di atas 60 tahun 5. Tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah penduduk yang melakukan kegiatan usaha dengan menggunakan jasmani atau rohaninya, yang ditujukan untuk menghasilkan barang/jasa (produksi) guna mencapai kemakmuran. 6. Jenis-jenis tenaga kerja : a. Tenaga kerja jasmaniah, yang terdiri dari : - Tenaga kerja terdidik - Tenaga kerja terlatih - Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih b. Tenaga kerja rohaniah, terdiri dari : - Managerial skill - Technological skill - Organizational skill 7. Pengangguran adalah orang yang tidak/belum memiliki pekerjaan. Ada tiga macam jenis pengangguran yaitu : a. pengangguran terbuka, orang yang benar-benar belum bekerja b. pengangguran tersamar, orang yang terlihat bekerja, tetapi kemampuan menghasilkannya kecil c. setengah pengangguran, orang yang bekerja tetapi tidak sesuai dengan pendidikan dan keahlian yang dimiliki. 8. Usaha-usaha mengatasi pengangguran : a. mengusahakan pekerjaan yang bersifat padat karya b. mendirikan pusat diklat (pendidikan dan latihan) c. melakukan usaha transmigrasi d. mensukseskan usaha keluarga berencana e. mengusahakan perusahaan industri f. melaksanakan BUTSI (Badan Urusan Tenaga Kerja Sukarela Indonesia) g. memperbanyak lapangan kerja dan pembangunan di segala bidang 9. Berbagai usaha mendayagunakan angkatan kerja/tenaga kerja yang dilakukan pemerintah adalah : a. penyiapan dan pembinaan kesehatan b. penyiapan dan pembinaan keterampilan c. pemanfaatan tenaga kerja di dalam negeri dan di luar negeri

100

10. Pelaksanaan pembangunan nasional berpegang pada Trilogi Pembangunan, yaitu : 1) pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya 2) pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi 3) stabilitas nasional yang sehat dan dinamis 11. Pelaksanaan pembangunan nasional yang berpegang pada delapan jalur pemerataan, yaitu pemerataan dalam hal : a) memenuhi kebutuhan pokok b) kesempatan memperoleh pendidikan dan layanan kesehatan c) pembagian pendapatan d) kesempatan usaha e) kesempatan kerja f) kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan g) penyebaran pembangunan h) kesempatan memperoleh keadilan 12. Peranan pemerintah dalam menangani/menanggulangi tenaga kerja/angkatan kerja adalah dengan melakukan usaha-usaha : a) berpegang pada trilogi pembangunan b) berpegang pada delapan jalur pemerataan c) mengusahakan menyalurkan tenaga kerja pada bidang ekonomi, seperti : - bidang pertanian - bidang industri - bidang pertambangan - bidang energi - bidang perhubungan - bidang pariwisata - bidang transmigrasi - bidang koperasi - bidang perdagangan d) mengusahakan/menyalurkan tenaga kerja pada bidang-bidang sosial, seperti : - bidang pendidikan - bidang pembinaan hukum - bidang kesehatan e) memberi perlindungan, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja f) pengaturan upah/gaji karyawan/buruh g) perluasan dan pemerataan kesempatan kerja h) peningkatan kualitas tenaga kerja i) mempersiapkan tenaga kerja yang berkualitas j) menjaga dan pembinaan hubungan yang harmonis antara organisasi perburuhan dengan pengusaha k) melindungi buruh dari pengusaha yang sewenang-wenang l) memberikan kesejahteraan pegawai/buruh secara baik m) menetapkan upah minimun regional (UMR)

101

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 : 1. Angkatan kerja adalah kelompok penduduk yang berumur lebih dari 10 tahun, tetapi yang sudah bekerja atau yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. 2. 1). Orang yang sedang bersekolah/kuliah 2). Orang-orang yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dan tidak menerima upah 3. Tenaga kerja adalah penduduk yang melakukan kegiatan usaha dengan menggunakan jasmani atau rohaninya, yang ditujukan untuk menghasilkan barang/jasa (produksi) guna mencapai kemakmuran. 4. a. Tenaga kerja jasmani b. Tenaga kerja rohani 5. a. Tenaga kerja terdidik b. Tenaga kerja terlatih c. Tenaga kerja tak terdidik dan terlatih 6. Pengangguran adalah penduduk yang tidak/belum memiliki pekerjaan. 7. a. Pengangguran terbuka b. Pengangguran tersamar c. Setengah pengangguran 8. Usaha-usaha mengatasi pengangguran : 1) mengusahakan pekerjaan yang bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kerja) 2) mendirikan pusat pendidikan dan latihan keterampilan 3) melakukan transmigrasi 4) melaksanakan program keluarga berencana (KB) 5) memperbanyak perusahaan industri 6) melaksanakan BUTSI 7) memperbanyak pembangunan di segala bidang (ekonomi, sosial, spiritual) yang dapat menyerap tenaga kerja.

102

Tugas 2 : 1. Usaha pendayagunaan angkatan kerja : 1) Penyiapan dan pembinaan kesehatan penduduk 2) Penyiapan dan pembinaan keterampilan penduduk 3) Pemanfaatan tenaga kerja di dalam negeri dan di luar negeri 2. Usaha penanggulangan tenaga kerja dengan pembangunan ekonomi, terdiri dari bidang-bidang : - pertanian - industri - perhubungan - pertambangan - energi - pariwisata - transmigrasi - koperasi - perdagangan 3. Usaha untuk menanggulangi tenaga kerja dengan pembangunan bidang sosial adalah pada : - bidang pendidikan - bidang pembinaan hukum - bidang kesehatan 4. Beberapa peranan pemerintah lainnya dalam menanggulangi masalah tenaga kerja adalah : 1) perlindungan, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja 2) pengaturan upah buruh/karyawan 3) perluasan dan pemerataan kesempatan kerja 4) peningkatan kualitas tenaga kerja 5) mempersiapkan tenaga kerja yang berkualitas 6) menjaga dan pembinaan hubungan organisasi perburuhan dengan pengusaha 7) perlindungan buruh/karyawan dari tindakan sewenang-wenang pengusaha 8) memberikan kesejahteraan pegawai secara baik 9) menetapkan upah minimum regional (UMR)

103

104

IPS. VIII.2.7.18

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media

: : :

1. Drs. H. Minto Purwo S,M.Pd. 2. Dra. Tiur Gultom Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd. Dyah Purnawati, BA

Perevisi

:

Drs. Subadri, MM Drs. Suyanto Suyadi, S.Pd.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

105

106

A. PENDAHULUAN
Selamat bertemu kembali pada modul berikut tentang Sistem Perekonomian Indonesia. Tentunya Kamu masih ingat materi pelajaran dan kompetensi yang harus Kamu miliki untuk materi yang lalu bukan? Di semester I (satu), Kamu sudah mempelajari tentang pelaku ekonmi rumah tangga keluarga, perusahaan, koperasi dan Negara. Dalam modul yang lalu Kamu juga sudah mempelajari dan memiliki kompetensi tentang Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja bukan? Dalam materi ini Kamu sudah memiliki kompetensi tentang Pengertian angkatan kerja dan tenaga kerja, selanjutnya tentang peranan pemerintah dalam mengatasi masalah tenaga kerja. Untuk mengatur kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dan badan usaha serta tenaga kerja, kita perlu memiliki kompetensi tentang Sistem Perekonomian, Pelaku dan Pengatur Perekonomian di Indonesia. Karena itu dalam modul ini kita akan mempelajari dan memiliki kompetensi dalam tiga kegiatan berikut yaitu : Kegiatan 1 tentang : Pengertian Sistem Perekonomian Kegiatan 2 tentang : Pelaksanaan Sistem Perekonomian di Indonesia Kegiatan 3 tentang : Pelaku Utama dan Pengatur Perekonomian Indonesia Waktu yang disediakan untuk mempelajari modul ini adalah 6 x 40 menit, termasuk mengerjakan soal/tes modul. Nah …….. segeralah Kamu mulai mempelajari modul ini dengan baik. Semoga berhasil . . . Selamat belajar . . .

107

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1

:

Pengertian Sistem Perekonomian

1. Standar kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendiskripsikan pelaku-pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan 1 ini, Kamu mampu : 1 Menjelaskan pengertian sistem perekonomian 2 Menjelaskan jenis-jenis sistem perekonomian 3 Menyebutkan ciri-ciri dari jenis sistem perekonomian 4. Materi Pokok 1 Pengertian sistem perekonomian 2 Jenis-jenis sistem perekonomian 3 Ciri-ciri dari jenis sistem perekonomian 5. Uraian Materi a. Pengertian Sistem Perekonomian Sistem perekonomian di berbagai Negara tidak sama, karena sistem perekonomian suatu negara sangat tergantung pada pandangan hidup yang dianut oleh Negara yang bersangkutan. Misalnya Indonesia yang menganut Ideologi Pancasila, maka sistem perekonomian Indonesiapun harus berlandaskan Ideologi Pancasila. Sebelum Kamu mempelajari jenis-jenis sistem perekonomian, terlebih dahulu Kamu harus mengerti apa yang dimaksud dengan sistem perekonomian. Sistem adalah cara atau aturan tertentu atau seperangkat unsur yang saling berhubungan yang membentuk satu kesatuan. Misal mesin merupakan suatu sistem, maka kalau ada satu bagian yang rusak akan mengganggu bagian yang lain. Demikian juga dengan sistem perekonomian negara kalau ada sektor yang mengalami gangguan akan mempengaruhi sektor yang lain. Dari Uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem perekonomian adalah keseluruhan cara yang digunakan dalam kegiatan perekonomian masyarakat untuk mencapai kemakmuran. Contoh : Bangsa Indonesia mempunyai tujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Untuk itu pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam hal ini Indonesia memakai sistem perekonomian yang dilaksanakan secara berencana melalui system Demokrasi Ekonomi. Dengan memakai sistem ini bangsa Indonesia meyakini keberhasilan bangsa yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur dapat dicapai.

108

Kehidupan ekonomi nasional mencakup seluruh kehidupan masyarakat. Kehidupan Ekonomi tersebut bermacam-macam misalnya, petani, pedagang, karyawan, pegawai negeri, ABRI, dan lain-lain. Kehidupan ekonomi tersebut merupakan satu kesatuan karena satu sama lain saling berhubungan dan saling melengkapi. Bagaimana kehidupan ekonomi yang beraneka ragam itu dapat diatur? Caranya tiap Negara harus mempunyai suatu sistem perekonomian. Sistem Perekonomian terutama menyangkut persoalan siapa yang memiliki atau menguasai faktor-faktor produksi dan bagaimana campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. Tahukah Kamu apa sajakah jenis-jenis sistem perekonomian itu? Jenis-jenis Sistem Perekonomian ada 3 yaitu : 1) Sistem perekonomian bebas (Liberal) 2) Sistem perekonomian Sosialis (terpusat) 3) Sistem perekonomian campuran Marilah kita bahas 3 sistem perekonomian tersebut 1) Sistem Perekonomian Bebas atau Liberal Sistem perekonomian bebas atau liberal adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan bagi setiap warga Negara untuk berusaha dalam bidang usaha produksi, distribusi, penetapan harga, persaingan bebas, dan memperoleh keuntungan yang sebesar mungkin. Negara yang memakai sistem ini peranan pemerintah dalam bidang kegiatan ekonomi sangat kecil. Pemerintah hanya bertindak sebagai penjaga ketertiban dan keamanan saja. Pemerintah tidak turut mengatur mengenai apa dan berapa barang yang akan diproduksi, demikian juga mengenai harga. Harga ditentukan oleh jumlah permintaan dan jumlah penawaran di pasar. Bila permintaan terhadap suatu barang bertambah dan penawaran menurun maka harga barang tersebut akan naik. Sistem perekonomian liberal sudah dikenal di Eropa sejak akhir abad ke-18 Negara-negara yang memakai sistem perekonomian bebas, antara lain : Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Kanada, Australia, dan Jepang. Sebelum muncul sistem perekonomian bebas di Eropa (Zaman feodal), para raja biasanya hanya menuntut upeti dan kerja rodi dari masyarakat untuk kepentingan raja dan istana, sebagai imbalannya raja berkewajiban menjaga keamanan daerahnya. Ketika Negara Internasional mulai terbentuk pemerintah mulai merasa berkewajiban atau berkepentingan untuk memajukan kepentingan nasional, serta mulai mengatur perdagangan antar bangsa. Untuk itu dikeluarkan berbagai macam peraturan yang amat ketat dan banyak sekali, tujuannya agar Negara kuat. Negara kuat, kalau Negara kaya, artinya banyak memiliki emas. Karena itu diusahakan supaya Negara mendapat sebanyak mungkin emas. Emas diperoleh dari perdagangan luar negeri, untuk itu pemerintah berusaha memperbesar ekspor dan mengurangi impor. Di samping itu diadakan bermacam-macam jenis pajak dan bea masuk, juga industri dalam negeri dikembangkan dengan berbagai aturan dan pedoman yang seringkali amat ketat.

109

Akibatnya timbul niat untuk menentang pemerintah karena campur tangan pemerintah dalam bidang perekonomian sangat mengekang. Timbullah pandangan bahwa pemerintah sebaiknya membatasi diri pada bidang keamanan dan ketertiban saja. Dan hendaknya memberikan kebebasan pada setiap warga Negara untuk melakukan tindakan ekonomi. Sistem perekonomian bebas lahir di Eropa pada abad yang ke -18. Ciri sistem perekonomian bebas (Liberal) ini adalah kebebasan. Liberalisme yaitu paham kebebasan. Tetapi kebebasan di sini adalah kebebasan dalam bidang ekonomi tanpa campur tangan pemerintah, dalam hal ini kepentingan umum dapat terpenuhi juga. Untuk lebih jelasnya, baca baik-baik ciri-ciri sistem perekonomian bebas berikut ini : a) Hak milik pribadi diakui oleh Negara, orang bebas memiliki sendiri alatalat produksi. Alat-alat produksi adalah alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa. Misalnya : Pabrik yang menghasilkan barang b) Orang bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha, produksi dilaksanakan para pengusaha swasta atas prakarsa dan tanggung jawab sendiri. Di sini peranan swasta sangat menonjol. c) Para pembuat atau penghasil barang dan jasa bebas menentukan jenis barang apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi, didorong oleh harapan akan mendapat laba (Profit motive). d) Harga ditentukan oleh keadaan pasar bebas dalam pertemuan antara permintaan dan penawaran. Bentuk pasar yang paling baik adalah persaingan. Contoh : Harga sebuah buku tulis Rp 2.500,00 tetapi ada pembuat buku tulis lain harganya Rp 2.250,00 (mutu dan jumlahnya sama). Buku tulis yang harga Rp 2.500,00 tidak akan laku di pasaran karena orang akan membeli barang yang lebih murah dengan mutu sama. Maka para pembuat barang akan berusaha bekerja seefisien dan seefektif mungkin sehingga barang yang dihasilkan mutunya bagus dan harganya dapat bersaing di pasaran. Barang yang demikian akan laku di pasaran bahkan selalu dicari orang. Demikian juga sebaliknya bila barang yang dihasilkan mahal dan mutunya jelek tidak akan laku dipasaran. e) Peranan pemerintah sangat terbatas, karena konsep sistem perekonomian bebas adalah sistem perekonomian yang mengatur diri sendiri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan perkembangan zaman. Sistem perekonomian bebas ini mempunyai kebaikan dan keburukan. (1) Kebaikan sistem perekonomian bebas Kemajuan di sektor perekonomian berkembang pesat, ini disebabkan adanya kebebasan bagi setiap individu untuk mengembangkan potensi yang ada padanya. Misalnya yang punya modal akan berusaha maksimal mungkin mengembangkan modalnya untuk memperoleh keuntungan sebesar mungkin, sehingga akan terjadi yang kuat memperalat yang lemah.

110

(2) Keburukan sistem perekonomian bebas Kebebasan mudah disalahgunakan untuk memeras pihak yang lemah. Persaingan merebut pasaran dapat dilakukan dengan merebut kekuasaan ekonomi, yang dapat mematikan pengusaha-pengusaha lemah. Kekuasaan ekonomi dapat diperoleh apabila seseorang punya banyak modal. Misalnya Tuan A selain punya pabrik ban, juga mempunyai perkebunan karet. Bahan baku untuk pabrik ban dihasilkan dari kebun karetnya sehingga keuntungan jatuh ke tangan Tuan A semua, tidak memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan contoh tersebut di atas menimbulkan perbedaan antara orang kaya dengan orang miskin, kekayaan terpusat pada beberapa orang saja, sedangkan sebagian besar rakyat miskin. Hal ini disebabkan adanya sistem persaingan bebas. Siapa yang punya modal banyak akan menang bersaing dengan pengusaha yang modalnya relatif sedikit. Maka terjadilah ketidakstabilan atau gelombang inflasi yang mengakibatkan pengangguran. Inflasi yaitu suatu keadaan di mana jumlah uang yang beredar lebih besar dibandingkan dengan jumlah barang yang dihasilkan, sehingga harga cenderung naik secara terus menerus. Orang cenderung untuk menyimpan barang daripada uang tunai. 2) Sistem Perekonomian Sosialis Negara yang memakai sistem ini menganut paham bahwa segala sesuatu yang ada adalah milik Negara, milik pribadi tidak diakui. Dalam hal ini, pemerintah menguasai seluruh kegiatan perekonomian, baik bidang produksi, distribusi, konsumsi, serta melarang adanya kebebasan berusaha sendiri. Jelasnya faktorfaktor produksi dikuasai oleh Negara. Seluruh masyarakat merupakan pekerja, serta segala jenis kebutuhan ditentukan dan ditetapkan oleh Negara. Tingkat kebutuhan yang disediakan oleh Negara tidak sama untuk seluruh warga Negara. Kebutuhan disediakan berdasarkan jenis pekerjaan, pendidikan atau darma bakti seseorang yang diberikan kepada Negara. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan sistem perekonomian sosialis adalah sistem perekonomian yang semuanya diatur dan direncanakan oleh pemerintahan pusat. Semua alat produksi, distribusi, dan konsumsi dikuasai oleh Negara yang ditujukan bagi kemakmuran rakyat secara bersama-sama. Dalam sistem perekonomian ini produksi ditetapkan oleh Negara dengan mengabaikan keinginan masyarakat. Konsumen hanya dapat membeli barang yang ditetapkan oleh Negara. Dengan pelaksanaan sistem perekonomian yang serba terpimpin ini masyarakat kurang giat mengembangkan potensi yang ada. Misalnya petani tidak ada kebebasan untuk menanam tanaman yang dianggap menguntungkan, tetapi harus menuruti aturan pemerintah . Lain halnya di Indonesia para petani bebas mengerjakan atau menanam tanaman apa yang akan ditanam, pemerintah hanya memberi penyuluhan. Misalnya penyuluhan agar hasil tanaman lebih baik, memilih bibit unggul, pemupukan dan lain 111

sebagainya. Di samping itu pemerintah juga menyediakan prasarana yang diperlukan. Ciri-ciri Sistem Perekonomian Sosialis; Dalam uraian terdahulu sudah dijelaskan mengenai pengertian sistem perekonomian. Sosialis yaitu sistem dimana semua kegiatan ekonomi yang berlangsung di Negara tersebut dikendalikan oleh Negara. Negara dapat memonopoli pelaksanaan bidang usaha produksi, distribusi, konsumsi, yang semuanya itu diatur dari pusat. Ciri-ciri Sistem Perkonomian Sosialis : a) Semua sumber ekonomi (alat-alat produksi, tanah, perusahaan dan bank) dimiliki dan dikuasai oleh negara atas nama rakyat. Hak milik perorangan atas alat-alat produksi tidak diperbolehkan. Petani tidak punya tanah sendiri, hanya disuruh bekerja dan diberi upah untuk biaya hidup, dan ditentukan pula jenis tanaman apa yang akan ditanam. Demikian juga para pedagang, mereka hanya menjual apa yang disediakan pemerintah dan keuntungannya masuk kas negara. b) Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan bersama, tidak ada usaha swasta, semua perusahaan adalah perusahaan negara, sekolah, rumah sakit, semua milik pemerintah. c) Jenis dan jumlah barang yang harus diproduksi ditentukan berdasarkan rencana yang disusun oleh pemerintah pusat dan diusahakan langsung oleh negara. Produsen hanya bertugas memproduksi barang yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat baik jenis dan jumlah barang tanpa memikirkan selera pembeli. Jumlah barang yang akan diproduksi juga diatur oleh pemerintah. Produsen tidak akan pernah berpikir apakah barang yang dihasilkan laku atau tidak di pasaran. Konsumen atau pemakai juga diatur oleh pemerintah dan tidak ada pilihan lain. d) Harga ditentukan oleh pemerintah, penyaluran barang dikendalikan oleh negara. Kalau di Indonesia ada harga patokan setempat (HPS) yaitu harga yang ditentukan oleh pemerintah untuk jenis barang tertentu. Misalnya semen. Tetapi negara yang memakai sistem ini harga semua barang ditentukan oleh pemerintah dan berlaku diseluruh wilayah negara. Tetapi di Indonesia misalnya, 1 sak semen di Jakarta Rp 40.000,00 di Irian Jaya belum tentu Rp 40.000,00 bisa lebih mahal karena ditambah biaya pengangkutan ke Irian Jaya. f) Semua warga masyarakat adalah karyawan yang wajib ikut berproduksi menurut kemampuan masing-masing dan diberi upah oleh Negara sesuai dengan darma bakti yang dia berikan kepada Negara. Tidak ada kebebasan pada pihak swasta untuk mengembangkan diri, bahkan mematikan inisiatif dan daya kreasi masyarakat karena semua harus di bawah satu komando pemerintah pusat.

112

Gambar 18.1, . Semen merupakan suatu jenis produk yang harganya diatur oleh pemerintah. Harga patokan setempat

3) Sistem Perekonomian Campuran Sistem perekonomian campuran yaitu sistem perekonomian yang merupakan kombinasi atau perpaduan sistem perekonomian bebas dengan system perekonomian yang dikendalikan. Sistem ini dirasakan paling sesuai dengan sifat dan situasi bangsa Indonesia. Dalam sistem ini kebaikan-kebaikan sistem perekonomian bebas dan sistem perekonomian sosial atau sistem ekonomi yang dikendalikan dipadukan dan keburukan kedua sistem tersebut tidak dipakai. Campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi perlu, sebab pemerintah yang bertanggungjawab atas kepentingan hidup rakyatnya wajib mengatur, mengawasi, menjaga stabilitas ekonomi dan politik serta memajukan ekonomi nasional secara keseluruhan. Dengan mendorong serta membimbing bukan mematikan inisiatif warga Negara. Meskipun pemerintah memberi kebebasan, ada bidang ekonomi yang tidak dapat dikuasai oleh swasta. Bidang ekonomi yang tidak dapat dikuasai oleh swasta adalah bidang ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak, atau yang sangat diperlukan oleh masyarakat banyak. Misalnya : PAM, PLN, dan lain-lain. Sistem perekonomian campuran ini disebut juga dengan demokrasi ekonomi. Indonesia memakai sistem ini. Bahkan sekarang ini, tidak ada satu negarapun yang mempergunakan sistem perekonomian bebas dan sistem perekonomian sosialis yang diterapkan secara murni. Ciri-ciri sistem perekonomian campuran Indonesia adalah salah satu Negara yang memakai sistem ekonomi campuran yang disebut juga Demokrasi Ekonomi. Dalam sistem perekonomian campuran pemerintah dan masyarakat sama-sama berusaha demi tercapainya tujuan nasional. Sistem ekonomi campuran ini lebih cocok dengan sifat dan situasi bangsa Indonesia. Ciri-ciri Sistem Ekonomi campuran antara lain. a) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. b) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. 113

c) Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. d) Sumber-sumber kekayaan dan keuangan Negara dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat dan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Karena Negara kita adalah Negara yang menganut asas demokrasi Pancasila yaitu kekuasaan ada di tangan rakyat dan rakyat memilih wakilnya untuk duduk di DPR. e) Setiap warga Negara punya hak memilih bidang pekerjaan yang dikehendaki dan mempunyai hak pekerjaan serta penghidupan yang layak. f) Hak milik perorangan diakui oleh Negara dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum. g) Potensi, inisiatif, dan daya kreasi dapat dikembangkan sepenuhnya tetapi dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan orang banyak. h) Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Tetapi karena kemampuan keuangan Negara yang masih sangat terbatas, maka belum semua fakir miskin dapat dipelihara oleh Negara. Dalam sistem demokrasi ekonomi yang perlu dihindari ialah : (1) Free Fight Liberalism artinya dengan adanya kebebasan akan menimbulkan eksploitasi terhadap manusia atau bangsa lain. Eksploitasi artinya pemerasan. Pemilik modal akan memperkerjakan orang-orang yang tidak punya, sementara yang menikmati keuntungan adalah pemilik modal. (2) Etatisme yaitu dominasi Negara dalam sistem perekonomian akan mematikan potensi, inisiatif, dan daya kreasi masyarakat. (3) Monopoli artinya pemusatan kekuatan ekonomi dalam satu kelompok, Sedangkan yang kita harapkan adalah pemerataan dalam bidang pendapatan, dan kesempatan kerja.

Gambar 18.2 ,Di Indonesia perusahaan swasta sebagai patner pemerintah yang sama- sama sebagai kekuatan ekonomi nasional.

Kosakata Ekspor Impor Permintaan Penawaran : : : : mengirim atau menjual barang ke luar negeri mendatangkan atau membeli barang dari luar negeri jumlah barang/jasa yang diminta, atau akan dibeli konsumen pada saat dan harga tertentu. jumlah barang/jasa yang ditawarkan atau akan dijual oleh penjual pada waktu tertentu dari berbagai tingkat harga. 114

Potensi Inisiatif Kreasi

: : :

adalah kemampuan, bakat yang dapat dikembangkan adalah usaha yang dilakukan untuk mengerjakan atau membuat sesuatu. adalah hasil yang diperoleh dari kemampuan mencipta

Rangkuman Sistem perekonomian adalah keseluruhan cara yang digunakan dalam kegiatan perekonomian masyarakat untuk mencapai tingkat kemakmuran yang dikehendaki. Jenis-jenis sistem perekonomian : 1) Sistem perekonomian bebas artinya suatu sistem yang memberikan kebebasan bagi setiap warga Negara untuk berusaha dalam bidang produksi, distribusi, penetapan harga, bersaing dan mengejar laba yang sebanyak mungkin. 2) Sistem perekonomian sosialis, artinya segalanya diatur dan direncanakan oleh pemerintah seperti, alat produksi, distribusi dan konsumsi. 3) Sistem perekonomian campuran yaitu suatu perpaduan antara sistem perekonomian bebas dengan sistem perekonomian yang dikendalikan/ sosialis. - Hak milik perorangan diakui oleh Negara - potensi, inisiatif, dan kreasi dapat berkembang Sistem perekonomian yang diterapkan Indonesia adalah system demokrasi ekonomi yang artinya produksi diusahakan bersama untuk kepentingan bersama, serta memberikan kebebasan berusaha bagi setiap orang dalam batas-batas dan syaratsyarat tertentu. Ciri-ciri Perekonomian Bebas : - Hak milik diakui oleh negara - Adanya kebebasan berusaha - Para pembuat barang dan jasa bebas membuat barang apa dan jumlahnya berapa - Harga ditentukan oleh pasar bebas - Peranan pemerintah sangat terbatas Ciri-ciri sistem perekonomian sosialis : - Sumber-sumber ekonomi dikuasai oleh negara - Seluruh kegiatan ekonomi diusahakan oleh negara - Apa dan berapa yang akan diproduksi ditentukan oleh negara - Harga ditetapkan oleh pemerintah Ciri-ciri sistem perekonomian campuran : - Perekonomian itu disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan - Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara - Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. - Sumber-sumber kekayaan Negara dikuasai oleh Negara - Setiap warga Negara berhak memilih bidang usaha yang dikehendaki.

115

6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. 2. 3. 4. 5. 6. Apa yang dimaksud dengan sistem perekonomian? Apa yang dimaksud dengan sistem perekonomian bebas? Sebutkan 5 ciri sistem perekonomian bebas! Sebutkan kebaikan dan keburukan sistem perekonomian bebas? Sebutkan empat ciri perekonomian sosialis? Sebutkan 4 ciri sistem perekonomian campuran?

116

Kegiatan 2 : Sistem Perekonomian Indonesia 1. Standar kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendiskripsikan pelaku-pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan 1 ini, Kamu mampu : 1 Menjelaskan Sistem Perekonomian Indonesia 2 Menyebutkan ciri-ciri positif perekonomian Indonesia 3 Menyebutkan ciri-ciri negatif Perekonomian Indonesia 4. Materi Pokok : 1. Sistem Perekonomian Indonesia 2. Ciri-ciri positif dan negatif Perekonomian Indonesia 5. Uraian Materi a. Sistem Perekonomian Indonesia Sistem Perekonomian Indonesia disebut sistem Demokrasi Ekonomi, yang perekonomian Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kemerdekaan yang diproklamasikan pada tanggal 17-8-1945 telah memberikan kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-citanya yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam wadah negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Sistem Perekonomian Indonesia diatur dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2, dan 3. Ayat 1 “Perkonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Menurut penjelasan pasal 33 ayat 1 tersebut, bentuk usaha yang paling sesuai adalah Koperasi. Ayat 2 “Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara”. Perusahaan yang menguasai hajat hidup orang banyak artinya perusahaan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat banyak dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya Perusahaan Air Minum , Perusahaan Listrik Negara dan lain - lain. Kalau cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh swasta atau pribadi, maka dapat mengakibatkan penderitaan bagi masyarakat, sebab orang akan berusaha untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Tetapi kalau dikuasai oleh Negara tidak demikian, sebab tujuan perusahaan Negara bukan semata-mata mencari keuntungan, tetapi yang lebih penting adalah memberikan pelayanan masyarakat banyak demi tercapainya desejahteraan rakyat.

117

Gambar 18. 3, Perusahaan Negara ini bukan semata-mata mencari keuntungan tetapi yang lebih utama adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat

Ayat 3, “ Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat”. Tujuan negara adalah melindungi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, untuk itu diperlukan dana yang banyak. Oleh sebab itu, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikuasai oleh negara, dan hasilnya dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. b. Ciri-Ciri Utama Ekonomi Indonesia Pada modul yang lalu Kamu sudah mempelajari sistem ekonomi yang ada di dunia. Sekarang Kamu akan membahas khusus sistem ekonomi yang berlaku di Indonesia dan ciri-cirinya. Apakah Kamu masih ingat arti sistem ekonomi ? Tentu masih ingat bukan ? Sistem ekonomi adalah cara atau aturan tertentu yang digunakan dalam kegiatan perekonomian suatu negara untuk mencapai kemakmuran. Apa yang dimaksud kemakmuran ? Kemakmuran adalah keadaan dimana berbagai macam kebutuhan hidup, baik kebutuhan jasmaniah maupun kebutuhan rohani dapat terpenuhi. Kamu sudah tahu bahwa sistem ekonomi yang dianut Indonesia adalah sistem Demokrasi Ekonomi, Apa yang dimaksud dengan sistem demokrasi ekonomi ? Sistem demokrasi ekonomi adalah suatu sistem ekonomi yang dikerjakan oleh semua, untuk semua dalam masyarakat yang berdasarkan Pancasila. Dalam sistem Demokrasi Ekonomi, yang diutamakan kemakmuran masyarakat, bukan perorangan. Rincian atau penjelasan sistem ekonomi Indonesia telah digariskan dalam Pasal 33 UUD 1945 ayat 1,2, dan 3 yang sudah Kamu pelajari dalam modul yang lalu, masih ingat bukan ? Pelaksanaan sistem perekonomian Indonesia berdasarkan tujuan negara yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu “Untuk memajukan kesejahteraan umum”. Selanjutnya dinyatakan bahwa “Produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota masyarakat”. Selanjutnya dalam pelaksanaannya berpegang pada UUD 1945 pasal 33 ayat (1), (2), dan (3). 118

c. Ciri-Ciri Positif Demokrasi Ekonomi Indonesia : 1) Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), (2), dan (3) 2) Sumber kekayaan dan keuangan Negara digunakan dengan permufakatan atau persetujuan lembaga perwakilan rakyat. 3) Warga Negara memiliki kebebasan memilih pekerjaan yang dikehendaki serta berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. 4) Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat. 5) Potensi, inisiatif, dan daya kreasi warga Negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. d. Ciri-Ciri Negatif Sistem Demokrasi Ekonomi Yang Harus Dihindari : 1) Sistem kebebasan melakukan usaha dan kegiatan ekonomi 2) Mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan rakyatnya 3) Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan Kosa kata : - Demokrasi Ekonomi : Gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban dan perbaikan bagi semua warga negara di bidang ekonomi. - Hajat hidup : Keinginan, kebutuhan dan keperluan untuk hidup.

Rangkuman : Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalaha sistem Demokrasi Pancasila. Landasan hukum pelaksanaan sistem perekonomian Indonesia adalah UUD 1945. Dalam berekonomi, Indonesia memberikan kebebasan masyarakat untuk menjalankan usaha, tetapi bidang usaha vital dikelola oleh negara untuk kesejahteraan masyarakat.

6. Tugas 2 1. Jelaskan pengertian sistem Demokrasi ekonomi ! 2. Pelaksanaan perekonomian Indonesia diatur dalam pasal dan ayat berapa pada UUD 1945 ? 3. Sebutkan ciri-ciri positif sistem demokrasi ekonomi ? 4. Sebutkan ciri-ciri negatif yang harus dihindari dalam sistem demokrasi ekonomi ?

119

Kegiatan Belajar 3 : Pelaku Ekonomi dan Pengatur Perekonomian Indonesia 1. Standar kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendiskripsikan pelaku-pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan 1 ini, Kamu mampu : 1. Menyebutkan tiga Pelaku Ekonomi di Indonesia 2. Menyebutkan peranan pemerintah sebagai Pelaku dan pengatur ekonomi . 3. Menyebutkan jenis-jenis kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. 4. Materi pokok : 1. Tiga pelaku ekonomi utama di Indonesia 2. Peranan pemerintah sebagai Pelaku dan pengatur ekonomi 3. Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah 5. Uraian Materi a. Tiga Pelaku Ekonomi di Indonesia Dalam modul bernomor IPS.VIII.I.4.18.10, Kamu telah mempelajari materi tentang pelaku ekonomi rumah tangga perusahaan, rumah tangga negara dan koperasi. Dalam modul tersebut dititikberatkan pada rumah tangga perusahaan sebagai tempat berlangsunga proses pembuatan barang. Tetapi dalam modul ini membahas pelaku ekonomi sebagai kekuatan ekonomi negara yang mendukung terlaksananya pembangunan ekonomi negara sesuai dengan sistem ekonomi Indonesia Sesuai dengan amantat UUD 1945, pasal 33, ayat 1, 2 dan 3 bahwa ekonoomi negara Indonesia dilakukan oleh tiga pelaku utama, yaitu : 1) Negara melalui Badan Usaha Milik Nrgara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD), 2) Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dan 3) Koperasi. Pada dasarnya pembangunan ekonomi Indonesia bertumpu pada tiga pilar (tiga kekuatan ekonomi) dan dalam prosesnya ke tiga pilar ekonomi ini mempunyai peran masing-masing, di antaranya : 1) Peran BUMN/ BUMD dalam perekonomian Indonesia a) Melaksanakan amanat pasal 33 UUD 1945 b) Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat c) Mencegah timbulnya monopoli swasta d) Melakukan kegiatan ekonomi yang tidak diminati oleh swasta 2) Peran BUMS dalam perekonomian Indonesia a) Membantu pemerintah dalam mengusahakan dan mengelola kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. 120

b) Membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan nasional c) Membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara non migas d) Mitra pemerintah dalam mengelola sumber daya alam dan sumber lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional e) Menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 3) Peran koperasi dalam perekonomian Indonesia a) Alat pendemokrasian ekonomi b) Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat c) Membantu pemerintah dalam mengelola ekonomi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak, d) Sebagai soko guru ekonomi Indonesia e) Membantu pemerintah dalam meletakkan dasar ekonomi yang kuat bagi masyrakat c. Peranan Pemerintah Sebagai Pelaku dan Pengatur Ekonomi Negara Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk sesuai hasil sensus tahun 2005 sekitar 216.000.000, yang tersebar di desa atau di daerah dan di kota seluruh wilayah Indonesia. Bagi yang tinggal di daerah atau di desa dapat membandingkan tingkat kehidupan masyarakat antara beberapa tahun yang lalu dengan sekarang. Perbandingan itu dapat dilihat dalam beberapa hal, misalnya cara bertani dulu masih menggunakan cangkul atau bajak dengan bantuan tenaga sapi, dilakukan di saat musim hujan, menggunakan pupuk biasanya pupuk hijau atau pupuk kandang dan lain-lain. Sekarang tentu Kamu dapat melihat yang bertani sudah menggunakan alat bajak dengan mesin, pupuk urea, ada pengairan atau irigasi, menggunakan bibit unggul dan lain-lain, sehingga hasil lebih baik. Di bidang pembangunan, dulu belum ada listrik, jalan belum diaspal, sekarang sudah ada penerangan listrik, jalan sudah banyak yang diaspal. Kamu dapat menyebutkan perbedaan yang lainnya? Bagaimana keadaan dulu dengan sekarang , di bidang pendidikan, perumahan dan kesehatan?. Bagi penduduk yang tinggal di kota dapat membandingkan keadaan kota beberapa puluh tahun yang lalu dengan keadaan sekarang. Keadaan dulu jalan masih belum semua diaspal, belum banyak jembatan-jembatan, gedung-gedung masih sedikit, peralatan kantor masih sederhana, begitu juga sarana lainnya. Bagaimana dengan keadaan sekarang? Tentu Kamu dapat membandingkan sendiri bukan? Bagaimana peran desa dan kota dalam kehidupan perekonomian? Penduduk yang tinggal di desa maupun di kota masing-masing mempunyai kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi dan konsumsi. Hanya dalam kegiatan ekonomi terutama di bidang produksi antara penduduk desa dan kota mempunyai hasil yang berbeda. Perbedaan ini justru saling menguntungkan penduduk yang tinggal di desa dan di kota. Penduduk desa banyak menghasilkan sumber kebutuhan bahan pokok seperti beras, sayuran, buah-buahan, ikan, daging hewan dan lain-lain yang sangat dibutuhkan baik masyarakat desa maupun kota. Sedangkan masyarakat kota umumnya banyak menghasilkan barang-barang hasil industri seperti tekstil, radio, televisi, HP, sepeda dan alat-alat kebutuhan rumah tangga lainnya.

121

Gambar 18.4, Kegiatan Ekonomi dan Hasil Produksi masyarakat Kota

Kamu sekarang sudah tahu, bagaimana peran kehidupan perekonomian di pedesaan maupun di perkotaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat keseluruhan. Sekarang bagaimana peran kota Jakarta sebagai Ibukota Negara, dalam kehidupan perekonomian? Kota Jakarta sebagai ibukota negara merupakan pusat berbagai macam kegiatan pemerintah dan lembaga tertinggi dan tinggi negara seperti MPR, DPR, MA dan BPK. Di Jakarta juga tinggal pemimpinpemimpin negara seperti Presiden, Menteri-menteri dan pemimpin lembaga tinggi lainnya saling terkait atau berhubungan untuk menyelenggarakan kegiatan negara di seluruh bidang kehidupan bangsa, termasuk kehidupan perekonomian. Apa kegiatan pemerintah di bidang ekonomi? Kegiatan pemerintah di bidang ekonomi yaitu sebagai pelaku dan pengatur ekonomi.

Gambar 18.5, .Kota Jakarta sebagai pusat

pemerintahan dan pusat perkonomian 1) Peranan Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi Kegiatan pembangunan di bidang ekonomi, pada pelaksanaannya dilakukan oleh Pemerintah Pusat yaitu bertempat di Ibukota Negara Jakarta dan Pemerintah Daerah Tingkat I yang dipimpin oleh Gubernur maupun Daerah Tingkat II yang dipimpin oleh Bupati atau Walikota. Tindakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam mengelola ekonmi adalah: 122

a) Bidang pertanian pangan, yaitu pembangunan di bidang pertanian yang menghasilkan bahan makanan melalui intensifikasi dan diversifikasi. Pembangunan di bidang pertanian pangan sangat penting artinya, karena merupakan upaya pemenuhan kebutuhan pokok rakyat Indonesia. b) Bidang industri sandang, yaitu pembangunan di bidang sandang. Untuk memenuhi kebutuhan pakaian dengan jumlah penduduk yang ratusan juta itu, kita perlu membangun industri sandang, agar kebutuhan sandang terpenuhi. c) Bidang perumahan dan pemukinan yaitu pembangunan di bidang perumahan dan pemukiman yang dilakukan oleh perusahaan milik pemerintah terutama bagi yang tinggal di perkotaan. Contoh PERUM PERUMNAS. Pemilikan rumah tersebut dengan cara mencicil, sehingga terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah. Sedangkan bagi penduduk yang tinggal di pedalaman dan nelayan yang hidupnya lebih banyak di laut, pemerintah melakukan program pemukiman, bagi penduduk pedalaman yang hidupnya berpindah-pindah atau belum mempunyai tempat tinggal yang layak dihuni. Dengan demikian penduduk dapat tinggal dengan teratur dalam kelompok masyarakat. Bila penduduk sudah tinggal dalam kelompok yang baik dan teratur tentu pemerintah dapat dengan mudah melaksanakan pembangunan daerah pedalaman, sehingga mereka dapat hidup layak seperti penduduk lainnya, yaitu dapat bersekolah, bertani, berkebun, beternak, dan kegiatan ekonomi lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu juga bagi nelayan yang lebih banyak tinggal di laut biasanya mereka sekeluarga berada di laut, mereka akan ke darat untuk menjual hasil tangkapan ikannya dan membeli kebutuhan hidupnya selama di laut. Nelayan semacam ini biasanya tidak memiliki rumah yang layak dan anak-anak tidak bersekolah. Maka pemerintah melakukan pemukiman bagi nelayan agar keluarganya hidup di darat, anak-anak dapat sekolah sehingga menjadi pintar. Peningkatan daya guna BUMN. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah perusahaan milik Negara, yang bertujuan untuk melayani masyarakat, sebagai sumber pendapatan Negara, dan penyediaan lapangan kerja. Untuk mencapai tujuan itu pemerintah berusaha meningkatkan kemampuan produksi dengan meningkatkan kemampuan kerja dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan pendapatan Negara dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. d) Peningkatan daya guna BUMN. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah perusahaan milik Negara, yang bertujuan untuk melayani masyarakat, sebagai sumber pendapatan Negara, dan penyedia lapangan kerja. Untuk mencapai tujuan itu pemerintah berusaha meningkatkan kemampuan produksi dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan pendapatan Negara dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat e) Kebijakan pengembangan usaha ekonomi lemah. Umumnya kegiatan usaha pada sektor usaha informal hanya dilakukan dengan cara tradisional dan dengan modal yang masih relatif kecil. Namun demikian usaha ini perannya cukup besar dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai penyedia lapangan kerja, penghasil barang, maupun untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Untuk itu pemerintah perlu membantu meningkatkan kemampuan usahanya agar bisa berkembang dari usaha ekonomi lemah menjadi usaha sedang dan bisa menjadi pengusaha besar. 123

Hal ini dilakukan dengan cara memberikan bantuan modal melalui pemberian KKU (Kredit Kelayakan Usaha), membantu menyalurkan atau penjualan hasil produksi dengan sistem bapak angkat, misalnya pengrajin sepatu, hasil sepatunya dapat dibeli oleh pabrik sepatu yang berperan sebagai bapak angkat dengan cara membentuk koperasi.

Gambar18.6, Pengusaha ini harus ditingkatkan usahanya agar menjadi mandiri dan tangguh

Pemerintah daerah dalam mengelola ekonomi daerahnya dapat dilakukan melalui : a) Pemantauan pelaksanaan Unit Daerah Kerja Permanen (UDKP), yaitu sistem perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan yang dilakukan oleh tingkat kecamatan. Usaha ini merupakan mekanisme pelaksanaan pembangunan dari bawah ke atas. Untuk mencapai tujuan pembangunan tingkat daerah perlu meningkatkan kemampuan UDKP sebagai sistem manajemen pembangunan tingkat kecamatan, maka perlu dilaksanakan kegiatan seperti penataran Camat dan pelatihan kader-kader pembangunan tingkat kecamatan. b) Peningkatan Prakarsa dan Swadaya Masyarakat untuk meningkatkan pembangunan di pedesaan. Prakarsa atau ide masyarakat, perlu ditingkatkan, sehingga perlu dibentuk organisasi-organisasi untuk melaksanakan pembangunan di pedesaan, seperti PKK (Pendidikan Kesejahteraan Keluarga) dan LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat. Fungsi lembaga ini untuk meningkatkan kemampuan, merencanakan dan pelaksanaan pembangunan desa.

Gambar 18.7, Pembinaan kelompok PKK untuk meningkatkan pembangunan desa

124

c) Pemukiman Kembali Penduduk dan Penataan Desa. Pemukiman kembali penduduk dilaksanakan di daerah-daerah pendalaman belum menetap, tinggal di aliran sungai yang terancam bencana alam, nelayan yang rumahnya tidak layak, dan daerah cagar alam. Pemukiman penduduk dilaksanakan sejak Repelita I sampai dengan sekarang. d) Pemugaran Perumahan dan Lingkungan Desa Kegiatan pembangunan pemugaran perumahan dan lingkungan desa, bertujuan agar setiap penduduk yang akan membangun atau memugar rumahnya memenuhi persyaratan-persyaratan rumah sehat dan penataan lingkungan yang teratur dan tertata baik. 2) Peran Pemerintah sebagai Pengatur Ekonomi Pemerintah mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis sebagai pengatur ekonomi dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Kamu pasti mampu memahami peranan tersebut sebagai berikut : a) Menciptakan dan memelihara keserasian pertumbuhan ekonomi di semua sektor produksi yang cukup tinggi, b) Melindungi masyarakat terhadap dampak negatip sebagai akibat pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang, c) Membangun fasilitas sosial untuk mendukung pembangunan ekonmomi yang lebih harmonis. Untuk lebih jelasnya pelajarilah contoh – contoh Peranan pemerintah sebagai pengatur ekonomi, seperti berikut ini : a) Kegiatan Ekonomi di Bidang Pertanian Dalam meningkatkan hasil pertanian pemerintah mempunyai peranan sangat besar baik dalam penyediaan bibit unggul, pembuatan irigasi, pembuatan pupuk dan pembasmi hama. Selain itu pemerintah juga menyediakan lahan-lahan pertanian di luar Pulau Jawa, yang khusus di sediakan bagi para transmigran dengan diberikan lahan seluas dua hektar. Kegiatan ini telah diselenggarakan sejak Pelita I sampai sekarang. Pembangunan sektor pertanian sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pangan, meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan para petani.

Gambar 18.8, Petani merupakan produsen bahan makan

bagi seluruh masyarakat kota dan desa. 125

b) Menetapkan Bidang-bidang Usaha untuk Swasta Kamu sudah tahu pelaku ekonomi di Negara kita bukan ? Yaitu Pemerintah, Swasta dan Koperasi. Pemerintah menyelenggarakan kegiatan ekonomi berdasarkan Undang-undang yaitu usaha-usaha vital atau penting bagi kehidupan masyarakat, seperti semua barang tambang, listrik, pos dan giro, telekomunikasi, angkutan (darat, laut, udara) dan lain-lain. Dengan mengacu Undang _ Undang Dasar 1945, pasal 33, ayat 1, 2 dan 3, menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi di Indonesia dijalankan oleh pihak swasta dan pemerintah . Pemerintah sebagai pengatur kegiatan ekonomi memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk aktif melakukan kegiatan ekonomi, terutama kegiatan yang tidak menyangkut hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu perusahaan swasta dan perusahaan negara di Indonesia dapat berjalan secara serasi dengan sama–sama membangun ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Perusahaan swasta juga diberi kesempatan untuk berperan aktif dalam pembangunan. Misalnya : Pembangunan perumahan, contohnya real estate Pembangunan jalan, contohnya jalan tol, jalan layang, (fly over) Peningkatan pelayanan di bidang transportasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Indonesia saat ini sedang membangun di segala bidang. Mungkin Kamu masih ingat dalam kegiatan 1 (satu), pembangunan di bidang apa saja yang dilakukan pemerintah pada saat ini? Yaitu bidang industri, pertanian, perdagangan, teknologi, pendidikan, kesehatan, parawisata dan sebagainya. Apakah semua kegiatan pembangunan tersebut dilakukan pemerintah? Tentu tidak. Coba Kamu sebutkan apa sebabnya, kegiatan pembangunan tidak semuanya dilaksanakan pemerintah! Benar, dalam sistem Demokrasi Ekonomi dijelaskan bahwa kegiatan perekonomian di Indonesia dilakukan oleh 3 sektor yaitu pemerintah, swasta, dan koperasi.

Gambar 18.9, Contoh perusahaan perbankan yang dikelola oleh swasta

126

Jadi pemerintah juga memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk melakukan usaha-usaha di bidang ekonomi. Kedudukan perusahaan swasta adalah sebagai patner pemerintah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Dalam pelaksanaan pembangunan, ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan pihak swasta. Dapatkah Kamu sebutkan contoh kegiatan usaha atau apa saja yang diserahkan pemerintah untuk dikelola pihak swasta? Yaitu bidang perdagangan, perindustrian, pariwisata, pertenakan, perikanan, pengangkutan, jasa perbankan dan sebagainya. Berikut ini contoh pasar Swalayan (Supermarket) dan pasar tradisional.

Gambar 18.10, Di kota besar banyak terdapat toko swalayan yang menyediakan barang serba lengkap dengan lingkungan dan pelayanan sangat memuaskan

Berbelanja di pertokoan atau swalayan yang ada di kota, lebih lengkap barang-barang yang kita butuhkan, lebih beraneka ragam, tempatnya lebih nyaman dan sarana transportasi lebih memadai. Pasar swaalayan ini pada umumnya dikelola pihak swasta. Sedangkan pasar yang ada di daerah, (pasar tradisional) sarananya sederhana, kondisinya belum begitu bagus dan tempat berjualannyapun belum teratur, barang dagangannya tidak lengkap, di samping itu pasar tradisional di pedesaan tidak melakukan kegiatan setiap hari, melainkan hanya seminggu sekali buka. Selain di bidang perdagangan, pemerintah juga memberikan kesempatan pada pihak swasta untuk melakukan usaha di bidang jasa. Coba Kamu sebutkan contoh usaha di bidang jasa, Benar, contohnya adalah : - pengangkutan, misalnya : kereta api, bus, kapal laut, pesawat udara - kesehatan, misalnya : rumah sakit, apotik - pendidikan, misalnya : sekolah-sekolah swasta dan kursus-kursus - perhotelan : hotel, bungalow dan cottage

127

Gambar 18.11, Hotel merupakan usaha di bidang jasa yang banyak dikelola swasta

Apakah di daerah tempat tinggalmu sudah ada sarana transportasi ? Tentu Kamu sudah dapat menjelaskan apa saja manfaat sarana transportasi tersebut. Manfaat sarana transportasi antara lain : (1) memperlancar hubungan dagang (ekonomi) antara satu daerah dengan daerah lainnya. (2) melayani kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, seperti pergi kekantor, pergi ke daerah lain, berbelanja, pengangkutan barangbarang dan sebagainya. Usaha swasta di bidang industri juga banyak kita butuhkan, misalnya: kerajinan tangan, perbengkelan, industri kecil, industri mobil, dan sebagainya. Jadi berdasarkan uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa bidang-bidang usaha yang diserahkan pemerintah kepada pihak swasta meliputi bidang perdagangan, perikanan, perhotelan, peternakan, transportasi dan sebagainya. Hal-hal yang perlu diperhatikan swasta sebelum melakukan kegiatan usaha adalah: (1) tempat atau lokasi yang cukup luas dan strategis (2) tempat industri harus jauh dari pemukiman penduduk (3) membuat saluran atau tempat penampungan limbah industri, dan mengolahnya, sehingga tidak membahayakan lingkungan. (4) membangun jalan ke lokasi usaha, supaya transportasi lancar dalam pendistribusian atau penyaluran barang-barang yang dihasilkan.

128

Jika pihak swasta memperhatikan hal-hal tersebut di atas, maka pemerintah akan memberikan kesempatan untuk memperluas atau mengembangkan usahanya.

Gambar 18.12, Pembuangan limbah industri harus diperhatikan oleh pengusaha agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan

c) Menetapkan Lokasi Industri Dengan banyaknya industri berarti suatu wujud keberhasilan pemerintah dalam bidang produksi barang. Di samping itu dapat menampung tenaga kerja dan sebagai sumber penghasilan negara berupa pajak. Tetapi industri juga menghasilkan barang lain yang tidak dibutuhkan bahkan mengganggu kehidupan manusia, maka pemerintah perlu mengatur daerah-daerah yang cocok untuk lokasi industri. Jakarta merupakan pusat kegiatan industri, maka pemerintah harus menetapkan lokasi industri yang strategis dan memadai agar tidak mencemari lingkungan, sehingga tidak merugikan masyarakat setempat. Kawasan industri ditetapkan pemerintah dan mengambil lokasi yang jauh dari pemukiman, oleh karena itu kawasan industri sekaranga banyak dibangun di luar kota Jakarta, seperti : - Cilegon dan Tangerang, Banten - Bekasi Jawa Barat - Cikarang Jawa Barat - Cikampek Jawa Barat - Tasikmalaya Jawa Barat - Bandung (IPTN) Jawa Barat - Gresik Jawa Timur - Magelang Jawa Tengah - Cilacap Jawa Tengah Sedangkan untuk kota Jakarta, kawasan industri didirikan di wilayah Pulogadung, Perkampungan Industri Kecil (PIK) di daerah Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

129

Gambar 18.13, Salah satu industri yang terletak di kawasan industri terpadu

d) Mengatur kegiatan Penyaluran Barang (distribusi) Pemerintah sebagai pengatur ekonomi, harus memperhatikan peristiwaperistiwa yang terjadi dalam masyarakat, terutama dalam mengatur pendistribusian barang-barang ke konsumen, jangan sampai terjadi kelebihan barang di satu daerah, sedangkan di daerah lain kekurangan. Apa akibatnya jika pendistribusian barang-barang ke konsumen tidak merata ? Hal ini akan menyebabkan terjadinya kelangkaan barang di suatu tempat sehingga akan terjadi kenaikan harga dan manipulasi oleh pedagang, dan akibatnya akan menimbulkan keresahan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah akan memberi sanksi hukuman kepada pedagang yang dengan sengaja menimbun barang dagangan dengan tujuan untuk mempermainkan harga guna memperoleh keuntungan pribadi. e) Mengatur dan Menjaga Kestabilan Harga Peranan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga barang-barang, terutama kebutuhan pokok dilakukan oleh suatu lembaga pemerintah yaitu BULOG (Badan Usaha Logistik). Salah satu tugas Bulog dalam kegiatan ekonmi adalah memantau harga-harga yang ada di pasaran serta keadaan barang yang tersedia. Dalam kegiatan ekonomi sering terjadi, misalnya waktu menjelang lebaran hampir semua orang membutuhkan daging, terigu, dan telor untuk membuat kue, sehingga permintaan barang tersebut banyak sekali penambahannya, maka harga naik. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah harus memperhatikan situasi ekonomi atau kestabilan harga barang di pasar. Seperti kita ketahui seiring terjadinya kenaikan harga barang pada saat-saat tertentu. Misalnya : saat menjelang lebaran dan hari natal, harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan. Apa sebabnya terjadi kenaikan harga barang ? Karena kebutuhan masyarakat akan barang-barang pokok menjelang lebaran dan hari natal pada umumnya meningkat, sehingga permintaan barang-barang tersebut bertambah. Karena permintaan bertambah akibatnya harga barang naik. 130

Gambar 18.14 Permintaan kebutuhan pokok dan daging menjelang lebaran meningkatsehingga harga barang-barang itu membumbung tinggi

Dalam keadaan demikian Bulog membantu agar harga tidak terlalu mahal sehingga masyarakat bisa membelinya. Untuk memenuhi kebutuhan daging, pemerintah membeli atau mendatangkan hewan dari daerah lain atau mengimpor dari luar negeri, seperti Australia begitu juga barang lainnya. Pada musim panen, petani banyak menghasilkan beras, pemerintah membantu agar harga beras tidak turun dengan cara menentukan harga. Untuk mencegah kenaikan harga, pemerintah dalam hal ini Badan Urusan Logistik (BULOG) dan pemerintah daerah setempat berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti beras, gula, terigu, minyak goreng, daging, tekstil dan sebagainya. Jadi yang menentukan harga gabah petani di sini bukan petani maupun pedagang, melainkan pemerintah, dan bila gabah petani tidak laku Bulog akan membelinya. Untuk memudahkan pembelian hasil pertanian atau penyediaan pupuk Bulog bekerja sama dengan Koperasi Unit Desa (KUD). Berdasarkan uraian di atas tampak jelas, bahwa pemerintah sebagai pengatur ekonomi dan perusahaan sebagai penghasil barang selalu bekerjasama. Perusahaan memproduksi barang - barang kebutuhan masyarakat dan pemerintah mengawasi harga jangan sampai terjadi inflasi.

Gambar 18.15 Pemerintah membantu koperasi dan pengusaha kecil dengan pemberian kredit modal

131

f) Mengatur Penyelenggaraan Perdagangan Dengan Luar Negeri Kegiatan perdagangan luar negeri disebut juga ekspor dan impor. Ekspor artinya menjual atau melakukan pengiriman barang ke luar negeri, sedangkan impor adalah kegiatan pembelian atau penerimaan barang dari luar negeri. Keduanya baik ekspor maupun impor dibutuhkan oleh setiap negara, karena salah satu kegiatan ekonomi yang bertujuan memakmurkan negaranya dengan melakukan ekspor dan impor. Dalam kegiatan ekspor selain untuk menjual barang yang di Indonesia dianggap lebih, juga merupakan pendapatan negara berupa devisa. Sedangkan dalam kegiatan impor adalah kita membeli barang dari luar negeri, apabila barang yang diimpor di Indonesia belum ada atau masih kurang.

Gambar 18.16 Angkutan darat, laut dan udara sebagai alat angkutan ekspor dan impor barang

Dalam kegiatan impor pemerintah perlu membuat kebijakan guna melindungi produksi dalam negeri dengan jalan : (1) Membatasi jumlah impor barang-barang, yang sudah dibuat di Indonesia. Contohnya alat elektronik seperti TV, kulkas, mesin cuci, dan lain-lain. (2) Memungut bea masuk yang tinggi bagi barang-barang mewah. Contoh mobil. Dengan pajak yang tinggi harga mobil jadi mahal, sehingga yang mampu membeli sedikit dan mobil yang dibuat di Indonesia tetap akan laku. (3) Melarang impor barang bagi yang sudah cukup diproduksi di dalam negeri, contohnya bawang putih. Dalam kegiatan ekspor usaha-usaha yang dilakukan pemerintah sebagai berikut : (1) Untuk meningkatkan ekspor, pemerintah memberikan pinjaman melalui bank dengan bunga yang rendah. (2) Menciptakan kemudahan usaha yang lebih baik bagi pedagang ekspor (3) Mengirim ahli-ahli perdagangan untuk menyelenggarakan pertemuan dengan pengusaha atau pedagang untuk menyelenggarakan pertemuan dengan pengusaha atau pedagang luar negeri. (4) Mengadakan alat penguji mutu barang yang diekspor, untuk menjaga mutu barang. Beberapa ketentuan perundang – undangan yang terkait dengan ekonomi antara lain : 132

(1) Undang-undang yang mengatur tentang Keuangan dan Perbankan ada pada UUD 1945 Pasal 23. (2) Undang-undang tentang Perpajakan Pasal 23 UUD 1945 (3) Undang-undang tentang Perkoperasian ( UU No. 25 tahun 1992 ) (4) Undang-undang tentang Penanaman Modal Asing (UU N0. 11 Th. 1979) Bagi pemerintah semua peraturan dan undang-undang yang terkait dengan masalah ekonomi merupakan alat pengawasan dalam penyelenggaraan dan kegiatan ekonomi. Apa tujuan pemerintah bertindak sebagai pengatur kegiatan ekonomi ? Pemerintah bertindak sebagai pengatur kegiatan ekonomi bertujuan demi terlaksananya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Coba Kamu jelaskan, mengapa pemerintah mengatur kegiatan perekonomian di Indonesia? Karena tanpa diatur oleh pemerintah, pihak swasta dapat menggunakan kesempatan dengan mengeruk keuntungan pribadi yang sebesar – besarnya. c. Kegiatan Ekonomi yang Dilakukan Oleh Pemerintah . Seperti kita ketahui bahwa kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah beraneka ragam, supaya kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Tentu kamu masih ingat, isi UUD 1945 pasal 33 ayat 2, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara, dan ayat 3, bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergukan sebanyak – banyaknya untuk kemakmuran rakyat. Nah untuk mengelola cabang – cabang produsi tersebut, maka pemerintah melaksanakan kegiatan sebagai berikut : 1) Mendirikan perusahaan sendiri untuk menghasilkan barang (kegiatan produksi) Jadi jelas bahwa pemerintah selalu berusaha mengelola cabang-cabang produksi di seluruh Indonesia yang mempengaruhi kepentingan hidup orang banyak, demi meningkatkan kemakmuran masyarakat. Coba Kamu sebutkan contoh kekayaan alam yang pengelolaannya dilakukan pemerintah, misalnya barang-barang tambang, ya ... benar, contohnya minyak bumi, emas, timah, aluminium, batu bara, perak, nikel, dan sebagainya. Dapatkah barang-barang tambang tersebut dihasilkan, kalau tidak ada yang mengelolanya. Tentu tidak dapat. Maka untuk mewujudkan kehendak rakyat, melalui UUD 1945 pasal 33 ayat 2, pemerintah membentuk Perusahaan Negara. Berdasarkan Perpu Nomor 9 tahun 1960 bahwa perusahaan Negara merupakan badan hukum yang tunduk pada segala macam hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam melakukan kegiatannya setiap perusahaan Negara selalu berusaha untuk a) memenuhi kebutuhan masyarakat b) menciptakan produksi, untuk menaikkan pendapatan nasional c) meningkatkan sumber devisa Negara Coba sebutkan beberapa contoh Perusahaan Negara yang pernah Kamu lihat! Baiklah contoh–contoh perusahaan yang dikelola oleh Negara dapat dilihat dalam daftar berikut ini :. 133

No. 1. 2. 3.

4.

6.

Tabel 18.1, Kegiatan Ekonomi yang Dikelola oleh Pemerintah Hasil produksi Yang mengelola Diproduksi untuk Minyak tanah, solar, PT. Pertamina Keperluan sehari-hari bensin dan gas masyarakat dan negara Angkutan udara PT Garuda Indonesia Keperluan transportasi Airways ( PT GIA ) masyarakat dan negara Eksport dan import PT Aduma Niaga Mendapatkan devisa dan mencukupi kebutuhan masyarakat dalam negeri Air bersih PD. Air Minum Melayani keperluan air bersih dan sehat bagi mastarakat dan pemerintah Keuangan PT. BRI Mengelola dan melayani PT Bank Mandiri keuangan bagi masyarakat dan Perum Pegadaian negara

Adakah barang tambang di daerahmu? Tentu ada, misalnya : tambang timah, emas dsb. Timah dipergunakan untuk bahan solder barang-barang elektronik seperti : Televisi, radio, dan sebagainya. Contoh lain, barang tambang yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah minyak bumi. Di rumah Kamu tentu ada kompor, apa yang Kamu lakukan agar kompor itu dapat menyala? Kompor itu bisa dinyalakan kalau telah diisi minyak tanah. Nah tahukah Kamu perusahaan mana yang memproduksi minyak tanah tersebut? Yang memproduksi minyak tanah ialah PT. PERTAMINA. Jadi pemerintah melakukan kegiatan produksi dan membentuk Perusahaan Negara, supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi dan penghasilan atau devisa Negara bertambah. Contoh Usaha yang dikelola Badan Usaha Milik Negara

Gambar 18.17, Pertambangan minyak lepas pantai yang dikelola Pemerintah melalui PT PERTAMINA

134

Tentu Kamu dapat menjelaskan beberapa alasan atau sebab, mengapa pemerintah membentuk BUMN/ BUMD Alasan atau sebab pemerintah membentuk Perusahaan Negara (PN) adalah : a) Agar cabang produksi dan sumber kekayaan alam yang menguasai hajat hidup orang banyak dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. b) Untuk melayani kebutuhan masyarakat. c) Sebagai sumber penghasilan atau sumber devisa Negara. d) Mengurangi aktivitas swasta dalam kegiatan perekonomian Negara. e) Mencegah timbulnya manopoli swasta yang merugikan masyarakat. 2) Menyalurkan barang-barang kebutuhan pokok (kegiatan distribusi) Tentu Kamu masih ingat, kegiatan apa saja yang dilakukan Perusahaan Negara supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi ? Misalnya bidang produksi (menghasilkan), bidang pemasaran (distribusi), bidang industri, perdagangan, jasa, transportasi, dan sebagainya. Dapatkah kebutuhan terpenuhi, kalau tidak ada perusahaan yang menyalurkan/ mendistribusikan ? Tentu tidak. Coba jelaskan bagaimana cara menyalurkan kebutuhan pokok yang diproduksi oleh Perusahaan Negara maupun perusahaan lainnya, agar barang tersebut sampai ke masyarakat (konsumen). Tentu Kamu masih ingat contoh kebutuhan pokok yang kita perlukan seharihari seperti beras, gula, minyak tanah, air, minyak goreng, obat-obatan, pengangkutan, dan sebagainya. Apakah minyak tanah dapat Kamu peroleh, kalau tidak ada yang menjual ? Tentu tidak. Nah bagaimana cara agar minyak tanah sampai ke konsumen. Dengan cara : PT. Pertamina unit pemasaran mengirim minyak tanah ke agen besar, kemudian agen besar dapat menyalurkan ke pedagang kecil atau pedagang eceran. Apa yang dimaksud dengan eceran ? Bagus ! Pedagang eceran yaitu pedagang yang membeli barang-barang dari pedagang besar (agen), kemudian menjual langsung kepada konsumen misalnya toko minyak, pedagang keliling dan sebagainya.

Gambar 18.18 Saluran distribusi dari produsen kepada konsumen 135

Apakah di sekitar tempat tinggalmu sudah ada penerangan listrik? … tentu ada, karena pemerintah sudah membuat program Listrik Masuk Desa (LMD). Siapa yang mengelola Listrik tersebut ? yaitu PT. Listrik Negara. Bila sakit, apa yang Kamu butuhkan ? Benar, tentu obat-obatan. Siapa yang memproduksi obat tersebut ? antara lain Perusahaan Farmasi. Bagaimana cara pendistribusian obat tersebut kepada masyarakat ? yaitu melalui apotik, rumah sakit, toko obat yang resmi dan sebagainya. Selain memproduksi barang-barang kebutuhan masyarakat, pemerintah juga memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat. Coba Kamu sebutkan beberapa contoh pelayanan jasa yang diusuahakan pemerintah untuk kepentingan sehari-hari ! Bagus, yaitu pelayanan di bidang komunikasi, bidang transportasi, kesehatan, pendidikan, perdagangan, dan sebagainya. Apakah sudah ada pesawat telepon di daerahmu? Tentu sudah. Telepon sangat bermanfaat untuk melakukan komunikasi secara cepat. Telepon dikelola oleh PT. TELKOM. Banyak perusahaan swasta yang melakukan usaha di bidang telekomunikasi, tetapi dalam menentukan tarif telepon tetap dikendalikan oleh Negara melalui PT. Telkom.

Gambar 18.19, Seorang pengusaha memanfaatkan telepon untuk melakukan transaksi perdagangan

Jadi dengan adanya sarana komunikasi melalui telepon, kita dapat berkomunikasi secara cepat dengan keluarga, teman bisnis, teman dekat, teman sekantor di manapun mereka berada. Pemerintah telah banyak menyediakan fasilitas telepon umum bagi masyarakat. Untuk itu Kamu harus ikut menjaga agar tidak dirusak oleh tangan-tangan jahil. Selain sarana komunikasi pemerintah juga melakukan kegiatan di bidang transportasi, baik darat, laut, dan udara, seperti : a) Transportasi darat - Kereta Api, dikelola oleh Perusahaan Terbatas Kereta Api (PT. KA) - Bus Damri, dikelola oleh Perusahaan Umum Darat (Perum Damri) - Bus PPD, dikelola oleh Perum PPD, DKI Jakarta 136

b) Transportasi Laut, dikelola oleh : PT. PELNI c) Transportasi Udara dilayani oleh PT. GARUDA INDONESIA Di samping yang dikelola oleh pemerintah banyak sarana transporatasi yang diusahakan oleh swasta, baik darat, laut, dan udara, seperti BOURAQ, MANDALA, dan PELITA AIR SERVICE (transportasi udara). Tetapi penentuan tarif angkutan dikendalikan oleh pemerintah, dalam hal ini Departemen Perhubungan.

Gambar 18.20 Kereta Api adalah salah satu sarang angkutan darat yang dikelola oleh Perumka (salah satu BUMN di Indonesia)

Untuk memenuhi kebutuhan rakyat akan perumahan, pemerintah melakukan pembangunan di bidang perumahan, melalui Perum Perumnas dan KPR BTN (Kredit Pemilikan Rumah Bank Tabungan Negara). Cara pembayarannya dengan cicilan atau angsuran setiap bulan. 3) Mengkonsumsi barang-barang hasil produksi masyarakat (kegiatan konsumsi) Seperti sektor ekonomi yang lain pemerintah juga mengkonsumsi barangbarang yang dihasilkan oleh masyarakat. Kalau sektor rumah tangga keluarga mengkonsumsi barang untuk memenuhi kebutuhan, sektor badan usaha mengkonsumsi barang untuk menghasilkan barang lain, maka sektor pemerintah atau negara mengkonsumsi barang untuk keperluan : a) Memenuhi kebutuhan rumah tangga negara guna menyelenggarakan pemerintahan seperti, beli kertas, alat kantor. b) Menunjang dalam kegiatan pembangunan dengan menyediakan sarana dan prasarana seperti, membeli batu bara, semen, kayu, dsb. c) Menunjang kegiatan industri dalam pembangunan seperti, membeli bahan baku untuk industri seperti kayu, tebu, bahan kertas. d) Meningkatkan pendapatan negara melalui kegiatan ekspor seperti pakaian jadi, barang kerajinan, ukiran untuk ekspor. e) Menjalin hubungan dengan dunia internasional menggunakan alat transportasi dan komunikasi.

137

Gambar 18.21, Pekerjaan perawatan gedung merupakan kegiatan konsumsi bagi rumah tangga negara

Kosakata rincian sistem produksi distribusi pertumbuhan stabil mutu kawasan devisa kegiatan ekstraktif dikelola ekspor impor mengkonsumsi aktivitas usaha vital devisa transportasi type BUMN BUMD BUMS

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

penjelasan atau keterangan cara menghasilkan menyalurkan adanya perubahan dari kecil menjadi besar turun atau naiknya harga tidak terlalu besar/tetap kualitas areal alat pembayaran luar negeri kegiatan pengumpulan kekayaan alam diusahakan menjual atau mengirim barang ke negara lain kegiatan membeli atau mendatangkan barang dari negara lain memakai atau menghabiskan kegiatan atau usaha usaha penting alat pembayaran luar negeri pengangkutan model Badan Usaha Milik Negara Badan Usaha Milik Daerah Badan Usaha Milik Swasta

Rangkuman Dalam pelaksanaan pembangunan perusahaan swasta berperan aktif, maka pemerintah memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan pembangunan. Pemerintah sebagai pengatur ekonomi selalu mengawasi kegiatan swasta, jangan sampai terjadi manipulasi yang merugikan negara. Dalam kegiatan ekonomi pemerintah selalu berusaha untuk menjaga kesetabilan harga barang. Dalam perdagangan dalam dan luar negeri pemerintah selalu mengusahakan supaya negara lebih banyak melakukan kegiatan ekspor daripada kegiatan impor. 138

Untuk mewujudkan kehendak rakyat melalui UUD 1945 Pasal 33 Ayat 2, maka dibentuk Perusahaan Negara (PN) datau Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tujuan utama didirikan Perusahaan Negara ialah untuk : a. melayani kebutuhan masyarakat luas b. meningkatkan pendapatan devisa dan kas negara c. membuka lapangan kerja bagi masyarakat Pemerintah sebagai pelaku ekonomi, selalu berusaha untuk : - meningkatkan pendapatan negara - memenuhi kebutuhan masyarakat banyak - menetapkan bidang usaha yang dikelola pihak swasta - Menyalurkan barang-barang secara merata ke konsumen maupun ke pedagangpedagang. Pemerintah sebagai pengatur ekonomi selalu menjaga kesetabilan harga barang dan menetapkan lokasi industri yang cocok dalam melakukan kegiatannya. Pemerintah selalu berusaha supaya Negara lebih banyak melakukan kegiatan ekspor daripada impor. Peran perusahaan swasta sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Itulah sebabnya pemerintah sebagai pengatur ekonomi memberikan kesempatan kepada swasta untuk berperan aktif dalam pembangunan. Suatu Negara melakukan kegiatan ekspor karena : a. ada kelebihan produksi dalam negeri b. ingin meningkatkan pendapatan devisa negara. c. untuk mengenalkan produksinya ke negara lain Kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat bertujuan untuk : - memenuhi kebutuhan sehari-hari - menambah penghasilan keluarga Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah tujuannya untuk : - memenuhi kebutuhan masyarakat - memenuhi pendapatan Negara Tujuan utama dalam Demokrasi Ekonomi ialah : a. memenuhi kebutuhan masyarakat umum b. mencapai kemakmuran masyarakat umum Pemerintah melakukan kegiatan ekonomi di berbagai bidang, supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi. Pemerintah sebagai pengatur ekonomi untuk mencegah timbulnya monopoli swasta yang merugikan masyarakat. Jadi pemerintah harus mengatur, kegiatan ekonomi mana yang boleh dilakukan pihak swasta, pribadi atau keluarga. Contoh perusahaan Negara yang memproduksi barang untuk kepentingan masyarakat dan negara yaitu : PT. Pertamina, PT. Balai Pustaka, PT. Timah, PT. Garam dan Soda, PT. Tambang Batu Bara, PT. Farmasi dan sebagainya.

139

Contoh perusahaan Negara di bidang Pelayanan Jasa yaitu : PT. Garuda Indonesia, PT. PELNI, PT. TELKOM, PT. KA, Perum PPD, Perum Damri dan sebagainya. Pemerintah adalah sebagai pelaku ekonomi, karena alasan berikut : 1. Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah adalah untuk meningkatkan pendapatan negara. 2. Pihak pemerintah yang berhak mengolah sumber-sumber kekayaan alam dan cabang-cabang produksi demi kebutuhan masyarakat.

6. Tugas 3 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! 1. Sebutkan 5 kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah pusat ! 2 Sebutkan 2 kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah daerah ! 3. Apa fungsi peraturan dan undang-undang terkait dengan masalah ekonomi ! 4. Apa tujuan pemerintah bertindak sebagai pengatur ekonomi ! 5. Sebutkan peranan pemerintah sebagai pengatur ekonomi ! 6. Sebutkan 3 contoh kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah sebagai pengatur ekonomi !

140

C. PENUTUP

Berdasarkan uraian pada kegiatan 1, 2 dan kegiatan 3, rangkumannya adalah sebagai berikut: Sistem perekonomian adalah keseluruhan cara yang digunakan dalam kegiatan perekonomian masyarakat untuk mencapai tingkat kemakmuran yang dikehendaki. Jenis-jenis sistem perekonomian dunia antara lain : - Sistem perekonomian bebas (Liberal) - Sistem perekonomian terpusat (Sosialis) - Sistem Perekonomian Campuran Ciri-ciri sistem perekonomian bebas - Hak milik pribadi diakui oleh negara - Kebebasan berusaha - Para pembuat barang bebas membuat barang apa dan jumlahnya berapa - Harga ditentukan oleh pasar - Peranan pemerintah sangat terbatas Ciri-ciri perekonomian campuran - Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan - Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. - Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Sistem Perekonomian Indonesia adalah Demokrasi Ekonomi artinya produksi diusahakan sebagai usaha bersama untuk kepentingan bersama, serta memberikan kebebasan berusaha bagi setiap orang dalam batas-batas dan syarat-syarat tertentu. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah pusat : a. Bidang pertanian b. Bidang industri sandang c. Bidang perumahan dan pemukiman d. Meningkatkan daya guna BUMN e. Mengembangkan usaha ekonomi lemah Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah daerah : a. Penetapan pelaksanaan Unit Daerah Kerja Permanen (UDKP) b. Peningkatan prakarsa dan swadaya masyarakat c. Pemukiman kembali penduduk dan penataan desa d. Pemugaran perumahan dan lingkungan desa Undang-undang yang terkait dengan kegiatan ekonomi ; a. Undang-undang tentang Keuangan dan Perbankan b. Undang-undang tentang Perpajakan c. Undang-undang tentang Perusahaan d. Undang-undang tentang Penanaman Modal Asing e. Undang-undang tentang Pasar Modal 141

-

Peraturan dan Undang-undang yang terkait dengan masalah ekonomi merupakan alat pengawasan dalam penyelenggaraan dan kegiatan ekonomi Tujuan pemerintah mengatur ekonomi agar terlaksananya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

Peran Pemerintah sebagai pengatur eknomi, mencakup : a. Bidang Pertanian b. Menetapkan bidang usaha untuk swasta c. Menetapkan lokasi industri d. Menjaga kestabilan harga e. Mengatur perdagangan luar negeri Setelah menyelesaikan modul ini, Kamu segera minta tes akhir modul kepada guru pamong atau guru bina. Jika hasil tes Kamu mencapai nilai 65 atau lebih. Kamu berhak mempelajari modul berikutnya. Tetapi apabila hasilnya kurang dari 65 Kamu harus mengulang lagi, khususnya pada bagian materi yang belum Kamu pahami, dan setelah selesai segera minta tes akhir modul lagi kepada guru pamong atau guru bina. Selamat Belajar! Semoga sukses..!

142

D. KUNCI JAWABAN

Tugas 1 1. Sistem perekonomian adalah keseluruhan cara yang digunakan dalam kegiatan perekonomian masyarakat untuk mencapai tingkat kemakmuran yang dikehendaki. 2. Sistem perekonomian bebas adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan bagi setiap warga Negara untuk berusaha di bidang produksi, distribusi, menetapkan harga, bersaing dan mengejar laba yang sebanyak mungkin. 3. Ciri-ciri perekonomian bebas 1) Hak milik pribadi diakui oleh negara 2) Kebebasan berusaha 3) Para pembuat barang bebas membuat barang apa dan jumlahnya berapa 4) Harga ditentukan oleh pasar 5) Peranan pemerintah sangat terbatas 4. - Kebaikan sistem perekonomian bebas adalah kemajuan di sektor perekonomian berkembang pesat dan pengembangan potensi pada diri seseorang tidak terhabat, karena adanya kebebasan dalam berbuat. - Kebutuhan sistem perekonomian bebas adalah dapat disalah gunakan untuk memeras pihak yang lemah, persaingan yang tidak sehat, kekuasaan akan direbut oleh yang bermodal besar, dan dapat mematikan pengusaha yang lemah. 5. Ciri-ciri sistem perekonomian yang terpusat (sosialis) - Semua sumber ekonomi dikuasai oleh negara - Seluruh kegiatan ekonomi diusahakan oleh negara - Jenis dan barang yang diproduksi ditentukan oleh negara - Harga ditetapkan oleh pemerintah 6. Ciri-ciri sistem perekonomian campuran 1). Perkonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan 2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara. 3) Sumber-sumber kekayaan Negara dikuasai Negara 4) Setiap warga Negara berhak memilih bidang usaha yang dikehendaki Tugas 2 1. Arti sistem demokrasi ekonomi adalah sistem perekonomian yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, sistem ini dikerjakan oleh semua, untuk semua serta mengutamakan kemakmuran masyarakat. 2. Pelaksanaan perekomian Indonesia tercantum dalam pasal 33 ayat 1, 2, dan 3 UUD 1945. 3 Ciri-ciri positip sistem perekonomian Indonesia adalah : 1) Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2, dan 3 2) Sumber kekayaan dan keuangan Negara digunakan dengan pemufakatan/persatuan lembaga perwakilan rakyat 143

3) warga Negara memiliki kebebasan memilih pekerjaan dan berhak memperoleh penghidupan yang layak 4) potensi, inisiatip dan daya kreasi warga Negara dikembangkan 5) hak milik seseorang diakui dan pemanfaatannya tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat. 4. Ciri-ciri negatif sistem demokrasi Indonesia : 1) Adanya kebebasan dalam melakukan usaha dan kegiatan ekonomi 2) Mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan rakyatnya 3) Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan. Tugas 3 1. 5 kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah pusat : 1) Bidang pertanian pangan yang menghasilkan bahan makanan 2) Bidang industri sandang yang menghasilkan bahan pakaian 3) Bidang perumahan dan pemukiman 4) Peningkatan Daya Guna BUMN 5) Kebijaksanaan pengembangan usaha ekonomi lemah 2. Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah daerah : 1) Pemantapan pelaksanaan Unit Daerah Kerja Permanen (UDKP) 2) Peningkatan prakarsa dan swadaya masyarakat 3) Undang-undang tentang Pasar Modal 3. Sebagai alat pengawasan dan pengatur dalam penyelenggaraan kegiatan ekonomi 4. Tujuan pemerintah sebagai pengatur ekonomi agar terlaksananya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. 5. Peranan pemerintah sebagai pengatur ekonomi adalah : 1) di bidang pertanian (irigasi, penyediaan bibit, pupuk dan obat-obatan) 2) di bidang usaha yang dilakukan oleh swasta 3) di bidang industri (menetapkan hasil dan lokasi pabrik) 4) di bidang harga (mengatur dan menetapkan harga BBM, gas, biaya transportasi, dan harga sembako) 5) di bidang kegiatan perdagangan luar negeri (kegiatan ekspor dan impor) 6. Contoh kegiatan ekonomi pemerintah sebagai pengatur ekonomi 1) mengatur dan memberi kesempatan swasta untuk pembangunan fisik (rumah, jalan tol, alat transportasi) 2) mengatur harga dasar gabah, BBM, gas, dll 3) Mengatur kegiatan biaya pendidikan, biaya transportasi, biaya kesehatan, pariwisata, dll

144

IPS.VIII.2.7.19

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

PAJAK

Penulis Pengkaji Naskah Pengkaji Media Perevisi

: : : : :

1. Dra. Tiur Gultom 2. Drs. H. Minto Purwo S, M.Pd. Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd. Dyah Purnawati Drs. Subadri, MM Drs. Suyanto Suyadi, S.Pd.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
145

146

A. PENDAHULUAN

Selamat ! Kamu telah selesai mempelajari modul yang lalu yang berjudul sistem perekonomian Indonesia. Sekarang Kamu akan mempelajari modul yang berjudul pajak. Modul ini berisi materi pokok yang dibagi dalam 2 kegiatan yaitu : Kegiatan 1, berisi tentang pengertian pajak, unsur-unsur pajak dan jenis-jenis pajak Kegiatan 2, berisi tentang fungsi pajak, cara menghitung pajak dan pajak yang ditanggung oleh keluarga siswa. Waktu yang disediakan untuk mempelajari modul ini adalah 4 x 40 menit, dengan menggunakan alat bantu gambar dan grafik. Karena waktu yang disediakan terbatas, maka segera pelajari modul ini dengan baik. Bila belum jelas pelajari sekali lagi, dan kalau masih belum jelas juga tanyakan kepada guru pamong atau guru bina pada saat tatap muka. Selamat belajar !.

147

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 . Pengertian Pajak 1. Standar kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan fungsi pajak dalam perekonomian nasional. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : 1. Menjelaskan pengertian pajak 2. Menyebutkan unsur-unsur pajak 3. Menyebutkan jenis-jenis pajak 4. Menjelaskan sitem dan tata cara perpajakan

4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik antara lain : 1. Pengertian pajak 2. Unsur-unsur pajak 3. Jenis-jenis pajak 4. Sistem dan tata cara perpajakan 5. Uraiam Materi a. Pengertian Pajak Pajak adalah pungutan wajib atau iuran oleh rakyat kepada negara yang dapat dipaksakan tanpa balas jasa secara langsung. Pajak yang terkumpul di kas negara digunakan untuk membiayai pembangunan , dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat: Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam sektor penerimaan negara, karena lebih dari 40 % anggaran pendapatan belanja negara berasal dari pajak. Melihat jumlah tersebut, betapa pentingnya peranan pajak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan setiap warga negara dewasa dan mempunyai penghasilan kena pajak, harus patuh membayar pajak. Kamu juga kalau sudah dewasa dan punya penghasilan kena pajak harus patuh membayar pajak. Untuk memungut pajak dari masyarakat pemerintah berpedoman pada UUD 1945 pasal 23, ”Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan Undang-Undang”. Hal ini selain untuk menjamin ketertiban perpajakan juga untuk melindungi warga negara terhadap pungutan yang sewenang-wenang. Pajak dapat dipungut setelah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

148

b. Unsur-Unsur Pajak Unsur pajak ada 3 macam, yaitu: 1) Subyek pajak, artinya siapa yang wajib membayar pajak atau disebut wajib pajak. 2) Dasar pajak atau Obyek pajak, yaitu hal yang menyebabkan dikenakan pajak. Hal yang menyebabkan dikenakan pajak yaitu barang, peristiwa/ keadaan atau perbuatan tertentu. Misalnya penghasilan seseorang. laba perusah1aan, transaksi jual beli suatu barang, barang yang dikenai pajak seperti mobil, sepeda motor, tanah, bangunan dan sebagainya. 3) Tarif pajak, yaitu besarnya pajak yang harus dibayar berdasarkan/obyek pajak tersebut. Tarif pajak berupa persentase (%) tertentu atau jumlah tertentu (sekian rupiah). Misalnya untuk pajak penghasilan dipakai presentasi (%), untuk pajak kendaraan bermotor jumlah sekian rupiahnya berdasarkan jenis dan tahun kendaraan. c. Jenis-Jenis Pajak 1) Pajak di Indonesia digolongkan dalam 2 bagian yaitu : a) Siapa yang memungut b) Siapa yang membayar/yang menanggung bebannya Menurut Siapa yang memungut, pajak dibedakan lagi atas : a) Pajak Negara/ pajak pusat adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui aparatur (pegawainya) dalam hal ini, Direktorat pajak dan kantor Inspektorat pajak yang tersebar di seluruh Indonesia. Yang tergolong sebagai pajak Negara adalah : - Pajak Penghasilan (PPh) - Pajak Pertambahan Nilai barang dan jasa (PPN) - Pajak Penjualan atas barang mewah (PPnBm) - Bea Masuk - Bea Cukai - Bea Materi b) Pajak daerah adalah pajak yang pemungutannya dilakukan oleh pemerintah daerah tingkat I (propinsi) dan tingkat II (kabupaten/kota). Pajak daerah banyak sekali jenisnya, tetapi antara daerah yang satu dengan daerah lainnya belum tentu sama. Contoh : pajak orang asing di propinsi A ada, tapi di propinsi B tidak ada, karena di propinsi B tidak ada orang asing. Macam-macam pajak daerah antara lain : - Pajak Reklame - Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) - Pajak Bangsa Asing - Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) - Pajak hiburan - Pajak radio dan sepeda ( di derah tertentu )

149

Terdapat pajak yang merupakan pajak Negara, kemudian pemungutan dan pengurusannya diserahkan kepada daerah seperti : pajak bangsa asing, pajak rumah tangga, pajak kendaraan bermotor, iuran radio dan TV, pajak bumi dan bangunan.

Tabei 19.1, Contoh : Bukti Setoran PBB DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIKA INDONEISA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR WILAYAH VI. JAYA KHUSUS KANTOR PELAYANAN PBB JAKARTA TIMUR

SURAT TANDA TERIMA SETORAN (STTS) Tempat Pembayaran : BRI UNIT UTAN KAYU Telah Menerima Pembayaran PBB th. 1993 dari Nama Wajib Pajak : NY. RAMEN SIMARMATA Letak Obyek Pajak (LOP) : Kecamatan MATRAMAN Kel. UTAN KAYU SELATAN Nomor Obyek Pajak (NOP) : 31.72.040.005.229-0146.0 Sejumlah Jatuh Tempo : Tanggal Jatuh Tempo : 7.600 20 Desember 1993

Jumlah yang harus dibayar (termasuk denda) jika pembayaran dilakukan setelah tanggal jatuh tempo. I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII J P M A M J J A S O N D : : : : : : : : : : : : : Rp 7.752 7 ….. 8.056 8.438 8.360 8.512 8.664 8.816 8.968 9.120 9.272 …… XII XIV XV XVI XVII XVIII XIX XX XXI XXII XXIII XXIV J P M A M J J A S O N D : : : : : : : : : : : : 9.575 9.723 9.830 10.930 10.134 10.336 10.488 10.640 10.792 10.944 11.096 11.248

Tanggal Pembayaraan

Jumlah yang harus dibayar :

150

Berdasarkan Siapa yang menanggung/membayar, menjadi 2 yaitu : a. Pajak langsung b. Pajak tak langsung

pajak dibedakan

Pajak langsung yaitu pajak yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak atau beban pajaknya tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain. Contoh pajak penghasilan, pajak kendaraan, pajak bumi dan bangunan. Pajak tak langsung yaitu pajak yang dipungut dari pihak tertentu, tetapi beban pajaknya dapat dilimpahkan kepada orang lain. Contoh pajak tak langsung antara lain : cukai, bea impor dan pajak penjualan,. - Cukai tembakau atau pita rokok dibayar oleh perusahaan rokok kepada pemerintah, tetapi beban pajaknya diteruskan kepada konsumen (pemakai rokok) sehingga menambah harga jual rokok. - Cukai adalah pajak yang dikenakan pada beberapa jenis barang tertentu yang dipakai dalam negeri dan dibatasi penggunaannya, misalnya rokok, minuman yang mengandung alkohol - Bea impor adalah biaya yang dikeluarkan pada saat mengimpor/membeli barang dari luar negeri Setiap wajib pajak yang lalai membayar kewajibannya kepada negara dapat dikenakan denda berupa uang, atau dapat dituntut dengan hukuman pidana. Pajak yang dipungut dari masyarakat akan dikembalikan kepada masyarakat, dalam bentuk pembangunan seperti rumah sakit, pasar, sekolah, jalan, jembatan dan lain-lain. Dalam rangka mengefektifkan pemungutan pajak disusunlah peraturan perundang-undangan perpajakan, yang dilandasi falsafah pancasila dan UUD 1945. Undang-undang perpajakan tersebut antara lain : - Undang-undang No. 17 tahun 2000 sebagai pengganti No. 10 tahun 1994 tentang pajak penghasilan (PPh) - Undang-undang No. 11 tahun 1994 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan penjualan barang mewah (PPN Bm) - Undang-undang No. 12 tahun 1994 tentang pajak bumi dan bangunan (PBB) - Undang-undang No. 13 tahun 1985 tentang bea materai c. Sistem dan Tata Cara Perpajakan . Menurut ketentuan perpajakan, ditegaskan bahwa : 1) Membayar pajak merupakan suatu kewajiban dan peran serta masyarakat dalam ikut menanggung pembiayaan negara dan pembangunan nasional. 2) Masyarakat atau wajib pajak diberi kepercayaan menghitung sendiri dan membayar pajaknya.

151

3) Pemerintah atau petugas berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan perpajakan dan menerapkan sanksi terhadap mereka yang melanggar peraturan. Dengan sistem perpajakan tersebut, wajib pajak berkewajiban mendatangi kantor pajak untuk mendaftarkan diri pada Direktorat Jenderal Pajak atau Kantor Inspektorat Pajak setempat, lalu kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP berguna untuk : 1) Memenuhi kewajiban perpajakan, misalnya menyetor, melapor, dan lain-lain yang berhubungan dengan pajak. 2) Untuk mendapatkan pelayanan dari instansi tertentu, seperti sebagai syarat mengurus surat keterangan izin usaha, surat-surat bila seseorang hendak berpergian ke luar negeri. Kantor Imigrasi yang berhak mengeluarkan surat ijin seseorang berpergian ke luar negeri, meminta lampiran NPWP. 3) Meminta surat pemberitahuan tahunan (SPT) yang diperlukan untuk menghitung dan menetapkan sendiri pajaknya. Tidak memenuhi kewajiban mendaftarkan diri diancam dengan hukum pidana. Cara mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP sebagai berikut : 1) Mengisi formulir pendaftaran wajib pajak di kantor Inspektorat pajak setempat dengan menunjukkan KTP. 2) Setelah formulir diisi, diperiksa kebenaran pengisiannya oleh petugas. 3) Setelah itu diberi bukti pendaftaran wajib pajak dan beri NPWP sementara 4) Paling lambat 3 (tiga) bulan diberi kartu NPWP 5) Wajib pajak yang tidak melakukan kewajiban dapat dikenakan sanksi pidana

Gambar 19.1, Orang bijak sadar akan kewajibannya membayar pajak

Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib pajak harus mengisi SPT dengan benar dan lengkap dan ditandatangani sendiri oleh wajib pajak disertai lampiran yang diperlukan. Misalnya perusahaan 152

harus melampirkan neraca dan perhitungan rugi laba. Kalau perorangan harus melampirkan daftar gaji. SPT sudah harus disampaikan ke kantor inspektorat pajak selambat-lambatnya 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Contoh kalau pajak paling lambat dibayar 31 Desember 1994, maka SPT sudah harus disampaikan paling lambat 31 Maret 1995. Jika terlambat dikenakan denda Rp. 10.000.00. Pembayaran Pajak Wajib pajak membayar pajak di tempat yang ditentukan oleh Menteri Keuangan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Untuk mengetahui apakah kamu telah menguasai materi kegiatan 1 dengan baik, kerjakanlah tugas berikut 6. Tugas 1 Jawaban pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar! 1. Apa yang dimaksud dengan pajak? 2. Apa artinya pajak langsung? 3. Sebutkan tiga unsur pajak?

153

Kegiatan 2 : Manfaat Pajak 1. Standar kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan fungsi pajak dalam perekonomian nasional. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu :. 1. Menyebutkan manfaat pajak 2. Menghitung pajak 3. Menyebutkan contoh pajak yang ditanggung keluarga siswa 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik. Beberapa materi penting antara lain : manfaat pajak, cara menghitung pajak. 1. Menyebutkan manfaat pajak 2. Menghitung pajak 3. Menyebutkan contoh pajak yang ditanggung keluarga siswa 5. Uraian Materi a. Manfaat Pajak 1) Sebagai salah satu sumber pendapatan negara 2) Sebagai alat pemerataan pendapatan Pajak sebagai salah satu sumber pendapatan negara Pendapatan negara yang sumbernya dari dalam negeri terdiri dari : - Pajak - Penerima bukan pajak Pendapatan negara dari pemerimaan bukan pajak antara lain : 1) Keuntungan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) 2) Denda 3) Sitaan yang dilakukan pemerintah 4) Mencetak uang 5) Pinjaman dari dalam dan luar negeri 6) Bantuan luar negeri Di antara penerimaan di atas, pajak merupakan salah satu yang sangat diharapkan pemerintah untuk mengisi kas negara, dan dari tahun ke tahun jumlahnya semakin meningkat. Tahukah Kamu untuk apa kas negara digunakan? Yaitu Untuk membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan negara. Yang dimaksud kegiatan pemerintahan adalah pengeluaran untuk menjalankan roda pemerintahan rutin sehari–hari, seperti: belanja/gaji pegawai negeri, Polri dan TNI, membeli alat-alat kantor, membayar bunga dan cicilan utang luar negeri, perbaikan kantor pemerintah dan sebagainya, sedangkan biaya pembangunan adalah pengeluaran untuk membiayai proyek – proyek fisik maupun proyek non 154

fisik . Pada masa sebelum tahun 2000, Indonesia masih dapat mengandalkan sumber pendapatan dari Migas, akan tetapi sekarang Negara kita sudah tidak dapat mengandalkan dari migas lagi, sehingga mengandalkan pemasukan dari sektor bukan migas di antaranya adalah pajak. Hal ini merupakan perwujudan pendemokrasian pembangunan, yaitu bahwa pembanguunan dilaksanakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Selanjutnya pemerintah berusaha meningkatkan penerimaan pendapatan dari ekspor barang di luar minyak dan gas bumi, misalnya ekspor rotan, kayu ikan, cumi, udang dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, perhatikan diagram batang berikut :
Grafik 19.1, Gambaran pendapatan negara dari pajak , th 1983 – 1986.

Keterangan : = Penerimaan dari pajak minyak dan gas bumi (migas)

= Penerimaan dari pajak non migas Dari diagram batang di atas menunjukkan, bahwa pada tahun anggaran 1983/1984, penerimaan pajak yang berasal dari minyak dan gas bumi adalah 65%, dan yang berasal dari non migas 40%. - Tahun anggaran 1984/1985, penerimaan pajak yang berasal dari minyak dan gas bumi adalah 60% dan yang berasal dari non migas 45%. - Tahun anggaran 1985/1986, penerimaan pajak yang berasal dari minyak dan gas bumi adalah 55% dan yang berasal dari non migas 50%. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pendapatan/penerimaan yang berasal dari pajak migas terjadi penurunan dan sebaliknya penerimaan yang berasal dari pajak non migas meningkat. Pajak yang dipungut dari masyarakat 155

sebagian digunakan untuk membangun gedung sekolah, jalan raya, pasar, puskesmas, dan lain-lain sehingga dinikmati kembali oleh masyarakat dan sebagian lagi dipergunakan uuntuk membiayai kegiatan pemerintahan sehari-hari.

Apakah di daerahmu terdapat jalan raya dan puskesmas? Kalau ada tolong dirawat karena itu dibangun dari pajak yang dipungut dari masyarakat. Dengan kata lain pajak dipungut dari warga negara/masyarakat dan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk sarana dan prasarana guna peningkatkan kesejahteraan. Pajak merupakan sarana untuk pemerataan pendapatan. Pemungutan pajak didasarkan atas kemampuan, orang kaya dikenakan berbagai pungutan pajak dan orang miskin membayar lebih sedikit dan bahkan ada yang dibebaskan dari pungutan. Sistem pajak yang baik harus adil artinya beban pajak harus dibagi di antara para warga masyarakat dengan seadil mungkin. Untuk itu dalam memungut pajak dari masyarakat dipergunakan tiga patokan yaitu : 1) Beban pajak harus sesuai dengan kemampuan membayar dari wajib pajak. Dan jangan orang miskin membayar pajak lebih besar dari orang kaya. 2) Tarif pajak progresif artinya makin tinggi pendapatan seseorang dikenakan tariff pajak dengan persentase yang semakin besar, seperti tabel berikut :
Tabel 19.2, Tarif Pajak Progresif untuk Pajak Penghasilan yang berlaku di Indonesia Sesuai UU No. 17 tahun 2000 (berlaku mulai tahun 2006)

Penghasilan Kena Pajak Penghasilan sampai dengan Rp 25.000.000,00 Penghasilan lebih Rp 25.000.000,00 s.d. Rp 50.000.000,00 Penghasilan lebih Rp 50.000.000,00 s.d. Rp. 100.000.000,00 Penghasilan lebih Rp 100.000,00 s.d. Rp. 200.000.000,00 Penghasilan di atas Rp. 200.000.000,00

Tarik Pajak 5% 10% 15% 25% 35%

Contoh : Pada tahun 2008 jumlah penghasilan kena pajak Pak Murti Rp 20.000.000,00 dan Pak Hartoyo Rp. 30.000.000,00. Berpakah pajak yang harus dibayar oleh Pak Murti dan Pak Hartoyo Jawab : - Pajak penhasilan yang harus dibayar Pak Murti 5% x Rp 20.000.000,00 = Rp. 1.000.000,00. - Pajak penghasilan yang harus dibayar Pak Hartoyo : 5% x Rp 25.000.000,00 = Rp 1.250.000,00 10% x (Rp 30.000.000,00 – Rp 25.000.000,00) = Rp. 500,000,00 Jadi pajak yang dibayar Pak Hartoyo = Rp 1.750.000,00

156

Bagaimana? jelas cara menghitungnya? kalau masih belum jelas ulangi lagi! 3) Beban pajak harus disesuaikan dengan manfaat yang diperoleh Orang yang memperoleh manfaat lebih besar dari pengeluaran pemerintah, sudah selayaknya memberikan sumbangan yang lebih besar pula. Misalnya pajak sepeda akan lebih kecil dibanding pajak sepeda motor, dan pajak sepeda motor lebih kecil dibanding pajak mobil. Hal ini cukup adil, karena pemilik mobil banyak memanfaatkan jalan raya dibanding sepeda motor dan sepeda. Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa pajak merupakan alat untuk pemerataan pendapatan, karena orang/badan usaha yang berpenghasilan besar akan membayar lebih banyak dari orang/badan usaha yang berpenghasilan kecil. Perhitungan Pajak Setelah belajar jenis-jenis pajak Kkamu perlu juga mempelajari bagaimana cara menghitumg pajak antara lain; PBB, PPh, PPn. dan lain-lain. 1) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pajak bumi dan bangunan sebagai pengganti pajak kekayaan dan pajak bumi yang dibebankan kepada seseorang apabila mecapai jumlah tertentu yang setiap tahu ada peraturannya. Pajak Bumi dan Bangunan dulu merupakan pajak negara, artinya pajak yang dipungut oleh pusat, tetapi dengan UU No. 14 tahun 1947 dan UU No. 32 tahun 1956, pajak bumi dan bangunan diserahkan pada daerah tingk. I. Yang menjadi subyek pajak bumi dan bangunan adalah orang atau badan hukum yang secara nyata mempunyai hak atas bumi dan memperoleh manfaat atas bangunan. Tarif pajak dikenakan sebesar 0,5% dari obyek pajak berdasarkan nilai jualnya. Dasar perhitungan pajak bumi dan bangunan diterapkan 20% setinggitingginya 100% dari nilai obyek pajak. Tetapi dengan PP No. 12/1994, mengatur pengenaan tarif progresif dalam penggunaan PBB atas rumah mewah. Untuk rumah yang nilai jual obyek pajaknya (NJOP) Rp. 1 milyar atau lebih, diberlakukan tarif nilai jual kena pajak (NJKP) 40% sedangkan di bawah 1 milyar tetap 20%. Pengenaan tarif progresif ini sangat tepat karena semakin banyak masyarakat yang memiliki rumah mewah di atas 1 milyar rupiah dengan tarif ini diharapkan bahwa orang kaya akan membayar lebih banyak. Batas nilai jual bangunan tidak kena pajak Rp.8.000.000,00. Contoh : Bila nilai bangunan Rp. 4.000.000,00 NJOPTKP Rp. 8.000.000,00 Maka pajaknya Rp. 0 Agar lebih jelas perhatikan contoh menghitung PBB dibawah ini ! Pak Murti tahun 2000 mempunyai obyek pajak sebagai berikut : Tanah 200 m2, harga per m2 = Rp. 100.000,00 Bangunan 100 m2, harga per m2 = Rp. 165.000,00 Batas bangunan tidak kena pajak =Rp. 8.000.000,00 Hitunglah berapa PBB yang harus dibayar pak Murti pada tahun 2000 ? 157

Jawab :
Jumlah nilai jual obyek pajak bumi = 200 x Rp 100.000,00 Jumlah nilai obyek pajak bangunan = 100 x Rp 165.000,00 NJOP bumi dan bangunan ………. NJOP tidak kena pajak ( NJOPTKP ) ............. NJOP kena pajak ( NJOPKP ) Dasar pajak 20% x Rp. 28.500.000,00 Tarif pajak 0,5 x Rp. 5.700.000,00 Jadi PBB yang harus dibayar olek pak Murti adalah =Rp 20.000.000,00 =Rp. 16.500.000,00 + =Rp. 36.500.000,00 =Rp. 8.000.000,00 =Rp. 28.500.000,00 =Rp. 5.700.000,00 =Rp. 28.500,00 =Rp. 28.500,00

2) Pajak Penghasilan (PPh) Subyek pajak penghasilan adalah : a) Orang yang bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam 12 bulan b) Badan hukum yang didirikan atau berdudukan di Indonesia seperti perseroan terbatas (PT), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta, Koperasi dan lain-lain. Obyek Pajak Penghasilan (PPh) Yang menjadi obyek pajak penghasil (PPh) adalah penghasilan yang diterima oleh orang atau badan hukum. Penghasilan diartikan setiap kemampuan ekonomi yang diperoleh wajib pajak baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dapat dipakai untuk konsumi atau menambah kekayaan wajib pajak. Tambahan kemampuan ekonomi dapat dikelompokkan sebagai beriktu : a) Penghasilan yang berhubungan dengan pekerjaan misalnya, upah /gaji, bonus atau imbalan lainnya b) Penghasilan dari kegiatan usaha, laba bruto usaha (laba bruto usaha = laba belum dikurangi pajak). c). Penghasilan dari bunga modal atau sewa rumah. d) Penghasilan lain-lain, misalnya hadiah. Tarif Pajak Penghasilan (PPh) a) Penghasilan sampai dengan Rp 25.000.000,00 dikenakan pajak 5% setahun b). penghasilan lebih Rp 25.000.000,00 s.d. Rp 50.000.000,00 dikenakan 10% setahun c) penghasilan lebih Rp 50.000.000,00 s.d. Rp. 100.000.000,00 dikenakan 15% setahun. d) Penghasilan lebih Rp 100.000.000,00 s.d. Rp. 200.000.000,00 dikenakan 25% setahun e) Penghasilan di atas Rp 200.000.000,00 dikenakan 35% setahun. Sebelumnya penghasilan kena pajak digenapkan (dibulatkan) ke bawah menjadi ribuan penuh. Misalnya penghasilan kena pajak Rp1.850.900,00 digenapkan (dibulatkan ke bawah) menjadi Rp 1.850.000,00

158

Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Untuk perorangan adalah sebagai berikut : - Untuk diri wajib pajak Rp 13.200.000,00 per tahun - Wajib pajak tambahan (kawin) Rp 1.200.000,00 per tahun, - Tambahan untuk istri yang bekerja yang tidak ada hubungannya dengan usaha suami = Rp 13.200..000,00 pertahun - Untuk anak sedarah atau angkat Rp 1.200.000,00 maksimal 3 orang anak Contoh 1 Pak Toha, mempunyai 3 anak dan istrinya tidak bekerja, maka jumlah penghasilan tidak kena pajak adalah : - Wajib pajak Rp 13.200.000,00 - Tambahan ( kawin ) Rp 1.200.000,00 - Anak 3 = 3 x Rp. 1.200.000,00 Rp 3.600.000,00 Jumlah penghasilan Pak Toha tidak kena pajak Rp 18.000.000,00

Contoh 2 Pak Nardi seorang pegawai negeri, mempunyai 2 anak dan istrinya bekerja di sebuah perusahaan swasta, maka jumlah penghasilan tidak kena pajak adalah : - Wajib pajak Rp 13.200.000,00 - Tambahan ( kawin ) Rp 1.200.000,00 - Tambahan istri bekerja Rp 13.200.000,00 - Anak 2 = 2 x Rp 1.200.000,00 Rp 2.400.000,00 Jumlah penghasilan Pak Nardi tidak kena pajak Rp 30.000.000,00

Nah untuk lebih jelasnya perhatikan contoh perhitungan pajak penghasilan berikut ini ! Pak Ajad, seorang pegawai negeri menerima gaji Rp 1.900.000,00/bulan. Beliau mempunyai 2 orang anak .Berapa pajak penghasilan (PPh) yang harus dibayar pak Ajad, jika istrinya tidak bekerja ? Jawab : Penghasilan pak Ajad setahun 12 x Rp 1.900.000,00 Rp. 22.800.000,00 Penghasilan tidak kena pajak (PTKP) - Wajib pajak Rp 13.200.000,00 - Tambahan (kawin) Rp 1.200.000,00 - 2 orang anak (2 x Rp 1.200.000,00) Rp 2.400.000,00 + Jumlah penghasilan tidak kena pajak Jumlah penghasilan kena pajak Rp. 16.800.000,00 Rp. 6.000.000,00

Karena di bawah Rp 25 .000.000,00 maka dikenakan tarif 5 % setahun. Besarnya pajak penghasilan yang harus dibayar oleh pak Ajad adalah : 5% X Rp 6.000.000,00 = Rp 300.000,00 setahun.

159

3) Pajak Kendaraan Bermotor Pajak kendaraan bermotor adalah sejumlah uang yang harus dibayar atas pemilikan kendaraan bermotor yang didasarkan kepada perundang-undangan yang telah ditetapkan Pemungutannya dilakukan oleh pemerintah daerah atas otonomi pemerintah pusat. Obyek pajak kendaraan bermotor : - Kendaraan bermotor yang digerakkan mesin atau generator atau memakai bahan bakar solar atau bensin. - Kendaraan bermotor yang diizinkan dengan berat 3,500 kg atau kurang dari 3.500kg. - Kereta tambahan dari kendaraan bermotor Tarif pajak kendaraan bermotor ditentukan dengan sejumlah rupiah (sekian rupiah) bukan persentase. Artinya untuk menentukan tarifnya dilihat dari tahun pembuatannya, ukuran kendaraannya dan sebagainya. Contoh : sepeda motor Suzuki RC – 100 CC tahun pembuatannya 1989. Pajak ditentukan Rp. 21.000,00 setahun. Maka pajak yang dibayar oleh pemilik sepeda motor Suzuki RC – 100 CC tahun 1989 adalah Rp. 21.000,00 ditambah sumbangan dana kecelakaan dan lain - lain. Dari berbagai jenis pajak di atas, pajak apa yang harus ditanggung keluargamu ? Antara lain. - Pajak penghasilan (PPh) yaitu bila bapak/ibumu bekerja dan memperoleh gaji/upah harus membayar PPh. - Pajak bumi dan bangunan (PBB) yaitu bila Kamu/orang tuamu mempunyai tanah dan bangunan (rumah) sendiri - Pajak kendaraan bermotor yaitu bila keluargamu punya mobil atau sepeda motor.

6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat. 1. Sebutkan 2 manfaat pajak! 2. Pak Parno mempunyai penghasilan sebesar Rp. 2.000.000,00 perbulan, berapakah PPh yang harus dibayar, jika istri pak Parno tidak bekerja dan mempunyai seorang anak? 3. Sebutkan beberapa jenis pajak yang ditanggung keluargamu!

160

C. PENUTUP

Saya ucapkan selamat,karena Kamu telah menyelesaikan modul ini dengan baik. Sekarang Kamu telah mengerti arti pajak, jenis-jenis pajak serta manfaat/fungsi pajak setelah selesai mempelajari modul ini, mintalah tes akhir modul pada guru binamu. Dan perlu Kamu perhatikan nilai tesmu minimal 65. Kamu boleh melanjutkan ke modul berikutnya bila nilai tes akhir modul yang Kamu peroleh 65 atau lebih Selamat belajar semoga berhasil !

161

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. Pajak adalah pungutan sejumlah uang yang dilakukan oleh negara terhadap perorangan atau badan hukum yang didasarkan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 2. Pajak langsung adalah pajak yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak dan beban pajaknya tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain. 3. Tiga unsur pajak yaitu : - Subyek Pajak - Obyek Pajak - Tarif Pajak

Tugas 2 1. Manfaat Pajak - Sebagai sumber pendapatan negara - Sebagai alat pemerataan pendapatan 2. PPh yang harus dibayar pak Parno - Jumlah penghasilan setahun = 12 x Rp 2.000.000,00 - Penghasilan tidak kena pajak : - Wajib pajak Rp 13.200.000,00 - Tambahan (kawin) Rp 1.200.000,00 - 1 orang anak Rp 1.200.000,00 Jumlah PTKP

= Rp 24.000.000,00

= Rp 15.600.000,00

Jumlah penghasilan kena pajak = Rp 8.400.000,00 Jadi jumlah pajak yang harus dibayar oleh pak Parno adalah : 5 /100 x Rp 8.400.000,00 = Rp. 420.000,00 3. Pajak yang ditanggung keluarga siswa antara lain - PPh - PBB - PKB

162

IPS. VIII.2.7. 20

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial VIII 2 6 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

HARGA PASAR

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: : : :

Dra. Tiur Gultom Drs. Minto Purwo S, M.Pd. Drs. Nurhalim Sabang MM, M.Pd. Sunarti, SE Drs. Endar Rusmanto Drs. Dudi Adudin Drs. Subadri, MM Drs. Suyanto Suyadi, S.Pd.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009
163

164

A. PENDAHULUAN

Setelah Kamu menyelesaikan modul nomor 19 yang lalu Kamu dapat melanjutkan belajar dengan modul ini tentang Permintaan dan Penawaran dan terjadinya harga pasar. Modul ini merupakan kelanjutan dari modul nomor terdahulu yang sangat penting untuk dipelajari. Setelah menyelesaikan modul ini diharapkan Kamu dapat menjelaskan pengertian permintaan dan penawaran serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Modul ini terbagi dalam 3 kegiatan: Kegiatan 1 : Membahas tentang permintaan mempengaruhi permintaan. barang dan faktor-faktor yang

Kegiatan 2 : Kegiatan 3 :

Membahas tentang penawaran, hubungannya dengan harga. Membahas terbentuknya harga pasar (keseimbangan)

Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan modul ini sebanyak 6 x 40 menit. Oleh karena itu segera Kamu pelajari modul ini mulai dari kegiatan 1. Bila ada kesulitan dalam mempelajari modul ini, tanyakan kepada guru pamong/binamu. Nah, selamat belajar semoga berhasil.

165

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Permintaan Barang/Jasa 1. Standar Kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan permintaan dan penawaran serta terbentuknya harga pasar. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : 1. Menjelaskan pengertian permintaan 2. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan 3. Menggambarkan grafik permintaan 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi ini dengan baik. Beberapa materi penting antara lain: 1. Pengertian permintaan 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan 3. Hubungan antara harga dengan jumlah permintaan 5. Uraian Materi a. Pengertian Permintaan Tentunya Kamu pernah pergi ke pasar untuk berbelanja barang. Kamu juga menyaksikan banyak orang berbelanja barang-barang yang ia perlukan. Misalnya Kamu ingin membeli 2 kg daging, sementara tetanggamu Bu Titin membeli daging 3 kg, Bu Halimah membeli 4 kg dan orang-orang yang lainnya membeli 10 kg daging. Berapa kilo gram daging yang dibeli pada saat itu? Sudah tentu banyak, yaitu 19 kg daging. Jumlah daging yang akan dibeli disebut permintaan akan daging. Dengan kata lain permintaan akan daging pada saat itu sebanyak 19 kg. Contoh lain : Di pasar buah-buahan datang 50 orang calon pembeli. Masingmasing calon pembeli ingin membeli 10 kg jeruk, jumlah yang akan dibeli adalah 50 x 10 kg = 500 kg. Jadi permintaan jeruk di pasar sebanyak 500 kg. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeli pada berbagai tingkat harga pada saat tertentu. b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Permintaan terhadap suatu barang tidak selalu tetap jumlahnya, artinya kadangkadang banyak dan kadang-kadang sedikit, Banyak sedikitnya permintaan terhadap suatu barang, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya permintaan antara lain: 1) Tingkat pendapatan/ penghasilan Semakin besar tingkat pendapatan masyarakat, semakin besar kemampuannya untuk membeli suatu barang/jasa, dan sebaliknya semakin rendah tingkat pendapatan masyarakat, semakin rendah juga kemampuan untuk membeli suatu barang. 166

Contoh: Bp. Hamid berpenghasilan Bp. Agus berpenghasilan

Rp 1.200.000,00 per bulan Rp 1.800.000,00 per bulan

Pak Hamid dan pak Agus sama-sama menggunakan 5% dari pendapatannya untuk membeli daging. Bila harga daging Rp 30.000,00 per kg, berapa daging yang dapat dibeli oleh pak Hamid dan berapa kg daging yang dapat dibeli oleh pak Agus ? Mula-mula Kamu hitung jumlah uang pak Hamid maupun pak Agus yang akan digunakan untuk membeli daging yaitu: 1. Pak Hamid = 5% dari Rp 1.200.000,00 = 5/100 x Rp 1.200.000,00 = Rp 60.000,00 Dengan uang Rp 60.000,00 daging yang dapat dibeli oleh pak Hamid adalah : 60.000 x 1 kg = 2 kg 30.000

2. Pak Agus

= 5% dari Rp 1.800.000,00 = 5/100 x Rp 1.800.000,00 = Rp 90.000,00 Dengan uang Rp 90.000,00 daging yang dapat dibeli oleh pak Agus adalah: 90.000 x 1 kg = 3 kg 30.000 Dengan contoh di atas jelas pak Agus dapat membeli daging lebih banyak dari pak Hamid

2) Tinggi rendahnya harga Semakin tinggi tingkat harga barang, semakin rendah tingkat kemampuan masyarakat untuk membeli barang tersebut, yang berarti permintaan semakin rendah, dan semakin rendah tingkat harga barang, berarti semakin tinggi kemampuan masyarakat untuk membeli suatu barang/jasa. Jadi semakin rendah harga barang berarti semakin besar jumlah permintaan. Contoh: Tabel 20.1, Daftar harga dan permintaan buku tulis. No. Harga per buah Jumlah buku tulis yang diminta 1 Rp 500,00 10 buku 2 Rp 750,00 8 buku 3 Rp 1000,00 6 buku 4 Rp 1500,00 3 buku 3) Tersedia tidaknya barang pengganti Apabila banyak tersedia barang pengganti, maka ada kecenderungan jumlah permintaan terhadap suatu barang akan berkurang. Misalnya pencuci mulut setelah makan adalah pisang, tetapi pisang ini dapat diganti dengan pepaya atau jeruk, maka bila harga pisang naik ada kecenderungan jumlah permintaan terhadap pisang akan berkurang, tetapi permintaan terhadap pepaya atau jeruk akan bertambah. Sebaliknya bila tidak ada barang pengganti maka jumlah permintaan akan tetap atau bahkan akan bertambah.

167

4) Selera masyarakat Selera masyarakat dapat berubah-ubah setiap saat, oleh karena itu jumlah permintaan terhadap suatu barang juga akan berubah-ubah. Apabila selera masyarakat terhadap suatu barang meningkat maka dapat dipastikan bahwa jumlah permintaan akan bertambah. Sebaliknya bila selera masyarakat sudah menurun atau bahkan tidak ada lagi, maka dengan sendirinya permintaan akan berkurang bahkan akan hilang sama sekali. Bagaimana apakah sudah paham dengan penjelasan di atas? Kalau belum bacalah sekali lagi! Kalau sudah Kamu boleh mengerjakan latihan berikut. c. Hubungan Antara Harga dan Permintaan. Adakah pengaruh harga terhadap jumlah permintaan? Tentu saja ada. Hal itu bisa kita ketahui dari bunyi hukum permintaan. Bunyi hukum permintaan adalah: jika harga turun maka permintaan terhadap barang dan jasa akan naik (bertambah) dan jika harga naik maka permintaan terhadap barang dan jasa akan turun (berkurang). Perhatikan jumlah permintaan terhadap beras, dalam berbagai tingkat harga dalam tabel berikut: Tabel 20.2 Daftar harga dan permintaan beras. No. Harga per kg Jumlah beras yang diminta 1. Rp 1.500,00 2 ton 2. Rp 1.300,00 3 ton 3. Rp 1.000,00 5 ton 4. Rp 800,00 6,5 ton 5. Rp 600,00 8,5 ton Tabel di atas bila digambarkan dalam sebuah grafik akan terlihat sebagai berikut: Grafik 20.1, Hubungan antara tingkat harga dengan jumlah permintaan dapat digambarkan dalam kurva sebagai berikut.

H A R G A

Jumlah beras yang diminta 168

Keterangan: Untuk memudahkan dalam memahami gambar tersebut ikutilah penjelasan berikut ini: - Garis tegak lurus (OP) adalah garis yang menunjukkan tingkat harga barang (Price) - Garis mendatar (OQ) merupakan garis yang menunjukkan banyaknya barang yang diminta pada berbagai tingkat harga (Quantity) - Garis d-d merupakan garis permintaan, yang bergeser dari kiri atas ke kanan bawah dan merupakan hubungan antara harga dan jumlah permintaan. Berdasarkan grafik tersebut terlihat jelas bahwa semakin tinggi harga barang semakin sedikit jumlah barang yang diminta. Dan sebaliknya, semakin rendah harga barang semakin banyak jumlah barang yang diminta Perhatikan tabel permintaan telur yang berikut: Tabel 20.3, No. 1. 2. 3. 4. Daftar harga permintaan telur bebek Harga per butir Rp 300,00 Rp 270,00 Rp 220,00 Rp 150,00 Jumlah telur bebek yang diminta 100 butir 120 butir 150 butir 200 butir

Pada harga beberapa rupiahkah jumlah permintaan yang paling banyak dan harga beberapa jumlah permintannya paling kecil/ sedikit ?

6. Tugas 1 Untuk melihat penguasaan materi yang telah Kamu pelajari pada bagian modul ini, kerjakan tugas berikut: 1. Apa yang dimaksud dengan permintaan! 2. Sebutkan 4 faktor yang mempengaruhi permintaan! 3. Gambarkan kurva permintaan berdasarkan tabel berikut ini! Daftar permintaan telur bebek No. Harga per butir 1. Rp 4.000,00 2. Rp 3.500,00 3. Rp 2.500,00 4. Rp 2.000,00

Jumlah telur bebek yang diminta 5 butir 10 butir 35 butir 45 butir

4. Imam dan Erlin adalah bertetangga. Imam berpenghasilan Rp 1000.000,00 per bulan. Erlin berpenghasilan Rp 1.500.000,00 per bulan. Imam dan Erlin mempunyai prinsip yang sama yaitu 10% dari pendapatan ia jatahkan untuk membeli pakaian. Bila harga satu stel pakaian Rp 50.000,00 . Berapa stel pakaian yang dapat dibeli oleh Imam dan Erlin ?

169

Kegiatan 2 : Penawaran Barang dan Jasa 1. Standar Kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan permintaan dan penawaran serta terbentuknya harga pasar. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : 1. Menjelaskan pengertian penawaran 2. Menggambarkan hubungan antara harga dengan penawaran 4. Materi pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik. Beberapa materi penting antara lain;. 1. Pengertian penawaran 2. Hubungan antara harga dengan penawaran . 5. Uraian Materi a. Pengertian Penawaran Seperti pada kegiatan 1 modul ini, Kamu pernah pergi ke pasar untuk berbelanja. Kemudian perhatikan lagi dari sisi lain, yaitu di pihak para penjual. Misalnya Kamu melihat seseorang penjual menjual 2 keranjang jagung, penjual lain menjual 4 keranjang jagung, dan penjual lainnya lagi menjual 6 keranjang jagung. Jadi jumlah jagung yang dijual oleh para penjual sebanyak 12 keranjang. Dengan kata lain jumlah penawaran jagung sebanyak 12 keranjang. Contoh lain, Kamu juga dapat memperhatikan penjual lainnya misalnya beras. Penjual A menjual beras sebanyak 2 ton, penjual B menjual sebanyak 3 ton, dan penjual C menjual beras 1 ton. Jumlah beras seluruhnya yang dijual oleh para penjual adalah sebanyak 6 ton. Berarti jumlah penawaran beras sebanyak 6 ton. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan atau yang akan dijual oleh para penjual pada berbagai tingkat harga. b. Hubungan antara Harga dengan Penawaran Jumlah penawaran suatu barang sangat dipengaruhi oleh harga barang. Bila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan bertambah dan sebaliknya bila harga barang turun jumlah barang yang ditawarkan berkurang. Untuk memudahkan pemahaman tentang hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan perhatikan tabel berikut:

170

Tabel 20.4, Daftar harga dan penawaran telur bebek No. Harga per butir Jumlah telur bebek yang diminta 1. Rp 50,00 110 butir 2. Rp 100,00 300 butir 3. Rp 150,00 475 butir 4. Rp 200,00 680 butir 5. Rp 250,00 880 butir 6. Rp 300,00 1.080 butir 7. Rp 350,00 1.250 butir Pada harga Rp 50,- jumlah telor yang ditawarkan adalah 110 butir, sedangkan pada harga Rp 100,- jumlah penawaran sebanyak 300 butir, dan seterusnya. Apabila angka-angka dalam tabel di atas digambarkan dalam sebuah kurva akan terlihat sebagai berikut:
Grafik 20.2, Hubungan antara tingkat harga dengan besarnya penawaran dapat digambarkan dalam kurva berikut :

H A R G A

Jumlah barang yang ditawarkan Keterangan Grafik: - Garis OP merupakan garis yang menunjukkan berbagai tingkat harga barang. Kamu melihat dari Rp 50,- hingga Rp 350,- Garis OQ menunjukkan jumlah barang yang ditawarkan pada berbagai kemungkinan harga. - Garis S-S merupakan kurva penawaran yang terbentuk dari hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan. Kurva penawaran bergeser dari kiri bawah ke kanan atas. Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa setiap terjadi perubahan harga barang, selalu diikuti dengan berubahnya jumlah penawaran. Bila harga naik penawaran bertambah, dan bila harga turun maka penawaran berkurang.

171

Contoh: Pada musim panen berlimpah, penawaran bertambah banyak sehingga harga menjadi turun. Sebaliknya pada saat musim tanam jumlah barang yang ditawarkan sangat sedikit, sehingga harganya menjadi mahal. Inilah hubungan antara harga dengan penawaran, kadang-kadang harga mempengaruhi penawaran. Bagaimana, apakah dapat dipahami? Kalau belum bacalah sekali lagi, dan kalau sudah mengerti Kamu boleh mengerjakan latihan berikut ini. 6. Tugas 2 Untuk menguji apakah Kamu sudah menguasai atau belum materi di atas kerjakan tugas berikut, pada kertas khusus! 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan penawaran ! 2. Bila musim panen tiba, hasil gabah meningkat. Bagaimana harga gabah naik atau turun, jelaskan! 3. Buatlah kurva penawaran mangga berdasarkan tabel berikut! Daftar harga penawaran mangga No. Harga per buah 1. Rp 1.000,00 2. Rp 1.500,00 3. Rp 2.000,00 4. Rp 3.000,00

Jumlah mangga yang ditawarkan 60 buah 100 buah 130 buah 170 buah

4. Di pasar terdapat 5 penjual ayam Agus menjual 15 ekor ayam, Asep dan Maskur masing-masing menjual 10 ekor ayam, serta Halimah dan Drajad masing-masing menjual 5 ekor ayam. Berapa ekor jumlah penawaran ayam di pasar tersebut?

172

Kegiatan 3 : Harga Keseimbangan 1. Standar Kompetensi Memahami kegiatan perekonomian Indonesia 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan permintaan dan penawaran serta terbentuknya harga pasar. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : a. Menjelaskan pengertian harga dan hubungan antara harga dengan permintaan dan penawaran b. Menjelaskan pengertian harga pasar. c. Menyebutkan proses terbentuknya harga pasar. 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajarai materi materi berikut dengan baik. a. Pengertian harga dan hubungan antara harga dengan permintaan dan penawaran b. Pengertian harga pasar c. Proses terbentuknya harga pasar. 5. Uraian Materi a. Pengertian Harga dan Hubungan Harga dengan Permintaan dan Penawaran Tentunya Kamu pernah membeli barang kebutuhanmu, seperti membeli makanan, pakaian, buku-buku pelajaran dan lain sebagainya. Misalnya 1 potong kue Rp 500,00, 1 stel seragam sekolah Rp 80.000,00 dan 1 buah buku tulis Rp 2.500,00. Yang dimaksud dengan nilai dari Rp 500,00, Rp 80.000,00 dan Rp 2.500,00 itu yang disebut harga. Kalau begitu apa yang dimaksud dengan harga? Melihat contoh di atas dapat dikatakan bahwa harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan satuan uang. Kamu juga sering melihat situasi pasar pada hari-hari biasa maupun hari-hari menjelang hari raya. Bagaimana apakah ada perbedaannya? Banyak mana pembeli yang datang ke pasar pada hari-hari biasa dengan hari-hari menjelang hari raya? Tentu saja lebih banyak pembeli pada hari-hari menjelang hari raya. Banyak pembeli berarti banyak permintaan. Apa itu permintaan? Pada kegiatan 1 telah disebutkan bahwa permintaan merupakan jumlah barang yang akan dibeli oleh calon pembeli pada tingkat harga tertentu. 1) Hubungan antara harga dengan permintaan. Apakah Kamu masih ingat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan, pada modul lalu. Salah satu di antaranya adalah tingkat harga. Semakin tinggi harga barang semakin kecil jumlah permintaan dan sebaliknya semakin rendah harga barang semakin besar jumlah permintaan. Di samping itu dapat juga harga dipengaruhi oleh banyak sedikitnya permintaan. Sebagai contoh menjelang hari raya, permintaan akan pakaian makin banyak sehingga harga menjadi naik. Dan setelah hari raya, permintaan akan pakaian menurun sehingga harga pakaian turun.

173

2) Hubungan antara harga dengan penawaran Antara harga dengan penawaran juga dapat saling mempengaruhi satu sama lain. Bila harga naik maka jumlah penawaran akan bertambah dan sebaliknya bila harga turun maka penawaran juga akan menurun. Kalau pernyataan di atas harga mempengaruhi penawaran, lalu bagaimana, apakah penawaran juga dapat mempengaruhi harga? Coba perhatikan pada saat musin panen tiba, jumlah hasil pertanian melimpah, sehingga penawaran hasil panen bertambah bagaimana harga barang saat itu? Tentu saja harga menjadi turun. Tetapi pada saat barang itu sulit diperoleh atau jumlah penawaran sedikit, bagaimana harganya? Tentu saja harga menjadi tinggi. Jadi makin banyak penawaran harga menjadi lebih murah, dan sebaliknya makin sedikit jumlah penawaran harga menjadi tinggi. Bagaimana apakah sudah dapat kamu pahami? Kalau belum bacalah sekali lagi. Kalau kalian sudah paham, Kamu boleh mencoba mengerjakan latihan berikut ini. b. Pengertian Harga Pasar Harga pasar disebut juga harga keseimbangan, karena harga ini merupakan hasil kesepakatan antara pembeli dengan penjual. Pada harga ini jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta. Jadi harga pasar merupakan harga kesepakatan antara pembeli dengan penjual, dimana jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta. Faktor penting dalam terbentuknya harga pasar Berdasarkan pengertian di atas berarti yang merupakan faktor penting dalam pembentukan harga pasar adalah: - kekuatan permintaan - kekuatan penawaran Kedua kekuatan ini akan saling mempengaruhi sehingga akan menghasilkan harga pasar atau harga keseimbangan. c. Proses Terbentuknya Harga Pasar Kamu telah mengetahui sifat dari pembeli maupun penjual. Pembeli biasanya menginginkan memperoleh barang bagus dengan harga yang murah. Sedangkan penjual menginginkan menjual barang dengan harga yang mahal. Atau dengan kata lain bila harga barang tinggi jumlah permintaan akan berkurang sedangkan penawaran akan bertambah. Oleh sebab itu dalam praktek jual beli barang, sering terjadi tawar menawar, yang akhirnya terjadi kesepakatan. Untuk memudahkan dalam memahami proses terbentuknya harga pasar perhatikan tabel permintaan dan penawaran di bawah ini. Tabel 20.5, Tabel permintaan dan penawaran telor Harga Jumlah Perminataan Jumlah Penawaran Rp 250,00 25 butir 180 butir Rp 200,00 70 butir 170 butir Rp 150,00 120 butir 120 butir Rp 100,00 160 butir 70 butir Rp 50,00 180 butir 10 butir Tabel di atas bila digambarkan dalam sebuah kurva harga keseimbangan akan terlihat sebagai berikut 174

Grafik 20.3, Kurva permintaan dan penawaran, contoh menentukan harga keseimbangan

Har ga

E

Jumlah Barang Keterangan: OP = OQ = ss = d-d = E = Harga barang (Price) Jumlah barang (Quantity) Kurva penawaran Kurva permintaan Harga keseimbangan/harga pasar

Pada saat harga Rp 250,00 jumlah permintaan sebanyak 25 butir, dan penawaran sebanyak 180 butir. Pada saat harga Rp 200,00jumlah permintaan sebanyak 70 butir, dan jumlah penawaran sebanyak 170 butir. Dari kedua harga di atas tidak terjadi kesepakatan/kecocokan antara penjual dengan pembeli. Pada tingkat harga Rp 150,00 jumlah permintaan 120 butir, dan jumlah penawaran juga 120 butir. Berarti antara penjual dengan pembeli terdapat kesepakatan harga dengan jumlah barang yang diperjual belikan. Artinya penjual membawa 120 butir telor ke pasar, telor tersebut habis dibeli oleh pembeli, karena cocok harganya. Jadi harga Rp150,00 merupakan harga keseimbangan atau harga pasar. Bagaimana? Apakah sudah kamu mengerti? Kalau belum mengerti pelajari sekali lagi, termasuk melihat kembali grafik permintaan dan penawaran pada modul lalu. Setelah mengerti Kamu perlu mengerjakan latihan berikut ini.

175

Grafik 20.4, Kurva permintaan dan penawaran.

Har ga

Jumlah barang Berdasarkan kurva di atas jawab pertanyaan berikut: 1. Kurva permintaan ditunjukkan dengan garis ............................. 2. Kurva penawaran ditunjukkan dengan garis ...................... . . . . 3. Harga pasar terjadi pada tingkat harga Rp ……………………. . Kosakata D (demand) = Kurva = Tabel = Selera = S (Supply) = Kurva = Kesepakatan = Praktek = Harga keseimbangan permintaan grafik daftar kesukaan/kegemaran penawaran grafik persetujuan kegiatan sebenarnya = harga pasar

Rangkuman Permintaan adalah jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeli pada berbagai tingkat harga. Permintaan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: - tingkat pendapatan masyarakat - tinggi rendahnya harga - tersedia tidaknya barang pengganti - selera masyarakat

176

Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan atau jumlah barang yang akan dijual oleh para penjual pada berbagai tingkat harga. Besar kecilnya penawaran akan dipengaruhi oleh tinggi rendahnya harga. Bila harga tinggi maka jumlah penawaran akan meningkat, dan sebaliknya bila harga rendah maka jumlah penawaran akan turun. Harga barang juga dapat dipengaruhi oleh penawaran. Bila penawaran meningkat, maka harga akan turun. Sebaliknya bila penawaran berkurang maka harga akan naik. Harga merupakan nilai dari suatu barang yang dinyatakan dengan satuan uang. Permintaan merupakan jumlah barang yang akan dibeli oleh calon pembeli pada berbagai tingkat harga. Apabila harga barang naik maka permintaan akan berkurang, tapi penawaran akan bertambah. Sebaliknya bila harga barang turun, maka jumlah permintaan bertambah, tetapi penawaran berkurang. Harga pasar merupakan harga yang disepakati oleh pembeli dan penjual dimana jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Faktor penting yang mempengaruhi pembentukan harga pasar adalah kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran. Harga pasar terbentuk karena adanya tawar menawar antara penjual dan pembeli. Dalam grafik harga pasar terlihat sebagai titik potong antara kurva permintaan dan kurva penawaran 6. Tugas 3 Untuk memantapkan penguasaan materi pada bagian modul ini, kerjakan tugas berikut. 1. Apa yang dimaksud dengan harga? 2. Bila harga barang naik bagaimana pengaruhnya terhadap permintaan ? 3. Sebutkkan dua faktor penting dalam pembentukan harga pasar ? 4. Berdasarkan tabel berikut, buatlah kurva harga keseimbangan yang terjadi di pasar Tabel permintaan dan penawaran buah durian Harga Per Satuan Jumlah Permintaan Jumlah Penawaran Rp 5.000,00 20 buah 115 buah Rp 4.000,00 30 buah 100 buah Rp 3.000,00 40 buah 80 buah Rp 2.000,00 60 buah 60 buah 35 buah Rp 1.000,00 90 buah Rp 500,00 125 buah 10 buah

177

C. PENUTUP

Setelah Kamu selesai mempelajari kegiatan 1,2, dan 3 pada modul ini tentunya Kamu dapat menyimpulkan intinya, yaitu: 1. Permintaan merupakan jumlah barang yang akan dibeli oleh pembeli pada berbagai tingkat harga. 2. Besar kecilnya jumlah permintaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: - tingkat pendapatan/penghasilan masyarakat - tinggi rendahnya harga - tersedia tidaknya barang pengganti - selera masyarakat 3. Hubungan antara harga dan permintaan menunjukkan: Semakin tinggi harga barang semakin rendah jumlah permintaan terhadap barang itu dan sebaliknya semakin rendah harga barang semakin besar jumlah permintaan terhadap barang itu. 4. Penawaran merupakan jumlah barang yang ditawarkan atau akan dijual pada berbagai tingkat harga. 5. Hubungan antara harga dan penawaran, menunjukkan: Semakin tinggi harga barang, semakin besar jumlah penawaran dan sebaliknya semakin rendah harga barang semakin rendah pula jumlah penawaran. Setelah Kamu selesai mempelajari modul ini tentunya Kamu dapat mengambil inti sarinya sebagai berikut: Harga merupakan nilai dari suatu barang yang dinyatakan dengan satuan uang. Apabila harga barang berubah maka akan mempengaruhi permintaan dan penawaran barang. Misalnya harga barang naik, permintaan berkurang dan penawaran bertambah, sebaliknya harga barang turun, permintaan bertambah penawaran berkurang. Harga yang disepakati oleh pembeli dan penjual dimana jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta disebut harga pasar. Dalam grafik/kurva harga pasar tergambar pada titik perpotongan antara kurva permintaan (dd) dengan kurva penawaran (ss). Faktor penting yang mempengaruhi terbentuknya harga pasar yaitu kekuatan permintaan dengan kekuatan penawaran. Nah dengan selesainya modul No. IPS.VIII.2.7.20 INI, berarti Kamu talah menyelesaikan seluruh materi Ilmu Pengetahuan Sosial, semoga Kamu mampu menghadapi Tes Akhir Modul dengan memperoleh nilai bagus dan dapat naik kelas. Selamat sukses, semoga semakin bahagia di kelas IX.

178

D. KUNCI TUGAS

Kegiatan 1 1. Permintaan yaitu barang yang akan dibeli oleh para pembeli pada berbagai tingkat harga 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya permintaan. - Tingkat pendapatan masyarakat - Tingkat harga barang - Ada tidaknya barang pengganti - Selera masyarakat 3. Kurva permintaan telur bebek adalah:

5

10

15 20 25 30 35 Jumlah barang yang diminta

40

45

4. Penghasilan Imam per bulan Rp 1000.000,00 10% dari penghasilannya = 10% x Rp 1.000.000,00 = Rp 100.000,00 Harga 1 stel pakaian Rp 50.000,00Jumlah pakaian yang dapat dibeli Imam, 100.000 x stel = 2 stel 50.000 Penghasilan Erlin per bulannya Rp 1.500.000,00 10% dari penghasilannya adalah 10% x Rp 1.500.000,00 = Rp 150.000,00 Jumlah pakaian yang dapat dibeli Erlin adalah: 150.000 x 1 stel pakaian = 3 stel pakaian 50.000

179

Kegiatan 2 1. Yang dimaksud dengan penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan atau yang akan dijual oleh para penjual pada berbagai tingkat harga. 2. Bila musim panen tiba, hasil gabah meningkat, maka harga gabah akan turun, sebab gabah yang ditawarkan bertambah. 3. Kurva penawaran mangga adalah:

10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110 120 130 140 150 160 170 180

4. Jumlah penawara ayam di pasar - Agus - Asep - Maskur - Halimah - Drajad Jumlah penawara

= = = = = =

15 ekor 10 ekor 10 ekor 5 ekor 5 ekor 45 ekor

+

Kegiatan 3 1. Harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan satuan uang. 2. Bila harga naik maka permintaan akan turun 3. 2 faktor penting dalam pembentukan harga pasar yaitu: - kekuatan permintaan - kekuatan penawaran

180

4. Kurva harga keseimbangan

10 20 30 40

50 60 70 80

90 100 110 120

181

KEPUSTAKAAN
Agustina Lifrida, 2000, Ekonomi SLTP Jilid 1 DAN 2 , Jakarta, Widya Utama, Badrika ,I Wayan, Sejarah Nasional dan Dunia jilid II , III Erlangga, Jakarta, 1994, Badrika,I Wayan ,Setiadi Sulaiman, Sejarah Nasional dan Dunia SMA Jilid 2, Erlangga, Chalid Latief, dan Irwin Lay, Atlas Sejarah Indonesia dan Dunia, PT. Pembina Peraga, Dedi R. Iskandar. IPS Sejarah untuk SMP kelas III, 1993.Erlangga, Jakarta Dit.PLP Ditjen Didasmen, 2004, Pengetahuan Sosial VIII , Departemen Pendidikan Nasional, Dit.PLP Ditjen Didasmen, 2005, Ilmu Pengetahuan Sosial Buku I , Departemen Pendidikan Nasional, Dit.PLP Ditjen Didasmen, 2007, Pengetahuan Sosial VIII , Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Sejarah Umum Kelas 2, Jakarta Gilarso, T. 1985, Dunia Ekonomi kita I A, Yogyakarta : Penerbit Kanisius Habibi Maksum, Sc, 1991. Pelajaran Ekonomi Koperasi 3, Jakarta, Erlangga Habib, Marmo, dkk, 1993, Ekonomi Koperasi Jakarta, PT. Galaxi Puspa Mega I Made Sandy, 1985, Geografi Regional Republik Indonesia, Jakarta, Jurusan Geografi MIPA, Universitas Indonesia Habibi Maksum, dkk. 1996, IPS – Ekonomi Jilid 2, Edisi kedua, Jakarta : Penerbit Erlangga Jl. Larope dan R. Soetedjo, Sejarah Umum II untuk SMP, GRIP Surabaya, 1973. Kamanto Sunarto, 1993, Pengantar Sosiologi, Jakarta,LPFE-UI Kusnandar A dkk, 1994, Ekonomi dan Koperasi 2, Bandung Indah Jaya Lebdono T, dan Sendoro, Sejarah untuk SMA, Wijaya, Jakarta, 1986. Jakarta, 1994 L.H. Idris, Tugiyono, KS, IPS Sejarah Jilid 3A, CV. Baru, Jakarta, 1979 Martono, H.S. IPS Sejarah, Tiga Serangkai, Solo, 1991 Minto Purwo, dkk 1994, Pelajaran Ekonomi, Jakarta, Yudistira Mudjanto, G, Indonesia Abad ke-20 jilid I, Kanisius, Yogyakarta, 1989. Nugroho Notosusanto, Sejarah Nasional Indonesia Jilid 2 dan 3 untuk SMP, Depdikbud, Prathama Rahardja, Drs, 1994, IPS – Geografi 2, Jakarta, PT.Intan Pariwara Pengetahuan Sosial Manusia dalam perkembangan Zaman, Ganesa Exacy, Bandung, 2004 Pusponegoro ,Marwati Djoened, Nugroho Notosusanto, Sejarah Nasional IV,V,VI , Balai Pustaka, Jakarta, 1984. P. Ginting, 2000, IPS Geografi, Jakarta, Penerbit Erlangga Pringgodigdo, A.K. ,Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, PT. Dian Rakyat, Jakarta, 1978. Sianturi, LT, 1988, Ekonomi Koperasi III A, Jakarta : PT. BPK. Gunung Mulia Suyanto, dkk 1993, Ekonomi Koperasi, Jakarta : Aries Lima Situmarang, A. 1994, Ekonomi Koperasi, Jakarta : Bumi Karya Utama Susanto, Tri, Ekonomi dan Koperasi 2, Bandung ; Ganesa Exact Soebanditardjo, Sari Sejarah Eropa dan Amerika, BOPKRI, Yogyakarta, 1956. Surastopo Hadisumarno, Prof. Drs., 1989, Geografi I, Jakarta, Pustaka Ilmu Sumadi Sutrijat, 1999, Geografi I, Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Sarjono Sukanto, 1990, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada Sutrisno Kuntoyo, Soetyoso, Soetjipto, Sejarah Dunia II, Wijaya, Jakarta, 1970 182

Suhartono dan daud. AT, Sejarah Perjuangan Kemerdekaan dan Masa Orde Baru, Yogyakarta, 1993. Tukijo, Thomas, CS, 1995. Ekonomi Jilid 2, Jakarta : Penerbit Cerita Akademika Tim Geografi SMU, 2000, Geografi untuk SMU kelas I, Jakarta, Penerbit, Erlangga Tugiyono K.S, Atlas dan Lukisan Sejarah Nasional Indonesia, CV. Baru, jakarta, 1985. Jakarta, 1992. Usman, CH. 1988. Geografi dan Kependuukan, Bandung, Djatnika, Bandung Umasih, Sari .---- 1988 Garis-Garis Besar Haluan Negara, 1988, Jakarta, Percetakan Negara Republik Indonesia

183

184

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->