BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Dalam suatu bangunan, atap berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya. Gunanya untuk melindungi dari pengaruh panas, hujan, angin, debu, dan lainlain. Sebagai “mahkota” dari suatu bangunan, pemilihan atap haruslah disesuaikan dengan bangunan di bawahnya, iklim setempat, model atap, biaya, serta bahan yang tersedia. Pemilihan atap hendaknya memperhatikan iklim setempat, tampak atap yang dikehendaki, biaya yang tersedia dan bahan-bahannya dengan mudah didapat di mana bangunan itu didirikan. 1.2 Permasalahan  Pengertian atap  Jenis rangka atap atau kuda-kuda  Bahan penutup atap  Macam-macam bentuk atap 1.3 Sistematika penulisan
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 1.2 Permasalahan 1.3 Sistematika Penulisan
BAB II ISI

2.1 Pengertian dan Fungsi 2.2 Jenis rangka atap atau kuda-kuda 2.3 Bahan penutup atap 2.4 Macam-macam bentuk atap

1

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 2 .

mahoni. sonokeling.BAB II ISI 2. tidak dikenai tanah lembab: kayu rasamala. keruwing. walikukun. dsb. belian. Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk pekerjaan atap adalah: 1. johar.2 Jenis rangka atap atau kuda-kuda a. 3. 3 . 4. kayu kamper. harus dibuat dari bahan yang tahan dan tidak mudah rusak oleh pengaruh cuaca. dsb. merawan. jamuju dsb. panas dan hujan. 2. tidak terlindung dan : untuk kontruksi berat yang terlindung. dibuat dengan kemiringan sedemikian. dengan anggapan kuda-kuda terletak pada tumpuan sendi dan rol (mekanika statis tertentu). 2. terlindung): kayu jati. harus serasi dengan bentuk bangunannya sehingga dapat menambah keindahan dari bangunan. dengan bentuk dasar segitiga. Untuk menentukan ukuran kayu yang akan dipakai. sehingga air hujan dapat cepat meninggalkan atap bangunan.Adapun macam-macam kayu berdasarkan kualitasnya adalah sebagai berikut: • • • Kayu kualitas 1 Kayu kualitas 2 Kayu kualitas 3 : untuk konstruksi berat yang dibangun diluar (tidak : untuk keperluan kontruksi berat.1 Pengertian Atap adalah bagian yang penutup banggunan yang berfungsi sebagai pelindung bangunan dari panas dan hujan. dapat memberikan kenyamanan bertempat tinggal bagi penghuninya. Kuda-kuda kayu Kuda-kuda kayu dibuat dengan cara merangkaikan beberapa batang kayu yang dibentuk menjadi suatu konstruksi rangka batang. dapat dihitung dengan metode Cremona terhadap beban atap yang didukungnya.

4 – 0. maka dipandang perlu untuk membuat kriteria dasar pemilihannya. dsb. dan jurai dalam. kayu meranti. Semakin berat beban dari penutup atap maka akan semakin rapat jarak kuda-kudanya. seng. 4) banyaknya dana/uang yang tersedia. asbes.7 mm. Misalnya dengan menggunakan penutup atap genteng beton. sedangkan ketebalan untuk reng antara 0. beton. reng. alang-alang dan lain-lainnya. Perhitungannya menggunakan bantuan software computer. Ketebalan bahan untuk kuda-kuda berkisar 0. Mengingat banyaknya jenis bahan penutup atap yang dapat digunakan. • Syarat-syarat umum bahan penutup atap 4 . b. Elemen dari struktur atap baja ringan adalah kuda-kuda. sirap. bahan tersebut diberi lapisan galpanis (lapisan seng) atau galvanum (lapisan yang mengandung unsur alumunium dan seng).75 – 1 mm. kaca.3 Bahan penutup atap Dalam kehidupan sehari-hari sering kita dengar bahwa mahkotanya suatu bangunan terletak pada keserasian atapnya. Jenis bahan penutup bidang atap ada bermacam-macam diantaranya: Genteng. sekrup. Salah satu faktor yang turut mempengaruhi keserasian itu adalah jenis bahan penutupnya. jarak antar kuda-kudanya dapat mencapai 1. suren. Bahan yang digunakan adalah baja bermutu tinggi yang tipis dan ringan.4 m. durian. 2.• Kayu kualitas 4 : untuk keperluan kontruksi ringan yang terlindung. Untuk mencegah terjadinya karatan. Jarak antar kuda-kuda tergantung pada berat penutup atap. • Kriteria dasar bahan penutup atap Adapun kriteria dasar untuk dapat memilih bahan penutup atap adalah sebagai berikut: 1) tinjauan terhadap iklim setempat. 3) mudahnya bahan itu didapat atau didatangkan di tempat di mana bangunan itu didirikan. artinya: apakah di tempat didirikannya bangunan itu mempunyai iklim panas ataukah iklim dingin? 2) bentuk keserasian atap yang dikehendaki. Kuda-kuda baja ringan Rangka atap baja ringan merupakan susunan rangka batang hasil pabrikasi yang membentuk suatu system dengan perakitan.

4. 3) tidak mengalami perubahan bentuk karena adanya pergantian cuaca. Hal itu dimaksudkan agar : 1) Agar air hujan yang jatuh pada permukaan bidang atap dengan cepat dapat mengalir meninggalkan bidang atap tersebut. sehingga kemungkinan rembes itu sangat kecil. 5) tidak mudah terbakar.Adapun syarat umum bahan penutup atap adalah: 1) bahan harus dapat bersifat isolasi terhadap panas. • Hubungan antar jenis bahan penutup dengan besar-kecilnya sudut lereng (kemiringan) atap. dan bunyi. 6. 5. dingin. 2) Menambah keindahan pandangan dari suatu bangunan. 3) Di dapat ruangan atas yang sekaligus dapat berfungsi sebagai isolasi terhadap iklim. 2) harus rapat terhadap air hujan/tidak tembus air. 2. No 1. 7) tahan lama (awet). 6) bobotnya cukup ringan dan mempunyai kedudukan yang mantap setelah di pasang. Bahan penutup atap Beton Kaca Asbes Seng Genting Sirap Sudut lereng atap 1o-2o 10o-20o 15o-25o 20o-25o 30o – 40o 25o – 40o 5 . bahan penutup atap mempunyai hubungan yang erat dengan sudut lerengnya. 3. 4) tidak terlalu banyak memerlukan perawatan. Dan bila dalam keadaan memaksa dapat dipakai untuk gudang penyimpanan barang-barang kecil dan ringan. Di samping pernyataan di atas.

Genteng kodok ( press = silang ) Genteng kodok ini mempunyai bidang datar dan di tengah-tengah bagian bawahnya terdapat peninggi menyerupai hidung. Macam-macam genteng: 1.• a. Pemasangannya menggunakan adukan dengan komposisi 1 semen : 4 pasir + pecahan-pecahan genteng yang sekaligus berfungsi menjepit genteng pada bagian ujung atas. Kebutuhan genteng per meter persegi atap sekitar 21-25 buah. yaitu genteng tanah dan genteng beton.tergantung ukuran gentengnya. agar tidak bergeser. Bahan dasar genteng ini adalah tanah liat. Genteng bubungan (genteng kerpus) Untuk menyatukan dua bidang atap genteng pada bagian puncaknya dan pada jurai luar atap diperlukan adanya genteng bubungan. Sudut kemiringan pada saat pemasangannya sebagai atap adalah 190 tanpa aluminium foil. Beberapa bahan penutup atap yang banyak dipakai untuk bangunan adalah sebagai berikut: Genteng Berdasarkan bahan bakunya. Pembuatannya dilakukan secara manual dengan tangan dan ada juga dengan mesin. Genteng kodok tergolong ringan dibanding jenis lainnya. Genteng ini dipasang di atas reng yang berukuran 2 x 3 cm secara berselang-seling.5-1. di salah satu tepinya terdapat lekukanlekukan yang berakur untuk memperoleh hubungan yang betul-betul merapat. 2.yaitu hanya sekitar 1. Peninggian atau tonjolan yang ada pada bidang dasar bagian bawah menyerupai kodok sehingga orang banyak menamakan: Genteng kodok. Bahan dasar pembuatan genteng tanah adalah tanah liat yang dicetak baik secara manual (dengan tangan) atau menggunakan mesin press yang kemudian dibakar sempurna. Sementara genteng beton terbuat dari campuran pasir atau abu batu dengan semen PC yang dicetak menggunakan mesin. genteng dibedakan menjadi dua.8 kg per buah. Bahan dasar genteng kodok berupa tanah liat. Langkah-langkah pemasangan genteng bubungan : 6 .

Bahan baku pembuatan genteng beton ini adalah campuran semen. Warnanya pun bervariasi dari cokelat.  Pasang papan angin di kedua ujung balok bubungan. kemudian pada bagian luar yang ada adukannya dilapisi dengan adukan pc ditambah air untuk kulit luar. mulai dengan model lekukan sampai model rata atau flat. Kaca dapat dikatakan baik untuk genteng bila memiliki sifat warna yang jernih. Setelah selesai. Rentangkan benang tepat di tengah-tengah balok bubungan setinggi bidang atas dari genteng hubungan dan sejajar padanya.bahan pengikat.5 16 35 30 25 425 330 - Spesifikasi Berat per buah (kg) Isi per m2 (buah) Jarak reng (cm) Sudut atap minimum (derajat) Panjang (mm) Lebar (mm) 4. Pemasangan genteng bubungan yang pertama dimulai dari kedua ujungnya dan berakhir di tengah-tengah panjang balok bubungan. Untuk pemasangan genteng bubungan pada atap perisai yang mempunyai jurai luar.bahan penguat.6 9.2 2.    3. Genteng beton Genteng beton memiliki banyak model dan warna. hijau. Tipe genteng beton Centurion Nova Pallace 4. biru.pasir. Genteng kaca Genteng kaca ini terbuat dari bahan dasar pasir kuarsa dan batu api yang ditumbuk atau batu pasir yang dilebur.dan bahan pewarna.0-4. permukaan yang rata dan tidak ada rongga udara dalam 7 . Genteng pada baris ke-1 dari atas telah selesai dipasang dan genteng pada baris ke-3 dibongkar dulu lalu dipasang kembali bila telah selesai. Pemasangannya menggunakan adukan seperti yang telah dijelaskan diatas. atau kombinasi 2-3 warna dalam satu genteng. dimulai dari keempat sudut bawah menuju keatas dan berakhir di tengah-tengah bagian yang mendatar.

Sirap Bahan sirap adalah kayu keras yang banyak terdapat di hutan-hutan Kalimantan. . murah dan kuat.3 kg/bh. Genteng yang belum di glazur sebaiknya perlu di cat untuk mencegah serangan lumut dan jamur. isi 14 buah/m2.5 cm. Pembakarannya menggunakan oven sehingga ukuran genteng lebih presisi dan seragam. Sementara kekurangannya antara lain diperlukan ketelitian pada saat pemasangan agar tampak rapi.setelah disusun menjadi satu mempunyai bentuk yang artistik dan indah.2 kg/buah. Jenis kayu yang sering digunakan untuk sirap ini adalah kayu Ulin.merupakan isolasi panas yang baik sehingga udara dalam ruangan menjadi tidak panas. . jarak usuk 40 cm. dan sudut kemiringan minimum 190. Genteng morando Genteng morando ini ada yang di glazur dan ada yang non glazur (natural). Spesifikasi genteng morando antara lain berat 2. Dengan glazur genteng ini mampu memantulkan panas sampai 90% sehingga ruangan dibawahnya relatif dingin. Adapun spesifikasi genteng keramik adalah berat 3. b. Kelebihan genteng morando antara lain cukup ringan. jarak usuk 40 cm.100 dengan waktu selama 18 jam. 5. 6. dan system sambungan interlock. Genteng keramik Bahan dasar pembuatan genteng ini adalah tanah liat. Genteng ini dipasang untuk dapat memasukkan cahaya ke dalam ruangan pada waktu siang hari melalui penutup atap. Proses pembuatannya melalui pembakaran pada suhu mencapai 1. 8 . Setelah pembakaran. Yang dibuat menjadi lembaran-lembaran tipis dengan ukuran 60 x 70 cm dengan ketebalan 1 mm. proses pembuatan selanjutnya adalah pewarnaan dan pemberian glazur.bahan ringan.kaca tersebut.kayu Jati dan kayu Belian. jarak reng 27. system sambungan interlock. isi 18 buah/m2. • Keuntungan sirap: .

akibatnya terjadi kebocoran dalam ruangan yang kadang-kadang sangat sulit mencari titik kebocoran ini.• Kerugian sirap: Karena merupakan lembaran-lembaran yang kecil. lebar 5 cm dan tebalnya 3 @ 4 mm.Ukuran Besar: panjang 60cm. yaitu langsung dapat diletakkan pada balok gording. sirap dipaku pada reng yang ada di bawahnya. dengan maksud agar air hujan yang jatuh tidak akan mencapai lapisan yang paling bawah. Untuk mengatasi hal ini. maka harus mengganti dengan lembaran asbes baru yang utuh. Agar sirap itu tidak mudah bergeser satu sama lain. Di atas setiap reng harus terdapat minimal 3 lapis sirap. Warna biasa sirap adalah coklat tua. sedang ukurannya merupakan standar pabrik yang dapat dilihat pada masingmasing brosurnya. lebih dahulu diberi lembaranlembaran seng plat. Untuk penutup atap dari genting atau yang sejenis. dengan kata lain untuk menghindari adanya bocor karena sisipan air di antara lapisan sirap. seperti berikut: . c. Kemiringan atap selain ditentukan dari segi keindahan dan selera. namun lama kelamaan akan berubah menjadi coklat tua kehitam-hitaman. juga bukan isolasi panas yang baik. 9 . . Lamanya sirap sebagai penutup atap diperkirakan berumur 35 tahun. sebelum sirap-sirap dipasang. Lembaran-lembaran sirap disusun berderet sedemikian rupa. Pemasangan sirap ini dilakukan di atas reng kayu dengan jarak serupa dengan genteng (±22 cm). Kerugiannya apabila terjadi keretakan atau rusak. sehingga ruangan di bawah atap asbes akan menjadi panas. maka air hujan mudah merembes ke sela-sela antara sirap yang satu dan lainnya.Ukuran kecil: panjang 40 cm. Asbes ini ada yang mempunyai gelombang kecil dan ada juga yang gelombang besar. Ukuran-ukuran sirap ada bermacam-macam. Asbes gelombang Keuntungan asbes gelombang sebagai penutup atap adalah mudah dan cepat pemasangannya karena tidak memerlukan usuk dan reng. yang akibatnya harga konstruksi menjadi mahal. sehingga lembaran sirap yang satu menggeser setengah lebar sirap terhadap deretan yang lain yang berada di bawahnya. juga ditentukan oleh bahan penutup atapnya. lebar 8 @ 9 cm dan tebalnya 4-5 mm.

Perlu diingat bahwa atap dari seng tidak bersifat isolasi artinya pada saat musim panas dalam ruangan terasa amat panas dan bila musim dingin. juga genting-gentingnya mudah lepas. kemiringan atap boleh hanya 10o. masih diperlukan pekerjaanpekerjaan lain sebagai kelengkapannya. maka genting-gentingnya dipasang dengan diskrup pada rengnya. Begitu pula tetesan air hujan pada atap seng menimbulkan suara yang gaduh. lisplang dan luifel. maka dalam ruangan terasa lebih dingin. Tepi bawah bidang atap. Apabila memang menghendaki kemiringan yang besar.kemiringan atap minimum adalah 35o. 2. sedang untuk penutup asbes atau yang berukuran besar. 1.4 Macam-macam bentuk atap Pada prinsipnya model atap dapat dibedakan menjadi dua bagian berdasarkan bentuknya yaitu model atap berdasarkan bentuk dasar atap dan model atap berdasarkan kemiringan. Kemiringan atap ini juga tidak boleh terlalu besar. dinamakan bubungan. maka tiap-tiap jarak 3 m perlu dipasang kuda-kuda untuk menahan gording/bidang penutupa atap. karena selain pemakaian kayu atapnya menjadi lebih banyak. atap dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu atap pelana. Atap Pelana Atap pelana sebagai penutup ruangan terdiri dari dua bidang atap miring yang tepi atasnya bertemu pada satu garis lurus. Bahan penutupnya banyak yang menggunakan genteng biasa (genteng kampung) maupun seng gelombang. atap perisai dan atap kerucut. Untuk melengkapi pekerjaan penutup atap ini. dimana air itu meninggalkan atap dinamakan tepi teritis. Di kedua ujung akhir tembok bangunan dibuatkan gunung-gunung sebagai pengganti fungsi kuda-kuda. Pada tepi teritis ini dapat dipasangi talang air. Bentuk atap pelana digunakan untuk rumah-rumah yang sederhana 10 . lebih dari 60o. a) Model atap berdasarkan bentuk dasar Berdasarkan bentuk dasarnya. Kalau bangunannya cukup panjang. yaitu pekerjaan-pekerjaan talang.

Namun demikian. Sedangkan pertemuan dari dua bidang atap yang menjorok ke dalam dinamakan jurai dalam atau lembahan. bahan struktur dan penutup atap dibutuhkan cukup banyak. model atap berdasarkan kemiringan 1. Jawa Tengah. Pada umumnya atap ini terdiri dari sebuah bidang atap miring yang bagian tepi atasnya bersandar atau menempel pada tembok bangunan induk (tembok yang menjulang tinggi). yang dinamakan bubungan. Rumah dengan bentuk atap ini banyak dijumpai di pedesaan seperti di Bali. Kemiringan atap ini sangat besar (lebih dari 30o). 2. Biasanya miring bidang-bidang atap ini sama. Jawa Barat dan di tempat lainnya. 3. Dan dua bidang atap lainnya yang berbentuk segitiga. maka ini perlu dibuatkan talang. Atap sandar Atap sandar sering disebut juga dengan nama atap sengkuap atau atap tempel. Namun. konstruksi setengah kuda-kuda dapat diganti dengan 11 . atap ini agak susah atau berisiko dari segi perawatannya sehingga perlu kehati-hatian ini disebabkan atap ini memiliki kemiringan yang tinggi. b). Dengan demikian jurai dalam atau lembahan dapat juga dinamakan jurai talang. Jawa Timur. Pada bentuk atap sandar menggunakan konstruksi setengah kuda-kuda untuk mendukung balok gording. Pertemuan dari tiap dua bidang atap yang merupakan garis miring yang menyudut serta menjorok ke luar dinamakan bubungan miring atau jurai luar. Atap Perisai Atap perisai merupakan penyempurnaan dari bentuk atap pelana dengan menambahkan dua bidang atap miring yang berbentuk segitiga pada ujung akhir atap bangunan. keindahan bentuk atap ini lebih baik dari model atap lainnya. Oleh karena air hujan yang jatuh di sekitar jurai kemudian mengalir ke jurai dalam. Bila dikehendaki. Atap Kerucut Atap kerucut disebut juga atap limasan karena berbentuk seperti limas. Dengan demikian atap perisai terdiri dari dua bidang atap miring yang berbentuk trapesium panjang yang pada tepi atasnya bertemu pada satu garis lurus.pula.

Atap datar banyak digunakan untuk rumah-rumah mewah seperti rumah bertingkat. maka perlu dibuatkan ruang isolasi di atas langit-langit (plafon). Ini merupakan atap pelat beton yang penulangannya harus dihitung tersendiri sesuai dengan bentangan dan tebal pelat atap. Untuk bahan penutup atap dari semen asbes gelombang dan seng gelombang kemiringannya dapat diambil 20o @ 25o. Keunggulan atap ini adalah ruangan dibawahnya relatif lebih dingin disbanding atap datar. Atap pelat beton ini ditahan/disangga oleh balok-balok dan kolom-kolom beton dengan ukuran tertentu. Mengingat bahan yang digunakan dari campuran beton bertulang. Di samping itu dapat digunakan sebagai emper/atap teras pada bagian depan pintu masuk rumah. ATAP MIRING Atap miring memiliki kemiringan diatas 200. Bahan yang sesuai untuk bentuk atap ini biasanya digunakan campuran beton bertulang. Gunung-gunung adalah merupakan suatu konstruksi pasangan bata yang dapat dipakai untuk menggantikan fungsi kuda-kuda. Atap Datar Bentuk atap ini kelihatannya paling sederhana. atap ini memerlukan bahan material yang banyak dan pengerjaannya lebih rumit. Bangunan dengan memakai atap sandar biasanya dibuat kemudian. Agar dibawah atap ini tidak terlalu panas atau dingin. akan tetapi pada permukaan atap selalu dibuat sedikit miring atau menyalurkan air hujan ke lubang talang. 3. maka biaya pembuatannya cukup besar.gunung-gunung. jika dibandingkan dengan bentukbentuk atap lainnya. 2. dsb. genteng metal. sebagai bangunan pelengkap saja. sehingga akhirnya merupakan suatu portal. Oleh karenanya dibuatlah ruang tambahan dengan atap sandar. Kemiringan atapnya dapat diambil 30o @ 40o bila memakai bahan penutup dari genteng. Meskipun bentuk ini dikatakan atap datar. sirap. 12 . Bahan yang digunakan sebagai penutupnya adalah genteng. yang pada pemasangannya tidak memerlukan reng. karena ruangan-ruangan yang telah tersedia dianggap masih kurang dari kebutuhan. Menentukan banyaknya arah kemiringan air didasarkan luas bidang atap dan letak dimana talang itu berada.

1. Selain berfungsi sebagai penutup ruangan. tampak atap yang dikehendaki. tetapi diperlukan biaya dan energi cukup banyak. Pemilihan bentuk dan pemasangan atap yang kurang baik berisiko terjadinya kebocoran sehingga penghuni bangunan tersebut akan merasa tidak nyaman. biaya yang tersedia dan bahan-bahannya dengan mudah di dapat dimana bangunan itu didirikan. Biaya tersebut bukan hanya untuk perbaikan atau tetapi juga biaya keamanan benda-benda atau barang-barang yang ada di bawahnya atau di dalam rumah. Pemilihan atap hendaknya memperhatikan iklim setempat. atap juga dapat memperindah rumah penghuninya. agar atap yang digunakan dalam sebuah gedung tersebut berkualitas baik.2 Saran Sebelum membangun sebuah gedung khususnya atap harus direncanakan sedetail mungkin.1 Kesimpulan Atap merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam pembuatan bangunan. Memang hal ini dapat diperbaiki. 13 .BAB III KESIMPULAN 1.

DAFTAR PUSTAKA Kusjuliadi P. Benny. 14 . Drs. Jakarta: Armico. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 1996. Puspantoro. Supribadi.. Msc. Ik. Ign. Ilmu Bangunan gedung. Danang. Ir.2007. Konstruksi bangunan gedung tidak bertingkat: . 1993. Jakarta: Penebar Swadaya. Ragam Bentuk dan Perawatan Atap.

-**** 3. Rp. 50.-* 2.-**** Rp. 2. KW II .-** 15 .500.000.Glazur . KW II  Genteng Bubungan  Genteng Plentong Natural Standart Special Premium Rp.250.000.400.000.-**** 2.-* Rp.Non Glazur  Genteng Jatiwangi a. Rp.000.-**** 1. Rp. Rp. 40. Rp.-* 2.-**** 2. Rp. Rp.500. 900.40 m Rp.000.Ukuran 2. 1.-**** 2.-**** 3.Ukuran 1.Lampiran Jenis bahan penutup atap  Genteng Morando a.250.300.-* harga  Genteng Kodok Natural Standart Special Premium  Asbes . Rp.-**** 3.800.500. Rp.-** Rp.80 m .

.80 m L 8.Ukuran 3 m  Asbes bahan fiberglass Ukuran P 1. 129. 46. Dr. RIZKY PANGHEGAR Jl.000.-* *TB.70 m .000.-** Rp.-** Rp. Gegerkalong hilir no 22 ***IBCC Hypermart Bangunan ****Google image search 16 .Ukuran 80 x 80 Rp.000. 60. Setiabudy180 **TB.000.2 Rp. 70.Ukuran 2. PRATAMA JAYA Jl.-***  Seng gelombang .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful