2010 /201

Tugas ekonomi
Tentang surat berharga
Jenis-jenis surat berharga:

Treasu Commercial Paper Commercial Paper Acceptance (BA) Bill of Exchange Repurchase Agreement (Repo) Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) Call Money (Interbank Call Money Market)

AHMAD ARIF DERMAWAN X.7 2010/2011

Dalam pelaksanaannya seringkali CP diterbitkan dengan backup fasilitas credit line dari bank yang jumlahnya mendekati atau sama dengan nilai CP yang diterbitkan. obligasi. terutama oleh lembaga-lembaga keuangan untuk dijadikan sebagai cadangan likuiditas sekuner yg memberikan hasil. atau suatu kewajiban dari penerbit. Commercial Paper y y y y y Commercial Paper (CP) pada dasarnya merupakan promes yang tidak disertai dengan jaminan (unsequred promissory notes). misalnya piutang. Jangka waktu jatuh tempo CP ini berkisar mulai dari beberapa hari sampai 270 hari. atau kepentingan lain. Dalam perkembangannya di beberapa negara. Namun kasus ini terjadi bila investor tertentu meminta jaminan dari nilai CP yang dibeli dalam jumlah besar. Bahkan perkembangan terakhir CP diterbitkan dengan bank garansi atau jaminan dari perusahaan induknya. Penerbit berjanji akan membayar sejumlah tertentu uang pada saat jatuh tempo. CP diterbitkan dengan dukungan aset perusahaan lainnya. diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek dan dijual kepada investor dalam pasar uang. dsb. Berikut ini contoh jenis-jenis surat berharga yang diperjualbelikan di pasar uang Treasury Bills (T-Bills) y y y y T-Bills merupakan instrument utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau Bank Sentral atas unjuk dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang telah ditetapkan. atau setiap derivatifnya. sekuritas kredit. Penerbitan CP dapat dilakukan secara langsung kepada investor maupun secara tidak langsung dengan menggunakan jasa perantara. Instrumen ini berjangka waktu jatuh tempo satu tahun atau kurang. Instrumen yg sangat aman karena diterbitkan oleh pemerintah atau biasanya oleh Bank Sentral.Pengertian: Surat Berharga adalah surat pengakuan utang. saham. Penjualan CP dilakukan umumnya dengan sistem diskonto. namun beberapa diantaranya menggunakan bunga sebagaimana halnya dengan kredit. Oleh karena itu instrumen ini sangat mudah diperjualbelikan dan disukai oleh perusahaan-perusahaan. wesel. Penerbit CP adalah perusahaan yang mempunyai kredibilitas tinggi. T-Bills (istilah umum digunakan di dunia internasional) kalau di Indonesia adalah SBI (Sertifikat Bank Indonesia). . dalam bentuk yang lazim diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar uang (Dunil Z : 2004).

Bagi investor. Kemungkinan penerbit melakukan rekayasa laporan keuangan untuk memperlihatkan keadaan likuiditas dan kemampuan perolehan labanya. Dapat dijual kembali (didiskontokan) tanpa perlu menunggu jatuh temponya. Bagi Investor: a. d. Perhitungan diskonto CD tersebut sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. CP menawarkan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan misalnya Sertifikat Deposito. Kelemahan CP dilihat dari kepentingan investor dan penerbit antara lain: 1. CP merupakan instrumen yang tidak disertai dengan jaminan. CD diterbitkan oleh bank-bank umum atas dasar diskonto. 2. Di Indonesia. . Tidak perlu menyediakan jaminan. c.Kelebihan CP bagi penerbit dan investor antara lain sbb: Bagi Penerbit: a. Tingkat bunga CP lebih rendah daripada prime rate. Jadi mempunyai ciri pokok dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuh temponya. dapat diperpanjang atas persetujuan investor. Treasury Bills. b. Tingkat keamanannya relatif tinggi karena penerbit CP umumnya perusahaan dengan rating yang tinggi. c. yaitu tingkat bunga kredit yang dikenakan perbankan kepada nasabah utamanya. Bagi perusahaan penerbit. Jangka waktu jatuh temponya lebih fleksibel. b. sehingga biaya dana akan menjadi lebih murah. CP merupakan sumber dana jangka pendek sehingga perusahaan kurang leluasa untuk dijadikan sebagai modal investasi. Sertifikat Deposito atau negotiable certificate of deposit (CD) y y Deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Penerbitannya relatif lebih mudah karena pada prinsipnya hanya melibatkan penerbit dan investor.

dealer surat-surat berharga sebagai investasi yang berkualitas tinggi dan sangat mudah diuangkan. Eksportir sangat tergantung paa pembiayaan akseptasi oleh bank domestik atau suatu bank asing. 2. Dimana penjual akan menjadi penarik wesel dan pembeli barang sebagai tertarik. Dengan demikian bank yang menerima dan memproses tersebut memiliki suatu janji atau jaminan tak bersyarat untuk membayar sebesar nilai nominal aksep tersebut pada saat jatuh tempo. mendapatkan keuntungan dari metode pembiayaan perdagangan internasional ini sebagai berikut: 1. Pada prinsipnya Bill of exchange ini akan berubah menjadi Banker¶s Acceptance apabila telah diaksep oleh bank. Bill of Exchange y y y y y Bill of Exchange atau wesel adalah suatu perintah tertulis tak bersyarat yang ditujukan oleh seseorang kepada pihak lainnya untuk membayar sejumlah uang pada saat diperlihatkan atau pada tanggal tertentu kepada penarik atau order atau pembawa. importir dan bank penerbit. Jangka waktu akseptasi biasanya berkisar 30 sampai 270 hari. bank akan menstempel dengan kata ´accepted´ di atas wesel tersebut dan memprosesnya. Akseptasi bank sangat aktif diperdagangkan antar lembaga-lembaga keuangan. maka instrumen ini sangat umum digunakan dalam perdagangan. Jangka waktu jatuh tempo wesel ini umumnya berkisar 6 hari sampai 180 hari. Apabila bank menyetujui wesel tersebut. Karena sifatnya yang likuid. Aksep ini merupakan instrumen pasar uang yang berkualitas tinggi. Ketiga pihak dalam transaksi tersebut yaitu eksportir. Eksportir dapat menerima uangnya segera tanpa penundaan. . aksep adalah instrumen keuangan yang dirancang untuk mengalihkan resiko perdagangan internasional kepada pihak ketiga yang akan mengambil resiko tersebut karena ia memiliki keahlian dalam menilai resiko kredit dan menyebarkan resiko tersebut dalam berbagai pinjaman. namun umumnya 90 hari. artinya penjual boleh melakukan pembayaran lebih awal sebelum wesel tersebut jatuh tempo dengan cara mendiskontokannya kepada bank-bank atau lembaga-lembaga keuangan lainnya sebagai investasi jangka pendek.Acceptance (BA) BA adalah time draft (wesel berjangka) yang ditarik oleh seorang eksportir atau importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing. Dengan demikian. perusahaan industri. Importir dapat menunda pembayarannya sesuai dengan jangka waktu credit line yang disepakati dengan bank. Oleh karena itu wesel ini dapat diperjualbelikan secara diskonto. Aksep digunakan dalam perdagangan ekspor impor karena banyak eksportir yang tidak pasti dan tidak yakin betul terhadap credit standing importir yang dikirimi barang. 3. Penarikan wesel ini biasanya selalu didahului dengan adanya transaksi jual beli barang. Hal tersebut berarti bank yang bersangkutan menjamin eksportir dan investor dalam pasar uang internasional dari kemungkinan adanya gagal bayar (default). Bank penerbit yang memegang Banker¶s Acceptance (didiskonto dari eksportir) merupakan instrumen keuangan yang sangat likuid yang dapat dijual sebelum jatuh tempo melalui dealer bila membutuhkan likuiditas.

Karakteristik SBI: o o o Satuan unit sebesar Rp. SOR tersebut akan dapat dipakai sebagai indikator bagi tingkat suku bunga transaksi di pasar uang pada umumnya. artinya SBI diterbitkan tanpa adanya fisik SBI itu sendiri dan bukti kepemilikan bagi pemegang hanya berupa pencatatan elektronis. terutama untuk tujuan kontraksi moneter. o Diterbitkan tanpa warkat. CD. tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu. .1. Melalui penggunaan SBI tersebut. Surat-surat berharga yang biasanya dijadikan sebagai instrumen dalam transaksi Repo adalah surat-surat berharga yang dapat diperjualbelikan secara diskonto. dengan tujuan: 1. Berjangka waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan. CP dan T-bills Sertifikat Bank Indonesia (SBI) y y SBI adalah surat berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek. misalnya SBI.(satu juta rupiah). BI dapat secara tidak langsung dapat mempengaruhi tingkat bunga di pasar uang dengan cara mengumumkan Stop Out Rate (SOR). Untuk mengendalikan baik volume uang beredar maupun tingkat bunga melalui target volume yang diinginkan dan tingkat bunga dalam suatu batas tertentu. Selanjutnya. SOR adalah tingkat suku bunga yang diterima oleh BI atas penawaran tingkat bunga dari peserta lelang.. SOR merupakan kebijakan Bank Indonesia dalam melakukan penjualan SBI secara lelang kepada Bank atau Lembaga Keuangan atau melalui Broker. 2. maka tingkat bunga menjadi wajar.000. y y y SBI sebagai instrumen kebijaksanaan operasi pasar terbuka. Dengan menyerahkan tingkat bunga pada Prime Dealer untuk jumlah 60%. o Dapat dipindahtangankan (negotiable). SBPU. Penerbitan dan perdagangan dilakukan dengan sistem diskonto. SBI yang ditebitkan dan diperdagangkan dengan sistem lelang.000. pada dasarnya penggunaannya sama dengan penggunaan T-Bills di pasar uang Amerika Serikat.Repurchase Agreement (Repo) y y Repo adalah transaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang dijual.

Penarik dan atau tertarik adalah nasabah bank. Surat Sanggup (aksep/promes). Surat sanggup yang diterbitkan oleh bank dalam rangka pinjaman antar bank. baik oleh Bank. Untuk itu Security House (perantara) akan membeli atau menjual SBI setiap hari dengan tingkat diskonto yang berlaku di pasar. . Untuk memperlancar perdagangan SBI ini Bank Sentral Indonesia menunjukkan beberapa market dan broker yang terdiri dari Bank-bank Umum sebagai lembaga penunjang dalam perdagangan SBI. Dalam hal ini market maker bertindak sebagai dealer yang berkewajiban sbb: y y y Membuat dan mengumumkan quotation. tidak ada kewajiban bagi penjual untuk membeli kembali sebelum jatuh tempo. Secara aktif mengajukan penawaran dan permintaan SBI di pasar sekunder. sedangkan transaksi repo adalah transaksi dengan perjanjian bahwa penjual wajib membeli kembali SBI yang bersangkutan sesuai jangka waktu yang dijanjikan). Market maker disini bertindak sebagai penggerak pasar sekunder. Ditinjau dari jenis transaksi dan warkatnya. dapat berupa: y y Surat sanggup yang diterbitkan oleh nasabah dalam rangka penerimaan kredit dari bank untuk membiayai kegiatan tertentu. Surat wesel. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) SBPU adalah surat-surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh Bank Indonesia. dapat berupa: y Surat wesel yang ditarik oleh suatu pihak dan diaksep oleh pihak lain dalam rangka transaksi tertentu. b. Pembelian dan penjualan SBI dapat dilakukan baik secara outright maupun repo. (Transaksi outright adalah transaksi jual beli SBI atas dasar sisa jangka waktu SBI yang bersangkutan. Membeli dan menjual SBI dari dan kepada pihak yang mencari dan menawarkan SBI di pasar sekunder. SBPU sama halnya dengan SBI merupakan instrumen operasi pasar terbuka dalam rangka ekspansi moneter oleh BI dengan menetapkan tingkat diskonto SBPU. SBPU dapat dibedakan sbb: a. LKBB.Pola pembelian SBI: o o o Pembelian melalui Pasar Perdana (langsung ke BI) Pembelian melalui Pasar Sekunder Pembelian melalui Broker Sebelum jatuh tempo SBI boleh diperjualbelikan. maupun masyarakat atau dunia usaha setiap saat melalui pasar sekunder.

Banking Assets and Liability Management. yaitu diperjualbelikan antara lembaga-lembaga keuangan itu sendiri serta dunia usaha atau masyarakat. Mekanisme perdagangan SBPU adalah dunia usaha atau masyarakat yang merupakan nasabah berbentuk badan usaha maupun perorangan meneluarkan surat aksep atau wesel (sebagai surat utang) untuk mendapatkan dana dari Bank atau LKBB (Lembaga Keuangan bukan Bank). 2007 . Jakarta. Edisi Ketiga.y Surat wesel yang ditarik oleh nasabah bank dan diaksep oleh bank dalam rangka pemberian kredit untuk membiayai kegiatan tertentu. Kamus Istilah Perbankan Indonesia. Jakarta. Edisi Baru. Call Money (Interbank Call Money Market) y y Call Money adalah penempatan atau peminjaman dana jangka pendek (dalam hitungan hari) antar bank. Dunil Z. Riyadi Selamet. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Manajemen Lembaga Keuangan. 2004 2. PT Gramedia Pustaka Utama. 2007 3. Kemudian SBPU dijualbelikan oleh Bank dan LKBB melalui security house (perantara) maupun melalui pasar sekunder. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. PT Damar Mulia Pustaka. SBPU ini melalui security house juga bisa dijualbelikan ke Bank Sentral Indonesia. Call Money merupakan instrument bank dalam mengatasi kekurangan atau kelebihan dana jangka pendek yang bersifat sementara. Siamat Dahlan. Jakarta. Sutojo Siwanto. The Management of Commercial Bank. Sumber: 1. 2005 4. Edisi Kelima. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful