Hukum dan Peradilan Internasional 1. Kd.5.1Mendeskripsikan system hukum dan peradilan internasional Indikator: 1.

Mengemukakan makna hukum internasionall Pengertian Hukum Internasional A. Secara Umum “Sekumpulan HK yg trdr atas asas – asas dan peraturan – peraturan tingkah laku yg mengikat negara – negara.” B. Menurut Para Ahli 1. Hugo de Groot HK dan hubungan internasional didasarkan pd kemauan bebas atau HK alam dan persetujuan beberapa / semua negara ini ditujukan demi kepentingan bersama dari mereka yg menyatakan diri di dalamnya. . Prof. Dr. J. G. Starke Sekumpulan HK yg sebagian besar trdr dr asas asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antar negara. 3. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmaja, S.H. Keseluruhan kaidah – kaidah dan asas – asas yg mengatur hubungan / persoalan yg melintasi batas – batas negara anatar negara dgn negara, negara dg subjek HK. Internasional lainnya yg bukan negara / subjek HK. Bukan negara satu sama lain. 4. Wirjono Prodjodikoro Hukum yg mengatur perhubungan HK antar bangsa dan berbagai negara. II. Asal Mula HK. Internasional Hukum internasional sebenarnya sudah sejak lama dikenal eksisitensinya, yaitu pada zaman Romawi Kuno tahun 89 SM . Orang-orang Romawi Kuno mengenal dua jenis hukum, yaitu Ius Ceville dan Ius Gentium, Ius Ceville adalah hukum nasional yang berlaku bagi masyarakat Romawi, dimanapun mereka berada, sedangkan Ius Gentium adalah hukum yang diterapkan bagi orang asing, yang bukan berkebangsaan Romawi. Dalam perkembangannya, Ius Gentium berubah menjadi Ius Inter Gentium yang lebih dikenal juga dengan Volkenrecth (Jerman), Droit de Gens (Perancis) dan kemudian juga dikenal sebagai Law of Nations (Inggris). (Kusumaatmadja, 1999 ; 4) Perkembangan HK internasional dpt dibedakan menjadi 2 ( dua) : 1. HK. Perdata Internasional HK. Internasional yg mengatur hub. HK antar warga negara di suatu negara dgn waga negara lain ( HK antar bangsa )

persoalan berkaitan dengan HK perdata. Menurut asas ini setiap warga negara dimana pun berada tetap mendapatka perlakuan hukum dari negaranya .persoalan yang melintasi batas. HK Publik Internasional HK internasional yg mengatur negara yg satu dengan negara lain dalam hubungan internasional ( HK. 3. ekonomi. Rebus Sig Stantibus adalah Asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar / fundamental dalam keadaan yang bertalian dengan perjanjian itu. Egality Rights yaitu Pihak yang saling mengadakan hubungan itu berkedudukan sama. baik tindakan yang bersifat negatif maupun positif. Menurut asas ini . Dalam pelaksanaan hukum internasional dikenal beberapa asas lainnya yaitu : • • • • • • Pacta Sunt Servanda yaitu : Setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati oleh pihak-pihak yang mengadakannya. Menjelaskan asas-asas hukum internasional Asas hukum internasinal 1. Courtesy yaitu Asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara.sosbud dan wilayah. . Asas kepentingan umum Di dasarkan pada kewenagan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat . Asas teritorial Di dasarkan atas kekuasaan negara atas daerahnya . Perbedaan Hukum perdata Internasional dan hukum Publik Internasional Dalam HK perdata internasional. 4. 2.2. 2. 3. Mengidentifikasi sumber-sumber hukum internasional Sumber Hukum Internasional Dalam Arti Material : Adalah Sumber hukum yang membahas dasar berlakunya hukum suatu negara o o Aliran Naturalis Aliran positvisme Dalam Arti Formal : Adalah sumber dari mana kita mendapatkan ketentuan-ketentuan hukum internasioanl. Antar negara ) Persamaan Hukum perdata Internasional dan hukum Publik Internasional Keduanya mengatur hubungan antar persoalan. Reciprositas yaitu Tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal. Asas kebangsaan Di dasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya .batas negara. sedangkan HK publik internasioanpersoalan berkaiatan dg HK publik. Menjelaskan hakekat hukum internasional Hakekat HK Internasional Secara substansi Hk Internasional merupakan sarana untuk melindungi kedualatan negara yang meliputi politik. mereka mengatur hukum bagi semua orang dan barang yang berada di wilayah nya .

Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan internasional Peranan lembaga peradilan Internasional Lembaga peradilan internasional terdiri dari : I. Prinsip – prinsip hukum internasional yang diakui oleh bangsa-bangsa yang beradab ( General Principles of law ) Prinsip ini menjadi pedoman oleh MI. seperti : o o o o o o o o Prinsip kebebasan laut lepas Prinsip dasar samudra sebagai warisan bersama umat manusia.Adalah organ utama lembaga kehakiman PBB. Prinsip janji harus ditepati Prinsip nondiskriminasi Prinsip persamaan derajat Prinsip penentuan nasib sendiri Prinsip nonintervensi 4. o Kedudukan di Den Haag. Berdiri tahun 1945 . Pendapat dan ajaran para ahli hukum terkemuka ( Doktrin) Untitled 5. Keputusan . 5.Sumber HK dalam arti formal merupakan sumber hukum yang digunakan oleh makamah internasional dalam memutuskan masalah-masalah hubungan internasional hal ini tercantum dalam piagam makamah internasional pasal 38 (Sumber HK Internasional) yaitu : o o o Perjanjian internasional ( Traktat = Treaty ) Kebiasaan-kebiasaan internasional terbukti dalam praktek umum dan diterima sebagai hukum (International Custom ). Prinsip itikat baik. Mengidentifikasi subjek-subjek hukum internasional Sabjek Hukum Internasional o o o o o o Negara Tahta Suci ( Vatikan ) Palang Merah Internasional Organisasi Internasional Orang perseorangan Pemberontak dan pihak dalam sengketa 6. Makamah internasional / MI ( The International Court of Jastice / ICJ ) .keputusan hakim /Yurisprudensi (Judisian decision ) adalah : Keputusan hakim yang terdahulu yang dugunakan oleh hakim sesudahnya yang dianggap mempunyai kesamaan peristiwa hukum. Belanda.

Hakim ad hoc terdiri dari 2 hakim yang diusulkan oleh negara yang bersengketa. tanggal 1 juli 2005. pasal 32 statuta Makamah Internasional memungkinkan dibentuknya hakim ad hoc. Lahir 17 juli 1998 berdasarkan statut Roma. Fungsi utama MI adalah menyelesaikan kasus-kasus persengketaan internasional yang sabjeknya negara Masa jabatan hakim di mahkamah internasional 9 tahun II. berdasarkan 2/3 suara mejelis negara pihak yang neratifikasi.Masa jabatanya 9 tahun.disahkan tanggal 1 Juli 2002 dan diratifikasi oleh 99 negara.o o o o o o Hakim terdiri dari 15 hakim dari 15 negara anggota yang cakap dibidang hukum internasional oleh majelis umum dan dewan keamanan PBB dengan suara terbanyak Biasanya 5 hakim berasal dari negara anggota tetap dewan keamanan PBB. baik bersifat sengketa maupun bersifat nasihat. Selain 15 hakim tetap. untuk mewujudkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional di pidana. Terdiri dari 18 hakim. 7.Yurisdiksi MI yaitu : • • Memutuskan perkara-perkara pertikaian ( Contentius case ) Memberikan opini yang bersifat nasehat (advisory opinion . hakim dipilih oleh negara yang meratifikasi. Sejak tahun1945 MI telah menangani kurang lebih 100 kasus.jika sistim nasional yang ada benarbenar tidak mampu dan tidak bersedia untuk melakukan penyelidikan atau menuntut tindak kejahatan yang terjadi maka akan diambilalih di bawah yurusdiksi makamah.Makamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court / ICC ) o o o o o Berdiri permanen berdasarkan traktat multilateral. artinya makamah mendahulukan sistim nasional. Prinsip mendasar dari statut Roma adalah MPI merupakan pelengkapan bagi yurisdiksi pidana nasional. Belanda. Berkedudukan di DenHaag. peradilan dibubarkan. III. Dasar pembentukan dan komposisi penuntut maupun hakim ad hoc ditentukan berdasrkan resolusi dewan keamanan PBB. Mengidentifikasi kewenangan mahkamah internasional Yurisdiksi / Kewenangan Makamah Internasional Yurisdiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh MI yang bersumbar pada hukum internasional untuk menentukan dan menegakkan sebuah aturan hukum. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional (The International kriminal Tribunals and Special Courts) o o Adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan berat internasional yang bersifat tidak permanen ( ad hoc ) artinya setelah selesai mengadili. I. Tujuannya .( bersama-sama perkara yang disidangkan).

politik. perang dingin antar unisoviet dengan AS. Kejahatan Agresi yaitu tindakan kejahatan yang berkaiatan dengan ancaman terhadap perdamaian. konflik Israel – Pelestina. Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional Pengertian Sengketa internasional adalah perselisihan yang terjadi antara negara dengan negara.etnik.. Kejahatan perang. yaitu tindakan penyerangan yang luas atau sistimatis terhadap populasi penduduk sipil tertentu. atau kelompok keagamaan tertentu. Batas wilayah. Kd.ras. 2. 8.Yurisdiksi Spesial Pidana Internasional adalah menyangkut tindakan kejahatan perang dan genosida tanpa melihat apakah negara dari sipelaku tersebut sudah meratifikasi statut MPI/ICC atau belum. mis menyerang objek sipil.Kesulitan Dalam mencari bukti serta dokomen yang mendukung (yang mengangkut suatu kedualatan) . o Di mahkamah internasional .MI lamban melaksanalan tugasnya membutuhkan waktu 3 – 8 tahun untuk memutuskan sengketa karena keadaan negara yang bersengketa sering meminta pengunduran waktu secara berlebihan karena biaya persidangan mahal.5. negara dengan individu atau negara dengan badan-badan/lembaga yang menjadi subjek hukum internasional Penyebab sengketa internasional : o o Kepentingan ideologi.Yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional/MPI adalah memutus perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan berat oleh warga negara dari negara yang telah meratifikasi statut makamah./ penghuni bangunan tertentu. III. Statut makamah menentukan 4 jenis kejahatan berat yaitu : o o o o Kejahatan genosida (the crime of genocide) adalah tindakan jahat yang berupaya untuk memusnahkan keseluruhan atau sebagian dari suatu bangsa.membombardir secara membabi buta siatu desa. contohnya . ekonomi dan militer. o . Kejahatan terhadap kemanusian (crimes against humanity). Contohnya .Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional sebagai lembaga peradilan internasional Kendala yang dihadapi lembaga peradilan internasional.II.sosial.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional Indikator 1.Contohnya konflik Irak-Kuwait yang melahirkan perang Teluk I dan II. Kerena pemilikan sebuah pulau.

Kimia atau Biologi.GAM di Aceh 7.contohnya Perang Irak-AS pada April 2004. kedualatan dan integritas teritorial suatu negara. Cara Paksa atau kekerasan. tindakan pembalasan. Persamaan kedaulatan suatu negara 5. Prinsip itikat baik dalam hubungan internasional 7.Tidak menggunakan kekerasan yang bersifat mengancam atau cara lain yang tidak sesuai dengan tujuan PBB.dampaknya AS melakukan invansi terhadap Afganista. 5.penyerangan terhadap Afganistan.Kasus muslim Moro di Fhilipina. Indonesia-Malaysia atas kepulauan Spadan. Prinsip hukum internasional mengenai kemerdekaan.Irak dan Somalia ( sarang teroris ) 6. intervensi .Irak dan somalia.. 4. menuntut otonomi luas.kasus nuklir.Retorsi ( renggang hub diplomatik ) Cara Damai Yaitu : o o Perundingan Mediasi . blokade. Adanya Hegomoni ( pengaruh kekuatan AS ) melakukan tindakan unilateral ( sepihak ) melanggar kaidah hukum internasional. AS menduga serangan dilakukan oleh Afganistan (Alqaedah)pimpinan Osama bin Laden. Masalah Terorisme.Ligitan dan kep Ambalat. Persamaan hak dan menentukan nasib sendiri bagi setiap bangsa 4. 3. 6. Turki-Yunani atas kepulauan Siprus.al : Perang. Mengidentifikasi cara penyelesaian masalah-masalah (sengketa) internasional Cara Penyelesaian Sengketa Internasional Prinsip yang dipegang dalam penyelesaian sengketa internasional : 1. Ketidak puasan terhadap rezim yang berkuasa Spt. 2. Prinsip nonintervensi dalam urusan dalam dan luar negeri suatu negara. 2. Prinsip keadilan dan hukum internasional Cara atau metode penyelesaian sengketa : o o Cara Damai yaitu pihak yang bersengketa menyepakati untuk menemukan solusi yang bersahabat.AS – Afganistan peristiwa WTC 11 Nov 2001. tidak adil. contoh serang Israel – Palestina. Pengembangan senjata Nuklir.Komflik Jepang-Rusia atas kepulauan Kuril.atau saparatis (pemisahan untuk merdeka ).contoh .

Sifat hukum mengikat. 1. Hukum yang berlaku adalah semua yang menjadi sember hukum internasional Prosedur arbitrase tergantung kepada kompromi Dua belah pihak yang meliputi dua tahap yaitu tahap tertulis dan tahap lisan (oral ). Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui arbitrase Penyelesaian sengketa internasioanal dengan cara arbitrase: Peradilan arbitrase adalah : suatu bentuk/ cara penyelesaian sengketa internasional secara damai yang dirumuskan dalam suatu keputusan oleh pihak ketiga (arbitrator) yang dipilih oleh pihak yang bersengketa. apabila sudah selesai organisasi itu bubar dengan sendirinya. yaitu keharusan negara-negara nelaksanakan keputusan dengan itikat baik 3. Pada tahap wakil dari masing-masing pihak bertemu dan didampingi oleh para ahli hukumnya. 5. Non-institusi ( bukan lembaga ) artinya hakim yang dipilih bukan merupakan organisasi permanan. Cara ini banyak dipakai masyarakat internasional menyangkut kerjasama dalam bidang investasi . 2. Organisasi arbitrase hanya didirikan setelah lahirnya suatu sengketa dan bertujuan memeriksa sengketa itu saja. Hakim hanya mendengarkan dan menetapkan keputusan atas sengketa yang terjadi. sementera pembelaan dan catatan dengar pendapat serta keputusan – keputusannya dipublikasikan. Bersifat sukarela yaitu negara tidak diharuskan memilih cara penyelesaian tertentu dan juga bebas memilih hakim-hakimnya. dimana sumber hukum yang digunakan adalah kaidah-kaidah hukum internasional yang berdasarkan statuta mahkamah internasional pasal 38 Hal-hal yang berkaitan dengan pengadilan internasional adalah : o o o Bersifat permanen. Ciri – Ciri peradilan arbitrase . . diatur dengan statut dan ketentuan serta serangkaian prosedur yang mengikat semua pihak. Memiliki panitera ( register) tetap funngsinya mencatat/memenirma dokumen Proses peradilan dilakukan secara terbuka. 4. Contohnya .o o o o o Konsiliasi Penyelidikan Arbirtasi Penyelesaian yudisial / pengadilan internasional Penyelesaian dibawah organisasi PBB/ tanggung jawab mejelis umum 3.gugatan kementrian lingkungan hibup terhadap PT Newmont perusahaan AS mengakibatkan pencemaran lingkungan di buyat Penyelesaian sengketa melalui pengadilan internasional Penyelesaian pengadilan disebut juga penyelesaian secara yuridis.

cari contoh sengketa yang diselesaikan cara konsiliasi 2 buah. o Standar Kompetensi : 3. Mengadili kasus pelanggaran HAM berat akibat perang saudara antara etnik Huttu dan Tutsi di negara Rwanda tahun 1994. Tugas . Contoh perkara yang diselesaikan di mahkamah internasional : o o o o Mengadili kasus kejahatan PD II. 4. Mengevaluasi peranan pers dalam . Konsiliasi adalah penyelesaian sengketa dengan membentuk suatu organ yang disepakati bersama yang disebut komisi konsiliasi.o o Wewenang mahkamah internasional bersifat fakultatif yaitu kewenanganya baru berlaku apabila semua pihak yang bersengketa setuju membawa perkara ke mahkamah internasional. yaitu memberika pendapat yang tidak mengikat/ tidak mempunyai kekuatan hukum. Mahkamah internasional juga berfungsi konsultatif. Mengadili kasus pelanggaran HAM berat akibat perang etnik di Yugaslavia. Contoh penyelesaian masalah internasional melalui Konsiliasi. Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui konsiliasi Tugas : buatlah 5 buah perbedaan pengadila Internasional dengan pengadilan Arbitrase. Mengadili sengketa antara Indonesia dengan Malaysia tentan kep Sipadan dan Ligitan dari tahun 1969 – Desember 2002. komisi inilah yang bertugas untuk mencari cara penyelesaian yang dapat dilakukan berdasarkan angket maupun perundingan.

majalah atau media cetak lain dan radio. tv dan film ( media cetak dan media elektronika) Pers ini (media cetak dan media elektronika) memiliki karakteristik sebagai berikut : • • • • • proses komunikasinya berlangsung satu arah komunikatornya melembaga pesannya bersifat umum medianya bersifat simultan komunikannya (sasaran komunikasi) bersifat heterogen Fungsi pers UU No. gedrukten / drukpers / pers (Belanda).40 tahun 1999 tentang Pers Pasal 3 • Pers Nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi. printed media / printing press/ press (Inggris) Pengertian umum / luas pers adalah segala usaha dari alat alat komunikasi massa untuk memenuhi kebutuhan anggota masyarakat akan hiburan. Di samping fungsi-fungsi tersebut ayat (1). fungsi dan peran serta perkembangan pers di Indonesia Pengertian pers Pengertian pers. Kompetensi dasar 1. berita dll. Perkembangan pers di Indonesia • .premere (Latin) Artinya tekan atau cetak Secara terminologis : Pers ialah media massa cetak. pendidikan. pers nasional dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi. Secara etimologis : • • • • pers (Belanda) press (Inggris) presse (Prancis) presare . dan kontrol sosial. hiburan.masyarakat demokrasi 1. Mendeskripsikan pengertian. dalam wujud surat kabar.

masa demokrasi terpimpin. Perkembangan pers nasional dimulai sejak masa pergerakan. Tujuannya memperjuangkan hak hak bangsa Indonesia di masa Penjajahan. Pers pada masa ini mendapat tekanan dari pemerintah Hindia Belanda karena sifatnya yang anti penjajahan. • Pers Cina Adalah koran. Pemerintah Hindia Belanda menekan pers dengan cara menutup usaha penerbitan pers. masa orde baru dan masa reformasi. majalah berbahasa Cina. Surat kabar nasional menjadi semacam parlemen orang Indonesia yang terjajah. Tujuannya membela kepentingan kaum kolonial. masa revolusi fisik. • Pers masa pergerakan. Masa ini berada di bawah penjajahn Belanda – masuknya Jepang. Oleh sebab itu pemerintah Hindia Belanda memandang perlu membuat aturan untuk membendung pengaruh pers tersebut. • Pers Nasional Adalah yang diusahakan orang orang Indonesia (orang orang pergerakan). Pemerintah Hindia Belanda menyadari bahwa pers memiliki pengaruh besar untuk membentuk opini publik. Pers saat itu berfungsi sebagai terompet dari organisasi pergerakan Indonesia. Perkembangan pers di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari perjuangan bangsa Indonesia. Pers menyuarakan penderitaan bangsa Indonesia dan jadi pendorong dalam perjuangan memperbaiki nasib bangsa. masa penjajahan Jepang. Pemerintah Hindia Belanda membatasi pengaruh tersebut dengan : • • Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) Persbreidel Ordonantie (menghentikan penerbitan yang dianggap berbahaya) Aturan aturan yang mengekang diberlakukan dengan ketat sehingga para tokoh pers Indonesia banyak yang dihukum penjara atau dihukum pembuangan . Indonesia atau Belanda yang diterbitkan golongan penduduk Cina. berupa surat kabar dan majalah berbahasa belanda dan Indonesia.• Perkembangan pers di Indonesia. Dalam sejarahnya pers Indonesia digolongkan dalam tiga kategori : • Pers Kolonial Pers kolonial adalah pers yang diusahakan oleh orang orang Belanda (masa penjajahan). Pers nasional inilah yang jadi pers Indonesia.

antara lain : • • • • Penambahan fasilitas dan pengalaman yang diperoleh para karyawan pers Indonesia. Beberapa harian yang muncul antara lain : • • • • • Asia Raya di jakarta.Contoh harian yang terbit pada waktu itu : • • • • • Harian Fajar Asia terbit di Jakarta dipimpin oleh Haji Agus Salim. Majalah mingguan Pikiran Rakyat terbit di Bandung didirikan oleh Ir. Masa ini adalah saat bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Pada masa ini berdiri kantor berita Antara 13 Desember 1937.Sukarno. Majalah berkala Daulah Rakyat dipimpin oleh M. Harian Darmo Kondo terbit di Solo dipimpin oleh Sudaryo Cokrosisworo. Pers nasional dipaksa bergabung untuk tujuan mendukung kepentingan Jepang yaitu menyuarakan harapan harapan palsu akan lahirnya kemerdekaan. Tokoh tokoh yang mendirikan antara adalah Albert Manumpak Sipahutar. Sumanang dan Adam Malik. Pada masa ini pers nasional mengalami kemunduran besar.O. Tetapi ada beberapa keuntungan yang didapat oleh insan pers nasional yang bekerja pada penerbitan Jepang. Memudahkan para pemimpin bangsa membangkitkan semangat untuk melawan penjajah. • Pers masa Penjajahan Jepang.Cokroaminoto.S. Tjahaya di Bandung Pers masa revolusi fisik. Penggunaan bahasa Indonesia dalam pemberitaan makin sering dan luas. Kata Antara diambil dari majalah Perantaraan yang terbit di Bogor dan diusahakan oleh Sumanang.Hatta dan Sutan Syahrir. Pers juga mengalami pengekangan seperti zaman Belanda. Saat itu pers terbagi jadi dua golongan : • Pers Nica . Harian Utuisan Hindia terbit di Surabaya dipimpin oleh H. Pengajaran untuk rakyat agar berfikir kritis terhadap berita yang disajikan sumber sumber resmi Jepang. Pers semata mata jadi alat pemerintah Jepang. Sinar Baru di Semarang Suara Asia di Surabaya.

cendekiawan dan pejabat pemerintah. Persatuan di Bandung. Pemerintah Indonesia mulai membantu perkembangan pers dengan mengimpor kertas koran serta memberi pinjaman pada perusahaan penerbitan pers.Kedaulatan Rakyat. Pers Nica ini berusaha mempengaruhi agar rakyat Indonesia menerima kembali Belanda untuk berkuasa.Mustika di Medan. yaitu dengan membentuk Dewan Pers pada 17 Maret 1950. Pers nasional umumnya mewakili aliran politik yang saling berbeda. Maka pemerintah mulai mengeluarkan aturan yang membatasi kemerdekaan pers tahun 1948. Sebagian dari mereka berperang dimedan laga. (1950 – 1959) o o o • Sesuai dengan alam liberal. Suluh Rakyat di Semarang. Pemerintah mencari cara membatasi kehadiran pers asing tersebut. Walaupun pada awalnya ada kebebasan terhadap pers. . tidak memiliki golongan menengah yang banyak. Pers masa demokrasi liberal.Pers yang diterbitkan dan diusahakan oleh tentara Sekutu dan Belanda. pada masa ini pers menikmati adanya kebebasan. sebagian lagi menyuarakan gagasan gagasan Republik Indonesia merdeka melalui media massa. Sumber. . Contohnya harian yang terbit adalah : Merdeka. yang berisi semangat mempertahankan kemerdekaan dan menentang usaha pendudukan Sekutu. Tetapi pers tidak berkembang seperti negara negara liberal. Fungsi pers masa ini adalah sebagai perjuangan kelompok partai atau aliran politik.Pelita Rakyat di Surabaya. Awal pembatasan itu karena ada efek samping pers Belanda dan Cina yang terbit di Indonesia. • Pers masa demokrasi terpimpin. Disamping itu ada juga kebijakan pemerintah yang positif. tetap saja ada pembatasan terhadap pers. Hubungan pers dengan pemerintah terjalin dengan baik.Pedoman. karena bangsa Indonesia yang belum lama lepas dari penjajahan. • Pers ini diterbitkan oleh orang Indonesia. Pada masa inilah lahir PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan SPS (Serikat Pengusaha Surat kabar).Nasional. Pers Republik o o o . (ORLA. . Pemandangan. 1959 –1966) . Pers Nica antara lain : Warta Indonesia di Jakarta. . yang berdiri dari orang orang persurat kabaran. Sementara pers aktif menyuarakan langkah langkah pemerintah untuk membentuk lembaga maupun peraturan baru sebagai kelengkapan suatu pemerintahan. pemerintah belum dapat menerimanya. Namun saat pers mulai mengkritik tokoh tokoh politik termasuk presiden. karena mereka bahu membahu memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia. Kenyataannya pembatasan itu berimbas juga pada pers Indonesia.

Masa ini pers nasional juga dapat tekanan. Tekanan terhadap pers adalah dengan dibreidel atau dicabut SIUPP nya (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers). pers ibarat jamur di musim hujan. Pemerintah mempermudah izin penerbitan pers. dan UU no. apalagi dengan adanya Undang Undang Pokok Pers (UUPP) nomor 11 tahun 1966 yang menjamin tidak ada sensor dan pembredelan serta penegasan bahwa setiap warga negara mempunyai hak untuk menerbitkan pers (bahkan tidak diperlukan surat izin terbit). Tuntutan tersebut menunjukkan hasil ketika pemerintahan orde baru berakhir 21 mei 1998. sikap dan tingkah lakunya berdasarkan pada inilai nilai Pancasila dan UUD 1945. Pers jadi media vital dalam mengkomunikasikan pembangunan. penyalur aspirasi rakyat dan kontrol sosial yang konstruktif. Di awal masa ini. Masyarakat makin sadar akan pentingnya pengakuan hak hak asasi. Dimasa ini pers dikenal dengan nama Pers Pancasila. Akibatnya pada awal reformasi banyak sekali usaha penerbitan pers yang muncul (koran.39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. • Pers masa reformasi. hal ini sejalan dengan alam reformasi. Pemerintah sulit membendung hal ini. Jika ada pers yang mengkritik pembangunan dan tidak sejalan dengan pemerintah. Pemerintah melalui Departemen Penerangan dan instansi yang lain sering menekan pihak pers. Tuntutan akan demokrasipun menyebar luar. Kemudian untuk organisasi percetakan pers. Hakekatnya adalah pers yang bebas dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi yang benar dan objektif.40 tahun 1999. mereka jadi terompet menguasa dan bertugas mendukung politik pemerintah (berfungsi menyokong tujuan revolusi dan jadi juru bicara resmi pemerintah). misalnya Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Persatuan Jurnalis Televisi (PJTV) Peranan pers dalam masyarakat demokrasi . Pers yang tidak mendukung akan disingkirkan. Apalagi masyarakat punya harapan yang besar pada pemerintahan yang baru tersebut. keterbukaan dan demokrasi yang diperjuangkan rakyat Indonesia. majalah. Jika di masa lalu pers bertanggung jawab pada pemerintah. Tetapi setelah pers mulai mengkritik praktek pemerintahan yang cendrung korup dan kebijakan pembangunan yang mulai bergantung pada negara asing. Lalu lintas informasi dan berkembangnya komunikasi membuat semakin berkembangnya dunia pers. Pers dianggap sebagai mitra pemerintah orde baru dalam menggalakkan pembangunan. Pada masa ini keluar UU pers yaitu UU No. Dimasa ini pers mulai bernafas lega. maka akan mendapat tekanan. juga muncul organisasi yang lain selain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pers Pancasila adalah pers Indonesia dalam arti pers yang orientasi. hubungan itu mulai berubah. • Pers masa orde baru. Pers adalah salah satu unsur penggerak pembangunan. hubungan antara pers dan pemerintah cukup baik. di masa ini pers pertanggung jawaban pers adalah pada profesi dan hati nurani sebagai insan pers. Tetapi era keterbukaan sulit dibendung. tabloid).

pers menghormati hak asasi setiap orang. karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. Ciri suatu kode etik adalah sebagai berikut : • • • Kode etik dibuat dan disusun oleh kelompok profesi tertentu. Undang-Undang Dasar 1945.Pasal 6 Pers nasional melaksanakan peranan sebagai berikut: • • • • • memenuhi hak masyrakat untuk mengetahui. wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa. dan norma-norma agama. koreksi. memperjuangkan keadilan dan kebenaran. mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat. melakukan pengawasan. wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. kritik. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa . serta meghormati kebhinekaan. Kompetensi dasar 2. Atas dasar itu. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu. dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi. dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila. tanggung jawab sosial. akurat. Hanya berlaku pada kelompok tersebut Sanksinya bersifat moral Para insan jurnalistik dan insan pers juga membuat kode etik sendiri yang dikenal dengan Kode etik Jurnalistik. See related topics and documents 2. menghasilkan berita yang akurat. hak. mendorong terwujudnya supremasi hukum. keberagaman masyarakat. kewajiban dan peranannya. wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik: Pasal 1 Wartawan Indonesia bersikap independen. dan tidak beritikad buruk. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Kode Etik Jurnalistik Kemerdekaan berpendapat. dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia Kode etik jurnalistik Kode etik adalah norma atau asas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai pedoman tingkah laku. dan benar. berimbang. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar. Penafsiran a. berekspresi. Dalam melaksanakan fungsi. dan Hak Asasi Manusia.

e. foto. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata. foto. b. c. Pasal 3 Wartawan Indonesia selalu menguji informasi. tidak melakukan plagiat. suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang. tidak menyuap. suara. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar. suara. b. c. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. g. Penafsiran Cara-cara yang profesional adalah: a. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara. Penafsiran a. serta menerapkan asas praduga tak bersalah. menunjukkan identitas diri kepada narasumber. c. paksaan. b. Penafsiran a. Pasal 4 Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong. tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi. sadis. d. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan. yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. gambar. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. e. rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar. grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi. b. d.campur tangan. d. penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik. f. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif. wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. memberitakan secara berimbang. dan cabul. Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. menghormati hak privasi. termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk.mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain. dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto. d. h. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional. Pasal 5 Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan . c. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip. Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang. fitnah. Pasal 2 Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

hati. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak. c. b. dan atau pemirsa. kecuali untuk kepentingan publik. informasi latar belakang. Pasal 8 Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku. jenis kelamin. Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan. meralat. Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya. b. b. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik. . dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan. ras. Penafsiran a. Penafsiran a. miskin. Pasal 9 Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan. Penafsiran a. Penafsiran a. cacat jiwa atau cacat jasmani. agama. b. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang. d. pendengar. sakit. dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah. warna kulit. Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber. dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca. Penafsiran a.susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. b. menghargai ketentuan embargo. Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas. Pasal 7 Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya. Pasal 10 Wartawan Indonesia segera mencabut. benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi. Pasal 6 Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap. Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum.

14 Maret 2006 Kami atas nama organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers Indonesia Penyimpangan kode etik jurnalistik oleh berbagai media Berita yang disampaikan nara sumber haruslah memenuhi beberapa kriteria yaitu : • • • • • Objektif (sesuai dengan fakta yang terjadi) Tidak boleh mencampur adukan antara fakta dan opini yang dibentuk oleh pers Dipastikan kebenarannya dengan disertai bukti otentik Tidak bersifat menghakimi sebuah fakta yang terjadi Tidak diperbolehkan membuat kesimpulan sendiri dengan membuat penafsiran atas fakta yang didapat Jadi masyarakat punya hak untuk memperoleh informasi yang tepat.Penafsiran a. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. c. baik tentang dirinya maupun tentang orang lain. Pers juga wajib melayani hak ini. b. Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin. Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. jika perlu dilakukan berulang ulang. Jika masyarakat keberatan atas berita yang disiarkan. Jakarta. Penafsiran a. • Hak koreksi Hak koreksi adalah hak setiap orang / masyarakat untuk mengoreksi atau membetulkan kekeliruan informasi yang telah diberitakan pers. . baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar. akurat dan sesuai dengan fakta. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki. Hak jawab dimuat dihalaman yang sama atau ditempatkan pada letak yang menarik perhatian dengan mengutamakan kecermatan dan dilakukan dengan segera. baik tentang dirinya atau orang lain. dan pers wajib melayani hak jawab ini. Selasa. Pasal 11 Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok. maka cara yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut : • Hak jawab Hak jawab adalah hak setiap orang / masyarakat untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap berita yang merugikan nama baiknya. b.

Seseorang dapat menempuh jalur hukum apabila persoalan tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah antara kedua belah pihak. Pemerintah bertanggung jawab untuk menegakkan jaminan tersebut. sedangkan ancaman yang ketiga terjadi pada zaman reformasi sekarang ini. Pelanggaran kode etik Upaya upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers Upaya pemerintah dalam menjamin kebebasan pers adalah dengan adanya jaminan berdasarkan : • • • • • Pasal 28 UUD 1945 Pasal 28 F UUD 1945 Tap MPR No. baik lisan maupun tulisan melalui media pers. Selain tiga cara yang diatas. Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia Manfaat media massa dalam kehidupan sehari hari Dampak dari penyalahgunaan kebebasan pers / media massa Dampak penyalahgunaan kebebasan media massa diantaranya adalah : . Kebebasan pers adalah kebebasan mengemukakan pendapat. Kompetensi dasar 3. maka warga negara mendapat perlindungan hukum serta bebas dari ancaman dan ketakutan dari pihak lain untuk berbicara dan mendapat informasi. masyarakat bahkan memakai jalan pintas yaitu dengan melakukan unjuk rasa.40 tahun 1999 tentang Pers Dengan adanya jaminan kebebasan berbicara dan informasi. Karena itu pers Indonesia juga memiliki kebebasan untuk melakukan peranannya (kebebasan pers). 3.XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia UU No. maka yang bersangkutan dapat melayangkan surat somasi atau peringatan kepada pihak yang menyiarkan berita tidak benar. Untuk menyalurkan kebebasan berbicara tersebut warga negara dapat menggunakan pers atau media massa. Untuk itu dituntut tanggung jawab untuk menegakkan keadilan dan keamanan dalam masyarakat.39 tahu 1999 tentang Hak Asasi Manusia UU No.• Somasi Jika seseorang atau masyarakat merasa tidak puas dengan hak jawab dan koraksi. Pada umumnya ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia dtang dari tiga pihak yaitu : • • • Penguasa Pemodal Masyarakat Ancaman yang pertama dan kedua terjadi pada zaman orde baru dan juga zaman sebelumnya.

Merebaknya fenomena pornografi Premanisme pers Kecendrungan pers jadi jaksa penuntut umum Kekerasan / sadisme Gaya hidup konsumtif Oleh karena sensor pemerintah tidak ada. maka pers Indonesia harus meningkatkan kesadarannya berdasarkan nilai nilai agama dan aturan moral dalam tatanan sosial o .• • • • • • • Berkembangnya fenomena jurnalisme kuning (berita bombastis. sensasional. judul utama menarik perhatian. tanpa mengindahkan ketepatan isi) Meresahkan masyarakat.