Hukum dan Peradilan Internasional 1. Kd.5.1Mendeskripsikan system hukum dan peradilan internasional Indikator: 1.

Mengemukakan makna hukum internasionall Pengertian Hukum Internasional A. Secara Umum “Sekumpulan HK yg trdr atas asas – asas dan peraturan – peraturan tingkah laku yg mengikat negara – negara.” B. Menurut Para Ahli 1. Hugo de Groot HK dan hubungan internasional didasarkan pd kemauan bebas atau HK alam dan persetujuan beberapa / semua negara ini ditujukan demi kepentingan bersama dari mereka yg menyatakan diri di dalamnya. . Prof. Dr. J. G. Starke Sekumpulan HK yg sebagian besar trdr dr asas asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antar negara. 3. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmaja, S.H. Keseluruhan kaidah – kaidah dan asas – asas yg mengatur hubungan / persoalan yg melintasi batas – batas negara anatar negara dgn negara, negara dg subjek HK. Internasional lainnya yg bukan negara / subjek HK. Bukan negara satu sama lain. 4. Wirjono Prodjodikoro Hukum yg mengatur perhubungan HK antar bangsa dan berbagai negara. II. Asal Mula HK. Internasional Hukum internasional sebenarnya sudah sejak lama dikenal eksisitensinya, yaitu pada zaman Romawi Kuno tahun 89 SM . Orang-orang Romawi Kuno mengenal dua jenis hukum, yaitu Ius Ceville dan Ius Gentium, Ius Ceville adalah hukum nasional yang berlaku bagi masyarakat Romawi, dimanapun mereka berada, sedangkan Ius Gentium adalah hukum yang diterapkan bagi orang asing, yang bukan berkebangsaan Romawi. Dalam perkembangannya, Ius Gentium berubah menjadi Ius Inter Gentium yang lebih dikenal juga dengan Volkenrecth (Jerman), Droit de Gens (Perancis) dan kemudian juga dikenal sebagai Law of Nations (Inggris). (Kusumaatmadja, 1999 ; 4) Perkembangan HK internasional dpt dibedakan menjadi 2 ( dua) : 1. HK. Perdata Internasional HK. Internasional yg mengatur hub. HK antar warga negara di suatu negara dgn waga negara lain ( HK antar bangsa )

2. Egality Rights yaitu Pihak yang saling mengadakan hubungan itu berkedudukan sama. Perbedaan Hukum perdata Internasional dan hukum Publik Internasional Dalam HK perdata internasional. mereka mengatur hukum bagi semua orang dan barang yang berada di wilayah nya . Dalam pelaksanaan hukum internasional dikenal beberapa asas lainnya yaitu : • • • • • • Pacta Sunt Servanda yaitu : Setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati oleh pihak-pihak yang mengadakannya. sedangkan HK publik internasioanpersoalan berkaiatan dg HK publik.persoalan yang melintasi batas. Menjelaskan asas-asas hukum internasional Asas hukum internasinal 1. Asas kepentingan umum Di dasarkan pada kewenagan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat . Mengidentifikasi sumber-sumber hukum internasional Sumber Hukum Internasional Dalam Arti Material : Adalah Sumber hukum yang membahas dasar berlakunya hukum suatu negara o o Aliran Naturalis Aliran positvisme Dalam Arti Formal : Adalah sumber dari mana kita mendapatkan ketentuan-ketentuan hukum internasioanl.sosbud dan wilayah. baik tindakan yang bersifat negatif maupun positif. Menurut asas ini .batas negara. Asas teritorial Di dasarkan atas kekuasaan negara atas daerahnya . 3. ekonomi.persoalan berkaitan dengan HK perdata. Antar negara ) Persamaan Hukum perdata Internasional dan hukum Publik Internasional Keduanya mengatur hubungan antar persoalan. Menurut asas ini setiap warga negara dimana pun berada tetap mendapatka perlakuan hukum dari negaranya . Asas kebangsaan Di dasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya . 3.2. Courtesy yaitu Asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara. 4. 2. Menjelaskan hakekat hukum internasional Hakekat HK Internasional Secara substansi Hk Internasional merupakan sarana untuk melindungi kedualatan negara yang meliputi politik. . HK Publik Internasional HK internasional yg mengatur negara yg satu dengan negara lain dalam hubungan internasional ( HK. Reciprositas yaitu Tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal. Rebus Sig Stantibus adalah Asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar / fundamental dalam keadaan yang bertalian dengan perjanjian itu.

Keputusan . seperti : o o o o o o o o Prinsip kebebasan laut lepas Prinsip dasar samudra sebagai warisan bersama umat manusia. Prinsip itikat baik. Pendapat dan ajaran para ahli hukum terkemuka ( Doktrin) Untitled 5. Berdiri tahun 1945 . Prinsip janji harus ditepati Prinsip nondiskriminasi Prinsip persamaan derajat Prinsip penentuan nasib sendiri Prinsip nonintervensi 4.keputusan hakim /Yurisprudensi (Judisian decision ) adalah : Keputusan hakim yang terdahulu yang dugunakan oleh hakim sesudahnya yang dianggap mempunyai kesamaan peristiwa hukum. Mengidentifikasi subjek-subjek hukum internasional Sabjek Hukum Internasional o o o o o o Negara Tahta Suci ( Vatikan ) Palang Merah Internasional Organisasi Internasional Orang perseorangan Pemberontak dan pihak dalam sengketa 6. Makamah internasional / MI ( The International Court of Jastice / ICJ ) . Belanda. Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan internasional Peranan lembaga peradilan Internasional Lembaga peradilan internasional terdiri dari : I. o Kedudukan di Den Haag.Adalah organ utama lembaga kehakiman PBB.Sumber HK dalam arti formal merupakan sumber hukum yang digunakan oleh makamah internasional dalam memutuskan masalah-masalah hubungan internasional hal ini tercantum dalam piagam makamah internasional pasal 38 (Sumber HK Internasional) yaitu : o o o Perjanjian internasional ( Traktat = Treaty ) Kebiasaan-kebiasaan internasional terbukti dalam praktek umum dan diterima sebagai hukum (International Custom ). Prinsip – prinsip hukum internasional yang diakui oleh bangsa-bangsa yang beradab ( General Principles of law ) Prinsip ini menjadi pedoman oleh MI. 5.

pasal 32 statuta Makamah Internasional memungkinkan dibentuknya hakim ad hoc.jika sistim nasional yang ada benarbenar tidak mampu dan tidak bersedia untuk melakukan penyelidikan atau menuntut tindak kejahatan yang terjadi maka akan diambilalih di bawah yurusdiksi makamah. Berkedudukan di DenHaag. Terdiri dari 18 hakim.Masa jabatanya 9 tahun. I. Sejak tahun1945 MI telah menangani kurang lebih 100 kasus. tanggal 1 juli 2005. untuk mewujudkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional di pidana. baik bersifat sengketa maupun bersifat nasihat.Hakim ad hoc terdiri dari 2 hakim yang diusulkan oleh negara yang bersengketa. 7.( bersama-sama perkara yang disidangkan). berdasarkan 2/3 suara mejelis negara pihak yang neratifikasi.Yurisdiksi MI yaitu : • • Memutuskan perkara-perkara pertikaian ( Contentius case ) Memberikan opini yang bersifat nasehat (advisory opinion . artinya makamah mendahulukan sistim nasional.Makamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court / ICC ) o o o o o Berdiri permanen berdasarkan traktat multilateral. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional (The International kriminal Tribunals and Special Courts) o o Adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan berat internasional yang bersifat tidak permanen ( ad hoc ) artinya setelah selesai mengadili. Dasar pembentukan dan komposisi penuntut maupun hakim ad hoc ditentukan berdasrkan resolusi dewan keamanan PBB. Fungsi utama MI adalah menyelesaikan kasus-kasus persengketaan internasional yang sabjeknya negara Masa jabatan hakim di mahkamah internasional 9 tahun II. Belanda.o o o o o o Hakim terdiri dari 15 hakim dari 15 negara anggota yang cakap dibidang hukum internasional oleh majelis umum dan dewan keamanan PBB dengan suara terbanyak Biasanya 5 hakim berasal dari negara anggota tetap dewan keamanan PBB.disahkan tanggal 1 Juli 2002 dan diratifikasi oleh 99 negara. Lahir 17 juli 1998 berdasarkan statut Roma. Prinsip mendasar dari statut Roma adalah MPI merupakan pelengkapan bagi yurisdiksi pidana nasional. III. Selain 15 hakim tetap. Mengidentifikasi kewenangan mahkamah internasional Yurisdiksi / Kewenangan Makamah Internasional Yurisdiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh MI yang bersumbar pada hukum internasional untuk menentukan dan menegakkan sebuah aturan hukum. peradilan dibubarkan. hakim dipilih oleh negara yang meratifikasi. Tujuannya .

Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional sebagai lembaga peradilan internasional Kendala yang dihadapi lembaga peradilan internasional.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional Indikator 1. Contohnya . negara dengan individu atau negara dengan badan-badan/lembaga yang menjadi subjek hukum internasional Penyebab sengketa internasional : o o Kepentingan ideologi. Kerena pemilikan sebuah pulau. konflik Israel – Pelestina. Kejahatan terhadap kemanusian (crimes against humanity). Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional Pengertian Sengketa internasional adalah perselisihan yang terjadi antara negara dengan negara. ekonomi dan militer.Yurisdiksi Spesial Pidana Internasional adalah menyangkut tindakan kejahatan perang dan genosida tanpa melihat apakah negara dari sipelaku tersebut sudah meratifikasi statut MPI/ICC atau belum. Kd.Contohnya konflik Irak-Kuwait yang melahirkan perang Teluk I dan II. 2. Statut makamah menentukan 4 jenis kejahatan berat yaitu : o o o o Kejahatan genosida (the crime of genocide) adalah tindakan jahat yang berupaya untuk memusnahkan keseluruhan atau sebagian dari suatu bangsa. contohnya .II. atau kelompok keagamaan tertentu./ penghuni bangunan tertentu.membombardir secara membabi buta siatu desa. Kejahatan Agresi yaitu tindakan kejahatan yang berkaiatan dengan ancaman terhadap perdamaian..sosial. politik. 8.etnik. yaitu tindakan penyerangan yang luas atau sistimatis terhadap populasi penduduk sipil tertentu. o Di mahkamah internasional .Yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional/MPI adalah memutus perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan berat oleh warga negara dari negara yang telah meratifikasi statut makamah. o . perang dingin antar unisoviet dengan AS. III. mis menyerang objek sipil.MI lamban melaksanalan tugasnya membutuhkan waktu 3 – 8 tahun untuk memutuskan sengketa karena keadaan negara yang bersengketa sering meminta pengunduran waktu secara berlebihan karena biaya persidangan mahal.Kesulitan Dalam mencari bukti serta dokomen yang mendukung (yang mengangkut suatu kedualatan) . Kejahatan perang.ras. Batas wilayah.5.

Adanya Hegomoni ( pengaruh kekuatan AS ) melakukan tindakan unilateral ( sepihak ) melanggar kaidah hukum internasional. AS menduga serangan dilakukan oleh Afganistan (Alqaedah)pimpinan Osama bin Laden.AS – Afganistan peristiwa WTC 11 Nov 2001. Persamaan kedaulatan suatu negara 5.contoh .Irak dan somalia. 2.GAM di Aceh 7. Prinsip keadilan dan hukum internasional Cara atau metode penyelesaian sengketa : o o Cara Damai yaitu pihak yang bersengketa menyepakati untuk menemukan solusi yang bersahabat. Prinsip itikat baik dalam hubungan internasional 7.Tidak menggunakan kekerasan yang bersifat mengancam atau cara lain yang tidak sesuai dengan tujuan PBB. kedualatan dan integritas teritorial suatu negara.Kasus muslim Moro di Fhilipina.Irak dan Somalia ( sarang teroris ) 6. 2.penyerangan terhadap Afganistan. Mengidentifikasi cara penyelesaian masalah-masalah (sengketa) internasional Cara Penyelesaian Sengketa Internasional Prinsip yang dipegang dalam penyelesaian sengketa internasional : 1. Prinsip hukum internasional mengenai kemerdekaan.Retorsi ( renggang hub diplomatik ) Cara Damai Yaitu : o o Perundingan Mediasi .Kimia atau Biologi. Prinsip nonintervensi dalam urusan dalam dan luar negeri suatu negara.Ligitan dan kep Ambalat.. 5. intervensi . Cara Paksa atau kekerasan. contoh serang Israel – Palestina. blokade. 6.contohnya Perang Irak-AS pada April 2004.al : Perang. Turki-Yunani atas kepulauan Siprus.Komflik Jepang-Rusia atas kepulauan Kuril.dampaknya AS melakukan invansi terhadap Afganista. tidak adil. 3. menuntut otonomi luas. 4. Pengembangan senjata Nuklir. Ketidak puasan terhadap rezim yang berkuasa Spt. Indonesia-Malaysia atas kepulauan Spadan.kasus nuklir. tindakan pembalasan. Masalah Terorisme. Persamaan hak dan menentukan nasib sendiri bagi setiap bangsa 4.atau saparatis (pemisahan untuk merdeka ).

Contohnya . Sifat hukum mengikat. Bersifat sukarela yaitu negara tidak diharuskan memilih cara penyelesaian tertentu dan juga bebas memilih hakim-hakimnya. Hukum yang berlaku adalah semua yang menjadi sember hukum internasional Prosedur arbitrase tergantung kepada kompromi Dua belah pihak yang meliputi dua tahap yaitu tahap tertulis dan tahap lisan (oral ). yaitu keharusan negara-negara nelaksanakan keputusan dengan itikat baik 3. . Hakim hanya mendengarkan dan menetapkan keputusan atas sengketa yang terjadi.gugatan kementrian lingkungan hibup terhadap PT Newmont perusahaan AS mengakibatkan pencemaran lingkungan di buyat Penyelesaian sengketa melalui pengadilan internasional Penyelesaian pengadilan disebut juga penyelesaian secara yuridis. 1. Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui arbitrase Penyelesaian sengketa internasioanal dengan cara arbitrase: Peradilan arbitrase adalah : suatu bentuk/ cara penyelesaian sengketa internasional secara damai yang dirumuskan dalam suatu keputusan oleh pihak ketiga (arbitrator) yang dipilih oleh pihak yang bersengketa. Non-institusi ( bukan lembaga ) artinya hakim yang dipilih bukan merupakan organisasi permanan. dimana sumber hukum yang digunakan adalah kaidah-kaidah hukum internasional yang berdasarkan statuta mahkamah internasional pasal 38 Hal-hal yang berkaitan dengan pengadilan internasional adalah : o o o Bersifat permanen. Pada tahap wakil dari masing-masing pihak bertemu dan didampingi oleh para ahli hukumnya. Organisasi arbitrase hanya didirikan setelah lahirnya suatu sengketa dan bertujuan memeriksa sengketa itu saja.o o o o o Konsiliasi Penyelidikan Arbirtasi Penyelesaian yudisial / pengadilan internasional Penyelesaian dibawah organisasi PBB/ tanggung jawab mejelis umum 3. 4. Cara ini banyak dipakai masyarakat internasional menyangkut kerjasama dalam bidang investasi . 2. diatur dengan statut dan ketentuan serta serangkaian prosedur yang mengikat semua pihak. Memiliki panitera ( register) tetap funngsinya mencatat/memenirma dokumen Proses peradilan dilakukan secara terbuka. 5. Ciri – Ciri peradilan arbitrase . sementera pembelaan dan catatan dengar pendapat serta keputusan – keputusannya dipublikasikan. apabila sudah selesai organisasi itu bubar dengan sendirinya.

o o Wewenang mahkamah internasional bersifat fakultatif yaitu kewenanganya baru berlaku apabila semua pihak yang bersengketa setuju membawa perkara ke mahkamah internasional. Mengadili sengketa antara Indonesia dengan Malaysia tentan kep Sipadan dan Ligitan dari tahun 1969 – Desember 2002. Mengadili kasus pelanggaran HAM berat akibat perang etnik di Yugaslavia. Tugas . yaitu memberika pendapat yang tidak mengikat/ tidak mempunyai kekuatan hukum. Mengevaluasi peranan pers dalam . Contoh perkara yang diselesaikan di mahkamah internasional : o o o o Mengadili kasus kejahatan PD II. Mengadili kasus pelanggaran HAM berat akibat perang saudara antara etnik Huttu dan Tutsi di negara Rwanda tahun 1994. o Standar Kompetensi : 3. cari contoh sengketa yang diselesaikan cara konsiliasi 2 buah. Contoh penyelesaian masalah internasional melalui Konsiliasi. Konsiliasi adalah penyelesaian sengketa dengan membentuk suatu organ yang disepakati bersama yang disebut komisi konsiliasi. 4. Memberikan contoh penyelesaian masalah internasional melalui konsiliasi Tugas : buatlah 5 buah perbedaan pengadila Internasional dengan pengadilan Arbitrase. Mahkamah internasional juga berfungsi konsultatif. komisi inilah yang bertugas untuk mencari cara penyelesaian yang dapat dilakukan berdasarkan angket maupun perundingan.

pendidikan. pers nasional dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi. Perkembangan pers di Indonesia • . hiburan. fungsi dan peran serta perkembangan pers di Indonesia Pengertian pers Pengertian pers.premere (Latin) Artinya tekan atau cetak Secara terminologis : Pers ialah media massa cetak. Secara etimologis : • • • • pers (Belanda) press (Inggris) presse (Prancis) presare . tv dan film ( media cetak dan media elektronika) Pers ini (media cetak dan media elektronika) memiliki karakteristik sebagai berikut : • • • • • proses komunikasinya berlangsung satu arah komunikatornya melembaga pesannya bersifat umum medianya bersifat simultan komunikannya (sasaran komunikasi) bersifat heterogen Fungsi pers UU No. Di samping fungsi-fungsi tersebut ayat (1). gedrukten / drukpers / pers (Belanda). majalah atau media cetak lain dan radio. printed media / printing press/ press (Inggris) Pengertian umum / luas pers adalah segala usaha dari alat alat komunikasi massa untuk memenuhi kebutuhan anggota masyarakat akan hiburan.masyarakat demokrasi 1. dan kontrol sosial.40 tahun 1999 tentang Pers Pasal 3 • Pers Nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi. Mendeskripsikan pengertian. berita dll. Kompetensi dasar 1. dalam wujud surat kabar.

Pemerintah Hindia Belanda membatasi pengaruh tersebut dengan : • • Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) Persbreidel Ordonantie (menghentikan penerbitan yang dianggap berbahaya) Aturan aturan yang mengekang diberlakukan dengan ketat sehingga para tokoh pers Indonesia banyak yang dihukum penjara atau dihukum pembuangan . Pers saat itu berfungsi sebagai terompet dari organisasi pergerakan Indonesia. • Pers Nasional Adalah yang diusahakan orang orang Indonesia (orang orang pergerakan). Pers nasional inilah yang jadi pers Indonesia. Tujuannya membela kepentingan kaum kolonial. masa revolusi fisik. Indonesia atau Belanda yang diterbitkan golongan penduduk Cina. masa orde baru dan masa reformasi. masa demokrasi terpimpin. Dalam sejarahnya pers Indonesia digolongkan dalam tiga kategori : • Pers Kolonial Pers kolonial adalah pers yang diusahakan oleh orang orang Belanda (masa penjajahan).• Perkembangan pers di Indonesia. • Pers Cina Adalah koran. Pemerintah Hindia Belanda menekan pers dengan cara menutup usaha penerbitan pers. Perkembangan pers nasional dimulai sejak masa pergerakan. Pers pada masa ini mendapat tekanan dari pemerintah Hindia Belanda karena sifatnya yang anti penjajahan. Tujuannya memperjuangkan hak hak bangsa Indonesia di masa Penjajahan. berupa surat kabar dan majalah berbahasa belanda dan Indonesia. Oleh sebab itu pemerintah Hindia Belanda memandang perlu membuat aturan untuk membendung pengaruh pers tersebut. masa penjajahan Jepang. Masa ini berada di bawah penjajahn Belanda – masuknya Jepang. Surat kabar nasional menjadi semacam parlemen orang Indonesia yang terjajah. Pers menyuarakan penderitaan bangsa Indonesia dan jadi pendorong dalam perjuangan memperbaiki nasib bangsa. Pemerintah Hindia Belanda menyadari bahwa pers memiliki pengaruh besar untuk membentuk opini publik. Perkembangan pers di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari perjuangan bangsa Indonesia. • Pers masa pergerakan. majalah berbahasa Cina.

Tokoh tokoh yang mendirikan antara adalah Albert Manumpak Sipahutar. antara lain : • • • • Penambahan fasilitas dan pengalaman yang diperoleh para karyawan pers Indonesia. Majalah mingguan Pikiran Rakyat terbit di Bandung didirikan oleh Ir. Majalah berkala Daulah Rakyat dipimpin oleh M.O. Pada masa ini berdiri kantor berita Antara 13 Desember 1937. Beberapa harian yang muncul antara lain : • • • • • Asia Raya di jakarta. Penggunaan bahasa Indonesia dalam pemberitaan makin sering dan luas. • Pers masa Penjajahan Jepang. Memudahkan para pemimpin bangsa membangkitkan semangat untuk melawan penjajah. Pers nasional dipaksa bergabung untuk tujuan mendukung kepentingan Jepang yaitu menyuarakan harapan harapan palsu akan lahirnya kemerdekaan. Sumanang dan Adam Malik. Tetapi ada beberapa keuntungan yang didapat oleh insan pers nasional yang bekerja pada penerbitan Jepang. Kata Antara diambil dari majalah Perantaraan yang terbit di Bogor dan diusahakan oleh Sumanang.S. Harian Utuisan Hindia terbit di Surabaya dipimpin oleh H.Hatta dan Sutan Syahrir. Sinar Baru di Semarang Suara Asia di Surabaya.Contoh harian yang terbit pada waktu itu : • • • • • Harian Fajar Asia terbit di Jakarta dipimpin oleh Haji Agus Salim. Harian Darmo Kondo terbit di Solo dipimpin oleh Sudaryo Cokrosisworo.Sukarno. Pers juga mengalami pengekangan seperti zaman Belanda. Masa ini adalah saat bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Pada masa ini pers nasional mengalami kemunduran besar. Tjahaya di Bandung Pers masa revolusi fisik. Pers semata mata jadi alat pemerintah Jepang. Saat itu pers terbagi jadi dua golongan : • Pers Nica .Cokroaminoto. Pengajaran untuk rakyat agar berfikir kritis terhadap berita yang disajikan sumber sumber resmi Jepang.

Pers masa demokrasi liberal.Kedaulatan Rakyat. Maka pemerintah mulai mengeluarkan aturan yang membatasi kemerdekaan pers tahun 1948. karena bangsa Indonesia yang belum lama lepas dari penjajahan. Fungsi pers masa ini adalah sebagai perjuangan kelompok partai atau aliran politik. Awal pembatasan itu karena ada efek samping pers Belanda dan Cina yang terbit di Indonesia.Pedoman. sebagian lagi menyuarakan gagasan gagasan Republik Indonesia merdeka melalui media massa.Pelita Rakyat di Surabaya. Sebagian dari mereka berperang dimedan laga. karena mereka bahu membahu memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia. . Pemerintah mencari cara membatasi kehadiran pers asing tersebut. Persatuan di Bandung.Pers yang diterbitkan dan diusahakan oleh tentara Sekutu dan Belanda. 1959 –1966) . pemerintah belum dapat menerimanya. • Pers ini diterbitkan oleh orang Indonesia.Nasional. Pers nasional umumnya mewakili aliran politik yang saling berbeda. pada masa ini pers menikmati adanya kebebasan. Pers Nica antara lain : Warta Indonesia di Jakarta. yang berdiri dari orang orang persurat kabaran. Tetapi pers tidak berkembang seperti negara negara liberal. • Pers masa demokrasi terpimpin. tetap saja ada pembatasan terhadap pers. (1950 – 1959) o o o • Sesuai dengan alam liberal. . yaitu dengan membentuk Dewan Pers pada 17 Maret 1950. Pada masa inilah lahir PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan SPS (Serikat Pengusaha Surat kabar). Kenyataannya pembatasan itu berimbas juga pada pers Indonesia. Pers Republik o o o . yang berisi semangat mempertahankan kemerdekaan dan menentang usaha pendudukan Sekutu. Pers Nica ini berusaha mempengaruhi agar rakyat Indonesia menerima kembali Belanda untuk berkuasa. (ORLA. Pemandangan.Mustika di Medan. Disamping itu ada juga kebijakan pemerintah yang positif. Namun saat pers mulai mengkritik tokoh tokoh politik termasuk presiden. Sementara pers aktif menyuarakan langkah langkah pemerintah untuk membentuk lembaga maupun peraturan baru sebagai kelengkapan suatu pemerintahan. Walaupun pada awalnya ada kebebasan terhadap pers. . tidak memiliki golongan menengah yang banyak. Hubungan pers dengan pemerintah terjalin dengan baik. Sumber. Contohnya harian yang terbit adalah : Merdeka. Suluh Rakyat di Semarang. . Pemerintah Indonesia mulai membantu perkembangan pers dengan mengimpor kertas koran serta memberi pinjaman pada perusahaan penerbitan pers. cendekiawan dan pejabat pemerintah.

Tekanan terhadap pers adalah dengan dibreidel atau dicabut SIUPP nya (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers). keterbukaan dan demokrasi yang diperjuangkan rakyat Indonesia. Kemudian untuk organisasi percetakan pers. juga muncul organisasi yang lain selain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). • Pers masa orde baru. Lalu lintas informasi dan berkembangnya komunikasi membuat semakin berkembangnya dunia pers. tabloid). Pers Pancasila adalah pers Indonesia dalam arti pers yang orientasi. mereka jadi terompet menguasa dan bertugas mendukung politik pemerintah (berfungsi menyokong tujuan revolusi dan jadi juru bicara resmi pemerintah). hal ini sejalan dengan alam reformasi. sikap dan tingkah lakunya berdasarkan pada inilai nilai Pancasila dan UUD 1945. Tuntutan akan demokrasipun menyebar luar. Tetapi era keterbukaan sulit dibendung. Pers adalah salah satu unsur penggerak pembangunan. Jika ada pers yang mengkritik pembangunan dan tidak sejalan dengan pemerintah. hubungan antara pers dan pemerintah cukup baik. Hakekatnya adalah pers yang bebas dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi yang benar dan objektif. Pers dianggap sebagai mitra pemerintah orde baru dalam menggalakkan pembangunan. dan UU no.40 tahun 1999. • Pers masa reformasi. Dimasa ini pers dikenal dengan nama Pers Pancasila. misalnya Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Persatuan Jurnalis Televisi (PJTV) Peranan pers dalam masyarakat demokrasi . Pemerintah melalui Departemen Penerangan dan instansi yang lain sering menekan pihak pers. Pemerintah mempermudah izin penerbitan pers.Masa ini pers nasional juga dapat tekanan. Tuntutan tersebut menunjukkan hasil ketika pemerintahan orde baru berakhir 21 mei 1998. pers ibarat jamur di musim hujan. Tetapi setelah pers mulai mengkritik praktek pemerintahan yang cendrung korup dan kebijakan pembangunan yang mulai bergantung pada negara asing. Masyarakat makin sadar akan pentingnya pengakuan hak hak asasi. penyalur aspirasi rakyat dan kontrol sosial yang konstruktif. Apalagi masyarakat punya harapan yang besar pada pemerintahan yang baru tersebut. majalah. Jika di masa lalu pers bertanggung jawab pada pemerintah. Pemerintah sulit membendung hal ini. Di awal masa ini. hubungan itu mulai berubah. Akibatnya pada awal reformasi banyak sekali usaha penerbitan pers yang muncul (koran. di masa ini pers pertanggung jawaban pers adalah pada profesi dan hati nurani sebagai insan pers.39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Pers jadi media vital dalam mengkomunikasikan pembangunan. apalagi dengan adanya Undang Undang Pokok Pers (UUPP) nomor 11 tahun 1966 yang menjamin tidak ada sensor dan pembredelan serta penegasan bahwa setiap warga negara mempunyai hak untuk menerbitkan pers (bahkan tidak diperlukan surat izin terbit). Pada masa ini keluar UU pers yaitu UU No. maka akan mendapat tekanan. Pers yang tidak mendukung akan disingkirkan. Dimasa ini pers mulai bernafas lega.

menghasilkan berita yang akurat. mendorong terwujudnya supremasi hukum. Undang-Undang Dasar 1945. wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik: Pasal 1 Wartawan Indonesia bersikap independen. Ciri suatu kode etik adalah sebagai berikut : • • • Kode etik dibuat dan disusun oleh kelompok profesi tertentu. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu. koreksi. akurat. pers menghormati hak asasi setiap orang. tanggung jawab sosial. dan benar. dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Kompetensi dasar 2. kritik. Dalam melaksanakan fungsi. mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat. dan Hak Asasi Manusia. melakukan pengawasan. berekspresi. Atas dasar itu. keberagaman masyarakat. guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. kewajiban dan peranannya. Penafsiran a. menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi. wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa. Hanya berlaku pada kelompok tersebut Sanksinya bersifat moral Para insan jurnalistik dan insan pers juga membuat kode etik sendiri yang dikenal dengan Kode etik Jurnalistik. dan norma-norma agama.Pasal 6 Pers nasional melaksanakan peranan sebagai berikut: • • • • • memenuhi hak masyrakat untuk mengetahui. hak. Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia Kode etik jurnalistik Kode etik adalah norma atau asas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai pedoman tingkah laku. berimbang. Kode Etik Jurnalistik Kemerdekaan berpendapat. dan tidak beritikad buruk. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar. dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. memperjuangkan keadilan dan kebenaran. dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa . serta meghormati kebhinekaan. See related topics and documents 2.

c. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan.campur tangan. dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar.mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto. d. Penafsiran a. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. serta menerapkan asas praduga tak bersalah. memberitakan secara berimbang. foto. c. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar. fitnah. sadis. yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta. g. Pasal 2 Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik. d. paksaan. h. grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi. tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi. termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. Pasal 4 Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong. Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional. menghormati hak privasi. tidak menyuap. Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang. menunjukkan identitas diri kepada narasumber. f. Penafsiran Cara-cara yang profesional adalah: a. dan cabul. b. c. tidak melakukan plagiat. c. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip. gambar. Penafsiran a. e. penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk. wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara. d. Pasal 3 Wartawan Indonesia selalu menguji informasi. b. b. suara. suara. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan. d. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara. suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang. e. foto. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata. b. Pasal 5 Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan .

jenis kelamin. benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi. dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan. pendengar.susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. Pasal 9 Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya. d. dan atau pemirsa. Penafsiran a. b. b. sakit. Penafsiran a. warna kulit. Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang. ras.hati. kecuali untuk kepentingan publik. b. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan. Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum. Pasal 7 Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya. Penafsiran a. Pasal 8 Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku. . Penafsiran a. menghargai ketentuan embargo. b. c. Penafsiran a. dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik. Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati. agama. miskin. b. Pasal 6 Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap. cacat jiwa atau cacat jasmani. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah. Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber. dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca. Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya. informasi latar belakang. Pasal 10 Wartawan Indonesia segera mencabut. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak. meralat.

b. Pasal 11 Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. dan pers wajib melayani hak jawab ini. Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin. akurat dan sesuai dengan fakta. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki. Jika masyarakat keberatan atas berita yang disiarkan.Penafsiran a. Pers juga wajib melayani hak ini. baik tentang dirinya atau orang lain. • Hak koreksi Hak koreksi adalah hak setiap orang / masyarakat untuk mengoreksi atau membetulkan kekeliruan informasi yang telah diberitakan pers. b. jika perlu dilakukan berulang ulang. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers. Selasa. Hak jawab dimuat dihalaman yang sama atau ditempatkan pada letak yang menarik perhatian dengan mengutamakan kecermatan dan dilakukan dengan segera. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok. baik tentang dirinya maupun tentang orang lain. Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. Penafsiran a. Jakarta. 14 Maret 2006 Kami atas nama organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers Indonesia Penyimpangan kode etik jurnalistik oleh berbagai media Berita yang disampaikan nara sumber haruslah memenuhi beberapa kriteria yaitu : • • • • • Objektif (sesuai dengan fakta yang terjadi) Tidak boleh mencampur adukan antara fakta dan opini yang dibentuk oleh pers Dipastikan kebenarannya dengan disertai bukti otentik Tidak bersifat menghakimi sebuah fakta yang terjadi Tidak diperbolehkan membuat kesimpulan sendiri dengan membuat penafsiran atas fakta yang didapat Jadi masyarakat punya hak untuk memperoleh informasi yang tepat. c. . maka cara yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut : • Hak jawab Hak jawab adalah hak setiap orang / masyarakat untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap berita yang merugikan nama baiknya. baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar.

Karena itu pers Indonesia juga memiliki kebebasan untuk melakukan peranannya (kebebasan pers). Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia Manfaat media massa dalam kehidupan sehari hari Dampak dari penyalahgunaan kebebasan pers / media massa Dampak penyalahgunaan kebebasan media massa diantaranya adalah : . Untuk menyalurkan kebebasan berbicara tersebut warga negara dapat menggunakan pers atau media massa. Pada umumnya ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia dtang dari tiga pihak yaitu : • • • Penguasa Pemodal Masyarakat Ancaman yang pertama dan kedua terjadi pada zaman orde baru dan juga zaman sebelumnya. Kebebasan pers adalah kebebasan mengemukakan pendapat. 3. Untuk itu dituntut tanggung jawab untuk menegakkan keadilan dan keamanan dalam masyarakat. Pelanggaran kode etik Upaya upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers Upaya pemerintah dalam menjamin kebebasan pers adalah dengan adanya jaminan berdasarkan : • • • • • Pasal 28 UUD 1945 Pasal 28 F UUD 1945 Tap MPR No.• Somasi Jika seseorang atau masyarakat merasa tidak puas dengan hak jawab dan koraksi.XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia UU No. masyarakat bahkan memakai jalan pintas yaitu dengan melakukan unjuk rasa. Pemerintah bertanggung jawab untuk menegakkan jaminan tersebut. baik lisan maupun tulisan melalui media pers. Kompetensi dasar 3. maka warga negara mendapat perlindungan hukum serta bebas dari ancaman dan ketakutan dari pihak lain untuk berbicara dan mendapat informasi. sedangkan ancaman yang ketiga terjadi pada zaman reformasi sekarang ini.39 tahu 1999 tentang Hak Asasi Manusia UU No. Selain tiga cara yang diatas.40 tahun 1999 tentang Pers Dengan adanya jaminan kebebasan berbicara dan informasi. maka yang bersangkutan dapat melayangkan surat somasi atau peringatan kepada pihak yang menyiarkan berita tidak benar. Seseorang dapat menempuh jalur hukum apabila persoalan tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah antara kedua belah pihak.

maka pers Indonesia harus meningkatkan kesadarannya berdasarkan nilai nilai agama dan aturan moral dalam tatanan sosial o . judul utama menarik perhatian.• • • • • • • Berkembangnya fenomena jurnalisme kuning (berita bombastis. sensasional. Merebaknya fenomena pornografi Premanisme pers Kecendrungan pers jadi jaksa penuntut umum Kekerasan / sadisme Gaya hidup konsumtif Oleh karena sensor pemerintah tidak ada. tanpa mengindahkan ketepatan isi) Meresahkan masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful