P. 1
kombinasi n peluang

kombinasi n peluang

|Views: 544|Likes:
Published by Rinita Tata

More info:

Published by: Rinita Tata on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2013

pdf

text

original

PENERAPAN TEORI KOMBINATORIAL DAN PELUANG

DISKRIT DALAM PERMAINAN POKER

Irma Juniati - 13506088
Jurusan Teknik Informatika ITB, Bandung 40116, email: if16088@students.if.itb.ac.id

Abstrak
Makalah ini membahas mengenai peluang-peluang
yang ada bagi seorang pemain poker untuk meraih
kemenangan dengan susunan lima kartu terbaiknya.
Perhitungan yang dipakai di sini adalah dengan
menerapkan teori kombinatorial.

Kombinatorial adalah cabang matematika yang
mempelajari pengaturan objek-objek. Solusi yang
ingin diperoleh dengan kombinatorial ini adalah
jumlah cara pengaturan objek-objek tertentu di dalam
himpunannya. Dengan menggunakan kombinatorial,
persoalan seperti di atas dapat diselesaikan tanpa
perlu mengenumerasi semua kemungkinan jawaban
yang ada.

Aplikasi teori kombinatorial sangat banyak dipakai
dalam penyelesaian masalah, mulai dari yang
sederhana hingga masalah yang rumit. Salah satunya
adalah untuk menghitung peluang. Pembahasan
mengenai aplikasi teori kombinatorial dalam makalah
ini mencakup bagaimana menentukan peluang dari
setiap kombinasi lima kartu dalam permainan poker,
mulai dari yang tertinggi hingga kombinasi kartu
dengan peluang yang paling rendah.

Kata Kunci: teori kombinatorial, poker, peluang.

1. PENDAHULUAN

Teori Kombinatorial merupakan salah satu pokok
bahasan Matematika Diskrit yang telah banyak
dikembangkan dan diaplikasikan dalam berbagai
bidang. Dalam perkembangan Matematika, dapat
dilihat bahwa kajian kombinatorial sangat menarik
bagi sebagian orang.

Salah satu contoh permasalahan yang dapat
diselesaikan dengan kombinatorial adalah menghitung
banyaknya kombinasi angka nomor polisi mobil, di
mana nomor polisi terdiri atas lima angka dan diikuti
dua huruf, serta angka pertama bukan nol. Cara paling
sederhana untuk menyelesaikan persolan sejenis
adalah dengan mengenumerasi semua kemungkinan
jawabannya. Mengenumerasi berarti mencacah atau
menghitung satu per satu setiap kemungkinan
jawaban. Akan tetapi enumerasi masih mungkin
dilakukan jika jumlah objek sedikit, sedangkan untuk
persoalan di atas, cara enumerasi jelas tidak efisien.
Misalnya untuk menjawab persoalan di atas, apabila
kita melakukan enumerasi, maka kemungkinan
jawabannyadalah sebagai berikut:

12345AB
12345AC
12345BC

34567MT
34567ML

dan seterusnya…

Sangatlah mungkin bahwa kita sudah lelah sebelum
proses enumerasi selesai dilakukan. Di sinilah peran
kombinatorial, yang merupakan “seni berhitung”,
menyelesaikan persoalan semacam ini dengan cepat.

Demikian juga dalam permainan Poker. Peluang
seorang pemain untuk mendapatkan kombinasi lima
kartu yang ada dapat dihitung dengan cepat dengan
menggunakan kombinatorial. Pada dasarnya, Poker
adalah permainan berdasarkan keberuntungan. Oleh
karena itu, pemain yang mendapat kartu yang paling
sulit didapatkan (artinya, memiliki peluang
kemunculan sangat kecil) adalah pemenangnya.
Dengan demikian, urutan bagus atau tidaknya suatu
kartu dapat dihitung secara matematis dengan
menggunakan kombinatorial dan teori peluang.

2. TEORI KOMBINATORIAL [1]

Kombinatorial adalah cabang matematika untuk
menghitung jumlah penyusunan objek-objek tanpa
harus mengenumerasi semua kemungkinan
susunannya.

2.1 Kaidah Dasar Menghitung

1. Kaidah Perkalian (rule of product)
Misalkan percobaan 1 mempunyai p hasil
percobaan, dan percobaan 2 mempunyai q hasil,
maka bila percobaan 1 dan percobaan 2 dilakukan
akan terdapat p × q hasil percobaan.

2. Kaidah Penjumlahan (rule of sum)
Misalkan percobaan 1 mempunyai p hasil
percobaan, dan percobaan 2 mempunyai q hasil,
maka bila percobaan 1 atau percobaan 2
dilakukan (hanya salah satu percobaan saja yang
dilakukan) akan terdapat p + q hasil percobaan.

2.2 Permutasi

Permutasi adalah jumlah urutan yang berbeda dari
pengaturan objek-objek. Permutasi merupakan bentuk
khusus aplikasi kaidah perkalian.
Misalkan jumlah objek adalah n, maka
Urutan pertama dipilih dari n objek,
urutan kedua dipilih dari (n – 1) objek,
urutan kedua dipilih dari (n – 2) objek,

urutan terakhir dipilih dari 1 objek yang tersisa.

Menurut kaidah perkalian, permutasi dari n objek
adalah

n(n – 1)(n – 2) … (2)(1) = n!

Rumus permutasi-r (jumlah susunan berbeda dari
pemilihan r objek yang diambil dari n objek),
dilambangkan dengan P(n,r):

P(n, r) = n(n -1)(n -2) …(n -(r - 1))
=
n!
(n-¡)!


2.3 Kombinasi

Bentuk khusus dari permutasi adalah kombinasi. Jika
pada permutasi urutan kemunculan diperhitungkan,
maka pada kombinasi, urutan kemunculan diabaikan.
Rumus kombinasi-r (jumlah pemilihan yang tidak
terurut r elemen yang diambil dari n buah elemen),
dilambangkan dengan C(n,r) atau (
n
¡
).

C(n, r) =
n!
r! (n - r)!


Interpretasi Kombinasi
1. C(n, r) = banyaknya himpunan bagian yang
terdiri atas r elemen yang dapat dibentuk dari
himpunan dengan n elemen
2. C(n, r) = cara memilih r buah elemen dari n
elemen yang ada, tetapi urutan elemen di dalam
susunan hasil pemilihan tidak penting.

Permutasi dan Kombinasi Bentuk Umum
Misalkan terdapat n buah bola yang tidak seluruhnya
berbeda warna (ada beberapa bola berwarna sama –
indistinguishable)

n
1
bola di antaranya berwarna 1,
n
2
bola di antaranya berwarna 2,

n
k
bola di antaranya berwarna k,

dan n
1
+ n
2
+ … + n
k
= n.

Berapa jumlah cara pengaturan n buah bola ke dalam
kotak-kotak tersebut (tiap kotak maksimal 1 buah
bola)?

Penyelesaian:
Jika n buah bola itu kita anggap berbeda semuanya,
maka jumlah cara pengaturan n buah bola ke dalam n
buah kotak adalah
P(n, n) = n!

Dari pengaturan n buah bola itu,
Terdapat n
1
! cara memasukkan bola berwarna 1,
terdapat n
2
! cara memasukkan bola berwarna 2,

terdapat n
k
! cara memasukkan bola berwarna k.

Permutasi n buah bola yang mana n
1
di antaranya
berwarna 1, n
2
bola berwarna 2, …, n
k
bola berwarna
k adalah
P(n: n
1
, n
2
, …, n
k
) =
P(n, n)
n
1
! n
2
! …n
k
!
=
n!
n
1
! n
2
! …n
k
!


Cara penyelesaian lain:
Terdapat C(n, n
1
) cara untuk menempatkan n
1
buah
bola yang berwarna 1,
terdapat C(n – n
1
, n
2
) cara untuk menempatkan n
1

buah bola yang berwarna 2,
terdapat C(n – n
1
– n
2
, n
3
) cara untuk menempatkan n
1

buah bola yang berwarna 3,

terdapat C(n – n
1
– n
2
– … – n
k-1
, n
k
) cara untuk
menempatkan n
k
buah bola yang berwarna k.

Jumlah cara pengaturan seluruh bola ke dalam kotak
adalah
C(n: n
1
, n
2
, …, n
k
) = C(n, n
1
)C(n -n
1
, n
2
)
C(n -n
1
-n
2
, n
3
) …
C(n - n
1
-n
2
-. . . -n
k-1
-n
k
)

=
n!
n
1
!(n-n
1
)!
(n-n
1
)!
n
2
!(n-n
1
-n
2
)!



(n-n
1
-n
2
-...-n
k-1
)!
n
k
!(n-n
1
-n
2
-...-n
k-1
-n
k
)!


=
n!
n
1
!n
2
!n
3
!…n
k
!


Kesimpulan:
P(n: n
1
, n
2
, …, n
k
) = C(n: n
1
, n
2
, …, n
k
)
=
n!
n
1
!n
2
!…n
k
!


Kombinasi dengan Pengulangan
Misalkan terdapat r buah bola yang semua warnanya
sama dan terdapat n buah kotak, serta ketentuan
sebagai berikut:
1. Masing-masing kotak hanya boleh diisi paling
banyak satu buah bola.
Jumlah cara memasukkan bola adalah C(n, r).

2. Masing-masing kotak boleh diisi lebih dari satu
buah bola (tidak ada pembatasan jumlah bola).
Jumlah cara memasukkan bola adalah

C(n +r -1, r) = C(n +r -1, n -1)
3. TEORI PELUANG [1]

Kombinatorial dan teori peluang (probability)
berkaitan sangat erat. Teori peluang banyak
menggunakan konsep-konsep dalam kombinatorial.
Sebenarnya kedua bidang ini lahir dari arena judi
(gambling games) – salah satu kasusnya adalah
menghitung peluang munculnya nomor lotre tertentu.
Meskipun demikian, aplikasi kombinatorial dan teori
peluang saat ini telah meluas ke berbagai bidang ilmu
lain maupun dalam kehidupan nyata seperti ilmu
statistika, fisika, ekonomi, biologi, dan berbagai
bidang ilmu lainnya.

Terminologi Dasar
Berikut akan diberikan beberapa terminologi dasar
penting mengenai teori peluang yang akan banyak
digunakan dalam makalah ini.
A. Ruang Contoh (sample space)
Ruang Contoh dari suatu percobaan adalah
himpunan semua kemungkinan hasil percobaan
yang bersangkutan.

B. Titik Contoh (sample point)
Titik Contoh adalah setiap hasil percobaan di
dalam ruang contoh.

Hasil-hasil percobaan tersebut bersifat saling
terpisah (mutually exclusive) karena dari seluruh
ruang contoh, hanya satu titik contoh yang
muncul.

Misalnya pada percobaan melempar dadu, hasil
percobaan yang muncul hanya salah satu dari 6
muka dadu, tidak mungkin muncul dua muka
atau lebih, atau tidak mungkin salah satu dari
enam muka dadu tidak ada yang muncul.

C. Ruang Contoh Diskrit (discrete sample space)
Ruang Contoh Diskrit adalah ruang contoh yang
jumlah anggotanya terbatas.

Misalkan ruang contoh dilambangkan dengan S
dan titik-titik contohnya dilambangkan dengan x
1
,
x
2
, …, maka

S = { x
1
, x
2
, …, x
i
, … }

Menyatakan ruang contoh S yang terdiri atas
titik-titik contoh x
1
, x
2
, …, x
i
, dan seterusnya.

D. Peluang Diskrit
Peluang Diskrit adalah peluang terjadinya sebuah
titik contoh, dan disimbolkan dengan p(x
i
).

Sifat-sifat peluang diskrit adalah sebagai berikut:
1. 0 ≤ p(x
i
) ≤ 1, yaitu nilai peluang tidak
negatif dan selalu lebih kecil atau sama
dengan 1.
2. ∑ p(xi)
|S|
ì=1
= 1

E. Kejadian (event)
Kejadian –disimbolkan dengan E– adalah
himpunan bagian dari ruang contoh.

Misalnya pada percobaan melempar dadu,
kejadian munculnya angka ganjil adalah E =
{1,3,5}, kejadian munculnya angka 1 adalah E =
{1}.

Kejadian yang hanya mengandung satu titik
contoh disebut kejadian sederhana (simple event),
sedangkan kejadian yang mengandung lebih dari
satu titik contoh disebut kejadian majemuk
(compound event).

F. Peluang Kejadian
Peluang Kejadian E di dalam ruang contoh S
dapat diartikan sebagai jumlah peluang semua
titik contoh di dalam E. Jadi, kita dapat
menuliskan bahwa

p(E) =
|L|
|S|
= ∑ p(x
ì
)
x
i
eL
(1)

Contoh:
Dua buah dadu dilemparkan. Berapa peluang
munculnya angka-angka dadu yang jumlahnya
sama dengan 8?

Penyelesaian:
Jumlah hasil percobaan yang muncul adalah
(dengan menggunakan kaidah perkalian)
6 × 6 = 36

Ruang contohnya adalah
S = {(1,1), (1,2), …, (1,6), (2,1), (2,2), …, (2,6),
…, (6,1), (6,2), …, (6,6)}, semuanya ada 36
elemen.

Kejadian munculnya jumlah angka dadu sama
dengan 8 adalah E = {(2,6), (3,5), (4,4), (5,3),
(6,2)}, ada 5 elemen.

Peluang munculnya jumlah angka sama dengan 8
adalah 5/36.

4. POKER

4.1 Mengapa Poker

Pada awalnya, teori kombinatorial dan teori peluang
muncul karena para pemain judi ingin mengetahui
peluang mereka untuk menang dalam permainan.
Salah satu bentuk judi yang populer adalah Poker.
Poker dimainkan dengan satu dek berisi 52 kartu.
Pemain dengan kombinasi lima kartu terbaiklah yang
akan memenangkan permainan.
Permainan kartu yang sudah cukup familiar ini dapat
dijadikan sebuah contoh yang baik untuk
mengaplikasikan teori kombinatorial dan peluang
diskrit. Perhitungan matematis peluang setiap
kombinasi kartu akan diuraikan pada subbab 4.3.

4.2 Sejarah Poker [2]

Dasar-dasar permainan Poker sudah ada sejak sangat
lama, tetapi asal mula Poker yang sebenarnya tidak
diketahui dengan jelas. Bentuk permainan awal dari
Poker mencakup Asian betting game pada abad ke-10
dan permainan dari Persia yang dikenal dengan
sebutan às nàs. Primero (atau Primera), sebuah
permainan asal Eropa yang populer pada abad ke-16
dan 17, memiliki banyak persamaan dengan Poker
modern. Permainan serupa seperti brag di Inggris,
pochen di Jerman, dan poque di Perancis, muncul
pada abad ke-18.

Para pedagang Perancis memperkenalkan poque ke
Amerika Utara pada tahun 1700, yang akhirnya
dikenal dengan sebutan modernnya, Poker. Poker
sangat populer di dalam kapal di Sungai Mississippi
dan di warung-warung di daerah perbatasan Amerika
Barat selama tahun 1800an, saat dek dengan 52 kartu
telah menjadi standar dan peraturan permainan mulai
dibuat.

Pada abad ke-20, Poker berkembang pesat di Amerika
Serikat, dikarenakan banyaknya waktu luang
masyarakat dan tempat-tempat perjudian yang bersifat
legal di Nevada pada tahun 1931. Para tentara
bermain poker untuk mengisi waktu luang selama
Perang Dunia II (1939 – 1945), dan poker menjadi
populer sebagai permainan rumahan.

Pada abad ke-20, Poker berkembang pesat di Amerika
Serikat., dikarenakan banyaknya waktu dan tempat-
tempat perjudian yang dianggap legal di Nevada pada
tahun 1931. Para tentara bermain poker untuk mengisi
waktu luang selama Perang Dunia II (1939 – 1945),
dan poker menjadi populer sebagai permainan
rumahan.

Pada tahun 1970, Binion’s Horseshoe Casino di Las
Vegas, Nevada, mulai menyelenggarakan World
Series of Poker (WSOP) tahunan. Dimulai dari hanya
lima pemain pada awalnya, turnamen ini berkembang
menjadi salah satu event terbesar dan terkaya di dunia.
Biaya untuk memasuki arena WSOP adalah sebesar
$10,000, tetapi banyak pemain yang dapat
menghindari pembayaran tersebut dengan cara
memenangkan turnamen-turnamen lain dalam skala
lebih kecil yang disebut “satellite” sebagai ganti tiket
masuk.

4.3 Kombinasi Kartu beserta Peluangnya

Kombinasi kartu dalam Poker terdiri atas lima kartu.
Berikut ini adalah kombinasi kartu yang diakui dalam
permainan Poker. [2]

A. One Pair
Satu pasangan. Misalnya, dua-hati dan dua-
sekop. Ketiga kartu lainnya tidak membentuk apa
pun.

B. Two Pairs
Dua pasangan. Misalnya, tiga-hati dan tiga-wajik,
tujuh-keriting dan tujuh-wajik, dan satu kartu
lainnya tidak membentuk apa pun.

C. Three of A Kind
Tiga sejenis. Misalnya, As-hati, As-keriting, dan
As-sekop. Kemudian, kedua kartu lainnya tidak
membentuk apa pun.

D. Straight
Lima berurutan. Misalnya, Sepuluh, Jack, Queen,
King, dan As. Setidaknya salah satu kartu harus
berbeda bunga dengan kartu-kartu lainnya.

E. Flush
Kelima kartu memiliki bunga yang sama, tetapi
tidak berurutan.

F. Full House
Merupakan gabungan dari Three of A Kind
dengan One Pair. Tidak ada kartu yang tidak
membentuk apa pun (full).

G. Four of A Kind
Empat sejenis. Misalnya, terdapat empat kartu
As. Satu kartu sisanya tidak membentuk apa pun.

H. Straight Flush
Lima berurutan dan semuanya memiliki bunga
yang sama. Misalnya, Sembilan-hati, Sepuluh-
hati, Jack-hati, Queen-hati, dan King-hati.

I. Royal Flush
Seperti Straight Flush, tetapi khusus untuk urutan
Sepuluh, Jack, Queen, King, dan As. Semua kartu
memiliki bunga yang sama.

Untuk memeriksa kombinasi kartu mana yang lebih
tinggi dari kombinasi lainnya, kita dapat melakukan
perhitungan peluang secara matematis. Langkah
pertama adalah menghitung jumlah kombinasi yang
mungkin muncul jika diambil 5 dari 52 kartu (semesta
atau banyaknya titik contoh – Five Cards).
Perhitungannya adalah sebagai berikut:

C(52, 5) =
52!
5!(52-5)!
= 2.598.960 [3]

Perhitungan peluang setiap kombinasi kartu akan
diuraikan sebagai berikut:

• One Pair
Untuk One Pair, kita dapat mengambil C(4, 2),
yaitu pengambilan dua kartu dari empat kartu
yang tersedia (misalnya, kartu Jack). Karena
terdapat 13 kemungkinan (pasangan kartu 2, 3,
…, K, As), sehingga jumlah kombinasi menjadi

C(4, 2) × 13

Untuk tiga kartu sisanya, kita mengambil C(12,
3), karena ketiga kartu tersebut haruslah tidak
berhubungan (tidak membentuk apa pun). Oleh
karena itu, dari 12 jenis kartu yang tersisa (dari 2
sampai As, kecuali Jack) diambil tiga jenis kartu
(misalnya, 4, 7, dan 9). Untuk tiga kartu ini,
terdapat 4
3
jenis kombinasi, sehingga jumlah
kombinasinya menjadi

C(12, 3) × 4
3


Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu untuk
One Pair dapat dihitung sebagai berikut:

C(4, 2) × 13 × C(12, 3) × 4
3
= 6 × 13 × 220 × 64
= 1.098.240

Sehingga peluang One Pair adalah

1.098.240 : 2.598.960, atau
1 : 2,3665

• Two Pairs
Untuk mengambil dua pasangan, digunakan
C(13, 2), yaitu dua dari 13 kartu yang tersedia
(Misalnya, Queen dan King). Masing-masing
pasangan memiliki jumlah kemunculan C(4, 2).
Dengan demikian, total jumlah kemunculan
untuk dua pasangan adalah

C(13, 2) × C(4, 2) × C(4, 2)

Sementara, untuk satu kartu sisanya (kartu
sampah), berarti kita harus mengambil satu dari
44 sisa kartu, yaitu C(44, 1).

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Two Pairs dapat dihitung sebagai
berikut:

C(13, 2) × C(4, 2) × C(4, 2) × C(44, 1)
= 78 × 6 × 6 × 44
= 123.552

Sehingga, peluang Two Pairs adalah

123.552 : 2.598.960, atau
1 : 21,04

• Three of A Kind
Untuk mengambil tiga jenis kartu, digunakan
C(4, 3), yaitu pengambilan tiga kartu dari empat
kartu yang tersedia (misalnya, kartu Jack).
Karena terdapat 13 kemungkinan, maka jumlah
kemungkinannya adalah

C(4, 3) × 13

Sementara itu, untuk dua kartu lainnya,
digunakan C(12, 2), yaitu dari 12 jenis kartu yang
tersisa (dari 2 sampai As, kecuali Jack) diambil
dua jenis kartu (misalnya: Queen dan As). Untuk
Queen dan As ini, terdapat 4
2
jenis kombinasi.
Sehingga jumlah kombinasi kedua kartu ini
menjadi

C(12, 2) × 4
2


Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Three of A Kind dapat dihitung
sebagai berikut:

C(4, 3) × 13 × C(12, 2) × 4
2
= 4 × 13 × 66 × 16
= 54.912

Sehingga peluang Three of A Kind adalah

54.912 : 2.598.960, atau
1 : 47,33

• Straight
Untuk mendapatkan lima kartu berurutan,
kombinasinya dapat berupa urutan-urutan sebagai
berikut:

2-3-4-5-6
3-4-5-6-7
4-5-6-7-8

10-J-Q-K-As

Seluruhnya terdapat sembilan jenis urutan.
Masing-masing urutan kartu memiliki jumlah
kombinasi sebanyak 4
5
dikurangi dengan urutan
yang seluruh bunga kartunya sama (agar tidak
menjadi Straight Flush), menjadi

4
5
– 4

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Straight dapat dihitung sebagai
berikut:

(4
5
– 4) × 9 = 1.020 × 9
= 9.180

Sehingga, peluang Straight adalah

9.180 : 2.598.960, atau
1 : 283,111

• Flush
Untuk mendapatkan lima kartu yang sama bunga,
berarti kita bisa mengambil lima kartu dari 13
kartu yang tersedia, yaitu C(13, 5) dikurangi
dengan sembilan kartu urutan (agar tidak menjadi
Straight Flush), menjadi

C(13, 5) – 9

Karena terdapat empat jenis bunga (Sekop, Hati,
Keriting, dan Wajik), maka hasil tersebut
dikalikan dengan empat.

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Flush dapat dihitung sebagai
berikut:

(C(13, 5) – 9) × 4 = (1.287 – 9) × 4
= 5.112

Sehingga peluang Flush adalah

5.112 : 2.598.960, atau
1 : 508,404

• Full House
Untuk mengambil tiga kartu sejenis, digunakan
C(4, 3), yaitu pengambilan tiga kartu dari empat
kartu yang tersedia (misalnya, kartu As). Karena
terdapat 13 kemungkinan, maka jumlah
kombinasi yang mungkin adalah

C(4, 3) × 13

Untuk satu pasangan, kita dapat mengambil
C(4, 2), yaitu pengambilan dua kartu dari empat
kartu yang tersedia (misalnya, kartu Jack).
Karena satu jenis kartu sudah diambil untuk tiga
sejenis, maka tersisa 12 kemingkinan untuk satu
pasangan ini, sehingga banyaknya kemungkinan
menjadi

C(4, 2) × 12

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Full House dapat dihitung
sebagai berikut:

C(4, 3) × 13 × C(4, 2) × 12 = 4 × 13 × 6 × 12
= 3.744

Sehingga peluang Full House adalah

3.744 : 2.598.960, atau
1 : 694,167

• Four of A Kind
Untuk mengambil empat kartu sejenis, digunakan
C(4, 4), yaitu pengambilan empat kartu dari
empat kartu yang tersedia. Karena ada 13
kemungkinan dan C(4, 4) adalah sama dengan
satu, maka totalnya adalah
1 × 13

Untuk satu kartu sisanya, berarti kita dapat
mengambil satu kartu dari 48 sisa kartu, yaitu

C(48, 1) = 48

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Four of A Kind dapat dihitung
sebagai berikut:

1 × 13 × 48 = 624

Sehingga peluang Four of A Kind adalah

624 : 2.598.960, atau
1 : 4.165

• Straight Flush
Untuk mendapatkan lima kartu berurutan dan
sama bunga, dapat berupa urutan-urutan berikut
ini:

2-3-4-5-6
3-4-5-6-7
4-5-6-7-8

9-10-J-Q-K

Seluruhnya terdapat delapan jenis urutan (urutan
10-J-Q-K-As tidak termasuk karena merupakan
Royal Flush). Masing-masing urutan hanya
memiliki satu jenis kombinasi karena bunganya
harus sama. Karena terdapat empat bunga, maka
totalnya menjadi

8 × 1 × 4

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Straight Flush dapat dihitung
sebagai berikut:

8 × 1 × 4 = 32

Sehingga peluang Straight Flush adalah

32 : 2.598.960, atau
1 : 81.217,5

• Royal Flush
Menghitung Royal Flush adalah yang paling
mudah dibanding kombinasi kartu lainnya. Jelas
bahwa hanya terdapat empat kemungkinan untuk
mendapat kan Royal Flush, yaitu

10-J-Q-K-As Sekop,
10-J-Q-K-As Hati,
10-J-Q-K-As Keriting, dan
10-J-Q-K-As Wajik.

Dengan demikian, jumlah kombinasi kartu yang
mungkin untuk Royal Flush adalah empat.

Sehingga peluang Royal Flush adalah

4 : 2.598.960, atau
1 : 649.740

• Kartu Sampah
Kartu-kartu yang disebut sebagai kartu sampah di
sini adalah kartu-kartu yang tidak membentuk
kombinasi apa pun.

Untuk memeriksa benar atau tidaknya
perhitungan yang sudah dilakukan, maka kita
perlu menghitung terlebih dahulu kombinasi sisa,
yaitu kombinasi yang tidak termasuk kesembilan
kombinasi yang telah disebutkan. Kombinasi ini
kita sebut saja sebagai kombinasi sampah karena
nilainya paling rendah dan tidak membentuk apa-
apa.

Pada kombinasi kartu sampah, tidak boleh
terdapat sama angka (2-10) maupun gambar (J-Q-
K-As), tidak boleh kelimanya berurutan dan juga
tidak boleh kelimanya memiliki bunga yang
sama. Oleh karena itu, untuk menghitung jumlah
kombinasi yang mungkin, kita bisa menggunakan
C(13, 5), yaitu mengambil lima kartu dari 13 (2
sampai As) kartu tersedia. Karena masing-masing
angka dan gambar memiliki empat macam
bunga, maka kelima kartu yang diambil tersebut
memiliki jumlah kombinasi 4
5
. Sehingga, total
kombinasi menjadi

C(13, 5) × 4
5


Namun, Straight, Flush, Straight Flush, dan
Royal Flush masih termasuk pada kombinasi ini.
Oleh karena itu, jumlah kombinasi sampah adalah
C(13, 5) × 4
5
dikurangi dengan keempat
kombinasi yang baru saja disebutkan, yaitu
sebagai berikut:

C(13, 5) × 4
5
– (9.180 + 5.112 + 32 + 4)
= 9 × 11 × 13 × 4
5
– 14.328
= 1.303.560

Sehingga peluang kemunculan kombinasi kartu
sampah adalah

1.303.560 : 2.598.960, atau
1 : 1,99374

Dengan demikian, setelah kita mengetahui berbagai
peluang dari tiap-tiap kombinasi kartu dalam poker,
kita bisa mengurutkan nilai kombinasi kartu tersebut
dari yang tertinggi sampai terhendah. Urutan ini
ditabelkan pada tabel berikut:

Tabel 1. Urutan Nilai Kombinasi Kartu

No.
Nama
Kombinasi
Jumlah
Kombinasi
Peluang Kemunculan
Rasio Pecahan
1. Royal
Flush
4 1 :
649.740
1,53908 x
10
-6

2. Straight
Flush
32 1 :
81.217,5
1,23126 x
10
-5

3. Four of a
kind
624 1 :
4.165 0,000240096
4. Full House 3.744 1 :
694,167 0,001440576
5. Flush 5.112 1 :
508,404 0,001966941
6. Straight 9.180 1 :
283,111 0,003532182
7. Three of a
kind
54.912 1 :
47,33 0,021128451
8. Two Pairs 123.552 1 :
21,04 0,047539016
9. One Pair 1.098.240 1 :
2,3665 0,422569028
10. Sampah 1.303.560 1 :
1,99374 0,501569859
TOTAL 2.598.960 1

Pada tabel terlihat bahwa jumlah seluruh kombinasi
yang ada adalah sebesar 2.598.960. Angka ini adalah
angka yang sama dengan kombinasi semesta yang
dihitung pada perhitungan awal (Five Cards). Selain
itu, jumlah seluruh peluang dari tiap-tiap kombinasi
adalah satu. Hal ini sesuai dengan teori peluang,
dimana jumlah peluang tiap-tiap kejadian harus sama
dengan satu. Berdasarkan kepada fakta tersebut,
sementara ini, kita bisa menganggap bahwa
perhitungan yang telah dilakukan sudah benar.

Ternyata, peluang kemunculan beberapa kombinasi
kartu dalam permainan Poker memiliki nilai yang
relatif kecil. Jika demikian, bagaimana mungkin
seseorang dapat memperoleh kombinasi-kombinasi
yang tinggi (seperti Full House dan lain-lainnya)?
Salah satu rahasianya terletak pada jumlah permainan.
Jangan dilupakan bahwa permainan Poker ini tidak
hanya dilakukan sekali, melainkan berkali-kali. Jadi,
jangan kaget jika setelah 695 kali putaran, Anda
mendapat Full House pada saat kartu baru pertama
dibagikan (belum ada penukaran kartu). Rahasia
kedua terletak pada penukaran kartu. Ingat bahwa
setiap pemain memiliki satu kesempatan untuk
menukar satu atau beberapa kartunya yang tidak
membentuk apa-apa. Dengan peraturan seperti itu,
peluang mendapatkan kartu bagus menjadi berlipat
beberapa kali. Hal ini disebabkan oleh faktor subjektif
pemain yang menahan kartu bagus dan membuang
kartu yang tidak membentuk apa-apa. Dengan
demikian, sebaran peluang sudah tidak acak (random)
lagi. Peluangnya meningkat drastis.

Sebenarnya, tujuan utama permainan Poker bukan
untuk mendapatkan kartu sebagus-bagusnya, tetapi
hanya untuk memenangkan permainan. Berarti, kita
cukup berusaha mendapatkan kartu relatif lebih bagus
dari pada pemain-pemain yang tidak gugur. Padahal,
peluang kita menang selalu sama dengan peluang
pemain-pemain lain, yaitu 1:N dimana N adalah
jumlah pemain. Berarti, jika terdapat enam pemain,
maka dalam enam kali putaran, teorinya kita akan
mengalami satu kali menang dan lima kali kalah.
Dengan demikian, tinggal pintar-pintar saja mengatur
taruhan. Bertaruh yang banyak saat menang dan
bertaruh sesedikit mungkin saat kalah.

5. HASIL DAN PEMBAHASAN

Berikut ini adalah data dari hasil perolehan kartu saya
dalam 25 kali pengambilan.

Tabel 2. Data perolehan kartu dalam 25 kali pengambilan
No Kartu ke- Kombi-
nasi 1 2 3 4 5
1 7-h 9-k 9-h 3-s As-w One Pair
2 J-s 5-s 10-s As-s 7-w ---
3 5-h Q-s 3-s K-h 7-w ---
4 5-s 4-h 4-w As-h J-k One Pair
5 2-k K-h 10-s 2-w 4-s One Pair
6 Q-w 6-h J-w 3-w 6-w One Pair
7 2-k Q-w 5-h 5-k 8-s One Pair
8 K-k 10-w 5-w Q-k 2-s ---
9 9-k K-h Q-w Q-k 7-k One Pair
10 5-s As-k 10-s 2-s K-k ---
11 Q-w 10-s Q-s J-w 9-h Straight
12 K-w 5-w 4-h 8-s 7-k ---
13 2-s 3-s 4-h 5-w 6-s Straight
14 K-s Q-s 9-w 9-k 2-w One Pair
15 7-h 10-s 3-k 5-h 5-s One Pair
16 K-h 10-w 10-k Q-h K-k Two Pairs
17 10-s J-s 2-s 4-s Q-w ---
18 4-w 7-s 6-k 9-h 2-k ---
19 10-h As-s 4-h K-h K-s One Pair
20 Q-w J-h K-s As-k 10-s Straight
21 As-h Q-w K-k K-s 3-s One Pair
22 3-k 2-s J-k 10-k As-w ---
23 10-s 3-k K-w J-w 8-s ---
24 6-h As-w 7-s 2-w 5-h ---
25 K-s 2-h K-h 5-h As-k One Pair
Keterangan:
J : Jack w : wajik
Q : Queen k : keriting
K : King h : hati
s : sekop

Pada tabel di atas, terlihat bahwa kombinasi kartu
pada uraian dalam bab sebelumnya tidak mudah
didapatkan, apalagi untuk kombinasi kartu yang tinggi
seperti Full House maupun Royal Flush.

Tampak bahwa hasil simulasi di atas sinkron dengan
perhitungan pada subbab 4.3. Peluang munculnya
kombinasi kartu One Pair pada tabel di atas adalah

11 : 25, atau
1 : 2,2727

Hasil ini tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan
dalam subbab 4.3, yaitu 1 : 2,3665.
Untuk kombinasi kartu Two Pairs, peluang
kemunculannya pada tabel di atas adalah

1 : 25

Hasil ini tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan
dalam subbab 4.3, yaitu 1 : 21,04.

Sedangkan untuk kombinasi kartu Straight, peluang
kemunculannya pada tabel di atas adalah

3 : 25, atau
1 : 8,3333

Hasil ini agak menyimpang cukup jauh dari hasil
perhitungan dalam subbab 4.3, yaitu 1 : 283,111. Hal
ini disebabkan oleh jumlah permainan yang hanya
dilakukan sebanyak 25 kali. Jika permainan
dilanjutkan sehingga mencapai jumlah yang lebih
banyak, peluang saya untuk mendapatkan kombinasi
kartu Straight akan meningkat dan mendekati hasil
perhitungan pada subbab 4.3.

6. KESIMPULAN

Beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari
penulisan makalah ini adalah:
a. Aplikasi teori kombinatorial dan teori peluang
sangat banyak digunakan untuk memecahkan
permasalahan dalam berbagai bidang, salah
satunya adalah untuk menghitung peluang
kombinasi kartu dalam permainan Poker.
b. Peluang kemunculan beberapa kombinasi kartu
dalam permainan Poker memiliki nilai yang
relatif kecil, sehingga kemungkinan seseorang
dapat memperoleh kombinasi-kombinasi yang
tinggi bergantung pada jumlah permainan dan
penukaran kartu yang dilakukan.
c. Seorang pemain yang mendapat kartu yang
paling sulit didapatkan adalah pemenangnya.
d. Peluang seseorang memenangkan permainan
Poker adalah sebesar 1:N, dengan N adalah
jumlah pemain.

DAFTAR REFERENSI

[1] Munir, Rinaldi, Diktat Kuliah IF2153,
Matematika Diskrit, Edisi Keempat, Program
Studi Teknik Informatika, STEI, ITB, 2006.

[2] Encarta Encyclopedia, Microsoft Student 2007,
keyword: poker. Tanggal akses : 23 Desember
2007, pukul 17.15 WIB.

[3] Poker Hands
http://www.mathwizz.com/statistics/help/help3.ht
m. Tanggal akses : 30 Desember 2007, pukul
21:13 WIB.

dan n1 + n2 + … + nk = n.r) atau . …. . terdapat n2! cara memasukkan bola berwarna 2. . ! !… Kombinasi dengan Pengulangan Misalkan terdapat r buah bola yang semua warnanya sama dan terdapat n buah kotak.r): . Berapa jumlah cara pengaturan n buah bola ke dalam kotak-kotak tersebut (tiap kotak maksimal 1 buah bola)? Penyelesaian: Jika n buah bola itu kita anggap berbeda semuanya. n1) cara untuk menempatkan n1 buah bola yang berwarna 1. . maka jumlah cara pengaturan n buah bola ke dalam n . dilambangkan dengan P(n. . Jumlah cara pengaturan seluruh bola ke dalam kotak adalah . maka Urutan pertama dipilih dari n objek. r).. terdapat C(n – n1 – n2. r) = cara memilih r buah elemen dari n elemen yang ada.…. ! . 1. nk bola berwarna k adalah ! . . 1 2 … 1 ! ! buah kotak adalah P(n. n2 bola berwarna 2.3 Kombinasi Bentuk khusus dari permutasi adalah kombinasi. urutan kedua dipilih dari (n – 1) objek. ! ! ! = ! ! ! ! . serta ketentuan sebagai berikut: 1. . tetapi urutan elemen di dalam susunan hasil pemilihan tidak penting. … urutan terakhir dipilih dari 1 objek yang tersisa. . Jika pada permutasi urutan kemunculan diperhitungkan. ! !… ! ! !… ! Cara penyelesaian lain: Terdapat C(n. n2 bola di antaranya berwarna 2.Misalkan jumlah objek adalah n. . … nk bola di antaranya berwarna k. Masing-masing kotak boleh diisi lebih dari satu buah bola (tidak ada pembatasan jumlah bola). maka pada kombinasi. . Jumlah cara memasukkan bola adalah C(n. Masing-masing kotak hanya boleh diisi paling banyak satu buah bola. urutan kedua dipilih dari (n – 2) objek. Jumlah cara memasukkan bola adalah 1. = ! . Rumus kombinasi-r (jumlah pemilihan yang tidak terurut r elemen yang diambil dari n buah elemen). permutasi dari n objek adalah n(n – 1)(n – 2) … (2)(1) = n! Rumus permutasi-r (jumlah susunan berbeda dari pemilihan r objek yang diambil dari n objek). Terdapat n1! cara memasukkan bola berwarna 1. 1 . . Permutasi dan Kombinasi Bentuk Umum Misalkan terdapat n buah bola yang tidak seluruhnya berbeda warna (ada beberapa bola berwarna sama – indistinguishable) n1 bola di antaranya berwarna 1. n3) cara untuk menempatkan n1 buah bola yang berwarna 3. 2. .. n2) cara untuk menempatkan n1 buah bola yang berwarna 2. … terdapat C(n – n1 – n2 – … – nk-1. Permutasi n buah bola yang mana n1 di antaranya berwarna 1.…. … terdapat nk! cara memasukkan bola berwarna k.. . … = 2. C(n.. Interpretasi Kombinasi 1. n) = n! Dari pengaturan n buah bola itu. 2. dilambangkan dengan C(n. ! ! ! !… ! ! ! ! … ! = Kesimpulan: .. terdapat C(n – n1. r) = banyaknya himpunan bagian yang terdiri atas r elemen yang dapat dibentuk dari himpunan dengan n elemen C(n.…. urutan kemunculan diabaikan. Menurut kaidah perkalian.…. ! .. nk) cara untuk menempatkan nk buah bola yang berwarna k.

Peluang Diskrit Peluang Diskrit adalah peluang terjadinya sebuah titik contoh.3. dan seterusnya. maka S = { x1. Jadi. tidak mungkin muncul dua muka atau lebih.6). Poker dimainkan dengan satu dek berisi 52 kartu. sedangkan kejadian yang mengandung lebih dari satu titik contoh disebut kejadian majemuk (compound event). teori kombinatorial dan teori peluang muncul karena para pemain judi ingin mengetahui peluang mereka untuk menang dalam permainan.1). Misalnya pada percobaan melempar dadu. Salah satu bentuk judi yang populer adalah Poker. Teori peluang banyak menggunakan konsep-konsep dalam kombinatorial. fisika. (2. Sebenarnya kedua bidang ini lahir dari arena judi (gambling games) – salah satu kasusnya adalah menghitung peluang munculnya nomor lotre tertentu. TEORI PELUANG [1] 2. kejadian munculnya angka ganjil adalah E = {1. A. biologi.5).2). (2. 0 ≤ p(xi) ≤ 1. …. Permainan kartu yang sudah cukup familiar ini dapat POKER . (6. atau tidak mungkin salah satu dari enam muka dadu tidak ada yang muncul. Meskipun demikian. kita dapat menuliskan bahwa | | | | ∑ (1) Contoh: Dua buah dadu dilemparkan. Misalkan ruang contoh dilambangkan dengan S dan titik-titik contohnya dilambangkan dengan x1. xi. 4. (6.2)}.2). ada 5 elemen.3. x2. ekonomi. Ruang Contoh (sample space) Ruang Contoh dari suatu percobaan adalah himpunan semua kemungkinan hasil percobaan yang bersangkutan. kejadian munculnya angka 1 adalah E = {1}. (4. hasil percobaan yang muncul hanya salah satu dari 6 muka dadu. …. (2. … } Menyatakan ruang contoh S yang terdiri atas titik-titik contoh x1.3). x2. Terminologi Dasar Berikut akan diberikan beberapa terminologi dasar penting mengenai teori peluang yang akan banyak digunakan dalam makalah ini. Misalnya pada percobaan melempar dadu. (1.2). dan disimbolkan dengan p(xi). ∑| | 1 adalah Kombinatorial dan teori peluang (probability) berkaitan sangat erat. (5. Titik Contoh (sample point) Titik Contoh adalah setiap hasil percobaan di dalam ruang contoh. (6. ….4). Sifat-sifat peluang diskrit adalah sebagai berikut: 1. hanya satu titik contoh yang muncul. Berapa peluang munculnya angka-angka dadu yang jumlahnya sama dengan 8? Penyelesaian: Jumlah hasil percobaan yang muncul adalah (dengan menggunakan kaidah perkalian) 6 × 6 = 36 Ruang contohnya adalah S = {(1. Peluang munculnya jumlah angka sama dengan 8 adalah 5/36.6). B. D. Kejadian (event) Kejadian –disimbolkan dengan E– himpunan bagian dari ruang contoh. E.6)}. (3.1 Mengapa Poker Pada awalnya. Kejadian yang hanya mengandung satu titik contoh disebut kejadian sederhana (simple event). (6. Kejadian munculnya jumlah angka dadu sama dengan 8 adalah E = {(2. dan berbagai bidang ilmu lainnya. Pemain dengan kombinasi lima kartu terbaiklah yang akan memenangkan permainan. 4. x2. semuanya ada 36 elemen.1). Peluang Kejadian Peluang Kejadian E di dalam ruang contoh S dapat diartikan sebagai jumlah peluang semua titik contoh di dalam E. C. xi. Ruang Contoh Diskrit (discrete sample space) Ruang Contoh Diskrit adalah ruang contoh yang jumlah anggotanya terbatas. …. F. (1. aplikasi kombinatorial dan teori peluang saat ini telah meluas ke berbagai bidang ilmu lain maupun dalam kehidupan nyata seperti ilmu statistika.1). ….5}.6). …. Hasil-hasil percobaan tersebut bersifat saling terpisah (mutually exclusive) karena dari seluruh ruang contoh. yaitu nilai peluang tidak negatif dan selalu lebih kecil atau sama dengan 1. ….

As-keriting. Tidak ada kartu yang tidak membentuk apa pun (full).598. Sepuluhhati. Perhitungan matematis peluang setiap kombinasi kartu akan diuraikan pada subbab 4. C. dikarenakan banyaknya waktu dan tempattempat perjudian yang dianggap legal di Nevada pada tahun 1931..3. Flush Kelima kartu memiliki bunga yang sama. terdapat empat kartu As. Para tentara bermain poker untuk mengisi waktu luang selama Perang Dunia II (1939 – 1945). Straight Flush Lima berurutan dan semuanya memiliki bunga yang sama. Semua kartu memiliki bunga yang sama. D. F. Untuk memeriksa kombinasi kartu mana yang lebih tinggi dari kombinasi lainnya. Kemudian. Three of A Kind Tiga sejenis. Misalnya. Misalnya. Langkah pertama adalah menghitung jumlah kombinasi yang mungkin muncul jika diambil 5 dari 52 kartu (semesta atau banyaknya titik contoh – Five Cards). Jack. dan King-hati. H. . Poker.3 Kombinasi Kartu beserta Peluangnya Kombinasi kartu dalam Poker terdiri atas lima kartu. memiliki banyak persamaan dengan Poker modern. kita dapat mengambil C(4.960 [3] Perhitungan peluang setiap kombinasi kartu akan diuraikan sebagai berikut: • One Pair Untuk One Pair. Two Pairs Dua pasangan. Misalnya. Jack. Royal Flush Seperti Straight Flush. Pada abad ke-20. dan As. Queen. muncul pada abad ke-18. tujuh-keriting dan tujuh-wajik. dan satu kartu lainnya tidak membentuk apa pun. Para pedagang Perancis memperkenalkan poque ke Amerika Utara pada tahun 1700. Pada abad ke-20. dikarenakan banyaknya waktu luang masyarakat dan tempat-tempat perjudian yang bersifat legal di Nevada pada tahun 1931. Full House Merupakan gabungan dari Three of A Kind dengan One Pair. 2). Perhitungannya adalah sebagai berikut: C(52.dijadikan sebuah contoh yang baik untuk mengaplikasikan teori kombinatorial dan peluang diskrit. saat dek dengan 52 kartu telah menjadi standar dan peraturan permainan mulai dibuat. Dimulai dari hanya lima pemain pada awalnya. sebuah permainan asal Eropa yang populer pada abad ke-16 dan 17. mulai menyelenggarakan World Series of Poker (WSOP) tahunan. Misalnya.2 Sejarah Poker [2] Dasar-dasar permainan Poker sudah ada sejak sangat lama. Ketiga kartu lainnya tidak membentuk apa pun. Binion’s Horseshoe Casino di Las Vegas. I. King. King. dan poque di Perancis. Nevada. dua-hati dan duasekop. Straight Lima berurutan. G. 4. 4. Jack-hati. dan As. Berikut ini adalah kombinasi kartu yang diakui dalam permainan Poker.000. tetapi asal mula Poker yang sebenarnya tidak diketahui dengan jelas. dan poker menjadi populer sebagai permainan rumahan. Sembilan-hati. kita dapat melakukan perhitungan peluang secara matematis. Satu kartu sisanya tidak membentuk apa pun. Sepuluh. One Pair Satu pasangan. Pada tahun 1970. Queen-hati. Misalnya. Bentuk permainan awal dari Poker mencakup Asian betting game pada abad ke-10 dan permainan dari Persia yang dikenal dengan sebutan às nàs. tetapi khusus untuk urutan Sepuluh. Biaya untuk memasuki arena WSOP adalah sebesar $10. Misalnya. yang akhirnya dikenal dengan sebutan modernnya. Poker berkembang pesat di Amerika Serikat. As-hati. dan poker menjadi populer sebagai permainan rumahan. Poker berkembang pesat di Amerika Serikat. Poker sangat populer di dalam kapal di Sungai Mississippi dan di warung-warung di daerah perbatasan Amerika Barat selama tahun 1800an. kedua kartu lainnya tidak membentuk apa pun. [2] A. tetapi banyak pemain yang dapat menghindari pembayaran tersebut dengan cara memenangkan turnamen-turnamen lain dalam skala lebih kecil yang disebut “satellite” sebagai ganti tiket masuk. Permainan serupa seperti brag di Inggris. Setidaknya salah satu kartu harus berbeda bunga dengan kartu-kartu lainnya. dan As-sekop. turnamen ini berkembang menjadi salah satu event terbesar dan terkaya di dunia. tetapi tidak berurutan. Queen. Four of A Kind Empat sejenis. Primero (atau Primera). pochen di Jerman. E. 5) = ! ! ! = 2. Para tentara bermain poker untuk mengisi waktu luang selama Perang Dunia II (1939 – 1945). tiga-hati dan tiga-wajik. B.

3) × 13 × C(12.598.598.598. atau 1 : 21. peluang Straight adalah 9. 2) × 13 Untuk tiga kartu sisanya. dari 12 jenis kartu yang tersisa (dari 2 sampai As. Masing-masing pasangan memiliki jumlah kemunculan C(4. 2) × 42 = 4 × 13 × 66 × 16 = 54. Masing-masing urutan kartu memiliki jumlah kombinasi sebanyak 45 dikurangi dengan urutan yang seluruh bunga kartunya sama (agar tidak menjadi Straight Flush).111 • Flush Untuk mendapatkan lima kartu yang sama bunga. total jumlah kemunculan untuk dua pasangan adalah C(13.098. jumlah kombinasi kartu untuk One Pair dapat dihitung sebagai berikut: C(4.098. 2) × 13 × C(12. 7. As). kita mengambil C(12. 1) = 78 × 6 × 6 × 44 = 123.180 : 2. sehingga jumlah kombinasi menjadi C(4.240 Sehingga peluang One Pair adalah 1. sehingga jumlah kombinasinya menjadi C(12. Untuk Queen dan As ini. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Straight dapat dihitung sebagai berikut: (45 – 4) × 9 = 1. 2) × C(44. maka jumlah kemungkinannya adalah C(4. 3) × 13 Sementara itu.552 Sehingga. Dengan demikian. menjadi 45 – 4 Dengan demikian.yaitu pengambilan dua kartu dari empat kartu yang tersedia (misalnya. atau 1 : 47. . kecuali Jack) diambil tiga jenis kartu (misalnya. 2) × C(4. Sehingga jumlah kombinasi kedua kartu ini menjadi C(12. karena ketiga kartu tersebut haruslah tidak berhubungan (tidak membentuk apa pun). 3) × 43 Dengan demikian.04 • Three of A Kind Untuk mengambil tiga jenis kartu. 2). 2) × C(4. digunakan C(12.020 × 9 = 9. kombinasinya dapat berupa urutan-urutan sebagai berikut: 2-3-4-5-6 3-4-5-6-7 4-5-6-7-8 … 10-J-Q-K-As Seluruhnya terdapat sembilan jenis urutan. 2) Sementara. atau 1 : 2. 3. untuk satu kartu sisanya (kartu sampah).960. peluang Two Pairs adalah 123.960. kartu Jack). 3). yaitu C(44. digunakan C(4. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Three of A Kind dapat dihitung sebagai berikut: C(4. Untuk tiga kartu ini.240 : 2. Queen dan King). 2). 3). 2) × C(4. 3) × 43 = 6 × 13 × 220 × 64 = 1. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Two Pairs dapat dihitung sebagai berikut: C(13. untuk dua kartu lainnya. Oleh karena itu. atau 1 : 283. yaitu dari 12 jenis kartu yang tersisa (dari 2 sampai As. digunakan C(13. • Karena terdapat 13 kemungkinan. kartu Jack). 4. terdapat 43 jenis kombinasi. yaitu dua dari 13 kartu yang tersedia (Misalnya. 1). 2) × 42 Dengan demikian. Dengan demikian. berarti kita harus mengambil satu dari 44 sisa kartu. terdapat 42 jenis kombinasi. kecuali Jack) diambil dua jenis kartu (misalnya: Queen dan As).3665 • Two Pairs Untuk mengambil dua pasangan.960.33 Straight Untuk mendapatkan lima kartu berurutan.180 Sehingga.598.552 : 2.912 Sehingga peluang Three of A Kind adalah 54. K.960. Karena terdapat 13 kemungkinan (pasangan kartu 2.912 : 2. 2). …. dan 9). yaitu pengambilan tiga kartu dari empat kartu yang tersedia (misalnya. 2) × C(4.

atau 1 : 4. dan Wajik).960. maka hasil tersebut dikalikan dengan empat. Karena satu jenis kartu sudah diambil untuk tiga sejenis. yaitu C(48. 5) dikurangi dengan sembilan kartu urutan (agar tidak menjadi Straight Flush). 1) = 48 Dengan demikian.960. maka jumlah kombinasi yang mungkin adalah C(4. 5) – 9) × 4 = (1.598. yaitu pengambilan tiga kartu dari empat kartu yang tersedia (misalnya. Karena terdapat 13 kemungkinan.960. atau 1 : 694. berarti kita dapat mengambil satu kartu dari 48 sisa kartu. Keriting. kartu Jack). 10-J-Q-K-As Hati. maka totalnya adalah • • 1 × 13 Untuk satu kartu sisanya. atau 1 : 81.744 Sehingga peluang Full House adalah 3. yaitu C(13. yaitu 10-J-Q-K-As Sekop.217.167 • Four of A Kind Untuk mengambil empat kartu sejenis. Jelas bahwa hanya terdapat empat kemungkinan untuk mendapat kan Royal Flush. 2). jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Straight Flush dapat dihitung sebagai berikut: 8 × 1 × 4 = 32 Sehingga peluang Straight Flush adalah 32 : 2. Hati. 4).744 : 2. 2) × 12 Dengan demikian. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Full House dapat dihitung sebagai berikut: C(4. atau 1 : 508. digunakan C(4. 2) × 12 = 4 × 13 × 6 × 12 = 3.165 Straight Flush Untuk mendapatkan lima kartu berurutan dan sama bunga.287 – 9) × 4 = 5. dan 10-J-Q-K-As Wajik. menjadi C(13. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Four of A Kind dapat dihitung sebagai berikut: 1 × 13 × 48 = 624 Sehingga peluang Four of A Kind adalah 624 : 2. dapat berupa urutan-urutan berikut ini: 2-3-4-5-6 3-4-5-6-7 4-5-6-7-8 … 9-10-J-Q-K Seluruhnya terdapat delapan jenis urutan (urutan 10-J-Q-K-As tidak termasuk karena merupakan Royal Flush). sehingga banyaknya kemungkinan menjadi C(4. kita dapat mengambil C(4. 3) × 13 × C(4.598. 4) adalah sama dengan satu. yaitu pengambilan empat kartu dari empat kartu yang tersedia. digunakan C(4.5 Royal Flush Menghitung Royal Flush adalah yang paling mudah dibanding kombinasi kartu lainnya. Masing-masing urutan hanya memiliki satu jenis kombinasi karena bunganya harus sama. Dengan demikian.598.960. yaitu pengambilan dua kartu dari empat kartu yang tersedia (misalnya. 10-J-Q-K-As Keriting. 5) – 9 Karena terdapat empat jenis bunga (Sekop. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Flush dapat dihitung sebagai berikut: (C(13.404 • Full House Untuk mengambil tiga kartu sejenis.berarti kita bisa mengambil lima kartu dari 13 kartu yang tersedia. kartu As).598. Karena terdapat empat bunga.112 : 2.112 Sehingga peluang Flush adalah 5. maka tersisa 12 kemingkinan untuk satu pasangan ini. maka totalnya menjadi 8×1×4 Dengan demikian. Karena ada 13 kemungkinan dan C(4. 3) × 13 Untuk satu pasangan. . 3).

552 1.Dengan demikian. Kombinasi ini kita sebut saja sebagai kombinasi sampah karena nilainya paling rendah dan tidak membentuk apaapa. 8. 3. jumlah kombinasi kartu yang mungkin untuk Royal Flush adalah empat. Oleh karena itu.112 9.560 2. 1.422569028 2. sementara ini. jumlah kombinasi sampah adalah C(13. jumlah seluruh peluang dari tiap-tiap kombinasi adalah satu. Sehingga peluang Royal Flush adalah 4 : 2. tidak boleh kelimanya berurutan dan juga tidak boleh kelimanya memiliki bunga yang sama. peluang kemunculan beberapa kombinasi kartu dalam permainan Poker memiliki nilai yang relatif kecil. Ingat bahwa setiap pemain memiliki satu kesempatan untuk menukar satu atau beberapa kartunya yang tidak membentuk apa-apa. dimana jumlah peluang tiap-tiap kejadian harus sama dengan satu.960. kita bisa menganggap bahwa perhitungan yang telah dilakukan sudah benar.098. 5) × 45 – (9.021128451 47.598. total kombinasi menjadi C(13.960.912 123.33 1: 0. Ternyata.404 0. yaitu sebagai berikut: C(13. Angka ini adalah angka yang sama dengan kombinasi semesta yang dihitung pada perhitungan awal (Five Cards). 6. kita .217. melainkan berkali-kali.99374 Dengan demikian.001966941 1: 283. 5) × 45 dikurangi dengan keempat kombinasi yang baru saja disebutkan. 4.744 5.180 54.000240096 4.04 1: 0. jangan kaget jika setelah 695 kali putaran. Untuk memeriksa benar atau tidaknya perhitungan yang sudah dilakukan.047539016 21.303. Anda mendapat Full House pada saat kartu baru pertama dibagikan (belum ada penukaran kartu). 7.5 1: 0. bagaimana mungkin seseorang dapat memperoleh kombinasi-kombinasi yang tinggi (seperti Full House dan lain-lainnya)? Salah satu rahasianya terletak pada jumlah permainan. Sebenarnya. Dengan peraturan seperti itu. Flush. Rahasia kedua terletak pada penukaran kartu. 2. sebaran peluang sudah tidak acak (random) lagi. tujuan utama permainan Poker bukan untuk mendapatkan kartu sebagus-bagusnya. kita bisa mengurutkan nilai kombinasi kartu tersebut dari yang tertinggi sampai terhendah.740 • Kartu Sampah Kartu-kartu yang disebut sebagai kartu sampah di sini adalah kartu-kartu yang tidak membentuk kombinasi apa pun.165 1: 694. Hal ini sesuai dengan teori peluang. atau 1 : 649. untuk menghitung jumlah kombinasi yang mungkin.560 Sehingga peluang kemunculan kombinasi kartu sampah adalah 1. 5. setelah kita mengetahui berbagai peluang dari tiap-tiap kombinasi kartu dalam poker. Tabel 1. yaitu mengambil lima kartu dari 13 (2 sampai As) kartu tersedia. Peluangnya meningkat drastis. tetapi hanya untuk memenangkan permainan.23126 x 1: 10-5 81.303. maka kita perlu menghitung terlebih dahulu kombinasi sisa.560 : 2. 9. peluang mendapatkan kartu bagus menjadi berlipat beberapa kali.598. Jadi. maka kelima kartu yang diambil tersebut memiliki jumlah kombinasi 45. Urutan Nilai Kombinasi Kartu Nama Kombinasi Royal Flush Straight Flush Four of a kind Full House Flush Straight Three of a kind Two Pairs One Pair Sampah TOTAL Jumlah Kombinasi 4 32 624 3. yaitu kombinasi yang tidak termasuk kesembilan kombinasi yang telah disebutkan. atau 1 : 1. Selain itu.167 0. Pada kombinasi kartu sampah.240 1.3665 1: 1.328 = 1. Karena masing-masing angka dan gambar memiliki empat macam bunga. Oleh karena itu. kita bisa menggunakan C(13. Jangan dilupakan bahwa permainan Poker ini tidak hanya dilakukan sekali.003532182 1: 0. Jika demikian. Sehingga.112 + 32 + 4) = 9 × 11 × 13 × 45 – 14. Straight.960. Berarti.740 1. 5).598.001440576 1: 508.180 + 5.53908 x 1: 10-6 649. Urutan ini ditabelkan pada tabel berikut: No. Dengan demikian.99374 0.111 0. Berdasarkan kepada fakta tersebut.303. Hal ini disebabkan oleh faktor subjektif pemain yang menahan kartu bagus dan membuang kartu yang tidak membentuk apa-apa. tidak boleh terdapat sama angka (2-10) maupun gambar (J-QK-As). 5) × 45 Namun.501569859 1 Pada tabel terlihat bahwa jumlah seluruh kombinasi yang ada adalah sebesar 2. Straight Flush.960 Peluang Kemunculan Rasio Pecahan 1. dan Royal Flush masih termasuk pada kombinasi ini.598. 10.

Program Studi Teknik Informatika. ITB. c. peluang saya untuk mendapatkan kombinasi kartu Straight akan meningkat dan mendekati hasil perhitungan pada subbab 4.3333 Hasil ini agak menyimpang cukup jauh dari hasil perhitungan dalam subbab 4. Rinaldi. teorinya kita akan mengalami satu kali menang dan lima kali kalah. peluang kita menang selalu sama dengan peluang pemain-pemain lain. yaitu 1 : 283. atau 1 : 2.3. 2006. yaitu 1 : 2. Diktat Kuliah IF2153. Tanggal akses : 30 Desember 2007. tinggal pintar-pintar saja mengatur taruhan.3. keyword: poker. Aplikasi teori kombinatorial dan teori peluang sangat banyak digunakan untuk memecahkan permasalahan dalam berbagai bidang. pukul 21:13 WIB. maka dalam enam kali putaran. Untuk kombinasi kartu Two Pairs. Berarti. yaitu 1 : 21. Pada tabel di atas. Tampak bahwa hasil simulasi di atas sinkron dengan perhitungan pada subbab 4. Padahal. salah satunya adalah untuk menghitung peluang kombinasi kartu dalam permainan Poker. [3] Poker Hands http://www. STEI. [2] Encarta Encyclopedia. peluang kemunculannya pada tabel di atas adalah 3 : 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil ini tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan dalam subbab 4. Peluang kemunculan beberapa kombinasi kartu dalam permainan Poker memiliki nilai yang relatif kecil. Data perolehan kartu dalam 25 kali pengambilan No Kartu keKombinasi 1 2 3 4 5 1 7-h 3-s As-w One Pair 9-k 9-h 2 J-s 5-s 10-s As-s 7-w --3 5-h Q-s 3-s K-h 7-w --4 5-s As-h J-k One Pair 4-h 4-w 5 K-h 10-s 4-s One Pair 2-k 2-w 6 Q-w J-w 3-w One Pair 6-h 6-w 7 2-k Q-w 8-s One Pair 5-h 5-k 8 K-k 10-w 5-w Q-k 2-s --9 9-k K-h 7-k One Pair Q-w Q-k 10 5-s As-k 10-s 2-s K-k --11 Q-w Straight 10-s Q-s J-w 9-h 12 K-w 5-w 4-h 8-s 7-k --13 Straight 2-s 3-s 4-h 5-w 6-s 14 K-s Q-s 2-w One Pair 9-w 9-k 15 7-h 10-s 3-k One Pair 5-h 5-s 16 Q-h Two Pairs K-h 10-w 10-k K-k 17 10-s J-s 2-s 4-s Q-w --18 4-w 7-s 6-k 9-h 2-k --19 10-h As-s 4-h One Pair K-h K-s 20 Q-w Straight J-h K-s As-k 10-s 21 As-h Q-w 3-s One Pair K-k K-s 22 3-k 2-s J-k 10-k As-w --23 10-s 3-k K-w J-w 8-s --24 6-h As-w 7-s 2-w 5-h --25 2-h 5-h As-k One Pair K-s K-h Keterangan: J : Jack Q : Queen K : King w: k: h: s : wajik keriting hati sekop Beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari penulisan makalah ini adalah: a. Dengan demikian. Seorang pemain yang mendapat kartu yang paling sulit didapatkan adalah pemenangnya.3.2727 .cukup berusaha mendapatkan kartu relatif lebih bagus dari pada pemain-pemain yang tidak gugur. sehingga kemungkinan seseorang dapat memperoleh kombinasi-kombinasi yang tinggi bergantung pada jumlah permainan dan penukaran kartu yang dilakukan. Hal ini disebabkan oleh jumlah permainan yang hanya dilakukan sebanyak 25 kali. KESIMPULAN Berikut ini adalah data dari hasil perolehan kartu saya dalam 25 kali pengambilan. terlihat bahwa kombinasi kartu pada uraian dalam bab sebelumnya tidak mudah didapatkan. Microsoft Student 2007. Matematika Diskrit.04. Bertaruh yang banyak saat menang dan bertaruh sesedikit mungkin saat kalah. jika terdapat enam pemain. Jika permainan dilanjutkan sehingga mencapai jumlah yang lebih banyak. peluang kemunculannya pada tabel di atas adalah 1 : 25 Hasil ini tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan dalam subbab 4. d. Sedangkan untuk kombinasi kartu Straight.3665. pukul 17. Peluang seseorang memenangkan permainan Poker adalah sebesar 1:N. Peluang munculnya kombinasi kartu One Pair pada tabel di atas adalah 11 : 25. atau 1 : 8. apalagi untuk kombinasi kartu yang tinggi seperti Full House maupun Royal Flush. DAFTAR REFERENSI [1] Munir.mathwizz. b. 5.3. 6. Tanggal akses : 23 Desember 2007. Edisi Keempat.3. Tabel 2. yaitu 1:N dimana N adalah jumlah pemain.15 WIB.111. dengan N adalah jumlah pemain.com/statistics/help/help3.ht m.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->