P. 1
Laporan Akhir_Bab 7_Rencana Struktur

Laporan Akhir_Bab 7_Rencana Struktur

|Views: 3,699|Likes:
Published by makassar2030
Rencana Struktur
Rencana Struktur

More info:

Published by: makassar2030 on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

Dari rencana pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN dalam TATA RUANG KOTA MAKASSAR, arahan

pengembangannya dikelompokkan dalam kategori pengembangan kawasan permukiman yang berkepadatan

tinggi, sedang, dan rendah. Pengembangan kawasan permukiman dalam 12 Kawasan Terpadu Kota Makassar

memungkinkan untuk dikembangkan. Hanya saja, dibutuhkan KETENTUAN-KETENTUAN BARU yang mengatur

pola dan bentuk permukiman tersebut berkembang. Pola dan bentuk tersebut diantaranya menjadikan VISI, MISI,

DAN STRATEGI masing-masing kawasan terpadu sebagai TOLAK UKUR penetuan pola dan bentuk

permukiman yang ingin dikembangkan dalam 12 kawasan terpadu tersebut.

Pengembangan kawasan permukiman, secara bertahap diharapkan melengkapi infrastruktur kawasannya

dengan sarana dan prasarana lingkungan, yang jenis dan jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat

setempat berdasarkan standar fasilitas umum/fasilitas sosial.

Adapun fasilitas umum/fasilitas sosial sebagaimana yang dimaksudkan diatas, meliputi:

Fasilitas Pendidikan;
Fasilitas Kesehatan;
Fasilitas Peribadatan;
Fasilitas Olah Raga/Kesenian/Rekreasi;
Fasilitas Pelayanan Pemerintah;
Fasilitas Bina Sosial;
Fasilitas Perbelanjaan/Niaga;
Fasilitas Transportasi.

Secara umum, strategi pengembangan kawasan permukiman dalam 12 kawasan terpadu dilakukan dengan

mengembangkan cara-cara progresif melalui program REVITALISASI, PEREMAJAAN LINGKUNGAN secara

TERBATAS dan TERUKUR dan ataupun MEMBANGUN BARU dari kawasan yang direncanakan sebagai

kawasan permukiman serta mengembangkan sarana dan prasarana kawasan secara seimbang sesuai

kebutuhan masyarakat setempat.

Gambar 7-10 Foto Udara Kawasan Muara S.Jene’berang

VII - 16

Pengembangan kawasan perumahan yang dijabarkan

dalam 12 Kawasan Terpadu, dengan persentase luas

ruang perumahan sebagai berikut:

1. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN

pada KAWASAN PUSAT KOTA ditargetkan menempati

wilayah perencanaan seluas 733,50 Ha, dengan uraian

arahan pengembangannya sebagai berikut:

Mengembangkan pola perbaikan lingkungan pada
kawasan permukiman kumuh berat dan sedang

termasuk pada kawasan sepanjang bantaran KANAL KOTA;

Mendorong pengembangan peremajaan lingkungan pada KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH BERAT

secara terbatas;

Mengembangkan pola perbaikan kawasan pemukiman kumuh dengan membangun RUMAH SUSUN, dan
memberi kredit mikro kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah;

Mendorong pengembangan kawasan permukiman secara vertikal dan memperkecil perpetakan untuk
penyediaan perumahan golongan menengah-bawah yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang

memadai;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur, yang tersebar dalam kelompok-kelompok
perumahan berkompleks di dalam kota dan meningkatkan kualitas rumah sewa yang selama ini masih

terabaikan;

Mendorong dan meningkatkan perbaikan fisik infrastruktur ruang kota, seperti jembatan;
Mengembangkan dan mendorong pemukiman (RUKO) yang serasi dengan lengkap fasilitas ruang parkir

yang teratur.

Mendorong dan meningkatkan kualitas sistem drainase yang baik di sekitar pemukiman;
Mendorong dan meningkatkan sistem letak bangunan yang lebih teratur dan mengurangi pemasangan
reklame di sepanjang koridor pemukiman kota yang dapat mengurangi nilai estetika ruang kota. Sehingga

tercipta pola ruang kota yang elegan dan minimalis tetapi berkarakter;

Membatasi pemanfaatan dan pelestarian lingkungan khusus pada kawasan pemugaran dan bangunan
bersejarah dalam kota;

Mengembangkan dan mendorong pembangunan uniform pada pedagang kaki lima ataupun toko/kios-kios
kecil yang berada pada muka kota;

Tabel 7-8 Rencana Pengembangan Kawasan Perumahan Kota Makassar

Sumber: Hasil Analisis Tim

Gambar 7-11 Foto Udara Kawasan Pemukiman Kumuh Kota

VII - 17

Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan mantap;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

2. Rencana

Pengembangan

KAWASAN

PERMUKIMAN pada KAWASAN PERMUKIMAN

TERPADU

ditargetkan

menempati

wilayah

perencanaan seluas 2.160,10 Ha, dengan uraian

arahan pengembangannya sebagai berikut:

Mengembangkan kawasan permukiman secara
vertikal melalui peremajaan terutama pada lokasi

yang kondisinya kumuh berat;

Mengembangkan kawasan permukiman baru
terutama di wilayah bagian timur kota (antara jalan

lingkar tengah dan luar);

Mendorong pengembangan kawasan permukiman KDB rendah beserta fasilitasnya di daerah
pengembangan permukiman Panakukang Mas;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur, yang tersebar dalam kelompok-kelompok
perumahan berkompleks didalam kawasan;

Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

3. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN PELABUHAN Terpadu ditargetkan

menempati wilayah perencanaan seluas 29,16 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya sebagai berikut:

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mengembangkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh sedang dan ringan secara
terbatas melalui pengembangan secara vertikal, yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai;

Mengembangkan permukiman masyarakat menengah-atas pada areal reklamasi pantai utara;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman di kawasan Kota Tua/bersejarah dan Pelabuhan
Soekarno-Hatta sekaligus melestarikan budaya lingkungannya;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur;
Membatasi pemanfaatan dan pelestarian lingkungan khusus pada kawasan pemugaran dan bangunan
bersejarah dalam kota;

Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan mantap;
Melengkapi fasilitas umum/utilitas di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

4. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN BANDARA TERPADU ditargetkan

menempati wilayah perencanaan seluas 201,18 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya sebagai

berikut:

Mengarahkan pengembangan kawasan permukiman KDB rendah di sekitar KAWASAN KESELAMATAN
OPERASI PENERBANGAN BANDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN dengan upaya

mengembangkan budidaya tanaman hias dan pertanian produktif;

Gambar 7-12 Foto Udara Kawasan Selatan Kota Makassar

VII - 18

Mendorong pengembangan peremajaan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh berat,sedang, dan

ringan;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur, yang tersebar dalam kelompok-kelompok
perumahan berkompleks didalam kawasan;

Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan mantap;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

5. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN MARITIM TERPADU ditargetkan

menempati wilayah perencanaan seluas 53,01 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya sebagai berikut:

Mengembangkan pola perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh berikut dengan
penyediaan saranan dan prasarana yang memadai;

Mengembangkan permukiman nelayan yang bernuansa wisata dan berwawasan lingkungan hidup di
kawasan Pantai utara dan pulau-pulau yang dihuni di Kepulauan Spermonde;

Mengembangkan kawasan permukiman baru;
Mempertahankan lingkungan permukiman nelayan yang sudah ada;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

6. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN INDUSTRI TERPADU ditargetkan

menempati wilayah perencanaan seluas 151,81 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya sebagai

berikut:

Mengembangkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh sedang dan ringan secara
terukur dan terkontrol;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mengembangkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh sedang dan ringan secara
terbatas melalui pengembangan secara vertikal, dan memperkecil perpetakan untuk penyediaan

perumahan golongan menengah-bawah yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan mantap;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya;

7. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN PERGUDANGAN TERPADU

ditargetkan menempati wilayah perencanaan seluas 156,20 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya

sebagai berikut:

Mengembangkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh sedang dan ringan secara

terukur dan terkontrol;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mengembangkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh sedang dan ringan secara
terbatas melalui pengembangan secara vertikal, yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan mantap;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;

VII - 19

Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

8. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN PENDIDIKAN TINGGI DAN

KAWASAN PENELITIAN TERPADU ditargetkan menempati wilayah perencanaan seluas 358,86 Ha, dengan

uraian arahan pengembangannya sebagai berikut:

Mengembangkan pola perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman kumuh berikut dengan
penyediaan saranan dan prasarana yang memadai;

Mengembangkan dan meningkatkan pola perbaikan jalan setapak di lokasi yang padat pemukiman;
Meningkatkan pola pemukiman dengan membagi kawasan tersebut yang lebih terkoordinir;
Mengembangkan dan meningkatkan kualitas ruang pedagang kaki lima dan memanagement pola ruang

yang teratur;

Mengembangkan POLA MANAJEMEN SAMPAH TERPADU dengan menetapkan tempat pembuangan
sampah sementara;

Mengembangkan dan meningkatkan keteraturan pola ruang di lingkup ruang parkir;
Mengembangkan kawasan permukiman KDB rendah dalam areal kawasan;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya;

Membatasi perubahan fungsi lahan/kawasan yang tidak mencerminkan pola ruang kawasan pendidikan
tinggi/kawasan penelitian terpadu;

Memberikan stimulan untuk tumbuhnya pengembangan kawasan yang berorientasi pendidikan/penelitian;
9. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN BUDAYA TERPADU ditargetkan

menempati wilayah perencanaan seluas 3,30 Ha, dengan uraian araha pengembangannya sebagai berikut:

Mengarahkan perbaikan lingkungan pada kawasan permukiman warga dengan penyediaan sarana dan
prasarana yang memadai;

Membatasi pemanfaatan dan pelestarian lingkungan khusus pada kawasan pemugaran dan bangunan
bersejarah dalam kota;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mengarahkan pembangunan lingkungan permukiman baru yang disesuaikan dengan atmosfir ruang
kawasan yang ingin dicapau sebagai kawasan budaya;

Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

10. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN OLAHRAGA TERPADU ditargetkan

ditargetkan menempati wilayah perencanaan seluas 161,08 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya

sebagai berikut:

Mendorong pengembangan kawasan permukiman baru berikut dengan lingkungannya yang sesuai
dengan irama, aroma dan warna kawasan olahraga;

Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

VII - 20

11. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN BISNIS DAN PARIWISATA

TERPADU ditargetkan menempati wilayah perencanaan seluas 72,40 Ha, dengan uraian arahan

pengembangannya sebagai berikut:

Mempertahankan kawasan permukiman KDB rendah pada daerah permukiman TANJUNG BUNGA;
Mempertahankan lingkungan permukiman yang teratur yang terdapat dalam kawasan;
Mempertahankan fungsi perumahan pada kawasan terbangun;
Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;
Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya.

12. Rencana Pengembangan KAWASAN PERMUKIMAN pada KAWASAN BISNIS GLOBAL TERPADU

ditargetkan menempati wilayah perencanaan seluas 62,91 Ha, dengan uraian arahan pengembangannya

sebagai berikut:

Mendorong perbaikan dan penataan lingkungan pada kawasan perencanaan melalui pengembangan

secara vertikal, yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai;

Mengembangkan kawasan permukiman KDB rendah pada melalui pengembangan permukiman

masyarakat menengah-atas pada areal REKLAMASI PANTAI;

Melengkapi fasilitas umum di kawasan permukiman;

Membatasi perubahan fungsi kawasan permukiman yang sudah ada dan sekaligus melestarikan

lingkungannya;

Mengembangkan dan mendorong kawasan pemukiman yang serasi dan teratur yang berwawasan

lingkungan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->