Pompa-pompa Lumpur Pompa-pompa lumpur adalah “jantung’ sistem peredaran.

Tugas utamanya menyalurkan zat cairan pengeboran yang sekali. serta.bertekanan tinggi. Ada 2 (dua) macam utama dari pompapompa lumpur itu, yaitu: 1. dupleks,dan 2. Tripleks Perbedaan utamanya adalah di dalam jumlah toraknya dan cara kejanya. Pompa gerak ganda (duplex) adalah pompa yang sering dipakai, akan tetapi pompa bertorak pergerakan tungga (tnipleks) mulal menggantikannya dengan cepat. Pompa tnipleks memberikan tekanan yang tinggi dengan harga yang lebih murah (kira-kira 20 - 50% lebih murah). Mereka juga 40 sampai 50% lebih ringan, yang menyebabkan mudah pemindahannya. Pompa-pompa khusus dan alat-alat pengaduk Pompa-pompa Sentrifugal Pompa-pompa kecil (sampai 100 HP) ditempatkan pada beberapa tempat di sekeliling rig Mereka digunakan untuk keperluan alat-alat pencampuran, seperti mud-gun dan pengadukanpengadukan lumpur lainnya, untuk niemindahkan cairan pengeboran dari tangki ke tangki lainnya, untuk menjalankan jet lumpur pada vacum degasser pada bagian pipa penyalurnya. Pengaduk lumpur ini mempunyai tugas yang sama dengan mud-gun, hanya ia lebih effektif. Pengaduk ini pada umumnya telah mengganti tugas mud lumpur pada rig pengeboran yang modem. Alat-alat berupa pipa dan bertekanan tinggi yang dipasang pada tangki-tangki lumpur. Mereka digunakan seperunya dalam mengaduk dengan menampatkan pancaran cairan pengeboran. Pengadukan ini membantu mencegah pengendapan bahan pemberat di dalam cairan pengeboran. 1.4. Tempat Mengkondisi Cairan Pengeboran Tempat mengkondisi cairan pengeboran terletak di dekat rig. Tempat ini terdiri dari perlengkapan khusus yang dipakai untuk “membersihkan” cairan pengeboran.

Perlengkapan khusus ini terdiri da ri : 1. Shale shaker 2. Degasser 3. Desander 4. Desilter, dan 5. Settling tank (tangki pengendapan) Tugas utama tempat ini adalah untuk mengeluarkan potongan-potongan tanah (cutting) dan gas-gas yang masuk ke dalam cairan pengeboran. Ada 2 (dua) cara-cara dasar untuk mengeluarkan cutting dangas-gas. Cara pertama adalah dengan menggunakan gravitasi, sewaktu cairan itu dilewatkan metalui shale, shaker, dan tangki-tangki pengendapan. Cara kedua adalah secara mekanis, dimana perlengkapan yang khusus lain diperlukan untuk dipasang pada tangki lumpur, untuk mengeluarkan pasir, suit dan butir-butir gas yang larut dalam lumpur. Susunan Tempat Mengkondisi Cairan Pemboran Shale shaker Shale shaker merupakan saringan yang bergetar dan biasanya ditempatkan pada ujung tangki lumpur pertama (disebut “shaker tank”). Pertama kali cairan pengeboran akan langsung datang dari sumur bor ke shale shaker. Tugas utamanya adalah untuk mengeluarkan patongan-potongan besar dan batuan (lapisan tanah) dan cairan pengeboran. ini dilakukan dengan menyalurkan cairan pengeboran melalui saningan-saringan yang bergetar, sehingga dapat memisahkan potongan-potongan yang tidak diperlukan. Potongan-potongan yang tidak diinginkan ini dapat merusak sistem peredaran bila tidak dikeluarkan. Sebagai tambahan, potongan-potongan ini juga akan dapat menutup tangki-tangki bila tdak dikeluarkan.

. Pembuang Gas (Degasser) Pembuang gas biasanya ditempatkan pada kolam-kolam lumpur. dengan memakai pipa-pipa bertekanan tinggi. perangkap gas (poor by degasser). Berfungsi untuk mengeluarkan bagian bagian cutting yang kecil yang dapat lewat melalui saringan-saringan di shale shaker. Ditempatkan pada ujung bagian luar dari perlengkapan kengkondisi. maka suatu kick bisa terjadi dan mengakibatkan suatu semburan liar. disebelah shale shaker. Menyalurkan gas-gas yang mudah terbakar dan/beracun melalui pipa. Merendahkan eflsiensi pompa 3. Gas-gas harus dikeluarkan karena gas dapat: 1. dan 4. Menurunikan berat jenis cairan pengeboran 2. Juga utamanya adaah mengeluarkan gas-gas dan dalam cairan pengeboran secara terus menerus. 3. Menyelamatkan cairan pengeboran yang masih dapat dipakai. 2.Pemisah Lumpur (Mud Gas Separator) Pemisah gas lumpur kadang-kadang disebut. Pembuangan Pasir (Desander) Pembuang pasir terdiri dan beberapa buah silinder berbentuk kerucut. Berbentuk tangki tegak dan kadang-kadang horizontal serta disambungkan pada choke manifold.bekas berjumlah besar dan dalam cairan pengeboran. Tugas-tugas utamanya adalah: 1. Merendahkan tekanan hidrostatis pengeboran. Mengeluarkan gas. dengan mengirimkannya kembali ke perlengkapan degasser. Bila gas-gas berjumlah dibiarkan memasuki sumur bor. Memperbanyak isi tangki Kondisi – kondisi ini tidak diinginkan.

ia memiliki dua piston (torak) pada setiap piston memiliki pasangan 4 buah valve tekan (discharge valve) dan dua valve isap (suction valve). nozzle bit. kelly. yaitu biasanya antara lebih kurang 65% sampai 50%. Perbedaannya adalah pengeluaran endapan dapat mengeluarkan bagian-bagian tanah yang sangat kecil/halus. 2. Pembuang Silt (Desilter) Penegluaran endapan cara kerja dan tugasnya adalah sama dengan pasir. untuk mensirkulasikan lumpur pemboran dan tangki di permukaan sampai dasar lubang. Pompa dulex bekerja ganda (double acting) artinya untuk gerakan piston pompa kedepan ataupun ke belakang akan senantiasa menghasilkan pendorongan cairan. drill pipe. melalui pembasuh (swivel). Dan selanjutnya pompa masih harus mendorong lumpur dan dasar lubang hingga sampai ke permukaan kembali sampai masuk ke dalam tangki lumpur kembali. Dari kebutuhan aliran tersebut diatas sebagian terbesar tenaga hydraulis akan hilang atau terpakai paling banyak pada bit. Keefektipan pengeluaran pasir dan endapan dapat mengurangi keausan pompapompa lumpur. POMPA LUMPUR Pompa lumpur merupakan jantung dan unit instalasi pemboran. Jenis pompa lumpur yang dipakai pada unit pemboran ini adalah pompa torak duplex double acting atau triplex single acting.Cairan pengeboran dipaksakan masuk dengan tekanan tinggi melalui-silinder dan bagian-bagian yang berat akan dikeluarkan oleh tenaga sentrifugal dan selanjutnya keluar melalui dasar silinder. . Pompa duplex double acting seperti gambar di atas. Sedikitnya zat padat lapisan tanah di dalam cairan pengeboran akan mempengaruhi seluruh sistem.. Untuk keperluan mi diperlukan pompa yang dapat rnenghasiikan tenaga hydraulis (hydraulic horse power) yang besar. drill collar. untuk tujuan mendapatkan pembersihan dasar luhang dan cutting yang optimal.

Fluid end mempunyai fungsi untuk merubah tenaga mekanis menjadi tenaga hydraulis. Power end mempunyai fungsi merubah gerakan mekanis berputar yang berasal dari putaran motor. sehingga sebagai akibtnya diperlukan pengisian lumpur ke ruang liner dan tangki dengan cepat pula. Pompa triplex single acting seperti gambar di atas. 2. .sedang untuk gerakan piston ke belakang hanya akan menghasilkan pengisapan lumpur dan tangki masuk ke dalam rungan liner pompa. Berikut ini tampak gambar penampang dan fluid end dan power end lengkap dengan nama bagian-bagiannya secara umum.Terminology Pornpa Dan gambar penampang ponipa duplex ataupun triplex tersebut di atas tampak pompa dapat dibagi menjadi dua bagian utama. Pompa triplex single acting atau keija tunggal artinya piston hanya bekeija satu arah saja yaitu saat gerakan ke depan. dengan masing-masing piston berpasangan dengan satu valve tekan (discharge valve) dan satu valve isap (suction valve). untuk keperluan itu pada pompa triplex pada saluran isapnya senantiasa memerlukan bantuan aliran lumpur dengan pompa centrifugal sebagai supercharging. dengan menghasilkan sejumlah kapasitas aliran dengan bertekanan tinggi. yaitu power end dan fluid end. dirubah menjadi gerakan maju mundur secara bergantian untuk semua piston. yaitu antara 1 ½ sampai 2 kali lebih cepat. Gerakan piston pompa ini lebih cepat dibanding dengan pompa duplex.Gerakan piston pompa ini umumnya relatif lambat sehingga lumpur mengalir dari tangki masuk ke dalam pompa sewaktu langkah isap cukup mengalir dengan baik tanpa diberi tenaga bantuan pompa atau lumpur mengalir sendiri karena perbedaan permukaan lumpur dan pompa.1. . ia memiliki tiga piston.

Adanya ketukan yang demikian akan mempunyai akibat: menurunkan effisiensi volumetris pompa menurunkan usia pakai bagian-bagian dan pompa dapat merusak power end dan pompa. Saluran Isap Pompa Konstruksi dari saluran isap pompa lumpur harus dibuat agar permukaan lumpur terhadap pompa harus dapat membenikan tekanan yang positip. maka akan terjadi ketukan (knocking) sewaktu piston berubah ke langkah tekan. piston akan terus langsung diikuti lumpur dibelakangnya tanpa ada ruang yang kosong karena lumpur tenlambat mengisi (kelaparan).2. Besarnya positive suction head atau tekanan lumpur di saluran isap akan dibutuhkan semakin tinggi. karena permukaan Iumpur lebih tinggi dan letak/posisi piston pompa. apabila: panas lumpur tinggi di dalam lumpur mengandung atau terdapat butir-butir udara atau gas kekentalan lumpur yang tinggi kecepatan gerak langkah pompa yang semakin tinggi . Dengan positive head ini sewaktu piston bergerak langkah isap.2. Apabila kelaparan atau terdapat keterlambatan pengisian lumpur pada saat piston bergerak langkah isap. Teori Bagian-bagian Pompa Berikut ini akan dibahas teori dan fungsi dari beberapa bagian-bagian dan pompa yang perlu dibahas secara terpisah untuk mendasari peribahasan masalah penanganan dan pemeliharaan pompa. (positive head).

sehingga secara periodik pipa isap dapat didiletakkan untuk mengatur bagian atas yang dapat diletakkan di bawah. maka penumpukan solid pada saluran isap dapat teijadi dalam jumlah besar dan tidak dapat bersih terkikis pada waktu yang singkat pada saat pompa dipakai. Saluran isap sebaiknya sama atau lebih besar dan ukuran saluran pipa isp yang terdapat pada pompa. Beberapa masalah dan tindakan yang perlu perhatian untuk saluran isap Untuk sistern flooded suction ukuran pipa isap usahakan sebesar mungkin dan tidak lebih kecil dari 8”. . Sebaiknya setelah periode tertentu bila perlu diadakan pengecheckan. yaitu sistem saluran isap yang penyaluran lumpur masuk ke dalam ruang liner pompa hanya karena gaya gravitasi. Check pengendapan solid (padatan) pada dasar saluran isap Umumnya jika memakai 2 pompa. Dan setiap pompa punya saluran sendiri dan tidak bersama dengan saluran isap pompa lain. Mencucisaluran isap pada wakft pind. Charged (super changed) suction.ah rig sebaiknya dilakukan. Jarak tangki dan pompa sebaiknya sedekat mungkin atau sependek mungkin. yaitu sistem saluran isap yang pengaliran lumpur masuk ke dalam ruang liner dengan diberikan tekanan oleh pompa.Dilihat dari segi penyediaan atau terbentuknya positive head pada saluran isap. dengan satu buah stand by untuk waktu yang lama. Saluran isap sebaiknya lurus dan jangan banyak belokan. Pengendapan dapat dicegah dengan memelihara kecepatan saluran isap tetap tinggi. maka dapat dibedakan adanya dua sistem saluran isap: Flooded suction. Pelihara suction strainer (saringan pipa isap) bersib sepanjang waktu dengan nielakukan pengecheckan. Kadang-kadang saluran isap disambung 2 coupling. kalau terpaksa ada belokan pergunakan long radius elbow.

Mempertinggi pump out put (volumetric eflisiensi naik) 2. Memperbesar-IHP Dari pengalaman sebagian terbesar triplex pump memerlukan equivalent 60 70 feet head dan super changing pump supaya pengisian ruang isap cukup baik.- Letak lubang saluran isap di tangki (pit) jangan terlalu dekat dengan dasar tangki. Keuntungan dengan sistem ini adalah: 1.1200 Rpm 11 sampai 13 inch diameter impeller. Sebagian besar triplex pump memerlukan pompa centrifugal 5 x 6 atau 6 x 8 centrifugal pump. karena: tidak memakai excentric reducer pipa isap agak kendor dibanding posisi pompa . untuk mencegah keterlambatan pengisian ruang isap pompa. Terlalu tinggi tekanan akan berakibat suction valve tetap terbuka pada saat awal piston mulai bergerak untuk menekan (power stroke). Operasi lebih halus 3. agar aliran tidak terhambat oleh kemungkinan adanya endapan dan juga agar pasir tidak masuk ke dalam pompa. Cara ini hanya diperhikan terutama pada pompa yang berkecepatan tinggi yaitu pompa triplex. Centrifugal Super Charging Pumps Tujuan mempertinggi tekanan saluran isap. - Letak lubang saluran isap juga tidak boleh terlalu tinggi atau dekat permukaan lumpur. karena pompa dapat mengisap udara clan dapat terjadi knocking (ketukan). Pemasangan saluran isap pompa centrifugal dan kemungkinan terperangkapnya udara. Memperpanjang usia pakai spare pant poita 4. 1150 . sehingga akan memperpendek usia valve dan seat.

Bermacam-macam jenis knocks dimana knock dan fluid hammer. terjadi akibat poor priming. Prechanged suction dampener. dapat untuk duplex double acting atau triplex.Bagian pipa yang lurus di depan pompa centrifugal pada saluran isap minimal 2 kali diameter pipa. water hammer. Mechanical knocking Mechanical knocks umumnya terjadi disebabkan kecepatan rendemen pompa tinggi. Operational knocks. Mechanical knocking umumnya mempunyai ciri-ciri satu atau lebih karakteristik berikut: 1. suara di satu tempat dan metalic. a. knock terjadi pada kecepatan rendah dan tinggi b. adalah suara yang terjadi dan normal operasi pompa. 2. . knock timbul setelah pekerjaan pemeliharaan 3. memerlukan tekanan udara 10 . Perubahan suara mungkin disebabkan kesulitan mekanis atau abnormal kondisi operasi.15 psi. Jenis: 1. 3. Suction Pulsation Dampener Ini dapat meredam dan menstabilkan tekanan Saluran isap. Suara di power end selalu mechanical knock. Knocking adalah suara ketukan yang menunjukkan pompa tidak beroperasi benar/baik/normal. Hydraulic knocking. air. Open suction dampener. tetapi ada kalanya suara itu dan fluid end yang merambat sehingga susah membedakan hal-hal tersebut. bila dipakai pada pompa duplex. Suction dampener tidak mempertinggi pump horse power tetapi dapat mencegah menurunnya volumetric efficiency pompa dan mencegah problem knocking. memberikan suara metal. 2. Air chamber type suction dampener. c.

. Relief valve ini akan mampu membuka membuang tekanan apabila tekanan melebihi tekanan tertentu yang diset atau direncanakan bekeija relief valve tersebut. Besar tekanan pengesetan untuk suatu pompa didasarkan atas tekanan kerja maksimum dari liner yang terpasang dan biasanya sedikit lebih besar dan tekanan kerja maksimwn liner yang terpasang. Terdapat duajenis relief valve.lain. Tekanan precharge yang diperlukan harus diikuti petunjuk pabrik pembuat. Sebagai contoh : untuk pulsation dampener produksi Emsco. mempunyai fungsi untuk meredam pulsa (gelombang) tekanan lumpur di saluran tekan Agar dapat berfungsi effektif pulsation dampener ini harus dipasang sedekat mungkin dengan fluid end dan diberikan precharge nitrogen dengan tekanan yang cukup. menghindari itu dapat dipergunakan vibrating hose. Pressure Relies’ Valve Pressure relief valve mempunyai fungi untuk melindungi pompa dan discharge line untuk menghindari tekanan yang berlebihan yang mungkin tejadi misalnya akibat bit tersumbat dan lain-. tekanan precharge maksimum 213 tekanan rata-rata discharge tetapi tidak boleh lebih dan 650 psi. yaitu: Shear type relief valve Automatic resetting relief valve Pengesetan shear type relief valve dilakukan dengan mengganti ukuran shear pin atau paku. Getaran yang terjadi sepanjang saluran tekan perlu dihindari mencegah terjadiriya kerusakan atau pecah karena kelelahan. Adapun gas yang dipergunakan untuk pengisian harus mempergunakan nitrogen dan bukan udara atau oksigen.Sistem Saluran Tekan Discharge Pulsation Dampener.

. untuk mendorong lumpur menghasilkan aliran lumpur dengan bertekanan. dijangkarkan ke arah kembali ke tangki dan jangan dihubungkan ke pipa saluran isap. maka flange harus diganti. maka lebih baik cepat mengganti piston bila diketahui adanya kerusakan piston.010”). Untuk mengetahui keausan dan piston flange dapat dilihat pada alur yang berbentuk dua tingkat pada tengah piston flange. dan terjadi kebocoran dengan kecepatan tinggi diantara liner dan piston akan dapat merusak piston flange. Seperti dalam gambar di samping usia kerja piston sangat dipengaruhi oleh clearence antara piston dengan liner.040 untuk tekanan 3000 psi akan mampu bekerja selama 50% dan usia pakai dan piston baru dengan liner baru (clearance 0. Mengingat harga piston jauh lebih murah dibanding harga line.a piston flange baru. Semakin tinggi tekanan pompa yang harus dihasilkan diperlukan semakin kecil gap (clearance) antara piston dan liner. Sebagai contoh untuk clearance 0. Setiap relief valve harus dipasang sebelum strainer dan saluran buang tekanan harus diikat.Dan untuk type ini tutup pelindung (Protective cover) harus selalu dipasang untuk melindungi pekerja. piston rubber dan permukaan dalam liner. Bagian Fluid End Piston Piston meluncur di dalam liner. Untuk bekerja dengan tekanan 1500 . Apabila piston rusak. Piston karet yang dipasang pada piston flange lama akan lebih dahulu rusak jika dibanding dengan piston karet baru dipasang pad.3000 kalau tingkat pertama habis.

Premium grade piston rod. Piston rubber yang bekeeja untuk pompa triplex single acting. Type ini tahan abrasi. terbuat dan baja yang diperkeras dan dilapisi chrome atau nickel-chrome-boron. dengan mengatur sedemikian rupa konstruksi sistem pendinginannya sehingga seluruh permukaan liner dapat disemprot. Piston rod ini memiliki lemahan tidak tahan korosi dan cepat aus. dimana liner tidak disemprot dengan pendingin akan cepat mengalami kerusakan. karena gesekan dengan rod packing. Terdapat tiga jenis rubber piston 1 yang harus dipilih agar sesuai dengan jenis lumpur yang dipompa untuk mendapatkan usia pakai yang lama. Duplex Piston Rod Duplex piston rod harus diganti secara periodik karena telah aus diameter luarnya. Pendinginan yang baik diperlukan untuk pompa yang memiliki kecepatan semakin tinggi. maka flange harus diganti. Water resisting regulai bertanda sabuk hitam.Untuk bekerja dengan tekanan sampai 15000 kalau tingkat kedua habis. Oil resisting high pressure supreme bertanda sabuk biru. Piston rod standard grade coch dipakai untuk pompa yang bekerja dengan tekanan rendah dan lumpur/cairan yang dipompa tidak korosif. Pendinginan dan pembersihart liner akan bekerja atau berhasil baik apabila range pembersihannya antara S . Piston rod duplex ada 2 macam grade: Standard grade Premium grade Standard grade piston rod terbuat dan baja yang diheattreated sekeras premium grade rod.10 GPM atau sebesar yang disarankan oleh pabrik pembuat pompa. korosi dan tekanan tinggi. Cara pembersihan yang dilakukan adalah langsung menyemprotkan air ke perrnukaan dalam liner. Oil resisting normal misupreme bertanda sabuk kuning. .

bahan mi biasa dipakai pada pemboran di darat sebagai pendingin dan pembersih relatif cukup baik. Pelumas motor ditambah minyak solar. Semua rubber packing liner umumnya tahan minyak dan dipakai pada pompa tekanan rendah dan pompa tidak memiliki tell tale hole atau pompa yang memerlukan bentuk packing khusus. campuran itu dapat dibuat dari 10 sampai 20 bagian air tawar ditambah 1 bagian solube oil. 3. . maka akan equivalent dengan SAE 5 motor oil. Liners lebih gampang dilepas dengan kwalitas packing yang tidak berubah bentuk dan melebar di dalam liner. tetapi kwalitas pelumasannya kurang. Satu type dan packing ini adalah liner packing karet dan disarankan hanya untuk tekanan rendah dan Horse power pompa kecil. Packing liner tekanan tinggi paling populer dipakai saat ini. Liner Packing Setiap pabrik rnempunyai design untuk liner packingriya. dan tidak membuat liner macet didalam pompa. 2. 1 bagian + 10 bagian diesel oil.Pelumas Piston Rod Terdapat 3 macam bahan pelumas yang biasa dipakai untuk pendinigin dan pelumas piston rod : 1. menengah dan tinggi. Adanya endapan lumpur dan material abrassive. akan mudah terpisah mengendap di baik resirvoir dan selanjutnya dapat ditap (dibuang). Air bersih. Solube oil. Emulsi ini sangat baik melumasi karet dan sangat baik sifat pelumasan dan pembersihannya. untuk mengatasi hal ini dapat langsung ditambah air. Apabila emulsi minyak dipakal akan cukup baik. Apabila minyak pelumas dipakai sebagai bahan pengental SAE 40. Packing tekanan tinggi dapat dipakai pada pompa bertekanan rendah. Apabila emulsi ini dipakai lama-lama akan menjadi kental.

Dimana fungsinya apabila ada kebocoran dan liner packing. apabila ia tidak aus. . Pasir dan abrasive partikel akan mengalir melalui bawah packing akan mengikis sedikit body pornpa.Liner packing membuat kerapatan. ia harus tepat di bawah tell tale hole. Penyebab utama mmbulatnya shoulder (pundak) adalah karena gerakan terus meneru dan packing disekeliling shoulder. karena lantern ring saat duduk di dalam fluid end. Lantern ring harus mempunyai lebar yang cocok dengan packing yang dipakai. terpotong atau rusak. Ia merniliki lantern ring. dapat disimpan dan dipakai lagi. Liner packing harus dikeraskan/diikat merata untuk menambah tekanan terus menerus dan arah bergantian berlawanan. Salah satu type packing dibuat dengan metal ring dengan di kedua sisi sampingnya diberi nylon back up ring dan lrubber seal packing ring. ia dapat dipakai kembali. hanya apabila masih dalam keadaan balk. Untuk khusus pompa lumpur single acting tidak memerlukan liner packing pada sisi diameter luarnya. tetapi hanya memerlukan gasket yang diletakkan pada alur di ujung liner dan ia akan membuat kerapatan dengan fluid end cylinder. Type lain dan liner packing tekanan tinggi dibuat memiliki cotton fabrick reinforce corner. Untuk melepas harus hati-hati. akan cenderung mendesak masuk didalam celah-celah liner pada setiap langkah tekan. karena lantern ring akan dipakai kembali untuk liner baru bersama packing-packing baru. Dan lama kelamaan akan terjadi keausan. memisahkan sekeliling liner dan hubungan antara kedua ujung liner. Sebelum itu lantern ring hares dipenikasa hatihati. Adanya gerakari packing akan dapat menyebabkan ausnya silinder pompa. maka lumpur akan melalui luban-lubang/alur di lantern ring dan akhirnya lumpur keluar melalui Lantern ring harus selalu diambil setiap niengeluarkan liner dan silinder.

Membongkar Pompa Duplex A. dengan cara lain seperti di gambar-gambar berikut ini. B. Piston dan Rod Kendorkan rod packing gland dan nod lock nut Pakailah kunci penahan (back up wrench) pada pony rod ketika melepas piston rod.3. Lapaskan cylinder head dan liner cage (apabila dipakai). untuk mencegah jangan sampai lepas dan cross head. cuci bersihkan dan semua lumpur sebelum ia mengeras. Pekerjaan di luar Lepaskan liner ajusting nut dan/atau liner packing screw. Apabila tidak tersedia alat ini. piston rod dapat dikeluarkan dengan memutar memakai rod removal tool.2. Apabila piston rod sudah lepas dan pony rod. Untuk menjaga packing agar baik dan tidak aus. atau. dapat membuat sendiri dengan memberi tangkai mur rod (rod nut) dengan mengelas. . Aturlah letak penguncian kunci pipa di tempat yang disediakan untuk mengunci baik pada piston rod ataupun pony rod.

Debit Pompa S Debit pompa yang mampu dihasilkan oleh suatu pompa adalah terbatas karena : Range akuran diameter liner. Karena setiap pompa memiliki batas kemampuan maksimum menerima tenaga (maksimurn rate input Horse power) selama operasi maka debit dari tekanan pompa yang dihasilkan akan terbatas pula. dimana untuk operasi dengan debit pompa yang sernakin tinggi maka tekanan yang mampu dihasilkan semakin rendah. Kecepaan pompaijumlah langkah permenit mempunyai range yang terbatas juga (lihat n-anual pampa tersebut). yang selanjutnya dapat disebutkan dalam tenagaatau energy yang disebut Hydrolic Horse Power. Hubungan antara debit pompa dan tekanan pompa adalah berkebalikan.6. HPP = P xQ 1714 Semakin tinggi tenaga atau Horse power yang dapat diberikan ke power end pompa (HP pompa) akan dapat menghasilkan tekanan ataupun debit pompa yang semakin tinggi pula. yang dapat dipasang adalah terbatas (lihat manual pompa tersebut). demikian pula sebaliknva apabila semakin tinggi tekanan yang dihasilkan maka debit pompa yang dapat diberikan akan semakin kecil pula. yang dalam hal ini telah dibahas dalam bab yang terdahulu. . DEBIT DAN TEKANAN POMPA Debit atau volume hasil pemompaan dan tekanan pompa merupakan wujud dari hasil kerja pompa.

Kapasitas pompa per stroke untuk pompa single acting dapat dihitung dengan rumus berikut ini : Cp = Jumlah Liner x dl x Ls x C 2 Kapasitas pompa per stroke untuk pompa dengan rumus berikut ini: Cp dimana: = Jumlah Linerx dl (2dL2 – dr2) x Ls x C 4 . Cara mengoperasikan paralel adalah dengan memberikan tenaga atau SPM yang sama untuk kedua pompa tersebut dan saluran tekanan dihubungkan menjadi satu saluran untuk menuju Stand Pipe. Range ukuran liner pompa untuk setiap jenis pompa.- Panjang langkah/stroke pompa sudah terentu. Apabila hasil pemompaan debit satu pompa untuksuatu sirkulasi pemboran kurang tinggi untuk suatu tekanan tertentu maka dapat dioperasikan 2 pompa secara bersama-sama dengan dihubungkan paralel. Tenaga engine yang diizinkan diberikan ke pompa terbatas sampai maksimun rated. dan dengan keterbatasan tersebut hams dibuat program hydraulic untuk saat mengebor masih dangkal harus mampu menghasilkan debit yang besar dengan tekanan rendah dan untuk mengebor semakin dalam dibutuhkan tekanan pornpa semakin tinggi dengan debit pompa yang rendah. masing-masing ukuran berbeda ¼ inch. Operasi pemboran ada kemungkinan ukuran liner pompa perlu diganti terutama untuk rig didarat dimana umumnya Rated IP pompa relatif terbatas. Ukuran liner pompa yang dipasang semakin besar adalah untuk memperoleh debit pompa yang semakin besar dengan tekanan rendah.

besamya tekanan maksimum operasi dan suatu poma tidak diambil sebesar tekanan maksimum (Maximum Discharge Pressure) dan liner terpasang sesuai yang terdapat di tabel atau dibaca di plat tembaga/kuningan yang menempel pompa. tetapi hanya diambil ± 85 % dan maximum discharge Pressure tersebut sebagai tekanan tertinggi selama operasi mengebor. Karena pertimbangan tersebut diatas.Cp dL dr Ls C = kapasitas pompa persatu stroke GPS (BPS) (persatu putaran) = diameter dalam liner inch = diameter piston rod inch = panjaag Iangkah pompa inch = konsanta konversi satuan untuk Cp dalam GPS untuk Cp dalam BPS Tekanan Pompa Maksimum tekanan pompa yang diizinkan untuk setiap jenis pompa tergantung dan ukuran diameter liner yang dipasang (lihat conto1 tabel). Dan hasil statistik diketehui bahwa pompa yang beroperasi dengan tekanan maksimum akan mempercepat penurunan usia pakai pompa semakin besar. . Pompa yang beroperasi dengan tekanan semakin tinggi tingkat kerusakanlfrekwensi pergantian spare pater akan semakin besar.

berupa tenaga sirkulasi cairan pemboran. Kalau dihitung berdasar debit dan tekanan yang nyata dihasilkan. maka rated IHP dapat dihitung: . Daya kekuatan yang dihasilkan pompa dihitung/ditentukan berdasarkan input horse power/horse tower yang masuk ke poros pinion penggerak pompa (H-p). psi = KoñTikonversisatuan = q x p 1714 q = Flow rate (debit) pompa.7. Hydraulic horse power pocnpa berbanding turns dengan besarnya debit pompa (flow rate) dan tekanan pompa: HHP dimana: HHP p 1714 = Hydraulic Horse Power = Tekanan pompa (total pressure loss). Gpm Hydralulic horse power di atas merupakan tenaga hidrolis yang dihasilkan atau tersedia dan permukaan. HYDRAULIC HORSE POWER POMPA Hydraulic horse power adalah ukuran daya kuda hidrolis alau tenaga kuda hidrolis yang dihasilkan oleh fluid end dari pompa. Tenaga hidrolis tersebut dipakal untuk mengalirkan cairan tersebut dan permukaan masuk ke dalam pipa sampai dengan muncul kernbali di pcrmukaan.

tergantung dan properties lumpur. Apabila pompa diperhitungkan berdasar tenaga penggeraknya. % Efisiensi mekanis (Em) umumnya berkisar 85% untuk pompa duplex dan 90% untuk pompa triplex. kondisi valve dan seta assembly dan lain-lain.Atau kalau akan dihitung tenaga kuda hidrolis yang dihasilkan (out put HHP) berdasarkan rated input HP (tenaga kuda yang rnasuk) maka dapat dihitung dengan rumus: Output HHP = (rated HHP) x Em x Ev dimana: q = circulating rate. % Ev = efisiensi volumetris pompa. tenaga hidrolis yang dapat dihasilkan (output 1-fl-p) dengan sistem mi dapat dihitung: (jumlah motor) (KW) x Em x Ev . panjang dan sistem saluran isap. Nilaieffisicnsiv&unietris dapat diperoleh/dicekdeganefisiensisest di lokasLpada saat yang diinginkan. Efisiensi volumetris (Ev) umumnya bervariasi antara 75% sampal dengari 95%. psi Em = efIsiensi mekanis pompa. maka terdapat cara perhitungan yang sedikit berbeda untuk ponipa dengan penggerak motor listrik dengan motor dieseL Pompa dengan motor penggerak motor listrik DC dipasang secara langsung dengan pompa dan mempergunakan transmisi rantai yang relatif pendek dan efisiensi relatif kecil sekali berkurangnya. gpm p = tekanan sirkulasi pompa.

Contoh benikut mi compound dengan tiga diesel engine. Diketahui straight compound kalau tiga diesel engine secara bersama-sama menggerakkan pompa dan rotary tabel.usia. Output HHP = dimana (jumlah Engine) (cont.sistem compound yang dipakai apabila memakai 2 engine atau lebih . Umumnyaa pompa rig digerakkan diesel engine dapat straight compound atau split compound (compound langsung atau compound terpisah). yaitu besarnya drive efisiensi sampai ke proses pinion pompa (Ed). karena kondisi motor diesel dan sistem compound. Rata-rata efficiency dengan tiga engine untuk penggerak pompa Type Drive Group to Compound Strai Solit Mechanical Drive 87 % 89% Fluid coupling Drive 85% 87% Torque Converter Drive 70% 71% .Pompa dengan motor penggerak motor diesel adakalanya perlu dianalisa dan diinventarisir data penggerak dan pompa. HP Ed = Efisiensi penggerak. Dikatakan split compound kalau secara terpisah 2 pompa dan satu engine menggerakkan pompa dan satu engine nienggerakkan rotary table. % Efisiensi penggerak dan suatu pompa rig dipengaruhi oleh: .type coupling . coupling serta transmisi sangat menentukan besarnya kehilangan daya pada sistem mi. pemeliharaan dan lain-lain kondisi engine itu sendiri. BHP) x Em x Ev x Ed Cont BlIP Continous rating Brake Horse Power Engine.

fluid. Fluid coupling dapat meredam beban kejut (shock load) diar1tara engine-engine. pemeliharaan dan kondisi dan engine dan perlengkapannya itu sendiri yang tidak dapat dinilai secara umum Mechanical Drive Engine untuk menaikkan kecepatan pompa mechanical drive tidak dapat meredam beban kejut/mendadak atau getaran!beban vibrasi dan engine dapat tersendat sendat atau mati karena beban yang terlalu berat. Perbedaan prinsip dan Torque Converter dengan fluid coupling adalah torque converter dapat melipat gandakan torque input ke pompa atau ke input shaft pada saat putaran menurun akibat beban yang berat dan tidak ada hilang tenaga kecuali kehilangan karena efisiensi dan torque converter itu sendiri. . coupling dapat membagi bebari pemompaari diantara engine-engine dan pompa beroperasi pacla kapasitasnya. Torque Converter Drive Torque Converter rnerupakan pengembangan lebih lanjut dan fluid coupling. Fluid coupling dapat baik mengontrol kecepatan pada keadaan dengan torsi penuh tanpa ada bahaya matinya engine dan pompa dapat beroperasi dengan tekanan tertinggi dan volume rendah sampai mendekati kondisi pompa tidak bergerak. karena masih dipengaruhi oleh usia. system transmisi dan pompa sesuai design tenaga tanpa tetjadi engine mati mendadak. Fluid Coupling Drive Fluid coupling merupakan sistem penggerak yang ideal untuk sistem pcngangkat ataupun pompa dan juga isolasi engine dengan system transmisi serta dapat meredam vibrasi-torsi dan beban kejut (shock load).Angka-2 di atas tidaklah bersifat rata-rata dan tidak selalu benar demikian adanya. Apabila pompa dioperasikan paralel. dan ia memiliki sifat sarna dapat rneredam beban kejut.

karena performancenya sama dengan torque converter tetapi elecrtic drive mempunyai kelebihan lebih halus dengan mesin kronkan pompa lebih mudah dilakukan. .zinkan memberi tenaga engine penuh untuk kondisi darurat. Mechanical drive yang konventional dan engine compound cocok untuk operasi path rated speed. Torque converter mempunyai nilon drive efisiensi yang Iebih rendah dibandingkan Torque converter tetapi memiliki kelebihan karakteritik yaitu memungkinkan memberi putaran lebih besar pada pompa yang bekerja pada rated horse power.Dapat dii. Kecepatan yang bervariasi dapat dilakukan dengan mengatur clutch dan throttle Electric Drive Tenaga Penggerak Pompa dengan motor listrik DC banyak memberikan hasil yang baik.