P. 1
IPS_Kelas_IX_smt1

IPS_Kelas_IX_smt1

|Views: 6,292|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2013

pdf

text

original

IPS.IX.1.1.01 s.d. IPS.IX.1.4.

09

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester

: Ilmu Pengetahuan Sosial : IX : 1

KEGIATAN SISWA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

KATA PENGANTAR
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SMP Terbuka, perlu adanya penyempurnaan modul sesuai dengan kurikulum saat ini. Oleh karena itu Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama berupaya melakukan penyempurnaan modul SMP Terbuka agar sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat memenuhi kebutuhan siswa, keadaan sekolah dan masyarakat sekitar. Seiring dengan dinamika penyempurnaan tersebut, ditetapkanlah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Kedua peraturan tersebut merupakan pedoman dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Modul sebagai sumber belajar utama dalam proses pembelajaran bagi siswa SMP Terbuka ini telah disusun dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam pembahasannya modul ini telah mencakup seluruh Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mencapai kompetensi lulusan minimal tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan disempurnakannya modul SMP Terbuka ini diharapkan siswa memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku. Mengingat Kurikulum yang digunakan dalam penulisan modul ini adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), maka masukan dan saran dari lapangan sangat diharapkan untuk penyempurnaan baik isi maupun perwajahan modul ini di masa yang akan datang. Semoga modul ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mutu pendidikan SMP Terbuka mengalami peningkatan sesuai dengan tuntutan jaman. Jakarta, Januari 2009 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Didik Suhardi, SH., M. Si NIP. 131270212

iii

DAFTAR ISI
Kata Pengantar Daftar Isi Halaman ....................................................................................................... iii ....................................................................................................... v vii 1 17 41

Petunjuk Belajar ....................................................................................................... IPS..IX.1.1.01 IPS.IX.1.1.02 IPS.IX.1.2.03 IPS.IX.1.2.04 Negara Maju dan Negara Berkembang ........................................ Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia ............... Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia ............... Peristiwa-peristiwa Politik dan Ekonomi Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan IPS.IX.1.2.05 Dekrit Presiden 5 Juli ............................................................. 1959 dan Pengaruh Yang

73

Ditimbulkannya IPS.IX.1.3.06 IPS.IX.1.4.07 IPS.IX.1.4.08 IPS.IX.1.4.09

.................................................................... ..........................................................

101 123 141 163 187

Perubahan Sosial Budaya Uang

.........................................................................................

Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya ....................................... Perdagangan Internasional ............................................................

Kepustakaan

.......................................................................................................

211

v

PETUNJUK BELAJAR Buku ini memuat 9 (sembilan) modul untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX Semester 1. Modul ini harus Kamu pelajari dan selesaikan dalam jangka waktu satu semester, baik melalui kegiatan belajar di TKB (Tempat Kegiatan Belajar) maupun belajar di luar TKB. Dalam mempelajari modul ini supaya diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Belajar dengan modul keberhasilannya tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Kamu dalam memahami dan mematuhi langkah-langkah belajarnya. 2. Belajar dengan modul dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok, baik di TKB atau di luar TKB. 3. Langkah-langkah yang perlu Kamu ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut : a. Usahakan Kamu (bila memungkinkan) memiliki buku paket Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama. b. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. c. Bila dalam mempelajari tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan temanteman yang lain. Dan bila inipun belum terpecahkan sebaiknya Kamu tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka. d. Setelah Kamu merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugas-tugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis Kamu. e. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Dan bila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Kamu berhak mengikuti tes akhir modul yang diselenggarakan oleh guru bina atau guru pamong. f. Bila dalam tes akhir modul Kamu dapat mencapai nilai 65 Kamu dapat mempelajari modul berikutnya. 4. Urutan kegiatan di atas harus Kamu taati, agar Kamu lebih cepat berhasil mempelajari modul ini.

Selamat Belajar

vii

IPS.IX.1.1.01

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial IX 1 4 X 40 menit

KEGIATAN SISWA
NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

Penulis : Drs. Sutama, Drs. Marlan Kasni Kr Pengkaji Materi : Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd Perevisi : Drs. Suhail Effendey

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat ! Saya sampaikan kepada semua siswa SMP Terbuka karena telah dapat mempelajari modul terdahulu dengan baik. Selanjutnya modul yang akan Kamu pelajari ini berjudul “ Negara Maju dan Negara Berkembang”. Untuk mencapai kompetensi dalam modul ini materi pelajaran yang harus Kamu pelajari adalah cirri-ciri dan contoh negara maju serta ciri-ciri dan contoh negara berkembang. Modul ini terdiri dari 2 kegiatan belajar. Kegiatan belajar 1 tentang Negara Maju. Kegiatan belajar 2 tentang Negara Berkembang. Untuk mempelajari modul ini diperlukan waktu 4 x 40 menit. Untuk menambah wawasan sebaiknya Kamu usahakan membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan materi pelajaran pada modul ini. Jangan lupa pula menyiapkan peta atau atlas untuk membantu memahami materi pelajaran modul ini. Jika tidak memiliki, cobalah pinjam ke sekolah indukmu. Apabila Kamu menemui kesulitan dalam mempelajari modul ini, diskusikan bersama temanmu atau tanyakan kepada guru bina atau guru pamongmu waktu tatap muka. Akhirnya selamat belajar! Semoga berhasil !

3

B. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Negara Maju 1. Standar Kompetensi Memahami kondisi perkembangan negara di dunia 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mengidentifikasi ciri-ciri negaramaju dan negara berkembang. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Memberi contoh negara maju dan negara berkembang disertai alasan-alasannya 4. Materi Pokok Untuk mencapai kompetensi dasar tersebut materi pokok yang harus Kamu pelajari adalah ciri-ciri negara-negara maju dan persebarannya. 5. Uraian Materi Negara-negara di dunia dikelompokkan menjadi dua yaitu negara-negara maju (developed country) dan negara-negara berkembang (developing country). Pada bagian ini terlebih dahulu kita bahas negara maju. Negara maju adalah negara yang telah mencapai tingkat kualitas hidup yang tinggi dalam berbagai bidang yang didukung oleh pemanfaatan teknologi maju dan tingkat ekonomi yang sudah tinggi. Suatu negara menjadi maju di berbagai bidang karena didukung oleh : a. Tingginya mutu sumber daya manusia (SDM). Mutu atau kualitas manusia sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan. Bagi negara maju kualitas pendidikan rata-rata sudah tinggi karena sebagian besar telah berpendidikan menengah keatas. Sumberdaya manusia merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi karena manusia mampu menciptakan teknologi baru dan mengembangkan teknologi yang sudah ada, serta mengorganisasikan faktor-faktor produksi lainnya. Karena pentingnya peran tersebut, maka sumber daya manusia harus ditingkatkan kualitasnya. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, diperlukan peningkatan dalam penguasaan : 1) ilmu pengetahuan dan teknologi ; 2) keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan ; 3) kebudayaan/adat istiadat/tingkah laku dan cara-cara berpikir tradisional menjadi lebih modern. Sumber daya manusia yang paling utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan ekonomi adalah para pengusaha yang mengorganisasikan dan menggabungkan faktor-faktor produksi lainnya untuk menciptakan barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat.

4

Benua Eropa

U

Gambar 01.1 Terutama Eropa Barat, banyak terdapat negara maju.

b. Besarnya pembentukan modal Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Kanada, Perancis dan Jerman, sekitar 10 – 20 % pendapatan disisihkan untuk pembentukan maupun penambahan modal. Hal ini menyebabkan investasi besar di berbagai bidang, selanjutnya mengakibatkan pendapatan tinggi. Persebaran negara-negara maju sebagian besar berada di Benua Eropa. Untuk itu perhatikan gambar 01.1 c. Pendapatan perkapita tinggi Pendapatan perkapita (income perkapita) merupakan pendapatan rata-rata tiap orang yang dihitung selama satu tahun. Negara-negara maju memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi dibandingkan negara berkembang, sehingga mereka dapat menabung untuk dipergunakan dalam usaha-usaha produksi. d. Tingginya teknologi Teknologi yang dimiliki dan diterapkan di negara maju umumnya teknologi tinggi. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting dalam pencapaian kemajuan bidang ekonomi. Nilai Tambah barang/jasa yang didapat oleh negara-negara maju jauh lebih besar bila dibandingkan dengan negara-negara yang sedang berkembang, karena teknologi maju dapat miningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi. Teknologi dapat mempercepat proses pembangunan dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menghasilkan barang dan jasa. Meningkatnya teknologi menyebabkan banyak tenaga manusia digantikan oleh mesin-mesin otomatis sehingga mempercepat produktivitas. Penggantian itu akan mempercepat laju pembangunan. Perhatikan tabel 1.1 berikut ini !

5

Tabel 1.1 Pendapatan Per Kapita Negara Maju (Data tahun 2005) No 1. 2. 3. 4. 5. Negara Maju Norwegia Swiss Amerika Serikat Jepang Inggris GNP per Kapita 59.590 54.930 43.740 38.980 37.600

Bandingkan dengan tabel 1.2 berikut ini ! Tabel 1.2 Pendapatan Per Kapita Negara Berkembang ( Data tahun 2005) No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Negara Berkembang Meksiko Brazil Kolombia Filipina Cina Indonesia Pakistan India Bangladesh Nigeria Etiopia GNP per Kapita 7.310 3.460 2.290 1.300 1.740 1.280 690 720 470 560 160

Dari tabel tersebut terlihat adanya perbedaan kesejahteraan penduduk antara negaranegara maju dengan negara-negara berkembang dan negara miskin. Sebagai contoh, pendapatan per kapita negara Norwegia sebesar US$ 59.590. Artinya pendapatan per kapita negara ini lebih dari 370 kalinya pendapatan per kapita negara Etiopia yang hanya berjumlah US$ 160. Coba perhatikan salah satu contoh kesibukan di negara maju pada gambar 01.2 Selanjutnya untuk membedakan antara negara maju dan negara berkembang terletak pada struktur ekonomi, laju pertumbuhan penduduk, pembentukan modal dan pendapatan per kapita. Umumnya, negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Kanada, dan Jerman memiliki struktur ekonomi yang berpusat pada industri. Perhatikan contoh kesibukan di negara maju pada gambar berikut

Gambar.01.2. Suasana tertib dan teratur di salah satu kota di negara maju

6

Mereka dapat menghasilkan barang-barang konsumsi, barang-barang modal, maupun alat-alat transportasi dalam jumlah besar. Tempat penjualan (pasar) barang-barang mereka juga terbuka luas karena banyak negara yang membutuhkannya. Sebaliknya, negara-negara berkembang termasuk Indonesia lebih dominan pada produksi agraris. Hasil produksi sektor agraris umumnya menjadi bahan dasar industri negara maju. Harganya juga relatif murah karena belum diolah menjadi barang jadi. Produksi sektor agraris ini dijual di pasaran dunia sehingga harganya tergantung pada keadaan perekonomian dunia. Laju pertumbuhan penduduk di negara berkembang jauh lebih cepat dibandingkan negara maju. Di negara berkembang, laju pertumbuhan penduduk rata-rata mencapai 2,3% dan dinegara maju hanya 0,7%. Akibat laju pertumbuhan yang tinggi ini, negara berkembang setiap tahunnya harus menginvestasikan lebih banyak uang untuk memenuhi kebutuhan pokok dan lapangan pekerjaan. Dengan demikian dana atau tabungan pembangunan negara-negara berkembang umumnya kecil. Tak heran apabila umumnya negara berkembang sangat bergantung pada dana pinjaman luar negeri untuk membiayai berbagai proyek pembangunan. Latihan. Diskusikan jawaban pertanyaan ini bersama teman-temanmu ! Pertanyaan : Mengapa negara Jepang dapat menjadi salah satu negara maju dan terkemuka di dunia? Faktor apakah penyebabnya?

Para siswa SMP Terbuka! Negara maju menguasai hampir seluruh informasi penting di dunia. Mereka memiliki peralatan yang modern. Untuk menyampaikan informasi ke seluruh dunia. Informasi inilah oleh negara-negara berkembang sering dijadikan pedoman hidup bagi penduduk atau bangsa-bangsa di negara tersebut. Karena begitu deras dan hematnya arus informasi maka sering hal-hal yang berasal dari negara maju dianggap suatu kebenaran dan harus dilaksanakan agar dianggap mengikuti perkembangan jaman. Contoh : Dari negara maju diinformasikan adanya model pakaian baru, padahal tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya negara-negara berkembang. Namun model ini tetap ditiru oleh penduduk di negara-negara berkembang karena dianggapnya mengikuti kemajuan. Dapat disimpulkan bahwa segala sesuatu yang berasal dari negara maju, oleh sebagian penduduk negara berkembang dianggap sesuai kemajuan jaman sehingga layak ditiru. Kosa Kata -Efektivitas -Efisien -GNP -Investasi -Kualitas -Per Kapita -Produktivitas -Struktur

: hemat tenaga : hemat waktu : Gross National Product (pendapatan kotor nasional) : penanaman modal : mutu : tiap-tiap orang (tiap kepala) per tahun : kemampuan memproduksi : susunan 7

6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. Sebutkan 4 faktor yang mendukung perkembangan negara maju? 2. Sebutkan 4 negara maju yang memiliki pendapatan perkapita tertinggi pada tahun 2005? 3. Apa perbedaan yang mencolok dari struktur ekonomi negara maju dengan negara berkembang?

8

Kegiatan 2 : Negara Berkembang 1. Standar Kompetensi Memahami kondisi perkembangan negara di dunia 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mengidentifikasi ciri - ciri negara maju dan negara berkembang. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi ciri-ciri negara maju dan negara berkembang 4. Materi Pokok Untuk mencapai kompetensi dasar tersebut materi pokok yang harus dipelajari adalah negara-negara berkembang 5. Uraian Materi Pada kegiatan 1 telah Kamu pelajari negara-negara maju yang rata-rata penduduknya memiliki kualitas hidup yang tinggi. Selanjutnya pada kegiatan 2 ini dibahas negara berkembang. Bagaimanakah kualitas hidup penduduk di negara-negara berkembang? Perhatikan uraian selengkapnya di bawah ini !. Negara berkembang adalah negara yang mempunyai pendapatan per kapita relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara maju. Negara-negara berkembang mempunyai tingkat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi, tingkat kesehatan yang rendah, dan tingkat melek huruf yang masih terbatas. Penduduknya banyak yang menderita penyakit akibat kekurangan gizi dan tinggal di perumahan-perumahan yang sederhana. Ini merupakan gambaran umum mengenai negara-negara yang sedang berkembang. Negara-negara yang memiliki kriteria sebagai negara berkembang contohnya adalah Indonesia, Nigeria, Ethiophia, India, Pakistan dan Philipina. Perhatikan peta Afrika pada gambar 01.3 Benua Afrika Banyak faktor yang mempengaruhi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang. Faktor-faktor ini antara lain adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, modal dan teknologi.

U
Gambar 01.3 Sebagian besar Negara di benua ini adalah Negara berkembang.

a. Sumber Daya Alam (SDA) Sumber daya alam dalam hal ini adalah kesuburan tanah, iklim, keadaan laut, hutan dan barang-barang tambang yang tersimpan dalam perut bumi. Jika suatu negara tanahnya subur, hutannya luas, lautnya kaya akan ikan, hasil tambangnya melimpah, 9

maka faktor-faktor alam ini merupakan faktor yang turut mensukseskan keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Sebaliknya jika tanahnya tandus, iklimnya kurang baik, barang tambang kurang, maka faktor alam ini akan memperlambat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Indonesia termasuk negara yang kaya akan sumber daya alam. Hal ini merupakan modal yang berharga bagi usaha pembangunannya, namun belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Tahukah Kamu apa sebabnya? b. Sumber Daya Manuasia (SDM) Sumber daya Manusia merupakan sumber daya produksi yang sangat penting. Kemampuan ekonomi suatu negara banyak tergantung pada keadaan sumber daya manusianya. Negara berkembang rata-rata mempunyai jumlah penduduk besar, namun tidak diimbangi oleh tersedianya lapangan kerja yang memadai. Akibatnya, banyak penduduk yang tidak dapat bekerja karena pendidikan mereka masih rendah dan kurang memiliki keterampilan yang memadahi. c. Modal Bagi semua negara terutama negara berkembang seperti Indonesia dibutuhkan modal untuk membangun. Dengan memiliki modal, sumber-sumber ekonomi potensial dapat diubah menjadi sumber ekonomi riil. Sumber ekonomi potensial merupakan sumber kekayaan alam yang belum dimanfaatkan seperti minyak bumi yang masih terdapat di perut bumi. Sedang sumber ekonomi riil merupakan sumber kekayaan yang telah dimanfaatkan seperti bensin, minyak tanah. Barang tambang yang ada di perut bumi akan berguna jika ada modal untuk menggali dan mengelolanya. Modal juga digunakan untuk membiayai proyek-proyek baik besar maupun kecil. Bagi negara-negara berkembang, kekurangan modal merupakan suatu masalah yang harus dipecahkan. Coba perhatikan dan camkan bagan berikut :

Pendapatan Rendah

Investasi Rendah

Tabungan Rendah

Pembentukan Modal Rendah
Gambar.01.4. Lingkaran kemiskinan di negara sedang berkembang

Masalah modal uang (finance) inilah yang umumnya dihadapi oleh negara-negara berkembang. Pendapatan perkapita yang rendah sekali mengakibatkan sulitnya melakukan pembentukan modal.

10

d. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerapan teknologi juga mempengaruhi laju pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Jika yang diterapkan teknologi sederhana atau bahkan hanya teknologi tradisional, hasil produksi akan terbatas dan harga pokoknya mahal. Sebaliknya, jika teknologi canggih yang digunakan, hasil produksinya akan melimpah dan harga pokoknya akan rendah, karena kegiatan produksi dapat dilakukan secara massal sehingga menekan biaya produksi. Salah satu sebab lambatnya pembangunan di negara-negara berkembang adalah karena ketertinggalan teknologi. Para siswa SMP Terbuka, perlu Kamu ketahui bahwa negara-negara berkembang pada umumnya merupakan negara-negara bekas jajahan, yang pada umumnya tertinggal dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Berikut ini adalah masalah-masalah yang dihadapi negara berkembang yaitu : 1) Kemiskinan. Para ahli ilmu sosial mendefinisikan kemiskinan sebagai masyarakat dalam keadaan kekurangan berbagai kebutuhan pokok. Kemiskinan itu relatif, artinya sangat tergantung pada standar hidup masyarakat sekitarnya. Jika dikatakan warga negara miskin, berarti kondisi warga masyarakatnya berada dibawah standar kehidupan layak masyarakat internasional. Penyebab kemiskinan antara lain karena sumber daya alam yang kurang, atau juga karena sumber daya manusia yang belum maksimal memanfaatkannya. 2) Pendidikan yang tertinggal. Selain kebodohan, negara berkembang mengalami ketertinggalan dalam bidang pendidikan, meskipun semua warga boleh dididik secara formal. Hal ini terjadi karenan pada saat merdeka mereka masih mengalami kekurangan tenaga guru, sarana, prasarana dan kurikulum yang belum tertata baik. 3) Kurangnya tenaga ahli. Beberapa negara berkembang belum memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh karena itu, untuk mengolah sumber daya alamnya, terpaksa memakai tenaga asing yang dibayar sangat mahal. Ini merupakan bagian dari pemborosan pembangunan negara berkembang. 4) Kesehatan dan kurang gizi. Penyakit menular masih banyak terdapat di negara berkembang, misalnya malaria, tipus, kolera, TBC, kusta dan sebagainya. Hal ini berkaitan langsung dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit dan pentingnya kesehatan sementara itu pengetahuan tentang gizi masih sangat rendah. Mereka makan asal kenyang saja, tanpa peduli kandungan gizi makanan yang mereka makan. Bahkan banyak masyarakat negara berkembang kekurangan makan, terutama berdasarkan ukuran kalori. Seseorang dikatakan kekurangan makan apabila makanannya bergizi rendah, yaitu rata-rata kurang dari 2.500 kalori. Berdasarkan ukuran itu diperkirakan 60%-70% penduduk dunia dalam keadaan kekurangan makan. 5) Tingkat kesejahteraan yang rendah. Setelah Perang Dunia II berakhir banyak sekali negara yang terjajah itu memperoleh kemerdekaannya. Penjajah tersebut meninggalkan luka-luka yang dalam seperti penderitaan dan kesengsaraan lahir dan batin serta banyak ketinggalan dalam segala bidang. Kelompok negara dunia ketiga merupakan negara yang kemajuan teknologi dan ekonominya paling rendah dalam sistem dunia modern. Di sebagian besar negara Dunia Ketiga atau negara berkembang dewasa ini, pertanian masih mendominasi kegiatan ekonomi dan jumlah petani melebihi jumlah tenaga kerja di sektor-sektor lainnya. Sebagian besar petani 11

mengerjakan lahan yang sempit dengan teknik pertanian yang mereka warisi dari nenek moyang mereka ratusan tahun yang lalu. Walaupun industrialisasi telah tumbuh di hampir semua negara berkembang proses itu belum berjalan secara maksimal, akibatnya sebagian masyarakat masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Gambar.01.5. Pemukiman kumuh, banyak dijumpai di Negara berkembang

6) Ketahanan Nasional. Banyak negara berkembang yang kondisi ketahanan nasionalnya sangat rapuh. Sering sekali terjadi kudeta berdarah, perang antar suku bangsa, gerakan separatis dan sebagainya. Selain itu pengaruh kekuatan politik negara-negara besar masih tetap terasa pada segara-negara berkembang. 7) Demografi (Kependudukan). Negara-negara berkembang juga mempunyai beban berat karena keadaan demografi mereka seperti pertumbuhan penduduk yang tinggi. Tingginya angka pertumbuhan penduduk disebabkan oleh angka kelahiran yang masih tinggi terutama di kalangan petani yang menginginkan banyak anak untuk tenaga kerja dibidang pertanian. Pembangunan Ekonomi Negara Berkembang Pembangunan ekonomi adalah usaha yang dilakukan secara terus-menerus. Disamping bertujuan mencapai pertumbuhan GNP, pembangunan ekonomi juga bertujuan mengatasi ketimpangan pemerataan pendapatan, memperbaiki kelembagaan dan menegakkan keadilan. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi adalah sebagai berikut : a. Faktor Alam Khusus bagi negara sedang berkembang, kekayaan alam sangat berpengaruh terhadap jalannya pembangunan ekonomi. Sebagian besar negara sedang berkembang bertumpu pada kekayaan alamnya dalam melaksanakan pembangunan 12

ekonominya. Namun, perlu diingat bahwa kekayaan alam yang berlimpah saja belum menjamin keberhasilan pembangunan ekonomi apabila tidak diikuti dengan kemampuan mengelola. Selain itu, perlu juga diingat bahwa kekayaan alam yang dieksploitasi (di kelola) semakin lama akan semakin habis. Oleh sebab itu, perlu perhitungan dengan cermat di dalam mengelola kekayaan alam yang dimiliki. Faktor alam yang dimaksud antara lain kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut. b. Faktor Teknologi dan Barang Modal Kemajuan teknologi dapat mendukung lebih cepatnya pelaksanaan perkembangan ekonomi. Kemajuan teknologi yang diikuti dengan kemampuan investasi akan semakin mempercepat laju perkembangan ekonomi suatu negara. Kemajuan teknologi dapat mempengaruhi : 1) efisiensi produksi, dan 2) peningkatan kualitas hasil produksi. c. Faktor Budaya Faktor ini dapat berfungsi sebagai motivator atau pendorong pelaksanaan pembangunan, tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya dapat berfungsi sebagai pendorong apabila adat istiadat atau kehidupan tradisi masyarakat dapat menunjang pembangunan, misalnya masyarakat yang berpola hidup hemat berarti akan mempercepat terkumpulnya modal sehingga mempercepat pembangunan. Contoh yang lain sikap kerja keras, jujur, ulet dan sebagainya. Namun, ada juga faktor budaya yang bersifat sebagai penghambat, misal kebiasaan boros, malas bekerja dan sebagainya. Selain ketiga faktor tersebut di atas masih terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan atau perkembangan ekonomi, negara berkembang yaitu : a. Rendahnya Kualitas Tenaga Kerja Pada umumnya kualitas tenaga kerja di negara berkembang masih rendah sehingga tingkat produktivitasnyapun rendah. Oleh sebab itu, pada negara berkembang perlu adanya pelatihan tenaga kerja, peningkatan pendidikan, baik kualitas maupun kuantitasnya. b. Rendahnya Daya Beli Masyarakat Akibat rendahnya daya beli masyarakat negara berkembang, hasil produksi tidak lancar dikonsumsi. Hal ini akan berakibat terhambatnya perluasan produksi. Kesempatan produsen untuk memasarkan hasil produksinya sangat terbatas atau pasar hasil produksinya sempit sehingga keuntungan kecil dan produsen enggan memperluas usahanya. Selanjutnya, bagaimanakah sebaiknya pembangunan di negara-negara berkembang dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut ini ! Pembangunan di satu pihak membutuhkan pabrik-pabrik agar produksi dapat ditingkatkan. Namun, di pihak lain keberadaan pabrik ini telah mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti polusi udara, serta pencemaran sungai dan tanah oleh limbah industri. Sungai yang tercemar limbah industri mengakibatkan rusaknya ekosistem di sungai. Air minum penduduk yang berasal dari sungai juga tercemar. Sampai disinilah pembahasan negara-negara berkembang. Selanjutnya kerjakan tugas 2, sebelum minta tes akhir modul kepada guru !

13

Kosa Kata - daya beli - kriteria - maksimal - melek huruf - riil

: : : : :

kemampuan membeli ukuran, pedoman mencapai titik puncak dapat membaca (tahu) huruf nyata

6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas! 1. Tentukan 4 faktor yang mempengaruhi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang? 2. Sebutkan contoh negara berkembang di kawasan Asia dan kawasan Afrika masingmasing dua Negara? 3. Sebutkan 4 masalah yang dihadapi oleh negara-negara yang sedang berkembang?

14

C. PENUTUP Saya ucapkan selamat kembali, karena Kamu telah selesai mempelajari modul ini. Selanjutnya untuk mengingat kembali materi pelajaran yang telah Kamu pelajari, bacalah kesimpulan dibawah ini ! 1. Negara-negara di dunia dikelompokkan 2 yaitu negara-negara maju dan negara-negara berkembang. 2. Suatu negara menjadi negara maju karena didukung oleh : a. Tingginya mutu sumber daya manusia. b. Besarnya modal c. Pendapatan perkapita tinggi d. Tingginya teknologi 3. Contoh negara maju yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Perancis, Kanada dan Australia. 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, modal dan teknologi 5. Masalah-masalah umum yang dihadapi negara berkembang yaitu : a. Kemiskinan b. Pendidikan yang tertinggal c. Kurangnya tenaga ahli d. Kesehatan dan kurang gizi e. Kesejahteraan yang rendah f. Ketahanan Nasional g. Demografi (kependudukan) 6. Contoh berkembang antara lain : Indonesia, Pakistan, Banglades, Papua Nugini, Philipina, India, dan masih banyak lagi Sampai disini apakah Kamu telah memahami isi materi pelajaran dalam modul ini? Bila sudah, segeralah temui guru Kamu untuk minta diadakan tes akhir modul. Ingat nilai yang Kamu peroleh harus diusahakan paling rendah 65 (enam puluh lima). Selamat menempuh tes akhir modul! Semoga sukses!

15

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. a. b. c. d. 2. a. b. c. d. 3. Tingginya mutu sumber daya manusia Besarnya pembentukan modal Pendapatan per kapita tinggi Tingginya teknologi Swiss Jepang Amerika Serikat Inggris

Negara maju memiliki struktur ekonomi yang berpusat pada industri, sedangkan struktur ekonomi negara berkembang berpusat pada sektor agraris atau pertanian.

Tugas 2 1. a. b. c. d. Sumber daya alam Sumber daya manusia Modal Teknologi

2.

a. Indonesia dan Philipina b. Nigeria dan Ethiophia a. Kemiskinan b. Kebodohan c. Pendidikan yang tertinggal d. Kurangnya tenaga ahli e. Rendahnya tingkat kesehatan dan kurang gizi f. Kesenjangan ekonomi

3.

16

IPS.IX.1.1.02

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial IX (Sembilan) 1 (Satu) 6 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
PERANG DUNIA II DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDONESIA

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: Drs. Bambang Sumbogo, M.Si Drs. Idham Khalid : Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. : Dra. Asih Priati S. Subandio : Drs. Warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat jumpa kembali siswa SMP Terbuka. Bagaimana keadaan kamu sekarang? Semoga kamu senantiasa dalam keadaan sehat sejahtera. Sekarang kamu sampai pada modul yang berjudul Perang Dunia II dan Pengaruhnya terhadap Indonesia. Modul ini dibagi menjadi 3 (tiga) kegiatan, yaitu : Kegiatan 1 : Perang Dunia II, Sebab Terjadi dan Perkembangannnya. Kegiatan 2 : Pengaruh Perang Dunia II Terhadap Indonesia. Kegiatan 3 : Perlawanan Rakyat dan Pergerakan Kebangsaan Melawan Jepang. Jika kamu tekun mempelajarinya maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan modul ini adalah 6 X 40 menit. Nah, selamat belajar!

19

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 :

Perang Dunia II

1. Standar Kompetensi Memahami perkembangan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Perang Dunia II (termasuk pendudukan Jepang) serta pengaruhnya terhadap keadaan sosial, ekonomi, dan politik Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi : 1. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dunia II 2. Mendeskripsikan proses berlangsungnya Perang Dunia II. 4. Materi Pokok : 1. Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dunia II 2. Proses berlangsungnya Perang Dunia II. 5. Uraian Materi a). Sebab-sebab Umum Terjadinya Perang Dunia II 1. Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) LBB adalah organisasi dunia yang didirikan pada tahun 1919 yaitu setelah berakhirnya Perang Dunia I. LBB didirikan atas usul Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson. Tujuan didirikannya LBB adalah untuk: a) Menjamin perdamaian dunia b) Menghindari peperangan c) Menggalang anggotanya untuk mentaati hukum dan perjanjian internasional LBB yang berpusat di Geneva, Swiss, gagal mencapai tujuannya. Permusuhan antar negara tetap terjadi, perjanjian tidak dipatuhi dan akhirnya perang pun tak dapat dicegah. LBB tidak dapat bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar aturan yang telah disepakati. Hal ini terjadi karena: 1. LBB tidak memiliki alat (pasukan) untuk memaksa anggota yang tidak patuh. 2. keanggotaan LBB bersifat sukarela. Setiap negara anggota LBB dapat dengan mudah menyatakan keluar sebagai anggota. Bahkan Amerika Serikat yang menganjurkan didirikannya LBB tidak mau menjadi anggota. 2. Perlombaan Senjata Setelah Perang Dunia I usaha untuk membatasi persenjataan tidak berhasil. Negara-negara maju saling berlomba membuat senjata. Curiga mencurigai anatara satu negara dengan negara lain timbul kembali. Demi keamanannya negara-negara itu berlomba memproduksi senjata sebanyak mungkin. Pabrikpabrik senjata didirikan. Pusat-pusat penelitian persenjataan mengembangkan senjata-senjata jenis baru yang lebih hebat.

20

3. Politik Aliansi (mencari kawan, persekutuan) Karena takut dan curiga akan terjadinya perang lagi menimbulkan kebutuhan akan adanya kawan untuk saling membantu. Negara-negara tersebut mencari kawannya sendiri dan timbullah blok-blok di antara negara-negara tersebut. Hal ini mempertajam keadaan dan menjurus kepada perang. 4. Nafsu Imperialisme. Lahir negara-negara ultra-nasional yang kuat dan timbul kembali nafsu imperialisme (menjajah) dengan dalih tertentu. Seperti Hakko I Chiu dari Jepang, Italia dengan program Italia-Iridenta dan Libensraum dari Jerman. 5. Terjadinya pertentangan faham (idiologi) Setidaknya ada 3 (tiga) faham atau ideology yang dominan di dunia saat itu: a. Faham Liberal yaitu faham kebebasan individu. Faham ini dianut anatar lain Perancis, Inggris, Amerika Serikat. b. Faham Fascis (baca: fasis). Di Negara fascis pemerintahannya bersifat totaliter. Pemerintah berkuasa secara total. Kekuasaan pemerintah dianggap sebagai kekuasaan Negara. Rakyat harus mengabdi kepada kepentingan pemerintah sekalipun mengorbankan kepentingan dirinya. Kepentingan pemerintah adalah segala-galanya dan harus didahulukan. Barangsiapa tidak mentaati pemerintah dianggap sebagai musuh negara dan akan ditangkap dan dipenjara. Faham ini dianut oleh Jerman, Italia dan Jepang. c. Faham komunis dimana negara mengatur rakyatnya dalam ekonomi, politik dan sosial-budaya. Negara Komunis pertama adalah Rusia. Rusia bercita-cita menyebarkan ideology komunis ke seluruh dunia. Negara komunis pada hakekatnya juga adalah negara totaliter. Tentu saja masing-masing menganggap fahamnyalah yang terbaik, dan faham lain dianggap salah sehingga harus disingkirkan. Pertentangan faham ini juga mendorong terjadinya permusuhan antar negara. 6. Semangat balas dendam (Revanche Idea) Rasa ingin balas dendam ini terutama dilakukan oleh Jerman yang kalah dalam Perang Dunia I. Jerman merasa terhina sehingga timbul keinginan untuk membalas dendam terhadap negara-negara yang dahulu mengalahkan negaranya. b). Sebab khusus terjadinya Perang Dunia II. Sebab khusus terjadinya Perang Dunia II adalah: 1) Jerman menyerbur Polandia pada tanggal 1 Sepetember 1939. 2) Jepang menyerang Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941

21

Gambar 02.1. Serangan pasukan Jerman ke Polandia Tahun 1939

c). Negara-negara yang memulai terjadinya Perang Dunia II Negara-negara yang memulai terjadinya Perang Dunia II adalah Jerman, Italia dan Jepang. Di negara-negara tersebut muncul pemerintahan totaliter. Setelah Perang Dunia I berakhir di Italia, Jerman dan Jepang tumbuh rasa kebangsaan yang sangat ekstrim. Mereka merasa dirinya sebagai bangsa yang paling hebat dan harus menjadi pengauasa dunia. Perasaan itu justru tumbuh dari perasaan tertekan, tidak berdaya dan terhina. Ditengah masyarakat seperti itu lahir gerakan-gerakan menumbuhkan kembali rasa kebanggan kebangsaan yang kuat. Gerakan itu adalah: 1) Gerakan Fascisme. Gerakan ini tumbuh di Italia. Setelah Perang Dunia I Italia mengalami kemerosotan ekonomi yang parah, sehingga Italia menjadi negara yang lemah. Bangsa Italia mengalami krisis kepercayaan diri yang parah. Rakyat Italia dihinggapi rasa takut jika perang terjadi lagi maka negaranya akan ahncur. Di tengah keadaan seperti itu muncul Gerakan Fascio de Combattimento. Gerakan ini menggugah kembali rakyat untuk bangkit menjadikan Italia Negara yang kuat. Gerakan ini dipimpin oleh Benito Mussolini. Setelah banyak pendukungnya gerakan ini menjelma menjadi Partai Fascis. Pada tahun 1922 Benito Mussolini terpilih menjadi Perdana Menteri. Mussolini mendapat dukungan mayoritas rakyat Italia. Tahun 1926 Mussolini mejadi seorang ditaktor dengan gelar il duce yang artnya sang pemimpin. Mussolini bercita-cita untuk meraih kembali kejayaan Italia seperti zaman Romawi. Kejayaan masa lampau itu mereka sebut Italia La Prima yang artinya Italia Raya yaitu menguasai kembali daerah-daerah sekeliling Laut Tengah. Daerah peraiaran Laut Tengah mereka sebut mare nostrum yang artinya laut kami (lautnya bangsa Italia).

22

Demikian pula daerah dan negeri yang banyak didiami oleh orang-orang Italia. Mereka tuntut sebagai wilayah Italia. Mereka menyebutnya Italia Irredenta. Misalnya daerah Tunisia dan Tripoli di Afrika Utara. Pulau Malta da Corsica. Serta daerah Triesta dan Albania di Semenenjung Balkan. Untuk memenuhi tuntutannya itu maka pada tahun 1935 Italia merampas Tripoli (Lybia) dan pada tahun 1938 menyerbu Albania.

Gambar 02.2. Benito Mussolini pengembang Facisme di Italia

2) Gerakan Naziisme. Negara Jerman setelah Perang Dunia I mengalami keadaan yang lebih parah daripada Italia. Dalam Perang Dunia I Jerman adalah negara yang kalah perang. Sebagai negara yang kalah Jerman harus membayar ganti rugi akibat perang. Akibatnya Jerman mengalami kesulitan ekonomi. Keuangan negara terkuras untuk membayar pampasan perang. Pada tahun 1919 Adolf Hitler mendirikan Nazional-Sozialistische Deutsche Arbeiter-Partei atau sering disebut secara singkat Nazi. Apa tujuan Nazi? Nazi membangkitkan kebanggan kebangsaan rakyat Jerman yang ekstrim. Menurut Hitler bangsa Jerman adalah keturunan Arya yang unggul. Program kerjanya disebut Program Arya 1923. Sebagai bangsa Arya yang unggul Jerman memerlukan ruang hidup (Libensraum) yang lebih luas. Hitler menuntut negeri dan daerah-daerah sekitarnya yang banyak berpenduduk orang Jerman, sebagai wilayah negeri Jerman. Hitler juga mencanangkan program rasisme yaitu anti Yahudi. Orang Yahudi dimanapun di muka bumi dianggap musuh bangsa Jerman dan harus dimusnahkan. Pada tahun 1933 Hitler diangkat sebagai kanselir. Tahukah Kamu apa itu Kanselir? Kanselir artinya Perdana Menteri. Antara 1933-1934 Hitler mebangun perekonomian dengan meningkatkan produk industri dan pertanian.Termasuk industri persenjatan. Setelah merasa kuat Hitler melancarkan politik aneksasi, yaitu merampas negeri-negeri sekitarnya. Pada tahun 1938 Jerman merebut Austria, kemudian daerah Sudenten di Chekoslawakia, dan pelabuhan Danzig di Polandia. Dan pada tanggal 1 September 1939 menyerbu Polandia. Serangan ini menjadi awal terjadinya Perang Dunia II. 23

3). Gerakan Fascisme Militer di Jepang. Sejak masa Restorasi Meiji tahun 1868, Jepang tumbuh menjadi negara industri yang maju. Jepang membutuhkan daerah jajahan untuk memperoleh bahan baku dan memasarkan hasil industrinya. Pada tahun 1941 kalangan militer Jepang berhasil merebut pemerintahan. Jepang mengembangkan pemerintahan militer dibawah pimpinan Perdana Menteri Hideki Tojo. Pemerintah Jepang kemudian melancarkan program yang disebut Hakko Ichi-u yang artinya delapan penjuru mata angin dalam satu atap. Maksudnya ialah Jepang akan menguasai negara-negara sekitarnya dan menjadi pemimpinnya. Untuk merbut negara-negara disekitarnya itu tidaklah mudah. Mengapa? Karena negara-negara Asia pada waktu itu merupakan jajahan negara-negara barat.Maka tidak ada pilihan lain Jepang harus berperang dengan para penjajah tersebut. Pada tanggal 7 Desember 1941 Angkatan Udara Jepang membombardir pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai. Serangan ini menjadi awal terjadinya Perang Dunia II di Asia-Pasifik.

Gambar 02.3. Pemboman Pangkalan Angkatan Laut milik Amerika Serikat di Pearl Harbour, oleh pasukan Jepang, 7 Desember 1941

d). Jalannya Pertempuran Negara yang terlibat Perang Dunia II banyak sekali dan terbagi dalam 2 (dua) blok, yaitu: 1. Blok Sekutu : antara lain Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, dan China. 2. Blok As (Blok Poros) yaitu: Jerman, Italia dan Jepang. Tiga negara ini membentuk Poros Roberto (Poros Roma, Berlin, Tokyo). Pada periode 1939 – 1942 Blok As mengalami kemenangan yang gilang gemilang. Pada tahun 1939 setelah berhasil merebut Polandia Jerman berhasil pula menduduki Belanda, Belgia dan Luxemburg. Tahun 1940 Jerman berhasil menguasai Perancis. Dengan bantuan Rumania dan Bulgaria pasukan Jerman dengan mudah menguasai Semenanjung Balkan hingga ke Pulau Kreta. Pasukan Jerman juga menyerbu Mesir dan berhadapan dengan Inggris, karena Mesir adalah jajahan Inggris. Pada tanggal 2 Juni 1942 pasukan Jerman dikerahkan untuk menyerbu Rusia. Pasukan Jerman hanya berhasil menduduki sebagian wilayah Rusia.

24

Sementara itu pada awalnya pasukan Jepang juga mengalami kemenangan yang gemilang. Setelah berhasil menghancurkan Pearl Harbour, pasukan Jepang menyerbu Cina. Dalam waktu relative singkat Cina dapat dikuasai. Jepang melanjutkan serangan ke Asia Tenggara berhadapan dengan Negara-negara penjajahnya yaitu: Perancis, Inggris, Belanda dan Amerika Serikat. Pasukan Jepang terus dikerahkan untuk menguasai Negara-negara Pasifik. Kemenangan Blok As menyebabkan mereka menguasai daerah yang sangat luas. Kekuatan militernya terpencar ke negara-negara yang dikuasainya. Hal ini menyebabkan kemampuan militernya lemah. Memasuki tahun 1942 kekuatan berbalik Sekutu telah berhasil menyusun kekuatannya kembali. Tanggal 7 Mei 1942 Jepang mengalami kekalahan dalam pertempuran di Laut Karang, di Pasifik selatan, sebelah timur Papua Niugini. Tanggal 12 November 1942 Jerman dikalahkan Inggris dalam pertempuran di sekitar Iskandariyah, Mesir. Tanggal 19 November 1942 Jerman dikalahkan oleh Rusia dalam pertempuran di Stalingard, Rusia. Pasukan Sekutu dibawah pimpinan Jendral Eisen hower menyerbu Italia. Mussolini dapat ditangkap. Italia menyerah pada tanggal 1 Mei 1944. Setelah berhasil mengalahkan Jerman di Stalingard pasukan Rusia menyerbu dan merebut daerah Balkan. Hongaria, Rumania dan Bulgaria dikuasai Rusia. Pasukan Rusia terus bergerak memukul mundur pasukan Jerman. Wilayah disekitar Laut Baltik dikuasainya. Tanggal 1 Mei 1945 pasukan Rusia merebut Berlin, ibukota Jerman. Sementara itu pasukan gabungan Inggris dan Amerika Serikat menyerbu dari arah barat. Pada tanggal 24 Agustus 1944 Perancis berhasil direbut. Tanggal 2 September 1944 Belgia direbut oleh Sekutu. Kemudian Luxemburg dan Belanda juga dikuasai. Pasukan gabungan ini terus maju menggempur Jerman dari arah barat. Akhirnya pada tanggal 7 Mei 1944 Jerman menyerah kepada Sekutu. Adolf Hitler didapati telah mati bunuh diri.

Ganbar 02.4. Medan tempur Perang Dunia II di Eropa. Tanda panah menunjukan pergerakan tentara yang saling menyerang

25

Di Asia-Pasifik pasukan Jepang terus menderita kekalahan. Pasukan Amerika Serikat dibawah pimpinan Jendral Mac Arthur dan Laksamana Chester Nimitz terus maju. Tanggal 22 Oktober 1944 Philipina berhasil direbut. Tanggal 17 Maret 1945 Iwo Jima direbut. Begitupun Kepaulauan Okinawa berhasil direbut pula oleh Amerika Serikat pada tanggal 21 Juni 1945. Karena Jepang tidak mau menyerah maka pada tanggal 6 Agustus 1945 kota Hiroshima di bom atom. Kota Hiroshima hancur dan puluhanribu penduduknya meninggal. Namun karena Jepang tidak juga mau menyerah, maka pada tanggal 9 Agustus 1945 kota Nagasaki dijatuhi bom atom. Nagasaki hancur dan puluhan ribu penduduknya meninggal. Amerika Serikat mengancam jika Jepang tidak juga mau menyerah maka satu persatu kota-kota di Jepang akan dijatuhi bom atom. Bom atom adalah jenis bom yang ledakannya sangat dahsyat. Senjata ini baru pertama digunakan dalam peperangan. Waktu itu yang memiliki bom atom hanyalah Amerika Serikat. Melihat kehancuran yang luar biasa akibat bom atom, maka pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Dengan demikian berakhirlah perang dunia II. Secara keseluruhan Perang Dunia II berlangsung dari tahun 1939 – 1945. Menyadari kehancuran akibat perang, maka setelah Perang Dunia II dibentuklah organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tugas utama PBB adalah menajaga perdamaian dunia dan mencegah setiap kemungkinan terjadinya perang.

Kosakata Negara totaliter Aliansi Imperialisme

: : :

Libensraum Ultra-nasional Comintern Sebab khusus

: : : :

Negara yang mengarahkan seluruhnya untuk negara dan tidak mengabaikan individu. Ikatan dua negara atau lebih untuk tujuan politik Faham politik yang menganggap bahwa negaralah yang menjadi tujuan, dan setiap warga negara sebagai alat untuk mencapai tujuan Ruang hidup rasa kebangsaan yang terlalu berlebihan Comunis internasional Penyebab utama

Rangkuman 1. Sebab-sebab terjadinya PD II (sebab umum) a. Kegagalan LBB dalam menghadapi negara-negara besar. b. Perlombaan senjata. Untuk menjaga keamanannya masing-masing negara saling mempersenjatai diri c. Politik mencari kawan untuk membentuk kekuatan, timbul blok-blok antara lain : Blok Prancis, Blok Jerman, dan Blok Rusia d. Timbul Imperialismen Baru e. Terjadi pertentangan faham antara faham liberalis, faham fasis dan faham komunis. Ketiganya saling bersaing dan berusaha saling menyingkirkan. f. Semangat membalas dendam. Jerman yang kalah padaPerang Dunia I ingin membalas dendam

26

2. Sebab khusus PD II di Eropa disebabkan oleh Jerman menyerang Polandia, dan di Asia, Jepang menyerang Pearl Harbour 1941. 3. Negara yang memulai perang adalah: Jerman, Jepang, Italia. 4. Negara-negara yang tergabung dalam negara sekutu antara lain : Amerika, Inggris, Prancis, Australia, Rusia, Belanda, dsb, sedang Blok Poros antara lain Jerman, Jepang, dan Italia 5. Setelah Perang Dunia II berakhir dibentuk Perserikatan Bangsa-bangsa.

6. Tugas 1 1. Tuliskaang sebab khusus Perang Dunia II! 2. Blok apa sajakah yang saling berhadapan dalam Perang Dunia II? 3. Apakah yang menyebabkan Italia ikut terlibat dalam Perang Dunia II? 4. Apa yang menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu? 5. Apa nama organisasi dunia yang dibentuk sesudah Perang Dunia II?

27

Kegiatan 2. Pendudukan Jepang di Indonesia 1. Standar Kompetensi Memahami perkembangan Negara di dunia. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Perang Dunia II (termasuk pendudukan Jepang) serta pengaruhnya terhadap keadaan sosial, ekonomi dan politik Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menggambarkan secara kronologis proses Perang Dunia II di Asia dan Pasifik serta pendudukan militer Jepang atas Indonesia. 4. Materi Pokok a. Kronologi Perang Dunia II b. Pendudukan Jepang atas Indonesia. 5. Uraian Materi a. Latar belakang dan tujuan pendudukan Jepang di Indonesia Sejak Restorasi Meiji tahun 1868, kehidupan masyarakat Jepang mengalami kemajuan pesat. Jepang memperoleh kedudukan terkemuka di bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik. Industri berkembang pesat sedangkan lahan pertanian berkurang karena pertumbuhan penduduk yang tinggi. Akibatnya Jepang terdorong melakukan politik imperialisme. Politik imperialisme Jepang direalisasikan dengan melakukan ekspansi ke wilayah sekitar. Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905 berhasil memperoleh daerah Mancuria dan pulau Sakhalin Selatan. Jepang semakin bernafsu memperoleh daerah-daerah sekitarnya, bahkan lebih jauh, Jepang ingin menguasai Asia. Dalam dokumen rahasia yang disebut Tanaka Memorial yang dikirim kepada Kaisar disebutkan bahwa : Jepang memikul tugas suci untuk memimpin bangsa-bangsa di Asia Timur dan akan disusun dalam suatu lingkungan persemakmuran Asia Timur Raya. Deklarasi itu disebut dengan Hakko Ichiu. Dalam melaksanakan politik ekspansi serta merebut daerah pemasaran di Asia, Jepang berhadapan dengan para penjajah barat seperti: Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda. Untuk menghadapi Jepanga Amerika Serikat kemudian membentuk Front ABCD yang terdiri dari Amerika Serikat, British (Inggris), Cina, dan Dutch (Belanda). Jepang kemudian melakukan propaganda tentang rencana membentuk Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya. Dengan propaganda ini bangsa-bangsa di Asia dan Pasifik dapat menerima kedatangan Jepang sebagai saudara tua yang akan membebaskannya dari kekuasaan penjajah Barat. b. Pendudukan Jepang di Indonesia. Bagaimana proses pendudukan Jepang di Indonesia? Ikutilah uraian berikut! Jepang memulai keterlibatannya dalam perang dunia II dengan melakukan penyerangan ke Pearl Harbour, pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Hawai. Dengan penyerangan Jepang tersebut terjadilah Perang Dunia II di kawasan 28

Asia Timur dan Pasifik yang dikenal sebagai Perang Pasifik atau Perang Asia Timur Raya. Setelah menghancurkan Pearl Harbour Jepang melanjutkan penyerangan ke wilayah Asia Tenggara untuk merebut wilayah-wilayah yang dikuasai penjajah Barat antara lain Philipina, Vietnam, Birma, Malaya, dan Indonesia. Perhatikan peta berikut!

Gambar02. 5. Ekspansi Jepang

Peta di atas adalah gambaran proses ekspansi Jepang ke Asia Tenggara dan Pasifik Pada tanggal 1 Maret 1942, Jepang mendarat di pulau Jawa. Jepang melakukan serangan hebat, menyerang, mendesak dan menghancurkan kekuatan militer Belanda. Tanggal 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itu Jepang menguasai Indonesia. Untuk menguasai wilayah Indonesia yang sangat luas, Jepang membagi Indonesia menjadi dua daerah kekuasaan, yaitu: - Sumatera, Jawa dan Madura dibawah kekuasaan Angkatan Darat Jepang dengan pusat kekuasannya di Jakarta. - Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Irian dibawah kekuasaan Angkatan Laut dengan pusat kekuasan di Makassar. Untuk menjalin kerjasama pihak Angkatan Laut Jepang menempatkan seorang perwira penghubung di Jakarta, yaitu Laksamana Tadashi Maeda.

Gambar 02.6. Peta penyerbuan Jepang ke Indonesia

29

Pada awalnya, Jepang bersikap sangat baik kepada bangsa Indonesia. Jepang mengaku seabagai saudara tua dan datang untuk membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Para pemimpin bangsa Indonesia yang dipenjarakan oleh Belanda dibebaskan. Dalam bidang pendidikan Jepang mempebolehkan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran disamping bahasa Jepang. Bendera merah-putih boleh dikibarkan disamping bendera bendera Jepang, Hinomaru. Demikian juga lagu Indonesia Raya boleh dinyanyikan setelah Lagu Kimigayo. Jepang bahkan menjanjikan akan memberi kemerdekaan kepada bangsa Indonesia dikemudian hari.

Tetapi kebaikan itu hanyalah kedok belaka. Jepang sebenarnya berniat menjajah Indonesi untuk selamanya. Dalam perjalanan waktu berikutnya Jepang bertindak sangat kejam, bahkan terkadang sampai diluar batas kemnusiaan.
Tindakan Jepang yang sangat menyengsarakan rakyat di antaranya : 1. Memaksa bangsa Indonesia menyerahkan hasil bumi, ternak, perhiasan, dan lainlain dengan dalih untuk keperluan perang melawan penjajah barat (Amerika dan kawan-kawan) 2. Pengerahan tenaga kerja paksa yang disebut Romusha, banyak dikirim ke Malaysia, Birma, Vietnam, dan lain-lain untuk pembangunan sarana militer. Pada umumnya tidak kembali lagi ke tanah air karena meninggal. 3. Penindasan terhadap gerakan-gerakan yang dinilai, melawan pendudukan Jepang.

Gambar 0.2.7. Inilah prktik-praktik penjajahan Jepang di Indonesia. Gambar kanan memperlihatkan rakyat diwajibkan menyerahkan hasil bumi untuk kepentingan Jepang. Gambar kiri adalah kekejaman yang dilakukan Jepang di Indonesia (1942 – 1945)

Bagaimana nasib pergerakan kebangsaan Indonesia pada masa penjajahan Jepang? Jepang bersikap sangat keras. Semua kegiatan politik yang dianggap mengancam kedudukan Jepang dilarang. Dengan demikian, semua organisasi pergerakan yang dibentuk pada masa sebelum Jepang masuk ke Indonesia dibekukan. Sebagai gantinya, Jepang membentuk organisasi-organisasi yang dapat dikelompokan menjadi 2 macam, yaitu : organisasi semi militer dan organisasi militer.

30

a. Organisasi semi militer di antaranya : 1. Seinendan atau barisan pelopor Berdiri tanggal 9 Maret 1943 dengan anggota pemuda yang berusia 14 sampai 22 tahun. Tujuannya untuk melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah air mereka dari serangan musuh. Mereka mendapat latihan kemiliteran.

Gambar 02.8 Barisan Seinendan, terdiri dari pemuda usia 14 – 22 tahun

2. Kaibodan (Barisan Pembantu Polisi) Berdiri pada tanggal 29 April 1943. Anggotanya terdiri dari para pemuda yang berusia 26 sampai 35 tahun. Mereka memperoleh latihan untuk membantu tugas kepolisian. 3. Fujiankai atau Himpunan Wanita. Berdiri pada bulan agustus 1943. Anggotanya khusus kaum wanita yang sudah berusia 15 tahun. Tujuannya memperkuat pertahanan dengan cara mengumpulkan dana wajib yang berupa perhiasan, hewan ternak, bahan makanan dan sebagainya untuk kepentingan Jepang. b. Organisasi-organisasi militer, diantaranya: 1) Heiho (Pembantu prajurit Jepang) Dibentuk bulan April 1943. Anggotanya terdiri dari pemuda berusia antara 18-25 tahun, dengan pendidikan paling randah Sekolah Dasar. Mereka dididik kemiliteran dan diberi senjata. Heiho banyak yang dikirim ke Birma dan kepulauan Solomon. 2) Peta (Pembela Tanah Air) Dibentuk tanggal 3 Oktober 1943. Tugasnya adalah untuk mempertahankan tanah air Indonesia dengan sekuat tenaga dari serangan musuh. Untuk menjadi prajurit Peta, para pemuda dididik secara khusus di Tangerang, Banten. Sedangkan untuk calon perwira Peta dididik di Bogor.Mereka dididik dengan disiplin yang sangat keras.

31

Gambar 02.9. Pasukan PETA sedang berlatih menggunakan

Peta dan Heiho mempunyai perbedaan. Heiho adalah bagian dari tentara Jepang, sedangkan Peta merupakan kelompok sendiri yang terdiri dari orang-orang Indonesia dan terpisah dari pasukan Jepang. Dari prajurit Peta muncul tokoh-tokoh nasional di bidang militer antara lain Jenderal Sudirman, Jenderal Gatot Subroto, Jenderal Ahmad Yani, dan sebagainya. Kosakata - Restorasi Meiji : pembaharuan (pendewasaan) Jepang saat pemerintahan Kaisar Meiji. - Imperialism : penjajahan - derealisasi : diwujudkan - doktren : ajaran Rangkuman Sejak Restorasi Meiji (1868) Jepang maju di berbagai bidang di antaranya bidang Industri. Kemajuan industri Jepang membutuhkan negara jajahan untuk mendapatkan bahan baku dan memasaran hasil indistrinya.. Untuk itu Jepang menjadi negara imperialis (penjajah) Jepang menyerang Pearl Harbour 7 Desember 1941. Pecah Perang Dunia II di wilayah Asia-Pasifik. Perang ini disebut juga Perang Pasifik atau Perang Asia Timur Raya. Dalam Perang Pasifik saling berhadapan antara Jepang dan Front ABCD. Tanggal 1 Maret 1942 Jepang mendarat di pulau Jawa. Tanggal 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati, Subang, Jawa Barat. Ternyata Jepang menjajah sangat kejam, antara lain merampas harta benda rakyat dan memaksa rakyat menjadi Romusha.Kesengsaraan terjadi di seluruh Indonesia, bahaya kelaparan mengancam penduduk di mana-mana. Jepang membentuk organisasi-organisasi militer dan semi militer, seperti: Seinendan, keibodan, Fujinkai, Heiho dan Peta.

32

6. Tugas 2 1. Apa tujuan ekspansi Jepang ke negara lain di Asia? 2. Apa isi dokumen Tanaka Memorial? 3. Sebutkan 3 (tiga) tindakan Jepang yang sangat menyengsarakan rakyat Indonesia selama tahun 1942 – 1945! 4. Sebutkan 3 organisasi semi militer pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. 5. Apa perbedaan Peta dengan Heiho?

33

Kegiatan 3

: Bentuk-bentuk Perlawanan pada Masa Pendudukan Jepang.

1. Standar Kompetensi Memahami perkembangan Negara di dunia. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Perang Dunia II (termasuk pendudukan Jepang) serta pengaruhnya terhadap keadaan sosial, ekonomi, dan politik Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendeskripsikan bentuk-bentuk perlawanan rakyat dan pergerakan Indonesia di berbagai daerah pada masa pendudukan Jepang. 4. Materi Pokok a. Bentuk-bentuk perlawanan rakyat pada masa pendudukan Jepang. b. Pergerakan kebangsaan Indonesia pada masa pendudukan Jepang 5. Uraian Materi Pada uraian Kegiatan 2 kamu ketahui bahwa Jepang sangat kejam terhadap bangsa Indonesia. Apakah bangsa Indonesia diam dan mengalah saja terhadap segala tindakan Jepang tersebut? Tentu saja tidak. Berbagai perlawanan timbul. Pergerakan nasional yang di larang pun muncul dalam bentuk dan nama yang lain. Perjuangan menuju ke kemerdekaan Indonesia tidak pernah padam. Berbagai bentuk perlawanan dilakukan bangsa Indonesia, baik berupa perlawanan bersenjata, melalui organisasi pergerakan maupun perjuangan bawah tanah.Perlawanan tersebut adalah: a. Perlawanan bersenjata Perlawanan bersenjata terhadap penjajah Jepang terjadi hampir di setiap daerah. Perlawanan-perlawanan yang diuraiakan berikut ini hanya sebahagiannya saja, diantaranya yaitu: 1. Perlawanan rakyat Aceh Terjadi di Aceh pada tanggal 10 November 1942 dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Pertempuran dimulai dengan penyerangan pasukan Jepang ke Cot Plieng. Pada saat itu rakyat baru saja selesai melaksanakan shalat subuh. Pasukan Jepang berhasil dipukul mundur oleh rakyat Aceh yang hanya menggunakan senjata tradisional (golok dan rencong). Jepang melakukan serangan kedua, tetapi juga dapat dipukul mundur. Pada serangan ketiga Jepang dapat mengalahkan perlawanan rakyat Cot Plieng. Tengku Abdulah Jalil dapat meloloskan diri. Tetapi ketika akan melakukan shalat di suatu tempat ia ditembak mati oleh pasukan Jepang. Sementara waktu perlawanan berhenti. 2. Perlawanan rakyat Sukamanah, Singaparna, Tasikmalaya. Perlawanan dipimpin oleh KH. Zaenal Mustafa yang menolak pemaksaan Jepang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama Islam misalnya melakukan penghormatan pada Tenno Heika dengan menyembah matahari karena Kaisar Jepang (Tenno) dianggap titisan dewa matahari (Ameterasu Omikami). Untuk melawan Jepang . KH. Zaenal Mustafa mengajarkan teknik bela diri kepada para santri dan kepada masyarakat sekitarnya.

kebangsaan

34

3.

4.

5.

6.

Jepang tidak menyukai tingkah laku KH. Zaenal Mustafa. Pada tanggal 25 Februari 1944 Jepang melakukan penyerangan ke Sukamanah. Perlawanan dilakukan dengan sengit, tetapi tidak seimbang. KH. Zaenal Mustafa berhasil ditangkap, dibawa ke Tasikmalaya, kemudian dipindahkan ke Jakarta dan dijatuhi hukuman mati. Beliau di makamkan di Ancol, daerah Tanjung Priok, Jakarta. Perlawanan masyarakat Indramayu Terjadi pada bulan terjadi tahun 1943 dipimpin H. Hadriyan. Perlawanan bermula di desa Karangampel yang kemudian menjalar ke desa-desa lain di Indramayu. Tetapi perlawanan ini segera dapat dipadamkan oleh Jepang. Perlawanan rakyat Pontianak Terjadi tanggal 16 Oktober 1943 dan dilakukan oleh berbagai golongan berpusat di gedung Medan Sepakat di Pontianak, Kalimantan Barat. Mereka merencanakan perlawanan, tetapi cepat diketahui oleh Jepang. Selanjutnya Jepang mengadakan penangkapan dan pembunuhan besar-besaran terhadap rakyat dan tokoh masyarakat Pontianak. Perlawanan prajurit dari kesatuan Giyugun di Aceh. Terjadi pada bulan November 1944, dipimpin oleh Teuku Abdul Hamid, seorang perwira Giyugun. Jepang melakukan perbuatan keji dengan membunuh keluarga para pelaku, sehingga mengakibatkan Teuku Abdul Hamid beserta anak buahnya menyerah. Perlawanan prajurit PETA di Blitar Tanggal 14 Februari 1945, prajurit PETA di Blitar memberontak terhadap Jepang karena tidak tahan lagi melihat penindasan Jepang terhadap rakyat. Dalam pertempuran, PETA terdesak, banyak pemimpin PETA yang menyerah. Sodanco Supriyadi (pemimpin pemberontakan) dibantu Muradi mengundurkan diri ke lereng gunung Kawi. Muradi kemudian menyerah. Prajurit yang menyerah dibawa ke Mahkamah Militer di Jakarta, di antaranya ada yang dihukum mati, yaitu Dr. Ismail, Muradi, Suparyono, Hakim Mangkudijaya, Sunarto dan Sudarmo. Sedangkan Supriyadi dan sekitar seratus orang anak buahnya terus melakukan perlawanan. Sisa kekuatan perlawanan ini akhirnya dapat dihancurkan oleh Jepang. Supriyadi sendiri tidak pernah diketahui nasibnya sampai kini.

Gambar 02.10. Sejumlah anggota Peta yangmelakukan pemberontakan di Blitar sedang menghadapi pengadilan militer Jepang, di Jakarta

35

b. Pergerakan kebangsaan. Organisasi pergerakan kebangsaan pada jaman Jepang dilarang. Namun bukan berarti tidak ada pergerakan kebangsaan pada waktu itu. Sebahagian tokoh-tokoh nasional memperjuangkan kemerdekaan dengan cara memanfaatkan organisasiorganisasi yang dibentuk oleh Jepang, yaitu: 1) Gerakan 3A Organisasi ini dipimpin oleh Mr. Syamsudin dan Sukarjo Wiryopranoto. Tugasnya dalah melakukan propaganda agar rakyat mendukung Jepang dalam menghadapi Sekutu. Isi pokok propagandanya ada 3, yaitu: - Nippon Cahaya Asia - Nippon Pelindung Asia - Nippon Pemimpin Asia Tetapi pada tahun 1943 Gerakan 3A dibubarkan karena kurang mendapat sambutan dari rakyat Indonesia. 2) Pusat Tenaga Rakyat (Putera) Putera dibentuk tanggal 1 Maret 1943 dipimpin oleh empat serangkai yaitu: Ir.Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantoro, KH. Mas Mansyur. Tujuan Jepang membentuk organisasi ini adalah untuk memusatkan kekuatan rakyat membantu Jepang. Tetapi oleh empat serangkai Putera lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa Indonesia. Misalnya membela rakyat agar terhindar dari kekejaman Jepang dan tempat mendidik kader-kader perjuangan. Jepang yang menyadari hal ini, akhirnya membubarkan Putera pada tahun1944. 3) Syuisintai (Barisan Pelopor) Setelah Putera dibubarkan Jepang membentuk Jawa Hokokai (Kebaktian rakyat Jawa). Salah satu bagian dari Jawa Hokokai adalah Syuisintai (Barisan Pelopor) yang dipimpin oleh Ir. Soekarno dan beberapa tokoh nasional lainnya. Barisan pelopor merupakan organisasi pemuda pertama pada zaman Jepang yang dipimpin kaum nasionalis. Para tokoh nasionalis berusaha memanfaatkan Barisan Pelopor sebagai tempat menanamkan semangat kebangsaan di kalangan pemuda Indonesia. Diantaranya mengerahkan para pemuda mendengarkan pidato para tokoh, yang didalam menyelipkan kata-kata untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan nasional. c. Mengadakan gerakan Bawah Tanah Gerakan bawah tanah adalah gerakan perlawanan yang dilakukan sembunyisembunyi dan sangat rahasia agar tidak ditangkap oleh tentara Jepang. Secara diam-diam para tokoh menghimpun kekuatan dan secara sembunyi-sembunyi menanamkan semangat nasional di kalangan rakyat. Contohnya Sutan Syahrir yang dalam gerakannya menyamar sebagai petani nanas di daerah Bogor. Selain menjalin kontak rahasia dengan gerakan bawah tanah di sekitar Jakarta, Sutan Syahrir giat menanamkan semangat nasionalisme kepada rakyat didaerah tersebut. Demikianlah perlawanan rakyat terhadap Jepang dilakukan dengan berbagai cara. Perjuangan yang berlangsung terus-menerus dan pantang menyerah dikemudian hari membuahkan hasil yang gemilang. Nah dengan demikian berakhirlah uraian Kegiatan 3. yang merupakan kegiatan teakhir dalam modul ini. Jangan lupa kerjakan soal-soal tugas dengan baik.

36

Kosakata - Senjata tradisional

: senjata yang di miliki rakyat dan umumnya dibuat dengan cara sederhana misalnya: parang, golok, keris, dan sebagainya. - Tenno : gelar untuk raja (Kaisar) Jepang - Gerakan di bawah tanah : usaha perlawanan secara sembunyi-sembunyi Rangkuman Bangsa Indonesia tetap melakukan perlawanan terhadap Jepang. Berbagai cara di lakukan antara lain dengan : 1. Perlawanan bersenjata, diantaranya : a. Perlawanan rakyat Aceh di Cot Pheng (1942) dipimpin Teuku Abdul Jalil (1942) b. Perlawanan rakyat Sukamanah, Singaparna, di bawah KH. Zaenal Mustafa (Februari 1944) c. Perlawanan masyarakat Indramayu (1943) d. Perlawanan masyarakat Pontianak ( Oktober 1943) e. Perlawanan pasukan Giyugun di Aceh (November 1944) f. Perlawanan PETA di Blitar dipimpin oleh Supriyadi (Februari 1945). 2. Pergerakan kebangsaan dengan memanfaatkan organisasi yang dibentuk oleh Jepang, seperti: Gerakan 3 A, Putera dan Jawa Hokokai (Syuisintai) 3. Mengadakan gerakan bawah tanah antara lain dipimpin oleh Sutan Syahrir di Jakarta dan sekitarnya.

6. Tugas 3 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar pada buku catatanmu! 1. Bagaimanakah sikap bangsa Indonesia terhadap pendudukan Jepang? 2. Sebutkan 3 (tiga) perlawanan rakyat terhadap Jepang selama pendudukannya di Indonesia! 3. Siapakah pemimpim pemberontakan Peta di Blitar? 4. Siapa saja yang disebut empat serangkai pemimpin PUTERA yang memanfaatkan organisasi tersebut untuk perjuangan kemerdekaan? 5. Siapakah pemimpin Gerakan bawah tanah di sekitar Jakarta?

37

C. PENUTUP

Siswa SMP Terbuka, kamu telah menyelesaikan modul yang berjudul Masa Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia. Saya ucapkan selamat untuk kamu yang telah menyelesaikan modul ini, saya yakin kamu telah memahami seluruh materi pelajaran yang kamu pelajari pada modul ini. Jika ternyata masih ada yang belum dipahami dengan baik, pelajari ulang, catat bagian yang terasa sulit, kemudian tanyakan pada Guru Pamongmu. Selanjutnya, mintalah tes akhir modul pada Bapak/Ibu gurumu. Kerjakan tes tersebut dengan baik dan penuh percaya diri. Saya percaya kamu akan mendapat nilai yang baik. Nah, selamat menempuh Tes Akhir Modul, semoga berhasil!

38

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Sebab Khusus Perang Dunia II a. Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 September 1939. b. Jepang menyerang Pearl Harbour, 7 Desember 1941 2. Blok As (Jerman, Italia, Jepang) melawan Blok Sekutu, Amerika, Inggris, Prancis, Rusia, dan China) 3. Cita-cita untuk membentuk Italia La Prima dan Italia Iredenta 4. Karena Hiroshima dan nagasaki dijatuhi bom atom. 5. Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB) Tugas 2 1. Jepang mengalami kemajuan cepat di berbagai bidang (Ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, Industri) sehingga menduduki negara-negara sekitarnya untuk memperoleh bahan mentah da2 daerah memasarkan barang industrinya. 2. Isinya: Jepang memikul tugas suci untuk memimpin bangsa-bangsa di Asia Timur. 3. Yaitu: a. Memaksa bangsa Indonesia menyerahkan hasil bumi, ternak, perhiasan, dan lainlain. b. Pengerahan tenaga kerja paksa yang disebut Romusha. c. Penindasan terhadap gerakan-gerakan yang dinilai, melawan pendudukan Jepang. 4. Seinendan, Keibodan, Fujimkai 5. Perbedaannya adalah: Heiho adalah bagian dari tentara Jepang, sedangkan Peta merupakan kelompok tersendiri yang terdiri dari orang-orang Indonesia dan terpisah dari pasukan Jepang. Tugas 3 1. Melakukan perlawanan dengan berbagai cara 2. Tiga dari perlawanan berikut ini: a. Perlawanan rakyat Aceh di Cot Plieng b. Perlawanan rakyat Sukamanah, Singaparna c. Perlawanan masyarakat Indramayu d. Perlawanan masyarakat Pontianak e. Perlawanan pasukan Giyugun di Aceh f. Perlawan Peta di Blitar 3. Supriyadi 4. Ir. Sukarno, Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H. Mas Mansyur. 5. Sutan Syahrir

39

IPS.IX.1.2.03

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial IX 1 8 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
PERJUANGAN MEPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

: Drs. Syafrudin Drs. H. Idham Halik : Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. : Dra. Asih Priati S. Subandio : Drs. Warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Dalam modul IPS Kelas VIII Semester 2 kamu telah mempelajari mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia serta proses terbentuknya negara Republik Indonesia. Maka pada modul ini kamu akan mempelajari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Mengapa setelah Indonesia merdeka kita masih harus berjuang? Karena tidak lama setelah Indonesia merdeka Belanda masuk kembali ke Indonesia dan berusaha merebut kembali kekuasaan dari bangsa Indonesia. Oleh karena itu bergeloralah perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan segenap kemampuan. Pejuangan ini terasa berat karena Indonesia sebagai Negara yang baru merdeka sudah harus berperang menghadapi Belanda, sedangkan waktu itu kita belum mempunyai tentara. Rakyat disetiap daerah terpanggil untuk tampil ke medan tempur menghadapi Belanda. Mereka membentuk lasykar perjuangan, yang dengan persenjataan seadanya (bahkan terkadang hanya bersenjatakan bambu runcing) bersatu padu menghadapi musuh. Bersyukur bahwa pada zaman Jepang banyak pemuda Indonesia yang menjadi tentara PETA. Berbekal senjata yang diperoleh semasa menjadi tentara Jepang itu mereka gunakan untuk berperang melawan Belanda. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang telah menyerah kalah kepada Sekutu. Oleh karena itu diberbagai daerah para pemuda berusaha merampas senjata tentara Jepang untuk modal perjuangannya. Nah demikian berat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu kita harus bersyukur dan senantiasa menghargai jasa para pahlawan Indonesia. Ribuan para lasykar pejuang yang gugur dalam perang mempertahankan kemerdekaan tersebut. Dalam modul akan dibahas masalah-masalah menganai: - Kedatangan tentara Sekutu ke Indonesia. - Proses Belanda masuk kembali Indonesia - Pertempuran-pertempuran melawan Sekutu dan Belanda - Perjuangan menghadapi Agresi Belanda I dan II - Perjuangan diplomasi melalui perundingan-perundingan dengan Sekutu dan Belanda. Materi tersebut akan dibahas dalam 4 (empat) kegiatan. Jika tekun maka kamu akan dapat menyelesaikannya dalam waktu 8 x 40 menit. Selamat belajar.

43

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1

:

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendiskripsikan factor yang menyebkan terjadinya konflik Indonesia Belanda, peran dunia internasional dan pengaruh konflik tersebut terhadap Negara kesatuan Republik Indonesia. 4. Materi Pokok Belanda masuk lagi ke Indonesia Peristiwa heroik di berbagai daerah - Pertempuran Surabaya - Pertempuran Ambarawa - Pertempuran Semarang - Bandung Lautan Api - Pertempuran Medan Area - Peristiwa Bendera merah putih di Manado 5. Uraian Materi a. Belanda masuk kembali Indonesia Inggris mendapat tugas dari Sekutu untuk melucuti senjata tentara Jepang di Indonesia Untuk melaksanakan tugas itu Inggris membentuk suatu komando khusus yaitu Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) dipimpin oleh Letnan Jenderal Sir Philip Christion. Adapun tugas AFNEI di Indonesia yaitu : 1) Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang 2) Membebaskan tawanan perang 3) Melucuti senjata Jepang dan mengumpulkan orang-orang Jepang untuk dipulangkan ke negerinya 4) Menegakkan dan mempertahankan keadaan damai, untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah sipil 5) Menghimpun keterangan dan menuntut (mengadili) penjahat perang. Daerah tugas AFNEI dibagi 3 devisi, yaitu : 1) Divisi India ke 23 dipimpin oleh Mayor Jenderal D.C. Howthorn untuk Jawa Barat 2) Divisi India ke 5 dipimpin oleh Mayor Jenderal E.C. Mansergh untuk Jawa Timur 3) Divisi India ke 26 dipimpin oleh Mayor Jenderal H.M. Chambers. Diam-diam Inggris mengadakan perjanjian rahasia dengan Belanda sehingga kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia diboncengi oleh tentara NICA

44

(Netherlands Indies Civil Administration (pemerintah sipil Belanda) yang dipimpin oleh H.J. Van Mook. Tentara Sekutu mendarat di pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta, pada tanggal 5 September 1945. Selain itu Sekutu mendarat pula di Pelabuhan Tanjung Emas. Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Bulan September 1945 mulai terjadi pertempuran di Jakarta antara pejuang Indonesia melawan Sekutu yang di boncengi pasukan NICA. Penembakan yang membabi buta terhadap para pemimpin Indonesia di Jakarta menyebabkan keamanan tidak terjamin. Pada bulan Januari 1946 presiden dan wakil presiden dipindahkan ke Yogyakarta untuk meneruskan pemerintahan Indonesia. Sementara itu di daerah-daerah lain terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan tentara sekutu dan sisa tentara Jepang. b. Peristiwa heroik di berbagai daerah 1) Pertempuran Surabaya Tanggal 19 September 1945 di hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya terjadi Insiden Bendera. Insiden ini berpangkal dari tindakan Belanda yang mengibarkan bendera Belanda (merah putih biru) di atas menara Hotel Yamato. Tindakan itu membuat amarah rakyat yang kemudian menyerbu hotel itu Bendera merah-putih-biru diturunkan, dirobek warna birunya dan dinaikkan lagi warna merah putih. Kedatangan tentara Sekutu di Surabaya pada mulanya di terima secara baik. Tetapi pihak Sekutu mengabaikan rakyat Indonesia. Tanggal 17 Oktober 1945 tentara Sekutu menyerbu pejuang Republik untuk membebaskan perwiraperwira sekutu dan pegawai RAPWI yang di tahan Republik. Rakyat Indonesia melakukan serangan balik terhadap pos-pos Sekutu diseluruh kota Surabaya. Untuk sementara tembak-menembak dapat dihentikan. Tetapi pihak Sekutu tetap saja melakukan penembakan terhadap rakyat Indonesia. Tembak-menembak terjadi lagi dan menyebabkan Brigjen Mallaby terbunuh. Pada tanggal 9 Nopember 1945 Letnan Christison mengeluarkan ultimatum yang sangat menusuk perasaan rakyat Indonesia. Apa isi ultimatum Inggris itu? Isi ultimatum itu ialah “Semua pemimpin dan orang-orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya batas waktu yang diberikan jam 06.00 tanggal 10 Nopember 1945” Ultimatum itu tidak dihiraukan oleh rakyat Indonesia sehingga Inggris menyerbu Surabaya dari laut, udara dan darat dengan senjata modern. Berkobarlah pertempuran Surabaya tanggal 10 Nopember 1945 antara pasukan Sekutu dan NICA Belanda melawan rakyat Indonesia di Surabaya.

45

Gambar 03.6. Salah satu pertempuran Surabaya

Surabaya bagaikan lautan api. Pejuang-pejuang Indonesia di Surabaya dengan semangat rela berkorban melawan Sekutu dan NICA. Sekutu membombardir Surabaya dari segala penjuru. Gubernur Suryo bersama pimpinan lain seperti Bung Tomo, Sungkono, Dr. Moestopo, Ruslan Abdul Gani, da lain-lain membakar semangat rakyat Surabaya untuk melawan Sekutu dan NICA. Setelah bertempur selama satu bulan barulah Sekutu dapat menguasai kota Surabaya. Pertempuran ini menimbulkan banyak korban jiwa dan harta benda. Untuk mengenang peristiwa heroik tersebut pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 10 Nopember sebagai Hari Pahlawan. 2) Pertempuran Ambarawa Pertempuran Ambarawa diawali oleh mendaratnya tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Bathel di Semarang, tanggal 20 Oktober 1945. Kedatangan pasukan Sekutu yang diboncengi tentara Belanda NICA. Pecahlah pertempuran di Magelang kemudian di Ambarawa. Pasukan Sekutu dan NICA berhasil dipukul mundur ke Semarang tanggal 15 Desember 1945. Perlawanan di Ambarawa dan Magelang dipelopori oleh TKR dari kesatuan Infantery Angkatan Darat di bawah pimpinan Kolonel Sudirman, kepala Devisi V Banyumas. Oleh karena itu anggal 15 Desember ditetapkan sebagai hari Infantri. Namun demikian tidak sedikit pula pahlawan kita yang gugur di medan tempur, diantara ialah Letkol Isdiman pimpinan Resimen Banyumas. Pertempuran hebat di daerah ini terkenal dengan sebutan Palagan Ambarawa (artinya medan laga Ambarawa). Tokoh lain yang terlibat pertempuran di Ambarawa di antaranya, Letkol. M. Sarbini Komandan Kedu, Suryo Sumpeno Komandan Batalion I.

46

Untuk mengetahui medan laga Ambarawa perhatikanlah peta di bawah ini!

Gambar 03.8. Peta Palagan Ambarawa

3) Pertempuran Semarang Pada pertengahan bulan Oktober 1945 sekitar 400 orang veteran Angkatan laut Jepang memberontak. Mereka dipersenjatai oleh NICA untuk memberontak terhadap Indonesia Pecahlah pertempuran antara tentara Jepang melawan TKR dan pemuda-pemuda Indonesia di Jatingaleh, Semarang Pertempuran berlangsung 5 hari mengakibatkan sekitar 2.000 orang rakyat Indonesia dan 100 orang Jepang tewas. Diantaranya dr. Karyadi Kepala Laboratorium Pusat Rumah Sakit Rakyat di Semarang gugur. Paling banyak korban jatuh di Simpang Lima (sekarang dibangun Tugu Muda Semarang). Pertempuran berhenti setelah mencapai persetujuan antara Guburnur Wongsonegoro, SH, dengan pihak Jepang. 4) Pertempuran Medan Area Berita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia baru sampai di Medan tanggal 27 Agustus 1945. Berita tersebut dibawa oleh Mr. Teuku M. Hassan yang diangkat menjadi Gubernur Sumatera. Pasukan Sekutu dibawah pimpinan Bigjen T.E.D Kelly mendarat di Medan pada tanggal 9 Oktober 1945. Sebelumnya Belanda sudah mendaratkan kelompok komando yang dipimpin oleh Westerling. Sementara itu para pemuda yang dipelopori oleh Ahmad Tahir segera membentuk TKR Medan. Tanggal 13 Oktober 1945 pecah pertempuran yang kemudian dikenal dengan nama “Pertempuran Medan Area” Tanggal 18 Oktober 1945 Sekutu mengeluarkan maklumat yang melarang rakyat membawa senjata dan harus menyerahkannya kepada tentara Sekutu. Pertempuran tidak hanya terjadi di Medan saja tetapi di daerah-daerah Sumatera lainnya. Seperti Padang, Bukit Tinggi, Aceh dan lain-lain. Selain menghadapi tentara Sekutu dan NICA juga menghadapi sisa-sisa tentara Jepang. Tentara Jepang berhasil dipukul mundur.

47

Gambar 03.1. TKR Sumatera Timur

5) Peristiwa Merah Putih di Manado Pada akhir tahun 1945 Belanda telah mengusai Manado. Para pemuda bergerak melakukan perlawanan. Mereka membentuk lasykar perjuangan dengan nama Pasukan Pemuda Indonesia (PPI) dibawah pimpinan Mayor Wuisan. Pada tanggal 14 Pebruari 1946 PPI berhasil merebut kekuasaan pemerintahan di Manado dari tangan Belanda. Secara serempak rakyat mengibarkan bendera merah–putih sebagai tanda kemenangan. PPI kemudian mengerahkan kekuatan untuk merebut markas Belanda di Tomohon dan Tondano. Kedua markas itu berhasil direbut, dan menawan sekitar 600 orang Belanda. Para pejuang kemudian membentuk pemerintahan RI di Sulawesi Utara. B.W. Lapian terpilih menjadi residen. Sedangkan Ch. Taulu menjadi pimpinan ketentaraan dengan pangkat Letnan Kolonel. Pembentukan pemerintahan ini segera dilaporkan ke pemerintah pusat, di Yogyakarta. Nah, sampai disini berakhirlah uraian kegiatan 1. Kamu segera dapat mengerjakan tugas pada akhir kegiatan ini. Kalau sudah selesai, kamu boleh melanjutkan untuk mempelajari kegiatan 2.

Kosakata AFNEI NICA Insiden Ultimatum Diboncengi Menawan : : : : : : pasukan khusus Sekutu yang bertugas di Indonesia pemerintah sipil Belanda kejadian, peristiwa peringatan keras atau ancaman ditumpangi menangkap/menahan/memenjarakan

48

Rangkuman Inggris yang merupakan salah satu anggota Sekutu, mendapat tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang di Indonesia. Pada mulanya kedatangan pasukan Sekutu disambut dengan baik oleh Indonesia, tetapi setelah diketahui bahwa Pasukan Sekutu Inggris dibocengi tentara NICA (Belanda), maka Indonesia tidak simpati lagi kepada Sekutu. Kedatangan pasukan Sekutu dan NICA menyebabkan timbulnya pertempuran di Jakarta, Surabaya, Semarang, Ambarawa, Bandung, Medan, dan Sulawesi. Pertempuran antara Indonesia dan Belanda akhir tahun 1945 dan awal tahun 1946 diakhiri dengan Perjanjian Linggar Jati tanggal 25 Maret 1947.

6. Tugas 1 1. Siapakah Panglima Pasukan AFNEI? 2. Sebutkan dua tugas pasukan AFNEI di Indonesia! 3. Apa isi ultimatum Let. Jen. Chistison tanggal 9 Nopember 1945 terhadap pejuang Republik Indonesia di Surabaya? 4. Jelaskan apa sebabnya tanggal 10 November ditetapkan sebagai hari pahlawan? 5. Siapa tokoh-tokoh di bawah ini : a. Mr. Teuku Moh. Hassan b. R.M. Suryo c. Wongsonegoro, SH d. Dr. Sam Ratulangi

49

Kegiatan 2 :

Perjuangan Menegakkan Kemerdekaan Indonesia.

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan terjadinya tindakan-tindakan perjuangan untuk menegakkan kemerdekaan Indonesia di berbagai daerah. 4. Materi Pokok Perjuangan Menegakkan Kemerdekaan Indonesia di berbagai daerah. 1) Di Sumatera 2) Di Kalimantan 3) Di Sulawesi 4) Insiden Bendera di Surabaya 5. Uraian Materi Peristiwa-peristiwa perjuangan menegakkan kemerdekaan Indonesia terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Seperti halnya di daerah Jakarta dan sekitarnya peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia juga mendapatkan sambutan dan dukungan rakyat di daerah-daerah lain. Para pemuda di daerah-daerah luar Jawa menyambut peristiwa itu dengan berbagai usaha untuk mempertahankannya. Bagaimanakah usaha yang para pejuang lakukan? Jawabnya dapat kamu baca pada uraian di bawah ini ! 1) Di Sumatera Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia diumumkan para pemuda di Sumatera menyambutnya dengan penuh semangat. Mereka mempelopori perebutan gedunggedung pemerintah yang masih didududki Jepang. Untuk membela dan menegakan kemerdekaan para pemuda membentuk laskah-laskar perjuangan. Di Aceh dibentuk lasykar perjuangan dengan nama API (Angkatan Pemuda Indonesia), di Bengkulu dan Bukit Tinggi didirikan PRI (Pejuang Republik Indonesia), dan lasykar Hisbullah. Di samping itu para pemuda bekas anggota PETA segera membentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat). Setelah mengetahui bahwa pasukan Sekutu akan datang ke Sumatera, maka para pemuda pejuang dan anggota BKR segera melakukan perebutan senjata dari tentara Jepang. Akibatnya pertempuran antara pemuda melawan pasukan Jepang pun berkobar. Pasukan Jepang berusaha mempertahankan senjatanya agar tidak jatuh kepada pejuang Indonesia. Di Aceh para pemuda berjuang dengan gigih untuk merebut senjata dari tentara Jepang, dan berhasil merebut senjata dalam jumlah yang cukup banyak.

50

Tidak lama setelah perebutan senjata dari Jepang, kemudian datanglah pasukan Sekutu di bawah Komando Jenderal Chambers. Pasukan Sekutu tersebut mendarat di Medan, Padang, dan Palembang. Sejak itu terjadilah pertempuran-pertempuran yang cukup hebat antara pasukan Sekutu melawan para pemuda pejuang di Sumatera. Pertempuran-pertempuran tersebut di antaranya Pertempuran Medan Area yang telah diuraikan dalam kegiatan 1. Para pemuda Sumatera berusaha mempertahankan daerahnya agar tidak jatuh ke tangan Belanda. 2) Di Kalimantan Pasukan Sekutu mendarat di kota-kota besar di Kalimantan pada pertengahan September 1945, semakin lama jumlah pasukan Sekutu di Kalimantan semakin banyak. Mereka didatangkan dari Australia. Di tengah-tengah suasana kedatangan pasukan Sekutu yang semakin lama semakin banyak itu ternyata ada orang-orang Kalimantan yang berani menyebarkan berita tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia. Mereka berusaha membangkitkan semangat rakyat Kalimantan dan menyadarkan rakyat supaya bersatu dan berjuang untuk menentang kedatangan Belanda yang membonceng Sekutu. Pada tanggal 24 Oktober 1945 pasukan Sekutu menyerahkan kekuasaanya di Kalimantan kepada Belanda (NICA). Untuk menghadapi pasukan NICA, rakyat Kalimantan membentuk laskar-laskar perjuangan. Laskar-laskar perjuangan tersebut di antaranya - BPRI Kalimantan di bawah pimpinan M. Ruslan dan Hadhariyah. - Germeri (Gerakan Mempertahankan Republik Indonesia) di bawah pimpinan Hasnan Basuki dan Baderun. - BPPKI (Barisan Pelopor Pemberontakan Kalimantan Indonesia) di bawah pimpinan A.A. Hamidhan dan M. Yusi. - PPRI (Pemuda Penyongsong Republik Indonesia) dan organisasi-organisasi pejuang lainnya. Di samping itu kaum ulama juga tidak mau ketinggalan. Para ulama berjuang di bawah pimpinan Hasbullah, menyerukan agar rakyat Kalimantan tidak bekerja sama dengan NICA Mereka menyatakan agar bekerja sama dengan NICA adalah haram hukumnya. Akhirnya terjadilah tindakan keras para pemuda pejuang di Kalimantan untuk merebut senjata dari pasukan NICA. Peperangan-peperangan antara para pejuang Kalimantan dengan pasukan NICA pun berkobar. Meskipun perjuangan para pemuda Kalimantan dalam mengusir pasukan NICA banyak mengalami kesulitan dan keggalan namun jasa para pemuda pejuang sangat besar dalam revolusi perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945.

51

3) Di Sulawesi Berita resmi tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Sulawesi dibawa oleh Dr. Samratulangi, sebagai Gubernur Sulawesi, Andi Pangeran dan Andi Sultan pada 19 Agustus 1945. Setibanya dari Jakarta Gubernur Samratulangi segera membentuk pemerintah propinsi daerah Sulawesi. Pada tanggal 24 September 1945 mendaratlah tentara Australia dengan menggunakan bendera Sekutu yang diboncengi oleh pasukan NICA. Setibanya di Sulawesi, pasukan NICA berusaha memerkuat kedudukannya dengan cara melakukan adu domba. Orang-orang Belanda berusaha membujuk orang-orang Sulawesi agar mau bergabung dengan Belanda, dan memisahkan diri dari Indonesia. Karena keadaan semakin gawat, maka laskar-laskar rakyat Sulawesi digabungkan ke dalam satu kesatuan yang lebih besar yaitu LAPRIS (Laskar Pemberontakan Rakyat Indonesia Sulawesi) Di antara para pemimpinya yang terkenal ialah Rangsang Daeng Romo sebagai panglima dan Robert Wolter Monginsidi sebagai Sekretaris Umum. Jumlah anggota LAPRIS mencapai 20.000 jiwa, namun senjata yang dimilikinya hanya sedikit. Meskipun dengan senjata yang sangat kurang, para pemuda Sulawesi terus melanjutkan perjuangannya untuk mengusir Belanda (NICA). Pemuda pejuang tetap yakin bahwa perjuangan mereka pasti akan berakhir dengan kemenangan, oleh karena itu perang gerilya pun tetap dilanjutkan. Robert Wolter Monginsidi adalah seorang pejuang yang cerdik dan lincah, ia memimpin para pemuda untuk melakukan perjuangan mengusir tentara Belanda di Sulawesi. Berkali-kali ia ditangkap oleh Belanda namun ia selalu dapat meloloskan diri. Akan tetapi, pada tahun 1949 ia ditangkap lagi, dan kemudian diadili. Dalam pengadilan itu, ia dijatuhi hukuman mati

Gambar: 03.2. Robert Wolter Monginsidi pahlawan yang gagah berani Menghadapi Belanda.

Sebelum hukuman dilaksanakan ditawari untuk mengajukan grasi. Apakah yang dimaksud dengan grasi? Grasi artinya keringanan hukuman. Jadi, mengajukan grasi artinya mengajukan permohonan agar hukumanny diperingan. Bagaimana sikap Wolter Monginsidi terhadap kesempatan tersebut? Maukah ia mengajukan grasi? Ternyata ia menolak tawaran tersebut. Rupanya ia sudah siap menghadapi segala resiko

52

yang harus ditanggung akibat perjuangan. Maka ketika pada saatnya Wolter Monginsidi gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa. Gugurnya Wolter Monginsidi dan ribuan pejuang Sulawesi lainnya sama sekali tidak menyebabkan berhentinya perjuangan rakyat Sulawesi. Perjuangan mereka untuk membela dan mempertahankan kemerdekaan terus berlanjut sampai Belanda harus meninggalkan Indonesia. Kosakata Gerilya Insiden Lascar Residen

: : : :

cara berperang dengan melakukan penyerangan secara tiba-tiba peristiwa bentrokan tentara kepala wilayah pembantu gubernur (bagian dari propinsi)

Rangkuman Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mendapat sambutan yang sangat besar dari seluruh rakyat Indonesia. Untuk menegakkan kedaulatan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, para pemuda membentuk laskar-laskar perjuangan. Kesatuan lasykar perjuangan dengan senjata yang sangat terbatas gigih berjuang menghadapi Sekutu maupun Belanda. Pasukan Belanda masuk kembali ke Indonesia dengan membonceng Sekutu. Kita perang Belanda karena Belanda hendak menjajah Indonesia kembali. Namun pejuang kita juga berhadapan dengan Sekutu karena tentara Sekutu ikut membantu Belanda. Maka terjadilah pertempuran-pertempuran besar diberbagai daerah di Indonesia. 6. Tugas 2 Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. Jelaskan tujuan dibentuknya lascar-laskar perjuangan? 2. Apa tujuan Belanda masuk kembali ke Indonesia? 3. Mengapa para pemuda di Sumatera berusaha merebut senjata dari tentara Jepang? 4. Tindakan apa yang dilakukan Belanda untuk memecahbelah rakyat Sulawesi? 5. Mengapa Robert Wolter Monginsidi menolak untuk mengajukan grasi?

53

Kegiatan 3 : Perang dan Diplomasi (Bagian 1)

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menyebutkan isi perjanjian Linggarjati, menjelaskan terjadinya Agresi Militer I dan menyebutkan isi persetujuan Renville 4. Materi Pokok - Perundingan Linggarjati - Agrasi Militer Belanda I - Perundingan Renville 5. Uraian Materi A. Perundingan Linggarjati. Pertempuran-pertempuran antara Belanda dengan perjuang Indonesia yang terjadi di berbagai daerah sangat menyulitkan tugas tentara Inggris untuk melucuti tentara Jepang yang ada di Indonesia. Bahkan di beberapa daerah Inggris ikut terlibat pertempuran dengan pejuang Indonesia. Maka Inggris mendesak Belanda untuk berunding dengan pihak RI. Semula Belanda menolak berunding dengan Indonesia. Mengapa? Karena Belanda tidak mengakui keberadaan Negara Republik Indonesia. Menurut Belanda, jika bersedia berunding dengan Indonesia sama saja dengan mengakui adanya Negara Republik Indonesia. Namun atas desakan dari Inggris akhirnya Belanda bersedia berunding dengan Indonesia. Kemudian diadakanlah perundingan Indonesia – Belanda di desa Linggarjati, sebelah selatan kota Cirebon, Jawa Barat. Perundingan Linggarjati berlangsung dari tangggal 10 – 15 Nopember 1946. Delegasi Indonesia dipimpin Perdana Menteri, Sutan Syahrir, Belanda dipimpin oleh Dr. H.J. Van Mook. Sedangkan Inggris sebagai penengah diwakili oleh Lord Killearn. Setelah mendapat persetujuan dari pemerinah RI maupun pemerintah Belanda hasil perundingan Linggarjati ditandatangani pada tanggal 25 Maret 1947. Isi Perjanjian Linggarjati a) Belanda mengakui secara de fakto (apa adanya) Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa dan Madura b) Dilakukan patroli bersama untuk menjaga keamanan c) Akan dibentuk Negara Indonesia Serikat (NIS) d) Dibentuk kerjasama Uni Indonesia Belanda dengan Belanda selaku ketuanya.

54

Gambar: 03.3. Para anggota delegasi dalam Perundingan Linggar Jati

Hasil perundingan ini sangat merugikan Indonesia. Mengapa? Karena berdasarkan isi perjnjian Linggarjati wilayah RI tinggalah Sumatera, Jawa dan Madura. Hal ini menyebabkan Sutan Syahrir harus meletakan jabatannya sebagai Perdana Menteri dan digantikan oleh Amir Syarifudin. Perhatikan Peta wilayah Indonesia berdasarka hasil Perundingan Linggarjati:

Gambar: 03.4. Wilayah RI berdasarkan hasil Perundingan Linggarjati

B. Agresi Militer Belanda I Setelah ditandatanganinya hasil peundingan Linggarjati, untuk sementara waktu perang Indonesia-Belanda berhenti. Tapi secara diam-diam Belanda mengumpulkan para pemuda Indonesia untuk diupah menjadi tentara Belanda. Belanda masih berambisi untuk merebut Indonesia seluruhnya. Belanda juga menuntut agar pasukannya diperbolehkan melakukan patroli di wilayah RI. Menurut Belanda hal tersebut sesuai isi perjanjian Linggarjati. Pemerintah RI menolak tuntutan ini. Sebagi Negara berdaulat tentu kita menolak keberadaan tentara asing di wilayah RI. Dengan alasan bahwa RI tidak mematuhi isi perjanjian Linggarjati, pada tanggal 21 Juni 1947 Belanda melakukan serangan militer ke wilayah RI. Peristiwa ini dikenal dengan nama Agresi Militer Belanda I. Sebagian besar wilayah RI (yang waktu itu 55

wilayahnya tinggal, Sumatera, Jawa dan Madura) diduduki oleh Belanda. Pasukan RI terdesak kearah pedalaman. Bagaimanakah nasib Negara Republik Indonesia selanjutnya? Akibat tindakannya tersebut Belanda mendapat kecaman yang keras dari dunia internasional. Wakil-wakil dari India dan Australia di PBB mengajukan usul agar soal Indonesia dibahas dalam sidang Dewan Keamanan. Dewan Keamanan PBB pada tanggal 1 Agustus 1947 memerintahkan kedua belah pihak mengadakan gencatan senjata (menghentikan tembak-menembak). Gencatan senjata baru dipatuhi oleh Belanda tanggal 14 Agustus 1947. Untuk mengawasi gencatan senjata, PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN), yang terdiri dari Australia, Belgia, Amerika Serikat. Anggota delegasi KTN adalah 1. Richard Kirby dari Australia bertindak mewakili kepentingan Indonesia. 2. Paul Van Zeeland dari Belgia, bertindak mewakili kepentingan Belanda 3. Frank Graham dari Amerika Serikat, sebagai negara netral.

C. Perundingan Renville Dibawah pengawasan KTN diadakanlah perundingan Indonesia Belanda. Perundingan ini berlangsung di atas Kapal Perang Amerika Serikat, USS Renville yang sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Itulah sebabnya perundingan ini disebut Perundingan Renville. Delegasi Indonesia dalam perundingan Renville dipimpin oleh Perdana Menteri Amir Syarifudin. Sedangkan Belanda dipimpin oleh R. Abdul Kadir Wijoyoatmojo seorang Indonesia yang memihak Belanda. Penunjukan Abdul Kadir ini membuktikan bahwa Belanda akan mengadu domba bangsa Indonesia. Supaya Kamu lebih jelas perhatikan gambar di bawah ini yang memperlihatkan suasana Perundingan Renville.

Gambar.03.5. Suasana Perundingan Renville (Sumber: 30 tahun Indonesia Merdeka)

56

Perundingan Renville menghasilkan persetujuan yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948. Isi Persetujuan Renville 1) Penentuan garis batas (garis demarkasi) antara wilayah kekuasaan RI dengan wilayah kekuasaan Belanda. (Disebut juga Garis Van Mook). 2) Pasukan-pasukan RI meninggalkan kantong-kantong gerilyanya di daerah yang dikuasai Belanda berpindah ke daerah RI. 3) Pembentukan Indonesia Serikat (RIS) 4) Pembentukan uni Indonesia Belanda di bawah pemerintah Belanda Hasil perundingan Renville sangat merugikan RI. Wilayah RI menjadi semakin sempit. Wilayah RI tinggal Daerah Yogyakarta, Madiun, Jawa Tengah bagian Selatan, Banten dan Sumatera Tengah. Akibat lain dari isi perjanjian Renville yaitu ribuan anggota pasukan Divisi Siliwangi dari Jawa Barat dipindahkan ke Solo, Jawa Tengah. Pasukan RI di Jawa Timur juga harus ditarik ke Madiun.

Gambar 03.6.. Wilayah Republik Indonesia menurut perjanjian Renville 1948

Nah, sampai disini selesai pula uraian kegiatan 3. Setelah selesai mempelajari kegiatan ini kamu boleh mengerjakan Tugas 3. Kalau hasilnya baik teruskanlah mempelajari kegiatan berikutnya. Kosakata Agresi De fakto Delegasi Garis demarkasi Uni Diplomasi : : : : : : penyengan suatu negara kepada negara lain atau pembuatan permusuhan yang bersifat penyerangan . menurut kenyataan yang dilihat (apa adanya) utusan garis batas gabungan perundingan

57

Rangkuman Pertempuran-pertempuran antara Belanda dengan perjuang Indonesia yang terjadi di berbagai daerah sangat menyulitkan Inggris untuk melucuti tentara Jepang yang ada di Indonesia. Bahkan di beberapa daerah Inggris ikut terlibat pertempuran dengan pejuang Indonesia. Maka Inggris mendesak Belanda untuk berunding dengan pihak RI.. Akhirnya dicapai Perjanjian Linggarjati tanggal 25 Maret 1947. Tetapi hanya selang waktu kurang dari 4 bulan yaitu pada tanggal 21 Juli 1947 Belanda melakukan serangan/agresi militer terhadap Republik Indonesia. PBB dan Dunia Internasional mengutuk Belanda. PBB memerintahkan gencatan senjata tanggal 1 Agustus 1947. Melalui KTN berhasil dicapai persetujuan Renville tanggal 17 Januari 1948. Untuk sementara waktu perang Indonesia Belanda berhenti. 6. Tugas 3 Kerjakanlah soal-soal di bawah ini pada buku latihanmu A. 1. Sebutkan 3 isi perjanjian Linggarjati tanggal 25 Maret 1947! 2. Kapankah terjadinya Agresi Militer Belanda I? 3. Apa tugas dari Komisi tiga Negara (KTN) ? 4. Sebutkan 3 isi Persetujuan Renville! B. Isilah pernyataan di bawah ini No Nama Negara 1. 2. 3. 4. 5. Belanda ……………………… Australia ……………………… Belgia

No 1 2 3. 4. 5.

Wakil dalam persetujuan Renville …………………………… Mr. Amir Syarifudin ……………………………. Frank Graham ……………………………

58

Kegiatan 4 : Perang dan Diplomasi (Bagian 2) 1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendiskusikan kronologis agresi Belanda ke II dan pengaruhnya terhadap perjuangan bangsa Indonesia. 4. Materi Pokok Materi pokok yang akan kamu pelajari pada kegiatan ini adalah: 1. Agresi Militer Belanda II 2. Pembentukan PDRI 3. Serangan Umum 1 Maret 1949 4. Perundingan Room-Royen 5. Komfrensi Meja Bundar (KMB) 5. Uraian Materi A. Agresi Militer Belanda II Marilah kita lanjutkan membahas Kegiatan 4. Uraian pembahasan kegiatan ini adalah kelanjutan materi yang dibahas pada kegiatan 3. Sebenarnya materi kegiatan 3 dan kegiatan 4 merupakan satu kesatuan materi pelajaran dengan judul Perang dan Diplomasi. Mudah-mudahan kamu tidak kesulitan mempelajarinya karena materi tersebut dibahas dalam 2 (dua) kegiatan. Untuk itu ikutilah uraian selanjutnya! Belanda sebenarnya tidak pernah bersungguh-sungguh ingin berdamai dengan Indonesia. Belanda bersedia berunding karena mendapat tekanan dari PBB. Citacita Belanda yang sesungguhnya adalah menumbangkan pemerintah Republik Indonesia dan kembali menjajah Indonesia. Itulah sebabnya pada tanggal 18 Desember 1948 Belanda secara sepihak menyatakan membatalkan Perjanjian Renville. Keesokan harinya, tanggal 19 Desember 1948 pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat, Belanda melakukan agresi militer ke wilayah RI. Serangan diarahkan langsung ke Ibukota RI, Yogyakarta. Pasukan payung Belanda diterjunkan di lapangan terbang Maguwo, Yogyakarta, sedangkan pasukan darat menyusul masuk dari arah Magelang. Pasukan Belanda akhirnya dapat menguasai kota Yogyakarta, walaupun terjadi perlawanan dari pasukan TNI (Tentara Nasional Indonesia). Agresi Belanda ke-2 ini bertujuan menghancurkan Republik Indonesia. Presiden Soekarno, wakil Presiden Moh. Hatta, dan sejumlah menteri ditawan oleh Belanda dan diasingkan ke Parapat, Sumatera Utara, kemudian dipindahkan ke pulau Bangka. Panglima Besar Jendral Sudirman memimpin pasukan TNI keluar dari Yogyakarta dan melakukan perang secara gerilya. Demikian gentingnya situasi saat itu. Ibukota RI, Yogyakarta, diduduki Belanda, Presiden dan Wakil Presiden dan sejumlah menteri ditawan. Apakah berarti 59

Republik Indonesia telah tumbang? Ternyata tidak. Karena sebelum ditawan Presiden Seokarno sempat mengirimkan mandat lewat radio gram yang ditujukan kepada Menteri Kemakmuran Syafrudin Prawiranegara yang sedang mengadakan kunjungan kerja ke Sumatera. Syafrudin Prawiranegara mendapat tugas untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Adapun Dr. Sudarsono yang sedang berada di India, ditugaskan membentuk pemerintahan dipengasingan di New Delhi. Dengan demikian, walaupun presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta di tawan dan ibukota RI (Yogyakarta) diduduki Belanda bukan berarti Republik Indonesia pernah tumbang karena pemerintah RI digantikan oleh PDRI di Bukit Tinggi.

Gambar 03.7.. Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditawan Belanda Diterbangkan ke Pulau Bangka

Sementara itu Panglima Jenderal Soedirman memimpin pasukan TNI meninggalkan Yogyakarta untuk melakukan perang gerilya. Walaupun sedang sakit Jenderal Soedirman menggambil alih pimpinan angkatan perang dan memimpin perang gerilya. Begitulah besar pengorbanan pejuang kita. Mereka rela berkorban untuk kepentingan negara Republik Indonesia. Demikian juga Jenderal Soedirman kesetiaan dan sikap rela berkorban kepada negara begitu besar. Karena sedang sakit keras beliau harus ditandu menyusuri medan gerilya. Jenderal Soedirman adalah seorang ahli strategi dalam perang gerilya.Untuk mengelabuhi Belanda, markas gerilyanya berpindah-pindah. Taktik ini menyulitkan tentara Belanda untuk menyerang dan menangkapnya. Sasaran gerilyanya yaitu garis perhubungan Belanda dan pengkalan kota-kota yang didudukinya. Jalan kereta api dan kawat telepon dirusak, jembatan di hancurkan dan konvoi-konvoi Belanda di serang dengan tiba-tiba. Belanda mengalami kesulitan menghadapi taktik perang gerilya tersebut, medannya luas dan perpindah-pindah. Jejak perjalanan Jenderal Soedirman selama memimpin perang gerilya di kenal dengan nama Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman.

60

Gambar 03.8. Jenderal Sudirman memimpin gerilya dengan ditandu karena sakit

B. Perundingan Room-Roijen Nah, bagaimana kelanjutan perjuangan bangsa Indonesia? Pada masa itu merupakan masa yang paling kritis dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Presiden dan Wakil Presiden ditawan, Ibukota RI (Yogyakarta) diduduki Belanda. Melalui radio Belanda telah menyiarkan berita seolah Republik Indonesia sudah tumbang. Tetapi negara-negara sahabat yang bersimpati kepada nasib perjuangan bangsa Indonesia mengadukan Agresi Belanda II ini ke Dewan Keamanan PBB. Dewan Keamanan PBB dalam sidangnya menyatakan mengutuk agresi Belanda dan memerintahkan diadakan gencatan senjata. PBB kemudian membentuk UNCI (United Nations Comission for Indonesia, artinya Komisi PBB untuk Indonesia). PBB memerintahkan agar diadakan perundingan yang menyeluruh dan dapat mengakhiri konflik Indonesia-Belanda. Delegasi UNCI kemudian tiba di Indonesia. UNCI melakukan mediasi antara Indonesia–Belanda. Setelah itu diselenggarakan Perundingan Room-Roijen (baca: Rum-Royen). Pada awalnya perundingan berljalan alot. Belanda menekan delegasi Indonesia agar mengakui bahwa Republik Indonesia telah tumbang. Tentu saja 61

anggota delegasi kita menolak. Perundingan mengarah pada terjadinya deadlock (jalan buntu/tidak dapat dicapai kata sepakat). Namun ditengah beratnya perjuangan diplomasi yang dihadapi Indonesia itu terjadi peristiwa yang sangat mengejutkan pihak Belanda. Pada tanggal 1 Maret 1949 pasukan TNI dibawah pimpinan Letnan Kolonel Suharto melakukan serangan terhadap kota Yogyakarta yang saat itu sedang diduduki Belanda. Peristiwa ini terkenal dengan sebutan Serangan Umum 1 Maret 1949. Serangan Umum 1 Maret 1949 di pimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto, Komandan Brigade 10 sekaligus Komandan gerilya daerah Wehrkreise III Yogyakarta dalam rangka melaksanakan Surat Perintah Siasat Perang, berkoordinasi dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. serangan tersebut berhasil menduduki kota Yogyakarta selama 6 jam. Serangan Umum, 1 Maret 1949 sangat berarti bagi kelanjutan perjuangan bangsa Indonesia. Peristiwa ini membuktikan kepada dunia luas bahwa : a. Tentara Nasional Indonesia (TNI) belum hancur dan masih mempunyai kekuatan untuk menyerang musuh. b. Pasukan-pasukan Belanda mengalami demoralisasi (semangatnya menjadi merosot) c. Reaksi dunia Internasional semakin keras terhadap Belanda. Terutama Amerika Serikat mengubah sikapnya dan menghentikan bantuan ekonomi dan keuangaanya kepada Belanda. Serangan Umum 1 Maret 1949 juga berpengaruh besar terhadap jalannya perundingan Room-Roijen. Sikap Belanda melunak. Belanda kerepotan menghadapi perang gerilya. Delegasi Indonesia menyetujui akan ikut dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditawarkan Belanda dengan syarat kedaulatan pemerintah RI dikembalikan. Karena ada kesepakatan akan membahas secara tuntas konflik Indonesia-Belanda di dalam KMB nanti, maka perundingan Room-Roijen hanya menghasilkan sebuah pernyataan bersama yang disebut Room-Roijen Statement. Delegasi RI menyatakan kesediaannya untuk : a. Mengeluarkan perintah untuk menghentikan gerilya b. Bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan. c. Turut serta dalam Konferensi Meja Bundar yang akan diadakan di Den Haag, negeri Belanda. Pernyataan Belanda pada pokoknya yaitu : a. Menyetujui kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta b. Menjamin genjatan senjata dan membebaskan semua tahanan politik c. Tidak akan mendirikan atau mengakhiri negara-negara yang ada di daerah-daerah yang di kuasai RI sebelum tanggal 19 Desember 1948 d. Berusaha bersungguh-sungguh supaya KMB (Konferensi Meja Bundar) segera diadakan sesudah pemerintah RI kembali ke Yogyakarta.

62

Nah demikianlah, berkat bersatupadunya perjuangan bangsa maka Negara Republik Indonesia dapat dipertahankan. Berdasarkan hasil Perundingan Room-Roijen maka dilakukan persiapan untuk menegakkan kembali pemerintah RI di Yogyakarta. Pasukan Belanda segera ditarik keluar kota Yogyakarta. Pasukan TNI yang selama ini bergerilya segera memasuki kota Yogyakarta. Presiden dan Wakil Presiden kembali dari pengasingannya di Pulau Bangka. Kini pemerintah Republik Indonesia berdaulat kembali. Syafrudin Prawiranegara yang memimpin PDRI di Bukittinggi segera dipanggil pulang dan menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Sukarno.

Gambar 03. 9. Presiden dan wakil Presiden kembali ke Yogyakarta dari pengasingannya di pulau bangka (buku 30 tahun Indonesia merdeka)

C. Konferensi Antar Indonesia Sebelum KMB berlangsung, dilakukan pendekatan dan koordinasi dengan BFO. Terutama dalam hubungan dengan pembentukan Republik Indonesia Serikat dan untuk menciptakan satu front menghadapi Belanda. Apakah BFO itu? BFO adalah organisasi yang anggotanya negara-negara boneka bikinan Belanda. Negara-negara boneka didirikan oleh Belanda. Para pemimpin negara boneka adalah orang Indonesia yang setia kepada Belanda. Proses mendirikan negara-negara boneka.telah dilakukan Belanda sejak tahun 1946. Dalam kurun waktu antara tahun 1946-1949 berhasil didirikan sebanyak 16 negara boneka. Ke-16 negara boneka tersebut dihimpun dalam sebuah organisasi yang disebut BFO, singkatan dari Bijeenkoomst voor Federaal Overleg, yang artinya Badan Permusyawaratan Federal. Istilah Negara Federal adalah istilah yang digunakan Belanda sedangkan pihak RI menyebutnya negara boneka.

63

Agar Kamu mengetahui nama-nama negara boneka dan tanggal berdirinya, berikut ini terdapat daftarnya, bacalah daftar ini dengan seksama ! No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Nama Negara Dayak Besar Negara Indonesia Timur (NTT) Borneo Tenggara Borneo Barat Torneo Timur Bangka Belitung Riau Negara Sumatera Timur (NST) Banjar Negara Madura Negara Pasundan Negara Sumatera Selatan Negara Jawa Timur Jawa Tengah Distrik Federal Jakarta 7 24 8 12 12 12 12 12 25 14 20 24 30 26 23 11 Tanggal Berdirinya Desember Desember Januari April April Juli Juli Juli Desember Januari Pebruari April Agustus Februari Februari Agustus 1946 1946 1947 1947 1947 1947 1947 1947 1947 1948 1948 1948 1948 1949 1949 1948

Apakah ada kesulitan memahami daftar di atas? Pulau apakah yang oleh Belanda disebut Borneo? Borneo adalah Pulau Kalimantan. Untuk selanjutnya kita bahas mengenai sikap pemerintah RI menghadapi negaranegara boneka tersebut. Dapatkah negara-negara boneka itu kita anggap sebagai musuh? Nah, dalam hal ini kita harus arif bijaksana. Memang negara-negara boneka itu dibikin oleh Belanda. Tetapi Kamu juga harus ingat bahwa para pemimpin negaranegara boneka itu adalah orang Indonesia. Berarti mereka adalah saudara-saudara kita. Walaupun mereka selama ini berpihak kepada Belanda, tetaplah kita harus bijaksana. Menghadapi saudara sendiri dengan cara kekerasan tentu tidak baik. Kita tidak boleh terpancing taktik penjajah. Belanda memang selalu berusaha memecah-belah dan mengadu domba bangsa kita supaya saling bermusuhan satu sama lain. Pihak RI kemudian mengadakan pendekatan dengan BFO. Dari pendekatan itu berhasil menyelenggarakan Konferensi Inter Indonesia, yaitu konferensi antara RI dengan Negara-negara yang tergabung dalam BFO. Di dalam Konferensi Inter Indonesia itu kita dapat melakukan pembicaraan-pembicaraan yang lebih mendalam menyangkut masa depan bangsa Indonesia. Konferensi Inter Indonesia berlangsung di Yogyakarta tanggal 19 – 22 Juli 1949 dan dilanjutkan di Jakarta tanggal 30 Juli sampai 3 Agustus 1949. Konferensi ini berhasil menyatukan pendapat antara RI dan BFO untuk menghadapi Belanda di KMB. BFO menyatakan bahwa dalam KMB nanti akan berfihak kepada RI.

64

Gambar : 03.10. Suasana Konferensi Inter Indonesia di Jakarta Gamba: 03.10. Suasana Konferensi Inter Indonesiadi Jakarta

D. Konferensi Meja Bundar (KMB) KMB berlangsung di Den Haag negeri Belanda tanggal 23 Agustus sampai 2 Nopember 1949 Delegasi Indonesia di pimpin oleh Drs. Moh. Hatta, BFO di pimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Belanda dipimpin oleh Mr. Van Maarseveen. Sedangkan komisi PBB (UNCI) dipimpin oleh Chritchley. Masalah yang sulit dipecahkan dalam Konferensi Meja Bundar adalah : a. Soal hutang pemerintah Hindia Belada. Dalam KMB dibahas bahwa setelah Belanda meninggalkan Indonesia maka hutang-hutang Belanda selama di Indonesia ditanggung oleh Indonesia. Indonesia menolak dan hanya bersedia membayar hutang-hutang Hindia Belanda sampai Belanda menyerahkan kepada Jepang tahun1942. Sedangkan Belanda menghendaki dihitung sampai dengan tahun 1949 termasuk hutang-hutang Belanda yang digunakan sebagai biaya perang melawan Indonesia (1945-1949). b. Pembentukan Uni Indonesia Belanda (kerjasama Indonesia Belanda) c. Pengakuan Kedaulatan Indonesia menghendaki istilah pengakuan kedaulatan. Sedangkan Belanda menhendaki istilah penyerahan kedaulatan. d. Masalah Irian Barat. Menurut Belanda Irian Barat bukan bagian Indonesia sehingga tidak akan diserahkan kepada RI. Sedangkan RI berpendapat bahwa Irian Barat adalah bagian tidak terpisah dari wilayah RI dan harus ikut diserahkan bersama pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda.

65

Gambar 03.11. Konferensi Meja Bundar

Setelah ditengahi oleh komisi PBB, maka KMB dapat diakhiri dengan hasil-hasil keputusan sebagai berikut : a. Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. b. Konstitusi (UUD) RIS diperuntukkan kepada kerajaan Belanda c. Status Irian Barat akan diselesaikan dalam waktu setahun sesudah pengakuan kedaulatan. d. Akan didirikan Uni Indonesia Belanda berdasarkan kerjasama secara sukarela dan persamaan derajat. e. Pengembalian hak milik Belanda oleh RIS dan pemberian hak konsensi untuk perusahaan Belanda f. RIS harus membayar segala hutang Belanda yang diperbuatnya sejak tahun 1942. Setelah ditandatangani KMB Belanda kemudian mengakui kedaulatan RIS. Penyerahan akta pengakuan kedaulatan RIS oleh Belanda berlangsung tanggal 27 Desember 1949 di dua tempat, yaitu : 1) Di negeri Belanda diserahkan oleh Ratu Yuliana kepada pimpinan delegasi RIS Drs. Moh. Hatta (perdana Menteri RIS). 2) Di Jakarta diserahkan oleh wakil mahkota Belanda AJ.H. Lovink kepada wakil RIS Sultan Hamengkubuwono IX. RIS (Republik Indonesia Serikat) adalah gabungan (serikat) antara RI dengan negaranegara federal (negara-negara boneka) yang dibentuk Belanda di Indonesia.

66

Gambar 03.12. Sri Sultan Hamengkubuwono IX sedang menandatangani naskah pengakuan kedaulatan RIS

Dengan demikian selesailah uraian kegiatan 4, yang merupakan kegiatan terakhir pada modul ini. Kosakata Statemen Renville Pemerintah darurat Route Strategi BFO

: : : : : :

pernyataan nama kapal Amerika USS Renville tempat diadakan perundingan RI-Belanda. pemerintah cadangan karena pemerintah pusat dikuasai oleh musuh (Belanda) jalur taktik Bijeenkomst voor Federaal Overleg (Badan Permusyarakatan Federal)

Rangkuman Agresi Militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948 menunjukkan ambisi Belanda untuk menguasai kembali Indonesia. Agresi ini berhasil merebut Ibu Kota RI. Yogyakarta dan menawan Presiden Soekarno, dan Wakil Presiden Moh. Hatta serta beberapa pejabat negara lainnya. Sedangkan panglima besar Sudirman memimpin perang gerilya. Mr. Syafrudin Prawiranegara mendapat mandat untuk mendidirikan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat (Bukit Tinggi). Dr. Sudarsono diberi mandat untuk membentuk pemerintahan pengasingan di India. Serangan umum 1 Maret 1949 yang dipimpin oleh Letkol Suharto berhasil menduduki ibu kota Yogyakarta selama 6 jam. Serangan ini membuktikan bahwa RI masih kuat. Kemudian PBB segera turun tangan dengan mengutuk keras Belanda. Dengan perantaraan PBB kemudian diadakan Perundingan Room-Roijen.

67

Dari hasil perundingan Roem-Roijen pemerintah RI di Yogyakarta dipulihkan kembali. Mr. Syafrudin Prawiranegara menyerahkan kembali mendatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949. Puncak perjuangan diplomasi menghadapi Belanda adalah di dalam KMB. Hasilnya ialah pengakuan kedaulatan oleh Belanda tanggal 27 Desember 1949. 6. Tugas 4 Kerjakan pada buku catatanmu. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat. 1. Kapan terjadinya agresi militer Belanda II? 2. Siapa yang diberi mandat oleh pemerintah RI untuk mendirikan PDRI di Sumatera? 3. Apa sebabnya markas gerilya Jenderal Sudirman selalu perpindah-pindah? 4. Mengapa serangan umum 1 Maret 1040 sangat besar artinya bagi perjuangan bangsa Indonesia? 5. Peristiwa apa yang terjadi pada tanggal 27 Desember 1949 di Jakarta dan negeri Belanda?

68

C. PENUTUP

Selamat! Kamu telah menyelesaikan modul ini dengan baik. Tekun belajar adalah kunci sukses untuk menjadi anak pintar. Sebaliknya malas belajar adalah sikap buruk yang harus dibuang jauh dari diri kamu. Dengan sikap tekunmu itu saya percaya Kamu telah menguasai materi yang diuraikan dalam setiap kegiatan pada modul ini Untuk itu sekarang kamu dapat mengerjakan tes akhir modul. Mintalah soal tes akhir modul kepada guru bina atau guru pamongmu. Kerjakanlah dengan cermat, mudahmudahan kamu mendapat hasil yang maksimal.

69

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. Jendral Christison 2. Tugas Sekutu di Indonesia: a. melucuti senjata tentara Jepang. b. Membebaskan tawanan perang, 3. Semua pemimpin dan orang-orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakan senjatanya sampai batas waktu pkl.06.00 tanggal 10 November 1945. 4. Karena pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran besar di Surabaya yang mengandung nilai kepahlawanan sangat tinggi. 5. a. Gubernur Sumatera. b. Gubernur Jawa Timur c. Gubernur Jawa Tengah d. Gubernur Sulawesi Tugas 2 1. Sebagai pasukan untuk menghadapi Belanda agar kemerdekaan dapat dipertahankan. 2. Tujuannya adalah Belanda ingin menguasai Indonesia kembali. 3. Untuk mendapat senjata sebagai modal perjuangan menghadapi Belanda. 4. dengan cara mengadu-domba. 5. Kalau meminta grasi berarti mengakui bersalah, dan RW Monginsidi tak sudi meminta belas kasihan Belanda. Tugas 3 A. Uraian: 1. Isi Perjanjian Linggarjati: a. Belanda mengakui secara de facto wilayah RI meliputi Sumatera, Jawa dan Madura. b. Dilakukan patroli bersama c. Akan dibentuk Negara Indonesia Serikat d. Akan dibentuk Uni Indonesia Belanda. 2. tanggal 21 Juli 1947 3. tugas untuk mengawasi gencatan senjata. 4. Isi Persetujuan Renville: a. Penentuan garis batas (garis demarkasi) antara wilayah kekuasaan RI dengan wilayah kekuasaan Belanda. (Disebut juga Garis Van Mook). b. Pasukan-pasukan RI meninggalkan kantong-kantong gerilyanya di daerah yang dikuasai Belanda berpindah ke daerah RI. c. Pembentukan Indonesia Serikat (RIS) d. Pembentukan uni Indonesia Belanda di bawah pemerintah Belanda B. Isian: 1. R. Abdulkadir Wijoyoatmojo 2. Republik Indonesia 3. Richard Kirby 4. Amerika Serikat 5. Paul Van Zeeland.

70

Tugas 4: 1. Tanggal 19 Desember 1948 2. Mr. Syafrudin Prawiranegara (Meneteri Kemakmuran) 3. Karena untuk menyulitkan Belanda menyerang dan menangkapnya 4. Karena menunjukkan pada dunia bahwa TNI masih belum hancur dan masih kuat - Pasukan-pasukan Belanda mengalami demoralisasi (semangatnya merosot) - Reaksi dunia internasional semakin luas terhadap Belanda 5. Penyerahan akta pengakuan kedaultan RI oleh Belanda

71

IPS.IX.I.2.04

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial IX 1 8 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
PERISTIWA-PERISTIWA POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA PASCA PENGAKUAN KEDAULATAN

Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi Perevisi

: Drs. Warno Drs. Warno Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. : Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. : Dra. Asih Priati S. Subandio Dra. Asih Priati S. Subandio :: Drs. Warno Drs. Warno

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Halo ……. ! Kita berjumpa kembali melalui modul IPS.IX.1.2.04 Modul ini berjudul Peristiwa-peristiwa Politik dan Ekonomi Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan, yang terbagi kedalam 4 (empat) kegiatan. Kegiatan 1 : membahas proses terbentuknya Negara RIS (Republik Indonesia Serikat). Tahukah kamu apa yang dimaksud Negara serikat? Nah bacalah kegiatan 1 ini dengan teliti nanti kamu menemukan jawabnya. Kegiatan 2 : membahas perjuangan rakyat Indonesia untuk kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bentuk Negara Serikat tidak sesuai dengan bentuk Negara yang dicita-citakan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agusutus 1945. Bentuk Negara yang kita cita-citakan adalah Negara kesatuan. Oleh karena itu tidak lama setelah terbentuk Negara RIS timbul gelombang aksi rakyat dari berbagai daerah menuntut kembali ke Negara kesatuan. Kelompok ini disebut Golongan Unitaris. Nah, bagaimana perjuangan kembali ke Negara kesatuan itu berlangsung, bacalah dengan seksama kegiatan 2 ini. Kegiatan 3 : membahas berbagai pemberontakan yang dilakukan bekas tokoh Negaranegara boneka yang tidak setuju kembali ke bentuk negara kesatuan. Mereka adalah bekas kaki-tangan Belanda yang ingin mempertahankan eksistensi negara-negara boneka bikinan Belanda. Kelompok ini disebut Golongan Federalis. Nah, bagaimanakah akhir pemberontakan tersebut? Bacalah kegiatan 3 ini dengan baik. Kegiatan 4 : membahas perkembangan politik dan ekonomi pasca pengakuan kedaulatan sampai dengan tahun 1959. Peristiwa penting pada periode ini adalah terselanggaranya Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 1955. Pemilu ini merupakan Pemilu pertama sejak Indonesia merdeka. Nah, demikianlah rangkaian materi yang akan kamu pelajari pada modul ini. Jika kamu bersungguh-sungguh dalam mempelajarinya maka akan selesai dalam waktu 8 x 40 menit. Selamat belajar !

75

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Pembentukan Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) 1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan pengertian negara RIS, latar belakang berdirinya RIS serta menjelaskan perkembangan Negara RIS 4. Materi Pokok - Pengertian negara RIS - Latar belakang berdirinya Negara RIS - Daftar nama negara-negara yang tergabung dalam RIS - Perkembangan Negara RIS 5. Uraian Materi Tahukah kamu apa yang dimaksud Negara RIS? Negara RIS adalah gabungan/serikat/federasi antara RI dengan negara-negara boneka bikinan Belanda. Pada uraian Kegiatan 3 Modul IPS.IX.1.02.03 telah diuraikan mengenai negara-negara boneka bikinan Belanda yang dihimpun dalam BFO. Sejak ditandatanganinya Perjanjian Renville (17 Januari 1948) Negara RI hanyalah sebuah negara kecil yang wilayahnya meliputi Yogyakarta, Madiun, Banten dan Sumatera Tengah. Sedangkan di wilayah lain telah berdiri negara-negara boneka bikinan Belanda. Sejak diadakannya Perundingan Linggarjati Belanda sudah memaksakan keinginannya membentuk Negara Indonesia Serikat. Coba kamu simak kembali isi Perjanjian Linggarjati dan isi Perjanjian Renville. Latar belakang didirikannya negara boneka oleh Belanda adalah perkembangan dunia saat itu. Sejak berakhirnya Perang Dunia II timbul kesadaran masyarakat seluruh dunia akan perlunya hidup secara damai. Agar dapat hidup secara damai, maka setiap bangsa harus menghargai hak-hak bangsa lain. Termasuk hak untuk menyelenggarakan pemerintahan sendiri. Belanda kemudian mendapat tekanan dari masyarakat internasional untuk melepaskan Indonesia menjadi negara berperintahan sendiri. Sebenarnya Belanda tidak ingin kehilangan jajahannya. Tetapi, jika tidak dituruti Belanda akan mendapat tekanan internasional. Menghadapi persoalan yang sulit itu, Belanda bersiasat mendirikan negara-negara boneka. Belanda berpura-pura ingin menunjukkan kepada dunia bahwa di wilayah yang dijajahnya telah terselenggara pemerintahan oleh bangsa pribumi sendiri. 76

Gambar: 04.1. Sultan Hamid II, dari Pontianak yang diangkat sebagai Kepala Daerah Istimewa Borneo Barat, pada bulan Mei 1947. Sultan Hamid juga diangkat sebagai Ketua BFO. Dalam gambar tampak Sultan Hamid memakai seragam tentara Belanda.

Latar belakang yang kedua yaitu situasi di Indonesia pada awal kemerdekaan, di berbagai daerah timbul revolusi sosial. Begitu mendengar berita bahwa Indonesia sudah merdeka, rakyat bergerak mengambil alih kekuasaan. Pada mulanya rakyat berhadapan dengan tentara Jepang. Tentara Jepang dilucuti senjatanya. Gerakan rakyat ini kemudian beralih kepada tokoh-tokoh yang dianggap sebagai musuh rakyat. Tokoh tersebut pada umumnya adalah keturunan bangsawan, yang pada zaman Belanda mempunyai jabatan cukup tinggi seperti, camat, wedana, atau bupati. Tokoh-tokoh tersebut dikejar-kejar, ditangkap dan diadili oleh rakyat. Ada di antaranya yang kemudian dibunuh. Ternyata Revolusi Sosial semacam itu menyebabkan para bangsawan hidupnya merasa terancam. Itulah sebabnya ketika Belanda masuk kembali ke Indonesia, banyak di antara mereka yang lari berlindung kepada Belanda. Tokoh-tokoh inilah yang kemudian dijadikan kaki tangan Belanda, sebagai kepala-kepala pemerintahan negara boneka. Negara-negara boneka tersebut dihimpun dalam BFO (Bijeenkoomst Voor Federal Overleg). Mengapa pihak RI bersedia menjadi bagian negara serikat ? Bagi pihak RI, kesediaan membentuk RIS dimaksudkan agar Belanda segera menyerahkan kedaulatan kepada bangsa Indonesia dan segera pula angkat kaki dari Indonesia. Para pemimpin RI memiliki keyakinan bahwa kita akan mampu menyelesaikan segenap persoalan yang berkaitan dengan negara-negara boneka. Jika tidak, Belanda akan terus campur tangan dalam urusan bangsa Indonesia. Itulah sebabnya kita tersedia membentuk negara RIS, yang sebenarnya dipaksakan oleh Belanda. Kapankah dibentuk negara RIS ? Negara RIS dibentuk setelah ditandatanganinya KMB. Seperti telah Kamu ketahui dari modul terdahulu bahwa KMB berakhir pada tanggal 2 November 1949. Salah satu isi perjanjian itu menyebutkan bahwa Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS 77

selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949, jadi kita hanya memiliki tenggang waktu selama dua bulan untuk mempersiapkan berdirinya negara RIS. Oleh karena itu, setelah delegasi yang menghadiri KMB kembali ke tanah air segera dilakukan persiapan-persiapan membentuk negara RIS. Pada tanggal 14 Desember 1949 diadakan sidang yang disebut Pertemuan untuk permusyawaratan Federal. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta berhasil ditandatangani naskah Undangundang Dasar Sementara RIS. Selanjutnya pada tanggal 15 Desember 1949 diadakan sidang pemilihan Presiden. Anggota sidang secara aklamasi memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden RIS. Sedangkan Drs. Moh. Hatta diangkat sebagai Perdana Menteri RIS. Dengan demikian tokoh-tokoh RI terpilih sebagai pemimpin negara RIS. Pada tanggal 23 Desember 1949, delegasi RIS dipimpin oleh Perdana Menteri, Moh. Hatta, bertolak ke Negeri Belanda untuk menerima penyerahan kedaulatan dari Belanda. Upacara penyerahan kedaulatan dilakukan di Istana Ratu Juliana, pada tanggal 27 Desember 1949. Sejak saat itu maka berakhirlah masa pendudukan Belanda atas Indonesia. Berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa bangsa Indonesia dapat melepaskan diri dari kekuasaan penjajah. Pernahkah Kamu melihat peta Negara RIS ? Jika belum, perhatikan peta di bawah ini.

Gambar 04.2. Peta Negara RIS

Untuk memperjelas peta di atas, berikut ini disajikan tergabung dalam Republik Indonesia Serikat (RIS) : 1. Republik Indonesia 7. Bangka 2. Dayak Besar 8. Belitung 3. NegaraIndonesia Timur 9. Riau 4. Borneo Tenggara 10. Sumatera Timur 5. Borneo Timur 11. Banjar 6. Borneo Barat 12. Madura

daftar Negara-negara yang 13. 14. 15. 16. Pasundan Sumatera Selatan Jawa Timur Jawa Tengah

78

Bagi bangsa Indoensia terbentuknya RIS merupakan sebuah pengalaman baru, karena negara RI yang terbentuk berdasarkan proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 adalah negara kesatuan. Sedangkan Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah sebuah negara serikat. Nah, sampai di sini berakhirlah uraian kegiatan 1. Untuk mengetahui apakah Kamu telah memahami uraian ini, jangan lupa kerjakanlah tugas 1. Jika Kamu dapat mengerjakan dengan baik kamu dapat melanjutkan mempelajari kegaitan 2.
Kosakata

Wedana : pembantu bupati, berkedudukan di atas camat Revolusi social : perubahan ketatanegaraan yang dilakukan dengan perlawanan rakyat Luput : lepas/terhindar
Rangkuman

Negara boneka adalah negara-negara bentukan Belanda dalam rangka usahanya menimbulkan perpecahan di Indonesia, dibentuk antara tahun 1946-1949. Latar belakang didirikannya negara boneka 1. Faktor luar negari, yaitu tekanan masyarakat internasional kepada Belanda agar Indonesia berpemerintahan sendiri. 2. Faktor dalam negeri, yaitu terjadinya Revolusi sosial Di Indonesia Belanda berhasil membentuk 16 negera boneka. Negara-negara boneka itu dihimpun dalam sebuah organisasi yang disebut BFO. Menghadapi negara-negara boneka pemerintah RI menempuh Jalan damai, yaitu : 1. Diadakan pendekatan melalui konferensi Inter-Indonesia 2. Pihak RI bersedia bergabung menjadi anggota RIS 6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini pada buku catatanmu! 1. Apakah yang dimaksud negara boneka? 2. Mengapa kita menganggap bahwa tokoh-tokoh negara boneka adalah saudara kita? 3. Jelaskan factor dari luar negari yang menyebabkan Belanda membentuk negara boneka? 4. Mengapa pihak RI bersedia bergabung ke dalam RIS? 5. Apakah Irian Barat termasuk wilayah Negera RIS? Jelaskan jawabanmu!

79

Kegiatan 2 : Perjuangan kembali ke Negara Kesatuan 1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi a. menguaraikan latar belakang terjadinya gerakan untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. b. Menyebutkan dasar hukum gerakan untuk kembali ke negara kesatuan c. Menjelaskan arti penting Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950, menjelaskan proses perubahan RIS menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4. Materi Pokok - Latar belakang perjuangan kembali ke negara kesatuan - Dasar hukum (dasar konstitusi) perjuangan kembali ke negara kesatuan - Arti penting Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950 5. Uraian Materi Dari uraian kegiatan 1, Kamu telah mengetahui bahwa pada akhir tahun 1949 Indonesia menjadi sebuah negara serikat dengan nama Republik Indonesia Serikat disingakat RIS. Sebagai negara serikat, RIS merupakan gabungan antara RI dengan 16 negara boneka buatan Belanda. Keberadaan negara-negara boneka ternyata tidak mendapat dukungan dari rakyat. Di berbagai daerah kemudian timbul demonstrasi menuntut kembali bergabung dengan Republik Indonesia. Ini suatu bukti bahwa berdirinya negara boneka bukan atas kehendak rakyat. Berdirinya negara boneka adalah kehendak Belanda.

Gambar 04.5. . Demontrasi menuntut pembubaran Negara Pasundan

80

Gambar 04.6. Demonstrasi Jawa Timur menuntut pembubaran Negara Jawa Timur

Perhatikanlah dua gambar di atas. Rakyat tidak takut berhadapan dengan serdadu bersenjata demi mewujudkan cita-cita membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di berbagai daerah rakyat melakukan gerakan-gerakan menuntut dibubarkannya negara boneka untuk bergabung dengan Republik Indonesia. Gerakan semacam ini tidak melanggar Undang-Undang yang berlaku pada saat itu. Karena di dalam pasal 43 dan 44 Undang-Undang Dasar Sementara RIS diatur bahwa penggabungan daerah yang satu dengan daerah yang lainnya atau negara bagian yang satu dengan negara bagian yang lain diperbolehkan, asalkan dikendaki oleh rakyatnya. Jadi, gerakan rakyat yang timbul diberbagai daerah itu bukan tindakan liar, melainkan memiliki dasar hukum. Atau dengan kata lain tindakan rakyat itu adalah tindakan yang konstitusional. Bagaimana sikap pemerintah RIS, menghadapi timbulnya gerakan-gerakan rakyat itu? Pemerintah pusat RIS di Jakarta tidak tinggal diam. Bagaimana pun tindakan rakyat itu adalah tindakan yang konstitusional. Rakyat harus dilindungi keselamatannya. Maka pada tanggal 8 Maret 1950, pemerintah RIS dengan persetujuan Parlemen (semacam DPR) mengeluarkan Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950. Isinya mengenai tata cara perubahan susunan kenegaraan RIS. Termasuk di dalamnya aturan mengenai penggabungan negara bagian yang satu ke negara yang lain. Setelah dikeluarkan Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950 berturut-turut negaranegara bagian menggabungkan diri dengan Republik Indonesia (RI). Demikian besar hasrat rakyat Indonesia untuk kembali ke negara kesatuan sehingga pada tanggal 5 April 1950 tinggal Negara Sumatera Timur (NST) dan Negara Indonesia Timur (NIT) yang belum bergabung dengan Republik Indonesia. Ini berarti hanya dalam waktu satu bulan ada 14 negara boneka yang bubar dan bergabung dengan Republik Indonesia. Melihat begitu besar keinginana rakyat Indonesia untuk kembali ke bentuk negara kesatuan, pemerintah RI di Yogyakarta mengajukan agar pemerintah pusat RIS (di Jakarta) mengadakan pendekatan kepada NST dan NIT. Pemerintah RIS memenuhi anjuran tersebut. Dari serangkaian perundingan yang dilakukan, hasilnya sangat positif. Para penguasa NST dan NIT memberikan kuasa secara penuh kepada pemerintah RIS untuk perundingan rencana pembentukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pihak Republik Indonesia.

81

Gambar 04.7. Konferensi RIS dan RI

Gambar di atas menunjukkan suasana konferensi antara pihak RIS dan RI membahas rencana membentuk kembali Negara Kesatuan Konferensi ini menghasilkan piagam persetujuan yang ditandatangani pada tanggal 19 Mei 1950. Pada bulan Mei 1950 dilangsungkan perundingan-perundingan antara RIS dengan RI. Perundingan itu berjalan cukup lancar. Pada tanggal 19 Mei 1950 berhasil ditandatangani suatu piagam persetujuan. Isi pokok persetujuan itu ialah kesepakatan untuk membentuk negara kesatuan sebagai penjelmaan Republik Indonesia berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945. Dalam persetujuan itu diatur bahwa UUD yang akan digunakan adalah UUD baru yang diperoleh dengan mengubah UUD-RIS sedemikian rupa sehingga prinsip-prinsip pokok UUD 1945 dan bagian-bagian yang baik dari UUD-RIS termasuk di dalamnya. Selanjutnya pemerintah RIS dan pemerintah RI membentuk sebuah panitia bersama. Tugas panita bersama itu ialah membuat rancangan undang-undang dasar seperti diatur dalam Piagam Persetujuan 19 Mei 1950. Dalam waktu yang tidak terlalu lama panitia bersama berhasil menyelesaikan tugasnya, yaitu membuat rancangan Undang-Undang Dasar Sementara. Pada tanggal 14 Agustus 1950 Parlemen RIS mengesahkan rancangan itu menjadi undang-undang dengan nama Undang-Undang Dasar Sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia (dikemudian hari undang-undang ini lebih terkenal dengan sebuatan UUDS 1950) Pada tanggal 15 Agustus 1950 Presiden RIS Ir. Seokarno membacakan piagam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembacaan piagam itu dilakukan di dalam sidang Parlemen RIS. Dengan dibacakannya piagam itu berarti resmilah berdiri kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang dicita-citakan oleh rakyat Indonesia. Sejak itu berarti pula bahwa RIS telah dibubarkan. Pada hari itu Perdana menteri RIS Moh. Hatta menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno. Untuk selanjutnya Ir. Seokarno dan Moh. Hatta kembali menjadi Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nah, dengan demikian berakhirlah perjuangan untuk kembali ke negara persatuan, Para pemimpin bangsa kita dengan dukungan dari segenap rakyat, telah berhasil membentuk kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia. 82

Keberhasilan itu tidak lepas dari keuletan dan ketangguhan para pemimpin bangsa kita dalam menghadapi setiap persoalan. Penuh kesabaran penuh tenggang rasa dan mau menghargai pendapat orang lain, tanpa mengorbankan prinsip-prinsip perjuangan kita. Ketetapan bahwa Indonesia kembali ke bentuk NKRI dinyatakan syah berlaku mulai tanggal 17 Agustus 1950. Keberhasilan ini merupakan “kado ulang tahun” yang tidak ternilai harganya. Betapa tidak, karena pada tanggal 17 Agustus 1950 bangsa Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke – 5. Bangsa Indonesia merayakannya dengan penuh bahagia, karena baru saja berhasil membentuk kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai di sini maka berakhirlah uraian kegiatan 2. Kerjakanlah tugas pada akhir kegiatan 2 dengan baik. Setelah itu kamu dapat melanjutkannya ke Kegiatan 3.
Kosakata

Demonstrasi Konstitusional Piagam persetujuan
Rangkuman

: : :

pernyataan/protes yang dilakukan secara missal tindakan yang sesuai dengan Undang-Undang Dasar surat resmi berisi persetujuan

Latar Belakang terjadinya perjuangan rakyat kembali ke negara kesatuan : 1. Keberadaan negara boneka yang menjadi anggota RIS tidak mendapat dukungan rakyat. 2. Rakyat sejak semula mencita-citakan bentuk negara kesatuan Dasar hukum tuntutan rakyat untuk membubarkan negara boneka dan menggabungkannya dengan regara RI adalah pasal 43 dan 44 UUD – RIS Arti penting Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950 yaitu mempercepat proses penggabungan suatu negara bagian ke dalam Negara Republik Indonesia. Proses perubahan RIS ke Negara Kesatuan Republik Indonesia : - Tanggal 8 Maret 1950 : dikeluarkan Undang-Undang Darurat No. 11 tahun 1950. - Tanggal 8 Maret s.d. 5 April 1950 : 14 negara boneka bergabung dengan Republik Indonesia. Bulan Mei 1950 : dilangsungkan pembicaraan babak akhir proses perubahan dari RIS ke negara Kesatuan Republik Indonesia. - Tanggal 14 Agustus 1950 : disahkan Undang-Undang Kesatuan Republik Indonesia - Tanggal 15 Agustus 1950 : Piagam pembentukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia dibicarakan Presiden RIS, Ir. Soekarno, di depan Parlemen - Ketetapan kembali ke bentuk NKRI dinyatakan berlaku sejak 17 Agustus 1950. 6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini pada buku catatanmu ! 1. Apakah buktinya bahwa negara boneka tidak mendapat dukungan rakyat? 2. Benarkah bahwa demontrasi rakyat menuntut dibubarkannya negara boneka bukan tindakan liar? 3. Apakah arti penting Undang-Undang No. 11 tahun 1950? 4. Mengapa begitu cepat proses bubarnya negara RIS? 5. Mengapa keberhasilan membentuk kembali negara kesatuan Republik Indonesia dianggap semacam “kado ulang tahun” bagi bangsa Indonesia? 83

Kegiatan 3 : Pemberontakan yang Didalangi Kaki Tangan Belanda

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi - menjelaskan latar belakang pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - menjelaskan jalanya pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - menjelaskan tujuan pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - menjelaskan operasi penumpasan pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS 4. Materi Pokok - Latar belakang pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - Jalanya pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - Tujuan pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS - Operasi penumpasan pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS 5. Uraian Materi Perbedaan pendapat selalu ada. Ketika sebagian besar rakyat menyambut gembira proses kembali ke bentuk NKRI ternyata ada sebagian rakyat Indonesia yang ingin mempertahankan berdirinya negara RIS. Golongan yang menghendaki bentuk negara kesatuan disebut golongan unitaris, sedangkan golongan yang ingin mempertahamkan bentuk negara serikat disebut golongan federalis. Lantas apa tindakan golongan federalis menghadapi kenyataan sebagian besar rakyat Indonesia menghendaki kembali ke NKRI? Mereka menempuh cara yang sangat buruk, yaitu melakukan pemberontakan. Golongan federalis pada umumnya adalah bekas kaki tangan Belanda. Di antara mereka sebagian besar adalah bekas anggota tentara KNIL. KNIL adalah suatu kesatuan tentara Belanda yang anggotanya orang-orang Indonesia. Menurut hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) bekas anggota KNIL disatukan dengan TNI menjadi kesatuan baru yang bernama APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat). Penyatuan ini ternyata menimbulkan masalah. Di berbagai daerah yang selama ini di bawah kekuasaan KNIL. kehadiran TNI ditolak. Mereka menuntut agar keamanan di wilayah itu diserahkan kepada bekas KNIL saja tanpa unsur dari TNI. Tentu saja pemerintah RIS menolak tuntutan itu karena menyalahi keteapan dalam KMB. Hal semacam inilah yang menyebabkan terjadinya pemberontakan APRA, dan Andi Aziz. Sedangkan pemberontakan RMS dicetuskan oleh Dr. Soumokil yang kecewa karena gagal mempertahankan negara NIT (Negara Indonesia Timur) Nah, demikianlah masalah-masalah umum yang melatarbekalangi terjadinya ketiga pemberontakan tersebut. Sekarang marilah kita bahas satu per satu mengenai pemberontakan ini.

84

a. Pemberontakan APRA Pemberontakan APRA terjadi di kota Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 23 Januari 1950. APRA adalah singkatan dari Angkatan Perang Ratu Adil. APRA beranggotakan bekas anggota KNIL dan bekas polisi Belanda. APRA menuntut pemerintah RIS agar mereka diakui sebagai tentara Pasundan (Jawa Barat) serta menolak usaha-usaha pembubaran negara Pasundan. APRA menuntut agar keamanan di wilayah Pasundan diserahkan kepada bekas KNIL saja tanpa unsur dari TNI Bagaimanakah sikap pemerintah RIS menghadapi tuntutan tersebut? Pemerintah RIS menolak dengan tegas. Di dalam negara RIS kesatuan tentara yang syah hanyalah APRIS. Berdasarkan keputusan KMB, APRIS haruslah merupakan gabungan unsur TNI dan KNIL. Karena tuntutannya ditolak, APRA kemudian melakukan pemberontakan. Tapi sebelum kita melanjutkan uraian pemberontakan APRA ada baiknya kita mengetahui letak kota Bandung. Untuk itu perhatikanlah peta di halaman berikut ini.

JAKARTA

BANDUNG

Gambar 04.8. Pemberontakan APRA di Bandung, meletus pada tanggal 13-1-1950. Setelah kekuatan APRA dihacurkan, Westerling melakukan pengacauan di sekitar Jakarta Gerakan Westerling di Jakarta dapat digagalkan pula, tetapi Westerling berhasil meloloskan dari ke Singapura

Baiklah sekarang marilah kita lanjutkan uraian berikutnya. Pemberontakan APRA di Bandung dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling. Siapakah Westerling itu ? Westerling adalah orang Belanda. Ia berada di Indonesia sebagai tentara bayaran. Pada tahun 1946 ketika bertugas di Sulawesi Selatan, Westerling melakukan pembantaian ribuan penduduk di sana. Setelah Belanda angkat kaki dari Indonesia. Westerling tidak berani pulang ke negeri Belanda, karena sebagai tentara bayaran dengan reputasi sangat buruk seperti itu Westerling pasti akan dicaci maki oleh bangsanya sendiri. Westerling kemudian berusaha berlindung sebagai tentara Negara Pasundan. Tetapi dalam perkembangannya Negara Pasundan akan dibubarkan sehingga Westerling tidak memiliki tempat berlindung lagi. Oleh karena itu, Westerling kemudian menghasut bekas anggota KNIL untuk memberontak menolak pembubaran Negara Pasundan dan menolak kehadiran TNI. 85

Bagaimanakah jalanya pemberontakan? Pada tanggal 23 Januari 1950 secara tiba-tiba APRA menyerbu kota Bandung. Dalam penyerangan itu gerakan APRA menembak mati setiap anggota TNI yang dijumpainya. Mereka hari itu juga menduduki Markas Devisi Siliwangi serta merampas harta benda penduduk. Kekejaman APRA itu dapat Kamu amati gambar foto berikut ini.

Gambar 04.9. Beginilah keganasan APRA di Bandung. Mereka secara ganas menyergap dan menembak mati setiap prajurit TNI yang dijumpainya.

Bagaimanakah perasaanmu melihat gambar korban kekejaman APRA itu? Ya, benar ! Sangat mengerikan. Gembolan APRA bertindak keji terhadap pasukan TNI. Untuk itulah pemerintah bertindak cepat dan tegas. Dilakukanlah konsolidasi terhadap pasukan TNI yang masih berada di kota Bandung. Pemerintah RIS mengirim bala bantuan. Kesatuan polisi dari dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang ketika itu sedang berada di Jakarta, dikirim untuk memperkuat operasi penumpasan APRA di Bandung. Operasi besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah menyebabkan kekuatan pemberontak bercerai berai. Keesokan hasinya, yaitu tanggal 24 Januari 1950, kota Bandung berhasil dikuasai kembali oleh pasukan pemerintah. Sisa-sisa gerombolan APRA melarikan diri. Westerling dan sejumlah pasukannya menyusup di sekitar Jakarta. Westerling merencanakan menangkap seluruh menteri yang sedang menghadiri sidang kabinet dan membunuh Manteri Pertahanan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Westerling juga merencanakan membunuh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Mr. A. Boediardjo (baca; Mr. A. Budiarjo) dan pejabat Kepala Staf Angkatan Perang Kolonel T.B. Simatupang. Mengapa tiga pejabat tinggi ini yang akan dibunuh oleh Westerling ? Karena ketiga pejabat tinggi inilah yang mengerahkan operasi penumpasan APRA di Bandung. Rupanya Westerling menaruh dendam terhadap pejabat-pejabat tersebut. Bersyukur sekali bahwa gerakan Westerling di Jakarta dapat digagalkan. Pingikut Westerling banyak yang tertangkap. Tetapi Westerling dapat melarikan diri ke Singapura menumpang pesawat Catalina (baca : Katalina) milik Angkatan Laut Belanda. Dari penyelidikan yang dilakukan kemudian diketahui bahwa gerakan Westerling di Jakarta didalangi oleh Sultan Hamid II.

86

Masih ingatkah kamu pada tokoh ini ? Ya, benar ! Sultan Hami II adalah bekas ketua BFO. Di dalam pemerintah RIS, sebenarnya termasuk salah seorang menteri. Tetapi rupanya Sultan Hamid termasuk golongan federalis yang tidak menyetujui usaha-usaha kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia. Sultan Hamid II segera ditangkap dan diadili. Dengan demikian berakhirlah petualanganmu Westerling dengan pasukan APRAnya. Untuk selanjutnya marilah kita bahas Pemberontakan Andi Aziz. b. Pemberontakan Andi Aziz Pemberontakan ini terjadi di Makassar dipimpin oleh seorang bekas anggota KNIL, Kapten Andi Aziz. Sebab-sebab terjadinya pemberontakan Andi Aziz mirip dengan APRA di Bandung Andi Aziz menolak kehadiran TNI yang akan disatukan dengan bekas KNIL di Sulawesi Selatan. Andi aziz menuntut agar pasukan APRIS dari unsur KNIL saja yang bertanggung jawab atas keamanan di daerah NIT (Negara Indonesia Timur). Andi Aziz juga menyatakan bahwa Negara Indonesia Timur harus tetap dipertahankan dan menolak menjadi bagian dari NKRI. Siapakah sebenarnya Andi Aziz itu ? Andi Aziz adalah bekas anggota KNIL dengan pangkat kapten. Sewaktu Belanda membentuk Negara Indonesia Timur, Andi Aziz diangkat sebagai Letnan Ajudan Wali Negara NIT. Jabatan kepala negara NIT adalah Wali Negara. Jadi Andi Aziz adalah letnan ajudan kepala negara NIT, suatu jabatan yang cukup tinggi. Di dalam penyusunan APRIS, Andi Aziz beserta anak buahnya diterima menjadi anggota APRIS. Pada tanggal 30 Maret 1950 dilantik sebagai komandan kompi dengan pangkat kapten. Akan tetapi pada tanggal 5 April 1950 Andi Aziz menggerakkan pasukannya dengan didukung oleh bekas KNIL yang tidak masuk APRIS melakukan pemberontakan. Pengikut Andi Aziz menangkap Pejabat Panglima Teritorium Indonesia Timur, Letnan Kolonel Ahmad Yunus, beserta stafnya. Bagaimana tindakan pemerintah RIS menghadapi pemberontakan Andi Aziz ? Pemerintah RIS berusaha menempuh cara-cara damai untuk mengatasi masalah ini. Andi Aziz di panggil ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Tetapi Andi Aziz tidak memenuhi panggilan itu, sehingga pemerintah mengerahkan pasukan untuk menumpasnya. Pemerintah RIS di Jakarta mengirim ekspedisi militer di bawah pimpinan Kolonel Alex Kawilarang merupakan gabungan AD, AL, AU dan Kepolisian. Pasukan ini diberangkatkan menggunakan kapal Angkutan Laut menuju Sulawesi Selatan. Pada tanggal 26 April 1950 Pasukan Alex Kawilarang telah berhasil didaratkan diberbagai tempat sekitar Makassar. Pasukan kita kemudian bergerak untuk menguasai kota Makassar. Pasukan pemberontak dapat dipukul mundur, dan kota Makassar dikuasai. Andi Aziz

87

kemudian menyerahkan diri pada akhir bulan April itu juga.Andi Aziz diajukan ke Pengadilan Militer di Yogyakarta dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Gambar 04.10. Untuk menumpas pemberontakan Andi Azis Pemerintah mengerahkan pasukan ke Makassar

Sampai di sini maka berakhirlah uraian mengenai pemberontakan Andi Aziz Kemudian kita lanjutkan dengan uraian mengenai pemberontakan RMS. Nah, sebelum mempelajari uraian selanjutnya, ada baiknya kamu istirahat sejenak untuk mengerjakan soal latihan berikut ini: 1. Termasuk golongan unitaris atau federaliskah Westerling dan Andi Aziz? 2. Jelaskan persamaan pemberontakan APRA dengan pemberontakan Andi Azis? c. Pemberontakan RMS Pemberontakan RMS berpusat di Ambon pada tanggal 25 April 1950. Dr. Soumokil memperklamirkan berdirinya negara Republik Maluku Selatan (RMS)

Gambar 04.11. Peta Maluku Inilah daerah pemberontakan RMS Pusat Kekuatan RMS terdapat di Pulau Ambon. Pulau Seram, Pulau Buru. Tetapi pengaruh RMS meluas hingga ke Kepulauan Key. Tanimbar, dan Aru.

88

Menghadapi tindakan Dr. Soumokil, pemerintah pusat bermaksud menyelesaikan secara damai. Pemerintah pusat kemudian mengirimkan suatu misi perdamaian yang dipimpin oleh Dr. Leimena. Tetapi misi ini gagal. Dr. Soumokil tetap pada keinginanya mempertahankan Republik Maluku Selatan. Sikap itu sebenarnya sebagai suatu hal yang sangat disayangkan, karena dengan demikian bararti pemerintah terpaksa menempuh cara kekerasan, menumpasnya dengan kekuatan militer. Bagi pemerintah hal itu terpaksa harus dilakukan karena pemberontakan semacam itu akan mengancam kesatuan dan persatuan Indonesia. Pemerintah mengambil tindakan tegas dan mengirim pasukan di bawah pimpinan Kolonel Alex Kawilarang. Ekspedisi pasukan APRIS dari unsur TNI mendarat di Laha, Pulau Buru, pada tanggal 14 Juli 1950. Dengan susah payah pasukan APRIS bergerak maju merebut tempat-tempat strategis yang dikuasai pemberontak. Langkah berikutnya adalah mengusai Pulau Seram, sedangkan pasukan APRIS lainnya dikerahkan untuk menguasai Kepulauan Key, Tanimbar dan Aru. Dengan demikian kekuatan RMS dapat dilokalisir di Pulau Ambon saja. Operasi militer selanjutnya diarahkan untuk mendaratkan pasukan ke Pulau Ambon. Penyerangan ke Pulau Ambon memerlukan persiapan yang matang, mengingat kekuatan pemberontak berpusat di pulau itu. Namun demikian pasukan TNI tidak kenal menyerah, maju terus pantang mundur. Bagaimanapun sulitnya pendaratan ke Pulau Ambon harus dilakukan. Dengan menghadapi resiko yang besar, pada tanggal 28 September 1950 pasukan TNI mendarat di Pulau Ambon. Pertempuran hebat segera berkobar. Pasukan RMS yang bekas anggota KNIL memiliki kemampuan militer yang tinggi. Mereka juga memiliki senjata yang ditinggalkan oleh Belanda dan mengenal medan pertempuran dengan baik sehingga dapat dibayangkan betapa besar resiko yang dihadapi TNI. Pertempuran-pertempuran ini menelan korban jiwa yang besar, baik dari pihak pemberontak maupun pihak TNI. Bahkan dalam suatu pertempuran jarak dekat memperebutkan benteng New Victoria (baca : Niu Victoria) Letnan Kolonel Slamet Riyadi gugur tertembak lawan. Slamet Riyadi gugur dalam pertempuran yang terjadi pada tanggal 4 November 1950. Slamet Riyadi gugur bersama ratusan pasukan TNI lainnya. Mereka itu adalah patriot-patriot bangsa yang telah mengemban tugas suci membela keutuhan negara. Tragisnya banyak di antara prajurit yang gugur itu tidak dapat segera diurus. Gencarnya tembakan musuh menyebabkan seorang prajurit kerap kali terpaksa meninggalkan begitu saja jika melihat temannya gugur. Jasad para prajurit patriot bangsa itu baru dapat diurus setelah pertempuran mereda. Sedangkan pertempuran bisa saja berlangsung berhari-hari lamanya. Itulah sebabnya banyak prajurit yang dimakamkan secara bersama-sama sebagai prajurit tak dikenal. Cobalah Kamu perhatikan gambar foto makam prajurit tidak dikenal yang gugur dalam menumpas RMS.

89

Gambar : 04.12. Makam prajurit tak dikenal

yang gugur sewaktu menumpas pemberontakan RMS

Namun demikian korban dipihak pemberontak juga tidak sedikit korban di pihak pemberontak nasibnya lebih buruk lagi. Rakyat tidak mau menguburkan mereka, sehingga mayatnya tergeletak sampai membusuk seperti tampak dalam gambar di bawah ini.

Gambar 04.13. Prajurit Pemberontak RMS
Gambar di atas memperhatikan mayat-mayat pemberontak RMS yang tidak mendapat perhatian penduduk.Pada bagian belakang tampak pasukan APRIS yang terus bergerak maju menekan posisi pemberontak.

Jadi demikianlah perang menimbulkan akibat-akibat yang sangat menyedihkan. Apalagi jika perang itu terjadi dengan sesama bangsa Indonesia sendiri. Kita terpaksa saling menembak, saling melukai, dan saling membunuh. Untuk itulah kita harus menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Menghindari terjadinya pertikaian dan menyelesaikan setiap persengkataan dengan musyawarah. Jika Dr. Soumokil mau berunding, tentu tidak demikian tragis akibatnya. Pada tanggal 2 Desember 1963 Dr. Soumokil dan beberapa anak buahnya tertangkap di tempat persembunyiannya. Mereka kemudian diajukan ke sidang Makamah Militer Luar Biasa dan dijatuhi hukuman mati. Dengan demikian berakhirlah rangkaian operasi penumpangan RMS. Nah, dengan berakhirnya uraian mengenai RMS selesai pula uraian kegiatan ini dan selanjutnya kamu dapat mengerjakan tugas 3. 90

Kosakata KNIL Frustasi Bayonet Bridge : Kominklijk Nederlands Indische Leger, Tentaranya untuk kerajaan Belanda yang anggotanya orang pribumi. : rasa kecewa yang dalam karena tidak bias mencapai cita-cita : senjata tajam seperti pisau dipasang pada ujung senapan : kesatuan tentara yang merupakan bagian dari divisi

Rangkuman Pemberontakan APRA, Andi Aziz dan RMS adalah pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh bekas kaki tangan Belanda. Pemberontakan APRA terjadi di Bandung, pada tanggal 23 Januari 1950 Gerakan APRA, dilakukan oleh anggota bekas tentara KNIL, yang menginginkan kesatuannya dijadikan alat keamanan Negara Pasundan. Pemberontak Andi Aziz memiliki latar belakang yang hampir sama dengan APRA Andi Aziz menolak pasukan APRIS dari unsur TNI. Tujuan pemberontakan Andi Aziz adalah mempertahankan Negera Indonesia Timur sementara pemberontakan RMS dilatarbelakangi rasa kecewa karena gagal mempertahankan Negara RIS. Dr. Soumokil mendirikan negara Republik Maluku Selatan yang terpisah dari Republik Indonesia. 6. Tugas 3 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan baik pada buku catatanmu ! 1. Mengapa Westerling menuntut dipertahankannya negara Pasundan? 2. Mengapa hanya menteri pertahanan yang akan dibunuh oleh Westerling sedangkan menteri yang lain tidak ? 3. Mengapa pemerintah menolak tuntutan Andi Aziz agar di Wilayah NIT hanya ada pasukan APRIS dari unsur KNIL saja ? 4. Mengapa pemerintah pusat menentang proklamsi RMS oleh Soumokil ? 5. Bagaimana cara yang ditempuh oleh TNI dalan usaha melokalisir kekuatan RMS ke Pulau Ambon ?

91

Kegiatan 4 : Perkembangan Politik dan Ekonomi Indonesia sejak Pengakuan Kedaulatan sampai tahun 1959 1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendiskripsikan secara kronologis perkembangan politik dan ekonomi indonesia paska pengakuan kedaulatan sampai tahun 1959. 4. Materi Pokok Perkembangan politik dan Ekonomi Indonesia periode 1950 – 1959 5. Uraian Materi a. Perkembangan Politik. Seperti telah kita bahas dalam kegiatan 1 bahwa setelah pengakuan kedaulatan pada tanggal 27 Desember 1949 maka dibentuk negara RIS. Tetapi tidak berusia lama, rakyat diberbagai daerah menuntut kembali ke Negara Kesatuan. Namun setelah kembali menjadi Negara Republik Indonesia pada tahun 1950 pelaksanaan ketatanegaraan kita tidak sama dengan pada tahun 1945. Mengapa? Karena UUD yang digunakannya bukan UUD-1945 tetapi UUDS-1950. Kedua Undang-undang Dasar tersebut sangat berbeda. UUDS-1950 menganut system demokrasi liberal dengan azas kebebasan seperti di negara-negara barat. Pemerintahan menggunakan sistem parlementer. Dalam sistem parlementer menteri-menteri (kabinet) bertanggung jawab kepada parlemen (DPR) bukan kepada presiden. Oleh karena itu kedudukan kabinet sangat tergantung dari besarnya dukungan dari parlemen. Apabila mayoritas fraksi dalam parlemen tidak mendukung, maka kabinet jatuh artinya harus meletakan jabatan dan dibentuk kabinet baru. Pada tahun 1950-an sering terjadi pergantian kabinet karena laporan pertanggung jawabannya ditolak oleh DPR. Kabinet-kabinet yang pernah memerintah pada masa demokrasi liberal adalah sebagai berikut : 1). Kabinet Natsir ( September 1950-Maret 1951) Sebagai perdana menteri ialah Moh. Natsir dari Partai Masyumi. Kemajuan yang dicapai pada masa kabinet Natsir adalah meningkatkan produksi karet. Sebab-sebab jatuhnya kabinet Natsir, antara lain, sikapnya yang lunak dalam menjalankan politik perjuangan masalah Irian Barat dan soal pengaturan daerah yang dianggap menguntungkan Masyumi. 2). Kabinet Soekiman (April 1951- Februari 1952) Setelah menerima mandat dari Kabinet Natsir, Presiden menunjuk Sartono, ketua parlemen (dari PNI) menjadi formatur, Namun setelah hampir satu tahun, Sartono ternyata tidak berhasil mempertemukan keinginan Masyumi dan PNI, 92

baik mengenai jumlah kementerian, pembagian kursi untuk keduanya, maupun personalianya. Presiden kemudian menunjuk Soekiman dari Masyumi dan Sidik Joyosukerto (PNI) menjadi formatur. Akhirnya terbentuklah kabinet koalisi PNI-Masyumi dengan Soekiman sebagai perdana menterinya. Kabinet inipun tidak bertahan lama. Sebab-sebab jatuhnya Kabinet Soekiman adalah: 1. Ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi, teknik dan persenjataan dari Amerika kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act sehingga dianggap condong ke Blok Barat. 2. Dianggap tidak tegas dalam menghadapi gangguan keamanan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. 3. Perjuangan mengembalikan Irian Barat yang belum menampakkan hasil Adapun kemajuan-kemajuan yang berhasil dicapai kabinet Soekiman adalah : 1. Diperhatikannya perlindungan terhadap kaum buruh 2. Adanya perluasan pendidikan 3. Kemajuan usaha kecil 3). Kabinet Wilopo (April 1952-Juli 1953) Kabinet Wilopo merupakan koalisi antara PNI dan Masyumi dengan Mr. Wilopo (PNI) sebagai perdana menterinya, dilantik pada tanggal 3 April 1952. Pada masa pemerintahan kabinet Wilopo terjadi dua perkembangan politik penting, sebagai berikut : 1. Lahirnya NU sebagai partai politik yang diawali dengan keluarnya NU dari Masyumi pada tanggal 31 Juli 1952. 2. Perubahan haluan PKI akibat pembersihan yang dilakukan oleh kabinet Soekiman. Demi keselamatannya PKI mendukung Kabinet Wilopo Kemajuan yang dicapai oleh Kabinet Wilopo, yaitu berkembangnya tambang minyak dan pembatasan terhadap perilaku korupsi dan kemewahan. Masalah-masalah yang dihadapi kabinet Wilopo adalah sebagai berikut : 1) Timbulnya gerakan separatisme yang mengganggu stabilitas politik. 2) Terjadinya demokrasi anti parlemen (peristiwa 17 Oktober 1952) 3) Terjadinya “peristiwa Tanjung Morawa” pada tanggal 16 Maret 1953 yaitu protes petani atas kebijaksanaan pemerintah mentraktor perkebunan tembakau milik pemodal asing.

Gambar: 04.14. Mr. Wilopo dilantik sebagai Perdana Menteri ( 3 April 1952) Gambar: 04.14. Mr. Wilopo dilantik sebagai Perdana Menteri (3 April 1952)

93

4). Kabinet Ali I (Agustus 1953-Juli 1955) Disebut Kabinet Ali karena dipimpin oleh Perdana Menteri Ali Sanstroamijoyo. Ia dua kali menjadi perdana menteri maka pada kesempatan yang pertama ini disebut Kabinet Ali I. Kabinet Ali I dilantik pada tanggal 1 Agustus 1953. Keberhasilan yang dicapai Kabinet Ali I adalah Indonesia sukses menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Kabinet Ali I berumur agak lama. Namun Kabinet Ali I pun kemudian jatuh dan digantikan oleh Kabinet Burhanuddin Harahap.

Gambar: 04.15.Pelantikan Mr. Ali Sostroamijo sebagai Perdana Menteri pada bulan Agustus 1953

5). Kabinet Burhanuddin Harahap (Agustus 1955-Februari 1956) Sebelum terbentuk, wakil presiden menunjuk tiga formatur, yaitu Soekiman (Masyumi), Wilopo (PNI) dan Asaat (Non partai). Usaha ketiga formatur tersebut tidak membawa hasil. Wakil Presiden kemudian menunjuk Buhanuddin Harahap (Masyumi) menjadi formatur. Burhanuddin Harahap dilantik sebagai perdana menteri pada tanggal 12 Agustus 1955. Pemilu pertama baru dapat dilaksanakan pada masa kabinet Burhanudin Harahap. Pemerintah menetapkan tanggal 29 September 1955 sebagai hari pelaksanaan Pemilu. Pemerintah mengeluarkan pengumuman itu tanggal 8 September 1955. Sejak itu partai-partai melakukan kampanye. Waktunya sangat singkat, namun tidak mengurangi meriahnya pelaksanaan pesta demokrasi pertama di Indonesia itu. Pemilihan Umum I dilaksanakan dalam dua tahap yaitu : 1) Tanggal 29 September 1955 memilih anggota DPR 2) Tanggal 15 Desember 1955 memilih anggota Konstitusi yaitu Dewan yang akan diberi tugas membuat Undang-Undang Dasar Pemilihan Umum I diikuti oleh banyak partai. Ada 4 partai yang terbesar pendukungnya yaitu : NU, Masyumi, PKI dan PNI. Sedangkan partai-partai lainnya : PSII, PSI, PERTI, PARKINDO, IPKI dan lain-lain hanya memperoleh suara yang kecil jumlahnya. Pemilihan Umum 1955 berjalan tertib dan aman. Peninjau-peninjau dari luar negeri menilai bahwa bangsa Indonesia telah memperlihatkan kematangan yang tinggi dalam melaksanakan pemilu.

94

Dalam Pemilu perolehan suara empat partai besar masing-masing PNI 58 kursi, Masyumi 60 kursi, NU 47 kursi dan PKI 32 kursi di DPR.

Gambar 04.16.. Tanda – tanda gambar Pemilu 1955

6). Kabinet Ali II (Maret 1956-Maret 1957) Setelah Burhanuddin Harahap mengembalikan mandat, Presiden Soekarno menunjuk Ali Satromijoyo menjadi formatur. Ia berhasil membentuk kabinet baru dengan dukungan Masyumi, NU dan sejumlah partai kecil. PKI yang merupakan parta terbesar keempat dilarang masuk dalam kabinet. Kabinet ini dilantik pada tanggal 24 Maret 1956. Kemajuan yang dicapai kabinet Ali II adalah sebagai berikut : 1) Dibangunnya pabrik semen Gresik 2) UU No. 1 Tahun 1957 tentang Pokok-Pokok Pemerintah Daerah 2) Kabinet Karya (Apri 1957-Juli 1959) Kabinet karya dibentuk Presiden Soekarno sendiri yang merupakan kabinet Darurat Ekstra Parlementer. Sebagai perdana menteri adalah Ir. Djuanda yang dilantik pada tanggal 9 April 1957. Hal-hal yang penting yang terjadi pada masa Kabinet Karya antara lain : 1) A.H. Nasution memberi usulan tentang Dwifungsi ABRI 2) Dilanjutkannya perjuangan merebut Irian Barat dari tangan Belanda. 3) Keluarnya Dekreit Presiden 5 Juli 1959 Beberapa prestasi yang dicapai oleh Kabinet Karya yaitu : a. Berhasil merebut piala Thomas juni 1958 oleh Tim bulutangkis putra Republik Indonesia. b. Mendirikan perguruan tinggi Institute Teknologi Bandung (ITB) pada tanggal 28 Pebruari 1959. b. Perkembangan Ekonmi Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia menghadapi masalah perekonomian yang berat. Sumber-sumber produksi seperti perkebunan dan pabrik-pabrik serta jaringan perbankan masih dikuasai orang-orang Belanda. Bahkan bank sentralnya masih dikuasai oleh Belanda.

95

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda yang bertindak sebagai Bank Sentral adalah De Javasche Bank. Setelah pengakuan kedaulatan peran Bank Sentral tetap dijalankan oleh De Javasche Bank milik Belanda. Hal ini sangat menyulitkan karena jika pemerintah Indonesia membutuhkan dana harus mendapat persetujuan pemerintah Belanda. Untuk itu pada tanggal 15 Desember 1951 pemerintah mengumumkan menasionalisasi (mengambil alih) De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. Pengelolaan bank yang semula dijalankan oleh orang-orang Belanda dimabil alih dan digantikan putra-putra Indonesia yang terpercaya. Mr. Syafrudin Prwiranegara diangkat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Bank Indonesia beroperasi dengan modal awal sebesar Rp. 25 juta. Dengan demikian dalam bidang keuangan Indonesia dapat mengaturnya sendiri. Selain itu pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Menteri Perdagangan Dr. Sumitro Joyohadikusumo menerapkan Program Ekonomi Gerakan Benteng. Atau disebut secara singkat Program Benteng. Disebut benteng karena program ini bermaksud membangun benteng perekonomian nasional yang kuat. Program ini bermaksud memberikan kesempatan kepada pengusaha pribumi untuk berpartisipasi dalam membangun perekonomian nasional. Isi Program Benteng antara lain: 1. menumbuhkan dan membina wiraswastawan Indonesia. 2. mendorong importir Indonesia agar mampu bersaing dengan imoportir asing. 3. memberi lisensi (izin) import hanya kepada para pengusaha Indonesia. 4. memberi bantuan kredit kepada para pengusaha Indonesi. Sasaran utama program ini adalah agar pengusaha mampu memupuk modal dari keuntungan ekspor-impor untuk mendirikan pusat-pusat industri yang akan menyerap tenaga kerja dalm jumlah besar. Sayang sekali program ini tidak berhasil. Para pengusaha banyak yang menyalahgunakan fasilitas kredit yang diterimanya. Walaupun demikian pemerintah terus berupaya memajukan perusahaan pribumi. Upaya pemerintah itu antara lain: 1. mewajibkan perusahaan-perusahaan asing memberikan latihan kepada para karyawan Indonesia agar mampu mengelola perusahaan besar. 2. memberi perlindungan kepada perusahaan Indonesia agar mampu bersaing dengan perusahaan asing. 3. memberikan kredit dan lisensi kepada pengusaha Indonesia. 4. melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia. 5. mendirikan perusahaan-perusahaan Negara Nah sampai disini berakhirlah uraian kegiatan 4 yang merupakan kegiatan terakhir dalam modul ini. Setelah mengerjakan tugas 4 maka kamu dapat mngerjakan tes Akhir Modul.

96

Kosa Kata: - kabinet : susunan menteri-menteri - fraksi : kelompok wakil-wakil partai di DPR - non-partai : tidak berasal dari partai/perorangan - mandat : tugas/wewenang - nasionalisasi : mengambil alih sebagai milik nasional (milik bangsa) Rangkuman Setelah pengakuan kedaulatan dibentuk Negara RIS. Tahun 1950 RIS dibubarkan kembali menjadi Negara kesatuan Republik Indonesia. Tahun 1950-1959 digunakan UUDS-1950 yang menganut system demokrasi liberal. Itulah sebabnya periode itu disebut Masa Demokrasi Liberal. Sistem pemrintahan menganut system parlementer. Pada masa demikrasi liberal sering terjadi pergantian cabinet. Akibatnya program pembangunan tidak jalan. Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia menghadapi perekonomian yang sulit. Sumber-sumber ekonomi masih dikuasai orang-orang Belanda. Pemerintah mengupayakan pembangunan ekonomi melalui Program Benteng, menasionalisasi perusahaan Belanda dan mendirikan perusahaan-perusahaan Negara. 6. Tugas 4 1. Bagaimana peranan partai politik pada masa Demokrasi liberal ? 2. Apa hasil yang dicapai pada masa cabinet sukiman ? 3. Apa saja hasil yang dicapai oleh Indonesia dalam hubungan dengan bangsa lain di dunia? Sebutkan 3 macam. 4. Berapakah modal awal Bank Indonesia? 5. Apa sasaran utama Program Benteng?

97

C. PENUTUP

Nah, karena kamu tekun belajar dan tidak menyerah, maka kamu telah menyelesaikan modul ini dengan baik. Tentu hal ini suatu kebanggaan tersendiri buat kamu. Mudahmudahan keberhasilan pada modul ini akan menjadi pendorong semangat dalam mempelajari modul selanjutnya. Pada modul ini kamu telah mempelajari mengenai terbentuknya Negara RIS. Sebuah bentuk Negara yang sebenarnya tidak sesuai dengan cita-cita membentuk Negara kesatuan. Itulah sebabnya keberadaan Negara RIS tidak berlangsung lama. Timbul gerakan menuntut pembubaran sejumlah negara boneka untuk bergabubg dengan RI. Usia Negara RIS hanya sekitar sembilan bulan kemudian kembali ke NKRI. Namun sejumlah tokoh federalis tidak setuju akan hal itu. Dengan berbagai dalih kemudian mereka melakukan pemberontakan. Dengan segenap kemampuan pemerintah mengerahkan kekuatan militer untuk menumpas para pemberontak guna keutuhan NKRI. Pada kegiatan terakhir modul ini telah dibahas mengenai perkembangan politik dan ekonomi pasca pengakuan kedaulatan periode 1950 – 1959. Demikianlah, sekarang Kamu dapat segera mempersiapkan diri mempelajari modul berikutnya. Tetapi jangan lupa kerjakan dahulu tes akhir modul yang tersedia.

98

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Negara RIS merupakan gabungan(serikat) antar RI dengan Negara-negara boneka bikinan Belanda. 2. Karena tokoh-tokoh Negara boneka adalah orang Indonesia, jadi mereka masih saudara kita sendiri. 3. Belanda menghindari tekanan internasional dengan cara mendirikan Negara-negara boneka. 4. Karena dengan membentuk RIS nantinya tidak akan ada lagi campurtangan Belanda di Indonesia. 5. Irian Barat (Papua) tidak termasuk wilayah RIS karena masih dikuasai Belanda.
Tugas 2

1. Buktinya terjadi demonstrasi yang menuntut kembali ke NKRI 2. Benar. Karena UUD RIS memperbolehkan upaya untuk menggabungkan Negara bagian. Salah satu caranya dilakukan emngajukan tuntutan melalui demonstrasi. 3. Dalam UU No 11 tahun 1950 terdapat pasal yang mengatur penggabungan Negara boneka. 4. Karena pada dasarnya rakyat tidak setuju dengan bentuk Negara serikat yang dipaksakan Belanda dalam KMB. 5. Karena prosesnya selesai pada tgl. 15 Agustus 1950 tetapi dinyatakan mulai berlaku sejak 17 Agustus 150, saat HUT RI yang ke-5.
Tugas 3

1. Karena negara pasundan tempat berlindung yang terakhir bagi Wasterling 2. Karena Menteri Pertahanan adalah pejabat yang mengerahkan pasukan TNI menghancurkan gerakan APRA di Bandung 3. Karena hal itu bertentangan dengan ketentuan yang telah disepakati dalam KMB 4. Karena mengacu persatuan dan kesatuan negara serta bangsa Indonesia 5. Dengan menguasai tempat-tempat strategis yang dikuasai oleh pemberontak
Tugas 4

1. Peranan partai sangat besar karena dapat menjatuhkan kabinet yang sedang berkuasa. 2. - diperhatikannya perlindungan kaum buruh - perluasan pendidikan - kemajuan usaha kecil 3. - tahun 1950 Indonesia di terima menjadi anggota PBB yang ke 60 - tuan rumah dan sponsor KAA I 1955 - meraih piala bulu tangkis putra (Thomas Cup) 1958 4. Rp 25 juta. 5 Agar pengusaha mampu memupuk modal dari keuntungan ekspor-impor untuk mendirikan pusat-pusat industri yang akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

99

IPS.IX.1.2.05

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : Ilmu Pengetahuan Sosial : IX : 1 : 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA
DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959 DAN PENGARUH YANG DITIMBULKAN

: 1. Idham Khalik : 1. Drs. Drs. Idham Khalik 2. Bambang Sumbogo, M.Si 2. Drs. Drs. Bambang Sumbogo, MSi Pengkaji Materi : : Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. Drs. H. Basri Siregar, M.Pd. : : Dra. Asih Priati S.S. Subandio Pengkaji Media Dra. Asih Priati Subandio Perevisi : Drs. Warno Perevisi : Drs. Warno

Penulis Penulis

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Selamat jumpa kembali siswa SMP Terbuka bagaimana keadaan Kamu sekarang. Semoga senantiasa dalam keadaan sehat sejahtera. Selamat saya ucapkan untuk Kamu yang telah menyelesaikan modul semester 1 yang lalu.. Didalam modul ini Kamu telah mempelajari tentang Perkembangan Ekonomi Indonesia Sejak Pengakuan Kedaulatan sampai tahun 1959. Nah, dalam modul ini, Kamu akan mempelajari tentang Dektrit Presiden 5 Juli 1959 dan pengaruh yang ditimbulkannya. Bila Kamu telah selesai mempelajari semua kegiatan dalam modul ini, Kamu diharapkan dapat menjelaskan peranan Dekrit Presiden bagi kehidupan bangsa Indonesia dan menjelaskan pelaksanaan Demokrasi Terpimpin. Disamping itu juga Kamu diharapkan dapat menjelaskan keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya pada masa Demokrasi Terpimpin. Agar Kamu dapat mencapai tujuan-tujuan di atas, Kamu harus menyelesaikan 3 kegiatan belajar. Di dalam kegiatan 1 Kamu akan mempelajari tentang latar belakang Dekrit Presiden. Kemudian dalam kegiatan 2, Kamu akan mempelajari tindak lanjut Dekrit Presiden dalam bidang ekonomi dan sosial budaya. Kegiatan 3 bentuk-bentuk penyimpangan pada masa demokrasi terpimpin. Waktu untuk menyelesaikan kegiatan-kegiatan di atas adalah 4 x 40 menit. Gunakan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan lupa kerjakanlah latihan dan tugas-tugasnya dengan teliti. Sebagai bahan pengayaan, cobalah Kamu baca buku-buku Sejarah yang ada kaitannya dengan materi pelajaran di dalam modul ini. Di antara buku tersebut adalah buku Sejarah Nasional Indonesia Jilid III untuk SMP. Nah, sekarang mulailah Kamu mempelajari modul ini. Tidak lupa saya mengucapkan selamat belajar dan semoga berhasil.

103

B. KEGIATAN SISWA

Kegiatan 1 : Dekrit Presiden dalam Bidang Politik

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan kronologis lahirnya Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 dan pengaruh yang ditumbulkannya. 4. Materi Pokok a. Latar belakang Dekrit Presiden 5 Juli 1959 b. Peranan penting Dekrit Presiden c. Pembentukan lembaga-lembaga negara setelah Dekrit presiden 5 Juli 1959 5. Uraian Materi a. Latar Belakang Dikeluarkannya Dekrit Presiden5 Juli 1959 Pada modul sebelumnya Kamu telah mempelajari pelaksanaan Pemilu I. Coba Kamu ingat kembali kapan Pemilu dilaksanakan? Ya, Pemilu I dilaksanakan pada tahun 1955 dalam dua tahap, yaitu: - Tahap I : 29 September 1955 untuk memilih Anggota DPR - Tahap II : 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Apakah tujuan pembentukan Dewan Konstituante? Ya, benar. Tujuan dibentuknya Dewan Konstituante adalah untuk menyusun Undang-Undang Dasar (UUD). Dengan kata lain tugas Dewan Konstituante adalah membuat UUD baru Mengapa harus disusun Undang-Undang Dasar yang baru? Karena sejak kembali ke NKRI, pada tanggal 17 Agustus 1950, Indonesia menggunakan Undang-Undang Sementara 1950 (disebut: UUDS-1950). Sesuai namanya, UUDS-1950 bersifat sementara dan harus diganti dengan UUD baru yang berlaku permanent (tetap). Dewan Konstituante mulai mengadakan sidang sejak tanggal 10 Novembr 1956, di Bandung, Jawa Barat. Akan tetapi sampai dengan tahun 1959 Dewan Konstituante belum juga berhasil menyusun Undang-Undang Dasar yang baru. Dalam sidang Konstituante senantiasa terjadi perdebatan sengit. Perdebatan-perdebatan tersebut terjadi karena masing-masing golongan hanya membela kepentingan golongan atau kepentingan partainya sendiri. Akhirnya Dewan ini gagal menetapkan Undang-Undang Dasar yang baru.

104

b. Pelaksanaan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Adanya perdebatan yang tidak kunjung berhenti dalam Dewan Konstituante untuk menetapkan Undang-Undang Dasar baru dan adanya gerakan di daerah yang ingin memisahkan diri dari Republik Indonesia, menyebabkan Indonesia terancam oleh kehancuran dari dalam. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka pada tanggal 22 April 1959 Presiden Soekarno menyampaikan usul kepada Dewan Konstituante agar menetapkan UUD 1945 menjadi Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang permanent (tetap) menggantikan UUDS-1950. Bagaimanakah sikap anggota Dewan Konstituante terhadap usul tersebut ? Dewan Konstituante mengadakan sidang membahas usul presiden. Akan tetapi sidang ini tidak dapat mencapai mufakat, apakah usul Presiden tersebut diterima atau ditolak. Akhirnya disepakati untuk diadakan pemungutan suara (voting). Menurut ketentuan yang berlaku saat itu hasil voting dapat ditetapkan sebagai keputusan jika memperoleh suara dua pertiga anggota yang hadir. Tetapi dari tiga kali diadakan voting, suara yang mendukung usul Presiden Sukarno untuk kembali ke UUD 1945 tidak mencapai dua pertiga suara yang hadir. Dan keadaan Dewan Konstituante semakin tidak menentu setelah sejumlah fraksi kemudian menyatakan tidak akan menghadiri sidang-sidang berikutnya. Keadaan di luar sidang pada waktu itu juga semakin lama semakin gawat. Perbedaan pendapat antara partai-partai politik menyebabkan terjadinya ketegangan di masyarakat yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan pertimbangan persatuan dan kesatuan bangsa terancam dan dapat membahayakan Negara Indonesia maka Presiden bersama Kabinet, didukung oleh Dewan Nasional dan beberapa partai besar serta TNI sepakat untuk kembali ke UUD 1945. Hal ini dianggap sebagai jalan yang terbaik untuk menjaga persatuan dan kesatuan Nasional. Demikianlah maka pada tanggal 5 Juli 1959 Presiden Sukarno menetapkan dekrit. Dekrit adalah pernyataan yang berisi sebuah penetapan. Apa sajakah isi Dekrit Presiden itu? Isi Dekrit Presiden, 5 Juli 1959 adalah: 1. Menyatakan membubarkan Dewan Konstituante 2. Menetapkan UUD 1945 berlaku kembali. 3. Menetapkan UUDS-1950 tidak berlaku lagi. 4. Akan dibentuk MPRS dan DPAS Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mendapat dukungan luas dari masyarakat dan lembaga pemerintahan lainnya. Kepala Staf Angkatan Darat mengeluarkan Perintah Harian yang ditujukan kepada seluruh anggota TNI untuk melaksanakan dan mengamankan dekrit tersebut. Mahkamah Agung kemudian juga membenarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. DPR hasil Pemilu 1955, dalam sidangnya pada tanggal 22 Juli 1959 secara aklamasi menyatakan kesediannya untuk bekerja terus berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.

105

Masyarakat yang selama hampir 10 tahun berada dalam ketidakpastian serta mengharapkan terciptanya stabilitas politik akhirnya merasa lega. Dengan demikian peran Dekrit Presiden, 5 Juli 1959 yang intinya menyatakan kembali ke UUD 1945, telah menyelamatkan bangsa dari perpecahan.

Gambar: 05.1. Presiden Ir. Soekarno sedang membacakan Dekrit tanggal 5 Juli 1959 di halaman Istana Negara Jakarta

Kosakata Dekrit

: ketetapan pemerintah yang dikeluarkan oleh kepala negara atau presiden. Komposisi : susunan Komunis : orang yang menganut faham komunisme Konstituante : dewan pembuat undang-undang Nasionalis : orang yang memperjuangkan kepentingan bangsanya Partai politik : sekumpulan orang yang seasas sehaluan dan setujuan terutama di bidang politik. Stabilitas : ketenangan atau keamanan. Rangkuman Dewan Konstituante yang terbentuk melalui Pemilu 1955 ditugaskan untuk menyusun Undang-undang Dasar untuk menggantikan UUD-S 1950. Karena terlalu banyaknya perdebatan yang terjadi di dalam Dewan Konstituante, maka dewan ini gagal menetapkan Undang-undang Dasar yang baru. Bahkan perdebatanperdebatan yang terjadi di Dewan Konstituante mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk menyelamatkan persatuan dan kesatuan bangsa, maka Presiden Soekarno segera mengeluarkan Dekrit pada tanggal 5 Juli 1959. Isi dekrit tersebut di antaranya pembubaran konstituante, berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUD-S 1950.

106

6. Tugas 1 Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan benar pada buku catatanmu ! 1. Sebutkan sebab dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ! 2. Apa yang menyebabkan Dewan Konstituante tidak dapat menetapkan UndangUndang Dasar ? 3. Berikan penjelasan terhadap pernyataan bahwa Dekrit Presiden memiliki arti penting dalam menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia ! 4. Jelaskan perubahan yang terjadi dalam pemerintahan setelah Dekrit Presiden dikeluarkan. 5. Bagaimanakah sikap DPR (hasil Pemilu 1955) terhadap isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959?

107

Kegiatan 2 : Tindak Lanjut Dekrit Presiden

1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan tindak lanjut Dekrit Presiden dalam bidang politik dan ekonomi serta perkembangan kehidupan sosial budaya. 4. Materi Pokok - Tindak lanjut Dekrit Presiden dalam bidang politik - Kebijaksanaan ekonomi terpimpin, pembentukan KOTOE, dan sistem Lisensi - Keadaan sosial Budaya pada masa Demokrasi Terpimpin 5. Uraian Materi a. Bidang Politik Setelah Dekrit Presiden dikeluarkan, maka Presiden Soekarno melakukan perubahan-perubahan dalam kelembagaan Negara. Perubahan-perubahan tersebut terjadi baik dalam pemerintahan maupun dalam lembaga tertinggi dan lembaga tinggi negara. Perubahan yang terjadi dalam pemerintahan diantaranya dibubarkannya Kabinet Juanda pada tanggal 10 Juli 1959 dan digantikan dengan Kabinet Kerja. Dalam Kabinet Kerja Presiden bertindak sebagai Perdana Menteri dan Ir. Juanda sebagai Menteri Pertama. Program Kabinet Kerja (yang disebut Triprogram), meliputi: - Pemulihan keamanan dalam negeri - Pembebasan Irian Barat - Penanggulangan masalah sandang dan pangan. Setelah dibentuknya Kabinet Kerja, selanjutnya berdasarkan Penetapan Presiden no. 2 tahun 1959 dibentuklah Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara, (MPRS) adapun anggota MPRS ini, ditunjuk dan diangkat oleh Presiden. Keanggotaan MPRS terdiri atas anggota-anggota ditambah dengan utusan-utusan dari daerah dan wakil-wakil golongan. Adapun komposisi keanggotaan MRPS adalah 261 orang wakil-wakil golongan. Lembaga lain yang dibentuk adalah Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS). Lembaga ini dibentuk dengan Penentapan Presiden No. 3 tahun 1959. Keanggotaan DPAS terdiri dari 12 orang wakil golongan politik, 8 orang utusan/wakil daerah, 24 orang wakil golongan karya dan satu orang wakil ketua, sedangkan jabatan ketua dalam DPAS ini dipegang langsung oleh Presiden.

108

Selain lembaga-lembaga di atas masih ada satu lembaga lagi yang dibentuk yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebenarnya DPR sudah ada sejak tahun 1955 berdasarkan hasil Pemilu I. Tetapi pada tahun 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955. Mengapa? Karena pada waktu itu DPR menolak Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) yang diajukan oleh Pemerintah. Presiden memandang DPR hasil Pemilu 1955 tidak dapat bekerjasama dengan pemerintah. Maka kemudian dikeluarkan Penetapan Presiden No. 3 tahun 1960. yang menetapkan membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 tersebut. Sebagai gantinya Presiden membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Anggota DPR-GR seluruhnya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden. Adapun komposisi keanggotaannya terdiri dari wakil-wakil golongan Nasional, golongan Islam, dan golongan Komunis. Bila kita memperhatikan anggota lembaga-lembaga negara di atas, seluruhnya diangkat oleh Presiden, Nah, menurutmu apakah hal ini sesuai dengan ketentuan UUD 1945? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut kamu harus mempelajari materi pelajaran dalam kegiatan 3. Namun sebelum itu untuk memantapkan pemahamanmu terhadap uraian di atas. Coba Kamu sebutkan kembali lembagalembaga negara yang dibentuk setelah Dekrit Presiden! Ya benar, bila Kamu menyebutkan MPRS, DPAS, dan DPR-GR. b. Kebijaksanaan-kebijaksanaan Ekonomi Dalam upacara memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke 14 tanggal 17 Agustus 1959, Presiden menyampaikan pidato dengan judul Penemuan Kembali Revolusi Kita. Pidato ini kemudian terkenal dengan sebutan Minifesto Politik Republik Indonesia disingkat Manipol. Manipol kemudian ditetapkan sebagai Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Kemudian dalam pidato pembukaan Kongres Pemuda di Bandung pada bulan Februari 1960 Presiden menegaskan bahwa intisari Manipol ada 5 yaitu: 1. Undang-Undang Dasar 1945. 2. Sosialisme Indonesia 3. Demokrasi Terpimpin 4. Ekonomi Terpimpin 5. Kepribadian Indonesia (Intisari isi Manipol itu disingkat USDEK). Dengan penjelasan Presiden tersebut jelaslah bahwa sejak dekrit maka diterapkan sistem Ekonomi Terpimpin, yang artinya semua kegiatan ekonomi dipimpin atau diatur oleh pemerintah. Pada masa itu terjadi inflasi yang tinggi. Kebutuhan pokok sulit didapat. Hargaharga membubung tinggi. Rakyat tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya, sehingga kelaparan terjadi dimana-mana. Untuk melaksanakan program perbaikan ekonomi pemerintah membentuk KOTOE (Komando Tertinggi Operasi Ekonomi). Namun karena gagal menjalankan tugasnya, maka KOTOE dibubarkan.

109

Pada tanggal 23 Maret 1963 Presiden Soekarno mengumumkan sebuah deklarasi yang disebut DEKON (Deklarasi Ekonomi). DEKON berisi kebijaksanaan Presiden dalam bidang ekonomi. Pada tanggal 26 Mei 1963 dikeluarkan serangkaian peraturan pemerintah tentang ekspor impor. Tujuannya adalah untuk memajukan perdagangan ke luar negeri guna memperoleh devisa untuk memperbaiki keadaan ekonomi di dalam negeri. Untuk mengendalikan lalu lintas ekspor pemerintah menetapkan sistem lisensi. Pengusaha yang diperbolehkan melakukan kegiatan-kegiatan ekspor impor hanyalah pengusaha yang mendapat Lisensi (ijin khusus) dari pemerintah. Sistem Lisnesi hanya menguntungkan segelintir orang tertentu saja, yaitu para pengusaha yang mendapat Linsensi untuk tujuan politik. Presiden mengumpulkan dana revolusi yang ditarik dari para pengusaha yang mendapat Lisensi. Akibatnya para pengusaha menjual barang-barang dengan harga yang sangat tinggi. Mereka tidak memikirkan nasib rakyat yang makin terhimpit. Harga barang kebutuhan pokok sehari-hari menjadi mahal dan sulit di dapat. Bahkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari rakyat harus antri. Demikianlah kemerosotan ekonomi yang sangat parah pada masa demokrasi ekonomi terpimpin. Pemerintah tidak mampu mengatasinya.

Gambar 05.2. Rakyat antri minyak

Dalam keadaan perekonomian yang tidak menentu pemerintah tidak mengadakan pengendalian terhadap pengeluarannya. Hal ini menyebabkan dari tahun ke tahun pemerintah mengalami defisit yang semakin lama semakin besar. Defisit yaitu pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Untuk mengatasi defisit itu pemerintah terus mencetak uang tanpa perhitungan. Hal ini menyebabkan terjadinya inflasi yang sangat besar, yang pada akhir tahun 1965 mencapai 650%. Inflasi yang besar ini, menyebabkan nilai uang menjadi sangat rendah. Harga barang-barang kebutuhan menjadi sangat mahal dan langka.

110

c. Keadaan Sosial Budaya Dalam masa Demokrasi terpimpin, kegiatan-kegiatan seni budaya diatur oleh pemerintah. Kebudayaan-kebudayaan yang berbau barat dianggap kebudayaan Neo-Kolonialisme (Nekolin). Kebudayaan yang berbau barat dianggap sebagai kebudayaan kaum penjajah. Oleh karena itulah kebudayaan tersebut dilarang. Sementara itu PKI berusaha untuk mendominasi (menguasai) kegiatan-kegiatan sosial budaya. Di bidang sosial, organisasi-organisasi massa di bawah naungan PKI antara lain Pemuda Rakyat dan Gerwani giat mencari pengikut sambil menyebarkan ajaran komunis. Dalam bidang kebudayaan PKI membentuk Organisasi massa yang disebut Lembaga Kebudayaan Rakyat (LEKRA). Lekra giat menyebarkan kebudayaan yang berbau komunis. Di samping itu mereka juga mengancam penerbit bukubuku, majalah dan film yang berbau barat itu tidak sesuai dengan keperibadian bangsa Indonesia. Untuk mengimbangi PKI di bidang kebudayaan, sekelompok budayawan dan seniman yang setia pada Pancasila membentuk organisasi dengan nama Manifesto Kebudayaan, disingkat Manikebu. Akan tetapi PKI berusaha menyingkirkan dengan cara menghasut pemerintah agar membubarkan organisasi Minikebu. Hasutan PKI berhasil, maka akhirnya organisasi Manikebu pun dilarang oleh pemerintah. Nah, sekarang Kamu telah mempelajari keadaan ekonomi dan social budaya pada masa demokrasi terpimpin. Sudah pahamkah Kamu terhadap uraian di atas ? Nah, untuk lebih memantapkan pemahamanmu bacalah pula rangkuman kegiatan 2 di bawah ini. Dan setelah Kamu memahami seluruh materi pelajaran dalam kegiatan 2 ini, lanjutkanlah dengan mengerjakan tugas-tugasnya. Bila ada kesulitan diskusikanlah dengan temanmu atau tanyakanlah kepada gurumu. Kosakata Manifesto : pernyataan, penentuan arah Orientasi : arah, kecenderungan Ne-kolomalisme : cara penjajahan baru, yaitu dengan menanamkan pengaruh melalui bidang politik, ekonomi, sosial budaya tanpa harus menjajahnya secara langsung. Defisit : pengeluaran lebih banyak daripada pendapatan Inflasi : menurunnya nilai mata uang. Rangkuman Berdasarkan Manipol, sistem ekonomi Indonesia adalah ekonomi terpimpin. Ekonomi terpimpin tidak dapat mengendalikan kemerosotan ekonomi oleh karena itu tahun 1962 di bentuk KOTOE. KOTOE tidak berhasil, dibentuk DEKON. Sistem Lisensi yang dibarangi dengan pengumpulan Dana Revolusi, menyebabkan penguasa mencari keuntungan sebesar-besarnya. Harga-harga membumbung tinggi, kebutuhan pokok sulit didapat, rakyat jadi sangat menderita. Inflasi mencapai 650 %. Pada masa demokrasi Terpimpin kehidupan sosial budaya didominasi oleh PKI. PKI membentuk organisasi massa seperti Pemuda Rakyat, Gerwani. Dalam bidang kebudahayaan, PKI membentuk LEKRA. Kebudayaan-kebudayaan barat dilarang. Budayawan Indonesia yang setia pada Pancasila membentuk Manikebu sebagai lawan LEKRA. Tetapi karena hasutan PKI Manikebu dilarang.

111

6. Tugas 2 1. Apakah isi Penetapan Presiden No. 1 tahun 1960 ? 2. Mengapa KOTOE gagal melaksanakan tugasnya ? 3. Apa yang dimaksud sistem Lisensi ? 4. Partai apakah yang mendominasi kehidupan sosial budaya pada masa Demokrasi Terpimpin ? 5. Apa nama organisasi budayawan yang setia kepada Pancasila ?

112

Kegiatan 3 : Bentuk-bentuk Penyimpangan pada masa Demokrasi Terpimpin 1. Standar Kompetensi Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menjelaskan penyimpangan-penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945 dalam struktur Pemerintah, politik, penetapan masa jabatan Presiden dan penyimpangan pelaksanaan politik luar negari bebas-aktif. 4. Materi Pokok Penyimpangan-penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945 pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), meliputi : a. penyimpangan dalam struktur pemerintahan b. penyimpangan dalam bidang politik c. penyimpangan dalam penetapan masa jabatan presiden d. penyimpangan politik luar negeri bebas aktif 3. Uraian Materi a. Penyimpangan-penyimpangan Terhadap Pancasila dan UUD 1945. Dalam kegiatan 2 kamu telah mempelajari tidak lanjut Dekrit Presiden, berupa pembentukan lembaga-lembaga negara. Langkah selanjutnya presiden menetapkan Sistem Demokrasi Terpimpin, yaitu demokrasi yang terpusat pada seorang pemimpin (Presiden). Sudah barang tentu Sistem Demokrasi Terpimpin tidak sesuai dengan UUD 1945. Mengapa? Karena menurut UUD 1945 kedaulatan ada ditangan rakyat dan sepenuhnya dilakukan oleh MPR. Jadi MPR lah yang atas nama rakyat, memegang kedaulatan dan kekuasaan tertinggi di Indonesia. Kemudian dalam pelaksanaannya harus berlandaskan pada sila-sila dalam Pancasila. Khususnya sila ke-4, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. Itulah sebabnya demokrasi kita disebut Demokrasi Pancasila. Perhatikanlah rumusan sila ke-4 di atas. Rumusan Pancasila sila 4 mencerminkan Demokrasi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah Demokrasi yang didasarkan pada kedaulatan rakyat, dan dilaksanakan melalui musyawarah oleh wakil-wakilnya. Siapakah yang dimaksud wakil-wakil rakyat itu ? Mereka itu adalah orang-orang yang di pilih melalui Pemilu dan duduk di lembaga perwakilan rakyat. Pada waktu itu, lembaga perwakilan rakyat ada 2 (dua) yaitu MPR dan DPR. Anggota DPR dipilih melalui PEMILU, sedangkan anggota MPR terdiri dari seluruh anggota DPR ditambah utusan daerah dan golongan-golongan yang di tentukan oleh Undang-undang. Tetapi pada masa demokrasi terpimpin, anggota DPR dan MPR di tunjuk oleh Presiden.

113

Nah, pada masa Demokrasi Terpimpin, kekuasaan Presiden sangat besar, bahkan nampak melebihi kekuasaan MPRS. Hal ini tentu bertentangan dengan UUD 1945 dan Demokrasi Pancasila. Di samping itu masih terdapat beberapa penyimpangan lain pada masa Demokrasi Terpimpin, antara lain : 1) Penyimpangan Struktur Pemerintahan Bahwa keanggotaan lembaga tinggi dan tertinggi negara pada masa Demokrasi Terpimpin, seluruhnya ditunjuk oleh Presiden. Di samping itu para Ketua MPRS dan DPRGR diangkat menjadi menteri dalam Kabinet Kerja III yang dibentuk pada tanggal 6 Maret 1962. Coba Kamu bandingkan antara kedudukan lembaga tinggi dan tertinggi negara, kedudukan Presiden dan menteri menurut UUD 1945 ! Menurut UUD 1945 MPR berkedudukan di atas Presiden. MPR adalah Lembaga Tertinggi Negara yang atas nama rakyat menjalankan kedaulatan tertinggi di Indonesia. Jadi presiden harus tunduk kepada ketetapan MPR. Sedangkan DPR adalah lembaga Tinggi Negara yang diwakili rakyat dalam proses pelaksanaan pemerintah sehari-hari. Kedudukan DPR adalah sederajat (sama tinggi) dengan Presiden. Jadi menurut UUD 1945 jelaslah bahwa kedudukan MPR dan DPR tidak berada di bawah Presiden. Kemudian bagaimana halnya dengan kedudukan Menteri dalam Pemerintahan ? Coba Kamu perhatikan isi UUD 1945 pada 17 ayat 1 dan 2 di bawah ini ! Ayat 1 : Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara Ayat 2 : Menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Dengan memperhatikan isi UUD 1945 pasal 17 ayat 1 dan 2 di atas, dapatkah Kamu menyimpulkan bagaimana kedudukan seorang menteri dalam Pemerintahan Indonesia ? Ya, jawabanmu benar bila Kamu menyatakan bahwa kedudukan seorang menteri berada di bawah kedudukan Presiden. Nah, sekarang bagaimana menurut pendapatmu bila ketua MPRS atau DPRGR juga berkedudukan sebagai seorang menteri ? Berarti berkedudukan di bawah Presiden. Hal ini adalah suatu penyimpangan. Kedudukan sebagai ketua Lembaga Tertinggi dan Tinggi Negara yang merangkap sebagai menteri menimbulkan kerancuan dalam struktur pemerintahan. Apa sebabnya demikian ? Coba Kamu perhatikan. Seorang ketua lembaga Tertinggi Negara (MPRS) kedudukannya lebih tinggi dari Presiden. Atau seorang Ketua Lembaga Negara kedudukannya sama dengan Presiden. Sedangkan seorang menteri kedudukannya di bawah presiden. Dapatkah Kamu membayangkan bagaimanakah bila seorang ketua MPR atau Ketua DPR merangkap sebagai menteri ! Di satu pihak ia sebagai Ketua Lembaga Tertinggi atau Tinggi Negara kedudukannya lebih tinggi atau sama dengan Presiden. Sedangkan sebagai menteri ia berkedudukan di bawah Presiden, itulah sebabnya hal ini menimbulkan keracunan dalam struktur pemerintahan.

114

Bila kita bandingkan keadaan di atas dengan isi UUD 1945, maka hal ini menyimpang dari ketentuan UUD 1945 bagaimana halnya dengan Pancasila ? Ya, karena kedudukan Pancasila berada diatas UUD 1945, dan merupakan dasar falsafah negara, maka keadaan di atas merupakan penyimpangan dari Pancasila. Itulah penyimpangan dari Pancasila dan UUD 1945 dalam struktur pemerintahan Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin.

Gambar 05.3. Upcara pelantikan Ketua dan Wakil Ketua MPRS dan DPRGR sebagai wakil menteri utama dan menteri-menteri dalam Kabinet Kerja III pada tanggal 9 Maret 1962 (Sumber 30 tahun Indonesia Merdeka halaman 210 jilid 2)

2) Penyimpangan dalam bidang Politik Dalam sistem Demokrasi Terpimpin, partai-partai politik pada umumnya tidak begitu berperan, baik dalam parlemen yang pada waktu itu adalah DPR-GR, maupun dalam pemerintahan, Bahkan DPR-GR itu sendiri yang merupakan lembaga demokrasi tidak dihiraukan oleh Presiden. Coba Kamu ingat kembali. Apa tugas DPR-GR? Ya, benar harus tunduk pada Presiden bukan ? Hal ini berarti menempatkan kedudukan Presiden lebih tinggi. Coba Kamu ingat bagaimana proses terbentuknya DPR-GR itu ? Apa yang terjadi sebelum terbentuknya DPR-GR ? DPR-GR dibentuk setelah DPR hasil Pemilu dibubarkan oleh Presiden. Coba kamu ingat kembali apa sebabnya DPR hasil Pemilu I dibubarkan ? Kemudian bagaimanakah reaksi partai-partai politik pada waktu itu terhadap pembubaran DPR tersebut ? Tindakan presiden membubarkan DPR hasil Pemilu I mendapat tantangan dari partai-partai politik. Bahkan pada bulan Maret 1960, beberapa tokoh parta politik mendirikan Liga Demokrasi yang diketuai oleh Imron Rosyadi dari Nahdatul Ulama (NU). Liga Demokrasi menentang pembubaran DPR hasil Pemilu I dan melemahkan golongan lainnya. Hal ini akan menimbulkan keresahan masyarakat. 115

Melihat usaha-usaha Liga Demokrasi menentang kebijaksanaanya, Presiden membubarkannya dan menangkap pemimpin-pemimpinnya. Selanjutnya para pemimpin Liga Demokrasi dipenjarakan tanpa diadaili lebih dahulu. Dalam sistem Demokrasi Terpimpin, PKI mendapat kedudukan yang istimewa dibandingkan partai-partai lainnya. Bahkan paham komunis mendapat pengakuan sebagai paham yang syah di Indonesia. Hal ini terlihat dengan disahkannya ajaran Nasakom oleh Presiden Soekarno. Ikut sertanya PKI di dalam kehidupan berpolitik di Indonesia dan disahkannya ajaran Nasakom yang harus menjiwai lembaga-lembaga negara pada waktu itu, adalah pertentangan dengan Pancasila, hal ini karena : a) Sila pertama dalam Pancasila ialah Ketuhanan Yang Maha Esa sedangkan Komunis berpaham atheis artinya tidak mengakui adanya Tuhan. b) Sila ketiga dalam Pancasila ialah Persatuan Indonesia. Sedangkan komunisme berasaskan Internasionalisme. Artinya komunisme merupakan gerakan Internasional yang dikomandokan dari Moskow (Rusia) c) Sila keempat dalam Pancasila ialah musyawarah. Sedangkan Komunisme berlandaskan kepada pertentangan antar kelas. Komunis di mana pun akan berusaha merebut kekuasaan Negara. Pada tanggal 15 - 22 Mei 1963, MPRS mengadakan Sidang Umum II di Bandung. Dalam Sidang umum tersebut, MPRS menetapkan pengangkatan Presiden Soekarno sebagai Presiden seumur hidup. Keputusan MPRS tersebut ditetapkan dengan TAP MPRS No. II/MPRS/1963. Pengangkatan Presiden seumur hidup merupakan suatu penyimpangan dari UUD 1945. Mengapa demikian ? Dapatkah Kamu menjelaskannya ? Di dalam UUD 1945 pasal 7 dinyatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali. Nah, dengan demikian jelaslah mengapa ketetapan MPRS tentang Presiden seumur hidup merupakan penyimpangan terhadap UUD 1945. Dengan adanya penyimpangan terhadap UUD 1945, maka kekuasaan Presiden menjadi sangat besar, Presiden menjadi tokoh sentral, dalam setiap kebijaksanaan pemerintah cenderung menguntungkan PKI. Setelah merasa kuat PKI kemudian melakukan pemberontakan. 3) Penyimpangan Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif Sejak awal kemerdekaan, Republik Indonesia menganut politik luar negeri Bebas dan tahukah kamu apa yang dimaksud dengan politik Bebas dan Aktif ? Pengertian politik bebas dan aktif yaitu Bebas artinya Indonesia tidak memihak kepada kekuatan manapun baik blok barat maupun blok timur. Sedangkan Aktif artinya Indonesia aktif dalam usaha menciptakan perdamaian dunia. Pada masa Demokrasi Terpimpin Politik luar negeri Bebas dan Aktif tidak dilaksanakan secara murni. Pada waktu itu politik luar negeri Indonesia condong kepada Blok Timur (komunis) Mengapa hal ini terjadi ? Karena pada waktu itu kebijaksanaan politik luar negeri Indonesia sangat dipengaruhi PKI Indonesia terbawa ke arah blok komunis yang membagi dunia menjadi dua kelompok yaitu :

116

a) Old Established Forces (Oldefo) Negara-negara yang digolongkan ke dalam kelompok ini adalah negaranegara Barat yaitu Inggris, Prancis Belanda dan lain-lain Kelompok negaranegara ini dianggap sebagai negara-negara imperialis, kolonialis dan neo kolonialis. b) New Emerging Force (Nefo) Negara-negara yang digolongkan ke dalam kelompok ini adalah negaranegara komunis, negara-negara sosialis dan negara-negara berkembang yang anti Barat. Indonesia dimasukkan ke dalam kelompok Nefo akibatnya Indonesia menjadi condong ke dalam Blok komunis, dan memusuhi negara-negara Barat. Nah, dengan demikian politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sudah tidak murni lagi. Bahkan pada waktu itu Pemerintah Indonesia semakin mempererat hubungan dengan negara RRC (negara komunis), dengan membentuk Poros Jakarta Peking. Hal ini semakin membawa Indonesia terseret ke Blok komunis. Bagaimanakah akibatnya bagi Bangsa dan Negara Indonesia ? Untuk mengetahuinya, lanjutkan mempelajari uraian berikut. b. Konfrontasi terhadap Malaysia Apa yang menyebabkan terjadinya konfrontasi ? Bermula dari dibentuknya Negara Federasi Malasysia pada tanggal 16 September 1963. Federasi Malaysia merupakan gabungan dari : Persekutuan Tanah Melayu (Semenanjung Malaya). Brunei, Sabah, Serawak ( di Kalimantan Utara) dan Singapura. Untuk jelasnya perhatikan peta berikut ini.!

MALAYSIA

Gambar 05.4. Wilayah negara Malaysia pada tahun 1963

Pada gambar di atas tampak daerah yang diarsir. Nah, itulah wilayah Malaysia pada tahun 1963. Karena hasutan PKI dan politik luar negerinya yang pada waktu itu sudah condong ke blok komunis (Nefo), maka Indonesia menentang pembentukan Negara Malaysia tersebut. Pemerintah Indonesia menganggap bahwa pembentukan negara Malaysia itu merupakan proyek Neo-Kolonialisme Inggris yang bertujuan mengurung

117

Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 3 Mei 1964 Pemerintah Indonesia mengumandangkan Dwi Komando Rakyat (disingkat Dwikora) yang isinya. 1) Perhebat Ketahanan Revolusi Indonesia 2) Bantu perjuangan rakyat Malaya, Singapura, Sabah, Serawak dan Brunei untuk menggagalkan pembentukan negara Malaysia. Nah, dengan diumumkan Dwikora ini, maka terjadilah konfrontasi terhadap Malaysia. Dalam rangka melaksanakan Dwikora, dibentuklah Komando Siaga. Sebagai panglima Marskal Madya Omar Dhani. Setelah itu dikerahkanlah pasukan sukarela. Dalam konfrontasi tersebut banyak sukarelawan yang gugur atau hilang di hutan Kalimantan Utara. Konfrontasi terhadap Malaysia ternyata sangat merugikan negara dan rakyat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari beberapa akibatnya, yaitu : 1) Terjadinya ketegangan hubuangan antara Indonesia dengan tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Australia sehingga menghambat hubungan ekonomi. 2) Indonesia menyatakan keluar dari PBB. Padahal pada waktu itu Indonesia sangat membutuhkan bantuan ekonomi untuk melaksanakan pembangunan. 3) Pembangunan di dalam negeri mengalami kemacetan karena perhatian pemerintah tercurah kepada politik konfrontasi. Konfrontasi terhadap Malaysia baru berakhir tahun 1966 setelah masa Orde Baru. c. Indonesia keluar dari PBB Usaha pemerintah Indonesia menggagalkan pembentukan negara Malaysia mengalami kegagalan. Di samping itu Indonesia juga gagal mencegah Malaysia diterima menjadi anggota Dewan Keamanan PBB. Sebagai reaksi atas terpilihnya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, maka pada tanggal 7 Januari 1965, Presiden Soekarno mengumumkan Indonesia keluar dari PBB. Menurut Kamu apakah langkah presiden ini menguntungkan atau merugikan ? Ya benar, merugikan! Sebab dengan keluarnya Indonesia dari PBB, maka Negara Indonesia menjadi semakin terpencil dari pergaulan Internasional sebagai akibatnya Indonesia semakin dekat dengan negara RRC dan semakin menyeret Indonesia untuk condong ke Blok Komunis. Nah, sampai di sini berakhirlah uraian Kegiatan 3. Jangan lupa bacalah rangkumannya setelah itu kerjakanlah tugas 3. Kosakata Konflik Struktur Konfrontasi

: : :

perselisihan susunan menentang dengan cara berhadapan langsung (terang-terangan)

118

Rangkuman Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965) telah terjadi penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945. Dalam struktur pemerintahan penyimpangannya menempatkan : MPRS, DPR-GR dan DPA-S di bawah Presiden, sedangkan menurut UUD 1945. Padahal seharusnya MPR memiliki kekuasaan di atas Presiden, sedangkan DPR, DPA, BPK, dan MA, sejajar dengan Presiden. Penyimpangan lain, yaitu ditetapkannya Ir. Soekarno sebagai Presiden seumur hidup. Dalam pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif condong ke Blok Komunis menyebabkan Indonesia terkucil dari pergaulan Internasional. Tindakan-tindakan Pemerintah yang menyebabkan terkucilnya Indonesia dari pergaulan Internasional diantaranya : konfrontasi terhadap Malaysia, keluarnya Indonesia dari PBB dan pembentukan kerjasama Poros Jakarta-Peking. Tindakan-tindakan di atas dilaksanakan oleh Pemerintah pada masa Demokrasi Terpimpin atas hasutan PKI, yang secara langsung telah membawa Indonesia condong kepada Blok komunis. 6. Tugas 3 Kerjakanlah soal-soal latihan ini pada buku catatanmu 1. Mengapa pengangkatan ketua MPR-S sebagai menteri dianggap menyimpang dari UUD 1945 ? 2. Jelaskan mengapa pengangkatan Presiden seumur hidup menyimpang dari UUD 1945 ? 3. Mengapa pada masa Demokrasi Terpimpin Politik luar negeri Indonesia dianggap menyimpang ? 4. Sebutkan 3 akibat buruk yang kita terima karena berkonfontasi terahdap Malaysia. 5. Bagaimanakah akibat keluarnya dari PBB ?

119

C. PENUTUP

Selamat untuk Kamu yang telah menyelesaikan modul ini. Semoga Kamu memperoleh manfaat dari apa yang telah Kamu pelajari dalam modul ini. Di dalam modul ini Kamu telah mempelajari tentang pelaksanaan Demokrasi Terpimpin sebagai tindak lanjut dari dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Sejak dikeluarkan Dekrit Presiden, di Indonesia berlangsung masa Demokrasi Terpimpin. Ciri utama masa ini adalah sangat besarnya kekuasaan Presiden. Bahkan kekuasaan yang dimiliki oleh Presiden pada waktu itu melebihi kekuasaan yang dimiliki oleh MPRS maupun DPRGR. Keadaan seperti di atas tentu tidak sesuai dengan arti demokrasi itu sendiri dan pada hakikatnya menyimpang dari UUD-1945. Sebab menurut UUD-1945, kekuasaan tertinggi ada pada rakyat, dan sepenuhnya dilaksanakan oleh MPR. Sedangkan Presiden adalah mandataris MPR. Jadi dengan demikian seharusnya kekuasaan presiden berada di bawah MPR. Besarnya kekuasaan Presiden pada masa Demokrasi Terpimpin dimanfaatkan oleh PKI untuk memperbesar pengaruhnya di dalam pemerintahan. PKI berusaha menyingkirkan lawan-lawannya, dengan cara mendekati pemerintah, dalam hal ini Presiden, dan mempengaruhi Presiden agar menyingkirkan lawan-lawannya. Akibatnya pengaruh PKI sangat besar dalam bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Selanjutnya mereka berusaha untuk menyingkirkan Pancasila sebagai Dasar Negara dan menggantikannya dengan faham komunis. Namun usaha PKI tersebut mendapat tantangan dari rakyat Indonesia yang setia kepada Pancasila. Nah, sekarang Kamu telah mengetahui bagaimana keadaan pemerintah Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Dari kejadian yang diuraikan di atas kita bisa mengambil suatu pelajaran bahwa pemerintah yang dijalankan menyimpang dari aturan yang berlaku (UUD-1945) menimbulkan ketidakstabilan politik, ekonomi dan sosial budaya. Hal ini juga dapat menjadi pelajaran bagi kita. Bila melakukan suatu hal hendaklah selalu memperhatikan dan berpegang teguh kepada aturan yang berlaku. Dengan berpegang teguh kepada peraturan, baik peraturan agama, peraturan hidup berbangsa dan bernegara maupun peraturan dalam kehidupan sehari-hari, hidup kita akan senantiasa tertib, aman dan tentram. Terapkanlah hal ini dalam kehidupanmu sehari-hari. Sekarang Kamu telah menyelesaikan semua kegiatan dalam modul ini. Jangan lupa mintalah tes akhir modul kepada gurumu. Kemudian setelah itu silahkan Kamu pelajari modul selanjutnya saya ucapkan selamat menempuh tes akhir modul, dan sampai jumpa pada modul berikutnya.

120

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Dewan Konstituante tidak dapat melaksanakan tugasnya menyusun Undang-Undang Dasar 2. Didalam Dewan Konstiruante selalu terjadi perdebatan di antara partai-partai politik yang mementingkan golongannya masing-masing. 3. Dekrit Presiden berhasil menyelamatkan Bangsa Indonesia dari kehancuran dari dalam. Dengan Dekrit Presiden perdebatan antar partai-partai politik yang mengancam persatuan dan kesatuan dapat di akhiri. 4. Dibubarkannya Kabinet Juanda dan digantikan dengan Kabinet Kerja 5. Menyatakan bersedia bekerja di bawah UUD 1945. Tugas 2 1. Menetapkan MANIPOL sebagai Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) 2. Karena pengeluaran pemerinahan selalu lebih besar dari pendapatan. 3. Yaitu ijin khusus kepada orang tertentu dalam melaksanakan kegiatan ekspor impor. 4. Partai Komunis Indonesia (PKI) 5. MANIKEBU Tugas 3 1. Karena MPRS lembaga tertinggi negara sedangkan menteri adalah pembantu presiden, tidak bisa merangkap tugas yang berbeda. 2. Karena tidak melalui pemilihan umum dengan masa tugas 5 tahun dan dapat dipilih kembali. 3. Bangsa Indonesia lebih condong ke Blok Timur (Blok Komunis). Padahal kita tidak terikat oleh salah satu Blok (Barat maupun Timur) 4. 1. Ketegangan dengan Malaysia 2. Negara-negara Barat menjauhi Indonesia (memusuhi Indonesia) 3. Pembangunan mengalami kemacetan karena konfrantasi 5. Indonesia terkucil dari pergaulan Internasional

121

IPS.IX.1.3.06

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial IX 1 6 X 40 menit

KEGIATAN SISWA
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Penulis Penulis

Pengkaji Materi Pengkaji Materi Perevisi Perevisi

: Drs. Sutama : Drs. Sutama Drs. Marlan Kasni Kr Drs. Marlan Kasni Kr Siswono, M.Si : Drs. Eko Siswono, M.Si Drs. : Drs. Suhail Effendey Drs. Suhail Effendey

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Siswa SMP Terbuka dimana saja Kamu berada, apa kabar ? Baik-baik bukan ! Saya berharap prestasimu di kelas IX ini lebih meningkat. Modul yang akan Kamu pelajari ini berjudul “Perubahan Sosial Budaya” Untuk mencapai kompetensi dalam modul ini, materi yang harus Kamu pelajari adalah pengertian dan bentuk bentuk perubahan sosial budaya; faktor-faktor yang mempengaruhi, mendorong, menghambat dan dampak perubahan sosial budaya; serta perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan sosial-budaya. Modul ini dibagi menjadi 3 kegiatan. Kegiatan 1 tentang pengertian, bentuk-bentuk, faktor yang mempengaruhi, mendorong dan menghambat perubahan sosial budaya. Kegiatan 2 tentang dampak perubahan sosial budaya. Kegiatan 3 perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan sosial-budaya. Untuk mempelajari modul ini diperlukan waktu 6 x 40 menit. Untuk menambah pengetahuanmu, bacalah buku-buku lain yang ada kaitannya dengan materi pelajaran pada modul ini. Selanjutnya bila ada hal-hal yang sulit dimengerti, diskusikanlah dengan teman-temanmu atau langsung Kamu tanyakan kepada gurumu waktu tatap muka. Akhirnya, Selamat Belajar, Semoga Berhasil !

125

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Pengertian, faktor yang mempengaruhi, mendorong dan menghambat perubahan sosial budaya. 1. Standar Kompetensi Memahami perubahan sosial budaya 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mendeskripsikan perubahan sosial budaya pada masyarakat. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Memberi contoh terjadinya perubahan sosial budaya Menguraikan faktor-faktor penghambat dan pendorong perubahan sosial budaya 4. Materi Pokok Untuk mencapai kompetensi tersebut materi pelajaran yang harus dipelajari adalah Pengertian, Bentuk, Faktor Yang Mempengaruhi, Mendorong dan Menghambat Perubahan Sosial Budaya. 5. Uraian Materi a. Pengertian dan Bentuk Perubahan Sosial. Kita semua hidup dalam dunia yang terus berubah. Masyarakat dan kebudayaan mengalami perubahan secara terus-menerus. Kebiasaan, norma, hukum dan lembaga kemasyarakatan selalu berubah dan perubahan itu berakibat pula bagi yang lain secara timbal balik dan berkesinambungan. Meskipun kecepatan perubahan itu tidak selalu sama, namun perubahan itu berlangsung terus-menerus melanda setiap masyarakat, tidak terkecuali masyarakat yang paling primitif sekalipun. Hanya saja pada masyarakat modern perubahan berjalan lebih cepat dibandingkan pada masyarakat yang belum maju. Contoh : cara memasak dahulu menggunakan kayu lalu diganti dengan kompor minyak, kemudian kompor gas dan sekarang banyak beralih ke kompor listrik. Contoh lain, pengolahan sawah dahulu menggunakan cangkul, sekarang sudah berubah dengan memakai traktor. Coba perhatikan gambar berikut : Setiap perubahan sudah pasti mengandung perbedaan. Perubahan sosial merupakan suatu proses, dan terjadi dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, dewasa ini status suami tidak selalu merupakan penentu dalam keluarga.
Gambar 06.1 Dahulu menggunakan cangkul, namun sekarang menggunakan trakto..

126

Ada anggapan bahwa masyarakat sederhana itu statis (tetap), anggapan demikian itu ternyata tidak benar, karena di dalam masyarakat sederhanapun terdapat perubahanperubahan, baik dalam peralatan dan teknik penggunaannya maupun dalam cara hidupnya. Proses perubahan yang amat lambat pada masyarakat primitif dapat dipercepat antara lain melalui kontak (hubungan) dengan masyarakat yang lebih maju. Jadi, perubahan-perubahan dalam masyarakat terus berlangsung baik disadari atau tidak, dan merupakan suatu proses yang sangat luas. Perubahan sosial pada contoh di atas, merupakan perubahan pada struktur sosial dan pola-pola hubungan sosial yang antara lain mencakup sistem status dan hubunganhubungan dalam keluarga, sistem politik dan kekuasaan, serta sistem kekerabatan dalam keluarga. Menurut Selo Sumardjan, Perubahan sosial adalah semua perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya mencakup nilai-nilai dan pola-pola perilaku diantara kelompok-kelompok yang ada dalam masyarakat. Perubahan sosial-budaya dapat dibedakan menjadi: 1) Perubahan sosial-budaya yang berlangsung relatif cepat (revolusi). Di dalam revolusi perubahan berlangsung dalam kurun waktu yang relatif cepat. Contohnya, peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945, revolusi Perancis, dan lain sebagainya. 2) Perubahan sosial-budaya yang berlangsung relative lambat (evolusi). Di dalam evolusi perubahan berlangsung dalam kurun waktu yang relatif lama karena perubahan berlangsung lambat laun (perlahan). Contohnya, perubahan dari masyarakat berburu dan meramu ke masyarakat peternak dan petani dan selanjutnya menuju masyarakat industri, memerlukan waktu yang relatif lama, bahkan dalam sejarah hal tersebut tercatat dalam waktu ribuan bahkan jutaan tahun. Perubahan-perubahan dalam masyarakat berkaitan dengan perubahan mengenai norma, nilai, pola perilaku dan sebagainya. Perubahan tersebut dalam kurun waktu tertentu, menimbulkan ketidak serasian antara unsur baru dengan unsur lama. Sehingga mengakibatkan munculnya pola-pola kehidupan yang baru yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan. Sebagai contoh adanya pergaulan bebas dikalangan remaja dewasa ini menimbulkan keresahan di masyarakat karena tidak serasi dengan pola kehidupan yang ada. b. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Sosial-Budaya Manusia pada umumnya memiliki jiwa yang dinamis, karena itu dalam dirinya selalu ada rasa tidak puas dan ingin melakukan perubahan. Hasil yang dicapai dari perubahan tersebut bisa bersifat maju atau progress dan juga bersifat mundur atau regress. Contoh : Penggunaan traktor untuk membajak sawah oleh para petani sangat menguntungkan karena selain menghemat tenaga juga menghemat biaya, tetapi dalam bidang tertentu ada akibat sampingan yang dapat dikatakan sebagai suatu kemunduran, seperti tidak ada lagi terlihat kebersamaan warga masyarakat untuk mengolah sawah, yang berarti makin pudarnya kebiasaan gotong royong oleh masyarakat kita. 1) Ada beberapa faktor kecenderungan masyarakat untuk berubah, yaitu : - Rasa tidak puas terhadap keadaan dan situasi yang ada, sehingga timbul keinginan untuk mencapai perbaikan.

127

- Sadar akan adanya kekurangan-kekurangan dalam kebudayaan sendiri, sehingga berusaha untuk menutupi kekurangan tersebut dengan mengadakan perbaikan. - Adanya usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan dan kondisi baru yang timbul sejalan dengan perkembangan masyarakat. - Banyak kesulitan yang di hadapi, memungkinkan manusia untuk dapat mengatasinya secara langsung. - Tingkat kebutuhan yang semakin kompleks dan ada keinginan untuk meningkatkan taraf hidup. - Sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal yang baru, baik yang datang dari dalam maupun dari luar. - Sistem pendidikan yang maju yang dapat memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia yaitu dapat mengarahkan ke masa depan yang lebih baik.

Gambar 06.2

alat angkut gerobag sudah banyak diganti dengan mobil, karena b h

2) Ada beberapa faktor kecenderungan masyarakat untuk bertahan dari perubahan sosial, yaitu : - Unsur yang mempunyai fungsi dan mudah diterima masyarakat secara luas. Contoh : sistem kekerabatan pada suku bangsa/etnis tertentu mempunyai fungsi amat penting bagi masyarakat. - Unsur-unsur yang diperoleh melalui proses sosialisasi sejak kecil. Misalnya : makanan pokok bangsa Indonesia pada umumnya adalah nasi, sehingga walaupun mengenal berbagai jenis makanan asing yang jauh lebih lezat, tetap bertahan dengan nasi dan sulit untuk diganti. - Unsur kebudayaan yang mencakup agama dan religi yang dianut masyarakat. Sebelum bangsa Indonesia memeluk agama Islam, di Indonesia berkembang agama Hindu dengan beraneka ragam kebiasaan yang sekarang masih banyak dilakukan oleh orang Islam, seperti selamatan 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari dan 1000 hari bagi orang yang telah meninggal. Kebiasaan-kebiasaan tersebut masih sulit untuk dihilangkan, bahkan masih ada sebagian orang, jika tidak mengadakan upacara kematian dengan acara selamatan, akan merasa bersalah. - Unsur-unsur yang menyangkut ideologi, filsafat hidup bangsa dan lain-lain.

128

Contoh : Bangsa Indonesia tetap mempertahankan ideologi Pancasila yang merupakan pedoman hidup bangsanya, walaupun dirongrong oleh berbagai golongan masyarakat yang berusaha untuk mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Gambar.06.3. Nilai-Nilai agama merupakan salah satu unsur kehidupan yang cenderung dipertahankan dari pengaruh perubahan sosial

3) Faktor-faktor yang menghalangi perubahan, yaitu : - Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain. Kehidupan terasing menyebabkan suatu masyarakat tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang terjadi pada masyarakat lain yang mungkin akan dapat memperkaya kebudayaan sendiri. - Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat. Hal ini mungkin disebabkan oleh kehidupan suatu masyarakat tertutup sehingga pendidikan tidak maju. - Sikap masyarakat yang tradisional. Suatu sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau. - Adanya kepentingan-kepentingan yang sudah tertanam kuat (vested interested). Orang selalu mengidentifikasi diri dengan usaha dan jasa-jasanya. - Rasa takut akan terjadi kegoyahan pada integrasi kebudayaan. Unsur-unsur luar dikhawatirkan akan menggoyahkan integrasi dan menyebabkan perubahanperubahan pada aspek-aspek tertentu masyarakat. - Prasangka terhadap hal-hal baru terutama yang datang dari Barat. Pengalaman pahit selama penjajahan sehingga penuh kecurigaan dan menumbuhkan rasa kekhawatiran. - Adat atau kebiasaan. Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola perilaku bagi anggota masyarakat di dalam memenuhi segala kebutuhan pokoknya. Seperti yang menyangkut kepercayaan, sistem mata pencaharian, cara berpakaian tertentu sehingga sukar untuk diubah, c. Faktor-faktor Penyebab Perubahan Sosial-Budaya 1) Penyebab yang datangnya dari dalam masyarakat sendiri (intern), antara lain : a) Bertambah atau berkurangnya penduduk Pertambahan penduduk yang sangat cepat menyebabkan terjadinya perubahan struktur dalam masyarakat, terutama lembaga kemasyarakatan, misalnya : timbul sistem hak milik atas tanah, sewa tanah, gadai tanah, bagi hasil dan sebagainya yang sebelumnya tidak dikenal. Berkurangnya jumlah penduduk

129

dapat disebabkan oleh tingginya arus urbanisasi mengakibatkan beberapa daerah tertentu kosong.

dan

transmigrasi

b) Penemuan-penemuan baru. Penemuan-penemuan baru dapat dibedakan dalam pengertian-pengertian discovery dan invention. Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alat maupun berupa gagasan. Discovery baru menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui, menerima, bahkan sudah menerapkan penemuan baru tersebut. Misalnya penemuan mobil. Pada saat itu penemuan menjadi invention, proses inovasi belum selesai, karena masih ada penunjang-penunjang lain yang menjadi persoalan yaitu dengan diterimanya bentuk mobil oleh masyarakat, berarti ada hal baru yang perlu diselesaikan seperti pembuatan jalan-jalan raya yang baru, menyiapkan pabrik untuk memproduksi onderdil, membuat pompa pengisian bahan bakar untuk mobil tersebut dan sebagainya. Rangkaian ini dinamakan proses inovasi dari sebuah mobil. Penemuan yang baru, bukan berarti telah tercipta sesuatu yang betul-betul baru, tetapi dapat pula merupakan kelanjutan dari penemuan yang sebelumnya sudah ada. Contoh : penemuan pupuk sintesis oleh para petani yang sebelumnya menggunakan pupuk kandang. Penemuan baru akan menimbulkan pengaruh yang bermacam-macam di masyarakat. Pengaruh suatu penemuan baru tidak hanya terbatas pada satu bidang tertentu saja, ia sering kali meluas ke bidang-bidang lainnya. Misalnya penemuan Radio menyebabkan perubahan-perubahan dalam lembaga kemasyarakatan seperti pendidikan, agama, rekreasi dan sebagainya. c) Pertentangan (konflik) masyarakat. Pertentangan atau konflik merupakan salah satu sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. Pertentangan dapat terjadi antara individu dengan individu dengan kepentingan kelompoknya, hal ini akan menimbulkan perubahan. Misalnya, pertentangan antar pemimpin dalam suatu masyarakat dapat menciptakan pertentangan dalam masyarakat. Konflik atau pertentangan yang berlanjut dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat tersebut yang akhirnya memunculkan dua kelompok masyarakat baru yang saling terpisah. Contoh, pecahnya masyarakat Korea menjadi Korea Utara dan Korea Selatan, dan lain sebagainya. d) Terjadinya pemberontakan atau revolusi. Adanya revolusi atau pemberontakan dalam suatu negara akan menimbulkan perubahan. Melalui sebuah revolusi kemerdekaan suatu wilayah jajahan dapat berubah menjadi sebuah negara merdeka. Contoh : Revolusi Kemerdekaan Indonesia yang terjadi tanggal 17 Agustus 1945, mengubah status Indonesia yang tadinya negara terjajah menjadi negara merdeka. 2) Selain penyebab perubahan yang datangnya dari dalam terdapat juga faktor-faktor dari luar (ekstern), yaitu : a) Berasal dari lingkungan alam fisik Terjadinya berbagai bencana alam seperti gempa bumi, meletusnya gunung berapi, banjir besar, angin taufan dan sebagainya mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan karena

130

masyarakat-masyarakat yang mendiami daerah tersebut dengan terpaksa harus meninggalkan daerah tempat tinggalnya. b) Peperangan Peperangan dengan negara lain dapat mengakibatkan terjadinya perubahanperubahan, karena biasanya yang menang dalam peperangan ini akan memaksakan kebijakannya terhadap negara yang kalah, seperti terjadinya pemaksaan kebudayaan, dominasi politik, dominasi ekonomi dan lain-lain. Contoh : Negara Jerman mengalami perubahan ketatanegaraan bahkan ideologi, setelah kekalahannya dalam Perang Dunia ke II. c) Pengaruh kebudayaan masyarakat lain Penyebaran kebudayaan dari daerah yang satu ke daerah yang lain dapat melahirkan kebudayaan baru melalui proses akulturasi maupun asimilasi. Masuknya pengaruh budaya dari masyarakat berakibat berubahnya budaya suatu masyarakat baik perubahan kecil maupun besar. Kosa Kata : 1. Struktur 2. Sintetis 3. Statis 4. Dominan 5. Akulturasi 6. Asimilasi

= susunan/tata = tiruan/buatan = tetap = paling banyak/paling besar = percampuran dua unsur kebudayaan atau lebih. Unsur lama masih nampak. = percampuran dua unsur kebudayaan atau lebih. Unsur lama tidak tampak lagi.

Kesimpulan : 1. Didalam masyarakat selalu terjadi perubahan 2. Hasil perubahan dapat bersifat progress (membawa kemajuan) dan regress (menyebabkan kemunduran) dalam kehidupan manusia. 3. Faktor penyebab perubahan dapat berasal dari dalam dan dari luar masyarakat. Setelah Kamu paham materi kegiatan 1, kerjakan tugas 1 sebelum melanjutkan mempelajari kegiatan 2 ! 6. Tugas 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! 1. Jelaskan perbedaan antara perubahan bersifat progress dan bersifat regress? 2. Sebutkan 4 faktor penyebab terjadinya perubahan yang berasal dari dalam masyarakat? 3. Sebutkan 3 faktor yang dapat menghalangi terjadinya perubahan sosial?

131

Kegiatan 2 : Dampak Perubahan Sosial Budaya 1. Standar Kompetensi Memahami perubahan sosial budaya 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mendeskripsikan perubahan sosial budaya pada masyarakat. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Menguraikan dampak perubahan sosial budaya 4. Materi Pokok Untuk mencapai kompetensi dasar tersebut materi pokok yang harus dipelajari adalah dampak perubahan sosial budaya. 5. Uraian Materi Para siswa SMP Terbuka. Pada kegiatan 1, Kamu telah memahami pengertian, bentuk dan faktor perubahan sosial-budaya. Perubahan tersebut intinya tidak akan pernah berhenti atau akan terus berlangsung selama kehidupan manusia masih ada. Dalam kehidupan, setiap ada perubahan akan selalu menimbulkan dampak (pengaruh) baik positif maupun negatif. Dampak positif merupakan pengaruh yang baik dan menguntungkan masyarakat. Sebaliknya dampak negatip merupakan pengaruh yang tidak baik dan merugikan bagi masyarakat. Contoh : Dahulu ada anggapan di masyarakat bahwa banyak anak berarti banyak rejeki, oleh karena itu tiap keluarga cenderung memiliki banyak anak. Sekarang anggapan tersebut sudah mengalami perubahan yaitu banyak anak berarti banyak tanggung jawab yang harus dipenuhi orang tua agar kehidupannya terpenuhi. Oleh karena itu sekarang ratarata keluarga tidak memiliki banyak anak, yaitu antara 2 sampai 3 anak saja. Coba Kamu jelaskan, apakah perubahan pola pikir pada contoh di atas merupakan dampak positif atau negatif, berikan alasan jawabanmu! Perubahan sosial dalam masyarakat yang pertama kali nampak adalah perubahan fisik (kebendaan) seperti perubahan gedung-gedung, bertambahnya jalan, masuknya listrik dan sebagainya. Namun jika diteliti lebih mendalam, akan tampak pula adanya perubahan-perubahan mental seperti perubahan nilai, kaidah, pandangan hidup dan sebagainya.

Gambar 06.4. Perubahan teknologi transportasi Perubahan tidak selalu menghasilkan dampak yang sama. Kadang kala yang ditimbulkan hanyalah perubahan-perubahan yang kecil saja dan tampak kurang berarti. Misalnya perubahan mode pakaian, mode rambut dan sebagainya. Perubahan yang terjadi tampak nyata tetapi tidak berpengaruh terhadap bidang politik, hukum dan sebagainya. Di pihak lain terlihat pula perubahan-perubahan besar di berbagai bidang yang berlangsung dengan sangat lambat. Misalnya, program Keluarga Berencana (KB)

132

yang sedang digalakkan di Indonesia. Dengan program KB diharapkan masyarakat memiliki kecenderungan yang kuat untuk membentuk keluarga kecil. Hasil perubahan yang diharapkan akan memerlukan waktu yang lama, karena merupakan suatu usaha untuk mengubah nilai dan pola berpikir yang telah tertanam dengan kuat pada masa lampau yang bahkan telah menjadi tradisi. Di Indonesia banyak terjadi perubahan sosial dan kebudayaan. Kenyataan yang ada di masyarakat dewasa ini jauh berbeda dengan kenyataan di masa lalu, bahkan ada yang dulu dianggap kurang pantas, sekarang ini dianggap pantas, dan sebaliknya mungkin dahulu dianggap pantas dan sekarang sudah dianggap tidak pantas lagi.

Gambar.06. 5. Perkawinan. Dahulu jodoh ditentukan oleh orang tua, sekarang tidak lagi .

Contoh : a. Dahulu ada anggapan bahwa wanita hanya untuk mengurus anak dan rumahtangga saja, sekarang banyak wanita yang bekerja di luar rumah. b. Dahulu wanita tidak pantas bercelana panjang seperti laki-laki, sekarang banyak wanita bercelana panjang dan dianggap pantas.

Dampak negatif lain dari perubahan sosial-budaya adalah semakin berkembangnya tindak kriminal. Kriminalitas atau tindakan kriminal (kejahatan) adalah tingkah laku yang melanggar hukum dan melanggar norma-norma sosial yang ada di masyarakat. Kejahatan dapat berbentuk ucapan, perbuatan dan tingkah laku. Bila dahulu kejahatan dilakukan dengan cara-cara sederhana seperti tindak pencurian, dan lain sebagainya. Sekarang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah terjadi perubahan dimana tindak kejahatan banyak dilakukan dengan cara-cara modern dan peralatan yang canggih. Contoh : 1) membobol bank dengan menggunakan internet 2) menggelapkan pajak perusahaan dengan pembukuan ganda dan lain-lain. Jadi dapat dikatakan, bahwa semakin modern kehidupan masyarakat, berdampak pula pada berkembangnya bentuk-bentuk kejahatan. Dari uraian tersebut, Kamu dapat menarik kesimpulan dari pelajaran tentang dampak perubahan sosial-budaya. Setelah itu cobalah cocokkan kesimpulanmu dengan kesimpulan berikut ini ! Contoh-contoh dampak positif perubahan sosial-budaya, antara lain : 1) Manusia menjadi mudah berkomunikasi jarak jauh. 2) Bertambahnya pilihan matapencaharian penduduk. 3) Berkembangnya kesenian daerah. 4) Munculnya peralatan-peralatan modern dalam kehidupan ( perahu motor, radio, televisi, telpon, dan lain sebagainya). 5) Mendorong munculnya penemuan-penemuan baru. Contoh-contoh dampak negatif perubahan sosial-budaya, antara lain : 1) Penyalahgunaan teknologi. 2) Menurunnya kepekaan sosial. 3) Meningkatnya kualitas kejahatan.

133

4) Keresahan sosial. 5) Disintegrasi masyarakat. Nah, sudah cocokkah kesimpulanmu dengan kesimpulan tersebut di atas? Jika belum pelajari sekali lagi uraian materi pelajaran pada kegiatan 2 tersebut! Jika sudah kamu boleh mengerjakan latihan berikut ini dan melanjutkan ke kegiatan 3! Latihan ! Diskusikan dengan teman-temanmu tentang perilaku remaja disekitar tempat tinggalmu yang merupakan hasil meniru dari hasil budaya asing dan tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di masyarakat. Sebutkan contoh-contoh perilaku tersebut, beri penjelasan dan hasilnya ditulis lalu dilaporkan ke guru! Kosa Kata : - dampak - mode - canggih - internet - disintegrasi - integrasi - imitasi

= pengaruh / akibat = suatu bentuk model = rewel / mutakhir = jaringan komunikasi dengan komputer = perpecahan = penyatuan, perpaduan = tiruan

Rangkuman : a. Setiap perubahan sosial akan berdampak positip atau negatip bagi masyarakat. b. Perubahan sosial-budaya berdampak luas, dan dapat berdampak kecil dalam masyarakat. c. Kemajuan dalam berbagai bidang merupakan salah satu dampak positif perubahan sosial-budaya. d. Meningkatnya kualitas kejahatan merupakan salah satu dampak negatif perubahan sosial-budaya. 6. Tugas 2 Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas ! 1. Sebutkan 2 jenis dampak perubahan social? 2. Sebutkan 2 contoh dampak positif adanya proses perubahan social? 3. Berikan 2 contoh dampak negatif perubahan sosial-budaya?

134

Kegiatan 3 : Perilaku Masyarakat Dalam Menyikapi Perubahan Sosial-Budaya 1. Standar Kompetensi Memahami perubahan sosial budaya 2. Kompetensi Dasar. Menguraikan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi tipe-tipe masyarakat dalam menyikapi perubahan Mengidentifikasi contoh perilaku masyarakat sebagai akibat perubahan sosial 4. Materi Pokok. Untuk mencapai kompetensi tersebut materi pelajaran yang harus Kamu pelajai adalah Perilaku Masyarakat Dalam Menyikapi Perubahan. 5. Uraian Materi. Para siswa SMP Terbuka. Pada kegiatan belajar 1 dan 2 Kamu telah mempelajari Perubahan Sosial-Budaya dan Dampaknya Pada Masyarakat, dan tentunya kami harapkan Kamu telah paham akan hal tersebut. Selanjutnya Kamu dapat mengajukan pertanyaan lain, bagaimana tanggapan (sikap) masyarakat terhadap perubahan sosialbudaya tersebut ? Apa sajakah yang mempengaruhi sikap tersebut ? Jika Kamu mengikuti terus uraian pada kegiatan 3 ini, mudah-mudahan akan menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Para siswa SMP Terbuka, banyak penelitian telah membuktikan bahwa sikap masyarakat terhadap perubahan sosial-budaya yang tercermin dalam perilaku mereka sangat beragam. Ada masyarakat yang cepat mengikuti (menerima) perubahan, ada yang lambat, dan ada pula yang menolak (tidak mau menerima) perubahan. Dalam istilah lain dapat disebutkan ada masyarakat yang terbuka terhadap perubahan, dan ada pula masyarakat yang tertutup terhadap perubahan. Para siswa SMP Terbuka, pada masyarakat dengan perilaku yang terbuka terhadap perubahan, akan lebih mudah menerima atau mengikuti perubahan. Sebaliknya pada masyarakat dengan perilaku tertutup, akan sulit (lambat) menerima (mengikuti) perubahan. Untuk lebih memahami materi pelajaran ini, Kamu dapat mempelajarinya dengan membandingkan bagaimana perilaku masyarakat tradisional dan perilaku masyarakat modern dalam menyikapi perubahan sosial-budaya. Bagaimana perilaku masyarakat tradisional dalam menerima perubahan? Masyarakat tradisional seperti suku pedalaman umumnya memiliki perilaku tertutup terhadap perubahan, sehingga lambat dalam mengikuti (menerima) perubahan. Hal tersebut nampak dari sikap masyarakat yang kadang curiga berlebihan dan tidak rasional, antipati, acuh tak acuh, tidak menghargai terhadap adanya hal – hal yang baru dalam lingkungannya.

Gambar 06. 6 Sebagian suku Tango yang hidupsecara tradisional di Zambia Selatan

135

Menurut Sumardi, MA, perilaku masyarakat tradisional dipengaruhi oleh ciri-ciri sebagai berikut : a. Orientasi ke masa lampau. b.Sikap fanatisme ataupun nostalgis terhadap tradisi masa lampau. c. Kurang bersifat kompetitif. d.Sifat menerima (pasrah). e. Belum terbina sikap mental, sistem nilai yang dapat menunjang ilmu pengetahuan. f. Sikap yang masih pasif. g.Tak ada rangsangan-rangsangan kuat untuk bertindak kreatif. h.Acuh tak acuh (skeptis). i. Masih famili sentris. j. Mobilitas vertikal kurang. k.Perencanaan masa depan belum berkembang. Ciri-ciri tersebut mempengaruhi perilaku masyarakat tradisional dalam menyikapi perubahan sosial-budaya di lingkungannya. Contohnya, sikap fanatisme (memegang teguh) dan nostalgis (senang mengenang) nilai-nilai atau norma-norma lama yang sering disebut adat istiadat, kadangkala menutup peluang bagi masuknya nilai-nilai atau norma baru yang mungkin lebih tepat untuk masa sekarang. Misalnya istilah ‘makan tidak makan yang penting kumpul’, masih tepatkah untuk masa sekarang ? Coba berikan pendapatmu !

Gambar 06.7. Masyarakat modern selalu terbuka dan selektif terhadap informasi Bagaimana dengan perilaku masyarakat modern dalam menerima perubahan? Masyarakat modern umumnya memiliki perilaku terbuka terhadap perubahan, sehingga cepat dalam mengikuti (menerima) perubahan. Hal tersebut nampak dari sikap masyarakat yang kritis dan ingin tahu, peduli terhadap informasi (berita), menghargai dan selalu mengusahakan adanya hal – hal yang baru dalam lingkungannya. Mengapa demikian ? Menurut Alexs Inkeles, hal tersebut disebabkan oleh karena masyarakat modern memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

136

a. Kesediaan untuk menerima atau mencoba ide-ide baru untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru serta terbuka terhadap perubahan dan pembaharuan. b. Mempunyai kesanggupan untuk membentuk atau mempunyai pendapat mengenai sejumlah persoalan di lingkungannya. c. Berorientasi ke masa kini dan masa depan. d. Menghendaki dan terlibat dalam perencanaan serta organisasi dan menganggapnya sebagai hal yang wajar dalam hidupnya. e. Memiliki keyakinan bahwa dalam batas-batas tertentu manusia dapat belajar menguasai alam untuk kepentingannya. f. Memiliki keyakinan bahwa dunia ini dapat diperhitungkan serta optimis bahwa lembaga-lembaga yang ada di sekitarnya akan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan tanggung jawabnya. g. Percaya pada kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. h. Menghargai prestasi sebagai landasan untuk menciptakan keadilan. Ciri-ciri tersebut berpengaruh kuat terhadap sikap masyarakat modern dalam menyikapi perubahan sosial-budaya di lingkungannya. Contohnya, ciri kesediaan menerima atau mencoba ide-ide baru. Misalnya ketika ada hal hal baru yang diyakini dan terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan hasil pertanian, perikanan, atau peternakan. Pada diri seorang petani, nelayan, atau peternak modern tidak serta merta menerima atau menolak begitu saja, tetapi mereka mencoba terlebih dahulu. Ketika sesuatu yang baru tersebut dianggap baik, barulah diterima, dan sebaliknya ketika terbukti tidak baik, barulah ditolak. Latihan ! Coba lakukan pengamatan sederhana pada masyarakat di lingkunganmu ! Termasuk tipe yang mana masyarakat di sekitarmu tersebut, tradisional atau modern ? Nah para siswa SMP Terbuka, sampai di sini, Kamu telah mempelajari tentang perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan. Ada masyarakat yang tertutup, sehingga lambat mengikuti (bahkan menolak) perubahan, ada pula masyarakat yang terbuka sehingga cepat mengikuti (bahkan selalu berharap ada) perubahan. Namun yang perlu Kamu pahami lebih lanjut adalah setiap masyarakat ( tipe tradisional maupun modern) cepat atau lambat akan mengalami perubahan. Untuk itu kembangkanlah terus sikap kritis dan rasional, sehingga tidak begitu saja menerima (mengikuti) atau menolak hal hal baru yang ada di lingkunganmu. Kossa kata orientasi : fanatik : nostalgis : kompetitif : rasional : kritis : ilmiah : antipati : acuh tak acuh :

arah / mengarah kokoh / memegang teguh suka mengenang dan mengagungkan mau berkompetisi berhubungan dengan akal pikiran meneliti terlebih dahulu aturan ilmu tidak menerima tidak peduli / mengabaikan

137

Rangkuman 1. Masyarakat tradisional memiliki sikap tertutup terhadap perubahan, sehingga relatif lambat dalam mengikuti perubahan sosial-budaya. 2. Masyarakat modern memiliki sikap terbuka terhadap perubahan, sehingga relatif cepat dalam mengikuti perubahan sosial-budaya. 6. Tugas 3. 1. Mengapa masyarakat tradisional relatif lambat dalam mengikuti perubahan sosialbudaya? 2. Mengapa pada masyarakat modern ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat?

138

C. PENUTUP

Selamat ! Atas keberhasilanmu dalam mempelajari modul ini dengan baik, semoga hasil tes akhir modul nanti memuaskan hatimu ! Untuk mengingat kembali pokok-pokok materi pelajaran yang terdapat pada modul ini, perhatikan rangkuman dibawah ini ! 1. Perubahan sosial adalah semua perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya dan yang mencakup di dalamnya nilai-nilai dan polapola perilaku diantara kelompok-kelompok yang ada dalam masyarakat. 2. Penyebab perubahan yang berasal dari dalam masyarakat : a. Bertambah atau berkurangnya penduduk b. Adanya penemuan-penemuan baru c. Pertentangan (konflik) masyarakat d. Terjadinya pemberontakan atau revolusi 3. Penyebab perubahan yang datangnya dari luar masyarakat : a. Lingkungan alam seperti terjadinya bencana alam b. Adanya peperangan c. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain 4. Perubahan sosial-budaya membawa dampak positif dan negatif bagi masyarakat. 5. Perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan sosial-budaya ada yang terbuka dan ada pula yang tertutup. Pada masyarakat tradisional umumnya lebih tertutup, sedangkan pada masyarakat modern umumnya lebih terbuka. Namun demikian setiap masyarakat akan mengalami perubahan sosial-budaya. Selanjutnya bila Kamu telah menguasai seluruh materi pelajaran dalam modul ini, segeralah Kamu menghubungi guru pamongmu untuk mengikuti tes akhir modul. Saya ucapkan selamat belajar ! Semoga sukses !

139

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. Perubahan bersifat progess artinya perubahan yang dapat membawa kemajuan atau kebaikan masyarakat. Sedangkan perubahan bersifat regres artinya perubahan yang dapat mengakibatkan kemunduran bagi masyarakat. 2. a. Bertambah atau berkurangnya penduduk b. Adanya penemuan-penemuan baru c. Adanya pertentangan (konflik) di masyarakat d. Terjadi pemberontakan atau revolusi 3. a. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain b. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat c. Sikap masyarakat yang tradisional d. Adanya kepentingan-kepentingan yang sudah tertanam kuat a. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan b. Adanya prasangka terhadap hal-hal baru terutama dari Negara-negara barat c. Adat dan kebiasaan Tugas 2 1. Yaitu dampak positif dan damapak negatif. 2. a. Semakin mudah bwerkomunikasi jarak jauh. b. Semakin berkembangnya kesenian daerah. 3. a. Meningkatnya kualitas criminal (kejahatan). b. Ditirunya bentuk-bentuk kekerasan oleh anak-anak. Tugas 3 1. Karena masyarakat tradisional memiliki sikap tertutup terhadap perubahan sosialbudaya. Hal tersebut tercermin dari sikap masyarakat yang curiga berlebihan dan tidak rasional, antipati, dan tidak peduli terhadap perubahan. 2. Karena masyarakat modern percaya terhadap kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi .

140

IPS.IX.1.4.07

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial – Ekonomi IX 1 6 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

U A N G

Penulis Penulis

: 1. Dra. Tiur Gultom : 1. Dra. Tiur Gultom 2. Drs. H. Minto Purwo S, M.Pd. 2. Drs. H. Minto Purwo S, M.Pd. Pengkaji Materi Pengkaji Materi : 1. Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd. : 1. Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd 2. Drs. Subadri, MM 2. Drs. Subadri, MM Pengkaji Media : Dyah Purnawati, BA Pengkaji Media Dyah Purnawati, BA Perevisi : : Drs. Suyanto, MM Perevisi Drs. Suyanto, MM Suyadi, SPd Suyadi, SPd

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Dalam kehidupan perekonomian saat ini, uang merupakan sesuatu yang sangat penting. Sebab dengan uang manusia dapat melakukan berbagai kegiatan ekonomi baik kegiatan produksi, distribusi maupun tentang konsumsi. Modul ini membahas uang, modul ini terdiri dari 3 kegiatan yaitu : Kegiatan 1 : membahas tentang sejarah timbulnya uang dan pengertian uang ; Kegiatan 2 : membahas tentang syarat-syarat dan fungsi uang ; Kegiatan 3 : membahas tentang jenis dan nilai uang. Untuk mempelajari modul ini diperlukan waktu 6 x 40 menit termasuk tes akhir modul. Oleh karena itu, segera Kamu pelajari modul ini. Mulailah dari kegiatan 1. Bila ada kesulitan tanyakan kepada guru bina atau guru pamong. Nah, selamat belajar, semoga sukses.

143

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1

:

Sejarah Timbulnya Uang dan Pengertian Uang

1. Standar Kompetensi Memahami lembaga keuangan dan perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : a. Mengidentifikasi sejarah timbulnya uang b. Menjelaskan pengertian uang 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik; meliputi sejarah timbulnya uang dan pengertian uang. 5. Uraian Materi a. Sejarah Terjadinya Uang Di zaman purba, kehidupan masyarakat sangat sederhana, bahkan pada umumnya orang berpendapat bahwa kehidupan manusia pada waktu itu sangat primitif. Kebutuhan mereka tidak banyak jenis dan pada umumnya mereka usahakan sendiri tanpa bantuan orang lain. Keadaan ini disebut sistem perekonomian tertutup. Pada saat itu yang mereka perlukan adalah makanan, kemudian menyusul pakaian, sekedar untuk menutup bagian vital saja, serta tempat tinggal, tempat berlindung dari panas dan hujan. Makanan yang mereka butuhkan tidak dibeli, tetapi mereka peroleh dari kekayaan yang disediakan oleh alam, seperti : buah-buahan, daun-daunan, binatang buruan, berjenis-jenis ikan, dan lain-lain Pakaian dan tempat tinggal mereka buat sendiri dari bahan kekayaan alam di sekitarnya. Jadi pada waktu itu tidak ada pertukaran. Keadaan itu kemudian mengalami perubahan, karena bertambahnya jumlah penduduk, dan berkembangnya ilmu pengetahuan. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah kebutuhan. Penduduk yang jumlahnya berkembang dengan pesat, tidak memungkinkan lagi berkelompok-kelompok, tapi mereka sudah mulai menetap dan hidup dengan : a. usaha pertanian b. usaha peternakan c. usaha berburu dan mencari ikan d. berdagang e. dan lain-lain Pertambahan macam-macam kebutuhan serta jumlahnya sejalan dengan terjadinya kelompok-kelompok masyarakat dengan berbagai bidang usaha. Oleh sebab itu, untuk memenuhi kebutuhan mereka, harus dengan jalan pertukaran atau barter (pertukaran natura). Terjadinya pertukaran sangat sederhana, yaitu mereka sama-sama saling membutuhkan barang. Pertukaran terjadi antara barang dengan barang lain dan

144

pada tempat yang terbatas yang disebut juga dengan barter. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan pertumbuhan penduduk mengakibatkan daerah pertukaran bertambah luas. Orang yang melakukan pertukaran sudah mulai menilai. Mereka berproduksi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sehingga perlu untuk dipertukarkan dengan barang lain yang dibutuhkan. Keadaan ini disebut sistem perekonomian terbuka. Biasanya pertukaran barang dengan barang lain sukar dilakukan atau ditemukan pertukaran secara langsung di antara dua orang yang masing-masing saling membutuhkan. Misalnya si A membutuhkan beras dan mempunyai ayam. Si B mempunyai beras tetapi tidak membutuhkan ayam, tetapi si B membutuhkan pakaian. Yang punya pakaian adalah C, tetapi C tidak membutuhkan beras. C maunya menukar pakaiannya dengan ayam. Berarti jelas bahwa disini terjadi kesulitan dalam pertukaran. Persoalan selanjutnya yang timbul adalah bagaimana menentukan nilai antara beras dengan ayam, ayam dengan pakaian dan pakaian dengan beras. Jika kita ringkas contoh di atas adalah : a. Si A membutuhkan barang si B tetapi si B tidak membutuhkan barang si A. b. Si B membutuhkan barang si C tetapi si C tidak membutuhkan barang si B. c. Si C membutuhkan barang si A tetapi si A tidak membutuhkan barang si C. Untuk mengatasi kesulitan ini, dalam masyarakat timbul usaha-usaha mencari barang-barang yang sama-sama disukai oleh umum untuk dijadikan sebagai alat tukar sementara. Kesulitan yang ditemui antara lain : a. Sangat sukar menemukan orang yang benar-benar saling membutuhkan barang yang kebetulan sama-sama mereka miliki. b. Belum ada alat kesatuan untuk menukar nilai barang. c. Bila pertukaran sudah melampaui batas desa atau daerah, maka akan memakan waktu yang cukup lama untuk bisa menemukan orang yang sama-sama saling membutuhkan. Dalam perkembangan pertukaran, digunakan barang/benda yang disukai oleh umum. Barang/benda ini digunakan sebagai alat tukar sementara yang kemudian dapat ditukarkan dengan barang yang dibutuhkan. Benda itu disebut dengan uang. Jadi pada mulanya uang itu tidak dibuat oleh pemerintah tetapi timbul dari masyarakat, untuk mengatasi kesulitan pertukaran yang terjadi di antara mereka. Untuk mengatasi kesulitan pertukaran yang sudah dikemukakan di atas, orang selalu berusaha mencari benda/barang untuk digunakan sebagai alat perantara, yang dapat mempermudah pertukaran barang dalam masyarakat. Ada beberapa benda yang pernah digunakan sebagai alat perantara atau uang diantaranya : kerang, ternak, batu intan, perhiasan, garam, senjata, tembakau, teh, dan lain-lain. Bendabenda tersebut tidak tahan lama digunakan sebagai alat pertukaran atau uang, karena benda itu sulit dipecah-pecah menjadi satuan yang lebih kecil, sulit dibawabawa dan kurang praktis. Karena itu mereka berusaha agar kesulitan-kesulitan tersebut dapat dihindarkan. Perkembangan pertukaran ini berjalan dengan pesat sesuai dengan kemajuan perekonomian dalam masyarakat. Benda uang yang mulanya dapat digunakan sebagai benda konsumsi makin lama makin berkurang. Akhirnya orang cenderung mempergunakan logam seperti tembaga, perunggu, perak dan emas. Untuk menghindari kecurangan-kecurangan dalam pertukaran, maka pemerintah ikut campur tangan menentukan ukuran tertentu dari benda logam yang digunakan sebagai alat tukar.

145

b. Pengertian Uang Dari uraian di atas dapat disusun suatu definisi yaitu : Uang adalah suatu benda perantara yang digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran barang/jasa dalam masyarakat. Benda-benda yang pertama untuk membuat uang adalah tembaga, perunggu, perak dan emas. Rangkuman : - Barter adalah pertukaran barang dengan barang secara langsung. - Timbulnya pertukaran disebabkan adanya penghasilan barang dan kebutuhan setiap orang atau daerah yang berbeda. - Timbulnya uang disebabkan karena adanya keinginan manusia untuk memudahkan pertukaran. - Uang adalah benda yang dipergunakan untuk memudahkan pertukaran. - Syarat utama dari uang logam adalah kuat dan tahan lama sedangkan uang kertas selain tahan lama, ringan, dan dapat dibuat dengan nilai besar. 6. Tugas 1 Kamu sekarang sudah selesai mempelajari kegiatan 1 dalam modul ini, nah . . . untuk mengetahui hasil belajar dan meningkatkan daya pikir Kamu, kerjakan tugas berikut ini. Sebelum menjawab pertanyaan, bacalah petunjuk terlebih dahulu. Jawablah pertanyaan ini dengan jelas dan tepat ! 1. Apakah yang dimaksud dengan barter ? 2. Mengapa timbul pertukaran barang ? 3. Mengapa timbul uang ? 4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan uang ? 5. Sebutkan 4 jenis benda yang pertama untuk membuat uang !

146

Kegiatan 2

:

Syarat–Syarat dan Fungsi Uang

1. Standar Kompetensi Memahami lembaga keuangan dan perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : a. mengidentifikasi syarat-syarat uang b. mendeskripsikan fungsi uang 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik, seperti syarat-syarat suatu benda yang dapat dibuat uang dan fungsi uang. 5. Uraian Materi a. Syarat-syarat uang Syarat-syarat suatu benda yang dapat dijadikan uang adalah sebagai berikut : - Disukai oleh umum/masyarakat - Nilainya stabil - Mudah dibawa atau dipindah-pindahkan - Tahan lama dan tidak mudah rusak - Jumlahnya mencukupi kebutuhan - Terdiri dari berbagai nilai satuan Setelah Kamu tahu syarat-syarat uang, mari kita lanjutkan mempelajari penjelasannya. 1) Disukai dan diterima oleh umum Uang disukai dan diterima secara umum artinya uang itu dapat diterima seluruh rakyat atau masyarakat dalam suatu Negara. Karena uang tersebut berfungsi sebagai alat satuan hitung, alat penyimpanan kekayaan dan alat pembayaran yang sah. 2) Nilainya stabil Uang mempunyai nilai dan nilai uang perlu dijaga agar tetap stabil. Stabil tidak berarti nilainya tetap. Uang itu mudah dibagi-bagi dan tidak berkurang nilainya. 3) Mudah dibawa atau dipindah-pindahkan Uang haruslah mudah dibawa kemana-mana, walaupun dalam jumlah yang besar, sehingga setiap orang dapat membawa dan menggunakan uang itu sesuai dengan kebutuhan. 4) Tahan lama/tidak mudah rusak Uang selalu berpindah-pindah dari tangan satu ke tangan yang lain. Supaya uang tidak cepat rusak atau robek, maka uang itu dibuat dari bahan yang kuat dan tahan lama. Misalnya uang logam Rp 100,00, Rp 200,00 dan Rp 500,00 yang dipakai oleh anak kecil atau pedagang yang tangannya basah akan lebih baik uang itu dibuat dari logam.

147

5) Terdiri dari berbagai nilai satuan Uang digunakan untuk memperlancar jual beli atau perdagangan, baik dalam jumlah kecil maupun besar, sehingga uang harus dicetak dalam berbagai nilai satuan (nominal misalnya Rp 100,00, Rp 500,00, Rp 1.000,00, Rp 10.000,00, Rp 20.000,00, Rp 50.000,00, Rp 100.000,00) maka kita mengenal berbagai macam nilai satuan uang. b. Fungsi Uang Uang memiliki beberapa fungsi dan memainkan berbagai peran penting terutama kehidupan manusia dalam bidang perekonomian. Pada dasarnya fungsi uang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu : 1) Fungsi Asli a) Sebagai alat tukar Dengan adanya uang, kita tidak perlu lagi menukar barang yang kita miliki dengan barang yang kita inginkan. Dengan menjual barang yang kita miliki kita dapat memperoleh uang dan dengan uang tersebut kita dapat membeli barang-barang yang kita inginkan. Fungsi ini merupakan fungsi utama yang sangat berperan dalam perekonomian. Dengan adanya uang, pertukaran menjadi lebih lancar dan lebih mudah. Kesulitan yang tejadi dalam sistem barter dapat dihilangkan dengan adanya uang. b) Alat Satuan Hitung Uang dapat digunakan sebagai alat untuk menunjukkan nilai barang yang kita miliki maupun barang yang akan kita miliki. Misalnya Kamu memiliki barang atau kekayaan yang berupa sepeda harganya Rp 250.000,00, radio Rp 150.000,00, 1 ekor kambing Rp 400.000,00, 2 ekor ayam dengan harga Rp 50.000,00, jam tangan Rp 100.000,00 setelah dijumlah seluruh nilai kekayaan atau barang tersebut berjumlah Rp 950.000,00. Begitu juga bila Kamu ingin membeli barang yang harganya sudah tertera atau tertulis pada barang tersebut misalnya 1 kg gula Rp 6. 000,00, sebungkus kopi Rp 4. 800,00, sebatang sabun Rp 1. 400,00, 1 kg garam Rp 1.500,00. Kamu akan mudah menghitung berapa uang yang diperlukan untuk membeli barang-barang tersebut. 2) Fungsi Turunan (a) Alat Pembayaran yang sah Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi, seperti makanan, pendidikan, hiburan, angkutan, listrik, pakaian dan sebagainya. Untuk mendapatkan semua kebutuhan itu kita memerlukan uang, sebagai alat pembayaran atas barang dan jasa yang telah kita nikmati. (b) Alat Penyimpan Kekayaan Dengan menyimpan uang berarti menyimpan kekayaan dalam bentuk uang, di samping kekayaan dalam bentuk lainnya atau dalam bentuk barang seperti rumah, ternak, radio, emas dan sebagainya. Menyimpan kekayaan dalam bentuk uang mempunyai kebaikan dibanding dengan bentuk barang karena uang dapat segera dan langsung dapat digunakan. (c) Penunjuk Harga barang dan jasa Dengan adanya uang, barang mempunyai harga. Nilai uang tidak lain adalah kebalikan dari harga barang-barang itu sendiri, bila harga barang berubah

148

tentu nilai uang pun akan berubah pula. Misalnya harga 1 liter beras Rp 2.400,00 berarti nilai uang Rp. 2. 400,00 sama dengan 1 liter beras, sekarang harga beras Rp 2. 600,00 berarti nilai Rp 2. 600,00 sama dengan 1 liter beras. Dengan demikian jelas bahwa uang menunjukkan harga satuan barang, dengan kata lain uang sebagai penunjuk harga. (d) Alat Menabung Seseorang yang mempunyai kelebihan penghasilan dapat menyisihkan uangnya untuk ditabung dan disimpan di Bank. Dengan menabung, seseorang mempersiapkan diri untuk masa depan. Rangkuman : Sesuatu benda dapat dianggap sebagai mata uang apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : - Diterima oleh umum/masyarakat - Nilainya stabil - Jumlahnya mencukupi kebutuhan - Mudah dibawa - Tahan lama/tidak lekas rusak - Terdiri dari berbagai nilai satuan/pecahan Fungsi uang terdiri dari : 1. Fungsi Asli : - Alat penukar - Alat satuan nilai atau satuan hitung
2. Fungsi Turunan : - Alat pembayaran yang sah - Alat penyimpan / penimbun kekayaan - Alat penunjuk harga barang / jasa - Alat menabung
6. Tugas 2 Untuk melatih dan menilai kemampuan Kamu dalam mempelajari modul ini, kerjakan soal di bawah ini ! 1. Sebutkan 6 syarat suatu benda dapat dijadikan uang ! 2. Apa keuntungan uang terbuat dari logam ? Jelaskan ! 3. Sebutkan 2 fungsi asli dari uang ! 4. Sebutkan 3 fungsi turunan dari uang ! 5. Apa yang dimaksud dengan uang sebagai penimbun / penyimpan kekayaan ?

149

Kegiatan 3

:

Jenis dan Nilai Uang

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan dalam masyarakat. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu a. Mengidentifikasi jenis uang b. Mendeskripsikan nilai uang. 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik, meliputi jenis uang dan nilai uang. 5. Uraian Materi A. Jenis Uang Uang yang beredar di masyarakat pada dasarnya terdiri dari dua macam yaitu : - uang kartal - uang giral 1) Uang Kartal Uang kartal adalah uang yang beredar di masyarakat terdiri dari uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan oleh Bank Sentral (pemerintah) dan berlaku umum di masyarakat. Uang kartal terdiri dari uang logam dan uang kertas.

Gambar 07.1. Uang Logam

Uang logam adalah uang kartal yang terdiri dari logam, seperti emas, perak, tembaga, alumunium atau perunggu. Uang yang terbuat dari logam biasanya nilai nominalnya kecil, kecuali logam emas nilainya besar. Kita mengenal uang logam dalam berbagai nilai pecahan dan bahan logam yang digunakan, yaitu : - Bahan alumunium pecahan Rp 100,00 ; Rp 200,00 ; Rp 500,00 - Tembaga bercampur nikel, pecahan Rp 100,00 ; Rp. 500,00 ; dan Rp 1.000,00. - Logam emas pecahan Rp 100.000,00 ; Rp 250.000,00 ; Rp 750.000,00. Uang emas dikeluarkan sejak 18 Agustus 1990, uang emas dibuat bukan

150

untuk alat tukar menukar sehari-hari dalam masyarakat, tetapi dibuat hanya untuk disimpan sebagai alat penyimpan kekayaan. Uang logam memiliki beberapa kelebihan yaitu : (a) kuat dan tahan lama ; (b) mudah disimpan dan dibawa kemana-mana (c) mudah ditukar dengan barang Beberapa kelemahan uang logam yaitu : (a) membawa uang logam dalam jumlah besar akan berat (b) bahan logam terbatas, sedangkan kebutuhan logam banyak sekali macamnya (c) uang logam dalam jumlah besar memerlukan tempat khusus. Uang kertas, adalah uang yang terbuat dari bahan kertas yang cukup awet dan kuat sehingga tidak mudah rusak. Uang kertas terdiri dari beberapa pecahan rupiah yaitu Rp 500,00 ; Rp 1.000,00 ; Rp 5.000,00 ; Rp 10.000,00 ; Rp 20.000,00, Rp 50.000,00 dan Rp 100.000,00,-. Uang kertas digunakan untuk memudahkan pembayaranpembayaran dalam jumlah besar, karena uang kertas akan memudahkan menghitung dan membawanya. Baik uang logam maupun uang kertas dibuat dan diedarkan oleh Bank Indonesia atau Bank Sentral. Oleh karena itu Bank Indonesia disebut juga Bank Sirkulasi.

Gambar 07.2. Uang Kertas

2) Uang Giral Uang giral adalah merupakan saldo tabungan di bank yang sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang syah, yang pengambilannya dapat menggunakan cek, giro, telegrafik transfer. Pembayaran dengan uang giral dapat dilakukan dengan cek, bilyet giro atau pemindahan telegrafis (telegraphic transfer). Kamu mungkin belum paham bagaimana cara menggunakan uang giral itu. Untuk lebih jelas coba perhatikan penjelasan berikut : Uang giral terdiri dari cek, bilyet, giro, telegraphic transfer dan kredit card (kartu kredit). (a) Cek Cek adalah surat berharga berupa tagihan pada bank dari seseorang yang mempunyai rekening (simpanan uang) di bank, untuk membayar sejumlah uang yang tertulis dalam cek kepada orang yang namanya tercantum dalam cek atau pembawa cek tersebut.

151

Dalam pembayaran dengan cek seseorang dapat menerima dan menolaknya. Contohnya bila Kamu menjual sepeda kepada A. dan dia membayarnya dengan cek. Apabila Kamu tidak percaya kepada A (orang yang membayar dengan cek). Kamu bisa menolaknya. Jadi dalam menerima cek harus hatihati apalagi bila orang itu tidak dikenal. Karena bila orang yang memberikan cek itu, simpanan uangnya di Bank habis, tentu cek yang Kamu terima tidak berlaku berarti bisa ditipu. Dalam hal ini cek tadi dinamakan “Cek Kosong”. Jadi cek kosong adalah cek yang tidak didukung oleh uang yang ada di bank, sehingga pihak bank menolak membayar uang tunai kepada yang membawa cek tersebut.

Gambar 07.3 . Contoh Cek

(b) Giro Simpanan di Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, atau surat perintah pembayaran lainnya. Misalnya Kamu mempunyai rekening atau simpanan di BRI sebesar Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah), saya juga punya rekening di bank yang sama sebesar Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah). Umpama saya mempunyai hutang pada Kamu Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah). Untuk membayar hutang tersebut saya mengeluarkan giro yaitu berupa surat perintah pada Bank BRI untuk memindah bukukan uang sebanyak Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dari rekening saya ke rekening Kamu. Dengan demikian setelah pemindah bukuan itu saldo rekening Kamu menjadi Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah). Sedangkan saldo rekening saya tinggal Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah). Pembayaran dengan giro dilakukan dengan tidak mengeluarkan uang tunai. Jadi pembayaran giro hanya bisa dilakukan bilamana yang membayar dan yang menerima memiliki rekening pada bank yang sama.

152

Gambar 07.4 . Contoh Bilyet Giro

(c) Pemindahan Telegrafis Pemindahan Telegrafis (telegraphic transfer) adalah pembayaran pemindah bukuan antar rekening secara cepat, apabila si pembayar dan yang akan menerima pembayaran mempunyai rekening pada bank yang sama, tetapi di kota yang berbeda. Misalnya Pak Ali mempunyai rekening di Bank BRI Jakarta ingin membayar kepada pak Ahmad yang mempunyai rekening Koran BRI Bandung sebesar Rp 800.000,00. Dalam hal ini Pak Ali meminta kepada Bank BRI Jakarta untuk mengirim telegram perintah pembayaran ke BRI Bandung, dengan isi perintah sebagai berikut : “Atas perintah Pak Ali bayarkan kepada Pak Ahmad, rekening nomor : . . . sebanyak delapan ratus ribu rupiah”. Bagaimana apakah Kamu cukup jelas ? (d) Kartu Kredit (Credit Card) Apakah Kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan kartu kredit ? Dan apakah Kamu pernah melihat kartu kredit ? Untuk jelasnya coba perhatikan penjelasan berikut. Kartu Kredit adalah salah satu jenis uang giral yang baru, yang mempergunakannya masih terbatas. Artinya belum memasyarakat. Yang mempergunakan kartu kredit dalam kegiatan pembayaran biasanya pengusaha, pedagang, para turis atau orang-orang yang memerlukan uang banyak dalam pembayaran kebutuhannya. Kartu kredit adalah alat pembayaran pengganti uang tunai atau cek, yang dapat digunakan setiap waktu untuk berbelanja di toko-toko, restoran, hotel dan lain-lain. Di tempat-tempat tersebut sudah ada hubungan dengan bank yang mengeluarkan kartu kredit.

153

Gambar 07.5. Contoh jenis kartu kredit

Bagaimana cara toko, restoran atau hotel memperoleh uang tunai yang mempergunakan kartu kredit ? Toko, Hotel, Restoran waktu menerima pembayaran dengan kartu kredit hanya mencatat jumlah uang yang dipakai untuk belanja dan dari bank mana kartu kredit itu dikeluarkan. Jadi, toko, hotel atau restoran sudah mengeluarkan barang atau jasa, tetapi belum menerima uang tunai atau kontan. Baru beberapa waktu kemudian toko, hotel dan restoran tersebut akan datang ke bank yang tertulis pada kartu kredit tersebut untuk menagih uang sesuai dengan jumlah yang tercatat.

Gambar 07.6. Contoh jenis penggunaan kartu kredit

Bagaimana cara memperoleh kartu kredit ? Tidak setiap bank bisa mengeluarkan kartu kredit, karena bank itu harus mendapat persetujuan Bank Indonesia. Syarat-syarat untuk mendapatkan kartu kredit, ialah :

154

1) Mengisi surat permohonan, yang sudah disediakan oleh bank, untuk mencatat segala identitas Kamu seperti nama, alamat, jumlah penghasilan, kewarganegaraan dan lain-lain. 2) Mengisi surat perjanjian yang isinya pemohon bertanggung jawab bila terjadi hal-hal yang menyalahi isi perjanjian yang telah dibuat dan lain-lain. 3) Membayar uang muka, yang besarnya berbeda antara bank yang satu dengan yang lainnya. 4) Menunjukkan bukti bahwa si pemohon mempunyai simpanan di Bank. B. Nilai Uang Nilai uang adalah kemampuan uang untuk ditukarkan dengan benda-benda lainnya. Nilai uang dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu : 1) Nilai nominal yaitu nilai yang tertera atau tertulis pada uang tersebut. Misalnya dalam uang itu terdapat angka Rp 100,00 ; Rp 500,00 ; Rp 1.000,00 atau Rp 5.000,00. 2) Nilai intrinsik yaitu nilai fisik yang dikandung uang itu atau nilai bahan yang dipakai untuk membuat uang. Misalnya di dalam uang tertulis angka Rp 10.000,00 bahan yang dipakai untuk membuat uang tersebut nilainya bisa Rp 10.000,00 bisa kurang bisa juga lebih tergantung bahan yang digunakan. 3) Nilai Riil/Tukar, yaitu nilai uang yang dapat diukur dengan sejumlah barang/jasa yang dapat dibeli. Nilai riil mata uang erat kaitannya dengan harga. Misalnya 5 tahun yang lalu uang Rp 50.000,00 dapat membeli 20 kg beras tapi sekarang dengan uang yang jumlahnya sama Rp 50.000,00 hanya dapat membeli 10 kg beras. Jadi nilai riil uang turun. Rangkuman Jenis uang ada 2 macam yaitu uang kartal dan uang giral. - Uang kartal adalah uang berwujud, yang setiap hari kita gunakan, sebagai alat pembayaran yang sah. Terdiri dari uang logam dan uang kertas. - Uang giral adalah uang yang tidak berwujud yang dan hanya merupakan saldo tabungan di Bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Misalnya : cek, giro, telegraphic transfer, kartu kredit dan lain-lain. - Cek adalah surat perintah membayar kepada bank atas sejumlah uang yang tertulis dalam cek kepada pemegang atau yang namanya tercantum dalam cek. - Giro adalah simpanan di Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, atau surat perintah pembayaran lainnya. - Telegrafhic transfer adalah pembayaran dengan jalan pemindah bukuan yang dilakukan dengan cepat apabila si pembayar dan yang akan menerima pembayaran mempunyai simpanan di Bank yang sama, tetapi pada kota yang berbeda. - Kartu Kredit (Credit Card) adalah alat pembayaran pengganti uang tunai atau cek, tempat-tempat pembelanjaan tertentu yang ada hubungannnya dengan bank yang mengeluarkan kartu kredit. Nilai Uang Nilai uang adalah daya kesatuan uang untuk dipertukarkan dengan benda-benda lain. Nilai uang terdiri dari 3 macam yaitu nilai nominal, nilai intrinsik, dan nilai riil/tukar. - Nilai nominal adalah nilai yang tertera pada mata uang itu - Nilai intrinsik adalah nilai dari bahan yang dipakai untuk membuat uang. - Nilai Riil/Tukar, yaitu nilai uang yang dapat diukur dengan sejumlah barang/jasa yang dapat dibeli.

155

6. Tugas 3 Setelah Kamu mempelajari jenis uang dan nilai uang dalam modul ini, untuk menguji dan melatih kemampuan hasil belajar Kamu, coba kerjakan dengan menjawab soal-soal di bawah ini ! 1. Apakah yang dimaksud dengan uang kartal dan uang giral? 2. Coba jelaskan bagaimana cara mendapatkan lembaran cek dari bank! 3. Apa yang dimaksud dengan telegraphic transfer? 4. Apa yang dimaksud dengan nilai nominal dan nilai intrinsik? 5. Sebutkan 4 jenis uang giral! 6. Jelaskan bagaimana cara memperoleh kartu kredit dari suatu bank!

156

Kegiatan 4

:

Mata Uang Asing

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu : a. Mendeskripsikan berbagai mata uang asing b. Menjelaskan Kurs jual dan Kurs beli 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik, meliputi beberapa contoh mata uang dari berbagai negara dan Kurs valuta asing. 5. Uraian Materi a. Mata uang Asing Setiap negara memiliki uang yang berlaku di negara masing-masing. Misalnya di Indonesia adalah rupiah (Rp), di Amerika Serikat adalah dolar Amerika (US$), di Australia adalah dolar Australia (Aust $), di Belanda adalah euro (€), di Inggris adalah poundsterling (£), di Jepang adalah yen (¥), di Malaysia adalah ringgit (RM), di Hongkong adalah dolar Hongkong (H $), dan lain-lain.

Gambar 07.7. Contoh beberapa jenis mata uang asing

Mata uang asing yang berlaku di negara lain disebut mata uang asing atau valuta asing. Segala jenis valuta asing hanya berlaku di negara masing-masing dan tidak berlaku sebagai mata uang di negara kita. Artinya, valuta asing itu di Indonesia tidak berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi hanya berfungsi sebagai barang dagangan, berarti dapat diperjualbelikan. Di manakah kita bisa menukarkan valuta asing? Biasanya oranga yang ingin mendapatkan valuta asing bisa di moeney changer dan Bank.

157

b. Kurs Valuta Asing Masing-masing valuta asing memiliki nilai yang berbeda. Semakin kuat atau maju suatu negara, semakin tinggi pula nilai mata uangnya. Nilai tukar mata uang asing suatau negara terhadap mata uang asing negara lain disebut kurs atau kurs valuta asing. Contoh : Kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah tertulis US $ = Rp 11.000,00, Artinya bila ingin memiliki satu dolar Amerika Serikat (US $ 1.00), maka harus menyerahkan rupiah sebesar Rp 11.000,00. Apabila kita akan membeli US $ 1.00 (dolar bagi kita sebagai barang), maka kita harus membayar Rp 11.000,00. Semakin tinggi kurs suatu valuta, maka dapat dikatakan valuta tersebut semakin kuat. Misalkan kurs US $ tersebut naik menjadi Rp 12.000,00 maka nilai dolar Amerika Serikat menguat sebab harganya menjadi lebih tinggi. Sebaliknya nilai rupiah terhadap dolar melemah. Tetapi apabila kurs US $ tersebut turun menjadi Rp 10.000,00 maka nilai dolar melemah, sedangkan nilai rupiah terhadap dolar meng. Turunnya nilai kurs valuta asing dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. Pada umumnya di bursa valuta asing dicatat dua macam kurs valuta asing sebagai berikut. a. Kurs jual, adalah nilai kurs yang ditetapkan oleh pihak penjual pada saat terjadi penjualan mata uang asing. b. Kurs beli, adalah nilai kurs yang ditetapkan oleh pihak penjual pada saat terjadi pembelian mata uang asing. Oleh karenanya, perbedaan antara kurs beli dan kurs jual valuta asing merupakan keuntungan bank, karena jasa bank melayani transaksi jual beli valuta asing tersebut. Contoh : Di bank devisa pada tanggal 9 Januari 2009, tercatat kurs valuta asing sebagai berikut. Kurs Beli Kurs Jual Aust $ Rp 7.692,00 Rp 7.766,00 a. Apabila seseorang akan membeli dolar Australia ke bank devisa tersebut, maka untuk memperolah Aust $ 1 ia harus menyerahkan Rp 7.766,00 Bank menggunakan kurs jual, karena bank yang melakukan penjualan. b. Apabila seseorang akan menjual dolar Australia ke bank devisa, maka Aust $ 1 ia akan menerima pembayaran Rp 7.692,00. Bank menggunakan kurs beli karena bank yang melakukan pembelian. Jadi, kurs beli dan kurs jual ditinjau dari pihak bank, karena bank yang melakukan pembelian maupun penjualan valuta asing. Berikut ini adalah daftar kurs valuta asing. KURS VALUTA ASING MATA UANG KURS BELI KURS JUAL US$ 10.900 11.000 EURO € 14.865 15.000 AUD 7.692 7.766 SGD 7.363 7.440 YEN ¥ 119 120 HKD 1.405 1.418 Poundsterling £ 15.536 16.693 MYR 3.076 3.108 Tabel 07.1 (Sumber www.google.id.co, per 9 Januari 2009)

158

Kosakata Valuta Asing : mata uang asing Kurs : perbandingan antara mata uang asing dengan mata uang sendiri Rangkuman Kurs valuta asing : nilai tukar mata uang asing suatu negara terhadap mata uang negara lain. Kurs jual adalah nilai kurs yang ditetapkan oleh pihak penjual pada saat terjadi penjualan mata uang asing. Kurs beli adalah nilai kurs yang ditetapkan oleh pihak penjual pada saat terjadi pembelian mata uang asing. 6. Tugas 4 1. Jelaskan pengertian kurs valuta asing! 2. Ahmadi memiliki uang dolar AS = 1500 US$. Bila kurs beli dolar AS Rp10.900,00 per dolar dan harga jualnya Rp 11.000,00. Berapa Rupiah yang diterima Ahmadi bila ia menukarkan pada bank? 3. Siti Aisyah berminat pergi haji ke Mekah, maka ia mempersiapkan diri untuk memiliki uang Real. Bila ia ingin memiliki 2.500 Real, berapa Rupiah yang harus disediakan, bila ia ingin menukarkan di Bank Muamalat, dengan kurs beli per Real Rp 2.500,00 dan kurs jualnya Rp 2.700,00

159

C. PENUTUP

Kamu telah mempelajari modul ini dengan sungguh-sungguh dan menggunakan waktu dengan baik. Saya senang dan bangga atas bertambahnya ilmu yang Kamu dapat. Semoga tercapai apa yang menjadi cita-citamu. Selamat atas keberhasilan menyelesaikan modul ini. Kesimpulan modul ini ialah bahwa uang mengalami perkembangan dalam berbagai hal seperti bentuknya, nilainya, fungsinya, cara penggunaan, dan sebagainya. Awal mula uang terbuat dari kulit, kerang dan alat lainnya. Akhirnya berkembang menjadi uang logam yang dicetak, lalu dibuat dari kertas, bahkan sekarang terdapat uang giral seperti cek, giro, telegraphic transfer dan kartu kredit. Nilai nominalnya pun terus bertambah besar sesuai perkembangan perekonomian. Mendapatkan uang itu tidak mudah, sedangkan kebutuhan yang harus dibeli dengan uang banyak sekali jenis dan jumlahnya. Untuk mendapatkan uang kita harus bekerja misalnya bertani, usaha bengkel, dan lain-lain. Karena kebutuhan kita jenisnya banyak, maka penggunaan uang harus hemat. Kebutuhan yang penting harus didahulukan baru yang lainnya. Selain itu Kamu harus rajin menabung, untuk persiapan di masa depan. Kamu telah menyelesaikan modul ini, sekarang Kamu dapat mengikuti tes akhir modul. Mintalah soal tes pada guru yang membimbing Kamu. Jawablah soal tes dengan benar. Bila nilai tesmu minimal 65 Kamu dapat melanjutkan ke modul berikutnya, tetapi jika kurang dari 65 bacalah sekali lagi terutama materi yang kurang dipahami.

160

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1 1. Tukar menukar barang dengan barang secara langsung 2. Disebabkan karena adanya keinginan manusia untuk memudahkan pertukaran 3. Disebabkan adanya penghasilan barang kebutuhan setiap orang atau daerah yang berbeda 4. Benda perantara yang diterima oleh umum untuk memudahkan pertukaran 5. Tembaga, perunggu, perak dan emas Tugas 2 1. 6 syarat benda yang dapat dijadikan uang a. Disukai umum b. Nilainya stabil c. Mudah dibawa d. Tidak lekas rusak e. Terdiri dari berbagai nilai satuan f. Jumlahnya cukup 2. Kuat dan tahan lama 3. a. Alat penukar b. Alat satuan hitung 4. a. Alat pembayaran b. Alat penyimpan kekayaan c. Alat penunjuk d. Alat menabung 5. Dengan menyimpan uang berarti seseorang menyimpan kekayaan Tugas 3 1. - Uang kartal adalah uang yang kita gunakan sehari-hari yang dikeluarkan oleh pemerintah (Bank Sentral) dan berlaku umum di masyarakat. - Uang giral adalah dana yang disimpan pada rekening koran di bank umum yang sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai alat/pembayaran. 2. Seseorang bisa mendapatkan blanko cek apabila orang tersebut mempunyai simpanan di bank dalam bentuk rekening koran. 3. Telegraphic Transfer adalah pembayaran dengan pemindah bukuan antar rekening di bank yang sama, tetapi di kota yang berbeda. 4. - Nilai nominal adalah nilai yang tertera pada uang itu. - Nilai intrinsik adalah nilai dari bahan benda yang digunakan untuk membuat uang tersebut 5. 4 jenis uang giral : a. cek b. giro c. telegraphic transfer d. credit card (kartu kredit) 6. Cara memperoleh kartu kredit : Memiliki simpanan uang di bank yang dapat mengeluarkan kartu kredit dengan jumlah tertentu, dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan kartu kredit, dengan syarat yang telah ditentukan oleh bank tersebut.

161

Tugas 4 1. Kurs valuta asing adalah perbandingan/nilai tukar mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain. 2. Uang yang diterima Ahmadi dari Bank penukaran adalah: 1.500 x Rp 11.000,00 = Rp 16.350.000,00 3. Uang yang harus disediakan oleh Siti Aisyah dan Bank Muamalat untuk mendapatkan 2.500 Real adalah = 2.500 x Rp 2.700,00 = Rp 6.750.000,00

162

IPS.IX.1.4.08

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial – Ekonomi IX 1 8 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA

Penulis Penulis Pengkaji Materi Pengkaji Materi Pengkaji Media Pengkaji Media Perevisi Perevisi

:

: : : : :

Tiur Gultom Dra. Tiur Gultom Drs. H. Minto Purwo S, M.Pd. Drs. M.Pd. Drs. Nurhalim Sabang, MM, M.Pd Drs. Subadri, MM Drs. Subadri, MM Dyah Purnawati, BA Dyah Purnawati, BA Drs. Suyanto, MM Drs. Suyanto, MM Suyadi, SPd Suyadi, SPd

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

A. PENDAHULUAN

Pada zaman modern, peranan ekonomi sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan, baik di desa maupun di kota. Semuanya ini adalah untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Untuk memperlancar dan mengetahui cara memperoleh maupun memanfaatkan hasil perekonomian itu, Kamu perlu belajar ekonomi. Modul yang akan Kamu pelajari ini tentang Bank. Bank mempunyai peranan sangat penting dalam kegiatan perekonomian, karena Bank berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, meminta kredit/pinjaman, penitipan barang berharga, dan pengedar uang. Modul yang akan Kamu pelajari terdiri dari beberapa pokok materi yaitu : pengertian Bank, jenis-jenis Bank menurut fungsinya, fungsi utama Bank Central, fungsi Bank Umum, dan contoh-contoh jenis Bank menurut kepemilikannya. Modul ini terdiri dari empat kegiatan, yaitu : Kegiatan 1, membahas tentang pengertian dan fungsi utama Bank Kegiatan 2, membahas tentang jenis dan usaha Bank Kegiatan 3, membahas tentang produk Perbankan dan cara menabung Kegiatan 4, membahas tentang Lembaga Keuangan bukan Bank Setelah mempelajari modul ini, Kamu diharapkan dapat memahami betapa pentingnya peranan Bank dan Kamu dapat memanfaatkan dalam melaksanakan usaha di bidang perekonomian. Untuk mempelajari modul ini diperlukan waktu 8 x 40 menit, termasuk tes akhir modul. Bila mengalami kesulitan, tanyakan kepada guru pamong atau guru bina. Setelah selesai mempelajari modul ini, segera minta tes akhir modul kepada guru pamong atau guru bina. Selamat belajar !

165

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1

:

Pengertian dan Fungsi Utama Bank

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Lembaga Keuangan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu memiliki kompetensi : a. Menjelaskan pengertian Bank b. Menjelaskan asas, prinsip, fungsi, dan tujuan perbankan Indonesia. 4. Materi Pokok : Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi berikut dengan baik, yaitu pengertian Bank dan fungsi utama Bank. 5. Uraian Materi a. Pengertian Bank Tentunya Kamu sudah sering mendengar istilah Bank atau kamu mungkin sudah pernah ke Bank untuk menabung atau untuk keperluan yang lain. Sekarang ini, Bank tidak hanya terdapat di kota-kota besar saja, tetapi sudah sampai di kota-kota kecil seperti kecamatan, bahkan sampai di desa/kelurahan. Misalnya, salah satu Bank yang banyak menjangkau wilayah pedesaan adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Keadaan ini menunjukkan bahwa kehidupan perekonomian Indonesia telah meningkat. Nah, sekarang Kamu renungkan! Apa yang dimaksud Bank atau apa pengertian Bank itu? Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan (Pengganti Undang-Undang No. 7 tahun 1992): Bank adalah Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dari pengertian Bank, menunjukkan bahwa salah satu kegiatan Bank adalah menghimpun dana. Dari mana saja sumbernya ? Sumber dana Bank ada 3 (tiga), yaitu : 1) Dana yang bersumber dari Bank sendiri Dana ini adalah dana berbentuk modal setor yang berasal dari para pemegang saham dan cadangan-cadangan, serta keuntungan Bank yang belum dapat dibagikan kepada pemegang saham. 2) Dana yang berasal dari masyarakat luas Dana ini umumnya berbentuk simpanan, misalnya tabungan, giro dan deposito. 3) Dana yang berasal dari Lembaga Keuangan Dana ini berasal dari Bank maupun non Bank yang umumnya diperoleh dalam bentuk pinjaman. Nah, sekarang apa yang dapat Kamu simpulkan dari pengertian Bank di atas ?

166

Benar. Bank adalah badan usaha atau Lembaga Keuangan yang bergerak di bidang keuangan yang menerima simpanan uang, memberikan kredit, dan memberikan jasa kepada masyarakat sebagai nasabah. b. Fungsi Utama Bank Bank-Bank di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Perbankan. Undang-Undang Perbankan yang berlaku pada saat ini adalah UU No. 10 tahun 1998. Undang-Undang ini merupakan Pengganti UU No. 7 tahun 1992 tentang Bank Pembangunan Swasta dan UU No. 14 tahun 1967 tahun 1967 tentang PokokPokok Perbankan. Dengan demikian, sejak diberlakukan UU No. 7 tahun 1992 berarti kedua Undang-Undang tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Perbankan Indonesia dalam melaksanakan usahanya bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. Menurut UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan, fungsi utama Bank adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. Dari fungsi tersebut kalau kita perhatikan maka fungsi Bank dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu : 1) Bank sebagai penghimpun dana dari masyarakat. Bank menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk : a) tabungan atau simpanan biasa yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali b) deposito berjangka, merupakan tabungan atau simpanan yang penarikannya kembali hanya dapat dilakukan setelah jatuh tempo. c) rekening koran/giro atas nama si penyimpan giro yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan cek, bilyet giro,dan perintah tertulis kepada Bank. 2) Bank sebagai penyalur dana masyarakat atau pemberi kredit Bank memberikan kredit kepada masyarakat melalui sumber dana yang berasal dari modal sendiri, tabungan masyarakat, maupun melalui penciptaan uang Bank. 3) Bank sebagai pemberi jasa pelayanan Bank memberikan pelayanan dalam bidang keuangan berupa pelayanan lalu lintas pembayaran seperti pengiriman uang, penyimpanan barang berharga, pelayanan fasilitas pembiayaan perdagangan luar negeri, dan lain sebagainya. Rangkuman - Menurut UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan, Bank adalah suatu badan usaha, menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, dan menyalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. - Sumber dana bagi Bank ada tiga macam yaitu : a. Dana yang bersumber dari Bank sendiri b. Dana yang berasal dari masyarakat luas c. Dana yang berasal dari Lembaga Keuangan - Fungsi utama Bank menurut UU No. 10 tahun 1998 adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. - Tujuan perbankan Indonesia adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.

167

-

Fungsi Bank dapat dibagi menjadi tiga, yaitu : a. sebagai penghimpun dana dari masyarakat b. sebagai penyalur dana masyarakat atau pemberi kredit c. sebagai pemberi jasa

6. Tugas 1 Setelah selesai mempelajari materi pada kegiatan 1, selesaikan tugas berikut ini! Setelah selesai Kamu kerjakan, cocokkan dengan kunci tugas yang terdapat pada akhir modul ini ! Selamat bekerja! 1. Jelaskan pengertian Bank! 2. Sebutkan fungsi utama Bank menurut UU No. 10 tahun 1998 tentang perbankan! 3. Sebutkan 3 jenis simpanan yang terdapat di Bank! 4. Sebutkan 3 jenis sumber dana bagi Bank! 5. Jelaskan tujuan perbankan Indonesia!

168

Kegiatan 2

:

Jenis Usaha Bank

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Uang dan Lembaga Keuangan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu memiliki kompetensi, menjelaskan jenis-jenis Bank, serta usaha masing-masing jenis Bank. 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari jenis Bank, usaha Bank dan produk perbankan dengan baik. 5. Uraian Materi a. Jenis Bank Di Indonesia, jenis Bank telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, menurut jenisnya Bank terdiri dari : 1) Bank Umum 2) Bank Perkreditan Rakyat Penyederhanaan jenis Bank, menjadi Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat dalam UU No. 7 tahun 1992 ini dimaksudkan untuk menyempurnakan tata perbankan di Indonesia. Bank Umum adalah Bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998, Bank Umum adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sedangkan Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan bentuk lainnya yang sama dengan simpanan tersebut. Di samping Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat, ada Bank yang sering disebut Bank Sentral. Bank Indonesia adalah Bank yang membantu pemerintah untuk mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai rupiah serta mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat. Bank Indonesia atau Bank Sentral berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta. b. Usaha Bank 1) Bank Indonesia Menurut UU Nomor 23 tahun 1999 Tugas pokok Bank Indonesia (Bank Sentral) adalah : a) mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai rupiah b) mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja untuk meningkatkan taraf hidup rakyat. Di samping bertugas sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia juga bertugas sebagai Bank Sirkulasi (Bank Peredaran). Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia bertugas membimbing dan melaksanakan kebijakan keuangan pemerintah, mengkoordinasikan serta mengawasi seluruh sistem perbankan.

169

Sedangkan sebagai Bank sirkulasi, Bank Indonesia bertugas : a) mengatur peredaran uang b) mempertahankan stabilitas nilai uang c) mencetak dan mengedarkan uang kertas dan uang logam sebagai alat pembayaran yang sah.

Gambar 08.1. Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral

Bank Indonesia dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dipimpin oleh direksi yang terdiri dari seorang gubernur Bank dan sekurang-kurangnya lima orang direktur dan sebanyak-banyaknya tujuh orang direktur yang diangkat oleh presiden atas usul Dewan Moneter untuk masa jabatan lima tahun. Setelah masa jabatannya berakhir, yang bersangkutan dapat diangkat kembali. Dari uraian di atas jelaslah bahwa peranan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral sangat besar pengaruhnya terhadap pembangunan nasional. 2) Bank Umum Sebagaimana tertuang dalam UU Republik Indonesia No. 10 tahun 1998 tentang perbankan, usaha Bank Umum meliputi : a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat, deposito, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu ; b) memberikan kredit ; c) menerbitkan surat pengakuan hutang ; d) membeli, menjual, atau menjamin atas resiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya ; (1) surat wesel ; (2) surat pengakuan hutang ; (3) kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah ; (4) Sertifikat Surat Bank Indonesia (SBI) ; (5) Obligasi ;

170

e) f) g) h) i) j) k)

l) m) n)

(6) surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 tahun ; (7) instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sampai dengan 1 tahun memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun nasabah ; menempatkan dana pada Bank lain, menjamin dana dari Bank lain atau meminjamkan dana kepada Bank lain ; menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga ; menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga ; melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan kontrak ; melakukan penempatan dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek ; membeli melalui pelelangan agunan (barang jaminan) dalam debitur (peminjam) tidak memenuhi kewajiban kepada Bank dengan ketentuan agunan yang dibeli wajib dicairkan secepatnya ; melakukan kegiatan anjak (pengurusan) piutang, usaha kartu kredit ; menyediakan pembiayaan bagi nasabah dengan prinsip bagi hasil sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah ; melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang, Perbankan dan peraturan perundangundangan yang berlaku.

Gambar 08.2. BTN (Bank Tabungan Negara), salah satu bank umum milik pemerintah

Di samping melakukan usaha-usaha tersebut di atas, Bank Umum dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut : a) melakukan penyertaan modal, kecuali memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. b) melakukan usaha perasuransian. Nah, itulah usaha-usaha Bank Umum dan kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Umum. Bagaimana, Kamu bisa memahami? Baik. Coba Kamu perhatikan! Dari usaha-usaha Bank Umum, usaha apa saja yang paling dominan? Benar, kalau kita perhatikan, usaha Bank Umum yang paling dominan adalah : a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan bentuk lain yang disamakan dengan itu.

171

b) memberikan kredit Itulah usaha Bank umum yang paling dominan. Bank Umum dapat diselenggarakan atau dimiliki oleh pemerintah, swasta dan koperasi. Sedangkan bentuk hukum Bank Umum dapat berupa : (1) Perusahaan Perseroan (PERSERO) (2) Perusahaan Daerah (3) Koperasi (4) Perseroan Terbatas Bank-bank mana saja yang termasuk Bank Umum? Nah, agar Kamu mengetahui dengan jelas, perhatikan uraian berikut ini! (1) Bank Umum Milik Negara Yang termasuk milik negara, antara lain : (a) Bank Rakyat Indonesia (BRI) (b) Bank Mandiri (c) Bank Tabungan Negara (BTN) (d) Bank Negara Indonesia (BNI) Bank-Bank tersebut sejak Agustus 1992 diubah bentuk hukumnya dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi PERSERO.

Gambar 083. Bank Umum Swasta Nasional

(2) Bank Umum Milik Swasta Nasional Bank Umum Milik Swasta Nasional, antara lain : (a) Bank Central Asia (BCA) (b) Bank Danamon (c) Bank Lippo

172

(d) Panin Bank (e) Bank Internasional Indonesia (BII) (f) Bank Hagakita (3) Bank Umum Milik Swasta Asing Bank Umum milik swasta asing, antara lain : (a) City Bank (b) Bank of America (c) Chase Manhattan Bank (d) European Bank (4) Bank Umum yang dimiliki Koperasi Bank Umum Milik Koperasi, antara lain : (a) Bank Umum Koperasi Indonesia (BUKOPIN) (b) Bank Umum Koperasi Propinsi Jawa Barat (di Bandung) (c) Bank Umum Koperasi Kahoeripan (di Surabaya) 3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan bentuk lainnya yang disamakan dengan itu. Bentuk hukum Bank Perkreditan Rakyat berupa salah satu dari : a) Perusahaan Daerah b) Koperasi c) Perseroan Terbatas d) Bentuk lain yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Usaha Bank Perkreditan Rakyat meliputi : a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan, dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. b) memberikan kredit. c) menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah. d) menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito, dan tabungan pada Bank lain. Dalam memberikan kredit kepada pedagang di pasar atau penduduk desa. Bank Perkreditan Rakyat harus berpedoman pada : a) Tidak diperkenankan memberikan kredit tanpa jaminan kepada siapapun. b) Dalam menempatkan suku bunga hendaknya berpedoman pada suku bunga yang berlaku. Contoh Bank Perkreditan Rakyat antara lain : (a) Bank Pasar (b) Lembaga Perkreditan Desa (c) Badan Kredit Kecamatan (d) Lembaga Perkreditan Kecamatan (e) Bank Kredit Desa (f) Bank Desa (g) Bank Pegawai (h) Lumbung Desa

173

Ada hal - hal yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat, yaitu a) Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran b) Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing c) Melakukan penyertaan modal d) Melakukan usaha perasuransian Rangkuman : Jenis Bank menurut UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan a. Bank Umum b. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tugas Pokok Bank Indonesia (Bank Sentral) : a. mengatur, menjaga, memelihara kestabilan mata uang b. mendorong kelancaran produksi dan pembagunan c. meningkatkan taraf hidup rakyat Tugas Bank Indonesia sebagai Bank Sirkulasi : a. mengatur peredaran uang b. memperhatikan stabilitas nilai uang c. mencetak dan mengedarkan uang kertas dan logam Usaha Bank Umum yang paling dominan : a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. b. memberikan kredit Bentuk Hukum Bank Umum : a. Perusahaan Perseroan (PERSERO) b. Perusahaan Daerah c. Koperasi d. Perseroan Terbatas Kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Umum : a. melakukan penyertaan modal, kecuali telah memenuhi ketentuan dari Bank Indonesia b. melakukan usaha perasuransian Kegiatan yang boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat : a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan b. memberikan kredit c. menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil d. menempatkan dananya dalam bentuk sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito dan tabungan pada Bank lain Kegiatan tidak boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat : a. menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran b. melakukan usaha dalam valuta asing c. melakukan penyertaan modal d. melakukan usaha perasuransian Dalam memberikan kredit BPR harus berpedoman pada : a. tidak boleh memberikan kredit tanpa jaminan kepada siapapun. b. menetapkan suku bunga berpedoman pada suku bunga yang berlaku

-

-

-

-

-

-

-

-

174

6. Tugas 2 Untuk mendalami materi pada kegiatan 2 ini, Kamu kerjakan soal-soal berikut ini dengan singkat. 1) Sebutkan tugas pokok Bank Indonesia! 2) Sebutkan tugas Bank Indonesia sebagai Bank sirkulasi! 3) Sebutkan usaha Bank Umum yang paling dominan! 4) Sebutkan bentuk hukum Bank Umum ! 5) Apa yang harus diperhatikan Bank Perkreditan Rakyat dalam memberikan kredit kepada nasabahnya?

175

Kegiatan 3 :

Produk Perbankan dan Cara Menabung

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan Lembaga Keuangan dalam masyarakat. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu mengidentifikasi produk-produk dari perbankan dan bagaimana melaksanakan kegiatan menabung di Bank. 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari produk dari perbankan serta bagaimana caranya kalau Kamu menabung di Bank. 5. Uraian Materi Produk perbankan adalah hasil atau jasa yang dikeluarkan oleh Bank, seperti simpanan giro, deposito berjangka dan tabungan. Kamu tahu apa artinya giro, deposito berjangka, dan tabungan? Nah, agar lebih jelas mari kita bahas bersama-sama. a. Giro Giro adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, sarana pembayaran perintah lainnya, atau dengan cara pemindahbukuan. b. Deposito berjangka Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan Bank yang bersangkutan. Jangka waktu deposito dapat 1 bulan, 6 bulan, 1 tahun dan seterusnya. Penyimpan bebas menentukan jangka waktunya sesuai dengan keinginannya. Besarnya bunga disesuaikan dengan perkembangan pasar dan Bank yang bersangkutan, dan dibayarkan setiap bulan pada tanggal jatuh tempo. Bunga deposito antara Bank yang satu dengan Bank yang lainnya bisa berbeda. a. Tabungan / Simpanan Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dapat dipersamakan dengan itu.

176

Gambar 08.4. Kegiatan Menabung

Dewasa ini, ada beberapa jenis tabungan, antara lain : 1. Tabungan Pembangunan Nasional (TABANAS) 2. Tabungan Asuransi Berjangka (TASKA) 3. Tabungan Ongkos Naik Haji (ONH) 4. Tabungan lain-lain (tabungan pensiun, SIMASKOT, SIMPEDES, dan lain-lain) Agar lebih jelas, Kamu baca uraian dari masing-masing tabungan berikut : 1. Tabanas Tabanas adalah bentuk tabungan yang tidak terikat oleh waktu dengan syarat penyetoran dan pengambilan yang sangat mudah. Tabanas terdiri atas 3 jenis yaitu : a. Tabanas Umum, yaitu tabanas yang berlaku bagi perorangan, dilakukan sendirisendiri oleh penabung yang bersangkutan. b. Tabungan Pemuda, Pelajar dan Pramuka (Tapelpram) : Tabungan ini adalah kerja sama antara Bank Indonesia dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tanggal 22 Pebruari 1974. Tapelpram melibatkan pemuda, pelajar dan pramuka untuk aktif menabung dalam rangka ikut melaksanakan program pembangunan. c. Tabanas Pegawai yaitu Tabanas khusus pegawai dari semua golongan kepangkatan baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, yang pelaksanaannya dilakukan secara kolektif. Kegunaan Tabanas : a. membantu program pemerintah dalam rangka pembangunan b. membiasakan masyarakat menyisihkan/menyimpan sebagian dananya untuk keperluan masa depan c. dapat digunakan untuk jaminan bila seseorang meminjam di Bank] 2. Taska Tabungan asuransi berjangka adalah bentuk tabungan yang dikaitkan dengan asuransi jiwa. Kegunaan Taska : 177

Setiap orang yang menabung di Bank diasuransikan dan ditujukan untuk suatu perencanaan. Misalnya untuk biaya sekolah, kuliah, dan lain-lain. 3. Tabungan Ongkos Naik Haji (ONH) Tabungan Ongkos Naik Haji yaitu setoran ongkos naik haji atas nama calon jemaah haji. Adapun besarnya ongkos naik haji ditetapkan pemerintah dan setiap tahun dapat berubah. Nah, bagaimana apakah Kamu sudah mengerti tentang tabungan dan jenis-jenisnya ? Kalau sudah, pasti Kamu ingin tahu bagaimana cara menabung. Sekarang kita lanjutkan dengan materi berikutnya, yaitu cara menabung. Pernahkah Kamu menabung di Bank ? Jika Kamu belum pernah menabung di Bank sebaiknya kalau mempunyai uang lebih baik di tabung di Bank. Untuk menabung di Bank tidak sulit. Kamu bisa melakukan cara seperti berikut ini : 1) datanglah ke Bank terdekat 2) temui bagian informasi atau petugas yang ada di Bank sampaikan maksud kedatanganmu 3) petugas akan menjelaskan tentang tabungan, setoran awal yang harus disetor, setoran minimal selanjutnya, bunga yang berlaku dan cara penarikannya. Jika di Bank atau kantor pos memiliki selebaran (brosur) Kamu bisa meminta dan membaca ketentuan-ketentuan yang ada di dalamnya. Nah, itulah cara yang bisa Kamu tempuh untuk menabung. Karena keperluanmu di masa yang akan datang cukup banyak, misalnya untuk biaya pendidikan setelah Kamu lulus SLTP, SMU, dan bahkan sampai pada Perguruan Tinggi. Untuk menabung tersebut mungkin Kamu bisa memperoleh uangnya dari : 1) menyisihkan sebagian uang bekal sekolah 2) hadiah dari orang tua atau saudara karena Kamu berprestasi 3) upah kerja pada waktu libur sekolah 4) hasil usaha yang Kamu lakukan di luar jam sekolah Untuk menabung Kamu dapat memilih jenis tabungan yang Kamu inginkan misalnya Tabanas, Simaskot, Taplus, dan sebagainya. Agar lebih jelas, Kamu perhatikan beberapa jenis tabungan berikut. Ada beberapa jenis produk tabungan dari beberapa Bank. Misalnya : - BRI (Bank Rakyat Indonesia) Produknya : - Simaskot (Simpanan Masyarakat Kota) - Simpedes (Simpanan Masyarakat Pedesaan) - BNI (Bank Negara Indonesia) Produknya : - Taplus (Tahapan Plus) - Bank Mandiri Produknya : - Mandiri Fiesta - BTN (Bank Tabungan Negara) Produknya : - Batara - Bank Lippo Produknya : - Tahapan Lippo 6. Tugas 3 1. Sebutkan 3 macam produk Bank! 2. Sebutkan 3 jenis Tabanas! 3. Sebutkan 2 produk dari BRI!

178

Kegiatan 4

:

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan uang dan Lembaga Keuangan. 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi ini, Kamu mampu memiliki kompetensi : a. menjelaskan pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank b. menyebutkan macam-macam Lembaga Keuangan Bukan Bank c. menjelaskan fungsi dari asuransi, dana pensiun, pegadaian, dan pasar modal 4. Materi Pokok Untuk mencapai indikator di atas, Kamu harus mempelajari materi pokok mengenai : pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank, macam-macam Lembaga Keuangan Bukan Bank dan pengertian dan fungsi dari asuransi, pegadaian dan lain-lain. 5. Uraian Materi a. Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank Pada kegiatan 1 telah Kamu pelajari tentang Bank. Dimana kita dapat menyimpan sejumlah uang dan dapat meminjam sejumlah uang dari Bank tersebut. Selain Bank, ada juga lembaga lain yang didirikan pemerintah untuk melayani kebutuhan masyarakat di bidang keuangan yang disebut Lembaga Keuangan bukan Bank. Apakah Lembaga Keuangan bukan Bank ? Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) ialah badan usaha yang melakukan kegiatan (usaha) di bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat. b. Macam-macam Lembaga Keuangan Bukan Bank Lembaga Keuangan Bukan Bank antara lain: pegadaian, asuransi, dana pensiun, dan pasar modal. 1) Pengertian Pegadaian Jika seseorang membutuhkan sejumlah uang dia cukup pergi ke pegadaian dengan membawa jaminan berupa barang bergerak misalnya : emas, radio, televisi, motor bahkan mobil. Contoh ibu Toni ingin meminjam uang sebesar Rp 500.000,00 dan jaminan yang dibawa ibu Toni adalah perhiasan seberat 10 gram. Setelah sampai di pegadaian maka petugas pegadaian akan menimbang atau menaksir berapakah uang yang didapat ibu Toni dengan jaminan barang tersebut di atas? Jadi semakin berharga barang jaminan itu makin besar pula uang yang bisa dipinjam. Bagaimanakah caranya membayar uang yang dipinjam? Peminjam akan melunasi utangnya dengan cara cicilan/angsuran. Jika sampai batas waktu yang sudah ditentukan peminjam belum bayar, maka barang jaminan akan dilelang.

179

Gambar 08.5. Pegadaian Syariah

Jadi Pegadaian adalah Lembaga Keuangan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat atau perorangan dengan jaminan barang bergerak. Fungsi/tujuan Pegadaian adalah mencegah rakyat kecil yang membutuhkan pinjaman tidak jatuh ke tangan lintah darat atau rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi, sesuai dengan motto Pegadaian, yaitu “Mengatasi masalah tanpa masalah”. Setelah Kamu tahu pengertian dan fungsi Pegadaian, tentu Kamu dapat memberitahukan kepada orang tuamu atau tetanggamu bagaimana cara meminjam uang di Pegadaian. 2) Asuransi Setiap hidup pasti ada resiko. Misalnya kalau seseorang meninggal, siapakah yang menanggung resiko hidup orang tersebut? Tentu asuransi jiwa. Atau kalau seseorang mempunyai mobil bagus atau baru, kalau terjadi tabrakan di jalan raya siapakah yang menanggung atas resiko tabrakan itu? Tentu asuransi, kalau mobil tersebut diasuransikan. Jadi, apakah asuransi itu?

Gambar 08.6. Asuransi BUMIPUTERA

180

Asuransi adalah perusahaan yang menanggung resiko atas seseorang, akibat dia menanggung resiko maka orang yang mengalihkan resiko akan membayar sejumlah uang kepada asuransi namanya disebut premi. Jadi orang yang masuk asuransi akan dijamin masa depan orang tersebut, yang masuk asuransi disebut si tertanggung. Fungsi Asuransi Berdasarkan uraian di atas, maka kegiatan asuransi banyak membantu dan menolong masyarakat. Jika kita mendaftar sebagai anggota asuransi. Ada beberapa syarat yang harus kita penuhi yaitu : - Jangka waktu yang kita pilih misalnya : 3 tahun, 6 tahun, 9 tahun, 12 tahun - Besarnya premi yang sanggup kita bayar setiap bulannya. Beberapa keuntungan yang kita peroleh sebagai anggota asuransi : misalnya bila jangka waktu yang kita pilih sudah jatuh tempo maka pihak asuransi akan membayarkan sejumlah uang kepada kita. Tetapi apabila uang tersebut tidak kita ambil, maka pihak asuransi langsung memindahkan ke buku tabungan kita, uang kita akan aman dan bertambah jumlahnya. Bila jangka waktu jatuh tempo, misalnya si tertanggung meninggal dunia (untuk asuransi jiwa), maka pihak asuransi harus menanggung resiko yaitu : membayar sejumlah uang ditambah jasa lainnya, sebagai jaminan kepada si tertanggung tersebut secara penuh. Berdasarkan uraian di atas, dapatlah kita simpulkan bahwa fungsi asuransi adalah : 1. menerima simpanan anggota 2. memberikan jaminan atas resiko Pengertian Dana Pensiun Seperti kita ketahui bahwa lapangan kerja masyarakat beraneka ragam. Coba Kamu sebutkan apa saja! Misalnya pegawai negeri, pengusaha, wiraswasta, berdagang, bertani, konsultan dan sebagainya. Nah, sekarang apa pekerjaan orang tua Kamu? Bagus, menjadi pegawai negeri. Karena sebagai pegawai negeri, maka setiap bulan menerima gaji. Selama orang tua Kamu masih aktif bekerja di kantornya, selama itu pula sebagian dari gajinya dipotong atau disisihkan untuk dana pensiun. Gaji yang dipotong oleh bendaharawan kantor tersebut disetor atau ditabung di Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN). Jadi, TASPEN nantinya yang membayarkan dana pensiun tersebut kepada pegawai negeri yang sudah pensiun. Bila orang tua Kamu pensiun, maka yang diterima setiap bulannya adalah dana pensiun, bukan gaji. Maka setiap bulannya, pegawai negeri yang sudah pensiun tidak menerima gaji secara utuh lagi, tetapi menerima dana pensiun yaitu dana yang disisihkan setiap bulannya, selama yang bersangkutan masih aktif menjadi pegawai negeri. Berdasarkan uraian di atas dapat kita simpulkan sebagai berikut : Dana pensiun adalah dana yang disisihkan dari setiap pegawai negeri/swasta untuk masa tua atau masa yang akan datang. Fungsi Dana Pensiun Seperti uraian di atas bahwa dana pensiun merupakan dana yang disisihkan dari setiap pegawai negeri/swasta sebagai tabungan atau jaminan di hari tua. Jadi dengan dana pensiun yang sudah ditabung selama aktif bekerja sebagai pegawai, maka masa depan orang yang bersangkutan akan terjamin.

181

Adakah keuntungan lain yang diperoleh dari dana pensiun ? Benar, yaitu bila seorang pegawai negeri/swasta atau anggota TNI meninggal dunia, maka yang berhak menerima dana pensiun dari yang bersangkutan adalah keluarga dekatnya. Dengan adanya dana pensiun tersebut, maka kesejahteraan pegawai negeri/swasta atau TNI di masa yang akan datang atau di hari tua tetap baik. Dengan demikian dapat kita simpulkan fungsi dana pensiun adalah memberikan kesejahteraan pegawai di masa tua atau di masa depan. Pasar Modal Pernahkah kamu melihat pasar modal? Mungkin belum. Karena pasar modal bukan seperti pasar pada umumnya. Di pasar modal penjual dan pembeli tidak harus bertemu dan yang diperdagangkan bukan barang, melainkan surat berharga seperti: surat saham dan obligasi. Jadi pasar modal adalah tempat jual beli surat berharga misalnya saham dan obligasi. Saham dan obligasi tidak dapat dibeli secara langsung tetapi harus meleui anggota bursa yang bertindak sebagai perantara/pialang yang telah terdaftar sebagai anggota Bursa Efek. Dimana saja terdapat Bursa Efek yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Fungsi Pasar Modal - Membantu masyarakat menanamkan modalnya di perusahaan besar, tanpa harus mendirikan perusahaan terlebih dahulu. Rangkuman Pengertian LKBB adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan. Macam LKBB : - Pegadaian - asuransi - pasar modal - dana pensiun Kosakata : Si tertanggung Jatuh tempo Premi Resiko Disetor

= = = = =

orang yang menjadi anggota asuransi tepat waktunya iuran akibat diserahkan

6. Tugas 4 Untuk mengetahui apakah Kamu telah memahami materi kegiatan 4, jawablah pertanyaan berikut! 1. Jelaskan pengertian LKBB! 2. Sebutkan 4 macam LKBB! 3. Jelaskan pengertian Pegadaian! 4. Sebutkan pengertian asuransi!

182

C. PENUTUP

Selamat buat Kamu, karena telah mempelajari modul ini dengan baik. Saya yakin Kamu akan berhasil dan sukses. Sebagai rangkuman dari modul ini, secara keseluruhan saya jelaskan sebagai berikut : - Bank adalah Lembaga Keuangan yang menerima simpanan dan memberikan pinjaman dan jasa-jasa keuangan lain kepada masyarakat. - Fungsi utama Bank adalah : menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dalam bentuk kredit. - Jenis Bank ada 3 : 1. Bank Sentral 2. Bank Umum 3. Bank Perkreditan Rakyat - Produk perbankan ada 3 : 1. Giro 2. Tabungan 3. Deposito - Lembaga Keuangan Bukan Bank antara lain : 1. pegadaian 2. asuransi 3. pasar modal 4. Dana Pensiun Kamu telah menyelesaikan modul ini, sekarang Kamu dapat mengikuti tes akhir modul. Mintalah soal tes pada guru pamong atau guru bina. Jawablah soal tes dengan benar. Bila nilai tesmu minimal 65 Kamu dapat melanjutkan ke modul berikutnya, tetapi jika kurang dari 65 Kamu harus mengulang kembali mempelajari modul ini. Selamat Belajar!

183

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. Bank adalah badan yang usahanya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. 2. Fungsi utama Bank adalah penghimpun dan penyalur dana masyarakat. 3. Jenis simpanan yang terdapat di Bank adalah : a. tabungan b. deposito berjangka c. giro 4. Sumber dana bagi Bank adalah : a. dana yang bersumber dari Bank sendiri b. dana dari masyarakat luas c. dana dari Lembaga Keuangan 5. Tujuan perbankan Indonesia adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. Tugas 2 1. Tugas pokok Bank Indonesia adalah : a. mengatur, menjaga dan memelihara kestabilan nilai uang b. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan c. meningkatkan taraf hidup rakyat 2. Tugas Bank Indonesia sebagai Bank Sirkulasi adalah : a. mengatur peredaran uang b. mempertahankan stabilitas nilai uang c. mencetak dan mengedarkan uang kertas dan uang logam 3. Usaha Bank Umum yang paling dominan adalah : a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan bentuk lain yang dipersamakan. b. memberikan kredit 4. Bentuk hukum Bank Umum antara lain : a. Perusahaan Perseroan (PERSERO) b. Perusahaan Daerah c. Koperasi d. Perseroan Terbatas (PT) 5. Hal-hal yang perlu diperhatikan Bank Perkreditan Rakyat dalam memberikan kredit adalah : a. tidak diperkenankan memberikan kredit tanpa jaminan b. dalam menempatkan suku bunga hendaknya berpedoman pada suku bunga yang berlaku. Tugas 3 : 1. 3 macam produk Bank : a. giro b. deposito berjangka c. tabungan 2. 3 jenis tabanas :

184

a. tabanas umum b. tapelpram c. tabanas pegawai 3. Simpedes dan Simaskot Tugas 4 1. Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) ialah : badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kepada masyarakat. 2. Empat LKBB yaitu : a. pegadaian b. asuransi c. pasar modal d. Dana Pensiun 3. Pegadaian adalah Lembaga Keuangan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan jaminan barang atau benda bergerak. 4. Asuransi adalah merupakan lembaga yang melakukan kegiatan memberikan pelayanan kepada pihak lain dengan persetujuan bahwa perusahaan menanggung resiko sedang si tertanggung membayar premi.

185

IPS. IX.1.4.09

MODUL SMP TERBUKA
Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial - Ekonomi IX 1 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Penulis Penulis

: : : :

Pengkaji Materi Pengkaji Media Perevisi

Drs. H. MintoMinto Purwo S, M.Pd. : Drs. H. Purwo S, M.Pd. Dra. Tiur Gultom Dra. Tiur Gultom : Nurhalim Sabang Drs. Drs. Nurhalim Sabang : Dyah Purnamawati, Dyah Purnamawati, BA BA : Subadri, MM MM Drs. Drs. Subadri, Drs. Suyanto, Drs. Suyanto, MM MM Suyadi, Suyadi, SPd SPd

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

186

A. PENDAHULUAN

Setelah Kamu mempelajari dan memiliki kompetensi tentang uang, Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan bukan Bank dengan baik. Diharapkan Kamu telah menguasai seluruh kompetensi tentang lalu lintas pembayaran. Selanjutnya pada modul ini, Kamu akan mempelajari dan memiliki kompetensi tentang perdagangan Internasional. Pada modul ini terdapat kegiatan, yaitu: Kegiatan 1 menjelaskan : Pengertian dan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan Internasioanl Kegiatan 2 menjelaskan : Perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan Internasional dan jenis-jenis komoditi ekspor/impor Indonesia Kegiatan 3 menjelaskan : Pengertian, fungsi dan sumber perolehan devisa, neraca perdagangan dampak positif dan negatif perdagangan Materi yang diuraikan dalam modul ini adalah : Pada kegiatan 1 : - Pengertian perdagangan Internasional - Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan Internasional Pada kegiatan 2 : - Perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan Internasional - Jenis-jenis komoditi ekspor/impor Indonesia. Pada kegiatan 3 : - Pengertian devisa, fungsi devisa dan sumber perolehan devisa - Neraca perdagangan - Dampak positif dan negatif perdagangan Internasional Waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari materi ini, agar diperoleh kompetensi dari modul ini adalah 4 x 40 menit, termasuk mengerjakan uji kompetensi. Naah……. segeralah Kamu mempelajari dan miliki kompetensi tentang isi modul ini dengan baik. Selamat belajar….. Semoga berhasil .....

189

Kegiatan 1

: Pengertian dan Faktor-faktor yang Menyebabkan Timbulnya Perdagangan Internasional

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan Internasional 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan perdagangan Internasional dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan ini, Kamu mampu: 1. Menjelaskan pengertian dan faktor-faktor yang perdagangan Internasional 2. Mengidentifikasi manfaat perdagangan Internasional 3. Mengidentifikasi hambatan perdagangan Internasional 4. Materi Pokok 1. Pengertian dan faktor-faktor yang Internasional 2. Manfaat perdagangan Internasional 3. Hambatan perdagangan Internasional

menyebabkan

timbulnya

menyebabkan

timbulnya

perdagangan

5.

Uraian Materi A. Pengertian Perdagangan Internasional dan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan Internasional Pada mulanya perdagangan timbul karena: manusia tidak dapat memenuhi atau menghasilkan sendiri seluruh kebutuhan, pernahkah Kamu belanja ke pasar? Nah kegiatan apa saja yang Kamu lihat di tempat tersebut! Demikian juga dengan suatu negara, tidak satupun negara di dunia dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik tanpa hubungan dengan negara lain? Apa sebabnya? Karena keterbatasan setiap negara untuk menghasilkan sendiri segala kebutuhan masyarakat, baik negara maju maupun negara berkembang. Usaha apakah yang dilakukan negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya? Usaha yang dilakukan meliputi, kerjasama di bidang ekonomi melalui perdagangan Internasional. Coba Kamu sebutkan contoh hasil hutan kita yang banyak mendatangkan devisa negara. Hasil hutan yang banyak mendatangkan devisa adalah kayu rotan, apa sebabnya? Karena Indonesia memiliki hutan yang sangat luas dan tanahnya sangat subur. Berarti negara kita kelebihan produksi kayu bukan? Ya.. tentu! Selain hasil hutan negara Indonesia juga memiliki sumber-sumber kekayaan alam yang cukup banyak. Coba Kamu sebutkan apa saja! Benar, sumber kekayaan alam Indonesia antara lain : Minyak bumi, emas, timah hitam, timah putih, biji besi, perak, intan, dan alumunium. Dari contoh tersebut di atas, tentu Kamu tahu sumber kekayaan alam yang banyak mendatangkan devisa bagi negara. Contohnya ialah minyak bumi, emas dan timah.

190

Tahukah Kamu ke negara mana produksi kayu Indonesia paling banyak diekspor? Yaitu ke negara Jepang, Arab, Eropa dan sebagainya. Di antara ketiga negara tersebut di atas, negara mana yang disebut sebagai negara Indusri maju? Ya.. tentu! saja Jepang. Apa sebabnya? Karena Jepang sudah memiliki tenaga-tenaga di bidang teknologi canggih, industri, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Coba Kamu sebutkan contoh barang-barang produksi Jepang yang diimpor oleh Indonesia! Yaitu komputer, motor, mobil, traktor, alat-alat untuk industri berat, seperti alat pengeruk tanah, alat pengeboran minyak, mesin diesel dan lain-lain. Agar lebih jelas coba Kamu perhatikan bagan berikut : Kayu, timah, minyak bumi, rotan Indonesia Komputer, motor, mobil, mesin-mesin Jepang

Setelah Kamu perhatikan bagan di atas, dapatkah Kamu menjelaskan tentang bagan tersebut? Tentu dapat. Coba jelaskan bahwa Indonesia mengekspor kayu, timah, rotan dan minyak bumi ke Jepang. Selain melakukan ekspor, Indonesia juga melakukan impor dari Jepang yaitu komputer, motor, mobil, traktor, mesinmesin. Jadi kedua negara saling melakukan kegiatan ekspor dan impor. Apa sebabnya negara Indonesia selalu mengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi dengan negara lain? Karena Indonesia belum dapat memproduksi sendiri, semua kebutuhan untuk masyarakatnya jadi Indonesia melakukan kerjasama dengan negara-negara maju, maupun negara sedang berkembang. Dapatkah Kamu menyebutkan contoh negara maju? Tentu dapat coba Kamu sebutkan negara-negara mana saja yaitu : Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman, Perancis, Jepang, Singapura, dan lain-lain. Tahukan Kamu kerjasama di bidang apa saja dilakukan Indonesia dengan Amerika Serikat? Kerjasama Indonesia dengan Amerika Serikat adalah di bidang ekonomi, teknologi, industri, penanaman modal, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Indonesia melakukan kerjasama dengan Jerman dan Perancis di bidang teknologi, industri, ekonomi, ilmu pengetahuan, penanaman modal, dan lain-lain. Nah, Indonesia melakukan kerjasama dengan Singapura di bidang pendidikan, kebudayaan, industri, ekonomi, dan sebagainya. Jadi suatu negara selalu mengadakan kerjasama dengan negara lain, baik negara maju maupun negara berkembang. Berdasarkan uraian yang sudah Kamu baca, dapatlah kita simpulkan pengertian perdagangan Internasional. Perdagangan Internasional adalah perdagangan yang dilakukan antara suatu negara dengan negara lain, dengan pertukaran barang dan jasa yang saling menguntungkan. Sebelum Kamu pelajari materi berikutnya, coba Kamu jawab pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas. Apa sebabnya suatu negara selalu melakukan kerjasama dengan negara lain? 191

Benar, kerja sama antarnegara terjadi karena : a. kebutuhan masyarakat di suatu negara semakin lama bertambah banyak b. masing-masing negara saling membutuhkan barang dan jasa yang terlalu mahal bila diproduksi di dalam negeri. Perdagangan Internasional diartikan sebagai hubungan kegiatan ekonomi antarnegara yang diwujudkan dengan adanya proses pertukaran barang/jasa atas dasar suka rela dan saling menguntungkan. Dari pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa perdagangan Internasional terlaksana jika perdagangan tersebut dilaksanakan secara suka rela dan menguntungkan kedua belah pihak. Adapun faktor-faktor yang mendorong terjadinya perdagangan antar negara, antara lain sebagai berikut. a. Perbedaan sumber daya alam / manusia Perbedaan sumber daya alam / manusia yang dimiliki masing-masing negara. Misalnya, Indonesia memiliki lebih banyak faktor produksi tenaga kerja, dengan demikian produk yang dihasilkan mengarah pada produk padat karya seperti kerajinan tangan atau pakaian jadi, sementara negara maju lebih cenderung memproduksi produk pada modal seperti komputer, televisi dan lain-lain. Perbedaan ini akan mendorong terjadinya perdagangan antar negara karena masing-masing negara saling membutuhkan. b. Perbedaan teknologi Ada negara yang telah menggunakan teknlogi maju dapat menjual barang dengan harga murah pada negara yang teknologinya sederhana. Misal: Indonesia mengimpor mobil dari Jepang, mengapa? c. Penghematan biaya produksi (efisiensi) Perdagangan Internasional memungkinkan negara memasarkan produksinya ke negara lain dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi, sehingga harga barang bisa lebih murah. B. Manfaat perdagangan Internasional Dengan berlangsungnya perdagangan Internasional akan membawa manfaat bagi setiap negara. Apakah manfaatnya? Manfaat perdagangan Internasional antara lain; a. Menambah devisa negara Semakin banyak barang yang dijual ke luar negeri, maka devisa yang diperoleh akan semakin bertambah. b. Perluasan kesempatan kerja Perdagangan antarnegara akan mendorong suatu negara untuk memproduksi barang-barang tertentu sesuai dengan faktor produksi yang dimiliki, sehingga dapat membuka kesempatan tenaga kerja. c. Terjadinya perluasan pasar Pasar untuk barang-barang yang diproduksi terbatas pada pasar dalam negeri, tetapi dengan adanya perdagangan antarnegara, pasarnya akan mencakup negara-negara lain.

192

d.

e.

Peningkatan mutu produk dan spesialisasi Barang/jasa yang diperdagangkan haruslah memenuhi standar baku yang telah ditetapkan. Hal ini akan mendorong produsen meningkatkan mutu produk yang dihasilkannya. Percepatan alih teknologi Untuk menggunakan mesin-mesin dan alat yang diimpor, perlu pengetahuan dan ketrampilan tertentu sehingga diperlukan pendidikan ketrampilan. Coba berikan contohnya! juga

Selain memberikan manfaat, kegiatan perdagangan Internasional memiliki beberapa hambatan dalam melaksanakan kegiatan tersebut. C.

Hambatan Perdangan Internaional Beberapa hambatan dalam melaksanakan kegiatan perdagangan Internasional tersebut, diantaranya adalah : 1. Adanya bencana alam dalam suatu negara Karena bencana alam, akibatnya sarana transportasi dan komunikasi terputus, sehingga kegiatan ekspor dan impor terhambat atau tidak dapat dilaksanakan. 2. Terjadinya perang di suatu negara. Karena perang, maka negara lainpun untuk sementara waktu menghentikan kegiatan ekspor impornya, karena pertimbangan keamanan 3. Adanya embargo, yang dilakukan oleh satu negara terhadap negara tertentu, dalam membatasi produksi ke negara tersebut. Akibatnya kebutuhan masyarakat di negara tersebut tidak dapat terpenuhi. 4. Adanya politik dumping yang dilakukan oleh negara-negara tertentu. Suatu negara mengadakan politik dumping tujuannya adalah: untuk menguasai pasaran Internasional , sehingga barang-barang produksi negara tersebut dikenal dan laku di pasar Internasional. 5. Tarif Tarif adalah salah satu bentuk pembatasan perdagangan antarnegara. Tarif adalah suatu pembebanan atas barang yang melintas daerah pabean. Daerah pebean adalah daerah geografis di mana barang-barang bebas tanpa dikenai cukai (bea pabean) Tarif ini dapat dikatakan pajak terhadap penjualan berang-barang luar negeri. Tarif ini biasanya digunakan sebagai sarana perlindungan (protection). 6. Kuota impor Kota impor merupakan pembatasan mutlak terhadap volume barang impor tertentu dalam jangka waktu tertentu pula, dengan tujuan untuk melindungi produsen dalam negeri. Kuota impor biasanya dilakukan melalui lisensi impor dan dipakai sehubungan dengan exchange control.

Kosakata Devisa Trading

: alat pembayaran Internasional : perdagangan

193

Rangkuman Perdagangan Internasional diartikan sebagai hubungan kegiatan ekonomi antarnegara yang diwujudkan dengan adanya proses pertukaran barang/jasa dasar suka rela dan saling menguntungkan. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perdagangan Internasional - Kemampuan memproduksi barang/jasa tiap negara berbeda - Perbedaan faktor-faktor produksi yang dimiliki tiap negara - Peningkatan terus dan kebutuhan manusia dari setiap negara Manfaat perdagangan Internasional a. menambah devisa negara b. perluasan kesempatan kerja c. terjadinya perluasan pasar d. peningkatan mutu produk dan spesialisasi e. percepatan alih teknologi Beberapa hambatan pelaksanaan perdagangan Internasional - terjadinya bencana alam dan perang di suatu negara - terdapatnya politik dumping dan embargo - perbedaan tarif dan kuota impor

6. Tugas 1 Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat! 1. Perdagangan yang dilakukan suatu negara dengna negara lain disebut perdagangan .... 2. Sebutkan tiga faktor yang mendorong terjadinya perdagangan Internasional! 3. Hambatan perdagangan Internasional adalah a. .... b. .... c. .... 4. Sebutkan 3 manfaat perdagangan Internasional!

194

Kegiatan 2

:

Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri dengan Internasional dan Jenis Komoditi Ekspor dan Impor Indonesia

1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan perdagangan Internasional dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Setelah mempelajari materi kegiatan ke 2 ini, diharapkan Kamu mampu 1. Mengidentifikasi perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan Internasional 2. Mengidentifikasi komoditi ekspor/impor Indonesia 4. Materi Pokok 1. Perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan Internasional 2. Jenis komoditi ekspor/impor Indonesia 5. Uraian Materi 1. Perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan Internasional Pelaksanaan kegiatan perdagangan di dalam negeri dengan perdagangan di luar negeri terdapat beberapa perbedaan, di antaranya adalah : a. Perdagangan Dalam Negeri Beberapa ciri utama perdagangan dalam negeri sebagai berikut : 1) Terbatas dalam daerah, artinya perdagangan dalam negeri sangat dibatasi oleh luas suatu negara, produksi yang dihasilkan hanya diperjualbelikan di dalam negeri. 2) Mata uang yang digunakan adalah mata uang negara tersebut, jadi valuta Asing tidak diterima sebagai alat pembayaran dalam proses transaksi dalam negeri. 3) Perselisihan dalam perdagangan dalam negeri diselesaikan dengan hukum negara tersebut. 4) Standar mutu produk biasanya lebih rendah dari barang-barang ekspor. 5) Pembeli dan penjual dapat bertatap muka secara langsung. b. Perdagangan Internasional Perdagangan antarnegara mempunyai ciri-ciri utama sebagai berikut, 1) Tidak mengenal batas negara, artinya perdagangan tersebut bisa saja terjadi antara satu negara di Asia dengan negara lain di benua Afrika. 2) Mata uang yang digunakan bukan mata uang negara masing-masing, tetapi bisa saja mata uang yang disepakati seperti dolar AS, Mark Jerman, dan lainlain. 3) Perselisihan yang terjadi diselesaikan dengan hukum Internasional 4) Adanya standar mutu yang harus dipenuhi seperti ISO 14000, ISO 9000 dan lain-lain. 5) Barang/jasa yang diperdagangkan disesuaikan dengan selera, keadaan alam dan preferensi negara tujuan. 6) Menggunakan dokumen yang sudah ditetapkan

195

2. Jenis Komoditi Ekspor dan Impor Indonesia Kegiatan perdagangan Internasional dapat dilakukan dengan dua kegiatan pokok yaitu : 1. Kegiatan Ekspor 2. Kegiatan Impor 1. Kegiatan Ekspor Kegiatan ekspor adalah kegiatan menjual atau mengirimkan barang-barang hasil produksi dalam negeri ke luar negeri. Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam lainnya yang memiliki kesempatan untuk diekspor besar, yaitu ekspor migas dan ekspor nonmigas. Pada awal pembangunan, ekspor migas memegang peranan yang sangat besar karena hampir 90% ekspor negara berupa minyak dan gas, tetapi seiring dengan menurunnya harga minyak, ekspor ini digantikan oleh ekspor nonmigas. Saat ini ekspor nonmigas memegang peranan yang penting, meski demikian peranan migas tidak dapat diabaikan, karena akhir-akhir ini harga minyak menunjukkan kenaikan. Berbagai upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan ekspor terutama setelah mengalami krisis ekonomi, yaitu dengan memberikan berbagai insentif berupa keringanan pajak, kemudahan pengurusan surat ekspor dan lain-lain. Tabel 09.1 TABEL NILAI EKSPOR NONMIGAS INDONESIA 1996 – 1998 (Juta Dolar AS) Sektor 1996 1997 1998 Pertanian 2.912,7 3.132,6 3.046,5 Manufaktur 32.124,8 34.985,2 29.338,2 Pertambangan 3.019,8 3.107,1 2.079,2 Lainnya 35,6 596,1 22,1 Total 38.092,9 41.821,0 34.485,9
Sumber : Perekonomian Indonesia, Tulus H. Tambunan, Graha Indonesia, 1999

Secara keseluruhan, ekspor nonmigas Indonesia mengalami penurunan yang cukup besar. Faktor yang mempengaruhi penurunan ini adalah adanya krisis ekonomi moneter di Indonesia yang menyebabkan Bank sulit untuk memberikan kredit ekspor. Selanjutnya secara rinci dapat dilihat pada materi berikut. Secara lebih rinci, jenis barang-barang ekspor dapat dilihat di bawah ini : 1) Hasil–hasil pertanian dan hasil laut. a) Getah karet h) Kopi b) Udang (segar/beku) i) Biji cokelat c) Teh j) Gaplek (manioc) d) Lada hitam k) Ikan tuna dan lainnya e) Lada putih l) Ubur-ubur/kerang dan lainnya f) Rotan olahan

196

2) Hasil-hasil industri a) Kayu lapis b) Kayu gergaji c) Kayu olahan d) Timah e) Aluminium f) Pakaian jadi g) Kain tenunan h) Tekstil lainnya i) Karet olahan j) Bungkil kopra k) Minyak atsiri 3) Hasil-hasil tambang di luar migas a) Bijih tembaga b) Bijih nikel 4) Hasil hutan a) Kayu b) Rotan

l ) Minyak kelapa sawit m) Semen n) Stearin o) Barang anyaman p) Meubel (rotan, kayu bamboo) q) Bahan kimia r) Alat-alat listrik s) Kulit dan barang dari kulit t) Pupuk urea u) Kertas dan barang dari kertas v) Kaca dan barang dari kaca

c) Bauksit d) Batubara

c) Kemenyan d) Damar

5) Hasil laut : ikan, udang, kerang, cumi dll. 2. Kegiatan Impor Kegiatan impor adalah usaha mendatangkan atau membeli barang-barang dari luar negeri. Orang/badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang impor disebut importir.

Gambar 09.1. Bongkar Muat Peti Kemas

Kegiatan perdagangan impor terselenggara karena : 1) kegiatan produksi dalam negeri belum dapat menghasilkan sendiri barangbarang tertentu 2) barang-barang tersebut telah diproduksi di dalam negeri, namun belum mencakupi kebutuhan dalam negeri Jenis barang-barang yang diimpor ke Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut.

197

1. barang-barang konsumsi, yaitu barang-barang yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan. 2. bahan baku atau bahan dasar dan bahan penolong. 3. barang modal, yaitu barang-barang yang dapat digunakan untuk menghasilkan kembali atau disebut juga barang produksi. Dari ketiga kelompok barang-barang yang diimpor Indonesia, yang paling besar nilainya adalah kelompok bahan baku dan bahan penolong, kemudian barangbarang modal, dan paling kecil adalah barang konsumsi. Coba perhatikan tabel berikut. Tabel 09.02 TABEL IMPOR INDONESIA TAHUN 1996 – 1998 (Juta Dolar AS) Kategori 1996 1997 1998 I. Barang-barang konsumsi 2.806,0 2.166,3 1.503,4 II. Bahan baku dan penolong 30.469,7 30.229,5 16.044,2 III. Barang-barang modal 9.652,9 9.284,0 5.029,2
Sumber: Perekonomian Indonesia, Tulus TH. Tambunan , Ghalia Indonesia, 1999.

Impor Indonesia dari tahun 1996 sampai tahun 1998 cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 1998 penurunannya hampir mencapai 50%. Hal ini disebabkan oleh kenaikan kurs dolar terhadap rupiah yang sangat besar, yang menyebabkan semakin mahalnya barang-barang impor. Barang-barang yang diimpor Indonesia secara rinci dapat dilihat di bawah ini: 1) Barang-barang konsumsi a) Beras b) Tekstil c) Susu, makanan, minuman, dan buah-buahan d) Tumbuhan dan olahannya e) Alat-alat rumah tangga dan lain-lain 2) Bahan baku/penolong a) Bahan kimia b) Bahan obat-obatan c) Pupuk d) Bahan kertas e) Benang tenun f) Semen, kapur, dan bahan bangunan buatan pabrik g) Besi, baja, dan logam h) Bahan karet dan plastik i) Bahan bangunan j) Alat-alat listrik dan lain-lain. 3) Barang modal a) Mesin-mesin b) Generator listrik c) Alat telekomunikasi d) Peralatan listrik e) Alat pengangkutan dan lain-lain

198

Kosakata Ekspor Impor

: menjual barang ke luar negeri : membeli barang dari luar negeri

Rangkuman - Perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan Internasional Perdagangan Dalam Negeri Perdagangan Internasional - diperjualbelikan di dalam negeri - diperjualbelikan di luar negeri - menggunakan mata uang rupiah - menggunakan Valuta Asing - perselisihan dalam perdagangan - perselisihan dalam perdagangan diselesaikan dengan hukum negara diselesaikan dengan hukum Indonesia Internasional - standar mutu barang tidak harus - standar mutu barang lebih tinggi menggunakan standar tertentu sesuai ISO - biaya pengangkutan relatif murah - biaya pengangkutan tinggi - prosedur pengurusan lebih sederhana - menggunakan dokumen (cara pembayaran) yang sudah ditentukan Jenis barang yang diekspor Indonesia adalah : - hasil minyak dan gas bumi - hasil kegiatan industri - hasil pertanian - hasil laut dan hasil hutan Jenis barang-barang yang diimpor Indonesia adalah : - barang-barang konsumsi - bahan baku dan bahan penolong - barang-barang modal - kegiatan industri

-

6. Tugas Kegiatan 2 Untuk mengetahui tingkat kemampuanmu, cobalah jawab soal berikut dengan melengkapi titik-titik dengan jawaban yang benar. 1. Kegiatan menjual barang ke luar negeri disebut …. 2. Kegiatan membeli barang dari luar negeri disebut …. 3. Barang ekspor Indonesia dibidang hasil hutan adalah …. a. …. b. …. c. …. 4. Barang modal yang diimpor Indonesia adalah a. …. b. …. c. …. d. ….

199

Kegiatan 3 : Devisa 1. Standar Kompetensi Memahami Lembaga Keuangan dan Perdagangan. 2. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan perdagangan Internasional dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia 3. Indikator Pencapaian Kompetensi 1. Mendeskripsikan pengertian, fungsi, dan sumber perolehan devisa 2. mendeskripsikan macam dan jenis-jenis devisa 3. Mengidentifikasi neraca perdagangan 4. Mengidentifikasi dampak positif dan negatif perdagangan Internasional terhadap perekonomian Indonesia 4. Materi Pokok 1. Pengertian, fungsi, dan sumber perolehan devisa 2. Jenis-jenis devisa 3. Neraca perdagangan Internasional 4. Dampak positif dan negatif perdagangan Internasional terhadap perekonomian Indonesia 5. Uraian Materi 1). Pengertian, fungsi, dan sumber perolehan devisa Untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari manusia memerlukan uang. Tahukah Kamu apakah kegunaan uang? Uang dapat dipergunakan untuk membeli sesuatu yang kita perlukan atau sebagai alat tukar. Apakah Kamu tahu alat tukar selain uang? Selain uang alat tukar lain yaitu valuta asing. Tetapi valuta asing hanya dapat digunakan untuk membeli barang dari luar negeri: valuta asing (valas) disebut juga devisa. Apa arti valuta asing / valas (devisa) ? Valuta asing (devisa) adalah alat pembayaran luar negeri yang dapat berupa emas, barang-barang ekspor, dan mata uang asing. Contoh: kita menjual barang (mengeskspor) ke luar negeri, sebagai pembayarannya kita akan menerima devisa atau valuta asing. Fungsi devisa adalah: a. Pembayaran impor barang atau jasa luar negeri. b. Membiayai kedutaan, konsulat, atase, dan perwakilan Indonesia di luar negeri c. Pembayaran bunga, angsuran, dan pinjaman pihak luar negeri. d. Membiayai kontingen olah raga

200

Gambar 09.2. Kegiatan Kontingen Olah Raga ke Luar Negeri

Sumber Perolehan Devisa Bagaimana cara memperoleh devisa? Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan Devisa, antara lain : 1. Menjual barang ke luar negeri Contoh Indonesia mengekspor hasil pertanian ke luar negeri, misalnya rotan, karet, kopi, dan lain-lain. Dengan menjual atau mengekspor ini kita mendapatkan devisa.

Gambar 09.3. Kesibukan bongkar muat barang di pelabuhan

201

Untuk lebih jelas coba perhatikan bagan di bawah ini : Devisa Indonesia Rotan menghasilkan Ekspor Jepang

Keterangan bagan: Dari hasil penjualan rotan (barang) tersebut ke Jepang, Indonesia akan memperoleh devisa dari pembayaran tersebut. 2. Menjual jasa ke luar negeri Pernahkan Kamu melihat pelabuhan laut atau udara? Coba perhatikan! Di pelabuhan laut atau udara tersebut tidak hanya disinggahi oleh kapal milik Indonesia, melainkan juga oleh kapal dari negara lain. Sebagai imbalannya, mereka membayar jasa pelabuhan. Jika kita singgah di pelabuhan negara lain, juga harus membayar jasa pelabuhan kepada negara yang disinggahi. Masih tentang jasa, pernahkah Kamu melihat wisatawan asing di daerahmu? Wisatawan asing itu juga menambah devisa untuk negara kita. Karena selama wisatawan asing tersebut tinggal di negara kita dengan uang asing yang dimilikinya, mereka perlu membeli makan, minum dan perlu penginapan serta pengangkutan, semua itu harus mereka bayar. Pembayaran itu akan menambah Devisa negara kita. 3. Orang Indonesia yang bekerja di luar negeri, mereka mendapat gaji dengan mata uang asing dan gaji tersebut mereka kirim atau mereka bawa ke Indonesia. Gaji tersebut merupakan tambahan devisa juga bagi negara kita. 4. Negara kita mendapat pinjaman atau kredit dari luar negeri, tetapi kalau berupa pinjaman harus dikembalikan sesuai dengan perjanjian sebelumnya. 5. Mendapat sumbangan cuma-cuma atau hibah dari negara lain. Hal itu juga merupakan devisa negara Indonesia. Setelah Kamu mempelajari pengertian devisa, maka selanjutnya Kamu akan mempelajari macam-macam devisa. 2). Macam-macam devisa (valuta asing) Devisa terdiri dari beberapa macam yaitu : a) Uang asing atau valuta asing yaitu seluruh mata uang asing yang diakui dalam perdagangan Internasional. Tiap negara mempunyai mata uang sendiri-sendiri. Misalnya Indonesia mata uangnya rupiah, Amerika Serikat mata uangnya dolar Amerika Serikat, Malaysia mata uangnya ringgit, dan lain-lain. Coba perhatikan contoh gambar mata uang dolar

202

Gambar 09.4. Salah satu mata uang asing (dolar Amerika Serikat)

b) Emas Akhir-akhir ini emas jarang dipergunakan sebagai alat tukar. Sebelum tahun 1931, emas banyak digunakan sebagai alat tukar, karena pada waktu itu pembelian dan penjualan antar negara tidak sebanyak sekarang.

Gambar 09.5. Emas Batangan

c) Wesel Asing Wesel Asing adalah surat perintah membayar sejumlah uang. Wesel asing ini dipakai untuk alat pembayaran antar negara (yang membayar dan yang menerima tidak tinggal dalam suatu negara) Contoh : Pak Naing Made yang tugas belajar di Australia, suatu saat mengirimkan sejumlah uang kepada keluarganya di Jakarta melalui wesel. Wesel inilah yang disebut Wesel Asing. d) Piutang luar negeri atau saldo kredit Bank Devisa luar negeri. Artinya kita mempunyai tagihan di luar negeri, contoh : pedagang dari luar negeri membeli barang-barang dari seorang pedagang Indonesia, tetapi pembayarannya belum dilakukan. Oleh karena itu, timbullah piutang luar negeri bagi pedagang Indonesia tadi.

203

Dari penjelasan di atas, jenis-jenis devisa antara lain: 1. Devisa umum, ialah devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjual jasa, dan bunga modal. 2. Devisa kredit, ialah devisa yang diperoleh dari hasil pinjaman/keredit luar negeri. 3). Neraca Perdagangan Internasional Masih ingatkah Kamu bahwa dalam perdagangan Internasional ada 2 (dua) kegiatan yaitu: - kegiatan ekspor - kegiatan impor Setiap negara dapat mengetahui berapa jumlah ekspor dan jumlah impor dalam satu tahun melalui neraca perdagangan negara yang bersangkutan Tentu Kamu mengetahui pengertian dari neraca perdagangan ? Neraca perdagangan adalah perbandingan antara nilai ekspor dengan nilai impor suatu negara dalam satu tahun. Jadi setiap negara selalu melakukan atau membuat neraca perdagangan setiap tahun. Tahukah Kamu apa sebabnya setiap negara selalu membuat neraca perdagangan? Benar karena melalui neraca perdagangan dapat diketahui berapa jumlah ekspor dan impor satu negara dalam satu tahun. Macam-macam neraca perdagangan Seperti kita ketahui bahwa neraca perdagangan ada 3 (tiga) macam, yaitu : 1. Neraca perdagangan aktif 2. Neraca perdagangan seimbang 3. Neraca perdagangan pasif Tentu Kamu mengetahui, apa sebabnya suatu negara mengalami Neraca perdagangan aktif? Karena jumlah ekspor negara tersebut lebih besar dari jumlah impornya. Sedangkan neraca perdagangan pasif terjadi karena jumlah nilai ekspor lebih kecil dari jumlah nilai impor. Supaya lebih jelas perbedaan neraca perdagangan aktif, Neraca perdagangan seimbang, dan neraca perdagangan pasif, coba Kamu perhatikan contoh tabel berikut ini dengan teliti. Tabel 09.3 Contoh Neraca Perdagangan Jumlah Nilai No. Tahun Keterangan Ekspor Impor 1. 1974 / 1975 2.557 3.900 (-) 1.343 Pasif 2. 1978 / 1979 10.045 6.110 (+) 3.935 Aktif 3. 1980 / 1981 7.426,5 7.426,5 Seimbang Berdasarkan tabel di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut : - Tahun 1974 /1975, Indonesia mengalami neraca perdagangan pasif. Jumlah impor lebih besar dari pada jumlah nilai ekspor. Akibatnya pendapatan negara atau devisa negara berkurang. - Tahun 1978/1979, Indonesia mengalami neraca perdagangan aktif. Karena jumlah nilai ekspor lebih besar dari pada jumlah nilai impor. Akibatnya pendapatan negara atau devisa negara bertambah.

204

- Tahun 1980/1981, Indonesia mengalami neraca perdagangan seimbang. Jumlah nilai ekspor sama dengan jumlah nilai impor. Akibatnya pendapatan negara atau devisa negara sama. Nah ….. berdasarkan tabel dan uraian di atas, Kamu sudah mengetahui dengan jelas apa penyebab terjadinya neraca perdagangan aktif, pasif, dan seimbang. Coba Kamu cari data neraca perdagangan sesudah tahun 1981 dan bagaimana penjelasannya. Bahas dengan teman-temanmu. 4). Dampak Perdagangan Internasional terhadap Perekomomian Indonesia Tahukah Kamu, kenyataan menunjukkan bahwa betapapun besar dan majunya suatu negara, selalu membutuhkan hubungan dagang dengan negara lain. Tidak ada suatu negara di dunia yang hanya mengekspor tanpa mengimpor. Sebagai contoh, negara Amerika (AS), banyak kebutuhan masyarakatnya yang didatangkan dari negara lain, seperti: produk pertanian, pakaian, bahkan kendaraaan bermotor (mobil, motor, dll). Kenyataan ini menunjukkan pentingnya perdagangan internasional dalam kehidupan negara-negara di dunia. Perdagangan internasional bermanfaat bagi negara-negara yang melaksanakannya. Demikian pula bagi negara kita, Indonesia. Perdagangan internasional akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, di antaranya adalah : 1. Meningkatkan jumlah produk atau hasil barang-barang ekspor, otomatis akan menambah kegiatan industri, pabrik-pabrik maupun home industry (industri rumah), sehingga akan memperbesar jumlah buruh/tenaga kerja yang diserap dan mengurangi jumlah pengangguran. 2. Kegiatan perdagangan internasional/impor akan mampu memenuhi kebutuhan warga negara akan barang-barang yang tidak dihasilkan oleh negara Indonesia, sehingga meningkatkan kegiatan perdagangan di Indonesia. 3. Meningkatkan berdirinya perusahaan-perusahaan jasa seperti EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), EMKU (Ekspedisi Muatan Kapal Udara) atau jasa pengangkutan darat (truk, trailer kontainer, dan lain-lain) yang pasti akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. 4. Meningkatnya kegiatan perdagangan internasional (ekspor-impor) akan memperbesar jumlah pajak yang masuk ke kas negara, sehingga berdampak positif bagi pelaksanaan pembangunan negara yang dapat dirasakan hasilnya oleh warga negara. 5. Kegiatan ini akan lebih mempererat hubungan kerjasama dan persaudaraan/ silaturahmi antar bangsa, otomatis akan memperlancar dan mempermudah TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang akan bekerja di luar negeri 6. Selain terwujudnya perdamaiaan dunia dan semakin berkurangya jumlah pengangguran, akan meningkatkan kesejahteraan penduduk dan meningkatkan daya beli masyarakat, dengan harapan kemakmuran masyarakat dapat tercapai. Selain dampak positif, ada juga dampak negatif perdagangan Internasional yaitu: 1. Produk luar negeri bisa mematikan produk lokal, hal itu dapat terjadi jika harga barang kualitas bagus dari luar negeri lebih murah harganya dibandingkan dengan harga barang dalam negeri, jadi konsumen cenderung membeli barang dari luar negeri. 2. Jika kita terlalu banyak menggunakan produk-produk impor, maka akan mengurangi devisa kita.

205

Kosakata : Devisa Internasional Wisatawan

: alat pembayaran internasional : mencakup seluruh negara di dunia : orang yang berdarmawisata/jalan-jalan

Rangkuman : Devisa adalah alat pembayaran internasional Cara mendapatkan devisa yaitu dari ekspor barang, jasa bantuan dari negara lain, pinjaman, dan dari orang Indonesia yang bekerja di luar negeri dan hasilnya dikirim ke Indonesia. Macam-macam devisa yaitu valuta asing, emas, wesel asing dan piutang luar negeri. Kurs valuta asing yaitu perbandingan nilai mata uang asing dengan mata uang sendiri. Fungsi devisa - pembayaran barang-barang yang diimpor - membiayai kedutaan, konsulat, atase dan perwakilan Indonesia di luar negeri - membiayai kontingen olah raga, misi kesenian dan perjalanan dinas pejabat Indonesia ke luar negeri Cara memperoleh devisa dapat dilakukan: - menjual barang dan jasa ke luar negeri - dana/gaji orang Indonesia yang dikirim untuk keluarganya di Indonesia - pinjaman luar negeri - sumbangan, hibah atau bantuan tidak mengikat dari luar negeri Dampak positif perdagangan Internasional terhadap perekomomian Indonesia meliputi: - meningkatnya jumlah produk berakibat menambah kegiatan industri, dan tenaga kerja - kebutuhan warta negara terpenuhi karena didatangkan dari LN. - berdirinya EMKL, EMKU dan perusahaan transportasi. - meningkatnya pajak dari perusahaan dan kegiatan ekspor-impor. - mempererat hubungan kerjasama dan perdamaian dunia - meningkatkan kesejahteraan warga negara dan daya belinya - meningkatkan devisa dan mutu produk - memperluas pasar dari produk Indonesi Dampak negatif perdagangan Internasional terhadap perekomomian Indonesia meliputi: - jika barang impor lebih murah, maka akan mematikan produk lokal - jika banyak membeli produk impor, akan mengurangi devisa 6. Tugas 3 Jawablah pertanyaan berikut dengan baik dan benar 1. Jelaskan pengertian devisa 2. Sebutkan 4 macam devisa 3. Sebutkan 3 tujuan penggunaan devisa 4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan devisa umum 5. Sebutkan dan jelaskan 3 macam neraca perdagangan

206

C. PENUTUP

Selamat Kamu telah selesai mempelajari dan memiliki kompetensi dari modul ini tentang kegiatan perdagangan internasional. Harapan kami, semoga Kamu mampu menguasainya. Untuk lebih jelas, bacalah sekali lagi rangkuman di bawah ini : 1. Perdagangan Internasional adalah hubungan kegiatan ekonomi antarnegara yang diwujudkan dengan adanya proses pertukaran barang/jasa atas dasar suka rela dan saling menguntungkan. 2. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional - kemampuan memproduksi barang/Jasa tiap negara berbeda - perbedaan faktor-faktor produksi yang dimiliki tiap negara. - peningkatan terus kebutuhan manusia dari setiap negara. 3. Beberapa hambatan pelaksanaan perdagangan internasional. - terjadinya bencana alam dan perang di suatu negara - terdapatnya politik dumping dan embargo - perbedaan tarif dan kuota impor 4. Perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional Perdagangan Dalam Negeri Perdagangan Internasional - diperjualkan di dalam neger - diperjual belikan di luar negeri - menggunakan mata uang rupiah - menggunakan Valuta Asing - perselisihan dalam perdagangan - persilisihan dalam perdagangan diselesaikan dengan hukum negara diselesaikan dengan hukum Indonesia internasional - standar mutu barang tidak harus - standar mutu barang lebih tinggi menggunakan standar tertentu sesuai ISO - biaya pengangkutan relatif murah - biaya pengangkutan tinggi - prosedur pengurusan lebih sederhana - menggunakan dokumen (cara pembayaran) yang sudah ditentukan 5. Kegiatan perdagangan internasional ada dua macam yaitu: - Kegiatan ekspor, kegiatan mengirimkan atau menjual barang ke negara lain/luar negeri - Kegiatan impor, kegiatan mendatangkan atau membeli barang dari negara lain/luar negeri 6. Jenis barang yang diekspor Indonesia adalah : - hasil minyak dan gas bumi - hasil kegiatan industri - hasil pertanian - hasil laut dan hasil hutan 7. Dampak positif perdagangan internasional terhadap perekomomian Indonesia meliputi - Meningkatkan jumlah produk berakibat menambah kegiatan industri, dan tenaga kerja - kebutuhan warga negara terpenuhi karena didatangkan dari luar negeri. - berdirinya EMKL, EMKU, dan perusahaan transportasi. - meningkatnya pajak dari perusahaan dan kegiatan ekspor-impor. - Mempererat hubungan kerjasama dan perdamaian dunia - meningkatkan kesejahteraan warga negara dan daya belinya - meningkatkan devisa dan mutu produk - memperluas pasar dari produk Indonesia - dan lain-lain 207

Dampak negatif perdagangan internasional terhadap perekonomian Indonesia 1. Produk luar negeri bisa mematikan produk lokal 2. Menghabiskan banyak devisa 8. Jenis barang-barang yang diimpor Indonesia adalah - barang-barang komsumsi - bahan baku dan bahan penolong untuk - barang-barang modal keperluan industri 9. Neraca perdagangan adalah daftar yang mencatat perbandingan jumlah nilai ekspor dan nilai impor suatu negara dalam satu tahun. 10. Neraca perdagangan ada tiga macam yaitu : - Neraca perdagangan aktif, apabila jumlah nilai ekspor lebih besar dari pada nilai impor. - Neraca perdagangan pasif, apabila jumlah nilai ekspor lebih kecil dari pada nilai impor - Neraca perdagangan seimbang , apabila jumlah nilai ekspor sama dengan nilai impor Setelah selesai mempelajari materi ini, segeralah minta tes akhir modul untuk menguji kompetensi yang Kamu miliki. Apabila hasil uji kompetensi mendapat nilai minimal 65, Kamu bisa melanjutkan mempelajari modul berikutnya, bila kurang dari itu, pelajari kembali modul ini Selamat belajar…..

208

D. KUNCI TUGAS Tugas 1 1. Perdagangan Internasional 2. 3 faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional : a. kemampuan memproduksi barang/jasa tiap negara berbeda b. perbedaan faktor-faktor produksi yang dimiliki tiap negara. c. peningkatan terus kebutuhan manusia dari setiap negara. 3. Beberapa hambatan pelaksanaan perdagangan internasional. a. terjadinya bencana alam dan perang di suatu negara b. terdapatnya politik dumping dan embargo c. perbedaan tarif dan kuota impor 4. Manfaat perdagangan Internasional a. menambah devisa negara b. perluasan kesempatan kerja c. terjadinya perluasan pasar d. peningkatan mutu dan spesialisasi produk e. percepatan alih teknologi Tugas 2 1. Ekspor 2. Impor 3. Ekspor hasil hutan a. kayu b. rotan c. kemenyan d. damar 4. Barang yang diimpor a. mesin-mesin b. generator c. alat telekomunikasi d. peralatan listrik e. alat pengangkutan Tugas 3 1. Devisa adalah alat pembayaran luar negeri 2. Devisa dapat berupa: uang asing, emas, wesel luar negeri, piutang luar negeri 3. Pengguna devisa a. membayar barang yang diimpor b. membiayai kedutaan, konsulat atase, dan perwakilan Indonesia di luar negeri c. membiayai kontingen olah raga, misi kesenian dan perjalanan dinas pejabat Indonesia ke luar negeri d. membayar bunga, angsuran dan pinjaman luar negeri 4. Devisa umum adalah devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa, dan bunga 5. Neraca perdagangan ada tiga macam yaitu: a. Neraca perdagangan aktif, apabila jumlah nilai ekspor lebih besar dari pada nilai impor b. Neraca perdagangan pasif, pabila jumlah nilai ekspor lebih kecil dari pada nilai impor c. Neraca perdagangan seimbang, apabila jumlah nilai ekspor sama dengan nilai impor 209

KEPUSTAKAAN

Habib, Marmo, dkk, 1993, Ekonomi Koperasi, Jakarta : PT. Galaxi Puspa Mega. Sianturi, L.T. 1988, Ekonomi Koperasi, Jakarta : BPK Gunung Mulia. Sianturi L.T. 1992, Ekonomi Koperasi 2 B, Jakarta : BPK Gunung Mulia Soetam, HS, 1993, IPS – Ekonomi Koperasi, (GBPP 1988), Jakarta : Erlangga. Suyatno, dkk, 1993, Pedoman Belajar Ekonomi Koperasi Kelas III, Cetakan ke-2, Jakarta, Aries Lima. Yulianto Sarno, 1992, Ekonomi Koperasi, Solo : Widya Duta. Kamal Asmid C, Drs, Dkk. 1988, IPS Sejarah Kelas I SLTP, Jakarta Yudistira Ananta Pramana Bagus, dkk, 1988, Sejarah Nasional Indonesia SLTP I, Jakarta PT. Intan Pariwara Ina GAH, Dra, 1990, IPS Sejarah SLTP I, Bandung Ganeca Exact Bandung HS Martono, Drs, dkk, 1989, IPS Sejarah SLTP IA, Solo, PN Tiga Serangkai Natawirejo Hasan Moch, 1989, Sejarah SLTP I, Amico Notosusanto Nugroho, dkk, 1975/1991, Sejarah Nasional Indonesia Jilid I, Depdikbud MD Sagimun, 1987, Peninggalan Sejarah Tertua Kita (Seri Peninggalan Sejarah Bangsa Indonesia) Jilid 1, Jakarta CV. Haji Masagung MD Sagimun, 1987, Peninggalan Sejarah Tertua Kita (Seri Peninggalan Sejarah Bangsa Indonesia) Jilid 2, Jakarta CV. Haji Masagung KS Tugiyana, Drs, dkk, 1990, IPS Sejarah IA, Jakarta CV. Baru Aris Tanudirjo Aris Daud-Suhartono, Sejarah SLTP I, Widya utama, Jakarta. Osman A. Latif, 1983, Ringkasan Sejarah Islam Jilid I dan II, Jakarta: Widjaja Buku Paket, 1982, Sejarah untuk SLTP Jilid , Jakarta: Depdikbud Suhartono, Dr, 1993, Sejarah Seni Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SLTP, Jakarta: Widya Utama Suyono, Drs, dkk, 1989, IPS Sejarah Jilid , Surakarta: Widya Duta Wijaya Juahan, 1991, Sejarah untuk SLTP Kelas I, Jakarta: Balai Pustaka Tugiyono Ks, Drs, dkk, 1985, Atlas dan Lukisan Sejarah Nasional Indonesia, Jakarta: CV. Baru. P. Ginting, Fathur Rahman m, S. Pinem, 2000, IPS Geografi, Jakarta, Erlangga Surastopo Hadisumarno, Prof, Drs,1989, Geografi dan Kependudukan, Jilid 3, Jakarta, Pustaka Ilmu R Soekmono, R, Dr, 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 1. Yogyakarta : Kanisius _______________________ . Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 2. Yogyakarta : Kanisius __________________, 1992 . Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 3, cet. Ke- 8. Yogyakarta : Kanisius _____________, 2005. Ilmu Pengetahuan Sosial 2. Jakarta : Direktorat PLP. Suyanto, 2004. Ekonomi Kelas IX. Jakarta : Erlangga.

211 210

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->