P. 1
dampak -

dampak -

|Views: 663|Likes:
Published by AndRe N DhaNik

More info:

Published by: AndRe N DhaNik on May 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

Sekarang ini, ilmu biologi telah menjelma sebagai ilmu sentral yang menjadi penghubung dari semua ilmu

alam dan merupakan persimpangan tersibuk yang mempertemukan ilmu alam, humaniora dan ilmu sosial. Ini karena pesatnya perkembangan ilmu Biologi. Perkembangan ilmu biologi ini jika dimanfaatkan dengan baik dan untuk tujuan kesejahteraan manusia, akan mendatangkan dampak positif yang begitu besar. Berikut ini beberapa manfaat dan dampak positif perkembangan ilmu biologi. 1. Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, seperti bahan makanan, pakaian, peralatan dan perumahan serta energi. 2. Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit, baik pada manusia hewan, maupun tumbuhan 3. Penemuan bibit unggul, baik hewan ternak maupun tanaman pertanian yang membantu menyelesaikan masalah pangan. 4. Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. 5. Mengkaji dan melestarikan seluk beluk lingkungan lebih dalam dengan tujuan untuk kelestarian kehidupan. 6. Pengolahan limbah rumah tangga dan industri yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan organisme pengolah limbah yang telah ditemukan peneliti. Tetapi, tidak sedikit pula orang yang menyalahgunakan perkembangan ilmu biologi ini sehingga menimbulkan dampak negatif. Berikut ini beberapa bahaya dan dampak negatif perkembangan ilmu biologi. 1. Digunakan untuk senjata biologis. Bakteri dan virus yang mematikan dapat digunakan sebagai senjata biologis untuk memusnahkan manusia. 2. Memunculkan organisme strain jahat. Dengan adanya rekayasa genetika, sifat sifat makhluk hidup dapat diubah dengan mudah, termasuk menyisipkan gen jahat yang dapat digunakan untuk membunuh atau meneror manusia. 3. Mengganggu keseimbangan lingkungan. Organisme baru hasil rekayasa manusia dikhawatirkan akan dapat memenangkan kompetisi dan menyingkirkan organisme yang telah ada di alam sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan alam. 4. Pelanggaran hukum dan nilai nilai masyarakat. Misalnya ada seorang ibu yang hamil dengan teknik bayi tabung yang spermanya berasal dari bank sperma (tidak dari suaminya). Hal ini tentu akan nengaburkan status anak dan menimbulkan permasalahan di lain waktu. http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AjmYcx95LU6h06Awdyt.r_LlRgx.;_ylv=3?qid=2009072 6051711AAEOUM8 Pemanfaatan bioteknologi untuk meningkatkan produksi pertanian menimbulkan kecemasan bagi sementara pihak tentang kesehatan, yang menyangkut keselamatan umum, perlindungan lingkunga sampai resiko terhadap kesehatan perorangan. Bioteknologi pertanian memberikan harapan terciptanya suatu isitem pertanian yang berkelanjutan. Tetapi ada yang berpendapat bahwa bioteknologi dapat

memasukkan racun dalam makanan.jaringan (porifera & coelenterata) . serta obat-obatan penyembuh berbagai penyakit.mengakibatkan terciptanya gulma baru maupun hama dan penyakit baru. dll) . merusak pendapatan petani.sistem organ (sistem sirkulasi. archebacteria. bayi tabung. mengganggu sistem pangan dunia. Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dan ingin memahami alam apa adanya. dan merusak keanekaragaman hayati. Salah satu tanaman transgenik dapat menimbulkan alergi pada uji laboratorium. dimanapun diberlakukan 2. Itu semua berkat perkembangan IPA. dll) . terapi genetik. ginjal. animalia. Bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang umum menjadi ketentuan khusus. Kekhawatiran dari penerapan bioteknologi pertanian adalah potensi timbulnya organisme baru yang dapat berkembang biak dengan tidak terkendali sehingga merusak keseimbangan alam. sistem transportasi. eubacteria). HAKEKAT BIOLOGI SEBAGAI ILMU Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (IPA) telah mengubah sejarah kehidupan manusia.individu (manusia) populasi (kumpulan individu yang sama di daerah yang sama) komunitas (kumpulan beberapa populasi) ekosistem (kumpulan beberapa komunitas) . protista. Hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya. Adapun karakteristik ilmu pengetahuan alam termasuk biologi (SAINS/IPA) yaitu: Obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata) Memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku Menggunakan cara berfikir logis. Di dunia kedokteran telah ditemukan berbagai teknik bedah. Ruang lingkup biologi Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study. 1. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya. Selain menimbulkan dampak agroekosistem. Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae. yang bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus menjadi ketentuan yang berlaku umum. Ditinjau dari tingkat molekul (virus) . Karkteristik Biologi sebagai ilmu (Sains) Ilmu pengetahuan berkembang karena hakikat manusia yang serba ingin tahu. produk pangan transgenik dikhawatirkan membahayakan bagi kesehatan manusia. Perkembangan itu semakin pesat setelah diketemukannya komputer yang dapat membantu manusia dalam merancang dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Pentingnya lingkungan dalam sistem pertanian sering dikaitkan dengan konservasi sumber daya alam dan sumber daya hayati. bakteri dan tumbuhan unisel) . melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain asal sesuai dengan karakteristik sains itu sendiri. yaitu kedelai transgenik yang mengandung methionine-rich protein dari Brazil. terhindar dari kepentingan pelaku (subyektif) Hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum. Tanaman transgenik yang memiliki keunggulan sifat-sifat tertentu dikhawatirkan menjadi gulma super yang berperilaku seperti gulma dan tidak dapat dikendalikan.sel (protozoa. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol. transplantasi organ. fungi.organ (hati.

Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya. Genetika dan kelangsungan hidup 6. sehingga pemanfaatan lebih optimal dan meminimalkan dampak negatif yang ada. Dampak positif atau manfaatnya yaitu (1) Manusia sadar terhadap hidup dan kehidupan dalam lingkungan. Keanekaragaman dan keseragaman 5. Struktur dan fungsi 9. b. (2) Penggunaan bibit unggul dan pestisida berlebihan yang akan berdampak pada biodeversitas. Oleh karena itu kemajuan biologi yang demikian pesatnya harus diimbangi dengan iman dan takwa. (2) Diciptakan bibit unggul yang ramah lingkungan. 3. bagan (missal bagan siklus hidup kupukupu). Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema dasar yaitu : 1. Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu : Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data. Perilaku 8. (3) pemanfaatan mikroorganisme dalam segala bidang. Organisme dan lingkungan 7. Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu: 1) Ketrampilan proses sains dasar. 4. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah. dan tulisan. obyek biologi juga terus berkembang. Metode ilmiah Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan. meliputi: a. d. (3) Penggunaan senjata biologi yang mematikan. dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. yang akan merusak lingkungan biotik maupun abiotik. Regulasi Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll). Evolusi 4. c.biosfer (kumpulan bebrapa ekosistem). Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu (1) Mengeksploitasi SDA dengan sembarangan. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri 2. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah. Dampak mempelajari biologi Peran biologi dalam kehidupan memberikan dampak negatif dan dampak positif. Sejarah konsep biologi 3. Mempraktikkan/meramalkan . tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah). grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah).

karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses. Menyusun tabel data c. Menganalisia penyelidikan g. Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen? Menyusun kerangka berfikir Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris. e. Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat Melakukan eksperimen Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Merumuskan hipotesis Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Perolehan data dan pemrosesan data f. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: a. Publikasi . Pengendalian faktor lain c. Merumuskan hipotesis h. Menarik kesimpulan Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen). Inferens 3) Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi: Merumuskan masalah Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu: a.Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen? c. Mendefinisikan variabel secara operasional i. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen yaitu: a. Mengidentifikasi variabel b. yang terdiri dari: a. Ulangan d. Melakukan eksperimen j. Taraf perlakuan b. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana. Mendeskripsikan hubungan antar variabel e. Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat b. kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi. Menyusun grafik d. 2) Ketrampilan proses sains terpadu. Pengukuran Analisis data Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif. Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen? b. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi.

PENDAHULUAN A.com/2007/11/hakekat-biologi-sebagai-ilmu. 4) Sistematika laporan penelitian BAB I. Jadwal penelitian BAB IV. Rumusan hipotesis BAB III. Deskripsi data B.html HAKIKAT BIOLOGI SEBAGAI ILMU Posted on 05/05/2010 by zaifbio HAKIKAT BIOLOGI SEBAGAI ILMU .blogspot. Tujuan penelitian D. Manfaat penelitian BAB II. Latar belakang masalah B. Interpretasi data C. Instrumen. seminar atau lewat internet. Sasaran penelitian (populasi dan sampel) D. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Produk ilmiah Dengan menggunakan sikap dan proses ilmiah. Kajian dan hasil-hasil penelitian C. Kajian teori B. KESIMPULAN DAN SARAN A. Rancangan penelitian C. Uji hipotesis D. Rumusan masalah C. Kesimpulan B. Pembahasan BAB V. Produk ilmiah ditujukan untuk kesejahteraan manusia dengan menciptakan sesuatu yang baru dan berdaya guna bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia http://materi-pelajaran. alat dan bahan E. Produk ilmiah sangat berpengaruh pada perkembangan ilmu dan teknologi. METODE PENELITIAN A.Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian. TINJAUAN PUSTAKA A. Rencana analisis data G. Variabel dan definisi operasional variabel B. Prosedur pelaksanaan penelitian F. DATA DAN PEMBAHASAN A. para ahli memperoleh penemuan-penemuan yang dapat berupa fakta atau teori.

Sifat keingintahuan manusia adalah ingin tahu lebih banyak akan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya. Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup disebut biologi atau ilmu hayat. Di antara ciptaan-Nya. ILMU BIOLOGI Semua makhluk hidup seperti tumbuhan. hewan. Namun. misalnya peristiwa perang antara Irak ± Amerika Serikat. ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. yaitu peristiwa terjadinya bom Bali. dan manusia adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Usaha tersebut terkadang salah dan terkadang benar. Sifat ini mendorong manusia untuk melakukan penelitian. manusia merupakan makhluk hidup yang paling sempurna karena diberi akal budi. hewan. manusia senantiasa memiliki sifat ingin tahu sehingga terciptalah berbagai macam ilmu pengetahuan. akhirnya dari pengalaman tersebut manusia sudah mampu membedakan antara tumbuhan dan hewan yang bisa dimakan maupun yang tidak bisa dimakan. maka satu-satunya cara untuk mengetahui identitas pelaku peledakan yaitu hanya dengan menggunakan tes DNA yang terdapat pada tingkat molekuler. Contohnya. Pengertian Ilmu Jika manusia merasa lapar. 1. dan tumbuhan serta alam sekitarnya. jika terjadi suatu peristiwa di suatu wilayah. upaya apakah yang akan dilakukan? Dorongan rasa lapar menyebabkan manusia berupaya mencari makanan. manusia dapat menjawab ketidaktahuan serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Ia memiliki sifat ³ingin tahu³ yang berasal dari akal budinya. Dengan penelitian tersebut. Dengan ilmu pengetahuan. Contoh manfaat ilmu biologi pada tingkat molekuler. Begitu juga dengan ilmu biologi yang telah mencapai perkembangan luar biasa karena telah mencapai pengetahuan substansi kehidupan sampai pada tingkat molekuler. maka hanya dalam hitungan menit. . Seiring dengan perkembangan zaman. yaitu dengan mencoba-coba memakan tumbuhan atau hewan yang ada di sekitarnya. Hal itu dilakukan dengan cara mempelajari. sifat keingintahuan manusia semakin berkembang. Mengapa kita perlu mempelajari ilmu biologi? Apa saja manfaat atau kegunaan kita mempelajari ilmu tersebut? Pelajarilah materi berikut ini dengan baik! 1.Di antara makhluk hidup. manusia memiliki derajat lebih tinggi. Di era globalisasi seperti sekarang ini. manusia mampu mengubah kehidupan dari zaman prasejarah primitif yang dikenal dengan zaman batu sampai sekarang ini menjadi zaman modern. Kemampuan itu tidak dimiliki makhluk hidup lain (seperti hewan dan tumbuhan). Dengan akal budi. bahkan detik peristiwa tersebut dapat segera diketahui pihak di wilayah lain. walaupun dari jarak yang cukup jauh. Pada peristiwa itu pelaku peledakan ikut hancur bersama bomnya. terjadinya bencana gelombang pasang tsunami di Daerah Istimewa Aceh. mengadakan pengamatan dan penyelidikan untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya tentang makhluk hidup seperti manusia.

dan individu. Memiliki Metode Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan. tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang. atau dengan proses yang lain. Anda tentu sudah mengetahui bahwa ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep. yaitu dengan cara menggoreng. Bagaimana dengan objek kajian biologi? 1. membakar. Bagaimana sifat atau ciri suatu ilmu pengetahuan? Suatu pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur. Manusia mulai memikirkan tentang alam sekitar berdasarkan rasa keingintahuannya. Seiring dengan perkembangan zaman. 1. pola pikir manusia semakin berkembang pula. Demikian pula sebaliknya. organ. Bersifat Sistematis Dalam biologi. ayam. jika kita akan mempelajari tentang sel. dengan mengadakan pengamatan dan penyelidikan sehingga ilmu pengetahuan semakin berkembang dengan pesat.Sumber bahan makanan manusia antara lain berasal dari hewan. di sisi lain dengan adanya dengan kemajuan ilmu pengetahuan dapat menimbulkan dampak negatif. dan teori yang dibentuk melalui serangkaian kegiatan ilmiah. yaitu padi jenis Atomita yang berguna untuk meningkatkan produksi pangan bagi manusia. . Selanjutnya. seperti agar lebih lunak. tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya. serta bebas dari kuman penyakit. contoh ilmu matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka. seperti timbulnya pencemaran lingkungan. kelapa hibrida. sejalan dengan perkembangan pemikiran. sistem organ. misalnya daging sapi. Memiliki Objek Kajian Suatu ilmu harus memiliki objek kajian. padi hasil mutasi buatan dari Batan. Bagaimana syarat-syarat itu bisa terpenuhi? Akhirnya manusia menemukan gagasan. merebus. Contohnya. dan lain-lain. kawin suntik pada sapi. maka materi yang akan kita pelajari perlu mendapat dukungan materi lain. sampai selanjutnya mendapatkan pengalaman yang menjadi dasar sebuah pengetahuan. Peristiwa tersebut merupakan contoh dari awal mula ditemukan ilmu. prinsip. manusia mulai mencari cara menjadikan makanannya lebih berkualitas. misalnya tentang jaringan. hukum. Akan tetapi. yaitu dengan cara berpikir sederhana dan dilakukan dengan cara mencoba-coba. Semula manusia memakannya dengan olahan yang sederhana. Hal ini saling terkait dengan kehidupan masyarakat yang sejalan dengan perkembangan teknologi. higienis. misalnya daging untuk bahan makanan diolah agar menjadi lebih baik kualitasnya. sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. penemuan varietas bibit unggul. Metode apakah yang digunakan untuk menemukan kebenaran secara ilmiah? Coba ingatlah kembali pelajaran tentang metode ilmiah yang Anda pelajari di SMP/MTs! 1. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun.

1. bebas dari prasangka. yaitu dengan menggunakan tes DNA yang berasal dari serpihan tubuh pelaku peledakan yang kemudian dicocokkan dengan DNA orang tuanya. Jadi. Bersifat Obyektif Bagaimana jika ilmu bersifat tidak objektif? Dapatkah ilmu itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia? Sebuah ilmu harus menggambarkan keadaan secara apa adanya. Misalnya. Biologi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan. untuk mengungkap identitas pelaku peledakan bom tidak bisa dilakukan dengan menggunakan sidik jari karena tubuh pelaku peledakan bom juga ikut hancur. menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya. Saat ini. serta peranan dari bagianbagian tersebut. atau kesukaan pribadi. ilmu biologi sudah mengalami perkembangan yang luar biasa. 1. yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup. Coba Anda pikirkan. Ilmu biologi sering pula disebut ilmu hayat. Itulah sebabnya kajian suatu ilmu dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan. Untuk mengetahui identitas pelaku hanya dapat digunakan satu cara. 1. teori tentang Generatio Spontanea. yaitu akar. Bersifat verifikatif Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Telah disebutkan di awal materi bahwa pada saat terjadi peristiwa bom Bali. Objek Kajian Biologi Sekarang Anda sudah memahami tentang ilmu pengetahuan beserta sifat-sifatnya. tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis. yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur). Ketika mempelajari biologi di . sifat. apakah suatu konsep yang diperoleh hanya dengan mengira-ngira atau menerka saja dan hasilnya berupa pendapat atau perkiraan dapat juga disebut sebagai ilmu? 1. berarti ilmu itu berlaku secara umum atau bersifat universal. Anda pikirkan. kebenaran yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum. menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. batang. 1. daun. dan sebagainya. apakah hal itu berlaku untuk semua jenis makhluk hidup? Jika benar. maka Anda akan mempelajari bagian-bagian yang lebih rinci. kepentingan. Bersifat universal Apakah yang dimaksud dengan universal? Coba Anda ingat kembali tentang materi reproduksi yang terjadi pada makhluk hidup! Reproduksi seksual selalu dimulai dengan adanya pertemuan antara sperma dan sel telur. Bersifat Analitis Ingatlah kembali pelajaran IPA saat Anda belajar di SMP/MTs! Jika ingin mempelajari struktur dan fungsi tumbuhan. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang.

hewan. Para ilmuwan tidak sanggup lagi mempelajari secara mendalam seluruh kajian biologi sebagai satu objek studi yang akan dipelajari. sehingga alat indra manusia memiliki keterbatasan untuk mengamatinya. rasa.SMP/MTs. Anatomi : Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup Agronomi : Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya Andrologi : Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria Algologi : Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang Botani : Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri Biologi molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul Bioteknologi : Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi proses biokimia. maka ilmu biologi memiliki cabang ilmu spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya. Jika Anda mengamati jasad renik atau melihat benda yang jaraknya sangat jauh. Apakah pengamatan tersebut sudah cukup untuk dalam suatu kegiatan ilmu pengetahuan? Tentu saja masih banyak yang harus kita ketahui tentang berbagai hal dari suatu objek. bau. bentuk. mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Semakin banyak objek yang Anda amati. tentu saja Anda sudah pernah melakukan pengamatan dan melaksanakan eksperimen. seperti berat benda. semakin banyak pula yang dapat Anda eksperimenkan. wujud. kasar halus. serta ukuran objek. apakah Anda mampu mengamati dengan mata telanjang? Tentu saja tidak. seperti mikroskop atau teleskop Seiring dengan berkembangnya bermacam-macam ilmu pengetahuan. Ibarat pohon. misalnya mikroskop. Berdasarkan hal itu. tumbuhan. rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia Ekologi : Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan Embriologi : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio Entomologi : Ilmu yang mempelajari tentang serangga Evolusi : Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit Eugenetika : Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat Endokrinologi : Ilmu yang mempelajari tentang hormon Enzimologi : Ilmu yang mempelajari tentang enzim Fisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal (fungsi kerja) organ tubuh Fisioterapi : Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot Farmakologi : Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatan Genetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat Histologi : Ilmu yang mempelajari tentang jaringan Higiene : Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup Imunologi : Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh . sehingga objek kajian ilmu biologi semakin banyak. mikrobiologi. Anda memerlukan alat bantu. ilmu biologi memiliki cabang-cabang seperti berikut. serta mikroorganisme yang dapat dilihat dengan mata telanjang maupun dengan menggunakan bantuan alat. Objek kajian biologi meliputi manusia. biologi sebagai ilmu pengetahuan alam juga berkembang. kesan apa yang Anda peroleh dari suatu objek? Anda hanya dapat mengamati tentang warna. suhu. Jika Anda mengamati dengan mata telanjang. bunyi atau suara dan sifat lainnya.

data-data tersebut mudah untuk diingat? Daya ingat setiap orang terbatas. Cara belajar seperti ini masih kurang baik. dan gambar? Apakah dengan cara hafalan. tetapi mereka memiliki kelebihan dalam hal ketekunan. atau prinsip. teliti. karena masih banyak fakta dan Anda masih lebih banyak bertindak pasif dan belum berupaya sendiri. Merancang eksperimen untuk merancang hipotesis. e. seperti yang dilakukan . tekun. dan disiplin. Bagaimana jika belajar dengan pendekatan konsep? Pendekatan secara konsep merupakan pendekatan dua fakta atau lebih yang membentuk satu pengertian. serta tidak mudah merasa putus asa. Bagaimana cara mempelajari ilmu biologi? Apakah Anda harus belajar harus dengan pendekatan fakta. Metode apakah yang digunakan para ilmuwan tersebut? Coba ingat kembali langkah-langkah metode ilmiah yang telah Anda pelajari di SMP/MTs! Langkah-langkah metode ilmiah yang digunakan ilmuwan sehingga berhasil menemukan suatu ilmu adalah sebagai berikut.nya bagi manusia Palaentologi : Ilmu yang mempelajari tentang fosil Parasitologi : Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit Protozoologi : Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa Sanitasi : Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan Sitologi : Ilmu yang mempelajari tentang sel Taksonomi : Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup Teratologi : Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan Virologi : Ilmu yang mempelajari tentang virus Zoologi : Ilmu yang mempelajari tentang hewan. Belajar seperti ini akan dapat bertahan dalam waktu yang lama dan dapat membentuk sikap serta keterampilan ilmiah. Metode Dalam Ilmu Biologi Pernahkah Anda berpikir. d. yaitu dengan cara menghafalkan nama. Merumuskan hipotesis (menyusun dugaan sementara).Ichtiologi : Ilmu yang mempelajari tentang ikan Karsinologi : Ilmu yang mempelajari tentang crustacea Klimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang iklim Limnologi : Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme Malakologi : Ilmu yang mempelajari tentang moluska Morfologi : Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme Mikologi : Ilmu yang mempelajari tentang jamur Organologi : Ilmu yang mempelajari tentang organ Onthogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa Ornitologi : Ilmu yang mempelajari tentang burung Phylogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup Patologi : Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruh. Menemukan dan merumuskan masalah. Mengadakan observasi atau pengumpulan data. h. definisi. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan saja. Merumuskan hukum. konsep. 3. mereka bukan orang-orang yang super. b. a. tetapi harus didukung dengan kerja keras dan ketekunan sehingga dapat diperoleh suatu keberhasilan. mengapa para ilmuwan bisa menemukan teori atau hukum dalam ilmu pengetahuan? Sebenarnya. Kegiatan untuk mempelajari biologi sebaiknya dengan melakukan pendekatan proses karena Anda akan mendapatkan fakta atau konsep sendiri. kerajinan. f. sehingga hafalan tersebut mudah untuk dilupakan. Menarik kesimpulan. c. g. Melakukan percobaan. Menguji kesimpulan dengan eksperimen lain. Para ilmuwan tersebut bekerja secara sistematis.

Dengan lidah. Hasil observasi dapat berupa gambar. kekurangan air. dan sebagainya. hari ke-15 tingginya 8 cm. Contoh penafsirannya. Contoh: Anda mengamati pertumbuhan tanaman cabai. tabel. kita bisa merasakan berbagai rasa. dan pada hari ke-20 tingginya 10 cm. penggaris. Memperkirakan Kegiatan memperkirakan bukan berarti meramalkan. pada hari ke-10 tingginya 6 cm. dengan perabaan bisa mengetahui permukaan objek. kita bisa melihat bentuk. adapun dengan penciuman kita bisa merasakan macam-macam bau. 1. Contoh: Jika Anda diminta membuat penggolongan tanaman kembang merak. Hasil apa saja yang kita peroleh dari suatu pengamatan? Coba Anda sebutkan fungsi alat indra kita. kegiatan observasi ini bisa dibantu dengan alat bantu.ilmuwan terdahulu. rumput. ada penurunan jumlah populasi tanaman cabai sebesar 5 10 Biji berkeping satu Biji berkeping dua × 100% = 50%. maka kita lakukan penggolongan suatu objek itu. maka Anda akan belajar dengan mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian. 1. Mendel dalam menemukan ilmu pengetahuan. Tanaman cabai itu tumbuh dengan subur. Berikut ini langkah-langkah belajar dengan pendekatan proses. atau grafik. Dengan mata. serta gerak suatu objek. Mengajukan Pertanyaan . Pada hari ke-5 tingginya 4 cm. palem maka contoh hasilnya bagan sebagai berikut. dan mengidentifikasi variabel. Contoh: Suatu hari Anda menanam 10 tanaman cabai di halaman rumah. yaitu meliputi kegiatan observasi. Dalam mempelajari biologi. Karena beberapa hari kurang perawatan. warna. Menafsirkan Menafsirkan artinya memberikan arti terhadap suatu kejadian berdasarkan kejadian lainnya. Jika kita melakukan kegiatan untuk menggolongkan makhluk hidup. menafsirkan. hendaknya kita menggunakan acuan atau patokan. Jika dibuat menjadi sebuah grafik. antara lain mikroskop. akhirnya 5 tanaman cabai mati. kita bisa mendengar bunyi atau suara. suhu. menggolongkan. mengajukan pertanyaan. maka hasilnya dapat berupa bagan. Apabila Anda belajar dengan melakukan keterampilan proses. Contohnya. Dengan alat pendengaran. maka Anda akan µmenemukan¶ ilmu itu sendiri. 1. memperkirakan. 1. kertas lakmus. bagan. atau kelembapan udara. 1. Ketika menafsirkan suatu data. Mengobservasi Observasi merupakan hasil dari pengamatan melalui indra. tetapi membuat perkiraan berdasarkan pada kejadian sebelumnya atau hukum-hukum yang berlaku. termometer. lup. Menggolongkan Untuk memudahkan cara mempelajari suatu objek. Penurunan populasi ini mungkin disebabkan oleh pengaruh cuaca. kembang sepatu.

yaitu faktor yang muncul akibat variabel bebas. misalnya apa. air. variabel merupakan faktor-faktor yang berpengaruh dan memiliki nilai (ukuran tertentu) serta dapat berubah atau diubah. Selanjutnya. Di antara pertanyaan itu. Selanjutnya masalah itu dirumuskan. dan variabel terikat. kapan. bagaimana. maka langkah selanjutnya adalah melakukan eksperimen. Faktor-faktor pendukung itulah yang dimaksud dengan variabel. dengan tujuan untuk memecahkan masalah atau menemukan jawaban terhadap suatu masalah. Tanaman cabai tersebut sepertinya terlihat akan mati karena banyak daun yang mulai layu dan menguning. misalnya dengan cara membaca laporan-laporan dari penemuan sebelumnya atau bisa juga dengan cara lain. udara. Anda harus dapat mengembangkan pertanyaan-pertanyaan. 1. . yaitu variabel bebas. tentu akan timbul pertanyaan untuk mengetahui permasalahan tersebut. Jadi. sedangkan pertumbuhan tanaman cabai sebagai variabel terikat. air. dan siapa terhadap suatu objek. Merumuskan Masalah Dari hasil suatu pengamatan akan timbul suatu permasalahan. cahaya. Adapun faktor seperti cahaya. serta udara. 1. pH. Apa saja indikator tersebut? Beberapa indikator yang dipakai untuk memecahan masalah adalah sebagai berikut. dan pupuk merupakan variabel kontrol. suhu.Seringkah Anda memiliki naluri µingin tahu¶ untuk mengetahui suatu permasalahan? Untuk menemukan suatu permasalahan. Eksperimen merupakan kegiatan melalui tata cara tertentu yang biasa dilakukan oleh ilmuwan. Pada contoh tersebut. pH. variabel kontrol. 1. Cara Permecahan Masalah Dalam Biologi Jika Anda sudah mempelajari biologi dengan cara melakukan pendekatan proses. kemudian akan diperoleh fakta yang berkaitan dengan masalah yang akan dihadapi. tanah sebagai variabel bebas karena akan diteliti pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman cabai. serta banyak bunga yang berguguran. suatu saat Anda mengamati tanaman cabai di sekitar rumah. yaitu faktor lain yang ikut berpengaruh dan dibuat sama serta terkendali. Mengidentifikasi Variabel Tentu Anda mengetahui bahwa pertumbuhan tanaman cabai membutuhkan tanah sebagai tempat tumbuhnya yang ditunjang dengan pupuk. Ada tiga jenis variabel. Variabel bebas adalah faktor yang dapat dibuat bervariasi. ada yang bisa dijawab dan ada yang belum bisa dijawab. Samakah cara yang dilakukan para ilmuwan untuk memecahkan suatu masalah? Ada beberapa indikator/petunjuk untuk menyelesaikan suatu masalah dalam pembelajaran biologi. mengapa. di mana. Bagaimana ciri tanaman cabai yang subur dan tanaman cabai yang tidak subur? Adakah ciri-ciri ketidaksuburan pada tanaman cabai yang Anda amati? Pada bagian mana tanaman itu terganggu? Mengapa tanaman cabai menjadi tidak subur? Semua pertanyaan itu perlu dicari jawabannya. suhu. Pertanyaan yang belum terjawab merupakan permasalahan yang harus dicari jawabannya. Contohnya.

yaitu dengan memberikan pupuk dengan dosis yang berbeda-beda. Antara dosis pertama dengan dosis berikutnya sebaiknya meningkat secara tetap. Taraf Perlakuan Kegiatan pada taraf perlakuan adalah menentukan dan mengontrol variabel. maka alat dan bahan yang diperlukan adalah biji tanaman cabai. maka pengaruh faktor lain harus dikendalikan. Misalnya. cahaya matahari. sekam. kemudian diberikan taraf perlakuannya. Menguji Hipotesis Setelah menyusun jawaban sementara. Pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan. Misalnya. yaitu pupuk disebut sebagai variabel bebas. dan sendok. banyak tanah. Variabel ini dinamakan variabel tak bebas atau variabel terkendali. perlakuan kedua dosisnya 2. sedangkan pada kelompok kontrol tidak. pot. yaitu dengan merencanakan dan mempersiapkan alat serta bahan terlebih dahulu. sesuatu yang akan dicobakan. Semua peralatan yang dibutuhkan hendaknya didaftar. Selanjutnya. 1. perlakuan pertama dosisnya 1. timbangan. 1. Setiap tingkatan dosisnya naik 1 kali. Pengendalian Faktor Lain Jika dalam suatu eksperimen akan dibuktikan pengaruh pupuk. Pelaksanan Eksperimen Pada tahap ini kegiatan yang harus dilakukan adalah menyiapkan semua kondisi yang sama terhadap kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. air. besarnya pot. misalnya adakah pengaruh pupuk kompos terhadap pertumbuhan tanaman cabai? Dari permasalahan ini kemudian disusun hipotesis/dugaan sementara. kertas. tanah. . cetok. dan seterusnya. Anda dapat merumuskan suatu masalah. pensil. 1.Contoh: Anda ingin mencoba memberikan pupuk kompos terhadap tanaman cabai. Pada pelaksanaan eksperimen hendaknya memperhatikan hal-hal berikut. misalnya bahwa pupuk kompos berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman cabai. jenis cabai. 1. yaitu dengan cara memberikan faktor (variabel) pada semua kelompok perlakuan yang sama. 1. Perencanaan Kegiatan perencanaan ini dilakukan sebelum melakukan eksperimen. jangan sampai ada yang terlupakan atau tidak tersedia saat diperlukan. Misalnya untuk contoh di atas. pupuk kompos. selanjutnya hipotesis itu diuji dengan melakukan eksperimen melalui tahap-tahap berikut. penggaris/meteran. pemberian air. Perubahan kondisi yang akan diteliti adalah pertumbuhan tanaman cabai. yaitu tentang perubahan tinggi tanaman serta besar daunnya dibandingkan dengan tanaman cabai yang tidak diberi pupuk. perlakuan ketiga dosisnya 3. Misalnya. frekuensi pemupukan semuanya harus diperlakukan sama.

Contoh: Percobaan yang dilakukan pada contoh pengulangan tersebut di atas diketahui ternyata tanaman cabai mempunyai ketinggian yang berbedabeda walaupun diberikan pupuk yang sama 1. Observasi Dalam Ekserimen Maksud observasi dalam eksperimen adalah mengamati dengan teliti perubahan atau gejala yang terjadi ketika melakukan percobaan dengan maksud mengumpulkan data yang lebih banyak. dan lebar daunnya dengan menggunakan meteran/mistar. Menjawab Masalah Dari masalah yang akan dijawab. Selain itu. melalui kegiatan eksperimen dicari dan ditemukan jawabannya berdasarkan analisis data yang diperoleh dalam eksperimen. Misalnya. panjang batang. 1. Pada percobaan 3 tanaman cabai diberikan pupuk kompos dengan dosis yang berbeda-beda 1. Jadi. berarti sampel juga semakin besar. Misalnya. Pengujian sekali lagi perlu dilakukan melalui percobaan seperti contoh di depan. sehingga hasilnya semakin sahih/mendekati kebenaran. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mencari rata-rata dari semua data yang diperoleh atau diubah ke dalam persen kemudian dibuat grafik. semakin banyak memberikan hasil yang paling baik dari sampel yang dicobakan.1. Contoh dilakukan percobaan pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan tinggi tanaman cabai dengan perlakuan pada sejumlah individu yang sama. Pengukuran Agar diperoleh data yang kuantitatif dan akurat. kemudian didiskusikan. Pengujian ini dilakukan dengan kondisi dan perlakuan yang sama seperti semula. untuk mengukur tinggi tanaman cabai. satu individu/satu kelompok saja tidak bisa mewakili seluruh populasi. . sebaiknya dilakukan pengukuran. Menguji Jawaban Tahap ini dilakukan untuk meyakinkan kebenaran suatu jawaban. Hasil rata-rata itu kemudian ditafsirkan dan dijadikan pijakan untuk membuat kesimpulan. jumlah setiap perlakuan ada 3 individu. 1. Pengulangan Sebaiknya dalam melaksanakan perlakuan eksperimen tidak hanya terhadap satu individu atau satu kelompok saja sebab sangat riskan karena data yang diperoleh bisa mengalami kesalahan yang tidak disengaja. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin banyak pemberian pupuk. besarnya sampel (jumlah individu/ kelompok yang diberi perlakuan) seluruhnya adalah 18 individu. Semakin banyak ulangannya. Seperti terlihat pada contoh pemberian pupuk pada tanaman cabai. berarti dalam eksperimen tersebut ada 6 perlakuan akan diulang sebanyak 3 kali sehingga untuk semua perlakuan terdapat 18 individu.

contoh dari hasil percobaan terhadap pemberian pupuk diketahui pemberian pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman cabai. jika hipotesis ditolak atau diterima? Semua hasil eksperimen dikatakan baik jika dilakukan dengan prosedur secara ilmiah.1. Menarik Kesimpulan Kesimpulan diperoleh berdasarkan hasil dari eksperimen. Manakah hasil eksperimen yang baik. berarti dugaan sementara sesuai dengan hasil eksperimen. hipotesis ditolak jika dugaan sementara tidak sesuai dengan hasil eksperimen. Kemungkinan kesimpulan pertama. Apabila hipotesis diterima. http://zaifbio.com/2010/05/05/hakikat-biologi-sebagai-ilmu/ .wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->