P. 1
Terjatuh Dari Sepeda Motor

Terjatuh Dari Sepeda Motor

|Views: 469|Likes:
Published by Muamar Benjamin

More info:

Published by: Muamar Benjamin on May 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2014

pdf

text

original

TERJATUH DARI SEPEDA MOTOR

Oleh : B 06 Ketua Sekretaris : Mu¶amar : Rachmah Kurniasari (1102009176) (1102009231) (1102009177) (1102009175) (1102009229) (1102009230) (1102009290) (1102008268)

Muhammad Aditya W Muhammad Rizky R.A Wita F.K R.A. Nurafrilya Fitria Sari Vanessya Adekanov Zus Levioni

UNIVERSITAS YARSI FAKULTAS KEDOKTERAN TAHUN PELAJARAN 2009-2010

Skenario 2 : TER TUH DAR SEPEDA M TOR

Laki-laki 30 th, datang berobat ke UGD RSUD diantar polisi dengan keluhan nyeri di tungkai kanan atasnya setelah terjatuh akibat kecelakaan sepeda motor. Pada pemeriksaan dokter didapatkan : Airway, Breathing dan Circulation : Baik, GCS : 15, Status lokasi : Regio femur dextra : Look : Deformitas (+), vulnus lasratum, hematoma Feel : Nyeri tekan (+), Neurovaskuler Distal : Baik Move : pergerakan aktif dan pasif : nyeri (+) Dokter yang memeriksanya meminta rotntgen femur dextra AP/Lat. Hasil pemeriksaan rotngen tampak fraktur femur 1/3 proksimal cum contraxionem, puntum proksimal tampak abduksi dan eksorotasi sedangkan punctum distal adduksi dan endorotasi. Pada keadaan ini penderita sama sekali tidak bisa berdiri hanya berbaring tidur, sementara pasien diwajibkan untuk sholat lima waktu

TIU. Femur TIU. Memahami dan menjelaskan otot-otot yang berperan pada posisi fraktur Os. 2. Femur TIU. Femur TIU. Memahami dan menjelaskan penatalaksanaan fraktur terbuka Os. 3. Femur TIU. 6. Memahami dan menjelaskan tentang radiologist pada fraktur Os. 4. 5. Memahami dam menjelaskan Anatomi Os. femur TIU.Step 1 Defi e Learning Objecti es 1. Memahami dan menjeaskan rukhsah/keringanan sholat dalam islam . Memahami dan menjelaskan fraktur Os.

Femur Ujung atas femur memiliki caput. 2007) . yang menghubungkan kepala pada batang femur. Sebagian suplai darah untuk caput femoris dihantarkan sepanjang ligamen ini dan memasuki tulang pada fovea. Struktur tahan lamanya mencerminkan fakta bahwa tekanan pada tulang paha selama melompat kuat bisa mencapai 280 kg/cm2 (sekitar 2 ton per inci persegi). Panjangnya kira-kira seperempat dari tinggi seseorang. coxae. yang biasanya disebabkan oleh dampak yang luar biasa dari sebuah kecelakaan kendaraan motor atau kekuatan menyimpang di femur. Richard S. Memahami dam menjelaskan Anatomi OS. coxae membentuk art. yaitu tempat perlekatan ligamen dari caput. belakang. terpanjang. Pada pusat caput terdapat lekukan kecil yang disebut fovea capitis. Femur dilapisi oleh otot-otot besar yang mencegah kita dari meraba jalannya di sepanjang paha. Bagian caput merupakan lebih kurang dua pertiga bola dan berartikulasi dengan acetabulum dari os. Os. atau kekuatan pendaratan yang berlebihan dari jatuh tinggi. 2006) Gambar 1. Brad. dan terdiri dari tulang yang memiliki kerapatan yang relatif rendah. berjalan ke bawah. dan trochanter major dan minor. tulang tunggal dari paha. Femur mungkin juga patah sepanjang poros. (Marieb. ( Snell. dan lateral dan membentuk sudut lebih kurang 125 derajat (kurang sedikit pada wanita) dengan sumbu panjang batang femur. Bagian collum. Besarnya sudut ini perlu diingat karena dapat dirubah oleh penyakit. Hal ini biasanya akan melibatkan dampak yang keras. collum.1. adalah tulang terbesar. Femur Femur. (Walker. Elaine N. 1998) Femur lebih mungkin patah di leher femoralis. dan terkuat di tubuh. karena diameternya yang lebih kecil dibandingkan sisa tulangnya.

dan rotasi externa. Pada permukaan posterior batang femur. di bawah trochanter mayor terdapat tuberositas glutealis. m. m. Tuberculum adductorum berhubungan langsung dengan epicondylus medialis. coxae tetap extensi. (Snell. iliopsoas. genus. biceps femoris caput longum. adductor magnus pars posterior lingkaran acetabulum ke linea . Richard S. namun pada bagian posteriornya terdapat rabung linea aspera Tepian linea aspera melebar ke atas dan ke bawah. Capsula articularis : membentang dari intertrochanterica dan crista intertrochanterica. rectus femoris.Trochanter major dan minor merupakan tonjolan besar pada batas leher dan batang yang menghubung kedua trochanter adalah linea intertrochanterica di depan dan crista intertrochanterica yang mencolok di belakang dan padanya terdapat tuberculum quadratum. Gerak sendi Fleksi : m. m. Bagian bolong disebut zona orbicularis. m. kelenjar Havers terdapat pada acetabuli Ligamentum iliofemorale yang berfungsi mempertahankan art. Ligamentum pubofemorale berfungsi mencegah abduksi. disebut fasciea poplitea. m. pectinus. Ligamentum ischiofemorale yang berfungsi mencegah rotasi interna. Ujung bawah femur memiliki condylus medialis dan lateralis. Bagian batang femur umumnya menampakkan kecembungan ke depan. yang ke bawah berhubungan dengan linea aspera. adductor magnus pars anterior tensor fascia lata Ekstensi : m. ekstensi. yang di bagian posterior. Tepian medial berlanjut ke bawah sebagai crista supracondylaris medialis menuju tuberculum adductorum pada condylus medialis. menghambat rotasi femur. mencegah batang badan berputar ke belakang pada waktu berdiri sehingga mengurangi kebutuhan kontraksi otot untuk mempertahankan posisi regak. Selain itu diperkuat juga oleh Ligamentum transversum acetabuli dan Ligamentum capitisfemoris. Tepian lateral menyatu ke bawah dengan crista supracondylaris lateralis. semimembranosus. Permukaan anterior condylus dihubungkan oleh permukaan sendi untuk patella. semitendinosis. m. Kedua condylus ikut membentuk art. adductor brevis. Di atas condylus terdapat epicondylus lateralis dan medialis. 1998) Articulati coxae Tulang Jenis sendi Penguat sendi : Antara caput femoris dan acetabulum : Enarthrosis spheroidea : terdapat tulang rawan pada facies lunata. Ia licin dan bulat pada permukaan anteriornya. adductor longus. dipisahkan oleh incisura intercondylaris. m. m. gluteus maximus. m. Bagian batang melebar ke arah ujung distal dan membentuk daerah segitiga datar pada permukaan posteriornya.

gluteus minimus. m. gracilis. obturator internus. bagian lateral dan distal belakang colum femoris adalah di luar capsula articularis. endorotasi. m. m. gluteus minimus. Coxae terjadi fleksi. m. m. tensor fasciae latae. m. pectineus. Coxae terjadi fleksi. eksorotasi. piriformis. Articulatio Genus Merupakan gabungan dari articulatio patella femoralis dan articulatio tibia femoralis 1. adductor magnus. coxae menyebar ke latero-inferior mengelilingi colum femoris untuk melekat pada linea introchanterica bagian depan dan meliputi pertengahan bagian posterior colum femoris kira-kira sebesar jari di aytas crista introchanterica. gluteus medius. Bentuk ini membuat sendi ini tidak stabil. Dislokasi anterior dan posterior Dislokasi anterior : bila caput femoris terletak di depan ilium maka pada art. Capsula articularis berjalan dari pinggir acetabulum os. quadratus femoris Rotasi medialis : m. m. m. mm. m. gameli. Diperlukan discus atau meniscus untuk menstabilkan agar memperdalam cekungannya. m. tensor fasciae lata Adduksi : m. m. obturator externus. pirirformis. adductores. Bila terjadi fraktur patella.Abduksi : m. Bila sudut inklinasi lebih kecil (coxa vare) lebih sering terjadi fraktur collum femoris dibandingkan pada sudut yang lebih besar (coxa volga). gluteus medius. m. Pada . m. Articulatio ini dibungkus oleh capsula articularis yang terdiri dari jaringan ikat fibrosa. quadratus femoris. Selain daripada kondisi tulang itu sendiri (osteoporosis) juga ditentukan oleh sudut inklinasi (antara aksis collum femoris dan aksis corpus femoris). adductor magnus (pars posterior) Rotasi lateralis : m. Articulatio Tibia Femoralis Merupakan pertemuan antara condylus femoris yang cembung dan condylus tibiae yang cekung dangkal. m. Dislokasi posterior : Pada orang tua terutama perempuan sering terjadi fraktur collum femoris 10 kali lebih banyak daripada laki laki. obturator externus. adduksi. -/+ 18% gerakan berkurang dan kehilangan kekuatan ekstensi 49% 2. Sehubungan dengan itu fraktur colum femoris dapat extracapsular dan dapat pula intracapsular. adductor brevis. m. m. Oleh karena itu. Articulatio Patella Femoralis Berfungsi sebagai pelindung bagian anterior articulatio genus dan merupakan sistem katrol yang pendek. sartorius. dan abduksi bila caput femoris terletak di belakang maka pada art. Sudut inklinasi yang normal kurang lebih 126o. m. gluteus maximus dan mm. adductor longus.

Semimembranosus. Tibiale. dan M. Cruciatum anterius.Psoas Major 4. Semitendinosus. Ekstensi rotasi medial. ekstensi. dan corpus adiposum infrapatellare.dan Trochanter Minor Fungsi : M. M. Memahami dan menjelaskan otot-otot yang berperan pada posisi fraktur OS. . Cruciatum posterior. Jenis sendi : ginglymus Penguat sendi : Meniscus medialis dan lateralis.Discus Invertebralis. M.M. Gastrocnemius.M.Tensor Fasciae Latae Origo : SIAS dan bagian anterior Crista Iliaca Insertio : Tractus Ilictibialis yang melekat pada Condylus Lateralis Fungsi : Abduksi. M. Popliteus.Psoas Major. lig. dan sedikit rotasi pada sikap fleksi.Iliacus Origo : Crista Illiaca. Quadriceps femoris dan tensor fascia latae : M. Patellae. M. Popliteum arcuatum. M.articulatio genus terdapat meniscus medialis dan lateralis yang mengelilingi facies articularistibiae. dan memantapkan batang tubuh pada Paha. M. fibulare. Sartorius. Transversum genus. Biceps femoris caput longum. dan M.Psoas Major Origo : Sisi vertebra T12-L5. Collaterale. lig.Iliopsoas M. Miniscofemorale anterius. retinaculum patellae mediale. Miniscofemorale posterior.dan Processus Transversus Insertio : Trochanter Minor Fungsi : Bersama memfleksikan pada articulatio coxae dan menstabilkan articulatio coxae.Ekstensi lutut.Psoas Major 3.iliopsoas M. M. retinaculum patellae laterale. : M. Popliteum abliquum. lig. TIU.Endorotasi. Plantaris.Semitendinosus. lig. lig. lig.Psoas Minor Origo : Permukaan Lateral Corpus Vertebra Thoracicus 2 dan lumbal 1 Insertio : Fascia Miliopsoas dan Arcus Iliopectinus Fungsi : M. Gerak sendi Fleksi : fleksi. Femur I.Fleksi paha. Sartorious.Fossa Illiaca. Ekstensi Rotasi medialis Fleksi lateralis 2. lig. M. Popliteus.M.M. Semimembranosus. 2. lig.dan Lig Sacro Illiaca anterior Insertio : Tendo M. : M. biceps femris caput brevis. lig. gracialis : M.Ala Sacralis. lig.1 Otot Otot Paha Anterior 1.

linea aspera. M.Articulatio Genus Origo : ¼ distal fascies anterior femur I.M. ramus ossis ichii (bagian aduktor). Adductor longus Origo : Corpus ossis pubis Insertio : tengah linea aspera femoris Fungsi : aduksi paha fleksi rotasi lateral sendi pinggul 3.M.2 Otot-otot paha medial 1.5. sedikit banyak fleksi paha 4.Vastus Intermedius Origo : Permukaan anterior dan inferior corpus femoris M. tuber ischiadicum Insertio : tuberositas glutealis. tuberculum adductum femoris (bagian harmstring).Quadriceps Femoris Origo : SIAI.Vastus Medialis Origo : Linea interochoenteritica dan Labium Mediale Linea Aspera Corporis Femoris M. adductor brevis Origo : corpus ossis pubis dan ramus inferiorossis pubis Insertio : linea pectinata dan bagian proksimal linea aspera femoris Fungsi : Adduksi paha.M. linea supra condylaris medialis. membantu rotasi medial paha 2. M.M.Quadriceps Femuris M. M. Adductor magnus Origo : Ramus inferior ossis pubis . ekstensi bagian harmstring .Sartorius Origo : SIAS dan bagian takik dibawahnya Insertio : Bagian Proksimal permukaan medial Tibia Fungsi : Fleksi. Fungsi : adduksi paha.Rectus femoris juga menstabilkan dan membantu iliopsoas memfleksikan paha 7. fleksi paha. M. Rectineus Origo : Ramus superior ossis pubis Insertio : Linea pectinata femur di bawah trochanter minor Fungsi : Adduksi dan fleksi paha.Abduksi dan eksorotasi pada articulatio coxae dan flexi pada articulatio genus 6.Vastus Lateralis Origo : Trochanter major dan Labium Laterale Lineae Asperis Corporis Femoris M.dan os illi cranial dari acetabulum Insertio : Alas patela dan lewat ligamentum patela pada tuberositas tibiae Fungsi : Ekstensi pada tungka bawah pada art genus.

Fraktur ekstrakapsuler . M. dibagi dalam : . ekstensi paha (sewaktu mulai berjalan) 3.3 Otot paha posterior 1. TIU.fleksi tungkai bawah dan membantu endorotasi tungkai bawah 6. M. Semimembranosus Origo : Tuberischiodicum Insertio : Bagian posterior condyles medialis Fungsi : Ekstensi paha. ekstensi batang tubuh 3. Biceps femoris Origo : Caput longum tuberischiodicum Caput brevis linea asperme dan linea supracondylaris lateralis femur Insertio : Sisi lateral caput fibulae. M. Memahami dan menjelaskan fraktur OS. Obturator externus Origo : Tepi foramen obturatum dan membrane obturatoria Insertio : Fosso trochanterica femoris Fungsi : Eksorotasi paha. fleksi dan endorotasi sewaktu paha dan tungkai bawah terfleksi. Bracilis Origo : Corpus ossis pubis dan ramus inferior ossis pubis Insertio : bagian superior permukaan medial tibic Fungsi : adduksi paha. Semitendinosus Origo : Tuber ischiadicum Insertio : Permukaan medial bagian proksimal tibial/permukaan medial tuberositas tibiae Fungsi : Ekstensi paha. ekstensi batang tubuh 2. tendonya disini terbelah oleh ligacolateral fibulae Fungsi : Fleksi dan eksorotasi tungkai bawah. Femur FRAKT R FE R A. Fraktur collum femur Fraktur collum femur dapat disebabkan oleh trauma langsung yaitu misalnya penderita jatuh dengan posisi miring dimana daerah trochanter mayor langsung terbentur dengan benda keras (jalanan) ataupun disebabkan oleh trauma tidak langsung yaitu karena gerakan exorotasi yang mendadak dari tungkai bawah. M.5. fiksasi caput femoris dalam acetabulum adduksi I.Fraktur intrakapsuler . fleksi dan endorotasi sewaktu paha dan tungkai bawah terfleksi. M.

Fraktur intrakapsuler Mekanisme fraktur : fraktur intrakapsuler ini (collum femur) dapat disebabkan oleh trauma langsung dan trauma tidak langsung Trauma langsung : biasanya penderita terjatuh dengan posisi miring dimana daerah trochanter mayor langsung terbentur dengan benda keras Trauma tidak lansung : disebabkan gerakan exorotasi yang mendadak dari tungkai bawah. Fraktur subtrochanter femur Fraktur subtrochanter ialah fraktur dimana garis patah berada 5 cm distal dari trochanter minor. Banyak terjadi pada orang tua terutama pada wanita (di atas umur 60 tahun). yaitu : tipe 1 : garis fraktur satu level dengan trochanter minor tipe 2 : garis patah berada 1 -2 inch di bawah dari batas atas trochanter minor tipe 3 : garis patah berada 2 -3 inch di distal dari batas atas trochanterminor Mekanisme fraktur biasanya karena trauma langsung dapat terjadi pada orang tua biasanya disebabkan oleh trauma yang ringan. Pada pemeriksaan kaki yang cedera dalam posisi external rotasi. Tungkai yang cedera lebih pendek. Fraktur ini termasuk fraktur ekstrakapsuler. Pada pangkal paha sakit dan bengkak. Biasanya traumanya ringan. Pada penderita usia tua biasanya traumanya ringan. mengakibatkan fraktur di daerah collum femur Pemeriksaan fisik : pada penderita muda ditemukan riwayat mengalami kecelakaan berat. dibagi dalam beberapa klasifikasi tetapi yang lebih sederhana dan mudah dipahami adalah klasifikasi Fielding & Magliato. Penderita tak dapat berdiri karena rasa sakit sekali pada panggul. Didapatkan juga adanya perpendekan dari tungkai yang cedera. Pada palpasi sering ditemukan adanya haematoma di panggul Fraktur ekstrakapsuler Merupakan fraktur antara trochanter mayor dan trochanter minor. jatuh kepleset. Dan pada orang muda biasanya karena trauma dengan kecepatan tinggi. Karena kepala femur terikat kuat dengan ligament di dalam acetabulum oleh ligament iliofemoral dan kapsul sendi. daerah pangkal paha kebentur lantai. Posisi panggul dalam keadaan fleksi dan eksorotasi. B. penderita tak dapat jalan. Gejala klinis : biasanya penderita wanita tua dengan riwayat setelah jatuh kepleset . Pemeriksaan fisik : tungkai bawah yang cedera lebih pendek dan rotasi eksternal di daerah panggul ditemukan hematoma atau echymosis .

Yang sering digunakan ialah method perkin dan metode balance skeletal traction Operatif : pada fraktur femur 1/3 tengah sangat baik untuk dipasang intermedullary nail. ditemukan adanya perpendekan tungkai. lebih kotor. FRAKTUR BATANG FEMUR (anak ± anak) . sneider nail. patah pada daerah ini dapat menimbulkan perdarahan yang cukup banyak. Klasifikasi fraktur batang femur Fraktur batang femur biasanya terjadi karena trauma langsung akibat kecelakaan lalu lintas dikota kota besar atau jatuh dari ketinggian. nyeri gerak. salah satu klasifikasi fraktur batang femur dibagi berda sarkan adanya luka yang berhubungan dengan daerah yang patah. Tampak adanya deformitas angulasi ke lateral atau angulasi anterior. Nyeri tekan. Biasanya terjadi karena trauma langsung akibat kecelakaan lalu lintas di kota besar atau jatuh dari ketinggian. Kebanyakan dialami oleh penderita laki-laki dewasa. ao nail D. ditemukan tanda functiolaesa. Fraktur batang femur (dewasa) Mekanisme trauma : daerah tulang-tulang ini sering mengalami patah. Penatalaksanaan y y Non operatif : dilakukan skeletal traksi. Patah pada daerah ini dapat menimbulkan pendarahan yang cukup banyak. pada pemeriksaan harus diperhatikan pula kemungkinan adanya dislokasi sendi panggul dan robeknya ligament dari daerah lutut. Derajat III : lukanya lebih luas dari derajat II. Derajat II : lukanya lebih besar (>1 cm) luka ini disebabkan karena benturan benda dari luar c. b. Tungkai bawah. di antaranya : kuntscher nail. mengakibatkan penderita jatuh dalam shock. rotasi. Derajat I : bila terdapat hubungan dengan dunia luar timbul luka kecil. jaringan lunak banyak yang ikut rusak Pemeriksaan klinik : daerah yang patah tulangnya sangat membengkak. Terdapat bermacam-macam intramedullary nail untuk femur. Fraktur terbuka ini dibagi menjadi tiga derajat : a.C. Dibagi menjadi : y Tertutup y Fraktur femur terbuka Ketentuan terbuka bila terdapat hubungan antara tulang patah dengan dunia luar. biasanya diakibatkan tusukan fragment tulang dari dalam menembus keluar. Pada fraktur 1/3 tengah femur. mengakibatkan penderita jatuh dalam shock.

biasanya fraktur supracondyler ini disebabkan oleh trauma langsung karena kecepatan tinggi sehingga terjadi gaya axial dan stress valgus atau varus dan disertai gaya rotasi. walaupun adanya kerusakan jaringan lunak yang luas dan berat. Tabel 3. FRAKTUR INTERCONDYLAIR Biasanya fraktur intercondular diikuti oleh fraktur supracondular. (1984) membagi tipe III dari klasifikasi Gustillo dan Anderson (1976) menjadi tiga subtipe. y III C terdapat trauma pada arteri yang membutuhkan repair agar kehidupan bagian distal dapat dipertahankan tanpa memandang derajat kerusakan jaringan lunak. y IIIB fragmen fraktur tidak dibungkus oleh jaringan lunak sehingga tulang terlihat jelas atau bone expose. FRAKTUR SUPRACONDYLER FEMUR Fraktur supracondyler fragment bagian distal selalu terjadi dislokasi ke posterior. G. hal ini biasanya disebabkan karena adanya tarikan dari otot ± otot gastrocnemius.E. Derajat Patah Tulang Terbuka Menurut Gustillo dan Anderson (1976) Kemudian Gustillo et al. Biasanya disertai kontaminasi masif dan merupakan trauma high energy tanpa memandang luas luka. sehingga umumnya terjadi bentuk T fraktur atau Y fraktur. IIIB dan IIIC: y IIIA terjadi apabila fragmen fraktur masih dibungkus oleh jaringan lunak. F. yaitu tipe IIIA. . fraktur kominutif. terdapat pelepasan periosteum. FRAKTUR CONDYLER FEMUR Mekanisme traumanya biasa kombinasi dari gaya hiperabduksi dan adduksi disertai dengan tekanan pada sumbu femur keatas FRAKT R TERB KA KLASIFIKASI Fraktur terbuka dibagi menjadi 3 derajat yang ditentukan oleh berat ringannya luka dan berat ringannya fraktur-fraktur.

Beberapa prinsip dasar pengelolaan fraktur terbuka adalah 1. Pembersihan luka. 8. 4. Eksisi jaringan yang mati dan tersangka mati (debridemen). Obati fraktur terbuka sebagai suatu kegawatan. Adakan evaluasi awal dan diagnosis akan adanya kelainan yang dapat menyebabkan kematian. Rehabilitasi anggota gerak yang terkena. 7. Sedangkan tahap-tahap pengobatan fraktur terbuka adalah sebagai berikut 6 : 1.Tabel 4. Dilakukan dengan cara irigasi dengan cairan NaCl fisiologis secara mekanis untuk mengeluarkan benda asing yang melekat. Klasifikasi lanjut fraktur terbuka tipe III (Gustillo dan Anderson. 6. Segera dilakukan debridemen dan dan irigasi yang baik. di kamar operasi dan setelah operasi. 3. 5. Berikan antibiotik dalam ruang gawat darurat. 1976) oleh Gustillo. Biarkan luka terbuka antara 5-7 hari. 2. Mendoza dan Williams (1984) PE ATALAKSANAAN KHUSUS PADA FRAKTUR TERBUKA Fraktur terbuka merupakan suaru keadaan darurat yang memerlukan penanganan yang terstandar untuk mengurangi risiko infeksi. 2. Ulangi debridemen 24-72 jam berikutnya. Selain mencegah infeksi juga diharapkan terjadi penyembuhan fraktur dan restorasi fungsi anggota gerak. Stabilisasi fraktur. .

fraktur fibula pada pelari jarak jauh.Semua jaringan yang kehilangan vaskularisasinya merupakan daerah tempat pembenihan bakteri sehingga diperlukan eksisi secara operasi pada kulit. otot. Trauma ringan tapi terus menerus. Antibiotik diberikan dalam dosis yang besar sebelum. Pemberian antibakteri. pada saat. misalnya fraktur tibia pada penari balet . Pemberian antibiotik bertujuan untuk mencegah infeksi. menyebabkan pajanan pada film maksimal. 4. 6. Internal : kontraksi otot yang kuat dan mendadak seperti pada serangan epilepsi. Fraktu stress/fatigue trauma ringan tapi terus menerus. jaringan subkutaneus. dapat diberikan 250 unit tetanus imunoglobulin. TIU. Trauma dapat bersifat : 1. ostemielitis) c. Eksternal : tertabrak. kadang -kadang trauma ringan dapat menimbulkan fraktur. Pengobatan fraktur itu sendiri. dst 2. dan sesudah tindakan operasi. Pemeriksaan Radiologist Sinar-X merupakan bagian dari spektrum elektromagnetik. sehingga film yang dihasilkan berwarna putih. Fraktur yang disebabkan trauma berat b. dan fragmen-fragmen yang lepas. 4. renjatan listrik. Film polos dihasilkan oleh pergerakan elektron-elektron tersebut melintasi pasien dan menampilkan film radiologik. Berdasarkan ini. film berwarna hitam . tetanus. jatuh. fasia. Penutupan kulit. Pada penderita yang telah mendapat imunisasi aktif cukup dengan pemberian toksoid. Udara paling sedikit menyerap radiasi. Semua penderita dengan fraktur terbuka perlu diberikan pencegahan tetanus. maka dikenal berbagai jenis fraktur : a. Tulang dapat myerap sinar radiasi. Fraktur spontan/patologik fraktur pada patah tulang sebelumnya telah mengalami patologik (tumor tulang primer/sekunder. Memahami dan menjelaskan tentang radiologist pada fraktur femur Fraktur tidak selalu disebabkan oleh trauma berat . keracunan striknin 3. 3. lemak. mieloma multipel. 5. Pencegahan tetanus. meyebabkan pajanan pada film paling sedikit. Tapi bagi yang belum. dipancarkan akibat penngeboman anoda wolfram oleh elektron-elektron bebas dari suatu katoda.

: Bayangan jaringan lunak Tipis tebalnya cortex sebagai akibat periosteum/biomekanik (Wolff¶s Law)/rotasi Trabukulasi ada tidaknya rare fraction Sela sendi serta bentuk arsitektur sendi. o Fistulografy o Scintigrafy menggunakan radioisotope untuk mengetahui penyebaran (metastasis). bila ada fraktur pada femur/humerus proksimal. o MRI / NMR (Magnectic Resonance Imaging atau Nuclear Magnectic Resonance) .Sebagai penunjang. misalnya proyeksi aksial. ³pencitraan´ menggunakan sinar rotgent (X-Ray) untuk mendapatkan gambaran 3 dimensi yakni keadaan dan kedudukan tulang yang sulit sehingga diperlukan 2 proyeksi yaitu AP atau lateral. Selain foto polos X-ray (plane X-ray) mungkin perlu teknik khusus : y Tomografi Tomografi telah berkembang lebih maju dengan adanya CT (Computerised Tomografy) yang dapat membuat selain potongan longitudinal juga potongan tranversal / axial. Yang perlu dibaca pada rotngen/ sinar X-ray a. Dalam keadaan tertentu diperlukan proyeksi tambahan (khusus) karena adanya superposisi. o Arthrografy menggambarkan jaringan-jaringan ikat yang rusak karena ruda paksa. d. seperti : o Myelografy menggambarkan cabang-cabang saraf spinal dan pembuluh darah di ruang tulang vertebrae yang mengalami kerusakan akibat trauma. c. y Atau dengan contrast. b.

y Subtrokanterika : terletak di bawah trokanter minor. Sering menimbulkan kerusakan pada ligamentum krusiatum atau kolateral Fraktur leher femur (tanda panah) Fraktur Interkanterika (tanda panah) Dislokasi traumatikpada panggul kanan (tanda panah) .Fraktur panggul : y Subkapitalis : dibawah kaput femur dan sering menyebabkan avaskuler pada kaput y Interkanterika : fraktur melewati suatu garis antara trokanter mayor dan minor. Fraktur plateau tibia (tanda panah) . Fraktur plateau tibia y y Biasanya menimbulkan depresi pada plateau tibia memerlukan elevasi dengan operasi fiksasi internal.

Memahami dan menjelaskan penetalaksanaan fraktur terbuka OS Femur Pilihan adalah terapi konservatif atau operatif. yaitu : mengembalikan fungsi tulang yang patah dalam jangka waktu sesingkat mungkin.callus . Pemeriksaan periodik untuk menilai penyembuhan fraktur : . Perkiraan Waktu Imobilisasi yang Dibutuhkan untuk Penyatuan Tulang Fraktur . Segera setelah reposisi untuk menilai kedudukan fragmen.remodelling : terutama pada anak-anak . Immobilisasi saja tanpa reposisi Misalnya pemasangan gips atau bidai pada fraktur inkomplit dan fraktur dengan kedudukan baik.adanya komplikasi 5. Proteksi saja Misalnya mitella untuk fraktur collum chirurgicum humeri dengan kedudukan baik.Pemeriksaan radiologi selanjutnya adalah untuk kontrol: A. Tabel 1. Bila dilakukan reposisi terbuka perlu diperhatikan kedudukan pen intramedular (kadang-kadang pen menembus tulang) plate dan screw (kadang-kadang screw lepas) B. I. Pilihan harus mengingat tujuan pengobatan fraktur. Terapi Konservatif a.konsolidasi . b. TIU.

c. Reposisi tertutup-Fiksasi eksterna Setelah reposisi baik berdasarkan kontrol radiologis intraoperatif maka dipasang alat fiksasi eksterna.Fraktur dislokasi. Traksi Traksi dapat untuk reposisi secara perlahan dan fiksasi hingga sembuh atau dipasang gips setelah tidak sakit lagi.Reposisi anatomis. yaitu pemasangan fiksasi interna intra meduller (pen) tan membuka pa frakturnya. Keuntungan cara ini adalah : . immobilisasi dalam pronasi penuh dan fleksi pergelangan. Fraktur yang dapat direposisi tetapi sulit dipertahankan. .Fraktur avulsi.Mobilisasi dini tanpa fiksasi luar.Fraktur collum femur. Misalnya : . fraktur colles. Misalnya fraktur distal radius. bilamana tidak maka diteruskan dengan immobilisasi gips. Pada anak-anak dipakai traksi kulit (traksi Hamilton Russel/traksi Bryant). Reposisi dapat dengan anestesi umum atau anestesi lokal dengan menyuntikkan obat anestesi dalam hematoma fraktur.Fraktur Monteggia. Reposisi tertutup fraktur collumum pada anak diikuti pinning dan immobilisasi gips. . d. Terapi operatif dengan reposisi secara tertutup dengan bimbingan radiologis (image intensifier. B. Fragmen distal dikembalikan pada kedudukan semula terhadap fragmen proksimal dan dipertahankan dalam kedudukan yang stabil dalam gips. untuk anak-anak waktu dan beban tersebut mencukupi untuk dipakai sebagai traksi definitif. Traksi kulit terbatas untuk 4 minggu dan beban < 5 kg. misalnya : .c. Terapi Operatif A. . . Cara ini sekarang terus dikembangkan menjadi ³close nailing´ pada fraktur femur dan tibia. Reposisi tertutup dan fiksasi dengan gips Misalnya fraktur supracondylair. Fraktur yang tak bisa sembuh atau bahaya avasculair nekrosis tinggi. Reposisi tertutup dengan kontrol radiologis diikuti fiksasi interna Misalnya : reposisi fraktur tertutup supra condylair pada anak diikuti dengan pemasangan paralel pins.Fraktur talus. b. . Reposisi terbuka dan fiksasi interna ORIF (Open Reduction and Internal Fixation). 2. Misalnya : .Fraktur Galeazzi. Terapi operatif dengan membuka frakturnya : 1. Fraktur yang tidak bisa direposisi tertutup. Indikasi ORIF : a. fraktur smith. C-arm) : 1. II. Untuk orang dewasa traksi definitif harus traksi skeletal berupa balanced traction.

Pada anak jarang dilakukan operasi karena proses penyembuhannya yang cepat dan nyaris tanpa komplikasi yang berarti. Excisional Arthroplasty Membuang fragmen yang patah yang membentuk sendi. Termasuk juga ketika bagaimana bersuci.. Hukum rukhshah dikecualikan dari hukum azimah.Fraktur caput radii pada orang dewasa. misalnya : . Excisi fragmen dan pemasangan endoprosthesis Dilakukan excisi caput femur dan pemasangan endoprosthesis Moore atau yang lainnya. Pengobatan Fraktur Terbuka Fraktur terbuka suatu keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera.Fraktur pergelangan kaki. Ayat tersebut memberikan pengatahuan kepada kita bahwa sebenarnya Islam adalah agama yang luwes dan mudah dilakukan. disertai mobilisasi dini. Misalnya hukum makan bangkai dikala tidak ada makanan sama sekali. 2.Fraktur collum femur yang dilakukan operasi Girdlestone. d. 6. Fraktur yang berdasarkan pengalaman memberi hasil yang lebih baik dengan operasi. . misalnya : fraktur femur. Tindakan sudah harus dimulai dari fase pra-rumah sakit : -Pembidaian -Menghentikan perdarahan dengan perban tekan -Menghentikan perdarahan besar dengan klem Tiba di UGD rumah sakit harus segera diperiksa menyeluruh oleh karena 40% dari fraktur terbuka merupakan polytrauma.Fraktur antebrachii. Juga seperti dibolehkan mengqashar shalat wajib dari empat raka'at menjadi dua raka'at. Hukum rukhshah ialah suatu hukum yang diatur oleh syara' karena adanya udzhur (halangan) yang menyukarkan. 3. Tindakan life-saving harus selalu didahulukan dalam kerangka kerja terpadu (team work). III. Tujuan pengobatan fraktur yaitu untuk mengembalikan fungsi maka sejak awal sudah harus diperhatikan latihan-latihan untuk mencegah disuse atropi otot dan kekakuan sendi. yang umumnya berlaku selama ada udzhur yang berat dan seperlunya saja. Memahami dan menjeaskan rukhsah/keringanan sholat dalam islam Definisi Rukshah Rukhshah.S At Thaghab un:16). . . dan hukum rukhshah ini datangnya terkemudian sesudah azimah. "Bertakwalah kepada Allah SWT menurut kesanggupanmu" (Q. melakukan shalat dengan gerakan yang tak biasa misalnya duduk/berbaring bahkan bersuci pun ketika sakit mendapatkan keringanan. TIU.

Keringanan Allah SWT tidak berhenti sampai disini. Terakhir. Keringanan dalam bentuk menangguhkan kewajiban 5. maka seseorang yang sakit bisa menggunakan alat bantu seperti tongkat. Kemudian isyarat tersebut dijadikan tanda sujud. berbaring dengan menghadap ke kiblat dengan miring disisi kanan. Boleh menjamak antara sholat dzuhur dan ashar. maka gabungkanlah atau jamaklah takdim atau ta'khir. menyandarkan diri ke tembok. Dilihat dari segi bentuk hukum asalnya. 3. Dilihat dari bentuk keringanan 1. Terpenting dalam melaksanakan shalat harus tepat waktu. Untuk melaksanakan shalat. . Keringanan dalam bentuk mengganti kewajiban 4. Keringanan mendahulukan kewajiban Tata cara 1. menggabungkan antara shalat maghrib dan isya juga diperbolehkan. usapkanlah kedua telapak tangan tersebut pada muka dan kemudian mengusap kedua belah tangan secara bergantian (dimulai dari tangan bagian kanan kemudian bagian kiri) Tayamum 2. Rukshah meninggalkan adalah keringanan untuk meninggalkan perbuatan yang menuntut hukum azimahnya adalah wajib/sunnah tetapi dalam keadaan tertentu mukallaf tidak dapat melakukannya dalam arti jika melakukannya akan membahayakan dirinya. maka langkah selanjutnya adalah melakukan shalat dengan posisi duduk bersimpuh (iftirosy). Mengingat keadaan yang demikian parahnya. Keringanan dalam bentuk mengurangi kewajiban 3. orang yang telentang tadi bisa menggunakan isyarat kepala (menundukkan). Pelaksanaannnya. maka meletakkan telapak tangan pada tembok atau sprei yang diyakini ada debunya. jika memungkinkan. Masih tidak sanggup lagi ? Lakukanlah dengan memakai isyarat mata. ruku'. Keringanan dalam bentuk menggugurkan kewajiban 2. Bila cara itu masih dirasa berat. jika tidak mampu melaksanakan dengan berdiri. meniatkan terlebih dahulu melafazkan niat. 1. jika perlu shalatlah dengan hati. sebanarnya tidak tepat waktu juga tidak menjadi masalah.Macam-macam rukshah A.Al-Baqarah 173) 2. Caranya dengan memejamkan sekejap kalau melakukan ruku' dan jika sujud maka dipejamkan relatif mata. Terpenting dalam pelaksanaan shalat bagi orang yang sakit tidak boleh lupa dan jangan meninggalkan. Tata cara pelaksanaan shalat. Kebolehan meninggalkan puasa karena sakit/dalam perjalanan (Qs Al-Baqarah 184) B. Rukshah memperbuat adalah keringanan untuk melakukan sesuatu perbuatan yang menurut asalnya harus ditinggalkan contoh : boleh memakan daging babi jika sangat darurat (Qs. sesuai dengan kemampuannya yang telah diterangkan diatas.

diletakkannya cucunya tersebut dan bila berdiri dari sujud. d. Laksanakan seperti itu hingga shalat selesai. sebelum melakukan gerakan tersebut (membuka pintu). Bila beliau rukuk. karena hukum mengangkat tangan dan menyedekapkan di atas dada adalah sunah.Bentuk-bentuk rukshah solat Islam adalah agama yang mudah dan banyak sekali memberikan kemudahan (rukhsah) bagi umatnya. sebagai rukhsah (keringanan) bagi kita adalah kita boleh menggendongnya ketika kita shalat. "Rasulullah shalat sedang cucunya Umamah putri Zainab berada di punggungnya. "Pintu itu berada di arah kiblat. Termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah shalat atas apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya. Ketika hendak sujud. lalu saya datang dan meminta agar dibukakan pintu." (HR Abu Dawud. Membukakan pintu ketika sedang shalat. Berikut ini di antara bentuk-bentuk kemudahan dari Allah SWT tersebut. e. Nasa'i. diambilnya kembali dan diletakkan di punggungnya seperti semula. Berdasarkan hadist dari Abu Qatadah. Jika tidak mengerti juga maka hendaknya membuka pintu dengan gerakan yang sangat halus dan tidak memalingkan tubuhnya dari arah kiblat. Oleh karena itu. Diriwayatkan dari Aisyah. dan Ahmad) Namun. jika tidak ada orang lain yang mengasuhnya atau seseorang yang menjaganya ketika kita akan melakukan shalat. b. tangan tidak perlu diletakkan di atas lutut. Dicontohkan oleh Rasulullah saw dalam sebuah hadits. Tangan tidak perlu diangkat ketika takbir dan juga tidak bersedekap di atas dada. letakkan bayi atau balita tersebut di tempat yang mudah dijangkau tanpa gerakan yang berlebihan f. hendaknya orang yang sedang shalat mengeraskan bacaan takbirnya agar diketahui oleh orang yang mengetuk pintu. Shalat sambil menggendong bayi atau balita Ada sebuah pertanyaan. 1. Ketika rukuk. ia berkata." . "Rasulullah sedang shalat di rumah dan pintu terkunci dari dalam. ia berkata. c. Adapun caranya adalah sebagai berikut. Apa yang dilakukan seseorang (ibu) jika ia mempunyai bayi atau balita yang rewel yang menyebabkan ia susah melaksanakan shalat karena kerewelannya? Islam adalah agama yang mudah dan memudahkan pemeluknya untuk melakukan ibadah tanpa terhalang oleh apa pun. Niat seperti biasa sambil menggendong bayi atau balita. lalu Rasulullah bergerak membuka pintu kemudian melanjutkan shalatnya. dalam kasus di atas. a. At-Tirmidzi." Aisyah berkata. 2. Sebelum digendong terlebih dahulu bersihkan dari segala macam najis yang menempel pada bayi atau balita. tapi tetap memegang erat bayi atau balita.

"Pada suatu ketika Rasulullah keluar untuk mengerjakan shalat Zuhur atau Asar. maka beliau pun memberikan isyarat dengan tangannya sambil menganggukkan kepalanya sedangkan aku mendengarkan bacaan shalat beliau. Diperbolehkan memberi isyarat. Dengan bunyi tersebut. "Subhaanallah". ternyata sang cucu sedang berada di punggung Rasulullah.¶ Rasulullah menjawab. beliau membawa cucunya Hasan atau Husein. Aku berkata-kata kepadanya. Ketika sujud. Memberi isyarat dalam shalat. karena ketika itu aku sedang shalat. lalu maju ke depan dan meletakkan cucunya kemudian bertakbir. kebetulan aku tiba ketika Nabi sedang shalat di atas kendaraannya. Rasulullah bersabda. Setelah selesai shalat. "Aku diperintahkan oleh Nabi agar datang menemuinya." (HR Muslim dan Ahmad) y Hadits lain menerangkan. misalnya seseorang yang menanyakan kunci kendaraan. "Bagaimana tugas yang aku berikan kepadamu? Sebenarnya tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab ucapanmu. karena pada waktu itu beliau hendak pergi bertemu dengan Bani Musthalik. sedangkan kita sedang melaksanakan shalat dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya selain kita. imam akan segera menyadari kesalahannya dan memperbaikinya. Sedangkan dia sangat membutuhkan kendaraan." (HR At-Tirmidzi dan Ahmad) . isyarat ketika menjawab salam. dan Hakim) 3. dari Sahl bin Sa'ad.Dari Abdullah bin Syidad dari ayahnya berkata. Hal ini berdasarkan pada sebuah hadits: Jabir bin Abdullah ra berkata. Syuaib berkata. beliau bertanya kepadaku. atau memberi isyarat kepada seseorang untuk melakukan sesuatu atau memberi . Terlihat olehku. An-Nasa`i. beliau sujud lama sekali hingga terangkat kepalaku. dan bagi makmum perempuan dengan menepukkan tangan sehingga menimbulkan bunyi. µWahai Rasulullah." (HR Ahmad. melainkan ketika itu cucuku sedang berada di punggungku dan aku tidak mau mengganggunya hingga dia merasa puas bermain-main. maka aku pun kembali sujud. Setelah selesai shalat. Hal ini didasarkan pada hadist. para jamaah bertanya. 'Semua itu tidak terjadi. Aku pun mengucapkan salam kepadanya dan beliau menjawab dengan isyarat. lama sekali Anda sujud hingga kami mengira bahwa telah terjadi sesuatu atau wahyu sedang diturunkan kepadamu. "Aku berjalan di dekat Rasulullah ketika beliau sedang melaksanakan shalat.

Kinesiologi: Gerak Tubuh Manusia. M. Mulyani. Jakarta : Gaya Baru Snell. Jakarta: Universitas Yarsi Fakultas Kedokteran Bagian Anatomi Walker.DAFTAR PUSTAKA Kumpulan kuliah Ilmu Bedah FKUI Marieb. California: North Atlantic Books . 2007. Anatomi klinik: Untuk mahasiswa kedokteran edisis ketiga. South Asia: Pearson Education Pradip R. Radiologi diagnostik cetakan keenam. 2009. M M C. 200. 1998. Jakarta : EGC. The Anatomy of Sports Injuries. ab. Syamsir. Human Anatomy and Physiology Sixth Edition. Jakarta : Erlangga Rasad Asri. 2006. Rukmono. 2006. Aji Darma. Patel. Elaine N. Lecture Notes Radiologi edisi kedua. Richard S. Brad.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->