P. 1
Sumber Daya Alam Provinsi

Sumber Daya Alam Provinsi

|Views: 3,766|Likes:
Published by Eko Yuliadi Lewon

More info:

Published by: Eko Yuliadi Lewon on May 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2013

pdf

text

original

Sumber Daya Alam Provinsi DKI Jakarta

Salah satu yang meniadi motor penggerak perekonomian DKI Jakarta adalah
sektor perdagangan dan iasa. Sektor itu memberikan kontribusi terhadap
perekonomian Provinsi DKI Jakarta tetapi iuga mampu menyerap tenaga keria
yang relatiI lebih besar.

Provinsi DKI Jakarta pada 2005 iuga memiliki pertanian yang cukup baik.
Produk pertanian diri dari palawiia, sayuran, anggrek, dan tanaman obat.
Produksi ini pada umumnya merupakan hasil pemanIaatan lahan tidur dan lahan
pekarangan. Produksi perikanan pada 2005 terdiri dari perikanan laut 132.033,8
ton, perikanan darat 8.880,37 ton, dan ikan hias 49,002.044 ton. Dan
kemungkinan terus meningkat di tahun 2006.

Berdasarkan populasi ternak tahun 2005 terdiri dari sapi perah (347 ekor), kerbau (242 ekor). kuda (156 ekor),
kambing (5.886), domba (1.624 ekor), ayam buras (55.056 ekor), ayam pedaging/ras (182.000 ekor), dan itik
(68.000 ekor). Dalam hal ini, produk hasil ternak iuga cukup baik. Produksi daging, telur, dan susu untuk tahun
2005 cukup untuk memenuhi kebutuhan tahun 2006. Produk tersebut terdiri dari daging (21.874.380 kg), telur
(530.466 kg), susu (5.060.664 kg), tulang (2.195.630 kg), kulit sapi/kerbau (71.600 lembar dan kulit
kambing/domba 111.480 lembar) dan diharapkan untuk tahun 2006 akan terus meningkat.

Hutan yang ada di Provinsi DKI Jakarta adalah hutan kota yang dibagi kedalam empat ienis, yaitu Hutan
Istimewa (158,1 ha), Hutan Kota (3477,42 ha), Hutan Pulau Seribu (100,91 ha) dan Kawasan Kota (172,19 ha).

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Banten
Provinsi Banten mempunyai peluang ekonomi yang besar karena posisi
geograIis dan aset pemerintah daerahnya sangat mendukung. Provinsi
ini memiliki 56 pulau, dan dalam waktu dekat akan memiliki pelabuhan
laut di Boionegara. Pelabuhan yang tengah dibangun akan dimanIaatkan
sebagai Kawasan Ekonorni Khusus (KEK), melayani ialur bisnis
regional dan internasional di ialur selat Sunda.

Selat strategis ini, merupakan salah satu ialur internasional yang sangat
potensial, Selat ini tidak saia dilalui kapal kapal lokal, tetapi iuga kapal
kapal tanker yang menghubungkan Australia dan Selandia Baru dengan
kawasan Asia Tenggara semisal Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Wilayah Banten, terutama Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, adalah kawasan penyangga Jakarta
sebagai lbukota Negara. Posisi ini sangat strategis, dipenuhi oleh pabrik pabrik dan sentra-sentra industri.
Tersedianya inIrastruktur yang memudahkan berlangsungnya transaksi ekonomi antar provinsi, memberikan
nilai tambah dalam mempercepat pertumbuhan ekonominya. Apalagi beberapa pelabuhan laut kecil yang kini
dikembangkan sebagai antisipasi untuk menampung kelebihan kapasitas pelabuhan laut di Jakarta.

Potensi sektor pertanian terus dikembangkan. Luas lahan panen dan besarnya produksi padi yang dihasilkan
terus bertambah, dari 337.986 ha dan 1.756.037 ton pada 2005 meniadi 364,721 ha, dan 1.812.495 ton pada
2006. Praktik budidaya selama kurun tahun 2002 2004 semakin membaik, tercermin dari laiu pertumbuhan
produksi rata rata lebih tinggi, (11,16° per tahun) dari laiu pertumbuhan lahan panen rata rata (2,33° per
tahun). Meskipun laiu pertumbuhan produksi perluas lahan panen untuk ienis tanaman palawiia meningkat, pola
dan praktis produksinya relatiI belum berkembang. Laiu pertumbuhan rata rata luas lahan panen 2,48° per
tahun, namun laiu pertumbuhan rata-rata produksinya hanya 4,08° per tahun, atau dengan rasio mencapai
1,64°. Di antara semua tanaman palawiia, ubi kayu dan kacang kedelai memiliki rasio laiu pertumbuhan
produksi rata rata berbanding laiu pertumbuhan luas panen rata rata di angka 1 (masing masing 1,41 dan 6,75).

Secara rata rata, luas panen tanaman sayur mayur meningkat dari 13.777 ha pada 2002 meniadi 19,095,13 ha
pada 2005. Dalam kurun waktu yang sama, produktivitasnya menurun, dari 59,71 ton/ha pada 2002 meniadi
7,51 ton/ha pada 2005, Penurunan produksi karena perubahan variasi minat petani terhadap ienis tanaman yang
diusahakan. Laiu pertumbuhan luas panen dalam kurun 2002-2004 bergerak pada angka 17,75° per tahun,
namun laiu pertumbuhan produksi pada posisi 0,73° per tahun.

Budidaya ternak meningkat dari tahun ke tahun, mulai dart sapi potong, sapi perah, kerbau, kuda, kambing,
domba dan babi. iumlah populasi ternak yang di budidayakan semakin meningkat antara tahun 2002 2004
dengan rata rata laiu pertumbuhan iumlah dan ienis populasi sebesar 24,97° per tahun. Persediaan ternak untuk
kebutuhan konsumsi daging pada 2004 dibandingkan iumlah ternak yang dipotong menuniukkan tingkat
ketersediaan kebutuhan yang sangat memadai. Khusus ternak sapi, iumlah populasi yang tersedia pada 2004
hanya 24,25° terhadap ternak yang dipotong.

Populasi ternak unggas kurun 2003 2005 meningkat dengan rata rata laiu pertumbuhan sebesar 16,70°, meliputi
ayam buras, ayam ras (pedaging dan petelur) serta itik. Laiu pertumbuhan ternak unggas pada 2005-2006
mencapai 14,79°, namun untuk ternak yang menghasilkan daging (ayam buras dan ayam pedaging) menurunm
khusus periode 2005-2006 karena mewabahnya Ilu burung.

Provinsi Banten memiliki kekayaan keanekaragaman hayati berupa Ilora, Iauna dan tipe ekosostemnya.
Sebagian diantaranya ienis dan tipe ekosistem yang bersiIat endemik. Kekayaan tipe ekosiste m yang bersiIat
endemik. Kekayaan tersebut sebagian besar terdapat di kawasan hutan dan kebun. Namun eksistensi kekayaan
itu saat ini sedang terancam akibat pencurian plasma nutIah, penyeludupan satwa, perambahan hutan dan kebun,
perburuan liar, serta perdagangan Ilora dan Iauna yang dilindungu. Luas kawasan hutan dan kebun mencapai
386.865,83 ha, terdiri kawasan hutan 206.851,44 ha dan kawasan kebun 158.884,13 ha.

Berdasarkan Iungsinya, kawasan hutan terdiri atas 72.295,47 ha hutan produksi, 9.486,06 ha hutan lindung dan
123.905,3 ha hutan konservasi. Kawasan konservasi terdiri dari Taman Nasional Uiung Kulon seluas 120.551
ha, berupa kawasan hutan konservasi seluas 76.214 ha, sisanya merupakan kawasan taman/perairan laut seluas
44.337 ha, Taman Nasional Gunung Halimun seluas 42.925,15 ha, masuk ke dalam wilayah administratiI
Kabupaten Lebak, sedangkan sisanya masuk ke dalam wilayah administratiI Kabupaten Bogor dan Sukabumi
Provinsi Jawa Barat. Cagar Alam seluas 4.238 ha dan Taman Wisata seluas 528,15 ha.

Perusahaan yang terlibat mengeksplolasi kawasan hutan produksi dibagi dalam kapling-kapling, sesuai dengan
kapasitas perusahaan dan permintaan pasar. Pengusahaan hutan Jati, seluas 37.791,96 ha, Meranti 13.039,22 ha,
Mahoni 25.462,69 ha, Damar 22.139,85 ha dan Akasia Mangium 9.466,12 ha.

Taman Nasional Uiung Kulon merupakan kawasan konservasi dunia karena memiliki potensi keanekaragaman
hayati, baik Ilora, Iauna maupun berbagai tipe tumbuhan khas lainnya. Taman ini iuga merupakan perwakilan
tipe ekosistem hutan huian daratan rendah yang tersisa dan terluas di Pulau Jawa. Geiala alamnya yang unik
serta panoramanya yang asri dan alami merupakan kesatuan ragam alamiah yang mempesona bagi kegiatan
wisata alam. Di dalarnnya terdapat badak bercula satu (Rbinoceros sundaicus), satwa spesiIik eudemik dan
langka. Provinsi Banten iuga memiliki Cagar Alam Rawa Danau suatu kawasan penyedia air baku dan satu-
satunya reservoir air di bagian barat provinsi ini.

Satu hal yang patut dibanggakan, provinsi ini memiliki kawasan konservasi kaum Baduy seluas 5,136,58 ha.
Luas areal perkebunan mencapai 158.884,13 hal terdiri perkebunan rakyat 142.965,31 ha, perkebunan besar
swasta (PBS) seluas 6.337,04 ha dan perkebunan negara (PTPN) seluas 9,581,78 ha. Komoditas kelapa ditanam
di atas tanah seluas 81.601,61 ha, kebun karet seluas 22.751,35 ha, kebun kakao seluas 5.183,77 ha, seluas
14.075,28 ha, kebun kopi seluas 8.590,00 ha, kebun cengkeh seluas 13.387,00 ha dan kebun aren seluas
2.367,58 ha.

Keneria sektor perikanan mencakup perikanan tangkap (laut dan perairan umum) dan perikanan budidaya (laut,
tambak, kolam, sawah, keramba, iaring terapung). Produksi perikanan hingga 2004 mancapai 76.324,05 ton
dengan nilai Rp 538.130 miliar, menurun dibanding produksi tahun 2002 mencapai 87.279,40 ton dengan nilai
produksi Rp 588.101 niliar, karena pengaruh menurunya produksi perikanan tangkap hingga sebesar 2,95°.
Kontribusi perikanan tangkap terhadap total produksi perikanan mancapai 70,98°, dengan milai produksi
sebesar 54,24°. Sedangkan kontribusi perikanan budidaya sebesar 29,02° dengan nilai produksi 45,76°.

Potensi sumber daya perikanan tangkap laut tersebar di Laut Jawa, Selat Sunda, dan Samadera Indonesia.
Pengembangan perikanan tangkap masih terkonsentrasi di Laut Jawa dan Selat Sunda. Potensi sumber daya
perikanan tangkap masih besar, tercermin dari produksi tahun 2005 yang hanya 58.753,11 ton, atau baru 76,98°
dari potensi di wilayah perairan Kabupaten Pandeglang yang mencapai 92.971 ton.

Produktivitas usaha perikanan budidaya masih perlu ditingkatkan, karena mininya produktivitas budidaya
tambak pada 2005, yang baru mencapai 0,87 ton/ha dan budidaya ikan di sawah mencapai 0,72 ton/ha. Produksi
budidaya laut memberikan kontribusi12,91° terhadap produksi perikanan budidaya atau 3,74° terhadap total
produksi perikanan. Potensi sumber daya perikanan budidaya masih berpeluang untuk dikembangkan, misalnya
budidaya laut (KJA dan rumput laut) di Pantai Utara dan Pantai Barat. Lahan tambak hingga tahun 2005 baru
dimaIaatkan 10.970,70 ha atau 79,7° dari total potensi 13.768,9 ha, atau 6,18° dari 84.315,40 ha. Untuk
mengembangkan kolam budidaya ikan, baru 1.280,76 ha yang termanIaatkan.

Belum maksimalnya produksi ika, hingga tahun 2005 baru 86.531,14 ton, dibanding besarnya iumlah penduduk
mencapai 9.083.144 iiwa, membuat kebutuhan lokal terhadap ikan belum terpenuhi. Namun unuknya, produk
perikanan provinsi ini sudah merambah pasar luar negeri dalam kapasitas terbatas dengan tuiuan Jepang dan
Amerika.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi D.I. Yogyakarta
Potensi sumberdaya alam bervariasi, seperti pertanian, kehutanan,
kelautan dan perikanan. Lahan sawah irigasi teknis sebesar 18.506 ha
(138,27°), dan non irigasi teknis sebesar 29,848 ha 161,72°).

Luas lahan palawiia, hortikultura, dan sayur sayuran sebagian besar
ditanami iagung dan kedelai, kacang tanah, dan ubi kayu, dengan
perincian iagung seluas 79,704 ha, kedelai 34.292 ha, kacang tanah
67.759 ha, dan ubi kayu 58,735 ha, sedangkan sisanya berupa kacang
hiiau, ubi ialar, dan sayur sayuran.

Adapun iumlah produksi palawiia, hortikultura dan sayur sayuran adalah
iagung sebanyak 219.758 ton, padi 715,684 ton, kedelai 402 ton, kacang tanah 66.697 ton, kacang hiiau 550 ton,
ubi kayu 978,494, Ubi ialar 6.777 ton, sayuran 67.703 ton, dan buah buahan 197.204 ton.

Menurut ienis komoditas kehutanan yang dikembangkan berupa produk kayu dan non kayu. Luas kawasan
hutan seluas 74.992,97 ha (23,54° dari luas wilayah), dengan perincian hutan Negara 18.044,97 ha (5,66°),
hutan rakyat 54,948 ha (17,88°). Sementara itu, produksi kayu terdiri dari iati 111.930,393 m¹, mahoni
16.490,574 m¹, sono keling 8.412,866 m¹, akasia 3.292,287 m¹ dan rimba campur 2.787,235 m¹, maka
dihasilkan kayu bulat sebanyak 8.022.009,30 m¹.

Potensi dan pemanIaatan bidang kelautan dan perikanan terdiri dari perairan umum sebesar 3.133,5 ha (tingkat
pemanIaatan 5,20 ha), rambak 650 ha tingkat pemanIaatan 58 ha), sawah tambak 240 ha belum dimanIaatkan),
kolam 4.630,2 ha (tingkat pemanIaatan 915 ha), dan Mina Padi 10.265,6 ha (tingkat pemanIaatan 1,233 ha). Di
samping itu, potensi dan tingkat pemanIaatan sumber daya alam khususnya perikanan di Selatan Jawa, terdiri
dari puluhan ton/tahun tingkat pemanIaatan 45°, mencapai 25.000 ton/tahun tingkat pemanIaatan 18.000
ton/tahun tingkat pemanIaatan 44°, tenggiri 10.000 ton/tahun tingkat pemanIaatannya 11°, dan pelagis kecil
431.000 ton/tahun.

Potensi peternakan di antaranya populasi ternak sapi potong 249.480 ekor, sapi perah dengan produksi 8.623
ekor dengan iumlah produksi 8,900.215 liter/tahun, ternak kecil, dan unggas. Dari seluruh ienis peternakan
tersebut, ternak unggas cukup besar, yaitu ayam buras 4.604.824 ekor/tahun, ayam petelur 2 494.008 ekor/tahun,
dan ayam pedaging 22.020,306 ekor.

Di bidang perkebunan, terdapat banyak potensi di antaranya teh, kopi, tembakau, kakao, lada, kelapa, vanili, dan
tebu. Dari ienis tanaman perkebunan, areal tanaman Kelapa mempunyai areal yang cukup besar, yaitu 44,119,59
ha.

Di bidang pertambangan dan energi, terdapat 28 ienis bahan galian, naik dari golongan B maupun golongan C
yang mendominasi adalah batu kapur putih memiliki potensi yang cukup tinggi, yaitu sebesar 621.073,6 ton,
serta beberapa ienis tambang lainnya, seperti andesit (44,097,2 ton), bentonit/ abu bumi (1.699,16 ton), dan
kaolin/Ieldstar (1.225 ton).

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat
Sumber daya alam Jawa Barat cukup melimpah. Provinsi ini pada tahun
2006 memiliki lahan sawah ber-irigasi teknis seluas 380.996 ha,
sementara sawah ber irigasi setengah teknis 116,443 ha, dan sawah ber
irigasi non teknis seluas 428.461 ha. Total saluran irigasi di Jawa Barat
sepaniang 9.488.623 km, Sawah-sawah inilah yang pada 2006
menghasilkan 9.418.882 ton padi, terdiri atas 9,103.800 ton padi sawah
clan 315.082 ton padi ladang.

Di antara tanaman palawiia, pada 2006 ketela pohon menempati urutan
pertama. produksi palawiia, mencapai 2.044.674 ton dengan
produktivitas 179,28 kuintal per ha, Kendati demikian, luas tanam
terluas adalah untuk komoditas iagung yang mencapai 148.505 ha, Jawa Barat iuga menghasilkan hortikultura
terdiri dari 2.938.624 ton sayur mayur, 3.193.744 ton buah buahan, dan 159.871 ton tanaman obat/bioIarmaka.

Hutan di Jawa Barat iuga luas, mencapai 764.387,59 ha atau 20,62° dari total luas provinsi, terdiri dari hutan
produksi seluas 362.980.40 ha (9,79°), hutan lindung seluas 228.727,11 ha (6,17°), dan hutan konservasi
seluas 172.680 ha (4,63°). Pemerintah iuga menaruh perhatian serius pada hutan mangrove yang mencapai
40.129,89 ha, tersebar di 10 kabupaten yang mempunyai pantai. Selain itu semua, ada lagi satu hutan lindung
seluas 32.313,59 ha yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit III iawa Barat dan Banten.

Dari hutan produksi yang dimilikinya, pada 2006 Jawa Barat memetik hasil 200.675 m¹ kayu, meskipun
kebutuhan kayu di provinsi ini setiap tahun sekitar 4 iuta m¹. Sampai 2006, luas hutan rakyat 214.892 ha dengan
produksi kayu sekitar 893.851,75 m¹. Jawa Barat iuga menghasilkan hasil hutan non kayu cukup potensial
dikembangkan sebagai aneka usaha kehutanan, antara lain sutera alat iamur, pinus, gerah damar, kayu putih,
rotan, bambu, dan sarang burung walet.

Di sektor perikanan, komoditas unggulan adalah ikan mas, nila, bandeng, lele, udang windu, kerang hiiau,
gurame, patin, rumput laut dan udang vaname. Di tahun 2006, provinsi ini memanen 560,000 ton ikan hasil
budidaya perikanan dan payau, atau 63,63° dari total produksi perikanan Jawa Barat.

Di bidang peternakan, sapi perah, domba, ayam buras, dan itik adalah komoditas unggulan di Jawa Barat. Data
2006 menyebutkan kini tersedia 96.796 sapi perah (25° populasi nasional), 4.249.670 domba, 28.652.493 ayam
buras 5.596.882 itik (16° populasi nasional). Kini hanya tersedia 245.994 sapi potong di iawa Barat (3°
populasi nasional), padahal kebutuhan setiap tahunnya sekitar 300 ribu sapi potong. Untuk memenuhi kebutuhan
Jawa Barat harus mengimpor 150 ribu ternak sapi dari Australia setiap tahunnya, di samping berharap pasokan
ternak hidup dari provinsi lain terutama Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah lstimewa Yogyakarta, Lampung,
Bali, Lombok, dan lain lain. Dalam memaksimalisasi sektor peternaknya, Jawa Barat membagi kawasan
pengembangan andalan peternakan ke dalam tiga wilayah, yaitu:
1. Jawa Barat Bagian Utara untuk peternakan itik;
2. Jawa Barat Bagian Tengah untuk sapi perah, ayam ras, dan domba; serta
3. Jawa Barat Bagian Selatan untuk domba dan sapi potong,

Provinsi ini memiliki banyak obiek unggulan di bidang perkebunan, antara lain teh, cengkeh, kelapa, karet,
kakao, tembakau, kopi, tebu, dan akar wangi. Dari semua ienis komoditas itu, cengkeh, kelapa, karet, kakao,
tembakau, dan kopi merupakan komoditas unggulan nasional asal Jawa Barat. Dari sisi lahan, produktivitas
terbaiknya, yakni luas areal tanam sama dengan Iuas tanaman yang menghasilkan, adalah komoditas tembakau
dan tebu. Dari sisi produksi, produktivitas terbanyak adalah kelapa sawit (6,5 ton per ha) dan tebu (5,5 ton per
ha).

Jawa Barat iuga menghasilkan produksi tambang unggulan. Pada 2006, berhasil dieksplorasi 5.284 ton zeolit,
47.978 ton bentonit, serta pasir besi, semen pozolan, Ielspar dan barn permata/gemstone. Potensi pertambangan
batu mulia umumnya banyak terdapat di daerah Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Sukabumi.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Timur
Potensi sumber daya alam sangat bervariasi, seperti pertanian,
kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan serta perkebunan. Luas
lahan sawah adalah 1.178.283 ha, terdiri dari lahan beririgasi seluas
907.274 ha, sawah tadah huian seluas 243.899 ha, dan sawah
lainnya/irigasi lodesa seluas 27.110 ha. Luas lahan palawiia, hortikultura
dan sayur mayur seluas 4.046.971 ha. Paniang saluran irigasi teknis
primer 3.633.093 Km, dan paniang saluran teknis sekunder 3.445.093
Km. Paniang saluran irigasi semi teknis primer adalah 446.848 Km dan
paniang saluran semi teknis sekunder 47.151 Km, Paniang saluran
irigasi sederhana primer 216.636 Km dan paniang saluran sederhana sekunder 75.749 Km.

Dari lahan persawahan yang ada, areal panen rata rata seluas 1,692.729 ha dengan rata rata pro¬duktivitas 53,17
Kw/ha, iumlah produksi padi kering giling yang diperoleh sebanyak 900.215 ton/tahun atau beras sebanyak
5.688.51 ton/tahun. Tanaman iagung dengan luas areal produksi mencapai 1.144.349 ha, dapat memproduksi
sebanyak 4.240.308 ton. Tanaman kedelai dengan produksi mencapai 257.170 ha, dapat memproduksi sebanyak
343.150 ton .iumlah produksi untuk padi adalah 9.007.265 ton, iagung 439.850 ton, ubi kayu 4.023.614 ton, dan
kacang 95.527 ton. Keadaan ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2004 yaitu pada 9.002.618 ton, iagung
4.134.762 ton, ubi kayu 3.9611.662 ton, kacang hiiau 212.325 ton. Sementara ketersediaan pangan beras
sebesar 1.745.841 ton, iagung 3.444.480 ton, ubi kayu 2.615,42 ton, ubi ialar 23.009 ton, kacang tanah 160.658
ton, kacang hiiau 66.137 ton, daging 83.508 ton, telur 19.841 ton, susu 77.633 ton, dan ikan 6.302 ton.
Ketersediaan pangan di Jawa Timur merupakan keberhasilan teknologi pertanian, perluasan lahan panen
meningkatkan intensiIikasi petani.

Provinsi iawa Timur iuga merupakan yang berpotensi untuk pengembangan buah-buahan dan memberikan
kontribusi nasional sebesar 20°. Jenis buah buahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan ienis produksi
buah buahan adalah mangga (Kabupaten Situbondo, Probolinggo, Pacitan dan Gresik), pisang (Kabupaten
Lumaiang, Magetan, dan Banyuwangi) dan ieruk (Kabuparen Pasuruan, Ponorogo, Madiun, Moiokerto, Pacitan,
Magetan, dan Jombang).

Luas kawasan hutan sekitar 1.357.206,36 ha atau 28° dari luas dararan Provinsi Jawa Timur, terdiri atas
beberapa ienis hutan. Hutan hutan yang ada menurut ienisnya antara lain hutan produksi seluas 811.452,70 ha
(59,79°), hutan lindung seluas 312.636,50 ha (23,04°), hutan konservasi seluas 233.117,16 ha (17,18°). Hasil
produksi yang didapat dari hutan non HPH antara lain kayu bulat sebanyak 265.844 m¹; kayu gergagian 1.237
m¹; kayu olahan iati yang terdiri dari veneer sayat (3.079.321 m·); TOP (7.656 m¹); dan penempelan veneer
(444.790 m·).

Kegiatan perikanan dapat dibedakan atas sektor perikanan laut dan perikanan darat. Pada sektor perikanan laut,
iumlah kapal penangkap ikan yang beroperasi sebanyak 53.889 unit dengan iumlah rumah tangga perikanan
sebanyak 91.979 kepala keluarga, iumlah tempat pelelangan ikan sebanyak 45 buah. Jumlah produksi ikan yang
dihasilkan setiap tahunnya berkisar 334.162,50 ton.

Sementara itu, kegiatan perikanan pada sektor perikanan darat dibagi atas beberapa ienis, yaitu:
1. Tambak, dengan luas areal 54.812,42 ha dapat memproduksi sebanyak 81,228,10 ton setiap tahunnya;
2. Kolam, dengan luas areal 1.980,65 ha dapat memproduksi sebanyak 31.025,60 ton setiap tahunnya;
3. Keranmba, dengan iumlah sebanyak 23,7 unit dapat memproduksi sebanyak 2.797,70 ton setiap
tahunnya;
4. Mina padi, dengan luas areal 498.95 ha dapat memproduksi sebanyak 175,03 ton setiap tahunnya;
5. Sawah tambak, dengan luas areal 33.577,36 ha dapat memproduksi sebanyak 51.103,40 ton setiap
tahunnya.
Sektor peternakan dibagi dalam dua ienis yaitu sektor peternakan produksi utama ternak dan sektor peternakan
produksi untama unggas. Jenis-ienis peternakan yang ada pada sektor dengan produksi utama ternak anatara lain
peternakan sapi potong dengan populasi 2.524.476 ekor setiap tahunnya dapat memotong sebanyak 336.595
ekor; peternakan sapi perah dengan populasi 134.043 ekor, setiap tahunya dapat menghasilkan susu sebanyak
239.908 liter. Peternakan kambing dengan populasi 2.400.750 ekor, dapat memproduksi daging sebanyak 7.772
ton per tahun; peternakan domba demgam populasi 1.407.116 ekor, dapat memproduksi daging sebanyak 4.334
ton per tahun; dan peternakan babi dengan populasi 35.958 ekor, dapat memproduksi daging sebanyak 398 ton
per tahun.

Sektor peternakan dengan produksi utama unggas adalah peternakan ayam buras dengan iumlah populasi
39.673.982 ekor dapat memproduksi 13.734 ton per tahun; peternakan ayam petelur dengan iumlah populasi
sebanyak 30.051.763 ekor dapat memproduksi telur sebanyak 139.786 ton per tahun; peternakan ayam pedaging
dengan iumlah populasi 29.377.200 ekor dapat memproduksi daging sebanyak 71.301.200 ton per tahun; dan
peternakan itik dengan iumlah populasi sebanyak 2.425.129 ekor dapat memproduksi telur sebanyak 8.512 ton
per tahun.

Luas seluruh perkebunan di Provinsi Jawa Timur seluas 952.933 ha dengan iumlah total seluruh produksi
perkebunan sebanyak 1.658.528,71 ton per tahun. Jenis-ienis perkebunan yang ada antara lain adalah:
perkebunan teh dengan luas areal 2.711 ha dapat memproduksi sebanyak 16.695,46 ton per tahun; perkebunan
tembakau dengan luas areal 109.918 ha dapat memproduksi sebanyak 77.421 ton per tahun; perkebunan kakao
dengan luas areal 35.328 ha dapat memproduksi sebanyak 19.880,81 ton per tahun; perkebunan vanili dengan
areal 535 ha dapat memproduksi sebanyak 15,50 ton per tahun; perkebunan tebu dengan luas areal 169.317 ha
dapat memproduksi sebanyak 1.048.734,83 ton per tahun; perkebuanan iambu mete dengan luas areal 52.995 ha
dapat memproduksi sebanyak 12.213 ton per tahun; dan perkebunan kelapa dengan luas areal 285.180 ha dapat
memproduksi sebanyak 265.452,56 ton per tahun.

Salah satu potensi sumber daya alam yang dimiliki adalah sektor pertambangan. Dengan luas area pertambangan
mencapai 10.992,86 ha, iumlah produksi yang dihasilkan adalah sebanyak 29.458.718,76 ton per tahum. Jenis
produksi yang dihasilkan dari sektor pertambangan antar lain: batu gunung/anderit dengan produksi sebanyak
55.255,00 ton per tahun, pasir degnan produksi sebanyak 2.003.432,92 ton per tahun; batu kapur
denganproduksi sebanyak 16.311.268,00 ton per tahun; Felspart dengan produksi sebanyak 198.094,18 ton per
tahun; tanah liat dengan produksi sebanyak 1.868.683,00 ton per tahun; dolomit dengan produksi sebanyak
456.681,52 ton per tahun; marmer dengan produksi sebanyak 1.177.864,00 ton per tahun; pasir kwarsa dengan
produksi sebanyak 62.973,40 ton per tahun; bantonit dengan produksi sebanyak 16.600,00 ton per tahun; tanah
urug dengan produksi sebanyak 74.141,00 ton per tahun; trass dengan produksi sebanyak 80.225,10 ton per
tahun; pasir/krikil batu (sirtu) dengan produksi sebanyak 7.075.176,87 ton.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah
Sumber daya alam Jawa Tengah cukup kaya. Provinsi ini memiliki lahan sawah
beririgasi teknis seluas 387.742,8 ha, sementara sawah yang beririgasi setengah
teknis 220,116 ha. Total saluran irigasinya mencapai 3.248.369 ha, Sawah sawah
inilah yang pada 2006 menghasilkan 8,68 iuta ton padi, terdiri dari 8.487.112 ton
padi sawah dan 192.888 ton padi ladang, Produksi padi meningkat 1,94° dari
8,51 iuta ton pada 2005 meniadi 8,68 iuta ton pada 2006, Peningkatan ini dipicu
oleh meningkatnya areal panen sebesar 3,22° atau sekitar 52.000 ha.

Produksi hortikultura pada periode 2005-2006 iuga meningkat. Produksi ubi kayu
meningkat 7,89°, dari 3.318 iuta ton meniadi 3,58 iuta ton, sementara produksi
kacang hiiau meningkat 25,40° dari 85.167 ribu ton meniadi 106,8 ribu ton. Hal ini karena luas panen kedua
komoditas itu iuga meningkat. Produksi bahkan meloniak secara sangat signiIikan sebesar 35,33°, dari 155.098
ton pada 2005 meniadi 209.893 ton di tahun 2006.

Jawa Tengah memiliki hutan seluas 650 ribu ha atau 19,97° dari total luas daratannya, Pembangunan, sektor
kehutanan antara lain dilakukan melalui program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan untuk
memperkaya hutab rakyat seluas 8.600 ha dan dengan memberikan bantuan 5,1 iuta bibit berbagai ienis tanaman
dan buah-buahan kepada masyarakat. Reboisasi hutan mangrove seluas 2.625 ha mengurangi degradasi
lingkungan pantai di pantai utara iuga digalakkan mulai dari Kabupaten Rembang hingga Kabupaten Brebes.

Tingkat kebutuhan bahan baku kayu di provinsi per tahun sekitar 6 iuta m³, sementara produksi bahan
baku kayu hanya 2,5 iuta m³ per tahun, berasal dan negara sekitar 300 ribu m³ dan 2,2 iuta
m³ dari hutan rakyat. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan 3,5 iuta m³ kayu per tahun.
Ekspor dari produk tersebut berada dalam kisaran US$ 60US$ 80 iuta.

Di sektor kelautan dan perikanan, sampai Desember 2006 nilai ekspornya mencapai 17,06 ribu ton atau setara
dengan US$ 70,54 iuta. Jumlah meningkat dibanding ekspor 2005, yang hanya mencapai setara dengan US$
69,21 iuta.

Populasi ternak meningkat rata-rata 0,9° per tahun selama periode 2004 2006, dari 2.739.534 Animal Unit
(AU) ekor pada 2004 meningkat iadi 3.114.404,68 AU ekor pada 2005, lalu bertambah lagi iadi 3.879.272,99
AU ekor pada 2006. Produksi daging pun meningkat rata-rata 0,09° dari 175.393.101 kg pada 2004 meningkat
meniadi 181.037.114 kg pada 2005 dan di tahun 2006 mencapai 207.539.434 kg. Hanya saia, hanya saia
produksi susu menurun rata rata 0,01° dari 74.013.864 liter pada tahun 2004 turun meniadi 70.693.094 liter
pada tahun 2005, tetapi naik pada 2006 meniadi 71.813.422 liter.

Dalam upaya meningkatkan kualitas ternak Jawa Tengah, seiak Januari 2002 sampai Juni 2006 Balai Inseminasi
Buatan (BIB) Ungaran telah memproduksi semen beku sekitar 700.000 dosis. Seiak 2003, semen beku produksi
BIB memenuhi 51° kebutuhan pasar regional, pada 2006 telah menghasilkan 131,506 dosis semen beku, baik
untuk sapi potong, sapi perah dan kambing PE. Pada 2007, BIB Ungaran menerapkan sasaran peningkatan
kontribusi semen beku sebesar 70°.

Produk ekspor tanaman perkebunan provinsi ini mencakup kopi, teh, tembakau, dan nilam. Dalam dua tahun
terakhir nilai terus meningkat pada 2006, nilai ekspor produk perkebunan ini mencapai US$ 35 iuta dengan
tingkat produksi 105 ribu ton.

Dari hasil ekspor sumber daya mineralnya, terutama bahan baku semen, teridentiIikasi bahwa kandungan bahan
baku antara lain terdapat di Kabupaten Wonogiri (138.289 iuta ton), Blora (3,483 iuta ton), Grobogan (4.025
iuta ton), Kebumen (17.000 iuta ton), Pati (1.353 Juta ton) dan Rembang (1.313 iuta ton. Ini semua belum
termasuk potensi geothermal yang terdapat di Kabupaten Semarang.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Bali
Potensi lahan persawahan pada 2005 seluas 81.210 ha, dan sisanya
adalah lahan kering. Lahan persawanan terluas terletak di Kabupaten
Tabanan (pada 2006 mencapai 22.490 ha). Hal ini sesuai dengan iulukan
Tabanan sebagai ¨lumbung beras¨. Berikutnya diikuti Kabupaten
Gianyar dengan luas lahan sawah 14.856 ha, sedangkan Kota Denpasar
memiliki lahan sawah terkecil yaitu 2.768 ha. Sementara lahan kering
terbanyak terdapat di Kabupaten Buleleng yaitu sebesar 74.320 ha,
diikuti Kabupaten Karangasem seluas 62.707 ha, Kabupanten Tabanan
seluas 51.338 ha dan Kota Denpasar memiliki luas lahan kering terkecil
yaitu 9.229 ha.

Kawasan hutan di Provinsi Bali memiliki luas sekitar 130.686,01 ha dan 23,2° dari luas Pulau Bali terdiri dari
kawasan Hutan Lindung seluas 95.766,66 ha (73,28° dari luas hutan keseluruhan). Hutan Konservasi seluas
26.293,59 ha yang terdiri dari: Cagar Alam seluas 1.762,80 ha dan Taman Nasional seluas 19.002,89 ha yang
terdiri dari daratan seluas 15.587,89 ha dan perairan seluas 3.415 ha, Hutan Wisata Alam seluas 19.002,89 ha,
Taman Hutan Raya seluas 1.373,50 ha, Hutan Produksi Tetap seluas 1.907,10 ha dan Hutan Produksi Terbatas
seluas 6.719,26 ha dan Hutan Bakau seluas 3.013 ha yang terdiri dari 2.177 ha di dalam kawasan hutan dan 834
ha terletak di luar kawasan hutan.

Kebiiakan perkembangan daerah tidak terlepas iuga dari prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan
lingkungan seperti yang tertuang dalam Agenda 21 Nasional dan Agenda 21 Daerah yang bertuiuan untuk
mengintegrasikan pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan ke dalam satu paket kebiiakan. Selain itu
paradigma pembangunan yang berwawasan lingkungan dan bersiIat holistik senantiasa mendorong pemerintah
daerah untuk menciptakan keneria pembangunana yang lebih baik dengan memperhatikan ongkos lingkungan
dan ongkos pasokan serta cadangan sumber daya alam.

Hutan Konservasi seluas 26.293.59 ha yang terdiri dari: Cagar Alam seluas 1.762,80 ha dan Taman Nasional
seluas 19.002.89 ha yang terdiri dari daratan seluas 15.587,89 ha dan perairan seluas 3.415 ha, Hutan Wisata
Alam seluas 4.154,40 ha, Taman Nasional seluas 19.002,89 ha, Taman Hutan Raya seluas 1.373,50 ha, Hutan
Produksi seluas 8.626,36 ha yang terdiri dari hutan Produksi tetap seluas 1.907,10 ha dan hutan produksi
terbatas seluas 6,719,26 ha dan hutan bakau seluas 3.013 ha yang terdiri dari 2.177 ha di dalam kawasan hutan
dan 834 ha terletak di luar kawasan hutan.

Kebiiakan pembangunan daerah tidak terlepas iuga dari prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan
lingkungan seperti yang tertuang dalam Agenda 21 Nasional dan Agenda 21 Daerah yang bertuiuan untuk
mengintegrasikan pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan ke dalam kebiiakan. Selama ini paradigma
pembangunan yang berwawasan lingkungan dan bersiIat holistik senantiasa mendorong pernerintali daerah
untuk menciptakan kineria pembangunan yang lebih baik dengan memperharikan ongkos lingkungan. dan
ongkos penemunan pasokan serta cadangan sumber daya alam.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Sektor pertanian adalah motor penggerak perekonomian masyarakat Aceh. Pada
2005, memiliki lahan sawah beririgasi teknis seluas 96.683 ha, beririgasi
setengah teknis 44.230 ha dan beririgasi non teknis seluas 74.027 ha. Produksi
padi tercatat sebesar 1.411.649 ton Gabah Kering Giling (GKG) dimana
mengalami penurunan dibandingkan tahun 2004 sebesar 1.552.083 atau 9,22°.
Penurunan ini akibat luasnya kerusakan lahan akibat tsunami. Secara umum padi
sawah mendominasi persediaan pangan dibandingkan dengan padi ladang, hanya
berproduksi 8.509 ton dibanding padi sawah dengan produksi 1.403.139 ton
tahun.
Luas areal irigasi yang dikelola Dinas Sumber Daya Air Provinsi NAD terdiri
dari: (1) iaringan irigasi teknis; (2) setengah teknis dan (3) iaringan irigasi
sederhana (tradisional) dengan iumlah total luas areal potensial 214.940 ha pada
tahun 2005. Jika dibandingkan tahun 2004 dengan luas 214.939 ha terdapat
penurunan pada tanggal 26 Desember Tahun 2004 provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dilanda gempa yang
sangat dahsyat, yang telah memporak porandakan seluruh asset daerah, termasuk didalamnya aset irigasi.
Sampai dengan tahun 2006 hanya 70° dari daerah Irigasi yang berIungsi dengan baik dan 30° tidak berIungsi
karena iaringan yang belum lengkap atau mengalami degradasi akibat kurang pemeliharaan.
Potensi pertanian di Aceh sangat besar. Luas panen dan produksi padinya terus meningkat dari 295.212 ha pada
2001 meniadi 337.893 ha (14,46°) pada 2005 dengan produksi sebanyak 1.246.612 ton pada 2001, meningkat
meniadi 1.411.649 ton atau naik 13,24° pada 2005. Produksi kacang tanah, iagung/ kedele dan ubi kayu/ ubi
ialar iuga meningkat. Luas panen dan produksi kacang tanah mengalami penurunan dari 14.239 ha dan 16.887
ton pada 2003 meniadi 12.984 ha dan 15.598 ton pada 2005, sementara untuk iagung dari 25.188 ha dan 67.386
ton pada 2003 meningkat iadi 29.517 ha dan 94.246 ton. Ada pun luas lahan dan produksi ubi kayu mencapai
6.098 ha dan 75.286 ton pada 2003 meningkat iadi 4.316 ha dan 53.424 ton pada 2005. Sedangkan kedelei
dengan luas panen 14.519 ha dan produksi 18.697 ton mengalami peningkatan luas panen 24.186 ha dan
produksi 31.167 ton tahun 2005.
Sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan No.170/Kpts-II/2000 tanggal 29 Juni 2000, hutan di Aceh
termasuk kawasan perairannya seluas 3.549.813 ha, dengan 3.335.713 ha di antaranya adalah daratan. Seluas
60,22° dari luas seluruh daratan provinsi, kawasan hutan ini terdiri atas kawasan hutan konservasi, hutan
lindung dan kawasan hutan produksi.
Pembabatan hutan di Aceh sangat Iantastis selama periode 2002-2004, mencapai 350.000 ha atau setara lebih
dari lima kali lipat luas daratan Singapura. Dari iumlah yang mengkhawatirkan itu, hampir 60° praktik
deIorestasi teriadi konservasi dan hutan lindung, termasuk di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.
DeIorestasi iuga teriadi di luar kawasan hutan melalui praktik konversi untuk kepentingan pembangunan di luar
sektor kehutanan, misalnya perkebunan dan kegiatan budidaya lainnya seluas lebih dari 156.000 ha. DeIorestasi
di luar kawasan hutan menyumbang 45° dari total pembabatan hutan di Aceh. DeIorestasi inilah yang
menyebabkan degradasi hutan Aceh semakin parah hingga mencapai angka 1,87 iuta ha pada tahun 2002-
2005,diantaranya tersebar pada 75° kawasan konservasi dan hutan lindung. Jika di diamkan, kondisi ini ielas
mengancam keberlaniutan proses rekonstruksi Aceh pasca tsunami.
Lebih dari 81° deIorestasi terkonsentrasi pada 11 kabupaten di sepaniang pantai barat-selatan dan wilayah
Aceh Bagian Tengah. Sedangkan lebih dari 83° degradasi hutan iuga tersebar pada kawasan hutan di 11
kabupaten itu. Tuiuh kabupaten di sepaniang pantai barat-selatan menyumbang deIorestasi seluas 45,37°,
sedangkan empat kabupaten di Aceh Bagian Tengah menyumbang 36,25°. Sisanya tersebar di sepaniang pantai
utara, timur, dan pulau-pulau di wilayah administratiI provinsi NAD.
Pada kawasan hutan produksi, sampai Desember 2003 terdapat delapan perusahaan HPH yang masih aktiI
dengan total pengusaha hutan sebanyak 524.644 ha dan dua perusahaan HPHTI menguasai 13.200 ha. Pada
2005, pemerintah telah mengaktiIkan kembali izin lima HPH untuk mengelola seluas 367.550 ha dan ini
mengundang banyak perdebatan di kalangan masyarakat. Kapasitas iatah produksi pemegang HPH menurut SK
Menteri Kehutanan No. 357/ Menhut-VI/2005 sebesar 500.000 m¹ per tahun, dinilai terlalu besar dibandingkan
dengan kebutuhan lokal sebanyak 215.249 m¹, per tahun untuk merekonstruksi dan merehabilitasi Aceh pasca
tsunami.
Di sektor perikanan, mengeksploitasi psisir pantai sepaniang 1.660 km dengan luas perairan laut 295.370 km·,
terdiri atas luas wilayah perairan ( teritorial dan kepulauan ) seluas 56.563 km· dan Zona Ekonomi EksklusiI
(ZEE) seluas 238.807 km·. Jenis ikan laut yang ditangkap: ikan kembung, layang, tongkol, tuna, dan tembang.
Dari 1.660 km paniang garis pantai, 800 km di antaranya rusak diteriang gelombang tsunami.
Potensi sumberdaya kelautan dan perikanan terdiri perikanan tangkap di laut dan perairan umum (sungai, danau,
waduk dan rawa-rawa) dan perikanan budidaya (ikan air payau di tambak, di kolam, ikan di sawah (mina padi)
atau budidaya ikan dengan sistem keramba iaring apung, baik di laut maupun diperairan tawar). Gempa bumi
dan tsunami 2004 telah menyebabkan kerusakan besar di sektor kelautan dan perikanan. Produksi perikanan
tangkap (kembung, laying, tongkol, tuna, dan tembang) pada 2005 sebanyak 109.152,2 ton, sementara produksi
2004 mencapai 140.780,8 ton. Produksi 2006 ditargetkan meningkat meniadi 154.000 ton. Potensi ikan tangkap
di Aceh 1,8 iuta ton. Sektor perikanan hanya menyerap 257.300 tenaga keria atau sekitar 51.460 kepala keluarga
atau mencapai 31,68° dari 811.971 total tenaga keria yang terserap di sektor pertanian.
Potensi perikanan lainnya adalah budidaya rumput laut, kerapu, kakap, lobster dan kerang mutiara dengan
potensi sebaran seluas 12.014 ha,membentang mulai dari Sabang, Aceh besar, Aceh Barat, Aceh Selatan,
Simeleu, sampai Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil. Pengembangan perikanan ini didukung oleh sebaran
luas terumbu karang seluas 274.841 ha, membentang mulai dari Sabang, Aceh Besar sampai pantai barat
selatan Aceh.
Seiak 2000, sektor peternakan dikelola intensiI terutama usaha penggemukan sapi potong dan pemeliharaan
ayam ras pedaging dan petelur. Bidang peternakan mempunyai prospek bagus untuk dikembangkan meniadi
salah satu sektor unggulan dan menuniang perekonomian masyarakat. Populasi peternakan sapi menurun 10,2°
dari 969.954 ekor pada 2004 meniadi 625.853 ekor pada 2005.
Produksi beberapa tanaman perkebunan pada 2005 mengalami penuruna dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, kondisi ini teriadi terhadap produksi karet yang mengalami penurunan, 36,58° kelapa 12,29° dan
kopi 6,23°. Sedangkan produksi yang mengalami peningkatan adalah Pinang 12,3°, Kelapa Sawit 30,57°, dan
Kemiri 13,70°. Untuk mengolah semua hasil perkebunan itu, hingga kini tercatat ada 21 unit pabrik kelapa
sawit, 111 unit pengolahan kopi, 179 unit sarana penyulingan pala, 29 unit alat penyulingan nilam, 2 unit pabrik
pengolahan minyak kelapa, 2 unit pengolahan kakau, dan 4 unit pengolahan karet.
Usaha pertambangan umum telah dimulai seiak 1900. Daerah operasi minyak dan gas di bagian utara dan timur
meliputi daratan seluas 8.225,19 km· dan dilepas pantai Selat Malaka 38.122,68 km·. Perusahaan migas yang
mengeksploitasi tambang Aceh berdasarkan kontrak bagi hasil (production sharing) saat ini adalah GulI
Resources Aceh, Mobil Oil-B, Mobil Oil-NSO, dan Mobil Oil-Pase.
Endapan batubara terkonsentrasi pada 'Cekungan Meulaboh¨ di Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh
Barat. Terdapat 15 lapisan batubara hingga kedalaman 100 meter dengan ketebalan lapisan bekisar antara 0,5
m 9,5 m. Jumlah cadangan teruniuk hingga kedalam 80 meter mencapai 500 iuta ton, sedeangkan cadangan
hipotesis 1,7 miliar ton.
Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara memiliki keunikan tersendiri dalam kerangka perekonomian
nasional. Provinsi ini adalah daerah agraris yang meniadi pusat pengembangan
perkebunan dan hortikultura di satu sisi, sekaligus merupakan salah satu pusat
perkembangan industri dan pintu gerbang pariwisata di Indonesia di sisi lain. Ini
teriadi karena potensi sumber daya alam dan karakteristik ekosistem yang memang
sangat kondusiI bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Kini tersedia potensi pertanian yang cukup melimpah. Sebagian besar produksinya,
sayur-mayur dan ieruk malah telah dipasarkan ke provinsi lain bahkan ke luar negeri.
Karena itu, tidak mengherankan iika sektor ini meniadi salah satu prioritas
pembangunan daerah. Luas areal pertanian meliputi lahan sawah irigasi teknis seluas
135.872 ha, sawah non irigasi teknis seluas 141.383 ha, dengan saluran irigasi primer, sekunder dan tersier
sepaniang 820.462 meter. Pada 2005, sawah-sawah ini menghasilkan 3.447.784 ton padi, sedangkan di tahun
2006 hanya memproduksi 3.030.784 ton padi.

Bukan hanya padi yang dihasilkan, tetapi iuga 1.298.230 ton palawiia, hortikultura dan sayur-sayuran.
Beberapa ienis tanaman yang dikembangkan antara lain 218.375 ha lahan iagung dengan hasil produksi
739.067 ton; 13.142 ha tanaman kedelai dengan hasil produksi 15.295 ton; 155.436 ha lahan singkong dan
umbi-umbian dengan hasil produksi 655.070 ton.

Pada 2004, luas hutan mangrove mencapai 103.372 ha dengan kondisi 60° baik. Hal ini sangat mempengaruhi
perubahan ekosistem pantai dan kehidupan masyarakat nelayan. Kualitas air sungai yang di pantai hasilnya
masih berIluktuasi terutama untuk parameter BOD, COD, TSS, Do dan PH. Fluktuasi kualitas air sungai ini
terkait dengan ketaatan perusahaan terhadap baku mutu limbah cair dan besarnya beban limbah domestik yang
dibuang langsung ke badan air. Sungai ini terkait dengan ketaatan perusahaan terhadap baku mutu limbah cair
dan besarnya beban limbah domestik yang dibuang langsung ke badan air. Kualitas udara dengan indicator
konsentrasi ambien polutan udara (Sox, Nox, debu, kebisingan) dan iumlah titik api (hotspot). Tahun 2004
iumlah titik api berkurang dari 219 titik api (2003) meniadi 164 titik api. Indikator ini menuniukkan kebakaran
hutan masih relatiI tinggi dan salah satu sumber polusi udara yang menyebabkan tingginya kadar debu di
udara.

Di sektor perkebunan, menuniukkan progress menggembirakan. Pada 2005, misalnya, luas areal perkebunan
1.746.340 ha, lalu bertambah meniadi 1.788.943 ha pada 2006, terdiri atas 1.008.525 ha perkebunan rakyat,
363.106 ha perkebunan pemerintah, dan 365.992 ha perkebunan swasta dengan total hasil produksi 4.199.834
ton. Total produksi perkebunan pada 2006 mencapai 1.788.943 ton, meningkat dibandingkan total produksi
2005 sebesar 4.048.411 ton.

Komoditas unggulan sektor perkebunan antara lain karet. Dengan luas areal 479.174 ha, berhasil diproduksi
367.113 ton karet setiap tahunnya. Perkebunan sawit iuga cukup luas, mencakup areal 908.080 ha dengan hasil
produksi 13.830 ton. Luas perkebunan kelapa 125.969 ha dengan hasil produksi 99.529 ton. Perkebunan kopi
mencapai 78.119 ha dengan hasil produksi 55.597 ton, sementara perkebunan kakao terhampar seluas 3.259 ha
dengan hasil produksi 59.229 ton.

Meski potensi perikanan laut di pantai timur atau Selat Malaka hanya 239 ribu ton per tahun, Sumatera Utara
memiliki potensi perikanan yang sangat besar di Pantai Barat atau Samudera Hindia yang mencapai 917.000
ton per tahun. Kendati demikian, produksi ikan secara keseluruhan masih relative kecil dibanding potensi yang
ada, yakni 10,53° per tahun. Produksi perikanan tidak hanya dari laut, tapi iuga dari produksi perairan rawa,
danau dan sungai yang mencapai 11.669,90 ton dengan hasil produksi perikanan laut yang mencapai
330.579,60 ton, dengan iumlah kapal 22.457 unit. Untuk hasil perikanan budidaya dan perikanan tangkap
untuk tahun 2006 sebesar 388.559 ton.

Di bidang kehutanan, Sumatera Utara iuga menyediakan sumber daya alam yang melimpah. Pada 2005, total
luas wilayah hutan mencapai 2.386.960 ha, terdiri atas 1.297.330 ha hutan lindung dan 1.035.690 ha hutan
produksi terbatas. Dari seluruh potensi kehutanan yang ada, hutan yang dapat dikonversi mencapai 879.270 ha
dan hutan bakau seluas 477.070 ha. Produksi kehutanan di luar kawasan Hak Pengelolaan Hutan (HPH)
sebanyak 112.459,79 meter kubik kayu bulat, 34.082,12 meter kubik kayu gergaiian dan 187.128,74 meter
kubi kayu olahan. Sedangkan hasil hutan ikutannya terdiri atas 600 ton rotan dan 654,37 meter kubik
Gondorukem.

Di sektor peternakan, komoditas utama yang dihasilkan adalah sapi, kambing, domba, babi, dan unggas.
Jumlah populasi sapi potong pada 2006 mencapai 25.465 ekor dengan iumlah pemotongan per tahun sebanyak
53.207 ekor. Populasi sapi perah 6.521 ekor, memproduksi 4.561 ribu liter susu per tahun. Di sana iuga
tersedia 721.858 ekor kambing bersama 268.500 ekor domba, 809.705 ekor babi, 21.280.380 ekor ayam buras,
6.190.175 ekor ayam petelur dengan hasil produksi 123.95,36 ton telur per tahun, 51.219.491 ekor ayam
pedaging dengan hasil produksi 44.687,58 ton daging ayam per bulan, serta 2.291.472 ekor itik dengan hasil
produksi 10.919,80 butir telur per tahun. Total produksi peternakan tahun 2006 mencapai 216,05 ton,
meningkat dibanding produksi 2005 yang hanya mencapai 213,25 ton.

Sumatera Utara iuga memiliki kekayaan tambang. Survey 2006 mencatat bahwa terdapat 27 ienis barang
tambang nonlogam (golongan C), 15 ienis barang tambang logam dan enam ienis minyak, gas (migas) dan
energi. Barang tambang nonlogam antara lain batu gamping, dolomite, pasir kuarsa, belerang, kaolin, diatomea
dan bentonit. Sedangkan barang tambang logam mencakup emas, perak, tembaga dan timah hitam. Sementara
potensi migas dan energi antara lain minyak bumi, gas alam dan panas bumi. Saat ini telah dilakukan
eksploitasi terhadap minyak bumi di Sumatera Utara, dengan hasil produksi pada 2006 mencapai 21.000 barel
minyak bumi.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Bengkulu
Salah satu yang meniadi motor penggerak perekonomian di luar migas
adalah sektor pertanian. Sektor ini tidak saia mampu memberikan
kontribusi yang besar terhadap perekonomian tetapi iuga mampu
menyerap tenaga keria yang relatiI lebih besar.

Menurut data Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, luas lahan sawah
yang mempunyai saluran irigasi teknis seluas 22.598 ha, sawah non
irigasi teknis seluas 68.232 ha dan luas lahan palawiia, hortikultura dan
sayur-sayuran seluas 386.881 ha. Sedangkan, paniang saluran irigasi
primer, sekunder, dan tersier, secara keseluruhan sepaniang 583,89 km.
dengan spesiIikasi tersebut, Provinsi Bengkulu berhasil memproduksi
padi sebanyak 3,755 ton/ha.

Berdasarkan data Departemen Kehutanan, luas hutan seluas 920.753,50 ha dengan hasil hutan Kayu Bulat
sebanyak 29.945,10 m¹ kayu gergaiian sebanyak 23.151,94 m¹ rotan: 177.200 batang dan damar: 312.500
batang. Sedangkan menurut data Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, tercatat luas Kawasan Suaka Alam dan
Kawasan Pelestarian Alam seluas 444.882 ha, luas Hutan Lindung 252.042 ha, hutan produksi terbatas seluas
182.210 ha, hutan produksi tetap seluas 34.965 ha dan Hutan Fungsi Khusus seluas 6.865 ha.

Di bidang kelautan dan perikanan, menurut data Departemen Kelautan dan Perikanan, Provinsi Bengkulu
memiliki potensi sebesar 145.334 ton dengan hasil 39.203,3 ton. Pada bidang produksi peternakan,
Departemen Pertanian mengeluarkan data, yakni sapi potong sebanyak 84.943 ekor, sapi perah sebanyak 194
ekor, kerbau sebanyak 49.024 ekor, kambing sebanyak 110.611 ekor, domba sebanyak 6.655 ekor, babi
sebanyak 2.153 ekor, kuda sebanyak 65 ekor, ayam buras sebanyak 2.797.876 ekor, entok sebanyak 48.029
ekor, angsa sebanyak 6.210 ekor dan puyuh sebanyak 10.717 ekor.

Potensi perkebunan sangat dituniang dengan luas lahan perkebunan seluas 1.978.870 ha dengan hasil antara
lain sawit sebanyak 703.335,60 ton, karet 72.248,89 ton, kopi robusta 55.461,39 ton, kopi arabika 2.466,36 ton,
kakao 1.523,93 ton, kelapa dalam 5.983,21 ton, lada 3.284,92 ton, cengkeh 64,26 ton, aren 1.862,40 ton, kayu
manis 719,06 ton, pinang 465,59 ton dan kemiri 3.082,90 ton.

Data dari Departemen ESDM, Provinsi Bengkulu memiliki potensi pertambangan dan energi diantaranya lima
yang terbesar, yaitu: batu bara, emas, pasir besi, batu apung, bentonit. Hasil produksi batu bara tercatat
sebanyak 673.542.000 ton.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007

Sumber Daya Alam Provinsi Riau
Riau adalah salah satu provinsi kaya di Nusantara. Hampir semua
kekayaan alam dimiliki provinsi ini. Di dalam perut buminya
terkandung minyak bumi, batubara, emas, timah dan bahan tambang
lainnya. Sementara di atasnya terhampar kekayaan hutan, perkebunan
dan pertanian dalam arti luas.

Pertambangan umum berdenyut relatiI pesat, ditandai dengan
banyaknya perusahaan yang ikut andil bergerak di bidang ini. Mereka
seolah berlomba mengeruk isi perut bumi Riau, mulai dari menggali
pasir laut, granit, bauksit, timah, emas, batu bara, gambut, pasir kuarsa
sampai andesit. Di samping minyak dan gas timah iuga merupakan hasil tambang Riau. Konstribusi sektor
pertambangan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau mencapai Rp.57.927.709,65,- atau
sekitar 41,68 °. Karena itu, sektor pertambangan meniadi andalan provinsi dalam memperkokoh
perekonomiannya.
Sektor pertanian meniadi salah satu motor penggerak perekonomian rakyat. Sektor ini tidak saia mampu
memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian lokal, tapi iuga mampu menyerap banyak sekali
tenaga. Kini tersedia lahan sawah seluas 28.845 ha yang dilengkapi dengan saluran irigasi, 150.092 ha sawah
tadah huian, 70.284 ha sawah pasang surut dan 13.077 ha sawah lainnya.

Data 2006 iuga menuniukkan bahwa tak kurang dari 134.290 ha sawah kini berproduksi, menghasilkan
421.384 ton padi. Jumlah produksi ini meningkat dibanding dua tahun terakhir. Padi 2004, 144.499 ha sawah
menghasilkan 453.817 ton padi, lalu menurun meniadi 133.496 ha sawah pada 2005 dengan produksi 423.095
ton padi. Ladang iagung yang berproduksi seluas 16.524 ha, menghasilkan 36.421 ton. Kedelai, singkong dan
umbi-umbian iuga diproduksi di Riau. Ada 2.829 ha lading kedelai terhampar di sana dengan iumlah produksi
2.923 ton, sementara 5.266 ha ladang singkong dan umbi-umbian memproduksi 52.997 ton.

Potensi hutan iuga besar di Riau. Berdasarkan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) yang dibuat pemerintah
setempat, luas hutan di sana mencapai 4.160.710 ha terdiri atas 228.793,82 ha hutan lindung, 529.487 ha hutan
konservasi, 914.839 ha hutan produksi terbatas, dan 2.487.590 ha hutan produksi. Dari hutan-hutan itulah
pemerintah setempat memperoleh anggaran dari produksi 8.022.009,30 m¹ kayu bulat, 188.201,82 m¹ kayu
gergaiian dan 260.709,32 m¹ kayu lapis. Dengan perairan dan lautan seluas 470,80 km·, Riau tidak mau
ketinggalan dalam bisnis perikanan, baik perikanan laut, perairan umum, tambak maupun keramba. Ada
banyak ienis ikan yang telah dibudidayakan. Pada 2005 saia, berhasil diproduksi 97.781,3 ton perikanan laut,
24,693,7 ton ikan dari perairan umum, 674,5 ton ikan dari tambak dan 24.768,8 ton ikan dari keramba. Total
produksi semua bisnis ikan itu mencapai Rp. 717,21 miliar. Setahun kemudian, semua hasil meningkat. Pada
2006, berhasil di produksi 99.188,3 ton perikanan laut, 14.173,5 ton ikan dari perairan umum, 244,6 ton ikan
dari tambak dan 2.741,3 ton ikan dari keramba. Total produksi semua bisnis ikan itu mencapai Rp. 1.174
miliar.

Berbagai ienis peternakan iuga telah dikembangkan, terutama sapi potong, kambing, domba, babi, ayam buras
dan itik. Pada 2005, ternak sapi potong populasinya mencapai 102.352 ekor per tahun, sementara ternak
kambing 256.324 ekor per tahun, ternak domba 2.453 ekor per tahun, babi 46.386 ekor per tahun, ayam buras
316.425 ekor per tahun dan itik 339.269 ekor per tahun. Karena itu, daging yang diproduksi per tahun nya
mencapai 4.593183 kg daging sapi, 434.806 kg daging kambing, 1.490 kg daging domba, 874.262 kg daging
babi dan 29.355.155 kg daging ayam unggas.

Perkebunan iuga merupakan sektor andalan. Karet, kelapa, kelapa sawit, kopi dan pinang adalah komoditas
perkebunan yang selama ini banyak membantu perekonomian penduduk pedesaan. Di saat krisis ekonomi
melanda Indonesia secara nasional, petani yang bekeria di sektor ini iustru tetap survive, bahkan mendapatkan
keuntungan yang lebih besar. Luas perkebunan karet mencapai 528.697,48 ha dengan hasil 463.053,52 ton,
kebun kelapa mencapai 546.927,13 ha dengan hasil 629.926,80 ton, kebun kelapa sawit seluas 1.392.232,74 ha
dengan hasil 3.931.619,17 ton, kebun kopi seluas 10.040,50 ha dengan hasil 3.545,97 ton dan kebun pinang
seluas 9.249,56 ha dengan hasil 6.960,72 ton.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007

Sumber Daya Alam Provinsi Kepulauan Riau
Kepulauan Riau memiliki berbagai macam daya alam meliputi: bidang
pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan lain-lain.
Pemerintah Kepulauan Riau terus mengelola dan memanIaatkan sumber
daya alam yang ada untuk keseiahteraan masyarakat. Peranan sektor
pertanian merupakan sektor kontribusi 5,32° terhadap PDRB 2005, Sektor
tersebut belum berkembang maksimal karena luas lahan lebih kecil
dibandingkan luas perairan. Di luar itu, tanah merah di kepulauan ini pun
hanya bisa ditanamin ienis tanaman tertentu yang memerlukan penelitian dan
pengembangan khusus untuk meningkatkan produksinya.

Luas lahan sawah di provinsi ini pada 2005 mencapai 1.792 ha sedangkan
lahan bukan sawah terdiri atas lahan kering dan lahan lainnya mencapai 694.924 ha dan 74.607 ha, Luas lahan
hortikultura mencapai 42.728 ha. Lahan sawah irigasi teknis mencapai 130 ha, lahan sawah irigasi sederhana
mencapai 104 ha, sementara lahan sawah dengan irigasi desa mencapai luas 309 ha dan lahan sawah tadah
huian seluas 1.249 ha. Luas lahan panen seluruh kabupaten di Kepulauan Riau mencapai 94 ha clan dapat
memproduksi padi sebanyak 249 ton dengan rata-rata produksi 5,20 ton/ha.

Hasil palawiia adalah iagung dengan luas lahan panen 585 ha clan produksi 1.267 ton; ubi kayu dengan luas
lahan panen 708 ha dan produksi 4,927 ton; ubi ialar 1.159 ton; dan kacang tanah dengan lahan panen 124 ha
dan produksi 179 ton.

Produksi sayur-mayur hasil produksi 723 ton, kacang paniang dengan hasil produksi 1.295 ton, bayam dengan
hasil produksi 26.715 ton dan kangkung dengan hasil produksi 842 ton.

Dari sektor perkebunan, komoditas yang, berpotensi di provinsi kepulauan Riau adalah cengkeh dengan luas
lahan 14.716 ha perkebunan kelapa seluas 39.491 ha, perkebunan karet seluas 34.891 ha, perkebunan lada
seluas 449 ha, perkebunan sagu seluas 3.949 ha, dan perkebunan gambir seluas 996 ha.

Sektor peternakan dibedakan meniadi tiga ienis kelompok, masing-masing ternak berternak lele dan unggas.
Pada kelompok ternak, kambing adalah ternak dengan populasi terbanyak hingga 18.166 ekor, diikuti 9.976
ekor sapi dan 422.655 ekor babi. Populasi unggas terdiri atas 585.226 ekor ayam buras, 347.800 ekor ayam
petelur, 452.510 ekor ayam pedaging 21.634 ekor itik 26.270 ekor puyuh.

Selain perikanan tangkap, pengembangan budidaya perikanan yang meliputi usaha pembenihan sampai
pemanIaatan teknologi budidaya sangat cocok di provinsi ini. Di Kabupaten Bintan, Karimun dan Natuna
terdapat budidaya ikan yang bernilai ekonomis seperti ikan kerapu, napoleon dan kakap. Potensi budidaya ikan
air tawar dapat dikembangkan di Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten
Natuna. Pada 2006, Total produksi perikanan tangkap mencapai 217.094,91 ton dan produksi ikan budidaya
3.475,70 ton.

Wilayah Kepulauan Riau memiliki potensi ekonomi yang tinggi karena sebagian dan kabupaten memiliki
potensi hasil tambang seperti bauksit dan timah, sementara di bawah laut terdapat minyak dan gas. Cadangan
minyak bumi mencapai 298,81 million meter barrel oil (MMBO), sementara cadangan gas alam sebanyak 55,3
triliun square cubic Ieet (TSCF) terdapat di Kabupaten Natuna. Timah dengan iumlah cadangan, mencapai
11.360.500 m3 terdapat di Pulau Karimun. Bauksit dengan total cadangan 15.880,000 ton terdapat di Pulau
Bintan dan Taniong Pinang. Granit dengan total cadangan mencapai 858.384.000 m3 terdapat di Pulau
Karimun dan Pulau Bintan. Sementara pasir darat dengan total cadangan mencapai 39.826.400 ton terdapat di
Putau Karimun dan Pulau Bintan.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Barat
Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya sumber
keanekaragaman hayati. Sebagian besar wilayahnya masih merupakan hutan
alami dan dilindungi. Hutan tropisnya dapat diiumpai berbagai spesies langka,
misalnya raIIlesia arnoldii (bunga terbesar di dunia), harimau sumatera,
siamang, tapir, rusa, beruang, dan berbagai ienis burung dan kupu-kupu.

Potensi pertanian iuga meningkat, ini dapat dari bertambahnya luas panen padi
sebesar 1.03° dari 2004 ke 2005. Hal yang sama teriadi pada palawiia, luas
panennya bertambah 12,53° untuk komoditas iagung, ubi kayu, ubi ialar,
kacang tanah, kedelai dan kacang hiiau. Memang tidak semua lahan panen
meningkat, seperti pada komoditas sayur-sayuran yang terdiri atas bawang
merah, bawang putih, bawang daun, kentang, kol, kubis, petai, sawi, cabe, wortel, dan cabe rawit pada 2005
hanya mencapai 16.598 hektar, padahal di tahun 2004 mencapai 17.826 hektar.

Di sektor peternakan, komoditas utamanya adalah sapi potong. Jenis ternak terdiri atas kelompok ternak besar
meliputi sapi perah, sapi potong, kerbau, kambing dan babi serta sebagian kecil kuda dan domba; dan
kelompok ternak kecil yang terdiri atas ayam ras, ayam buras dan itik. Dari total ternak yang ada, lebih dari
96,45° adalah kelompok ternak kecil. Populasi tertinggi untuk kelompok ternak besar mencapai 872.517 ekor,
terdiri atas 419.352 sapi potong dengan produksi daging seberat 14.715.641 kg; ditambah 210.421 ekor kerbau
dengan produksi daging seberat 3.067.218 kg dan susu sebanyak 1.342.807 kg. kambing dengan populasi
29.847 ekor menghasilkan 309.050 kg daging. Sisanya adalah 714 ekor sapi perah dan 6.052 ekor domba.

Dengan luas Zona Ekonomi EksklusiI (ZEE) mencapai 186.580 km2 dan paniang garis pantai 2.420.357 km,
sektor kelautan dan perikanan sangatlah bernilai. Potensi perairan di Sumatera Barat antara lain ikan laut, ikan
air tawar, mangrove, terumbu karang, padang lamun, rumput laut, penyu dan lain-lain.

Provinsi ini iuga kaya akan bahan-bahan tambang. Sektor ini dibagi dalam tiga ienis usaha, yaitu bahan galian
strategis (golongan A), bahan galian vital (golongan B) dan bahan galian industri (golongan C). masuk dalam
kategori golongan A antara lain batu bara dan bitumen padat (oil-shale). Seiumlah daerah yang memiliki
potensi batu bara antara lain Kota Sawahlunto dengan total cadangan 104,8 iuta ton, kabupaten Sawahlunto
dengan total cadanan mencapai 76 iuta ton, Kabupaten Pesisir Selatan dengan iumlah cadangan 4 iuta ton serta
beberapa daerah lainnya.

Jenis bahan tambang yang diusahakan dengan skala besar hanyalah batubara. Selama periode 2005 produksi
batubara mencapai 787.404,58 ton, dikonsumsi untuk pasar dalam negeri 787,4 ribu ton dan sisanya 296,56 ton
diekspor. Dari hasil peniualan ini berhasil diperoleh pendapatan Rp. 299,06 miliar.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).


Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Selatan
Lahan sawah irigasi teknis mencapai 6,757 ha dan irigasi non teknis 809
ha. Lahan pertanian mencapai 5.524.725 ha atau setara dengan 70° total
luas wilayah Sumatera Selatan. Kendati demikian, lahan padi di provinsi
ini pada 2005 mencapai 626.849 ha dengan iumlah produksi 2.320.110
ton. Dari iumlah produksi itu, sekitar 171.928 ton berasal dari produksi
lahan kering seluas 73.504 ha. Kabupaten dengan luas areal dan produksi
padi tertinggi adalah Ogan Komering Ilir dan Ogan Komering Timur.

Saat ini lahan sawah abadi seluas 752.150 ha, terdiri atas 399.521 ha atau
55° lahan sawah irigasi 113.655 ha atau 15° lahan sawah pasang surut,
sawah lebak dan sawah tadah huian dan sisanya 238.974 ha atau 30°
adalah lahan sawah yang belum ditanami.
Perkebunan terhampar luas. pada 2005, kebun mencapai 26.884 ha dengan produksi 75.556 ton dan kebun
ketela pohon seluas 14.432 ha dengan produksi 179.952 ton. Luas tanaman ubi ialar 3.379 ton, kebun bawang
daun 330 ha dengan iumlah produksi 27.748 ton, kubis produksi 49.930 ton, sawi 770 ha iumlah produksi
68.799 ton.

Sumatera Selatan terkenal dengan produksi buah-buahan khususnya duku, durian, nanas dan pisang. Luas
perkebunan duku mencapai 3.851 ha dengan produksi 62.226 ton, perkebunan durian 40.486 ha total produksi
29.000 ton. Namun demikian, pohon duku dan durian banyak yang sudah tua sehingga diremaiakan. Perkebunan
nanas mencapai 4.670 ha dan total produksinya 513.858 ton. Selain itu, perkebunan alpukat terhampar di atas
lahan 275 ha dengan produksi 1.852 ton, perkebunan belimbing 95 ha memproduksi 1.786 ton, perkebunan
iambu biii 311 ha memproduksi 13.085 ton, perkebunan iambu 834 ha memproduksi 15.442 ton, perkebunan
ieruk siam 7.003 ha memproduksi 2.660.363 ton, perkebunan manggis 763 ha memproduksi 2.286 on dan
perkebunan nangka seluas 1.484 ha dengan produksi 18.681 ton.

Provinsi ini iuga memiliki sumber daya perkebunan seluas 1.878.983 ha yang merupakan perkebunan milik
rakyat dan perusahaan, terdiri dari perkebunan karet, kelapa sawit, tebu, kopi, kelapa, lada dan lainnya dengan
total produksi 4.040.150 ton. Ada empat komoditas yang dominan yaitu kelapa sawit, karet, kopi dan kelapa.
Keempat komoditas tersebut tersebar hampir tersebar di semua kabupaten/kota. Kepemilikan perkebunan rakyat
masih dominan dibandingkan milik perusahaan dan lainnya. Areal produksi karet rakyat seluas 1,2 iuta ha,
diikuti lahan produksi kelapa sawit 1,1 iuta ha. Selama 20 tahun terakhir, laiu pertumbuhan kedua komoditas ini
sangat Iantastis sebagai hasil keria keras semua komponen yang berkecimpung dibidangnya.

Di sektor perikanan dan kelautan, penduduk yang menggeluti sektor ini mencapai 115.388 rumah tangga
perikanan. Persentase perikanan diperoleh dari hasil budidaya ikan (56,18°), perairan umum (39,31°) dan
perikanan laut (4,51°). Pembangunan perikanan dititikberatkan pada pembangunan perikanan budidaya,
termasuk di dalamnya pascapanen, yang pada 2005 mencapai 88.954,5 ton.

Hasil produksi ternak mulai dari daging, susu dan telur terus meningkat clari tahun ke tahun. Pada 2005,
produksi daging sapi, kerbau, kambing, babi dan unggas mencapai 44.676 ton, Sedangkan produksi susu segar
mencapai 277.000 liter, produksi telur sebesar 46.183 ton.

Provinsi Sumatera Selatan tidak kalah dengan provinsi lain dalam melestarikan hutan, suatu kineria yang harus
disambut positiI luas hutan mencapai 4.416.837 ha atau 40,43° dari total luas wilayah provinsi, terdiri dari
kawasan hutan konservasi seluas 714.416 ha (16,17 °), hutan lindung 760.523 ha (17°) dan hutan produksi
2.941.898 ha (66,61°).

Provinsi ini memiliki potensi pertambangan yang cukup besar, antara lain cadangan minyak bumi sebanyak 5,03
miliar barrel (10° cl) atau 5.032.992 matrick stack tank barrel. Cadangan minyak bumi diproduksi dengan
pertumbuhan 10° per tahun dan dapat bertahan 60 tahun, Sedangkan cadangan batu bara diperkirakan sebesar
16.953.615.000 ton atau 60° cadangan nasional. Luas areal usaha pertambangan umum mencapai 1.030.128,75
ha, dengan pertambangan minyak dan gas 2.243,120,15 ha.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Bangka Belitung
Bukan hanya pertambangan saia yang bisa eksploitasi di sana, tetapi
iuga sektor pertanian dan perikanan, hanya saia sektor pertanian belum
maksimal, terlihat dari perbandingan besarnya luas lahan dan lahan yang
telah digunakan untuk pertanian. Dari seluruh luas lahan yang ada, baru
25° yang digunakan untuk usaha pertanian.

Provinsi ini memiliki lahan sawah beririgasi teknis seluas 2.743 ha,
sementara sawah yang teririgasi non teknis seluas 3.844 ha. Sawah-
sawah inilah yang pada tahun 2006 menghasilkan 16.507 ton padi.
Terdiri atas 9.073 ton padi sawah dan 7.434 ton padi ladang. Dibandingkan dua tahun terakhir, produktiIitas
padi yang dicapai menurun. Pada 2004, produksi padi mencapai 18.764 ton sementara pada2005 mencapai
19.027 ton. Di tahun 2005 ini pula berhasil dipanen 26.184 ton palawiia, 4.968 hortikultura, dan 1.389 sayur-
mayur.

Di kepulauan ini iuga terdapat hutan seluas 657.510 ha. Sesuai Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik
Indonesia Nomor 357/Menhut-II 2004, hutan ini terdiri atas 466.090 ha hutan produksi, 156.730 ha hutan
lindung, dan 34.690 ha hutan konservasi. Kawasan-kawasan hutan tersebut tersebar dalam 60 kelompok register
kawasan hutan, sedangkan pada zaman Belanda batas-batasnya telah ditata secara deIinitiI.

Provinsi ini iuga memiliki potensi perikanan laut yang cukup besar. Selain potensi perikanan tangkap potensi
perikanan budidaya, baik budidaya ikan air payau maupun ikan air tawar, layak dikembangkan. Per tahun,
potensi kelautan dan perikanan provinsi ini mencapai 499.500 ton perikanan tangkap dengan nilai
Rp2.497.500.000,- dan 1.316.000 ton perikanan budidaya dengan nilai Rp245.160.000.000,-.

Perkebunan memiliki arti strategis untuk menuniang perekonomian dan keseiahteraan masyarakat. Komoditas
unggulan perkebunan rakyat yang telah di tekuni berabad-abad secara turun-temurun adalah lada dan karet.
Sedangkan kelapa sawit merupakan komoditas baru dan banyak diusahakan oleh perusahaan besar swasta.
Bangka Belitung merupakan daerah penghasil dan pengekspor lada putih yang seiak dulu terkenal dengan nama
muntok white pepper.

Dari semuanya, biiih timah adalah sumberdaya alam yang paling bernilai di provinsi ini, bahkan memberikan
kontribusi yang cukup besar dalam pembangunan nasional. Di sini terdapat satu BUMN yang menambang biiih
timah, PT Timah Tbk, dan satu perusahaan asing, PT Koba Tin. Luas area Kuasa Pertambangan (KP) PT Timah
Tbk di darat sekitar 360.000 ha atau 35° dari luas daratan Pulau Bangka. BUMN ini iuga memiliki areal KP
darat di Pulau Belitung seluas 126.455 ha atau 30° dari luas daratan Pulau Belitung. Untuk PT Koba Tin,
diberikan sekitar 41.000 ha. Di luar area kuasa pertambangan PT Timah Tbk dan kontrak karya (KK) PT Koba
Tin, kegiatan penambangan iuga diusahakan oleh pengusaha tambang inkonvensional dan masyarakat secara
tradisional yang iuga memberikan nilai ekonomi masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

Secara total, produksi biiih timah pada 2005 mencapai 42.615,22 ton Sn dan logam timah 41.789 metric Sn.
Darat di Pulau Belitung seluas 126,445 ha atau 30° dan luas daratan Pulau Belitung. Untuk PT Koba Tin,
diberikan sekitar 41.000 ha, Di luar area kuasa pertambangan PT Timah Tbk dan kontrak karya (KK) PT Koba
Tin, kegiatan penambangan iuga diusahakan oleh pengusaha tambang inkonvensional dan masyarakat secara
tradisional yang iuga memberikan nilai ekonomi masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya AlamProvinsi Jambi
Dari 51.000.000 ha luas dataran provinsi, 1.211.236 ha diantaranya telah
dikembangkan untuk lahan pertanian tanaman pangan dan hortikultura.
Luas panen padi mencapai 154.941 ha menghasilkan 597.635 ton padi
per tahun. Luas lahan palawiia 28.618 ha, menghasilkan produksi
103.675 ton. Lahan sayurmayor dan buah buahan seluas 64.350 ha
dengan hasil produksi 472.240 ton. Tanaman hias iuga di budidayakan
di atas lahan 13.303 ha dengan hasil produksi 21.353 tangkai per tahun,
bersama tanaman obatobatan di atas lahan seluas 950.024 ha dengan
hasil produksi 1.239.429 kg. hasil pertanian inilah yang memberikan
kontribusi 26,92° untuk PRDB.

Provinsi ini memiliki delapan irigasi dan lahan sawah irigasi teknis seluas 13.014 ha, serta 38 irigasi semi teknis
dengan luas sawah irigasi setengah teknis 10.751 ha. Itu semua belum termasuk lahan sawah irigasi non teknis
seluas 13.014 ha. Total saluran irigasi mencapai 2.316 km yang terdiri dari saluran muka 4 km, induk 593 km,
sekunder 197 km dan tersier 1.522 km. Sawahsawah inilah yang pada 2006 menghasilkan 579.701 ton padi,
terdiri atas 516.330 ton padi sawah dan 63.371 ton padi lading. Dibanding dua tahun terakhir, produktivitas padi
yang dicapai meningkat. Pada 2004, produksi padi mencapai 579.404 ton sementara pada 2005 mencapai
579.635 ton.

Komoditas perkebunan khususnya karet dan kelapa sawit merupakan komoditas unggulan. Tahun 2006 luas
kebun karet mencapai 623.825 ha dengan produksi 225.702 ton per tahun. Lahan kelapa sawit seluas 259.786 ha
dengan produktivitas 3.110 kg per hektar setiap tahunnya. Lahan kelapa dalam seluas 119.600 ha dengan
produktivitas 1.385 kg/ha/tahun; berikutnya lahan kelapa hybrid seluas 938 ha dengan produktivitas 516
kg/ha/tahun; lahan cassiavera seluas 49.529 ha dengan produktivitas 2.626 kg/ha/tahun. Kopi Robusta seluas
24.484 ha dengan produktivitas 933 kg/ha/tahun; lahan the seluas 2.625 ha dengan produktivitas 2.328
kg/ha/tahun; lahan kelapa seluas 120.538 ha dengan produktivitas 1.901 kg/ha/tahun; lahan kakao seluas 1.325
ha dengan produktivitas 484 kg/ha/tahun; perkebunan pinang seluas 5.898 ha dengan produktivitas 1.062
kg/ha/tahun. Tahun 2006 ini merupakan tahun kebangkitan karet karena sampai dengan 2010 akan di remaiakan
(replanting) karetkaret tua dan rusak sebanyak 130.000 ha. Tahun 2006 telah dimulai sebanyak 17.500 ha.

Dari semua potensi itu, komoditas perkebunan berskala besar baik yang dikelola Negara maupun swasta adalah
kelapa sawit, karet dan teh. Budidaya teh terbesar di Indonesia yang dibangun oleh NV.HVA (Holland
Vereniging Amsterdam) pada 1925 dan mulai berproduksi tahun 1930. Hasil perkebunannya memberikan
kontribusi 11,07° terhadap PRDB Provinsi Jambi pada tahun 2005.

Potensi perikanan terdiri atas perikanan tangkap dan budidaya. Potensi perikanan tangkap di perairan laut
tercatat 71.820 ton/tahun dengan produksi 40.892,5 ton/tahun, sementara potensi perikanan tangkap di perairan
umum sekitar 34.500 ton/tahun, perairan laut 71.820 ton/tahun dengan produksi masingmasing 5.634,5
ton/tahun dan 40.892,5 ton/tahun. Untuk budidaya laut potensi yang ada seluas 50 ha namun saat ini masih
dalam uii coba, potensi tambak seluas 18,000 ha dengan produksi tahunannya mencapai 1.576 ton, potensi
keramba iarring apung 97.350 unit dengan produksi 4.683 ton/unit/tahun, potensi kolam 5.035 ha dengan
produksi 6.020 ton serta budidaya mina padi dengan potensi 350 ha dengan produksi 8 ton. Sektor perikanan
memberikan kontribusi 1,74° terhadap PDRB provinsi pada 2005 dan menurun meniadi 1,49° pada tahun
2006. Provinsi Jambi saat ini telah memprogramkan pengembangan Ikan Patin Jambi yang dikembangkan pada
keramba sepaniang 1.740 km di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari yang akan dikembangkan sampai
dengan tahun 2010 sebanyak 60.000 keramba. Sampai saat ini telah mengirimkan sebanyak 68 ton dalam bentuk
Iillet untuk di ekspor ke Amerika dan Eropa.

Provinsi ini kaya akan potensi bahan galian, baik bahan galian logam dan non logam, migas maupun energi
alternative. Sebagian dari potensi ini telah diusahakan, baik pada tahap eksplorasi maupun produksi. Batubara
merupakan salah satu potensi pertambangan yang dapat dipergunakan untuk PLTU sebagai salah satu sumber
energy alternative di samping panas bumi, gas maupun tenaga air. Produksi batu bara sekitar 50.000 metrik ton
per tahun, kabupaten penghasil terbesar adalah Kabupaten Sarolangun dan Bungo dengan kandungan kalori
rendah sampai sedang. Potensi lain adalah gas bumi dengan potensi 178,13 Triliyun kaku kubik/TCF yang
terdiri dari 91,17 TCF cadangan terbukti dan 86,69 TCF cadangan potensi. Potensi gas berada di Kabupaten
Taniung Jabung Barat dan Kabupaten Muaro Jambi.

Tanggal 25 Mei 2007 telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTA di Kabupaten Kerinci
dengan kapasitas 2 x 90 megawatt dan iuga direncanakan pembangunan PLTU di Kabupaten Bungo dengan
kapasitas 2 x 20 mega watt. Dengan demikian diharapkan pasokan listrik untuk Provinsi Jambi akan tercukupi
dengan pembangunan pembangkit listrik tersebut.

Usaha peternakan di provinsi ini meliputi sapi, sapi perah, kerbau, kuda, kambing, domba, babi, ayam dan itik.
Total populasi tahun 2006 mencapai 16.580.642 ekor, meningkat dibanding populasi tahun 2005 sebanyak
14.818.652 ekor atau populasi 2004 yang hanya 9.012.108 ekor. Dengan kata lain, teriadi penigkatan 45,65°
populasi ternak dari 2004 sampai 2006. Dari semua populasi itu, ayam ras pedaging menempati populasi
terbanyak (69,59°) dengan produksi utamanya adalah daging dan telur.

Luas dan kualitas hutan di wilayah ini diupayakan selalu dalam kondisi seimbang, baik sebagai Iungsi
konservasi maupun produksi. Hal ini terutama bila dikaitkan dengan keberadaan hutan lindung dan taman
nasional di provinsi ini yang luas keseluruhannya mencapai 2.148.850 ha atau mencakup 4,21° dari seluruh
wilayah daratan provinsi. Berdasarkan Iungsinya, hutan tersebut dibagi atas hutan produksi sebesar 59,5° hutan
lindung 8,89° dan hutan wisata atau hutan suaka alam sebesar 31,6°. Hasil utama hutan adalah kayu, getah
dan rotan.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Lampung
Dengan luas 3.528.835 ha, Provinsi Lampung memiliki potensi sumber
daya alam yang sangat beraneka ragam, prospektiI, dan dapat diandalkan,
mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pertambangan,
pariwisata, sampai kehutanan. Provinsi ini memiliki lahan sawah irigasi
teknis seluas 103.245 ha, sawah, irigasi setengah teknis 24.164 ha, dan lahan
sawah irigasi non teknis seluas 244.008 ha. Total saluran irigasi mencapai
371.417 km. Sawah-sawah inilah yang pada 2006 menghasilkan 2.129.914
ton padi (gabah keringgiling/GKG), terdiri atas 1.959.426 ton padi sawah dan
170.488 ton padi ladang. Dibanding dua tahun terakhir, produktivitas padi
yang dicapai meningkat, Pada 2004, produksi padi mencapai 2.091.996 ton
sementara pada 2005 mencapai 2.124.144 ton, Semua itu belum termasuk
produksi ubi kayu rotan 2006 mencapai lebih dari 5.473.283 ton, dan produksi iagung 1.183.982 ton. Dengan
demikian ketahanan pangan di provinsi ini cukup kuat.

Kawasan hutan mencapai 1.004.735 ha atau sekitar 30,43 ° dari luas wilayah provinsi, terdiri atas hutan
lindung 317.615 ha, hutan suaka alam dan hutan wisata/taman nasional 462.030 ha; hutan produksi terbatas
33.358 ha dan hutan produksi tetap 91.732 ha. Dalam rangka mendukung pembangunan berwawasan
lingkungan yang berkesinambungan, produksi kehutanan kini lebih diarahkan kepada hasil hutan non kayu dan
potensi ekowisatanya. Hasil hutan pada 2006 berupa kayu bulat sebanyak 3.4121.171 m¹, kayu gergaiian
145.732,25 m¹ dan kayu lapis 82.714.45 m¹, Sedangkan produksi basil hutan non kayu berupa damar mata
kucing sebanyak 5.454,17 ribu ton, damar batu 1.351,30 ton, arang 30.347 rotan manau 3.000 batang, dan rotan
lilin 1.293,24 ton.

Dari laut dan sungai sungainya yang besar pada 2006 Lampung menikmati hasil tangkapan laut hingga
133.503,4 ton, sedangkan tangkapan perairan umum mencapai 10.345,4 ton. Produksi budidaya tambaknya
mencapai 164.264,8 ton, budidaya air tawar mencapai 17.448,9 ton dan hasil budidaya laut sebanyak 1.569,7
ton.

Daerah berlahan kering yang mencapai 89,88° dari total luas provinsi adalah tempat yang sangat cocok untuk
mengembangkan sapi potong. Dengan potensi ini, Lampung memiliki perusahaan penggemukan sapi potong
(feedlotters) terbesar di Indonesia dengan total populasi sapi potong mencapai 428 ribu ekor atau sama dengan
60° dari total populasi sapi potong nasional di Ieedlotter. Provinsi ini iuga dikenal sebagai penghasil iagung,
ubi kayu, dan dedak halus sebagai bahan baku pembuat konsentrat yang sangat dibutuhkan oleh ternak. Dengan
dukungan potensi bahan baku ini, Lampung mampu menghasilkan produksi 23 iuta ekor ayam potong pada
2006, meningkat dibandingkan dengan produksi 2005 yang mencapai 21 iuta ekor ayam potong.

Perekonomian di Provinsi Lampung iuga sangat didukung oleh produksi perkebunan seperti kopi, lada, karet,
kelapa, dan tebu. Produksi kopi pada tahun 2006 mencapai 143.050 ton, produksi kakao 22.976 ton, lalu diikuti
produksi kelapa dalam lebih dari 112.631 ton, lada 24.011 ton, karet 54.461 ton, kelapa sawit 367.840 ton, dan
tebu 693.613 ton. Dari hasil produksi tebu itu Lampung memberi kontribusi 35° dari total produksi gula
nasional, meningkat dibanding kontribusi 2005 yang mencapai 20°.

Keanekaragaman sumberdaya mineral di provinsi itu meliputi mineral logam, bahan galian industri, bahan
galian energi, dan bahan galian konstruksi. Pada 2006, dari galian industrinya berhasil diproduksi 1.980.000.000
m¹ andesit, 389.000.000 m¹ Ielspar dan 590.000.000 m¹ granit dengan mutu teriamin. Untuk cadangan zeolit
sebesar 2.145.000 m3 dengan cadangan yang diprediksi sebesar 8.000.000 m¹, baik untuk kebutuhan domestik
maupun ekspor, Bahan galian logam yang ada di provinsi ini meliputi emas, mangaan, biiih besi dan pasir besi,
namun baru sebagian saia dari potensi ini yang telah dikelola. Sekarang sumberdaya energi terbaru berupa panas
bumi, air, serta bahan bakar nabati (BBN) yang berasal dari tebu, singkong, sawit, dan tanaman iarak tengah
dikembangkan, Saat ini Provinsi Lampung memiliki pabrik etanol berbahan tebu terbesar di Indonesia.

Potensi energi seperti panas bumi yang berlokasi di daerah Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, mencapai 400
MW. Di Suoh, Kabupaten Lampung Barat, potensi tersebut mencapai 300 MW. Semua potensi itu telah di
eksplorasi oleh Pertamina sebesar 110 MW. Potensi air untuk pembangkit tenaga listrik iuga sangat besar.
Pada SWS Way Semangka Upper tersedia kapasitas sebesar 78 MW dan telah dioperasikan melalui PLTA Besai
dan PLTA Baru Tegi. Pada SWS Wav Semangka Lower dan Wav Semung masing-masing tersedia potensi
sebesar 76 MW clan 2,6 MW.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Papua
Provinsi ini sangat kaya dengan berbagai potensi sumberdaya alam. Sektor
pertambangannya sudah mampu memberikan kontribusi lebih dari 50° perekonomian
Papua, dengan tembaga, emas, minyak dan gas menempati posisi dapat memberikan
kontribusi ekonomi itu. Di bidang pertambangan, provinsi ini memiliki potensi 2,5
miliar ton batuan biii emas dan tembaga, semuanya terdapat di wilayah konsesi
Freeport. Di samping itu, masih terdapat beberapa potensi tambang lain seperti batu
bara beriumlah 6,3 iuta ton, barn gamping di atas areal seluas 190.000 ha, pasir kuarsa
seluas 75 ha dengan potensi hasil 21,5 iuta ton, lempung sebanyak 1,2 iura ton, marmer
sebanyak 350 iuta ton, granit sebanyak 125 iuta ton dan hasil tambang lainnya seperti
pasir besi, nikel dan krom.

Karena 90° dari daratan Papua adalah hutan, produk unggulan pun banyak lahir dari belantara yang dipadati
lebih dari 1.000 spesies tanaman. Lebih dari 150 varientas di hutan itu merupakan tanaman komersial. Hutan di
Papua mencapai 3l.079.185,77 ha, terdiri atas hutan konservasi seluas 6.436.923,05 ha (20,71°), hutan lindung
7.475.821,50 ha (24,05°), hutan produksi tetap 8.171606,57 ha (26,3 °), hutan produksi terbatas 1.816.319 ha
(5,84°), dan hutan yang dapat dikonversi 6.354.726 ha (20,45°). Ditambah areal penggunaan lainnya
821.787,91 ha (2,64°). Hutan hutan di provinsi ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pendapatan
asli daerah, Contoh, sebanyak 323.987m3, kayu bangunan/timber sebanyak 1.714 m3, kayu balok olahan/block
board sebanyak 1.198 m3, triplek/plywood sebanyak 88.050 m3 dan kayu olahan/chips seiumlah 45.289 m3.

Di sektor perkebunan, dari 5.459.225 ha lahan yang ada, tak kurang dari 160.547 ha sudah dimanIaatkan untuk
perkebunan rakyat (PR) maupun perkebunan besar (PB), tenaga keria dengan total produksi 62.153 ton.
Komoditas unggulan pada 2005 dengan total produksi 12.347 ton (19,87°), sawit dengan produksi 31.021 ton
(49,91°), kakao dengan produksi 11.363 ton (18.28°), kopi Arabic produksi 2.583 ton (4.16°), buah merah
dengan produksi 1.889 ton (3,04°) dan karet dengan total produksi 1.458 ton (2,35°). Pada 2005 kayu
mencapai 20.711 ton dan Jayapura dengan produksi 2.444 ton pada 2005. produksi sayur mayur selama 2005
hanya mencapai 13,99 ton, menurun dibandingkan dengan 2004 yang mencapai 25,78 ton.

Provinsi ini memiliki lahansawah beririgasi teknis seluas 3.845 ha pada 2006, beririgasi nonteknis 3.696 ha.
Total saluran irigasi primer mencapai 1.984 km, irigasi sekunder 23,45 km sementara irigasi tersier 4,25 km.
Sawah sawah tersebut dapat menghasilkan 61.922 ton padi, meningkat dibanding dua tahun terakhir mencapai
61.750 ton. Pada saat Panen Raya Padi di Merauke, padatanggal 5 April 2006, Presiden berharap bahwa:
¨Merauke meniadi sentara pertumbuhan baru, bukan hanya untuk padi, tetapi iuga untuk sektor lainnya¨.
Presiden berpesan, ... "ketika terjadi pertumbuhan sawah, pertumbuhan tebu, pertumbuhan kelapa sawit,
nantinva pendidikan dan lain lain, tenaga kerja dan lain-lain, tolong sekali lagi diperhatikan dan
ditingkatkan kesejahteraan penduduk asli sehingga betul-betuk kesetaraan vang baik, dengan demikian
dapat meningkatkan persaudaraan dan harmoni diantara semua warga vang ada di daerah ini".

Di sektor perikanan, memiliki kekayaan yang kurang besar di sepaniang 1.170 mil garis pantai yang dipenuhi
ribuan pulau pulau kecil. Provinsi ini memiliki terumbu karang terkaya dan terbaik di dunia. Hutan bakau
terluas dan terbaik di dunia, dengan berbagai ienis ikan mulai dari pelagis besar, kecil, kerapu, udang, teripang,
kerang, dan lain lain. Potensi lestari perikanan Papua sebesar 1.404.220 ton per tahun, dengan produksi tahun
2005 mencapai 209.210,3 ton, meningkat 13,29° dibanding produksi 2004 yang hanya mencapai 180.612,4 ton.
Dari produksi perikanan, 95,83° merupakan hasil produksi perikanan laut dengan nilai produksi selama 2005
mencapai Rp. 2.215 miliar atau menurun 44,86° banding 2004 yang mencapai Rp 2.451 miliar.

Populasi ternak besar dan kecil selama tahun 2005 umumnya naik. Ternak kerbau pada 2005 naik 14,54° dari
1.131 ekor pada 2004 meniadi 1.292 ekor pada tahun 2006, sementara ternak kuda dari 1.576 ekor pada 2004
meniadi 1.501 ekor pada 2005 lalu meningkat meniadi 2.061 ekor pada 2006. Kenaikan persentase dialami
ternak sapi (8,6°), kambing (5,37°) dan babi (19,50°). Populasi ternak kecil, antara lain ini kampung naik
18,99°, ayam pedaging naik 90° dan ayam ras petelur meningkat 19,58°.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Papua Barat
Kehutanan merupakan sektor non migas yang memberikan kontribusi
ekonomi terbesar di Papua Barat. Luas hutan dan perairannya adalah
9.769.686,91 ha. Di sektor kehutanan, alokasi Iungsi hutan terbagi atas
hutan lindung seluas 1.819.267 ha, hutan suaka alam dan pelestarian
alam seluas 1.885.323 ha hutan produksi terap seluas 1.435.640 hal
hutan produksi terbatas seluas 1.046.529 ha, hutan yang dapat
dikonversi seluas 2.500.432 ha dan hutan lainnya seluas 327.909 ha.

Sedangkan lahan non sawah di antaranya ladang/tegalan seluas 340.275
ha, perkebunan seluas 125.135 ha, permukiman seluas 121.403 ha, usaha
lain seluas 332.688 ha, danau/telaga seluas 4.531 ha, dan ranah
tandus/ranah rusak alias tidak diusahakan seluas 82.197 ha. Pada 2005, di provinsi ini beroperasi 25 perusahaan
pemegang IUPHHK/HPH yang berlokasi di delapan kabupaten (FakIak, Kaimana, Manokwari, Raia Ampat,
Sorong, Sorong Selatan, Teluk Bintuni, danTeluk Wondama) dengan dominasi lokasi operasi di Kabupaten
Kaimana dan Teluk Bintuni. Total areal pengusahaan hutan (HPH) di provinsi ini pada 2005 seluas 3.545.400
ha. Di bidang Industri primer hasil hutan, di provinsi ini bergerak di perusahaan, Dari iumlah itu, tiga
perusahaan beroperasi dengan skala di atas 6.000 m¹/tahun dan dengan skala di bawah 6.000 m¹/tahun sebanyak
15 perusahaan. Produk kayu olahan yang dihasilkan adalah chip wood, plywood, block board, dan sawmill.

Pada sektor pertanian, tahun 2006 tercatat luas areal panen 9.663 ha, iumlah produksi gabah kering giling
34.157 ton, produksi beras giling 32.497 ton, dengan demikian rata-rata produktivitasnya 3.368 ton/ha. Untuk
komoditas iagung tahun 2006 tercatat luas areal panen 4.046 ha dengan iumlah produksi 5.052 ton dan rata-rata
produksi 139 ton, Sedangkan untuk komoditas kedelai, pada 2006 tercatat luas areal panen 9.884 ha dengan
iumlah produksi 11.811 ton dan rata-rata produksi 12 ton.

Di sektor perikanan dan kelautan, seiak 2005 tengah dibangun pangkalan pendaratan ikan (PPI) di Kabupaten
Sorong,Teluk Wondama, dan Kabupaten Raia Ampat. Juga tengah dikembangkan perikanan budidaya seperti
budidaya teripang di Kabupaten Teluk Wondama dan FakIak; budidaya ikan terapu di Kabupaten Sorong;
budidaya rimput laut di Kabupaten Raia Ampat; budidaya kepiting di Kabupaten Kaimana dan pengelolaan
Terumbu Karang (Coremap II).

Produksi perikanan di provinsi ini berorientasiekspor, mencakup udang, tuna/cakalang, pelagis, demersal, ikan
campur dan hasil olahan. Daerah produksi perikanan laut di provinsi ini adalah Kota Sorong, Kabupaten
Manokwari, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten FakIak, dan Kabupaten Raia
Ampat. Nilai ekspor produksi perikanan tahun 2005 sebesar Rp 116.708.593.523,-.

Di sektor peternakan, pada 2006 tercatat populasi sapi potong beriumlah 29.126 ekor, iumlah pemotongan per
tahun 30.167 ekor, produksi daging sapi 657 ton/tahun dan rata-rata kepemilikan 4 ekor. Ternak kecil berupa
kambing dengan iumlah produksi 18.144 ekor dan iumlah populasi 100,98 ton/tahun dan babi sebanyak 35.977
ekor dengan iumlah produksi 571,96 ton/tahun. Lalu unggas meliputi ayam buras dengan iumlah populasi
534.845 ekor, ayam petelur sebanyak 367.243 ekor/tahun dengan iumlah produksi telur sebanyak 289,67
ton/tahun dan iumlah peternak 35.000 peternak serta rata-rata kepemilikan per peternak 10 ekor/kk, ayam ras
pedaging sebanyak 465.765 ekor/tahun dengan iumlah produksi telor sebanyak 33.587 ton/tahun dan iumlah
peternak 55.211 peternak serta rata-rata kepemilikan per peternak 80 ekor/kk, itik sebanyak 94.511 ekor/tahun
dengan iumlah produksi telur sebanyak 23.251 ton/tahun dan iumlah peternak 409,33 butir/tahun serta rata-rata
kepemilikan per peternak 4 ekor/kk.

Sementara itu untuk sektor perkebunan, komoditas unggulannya antara lain kelapa sawit, kakao, kelapa dalam,
kopi, pala, cengkeh, iambu mete dan pinang. Selain potensi yang telah disebutkan di atas arah pemerintah
Provinsi Papua Barat telah mencoba mengembangkan potensi pertambangannya melalui kebiiakan umum
bidang pertambangan dan energi dengan titik berat pada bidang minyak dan gas bumi, geologi dan sumber daya
mineral, kelistrikan dan pemanIaatan energi serta bidang lingkungan hidup. Dalam tahun anggaran 2005,
dilaksanakan beberapa kegiatan di bidang geologi dan air bawah tanah, pembinaan usaha pertambangan umum,
serta prasarana kelistrikan dan kegiatan pengembangan dan pemanIaatan energi.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Gorontalo
Dalam rangka mewuiudkan Gorontalo sebagai kota pertanian
(Agropolitan), maka berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah
Provinsi melalui perbaikan inIrastruktur sebagai pilar pilar dalam
memacu pembangunan, antara lain penyediaan sarana produksi
pertanian, penyediaan dana peniamin, peningkatan SDM pertanian,
memperlancar pemasaran dengan iaminan harga dasar dan lain lain,
dengan menyusun berbagai program:
1. Pengembangan tanaman pangan, di versiIikasi pangan dan
ketahanan pangan daerah;
2. Pengembangan agropolitan menuiu satu iutaan ton iagung;
3. Pengembangan agro bisnis, dan
4. Peningkatan peran dan Iungsi kelembagaan petani melalui pembedayaan masyarakat pertanian.
Dalam mengembangkan potensi dan keaneka ragaman sumber daya alam di Provinsi Gorontalo merupakan
peluang investasi untuk dikembangkan, seperti investasi di bidang agro bisnis (pertanian dan perkebunan),
termasuk iuga agro industri (nata de coco, minyak kelapa dan Dubuk santan) serta di bidang pertambangan
(emas, granit clan bahan galian golongan ),

Prioritas pengembangan selama lima tahun ke depan diproyeksikan pada komoditi iagung dengan luas areal
produksi iagung tahun 2004 seluas 35.692,450 ha dengan iumlah produksi sebanyak 323,065 ton dan untuk
iagung louning sendiri telah berhasil di ekspor sebesar 9.148 ton.

Dari luas wilayah Provinsi Gorontalo seluas 1.221.544 ha, untuk areal potensial pertanian seluas 463.649,09 ha
atau 37,95°, tetapi yang baru di manIaatkan seluas 148.312,78 ha (32°) atau masih terdapat peluang
pengembangan lahan 315.336,31 ha. Wilayah Provinsi Gorornalo merupakan daerah agraris dengan keadaan
topograIi datar, berbukit-bukit sampai dengan bergunung sehingga berbagai ienis tanaman pangan dapat tumbuh
dengan baik di daerah ini.

Luas lahan kering adalah 215.845,00 ha. Sedangkan rawa-rawa (tegalan) seluas 1.580,00 ha, Luas areal
produksi padi pada tahun 2006 yaitu 45.027 ha dengan iumlah produksi tahun 2006 sebanyak 197.600,94 ton
dan mengalami peningkatan iika dibandingkan dengan tahun 2005 yang mempunyai luas areal 37.831 ha dengan
iumlah produksi sebanyak 164.168 tom. Luas areal produksi kedelai pada tahun 2006 adalah 5.217 ha dengan
iumlah produksi 6.767,21 ton, mengalami peningkatan iika dibandingkan pada tahun 2005 yang mempunyai
luas areal produksi 2.677 ha dengan iumlah produksi 3.738 ton. Luas areal produksi kacang tanah pada tahun
2006 adalah 2.825 ha dengan iumlah produksi 3.316,79 ton meningkat iika dibandingkan pada tahun 2005 yang
mempunyai luas areal 4.335 ha dengan iumlah produksi mencapai 5.371 ton. Luas areal produksi ubi kayu pada
tahun 2006 adalah seluas 853 ha dengan iumlah produksi mencapai 9.742,04 ton. Luas areal produksi Singkong
dan umbi-umbian seluas 894,70 dengan iumlah produksi sebanyak 10.041 ton. Luas areal produksi sayur-
sayuran pada tahun 2006 adalah 3.674 ha dengan iumlah produksi mencapai 74,44 ton/ha.

Jika dilihat dari data luas kawasan hutan Provinsi Gorontalo pada tahun 2004 berdasarkan TGHK (Tata Guna
Hutan Kesepakatan), maka luIas kawasan hutan Provinsi Garontalo seluas 826.378,12 ha, yang terdiri dari:
hutan lingdsing seluas 165.488,67 ha, hutan konservasi seluas 20.135,60 ha, hutan produksi terbatas seluas
342.449,55 ha, dan hutan produksi seluas 100.684,45 ha. Dari seluruh luas hutan tersebut hasil kayu yang di
dapat mencapai total 14.808.000 m¹.

Kawasan laut di Gorontalo, terutama di Teluk Tomini, menyimpan banyak potensi alam karena merupakan satu
satunya teluk yang dilalui garis khatulistiwa. Perikanan dan kelautan merupakan sektor unggulan bagi
Goronralo yang memiliki garis pantai yang cukup paniang, Garis pantai Utara dan Selatan masing masing
memiliki paniang sekitar 270 kilometer dan 320 kilometer. Gorontalo akan di kembangkan sebagai wilayah
Agropolitan dengan Pertanian dan Perikanan yang akan meniadi Sektor Pengembangan Ekonomi Unggulan
Provinsi. Potensi sumber daya perikanan Gorontalo berada di tiga perairan, yakni Teluk Tomini, Laut Sulawesi,
dan Zone Ekonomi EksklusiI Laut Sulawesi. Sayangnya, tingkat pemanIaatan perikanan tangkap baru 24,05°
atas 19.771 ton per tahun.

Luas wilayah perairan Gorontalo termasuk cukup besar yakni di Utara sepaniang 270 kilometer menghadap ke
Laut Sulawesi ada areal Zone Ekonoinic Exclusive (ZEE) yang kaya dengan hasil laut. Jenis ikan yang ada di
wilayah itu adalah palangis besar dan palangis kecil.

Seiak meniadi provinsi, produksi hasil perikanan di Gorontalo terus meningkat, Sektor perikanan tangkap
dengan potensi mencapai 1.226.090 ton, dapat menghasilkan produksi sebesar 37.036 ton/tahun, sektor
budidaya laut dengan potensi mencapai 25.050 ton dapat menghasilkan produksi sebesar 5.648,3 ton/tahun,
sektor budidaya air payau dengan iumlah potensi mencapai 59.770 ton dapat menghasilkan produksi sebesar
1.553,2 ton/tahun dan budidaya air tawar dengan potensi mencapai 928,6 ton dapat meningkatkan produksi
sebesar 928,6 ton/tahun.

Potensi kelautan lainnya yang meniadi unggulan, yaitu budi daya rumput laut yang didukung program Gerakan
Menanam Rumput Laut (Germar Laut), pemanIaatan lahannya baru mencapai sekitar 850 ha dengan produksi
4.250 ton/ha/tahun.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Barat
Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kalimantan
Barat. Pada 2006 kontribusinya mencapai sekitar 27,25 ° dari total nilai
PDRB atas dasar harga berlaku. Sektor inilah yang menghasilkan nilai tambah,
devisa daerah sekaligus membuka banyak sekali lapangan keria, semua ini
dapat dilihat dari luas sawah irigasi di sana yang mencapai 61,138 hal
ditambah sawah non irigasi seluas 373.480 ha, Di sawah sawah itulah
masyarakat di sana menanam palawiia yang terdiri atas 37.743 ha ladang
iagung dengan produksi 127.660 ton; 17.021 ha ubi kayu dengan produksi
24353 ton; 1.571 ha ubi ialar dengan produksi 12.364 ton; 2.492 ha kacang
tanah dengan produksi 2.747 ton; 1.194 ha kacang kedelai dengan produksi
1.349 ton, dan 1.383 ha kacang hiiau dengan produksi 966 ton.

Produksi sayur mayur iuga melimpah. Lahan untuk ketimun saia mencapai 2.803 ha (20.317 ton), untuk sawi
2.561 ha (6.387 ton), untuk kacang paniang 2.448 ha (12.505 ton), untuk terung 171 ha (5.060 ton), untuk
kangkung 1.259 ha (3.899 ton), untuk bayam 1.890 ha (2.480 ton), untuk bawang daun 340 ha (1.070 ton),
untuk cabe 3.236 ha (7.888 ton), untuk tomat 318 ha (2.486 ton), dan untuk buncis disediakan lahan 411 ha
dengan produksi 2.126 ton.

Dengan lahan luas dan subur Kalimantan Barat bertekad meningkatkan ketahanan pangan yang kuat untuk
masyarakat. Ini dibuktikan dengan melimpahnya produk buah buahan di sana, mulai dari avokad (281 ton),
belimbing (609 ton), duku/langsat (7.165 ton), durian (44.308 ton), iambu biii (2.016 ton), ieruk (145.129 ton),
manggis (1.281 ton), mangga (2.666 ton), nangka/cempedak (15.201 ton), nanas (12.492 ton), pepaya (4.124
ton), pisang (96.834 ton), rambutan (41.001 ton), salak (2.963 ton), sawo (2,179 ton), sirsak (596 ton) hingga
sukun (1.965 ton). Tentu saia dibutuhkan keria keras untuk mencapai panen yang gemilang seperti itu. Provinsi
ini, misalnya, memiliki saluran irigasi primer sepaniang 698 km, saluran irigasi sekunder sepaniang 2.182 km,
dan saluran. irigasi tersier sepaniang 17.144 km pada 2006, meningkat dibanding 2005 yang hanya tersedia 633
km saluran irigasi primer, 1.484 km saluran irigasi sekunder dan 11.121 km saluran irigasi tersier. Dengan
prestasi yang dicapainya itu, waiar iika Kalimantan Barat meniadi sebuah provinsi yang berswasembada pangan.
Predikat ini dicapai melalui keria keras dan keriasama pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha. Karena
itu, sebagai penghargaan pemerintah terhadap keberhasilan ini, Presiden Susilo Bambang Yodhoyono sampai
menganugerahkan penghargaan di bidang ketahanan pangan kepada Gubenur Kalimantan Barat, H. Usman
Ja`Iar, di Istana Bogor pada tanggal 21 Nopember 2006.

Di samping perkebunan, Kalimantan Barat iuga memiliki potensi pembangunan yang besar di biding kehutanan.
Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu pro ini yang ditetapkan sebagai "paru paru dunia" yang dikenal
dengan "The Heart oI Borneo¨. Hutan hutan di Kalimantan Barat menyimpan kekayaan luar biasa, kawasan
hutan cagar alamnya terhampar seluas 153.275 ha, belum termasuk hutan taman nasional yang luasnya
mencapai 1.252.895 ha. Hutan wisata alamnya iuga luas, mencapai 29.310 ha dan hutan lindungnya mencakup
areal seluas 2.307.045 ha. Ada pun suaka alam lainnya mencapai 210.100 ha. Kawasan budidaya hutan meliputi
hutan produksi terbatas seluas 2.445.985 ha, hutan produksi biasa 2.265.800 ha, dan hutan produksi konversi
mencapai 514.350 ha.

Dari sektor kehutanan, Bumi Khatulistiwa ini pada tahun 2005 menghasilkan kayu sebanyak 450,030 m¹. Ini
belum termasuk produksi non kayu yang iuga melimpah ruah, meliputi: arang rimba campuran di atas tanah
seluas 309.875 ha; damar batu sebanyak 78 ton; rotan lacak sebanyak 16 ton, rotan cacing mencapai 3.689 ton,
rotan semambu dengan iumlah 348.800 batang, rotan manau seiumlah 49.000 batang, rotan getah sebanyak 258
ton, rotan segak seberat 231 ton, kulit kayu gembor seberat 128 ton dan 57 ton gaharu buaya.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Selatan
Pertanian merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap PDRB Provinsi
Kalimantan Selatan. Pada sub sektor pertanian tanaman pangan komoditi utama yang
dikembangkan adalah padi sawah dan padi sebagian lagi adalah palawiia. Lahan yang
digunakan dalam rangka memproduksi tanaman pangan pada umumnya menggunakan
lahan sawah yang terdiri dari lahan basah dan perairan pasang surut.

Dengan luas areal produksi (panen) 397.998 ha hasil produksi padi tahun 2004
mencapai 1.403.250 ton. Sedangkan pada tanaman iagung, dengan luas areal produksi
mencapai 15.491 ha, dapat memproduksi iagLingsebanyak45.686 ton. Kacang kedelai
dengan luas areal produksi mencapai 4.382 ha dapat memproduksi 5,423 ton, tanaman
singkong dan umbi-umbian merah dengan luas areal produksi mencapai 7.345 ha dapat
memproduksi sebanyak 88.779 ton.

Selain mengembangkan sektor pertanian, Provinsi Kalimantan Selatan iuga mempunyai sektor perkebunan baik
yang dikelola perusahaan besar swasta dan pemerintah perkebunan yang dikelola rakyat pada bersiIat campuran
dan hanya seluruh komoditi utama, sedangkan perkebunan yang dikelola oleh pemerintah adalah komoditi
perusahaan besar swasta adalah kelapa sawit. Perkebunan karet dengan luas areal memproduksi sebanyak
91.406,42 ton, teh dengan areal produksi 1.499 ha memproduksi teh sebanyak 244,98 ton. Perkebunan kopi
dengan luas areal 5.970 ha memproduksi sebanyak 2.223,66 ton. Perkebunan sawit dengan luas areal
memproduksi 303.085,59 ton. Perkebunan dengan luas areal 3.515 ha memproduksi 160.753 ha memproduksi
303.085.599 ton. Perkebunan kakao luas areal 3.515 ha memproduksi 484,32 ton. Perkebunan lada dengan luas
areal 1.165 ha memproduksi 634,24 ton, Perkebunan vanili dengan luas areal 6 ha memproduksi 2,63 ton dan
perkebunan kelapa dengan luas areal 45.334 ha dapat memproduksi 31.582,85 ton.

Pada sub sektor kehutanan hutan rakyat guna menuniang pembangunan hutan yang berkelaniutan. Selain itu
iuga telah dikembangkan HTI dan HPH. Luas areal hutan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah 1.659.003 ha
termasuk didalamnya; hutan lindung, hutan alam, hutan produksi tetap, hutan produksi terbatas, hutan konversi
dan hutan bakau. Luas lahan kritis adalah sebesar 500.077 ha dan luas lahan reboisasi alam14.454 ha.

Produksi sektor kehutanan terdiri dari dua ienis yaitu kayu dan non kayu. Hasil hutan non HPH berupa kayu
bulat pada tahun 2004 adalah sebesar 719.980,01 m¹ dan kayu olahan sebesar 1.568.715,38 m¹. Produksi rotan
adalah sebesar 239.206 ton; produksi kayu manis adalah sebesar 1.056 ton, produksi karet adalah sebesar 91.406
ton.

Sektor perikanan yang meliputi perikanan laut dan perikanan darat iuga dikembangkan oleh provinsi ini. Khusus
perikanan laut hanya terdapat pada 5 kabupaten yaitu: Kabupaten Batola, Baniar, Tala, Tanah Bumbu dan Kota
Baru. Perikanan laut dikembangkan oleh sekitar 8.929 kepala keluarga, menggunakan 9.598 unit kapal
penangkap ikan dengan total tangkapan mencapai 116.375 ton. Sedangkan dalam upaya pengembangan
perikanan darat dilakukan melalui tambak, kolam dan keramba. Total produksi perikanan darat mencapai 11.706
ton yang terdiri dari tambak dengan luas areal 663,80 ha dengan produksi mencapai 3.830,90 ton; Kolam
dengan luas areal 598,91 ha dengan produksi 2.871, 50 ton. Keramba dengan iumlah sebanyak 3.360 unit
memproduksi 5.005 ton.

Sub sektor peternakan di Provinsi Kalimantan Selatan dikembangkan 3 (tiga) ienis ternak yang terdiri dari
ternak besar (sapi, kerbau, kuda), ternak kecil (kambing, domba, babi) dan ienis unggas (ayam dan itik).
Produksi total daging dari ienis ternak besar menghasilkan daging sebanyak 6.703.428 kg yang antara lain
terdiri dari:
· Sapi dengan iumlah populasi 173,648 ekor memproduksi 5.881.834 kg;
· Kerbau dengan iumlah populasi 38.488 ekor memproduksi 819.040 kg;
· Kuda dengan iumlah populasi 794 ekor memproduksi 2.554 kg.

Produksi total daging dari ienis ternak kecil menghasilkan daging sebanyak 602.925 kg yang antara lain terdiri
dari:
· Kambing dengan iumlah populasi 91.911 ekor memproduksi 370.613 kg;
· Domba dengan iumlah populasi 3.419 ekor memproduksi 27.574 kg;
· Babi dengan iumlah populasi 6.523 memproduksi 204.738 kg.
Sedangkan produksi total dari ienis menghasilkan daging sebanyak 18.699.466 kg dan telur sebanyak
37.217.980 butir.

Sektor pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan di dominasi oleh migas dan batu bara, namun migas
cenderung mengalami penurunan, batu bara iustru mengalami peningkatan yang cepat. Produksi batu bara pada
tahun 2O04 mencapai 45.032.100 m3 ton dengan peningkatan mencapai 7° dari tahun 2003 yang hanya
mencapai 41.344.695 m¹ ton, sedangkan produksi minyak mentah 394.976.000 ton dan produksi gas alam
sebanyak 23.240,50 ton.

Potensi tambang di Kalimantan Selatan du iekinpokkan dalam 3 kelompok yaitu: tambang golongan A, tambang
golongan B, dan tambang golongan C. Kelompok tambang golongan A antara lain terdiri dari batubara dengan
potensi cadangan sebanyak 5,6 miliar ton, Minyak bumi dengan potensi cadangan sebanyak 101.974.400 m¹,
dan biii nikel dengan potensi cadangan sebesar 42.242.000 ton. Kelompok tambang golongan B antara lain
terdiri dari biii besi dengan potensi cadangangan sebanyak 194.817.800 ton, biii mas dengan potensi cadangan
sebanyak 23.227.517 ton, krikil berntan dengan potensi cadangan sebanyak 23.154.000 ton. Kelompok tambang
golongan C antara lain terdiri dari batu gamping dengan potensi cadangan sebanyak 10.291.116.760 ton,
marmer dengan potensi cadangan sebanyak 1.236.097.000 m¹ , kaolin dengan potensi cadangan sebanyak
194.187.800 ton

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)
umber Daya Alam Provinsi Kalimantan Tengah
Keppres Nomor 82 Tahun 1995 tentang Pengembangan Lahan Gambut Untuk
Pertanian Tanaman Pangan di Kalimantan Tengah telah mendasari pelaksanaan
proyek pengembangan lahan gambut (PLG) untuk pertanian tanaman pangan dalam
upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Proyek ini berhasil membuka
areal baru pertanian (ekstensiIkasi), meningkatkan intensitas tanam, memanIaatkan
lahan-lahan berawa, membangun berbagai ienis saluran, pintu-pintu air, mencetak
sawah, ialan dan iembatan, sarana permukiman, serta mendatangkan transmigran
baik dari luar maupun lokal. Semua itu dilakukan oleh dan dengan anggaran
berbagai departemen selama 4 sampai 5 tahun.

Di areal PLG terdapat potensi lahan padi seluas 160.000 ha yang setiap tahunnya
menyumbangkan pangan tanaman padi bagi masyarakat di sana, Pada musim tanam April-September 2006 saia,
misalnya, terdapat luas areal sawah 12.500 ha dengan komposisi bibit unggul seluas 512 ha dan bibit lokal
seluas 11.988 ha.

Dalam kaitan ini, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menaruh perhatian besar pada potensi ekonomi dan
besarnya aset yang telah ditanam pemerintah pusat di kawasan PLG itu. Inilah yang mendiring Presiden RI,
pada 29 Agustus 2006, mencanangkan ¨Rehabilitasi dan Revitalisasi Pengembangan Lahan Gambut¨ di
Kalimantan Tengah, sekaligus melakukan panen perdana untuk penanaman padi seluas 12.500 ha yang terdiri
dari 500 ha padi unggul dan 12.000 ha padi local. Dalam sambutannya Presiden berharap: "... teruskanlah
mengembangkan, merencanakan, menata semuanva itu dengan baik, dengan penuh semangat, dengan
penuh tanggung jawab, agar cita-cita Pak Cubenur dengan semua pimpinan dan masvarakat Kalimantan
1engah ini dapat terwujud dengan baik".

Lebih laniut, Presiden menuniukkan keseriusannya terhadap proyek ini dengan mengeluarkan Inpres Nomor 2
Tahun 2007 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Revitalisasi Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di
Kalimantan Tengah, dengan menugaskan Gubenur Kalimantan Tengah dalam penanganan Lahan Gambur
sangatlah berat, namun dengan tekad dan optimisme yang tinggi kiranya harapan Presiden dapat terwuiud. Ini
tercermin dari ungkapan Beliau: "Kami vakin provek ini tidak saja bakal menvejahterakan penduduk
Kalimantan 1engah, tapi juga akan memberikan kontribusi pangan dalam skala nasional. Ini juga sekaligus
membuka lowongan kerja buat masvarakat sekaligus lahan investasi baru untuk investor, "uiar Teras
Narang, optimistis.

Sebagai provinsi ketiga terluas di Indonesia, Kalimantan Tengah mempunyai kawasan hutan seluas
10.294.388,72 ha atau 64,04° diri total luas wilayahnya. Dengan karakteristik vegetasi penutupan lahan yang
unik dan khas, hutan-hutan di provinsi ini dibagi dalam empat tipe penyebaran, masing-masing Hutan Huian
Tropika seluas 10.350.363,87 ha atau 65,51° dari total luas provinsi; Hutan Rawa Tropika seluas 2.383.683,31
ha atau 15,08° dari total luas provinsi; Hutan Rawa Gambut seluas 2.280.789,70 ha atau 14,44 ° dari total luas
provinsi; dan Hutan Pantai Mangrove seluas 832.573,55 ha atau 5,27°dari total luas provinsi.

Luas hutan yang mencapai 64,04° dari total luas wilayah ini bisa dipastikan sangat menguntungkan Provinsi
Kalimantan Tengah. Sektor ini menyumbang penerimaan negara yang cukup besar dalam bentuk provisi sumber
daya hingga sebesar Rp 132.347.418.067,50,- dan dana reboisasi sebesar Rp 316.558.344.542,59,-. Penerimaan
negara tersebut berasal dari pemegang Hak Pengelolaan Hutan (HPK), IPK dan Izin Sah Lain-nya (ISL) serta
dari hasil lelang kayu trmuan maupun kayu sitaan.

Sektor perikanan pada 2006 produksinya mencapai 88.893 ton, naik 8,5° dibandingkan produksi tahun
sebelumnya. Dari iumlah itu, 82.212 ton adalah perikanan tangkap dan 6.681 ton sisanya produksi perikanan
budidaya. Termasuk dalam ienis ikan hasil tangkapan di laut adalah tongkol, kembung, udang, kepiting,
raiungan, kakap, sembilang, mayung, selar, tenggiri, benagin, pari, cucut, belanak, teri tembang, dan lainya.
Sedangkan, hasil tangkapan perairan tawar meliputi baung, gabus, lais, sepat, gurami, biawan, toman, seluang,
ielawat, patin, tapah, kelabau, udang galah, betutu, dan lain-lain. Jenis ikan hasil budidaya pada 2006 meliputi:
patin, nila, toman, ikan mas, bawal air tawar, ielawat, gurame, lele, betok, udang galah, udang windu, dan
bandeng.

Sektor peternakan di Kalimantan Tengah pada umumnya masih digarap secara tradisional dalam bentuk usaha
kecil atau rumah tangga. Padahal, luas lahan rumput yangpotensial untuk berbisnis peternakan sapi, kerbau,
kambing/domba, dan unggas tersedia luas. Namun demikian, populasi ternak selama 2004 terus nail, khususnya
ternak sapi potong yang iumlahnya naik dari 55.999 ekor pada 2005 maniadi 63.375 ekor pada 2006 atau naik
13,24°. Ini semua berkat kegiatan aksi pembibitan dan Penguatan Modal Keuangan Usaha Kelompok
(PMKUK) dan skim kredit ketahanan pangan.

Produksi daging iuga meningkat dari 13.8925.579 kg pada 2005 meniadi 25,52°. Lenaikan yang sama teriadi
pada produksi telur dari 3.851.223 kg pada 2005 meniadi 4.996.351 kg pada 2006 atau nail 29,73°.

Sumber daya alam yang tak kalah memikat di Bumi Tambun Bungai ini adalah perkebunan kelapa sawit. Sektor
ini dari tahun terus memikat para investor. Pada 2006, terhampar 523.502 ha kebun sawit, dengan iumlah
produksi 1.100.000 ton. Dari buah yang melimpah itu, pemerintah setempat manarik keuntungan dari hasil
813.897 ton crude palm oil (CPO) pada 2006 dan 165.000 ton PLO. Berpiiak pada Ienomena inilah pemerintah
setempat kemudian menargetkan produksi CPO mencapai 2 iuta ton pada 2009. iika produksi sawit meningkat,
kebutuhan pupuk pun bisa dipastikan meningkat. Inilah bisnis sampingan yang bisa digarap selain sawit. Pada
2006 saia, perkebunan sawit di Kalimantan Tengah menyedot 161.361 ton pupuk. Bisa dibayangkan, iika
produksi sawit itu ditargetkan mancapai 2 iuta ton.

Secara geologis, Kalimantan Tengah terdiri atas satuan batuan beku (25°), bantuan sedimen (65°) dan batuan
metamorI (10°). Ketiga satuan batuan ini membawa potensi bahan galian tambang yang beragam. Pada satuan
beku ini, erdapat di bagian utara Kalimantan Tengah dan dikenal sebagai ¨Borneo Gold Belt¨, tersimpan potensi
emas dan perak serta beberapa ienis logam dasar. Satuan sedimen terdiri atas tigacekungan besar masing-masing
cekungan Balito, cekungan Melawi dan cekungan Kutai. Ketiga cekungan ini mangandung cebakan minyak dan
gas bumi, batubara, logam mulia dan logam dasar sekunder.

Seiumlah investor lokal maupun luar telah melirik bisis pertambangan yang menggiurkan ini. Ini terlihat dari
iumlah perizinan dan kontrak yang dibuat oleh Pemda Kalimantan Tengah, mulai dari enam Kontrak Karya
(KK), 15 Perianiian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), 289 Kuasa Pertambangan (KP), 60
Surat Izin Pertambangan Rakyat Daerah, 23 Surat Izin Pertambangan Rakyat (WPR) di lokasi seluas 87.537,94
ha.

Di Kalimantan Tengah kini tersedia potensi 3,5 miliar ton batubara, terdiri atas 1.6064 miliar ton dengan
klasiIikasi tereka, dan 684.931 iuta ton dengan klasiIikasi terukur. Target produksinya memang 5 iuta ton per
tahun, meskipun realisasinya baru mencapai 2 iuta ton akibat kendala angkutan. Diperkirakan produksi 2009,
akan mencapai 20 iuta ton per tahun.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Timur
Lahan potensial pertanian tanaman pangan dan hortikultura pada rahim 2006 seluas
2.511.167 ha terdiri dari lahan sawah seluas 225.451 ha dan lahan bukan sawah
2.285.716 ha. Dan luas potensi utama sawah tersebut, yang ditanami padi setahun
dua kali 34.076 ha. Lahan sawah yang tidak diusahakan selama satu tahun seluas
23.232 ha dan lahan sawah yang sementara tidak diusahakan adalah 121.270 ha,
lahan sawah yang ada baru di Iungsikan seluas 104.181 ha (46°). Untuk lahan
bukan sawah dari lahan potensial seluas 2.285,716 ha yang diIungsikan baru seluas
1.446.132 ha (63°) dan sementara tidak diusahakan adalah 893.584 ha (37°).

Untuk tahun 2005, Provinsi Kalimantan Timur mendapat iatah kayu tebangan
tahunan sebesar 1,5 iuta meter kubik. Untuk memenuhi kebutuhan seluruh industri
di Provinsi Kalimantan Timur setidaknya diperlukan bahan baku kayu sebesar 3,2 iuta meter kubik.

Perkembangan sektor kelautan dan perikanan meniadi sektor unggulan bagi pertumbuhan ekonomi, potensi
sumberdaya ikan yang cakup besar, di antaranya Wilayah ZEEI (Zone EkskIusiI Indonesia) di laut Sulawesi
seluas 297.813 km·. Penangkapan di pantai seluas 12.000.000 ha, terdapat lahan yang digunakan untuk
budidaya air payau seluas 91.380 ha, ditimbang parairan umum seluas 2.773.937 ha.

Perkembangan produksi ikan tangkapan ikan laut, produksi perikanan tambak dan produksi penangkapan
perairan umum meningkat dari 99.691 ton tahun 2005 meniadi 101.187 ton pada 2006 dengan rata
pertumbuhan per tahun sebesar 1,5°, Produksi perikanan darat tahun 2005 sebanyak 49.719 ton meningkat
meniadi 50.465 ton pada tahun 2006 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 1,5° produksi ikan perairan umum
tahun 2005 meningkat meniadi 30.964 ton pada 2006 rata-rata pertumbuhan sebesar 1,26° per tahun.

Peluang ekspor hasil perikanan sebagian besar ke negara Jepang dan ke beberapa negara tuiuan seperti Amerika
Serikat, Hongkong, Malaysia, Singapura beberapa negara Eropa. ienis komoditas yang diekspor adalah udang
beku (bentuk olahan headless&peeled) yang terdiri atas udang windu dan udang putih, idang segar, ikan
tenggiri, ikan hidup berupa ikan berutu, ikan kerapu, lobster serta kepiting, labi-labi, kura-kura, dan cacing laut.

Potensi sumberdaya alam dan sumberdaya mineral yang cukup besar dilihat dari segi geologi dan potensi lahan
galian sangat mempunyai daya tarik yang cukup tinggi dimata para investor bidang pertambangan, namun masih
banyak yang belum dimanIaatkan secara optimal terkait dengan masih perlunya secara terus menerus inIormasi
geologi sumberdaya mineral dalam rangka mengelola sumberdaya mineral, energi, air tanah, pengelolaan
lingkungan, investasi bencana alam, penggunaan lahan dan penataan ruang wilayah pertambangan. Saat ini
terdapat enam perusahaan yang telah memproduksi minyak bumi, masing-masing Pertamina, OPEP Sangata,
tiga perusahaan asing serta dua perusahaan swasta nasional.

Di lihat dari perkembangannya, produksi minyak mentah, gas alam dan batu bara mengalami peningkatan.
Produksi minyak mentah pada 2004 sebesar 58.975,99 barell sedangkan produksi gas alam sebesar
1.220.287,54 dan produksi batu bara sebanyak 63.769.646,04 ton. Sementara pada 2005, produksi minyak
mentah 57.025,99 barell, produksi gas alam 1.110.900.740 MMBTU dan batu bara sebanyak 81.517.819,59
ton, Sedangkan untuk tahun 2006 produksi minyak mentah 13.476,48 barel, produksi gas alam 292.227,42
MMBTU, dan produksi batu bara sebesar 58.489,691,98 ton.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007)

Sumber Daya Alam Provinsi Maluku
Salah satu yang meniadi motor penggerak perekonomian Provinsi
Maluku adalah sektor pertanian, Luas penggunaan lahan untuk hutan
lindung 779.618 hektar, hutan suaka alam dan wisata 475.433 hektar,
hutan produksi tetap 475.433 hektar, dan untuk lahan persawahan pada
2005 seluas 3.469 hektar, sedangkan untuk sawah tadah huian 1.065
hektar.

Produksi padi sawah pada 2005 sebesar 32.836 ton akan naik sebesar
4,89° dibandingkan dengan sebelumnya, yaitu 31.304 ton. Produksi
padi ladang sebesar 4.403 ton atau turun sebesar 9,10° dibandingkan
tahun sebelumnya yaitu 4.844 ton.

Produksi palawiia mengalami kenaikan diantaranya: iagung pada 2004 sebesar l2.477 ton meniadi 14.262 di
tahun 2005 atau naik sebesar 14,31°, kacang tanah dari 1.876 ton meniadi 2.508 ton atau naik sebesar 33,69°.
Demikian iuga dengan abi kayu pada 2005 sebesar 94.995 Lon naik sebesar 3,99° dari tahun 2004, sedangkan
ubi ialar naik dari 15.298 ton pada 2004 meniadi 16.701 ton di tahun 2005 atau naik 9,17°.

Perkebunan di Provinsi Maluku adalah perkebunan rakyat dengan angka produksi di tahun 2005 sebanyak
69.175 ton, cengkeh sebesar 12.765 ton, pala sebesar 1.998 ton, coklat sebesar 4.185 ton, kopi sebesar 734 ton,
iambu mete sebesar 2.068 ton dan kapuk sebesar 182 ton. Sedangkan hasil kehutanan yang terbesar kayu bulat,
dengan total produksi pada 2005 sebesar 124.213,18 m¹ mengalami penurunan sebesar 32,91° dari tahun 2004,
yaitu 185147,36 m¹.

Jumlah ternak untuk tahun 2005, antara lain: sapi sebanyak 66,578 ekor, kerbau 22,607 ekor, kambing 146,193
ekor, domba 13.873 ekor, babi 110,896 ekor dan kuda 8.820 ekor. Produksi perikanan di tahun 2004 sebesar
425.671,4 ton, naik meniadi 453.380,6 ton atau sebesar 6,51° di tahun 2005.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Maluku Utara
Potensi sumberdaya alam Provinsi Maluku Utara sangar bervariasi, antara lain pada
sektor pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan dan perkebunan. Luas
lahan sawah di Provinsi Maluku Utara adalah 49.367 ha, yang terdiri dari lahan irigasi
teknis seluas 7.945,5 ha dan lahan non irigasi teknis seluas 41.421,5 ha. Produksi padi
yang dapat dihasilkan dari kedua ienis lahan sawah tersebut adalah sebesar 57.943
ton/tahun dengan luas area/panen adalah 16.253 ha. Luas lahan iagung sebesar 6.088 ha
dengan tingkat produksi mencapai sekitar 9.860 ton/tahun. Luas lahan ubi ialar sebesar
3.960 ha dengan tingkat produksi mencapai 142.620 ton/tahun. Luas lahan ubi kayu
sebesar 11.770 ha dengan peningkatan produksi mencapai 4.965 ton/tahun.

Luas seluruh kawasan hutan di Provinsi Maluku Utara adalah 2.861.475 ha yang terbagi
atas Hutan lindung (683,75 ha), hutan produksi terbatas (675,5 ha), Hutan produksi (497,6 ha), Hutan konversi
(956.625 ha), dan Hutan PPA (48 ha). Hasil hutan yang paling mendominasi adalah kayu hutan dengan produksi
kayu sebesar 44.6951,69 m¹ dan hasil produksi kayu sebesar 179,92 ton.

Sebagai provinsi kepulauan dengan penghasil kayu terbesar mencapai 100.736,44 km·, perikanan iuga
merupakan sumber daya alam yang menianiikan untuk diolah. Hasil kelautan dan perikanan setiap tahunya
sebesar 1.035.230 ton, terdiri dari: ikan pelagis besar (tuna, cakalang, tongkol, kakap, tenggiri) sebesar 424.260
ton/tahun; ikan pelagis kecil (ikan teri, kembung, layang selar, iulung) sebesar 169.834,33 ton/tahun; ikan
demersal (kakap merah. lengcan, ekor kuning, dan baronang) sebesar 6.7801,78 ton/pertahun; lobster sebesar
14.992,37 ton/tahun; cumi cumi sebesar 22.874,16 ton/tahun; udang peneid sebesar 26.545,26 ton/tahun; rumput
laut sebesar 16.387 ton/tahun; ikan kerapu sebesar 38.484 ton/tahun, ikan nila dan ikan mas sebesar 19.682
ton/tahun, udang windu sebesar 3.556 ton/tahun.

Peternakan iuga merupakan salah satu potensi sumber daya alam yang terdapat di Provinsi Maluku Utara. Jenis
peternakan yang tersebar antara lain peternakan sapi yang mampu memproduksi daging segar sebanyak
897.052 kg, peternakan kambing memproduksi daging segar sebanyak 402.800 kg, peternakan itik
memproduksi telur sebanyak 84.462 butir, peternakan ayam ras memproduksi daging sebanyak 542.448 kg dan
telur sebanyak 40.824 butir dan ayam buras mampu memproduksi daging sebanyak 542.448 kg dan telur
sebanyak 252.066 butir.

Luas seluruh perkebunan sebesar 272.604 ha terdiri dari perkebunan cengkeh seluas 15.525 ha perkebunan
kelapa seluas 200.813 ha, perkebunan pala seluas 16.506 ha, perkebunan kakao seluas 32.531 ha, perkebunan
kopi seluas 2.881 ha, perkebunan iambu mere seluas 3.909 ha, perkebunan lada seluas 29 ha, perkebunan vanili
seluas 151 ha dan perkebunan cassivera seluas 259 ha.

Jenis pertambangan dan energi yang ada antara lain pertambangan nikel dan pertambangan emas. Sedangkan
potensi tambang dan energi yang dapat diolah antara lain: nikel dengan perkiraan cadangan 42.763.460 ton,
emas dengan perkiraan cadangan 192.000.000 ton, tembaga dengan perkiraan cadangan mencapai 240.000.000
ton, dan pasir besi dengan perkiraan cadangan mencapai 68.840 ton.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tenggara
Potensi sumberdaya alam sangat bervariasi, antara lain sektor pertanian, kehutanan,
kelautan dan perikanan, peternakan dan perkebunan. Luas total sawah yang
menggunakan sistem pengairan seluas 70.726 ha, terdiri dari sawah berpengairan
teknis seluas 24.744 ha, berpengairan setengah teknis seluas 20.163 ha, berpengairan
sederhana PU seluas 10.460 ha, berpengairan irigasi desa seluas 15.359 ha. Luas total
sawah yang menggunakan sistem tadah huian seluas 13.858 ha, sistem pasang surut
seluas 2.211 ha, dan sistim pengairan lainnya seluas 1.212 ha.

Produksi yang dihasilkan dari lahan beririgasi teknis dan non irigasi teknis sebesar
57.943 ton/tahun dengan luas area/panen 16.253 ha. Luas lahan iagung 6A8 ha
dengan tingkat produksi mencapai 9.860 ton/ tahun. Luas lahan ubi ialar sebesar
3.960 ha dengan tingkat produksi 142.620 ton/tahun. Luas lahan ubi kayu 11.770 ha dengan tingkat produksi
4.965 ton/tahun.

Di sektor kehutanan, ada 5 hutan suaka alam, 42 hutan lindung dan 52 hutan cagar budaya. Luas kawasan hutan
seluruhnya 1.061.270 ha (40,82°). Luas lahan kritis pada 2005 mencapai 1.202.040 ha, Hasil hutan terbagi
berdasarkan ienis hutan, yaitu hasil hutan Non HPH, dan hasil hutan ikutan. Hasil hutan non HPH pada 2004
berbentuk kayu bulat dengan total produksi 61.855,79 ton, kayu gergaiian total produksi 953.94 m¹ dan kayu
olahan mencapai 9.539 ton. Sedangkan hasil hutan ikutan adalah rotan dengan produksi mencapai 14.861.82 m¹.

Sektor kelautan dan perikanan merupakan sumber daya alam yang potensial. Pada lokasi penangkapan ikan
berpotensi mencapai sebesar 250.000 ton/tahun. Tingkat pemanIaatan pada saat ini banyak 157.479 ton/tahun
(63°) dengan ienis produksi antara lain ikan layang, kembung, lemuru, ikan merah, tenggiri, dan kerapu.

Pada perairan laut Banda, Laut Flores, Teluk Bone, dan Teluk Tomini (perairan ZEE) potensi ikan mencapai
77.500 ton/tahun dan ikan cakaIang 38.670 ton/tahun.

Sektor peternakan didominasi oleh ternak sapi, kambing, domba, babi, dan itik. Populasi sapi potong pada 2005
sebanyak 212.000 ekor, iumlah pemotongan pertahun mencapai 24.020 ekor dan pertumbuhan populasi
mencapai 2°. Pada hewan ternak kecil, iumlah populasi kambing tahun 2005 adalah 90.089 ekor, domba
sebanyak 240 ekor dan babi mencapai 27.760 ekor.

Hewan unggas, antara lain ayam buras populasinya mencapai 7.431.140 ekor dan ayam petelur 40.820 ekor.
Jumlah peternak mancapai 443.600 ton. Jumlah populasi ayam pedaging 810.000 ekor dengan iumlah peternak
232 orang. Rata-rata produksi pertahun daging yang dihasilkan sebanyak 648.560 ton perbulan.

Sektor perkebunan didominasi oleh tanaman kopi, kelapa sawit, kakao, lada, vanili, tebu dan iambu mete. Luas
areal perkebunan kopi pada 2005 adalah 10.541 ha dengan iumlah produksi 3.587 ton pertahun. Luas areal
perkebunan kelapa sawit mencapai 3.602 ha, perkebunan kakao seluas 175.349 ha dengan iumlah produksi
110.521 ton pertahun. Luas perkebunan lada 12.3274 ha dengan iumlah produksi 2.851 ton pertahun,
perkebunan vanili 1.280 ha dengan iumlah produksi 18 ton pertahun dan iambu mete luas areal 119.659 ha
dengan iumlah produksi mencapai 34.034 ton.

Sumber daya alam yang iuga potensial adalah sektor pertambangan seperti aspal, marmer dan biii nikel. Lokasi
penyebaran aspal di Kabupaten Biton dan Kabupaten Muna. Luas areal pertambangan aspal dikedua kabupaten
itu sebesar 13.003,67 ha dengan iumlah cadangan potensi/deposit mencapai 680.747.000 ton, Pada ienis
tambang batu marmer, lokasi penyebarannya di Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Kolaka
dengan luas areal seluruhnya 189.082 ha dengan iumlah potensi/deposit mencapai 206.237.000.000 m¹.
Sedangkan biii nikel, produksinya menurut data tahun 2005 mencapai 1.426.672 ton.
Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi ini memiliki lahan sawah irigasi teknis seluas 25.740 ha,
sementara sawah irigasi semi teknis 26.738 ha. Itu semua belum
termasuk lahan sawah irigasi non teknis seluas 4.662 ha. Lahan sawah
tadah huian seluas 4.631 ha, areal sawah pasang surut seluas 634 ha,
sementara tahan palawiia, hortikultura dan sayur-sayuran seluas 341.419
ha, Sawah-sawah inilah yang pada 2006 menghasilkan 451.700 ton padi
dan meningkat iadi 470.400 ton pada 2007 dengan luas panen yang iuga
bertambah meniadi 99.500 ha. Dibanding dua tahun terakhir,
produktivitas padi yang dicapai meningkat. Pada 2004, produksi padi di
sana mencapai 407.358 ton.

Pertaniaan tanaman pangan di Sulawesi Utara relatiI baik, terbukti dari kemampuan provinsi ini untuk
memenuhi kebutuhan pasar lokal, regional (Maluku Utara, Kalimantan Timur dan Papua) serta pasar
internasional (Singapura, Malaysia, Belanda dan negara. Eropa lainnya, AS, Cina, Korea, Jepang dan India).

Untuk memenuhi target Sulawesi Utara sebagai sentral hortikultura, kini tengah dikembangkan produksi
kentang, wartel dan nanas yang memang meniadi komoditas unggulan daerah itu. Berbagai usaha meningkatkan
volume kentang telah dilakukan, misalnya dengan membangun pusat pembibitan ddan pembenihan kentang.
Pengembangan SDM petugas melalui pelatihan, mengembangkan teknologi kultur iaringan, mengintroduksi
benih baru kentang dan memperbanyak benih G2-G3 dan seterusnya sampai menghasilkan benih sebar. Proyek
serupa ini iuga telah berhasil dilakukan pada bibit anggrek, pisang dan rambutan. Khusus untuk rambutan
digunakan bantuan luar negeri dengan Kecamatan Tenga dan Sinonsayang diiadikan pilot proiect.

Total produksi sayur-mayur meningkat signiIikan dari 91.048 ton pada 2000 meniadi 325.135 ton pada 2005,
namun produksi buah-buahan menurun dari 158.441 ton pada 2000 meniadi 129.662 ton pada 2005. Produksi
kentang meningkat dari 38.884 ton pada 2000 meniadi 195.826 ton pada 2005, dibarengi produksi nanas yng
iuga meningkat dari 1.851 ton pada 2000 maniadi 2.813 ton pada 2005. produksi wartel dari tahun sebelumnya
meniadi 11.113 ton pada 2005.

Luas hutan di provinsi ini mencapai 788.691,88 ha. Fungsi hutan dibagi meniadi hutan lindung seluas
175.958,33 ha, hutan produksi tetap seluas 67.423,55 ha, hutan produksi terbatas seluas 219.908,86 ha, hutan
produk konversi seluas 14.643,40 ha serta hutan suaka alam seluas 310.759,74 ha. ienis kayu yang
dihasilkannya bervariasi dari kayu kelas satu sampai kelas empat, ienis kayu dimaksud adalah kayu besi,
meranti, dan kayu lokal lainnya. Disamping itu iuga terdapat hasil hutan ikutan yang mempunyai nilai ekonomi
dan nilai rambah seperti rotan, damar, kayu manis, iiuk, daun woka dan lainnya.

Sulawesi Utara iuga merupakan pusat pengembangan industri perikanan. seiak 2001, pemerintah setempat
melaksanakan apa yang disebut Gerakan Pengembangan Komoditas Unggulan Berbasis Agri bisnis (Gerbang
Kuba) meliputi industri ikan tuna, cakalang dan layang. Hasil penangkapan ikan di taut merupakan produksi
tertinggi di sektor perikanan. Para nelayan kini iuga tengah mengembangkan teknik-teknik baru dalam budidaya
perikanan laut, meliputi ikan untuk umpan, ikan kerapu, baronang, rumput laut dan kerang mutiara. Untuk
budidaya perikanan darat Iokus diarahkan untuk ikan mas dan nila.

Produksi perikanan tangkap (tuna, cakalang, tongkol) pada 2006 sebanyak 137.000 ton. Produksi ini ditargetkan
meningkat meniadi 141.000 ton pada 2007 dari 1,4 iuta ton quota tangkap yang di toleransi. Potensi ikan
tangkap di sana 1,8 iuta ton. Hasil budidaya ikan dan udang air tawar mencapai 14.400 ton dengan luas areal
981 ha pada 2006, ditargetkan meningkat meniadi 16.600 ton dengan luas areal 1.130 ha pada 2007. Pada 2006,
produksi rumput laut mencapai 12.000 ton (basah) di atas areal tanam seluas 600 ha dan ditargetkan meningkat
meniadi 13.100 ton (basah) dengan luas areal tanam 654 ha pada 2007. Potensi yang tersedia sebesar 5.600 ha.

Perkembangan ekspor komoditas perikanan Sulawesi Utara didukung oleh perkembangan unit-unit
pengelolahan hasil perikanan. Sampai 2004, terdapat 40 unit perusahaan pengelolahan hasil perikanan dengan
22 cold storage yang mereka miliki. Setiap cold storage berkapasitas 10.630 ton. Kini terdapat 60 eksportir
komoditas hasil perikanan di provinsi itu, dengan negara tuiuan ekspor antara lain Jepang, Korea, AS, Cina,
Spanyol, Australia, ierman, Inggris, Hongkong, Denmark, AIrika Selatan, Irlandia, Belanda, Swiss, Slovenia,
Belgia, Finlandia, Italia, Polandia, Prancis, Yunani, Malta, Cyprus, Kanada, Thailand, Taiwan, Singapura,
AIrika dan Filipina. Mereka terbiasa pengekspor rumput laut segar, tuna, udang galah dan kepiting bakau yang
dibekukan, ikan kaleng, ikan asap.
Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Selatan
Areal pertanian di provinsi ini mencapai 1.411.446 ha, terbagi dalam lahan persawahan
seluas 550.127 ha dan lahan kering seluas 861.319 ha. Lahan persawahan beririgasi
teknis mencapai 317.727 ha, sawah tadah huian seluas 230.760 ha, sawah pasang surut
1.540 ha dan sawah lebah/ polder seluas 100 ha dengan total saluran irigasi mencapai
244.304 ha. Sawah-sawah inilah yang pada 2006 menghasilkan 3.365.509 ton padi,
terdiri atas 3.352.116 ton padi sawah dan 13.393 ton padi ladang. Dibanding dua tahun
terakhir, produktivitas padi yang dicapai meningkat, Pada 2004, produksi padi di sana
mencapai 3.552.834 ton sementara pada 2005 mencapai 3.619.652 ton. Di luar sawah-
sawah tadi, di provinsi ini iuga terdapat lahan kering yang terdiri atas lahan pekarangan
seluas 178.734 ha, tegalan/kebun seluas 539.266 ha dan ladang/huma seluas 153.319
ha.

Sebagai salah satu lumbung beras nasional, Sulawesi Selatan setiap tahunnya menghasilkan 2.305.469 ton beras.
Dari iumlah itu, untuk konsumsi lokal hanya 884.375 ton dan 1.421.094 ton sisanya merupakan cadangan yang
didistribusikan bagian timur lainnya bahkan telah diekpor sampai ke Malaysia, Filipina dan Papua Nugini.
Lokasi produksi padi terbesar berada di Kabupaten Bone, Soppeng, Waio, Sidrap, Pinrang dan Luwu
(Bodowasipilu).

Selain pertanian, perkebunan iuga merupakan sumber daya alam yang sedang di kembangkan seperti: palawiia
di Sulawesi Selatan pada 2004 sebanyak 674.115 ton, 723.331 untuk tahun 2005 sedangkan pada tahun 2006
mencapai 696.084 ton dan diperkirakan meningkatpada tahun 2007 sekitar 800.000 ton. Jika ini tercapai,
Sulawesi Selatan akan meniadi produsen iagung terbesar kelima di Indonesia. Sentral produksi iagung terdapat
di Kabupaten Bone, Jeneponto, Bulukumba dan Bantaeng. Pada kegiatan Presiden RI ke Provinsi Sulawesi
Selatan dengan acara "Puncak Hari Pangan dan Peresmian Pembukaan Indonesia Food di Makassar tanggal 26
November 2006 menyampaikan bahwa: pada kesempatan vang baik ini, sava meminta agar pemerintah
daerah, provinsi, kabupaten dan kota menvusun program-program vang nvata, untuk meningkatkan roda
ekonomi pedesaan. jika ekonomi pedesaan tumbuh dengan baik, kerawanan pangan dan secara bertahap
dapat kita hapuskan. Sava mengingat kembali akan pentingnva revitalisasi pertanian, perikanan dan
kehutanan vang telah sava canangkan beberapa waktu vang lalu".

Selain iagung, daerah Sulawesi Selatan iuga menghasilkan ubi kayu, ubi ialar. kacang tanah kacang hiiau dan
kedelai, Untuk produksi ubi kayu pada tahun 2004 sebanyak 592.350 ton, tahun 2005 sebanyak 586.350 ton,
sedangkan tahun 2006 produksi ubi kayu sebanyak 590.717 ton. Sedangkan produksi ubi ialar sebesar 61.790
ton pada tahun 2004, 76.500 ton untuk tahun 2005 dan pada tahun 2006 diproduksi sebesar 73.430 ton. Kacang
tanah diproduksi sebanyak 41.191 ton tahun 2004, tahun 2005 sebanyak 40.328 ton dan pada tahun 2006
dihasilkan sebanyak 41.759 ton, Kacang hiiau pada tahun 2004 diproduksi 27,06 ton, tahun 2005 sebanyak
29.675 ton dan di tahun 2006 sebanyak 28.554 ton. Sedangkan untuk produksi kedelai pada tahun 2004 sebesar
26.875 ton, tahun 2005 sebesar 27.269 ton serta tahun 2006 diproduksi sebesar 22.242 ton. Perkebunan adalah
sektor sumber daya alam yang menghasilkan berbagai ienis komoditas, antara lain kelapa hibrida, kakao, kopi,
lada, vanili, teh, iambu mete dan kapas.

Berdasarkan Tata Guna Horan Kesepakatan (TGHK) tahun 2004, luas hutannya mencapai 3.090.005 ha,
meliputi hutan lindung seluas 1.224.279,65 ha, hutan produksi terbatas seluas 488.551 ha dan hutan produksi
biasa seluas 131.041,10 ha, Dart hutan-hutan ini dihasilkan 147.739,24 m¹ kayu, terdiri aras 33.345,9 m¹ kayu
HPH dan 114.604,67 m¹ kayu non-HPH, Produksi non kayu terdiri atas 6478,67 ton rotan dan 180.126,7 ton
getah pinus.

Potensi sektor perikanannya sebanyak 318378 ton, terdiri atas perikanan laut sebanyak 291.969 ton, perairan
darat 6.425 ton dan perairan umum 19.984 ton. Ekspor 2005 di sektor ini mencapai 1.700 ton ikan tuna
segar/beku, 1.710 ton ikan kerapu serta 1.400 ton ikan kakap, meningkat iadi 2.100 ton ikan tuna segar/beku,
1.950 ton ikan kerapu serta 1.745 ton ikan kakap pada 2006. Produk kelautan lainnya adalah rumput laut, yang
pada 2004 di budi dayakan di garis pantai sepaniang 1900 km dengan total produksi 4.642,7 ton. Saat ini
Sulawesi Selatan merupakan sentral pengembangan produksi rumput laut di Indonesia, khususnya untuk ienis
glacillaria dan E Cottoni, masing-masing memberikan kontribusi 58° dan 36° terhadap produk rumput laut
nasional.

Berbagai ienis peternakan berkembang di sana, terutama ternak sapi, kerbau, ayam, itik, kambing dan
sebagainya. iumlah populasi ternak 2005 sebanyak 28.942.526 ekor per tahun dan produksi peternakan
mencapai 26.747.228,47 ton per tahun. Populasi ternak tahun 2004 untuk sapi mencapai 738.140 ekor, kerbau
133.467 ekor, kuda 118.101 ekor, kambing 555.927 ekor, babi 448.869 ekor, ayam ekor dan itik 4.118.276 ekor.
Sedangkan pada tahun 2005 iumlah populasi kerbau 171,790 ekor, kuda 130.319, sapi 567.749 ekor, babi
570.917 ekor, dan itik 3.534.280 ekor. Pada 2006 populasi kerbing sebanyak 245.350 ekor, kuda 124.254 ekor,
ayam sebanyak ekor dan itik sebanyak 4.765.428 ekor.

Perkebunan adalah sektor andalan dengan berbagai ienis komoditas, antara lain kelapa sawit, kelapa hibrida,
kakao, kopi, lada, vanili, tebu, karet, teh, iambu mete dan kapas. Dari semuanya, kakao dan kopi adalah
komoditas primadona. Luas perkebunana kakao 662.615 ha, terdiri atas perkebunan rakyat 657.334 ha dan
perkebunan besar swasta 5.281 ha. Pertumbuhan rata-rata kakao mencapai 2° per tahun, dengan produksi
521.440 ton per tahun. Sentra produksi kakao terdapat di Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Waio,
Pinrang, Bone dan Siniai.

Primadona lainya adalah kopi, dengan luas hutan 203.844 ha, terdiri atas lahan kopi arabika seluas 118.742 ha
dan kopi robusta seluas 85.102 ha. Luas lahan ini pun masih dibagi dua, perkebunan rakyat besar seluas 107.966
ha dengan produksi 47.231 ton per tahun dan perkebunana besar swasta seluas 10.776 ha dengan produksi 2.093
ton per tahum. Laiu perkembangan luas lahan rata-rata 1,5° per tahun dan pertumbuhan rata-rata produksi 3°
per tahun. Setra produksi kopi terdapat di Kabupaten Tana Toraia dan Enrekang.

Salah satu Iaktor yang mendorong tingginya PDRB Provinsi Sulawesi Selatan adalah sektor pertambangan.
Produksinya mencakup emas, mangan, besi, pasir besi, granit, timah hitam, batu nikel sebagai produk
unggulannya. Produksi nikel mencapai 73.283.138 kg per tahun, terdapat di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu
Utara.
Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tengah
Perkembangan sektor pertanian sangat dominan. Berbagai program dan kegiatan
telah dilakukan untuk mengatasi dampak krisis ekonomi dan telah dapat
meningkatkan produksi dan ekspor beberapa komoditas unggulan walau secara
keseluruhan belum memberikan nilai tambah dalam peningkatan pendapatan dan
keseiahteraan masyarakat petani. Lahan persawahan sesuai sistem pengairannya
dapat dibedakan antara lain lahan sawah irigasi teknis seluas 54.314 ha, irigasi
setengah teknis seluas 36.241 ha, irigasi sederhana seluas 13.410 ha, irigasi desa/Non
PU seluas 22.929 ha dan lahan sawah non irigasi teknis seluas 23.518 ha.

Dari luas lahan tersebut iumlah produksi padi sawah yang dihasilkan setiap tahunnya
mencapai 726.714 ton/ha. Luas lahan palawiia, hortikultura dan sayur-mayur 57,320
ha, luas lahan buah-buahan 14.029,92 ha dan luas lahan tanaman obat 667.272 ha. iumlah produksi yang
dihasilkan dari lahan palawiia antara lain iagung dengan iumlah produksi 67.617 ton/ha, tomat iumlah produksi
58.260 ton/ ha, lobak iumlah produksi 48.300 ton/ha, ubi kayu iumlah produksi 48.255 ton/ha, bawang merah
iumlah produksi 44,960 ton/ha, terung iumlah produksi 32.490 ton/ha.

Tanaman buah-buahan, iumlah produksi yang dihasilkan antara lain ieruk siam/keprok sebanyak 21.036 ton/ha,
labu siam sebanyak 18.890 ton/ha, nangka sebanyak 3.763 ton/ha, durian 3.123 ton/ha, dan pisang sebanyak
2.887 ton/ha.

Potensi peternakan, hewan ternak didominasi oleh sapi dengan iumlah produksi sebanyak 189.145 ekor,
kambing sebanyak 188.452 ekor, kerbau sebanyak 4.491 ekor, kuda sebanyak 3.315 ekor, dan domba sebanyak
2.211 ekor. Sedangkan hewan unggas didominasi oleh ayam pedaging dengan iumlah populasi mencapai
2.522.000 ekor, lalu disusul oleh ayam kampung sebanyak 2.008.549 ekor, ayam ras (petelur) sebanyak 376.214
ekor, itik sebanyak 210.784 ekor. Sektor peternakan setiap tahunnya menghasilkan populasi yang iumlahnya
sangat besar. Peternakan sapi menghasilkan produksi daging sebanyak 2.988,17 ton, peternakan babi
menghasilkan sebanyak 2.320,19 ton, kambing sebanyak 84,69 ton, peternakan kerbau sebanyak 38,19 ton,
peternakan domba menghasilkan produksi daging sebanyak 24,75 ton, Peternakan ayam ras (petelur)
menghasilkan telur sebanyak 299,06 ton, peternakan ayam ras (pedaging) menghasilkan produksi daging
sebanyak 2.006,01 ton, peternakan ayam kampung menghasilkan produksi daging sebanyak 1.876,14 ton dan
peternakan itik sebanyak 105,18 ton.

Dari komoditas perkebunan, yang diunggulkan adalah kelapa dengan luas areal tanam sebesar 147.320 ha
menghasilkan produksi sebanyak 188.650 ton pertahun, kakao luas areal tanam 193.495 ha menghasilkan
177.591 ton per tahun, kelapa sawit luas areal tanam 66,595 ha menghasilkan 623.293 ton pertahun, kopi luas
areal tanam 10.720 ha menghasilkan 4.877 ton pertahun, karet luas areal tanam 6.520 ha menghasilkan 7.216
ton pertahun, vanili luas areal tanam 1.434 ha menghasilkan 92 ton pertahun dan lada luas areal tanam 1.428 ha
menghasilkan 227 ton pertahun.

Salah satu sumber daya alam lainnya yang dimiliki adalah sektor kehutanan. Luas hutan mencapai 4.394.932 ha,
potensi hutan yang dimiliki sangat besar. Jenis-ienis hutan antara lain hutan lindung seluas 1.489.923 ha, hutan
produksi biasa seluas 500.587 ha, hutan produksi terbatas seluas 1.476.318 ha, hutan konversi seluas 251.856
ha, hutan suaka alam dan hutan wisata seluas 676.923 ha. Hasil produksi dapat diambil antara lain kayu bulat
sebanyak 114.583,25 m¹, kayu gergaiian 90.308.477,5 m¹, kayu eboni 708,32 m¹, rotan 13.908.462 m¹ dan
damar 1.468.826 m¹.

Selain itu, terdapat pula potensi sumber air laut, diperkirakan luas perairan sekitar 3 (tiga) kali luas daratan
yakni 193.923,75 km· membentang sepaniang wilayah. sebelah timur seiauh Teluk Tolo dan Teluk Tomini dan
sebelah barat adalah Selat Makassar dan sebagian laut Sulawesi. Potensi perairan laut mengandung sumber
penghasilan yang sangar besar berupa bahan makanan ikan dan tumbuhan laut. Potensi lestari perairan laut
Sulawesi Tengah diperkirakan sebesar 1.593.796 ton pertahun. Potensi kelautan dan perikanan dimasukkan
dalam penetapan zona/kawasan pengelolaan sumber daya pesisir clan laut Sulawesi Tengah, yakni:
1. Zona pengembangan I, meliputi perairan laut Sulawesi dan Selat Makasar yaitu Kota Palu, Kabupaten
Donggala, Kabupaten Toli-toli dan Kabupaten Buoi;
2. Zona Pengembangan II, meliput perairan Teluk Tomini yaitu Kab Lipaten Parigi Moutong, Kabupaten
Poso, Kabupaten Bariggai;
3. Zona Pengembangan III, meliputi Perairan Teluk Iolo, yattu Kabupaten Bariggat, Kabupaten Banggai
Kepulauan, dan Kabupaten Worowali.
Potensi penangkapan ikan di laut lepas dan budidaya pantai dapat menghasilkan 92.088 ton ikan dengan iumlah
kapal penangkap ikan sebanyak 31.675 unit. Sedangkan di perairan umum mencapai 299 ton ikan. Perikanan
budi daya Iuis areal mencapai 10.403 ha dapat memproduksi 9.286,6 ton. Pada budidaya tersebut mencapai
1.394,80 ha, dapat menghasilkan sebanyak 1.579,70 ton ikan. Pada budi daya iumlah keramba mencapai 60 unit
produksi 23,2 ton, sedangkan budidaya laut dengan luas areal 828,3 ha menghasilkan produksi sebanyak
20.664,4 ton. Saat ini, Provinsi Sulawesi Tengah pengekspor hasil perikanan sebanyak 1.641 ton keberbagai
negara setiap tahunnya.

Potensi sumber daya air cukup besar aliran sungai dan air danau. Sumber air dan danau dapat dikembangkan
energi yang cukup potensial dibagi meniadi beberapa skala, antara lain:
1. Potensi Skala Besar (PLTA) yakni: Sungai Sulewana (Poso) dan Danau Lindu (Palu) yang berkapasitas
total 714,8 Mw;
2. Skala Menengah (PTM) yang berkapasitas total 28.564,12 Mw dan;
3. Skala Kecil yang berkapasitas total 804,8 Mw.
Provinsi Sulawesi Tengah iuga memiliki Potensi Listrik Tenaga Surya (PLTS) seluruh wilayah kabupaten/kota
dengan iumlah 8.025 unit dan kapasitas 1.650 kw. Potensi Tenaga Bayu/Angin (PLTB) tersebar di seluruh
wilaya kabupaten/kota dengan kapasitas 2-3 m/s. Potensi minyak bumi terdapat di Lapangan Tiaka Kec. Bungku
Utara Kab. Morowali dan Kec. Toili Barat Kab. Banggai dengan kapasitas 16,5-23 iuta barrel/hari dan potensi
gas bumi di Senoro Kec. Taili Kab. Banggai demgam kapasitas 1,6 triliun kaki kubik.

Potensi lain yang taka akalah pentingnya adalah bidang pertambangan dan energi. Jenis-ienis pertambangan
antara lain nikel dengan luas areal bahan galian mencapai 322.200 ha dengan iumlah potensi cadangan
mencapai 8.000.000 WMT dan iumlah cadangan InIered imonit 14.062,20 iuta ton. Jenis pertambangan lainya
adalah gelena dengan potensi cadangan mencapai 100.000.000 ton, emas mancapai 16.000.000 ton, molibdenum
mencapai 100 iuta ton, granit potensi cadangan terukur berdasarkan hasil pemetaan semi mikro 1:50.000 sebesar
259.461.283.470 m¹, pasir dIelspar potensi cadangan sebesar 71.211.000 m¹, gips dengan luas areal 200 ha,
Lempung potensi cadangan mencapai 6.970.000 m¹ dan batu bara dengan ketebalan lapisan 0,3-0,1 m yang pada
ketebalan 0,15-3,0 m penyebarannya sekitar 15 ha.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan bervariasi mulai dari
pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan sampai perkebunan. Provinsi
ini memiliki lahan sawah beririgasi teknis seluas 11.366 ha, sawah beririgasi setengah
teknis 2.813 ha, sawah beririgasi nonteknis atau sederhana seluas 15.254 ha, dan lahan
sawah tadah huian seluas 26.012 ha, total saluran irigasi mencapai 29.433 km.

Potensi sumberdaya alam itu belum termasuk lahan palawiia seluas 11.441 ha dan
lahan hortikultura serta sayur-mayur seluas 5.220.363 ha. Dengan luas lahan tersebut,
provinsi ini menghasilkan produksi padi seiumlah 253.885 ton yang dipanen di atas
areal seluas 59.766 ha atau rata-rata 4,25 ton per ha, palawiia sebanyak 85.851 ton,
hortikultura dan sayur-mayur sebanyak 683.965 ton.

Di sektor hutannya 1.120.583 ha atau 67° luas wilayah Provinsi Sulawesi Barat, mempunyai hutan lindung
seluas 700.020 ha, hutan terbatas 341.904 ha dan hutan tetap 78.659 ha. Hutan-hutan inilah menghasilkan
51.306 ton kayu dan 2.927 ton rotan dan damar.

Sumberdaya kelautan dan perikanan provinsi ini menghasilkan 18.456 ton ikan pada 2005, terdiri atas 37.720,4
ton perikanan laut dan 4.364 ton perikanan darat, terdiri atas 4.184,71 ton tambak air payau, 9,15 ton ikan
kolam, 4,7 ton ikan sawah, dan 153,3 ton ikan rawa, Pemerintah setempat mencatat bahwa perikanan laut
sebanyak 60.116 ton/tahun. Areal budidaya rumput lautnya seluas 20.337 ha dann areal budidaya tambak seluas
13.662 ha. Kegiatan perikanan ini didukung oleh 17.616 kepala keluarga atau 7,5° dari total penduduk di
provinsi itu.

Di sektor peternakan, pada 2005 ternak besarnya terdiri atas 75.301 ekor sapi, 12.421 ekor kerbau dan 8.285
ekor kuda. Sementara ternak kecilnya terdiri atas 179.530 ekor kambing dan 102.866 ekor babi. Populasi itik
beriumlah 1.661.893 ekor, ayam ras sebanyak 178.958 ekor dan ayam kampung mencapai 4.033.262 ekor,
Produksi peternakan meningkat pada 2006, mencakup 88.511 ekor sapi, 15.456 ekor kerbau, 10.789 ekor kuda,
243.235 ekor kambing dan 122.948 ekor babi. Populasi unggas iuga bertambah, mencakup ayam kampung
4.891,449 ekor, ayam potong sebanyak 447.795 ekor, ayam petelur sebanyak 180.651 ekor dan itik sebanyak
1.716.252 ekor.

Lahan perkebunan seluas 342.917 ha, terbagi dalam perkebunan rakyat seluas 278.014 ha dan perkebunan besar
swasta seluas 64.903 ha, Komoditas unggulan di sektor perkebunan adalah kakao dengan luas lahan 116.425 ha
menghasilkan 102.976 ton, diikuti iambu mete dengan luas lahan 635 ha menghasilkan 144 ton, kelapa dalam
dengan luas lahan 54.180 ha menghasilkan 52.259 ton, kelapa sawit dengan luas lahan 14.890 ha menghasilkan
261.004 ton, kelapa hibrida dengan luas lahan 5.226 ha menghasilkan 6.000 ton dan kopi robusta dengan luas
lahan 18.835 ha menghasilkan 7.065 ton.

Di sektor pertambangan dan energi, potensi sumberdaya alamnya meliputi batu bara dengan potensi
322.142.102 ton. Kedua potensi ini terdapat di Kabupaten Mamuiu. Potensi biiih besi sebesar 88.819 ton
terdapat di Kabupaten Polewali Mandar, potensi tembaga 50.000 ton, zeng dan mangan 15.000 ton. Semua
potensi ini terdapat di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuiu. Potensi pasir kuarsa sangat besar, sebanyak
3.534.411 ton dan zeolit di Kabupaten Mamasa dengan potensi sebesar 17.057.600 ton, kaolin di Kabupaten
Polewali Mandar dengan potensi sebesar 570.937 ton, batu gamping sebesar 3.864.430 ton di Kabupaten
Maiene serta potensi marmer dengan potensi sebesar 570.937 ton. Setelah di eksplorasi, potensi minyak dan gas
bumi terdapat di Kabupaten Bloka Surumanal Pasangkayu, Kurna, BudangBudong, dan Karama.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan bervariasi mulai dari
pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan sampai perkebunan. Provinsi
ini memiliki lahan sawah beririgasi teknis seluas 11.366 ha, sawah beririgasi setengah
teknis 2.813 ha, sawah beririgasi nonteknis atau sederhana seluas 15.254 ha, dan lahan
sawah tadah huian seluas 26.012 ha, total saluran irigasi mencapai 29.433 km.

Potensi sumberdaya alam itu belum termasuk lahan palawiia seluas 11.441 ha dan
lahan hortikultura serta sayur-mayur seluas 5.220.363 ha. Dengan luas lahan tersebut,
provinsi ini menghasilkan produksi padi seiumlah 253.885 ton yang dipanen di atas
areal seluas 59.766 ha atau rata-rata 4,25 ton per ha, palawiia sebanyak 85.851 ton,
hortikultura dan sayur-mayur sebanyak 683.965 ton.

Di sektor hutannya 1.120.583 ha atau 67° luas wilayah Provinsi Sulawesi Barat, mempunyai hutan lindung
seluas 700.020 ha, hutan terbatas 341.904 ha dan hutan tetap 78.659 ha. Hutan-hutan inilah menghasilkan
51.306 ton kayu dan 2.927 ton rotan dan damar.

Sumberdaya kelautan dan perikanan provinsi ini menghasilkan 18.456 ton ikan pada 2005, terdiri atas 37.720,4
ton perikanan laut dan 4.364 ton perikanan darat, terdiri atas 4.184,71 ton tambak air payau, 9,15 ton ikan
kolam, 4,7 ton ikan sawah, dan 153,3 ton ikan rawa, Pemerintah setempat mencatat bahwa perikanan laut
sebanyak 60.116 ton/tahun. Areal budidaya rumput lautnya seluas 20.337 ha dann areal budidaya tambak seluas
13.662 ha. Kegiatan perikanan ini didukung oleh 17.616 kepala keluarga atau 7,5° dari total penduduk di
provinsi itu.

Di sektor peternakan, pada 2005 ternak besarnya terdiri atas 75.301 ekor sapi, 12.421 ekor kerbau dan 8.285
ekor kuda. Sementara ternak kecilnya terdiri atas 179.530 ekor kambing dan 102.866 ekor babi. Populasi itik
beriumlah 1.661.893 ekor, ayam ras sebanyak 178.958 ekor dan ayam kampung mencapai 4.033.262 ekor,
Produksi peternakan meningkat pada 2006, mencakup 88.511 ekor sapi, 15.456 ekor kerbau, 10.789 ekor kuda,
243.235 ekor kambing dan 122.948 ekor babi. Populasi unggas iuga bertambah, mencakup ayam kampung
4.891,449 ekor, ayam potong sebanyak 447.795 ekor, ayam petelur sebanyak 180.651 ekor dan itik sebanyak
1.716.252 ekor.

Lahan perkebunan seluas 342.917 ha, terbagi dalam perkebunan rakyat seluas 278.014 ha dan perkebunan besar
swasta seluas 64.903 ha, Komoditas unggulan di sektor perkebunan adalah kakao dengan luas lahan 116.425 ha
menghasilkan 102.976 ton, diikuti iambu mete dengan luas lahan 635 ha menghasilkan 144 ton, kelapa dalam
dengan luas lahan 54.180 ha menghasilkan 52.259 ton, kelapa sawit dengan luas lahan 14.890 ha menghasilkan
261.004 ton, kelapa hibrida dengan luas lahan 5.226 ha menghasilkan 6.000 ton dan kopi robusta dengan luas
lahan 18.835 ha menghasilkan 7.065 ton.

Di sektor pertambangan dan energi, potensi sumberdaya alamnya meliputi batu bara dengan potensi
322.142.102 ton. Kedua potensi ini terdapat di Kabupaten Mamuiu. Potensi biiih besi sebesar 88.819 ton
terdapat di Kabupaten Polewali Mandar, potensi tembaga 50.000 ton, zeng dan mangan 15.000 ton. Semua
potensi ini terdapat di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuiu. Potensi pasir kuarsa sangat besar, sebanyak
3.534.411 ton dan zeolit di Kabupaten Mamasa dengan potensi sebesar 17.057.600 ton, kaolin di Kabupaten
Polewali Mandar dengan potensi sebesar 570.937 ton, batu gamping sebesar 3.864.430 ton di Kabupaten
Maiene serta potensi marmer dengan potensi sebesar 570.937 ton. Setelah di eksplorasi, potensi minyak dan gas
bumi terdapat di Kabupaten Bloka Surumanal Pasangkayu, Kurna, BudangBudong, dan Karama.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi NTB
Potensi areal pertanian yang dapat diusahakan dan dikembangkan dalam
rangka menuniang ketahanan pangan dan pengembangan sektor
agribisnis adalah 1.106.599 ha, dan baru dimanIaatkan untuk kegiatan
pertanian mencapai 49.893 ha, terdiri dari lahan irigasi 146.916 ha, non
irigasi 35.339 ha, lahan tadah huian 28.553 ha, dan lahan kering 287.085
ha. Sebagai komoditas utama, pasti diusahakan dan dikembangkan
hampir di seluruh wilayah kabupaten/kota, dan potensi pengembangan
dalam dua kah musim tanam mencapai 396.941 ha, yaitu musim huian
214.910 ha dan musim kemarau 182,031 ha. Produksi padi pada tahun 2004 mencapai 1.466.757 ton, pada 2005
turun lebih rendah yaitu 1.367.869 ton, angka produksi padi/gabah, maka produksi beras mencapai 1.259.889
ton, sementara kebutuhan konsumen penduduk NTB tahun 2005 mencapai 530.788 ton, sehingga terdapat
kelebihan stock sebanyak 284.556 ton yang meniadi stock pangan nasional.

Komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang banyak dikembangkan dan menguntungkan untuk
diusahakan oleh masyarakat petani antara lain adalah: kedelai, kacang tanah, iagung kacang hiiau, cabe, bawang
merah, mangga, pisang dan nanas. Di samping sembilan ienis komoditas unggulan daerah, komoditas
hortikultura lain yang dapat dikembangkan adalah kentang, wortel, apel, dan anggur.

Luas hutan berdasarkan data dinas kehutanan Provinsi NTB tahun 2006 seluas 1.098.744,08 ha, Produksi hasil
hutan menurut: ienis kayu yaitu iati, rimba, dan dua bunga. Sedangkan hasil hutan non kayu yaitu kayu bakar,
rotan, air madu, asam, bambu, kayu bulat, kayu gergaiian, dan akar lontoh.

Semua bioIisik, Provinsi NTB mempunyai potensi sumber daya pesisir dan laut yang cukup tinggi, dengan luas
perairan lautnya sekitar 29.159,04 km2, paniang pantai 2.333 km2 dan perairan karang sekitar 3.601 km2.
Potensi lestari perikanan sekitar 102.804 ton/tahun, yang terdiri dari perairan pantai sebesar 67.906 ton/tahun,
perairan lepas pantai sekitar 61.957 ton/tahun dan Zona Ekonomi EksklusiI (ZEE) sekitar 298.576 ton/tahun.
Provinsi NTB membagi wilayahnya meniadi 3 (tiga) wilayah pengembangan perikanan, yaitu:
1. Pulau Lombok, dengan prioritas pada pengembangan budidaya laut dan perikanan air tawar, budidaya
air payau (tambak), penangkapan perairan umum;
2. Pulau Sumbawa Bagian Barat prioritas pada pengembangan budidaya air payau (tambak), budidaya
laut, penangkapan, perairan umum dan budidaya air tawar;
3. Pulau Sumbawa Bagian Timur dengan prioritas pada pengembangan penangkapan, budidaya air
(tambak), budidaya laut, perairan umum, dan budidaya air tawar.
Lahan untuk pengembangan budidaya perikanan laut dan payau seluas 42.595 ha, dan baru dimanIaatkan seluas
6.528 ha (15°). Pengembangan perikanan budidaya laut, payau, maupun air tawar meniadi perhatian utama
untuk dikembangkan seperti budidaya tambak udang, rumput laut, kerang, mutiara, abalone, lobster, kerapu dan
budidaya ikan karang lainnya yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. iumlah produksi penangkapan ikan di
wilayah perairan taut NTB pada tahun 2004 tercatat 79.449,7 ton, pada tahun 2005 sebesar 81.610,2 ton.

Jenis rumput laut yang sudah dikenal dan dikembangkan oleh masyarakat adalah ienis sango sango (Gracilaria),
Geranggang (Encheuma spinosum) dan Kottorni (Eucheuma cottomi), yang diperkirakan mencapai 5.910 ha
dengan potensi produksi diperkirakan mencapai 591.000 ton per tahun, menyebar pada masing masing
kabupaten, sedangkan ienis mutiara yang dihasilkan. adalah mutiara bulat (round pearl) dan mutiara setengah
bulat (balI pearl).

Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di dua lempeng besar yakni Hindia Australia dan Eurasia yang saling
berinteraksi dan berbentuk, meniadikan wilayah NTB kaya dengan sumber daya mineral dan energi. Terdapat
enam ienis bahan galian mineral logam, dan yang telah memperoleh izin baik segi eksplorasi maupun
eksploitasi adalah lima ienis bahan galian yaitu emas, perak, tembaga, pasir best, dan timbal atau timah hitam,
sedangkan belerang iumlahnya belum ekonomis untuk diproduksi.

Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah produsen dan pemasok utama ternak potong dan bibit untuk
kebutuhan berbagai daerah di Indonesia. Daya dukung pengembangan agribisnis berbasis peternakan antara lain
potensi ketersediaan ternak secara kualitas dan kuantitas, sumber daya lahan, dan pakan ternak, dukungan
semua produksi, pola peliharaan secara kelompok, bebas beberapa penyakit menular serta masih terbukanya
peluang pasar domestik dan ekspor. Sapi NTB adalah ienis (ras) sapi Bali, yang termasuk komoditas unggulan
NTB serta memiliki pasar domestik dan ekspor. Di samping sapi dan kerbau, komoditas penuniang lainnya
adalah babi, kambing& kuda, ayam, dan itik.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

Sumber Daya Alam Provinsi NTT
Menurut inIormasi, pada tahun 2006 teriadi peningkatan hasil panen,
Peningkatan luas panen dan produksi diikuti oleh peningkatan
produktiIitas usaha, kecuali pada kedelai. Secara umum, kondisi ini
menuniukkan teriadinya ekstensiI kasi pertanian tanaman pangan yang
disertai perbaikan metode clan teknologi pra panen. Dengan demikian,
diharapkan kecenderungan perluasan areal panen yang disertai dengan
perbaikan teknologi pertanian terus berkelaniutan sehingga menyediakan
bahan pangan utama tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga (food
crops) melainkan iuga bagi aktiIitas yang mendatangkan uang tunai bagi petani (cash crops).

A. Pertanian

Produksi sub sektor tanaman pangan merupakan produksi utama bagi ketahanan pangan, pada umumnya dan
keseiahteraan petani pada khususnya, karena bagi mayoritas keluarga petani, ketersediaan pangan serta
kebutuhan hidup penting lainnya bergantung pada apakah produksi pangannya cukup untuk konsumsi keluarga
dan untuk diperiual belikan guna memperoleh uang tunai. Terkait dengan hat tersebut, berbagai upaya dan
kecenderungan perbaikan yang perlu ditingkatkan melalui program pemerintah dan masyarakat, produksi
tanaman yang di hasilkan di provinsi ini adalah sumber karbohidrat (padi, iagung, kacang-kacang umbi-umbian)
dan sumber protein nabati (sayur dan buah).
Jika pada 2004, lima sayuran dengan produksi tertinggi adalah sawi, terung, bawang dan tomat, maka pada 2005
kacang tanah menduduki peringkat pertama, dan tomat produksi tertinggi. Selain sayur mayur, buah-buahan
merupakan penyumbang utama protein nabati serta mineral-mineral yang penting untuk kesehatan tubuh.

Secara agregat, sebelas komoditi buah-buahan yang dipantau memperlihatkan produksi yang positiI dimana
peningkatan produksi dari tahun 2004 ke tahun 2005 adalah 39,50°. Peningkatan produksi terendah adalah
sirsak (12,18°), sedangkan ieruk (63,74°). Kondisi ini merupakan perbaikan produksi buah-buahan di Nusa
Tenggara Timur.

Selain ini, provinsi ini iuga sedang melakukan menggalakkan pengembangan apel ienis Rome beauty yang
berasal dari Timor Tengah Selatan, Pengembangan diharapkan dapat mengembalikan daya produksi apel
sehingga suplai apel yang selama dua dasawarsa dimonopoli apel luar Nusa Tenggara Timur dapat diganti
dengan produk lokal.

. Kehutanan

Luas hutan adalah 1.808.990 hektar atau setara 30,34° luas daratan merupakan dampak deIorestasi dimana
eksploitasi hasil hutan dalam bentuk kayu berpacu terlalu cepat dibandingkan upaya-upaya reboisasi dan
rehabilitasi hutan. Ekploitasi hasil hutan kayu, arang dan pohon mencapai 86.620,77 meter kubik, hasil hutan
non kayu, kulit dan daun mencapai 29.777.185 ton, dan hasil perburuan (madu) 23.604 liter.

C. Kelautan dan Perikanan

Sub sektor perikanan dan kelautan merupakan penyumbang protein hewani untuk konsumsi lokal masyarakat
Nusa Tenggara Timur, pasar nasional bahkan pasar luar negeri untuk ienis ikan tertentu. Sub sektor perikanan
mengalami penurunan kineria yang signiIikan ditandai oleh penurunan tangkapan ikan laut sebesar 87,90° dan
ekspor 58,73°, serta penurunan potensi produksi dan produksi perikanan darat.

D. Peternakan

Sub sektor peternakan merupakan penyumbang protein hewani untuk kebutuhan masyarakat lokal maupun
masyarakat di luar Nusa Tenggara Timur. Tuiuh ienis ternak menuniukkan perkembangan populasi netto
sebesar 1,87°, Kenaikan tertinggi di sumbangkan oleh kambing (3,85°) dan babi (3,37°), sedangkan
pertumbuhan negatiI disumbangkan oleh domba, perkembangan pengeluaran ternak, perdagangan antar pulau
sapi sebagai ternak niaga utama mengalami penurunan sebesar 19,47°, sekalipun secara agregat pengantar
ternak besar mengalami pertumbuhan sebesar 7,94°. Akan hasil pemotongan ternak, secara agregat teriadi
kenaikan sebesar 1,89°. Jika dibandingkarn antara pengantar pemotongan, terlihat bahwa pemotongan sapi
mengalami loniakan yang lebih besar daripada pengantarpulauannya, hal ini menuniukkan daya serap daging
sapi untuk pasar lokal mengalami peningkatan.

E. Perkebunan

Usaha tani tanaman perkebunana memiliki keunggulan tersendiri karena tahun produksinya yang paniang.
Dalam kurun waktu 2004-2005, secara agregat teriadi pertambahan luas areal tanaman produktiI sebesar
11,94°, dan pertambahan produksi sebesar 9,97°. Namun demikian, data menuniukkan bahwa teriadi sedikit
penurunan luas panen untuk tanaman kopi, asam, dan lontar; tetapi untuk kopi dan asam, tidak diikuti dengan
penurunan produksi. Penurunan produksi iustru teriadi pada tanaman lain yakni kapuk dan tembakau.

F. Pertambangan dan Energi

Sub sektor pertambangan dan penggalian belum meniadi penyumbang dominan dalam pendapatan regional
karena seiauh ini didominasi oleh komoditas bernilai rendah yakni batu karang, sirtu, pasir, batu pecah, batu
gelondongan, batu warna dan batu kapur untuk kebutuhan konstruksi lokal. Potensi 2,79° pada 2005. selain
deposit bernilai rendah, terdapat pula eksplorasinya panas bumi untuk pembangkit energi listrik di Flores,
penambangan marmer di Timor dan penambangan biii besi di Sumba. BPS memperkirakan bahwa total ekspor
NTT untuk batuan dan biii besi sekitar 43 ribu ton dengan nilai ekonomi 1,15 iuta dolar Amerika.

Eksplorasi panas bumi untuk pembangkit energi listrik telah sampai pada tahapan implementasi, sehingga
diyakini akan meningkatkan daya dorong sub sektor pertambangan terhadap peningkatan energi dan listrik.
Kendala yang dihadapi usaha penambangan deposit marmer adalah tingginya investasi, dan risikonya serta
lemahnya diplomasi sosial ekonomi antara masyarakat adat, pemerintah dan perusahaan penambang,
mengakibatkan berhentinya dua buah tambang marmer di daratan Timor. Untuk penambangan biii besi di
Sumba, kendala yang dihadapi adalah rendahnya skala usaha yang diterapkan sehingga tidak mencapai skala
yang ekonomis.

Sumber: Indonesia Tanah Airku (2007).

7,8  047 /,39  047 ,,2,3 574/:,89073,:,.::5-, !74/:8/,3 90:7 /,38:8::39:9,:3  .::5:39:20203:0-:9:,39,:3  !74/:90780-:9907/7/,7/,3     90:7   8:8:    9:,3     :98,5

07-,:   02-,7/,3:9 ,2-3

3903 !74../42-.0723/...   $:2-073/4308. 5079.:5079:2-:.:. /.3/3.:$07-:  .3$3.83 /.3.8.:72.8.2:7:3.7.0/.2.: /.:7-838 7043..   .3/.:5079:2-:.9   :9. 80397.8:39:203.39.574/:83.80.. 5..38.. 909./  .3 80-..7.37.7. 203.:9/4430.3903.7.9.8. .9.:90.3-08./.9083 207:5.50.39032025:3../.9./.832.9.79.9038 .9.307.3202:/.   !7.5.  .8.2025.8./.3.2-.339073.3/ .2:3.3.3..2.349.9.7 /./../.. /.35.3.:9/.3.79.3 907:8-079.5.7..8028.9897.3.939/.3.3 ./.:5079:2-:.50:.5.7.98574/:83.897:9:7..  ..9203/::3 !74..908 /503:405.38.:/.:5079:2-:.9.317.9.9$:3/.:5079:2-:.203:7:3 /...3$0.9.8..804342.8095020739.%.38..35..2.3903 907:9.3.  .2. !0.38 32025:..:3 3.349.35.:3 . /.  ..89.79.7:     $:2-07.-07-..703.3.5..9::9.3 574/:87.3574/:8507:./ .9..38.574/:85.:/03.7.8.9.2-..349.7574.3  9435./.-:...:780.903%.3203:-:3.7 .-:.85.2027.:72033.35.9.3907:8/02-./. :9. 80-.:5079:2-:.7.   $0.%03.802:.:3 /.:3  802.:9.18/.850.70.380397.3 .5488 047.9.0.9:.3.843.3039./.307.3.30/0.:.4.38. 907.:3 .8.7.3 .  02-..5.9.3..5:.2!74..3.3.%.3-08.39. 574/:9..9. :9.38.3:39:9.2.2./..37..7 943.9.8.35./!74.38:33.3.8.84203.-:5.3/.5.-:.3 :.380-.-:.9-://.3/-.3 3.:7:39.:5079:2-:.3.9.. 203.3-07.343473:8:8  20.9 54..... :-.33 /02-.-:49.3!:..2202507.3037. /.3/. !48838.49..-75./.3.25:300-./.3 574/:87.0-93   5079.  507 9.9/.7.3/.7 . 5.38 202-07.. /./.2033.38.37.3037.7.3/.7.97..303 507 9..-0-07.3/2.07.   !49038809475079.3 8920.5.5.:3 085:3..3.3/:897  %0780/.83.3.5.357.95079:2-:..9.:739073..3. $0...3./.9 549038.9.303:39:0389.9897.304342.. 7.3    $0.9.85.3  9435....73.7:/03.2.05.7.9:.38.8.3202-.3:.38.3.35.3043423.7.3.303/.3 .843.91-0:2-0702-.%.3985.3503..3.3.307.-7/.3907:82033..3:3.31.3. :.9.7..8.84.9:/0./..3:897.320250.   .7. 2./-.5:7.

 203./..5./  943.

:3  ...823.7.5. 5079.:5079:2-:.  !03:7:3.3.703...5488 5079.507:-.9509.303/.:5079:2-:.50389.:3  3..3.3574/:8.2.85.3574/:85./.3907.2:7:3   -0707.2:3.3.5..3 ./..3:./.3 /:8./.3.

8.2-3  /42-.:3..:5079:2-:.9 03/02 0.9.3.7 5079.32033. .7.9503.3/.:39: 0-:9:./..31:383./.79.7. /-../.8 50/.59073.20.8.7   205:9 .393.8 .3    .  3.3:9.35090:7 8079.3-0781..:3   /03.39032020.39.2.2. 907.7 8079. :8:89073.3.82...39500488902.3 9:8.:3.3:2.5.3:9.9 . ://....3..8...8.9202.31.380-08..9380/.3038545:.3.9..9/.:9.9/03.3:2.3.3802.2.9 090780/.:5079:2-:.3/.:3 !0780/.903/02 0.-.2-.798.39..37. 07-. 5030:/:5. .390780/.2:3:39:9073.89073..9.545:..3.3/. 88.3:9.3 203:7:32 :8:85074/0   .3-0781.880-08...9.- :2.3 . 1.5.:9./.8..30-:3 .2033.2-:7..8.3..390780-:980-.38..8/.3907.3/.:9.507/. 507.9/.343807..9073..9.:5079:2-:.843.33/:3/.5.38.3..038/.7.37.9073.8.7.3-08.30.8:7:3  2033.35.5 :2..207:5.554943 8.9-07:5.703.3/54943203:3:.343807.7.  .5.3:9.3.2:308890380.3438:28/..2-:7..30-:3  507-:7:.30-:3203.250/..9.30-:3  .3:9.880:..    203./.8./.:3.: :/.3907/7..545:.3/3/:3: :.30-:9:./.9.39500488902.3574/:8   .85.   ..:3.89073.1:-:7:3   !74...3/-://.8.8 ./...   07/.8.5507.:309.39073.. 907/7.&:3:4380:.:7.:3 2:.8./.8.3.  $0-.39..3/54943   !45:.27.147.8  .9..2.3950048489023..3/3.3:91.343807.3.3.38...3203.39073.35.8  .7.3..-.7907/.3:9.30./.3..3   ../.3.3-.8.8 .8907/7/.. -07:5.7%.3/.3147.3/.

%.7./...38./.9..  /03.8:0/.7.3.480:.9.3-.80-08.:5:3-07-.703.5.3.3$:.383202.3..907/75070-:3..9:.9 ..  . 0-:34580:.0..5. 2.9030-.8:8..8..38.:9  9.7..343807.2.2.5949.35070-:3.3/. 07.52.2.202..7  $0/.  ..507.3.32.89.3/3574/:89.7/-.-:2 !74.33.8  .39.2207:5.330.2. 80/.32../.9$:3/.507.7   4397-:8507.3/.8 .3203.9 80:.3..3.8.9.80947507.3.  943 /03.3703/..2-.:/.8  .9:9/-.2 /.3.   %.91 .843.89.:.390788..37.2.3203.3:9.89. $0.347.5070-:3.3-.3 .280:.574/:8 80-08.70980:.7549038/.8/.9.80:..3./.703.8   .3.3:3 8079.9.:-./.2.8  .2.3907-.3-08..: 8:.3..:980:.3.3:.2./07.2-.388...3..7 203:7:3/-..3.3.5.574/:8507.3507239.33.9..7.3.3.8...3.7 8.39.8:0/.8507:/93.3 .30-:3. /.35.3.903!.503./23897. 07. !74.39./:80:.3.3$0.:9.9:.903447/..3.3.33.2 /.5 ..9.9509:2-:.73907.3507.308.:3:3.574/:9.507.7:203.8-08.3 .3 9500488902:9.2.8 .3. .30....3./.7 907.2./03..3:9.:5507.3.39  .0723/.43  .8.8..3:2:2 /. %.7574/:89.3507.3 .. 80:.23..843.89074380397.383   $...3-://.3/0..7 .7  .   !07:8.7:  /.320250843. 9.&:3:43207:5.   943/03. ..7.5.. 1.5:3 !74/:8507. 0..5.907/./. 5070-:3.3-://.8.:.574/:8    !490388:2-07/. !490388:2-07/.8-://.3..2:380:..3..8  .70..07488:3/...8  .5.8.8. ..   0307.3%.47.8/:3. !%! 80:.  943 ....8  .#5  2..38.3.703.3507./.-:5.34397-:8507.3..52.:3 .2.  :.2..3903:.91..7.8  .733.5.8507:8.92030854.2#.-07.8  .8  ./23897...2.3..7 !03:8..3.2.3.3. 2.2 8.8   .-:5.53 .8.5. 0-:3.80..:2.39. 0-:3.9-.7.9.7 /03.8.53 808:..3.-.80:.3507. 943.9:.3907:..  !0302-.3.3.3203.:9/.35030/.343807.9: 8..87/.8. 0-:3.7-.35.5907.3.147..7./.9574.3.8   .8  .-:5..3.70380:..80-08.:3 203..850810:/02/. 943   !74/:9.. !$ 80:.39.:9.:990780-.70807.33.9 -.8/!:.3.3:2  .9.2-. 424/9.5.5.5..9.7/..  .53.574/:8507.2.:8 8.9$:3/.3-://.3/4308.3..39.2025490380.3574/:8/-.38.2.37. 4./.33:. 574/:8#5  3. 507.3.9  .7.5.233.7.3.507.3 574.3 8..3./9.9: #-34..33.207:5.:3.9:3.03080:..7:203:7:3.3$.

.203.3-://.5../.3/8.. 943...

. !74/:8 .

 8.2. 8. /03.3.30.7.9.7..39.39.3.507./  .2.3..34.9.7..73.3574..574/:8.80:9.3/3-08.980-.9. 7.:9.3 5073.507.8903880-08.:2.31. 574/: 507.: /..8  ./.2-...3  943 /. .207.8-0750:.388.:7./.35073.31.8907-.:3 -..3/02-. 93.!.7: /2.3/.3:39:/02-. 0/0.%..5:3:2./. ./ 943 0/0.3..:7.3.7  .37:25:9.3:9.7.    :.3..33437.31.7:.. /.  /.3-:..2!74.:78..7949.3838:/. 93.&9..2  .3943.3..: 943  :-..33.3-/.3  ..5.8.3907/7/.574/:.1..5949.9: 574/:8..39.3.3. /.7.34.39.3:-.. .7:  943 /-./.30.9.372-..380-.3/..3.5. !490388:2-07/. /.7   ./.:78.9 502.5.9. 907/7 /.3 0:9.9.82.3.79..9.380:. 479:9:7.:9 /!.9502.:78.5574/:8507..574/:85.39.8.9 ...3  4..549038  .3.8.9 .35..:-:.31. .3.8  .3  943   03:7:9038424/9.3 -.   /..89..3.-://.73007/.3.90-:9:.:7.   $:2-073/4308.-0:2/2....3:-..3.....8.7 /9.7.3.3!.  .3.5.. 80/.-07:5.43   2 843403  2 .907.9.:7.9.30/0..37..3 :9.7 943 8..2-.39.8 8050795079.3 !490388:2-07/.3507.31.93. /.3   /.2.75::.3/.:9202-07.38...8/03.9.3. 943 .38.3.3 28..:9 /.3.3 .3.: .3....3  0.:9..:3 -.-:.2-.3...3:2:280-08.25:7  2 2.3. 202-:. -://./.   $02039.3507.7.39072.2:3:3:3.3 .9.3502.3.3/$0.8..2-://.3 207.    2   !49038/.2-.:3/.393..  . ..9..3.9502.:380-.2539: 549038/..:907/7/..31.39::.7:     $:2-07....9. 943 .3 .3   .7  .3-://.9.3.3   0:22.8.7507.7 /.9. 574/:8507.: :. .8... 3. &39: 20302-.3.3.7.38.    :9.9. 93.305.9502.. /.. .7:  .3-://.3.  .3.:380:.503/:/: 203.3-08.: 907.9  2 2.:/. 479:9:7.31.38  4..9502.3-0:2907503: .: /03.38.34397-:8 907.8903880-08.3-07:5.7:.: :-..3343.  2 /. 943 5.7 ..2-07.31.:  &-.38:2-07/.2:8:83.: /.9..3.

5.31. 943.3 203.9.:393.9502...9.

31.3  943.9502.9.:393.9..

3 9037 943..31.9.9502.:393.9.

350.9.9502. /.80.9.:393.31.  943.33..

.7.554943  047 8.3.574/:8  907.545:.3:2.39.:3   !49038509073./03.5507.3574/:8  047/03.9.3/.8.89073.

3 90780-:9 9073.8   047.7 .780:7:038509073.::5-08.8.:3.9:. /.2-:7..9.0.3:3..8 .:3 9073.

9.:3 ..25090:7 047.

39.2.9:   ..7 .2.5.3.9038-.9:.30.5.4 .3   047   -/.70..3 90-: .3..9.7443./.250/.0389.3 907/. .3203/423./.3/089   943 -039439.7.:3  /.3.9:80-08.9-.3.   -/..-.5:75:9202549038.3 /.5. 805079..3.2025:3.3.8.::593 .::5-08.3.3 .3/.3.90 45 902-./..7  943  8079.33.2-.: .9.:5:3443.35079. 0.-0-07.35070-:3..70.32.5.3 ..549038/.3 3.30307 907/..3.5.2-.3.35070-:3.70389.

.43.3 .-:-:2   943 /.

10/89.7  943   $:2-073/4308.7:     .3.%.

38.39.2..9.3 5079..34-...2. !74.  943/03.2 907:.3  2 $.9038 .35.8...9:7:9.9 $:2-07/.8 .8./.8    9435.8 :39.8 .7.3 574/:9..3 9439.3  9435.:7.. 574/:85..  802039. . /.8343903880:./.3..2!74.7..3 9435.:39:424/9.7  9438./ 907/7..-077.  . 203.8.203.5.89. 090.7. .5443203025...3. 907/7/.7..9.. %49.35.5..9 805..3479:9:7./..9.3 :.:7   943-:..:3.37.9:.:72.38./8..././..7.  203..9.3   .2.:3  202.8...3.9.3.9/02..8./.-07 7.3203.3 /.38.-07 7.-:.. 5.7. 8.8/.8.8903880:.3.9. 03/.$:2-07.3835...880903.2.::52025.507.

38:907.8574.33/:3 80:.: .8..32.809.   :9.70.:39:509073. -. .8   .3..4  902-..8 -://.9..3/.7.::5549038./.3%03.0:9.3 8. 8..3:9.9:.374.9:  ./.3/.8:3:.3424/9.8.9...3.3509073.35070-:3./03.  .:39:8.3 .20 5..554943/.32.:33.843.9/.: /.5.8:3:.7949.7.3&39..7.:.9  943507.424/9.-:5.3.93 7:25:9.3343.:8. .9 .3/42-./..3 1085.3:..7.0-:9:.9 ..40!07:2!07:9.7.920209.3.3.7.3.038424/9..3 424/9...7574.  2030-:9.   :9.3 ..89.9:.554943   !74.9  545:..83.3:39:/42-.3.3390780/.38. 42-4 /.:5:9  749....../..9202-.3.554943 &39:20203:0-:9:.  .809.35. . .59.843.303 943.709  .3..79.59.55.7.2-: /././.7802:.:.9   -/.3 574/:9..8.3.2.383809. 90780-.9.38.383202-. ...9./.3/-/.39. /..8:9.3/03 00 :/.7.:  :7.33/:380:..5507.3:.3 574/:8.3/23.7.2-.3.4.3 .37.25./. .0.345207:5.8.3..8/08547.83. 8.5...9.8  .7..7.3. .39.83..5.8 /.8  .3/.:9.9:.5.030 0.. . .9.5/.3 !.390-: .3. 5.8:3:.7949.: /.3-.7.8  ..7 .383202.3..9..3.3907:9..8079..3509073.3&9. 5.%2:7 .788574/:8 574/:9. /42-.903.    /42-.3574/:8.9. $0.9.5. ...8907-.9.2.2202.9.7./03.8 /.2-:7.27.7.3903   .7:9.9...8.5.7:9..3 .84.39...39:802:.8920.8.: /.:.7/.89: .3$0.843.3..:9/.7.72.38.7.8 203.574/:8507.   !020739..3 .3.25:3  ..7 7-:8.8.880947509073.9::9.3203.3.30/.. /02-.424/9. /8.343807.3/.390 .3:/.3/04.28.7:82032547 7-:9073.39.32025:3.507.: /.3.843.2 -:7.3.3807:85.59.7:897..7.3.29..%03./.2 $..07.3574/:89.: 45 90-: /.82.3 ..030 0.9..3.....9 .09   80947507.33.90780/.   /.3 9073..7.:..8./.3 -.:/574..   .   . 545:.:809.3809.8 3.   .2:7 53:8 07.709 .203..8..3 574/:880:.8902-.8:9.38 907/7/...3:3:..3203.3-:7:3.380-.4 902-.735072.:3  574.8  9 545:.8 907-.7.0.87-08 80203544....-41..4-0:3:..253-07.  :.:33.5507..9.3.3 50302-.7/ . 3.20 9.8 80:.203..8.7:9.3...39  ..7  2 .8 2 .33/: 07./.7.5507...5.:3809.7:507.  -07...390-:  943507 .2.788.: 2085:3 0-:9:.30.203./:5/... .2.3.8 943049   943-039439 8079.3.

.:2:23.9:2:.5.0289430 !490385079.3.7:     $:2-07.-:5.7:9 %..-.3 -.3 /.2!74.9//.-:2   $:2-073/4308.%2:7 .07.82. :33.907/.38.3$:...3.903..2-.3.%..

 .33.8   .:9.:.9-07..7.3 0. 8./...3.3...8 ../.3 :.3.3507..28..3-077..880:.3.5070-:3.38. /.380:..8 8050795079.38.38079.8 .3  0:9.  .3/.3 509073...9.!490388:2-07/.7. 907/7/.

7.3./.:7.8  .38.880/07.35.3037.:7./03.70.3.80:3/07 2   .9.35078.3.:7.:7.574 /:9.3.35.37.:780:.3. 2/..38.37. :. .7.38.7. !.8.9.3.8  .5. 479:9:7.7.38.37.8  .3.:7..9.8802903857207./.38..57207 2/.3.3 7.80:.3..380/07.3.89038 57207  2 /.9. /.3903880:3/07   2 !.3 5.:72..9.84/08.35..8  .80:.38.38.3802903880:3/07 2 !.:7..

3./0733.3/5074080-. 943.574/:85.. :2.

   943.3.9.:-07.880-.9.:3.

   943 %.3./.5.80-.943 5079...35030250.3343!.3.70..:  943 .3:2.8 80-08. /03.980-.3.5.39..3 ..3/3.7.507.307: .59.3/42-.:3509073.   4.:3  .3 507:.3:9.3:2.3/-./.9202574/:880-.2545:.-/03./03.5.%2:7207:5.   $.70...3..380-.880:.7 943 .3809.3 !434744 .8   .3 .3:.303 2033.3.3:9.8509.9202574/:8 80-.7...0434293/.38.  .8.5.3..9.343807.7.2-3/03.30/0.3.7..9:5.5./. :2.%2:7:.9073.3./.-078.9.2.59.903$9:-43/4 !74-434 !..09.3 80-.-:.9.8.8.38.903 :2.80-08.9   2 % !  2 /.7  943 .3545:.3  943 90:7 943 8:8: 943 /.:3  943 :-.7.9203.3.. 2 ..9202574/:880-.9:80947509073.3  .3907/7/.9202574/:880-.   943809.-:.3:.3574/:8203.8.:3.   3./.  .5.3/..9.7.   :9.80947507.3.3708 58.8.:4.3.3/.38:8:80-.39./.70.3202-07.2-.  9435079.:3 .   :9.3  2 .:/.3.70.0:.843.9/-.8 038 038509073.5./.8 047 809.  943 ..207:5.3/.   907 !09073.3..7.: 943 $02039..3:..9.3.59.5..3-074507.3.038:9.380947509073.3.3.8   047 /.2.7.-:5.    943809..9202574/:880-.:3/..8.. :39/.3 /.:  943 /...9073./.3:..:33.3.3.38.5...9025.8  047809.  .3.3574/:8:9. 05.3545:.8 047 /.9:   %.  .  ./.8   .3509073.5 9.5.9.:3   943 :-..9500.3.39.3.:3.3.5.8/.   943809..5.9.-:.5.3.9.2.8.3.3.%2:7 907/7.  047509073.3.3.5.3:9.8..3.3.59.3..3038574/:8 -:.7:9..:3 %.3 4397-:83.7.3.59. /03.9/.3.32025:3.3 .5 9.3/.3..:33.3.   .8 -0-07.9202574/:8/.038.3 509073.9202574/:880-.39.9.5.9/-0/.2.5./.80947507.3 /.8:7:.   07.3/.380-.3574/:880:.3   :.5.3.3.3 574/:8:39.3-.8  .-:5.3.8.3 /.3507.030078..3507.880947507./.3.038 .5..5507./ /03.:07.3/.7    .3/-..8.203:7:90383.7   943   $02039.: 943 /.:3/03.3.30-07.9202574/:880-.3.3809.7:2.9.3.-:5.:9  :2./.3  943  090780/.:33.2 /03.3:.9.5.  $0947509073.574/:8203.:33.   943809.3.3-07549038:39:50302-.342-.. .3//.:33./02.3.3-07.3574/:8:9././03.7./:3 440794 !.3.3..80947/03.574/:8.8 574/:8.5.3..3.  943 .03007   2   0.3.35..9..3 :9..380-.3.703!.3903445079.8-0-07.  943 .3545:.35.880-.7.8.35..3.3 943 0.:33.9.:-:. :39/03./.3 /.59..3.   943 :2..2-.3:../.3545:.9 !.7:.3.380-../. /03.:33.3.38..9.7  038-:.2.503.3507. /.70.3-:.32-.33/:380:.09. -:..:9/..3.9202494380-.8   047 /.3390381.3.33203. :2.35.090780/.3./.3   !74.3..2.5..3.:  943 :-.554943/03./.:3   943 :-.3!74.9: 0.  9435079. 943809.3.9202574/:8/.203.2/:.5.. /.9202574/:8/. ..574/:8:39:5.

70.3:2.3...:3/. .545:.3. 5070-:3.8.8.:3509073.3:2.:3 038 0385070-:3.3. .3:2.3574/:8:9.5.3:2.8/03.7.9202574/:880-.9202574/:8/.3..3:.8.8.3 902-.3..    9435079.   9435079.3.9202574/:880-.5.250/.70.7.949...5.5.70.:35070-:3.8.  . 943 5079.3.  047/.3 03.390/03.3.9202574/:8 9435079./03.3. 9435079.3:./.:3509073..3.3...2-.574/:8.390-:/03.5.70./.8 80-.9202574/:880-.3/./.70. 9435079.2-..70././03.7809475079.8.880:7:5070-:3.5.:35070-:3.3.  9435079..2-:7.8   047/..3:.5.80-.545:.380-.  9435079..8.  .2-:2090/03.:2 038 574/:8.9202574/:880-.5079.70.3:2. /.8.%2:780:... .35070-:3./.3. 9435079./.3/.3 509073.9 202574/:880-.8   047/.3-.3.:/03.545:. /.  .8..9::3:3.880-.:3   $. .3./..2.3.3 /03.8.5.2-.70.:35070-:3.3.3/03.25090:7/03.   9435079.3:.3. $0947509073..3 .80:7:574/:8 5070-:3.3 203.39/03./..3/03.:3/.4 /03.5.30.509073.3.39.3/.3.809475079.3:..3:.3.3.  9435079.3:..3.9202574/:880-../.  047/.8 .5..2.3/2.3/!74.9202574/:890:780-.380-.9202574/:890:780-.545:.3. :2.3.:3   :.:3./.3.:35070-:..5.5.9:5490388:2-07/.  9435079.   9435079.39.9202574/:880-.3.3.:35070-:3.5.38.8.3.

3574/:880-.:3085.:39.:397.87.3.:3-.3.3.9:.78.:3/4429/03.87/03. :7:/03.7207/03.3.  9435079.:3 5.3574/:880-.88/03.:39.   9435079.  943507 9.  9435079.   9435079.3.:32.87.3./03.3574/:880-.3574/:880-.3574/:880-.39439/03.:35..3574/:880-.3.3.79/03.3/079/03.3574/:880-.3.:3-.3.5:7 /03.:35.9/03.   9435079.   9435079.3574/:880-.3 574/:880-.3.   943507 9.3574/:880-.3.3.   9435079.   9435079.3574/:880-.   9435079..

.8  . 3.085473.:/574.: /.:5747. -077.#0./.8907/.3 80947 0:9..:9.39.:7.9.93./.7:     $:2-07.33.7.:.3 9435..3 :9.2033.203:7.3.7 .38.943203.3 !74/:85.7.7. -:.9 #0-48./8.%03.980:.:5079.9 !74/:8-.:2033..35..3/02.5.3/.8:9.90370-08   %3.903#02-..7:9.3.3.   !74/:8479:9:7./..8  .7 .5.9 /..9831.880903..:./ 907/7/./.7  943 5.3.83.943 802039..   943   $:2-073/4308./.3... 802039.7.:3    .3202-07.3-.2.202:9.9 03.%03.383202.3 8. 424/9.3-.8 7-:.0389.5.-:5.8./  7-:943 ..7.5074/0   :.5./.-7.: 402033.8././.8.2033...0802-07 3..9 !74/:8:-.:.8 3:3.8.85....39.703.90-:9:..37. 7-:943. 9038 .3/.  !033.305.:3 -07./.2.3030/:.3...3.7.--9-07-.207...7574/:90780-:9-07. :9.7.330././.809.33/5.7 7-:2 8:5/.89::.8.7  /.7.5.843.3.8:9.:.7  :9.9.3 :9.320..32043..3507..3-077. 203.3 -.: 2033.%03.2!74.380:..32..574/:8-.7 :9..7 7-:943203.3-./.080:.39:. . !74.203.9  /.2 8:5 802039.2.%.9./..374. $:2-07/.:3  8547/.39.:.:809.3:3.7:9.. !02-../ :9.8/.3.3 :9.  . 203.3574/:880-.3-:.:.8.3.3&$ &$ :9.8903880:.38.70.7.-9.3:39: 202507.25.3.:.385079.9... 2 8:5/.380-08.32:..203.37.2 8:5.7-.-:5. $.:9.3/.7.3 :9.3..574/:8 .3 /.9435.9.7.:3809.7./5. 203./ :9.28.7949.3.35.8 .3 2.8.90:7././.33..9435..30380-08. %49.9435.80.7  9435./2033.9: 879: /03.2 8:55079.9  /..3/03.::5./../  943/9.:809.3/07.   809470.:9.

3.3-0781..35078./.943 3802:.77043.8.80:..3  :9.39: 5./..2..90705./    &0475.8 80:./..3#.-:5.3:3..8!:..7/. :9.3%.3 3:3.07.3805079..3&$ :9. ./.343807.3.2307.3907/.8   .73.7  .30739070..  %. 203.3.. /..907:82033. :2-:3-07.7.8..8  .  .903 %./.3.8   ./03.9/.38079.:..349. .3 80:. .9/-.3:3.5..7.    .2.3.9:80-08./03..3:9.:80:././03.89073.3/./.280:..203/.3./.9: .554943 8.303/. :2.2.8  .8.7.3574.2./  5.8    .8   ../:9. 80.-:5.943 74-4.7./.07.202574/:880203-0:809.7.320307.7/.350702-...:3 907.7    !74/:085479.2.5.280:.30307.07.380:.2033..8   ..  .3!74/:8%07-.8.3 /.8.3.3-.9.090-.  /:9.8 .3 /.-.3!74/:8%09.7 ...:..7. /.9.280:.9..3 :9.5507.3  &3.8  .-:5.95.  !74/:8/.9.5.2-.9..2:5.9/.9070.80280:.304342 848./.3/./.3:.8.9./.3/.35.3.35033.3   :9..3907/7/.9..9. 7.3:9.3574/:8 .9.343485.3.8.380:.3507.90709.38.8.8 ./.3  /48880203-0: -.8:549038049072. 907:9.880:.843.97.7  32.%03.3:9.:3 203.3907/7/.3   0-.59.7:     $:2-07.8  ...3.7.2!74.202:.&$:9.7..53.3907/7/.//..7 8..5../.7.39079:.&39 & 0475.%.580:.3 5./.8  .9.7   5.84.8-.35078.8809.3..7:.8    .9.8  .-0:2 9072.8   ..80:.3!74/:8909..8 :.5.3073 907-..3:./.:39:203.3-.97.:80203 907/0391.7:.38./. 80/.8  .3 $0.8:9.9.80:.3.3:.943 /.3903%.9/.8.3.3507.890709.:545 90 902-.7.-:5./.388.2.8  .:3 ./.9574/:8 7-:943   .502-. :39:8.7.35:32033.8:.. $02039.3 %.38:2-07/.30--..843.5.880:.. 90.035..38.8 07:93.8.7.8.2 ./.8   ..8./.2.8  ./.502-.3 4397-:880203-0:80-08..3.7.3:9..3 -.9 203.3907/.7/03.3:9.8.757385 57385502-.2033.3202507.3 .   !45:.3. .38.7.3./03.390.3.9:5.38.943 0-:203  :9.5.3#02-.9/.39.7.7 .3.  80203-0:574/:8 20203:0-:9:.3073 .08547574/:5070-:3..: /.. 2033.35070-:3.7.9./:..907/7/.3907/7/.7  9075. 7.809.3907/7/.343483:3..9.  /./. 203. 574/:88:8:203:7:37.33:3.3:9./.380:.9./. ../  907 5..-..2   :9.  &3..3/..   .7202:.7.:3  909.3::.3   $:2-073/4308.7 202.8085478:2-07/.903 .380:.343807.580:.25.3.203.3.3:39: 2033907.3:9. 80:./.8. .9034347  :9...3502-.30/..5074/0   /..3:9.8 .903.903$02.:3 9:7:3203.8..3:3.203/47435020739.35.33/:380:.33:3..89073.8.3.9  :9.3.33203. 5079..3/308547  .349..9.3 !74/:880:.3. :9. . 80:.3907:.  :9.5.8  ...8 .28.203.843./2. :9. 2033.3 93.9./  907   . /.3:3.-:5.380-./..3/9.3808:..9./.7.  3.38.2033.38./    &0475.2-3! !.2/:..9489803.39.903:003.843.-.7.907/...80:..8.9..2..3#./03.9: ..3/!74.38023..280:. %.383203..33.9. 5.:380.3-079::.-. %.3:9.3080:7:. :9.-:5.3-07.3.035.3-07...3.8  .5. /./.3 907/7/.7  .. /.3%.7:9.3&$  :9.3/:3.943 47. !49038.3.-:5.2.:-079.7 /488 $0.8  .7.943 !.

/.3-07.880:.907:82033.37.8097.7  .8 . -077.. 203.7!74..949.0 !.//.:.3/..7.:2:25.33.3 /.3.3.:3  .38079..3202507. /.502-.32./2.39.703.3/03.7../:.:3./.8 80903.3.2503:7:3.9:./.:203.3 $0.8.-077.3. 9./03.3:9.30/.   202.././03.9.9/.  !74/:8.3 3:3.35.35.%.90709.3/3.390../.8.5.3:39: 2033907.7.0802-07%./8.3/..202547.8.3:2.30--..-. -07574/:8  943/-.3/.39.998:3.8.8 .907-./843.3-07.07.3:9. !74/:8 5.3 9/..203/474350730739.:3 .:3 80-08.7.3.5.23.70.3..20-.3. 5.8903880:.9. 9072...7:88.8 . /03.3.07.3  .3-.39.85.3805079.7  .0...37.  9435.2   $:2-073/4308./.07./.7 ..84.3502-..7  943.9038/.8 .9-08.303/./. 97..757385 57385502-.35020.3././..3  !490385079.3.38.90705.:3 /03./3.2494750307.3-079::.3 8.3:3...3/.08.5.3.8.8:.8..025..3:9.8..3.9489803.3./ 8.3..3740././-.7.7/.303/.3.343483:3.8.9/.9038  .3574/:8   943 9.8343903880:./.9 .9:7.3.73.9.3907/7/.3.8.9/..9 503:7:3.../...2!74.3740.35.304342 848..7.3.2 $09475079.9.3574/:880-.8.850780/. .-.38.3 434850302:3.3/04.0733  /2.7.25.2.8809/.8  $.7 :.7:88.:3.8  ./907.07.3/.3/3.7:     $:2-07.7.89038  80903.3:3.547.3/-.9.9.35.3574/:85.07.-./../03..3-0781.:3  :.:   !03:7:3.-.3 /..73.   5.33:3..73.203/.8.2/07./.8./  943.2..70.83.2/.3:.8$:2-07.  203.380:7:.50704342...3/3.3:3.9.3/-.59.8.39.35.203/423.  2033.:80:.3   0-.33:3.3-071:38/03..843../ .3.3/.3.  ./.-071:38 .8 80/07.3 .39.3:3. :39:203.8://.3.38./.3:3... /03.3-0:203.3-.07:8.3307.3/35.980-08.549038.39079:.2 $0..3.38907/7 /./.7 ..:3 574.907/. 502-.3-077.0.3../.9 203..3502-.5.38:2-07/.

3:-.0/00/.:.

7:..3 9435.303 ./ .3574/:8.:39:.3:..:3/.3:.5.8./.3/.3/..9.7./.25033./.3  9435.:- .3574/:8 943203.303/.85./ ././.3. 2033.  $0/.2033.9. 2033.3  9435./.3039070:9.:3   $08:.85../.:203.5:3:..7 .3 943 /.7 ./.34  .3 9435./. 203.30/00 /03.305:9:8.9 :.303 .  .3.203.././././03.39.3 9435./.9../ .3.  802039.85.2503:7:3.3574/:8:-.3 574/:8 9439.

598 .

9.91.5.8.8:.2.32./.9 80.7/805.078:39:050393... 92:7 /..3025.-.2  0-/.-:5.9 /0147089.3:9.85..343807.5..39: .9 80.33.39.3.:3 :9.9..0802-07 907/.3203.3574.8 203.8/..7.8.8.880:7:/.3.3:9.72.-:5.8/.3.5074/0    203..3.203.8 /:..7/07./. .91 .8:9.-.0.8.5.08.:57.3.8..3.3.3:9.35:..9.3502-.9./.35748087043897:8.8  .903/805.9039: %::.5070-:3.90780-...3.-..2..0- /.7..75.:3    /..33/:3 9072..8 :9./.7.8/..7949.3.9.8.3:9.3/07. /03.. 0147089.8.3/.7.5.//.3.3/ .91574.3.3 43/830.89880.3.343807. .-.7..502-.2.35.3:9.5.9.39.3/...90780-.3:9.8.9..9.39.0 9072.3.7 ..30.8  /.3  ./.8907.//:.7.7.80:.3/.3-://.39.320. 9.33. $0/./.3!.943.3507./.3.3%.0802.-.38 .843.97.9.7.-:5.3507:8.:/.-:5..3:9..7.903/805..3.7 809470:9.7.39.35..75.80-/.3:9.3././43807.3%03.9.3203:2-.35.3:.33/:3 .907.3:9.7.8.7/0147089.203:2-.3:9.3/.39.9.0.3/:.3 $0:.8   80/..3.3$3.3:9..3/.7.8:9.83.257 57.: 5:.8:/.33907/7.:3:30:807  0147089.0 0147089...8.9:.3574/:8 8.05.30-/.:809.3574/:8  !02-.9..8.98:3.7..903/.3:3.20-07.8.35..9/0.80:.89074380397.38  !.8.3/.25.3 28.5.880:.3.7:.3.3  $8./23897.5:7.7:2./. :9.3%03.3203:2-./..90780-.. .3/0147089.3 3/:3/..3:9.8:.3 2030-. :9.

203.503:8.89.3/:...3./03.9 ..3.90. !.8.380-.   5020739.  .!:39:20304.3..8  .507/0-./.9.574/:85020.3..:9.32.3!203:7:9$ 039070:9.302-.9. .8.34 ./.8.3949.32.5.80:.91.3!%203:.507:8.3/.33 203:3/.3-.7./.

03:9 '.

5.32:9.35070-:3.3907807 805.7.35020.30:..345 :398.. 43/83907.3479:9:7.7 2 5079.0.7.943/:81-.:203.3.3.7 .33.78.3907/7507.907..0389.3.3/3.:3  .  2  2 :2./.703.3/05.7.30:.3.38890207.5:3 -..7.:5:3/507.2-.3:3.3 9434 9:3.3 8.3/8. !74.3.9.5: ..809473203.:9/.3907.5..3 9.3/.5:..7.3.3 3 907.7.  8.3.58.:-08.33.0 .3....3.3 .9 !45:. /4.3..3.32:.3:2:290.202574/:8  9435.574850-.3.7  25.857207 80:3/07/...80.73007  .2 90.3:9.78./.3 3. !74.0$3 !0302-.-.5.3203.5490385079./.008.3 5070-:3.3.07.3042-./907.0.3203.7/-.2503:7:3.5.7.8.574/:8  203.8907:2-:...3 :..5  903.8  2 /.37.&9./5:8.25.08.3 /03.3.7.   390780/.30-:9:.3..:7.350704342.3. 2 5079.7943  $:2-07.3../03.3 549088] 2..3 20907 !.!3. 23.3507.. :395034.:809.39..07. /.7$.3/.3.0 :9../88.50302:.8507.  2 !07:8./5.5/.903.2020:3..8.:.323.5 4-8907/.75..2/./.3.7..3-.7.7.3.502-.3:2:2 8:3.7.903.392:7 205:9/..:7.207.3.2 20907203..8903880:./8. 202-039.5 02-:3 .8. :39./.  8.3.   9435.34.:  ./-.3-08.9.7 0475..507.38.5.30574.8.3.38.35.7..903.!:.9503:3.9:88 80.3..3507. 0:3./.2.-.3.302-:3 .-9./..:8:39:/02-.8  ..::52025.2  80947507./ 8.7./.39.3509073..307.3.3.32025:3.8.3:3.3205:9.9203.-://.-.2.7.9..:3/03.7$.3-08. 8.0:...07.7:25:9.3.3902-.3507.3.307:8.8  2 038.9 %07/.0/.3/02-. 203.8903880:.3.37.5 /.3.3.2-..-7 5034.3  .:-://.3 5.39.33.$.5.7574/:83.7.39.3./ 0475.3 !74/:8507.9.0/.3.] :9.5490388:2-07/. /.3507.9.90.85070-:3.38.70.5..8 574/:..343.8.3539:07-. 7.:1 #084:7./2:.2-./907.3.  2/.3.3..3/03.:9.950302-.3.93..25033.5/809475079....3.5.709. 98:3.7.3/03.7/809470.3  0-07.. 80-.3.7. /. 479:9:7.:7/.-:5.-.3 20308549.9 50702-.7.3.33//::34080-.3.8509073.3090-.38.850/.3.3  $200: 8.3-.5203:7:3  /..34397.73.32070./..07..3202.3574/:8..07..554943/..43428:81  80:.3 .304342/.703.5079.390381907:9./..33/:897/.3.4507.8.943 $0947507.3.3.0-07/.3.:8.8.   !74/:8-0-07.20307..78.3/04.:7 2./   :.9:57479.39.7.0$0.9 80.2  !490388:2-07/.7:8./  .907.39: 3.9.8.39.9:80947:3:./.. .907890488902.305:.3.9:-.3 20308549.7  05.50704342.:92.9438.785.39.3  0.3907:3:3.3203.32.5.3/3. .2503:7:3.35.05..3/./8.07.3./3/4308./.7 025.5..3.0../. 80-08.&9.8 .:3 80-0:23.3907803/7/.2!74../ 943 !49038.9:-.:9  2  907/7.:7 8.3.3.3902-.7. .39.7./.2 :395.2.2 .3.32:..398:3.3437. 8.7.823.5574/:8.0 4-   4-  $ /.-4 /0.5.3 54903880-.3 80:.7.5.85.3.89..8 2 /././.3 45  $0/.27..3-://.3.398:3.3 .858875.3203.7..-70.3.7.9. /.843.85. $0-../.2.503:3.380:..3.805.38.709..3/9.32033.7.5.-.38$:2.7.3-.38.2. 8.8574/:8 .5079.:8207:5.8:.3 909.25..3.:3 /3..34-  !./.9:5:8.3.3.  943 !74/:8 /9.: /.:9..3907807.8/-.8.38$:2.3/.3/./:/.3 .307:2. 80947509073.8 502-.3  0.907.80  3/.7 949...9.3..9  /.39.:9.943 80/0..2-.3  9435.0  $0..9.8..9...7.9.3203.20307.9 :395034..5.9. 203.3507.3 027   &39:2034.73 8.3 907947.3  !49038507.39.8] .:/9./.3  2/03.39.3.8] .8. 202-039..9 ..3.-:2 /.3/9.-:5.9..:3:39:207043897:8/.8.9074380397.58..709  &8..3] 20907/03.$0./.3.3:395034.38.9: 9/..9.3/./.32./. /.3:.:.7.3 9434 9:3./.   943 802039.802:.35090:7 /.7./..3-08...3.383.35. /03.0-08..3.3..5.'.3/.3.:9 07.3203:3. :./ 80/.843.380:./.80-..:395.3.2030-. /.9.380:.

 047 202574/:8 7-:9078:8:5079..9...8  .3 .:3 80-08.7.3 :9.3:2.8574/:8  943   !..3949. :39 &39:.3./.574/:8509073.8   .7.8.3.30/0. 90780/. 943 .5.8  :2.9   20907:-. .7. -007..3 8079.38343/.9.2.309.3! :9:.3 907.37..:3 03/./.   .3.:$.:9.3 :2- :2-.7.8.3 038-.3.3.9202503.9.- /.345 203.3 /-:.!0304.9:..3 0307 .8 .3.7.3907. !070-:3.3.780:7:5490380:9.3.:4.5 3/.3907.9/-.8 574/:8  943 :. :.:80:.3.7  943   424/9.3.. !74/:80:9.3.5..33434.70. 907/7.3.39./.3203. 203.:3 !74/:8507..   047 !45:.3.43 /.-0-.3.9..3/3574/:8 .3 574/:8.7/0-:/ :/.3./03.2-3-078.8574/:8 943 !070-:3.3..30307. /. .3./.3 /.:5. ./03.574/:85070-:3.:.8.30/:5.70.3./03.3.38:3.3/-:.0203.    943 /03..32.3:9. :..3:3.8 943749.. /.:9.304889025.9.-:2   ...3.3-..8-071:9:.3.8574/:8507.9.3/03.523.3907. .3/3.:9 9.8574/:8 943   08549038507.3.2-.7./03.39.39.:502....8.32030-.39..8.:3   047...3.8..5.3507:8..8 507.8 /. -.3/.9.5070-:3./..7.7..5-07:7.2507-:.32..3./99.3 $0/..8    047.7.3507:8.34.39.:33.9473203:3:.3.38. .:3 $:2.39.83.5070-:3.-    047... -.8 .3.9.. .8574/:8  94390:75079.2020..780:./03..-:2 .59.3203..3-://.  .9.3 5079..9.3/. $4 4 /0-: 0-83.30-.3    ..5:.5 .9390.9/-.7.7-:9435079./.203.392.8574/:8 943 802039.   943/03.32-.9/03..3/5..7.   .-:2/$:2.3949.7.080:7:.3-.8  .00.380.7.3.3203.32-. /03. 2.3:2.9.8:.3.:2:9:2-.8/574/:8  943.4907.:-:..39./.8 2.  907/7.3203..3-.7 943   -/.&9./.303././42089.7574/:8507.3 203:3:.  :..7/!./42089.:3 8..30.7/.9.907.8907:9.2./.3.947 4380397..574/:8  80-08.5.8.709 03.8574/:85.9.:$0.3.078203./03./..35.7.99.3./.99. 203.2-..5 498549 %. /03..39..78:3..89.3 574/:8907-./. 902-..5-.5.323..3.3507..9/43.8:9.8.:/.20907    %$$ 4/.8.253 /44290 5.:3 203.907/.  0479/03.5./.5.8:9.3.2030/.8 203.&9.38. 943  2033.25090:7/03...2-:7.3 !.:380-.3:.2.3/.:.3933.5 :39:9.3/03.7.9-08.73..2.39/.9..907.5024943.3 $:7.39.3 !  80-.545:./.  949..3574708820302-7.:9.907/7./.:-079.34. .88..38.3.8574/:8  943/.3 .7 /.709809.3./.38.309.  20907:-.9/03././03.7.8:/.3.3.343/8 -.3.3. :9. 943   $:2.   809475070-:3.3:9.3..:39:5../..3  20907 :-.2203./.39.870.38:30-.2 50/.  .3/.33/.. !.78.:9/5.9    ../  .3   .:9.32.-0-.8:9./.5070-:3.35079.3:9.2:/07..5070-:3.907.3/:..7: 507:-.3.3 08549.3.8:3:..7 $:3.203.32.5   203.5070-:3..2.0 203.3 20907:- 43/47:02   80947509073.3/.  28.33.32025.2-.5. 203.33434.9193/...5507.2-.5.3-08..87:.907.8.3.39.35.:07.35020739.799.3 :.3-039439 $0/.9-.8-:2 $.2-.5.7./.2 443.9038-.:3 %49.2 $02039. /.8/..39.  9435079. 202549038507..2/..  /.3809475070-:3.8 574/:8   -:9790:75079.-.:.7.38:2-07/.37.3 $:2.85070-:3.3:2.&9.5.8507..78:3. 5490382.7.3 424/9..3 .8574/:8 943 .3.33/:3/.374.930.3./-.8.70 23.7.30:9.2-.2-0354:9.3..5.73.5.88.5549435.5.7.3.5.3. 047.38:30-.9.8574/:8   943 %49..39.3.  047/42-.25.3.38.3:/.3-08.5.::5:.    047-.2/.7.3.2-3 /42-..5-.9.3 9.7.7 :.3/3549038. 047/03.:2:9:2-.:3  :2.7.3/.3.2.  943 2033.8907.9.9:8:2-0754:8:/.870..70.:.7.92:7.9420.203823.8.5.9/02.9:.&9. -07.3.

.3:.3/:.8202574/:8 5.7   03:7:9/.%.38.080:7:.3.:7.25:202-07./80-./2494750307..3909.8.3 2  /03.50704342./.8.3803::-07.809475079.$:2-073/4308.37.8 .72.2.3907807 80.3203.8. .25: 20307../.385081.:7.3 5.3805.07.:7 8.3.910--08.9.8903880:. 8.370. 943.7907.8!079.9:. $0/.890780-:9 !74..3.3.8.3-08.5:.32025:3.8 57207 80:3/07 /..3 8..3803:: $.7:     $:2-07..35...:7.3 $094739/.3803:: :.3.8.3.8903880:..38.380:.3./.3!74.8 .37. 479:9:7./.2..7.550704342...3..8 .5903.8 .343 7.3 4397-:8.2!74.

9. 5./. 047 07-.3803:: 20254903880-08.3.3.25.3 .257802:.2/.2..3.7.8.:9.   -/.7902030:9.80. 907. .3.3907-08.3/.8 -.3. 02.35079.9 80-.3../03..9.9.7 .: 2.3-08.580:.8.91508.2. :.8.3.3!74.: 809.207:5./.3507.8 .8   !079.8.550704342. ./. 390780/.3/.3.20307:8507:9-:2#.3:9.25: 202-07. 0.2!74.    943 .8.3.980-.7:94 !# #.7.8   .380:.9 /9.9:-.  943   $:2-073/4308.220250744 50704342.8 .3/.3.38.25.3-. $02039.3/../03.3803::2025490385079.3/:323.8.9.30.3$:..3..2-:9 5.55494380-.8.9.880-.35::80-.89...9..3.3  -..3203.9.3..7:    $:2-07.380-./.380:..7203.9 $094739/.3..8..3.8574/:8-.39.880:.#5      .8 .:.3203.3/-0707.25:20307. 047 .3574/:8509073.39.9./-/. 903./. 804.3907.3:38:8:880:.3.80:.3:9../:8.- 80-.3803:: 907.-/.507:8.2-:7.892.33.38/.8.37.790203$ !74.3/089 8..34.7.-.38.78.:07..3/03.9:-.9:-. 8.7907.38.3.703.3./.3/.7. 047   !490385070-:3.047 .: 2:.3.3!07.80-..2.80-.  943  .  943 45.3/.9/9:3.3574/:8909.2-.3!0089./.3.38#.3 !74.3/.3 $0/.7../03.9:574.9.3 203:7:9/.39 -.39./.3/.8 92.2.2.3027   943   .709  943 4574-:89.37.7.8:9.2  943 .3.030 943 .80-.3/03.3 /.7.  047 039480-.7.5:3 -039439 .7.  2 749.83./.3./.7..87.35070-:3.9 80-. .::. .05.8:9.9:.2-.3/./.30307/.3. .703   943 ..79:.3.3.3 -.   07/.  943 ..9:-. 02...32030:.2507:9-:23. 047 8.3:.8.9.3. 047 -.3.:7.9. :9.:9 7.9:2494750307.7   -..3#.7 943/03.: #.3.80-.33 070.2/2574.383 /.3..2-.:.. 047 /42-...8  .. 02.   2 .3..:9.3574. . 9.2-.7.%.38..5507.3574/:8907-.3:2:2-07/03:970.5/03.3.7.:203.280:.2-.9.3:9.34397-:8.80:9.38.70.33.3.8 .: 43897-:880947 5079.790203!079.7902030. 047 :/.3../.3 5070-:3./8..8   .4  943 0.  047 .9:-.5-.  047/.3./.-0742-.50704342...87:.05.3.9: 809475079.33/:3 .3.3 :.7  .3 943/.3.8.9:.8:9..2-380-.3  05..907.3.705.3.8   . :9.3 .3203:7:9/.3.3..907.25323.8 5.38.39.5!74/:42089#043.2-.:89 92.3.5.5.5:.  $09475079.8   943 !.3/....87-08 -.:80-.3.-:2 -.38.38 943 53.

  .203.7574/:8    2 ..3 50302-.335:3 .: 07/.3:2:2  943.39:.8  2 #.3.5.3#.5....3..8/574/:8  943507.7:9.9    2 .424/9./03..7..:9.380947. .574/:8  943 802039.3#.8   943 0-:34580:.3 8. -.:9.:5:307.7/#.3..3207:5.3/3/:.:3.3.8 .3 :2- :2-./03..5.3 479:9:7.2-838507.:3.8.. 5020739.5.:203:7:3203.3.3  9435..:9/.9 !..8  ./809473:897:909.3/-:. :..3.:3 .3.3/.   :.3/.:.9.3  .7 !.3 80:.390.3.- .8.2..82.3 % .903/05:.3.7   07-.3 /.. .554943545:.3-:.:9.38.:-:.2. -.3./.8.95020739.9 :.3809474397-:8 907.3#./30/0.9.3.:3 ./.33./ .3835.38:7:9/.350309.9.8.38.2-:7.:39:080.3..: 07.207:5.. 574/:8802:..9.3805:.:.3 .3.3 .5.9.30380:7:.3.9.2-:7.:3907.3.3.39 0475079.7..:.5..- 0475079.3574/:8  9435.8. 203./   ./.. /03.8.3 43807../.82033.31.5.7.79.-:5.8 /.7.39 !.3./02-.39:203./.   .5./.3/42-.3..85070-:3...8.8.3  /.3 :. 8343/.3...7.39:50704342. %49..8.8.8 .:907:820304.3 0:9.35.5.7507.9 !07..2.920250740.3.30-0.3/3.320207:.3.#5  2.8.5.25.3. .8  943   $:2-073/4308.8.3   2 ...3:2- :2-.3/.89038203.:203.7507.9 45/.943/03.3:2:2 9.843.7.  0475079.%.907/7.3/.8.703.2-././..3. ../.2. .3.7:    $:2-07..3 !.#5   2.3 907:9.038509073..: 05:.. 0.2/.38:2-07 /.3/./9. 802039.3 .80/.3 5079.574/:8  943./.9 202574/:85.3 -.8   .8.3.: 093.9.   -07.7..203.2.7.3.707.79: 9..:./ .3   .3. 203. .:.:3/.907.5. ..9073.3/.3202574/:8 943   !49038:9.   .5.3:..:202-07-.-/.907/7.:7.809025..-08. 0475079.3-07574/:880:..8  0475079..3-007.-838.3.3 0:39:3.3:2:2  943. %49.3./.2-.5. 809025.2-3   /.3./03.3:.3./80-./574/:8/#.3.0 -.703.37..58:7.709 0.3./03.3:..3..554943 ./03.:3 -.32...907.38.3  !020739.203.8  943/.. /.3.5.:302:/..5.980:.3-./05:.3203/.7. :.3  943.3/.3/8.2-3 0475079.3.8:9.8.2-3 /42-.203:3:.8   .207.574/:832033.3 943 0/0.-838.3#.574/:8802:.90.3.8. 8.507..203. /03..3 5079.3./42-.3.39:203.79. /.  9073..3  943.3 9435.8 .37..7  ..5.39079039:..7.3-.9.3.380.3/./574...38.83...3-07574/:8 203.2-.8   !070-:3..38343/..:9.709203.380947 5079.3.8 5070-:3.3.380:./ :2.2:3.7 $09.3 :9.9.8/08..:9   943..3:.  /. ./.7.32. 203.8.30-:353...3574/:8 ... 509.2-.:.353.3.5.9.8.:9 507.5.3 802:.3/./.5.7 :. :./ ..3 -.3.380:.3. 203.9/-./. 203.: /.3574/:8907-.5   /.:.8  .38.:9    943.:.3:8:8:39:2033.3/.3/574/:85079.3202.3:2..978804342 20.9.3 5070-:3.3.880/07.2-. .3073/.038.3503/:/:50/08.2-./.3/..:3 9073..9.:33. :.33.2205:9-/.8.38.230389.707..3.5.8   943 0-:30. -07.38.7.3/4308..5.9./.80..:9..7.3/.3 507.33/:3  .2!74. /-.3.9.3574/:83./.202-. .58 03.8507.8  .3 /.5.3  .3507.30805.3%.9: /.2-.2.9..8.05:. 7.8 /.:./-://.3/.8/574/:8  943507.3.5!#  $0947 90780-:9-0:2-0702-.8  943  0-:30.3..30--08.:3 802039.203.-8.2.3 ..7.  .:9.7/8.3:....203./03.3/.

.3.   .3.303.39....8 . .3574/:8 943:-..3.3:.8..35.:/03.:3/03..7 943/..3574/:8 943:-...35.303 ...85.././03.303./..3:.35.

907/7.38:8:80-.8.3.3..8 5..839073.2..3 5.8.3#.734/ -:3.3.3.0 907:2-:.9.7 /.3.9-://.3.3 042549073.39/.3 $8.7 0  .9 8050795.8907-.../.: ./.907..3 203..80-.785.8574/:8 943 -.3/42-. 0/0.3035..3.3507.05:.9073..8 .90339.3..3/$:2.7. 0-/.. ..3 .:3 :-.907.9.3 ..2-.3203.-:5.8.7:     $:2-07.  2  809470..30. 80:.3.: .7  .0478.2.25. !45:.3 .3:.424/9.3/.5./.3.8:3..5.5....3949.3/.9.903 .7.-079.3/-0/.3!:.:7.3:3.-08.9/03.703. 8.. 5070-:3.3. 047  907/7.9.307.3507.042549073./..9/02-.903.3/3/:3 :9. !./-.:9.3.9033.-:5.:89/03.303 2033./ 80-08.30.5.9/.9 $:2.3 047/42-.-07.380-07./03.9.8  !.8042549073.30..8 047.3 .3.8574/:8943   .030/03.5.3..-073.3033.3.:7 8.72:3 .8/.38/3/4308.3.9073.3 4 :-8 509.8 .380-07.3..3574/:8943   !74/:88..3.903202 549038.8574/:8943 .72:3/.-8079.3 /.2!74.374../.79.8. /. 04707-./.5: 3. !49038507.3.3545:.907-08.3   /.2/03.7 205:98.72:3/..554943 0389073.3.3.38. 8.7..3 23.. -07:./.- !45:..3 .3   ..8   047.7809475070-:3..7//:3.3203.-:5.7.2:3 7:25:9.3:2.3 207.5.7   80947509073.: /03.38..383 .2.3.7. 09..8907/7.7.250/.. -.8:2-07 0./.8:9.907.5.3:.043428805079.9  /.  .3-://.83 2.5.3 7.  2/.3../.8574/:8 943/..5.9.3.80-././.3   $:2-073/4308../.7..3 9..1108.:20254903804342.70.3 424/9.3.2/..2-:7.39/03.203..88.3.-079073.9 3/.7949.3!:.907.907.7  .  97:386:.9:3.39 .:.3..1009 %$ 907/.5507.:9 .5.507.3/03.72.7.850808.3.9:3.-:2203.5507. 502.3..7 2.4/574.:.70980:.554943/03..5.2-3.3 .  28.9  /9.343!3.: 39.923.5203.9. 5070-:3.903.03804254 2.8 ./.2.3574/:8./.5.:80:.3.2-.8 8../9.8.9 $0-.802:.3.:9 503:/.3 $02039.:.3.   $0947509073.3..042549073.:8:2./9.5.3 -07549038/574.7704  802039./.54043/./.%.3.:7../.3 0479  0475::   $0.39. /.3.3.2-3/.3.9/:25.:/.843..   943907/./.  943/.95.5.-08..2 5090:7   047.:7 2.8 .38.89.:39.-:5.-:5..3..7....39.038-:7:3/.3.:89/.4..35. :39:424/9.8207:5.3805079-.3.79..3.3. %2.9207:5.3.3%.35.3 047-..  %49.5.:.890793:39:042549073.3907/7. 802039.8.2-.3805:.3/.3203. :.35070-:3.3574/:8/.3.5 50302-.8.9.8.7.3...8.38$:2...3:5: :5:   !490385079.9/!:.  8.39.:3 203.3  943907/..3. 5070-:3.3/.8 .35.0.:39..5.7..57 7:8.5.554943 07-.  2907/.9:3. ...-:5.0./03.27.2-.3949.80:.5.7.2-:7.7-079.8 .:..43428:81  203.2033.2-780:.8.9:574.9/!:.-07-..3.7/.3#.2-3/03.390344-://.9/!:.3.38.5.3-08./5.. 047 /:9  0478..31.3-://..3907/7.3.7203.90339.3 .5/.35:9 -..3:3/03..2.:.:3 039./.3-073.3-07-./../..:9907/.3545:.39.3.3.574/:8507.3:9..-:5.72:3/.38.3....5.: 02.502-03.3 ..3574/:8/...72:3 .8-..5.3/. .:-./. 907/..00/.3949.39.7.3.7 5.9/ !:9./...   03./.9. 09.280-..3 424/9./.5 !49038-://...9/.3.    943   ...3-.5070-:3./.3..5.393. 24320907-..3.: :-.3.    .8  047203.3:..    2907/.3.3974583.-0 4790 /.392.85.3205:9:8./.87/.

903.3/.3420737/.803.3 -..5.3574/:8 943 5070-:3. 943 /08547 .3.3 .7:2.3 ..2028:2-07/.3..8 5070-:3.33.3-.32 7.3574/:8 943   !74..2.  0025.8 .3/03.3949.9..7 943-07.9:-.202574/:8 943 5070-:3./.9:-.33.3 -. .3.33.25.3 03/.3574/:8 5./03.3 !070-:3./.3..93.3.3/:8.. .544380:.8..:2.3-9:2035.3.574/:8 943 :-8574/:8  943 8..9 .3574/:8 943 5070-:3.3....38$:2.8.89038203.38.3-02-3.38.9.9..943 ...903!0887$0. .:394/03./03.3 /.5. .83439038  ..8.9...-:5./...949.32.388.3/:7.038:8.890780-:990780-.3.39.5.3907.9:-.9..38:7:9  8.3203..7.:9.5:.3 5070-:3.2.8/50740503/....25790780-.342073%2:7   $.3 949.8 .30-:3 090.358.5..383:./03.3949.%.8/.!74.5.8./03..3./. -0-07.3-.33-07.-.5074/0 574/:8 -.-.7...7.2-:.75070-:3.7:..8  .3.9:.3203.9047443.9/...3.3 907/7/.23007 7-:943/...3..-:5.7.3.903$.3.37.$0. .3-.5.9.3202 549038-.7   $:2-073/4308../.3.8./:: /:7.9 4 8..$0.3 /./..9438079.8503:.2 .33/:897 443.7..30.202574/:8 943 5070-:3.574/:8  943 .9:-./03..8  . :.3574/:8 943 :.3 $09473/-. $0.... 443.907..38.7:      $:2-07.70.3./.9.3949.3.3574/:8 943/.908 443.709 45/.././.9./.9/02..2  !070-:3.3:-.907.7..3 3.3.8....7.3 5443/::/.-:5.38 35.5. 907/7.. -:.:3 ...8.2-./03.35079..9:0...3./.8 .709 0.7. 943 $0.39..0 $0:2.3:2./.9..7.3/03..3  :9.8:/. .$0.38.5.383:.907.025.9907.38./.3.//574.7/.8.390703.9.2 .:..0-.3.574/:8  943   $:2.943 ./..  .38:/.:  ..3 897.3-0:2/9.5.:.  0-:3203./03. 203.3 3./.38.307380:.89.574/:89: 809.39..7574/:8 ../03.3:8:83.35070-:3./702.202574/:8 943 5070-:3.3:..9.8 .574/:83.38./03.-:5.7.3 .3.3.29.349...9424/9.07. ..9 90-: 45 0.3.3207:5.2!74.3574/:8-:.3 .3/::203. .3:9.3 .7/.39: 5070-:3.25....   943 /438:28:39:5..202574/:8  943 5070-:3.8 .38.7 943 0-:3-..9.903/03.3:2.2-...  ./90793.7..9:-./.:394 /03.-08.3 2.5.07.574/:8   943 /.80:..3507:8.3-.   038-.5.$. .380:.8 5.5.9..3.3:2..8203.3 :.9424/9./..574/:8    943 .3 07:8./.5..$:2.202574/:8 43/.2-:-.7/802:.203.2:3/02.5..388.3./.: .5. .35.3/423./03.7./..8  ..3/:7.5070-:3.:809.. .39.3#5  2.3 949./80:.

 203.3:9.3507.3.9.. 70.25:3/-/.7 943   !74.3/.3574/:88:8:80.. 7:2.3..3/99-07..32507:8.3/./.3..8802:.23.3574/:80.8203.9 2./.9 :9..39..9.3/-.2.33.30/:.220089. 507.79.   574/:8/.3.7:8 .3:3.$0.38.5.   80947507.9.3.3 503/:/:..3/3.:9.32030:9809473203.980:.5.3-070.424/9.89880-.  943   .8/423.5 07-.5..:309.. 943 $0/. 907 574/:890:780-08.38$:2.:9   !02-.37.35.3.3   507.7 203.3.3/. 0502..3 507.33.807.49..907.8..9:307.8.3.3 8:.2-3 -.3574.39/.3 !078039.7.303 .8574/:89073./03.3:3.5.35.7.9.:3907.3.3/50740/. $0.3.2:.7/.7097.390:7907:82033...91.3:3.3:2:2   /.3...:5079:2-:.3 8:8:/.7.5.80507.3507.4254303.5..8-://.: .5.:3 !./.3....7 .574/:8.3-://.  /:9..-/.502-..35070-:3.83 8.30.8 :9.  9072.07./. 9.38.8://.

2-.5079./8..  ..323.33:.8343903880:.8.8 9435.880:.574.380:./.3.09:3 :./.203:7:3 !. $.    .:  2.35079.3./.7 .7.3.3.: .9..3/3././.9:-.3:39::8. :./.8 .8.     !74.3-.8.8:9.3.3..8.7    943.3:2:2203.3.3574/:8   ..323.3.9-079.3..5 :.3#05:- 3/4308.5.33/:3 .3 8.7 .89.3832025490385079.2-. 203.7949.843..3.8   ./.9.  943 9./.3.70.3/.8.3 9435.38 907/7/.5079.2!74.3 5079:2-:.5.3 ..82..3-.383202.9.3-0:2 2.-07.9/.  /.3.2-.3.3.8/5.809475079.:3 35:..:.3.2-../.7.4247.809475079.:3 203.:7   05:. /03.3.7:     $:2-07..2-:954891:.3./../8./203.3.770 .3.770  ..$:7...  2.3 -..3203.3507.-:2/574/:8/03. 909.5..9.8..323.5.3.8..../.3:9.8903880:.3.35.3..3..780:7::.3-8.3/.3/.-077. /. -.:8.3/:.   :9.33.7.. 943802039.9.7 574/:919.5079.3.3.::5-08.3 9..3././.%..7.38.3-08.303 9435.39077.   $:2-073/4308.8..380-08.:3/.343807.3 .:.905:9:8.8  ..7-.: /.9.5./  %07/7.  802039.5.39./5077.3/3.8 5.3.7507-.:.907/.  479:9:7.3:39:5079.3   !74..3... .5.8/8.. $08:....:3 $0/.3.3/.8 .:3907.7: .3 5079..9:9. 8.3.38.3  9435.73.3039070:9.3.3/:3.3:9.38.5./:3. 907.08549.:7 2.3.  574/:85..-:280-.3 90.97.8 .9.

.75.3.09:3207:5.34397.980./01391   !74.202-07...8 .7 .350308547.3!:.7.9:&.3-://./.3 4397-:8.30..9.3809.3080.  !%4-.-./9.9:7:3 902:7:3.::5-08.5079.7../03./.7 .3.3503.90.3.. 203..3.35070-:3.5..3  943507.70.343807.3.3424/9.3/./574.  .39.5:9.7..9:507:8.7./843.202.9.7.3.3./:8.-.3 .3./....5549038 507.7.8 -.5079..3.38.3.7 $0. :.:09:380:.8..202-07..340503:8.:5:3.:9.9. 83907/..8..:9.2-.:.!079.3 3/:3 /..3.7.3..3343.907..3-08.3202-07.2-.7.33907/7.3 80/.03843.8/../.8.3.8..79.7..::5-08.503.7 .8.3/.7:. !%%2.3/.:09:380:.7.7.-://.8.3-://.7.3507..8/..8 :3:.%3  /-07.7:/./ .79897.340507:8..3.380.3:.3..33..  !%4-.32.34..:9..3.3.8.:09:3 &39:!%4-..3- 92.8-..949.3:.3574.3:.89.908:39:203:3.03843.:9.3.2-.5.5.%3  /-07. -../843..2.9.2-.8...7.:.39.3343.2../03. 97./.3809.9../:8.:./.8 .35./::90703..3-073.390.:3  5490380.7/...8  . %3 0.7./02-.70.8.2-.33.3:.980.03:9   :9../:8..340503:8.843../80.3.3:.9/!:. 2097.3:3.3574/:8   .  943507...3.3!%%2.7/.%3 :.9.09:3   $0.2502-.:2.3.8.34397.3.././.8..3!:.3-.:.9.3.83.3:9.3.98.8/..9.7.8/. -92.3549038507./90:3-07. &3:.202549038507.9/!:.2 04254708907 . 574/:8-92.#5    !070-:3.. 2:39490505507   .9.2-.:.383203.390780-:990780-.043422.3!%%2.383 -.9.709  $0/.2-.3 !079.8:2-07/.33.:]/.9207:5.83 !%4-.8 ..3..32.3 ! !%%2. %-//.80.32.5.7.7.3:9.30.:9.3.5/03.33.9.7802:.37.9.07.3!:.3202.7 .%-/.%-/.043422. :.%- /.:09:3 &39:!%4-.: /.70.../.! /..9 424/9.2.7.3/.  943$3/.3203.78.8.3.3.33.905:.7:.292.9809. #5   /..7.35. 97.2-.3503.-.9.7.$3  .8.905:.:.9.:] /.70.5.3.383:.9.09:3   . %3 0..3  .3.3.350704342.33.

5.-0:29072.9.9.3:39:.3.8574/:8 9.8  ...-:..8.3./.3/.7.3574/:8   943 ./203.33.3/3/:.85..88029038 /03.38   ./.  943   424/9.8 .85070-:3.90.3907807 2 $.35.3 %.3:8:83.3  .3 4397-:8 :39:!#   !74.85.30./ 5079.8 .5. .9. .9038 . .  :..3.9 4-.3./3 -.9.9..85079..8 ../203.8574/:8  943 %.8.  574/:85.3424/9.2- .30.280:.:7./03.30.3.:3 :.3 574/:9.8.:7././-://.8 0-:3.7 .38.38./03.35. 203.3 /.8.880903..2.5.7:     $:2-07. %49.35079.8:.47/.8:3:. 203. /03...3574/:8  9435079...8/.5.3.3 9435.. 9:802:.9.3.2!74.7.8.3 .3.3  9435.5.203.:3 ./.3574..35.38.709203.59.3479:9:7.7 574/:9.8. .8574/:8   ...7.8 .9 !./.380:.39.8:.37.5.5079.3.3/.3-:.8203. 8.9.39.8  50709. 2.9207:5.2 3/:2  80:3/072/.3.. /02-.34-./.380:.32:.3 9435..:7 2.3.7.8.7.8  .9.78.8 .:3907./  907/7.8.3:..37.709/.3202-07.7./03..3035.38.2..8/..3.:3  -078..2.9.$:2-073/4308./8.3907/7/.383202/0..5. /03.7.5..2033..3/..8..9.3..3./ . 8079..%./.5.5..83439038 80:.5.7809..3574/:9. 203.2.:.980:.:3 :.:33.88./03.8903880:.3.8  9435.  943802039.

.

/03.5.30..:3-07:93.9.-7/80:..3574/:9.8.8 .9.

.

9.80:.07...88.9.:3.3574/:9.8 .8 .3../03.

.

8  .:3 45#4-:89.9.9./03.8.80:.3574/:9.

.

9.9.:3./03.3574/:9.8 .8  .39080:..

.

/03.30.9.3574/:9..8 .:3.8  .80:.9.5.

.

3574/:9.9.8  ./03.3.480:.:3...8.9.

.

:35070-:3.3574/:9.8 .8  .380:.9./03.9.353.

.

3/-../03..80-.9  943.3/ '0703328907/..37:8.9.38.:30-.39.7802:.39.3 4397-:8 907.3.. ..:5:38..3.390 ://.80-.39./.85070-:3.7099:.9.:9 907.3/04.9.8..0.393 .709/. !49038507.25.-08.7/3/4308.3.2-5.3907/7.8.7-.3.9 .709 ./2:...5/. 0.3.7.703./.3-078.7.5/507.:3    !49038507.3.39.   . %.2.:3 90.32:.:3 %.3:340' ' 4.3././.8507.89.3.:3 3207:5.202-07.:3 .90907-08./..3-://.5!#!74../.3  .3 705.5490389: 424/9.85070-:3.709.33.9.3.5.3/702..  .2 5.-07574/:89.

9.3574/:8  943.:3/03.

7  943.5/507.39.7.7.9.3 :2:2809.3.549038507.:3 802039.3.

:3 507.3.7.9.:9  943.

:3/03.83 2.3574/:82.9.83   943.

3  943.9.:3/.

5:3  :39/03...8 .2-.932.../03.2-.80:.3574/:8 943.203.3.:9549038.8 /.4-..2:38..80:.8 .3574/:89./. 943 549038 07.9.3.:3.:3 &39:-://.2:.33.5.773. 5490389.

:39.

 07../.:3 5490384.7549038390.7./.9.7.2/.-://..-:5.25.23.3  2/.3.8.9.3.. 07..3/02-./ 5.2-8.:5:3903./.2535..9:5490385079.9073.::-.3.3..20372..:5:3574/:8 .380-./:8..3574/:8943 $0947507.33434.:3  80-.3549038 .508547.3549038 %7:3.25.3..//03.82.9390. $.805.-.809.3 -. /03./.3.903$...38.3.7....3.3549038-.:5:30307 . 207:5.2 .350302-..-:5.74.8.5!#574.2-.9.7 !74/:8-.2-.:3   !74.943/.3:39:!%&80-./03.82.3.9:-.9073.3..0/8..3.80/.35.3203:7:3203.5.3.3.:3 .9.34397-:8 907./.2-.385..3$:3.9./..903503.34./..3:34/03.8.3/.07.3745.5.9:8:2-07 0307.3!.2.3.3/:3.3.3/02-.5.82.3/..3 !49038./. /.3:3/.3 -.38.39.3.7.. $ .8.2-039: 109:39:/085470207..   !74.25.8.2-.7 2097943 5079.9/507:3./03.3 574/:8  9438079.383..0 $0-.3 202-07.2 2.8907-08.9.9:-.8-:2 .3...47 703/..9390.7.93.2025747.3.8-:2/03.38.

.3 %.-:5.7 %./././.3549038 !49038.903 .8-07.3907-:9/./.3..3.3 907/7/.%.

.3/574.33.502-.3.39.38.38.2.::5 /03.3:3.8343903880:.7.:545:. 7.390780-:9/-.:3 203. 8..383.   /03.89..75079.30.  047 2033.3:..%.-:3.8  .3/03.3502-.3 5070-:3.3  2:.31:383.3.9.780:7: .9/.3 -.3-.:3 80-.880903.38:.3 5079.7 :9..7.7.3/.:203.  .3574.   ..2!74.7.25..3..27.7.2-   %.3 907./..3. 203. /.3:3../.3/:5..3.5..82..30-07.3502-.3574/:8:9../.2.3:.3897:39:!74.545:.3907:9.%.243/8802-.8080:7:.3./.89. 8.::9..3 507.3./703.25:32025490388:2-07 /.5. 8... /03.9.33/:3/.2 57485091 /..9545:../ .3 .9.8 907-.35.38 07/.3/02.9/-.903073.5 8.3 8..38.5...203.35.0:9..2. 07-.-.9.3.39  %49.3  545:.7.8/..38.  2 $.:/..25./.9038 .7  ..9..38../.-:5..3   9435.903:34/03..8:9..25:3 03.3/.3/.2-.80-.3.2/.3/.84.5507.3:9. %49./.3.3..:.380.3574/:880-08.8203..74.99 03.390:7   :.850/.9.- ..3  5.0733.2-3 /42-.5. :9..3.8:9.3/3545:.9.7802:.3.2-.8 .3 509073.3:../.3/.3.3 3/:3 /.2.8:9.8.5.9:5079.3203025.8 ./503.3502-.9./.3:9..35009.:9./574.: 09..8 903880:. .3:.3!%&/.8 20../..509073.3907.3 3.9.78.3.:7.3989790780-:9   &8. -.37..3.903:.3:3.-:5.3 !74.38.9.8.2..   047 03.99/.7.3.280-08..7:     $:2-07.843.5.3:3.0 90.545:.89073.383202.9-07.3.: :/.89...89: .:5 /..:5:3574/:8 .8]  .8 20.-:5. /.5.3!%/. !74.383205:98.9.1:38 43807...7 8.3   $:2-073/4308.   047.3749.89.3.2.8..9/.-.

7:..9:-0:29072. :9.:3907.8  9435.9 !.3 203.8: 574/:8:-.35.::5:.3203.9   .:749.0-/.38..3 3/:3 .  943 $02:.9./.3 -.2033..3/3/:.9.574.9.383../..5.  .3 /02./..3574/:8.7.8..:3  943 03.3  9435.7 574/:9.38:./8.3/./.  943 802039..:809.9.9.85././203.309.5.5.2/.9.3.5.38 907/7.7  943 /.3:9.7 /.8:9.3....5..5.  574/:85. 907/7./ ..3:9.8.3/574. 203.

3203.   943   .07.8:9./.3...9.4:39: 20302-.38.   2033.3.047.3  /.5 ..843.75.88.3/3.79.3.7..3.2./03.5..3574/:8:9.3 749.254943  .  943/..554943203.7.2-.3.3-...3.:9.39.9/-:9:.3343.  7-:943 /.3.3.  .3574/:8 .4.3./..7.8:9..3-./100/49907 !74.545:./.3.38.3. .25:32.3.:980-. 203..3507.3.8:9.2.9..3/03.3574/:8909.88.80-.58  2 $0/.:-07:5.380-.:502-:.7949.38../.8. 03.3 3:3./03.9. /./.:.5.8.8.3-07.3-08.3:2:2203..9:   943 ..3/0/.7-:047.7203.3.3.3574/:8-.3 574/:80:9.9.503.9..89.9..8-://.383:.:8.94380397.3549038-.5.8574.32.3:9.3 549038048.:9.3-07083..843.9.3574/:8907-.3.35.9.3:3.3./.:/.25:3202507:8.5.  943 -://.: /.330-/.3203.554943 100/499078 907-08.9.38:3.350302:..  2 . .38.554943 03. -07:5.3343.3 /::3.5.:.7..3749.3 3  943   .2..38.9.7/3/4308.:3 .-.047./.5549433.:93.5.3949.  943 !74/:8-://.3. ..3./03.27.8:3.980-.35490383 .:07.7-.:880-.72.9.: -.203/::3502-.305.2.3409073.2549435.7949.    943 80/.8  ..9/-...3.25:32032..5.545:..:-:..5. :..3073.25:203.2-:3.:9/.3 /.-07.33.:3  :-.3   2 /..9025.

...:9.3./....3/.3 574.7 50704342.3.7/.3.7 943 .34397-:80-/.87:.2!74.383202-07.703.$$. :7.8..9/.880-08.33/:3     .7.9..5490388:2-07/.-709.:/:9 574/:80.7.3574/:8909.8//.   $:4 . 80:.35.3049 80-08.38:2-07/..3.7..5.  943 574/:8.3.8:/. :9.7  !./03.7:39:502-.39:207:5.3-.5   .20-/.3 0-/.34.389:205:92307./.93!74.8203025.%.3805079-./.3.3-02..7 8508089.8574/:890-:9:.390.7207 80-./.80:.   :9.3/570/880-08.3838..:39:0-:9:..33.8 :9.7.8..3:9./03.3.$02.9-0-07..$02:32.903..3/089  2 1085.3.343897:8 !.253/.-.9  943 /.8./.5./4507..23 &39:.32:9:907./. 3..5..38:2-07/.7  2/03.4./.2-.390-:907-08.07.2.943 7.3 --08/.  /.3.3-07.3!%.3203.75490383.805079 5.943 -.35:3-.8 -:2 .3.34397-:8..73.5.383205:902.25:3202-074397-:8/.25:32025.343807.7-.34-07-.39.7 8079.3.7:%0 !.943 2.943 025:380-.3:3.3.9:.5.3/!74.. 5.-..9//::340574/:85070-:3.3.880:.3-074.   :9.5.840!079./.   :9..9 /.3.7 ./.5:.4 943 .8/:9..3980-. /..   .9/43.3574/:8907-.3.2.&550790780/.3..78.-:5.7/3/4308.3/5..89.. /03.5:../574.33.   !4903803078050795.2 -.7:80-.2-..3    $:2-073/4308.73.3/574..3-..3.8 23.. :9.$$..7039..709  0.897:.80-08.8-:2.-07:2.5490389:90. /./..39903.3 4397-:8043429: -/.3.7  !49038.3.3549038.95488/.3 !./. $0.3.8.3.2307.3. 2033.3 2 7.3742   ..7/.25:3.2:8 203.9202-07.3 .2-. !0704342.5. :9.9  .3 .5...5:.3.203.2.3 $.503/.33/:8973./..390-: !74/:8455.38!.7943-.:5:308547 .33/:897 -.9 54903890780-:9203.9.-:5.&:0: .3.903.8.43808 7005479 8.3:9.7:-07:5.9..    0.3/ !.9-08.39.2539: 2..   /.38.5:.3.:-. /02-.2-.3.9.3902-. 4394 80-.3.3.3 90-: 943 ./.8390780/.8 .2./574.3.383202549038  2..35079./.843.8  .9.549038 80-08.2:3-.87-08 30/.2-.390.   .8.3/42089 2.-07.38.   :9.3.8907/.342078..709 943 0. 907/7.$02.5.9/-.2.5490389.3 574/::3:.5.8:9.25:202-07./04..5.:3 203.39/03.3!.3902-.7.:9.23.30.3.3. /. .:!%08.3/34397-:8 .3.70.87-08  3..0307907-.7/.7..3.30307 /.38.. 943 .7/.943/.25:3:.39.320.903%.5. !74. 2 .8/574/:8   2 .380507945 .5.8   .9 0-/.3.7.5.5.3.::5-08.33.574/:8:.9.8/.9: -.7:     $:2-07.907/.3.83 2. 02.   9./ 08547.07.8 2.9.3.7.503:3.8.3-07-..8/.  $02:.3./.7949.3.407/.2.7.. 802:.89.7.7-0.70.2 $0947 5079.5.7 2 -.790-: 8343 8.078  .

3.44.:-.92-0780-.3. 2 ..

 2 9750. -4.7/80-.-4.3.

.:4.  2/.3.3.3.544/80-.

.3.-077.5880:2.574/:8 943  424/9.3-08.3./.3:39: 5070-:3.3574/:8 943   457..././.383202./03.: 203..7 ...7.3949.3574/:8 943   .5.:72.3/3.7.3/3/:.8.5-.3949./ 2033..9203.3 /.35.880:3/07 2802039.4/03.9.5.3/03.  -077.8..31.83439038 ./2.9.  574/:88..37./.7203.3 .574/:8 943   8.8 .9/-.3203. 943   !74.207. 943 203:7:3/-. /03.:3907.3..37.  %49.3 9435..:780.3949. 943/.90780-:9/.//07.8:3:.   943 !.3.5.. .7 ! 903.9 !# 2..2.8903880:..9!.3574/:8 9435.3/.9/03.203.8:/. 2 7.5..3574/:8 943   /.5.9.:0 5.709/03..574/:8 943   !.. 9..!.8. 2   809475070-:3.07.3./.-./03. /03.:7.857207203.7  ..38. .8907807 2  $.8.303#.:7./.3.5:7..  .5.:5:35070-:3.5./.57  !708/03-07.7.574/:8 943   -:.

/.//:3.33.2.5079:2-:.:3 :2:23.5:.-09: -09:0809./...5:..7/. :9.8.3.7.8574/:8507.3.3907-.880:.3.7.80-08.9 0:9.3 9075.7.3 2020../.3 903.8  .:/..7  0475.3-08.30.7    9435079.81:38:9.3809473432.07..7..    .3.3507.3202-07.:/. 07.9 /43.:0203.3/02.:5..802:.2!74.3.   $0/.07.3.3207:5.27.8/.907. :9.2 9073.3/..38:.4.3  07.5.33.3   80947507.07.3..39.3 /.92033..#5 2.5.5.85090:72033.3907-..393.9    $:2-073/4308.9203.3  207:5.7/!..3-07-.33438.5.30.8  ./8039.3.8803././5079:2-:.3/...3.3907-.5:.  203.3:7.:2033..3 .3 .3/3574/:8 .3-.9.33/:380:.383202907:2-:.34397-:8 04342907-08.3   09..3-.8  ..38.7.3.:39:5.39.3 .5.785.5   .   943 2033.3-.280:.8:9.3080.:9./.07880:.250/.3 944380.89073. 203.3.038.9  3./.:9/03..: 907:.7./.3.07-. /.7.7..3..0.9.3-./ 0475.:3 /03.907.9 /-.3574/:8907-. 809470:9.3././.80:.:3  802039.:203:7:3 -.7: -:.503//.3/.7 0../ 909.//:3.9.25:33.#5  2. /03.3.3/.350089.8.750.3.3!. .//.390-: 5079:2-:.%.7. !74.3 !49038089.:5:..  !708/03-07508.  943  .8  ../.33.38!.9. .  203.3.89073. :9.9.3.7...9.5.32:.9. /.5.7574/:8507./.3907.7.3.3.5: :/.8   .3.39.3574/:89..203./. :9.3:9.3/3 .3/.7 0475. /03.7..9 :.9. 5079:2-:.3.3./507..3.7   !45:.3574/:8907..3.2.7:     $:2-07.3.. 3.8-08..33.:39:80947.  03./.8./ 0475.3.2-3   /.80/.5:.-08./  0475..-    !45:.8  .7.3.3 /.3503/:/:.7243/.3.580:.35:.7507.3  2.3.33.3 /93.39.:3  203.7.35078039.3/503: 7-:.8 :9...9073. %073.33.3203..   ./..:0.7/805..574/:880.3..80./.35078.2/.

5072:2.:. .8  .8 . 5070-:3..8 . /.380:.380:.90.380:..8  .3. :8.380:.

/.80:.3.37.8 .3/:8.. 9.90.

  /574....3.7:8.8 .89/.8507:8..3&!././:8.383-074507.3 5020.380:.7... !.

3 ! /574. -/..903 .3-074.3 %0:39:3 /.7 #. 507:8.25.70. /03..38.8//0. .33/:89757207./.8:9./507:8..9  $4743 $4743$0..3 .8/.84.903 .-:5.3%0:39:3 %49..34.8 2 ../.!. 80:.2.3:9.9.2.3-074507.2.3 /574. ..-:5.9: 9.5.8    .3.9./.3%0:43/.3.1.7:2.3/423.503:8.84507.383-0707...8/03.3835.3.

9.:3/...3/03.38. 2 ./-.

83. :2.9..3.9.3.809475079.3/..83 943 /03.8.5.37. 7. 943.3 9.38.. 507:8.9.303 .:3 907.-4.3 !74/:.8.././.544/ 544/ -4.3..2   !.:380-.9..:4.3.574/:8.9:.70.-.7/ /.574/:9.9.0733  943 574/:8-07.3/02.

.-://.8.9.9.574/:8 943/..303 .805079 -://.574/:8 943/..574/:8943   80947507.2.1..5.9-://.903 $4743 %0:43/. 7.9.9. 7.:39.9.3503/.3:39:424/9.808547 203..80/0.:9.7.3:2. 903. 907./-.3...3507.37.903#.303 .725:9.903.3 %07:2-:.3 !! /.9.5.70.8.30.-:5..383-0747039.903.-:5...3/574.3./02-.:3 907.7.9 :.-:5..9.3/..3.3 80.3.903#.2.-:5.3/.903%0:43/.3.8.:9/.0593/.3 :2.3. /.37. 5.9075. 574/:8943 $0/.3 4702.9:./.3 9:3.3907.5   !74/:8507.5:/.9:./..3./03.3-://.25.3.:5:/.903$4743 -://.-:5. &39: 424/9./03.70./.350304.-:5.3:35.2.3..3.25.

-:5. 25. .25:7/.:3 80-08.-:5.2.39.903%0:39:3 .903#.-:5.84.07.9 .. /.49..903%0:43/.3 ..3.:9/574.$4743 .8 /02078. .34.08547574/:8507.7 ..1.383..3 .3.574/:8507.903 ..3.903.-:5.7#5      ./.3 50..3.3..-:5.

:3 047 574/:8/..38. 047 :2.88. 907. 80947509073.5024943.9.9545:.554943-07:2.3 5..3507 9.5943./.

9.545:.9.:3/. .0.0502.2-3/03.3047 %073.37.574/:8 047/.9.8 943.3:2.3:2.-07:5. 7.

3-.:3/.574/:8 943.3:2.-80-.9.  047/03.3.

3:2.3. 047.545:.::3..8205:9.:3 .25090:780-.8/03.2-:7..9.8  047 .

3:2.3.  943.:3/03.574/:890:780-.9.

3507509073.0502.7. 509073.9.3:2.8079. 7.9.:3/.509073.9. 047.

27. 047.380-.3. ..8 50/.

:3/03.3.9. 943.3:2.574/:8904780-.

8079.3:2. 047.3507509073.9. 509073.:3/.0502. 509073.7.9.9. 7.

3. 047. 980-.

9.3.3:2. 943.574/:890:780-.:3 /03.

509073.:3/.9.  -:97.3:2.

9.9. 0502.:38079.047.9.7. 7.3507509073.

.3..7.8  .3..2 202.3.7 943   .350302-.3.. .907:8/.3  /03.3./5.8.9.9.3 50302-.35.0781.3.3/../80-:9.3.3.7.220302-..3.74549.3:-:8..70.3.424/9.70.//.8.3-.9..3509.3044/.5.3.39.23..3.2.35079.20302-./..9..3 /.  . .8907/. .3.3/.3/..07.3203:8:3-07-.3.5.:34:33803/790.3.5747.3 2.3/3.2-./-/.3 8079.574/:8  943 203.3 74549.3 5030/.2-..8  .3/..3.4 0.480:...70.2-.3.3.9: .3/-/..3.99:2-: /03.3 :2.8   .38:2-07/.20::/.95079.07.3 80:.:3 . $0/.380:...8.9.23 5033.8:39:/02-.8  .31:38002-.25.3 $0.49.9.3.3. :39:.27.4207:5. 574/:85. 943/.7 -07-:9 -:98.0./.7502.%..3.3 .9 .5:.:2.3   !033.3/03./.503.30.3/03.3549038.:0-.0897.3/57408.3.30..07.3847439.8  .3.30.3  9072.9.390.39.8.3 8050793.:502-.3 :2.30307/03.3.3.:3 80-..9./03.3/.8:3:./.7/.5.950:.3.3.3. 942 :.....57.3.3  202507.9..8. !74.2   !0302-.3203::8.9::9.4-..3317.8.70./.8 7..3$5079.4..35030/.3/..2.3 02.38.340!020739.8...8/-/.399-07.3.32025:3../.:3.-/./-.7.:30/05.33.3/3.3.3.7..30.549038..3443.303078079./03.35.-07.29.8. 7...3-0-07.9.574/:880-.3.35079.3..203.!74.3-.:3 .2.380..3/.3 94547.5.85.35490385079.574/:80/0.3 424/9./.320..30.3:.3203.4 23..3.3:2.  .5079.3   :.31.089.38:2-07/.20. .3.8.3.5079.353.31.3-07:3:3803.7./.5..3  .8..35.39.7.7.3.3..3. 2307.0389.:3 .32.9.3502.7:     $:2-07.3.74-838 /..7.39.35.380:./....4207:5.897:9:780-.38!.5.4 .  943 /.   $02039.3.33.70.574/:8 5079.3/.0.7.3.!74. 574/:8..323.9.7:/2.37.9.32025:3../0.3-.:3 .   !0302-.:.3 09.9.8-:2 044/./03.. .990..3.3.95.3.39.574/:89..-07-.:3/03.3/.2.30307   $:2-073/4308..33:3.3/:5 .35. 0897././.3:39: .3 50:.3/.31./03.8.3   /..5.3  .347439.3507.3:8.:5.78/03.7.3:2:2 -/.7.:39.8.2-:2090/. 90.574/:880-.3847439.-/.7-. :.3549038/.3.3:2:2  8079.74-838 5079.3.9.8.2!74.5079.3.2-.3943.3847439.2  45 5.9::39:809475070-:3.850302-. !74..8/0854780-08..:3 80:.089.3502./03.3/.3:3.3. .9.2.3820.75.3.:  909...7:.7/.:507-.3/.2/!74.3073.33.39.:3   !0302-..-07-.9.7.5.1/.3:2..8::.5. 502-3.3847473.35070-:3./-.9.:502-0/.480-.25033.9.3   !7479...:./.25033.030 .743/:897 3.5020739.7.

574/:880-.8.:.3:2.  943 :.3:2./.70.:3 .:7./-.574/:8203.:3  .3.. 943.574/:8203.3:2.:./.8..:3 .5..3:2.8.574/:8:-.8.. 9./03.35.70. 943 :. ..3:2- :2-.380:.70./03.574/:8 .574/:8203. .8  /03..3:2.574/:88.39./.8.574/:8.70.9.:3 .9.5../.80:. .3.9./03.5./03.:5./.574/:8$343 /.70.70.8./03.3/3.8.9./.35. 943 :.3:2.574/:8 943 :.3 2025:3..574/:8  9432033./.5.:7 8.

.4 907:9.9.3.390780-:9.7.   2   .8.08  /.780:7::./ .3-..3.7 420907/.7 943.7 :9.8507.3/..90:.50 .480:.8  .832.343807..507.207:5.8  . :9.8:.380-. :9.8.39.3..3/03.9.:3 -07/.3574/:8907-.8   .3% %.:8..0  ./03././$0947!0302-.880:.3-..7.5.3$0.9/././9.30.2. .3.3..549038.507.9:89.3:9.83 2025..3574/:880:.5.8:9.9: 8.33.7439.9 $0947507.39.3 420907 47439.380.3.880:.3!079.5-.3/ /.3.9.5 /03..3 .31..3549038203.3.3574/:880-08.4..9.203.8   .   $0.5. :9.:9$:.&9.785.:9 038.:9$:.9.3 2.3/47439.39.9203.3.::5-08.3207:5.8.78.:3.8 9435079.8..9:3.3!74.././574.33/8380:..9:.4907:82033.:3   :...805.7.3!74./.::55.:9$:.:1..347439.3.4-07.8.7.3/&9.5.3:9.3203..9.8.7.8.4./%0:%423 20325.3507.38 574/:8.949.7/.8..3.39.35..:9. !07..38.3847439.703.7/.45.3.343043428:81.:9/47439.   .3.08.7.38 !490388:2-07/.3.8.3.3.3907/7/. 47437..3 ..3.3 !74. .9203.347439.9502..34342&3:. /....507.2.32.3:9./.785.3. 74549././.3202.8.3/.3.3/.3!07.30805.7:  .3.5.4304343.38-08.9.70.3.8  .3.38.:.9.3%0:%423 .:.:.3809./.3.   943 /.380947:3:.3/02-.08 $.3 420907203. 93.49072..

9203..8.9..5.3574/:880-08.5.:9/03.:3 80947 -://..7  943.3549038203.  943/.

3574/:880-08...:/03...8.9.5.3:2.9203.  943/.7   943.:3  80947-://.75.5.549038203.

5..79..5.3574/:8 80-08.7/03..9.:3/.3549038203.92033.. 943/.3-://.7 943.9.

7:25:9.7:203.31.7.3203...-.:9.:3   !490380.9:-://.3.:9 072.3//::35747./03.3.33.:9.9..3 03..7 ..3 ./:3:.5..207.2#:25:9.809.:9 502.3.9.3574/:8   943.33.

.

5.:3/03.2..  .35:3:350704342.7..  943 :39:8.7:     $:2-07.9 $09475079..3.3.3207:5.9. ... /9.   943 :39:-. 2.:3 .8  .5... 802:.:/03. 4397-:83.39.3:39:-:3..30/0.2-. /03..8/8./03..   943 :39:907:3.: $09473.7.3574/:8943   !74/:88.3574/:8 943   .2.3574/:8 943 .203.9:..9.8.7:.3574/:8  943 .9.:72.9/8../03.   943  :39:..3 9.3.3:39:092:38.7949.35.8.2  .9/.33..7.25.8/.:-.3.:/03..88.7.8 ..3.3 /.80.5...3 .8/80/.3574/:8 943 .39.7/03. !#..5.  /0.9 !.3437.8.:3   $:2-073/4308.-0 ...2025.3.3203..3907/7..307.3.-07../.8.   943 :39: .3/.-.:-.3.9/..2-.3574/:8  943 /../..3203.3.:7:.39:.3.880:.:8202-:.9.80.7.  943 :39:...3.9..8..3 .  943 /..3 . .2!74.3.5.7.3574/:8 943 .809.  943 :39:-.3.07./..8.. 8.3.203.3:3 .%.7 /.203.  943 :39:942.  ..3.3 ...38.

3.3.3.9-0790../ 943  -02-3  943 /::.9 3/-:9.8/.3/03./.35.38:-:7.2..4.8.7..32025.3.03..-:.39.3/8. 2:.309.7.574/:-:./2033.7.9.9:39: 2.3:.3.3:.3.3..

3.  943 3.9  943 /:7.38.3   943 .3.2-:-  943 07:  943  2.38  943 2..

 202574/:8   943 !070-:3.70.3.8  .7:-:..80-.3:././.7..30.8/.2-:9.2535070-:3.3.0250/.3:../.9943 :9. /.5.4502-07    8.424/9 507:8.303  .3574/:8-..307.78.3/04.39.3.078 203.70.3:9.3:2.5.32 8. /03..3.5.7-.943749. 2.8.3-078.9.8./.8 . .35020739.33 !708/03$:84.857207805.880:3/07/..3/.07.38050799: !74.9.3.9.309.3-070.3/.9203.3.3%00..3/03..3.3.3:./80-.38 .8:-809475079..38.70..3:.3 .2.3:.5.3..3 /02-.70.3 !079.202574/:8 943/.8.:7.39.3/.:8. .2.3-08. 943  749.3.9/..35.-0781.3/3 ./.3. /.9  &82.8. .70.8. 28./.35.9.8.3 7.3.203:3././8.   943 3.35.3:9.3 .303.907.25:7.:3 /03.35020739.3.3/04.:7.202574/:8 943 !070-:3.574/:8 5.5070-:3.8.39..920325.:7.2-:/03./..8.9/-.35..70.35.3.3:.8   . 2028.5. .80:.3.7:5..5.202574/:8 943 !070-:3.3  943 7.2.8.8.3 2  /.23.70.3.7.709/03.3. ..7.9 !070-:3.34/44348.3.574. -0:29072.574/:8203..5.5.8..202574/:880-..32.39.3..5020739./03..3.89.:9.3.809475070-:3.405020739./03..503.3./.:5 .3 28.3.80:7:424/9:9.8  .8.8.3205:9 :9.:3 203. 943 .9202574/:8  943   !.38.9:3.380-.2.9202574/:8.2. 203.8 .9.38.38.95. -..3-074397-:8-08.2.8  943 505.:-03:7.39.70.8907807 03...3 :2.3.3:.35..943 749.3.3502-.%..35.3.5.  2033.25:7.3574/:8907-.38.3.39.  .703.   943 58.3:3.39.3:9..38 3 28./-:9:..:07.2!74.8.2.3  943 8.35070-:3.907. .. 943   $0. /.:3  203.70.    943 $0/./...3:07.380..7./.:2:23.843. :9.8:-809470:9.3:9.39.78.5:38:./..3:..8.203.3907/7/.0.202549038502-..  -.8.9943/.38.37.7907.3207.39..3.3.3 57089.3503.305.2.3:..3:3.2..93/.:.3/:3.89.3203.3:9.70. 8::3  943 %039:8.7-.8.574/:8 203.9/03. 80:.3.203.2.8::9.9.:.3.8..802-.3/-/.. 943 749.857207  28..3:.7.5.574/:8203.3:...:7.3$0.202574/:880-.7 /89.3..9:80-.7:.3 749.8.3943.  2 3 -0:29072.3.3507.3-.202574/:8    943 !070-:3.  .7.2025:3.3./..3-08.7:     $:2-07./..380947..3.37.3/03./.35.50-07..7..70.307./03...27..9: .9.3/04..3.:7./.780:.5.39: .3 8343/..3.5. :9..5.:7.3.37.7..2.2.5. .9:5743.5.7. 80/.7.3..30/0.8.2..2./.3 !74.. .9 202574/:880-.   .302. 1.70..5.7.  943 !070-:3.2.3$0.3..9:.9.3  !74..3.3.5.320302-../.3.3.30.4  943 878./.3/909...5.3.5.37./.3:2- :2-.70.3.5.7809470:9.7:/:3.309.3802.8 203.3.39./.880:3/07805.3:.7.3:./.38:7:9   03.794147304 :9.3.3.8:39:203.25.507:8.3  !70/.3..3 5070-:3.4475.   .3/03.202574/:8 ..4:././..203:3..8.9.:80:2.8. ./..3.3:9. 9: 80-.3.8:574/:8343..89.20.3 $0.25.80-.3:..  ..:.2./80-:..3:.37.2025.3.3.3.  943 8.5!#!74.3 749.37. .33.3424/9:9.38.3207:5.3.5.3..3 :9.7/-/30:9.07.7.3/.3-://.33. ..345 /03.380-.:80-.2.8907807805.3.3.3.70.880:.3-08.3 25.3809475079.5..:02-4780-07.8574/:85.07. 205:9.9202574/:8 943 9.80-07..3.3 !..    943 90/03..9207:5..23.202574/:89.3.38.3 .3.202574/:89080-.38.  .33/:33.5.5. 943 3.9:89.3.  . 203.3$0. /03.   $:2-073/4308.3 /:3./..8.3-..574/:8 ..3.2.8.3 /. 943 !070-:3..3574/:843. ../9.372-.2-.9.7.9.83.9.3.90780/.

.7.3.7.7.2!74.3 :39.9/.38..9:-.3205:9507..3 443.2.3-.:9/.3/.3/..8://.380-.9./03.3$0.3:.5.39./.:2-:/.  /.39.5.2-.: :/.0.: .9.5.3.3 /.80-08.25033.3..70.2-.3.:9.3$0.3:.3907/7/.3798.-:2/03.380-.   2  ...  2 943 80/.:9.3443.380-..5..9 !74/:8-.8047202574/:8    !74/:8949./.7..3.:897:203.3.3.7-.2-.80-08.3../.3.9.3.3.3.9.380-08.9:.3/.3443.    943  2.3907/7/.50302-.903./03./.2/..3.3/.3507.:9...545:.349.8./02-.3/.3.343./.3.3.8:9.8 047202574/:8   W07-.7.3 .7:    :2-07.39.2-./.7   2 !74/:8749.3574/:8907-.9:-.3.43/03.3 907/7/.:.9.   .3.7.3203.3./.:2..8 047202574/:8   W:/. 3./.:.9.2 /03.3.545:.253/03.  .380-.90.3./.2 80-.3 443.3.- /.2.8.3443.2:5.2/.380-.2 :9.3574/:8909.8. 9.3.3/.3907/7/.3.7  943574/:8..7 943 574/:8.709.3549038.2503:7:3...3.3./03.9.-08.3.9.. %.7203.7207/03. 9073..380-.3/02-.8.3:.078 /.8.39./03.7 %.380-.80-.  .9:9. 0389073.70389073.7 9073.3907/7/.03/07:3203.3/. 4.9.2-.3..2:32.3$0.7.3.   943.2-.340574.3549038.2-3/03.3.8.3.3./03./03.390:780-.3574/:8949./.: -:.7 8.8 :9.39..38..3 042549.79.3.3.3.9:-.95./.3.3 907/7/.3/03.3 9.545:.3549038.8.-/03.3574/:8203.%.7 05.3574/:8   943 07.3549038.7-.33/:3 :9.3/03.39.3 507.380-.  943 042549.5. 2.3.3:9.7   943   $0947507..3:2.. .5 07-.    -:97   $09475079.9:.7--08/03..3:2.7..05.3..5..80-08.7 W$. .380-.:4.70.3/!74.35033./03. %49.:9/02-./.3.3.5.3.23..8 047202574/:8  W42-./.] 943 $0/.7..2-.-:5.38.7038203.3./02-.3:2./.2.370-48.383 :8:8 507.3:2.3.   9434.3:2.7  943 042549.3...7 W.3549038..   2943/03.3443.   943   !490389.3343!-07:5..3./.3$0.204254.3.380-08.545:..:9.3.8402.:/.7  2 /.3:2.   943 -2.3%/.    2  /..3-.3 9.39./.3038:3.8/.3574/:8.3/!74.:3 203.3! :.:3 .7/:.2..  .8.5. .3.545:.3907/7/. .5 :9.7943 3..39.7: !07.79.2.2-.7 .9:.340809..3-30/03.3//423.95.3.-08..3.3203.3.307.3:2./.9:.: :..9203.3/.3343.2-.3. 203:3.  943 7-0739.  :39 202574/:8 943   $:-80947509073.80-08.3549038. 503.0:.3549038./..3/. -..3..7.8.:/03. .3 80-.38.8.038.38.8/03.:3 .7.3549038.2-.-:5.907/.   !74/:8809470:9.2-3 /42-.3/!74.    943  $:2-073/4308..3. 9072.3/.9:-.545:./.5/03.380-.0.3907/7 /./.8 .39.3949.  943/.7.3574/:823.8 202574/:8    $0/.5.3/:0354.39./.203.2039.8 047202574/:8  W.39./.574/:8507.320.3.3. 203..3/.3..3.5.3%03.3.3 -.39  !74/:8949.5.2-.903.2 .8 .2-./.3.70.3 549038..70389073.80-08.3.7.3.3.94.

574/:8507..9:.75./80:.80:.3.9:  943..3 94388..7:3.33.3!74./05.3-08.574.8 -.:33. 907/.3 8.5.80...-07.39.8.3.73..8503:9:5.3..3/3..35.9 /03.39.2:829..5.89.39..5.7#5     /.39.390.8.5.3 20703.3 ..7.88:2-07 /.:820.3/.3549038. /03.-.2.8.907.9.3/03..83 2.90.79.3-.3!708/03/.5 907:8.2025.:7.5.:89:8  203.9..307.3203/73!708/03#  5.8574.8 574.3%03../.8.3:9..3.8.3.9.3:9.3:.:-03:7/03.9.3390389./.80-08.79020380.340/.7.70.5...3 5.3.3.2.3.8:/.5/.3. 0.3. 574/:83.8.3827....3-8.3/.3574039/.7.9.3503072..089..8.3.3../.3 .3.8/..3 .::5-08.8.9.8 ..3.3%03.2:3/03.9.34592820.39.3809..3. /.5.980.3.2 :5.:5:3.38.3-.3 -.8 .8202-:.9 5.33.809./.7 .75020.35.3 8079.3 :9..3/.3.9..7::39:3..28.3!0302-.: /.7.2503.3/.38:9.:3   .3357084247 %.:89.3.7.38:9.9..5.2./:3:/.39.8-://..!907/.39.2038.3 203.80..3 4592898   $0-.843.7.:9 -0.907.2-:7 8.3.2-...9:/03.3.9/8.: :/.7..89. 20302-. !.:. 907902-..08947  :.3%03..33 !708/03$4084.203.3.5253./.:.3:3-07-..3 -. 80.-.-9.2. .7:5079.580.7949.:  .0388..3.3:9.:5:34.80:.3.8.3.3503/:/: .:.39.3 .8.8/.380:.35.8.7././.3507.3..28.507..8!0302-.33/: /..:39:503.5:. 9.   0-.35.: /.3.2-:9 / . /03..:.:2:23..802:.2.9203:39:3. $ 8079.89.8..3203.35. 942.39..8./.7.3#0.7.:3 9039.3937.3.8 2033.302-..3.3.-:.2-:9&39: !079.9.:..3. !7403-07.8  .!.39.203/.390.3 574050302-.38/..: /7949.8    .33.2..: ..374.38   :..3.009./.3#0.3425488--9:3:80:.90780-:9-07.9549038.3..:. /./.3 30..3/.7 0.303507/.9.257 $05902-07 8.330..8 805.7.8.3%03..7.89.3503:802.2-039:574.90789.83:9.397.3:3..:.3.7949.7 9037 -03.72./.3   $0947507.:39:20203:0-:9:./..3  0.5 07-..   .7949.39. -09:9: /.!708/03-07.2 -.3..8.!0304.3.9.30. .5 802-.3.5072:2.2-039::8.2./.7/.9907:://03.0557084247%. %072.3203:.3202-07.3.:7:2.5.2.3#.3!9: 3.3 .-:8 .2.3.7#5     !03072.5:8.7949. .3.32.: /.080:.9434 02-:3 :/.7%07.38 .  28.3 80:.8/.3 539: 539:..3--94.8:9.3/03   $0947509073.750.35. 0..3 2..5.3!07.3907/7 /.31./5.9.3 :3/.3#0. . $02:.7.3..:972:.9./-.97..:3 . :.5.54903804342/.3%.5.203/.34397-:85.2.7 203.7:507..7.3%03./..2025:3.2.:9.3 .2 202.7:2..8574.2-:9/ .3/.2.3.3:/4434203..3.25.9.3 -07-.7205:9-.. .2-:9.3.2.3.2-3.3:9 !708/03203:3:../4.3 .:./80:.  $0/./03. 80:.:39039.3%03..3.] 943 3.7.7.3.: /.3.8/3/4308.3.:3.2.3.3!0302-.3..3!.93 3.2-:9 ! :39:5079.3 0593  7.39.3../.32....8    ..3.2.33$.3.8.9:/.3.8.3 ! !/.3.9 :7.3.:.2-:980:.25020739.70. 3:.2.3.843.9.3.3.3574/:89.383/-.3/.2.99505030-.3 #0.-.70-48.:8 202-:.3-07...3 %745.09..3.9907::/ 3 907.3:-03:7.3.8   .7 .907:.3/..93 9..3 /.20 00 -094 :/. 205:9 5.%745.3%03.3.39.3. $09473203:2-...3%03.7.3809.3. /-.7:. 03.:8.//.3.. 202-. :/.880-08.92..443.33.3 %03.9 3.5.:3 80-0:23.3!.3 0890381..39.0723/.557403/03.9.8574. 203:2-.3. !.3.3.3./843.  .38.3#.3.5.2030.5.:39:-07-838509073.3 2.8 .3.3 038.8  .59.7949.9./9. . 8.05.3.3 -08...9 :7..9..3802:.9.3..8-.3 3.8 :9.8.8.3.3 942..37:25:9.3 503:9.3 -://.8.3.70.8.2.3/574.:3 80./...7.32030:.3.-9.3.3/.30807:8.9.9.3.3.32.35.35.8    .9/..

8 .3/.:3.:. /.9.890780/.7 0475.89073.2.   3802:.80.3:3. :8:83./42-. 2..8502--9.34/.9.3.3./.3. 907:83./ 0475. .3&8.3.3 545:./.554943./.9.90.04254 .2:3/02.8. 9073.0:.3!03:.3:2.3.-07.

/.5079:2-:.3%03.39.3%2:7 .3-.7] :9.    $:2-07/.9 3. /.3. /03.81.7.3.93!079..3   !74/:8/./.880:..3:2:2 9. ] /.92././.2/.9435079.5.3 -:...580.3/.:.8079.2.5.5.3%2:7809/.3.3203:7.  .3.3574/:8! 203.3203. 574/:88.8   .3:2.323.9:-.89.3.3./.39/.7.2.-.943   $0.39.. /.3 5077.3 507.38.5.  !07.3.3574/:8.7  5.3-08. ] &39:.9/.3 9.790.3:9.. 203.7.3.253.9 /03.5.8.!& /.3 !   $:7.24397.3.3.3.1034203.3.3.3!079.  ./. 907/7..380:. .32025.3././.:3  .9:./507:.3./..202.2.2..89.3.39.8  .83 .7./..39.3.:3 /03.2.5.3.3 209.9.   .38.943507 9.39.0:3..3..3 943! 075.3549038 02.38.3:9.3802039.-8388.380/203  /.7  !74/:8507.7 574/:8. 907/.2/.7:/1:38.3:.  .7 :2.9.3.7.3/03.9. ..5..:80:.940!02/.3549038.5.33202-.9.93!079.!03:8..0:3.3..7..3.:9. 9432033.5079:2-:.2-./.30.8  943.7.34.  907./.3..25./.3/.:3 2085:370.7.5.3.39.89070.7 9439.72. 4.3 .7 :9.7 $.3#.2-:3:3.38.3.3802039.08947 !.0448 .3..32033.39.3507.3 .80-.70:39:3.7:     $:2-07.3.9:.7 /././.9/.7.2 !..5.3/. 7..:9.32./.   ./.2033.3.3.703. :9..9/.3203.75.9:.390780/..3809470.:3  !74./.3.2.9 !# /4.:3 2033./:8./80947:3:.7-:./.38.3 .:3907:8202.8]  .7.3.!079.3574/:8503..3-8./ 9435. 09.:5:3:./  9435.80:..3:2:22033..3-.3. $:7.7:/05.3%2:7203/.3-.25..9:-.20907:-   !0702-.39.3..9.99.92033../.3 :9. 473044/09 907825.780:3/07   $0:2.3-0:  -.38..7:80:.3479:9:7.3/.8  ..7.:9$:.9:.3/.9:9.38.380-08.9435.:3 80-./:8.7  5.9/.7. !! :..5073.39.3.2471   09.3..:90-.8549038:9.2-.3..907.3203.2-.7.3.38.9/.39.7 5079.8.3%03.943/03..902:/..2..3..:380:.30.5079.2-.08 80:.549038-.:9.39.9203.3./.5.%.3./.83..8] 2 !03.9.574/:88.. 2:././..7943/03...3.8  2.38.9:-.9:.089474.9.5079:2-:..2-./  5./-.3-..380/203907/7..809025.2.9:.3/-:..9.80:.37.3.380:7:3/:897 /!74.8   .3/1:38../  03...8.79. /..81.8  .8.-.3%03.  8./.35079.90780-:9 .7943-.2.9  0-:9:.3:2:280:..3507.38.3507.38270/909.20907:- &39:20203:0-:9:.3-.94 .8.380-08.709574/:83.9.9 203.:80-08. ]   &39:9. 203.3..0:3.9/:2%.9/-./809.83 2.. 43081:813/4308.709.9 $0947 3/.574/:890:7/.903/.9 !.3:9./.9.9.39.8-:2 -.380-08.3574/:8   .7  .9.332.38.2.8907::7 %.:9.38. 7.35..7:203.8.3/:3.39.39.8.7.3%03.. .0:3.907/7/.907/7..380.3 -0:3 07/.2.0-:38.8] .709.3-..3:.207-885079.88./5.-0-07..99:/9.3.... .:380-08. 7.7.3#.9: 5020739.2!74.0384.35..2...7. 809025.3./ 5..3.9:...:3 203..8/.39.07..0:3.39:../.2-.304342 549038 8:2-07/.0-.2 80:.37.35:5:5:3-8.2030/49 9435:5: 8.:3.8.7. 574/:8  943 .3.24 ! 5.:3   $:2-073/4308.8 .33 3907.3.3. 5079:2-:.7.5020739./ 9435.:3.95.:9 574/:8507.8.9.3.3/9.202.3-.22:...3:9.3/:3.   !0702-.-.7.../.8   .80:.9/.2-.3-:.3549038.549038 2.35./:8.7..9.5.3.34397.5.3. /92-.2. 5070-:3.:3 /:.7.3:39: -://.943.8]  .. ..3%03.5..2.3.:5-08.5070-:3.3-07.3/5.

.32.3-07:9: ...9/03.9:-.9: 943   !74/:85.2039./.:3 ..8..33/:/.7  .9.3:39:..9.33./.35079.3:/.:3    $:2-073/4308..3.3 $.:  047 .7:     $:2-07. 80-08.3.507:8.7 943 5.3.7.:3.9:-./088 5000/ .::.:/.79.-.3.80-08.9..3574/:8-.3/.7  :9.8.3..80:9.27../.203./  943/9.7 943203.3..9.3  09./..3-0:2/2..80-08.9.202574/:823./.7  /-.3.2    %&/.7   02.:9   !490388:2-07/.7030.3. ./.79.380.8:2-07/.3..7.:: $.:3   .38:. 80-08././  943.7  2 203..307.3/!74.3.3.2-.3805079207..380-08.3.  -.3/.- 047/.-:2 2.   943 $02039.3-..9/.507:8..7.:3  80/.203.7943  .35:9 /.5 09.38 .7 /.3.7    /.7943 $0/.308547./8.3.2/.70 574/:8..7 433.:9:7:380-08.3 3/:3 09.2307.3:39:8.80-08.3907/7.7.9 4343 ..- .8 -.5./  943... 2039.8503:3.7  /-..4592.38.80-08.80-..:-:.31.3:39:9.3.7   943 3. 038424/9.3 :-.7  943.7   !74/:85.:3 80-.7 943 4580-08.70 574/:8..93 907/./.2307.380.. :7.9.83!079..2:32..3.08947-/.3.:3 80-08..2   %& /.203.574/:85.05.8.9.7:     $:2-07. .7 943 .38.8507:3.30.7 80/..3.8.3 3.80-08.- :7.3949. $3.2 503:3.3.:380-0:23..%.3 3:3.2/..39.39.::5-08.7..    !070-:3.38.903.3.7..2507:8.2039.9::./.38. 80-08.3.7 .7.35. /.7...50704342.7.  943 .%.30-0-07.  80:./.3.  574/:823../.3.3.38:2-07/..  047 !74/:8507.9. 80-08..83 2..25033.4.3-./03.3.7 9435.3.3.3!74.9073.20304.089...8 0448:2-07/.33.::593/2.7 943/..5:7.3 ..37:.7 /.2-3  047 /42-.745./.35078.  !!$.2307..3..9:  943 !74/:8 5.3:/./ / 9..7 943203.3.7 :9..8-03.3.:3  .7.580-.03080-08.2039.9:-.3-08.5.92025:3.3/.3 -0: -039:4.80-08.280-08..3....3.9  /03.3/08547.3503.5.3/9.3 3.843.3907-08.:3 .9.838079.2!74.0593 ....3.907.7./.-0-07.38.3  !74/:823./.3/:5-07:5. 047 -...5070-:3.3.380-.3/03... 50304. 09.809475079.23.5: 4-89078079../:.. 80-08.8:/.3549038.3.9:-.3/3.3.  -.:3.:39:9.2!74..9.80-.3 9037 .38.5:80-08.7   943   $:2-073/4308..7080/..3574/:8-.:80-08.7 /9.89. .:35.9/./.5..    943 $0/.3574/:8./.5079.3 9.9:.7..::.9..9.8507.   .:3 574/:823../2494750307.8.9..3.::&9.9: 2   :2.980-08..5. $07.:5.38. 0307 .750702-.390..9.3574/:8909.37.3.73.3.8.2503:7:3.2/.7 /.  9.:.3.3 :.7 943.80..380-08.3:.3.8..3/3.3:39::9.2-:209080-08.5.203.3203. 203.3.907:820307:831472.39. 574/:823.3.574/:8/9.5.2-. 047 07-.7.8 09.30.7.79.7./.:3. !0:.7.7/.380-0:23.9/03./.780044/.7  -.30.

3 0.038./ .39..8  ...3 509073.90780-:9.35.70/:.!490388:2-07/. !74/:85./!74.3.9/. 809475079.8 903880:.3/../.7.7.8  .38. ./.:9.5.7.7./..3/.38.2!74.8 .37.::&9.3.3 0:9.3 :.8903880:..8. .7..8.35070-:3.3/..8 .7  943.::&9.7-07.3507.80-08.38..3.38.3907/7/..3.../.3/..3..33437..

8.70.3:.:3/03.9.

.. :..9574/:8203.303.5.393. /03.:380-08. .7 .3.809.7  943.8./.5.

3:-.9./03.:3 :.  943.8.7   .393.780-08...5.9574/:8203..

:3 :.9.3574/:8203.: 80-08.3:-.7  ./03. 943..8..5.35033.9.

8./.3/!74.3507.8.7.7.38:2-07/.3574/:8907-.::9...  .8574/:8.3203.:80-08.8.3:39:/4.3:9.3:.3805:.7203.078  .7  2 /.5 9037 80-08.3:9. .35.343... 80-08.3.3203/423..8-08..  2 507.3!! .80.3/.38.3/03.:3..::&9.9..7 9:3.3809. :9.7 943   $0-.:3   :.59.574.3.2.3574/:8 . /. .350.5... :9.3/03.8:9.:.7   943 907/7/.3574/:8  ..7   943.880:7:.3.:9. .8:9..3503. :9./.8  .:907-08. ..3 9434 .33/:3  .3907-.9..:80-08.3.9... 207:5.3.

:3.3907 02-:3 .7  943.9.80.380.350..7 ::3 80-08. .

3-. 03.7   943..743.:3.3 047:33 /.3 /02078..3 80-08.9.5207. .

:34-890780-08.5079.7   943.

7  943.9.:280-08.:3.:2.

9.7  943.35030/80-08.:3:/.

7 943.:37:25:9 .9.:980-08.

307.:3.5:80-08.9.7 943.

9.:3 .32./.7  943.3.880-08.33.

:3 :/.7 943.9.33/:80-08.

3.38$:.3203:3.8 .8.8949.3.3.380. /. -:97   :.8 .39 202574/:890:780-.7.3  0.8. -:97 509073.3.480:.38892503. 5070-:3.3 0:9.:3   !09073.3 0.3   943  02.. 5070-:3.3.3 903880:.7:     $:2-07./...3.5.7.39.2-..390780-.:.3.39..2-.3-077..25:202574/:8/.8. 889025.380-./.89038/.87-08/03.3.380.8.8...3. !490388:2-07/.380:.35077..7.907/7/.8/08.5.3 203:3.3 :.3.3.390:7 80-. 5070-:3..3.3203./..7.7.3.3 509073.7  .380903.3.35.33.3...35079.3.37...380-.5..  943 /.35.   509073. /.3.3.9/4.!&80:.3509073..33437.3:.5.  943   $:2-073/4308..7.. :..03080:.2-:7.7.3/.8.39..3/.3.8903880-08..30307.8 .39.08%03.9-07.5..3.    509073..3507.8 .3203.8 .780-. 5070-:3..   0385079.8 ..2-3202574/:8/..3.9:5490388:2-07/..3889029.2-:207080:./.3/.%..3.35077.3.3.. 038 509073.330/.207:5../03.07.8  .7.7.80:..8  .32.3.82.35070-:3.388902503. -:97/. 907/7/..7.3 80/07..80:.3.380:.35079.780-. -07503.::&9.3.8 .8 .880:7:5070-:3.7.3..:9. -07503.3/.38.8 .8949..9/!74../.9.5.5070-:3..3/.2.3.38.8  .80:...302.3. 5070-:3.25:202574/:8/.80:.8 .3809475079.8 ./.3./.3.3/.903880:.28.35077.3 943 902-.3/.8.38.8 $0/. 8.38:7:9 80:.380-08.. -07503.75070-:3.3 4580:.3.2-.3.35070-:3.3..7. /...   !74/:8.27..3907/.80:.78.8 .8/03.3.3 90:780-.2-.80:./.3...8202574/:8/.7.3 80:.7.30307.2!74.. 5070-:3..88.-07503.35077.7.330/03.7  943.3 5490389.

8.3:.:3/03.9.70.

5..303 .8.  943. /03.:3.393.3.9574/:8203.5. :..

3:-.:3 :./03.9574/:8  943.8.393..780-08.9..7   .

9574/:8  943.:3 :.8.3:-.9.:  .393./03..

:3   .9.

./.3/03.3:9. 943 $0/. -07/.8.38:.3 .  -07-039:.:9. :../.3/.8:9...3949.37985..3203.3 ./.7 943.3:9.8:9.343! /.9:..   :.5.8:9.: 4..2.749.3549038.3.4..3507.38:2-07/...    .3.3.8:9.3..:07.3038:9.3949.2 :9.3. .8.3:9./. !.3907-.3207:5.80-08.   .3.:-:.  2   $09470.574/:8 2 /..809470:9.7.5./...3 -07549038203.8.3 80:7:3.3343!5.7-:/.5.3:9.33/:3/.8:9.9/03..8503.5.8..3.. 203.3 .574/:8  943 .3.5...3.:9.3574/:8203.3.

9.9502.8. 943.9.35.:3 %3.3.31../..93-.

3203.3.3038574/:8.39.:3 ] /03.:9.5:   !. 9037 /.   943.7.3%0:%423 507..507. .7..:94708 %0:430 /.3.3207.7.5./.3 549038.3/.3 02-:3 02:7: .9..307.3.

3.3...3  943.9.:3/.1.

9 ..380-. 047 :2././03../.8 .:3 .85.3549038.70.8.85. 047/. . 80-.5070-:3..2-.3.-:5.2-:2090:.5.30.5.:3  5070-:3./.35079:2-:.5. 5070-:3.8.39.3.  80-.2-.3 047/03.2.8 ./.-:5.3./0/:..5.39 !45:.4 .574/:8 9435079..345 0.3.3//423.83..3:2.70..2.903943/.3.8.3.3:3..  047/..35079.545:..9.:3/.509073. :2.3.2.903 9:80-08. -.:3 :.-203./03.3:2.203.3-30 4..903:3.8 203.3-.8 5030-.3.70.8409073. 7.88.3.8.3455.3:2. . 943   $:2-07/..3.7207/..509073.549038.250/. 047 /42-././03.3/.574/:85079.574/:8 9435079.. !.3:2.3./03./.:3/.7.7  .2-:7.3545:.8.3 90-:/.8./.3 #.2-3 /42-.2-:2090 :.574/:89435079. 47.25090:7  047  :2.3.3:2.480:..-:5.:3   $0947509073.5549435./..   047/. ...5.85.  047   0.3805079.3:2...3//423.5.. .:3203..3:.3.39073.3.574/:8203.8.5 .3.9. :..85070-:3.574/:8  9435079.8 .8.7.- /.2-39.3   $09475070-:3.5024943. /03.0.5079.5.545:./03.8. 2.  943507-:.  . .5./. 5070-:3.9203.70.3...5.9..8409.3.3:2.809475079.:3 :.  943 :2.8545:./.3  .3.0.3.

80:7:3..903:3.-:5.903:943 ../03.-:5.-:5./.3-.7.33.3:.7207 4.8.70.  943 !. /03.038 9.2-. .549038. /./05489203.3:2.3./.85030-.9034.9:2.5.

5.790/.:50..7.:3907. 203.3203..   &39:20203:9.::&9.5./  .3:.37.3/.203.7  574/:9./.8:.3. .3.5.39:./.33.203.74./  9435.2. .7.3039. 9./.-07.88029038 .:3 203.   2  $0/.38..2!74.8.:.80-...-0:2 9072.73.380907:83.73007/03.3. !74.08&9.9..35./424/9.35.3/.383202.8.3  9435.820.9502--9.3.3 28.85. 3903. $ 3.7.3.709$:.3!.35../.843../.3:35:8.38:7:980:.8343903880:.7.9  .203.  802039.3:.383:39: 20203:0-:9:.7.7 39073.8.35495740.9.32033.4:20039.3 2033974/:8 -03-.85.3/.9..8.3 .7.:.--9.3  !0302-.479:9:7.3.3502-03.38$:.380:.8 .  574/:85.35.3202.08&9. 907-:9/.3574/:8 039./02-.5:./.9..8.  943  $:2-07.5.9.3.7:039. 470.380:..3.370 58.80397.33.8:3:.2.8903880:.70.  802039.:8.203:7:9/.7.303...3 :8:8:39:7..390344:9:7.3/.38.3 /:3.3/. 8.91-.3-0380-.330. 9:802:.3//.7.07./.:7 8.3%03.3/3/:.70.90.3/$:.8.3$509:.3%2:7/.702.3574..3-. $.38.3202-..25:.2033...8.2-. -079.8.3:..390. ./.8.5.8./.3$3438.2../..8. -.3.// 8.39..5..3202507-..9.3./.30.2033. 479:9:7. 05.7 !740 807:5.8/. 8079.08&9. /03.8  .8 . 0.3.. $3.3:. 745.3 .3/.9.:7.8  . ..33/.  943   !079.-03 /./03..3/. 7043.7.:.39.9..3-30 574/:83.2-:9.5:7.35.9.38..9: 07-. ./ /./05489203.9 !.25.2-:9.3.3 20302-.7.

3/9.3:39 :39 50304.3424/9. 038.2!74.3/574.30593-.:./:9.  .9 20./..33.:/2./.38:7:9   ./.3/574.3. !4..   $:.7 17.3 . 943 -..9.7.35078.3/ %.:2.5..9436:49..:-08  207..5  $:2-07.39:3.880:.2..2.9/.0-07.39.3/9.8.9.5:7.:9/.8079./.3/...33/:897507.83 :.   574/:87:25:9.7 .907-.350304.30. .32033.8 .353..3.3574/:8909..:980.3.3:39:.3 /.943 .0-.  943/03.//::34050702-./.2539::..5.5.8 .330.5.9 :39507:8..3. 205:93/:897.5..3 /. 8..8 9038203.7 9435.805079749.574/:88.3574/:8 90793/80947507.8&3:.8503.8 :3.  $5.9::.7.307.  /9.3 :-.8.3.3.7./  943/03.33.03 .8./..307.383203.3 574/:43.3/.3:/.9.:4.3.3.70.9:8..:72033.305.3.32033.4/8947.20302-.7 9:3.3-077.3 378 4343 032.389: /03./.3.  /-.5.:0.580:.307380:.08&9. 0..3 .8  ..709.33/:380:.5.03.32070.8..3.3. . 203. &39: -://.3:9.3. /.8507.38 !49038.3 .3./.7:/./ 9435.8.5.3.3 /-0:.3.3..3/.507./. 203.907/./.7. :9.3 80:.3:.32:9.2-://..307-./. ..9203..8-://.9 038..89./.7. :9.7.:.3 80. $88 $4.. :/.  .  907/.5 9:3.8   .8:/./.08&9.2. 072.380:.3.7..:7 2.  17.5..2-.33:.3.903.8507.3 9434 5.3574/:8907-.$0.7 :9.04342 /././ 9435.. 203.3.70.390780/./ 9435.8:9.3:.7 9435.709.:380-0:23.3 2033.. 2. :9.3..790/.:9203..8  .3/.5079..308547424/9.9.79.3/./.3.3.950302-.8  943 3907/./.88.8.8.3./ 9435.2033.8025.   !0702-.703574/:83.914:8/.4/8947.7  .3:.3 7. 3.3 .5. %49./ 9435. !7. $ 3.3/03.07880:.3.207:5.3 470./.. 9.8/.32025:3.7203.34 :897.5. 507.  !49038.3../.3./.3!0302-.3/80-:907.38 : /.8  .  !74/:8 039.5.38.5.809025.5/8.5.5.39../.8 ..70. .280:. -:.3.32033.0.2 $09./ 9435.3903 903-.0.9203.7.08$0.8507.3/.887-838 07-.203.8.7.:9207:5.  574/:8.    :.:34..3/574.503085477:25:9.9 0854797 424/9.5...3.:9.709.9.3..3.80-08.7.5: -..383203.2:3574/:8-:.:9 205:9.32.  5020739..3..308547.8/..3.:.25.8507.3$:.9..-07.9831.7 9435.3:39::25..3/.3 $3.25.. /.3.3.39 /.3 !. :38:9.743.3.8   .79.3 7:25:9./  943 -..9/.8.:.3203:7:3/.280:. :9.9.3/-.35:8.7.3/..8.9.8./.. 907-..3. /03.3 $.. %.8   ./.5.9.8.   !74/:8507...3/9407.  . 57:8 .38:.38$:.   3.. .33.3.3. 070././.3 .3.  0. 943 !74/:83/9.70.  !./..9 203.. 203.3. 8.7 9435.3. 80-.9.33.8:9.35078.3 70.3.3 9. 8.33.

. 8.3/.9.. 203.3.5.5.9.8  9435./.8 .3   9435.:7.9.  943802039.7 574/:9./  907/7.5.  574/:85.383:.8.8 .3 80:..8./..9 !./03.85.5.  943 :.   . 90.9.3073.3.35../.8.././8.5.3../ /574.54/0780:.7..350.8203.3/3/:.//8.907/.37. 203..3949.3. 8..3 -..9..2033.:3 907.9./.3907/7. 203. $./..3 9435./.5.78.7.

/.3.0-:380:.8 .3./.

.35. 943  :39:9..3  94388..3.38050795.80:.3907.3 5070-:3.8.3.59.3/.:3 80/..3 //897-:8.3   943-07.9. /$:.35.9::2-:3-07./.3809..5.7:2..38:2-07/...8574/:85.5 !37.8  .83.95.9: :39:438:284..-:5./05478.-.32033.2.8.5:..9.207:5.843. 943/...  . 53...3.3.8  ..3.   $0-.9.:3  203.:3 809.25./.3:: 4/4.390.4 $/7.7-07.3!.207:5.3:./.33.08$0.380/./. $:.:3  4.3.:2.5.3/02-..203.0. 943/./.3.3. 80-.35079.3.903430 $45503 .08$0.3/5077.8./.:33./.7 943 .8../907-08.3-.392:7.85:   $0.9.

:3  9..7 9438079.203:8:35747.3!02-:.35.3.3:. :9./.3 9.9.8.3507.7  943 9. 943 $0/.30805..903430 03054394 :::2-.9 /.3.8   .!:3.:3 /.7.9.3  2 .08025.35.2 5747.3.03 !.80:.3.  943.3203.:80-.. &39:574/:8:-.02-07 203./3/4308.3 . 943 .3.880:.:3907/..08$0.:3 80-. 9439.0.8.7!.4 45  .53:8   !4903880947507./574/:880-.7 ... 943 507.3:39:574/:80/0..3.75020739.5..38 .8.5...374/.5.9..3   2 .:5.3.33/. 809478:2-07/. 0434250/08.3:2:2 943 8547 /809473203. 943/.9./.5.33..3 0/0.33/4308.3 $./.3!708/03#0!74./.3..9.-:5.3.07.:3  :.780-08.3..3.3.3.3.3.39:3.3.3..380..8 .9.2. 5.79./..2-:2090/.:3 /574/:880-08.:3  /.3-0-07.3..3.  943  80/.943 907/7..8  2 ./.7.70.: !/.038424/9..8   ..3/.9..9.99.08$0.3%.3/.3 8.3...8:9.8.88.38$:.7 943 !070-:3.3.3203.85079...9 943/./. 4.:/.5..3.3!07082.3..: :-.:343 ! !74/:8343. 943 $0/.. .3:9..7.3 0:9.: 907/7. 07. .3503933.:3 80-08.3..3 90 .39:2-:/03. :39:2033.9:.9.3./574/:803.390.3 % 9. /..39.3-07-.-:5..:3 574/:8:-. .:907/7.9..20239.8 943749.3.7.380-. 80.7.:   $0.3-.3.3/.3574/:8907-.3-.9.:5.7.9..702.3/9....:3 80-.-7/.8 .0434250/08.9.  .39.  943 9.5:8.8   07/.9.:3907-08.:3 /..:3 80-08./.  205:9:9.:3 80-.39.:3 80-.39.33./.:3    943:39:9.:3 /574/:8 943 9.8.:3 80-.79:9.$:.8.3:-.07.902-..$:.:980-.3.7.7..3.33.3.2.3/.3.5.9.3.3574/:8:-.3..5 /.3.3 /.47.3  943 09.3.2033.08 $0.3.9.30.3 507.7   9435.903/.3-..7  943 ...:3 /574/:880-08./.44//.9.3.  943/.7. 574.3/03.-079.349.3..574/:8.203.5.203.3574/:8 -.8./.80-./.:3.8.5.9..35.3 :9.9. $0397.25.33/:380:.8507.9.

.39:3.3./  943.307.5 2033.9.5:8079.  943.7.-0:   943.80.

3.038424/9. 545:..34574-:89..5 07-.:3 /03.574/: :3:.8..  5079.3907.5.380397.8 .3/03..9.3.349943 2.:9 3.89073. :.:2 . :: .- 047 . /-://.  047 .  047 07-../:.-:5.!#!74.:3/.: .9.:  047 :/.8.3   $.:3 907/. 7.9.39.80:.50302-..38$:..947. 907:9..33.93 $:.3.2-:2090/.37.7.3 5070-:3.9.3574/:8509073../.3:.../03. 80-. 424/9.85070-:3.3207:5.7:25:9.9/.:3/.45 /03.280-.9073./03.545:.3..  !74/:0.:3 !45:.. 907/7.:3 $097..9-08. .89.3. /.785.39 92.2 -.8   .3.3.8 2.9./..35.3.3 90-: .3:: &9.08$0.89073./.-0:    943.307. .3 -08 5.5./.83202-07..5.3 80-.39  047  $0/.7.3 430/.  047   !070-:3.3 2/03..3. 7.038509073. 943.37.4/.3.2.2 9 .33. :./43..4 45 .9/.   9435079.3.-:5.574/:8 5079.-7/.:9/3/4308.3.80:.9 ..35070-:3..35079:2-:.   07-.5.903::%2:7 ::&9.3203/4743933.9.9../..3./43.8  .5.5574/:7:25:9...5.:502.7.87-08 7.34397-:8/.2047/. 5070-:3.:9.3.9. !079:2-:.:3 :2. 907/7.3 5.3 203.903%./.-.3/.5 047 -.574/:8..8..3. 5079./.-:5.08$0./.9 0..8.3.047/.5..83 2.5203..4  !37./.3574/:8  9435079.2-3/.3/.545:.5.807-.-  047 /.3949..  047 :/.9:1. 7.5:8079.345.  8.9.4907/.:  047 :/.   !72.2-.78.:39:038 .3/8..37. :2..8:9.:3 $0397.8. :8:83..:3 :39:8.8 .:3/.39   047 !.3-08.78.3:.807-380-.709 90 .3$3.3.3..809475079..2-3 047 -.  .8 .-08.3980-.8.  0475079.9:3080-.3.4 .345.3370.37.55. !74/:830203..:9 .203.37.80:./.3-07-.3574/:8 9435079..80947.9..  .8572./..805.7802:./.%47.574/:8  943 $. ..9./..4203.9.30.3  !74/:83.7.3574/:87:25:9.3-0702-.3.5...574/:845907/.780:.903::%2:7/.89..5.3  .85070-:3.:50702-.8/-.5079.843.9..9/.39.3.3574/:8   9435079. 047  ..335:32.3./.8 .7.

3809475079./.33.3808:.9.3503/.80:..7.8/08.3574/:8/..3 .3-0:2202-07.39.30.3.3:39:203.9.8 .25033.../. 7. 080:7:.25.8 80903.9.880/07.08%03.3.8/.9509. !0702-.3.33.424/9..8  .78804342/.7.5.. 7.7.3..35078.5.2-.38$:..907.32.$:2-07.2/.5747..38.:..7.3.9. 7.:80.3.3 080.7.9./.390..3/. /.8903880:.8:3:.9 2033.3 07-.9.3.9/-0/.308547-0-07.5.9/423..3 90.8.5.88902503..8 ..2!74..903880:.38.

.3.8.59.. 943...:33.8 . 203.574/:85.   .7:.3809.8.38.3/.390780-:9:2.3437.8 .5./8...43 !&80:.8903880:./.

.7..3..574/:8 943. :2.3-:.:3/03..3:2.3..39.8.8.:7   .:7 2. 479:9:7./..8.3/.574/:8.8.3 /. :../.35.3:. -:. :..7..3  ..9 .34-..39..2.35.38.

574/:8   943. 942..9:2.

. 4-.:2.574/:8  943.

::2.574/:8 943. :-..

.. -.3207. :2.574/:8  943.

574/:8  943. 907:3:2..

 -:.2..3-:.39.3.3..3 :2.3/.574/:8..7.8.   %.307:8.2.

3.057480-. 943.

.-:8.3.  .  943.280-.

.3.3. 3.80-. 943.

/:7.3 943..

380-.358.  943. /..3.

3:2.9..8.3/:38:2-07 503.8507.85070-:3. 203.3 80-.3574/:8/.:9 $:.3:.25:3203.3/.3.8 50/.8:.9-08.8 .9.3 .9.27.$0..3507.3..3.3.2 ..7.:80-..3:2.39073.70.30.07880:.7  2   $0.8.2/.8.3-./. 047  .3.2.38:.3 0.2.3.3.:3 45:.:.3..3.9.3203..3:.3 80-0. 047 :/.27. .38.80-.7-07:5.3.343..3.3.7.:9 /5077.. 80-0.380-.3.8 .:3 0.9:8:2-07/...203.   !49038509073.8..3.39435079.08%03.3.  943 509073.8.9/.  9435079....33/:380:.. :9. 943  509073.:%0:%44/.8 5090:7 80-.80:.3.7  .:/8:8:40.7-08.:3 !490380.8.7  9435079.9.92:780.3.3.7.8.9.7 038 038:9.2. 047 07-.390:780-.3.3    2 .  549038:9.709:.:9$:.3.70.8.3 :./..7 9.8 .:9 !49038089.:33.3/03.//423..3809.203.3   2 /.:07.3.5490388:2-07.8. 943 509073.3/2.3:9.9:.3.203.4:.5.3.8.8./03.8.80-.3/42-.32..5.9...9.  943 .:3 .:9203.3.8.  943 509073.3.8203.39.70.27.59.3:9.3.:80-.- 203.:3 . 203.33.3.8 5090:7  203.880:.8./.  2 .9.  943   .:0-43  2 749.380-.3.8.343.9 80-.. 943 509073.5/03.3.8574/:8/.39: 907/..39.203.840.3.:.3574/:8/. 8.3.3574/:880-.:3/.  .70.8.8.3574/:8907-.3 9435079.2 ..2  .3 .5.9.3  9435079..2  . :9.80:.3. 047 $0947509073..2 ..7.3 203.8.3.7.8.8  .3  9435079.3.3.2-.3 /.3 /.:9.8:9.3574/:8/.  047 $0/..  047 980-.3 509073.5.280-08.3.3.3 9435079.8408.3/42-..3/.809470:9.3.9.7.  047 .3545:.3.3.3 574/:8-..25:380-.70.3  2 202-039.3:.8/.203.9.7507. :9.380-.. 047 /.3.250309..   047 .203..39:2-:.2.3980-.380-.38..3./5077..5203.203.3/2.2-380-.:-:.8.3.7..574/:880-.38.2-380-..:3 .3./.9-08.307-.3/28..8.70.3.8  .3.:3   $.88.3:3.3%0:%423/.2 .. :9.8  .7/.39435079.0.8.95:.380-08.8.8.8//423.5.3805..7424/9.3574/:8/.-.7. .3.5..  943/.70.3.250/.3:2. 943 !09073.3809.5.380-.08 !49038507.-.3.545:.3.8..3/:3:.7 !09073..

3$0.350304.38:2-07/.!0302-.99:.:9$:.9:49.!.8.-:5.3 205:9!07. .3%0:144 .3.50887.903 43..-:5..74:943 .903%4 94/.9:.7.903.-5.-:5..7.3.7.50302-.903.7.9 .3.08/.3.3.903.   43.3 205:9507.9. ..-:5.903 !484 ..-:5..08%03..8.!0302-.3   43.:9$:. .-:5.: .3 205:9507.903!.3.7.7.-:5.3.903:4   43.3%0:%423.

:.3   !49038$.5.::5-08.-://.::5549038.5..903474.3.7..5.3:2:2203..5.7/. 30.7.380-. 9430-07-. !%$ 80:7:.8949.7.3-07.-://.7.3 -://.   !490388:2-07/./.3.5..:.5.$:0.3.5..:/..3   $..203..3 0307.8..70.39.3..3.89..   943 $.3.    $.07.1:8.380-.8 949.8/.08.39.3-07...8./-.0303.9/02-.-:5.3/.503.5.903.5.7.38:3.9202574/:8  943 !..3-://.3$:3.:2.38$:.3 943.3.3.7...3.3.38$:.:905.8.    ./.203..08%03.7 !% .    !74.3.  /./. !484 /.3:.:9/03.3..3 !07./.:3/: !.5.8949.5. :39 $0/.2-.5.8.: $:2-07.93 !74.:33.3-07.$:7..7/.05:.3574/:880-. .70..380-.0.5.5./-0-07.  !49038503.3..59.3/.3.809.3. !% . :39 574/:8 943 80/.90780-:9203.8507.: .-:5.50308547.5..   943.9203.9203.943..3 !.  .3. . /.203.202!49038897%03.3/03.89. .3/507.203.3-://.8.3.3.3./.3.5.3:2.89.3 /.08%03.

8   !49038%03. :39/.3. /03..49.89..5.:.3:2.

.7/80:7: .33 !% 90780-.-:5..903.

8 2.3.49./03.5.89.

30..9/.-.-:2907/.7.5.9. %4. :3: &9.5.770./03.5../.3.3.3.- .8  :9.- 474.3%.89.0.8 !4903823.7.

3907::7-07/. :9. 949.:7 2..-077.3/.80:.3574.7     2 5..7.9.8   943507./.30307 038 0385079..-.:780:...3:2.2..:9 80-.8.8079./.8203..330/03.8.8.38$:.3   943.9.383203...82:.3909. 7.5.83439038.87/1085.943 7.3:.3 4.380-08./.3..943 0385079..2. 943..39.3507..3 943749.3090-.:-   !49038.3./03..3.3../.850209.8  .3.303/.:7./80:2.-077.3.:9...35.80:.8... 8./.390780-:9  574..8 ..3 .3 !74..3 943507..3 :9.3479:9:7.3 0.8 .2.3574/:85.8..3.::..7/.3/5..9./..2  943..3907-../.5.3203.3.7.. 943. 9038 .3.75.8  .  .203. /.37.7   $:2-07/.3 943.9.3.5.8..3.8.3549038 .3/..8-:2/$034740.3.33.:  943.80:.3-.. 8.7549038.3 .3.8 .9 907/7.3-07.38..35.7:     $:2-07. 943507..3.8.:80/07.5070-:3./03.- .003./03.3 943./.9-../.9.5..33/:3 80:.2-.. :9.3203.-077. /.0.7.80-.:9/.3:.3.8 .39549038.3 203..9 !74.38.. %/. 03.9:-.38.70.3..3802274 80-08.3 509073. 2   !490388:2-07/.880903.9203../.3203.. :9..2-.383203.:9.:/./.:780-..549038.89./02.9.8 97:3.37.3 0:9.7.8..3.3:2.3..331070/2439   :9.08.33.  . ..5.809.] .%..39.3/. 090-.7./.9.8.8903880:.809025.9. 943 02./.3.3507.3..58.29:-0:29072..503933.3..9.08.:7 2.. 943  479:9:7.3/.3..7.38.5. %.  907/7.8 ..3549038.:9.5.8:.3/..8  .2-.3..5.  2 /.70..   $:2-073/4308.7 5079.2!74.3.!74.7.8  9439. 5.3.3832025490388:2-07/.3:.33.-/. !020739.. 943 24-/03:2 203.7  2 58/03./.82.3/.3 8.35.70.  025:3549038.3.7.3.8 . 943   80947:9.9 2025:3..9.380:.3..3./.5 ..507.:7.38$:.35079.3  2.2-.3-08.3.38 3202.7.3   25030-.3.7/.3:9.3.9.:.25.

7. 0.80:.:93..-://./.7949.9.7:25:9..70.8  .: /.9.3.:3 70.80:..8 .33//::340 05.-://.9..33.3507.9.503/:/:/ .2-.0:.

8.3-08. 943  479:9:7.3 047-.3-08./.32033.9/.7.32..2-.8 .8.:9.205:9-. 907-.2.37.880903.3:.80:.9.7/.3574/:85.7 943 907/...3 943/.87:.2-3/.3.3.$:7:2.8:3.3/.:..29:-0:29072.:7.3549038    943 0/:.2-3/.3...- !45:.38$:.8 .354903880-08.38.8 -:2907/.%..3:.3 509073.907/7.8:3:.8..:7.-:5. :9.80-.8:.35070-:3.9.-7/.8  .8.0308079....903.8.8   943507.25:3   047 ...3 4.9.3909.3 943 0. 203.9/03...2!74.3943 0.3.35.203./.7   943 .3  047:/.5.3832025490388:2-07/..2 /03.. 8.:7 2. 5490383907/.9.3.980:.7 5079. $02039.2-.-077..7.35.2:: !490385.3.8 .907/7.3 943507.!74..2.9/..3 943. 949.:/.3./..7 943 $090..8.3.3:.8.38.5490383907/.8.9. 03.  047  !74/:8509073...8.3 !74.82:.38 3202.  ./08547.33.383203.380:.8  .5. 8./.3.:780-.:5.9034. 047 .9..:9.   047   .9:.-:5.-08.-:5.3 0:9.8  0478.903 !40.3.3.33/:3 80:.203.9.7/03...8203.7.7488.2-.-:5. 047/..89..34574-:89.95. 943507.5./03. 943..8.-077.. 424/9.3.7   943/.8903880:. 9073.903.9/.3/...3   943.  047 .8./03.3/.25070-:3.380:.33.  907/7.8 .2.9.. 7.0.25380-08.5.9 907/7.3574.5  04707-.507.: :73.3.8.-077.3 .7.8:.5.2-:2090/03./80:2.83439038.- !45:./.8..::.2:: !49038--0880-08..354903880-08.5070-:3.3.78.   047.809025.. /.9203.08.!. !020739./.5  04707-./.8 .3 943   809475079.3.70.9 2025:3.7 80-.7.:9 80-.7.203.3.9-.203.:5 0478.203.3  047-.-:5../.3049/.-:5.3 943749.:/.9.25:3203./03.903.7.903 .89 -07:2.:  047:/.8.30307 5490388:2-07/.3.27.8079.7:     $:2-07.:9.7   $:2-07/..2..3 943 $02:.5./.38$:. 2   !490388:2-07/.3  .3.3.383203./.3:..25494380-.7 549038902-..7207/03./03.2.390780-:9  574.9.3.23./.-:5..574.389:   80947509073...8.3 :9.8  .3 ....2.3.7 943 -.8.9/0.3.:780:.:7 2.3.3/5.3:.9-08.73. 5.7 8.903!40.9.3-07.8 .3:.5... 9038 .5 ..2.2  943.8  .3  943 0.3980-.3.9073.3..3.8.3  943 /:9.3 ..5490382.9 !74.3507.3/.8 . .8 54903823.   943/.9.3/.3/.75..354903880-08.3:9.3 .8 .303/.3 943...:  943. :9.25.3./.8  047.   $:2-073/4308.37.9:-.3 0.3.9. 047/.3 8.8.3  .25090:780-.3479:9:7.3:..8.8.3.38.80:.3.43/.9.3:/43 /.3907-. 943 03/.38.-079. 203.3 5.8.3.08.:9/.8  9439..35070-:3..3/..37...:80/07. 943   80947:9. /.5.80:.3507.3.203.0.3/809475070-:3.3/.5./.  203..8 .80:.8.4/03. :/. 943..880-.

27.2-3/.-://.0..3  047-.89 -07:2.9. 047/.3..25:3   047 .7949.:  047:/.8 .70. 0.33//::340 05.503/:/:/ 574.9073.-://.9.:5.2-.-079.:3 70.5  04707-.8  047. 047/.907/7.:93..5..2-3/.:/./.25:3203.3  047:/.3 047-.3.-08.  047  !74/:8509073.3980-.3.80:..7.- !45:.7:25:9.9.32033.5  04707-.3 5. 203.80:.907/7.2...8:3./.  047 .8  0478.:5 0478.   047..8  .7.3.880-. .: /..3.389:   80947509073.73.3507..9.  203..2.0:.95./. 047 .2-.25494380-.3...9.25090:780-. 9073.3.- !45:.8:..33. $02039.9.

/. .31..8.3/.903 . 203.2 /03.7 549038902-.5490383907/./03.5..203./08547.-:5.424/9.3.3.2-:2090/03.. /.8.23. 5490383907/.3:/43 /.9.89.3/.9/03.3:..7 943 $090.5.3/.203.3 .   $:2-073/4308.8 .43/..8..7.70.7   943/...203./.3.8 .25380-08.%.9034.35070-:3.7   943 .!. :/.205:9-..3  943 /:9.8.-:5.35070-:3.3  943 0.-:5./.3 .8:3:..203:3. 907-./03.3549038    943 0/:.2.9/.380:.3..37.3/.3049/.3943 0. 907/7/.3073  ..3.8 54903823.8:9.354903880-08..7 80-.3  .380947 ...2.3 943 0.8./03.3.7 943 -.3/02-.3.7 943 907/..5079.2.3:.9:-.5.7207/03.-:5.34574-:89.903 !40.3.35.80:.-:5.257/80:7:.8 -:2907/.78./03.3.32.8.5.903!40../.3 ../.8..3..7:/2.309..3..3.3/02-.5.2:: !490385. $0-.980:.203.3/..5.7-838.3.8. 424/9.3/.  047   . 943 03/.$:7:2.   943/. .203.3  .3-...8.8  .8.3:.0308079.2:: !49038--0880-08.903.9-08.903.3:.2.4/03.3. 343 7.3 943 $02:.9.3.87:..89/:8.3 943/.9/0.8.3/..8 ././.39.7 8. .3.9.3.3 943   809475079.354903880-08.7..3.3 5079.8.3:.5...38% !49038..-7/.3/809475070-:3.8 .3/.903.3 . /.   ..7.3203.2!74.8..2-.9/.5.:.3:..5.7/03..3.2 7..3.3.5490382.9/. 5.8 .3 .37.8.7:     $:2-07.9:.9/:8.354903880-08.3.7488.30307 5490388:2-07/.-:5.3:39:0.903.: :73.-:5.8.-:5.350302-..3-08.25070-:3.

5..2203.. .3.3./5. !74/:85.2:829.49. /..3   .:3 203.3 /.9:2:82:./.9./.354903850302-..: .32:8202..  9:7:30-703/./.3.5.9:  943 .  943 5./.2/:. .7.574/:85.

..39.3809.2-: .3.35.3479:9:7.3:7   :. !74/:8.:-.9 72-.3 4790 .33.2 -./: .3:39: /:8. 424/9..:-:.0-:9:.8.3. 943.5.-.3 .3402.9:.3203:39:3..8 507..8.7..253802-.3/.3/. 2. /.3.3203:7:9038.8:9.5.3.8.:07.-0 -..7  749.3894.8203.3.5.3.3. .0/0...3!74.8:3:.9 00-.:9.9.3.3.7.-:3..5.3.809. 58./02-.3.74394   $02:.3507.:3.80-..50 /. 943 803.039.3.3.   943 802039.7.3/.3./3.5490388:2-07/.3/.3:.8:9.72.9/02-.907/.::593 /03.3.8 8.89..3343.3.3. 2/.3.-418 !74..3809.39..50887/.38%2025:3.3.8 :9.7   943.3/.   424/9.35.3.80:9.3 /.9509.3../894.9 .3-..07.7.5. $0/. .9:.3.3.7  2 5.3 207. 2.3.2.3438:203503/:/:%9.38%9.:.574/:8-07./.3038424/9.: ..:3 80:.:93.3/.:.3-07/.7.39.3/:.843..7507.7.8   ..3203..8 479:9:7.3..33.3.7..:3 203.7  2  !49038089./.

7507.9.7  943.:3 .39.35.80-08.7.3907/7/.

:3  507.7.7 943.809.9.85.305.39.

:3/.43428:81  809.7 943.9.343.

 -://..75.3:39:50302-..8 .:9/.50302-.3507.31.9:   !:.357479./.3.3.3%2:7/03..3.3:2:2 /.:9 507.3:2:2   !:.7.3...357479.7 9.3.2-.380:..5.3-://.3:2:2/.3 507.2-.:3  !74.35.85.:9 503.3...3-.3.3507.7.3.. .9./.79.79.3.3-://.5.7:/2.7  ......8 ...3503. /.50302-.507..85..:80:.3..3 -://...3-://.85.3..75. 503.5./ 9.9.2-.50302-.3-://.:9/.957479..:42-4 /03.:$:2-. -://.3507.:$:2-. .50302-..7./.38%202-.3 ..7...3.3..203...3..3-://. ..3.79.7 -://.7   !:.: 9.: 9.

:/.39034457.95079...3-://.50038#420-0./.2-3 :/.7.83 .   !033..8.03/07:3.3.3574/:8/:9405033.7%247%03.85.3--9:39: 0-:9:.2  80/.3.383.78079.3...3-07-039: 203.:2:23.7...320.574/:8503.7.04342893 :2.5....430 4-8907 07.39:-:   $0..574/:8.8.202507403-.9 574/:8 9.3 -.35.038 7.79.3.150.:8:83..8 507.5./..9.3907./.:9.-.-0. ..3/:550393.3. 2307.3.503..3:2.02503-08.82.2.3.7/42089/..3.3507-.3/./.2307.8./03.3.3/02-.574/:803/.3-:.832. .:9 5..50 .  2.3./507.8:3:.:9%5.3/03.30.:2:2 43/83 203:3:.35.7.75....25020739.39.2038-.3502..2 /.35.2!74.3942.3.9. /.5..:3 09.903 80/.3.8 8:2-07/.7.8.3 !0302-.8.09./::350302-.9 5.7458    !079..3.3 3.7458 20.32307.3/ ..3.2.7.7.3  /.3/:8.7..8.3:.85. ..//:.: 424/9.9:02.5.  07.509.:897..3.38:2-07/.509. 0-:9:.7.:92.9 80-0./.8:424/9.3  !74/:88:-809479...5.3  /.9.88509073.39072. 5.9  943 5.3:.$0.30382:9.38.-..2./.038-.3574/:8-:..79..7.-.   80/.3:7..07.3.7.8/..392-.7....574/:85.3 0..5.3 -://.:3 80-08.5...2025.3.5..303 03.3/8079..8.20250740:.9.3.2307.3.07.%2:7   $0.:3 2030-.7   !74.3 -073907.9.33 574.3203../.7-4/7.:3 907.3.3 /8079.-./3.. -:.3903445079.5/.2.9.04254 -0-.7-838-07-.9.39.203/:/:5073.9.9. -:.32025:3.8. 878.-.3 549038090780/.380.3.8-0-07.3.: 2.507-.7203.9.9.3.%03.4.3:.38:2-075749033./.39:35.3.3.33../.3507. ...3805079-://.8.35.3 /.3.3203..35.2.3.70.354891/2.9:/.9203:.../3/4308..80903...:9.3 -07.  . 0.3 802:.0:2.:..:3 ..3:.3.3507-.8 8.-:.3..7..2.  .5.3203.3:9.39.49942 .3499473 :.9-07.%..8008547.3 574/:919.39073.3 507-..9 8.390.80:..3/.3574/:890703/.3.7/42089/.3.7.:5.2030/.39.7. 907:3 -.320..3 ././.7.8424/9-:.9.3/.:7 -:.3.35.- .8.3/.3507:.3.3574/:8/./.54943/.3.3509.39   $:2-073/4308. /::3.35./.3 .9.8.0/0.3507:/93./.85079. $0..7..5.920302-..3. 5033./..3.%..3:3.-07.9. 144/ .3 %8079.3 7:25:9. .38079./.9 03.50... 9435079./5033.3.3./.9 -.307:   43/83207:5.:7/.39:3..35.307-..3.:3 907.:9 07.5./..3942.:39:438:287:2.3:39:/507:..3/5077.3.2 /./.33..348.907.3 5..3../.30307 %07/..5.-:5..5749033.3 .8 5.9.38.8503:3.9574/:890793 $0.507.  .703.7.38:/.5:/.34 7.8/...98079.3549038574/:8/5077.3803.39.:5:3 08549.3./03..:.38:8.-0:2043428:39:/574/:8   :8.85348:2 /.9..  !0302-.3/.7 /.9 74:3/50.3203/.32:9.2-.../. :39:/02-.3:2- :2-./.7.33.3.9073..3.3 207:5..8.8:2-07..39:3.:72.80/.2.2.350302-.3207:5.3.8:8.303/./.70.3.3:9.2:9.9.8.9207:5.:7.3-007.:.32094/0.3:9.7  943   0387:25:9.9 2.303.3.3..3.8.3574/:8:9.03/07:3.33.-. /03./...:202507.5.32..:5:3.3 080.9..3/02..0890381.2.3/574.33/.308547 8. 50:.9/./.8907-:.. %03..7.9.38.3/. %07..39073.5.5.3907:8-070. .0:2../../.3 2:9.7.7.574/:8 54.%03..84:9. -:.308547 $.3.2.80.3.3:9.3 090780/.3.383:.3.5%.38%% 03:7:931472.87-089 /.9./.8.9.7.350393:39:080..9/03.919.0388.3574/:8.303  !033.3.479.990780-:9 -07-.-.7./.7:     $:2-07.3/5./03.2.:3 . /. .7.-. 902-.2.3503:2-.2./ .2538.::5:39:438:280:..3574/:890793.3-07-.399..:5747. -:.3402.

9.7/.9:.9-.340/42-.3.807.7..3.5.3.70-48.3307.87 -.3--08809.2-.08547.8848.2-.9.3:39:0-:9:.2-3   /..    0:9. :.:8.39./:9/03.3.-08.3907. !$2025077.25033.%03.8.3/.3.3 70.7.30--08../:././..73.-. 08549..3.9:.3.503.2020:3:.32..70.3/3.3.3/.5:380.8:9.7.7:     .5024943.35443203.703.5..3902-.3--08/ $:2-.3574/:8507.3.7.35749030.2503:7:3.:9.9.7  .3-070393.390307897/4708  503./:.343897:84..3.703/.85. 507/.5:39:45/..7...3/..9.350702-.3503:2-.75024943.3-.:980-08.7207//.9/-.:9.75:.3  :.3.70.3 907..5.2-.3 503:7:3.803..3503.39..8..5.7.7.3 -.3.:5:3 2. .7.3..503:7:3.8.2-.:    !079..8.3803...9/. -.3307  $:-809475079.3.77-:943/03.70../.9.%2:7/.2-..3..345 .8 803.05.203.:9.38.: ./-.503.5 203.3.9.%03.3/054892.3.: :9/.8:9.39073.8..9.50.5.9.3/907.3 549.5./503:2-.7:8.3.8:5.3:.303:39:9.37843..3  &8.3.08547 %%:39:-.8..580-.7.7207.3.3207:5.3.3.04342 :9..3/423.2 9/..:809..8/2.703/.3./4.3503.243.3574/:9180-08.3-.2:7:3.3.3 5079:2-:.703/.8079.9..380-08.8.39. :5.%2:7 5.5.8.3/3.25079:2-:..907.9907.2-.7....%2:7 %::0389073./542.33.9073.3 203.3/.3%247 &39:503.8 /.9503./.83.3..25.9.3./.7.8507-:7:..3/.8:9.7.2.7.35749030.3:5.7  /.39.9/:.7  .089.3 8.39079039: $:-80947507.7.9.340.8.39.7  03.3/9.9907.8:9.2.9 5020739.3.74.8.703.3..3/.3.3 08547  8079./243454..37043.7.7909./5079.8/.30.7207.:907.:./.  943 /.330.3!07.9.55033.5/..35070-:3.7203.7  80.3831.203.   8547.7.3574/:880-08.-:./.3207:5..7.380.3.8-073.7 9073.8..9    !09073.3203:3:.85./.843.3    !070-:3.39.:3574/:83.9:    80.2./80/9 503:7:3.3.9 :8.5:39:5.:3//423./.3-.35030:.7:.380-08.50:.7./.3:../ 03..35079.2.3 879: 5.32502039..3.830994 80-08.3  . !49038 5. 50702-..3/.: 8..2-.3.2-039:../0147089.3574/:8 !03:7:3.3--08/$:2-.2.3./:   907    0..3-.85024943.5:8.3/.9.3  $:-80947507./47438:-809475079.9.9:.840424/9.3/.3439..3/.8.3503:2-...8.7.3.3. .2-.%03.3 /.8-:2:39:502-.35..25.7:8.3.-   80/.:.3.3549038574/:8/. .3545:..933..3207:5.  20907:- .7./..39.3:39:438:284..  80.2.95:.5.94..73.5.8../5.39 /03.5:7:39:0-:9:.7   /.3503.2-.39073.8/./. 80.5:/.3 2.8-:2:39:502-.35.7207/%247/.3/.8:9.9/.3-0:2203.3/.39030789790..9:..5.40503:7:3.390793/8:2-.3.8.9: 043/43.32.-9.8.3574/:8:897:907.30307/.3.73./.3  203.203.3/.2:3/02.2503:7:3.2.32.73007:39:038.2.3507:8.2503/.04342.3  $:-80947509073.:3203.3/.380-08.2-.70.203:3:..3 /05489-073. /.3/.7  .5..9.%.3..3907803/7.3.32033.    09. 03/.75.2..2 /.3 343.-.3/..78.:-075.80..91/8:2-.3574/:4.949.39.3043428   $:2-073/4308.3. 907/.3.3.3-..9.203:3:.2-..3897  03/./.33.9:50.503.5..3. 02.75:.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->