P. 1
SUSUNAN NEGARA

SUSUNAN NEGARA

|Views: 2,466|Likes:
Published by Amriansyah Maulana

More info:

Published by: Amriansyah Maulana on May 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

SUSUNAN NEGARA

Kita melihat bahwa suatu konstitusi disamping mengatur pembagian kekuasaan negara secara horizontal yaitu menurut fungsinya sehingga kita kenal fungsi legislatif, eksekutif dan yudikatif. Konstitusi tersebut juga mengatur pembagian negara secara vertical (menurut tingkat) atau mengatur susunan negara itu sehingga kita mengenal:
1. Konstitusi yang unitaristis bangunan negaranya disebut negara unitaristis

atau Negara Kesatuan.
2. Konstitusi yang federalis, bangunan negara - negaranya disebut Negara

Serikat.
3. Konstitusi

yang konfederalistis, bangunan negaranya disebut Negara

Konfederasi atau serikat negara - negara.

1. Negara Kesatuan Negara Kesatuan, dapat pula disebut Negara Untaristis. Negara ini ditinjau dari segi susunannya, memanglah susunannya bersifat tunggal, maksudnya Negara Kesatuan itu adalah negara yang tidak tersusun dari beberapa negara, melainkan hanya terdiri atas satu negara, sehingga tidak ada negara di dalam negara. Dengan demikian, dalam Negara Kesatuan hanya ada satu pemerintah, yaitu pemerintah pusat yang mempunyai kekuasaan serta wewenang tertinggi dalam bidang pemerintahan negara, menetapkan kebijaksanaan pemerintahan dan melaksanakan pemerintahan negara baik di pusat, maupun di daerah - daerah. Kekuasaan pemerintah pusat merupakan kekuasaan yang menonjol dalam negara dan tidak ada saingan dari badan legislatif pusat dalam membentuk Undang - Undang. Kekuasaan pemerintah yang di daerah bersifat derivative (tidak langsung) dan sering dalam bentuk otonom yang luas. Dengan demikian, dalam Negara Kesatuan tidak dikenal adanya badan legislatif pusat dan daerah yang sederajat,
1 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA”

Menurut C. Maka. yaitu ciri yang menghendaki bahwa segala kekuasaan serta urusan pemerintahan itu dilaksanakan sendiri oleh pemerintah pusat. Pelaksanaan asas desentralisasi inilah ang melahirkan atau dibentuknya derah – daerah otonom.daerah. Dengan demikian.urusan pemerintahan pemerintah pusat yang ada di daerah . F. Dalam perkembangannya sampai dewasa ini pelaksanaan asas dekonsentrasi tersebut melahirkan pembagian wilayah negara dalam wilayah wilayah administratif beserta pemerintahan wilayahnya. yaitu hak. di beberapa negara di samping telah dilaksanakan asas dekonsentrasi. juga telah dilaksanakan asas desentralisasi. yaitu penyerahan urusan pemerintahan dari pemrintah pusat atau daerah otonom tingkat atasnya kepada daerah otonom menjadi urusan rumah tangganya. urusan pemerintahannya menjadi semakin kompleks serta warga negaranya menjadi semakin banyak dan heterogen. Desentralisasi. karena konstitusi Negara Kesatuan tidak mengakui adanya badan legislatif lain. baik yang ada di pusat pemerintahan maupun yang ada di daerah . wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk 2 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . di beberapa negara telah dilaksanakan asas dekonsentrasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan di daerah.melainkan sebaliknya. wilayah negara menjadi semakin luas. selain dari badan legislatif pusat. Dekonsentrasi. 2.negara di dunia ini mengalami perkembangan yang sedemikian pesat. daerah otonom itu memiliki otonomi daerah.pejabatnya di daerah untuk melaksanakan urusan .daerah.” Ia menyebutkan kemudian bahwa ada dua ciri yang mutlak melekat pada suatu Negara Kesatuan yaitu: 1. yaitu suatu kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas wilayah tertentu yang berhak. Negara . berwenang dan berkewajiban mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. yaitu ciri yang menghendaki bahwa segala kekuasaan serta urusan pemerintahan itu milik pemerintah pusat. ciri dari Negara Kesatuan adalah bahwa “kedaulatan tidak terbagi atau dengan perkataan lain kekuasaan pemerintah pusat tidak terbatasi. Strong. yaitu pelimpahan wewenag dari pemerintah pusat kepada pejabat . Dalam perkembangannya lebih lanjut.

Ciri pokok daerah otonom ialah dibentuknya Badan Perwakilan Rakyat yang representatif yang dapat pula disebut Parlemen atau Dewan Perwakilan Daerah atau Bundesrat. Inggris dan Jepang. sehingga kombinasinya menjadi: 4. 2.mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Disebutkan demikian. karena UU No. Perancis. sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. desentralisasi dilaksanakan bersamaan dengan dekonsentrasi. dapat pula dibuat kombinasi: 1. Moh. yang di Indonesia dikenal sebagai propinsi.wilayah administratif. Penyelenggaraan sendi dekonsentrasi menghasilkan wilayah . 2. Dekonsentrasi. Dekonsentrasi dan sentralisasi. Konsentrasi dan desentralisasi. 3. Tugas pembantuan adalah tugas untuk turut serta dalam melaksanakan urusan pemerintahan yang ditugaskan kepada pemerintah daerah otonom oleh pemerintah pusat atau daerah otonom tingkat atasnya dengan kewajiban mempertanggungjawabkan kepada yang menugaskannya. Yamin. Selandia Baru. bahkan kombinasi ini masih dapat ditambah dengan asas tugas bantuan. yang wilayahnya sama dengan kabupaten atau kotamadya. Negara Federasi 3 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . dalam rapat Badan Usaha Penyelidik Kemerdekaan Indonesia pernah menyebutkan bahwa syarat – syarat dekonsentrasi dan desentralisasi dapat dijalankan dalam Negara Kesatuan (Een Heids Staat). 5 Tahun 1974 tentang pemerintahan di daerah. Dalam pelaksanaannya. Dekonsentrasi dan desentralisasi. Contoh negara yang menganut unitarisme adalah Indonesia. kabupaten. kotamadya dan kecamatan. desentralisasi dan tugas pembantuan. Penyelenggaraan desentralisasi menghasilkan daerah otonom tingkat I yang wilayahnya sama dengan propinsi atau daerah tingkat II.

entah kepentingan politik.Negara Bagian. maksudnya adalah negara ini tersusun dari beberapa negara yang semula telah berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. masih ingin mempunyai urusan – urusan pemerintahan yang wenang dan dapat diatur dan diurus sendiri. Disebut Negara Federasi karena kekuasaanya itu dibagi antara pusat dan daerah / bagian dalam negara itu sedemikian rupa sehingga masing . mempunyai Undang – Undang Dasar sendiri serta pemerintahan sendiri.masing daerah / bagian dalam negara itu bebas dari campur tangan satu sama lain dan hubungannya sendiri . 4 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . dalam Negara Federasi ini ada: a. Maka negara . ekonomi atau kepentingan lainnya.negara tersebut. Ikatan kerja sama negara . Dengan demikian.negara saling menggabungkan diri tersebut yang kemudian disebut negara bagian. Negara . yaitu Negara Federasi atau Negara Gabungan dan Negara – Negara Bagian.negara tersebut menggabungkan diri dengan sebuah perjanjian dalam suatu negara serikat. 2. yang kemudian disebut Negara Federasi memiliki Undang . Negara bagian melepaskan sebagian kekuasaannya kepada negara serikat kepada demi sebuah limitatif. di samping urusan – urusan pemerintahan yang akan diatur dan diurus bersama – sama oleh ikatan kerja samanya tersebut. Suatu negara yang merdeka dan berdaulat serta berdiri sendiri. 2 (dua) macam negara. 2 (dua) macam Pemerintah. di samping itu. negara . Namun. yaitu: 1. negara – negara tersebut saling menggabungkan diri untuk membentuk suatu ikatan kerja sama yang efektif.sendiri terhadap pusat. Tetapi kemudian karena sesuatu kepentingan.Negara Federasi adalah negara yang bersusunan jamak.Undang Dasar dan pemerintah pusat yang disebut pemerintah gabungan atau pemerintah federasi. b. 3. Asal mula terbentuknya negara serikat (federasi). 4. yaitu pemerintah Negara Federasi dan pemerintah Negara .negara yang tadi akhirnya menjadi negara bagian.

baik dalam hal pengaturannya maupun dalam hal pelaksanaannya serta penyelenggaraannya.negara bagian.sama. yaitu bahwa Negara . Negara di dalam negara.urusan pokok yang menentukan hidup dan matinya Negara Federasi tersebut.negara bagian. yaitu Undang .c. yaitu urusan pemerintahan yang pokok .Negara Bagian itu beradanya di dalam Negara Federasi. masih tetap menjadi wewenang pemerintah negara negara bagian untuk mengatur dan mengurusnya. 5 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . 2 (dua) macam urusan pemerintahan.yaitu: a. 2. 2 (dua) macam Undang . Strong karena: 1.pokok dan yang berkaitan dengan kepentingan bersama negara . Yang diatur dan diurus bersama oleh pemerintah Federasi itu pada prinsipnya adalah urusan . d. Harus ada keinginan dari anggota . maksudnya yang tidak diatur dan diurus secara bersama .negara federal pun jarang ada yang sama pembagian kekuasaannya antara pemerintah Federal dengan pemerintah Daerah / Bagiannya. Sedangkan urusan . Lembaga mana yang berwenang menyelesaikan perselisihan yang timbul antara pemerintah federal dengan pemerintah negara .negara bagian.Undang Dasar masing . Ada dua syarat terwujudnya negara federasi. b. Perbedaan membagi kekuasaan antara pemerintah Federal dengan pemerintah negara .Undang Dasar Negara Federasi dan Undang .Undang Dasar. Hal tersebut menurut C. Diatur dan diurus oleh pemerintah oleh pemerintah Federasi dengan maksud agar ada kesatuan.urusan selebihnya. pada negara .anggota kesatuan itu akan persatuan (union) bukan kesatuan (unity).negara Kesatuan yang wewenang daerahnya jarang ada yang sama. Harus ada semacam perasaan nasional. F. Sama halnya dengan negara . e.masing negara bagian.

negara federal dengan negara . Cara pembagian kekuasaan seperti ini oleh Wolhoff disebut bersifat enumeratif. Dapat disebutkan bahwa apabila penyelesaian konflik diserahkan kepada Mahkamah Agung Federal. sedang apabila diserahkan kepada DPRnya. Contoh negara . Strong.negara bagian karena dia memegang “wewenang sisa” (residence powers). maka sifat federalnya kurang sempurna karena DPR tersebut selalu memutuskan berdasarkan faktor politis dan subjektif. Adanya pembagian kekuasaan antara negara . 2.negara bagian.negara federal seperti ini adalah: Kanada dan India.negara bagian. Pembagian seperti ini member kekuasaan yang lebih besar kepada negara . contoh Negara Federal yang pertama adalah Amerika Serikat dan yang kedua adalah Swiss. Wewenang sisa ini bisa dikembangkan terus atau meluas sesuai dengan perkembangan zaman. “wewenang sisa” ada pada pemerintah federal. Pembagian semacam ini memberi kekuasaan yang besar dan luas kepada pemerintah federal.negara federal semacam ini adalah: Amerika Serikat dan Australia.negara bagian. yaitu: 1.Tentang masalah butir 1 (satu) adalah dua cara membagi kekuasaan antara pemerintah Federal dengan pemerintah negara . Yang pertama: Negara tersebut menyebutkan cara terperinci satu demi satu kekuasaan pemerintah federal sedang sisanya adalah kekuasaan pemerintah negara . Contoh dari negara . 6 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . maka sifat federal dari negara tersebut lebih negara tersebut lebih sempurna karena Mahkamah Agung adalah lembaga yang netral dan bersifat objektif. sedang mengenai masalah lembaga yang berwenang menyelesaikan konflik yang terjadi antara pemerintah federal dengan pemerintah negara bagian biasanya diserahkan kepada Mahkamah Agung Federal atau DPR Federal. Adanya supremasi daripada konstitusi dimana federal itu terwujud. F. Dari uraian di atas kita dapat menerima tiga ciri dari Negara Federal menurut C. - Yang kedua: Negara tersebut memperinci satu demi satu pemerintah negara bagian.

Sebenarnya hal itu tidak seluruhnya benar. bagian . . Dalam Negara Serikat (Federasi). Ada 2 (dua) macam pemerintahan. mereka dapat mengatur 7 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . eksekutif dan yudikatif.Persamaan antara Negara Federasi dengan Negara Kesatuan: 1. yang terkenal dengan pembagian kekuasaan antara legislatif. tetapi seringkali kita melihat bahwa kekuasaan eksekutif bisa mempunyai hak veto untuk menunda atau menolak Undang . Titik tolak konstitusi yang kedua ialah bahwa ada kebebasan yang sama tinggi dan sama rendah antara pemerintah negara bagian dengan pemerintah federal. Malah sudah menjadi kelaziman antara pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian di Amerika Serikat hubungannya bukan seperti kordinasi tetapi seperti sub ordinasi. 2.negara bagian. artinya masih tetap pada peraturan . Adanya satu lembaga yang diberi wewenang untuk menyelesaikan suatu perselisihan antara pemerintah federal dengan pemerintah negara . Nampaknya perbedaan antara kedua konstitusi di atas masih bersifat yuridis formil.Undang yang dibuat oleh negara bagian. Ada 2 (dua) macam pembagian daerah atau wilayah.Perbedaan antara Negara Federasi dengan Negara Kesatuan oleh Kranenburg disebutkan sebagai berikut: 1.3. Persamaan dan Perbedaan Negara Serikat (Federal) dengan Negara Kesatuan (Unity State) . Kita lihat contoh Amerika Serikat.bagian mempunyai sendiri kekuasaan membuat konstitusi (power constituant). 3.peraturan konstitusi itu sendiri dan belum menggambarkan bagaimana kenyataan yang hidup dalam masyarakat negara itu sendiri.

Diragukan juga apakah konfederasi ini merupakan suatu negara dan diragukan juga apakah Konfederasi ini mempunyai konstitusi.Undang pusat dalam menggunakan kekuasaan itu. Ada pendapat yang menyatakan bahwa Serikat negara negara untuk menyelenggarakan satu bidang atau lebih.sendiri bentuk organisasi mereka dalam batas . Jadi. perbedaan antara sistem Negara Kesatuan dengan Negara Federasi adalah: 1.Undang pusat. kekuasaan pembuat Undang . Tentang asal kekuasaan asli. 4.negara) adalah bentuk serikat dari negara . ada pada negara 8 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . sedangkan dalam Negara Kesatuan.Undang pusat boleh diatur oleh bagian / daerah. perbedaan Serikat Negara . Sistem pembagian kekuasaan di dalam UUD. di dalam negara federal itu ada pada siapakah kedaulatan itu. kekuasaan pembuat Undang . Sekarang persoalannya.negara dengan Negara Serikat adalah dalam masalah “kedaulatan” (souverenitet). Tentang kedaulatan. Negara Konfederasi Negara konfederasi (Serikat Negara .badan yang lebih rendah tergantung pada pembuat Undang . Wewenang mengadakan atau membuat UUD. Dan dalam praktik batas .negara bersangkutan.batas konstitusi nasional. 2.batas rumah tangga bagian / daerah ditentukan oleh pembuat Undang Undang pusat. Menurut Jellinek. 3. Hal yang belum diurus oleh pembuat Undang . secara garis besar. 4. Dalam Negara Serikat. 2. jadi kerja sama tersebut kurang tepat kalau diatur dalam satu konstitusi. sedangkan dalam Negara Kesatuan. bagian ditetapkan sedikitnya secara garis besar oleh pembuat Undang .Undang pusat telah diberikan dalam rumus yang sangat umum dan kekuasaan legislatif badan .Undang pusat untuk memberikan peraturan mengenai berbagai perkara telah disebut satu persatu.

federalnya.negara terletak pada negara . jadi yang memegang kedaulatan itu adalah pemerintah federal.negara yang berserikat yang telah teratur itu. Oppenheim.negara yang berserikat secara langsung dengan peraturan . tidak terhadap rakyatnya. Perbedaan yang lain adalah. maka negara federal yang demikian ini disebut perserikatan negara. Sedangkan kalau kedaulatan itu masih tetap ada negara .negara tersebut: Apabila kedaulatan itu ada pada negara federal. kedaulatan terletak pada negara secara keseluruhan.peraturan dari negara konfederasi tersebut.negara Afrika.alat perlengkapannya mempunyai kekuasaan . bersatu atas dasar perjanjian internasional yang diakui dengan menyelenggarakan beberapa alat perlengkapan tersendiri yang mempunyai kekuasaan tertentu 9 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” .negara bagian.negara (Negara Konfederasi) tersebut.kekuasaan dan kewajiban . sistem serikat negara .negara sendiri lebih lemah daripada sistem serikat. konfederasi terdiri dari beberapa negara yang berdaulat penuh yang untuk mempertahankan kemerdekaan ekstern dan intern.negara bagian? Inilah kriteria Jellinek di dalam membedakan antara negara serikat dengan perserikatan negara .alat pusat mempunyai kekuasaan dan kewajiban langsung mengenai rakyat atau warga negaranya. Karena itu. sedangkan dalam Serikat Negara alat . Menurut L. atau pemerintah gabungannya. Karena itu ia menyebutkan perbedaan antara keduanya dapat dilihat dalam ukuran terikat atau tidaknya kawula negara . maka negara federal itu disebut negara serikat. ataukah ada pada negara . Contoh: Negara .negara yang berserikat sedang pada Negara Serikat.kewajiban terhadap negara . Dalam Negara Serikat (Federal) alat . Pendapat tersebut tidak disetujui oleh Kranenburg karena menurutnya apabila kedaulatan dipandang dalam arti kata absolut yaitu kekuasaan mutlak sebagai kelengkapan semua kekuasaan.negara kedaulatan pun tidak seluruhnya terletak dalam tangan negara negara yang berserikat dan selalu masih terlihat sedikit kekuasaan pada serikat negara . maka dalam serikat negara . pada Serikat Negara .

Bangsa tersebut. yang masing . Perserikatan Bangsa . Jadi. Perserikatan Bangsa . b.negara. seperti negara.terhadap negara anggota Konfederasi tetapi tidak terhadap warga negara dari negara yang mengadakan Konfederasi tersebut.Bangsa dulu dan Perserikatan Bangsa . Ini terdiri dari wakil . Economics and Social Council (Dewan Ekonomi dan Sosial).” Perserikatan Bangsa . Security Council (Dewan Keamanan). adapun tugasnya adalah mengkordinasikan aktivitas . yaitu pada tanggal 26 Juni 1945 dalam suatu konferensi Internasional di San Fransisco.Bangsa sekarang pun merupakan subjek hukum.aktivitas badan . akan tetapi hal ini hanya penghayalan biasa. Ini terdiri dari 18 anggota yang dipilih oleh Majelis Umum untuk jangka waktu 3 tahun. Perserikatan. Peracis. c. Masalah yang sering timbul adalah bagaimanakah sifat hukumya Perserikatan Bangsa . Inggris.Bangsa yang ada di New York itu sesungguhnya bukanlah suatu negara. bukanlah merupakan suatu negara. bukan pula merupakan perserikatan negara. General Assembly (Majelis Umum). Pernyataan ini adalah betul.bangsa dimana tergabung negara . organisasi antar bangsa .Bangsa ini lahir pada masa perang dunia kedua.badan utama dari Perserikatan Bangsa . Dan dalam piagam itu pulalah ditetapkan sebagai badan .Bangsa ini bisa disebut juga sebagai “a living organism. bukan pula merupakan negara besar.bangsa.Bangsa ini. Perserikatan Bangsa . Uni Soviet dan RRC. Ini terdiri dari lima anggota tetap.Bangsa Liga Bangsa .masing myaitu Amerika Serikat.wakil negara anggota dan dalam majelis ini setiap negara anggota mempunyai satu suara. daripada hukum antar bangsa . yaitu: a. 5. melainkan suatu organisasi internasional.badan khusus untuk memajukan pertumbuhan dan perkembangan 10 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” .

syarat dengan mana dapat dipertahankan hak .laki dan perempuan.negara besar dan mengurus daerah . social. e. Jadi. Belanda yang anggota anggotanya dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan. Secretariat (Sekretariat). Ini anggotanya terdiri dari International Court of Justice (Mahkamah Internasional). 2. serta antara bangsa . Dalam menjalankan tugasnya.daerah perwakilan. Internasional ini berkedudukan di Den Haag. Sekretariat ini berfungsi sebagai International Civil Service (Pamong Praja Internasional). atas martabat dan nilai diri manusia. 11 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” .bangsa besar dan kecil. Dalam pasal 1 dari piagam Perserikatan Bangsa .kewajiban yang timbul dari traktat .bangsa. yang mana hal itulah yang sesungguhnya mendorong untuk berdirinya Perserikatan Bangsa . Sekretaris Jenderal dibantu oleh suatu staf. PBB memelihara perdamaian dan keamanan internasional dan mengadakan hubungan persahabatan antar bangsa . Secretariat ini dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral yang diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan.kemajuan sosial dan tingkat taraf hidup ke arah yang lebih tinggi dalam alam kebebasan yang lebih besar.hak serta ditaatinya kewajiban .hak yang sama antara laki .hak asasi manusia. Negara . Mahkamah negara . 3.Bangsa. kesejahteraan umum dan mengawasi pelaksanaan hak asasi serta kebebasan fundamental manusia. Menetapkan syarat . 4.traktat serta dari sumber .sumber lain dari hukum antar bangsa . Tujuan tersebut adalah: 1. atas hak . Memulihkan kepercayaan orang atas hak .negara yang mengadakan perjanjian serta melahirkan piagam tersebut disebut original members.ekonomi. d. Trusteeship Council (Dewan Perwakilan). Mendorong kemajuan .Bangsa disebutkan tentang maksud dan tujuan daripada organisasi itu sendiri. Membebaskan manusia dari ancaman perang. f.bangsa.

Bangsa sebagaimana tercantum dalam pasal 1 dari piagamnya ialah bahwa: 1. Dan yang dapat diselesaikannya adalah segala masalah yang termasuk bidang piagam. Dan tidak akan membantu negara mana terhadap siapa dilakukan tindakan tindakan itu. Komisi sosial dan dan kulturil. Tetapi sidang umum tidak dapat membicarakan masalah .azas yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa . 2. keamanan dan keadilan internasional tidak terganggu.Bangsa dalam tindakannya yang diambil berdasarkan ketentuan . Perserikatan Bangsa . Komisi trustee. Dan dapat pula menentukan pula usul. Perserikatan Bangsa . 4. 12 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” . 3. Sengketa .Bangsa bertindak sesuai dengan azas . 4. Komisi masalah . 6.kurangnya satu kali setahun.Bangsa harus menjamin agar negara . 5. yaitu: 1. Komisi politik dan keamanan.masalah hukum.Sidang umum harus diadakan sekurang . 6.sengketa internasional akan diselesaikan dengan cara . Komisi ekonomi dan keuangan.negara yang bukan anggota Perserikatan Bangsa . 5. Segenap anggota tidak akan mengancam atau menggunakan kekerasan terhadap keutuhan territorial atau kemerdekaan setiap negara atau dengan cara lainnya yang tidak sesuai dengan piagam. Segenap anggota harus membantu Perserikatan Bangsa .cara damai sedemikian rupa sehingga perdamaian.ketentuan piagam. Adapun azas yang dianut oleh Perserikatan Bangsa . 2. Sidang umum terbagi atas enam komisi. Semua anggota harus melaksanakan dengan etikad baik semua kewajiban kewajiban yang telah disetujui sesuai dengan ketentuan piagam.Bangsa didirikan atas dasar kedaulatan yang sederajat dari semua anggota.masalah yang secara esensial termasuk dalam yuridiksi dalam negeri dari suatu negara anggota. Komisi administrasi dan anggaran.Bangsa. 3.

13 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” .Bangsa lebih bisa menghadapi keadaan internasional dewasa ini sehingga Perang Dunia Ketiga dapat dielakkan.Bangsa tidak akan mengadakan campur tangan dalam masalah .mudahan.Bangsa lebih baik dan lebih maju daripada Liga Bangsa .7.Bangsa.masalah dalam negeri dari setiap negara atau mengharuskan penyelesaian masalah itu menurut ketentuan ketentuan piagam Perserikatan Bangsa . Semoga Perserikatan Bangsa . Mudah . Perserikatan Bangsa . terutama dalam menyelesaikan masalah .Bangsa.masalah internasional. Dilihat dari sejarah serta aktivitasnya. Perserikatan Bangsa .

Ilmu Negara. 14 RESUME ILMU NEGARA: “SUSUNAN NEGARA” .DAFTAR PUSTAKA Kusnardi. 2000. Saragih. Soehino. Yogyakarta: Liberty. 2004. Jakarta: Gaya Media Pratama. Ilmu Negara. Bintan R.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->