P. 1
Strategi Dan Metode Pembelajaran

Strategi Dan Metode Pembelajaran

|Views: 379|Likes:
Published by irjanlalu

More info:

Published by: irjanlalu on May 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

STRATEGI DAN METODE

1. METODE-METODE MENGAJAR SECARA PERORANGAN Perlu diketahui bahwa tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain. Tiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing masing. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu, pokok bahasan maupun situasi dan kondisi tertentu, tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik untuk suatu pokok bahasan yang disampaikan oleh guru tertentu, kadang-kadang belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain. Adakalanya seorang guru perlu menggunakan beberapa metode dalam menyampaikan suatu pokok babasan tertentu. Dengan variasi beberapa metode, penyajian pengajaran menjadi lebih hidup. Misalnya pada awal pengajaran, guru memberikan suatu uraian dengan metode ceramah, kemudian menggunakan contoh-contoh melalui peragaan dan diakhiri dengan diskusi atau tanya-jawab. Di sini bukan hanya guru yang aktif berbicara, melainkan siswa pun terdorong untuk berpartisipasi. Seorang guru yang pandai berpidato dengan segala humor dan variasinya, mungkin tidak mengalami kesulitan dalam berbicara, ia dapat memukau siswa dan awal sampai akhir pengajaran. Akan tetapi bagi seorang guru bicara, uraiannya akan terasa kering, untuk itu ia dapat mengatasi dengan uraian sedikit saja, diselingi tanya jawab, pemberian tugas, kerja kelompok atau diskusi sehingga kelemahan dalam berbicara dapat ditutup dengan metoda lain. Winarno Surakhmad dalam bukunya “Pengantar interaksi belajar mengajar” menggolongkan metode metode itu menjadi dua golongan ialah: Metode interaksi secara individual dan secara kelompok. Namun perlu diketahui bahwa kiasifikasi tersebut tetap fleksibeL Metode Ceramah Ceramah adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh guru terhadap kelas. Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “berbicara". Dalam ceramahnya kemungkinan guru menyelipkan pertanyaan pertanyaan, akan tetapi kegiatan belajar siswa terutama mendengarkan dengan teliti dan mencatat pokok pokok penting, yang dikemukakan oleh guru; bukan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa. Dalam lingkungan pendidikan modern, ceramah sebagai metode mengajar telah menjadi salah satu persoalan yang cukup sering diperdebatkan. Sebagian orang menolak sama sekali dengan alasan bahwa cara sebagi metode mengajar kurang efisien dan bertentangan dengan cara manusia belajar. Sebaliknya, sebagian yang mempertahankan berdalih, bahwa ceramah lebih banyak dipakai sejak dulu dan dalam setiap pertemuan di kelas guru tidak mungkin meninggalkan ceramah walaupun hanya sekedar sebagai kata pengantar pelajaran atau merupakan uraian singkat di tengah pelajaran. Kalau kita teliti lebih lanjut, sebenarnya alasan-alasan tersebut di atas tidaklah sama sekali salah, tatapi juga tidak sama sekali benar. Hal yang sebenarnya adalah bahwa dalam situasisituasi tertentu, metode ceramah merupakan metode yang paling baik, tetapi dalam situasi lain mungkin sangat tidak efisien. Guru yang bijaksana senantiasa menyadari kondisi-kondisi yang berhubungan situasi pengajaran yang dihadapinya, sehingga ia dapat menetapkan bilamanakah metode ceramah sewajamya digunakan, dan bilakah sebaiknya dipakai metode lain. Tidak jarang guru menunjukkan kelernahannya, karena ia hanya mengenal satu atau dua macam metode saja dan karenanya ia selalu saja menggunakan metode ceramah untuk segala macam situasi. Kelemahan ini juga merupakan salah satu sebab mengapa metode ceramab dikritik orang, dan sering dirangkaikan dengan sifat verbalistis (kata-kata tetapi tidak mengerti artinya).

Sholahuddin Dok.

maka metode ceramah Iebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi. Organisasi kelas sederhana : Dengan ceramah. Guru menguasai arah pembicaraan seluruh kelas : Kalau kelas sedang berdiskusi. guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa. e. Jika guru akan menyimpulkan pokok-pokok penting yang telah diajarkan. selain alat-alat yang tidak mencukupi. Cara ini paling sederhana dalam hal pengaturan kelas. Misalnya. Dalam keadaan tertentu. sangatlah mungkin bahwa seorang siswa mengajukan pendapat yang berbeda dengan anggota kelompok yang lain. Tetapi pada metode ceramah hanya guru yang berbicara. Sebab dengan diskusi. . Sebagai contob: di suatu kelas SMP. persiapan satu-satunya bagi guru adalah buku catatannya. dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut. guru harus mengatur slswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi. Di perpustakaan sekolah tidak tersedia bukti yang menggambarkan sejarah candi tersebut. hal ini dapat mempengaruhi suasana dan diskusi jadi berkepanjangan bahkan sering menyimpang dari pokok bahasan.Situasi di bawah ini sesuai untuk penggunaan metode ceramah: a. b. jika dibandingkan dengan b. sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. sebuah pembicaraan yang bersemangat akan mcnggerakkan hati siswa untuk menimbulkan tekad baru. siswa telah sampai pada bagian tata bahasa yang membicarakan tata kata. d. maka ia dapat menentukan sendiri arah pembicaraan. Misalnya ceramah tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. c. Maka tepatlah bila guru memberikan penjelasan dengan metode ceramah. guru mengajarkan Sejarah terbentuknya candi Borobudur. Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Sholahuddin Dok. Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar (misalnya sekitar 75 orang atau lebih). Dalam sebuah kelas. Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud. Kelebihan dan kelemahan metode ceramah : Kelebihan : a. kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan dirumah. setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa. Untuk itu guru akan menjelaskan perbedaan antara fonetik dan fonemik dengan berbagai contoh. pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar. Kalau guru akan memperkenalkan pokok bahasan baru. Pada seluruh jam pelajaran ia berbicara sambil berdiri atau kadang-kadang duduk. demonstrasi atau eksperimen. Kemudian pada pelajaran berikutnya. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok-kelompok yang berjumlah besar.

Menyusun ceramah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:  bahan ceramah dapat dimengerti dengan jelas. . Misalnya: kata modul. Guru tak dapat mengetahui sampai dimana siswa telah mengerti pembicaraannya. Peragaan tersebut dapat berbentuk benda yang sesungguhnya. d. ia harus merubah posisi kelas. dan akhimya disimpulkan kembali pokok-pokok yang penting dari pembicaraan itu. Hal inmi dapat dilaksanakan dengan berbagai jalan. Itulah sebabnya maka setiap anak harus membentuk perbendaharaan bahasanya berdasarkan pengalaman hidupnya sehari-hari. misalnya dengan tanya jawab atau tes. c. akan tetapi guru tidak mengetahui sejauh mana penguasaan siswa terhadap pelajaran itu. Menanamkan pengertian yang jelas. maksud pembicaraan akan dimengerti oleh pendengar. Oleh karena itu bila guru ingin menjelaskan sesuatu yang kiranya masih asing bagi siswa. harus diteliti apakah metode ceramah merupakan metode yang sudah tepat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. modul diartikan sebagai salah satu komponen dari pesawat luar angkasa. berarti mereka telah mengerti apa yang diterangkan guru. Setelah menetapkan tujuan. Kemudian menyusul bagian dari pokok bahasan yang merupakan inti. bagi siswa SLTP Terbuka dan mahaiswa UT diartikan sebagai salah satu bentuk bahan belajar yang berwujud buku materi pokok. “kesusilaan”. Selama ada persamaan pendapat antara pembicara dengan pendengar. “kepribadian”. Padahal anggapan tersebut sering meleset. Oleh karena itu segera setelah ia berceramah. akan semakin banyak kemungkinan salah tafsir dari pembicaraan guru. Kiranya perlu kita sadari bahwa tidak ada arti yang mutlak untuk setiap kata tertentu. Kata-kata yang diucapkan guru. model-model dari benda. Mempersiapkan bahan ceramah yang efektif Langkah-langkah di bawah ini dapat dipakai sebagai petunjuk untuk mempertinggi hasil metode ceramah: a. Menangkap perhatian siswa dengan menunjukkan penggunaannya. guru dapat menyertakan peragaan dalam caramahnya. Sedangkan bagi para astronout. dimana guru harus membagi kelas ke dalam beberapa kelompok. Sering terjadi setelah melihat tujuan dan metode ternyata untuk keperluan ini lebih tepat digunakan metode lain.metode demonstrasi dimana guru harus mengatur alat-alat. Sholahuddin Dok. walaupun siswa memperlihatkan reaksi seolah-olah mengerti.  Dapat menangkap perhatian siswa  Memperlihatkan kepada pendengar bahwa bahan yang mereka peroleb berguna bagi kehidupan mereka. Atau dibandingkan dengan kerja kelompok. Kalau guru menggunakan katakata abstrak seperti “keadilan”. b. Kata-kata yang diucapkan hanyalah bunyi yang disetujui penggunaannya dalam suatu masyarakat untuk mewakili suatu pengertian. Lebih-lebih lagi bila kata-kata itu dirangkaikan dalam kalimat. Salah satu diantaranya adalah : guru memulai pembicaraan dengan suatu ikhtisar/ringkasan tentang pokok-pokok yang akan diuraikan. Itulah sebabnya mengapa sering terjadi siswa sama sekali tidak memperoleh pengertian apapun dari pembicaraan guru. Kadang-kadang guru beranggapan bahwa kalau para siswa duduk diam mendengarkan atau sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. b. harus diadakan evaluasi. mungkin bagi setiap siswa tidak sama pengertiannya. sehingga dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dimaksud. ditafsirkan lain oleh siswa. Siswa akan tertarik bila mereka melihat bahwa apa yang di pelajari berguna bagi kehidupan. maksudnya setiap pengertian dapat menghubungkan pembicaraan dengan pendengar dengan tepat. menggambarkan dengan bagan atau diagram di papan tulis. Dapat terjadi bahwa siswa memberikan pengertian yang berlainan dengan apa yang dimaksud oleh guru. Tujuan pembicaraan (ceramah) harus dirumuskan dengan jelas. Kelemahan : a. Jalan lain yang dapat ditempuh misalnya. untuk setiap ungkapan sulit. atau sangat kabur mengartikan kata-kata itu. Atau guru terlebih dahulu mengemukakan suatu cerita singkat bersifat ilustratif. terlebih dahulu dikemukakan contoh-contoh.

melainkan mencakup pertanyaan-pertanyaan dan penyumbangan ide-ide dari pihak siswa. Dalarn hal ini sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru. Corak pertanyaan yang diajukan guru. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya sehingga a. Metode tanya-jawab digunakan dengan maksud : Memimpin pengamatan dan pemikiran siswa. Sifat pengambilan bagian yang diharapkan dari pihak siswa. Melalui metode tanya-jawab guru ingin mencari jawaban yang tepat dan faktuaL Sebaliknya dengan metode diskusi. b. . Kelas lebih aktif karena siswa tidak sekedar mendengarkan saja b. Sholahuddin Dok. dalam hal lain guru juga bermaksud ingin mengetahui tingkat-tingkat proses pemikiran siswa. dan (2) metode diskusi. tidak hanya guru saja yang senantiasa berbicara seperti halnya dengan metode ceramah. b. sehingga tak mungkin hanya dipecahkan dengan satu jawaban saja. Di sini guru merangsang siswa untuk menggunakan fakta-fakta yang telah dipelajari untuk memecahkan suatu persoalan. tujuan dan teknik masing-masing cukup mempunyai perbedaan yang besar sehingga dalam uraian ini seyogianya dibedakan. Metode Tanya-Jawab Dalam menggunakan metode mengajar. Mernbutuhkan waktu lebih banyak. Pertanyaan seperti ini biasanya tidak mempunyai jawaban yang tepat dan tunggal. sedemikian kompleksnya masalah tersebut. Melanjutkan (meninjau) pelajaran yang lalu Menyelingi pembicaraan untuk mendapatkan kerjasama siswa guru mengetahui hal-hal yang belum dimengerti oleh para siswa c. Guru dapat mengetahui sampai di mana penangkapan siswa terhadap segala sesuatu yang diterangkan. Dari penjelasan tersebut kita ketahui bahwa metode tanya jawab mempunyai hubungan dengan metode apakah yang sedang dipakai guru metode ini sering sukar dibedakan.Sebuah teknik yang sering dapat menguasai perhatian siswa pada awal ceramah sampai selesai adalah dengan menghadapkan siswa pada pertanyaan. Dalam kehidupan modern ini banyak sekali masalah yang dihadapi oleh manusia. Kelemahannya : Metode Diskusi Metode diskusi adalah cara penyampaian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengumpulkan pendapat. siswa rnenyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan masalah. Dengan pertanyaan itu mereka diajak berpikir dan seterusnya mengikuti pembicaraan guru. melainkan lebih dari sebuah jawaban. Pada hakekatnya metode tanya jawab berusaha menanyakan apakah siswa telah mengetahui fakta-fakta tertentu yang sudah diajarkan. melainkan harus menggunakan segala pengetahuan yang kita miliki untuk mencari pemecahan yang terbaik. 2. guru mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang agak berbeda sifatnya. Kelebihan dan kelemahan metode tanya-jawab : Kelebihan : a. Cara pengajaran yang seperti ini dapat dibedakan dalam dua jenis ialah: (1) metode tanya-jawab. Dengan tanya jawab kadang-kadang pernbicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalarn mengajukan pertanyaan. Perbedaan pokok diantara metode tanya-jawab dengan metode diskusi terletak pada: 1. a. c.

Pertanyaan-pertanyaan yang baik untuk metode diskusi: a. Bagi anak-anak. Menarik minat siswa dan sesuai dengan taraf kemampuannya. Untuk itu siswa harus dilatih sejak kecil.Ada kemungkinan terdapat lebih dari satu jawaban yang benar sehingga kita harus menemukan jawaban yang paling tepat diantara sekian banyak jawaban tersebut. Tidak menanyakan “manakah jawaban yang benar” tetapi lebih menekankan kepada “mempertimbangkan dan membandingkan”. Peranan guru atau pemimpin diskusi: Pimpinan diskusi dapat dipegang oleh guru sendiri. Untuk itulah para siswa perlu dilatih untuk memperoleh keterampilan memimpin yang pada hakekatnya dapat dipelajari. Akibatnya suasana jadi menjemukan dan tidak dapat dilihat kemajuan-kemajuan yang telah dicapai. dengan sendirinya kemungkinan terdapat banyak jawaban yang benar. Dapat pula terjadi. Kecakapan untuk rnemecahkan masalah tersebut dapat dipelajari. b. Pemimpin sebagai pengatur lalu lintas : Sebagai seorang pemimpin ia berhak: − Menunjukkan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka − Menjaga agan tidak semua anggota berbicara serempak Sholahuddin Dok. . Seseorang yang belum berpengalaman dalam suatu diskusi dapat kebingungan. manakah yang akan lebth membenikan manfaat. apabila terjadi pembicaraan yang jauh menyimpang dari pokok persoalan. Dengan diskusi guru berusaha mengajak siswa untuk memecahkan masalah. c. Ada pertanyaan yang mengandung unsur diskusi. kita diajak untuk hidup bermusyawarah. tetapi dapat juga diserahkan kepada siswa bila guru ingin memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar memimpin. latihan untuk peranan kepemimpinan serta peranan peserta dalam kehidupan di masyarakat. akan sanggup dengan cepat mengambil tindakan-tindakan menghadapi ketimpangan-ketimpangan tersebut di atas. Persoalan yang kompleks sering kita jumpai dalam kehidupan bermasyarakat karenanya dibutuhkan pemecahan atas dasar kerjasama. tidak dapat mencarikan jalan tengah sehingga diskusi berakhir tanpa adanya kesimpulan yang jelas. Demikian pula bila diantara para peserta diskusi saling bertentangan pendapat. seseorang yang senang berbicara akan menguasai seluruh pembicaraan sehingga tidak memberi kesempatan kepada yang lain untuk mengemukakan pendapat. Bila siswa belum pernah mengenal tata cara diskusi. Winarno Surakhmad dalam bukunya “Pengantar Interaksi belajar-rnengajar” mengemukakan tiga peranan ‘pemimpin diskusi ialah sebagai: a) Pengatur lalu lintas b) dinding penangkis c) penunjuk jalan. Selain membeni kesempatan untuk mengembangkan keterampilan memecahkan masalah. Dalarn hal ini diskusi merupakan jalan yang banyak membeni kemungkinan pemecahan terbaik. Menguji kemungkinan jawaban yang dapat dipertahankan lebih dari sebuah. juga sering beberapa siswa belum memahami persoalan. bila kita menginginkan keberhasilan suatu diskusi. Misalnya : Manakah kiranya yang paling baik. sehingga memberikan komentar yang menyimpang dan berkepanjangan. Kecakapan memirnpin diskusi memang harus dilatih. Prof. mencari keputusan keputusan atas dasar persetujuan bersama. juga dalam kehidupan yang demokratis. mereka akan berbicara secara serempak atau spontan menanggapi bila ada suatu pendapat yang menarik. Penggunaan metode diskusi : Seperti telah disinggung di atas bahwa metode tanya-jawab dengan diskusi saling mencakup tetapi berbeda. bagi pemimpin yang belum terampil. Untuk pemecahan suatu masalah diperlukan pendapat-pendapat berdasarkan pengetahuan yang ada. Pemimpin diskusi yang baik. Dr. pemecahan mana yang mungkin lebih berhasil. tetapi ada yang tidak.

Pemimpin sebagai dinding penangkis : Dalam:peran ini diibaratkan seseorang pemain tenis yang berlatih memukul bola ke dinding. maka pada kesempatan ini pemimpin atau guru dapat bertindak sebagai penasehat dan memberi jawaban sehingga soal-soal pokok yang sedang didiskusikan dapat di lanjutkan. Siswa mendapat kesempatan untuk menguji tingkat pengetabuan masing-masing. Bila sudah memperoleh jawaban maka jawaban tersebut dilontarkan kembali kepada para peserta untuk memintakan pendapat mereka. Langkahlangkah yang perlu dipahami dan dipakai sebagai pedoman menuntun diskusi kelas adalah: o Apakah masalah yang dihadapi? o Pemimpin perlu mengetahui dengan jelas permasalahan yang dihadapi. Faktor serupa ini terpaksa dicari dari sumber-sumber lain atau dari nara sumber yang mengetahui. ada baiknya pandanganpandangan tersebut ditulis pula. Demikian pula pemimpin diskusi senantiasa menerima pertanyaanpertanyaan dan para peserta dan dipantulkan kembali ke dalam kelompok. Pada suatu saat mungkin diskusi mengalami jalan buntu. Ia akan belajar bagaimana mendorong anggota yang pendiam untuk ikut serta. Atau tidak disadari bahwa telah tiba saatnya untuk menarik kesimpulan dan menetapkan langkah-langkah. o Hal manakah yang telah diterima oleh suara terbanyak sebagai persetujuan? o Tindakan apakah yang sudah direncanakan? Siapakah yang melaksanakan dan bilamana? Kebaikan dan kelemahan metode diskusi : Kebaikan : a. Di sini pemimpin harus dapat mengatur pembicaraan dengan bijaksana sehingga tidak menimbulkan rasa tertekan. siswa dapat melihat kekurangankekurangannya dan mencoba memperbaiki sebelum diskusi dilanjutkan. dan bagaimana mencegah anggota yang senang berbicara dan membuka kesempatan bagi anggota lain secara merata. selalu memantul kembali. atau tidak memahami pokok masalah yang didiskusikan sehingga mudah timbul pertanyaanpertanyaan yang menyimpang dari garis pembicaraan. marah atau rendah diri. o Soal-soal penting mana yang terdapat dalam masalah itu? o Kalau dalam diskusi terdapat pandangan yang berbeda. . d. Dari peran tersebut.menyumbangkan ide-ide mereka. o Kemungkinan-kemungkinan jawaban yang bagaimana yang dapat dirumuskan oleh kelas terhadap suatu masalah? o Selama diskusi pemimpin atau guru kelas meihat adanya sejumlah jawaban yang dianggap menupakan jawaban yang setepat-tepatnya. − Mencegah dikuasainya pembicaraan oleh orang-orang tertentu yang gemar berbicara − Membuka kesempatan bagi para anggota yang pemalu atau pendiam untuk Sholahuddin Dok. Mengembangkan cara berpikir dan sikap ilmiah. Dapat terjadi seluruh peserta tidak mengetahui dengan pasti faktor tertentu yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah. Mereka kehilangan pegangan dan tidak melihat hasil-hasil yang dicapai. Siswa belajar bermusyawarah b. − Mengatur sedemikian rupa sehingga setiap pembicaraan dapat ditangkap dengan jelas oleti pendengar. Belajar menghargai pendapat orang lain. Pemimpin sebagai penujuk jalan : Dalam suatu diskusi sering terjadi para siswa tidak menyadari struktur pokok diskusi mereka. Kewajiban pemimpin diskusilah untuk memahami dengan seksama struktur diskusi yang baik sehingga ia dapat menunjukkan jalan lurus bila tenjadi penyimpangan. Faedahnya. c. dapat kita lihat bahwa pemimpin akan belajar memahami sifat-sifat peserta. Dengan demikian pemimpin mempunyai kewajiban menuntun anggota dalam menentukan langkah-langkah pemecahan masalah. Dia sendiri tidak selalu menjawab langsung setiap pertanyaan yang penting. Bila penlu ditulis di papan tulis sebelum diskusi dimulai sehingga peserta senantiasa melihat tujuan diskusi dimulai sehingga peserta senantiasa melihat tujuan diskusi.

satu diantaranya ialah mengapa ada pendapat yang mengatakan bahwa kesadaran kebangsaanlah yang menjadi perbedaan hakiki antara kesusastraan Melayu dengan kesusastraan Indonesia. c. Pengelompokan atas dasar perbedaan minat belajar : Pada suatu saat para siswa perlu mendapat kesempatan untuk memilih suatu pokok bahasan yang sesuai dengan minatnya. Kesulitan dalam menyimpulkan sering menyebabkan tidak ada penyelesaian. guru akan mengajarkan Sejarah Mesir kuno. Pendapat serta pertanyaan siswa dapat menyimpang dari pokok persoalan. Pelaksanaannya tergantung pada beberapa fäktor misalnya tujuan khusus yang akan dicapai. Maka ia membagi para siswa dalam beberapa kelompok dengan anggota yang mempunyai kemampuan setaraf kemudian diberi tugas sesuai dengan kemampuan mereka. umur. Pengelompokan untuk mengatasi kekurangan alat-alat pelajaran : Dalam sebuah kelas. Maka dipecahkan kesatuan kelas itu menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dengan tugas membahas permasalahan tersebut dalam waktu yang sangat terbatas. Sekali-kali ia meninjau secara bergilir untuk melihat kelompok mana yang membutuhkan pertolongan atau perhatian sepenuhnya. Guru menyadari bahwa ia tidak mungkin rnengajar kelas dengan menyamaratakan seluruh siswa. Untuk keperluan ini guru memberikan suatu pokok bahasan yang terdiri dari beberapa sub-pokok bahasan. Penggunaan metode kerja kelompok : a. Guru tidak mempunyai waktu yang berlebihan. akan tetapi ia mengingjnkan setiap siswa berpartisipasi secara penuh. Cara mengajar ini dimaksudkan untuk merangsang tiap siswa agar ikut serta dalam setiap masalab secara intensif. guru sedang mengajarkan kesusastraan. Pengelompokkan sementara dan pendek semacam ini disebut juga rapat kilat. kelas dibagi atas beberapa kelompok. guru dihadapkan pada persoalan bagai mana melaksanakan tugas sebaik-baiknya terhadap kelas yang sifatnya heterogen. Pengelompokan untuk pembagian pekerjaan : Pengelompokkan ini didasarkan pada luasnya masalah. Maka untuk memberi kesempatan yang sebesar-besamya kepada siswa. Ia tidak mempunyai bahan bacaan yang cukup untuk tiap siswa. Selesai pembahasan kelompok. Ia memilih suatu masalah tentang lahirnya sastra baru. b. kerja kelompok dapat dipakai untuk mencapai barmacam macam tujuan pengajaran. b. e. Pengelompokan atas dasar perbedaan kemampuan belajar : Di suatu kelas. karena ada perbedaan dalam kesanggupan belajar. setiap kelompok rnengemukakan pendapat yang dianggap pendapat kelompok tersebut. Untuk setiap masalah diperlukan pendapat atau diskusi. Sholahuddin Dok. Pengelompokan untuk memperbesar partisipasi tiap siswa : Di suatu kelas. Siswa yang berminat sama dapat berkumpul pada suatu kelompok untuk mempelajari sub-pokok bahasan yang dimaksud. d. serta membutuhkan waktu untuk mem peroleh berbagal informasi yang dapat menunjang pemecahan persoalan.Kekurangan/kelemahan : a. serta fasilitas pengajaran di dalam keIas. yakin berbeda-beda dalam kemampuan belajar. Dikemukakanlah masalah-masalah khusus. Untuk keperluan ini pokok persoalan harus diuraikan dahulu menjadi beberapa aspek yang akan dibagikan kepada tiap c. Ia menemukan bahwa ada lima orang siswa tidak sanggup memecahkan soal seperti teman-teman lainnya. . kemampuan siswa. Metode Kerja Kelompok Kerja kelompok dapat diartikan sebagai suatu kegiatan belajar-mengajar dimana siswa dalam suatu kelas dipandang sebagai suatu kelompok atau dibagi atas kelompok-kelompok kecil untuk mencapai suatu tujuan pengajaran tertentu. Membutuhkan waktu cukup banyak. Pada waktu pelajaran matematika. Sebagai metode mengajar. Tak ada seorangpun diantara mereka yang merasa mendapat tugas lebih berat dari pada yang lain. Tiap kelompok diberi sebuah buku untuk dibaca dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telab disediakan guru.

atau didominasi oleh seseorang. mengetahui elemen/unsur-unsur apakah yang ada pada suatu benda. Misalnya. guru dapat memilih persoalan yang dapat didlskusikan di kelas. yang sudab dipanasi lebib dulu. Pengelompokan untuk belajar bekerja sama secara efisien menuju ke suatu tujuan : Langkah pertama adalah menjelaskan tujuan dari tugas yang harus dikerjakan siswa. sebab metode inilah yang dipakai untuk menguji hipotesis. Jadi pengelompokkan disini bertujuan membagi pekerjaan yang mempunyai cakupan agak luas. Dari kedua batasan tersebut dapat diketahui bahwa sebuah eksperimen dapat juga dijadikan demonstrasi. Untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana cara mengatur sesuatu” b. b. Metode demonstrasi merupakan suatu metode mengajar di mana seorang guru. Di sini jelas walaupun siswa bekerja dalam kelompok masing-masing dan melaksanakan bagiannya sendiri-sendiri. Kerja kelonipok ini membutuhkan waktu yang panjang. tiruan (wakil dari benda asli) atau suatu proses. Kelebihan dan kelemahan kerja kelompok : Kelebihan : a. melainkan kemungkinan membutuhkan waktu beberapa minggu. Suatu tugas yang luas dapat segera diselesaikan. Siswa harus mengumpulkan data. b. misalnya bagaimana cara membuat peta timbul. dan sebagainya. Metode ini sering juga disebut metode ilmiah. Metode Demonstrasi Dan Eksperimen Antara metode demonstrasi dan eksperimen sebenarnya berbeda. Adanya persaingan yang sebat. bagaimana cara menggunakan kamera dengan hasil yang baik. Penggunaan metode demontrasi dan eksperimen adalah : a. dan sebagainya. dan menjaga agar jangan sampai keluar dan persoalan pokok. ingin mengetahui apakah yang akan terjadi. baik dari lingkungan sekitar maupun melalui bahan kepustakaan. karena ingin memperoleh jawaban tentang kebenaran sesuatu. Untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana bekerjanya” d. Untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana mengerjakannya” e. Untuk menjawab pertanyaan “Cara manakah yang lebih baik” Sholahuddin Dok. Dalarn hal ini eksperimen dapat dirangkaikan dengan demonstrasi. Sedangkan metode eksperimen ialah suatu metode mengajar di mana guru bersama siswa mencoba mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dari hasil percobaan itu. akan rnenghambat kelancaran tugas. . Untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana membuatnya" c. Misalnya guru dengan beberapa orang siswa mengadakan eksperimen mengenai pengaruh tekanan udara terhadap sebuab kaleng minyak tanah yang kosong. Dapat memupuk nasa kenjasama. f.kelompok (tiap kelompok menyelesaikan satu aspek persoalan). Lain halnya dengan pengelompokkan untuk pembagian pekerjaan seperti tersebut di atas. tugas kelompok di sini tidak penlu diselesaikan dalam jangka waktu panjang. orang luar atau manusia sumber yang sengaja diminta atau siswa menunjukkan kepada kelas suatu benda aslinya. dan menyimpulkan kemajuan kelompok. Adanya sifat-sifat pribadi yang ingin menonjolkan diri atau sebaliknya yang lemah merasa rendah diri dan selalu tergantung kepada orang lain. mengawasi jalannya kerja kelompok. kemudian ditutup rapat-rapat dan segera disiram air dingin. Para siswa melihat peristiwa itu sebagai demonstrasi. Bila kecakapan tiap anggota tidak seimbang. akan tetapi dalam praktek sering dipergunakan silih berganti atau saling melengkapi. c. Kelemahan : a. namun mereka harus memusatkan perhatian pada tujuan yang akan dicapai. kemudian membagi siswa menurut jenis dan sifat tugas. mencari caracara yang lebih baik. Oleh karena itu proyek ini tidak mungkin diselesaikan dalam waktu dekat seperti halnya rapat kilat.

Cara yang paling baik untuk memahami nilai sosiodrama adalah Mengalami sendiri sosiodrama. dan pokok bahasan yang dianggap penting oleh guru dapat diartikan seperlunya. nenek tua renta dan sebagainya. untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. o Bila tidak dilanjutkan dengan eksperimen ada kernungkinan siswa. clash atau benturan antara dua orang atau lebih. o Siswa ikut serta aktif bila dernonstrasi sekaligus dilanjutkan dengan eksperimen. misalnya berperan sebagai Lurah. kemudian diambil kesimpulan. Untuk menjawab pertanyaan “Terdiri dari apa” Untuk mengetahui “kebenaran dari sesuatu” Kelebihan dan kelemahan metode demonstrasi : Kelebihan: o Perhatian siswa dapat dipusatkan. menjadi lupa. Sholahuddin Dok. misalnya alat terlalu kecil sedangkan jumlah siswa besar. penjudi. o Siswa dapat membuktikan teori-teori yang pernah diterirna. Kelebihan dan kelemahan metode eksperimen : Kelebihan: o Siswa aktif mengalami sendiri. pergolakan. Kelemahan: o Akan kurang berhasil apabila alat-alat yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan siswa. Istilah sosiodrama berasal dari kata sosio = sosial dan drama. o Mendapatkan kesempatan melakukan langkah-langkah berpikir iImiah. mengikuti penuturan terjadinya sosiodrama dan mengikuti langkah-langkah guru pada saat memimpin sosiodrama. Guru memberi kesempatan kepada para pendengar (siswa lain) untuk memberikan pendapat atau mencari pemecahan dengan cara-cara lain. g. dan pelajaran tidak akan berarti karena tidak menjadikan pengalaman bagi siswa. Masalah hubungan sosial tersebut didramatisasikan oleh siswa dibawah pimpinan guru. Kata drama adalah suatu kejadian atau peristiwa dalarn kehidupan manusia yang mengandung konflik kejiwaan. o Kadang-kadang ada eksperimen yang memerlukan waktu panjang sehingga tidak praktis dilaksanakan di sekolah. Kedua metode tersebut biasanya disingkat menjadi metode “sosiodrama” yang merupakan metode mengajar dengan cara mempertunjukkan kepada siswa tentang masalah-masalah hubungan sosial. . o Beberapa persoalan yang belum dirnengerti ditanyakan langsung saat proses itu ditunjukkan sehingga terjawab dengan jelas.f. o Kemungkinan tidak membawa hasil yang diharapkan bila siswa belum cukup pengalarnan. lebih merugikan lagi bila untuk dapat melanjutkan pelajaran menunggu basil eksperimen tersebut. Kelemahan: o Demontrasi menjadi tidak efektif bila tidak semua siswa dapat ikut serta. o Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi sekiranya siswa hendak mencoba menpelajari suatu proses dari buku bacaan. Melalui metode ini guru ingin mengajarkan cara-cara bertingkah laku dalam hubungan antara sesama manusia. Sedangkan bermain peranan berarti memegang fungsi sebagai orang yang dimainkannya. Metode Sosiodrama Dan Bermain Peranan Metode sosiodrama dan bermain peranan merupakan dua buah metode mengajar yang mengandung pengertian yang dapat dikatakan bersama dan karenanya dalam pelaksanaan sering disilih gantikan.

o Melatih siswa untuk menganalisa masalah dan mengambil kesimpulan dalarn waktu singkat. Sebaliknya betapapun besar nilai metode ini ditangan yang kurang bijaksana akan menjadi nihil. Pemberian tugas sebagai suatu metode mengajar merupakan suatu pemberian pekerjaan oleh guru kepada siswa untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. Pekerjaan rumah (PR) mempunyai pengertian yang lebih khusus. tetapi mereka juga ikut merasakan perasaan dan pikiran orang lain bila berhubungan dengan sesama manusia.Dalam diskusi kemungkinan terjadi diskusi yang seru karena adanya perbedaan pendapat. Metode Pemberian Tugas Belajar Dan Resitasi Metode ini mengandung tiga unsur ialah: o Pemberian tugas. Tugas. Jadi metode pembenian tugas belajar dan resitasi atau biasanya disingkat metode resitasi merupakan suatu metode mengajar dimana guru membenkan suatu tugas. Timbul pertanyaan. Resitasi sering disamakan dengan "home work" (pekerjaan rumah). Perasaan mereka dapat diperkuat oleh pengalaman yang realistis itu. o Siswa lebih memperhatikan pelajaran karena menghayati sendiri. sebagai metode cara ini : (1) Dapat mempertinggi perhatian siswa melalui adegan-adegan. Permainan peranan ini menimbulkan sejumlah masalah yang perlu dicamkan oleh para siswa. mengerjakan tugas. o Memupuk keberanian berpendapat di depan kelas. Sedangkan resitasi. emosi. (2) Siswa tidak saja mengerti persoalan sosial psikologis. Kelemahan: o Adanya kurang kesungguhan para pemain menyebabkan tujuan tak tercapai. merupakan suatu pekerjaan yang harus diselesaikan. Pada umumnya karena guru sendiri tidak paham akan tujuan yang dicapai. apakah dalam keadaan yang sebenamya mereka juga berani berkata demikian? Sampai dimanakah manusia dapat mengambil kesimpulan atau keputusan yang sama apabila dalam situasi yang menekan. Kelebi/tan dan kelemahan sosiodrama : Kelebihan: o Mengembangkan kreativitas siswa (dengan peran yang dimainkan siswa dapat berfantasi) o Memupuk kerjasama antara siswa. Dapat terjadi guru tidak menyadari pentingnya langkah langkah dalam metode ini. kemudian siswa harus mempertanggung jawabkan hasil tugas tersebut. gembira dan lain sebagainya. yang ikut hanyut dalam suasana film seperti. Dalam melaksanakan kegiatan belajar. o Menumbuhkan bakat siswa dalam seni drama. o Belajar. atau guru memilih metode ini walaupun sebenarnya kurang tepat untuk tujuan tertentu. tugas yang dibenikan oleh guru tidak sekedar dilaksanakan di rumah. ikut menangis pada adegan sedih. . ialah tugas-tugas yang diberikan oleh guru. hal mana tidak selalu terjadi dalam metode ceramah atau diskusi. o Pendengar (siswa yang tak berperan) sening mentertawakan tingkah laku pemain sehingga merusak suasana. Sholahuddin Dok. siswa diharapkan memperoleh suatu hasil ialah perubahan tingkah laku tertentu sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Tahap terakhir dan pemberian tugas ini adalah resitasi yang berarti melaporkan atau menyajikan kembali tugas yang telah dikerjakan atau dipelajari. (3) Siswa dapat menempatkan diri pada tempat orang lain dan memperdalam pengertian mereka tentang orang lain. seperti halnya penonton film atau sandiwara. Bila metode inl dikendalikan dengan cekatan oleh guru. Dengan pemberian tugas tersebut siswa belajar. rasa marah. banyak manfaat yang dapat dipetik. o Resitasi. padahal sebenarnya berbeda. dikerjakan siswa di rumah.

o Mengembangkan keberanian berinisiatif. maka siswa diberi tugas untuk mempelajari dengan diberi soal-soal yang harus dikerjakan di rumah. o Mempunyai unsur didaktis pedagogis. Kelemahan : o Memerlukan pengawasan yang ketat. o Melatih siswa untuk menemukan sendiri cara-cara yang tepat untuk menyelesaikan tugas. pemberian tugas dilakukan oleh guru karena pelajaran tidak sempat diberikan di kelas. o Melatih siswa ke arah belajar mandiri. Kelebihan dan kelemahan : Kelebihan : o Memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar lebih banyak. akan tetapi bagaimanapun juga antara situasi belajar yang pertama dengan situasi belajar yang realistis. o Menjalin hubungan antara sekolah dengan keluarga. o Agak sulit diselesaikan oleh siswa yang tinggal bersama keluarga yang kurang teratur. o Banyak kecenderungan untuk saling mencontoh dengan teman-teman. o Memperkuat motivasi belajar. baik kegiatan kurikuler. ia akan berusaha melatih keterampilannya. Metode Drill (Latihan) Drill merupakan suatu cara mengajar dengan memberikan latihan-latihan terhadap apa yang telah dipelajari siswa sehingga memperoleh suatu keterampilan tertentu. Bila situasi belajar itu diubah-ubah kondisinya sehingga menuntut respons yang berubah. Kadang-kadang juga bermaksud agar anak-anak tidak banyak bermain. o Dapat menimbulkan frustasi bila gagal menyelesaikan tugas. o Siswa dapat membagi waktu secara teratur. maka keterampilan akan lebih disempurnakan. o Dikerjakan oleh siswa dan dilaporkan hasilnya. baik oleh guru maupun orang tua. laboratonium. Penggunaan metode resitasi : Pemberian tugas belajar dan resitasi dikatakan wajar bila bertujuan: o Memperdalam pengertian siswa terhadap pelajaran yang telah diterima. o Sukar menetapkan apakah tugas dikerjakan oleh siswa sendiri atau atas bantuan orang lain. o Memupuk rasa tanggung jawab. o Agar siswa dapat memanfaatkan waktu terluang untuk menyelesaikan tugas.melainkan dapat dikerjakan di perpustakaan. Sholahuddin Dok. Tujuan pemberian tugas : Menurut pandangan tradisional. baik kegiatan kurikulum itu merupakan segala aktivitas yang dilaksanakan oleh sekolah. Sedangkan menurut pandangan tugas diberikan dengan pandangan bahwa kurikulum itu merupakan segala aktivitas yang dilaksanakan oleh sekolah. . maupun ekstra kurikuler. Kata latihan mengandung arti bahwa sesuatu itu selalu diulang-ulang. atau ditempat-tempat lain yang ada hubungannya dengan tugas/pelajaran yang diberikan. Akan tetapi keduanya mempunyai kesamaan ialah: o Mempunyai unsur tugas. Untuk menyelesaikan rencana pengajaran yang telah ditetapkan. Jadi resitasi lebih luas daripada home-work. o Memperkaya pengalaman-pengalaman di sekolah melalui kegiatan-kegiatan di luar kelas.

Untuk menetapkan tujuan ini ditunjuk suatu panitia dibawah bimbingan guru. o Selingilah latihan agar tidak membosankan. Menentukan metode mengumpulkan data. atau ke suatu tempat yang mengandung nilai sejarah/kebudayaan tertentu.Ada keterampilan yang dapat disempurnakan dalam jangka waktu yang pendek dan ada yang membutuhkan waktu cukup lama. siswa diajak ke museum. Perlu diperhatikan latihan itu tidak diberikan begitu saja kepada siswa tanpa pengertian. Langkah-langkah pelaksanaan : a. Dalam kunjungan pendahuluan ini sudah harus diperoleh data tentang objek antara lain tentang lokasi. o Perhatikan kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan siswa untuk perbaikan secara kiasikal sedangkan kesalahan perorangan dibetulkan secara perorangan pula. termasuk ketua tiap kelompok/seksi. Persiapan : Merencanakan tujuan karyawisata. mungkin berwujud wawancara. dokumentasi. Metode karyawisata berguna bagi siswa untuk membantu mereka memahami kehidupan ril dalam lingkungan beserta segala masalahnya . Misalnya. olahraga. bank. aspek-aspek yang dipelajari. Berbeda dengan darmawisata. pengamatan langsung. Kelebihan dan kelemahan : Kelebihan : o Pengertian siswa lebih luas melalui latihan berulang-ulang. menjumlah. pengadilan. guru mengajak siswa ke suatu tempat (objek) tertentu untuk mempelajari sesuatu dalam rangka suatu pelajaran di sekolah. o Tentukan dengan jelas kebiasaan yang dilatihkan sehingga siswa mengetahui apa yang harus dikerjakan. makan dan biaya transportasi. o Kecakapan mental. menggalikan. pembagian objek sesuai dengan tujuan. misalnya : menggunakan alat-alat (musik. penginapan. bila objek yang dituju jauh. b. jadi latihan itu didahului dengan pengertian dasar. pertukangan dan sebagainya). Metode Karyawisata Dengan metode karyawisata. Drill wajar digunakan untuk : o Kecakapan motoris. Hal-hal yang perlu diperhatikan : o Tujuan harus dijelaskan kepada siswa sehingga selesai latihan mereka diharapkan dapat mengerjakan dengan tepat sesuai apa yang diharapkan. jenis objek serta jumlah siswa. Sholahuddin Dok. o Menimbulkan verbalisme (tahu kata-kata tetapi tak tahu arti). Kelemahan : o Siswa cenderung belajar secara mekanis. o Lama latthan harus disesuaikan dengan kemampuan siswa. o Dapat rnenyebabkan kebosanan. • • • Perencanaan : Hasil kunjungan pendahuluan (survei) dibicarakan bersama dalam rangka menyusun perencanaan yang meliputi: tujuan karyawisata. percetakan. menari. jalan yang ditempuh. membagi dan sebagainya. misalnya: Menghafal. o Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan. di sini para siswa sekedar pergi ke suatu tempat untuk rekreasi.jenis objek sesuai dengan tujuan. kantor. Dibentuk panitia secara lengkap. . o Mematikan kreasi siswa. untuk mengadakan survei ke obyek yang dituju.

harus kembali lagi dari langkah-langkah kedua atau ketiga. baik manusia maupun binatang.c. berarti masalah ini dipecahkan. Tetapi kalau tidak berhasil. Di sini kernungkinan dapat dicetuskan suatu prinsip atau hukum. Bila suatu hipotesis memberi harapan baik. Pemecahan secara instinktif merupakan bentuk tingkah laku yang tidak dipelajari. b. Menilai hipotesis. salah". Kalau ternyata bahwa hipotesis ini tidak akan memberi basil baik. maka diuji melalui eksperimen. Pelaksanaan : Siswa melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan dalam rencana kunjungan. • Mengurus perizinan. Cara ilmiah untuk memecahkan masalah pada umumnya mengikuti langkah-langkah sebagai berikut : a. dibatasi dengan teliti. c. dapat menggunakan cara "coba-coba. Penyusunan acara selama karyawisata berlangsung. Kepada para siswa harus ditanamkan disiplin dalam mentaati jadwal yang telah direncanakan sehingga pelaksanaan berjalan lancar sesuai dengan rencana. maka dimulai lagi dengan langkah kedua. d. bila perlu menegur sekiranya ada siswa yang kurang mentaati tata tertib sesuai acara. Metode ini selain dapat digunakan untuk mernecahkan masalah dalam berbagai bidang studi. f. • Menentukan biaya. Bila tidak. manusia dapat menggunakan cara ilmiah. Kalau masalah sudah jelas. Masalah yang dihadapi harus dirumuskan. Merumuskan hipotesis (jawaban sementara. Kelebihan dan kelemahan : Kelebihan : o Mengajak siswa berpikir secara rasional. mungkin timbul suatu kemungkinan yang memberi harapan yang akan membawa pada pemecahan masalah. penginapan. Kesanggupan memecahkan masalah harus diajarkan kepada para siswa. juga dapat digunakan untuk pemecahan yang berkaitan dengan kebutuhan siswa dalam kehidupan sehari-hari. e. Mengumpulkan data. Pembuatan laporan : Hasil yang diperoleh dan kegiatan karyawisata ditulis dalam bentuk laporan yang formatnya telah disepakati bersama. Mengadakan eksperimen/menguji hipotesis. yang seandainya dalam keadaan biasa hal itu tak mungkin dilakukan. . yang mungkin memberi penyelesaian). Dengan jalan berpikir dapat diperkirakan akibat-akibat suatu hipotesis. seringkali berfaedah dalam situasi yang luarbiasa. dan keterangan keterangan yang diperoleh. Adakalanya manusia memecahkan masalah secara instinktif (naluriah) maupun dengan kebiasaan. Oleh karena itu manusia dapat memperluas pemecahan masalahnya di luar situasi konkret. Sholahuddin Dok. mencoba lagi (trial and error) untuk memecahkan masalahnya. Dalam menghadapi masalah yang lebih pelik. Dalam situasi yang problematis. Kalau berhasil. d. membimbing. sedangkan guru mengawasi. Laporan tentang keseluruhan prosedur pernecahan masalah yang diakhiri dengan kesimpulan. Misalnya seseorang yang dalam keadaan terjepit karena bahaya yang datangnya tak disangka. Menyimpulkan. Memahami masalah. dapat dikumpulkan data/informasi/keterangan-keterangan yang diperlukan. maka secara spontan mungkin ia melompati pagar atau selokan dan berhasil. Akan tetapi taraf problem solving pada manusia lebih tinggi karena manusia sanggup memecahkan masalah dengan rasio (akal). • Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving) Metode pemecahan masalah merupakan suatu metode pengajaran yang mendorong siswa untuk mencari dan memecahkan persoalan-persoalan. yang mana pemecahan tersebut biasanya dilakukan oleh binatang. disamping memiliki bahasa. konsumsi serta peralatan yang diperlukan. sebab pemecahan masalah secara ilmiah (scientific method) berguna bagi mereka untuk memecahkan masalah yang sulit. usahanya akan sia-sia.

o Kebulatan bahan kadang-kadang sukar dicapai. Sholahuddin Dok.o Siswa aktif. Kelernahan : o Memakan waktu lama. . o Mengembangkan rasa tanggung jawab.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->