Iman, Budaya dan Iptek

oleh Devin ± 1006674111 Sumber: 1. http://www.scribd.com/doc/29055522/Iman-Kristen-dan-Ilmu-Pengetahuan-sertaTeknologi 2. http://www.gotquestions.org/indonesia/kloning-manusia.html 3. http://www.freewebs.com/mikhaelministry/Iptek%20dan%20Iman%20Kristen.htm Kehidupan manusia tidaklah jauh dari kehadiran teknologi-teknologi dan alat-alat yang modern serta canggih. Kehadiran teknologi-teknologi yang modern tersebut sangat membantu manusia dalam menjalani segala aktivitasnya. Misalkan saja seperti kehadiran televisi, telepon, dan laptop serta internet yang membuat manusia menjadi dapat lebih mudah mengakses informasi-informasi dan kejadian-kejadian yang sedang terjadi di seluruh dunia serta membuat para manusia menjadi dapat berkomunikasi dengan lainnya dengan lebih mudah. Bandingkan saja ketika para manusia masih hidup di zaman dahulu, di mana segala sesuatu harus diperoleh dengan susah payah, kehidupan sekarang tampaknya jauh lebih menyenangkan karena hampir segala sesuatu yang kita inginkan dapat kita peroleh dengan mudah. Namun, apakah kehadiran teknologi-teknologi seperti itu dapat menjamin bahwa kehidupan manusia dapat menjadi 100 persen sejahtera? Jawabannya adalah tidak. Perkembangan ilmu dan teknologi sering diiringi dengan pertambahan kriminalitas dan jumlah penyakit di dunia ini. SARS, Flu Burung, HIV, merupakan contoh-contoh penyakit yang timbul seiring dengan perkembangan zaman. Selain itu, kejahatan-kejahatan seperti cyber crime, pembobolan bank, dsb terus bertambah, karena ada manusia yang menyalahgunakan teknologi untuk kepentingan dirinya sendiri. Secara singkat, kehadiran teknologi yang seharusnya mempermudah kehidupan manusia, malah berbalik menjadi pisau bermata dua yang membahayakan kehidupan manusia. Jadi, apakah iptek itu sebaiknya dihindari? Bagaimana pandangan agama Kristen mengenai hal ini? Pada dasarnya, iptek merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ilmu pengetahuan sendiri adalah pengetahuan yang didasarkan atas fakta-fakta di mana pengujian kebenarannya diatur menurut suatu tingkah laku sistem. Sedangkan teknologi, berasal dari dua kata Yunani tekhne (=pekerjaan) dan logos, berarti suatu studi peralatan, prosedur dan metode yang digunakan pada berbagai cabang industri. Dari pengertian ini bisa dilihat bahwa ilmu pengetahuan cenderung berpijak pada teori, sedangkan teknologi merupakan suatu ilmu

bersifat unik. Manusia memiliki daya cipta IPTEK karena dia diciptakan sebagai gambar Allah dan sebagai pribadi yang berakal budi. Namun jika kita selidiki dengan seksama maka kita akan menemukan adanya kesamaan. Alkitab mengajarkan bahwa Allah menciptakan manusia. Dalam hubungannya dengan proses kloning sendiri. Dari tinjauan Alkitab ini bisa disimpulkan bahwa IPTEK telah dimulai sejak awal sejarah manusia. ataupun bangsa. Dari contoh-contoh di atas dapat dilihat bahwa Allah tidak pernah menghalangi ataupun menutup segala perkembangan IPTEK. Karena menyangkut ide manusia dan alam semesta. yaitu keduanya bersangkut-paut dengan ide manusia dan berobjek pada alam semesta. Selain itu. dimensi dan bahan untuk kemah suci tersebut (Kel 25:1-27:21). Namun perlu juga dicatat bahwa ide dan tujuan penciptaan IPTEK dan produknya oleh manusia akan dipengaruhi oleh pandangan pandangannya terhadap Allah. Akan tetapi di sisi lain. Kita harus ingat bahwa Yesus sendiri adalah tukang kayu (Mrk 5:3).terapan. pendorong dan pencetus ide terhadap lahirnya IPTEK. Dimensi ruang dalam kapal ataupun bahan telah ditentukan oleh Allah (Kej 6:14-15). Jelaslah bahwa itu adalah sesuatu yang perlu dihargai dan tidak diperlakukan seperti komoditas yang dijual atau diperdagangkan. Kita pun melihat dalam contoh-contoh ini bahwa setiap teknologi selalu di kaitkan dengan keselamatan dan maksud Allah terhadap manusia dan dunia. kita akan melihat bahwa Allah juga menentang setiap penciptan teknologi yang bermotivasikan kebesaran diri. kelompok. Allah tidak pernah membatasi daya cipta dan kreasi manusia akan IPTEK. Kejadian 1:26-27 menegaskan bahwa manusia diciptakan dalam rupa dan gambar Allah. dan karena itu. Allah sendiri adalah pencipta alam semesta. umat manusia diciptakan dalam rupa Allah. Pertama. Pandangan Kristen mengenai proses kloning manusia dapat ditelaah dalam terang beberapa prinsip Alkitabiah. Allah sendiri telah menjadi arsitek yang merencanakan ruang-ruang. dan bersifat unik dibandingan dengan ciptaan-ciptaan lainnya. Contoh lainnya adalah ketika Musa diperintahkan untuk membuat Kemah Suci (Kel 25:9). dan memberi manusia tanggung jawab atas bumi ini (Kejadian 1:28-29 . manusia dan alam semesta. Beberapa buktinya antara lain adalah seperti dalam sejarah air bah dengan jelas bahwa Allah memerintahkan Nuh membuat kapal untuk menyelamatkan ia dan keluarganya dari kebinasaan akibat air bah dan kebobrokan moral dunia pada waktu itu. Salah satu contohnya adalah ketika Allah memporak-porandakan Babel (Kej 11:1-9). sebenarnya iptek sudah dimulai sejak zaman Alkitab atau sejak awal sejarah manusia. yang ditentang bukanlah pendirian kota dan menara Babelnya tapi motivasi mereka yang mencari nama dan ingin menyamai Allah (Kej 11:4). Tuhan Yesus juga menentang penyalahgunaan fungsi Bait Suci yang dibangun selama empat puluh enam tahun menjadi arena komersil (Yoh 2:16). Ia adalah seorang yang mengerti pondasi dan mekanika tanah (Mat 7:24-27).

atau eutanasia.televisi. aborsi. Berusaha mengontrol hal-hal sedemikian adalah menempatkan diri pada posisi Allah. Dengan berdoa. bahkan apapun bisa membuat kita jatuh dalam pencobaan. Manusia bukan penguasa tertinggi atas dirinya dan karena itu dia tidak dalam posisi untuk membuat keputusan sendiri mengenai nilai hidup manusia.dan Kejadian 9:1-2). Ilmu pengetahuan juga bukan otoritas yang menentukan etis tidaknya kloning manusia. membaca firmanfirman Tuhan. sebagaimana yang tertulis dalam Efesus 6 : 10 ± 17. sadar atau tidak sadar iptek sering kali membuat kita terlena. kita harus dapat membekali diri kita dengan iman yang kuat. Internet. mobil. Jadi bagaimana sikap kita menyikapi perkembangan iptek? Amsal 1:7 memberikan dasar bagi kita bagaimana harus bersikap terhadap per kembangan iptek. . Takut Tuhan merupakan dasar pengertian yang benar tentang ilmu pengetahuan dan hikmat dari Tuhan merupakan pegangan supaya kita tidak jatuh dalam pencobaan karena iptek.ponsel. dan percaya kepada-Nya. Allah adalah satu-satuNya yang memiliki hak kedaulatan mutlak atas hidup manusia.Sering kali iblis memakai iptek untuk memperdaya kita melalui tipu muslihatnya. Jelaslah bahwa manusia tidak boleh melakukan hal demikian. Menurut Alkitab. Dengan tanggung jawab ini ada akuntabilitas kepada Allah. kita akan menjadi kebal dengan segala bujukanbujukan iblis dan kita pun dapat menyikapi perkembangan iptek dengan lebih positif. Allah sendiri malah mendukung perkembangan dari iptek selama perkembangan tersebut masih berada dalam batas kewajaran sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika serta berdasarkan Alkitab. Apapun bentuk pencobaannya. Untuk menghadapi bisikan-bisikan iblis ini. Kesimpulannya. Allah sendiri tidak pernah melarang manusia untuk mengembangkan iptek.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful