P. 1
Pengertian pembangunan

Pengertian pembangunan

|Views: 246|Likes:
Published by Anggi Kusumawardani
Beberapa pengertian terkait pembangunan dan ruang lingkupnya
Beberapa pengertian terkait pembangunan dan ruang lingkupnya

More info:

Published by: Anggi Kusumawardani on May 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2014

pdf

text

original

ANGGI KUSUMAWARDANI

Pengertian pembangunan  Pembangunan adalah suatu proses dinamis untuk mencapai kesejahteraan masyarakat pada tingkat yang lebih tinggi dan lebih sejahtera (Adisasmita, 2005:9).  Pembangunan secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu perubahan tingkat kesejahteraan secara terukur dan alami. Perubahan terukur ditentukan oleh dimensi dari ekonomi, sosial, politik, atau hukum. Perubahan alami ditentukan oleh siapa yang berperan dalam perubahan itu (Wrihatmolo.et al, 2006:10).  Pembangunan merupakan suatu proses perubahan secara bertahap yang meliputi berbagai bidang dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern (Ramsamy, 2006). Dari berbagai pengertian pembangunan, dapat disimpulkan bahwa pembangunan selalu terkait dengan proses perubahan. Perubahan yang terjadi selalu menuju kepada satu hal, yaitu kesejahteraan. Dibanding pengertian Adisasmita (2005) dan Wrihatmolo (2006), Ramsamy (2006) mengemukakan pembangunan juga mentransformasikan masyarakat dari tradisional ke modern. Hal didasari oleh modernisasi saat ini di dunia yang terjadi karena adanya pembangunan. Hasil dari pembangunan itu sendiri meliputi berbagai bidang yang ada seperti bidang ekonomi, penduduk, sosial, politik, atau hukum. Indikator Pembangunan Menurut Adisasmita (2006), indikator pembangunan meliputi :  Tingkat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan ekonomi  Tingkat kesejahteraan dan sosial masyarakat  Tingkat kelestarian lingkungan hidup  Tingkat keseimbangan pembangunan  Tingkat optimalisasi pemanfaatan ruang

1

Indikator dari tercapainya pembangunan, merupakan hal yang saling berkaitan. Ketika satu indikator tercapai, maka akan memengaruhi hal-hal yang berhubungan dengan bidang tersebut. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk melihat apakah pembangunan sudah tercapai. Ketika pertumbuhan ekonomi di suatu negara tinggi, secara tidak langsung hal tersebut akan memengaruhi tingkat kesejahteraan dan sosial masyarakat. Namun, saat kesejahteraan hanya dirasakan oleh segelintir pihak saja, menurut saya belum dapat dikatakan pembangunan yang berhasil dan tepat. Idealnya yaitu saat kesejahteraan dinikmati oleh seluruh lapisan secara merata sehingga tidak ada lagi kesenjangan pembangunan di suatu daerah yang cukup tinggi dibanding daerah yang lainnya. Pembangunan, tidak hanya melulu berorientasi pada manusia saja. Manusia harus paham bahwa ia tinggal di planet bumi. Manusia harus hidup selaras dengan bumi agar tempat tinggal manusia tersebut tidak mengalami kerusakan akibat ulahnya sendiri. Pembangunan yang berhasil akan selalu memerhatikan kondisi alamnya. Penyelarasan pembangunan dengan kelestarian lingkungan hidup merupakan suatu interaksi yang ideal antara manusia dengan alamnya dalam lingkup pembangunan yang dilakukan oleh manusia. Manusia, dalam melakukan pembangunan tentunya mempunyai kepentingankepentingan tertentu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti melakukan kegiatan ekonomi, interaksi sosial, membangun pabrik, menghasilkan produk budayanya, dan lainnya. Hal ini tentunya membutuhkan suatu tempat / area sebagai tempat berlangsungnya kegiatan tersebut. Pembangunan yang baik akan memerhatikan hal tersebut. Optimalnya pemanfaatan ruang sebagai tempat hidup manusia dan keseimbangan dalam melaksanakan pembangunan merupakan kondisi yang ideal yang diharapakan dari tercapainya tujuan pembangunan. Saat ini isu lingkungan merebak di dunia. Sehingga memunculkan kondisi dimana pembangunan saat ini harus ramah terhadap lingkungan. Adisasmita (2006) mengemukakan bahwa salah satu indikator pembanguan merupakan optimalnya pemanfaatan ruang. Penerapannya dalam konteks pembangunan yang memanfaatkan secara optimal pemanfaatan ruang misalnya dengan menyediakan ruang terbuka hijau di lingkungan perkotaan. Hal-hal seperti inilah yang diharapkan ketika suatu pembangunan ada walau untuk mencapai suatu kondisi ideal merupakan satu hal yang sulit untuk dicapai. 2

Daftar Pustaka • • • • Adisasmita, Rahardjo. 2005. Dasar-dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta : Graha Ilmu. Adisasmita, Rahardjo. 2006. Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta : Graha Ilmu. Ramsamy, Edward. 2006. The World Bank and Urban Development. New York : Routledge. Wrihatmolo, R.R. dan R.N. Dwidjowijoto. 2006. Manajemen Pembangunan Indonesia. Jakarta : Elex Media Komputindo.

3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->