Bab 11.

Konsep Thread
11.1. Pendahuluan
Pada bab sebelumnya kita telah mempelajari tentang proses, namun seiring berjalannya waktu dan tuntutan teknologi ternyata ditemukan kelemahan yang sebenarnya bisa diminimalisir pada proses. Untuk itulah diciptakan thread yang merupakan cara dari komputer untuk menjalankan dua atau lebih task dalam waktu bersamaan, sedangkan multithreading adalah cara komputer untuk membagi-bagi pekerjaan yang dikerjakan sebagian-sebagian dengan cepat sehingga menimbulkan efek seperti menjalankan beberapa task secara bersamaan walaupun otaknya hanya satu. Di sini kita akan belajar mengapa harus ada thread, perbedaan thread dengan proses, keuntungan dan kerugian pengimplementasian thread, model-model multithreading, pengimplementasian pustaka thread, pembatalan thread, thread pools, penjadwalan thread dan thread di Linux.

11.2. Keuntungan dan Kerugian MultiThreading
Multiprocessing merupakan penggunaan dua atau lebih CPU dalam sebuah sistem komputer. Multitasking merupakan metode untuk menjalankan lebih dari satu proses dimana terjadi pembagian sumberdaya seperti CPU. Multithreading adalah cara pengeksekusian yang mengizinkan beberapa thread terjadi dalam sebuah proses, saling berbagi sumber daya tetapi dapat dijalankan secara independen. Keuntungan dari sistem yang menerapkan multithreading dapat kita kategorikan menjadi 4 bagian: a. Responsif. Aplikasi interaktif menjadi tetap responsif meskipun sebagian dari program sedang diblok atau melakukan operasi lain yang panjang. Umpamanya, sebuah thread dari web browser dapat melayani permintaan pengguna sementara thread yang lain berusaha menampilkan gambar. b. Berbagi sumber daya. Beberapa thread yang melakukan proses yang sama akan berbagi sumber daya. Keuntungannya adalah mengizinkan sebuah aplikasi untuk mempunyai beberapa thread yang berbeda dalam lokasi memori yang sama. c. Ekonomis. Pembuatan sebuah proses memerlukan pengalokasian memori dan sumber daya. Alternatifnya adalah dengan menggunakan thread, karena thread membagi memori dan sumber daya yang dimilikinya sehingga lebih ekonomis untuk membuat thread dan context switching thread. Akan susah mengukur perbedaan waktu antara thread dan switch, tetapi secara umum pembuatan dan pengaturan proses akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan thread. Pada Solaris, pembuatan proses memakan waktu 30 kali lebih lama dibandingkan pembuatan thread sedangkan proses context switch 5 kali lebih lama dibandingkan context switching thread. d. Utilisasi arsitektur multiprosesor. Keuntungan dari multithreading dapat sangat meningkat pada arsitektur multiprosesor, dimana setiap thread dapat berjalan secara paralel di atas procesor yang berbeda. Pada arsitektur processor tunggal, CPU menjalankan setiap thread secara bergantian tetapi hal ini berlangsung sangat cepat sehingga menciptakan ilusi paralel, tetapi pada kenyataannya hanya satu thread yang dijalankan CPU pada satu-satuan waktu. Adapun kerugian dari multithreading adalah : 1. Jika digunakan secara berlebihan, multithreading akan berdampak pada pemborosan resource dan CPU yang dialokasikan untuk switching threads. Misalnya jika heavy disk I/O terlibat, akan lebih cepat jika hanya memiliki 1 atau 2 thread yang melaksanakan tugas secara berurutan, daripada menggunakan multithread yang masing-masing mengeksekusi sebuah task pada waktu yang sama.

Model MultiThreading Beberapa terminologi yang akan dibahas: a. tingkatan kernel. 3. semua akan menjadi terblok juga. proses pembuatannya akan lebih lambat jika dibandingkan dengan thread pengguna. Kekurangannya adalah ketika ada satu blocking systemc call. Model ini memetakan setiap thread tingkatan pengguna ke setiap thread. Pengaturan thread dilakukan dalam ruang pengguna sehingga efisien.2.1. Pembuatan. Sistem yang memiliki kecepatan prosesor dan memory yang cenderung sama. sehingga tidak ada efisiensi yang hilang (mengacu kepada latency). Karena pustaka yang menyediakan fasilitas untuk pembuatan dan penjadwalan thread. jika mengimplementasikan sistem ini maka akan menurunkan kinerja dari sebuah aplikasi sehingga biasanya jumlah thread dibatasi dalam sistem. b. Model-Model MultiThreading Model-Model MultiThreading: a. tidak akan memperoleh peningkatan bandwidth yang signifikan jika menggunakan multithreading. Thread yang banyak bisa saling berinterferensi ketika saling berbagi sumber daya hardware seperti cache. 4. OS/2. Ia menyediakan lebih banyak concurrency dibandingkan model Many-to-One. Hanya satu thread pengguna yang dapat mengakses thread kernel pada satu saat. Thread pengguna: Thread yang pengaturannya dilakukan oleh pustaka thread pada tingkatan pengguna. b. Kelemahan model ini ialah setiap pembuatan thread pengguna memerlukan tambahan thread kernel. Linux. Karena itu. Karena dilakukan oleh sistem operasi. Gambar 11. . Contoh: Windows NT/XP/2000 . Model Many-to-One. Solaris 9. Model One-to-One. Thread yang didukung langsung oleh kernel. Menggunakan multiple thread sendiri tidak akan menciptakan kerumitan. 11. Jadi Multiple thread tidak dapat berjalan secara paralel pada multiprosesor. tapi interaksi antar thread-lah yang mengakibatkan kompleksitas tersebut. Multithreading menghasilkan program yang lebih kompleks. penjadwalan dan manajemen thread dilakukan oleh kernel pada kernel space. Contoh: Solaris Green Threads dan GNU Portable Threads.3. Thread Kernel: . thread pengguna cepat dibuat dan dikendalikan. Model ini memetakan beberapa thread tingkatan pengguna ke sebuah thread. Keuntungannya sama dengan keuntungan thread kernel.

Pemberhentian target Thread dapat dilakukan dengan 2 cara: a. Hal ini berarti sistem operasi yang mengimplementasikan Pthread API akan mengizinkan deferred cancellation. sedangkan Win32 adalah kernel level.4. Model ini mengizinkan developer membuat thread sebanyak yang ia mau tetapi concurrency tidak dapat diperoleh karena hanya satu thread yang dapat dijadwalkan oleh kernel pada suatu waktu. Maka sebelum JVM dimatikan seluruh thread yang berjalan harus dibatalkan terlebih dahulu. Contoh lain adalah pada masalah search. 11. Sistem operasi akan mengambil kembali sumber daya dari thread yang dibatalkan tetapi seringkali sistem operasi tidak mengambil kembali semua sumber daya dari thread yang dibatalkan. Suatu thread seketika itu juga membatalkan target thread. yaitu: POSIX Pthreads. Keuntungan dari sistem ini ialah kernel thread yang bersangkutan dapat berjalan secara paralel pada multiprosessor dan lebih efisien. Java. Menyediakan API di level kernel yang didukung secara langsung oleh sistem operasi. Ada dua cara dalam mengimplementasikan pustaka thread: a. dan Win32. Hal ini akan menjadi masalah yang sulit apabila digunakan asynchronous cancellation. Asynchronous cancellation. Misalnya hendak mematikan Java Virtual Machine (JVM) pada program Java. Apabila sebuah thread mencari sesuatu dalam database dan menemukan serta mengembalikan hasilnya. b. Java API thread dapat diimplementasikan oleh Pthreads atau Win32. jika kita memanggil fungsi yang sudah ada di pustaka. Pustaka Thread Pustaka Thread atau yang lebih familiar dikenal dengan Thread Library bertugas untuk menyediakan API untuk programmer dalam menciptakan dan memanage thread. Tetapi Pthread API menyediakan deferred cancellation. . HPUX. Model ini memultipleks banyak thread tingkatan pengguna ke thread kernel yang jumlahnya sedikit atau sama dengan tingkatan pengguna. Pembatalan Thread Thread Cancellation ialah pembatalan thread sebelum tugasnya selesai. Model Many-to-Many. Cara kerja dari deffered cancellation adalah dengan menggunakan satu thread yang berfungsi sebagai pengindikasi bahwa target thread hendak dibatalkan. Tetapi pembatalan hanya akan terjadi jika target thread memeriksa apakah ia harus batal atau tidak. Thread yang akan diberhentikan biasa disebut target thread. Pada umumnya sistem operasi memperbolehkan proses atau thread untuk dibatalkan secara asynchronous. Hal ini memperbolehkan thread untuk memeriksa apakah ia harus batal pada waktu dimana ia dapat dibatalkan secara aman yang aman. IRIX. Ada tiga pustaka thread yang sering digunakan saat ini. Hal yang sulit dari pembatalan thread ini adalah ketika terjadi situasi dimana sumber daya sudah dialokasikan untuk thread yang akan dibatalkan. b. Implementasi POSIX standard dapat dengan cara user level dan kernel level. Jadi. thread sisanya akan dibatalkan. Pthread merujuk sebagai cancellation points. Menyediakan API dalam level pengguna tanpa dukungan dari kernel sehingga pemanggilan fungsi tidak melalui system call. cara ini memperbolehkan target thread untuk membatalkan dirinya secara terurut.5. Deferred cancellation. Contoh : Solaris 2. 11. Suatu thread secara periodik memeriksa apakah ia harus batal. Selain itu kesulitan lain adalah ketika thread yang dibatalkan sedang meng-update data yang ia bagi dengan thread lain. maka akan menghasilkan pemanggilan fungsi call yang sifatnya lokal dan bukan system call. Alternatifnya adalah dengan menggunakan deffered cancellation.c. Pemanggilan fungsi call akan melibatkan system call ke kernel.

Biasanya lebih cepat untuk melayani permintaan dengan thread yang ada dibandingkan menunggu thread baru dibuat. Jumlah thread dalam pool dapat tergantung dari jumlah CPU dalam sistem. yaitu sekumpulan thread yang mengantri untuk mengerjakan tugas Cara kerjanya adalah dengan membuat beberapa thread pada proses startup dan menempatkan mereka ke pools. dan jumlah permintaan klien yang concurrent.6. Jadi. Ketika thread sudah selesai mengerjakan tugasnya maka ia kembali ke pool dan menunggu pekerjaan lainnya. Thread pool membatasi jumlah thread yang ada pada suatu waktu. b. Bila tidak ada thread yang tersedia pada saat dibutuhkan maka server menunggu sampai ada satu thread yang bebas. ia akan membangunkan thread dari pool dan jika thread tersedia maka permintaan tersebut akan dilayani. dimana mereka duduk diam dan menunggu untuk bekerja. Keuntungan thread pool adalah: a. Pembuatan jumlah thread yang tepat dapat meningkatkan performa serta sistem yang lebih stabil .11. Thread Pools Pada web server yang menerapkan multithreading ada dua masalah yang timbul: a. Hal ini penting pada sistem yang tidak dapat mendukung banyak thread yang berjalan secara concurrent. Solusinya adalah dengan penggunaan Thread Pools. b. jumlah memori fisik. Pembuatan thread yang tidak terbatas jumlahnya dapat menurunkan performa dari sistem. ketika server menerima permintaan. c. Ukuran waktu yang diperlukan untuk menciptakan thread yang melayani permintaan yang diajukan pada kenyataannya thread dibuang seketika sesudah ia menyelesaikan tugasnya.

Gambar 11. Penjadwalan Thread Begitu dibuat.7. thread baru dapat dijalankan dengan berbagai macam penjadwalan. Process Contention Scope (PCS). sistem dengan model multithreading many to many atau many to one menggunakan: a. System Contention Scope (SCS). di mana proses tersebut akan ditaruh dalam daftar proses sesuai proritasnya dan bagaimana ia bergerak dalam daftar proses tersebut. SCS berfungsi untuk memilih satu dari banyak thread.11. b. Kebijakan penjadwalanlah yang menentukan setiap proses. kemudian menjadwalkannya ke satu thread tertentu (CPU / Kernel). Untuk menjadwalkan thread. Penjadwalan Thread . Pustaka thread menjadwalkan thread pengguna untuk berjalan pada LWP (lightweight process) yang tersedia.2.

dan Carbon Thread Manager. Ekonomis. yaitu: Mach thread. Pembagian sumber daya. Akan tetapi tidak mudah untuk menentukan suatu thread mengerjakan tugas yang mana.9. Carbon MP tasks. Thread Linux Ketika pertama kali dikembangkan. Dalam kenyataannya. Meningkatkan respon dari pengguna. pendekatan ini mempunyai beberapa kekurangan. Keuntungan menggunakan Multithreading: a. Untuk meningkatkan kemampuan Thread Linux. Pembagian address space ini dimungkinkan karena proses direpresentasikan di dalam Kernel Linux. Cocoa thread (NSThreads). Di dalam Kernel Linux setiap proses direpresentasikan sebagai sebuah struktur data yang unik. Model One-to-One. b. ia tidak menduplikasi parent process-nya tetapi menciptakan pointer ke struktur data pada parent process yang memungkinkan child process untuk berbagi memori dan sumber daya dari parent process-nya. dan interprocess synchronization primitive. terdapat lima thread API yang berbeda. POSIX thread (pthreads). namun ketika clone() dipanggil. kecuali dalam hal pembuatan salinan dari proses yang dipanggil dimana ia membuat sebuah proses yang terpisah yang berbagi address space dengan proses yang dipanggil. Linux lebih menggunakan istilah task dibandingkan proses dan thread ketika merujuk kepada pengaturan alur pengontrolan di dalam program. Sebuah tim yang terdiri dari pengembang dari IBM membuat NGPT (Next Generation POSIX Threads). tetapi dia mendukung proses-proses sebagai entitas yang dapat dijadwalkan melalui clone() system calls. Jadi. Project Linux Thread menggunakan system call ini untuk mensimulasi thread di user space. Sebenarnya Linux tidak membedakan antara proses dan thread. Menyediakan API di level kernel yang didukung secara langsung oleh sistem operasi. d. Mengambil keuntungan dari arsitektur multiprosessor. Pustaka Thread bertugas untuk menyediakan API untuk programmer dalam menciptakan dan memanage thread. 11. Sayangnya. sehingga dibuatlah suatu siklus yang membuat masing-masing thread bekerja secara bergantian. proses yang baru akan tercipta beserta duplikasi dari segala isi di struktur data di parent process. Pembagian address space dari parent process memungkinkan cloned task bersifat mirip dengan thread yang terpisah. b. Model Many-to-One. Tiga model Multithreading: a. Cara untuk mengimplementasikannya yaitu: a. Sementara pengembang dari Red Hat membuat NPTL (Native POSIX Thread Library).11. Linux tidak didukung dengan threading di dalam kernelnya. Menyediakan API dalam level pengguna tanpa dukungan dari kernel. scheduling. . c. Rangkuman Thread adalah alur kontrol dari suatu proses. Jadi ketika fork() dipanggil. Model Many-to-Many. dukungan kernel dan penulisan ulang pustaka thread sangat diperlukan. c. daripada menciptakan yang baru maka struktur data yang baru mengandung pointer yang menunjuk ke tempat dimana data berada. Sekarang Linux mendukung penduplikasian proses menggunakan system call clone() dan fork().8. Dua project yang saling bersaing menjawab tantangan ini. Pada sistem operasi lain seperti Mac OS X. khususnya di area signal handling. b. Clone() mempunyai sifat mirip dengan fork().

Local Schedulling. Pembatalan Thread terdiri dari 2 jenis: 1. Sedangkan di Mac sekumpulan thread yang ada akan mengerjakan tugas bergantian dengan menggunakan siklus. Asynchronous cancellation. 2. Global Schedulling. Thread Pools menciptakan sejumlah Thread yang ditempatkan di dalam pool dimana Thread menunggu untuk dipanggil. Thread Schedulling ada 2 macam: 1.Pembatalan Thread: Tugas untuk membatalkan Thread sebelum menyelesaikan tugasnya. 2. . Deffered cancellation. Istilah thread di Linux adalah task. Pembuatan Thread di Linux menggunakan system call clone().

org/ wiki/ Computer_mutitasking . 2008.wikipedia. Diakses 29 Mei 2006. Diakses 8 April 2008. Diakses 16 Februari 2007. GNU General Public License – http://gnui.org/ licenses/ gpl. Thread_(computer_science) – http://en. 2007.. Computer Hardware – http://en. Multiprocessing – http://en. 2007. Threading Architectures – http://developer.org/ wiki/ Thread_pool_pattern . [WEBWIKI2007] Wikipedia.org/wiki/Thread Diakses 7 April 2008 [TechnicalNote] Technical Note 2028.wikipedia.com/ developerworks/ java/ library/j-prodcon . linux_threading – http://www-128. [WEBWIKI2008] Wikipedia.org/ wiki/ Multiprocessing . 2008..wikipedia.html.wikipedia. Thread_pool_pattern – http://en..wikipedia. Computer Science – http://en. dan Grag Gagne. 1991. 2008. [WEBWIKI2007] Wikipedia. 2007. Seventh Edition. Diakses 9 April 2008 .org/ wiki/Thread_(computer_science) . [WEBFSF1991a] Free Software Foundation. The Free Encyclopedia. 2008. Operating Systems Concepts.txt . Diakses 16 Februari 2007..ibm.apple. 2007.org/wiki/Multithreading Diakses 7 April 2008 [WikiCS2008] Wikipedia. [WEBIBM] IBM. 2005.Rujukan [Silberschatz2005] Avi Silberschatz. [WikiCH2008] Wikipedia. John Wiley & Sons.vLSM.com/technotes/tn/tn2028. The Free Encyclopedia. Diakses 16 Februari 2007. [WEBWIKI2007] Wikipedia. Diakses 16 Februari 2007. Computer_multitasking – http://en. Peter Galvin.wikipedia.

Yunus Kuntawi Aji (B 0606031616) Silakan menyalin.Hak Cipta © Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Genta Moerita (A 0606104265) 2. Yuan Hanif Syaniardi (B 0606031603) 3. peserta mata kuliah Sistem Operasi semester genap 2008 1. dan/atau memodifikasi dokumen ini . mengedarkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful