P. 1
IPA_kelas_VIII_smt_1

IPA_kelas_VIII_smt_1

|Views: 31,933|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2015

pdf

text

original

Sections

Penulis

: Dra. Singgih Pradinah, M.Pd.
Hasnizar, S.Pd.
Pengkaji Materi : Drs. Moch. Sumarwan
Reviewer

: Dra. Puji Suswati

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2009

24

25

A. PENDAHULUAN

Selamat Kamu telah menyelesaikan modul tentang perkembangan manusia. Nah . . . sekarang
saya akan mengajak Kamu untuk mempelajari modul tentang sistem gerak pada manusia.
Berarti Kamu akan maju selangkah lagi, semoga Kamu berhasil.

Setelah Kamu mempelajari modul ini, diharapkan Kamu sudah mempunyai kompetensi
tentang :
- rangka manusia
- ciri-ciri tulang rawan dan tulang keras
- macam-macam otot dan ciri-cirinya
- Persendian dan kelainan-kelainan pada tulang

Supaya Kamu lebih memahami modul ini jangan lupa pelajari dengan baik dan kerjakan
tugas-tugas yang ada dan bertanyalah pada guru binamu.

Setelah Kamu mengerjakan tugas-tugas nanti cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban,
bila ada yang kurang cocok, pelajari lagi. Kalau Kamu telah menyelesaikan dengan baik,
minta untuk tes dengan guru binamu supaya Kamu bisa melanjutkan ke modul berikutnya.

Selamat belajar semoga Kamu selalu sukses.

26

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Sistem Gerak pada Manusia

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

3. Indikator

- Membandingkan macam organ penyusun sistem gerak pada manusia.
- Membedakan fungsi tulang rawan, tulang keras, otot dan sendi sebagai penyusun
rangka tubuh

4. Materi Pokok

Sistem Gerak pada Manusia.

5. Uraian Materi

Dalam modul ini Kamu akan mengetahui sistem gerak pada manusia. Gerakan
merupakan hasil dari interaksi antara rangka, otot dan saraf. Kita dapat melakukan
berbagai gerak karena peranan aktif otot yang melekat pada tulang atau rangka. Otot
sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang adalah alat gerak pasif. Rangka manusia
terletak di dalam tubuh, tidak terlihat dari luar, terselubung oleh kulit dan otot, karena
itu disebut rangka dalam.

Gerakan merupakan hasil dari interaksi antara sistem rangka, otot dan saraf

Rangka tubuh kita tersusun atas berbagai macam tulang. Tulang dikelompokkan
berdasarkan letaknya, jaringan penyusunnya, dan bentuknya.

Berdasarkan letaknya, tulang penyusun kerangka tubuh manusia dikelompokkan menjadi
tulang tengkorak, tulang badan dan tulang anggota gerak.

27

Gambar 2.1 Rangka Tubuh Manusia

Berdasarkan jenisnya, tulang rangka tubuh manusia tersusun atas tulang rawan dan
tulang keras. Sekarang marilah kita bicarakan satu persatu.

28

Tulang Rawan

Rangka manusia pada awal pembentukannya (bayi) masih berupa tulang rawan, makin
bertambah usianya, lambat laun tulang rawan berubah menjadi keras.

Ada beberapa tulang rawan yang tidak akan menjadi tulang keras. Tahukah Kamu, tulang
apa sajakah itu ? Coba pikirkan jawabanmu !

Cuping hidung, daun telinga, sambungan
antar tulang rusuk dengan tulang dada,
adalah tulang rawan yang tidak akan
menjadi tulang keras.

Apakah jawabanmu sama dengan uraian di
atas.

Gambar 2.2. Cuping hidung dan daun telinga adalah tulang rawan

Tulang rawan terbentuk dari jaringan tulang rawan. Di dalam ruang antar selnya terdapat
banyak zat perekat berupa protein dan sedikit zat kapur. Sehingga tulang rawan bersifat
lentur. Bentuk jaringan tulang rawan, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Keterangan gambar :
1. sel-sel tulang rawan
2. zat antara (mengandung banyak zat
perekat kurang zat kapur)

Gambar 2.3. Jaringan tulang rawan

1

2

29

Ciri-ciri tulang rawan :
- Tulang rawan banyak mengandung zat perekat, berupa protein dan sedikit mengandung
zat kapur sehingga bersifat lentur.
- Tulang rawan terdapat pada cuping hidung, daun telinga, sambungan antar tulang rusuk
dengan tulang dada.

Tulang Keras

Yang dimaksud dengan tulang dalam kehidupan sehari-hari adalah tulang keras yang akan
kita bahas sekarang ini. Tulang keras berasal dari tulang rawan. Ruang antar selnya banyak
berisi zat kapur yaitu kalsium karbonat dan kalsium fosfat, juga terdapat protein. Sedangkan
zat perekatnya hanya sedikit. Hal ini menyebabkan tulang bersifat keras tidak lentur dan
proses pengerasannya dipengaruhi oleh vitamin D. Perhatikan jaringan tulang keras di
bawah ini.

Gambar 2.4. Jaringan tulang keras

Tulang keras ini tidak rapat, tetapi berongga di tengahnya. Coba Kamu pikirkan seandainya
semua tulang itu rapat tanpa rongga, alangkah beratnya tubuh kita dan tentu saja akan sulit
untuk digerakkan.
Baiklah, selanjutnya marilah kita bicarakan macam-macam bentuk tulang keras. Tulang keras
berdasarkan bentuknya terdiri dari tulang pipa, tulang pipih dan tulang pendek. Perhatikanlah
bentuk ketiga tulang tersebut dalam gambar berikut ini

Tulang pipa, bentuknya bulat panjang seperti pipa
(perhatikan gambar). Pada kedua ujungnya mem-
besar berupa bonggol. Tulang pipa berisi sum-sum
kuning dan lemak.
Contohnya : terdapat pada tulang lengan atas,
tulang paha, tulang betis, ruas-ruas jari kaki dan
ruas-ruas jari tangan.

Gambar 2.5. Tulang pipa

30

Tulang pipih, bentuknya pipih atau gepeng. Didalamnya
berongga-rongga seperti spon (karet busa). Tulang ini
berisi sum-sum merah sebagai tempat pembuatan sel-
sel darah merah. Contohnya : terdapat pada tulang
usus, tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat dan
tulang tengkorak.
Coba Kamu perhatikan gambar di
samping ini.

Tulang pendek, bentuknya bulat pendek. Coba
perhatikan gambar. Sama halnya dengan tulang pipih,
tulang pendek ini di dalamnya juga berisi sumsum
merah.
Contohnya : terdapat pada ruas-ruas tulang belakang,
pergelangan kaki dan pergelangan tangan.

Gambar 2.6. Tulang pipih

Gambar 2.7. Tulang pendek

Ciri-ciri tulang keras :
- tulang keras banyak mengandung zat kapur dan sedikit mengandung zat perekat
sehingga tulang bersifat keras, tidak lentur.
- berdasarkan bentuknya tulang keras terdiri dari tiga macam, yaitu tulang pipa, tulang
pipih, dan tulang pendek.

Apakah Kamu dapat memahaminya ? Kalau belum pelajarilah sekali lagi dengan cermat.
Tetapi kalau sudah dipahami, marilah kita bahas materi selanjutnya.

Nah, selesailah sudah pembahasan kegiatan satu pada modul ini. Semoga Kamu dapat
memahaminya. Sebelum Kamu melanjutkan ke kegiatan dua, pahamilah rangkumannya
lebih dulu dan selesaikanlah tugas-tugasnya.

31

Rangkuman:

- Rangka manusia termasuk rangka dalam, berdasarkan letaknya dikelompokkan menjadi
tulang tengkorak, tulang badan dan tulang anggota gerak.
- Berdasarkan jaringan penyusunnya, susunan tulang manusia terdiri dari dua jenis
tulang yaitu: tulang rawan dan tulang keras. Tulang rawan mempunyai ciri-ciri, banyak
mengandung zat perekat berupa protein dan sedikit mengandung zat kapur sehingga
bersifat lentur. Sedangkan tulang keras ciri-cirinya, banyak mengandung zat kapur dan
sedikit zat perekatnya, sehingga bersifat keras dan tidak lentur.
- Tulang keras berdasarkan bentuknya terdiri dari 3 macam, yaitu tulang pipa, tulang pipih
dan tulang pendek.

6. Tugas 1

1. Apa yang dimaksud dengan rangka dalam ?
2. Sebutkan 3 fungsi rangka tubuh manusia!
3. Jelaskanlah perbedaan ciri-ciri tulang rawan dengan ciri-ciri tulang keras!
4. Berdasarkan bentuknya, tulang keras terdiri dari 3 macam. Sebutkanlah dan berilah
masing-masing contohnya!

32

Kegiatan 2 : Sendi dan Kelainan Tulang

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

3. Indikator

- Mengidenti kasi macam sendi dan fungsinya
- Mendata contoh kelainan dan penyakit yang berkaitan dengan tulang dan otot yang
biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

4. Materi Pokok

Sistem Gerak pada Manusia

5. Uraian Materi

Pada kegiatan satu, Kamu sudah mempelajari fungsi tulang dan susunannya. Maka
dalam kegiatan dua ini, Kamu akan saya ajak mempelajari kelanjutannya, yaitu “Sendi
dan Kelainan pada Tulang”.

Kamu sudah mengetahui bahwa tulang anggota gerak atas (tangan) berhubungan dengan
gelang bahu, tulang anggota gerak bawah (kaki) berhubungan dengan gelang panggul.
Demikian pula hubungan antar tulang belakang. Nah, jadi rangka tubuh manusia itu,
tersusun dari tulang-tulang yang mempunyai hubungan antar tulang.

Hubungan antar tulang disebut sendi. Ada tiga macam, yaitu sendi :
1. Hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan disebut sendi mati, misalnya pada
hubungan antar tulang tengkorak, hubungan tulang-tulang pembentuk gelang panggul ;
2. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan tapi terbatas, disebut sendi kaku atau
sendi kejur, misalnya pada hubungan antar ruas-ruas tulang belakang, hubungan antar
tulang rusuk dengan tulang dada
3. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan leluasa disebut sendi gerak

Sendi Gerak adalah hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan leluasa

Nah, untuk memahami tentang sendi gerak ini, coba Kamu perhatikan gambar hubungan
antara tulang paha dengan gelang panggul berikut ini

Hubungan antara tulang paha dan gelang panggul ini merupakan sendi gerak, yang
disebut sendi peluru.

33

Gambar 2.8 Sendi peluru antara
gelang panggul dan tulang paha

Sendi peluru merupakan sendi gerak yang
dapat digerakkan kesegala arah.

Perhatikanlah mangkok sendi dan bongkol
sendinya. Bongkol sendi merupakan pangkal
dari tulang paha yang dilapisi oleh tulang
rawan, sedangkan mangkuk sendi dibentuk
oleh gelang panggul.

Bongkol sendi tidak akan lepas dari mangkuk sendi, karena diikat oleh jaringan pengikat
yaitu ikat sendi atau ligamen. Disamping itu, di dalam mangkuk sendi terdapat cairan sendi
yang berfungsi sebagai pelumas, sehingga jika digerakkan tidak berbunyi. Cairan sendi ini
disebut minyak sinovial.
Ada beberapa macamkah sendi gerak itu ? Ada empat macam sendi gerak yang harus Kamu
ketahui, yaitu sendi engsel, sendi putar, sendi pelana, dan sendi peluru.

Memungkinkan gerak ke
satu arah

Gambar 2.9.Sendi Engsel

Memungkinkan gerak
memutar

Gambar 2.10. Sendi Putar

b. Sendi Putar

Sendi putar yaitu, hubungan dua buah
tulang, di mana tulang yang satu bergerak
memutar pada tulang lainnya (perhatikan
gambar). Sendi putar ini terdapat pada
hubungan antara tulang atlas dengan
tulang pemutar (lihat tanda panah
pada gambar di samping). Coba Kamu
gerakkan kepalamu memutar dari kiri ke
kanan, kemudian dari kanan ke kiri.

a. Sendi Engsel

Sendi engsel yaitu, hubungan dua buah
tulang, di mana tulang yang satu dapat
digerakkan ke satu arah saja. Sendi ini
mirip dengan pintu rumah kita yang diberi
engsel yang membuka ke satu arah saja.
Sendi engsel ini terdapat pada lutut dan
siku. Perhatikan tanda panah pada gambar
di samping. Cobalah Kamu gerakkan
lutut dan sikumu. Siku dan lututmu hanya
dapat digerakkan ke satu arah saja.

34

Gambar 2.12 .Sendi Peluru

Gambar 2.11 Sendi Pelana

c. Sendi Pelana

Sendi pelana merupakan hubungan
dua buah tulang, dan permukaan kedua
tulang yang digerakkan berbentuk
seperti pelana kuda. Sendi ini dapat
kita temui pada sendi antara tulang
telapak tangan. Bentuk dan letaknya
seperti pada gambar di samping.

d. Sendi Peluru

Sendi peluru merupakan hubungan
dua buah tulang yang memungkinkan
terjadinya gerakan ke segala arah.
Masih ingatkah Kamu contoh sendi
peluru? Coba Kamu perhatikan
kembali gambar 2.8. Contoh lain
adalah hubungan antara tulang lengan
atas dengan gelang bahu. Perhatikan
gambar bentuk dan letak sendi peluru
ini. Cobalah gerakkan tanganmu
memutar.

Apakah Kamu memahami uraian di
atas? Baiklah, untuk pembahasan
terakhir pada kegiatan dua ini, kita
akan membahas gangguan dan
kelainan pada tulang.

Apakah yang menyebabkan Gangguan dan Kelainan pada Tulang ?

Sebagaimana organ-organ lainnya, rangka atau tulang manusia juga dapat mengalami
gangguan atau kelainan. Pernahkah Kamu merasa sakit pada punggungmu setelah duduk
lama? Hal itu menandakan bahwa posisi duduk yang salah dapat menyebabkan gangguan
pada tulangmu. Gangguan dan kelainan pada tulang dapat disebabkan oleh kecelakaan,
kekurangan gizi, kuman penyakit dan kebiasaan duduk kita yang salah
.

Kecelakaan dapat menyebabkan seseorang menderita patah tulang, retak tulang atau
memar. Jika kecelakaan pada tulang tidak ditangani dengan baik dan benar oleh ahlinya,
maka dapat menyebabkan kelainan pada tulang.

35

Kuman penyakit seperti virus juga dapat menyebabkan gangguan pada tulang. Penyakit
tulang yang disebabkan oleh virus adalah penyakit polio. Pada masa bayi penyakit polio
ini dapat dicegah dengan memberikan imunisasi polio yang diteteskan melalui mulut.
Orang yang menderita penyakit polio ini dapat menyebabkan kelumpuhan.
Kekurangan gizi dan faktor keturunan juga dapat menyebabkan gangguan dan kelainan
pada tulang. Kekurangan gizi berupa vitamin D dan zat kapur pada makanan yang
kita makan, dapat menyebabkan gangguan pada proses pembentukan se-sel tulang.
Kekurangan vitamin D pada saat masa pertumbuhan (bayi) juga dapat menyebabkan
kaki berbentuk X atau O. Pernahkah Kamu melihatnya.
Gangguan dan kelainan pada tulang juga dapat disebabkan oleh kebiasaan duduk yang
salah. Kebiasaan duduk yang salah dapat menyebabkan gangguan dan kelainan pada
tulang punggung kita. Coba Kamu perhatikan berikut ini.
Sikap duduk seperti gambar di bawah ini dapat menimbulkan gangguan dan kelainan
tulang punggung yang disebut skoliosis. Yaitu, jika tulang punggung bengkok ke kiri
atau bengkok ke kanan.
Kelainan tulang dengan sikap duduk seperti gambar di bawah ini disebut lordosis, yaitu
tulang punggung terlalu bengkok ke depan.

Gambar 2.13 Skoliosis dan lordosis

Selanjutnya adalah kelainan tulang yang disebut kifosis, yaitu jika tulang punggung
terlalu bengkok ke belakang. Bentuk kelainannya seperti pada gambar di bawah.
Agar tidak terjadi kelainan pada tulang punggung kita, maka sebaiknya kita duduk
dengan posisi yang benar. Seperti terlihat pada gambar di samping ini. Mulai sekarang
bila Kamu sedang belajar, cobalah Kamu duduk dengan posisi yang benar.

Gambar 2.14 Kifosis dan sikap duduk yang benar

36

Sikap duduk yang salah dapat menyebabkan kelainan pada tulang punggung, yaitu :
- skoliosis : jika tulang punggung bengkok ke kanan atau bengkok ke kiri
- lordosis : jika tulang punggung terlalu bengkok ke depan
- kifosis : jika tulang punggung terlalu bengkok ke belakang

Nah, . . . . Siswa SMP Terbuka, selesailah pembahasan kita mengenai sendi dan kelainan
pada tulang. Mudah-mudahan Kamu dapat memahaminya. Jika belum dipahami, pelajarilah
sekali lagi. Bagi yang sudah memahaminya, selesaikanlah tugas-tugas berikut ini. Tetapi
sebelum itu pahamilah kata-kata sukar dan rangkumannya.

Kosakata

imunisasi

: usaha menambah kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.

sendi gerak

: hubungan dua buah tulang yang dapat digerakkan dengan leluasa

Polio

: penyakit tulang yang disebabkan oleh virus.

virus

: salah satu kuman penyebab penyakit.

Rangkuman

Hubungan antar tulang ada tiga macam yaitu :
1. Hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan disebut sendi mati, misalnya
hubungan pada tulang-tulang tengkorak ; hubungan antara gelang panggul.
2. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan tetapi terbatas, disebut sendi kaku,
misalnya pada hubungan ruas-ruas tulang punggung.
3. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan leluasa, yaitu sendi gerak.

Sendi gerak ada beberapa macam, diantaranya :
a. Sendi engsel, terdapat pada lutut dan sikut.
b. Sendi putar, terletak pada hubungan tulang atlas dengan tulang pemutar.
c. Sendi pelana, terdapat pada hubungan antara tulang telapak tangan, ruas tulang jari

tangan.

d. Sendi peluru, terdapat pada hubungan antara gelang bahu dengan tulang lengan atas dan
gelang panggul dengan tulang paha.
Kelainan dan gangguan pada tulang dapat disebabkan oleh kecelakaan, kuman penyakit,
kekurangan gizi, dan sikap duduk yang salah.
Sikap duduk yang salah dapat menyebabkan kelainan pada tulang punggung, yaitu scoliosis,
lordosis dan kifosis.

37

6. Tugas 2

Tugas ini dapat Kamu selesaikan setelah Kamu memahami benar isi dari materi kegiatan
dua. Kerjakan di buku catatanmu.

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan jelas.

1. Perhatikan gambar di bawah ini.

Bagian yang diberi tanda hitam adalah letak dari
sendi. Sebutkanlah sendi-sendi apa sajakah itu ?
A. . ……………………………………
B. . ……………………………………
C. . ……………………………………

2. Sebutkan 3 penyebab yang dapat mengakibatkan gangguan dan kelainan pada tulang!

3. Jelaskan kelainan tulang punggung lordosis !

38

Kegiatan 3 : Sel Otot

1. Standar Kompetensi :
Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

3. Indikator

Membedakan fungsi tulang rawan, tulang keras, otot dan sendi sebagai penyusun rangka
tubuh.

4. Materi Pokok

Sistem Gerak pada Manusia

5. Uraian Materi

Dalam modul ini Kamu sudah mempelajari rangka sebagai alat gerak pasif. Nah,
kali ini Kamu akan saya ajak untuk mempelajari “Otot sebagai alat gerak aktif”.

Di dalam modul yang lalu Kamu sudah mengetahui bahwa rangka tubuh manusia
tersusun atas tulang-tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut
sendi. Sendi-sendi yang ada dalam tubuh manusia belum bisa bergerak kalau otot-
ototnya tidak bekerja (berkontraksi)
Otot dalam kehidupan kita sehari-hari disebut daging, karena merupakan kumpulan
serabut-serabut otot. Serabut-serabut otot merupakan sel-sel otot yang bergabung
menjadi satu membentuk berkas otot. Dan berkas otot bergabung membentuk otot
(daging). Bagian dari ujung otot disebut tendon atau urat. Coba Kamu perhatikan
gambar berikut ini.

Gambar 2.15 Berkas otot dan tendon

39

Sekarang coba Kamu perhatikan gambar otot tubuh manusia berikut ini.
Nah, . . . . model otot tubuh manusia yang Kamu lihat pada gambar berikut ini dapat Kamu
lihat di sekolah induk.

angka bagian belakang

Keterangan gambar :
Hanya beberapa otot saja pada gambar di atas yang bernomor
diantaranya :
1. otot lingkar mata

8. otot perut
2. otot lingkar mulut 9. otot lengan bawah
3. otot kunyah

10. otot-otot kaki

4. otot leher

11. otot betis

5. otot dada

12. otot bahu

6. otot bisep

13. otot punggung

7. otot trisep

14. otot pinggang

Otot rangka bagian depan

Gambar 2.16. Otot tubuh manusia

Sel otot membentuk serabut otot. Kemudian serabut otot membentuk berkas otot.
Kumpulan berkas otot bergabung membentuk otot atau daging.

Ada berapa macam sel otot itu ?

Sel otot tubuh manusia ada tiga macam, yaitu sel otot polos, sel otot lurik dan sel otot jantung.
Nah . . . . sekarang marilah kita bicarakan satu persatu. Kita mulai dengan membicarakan sel
otot polos.

a. Otot Polos

Otot polos disebut juga otot alat-alat dalam tubuh, karena otot ini terletak pada saluran
alat-alat dalam tubuh, seperti pada saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran kelamin
dan dinding rahim.
Bagaimana ciri-cirinya? Untuk menjawabnya, coba Kamu perhatikan gambar sel otot
polos berikut ini.

40

Ciri-ciri otot polos :
- Sel otot polos berbentuk gelendong,
kedua ujung meruncing dan berinti
satu;
- Otot polos merupakan otot tak sadar,
karena bekerjanya di luar kesadaran
kita ;
- Otot polos bekerjanya lambat, teratur
dan tidak cepat lelah.

Gambar 2.17 Otot Polos

b. Otot Lurik

Otot lurik disebut juga otot rangka, karena otot ini melekat pada rangka (tulang).
Perhatikan gambar sel otot lurik berikut ini.

Gambar 2.18 Otot Lurik

Otot lurik mempunyai ciri-ciri :
- Sel otot lurik berbentuk selindris atau seperti tabung yang mempunyai bagian
berselang-seling gelap suram dan terang sehingga tampak lurik
- Berinti sel banyak
- Bekerja atas kesadaran kita atau menurut perintah otak

c. Otot Jantung

Otot jantung merupakan otot istimewa. Mengapa otot jantung istimewa? Nah, untuk
mengetahui keistimewaannya, coba Kamu perhatikan dan pahami gambar sel otot
jantung berikut ini.

Gambar 2.19 Otot Jantung

Ciri-ciri otot jantung adalah :
- Berbentuk serabut lurik yang bercabang-cabang, inti selnya banyak terletak di
tengah serabut
- Bekerja di luar kesadaran kita atau di luar perintah otak

41

Dari gambar dan ciri-cirinya kita dapat mengetahui keistimewaannya, yaitu otot jantung
bentuknya seperti otot lurik tetapi bekerjanya seperti otot polos.

Otot jantung yang membentuk dinding jantung, bekerjanya sepanjang hayat manusia itu
sendiri. Sewaktu bekerja, istirahat, tidur bahkan jika seseorang itu pingsan, otot jantung terus
bekerja.

Dapatkah Kamu pahami ?

Jika Kamu belum paham, pelajarilah sekali lagi ! Kalau sudah dipahami pelajarilah kosakata
dan rangkumannya, kemudian jawablah pertanyaannya pada tugas di halaman berikutnya.

Kosakata

tendon : bagian ujung dari otot, biasa disebut urat

Rangkuman

- Otot dalam kehidupan sehari-hari disebut daging. Otot merupakan alat gerak aktif. Otot
dibangun oleh sel-sel otot yang berbentuk serabut. Kumpulan serabut otot membentuk
berkas otot. Berkas otot bergabung menjadi otot (daging).
- Tubuh manusia tersusun oleh tiga macam otot, yaitu otot polos, otot lurik dan otot

jantung.

- Otot polos berbentuk gelendong, berinti satu dan bekerjanya di luar kesadaran kita.
- Otot lurik berbentuk serabut, terdiri dari bagian gelap dan terang dan bekerjanya atas
kesadaran kita.
- Otot jantung merupakan otot istimewa karena bentuknya seperti otot lurik dan bekerjanya
seperti otot polos.

6. Tugas 3

Kerjakan tugas ini di buku catatanmu.

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan jelas !
1. Perhatikan gambar di bawah ini

a. Apakah nama sel-sel otot pada gambar di samping ?
b. Sebutkan ciri-cirinya !

2 a. Dimanakah letak otot lurik ?
b. Mengapa otot jantung disebut otot istimewa ?

42

Kegiatan 4 : Cara Kerja Otot

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

3. Indikator

Membedakan fungsi tulang rawan, tulang keras, otot dan sendi sebagai penyusun rangka
tubuh.

4. Materi Pokok

Sistem Gerak pada Manusia

5. Uraian Materi

Di dalam kegiatan satu Kamu sudah mengetahui macam-macam dan ciri-ciri sel otot.
Nah, pada bagian kegiatan dua ini Kamu akan saya ajak untuk membicarakan “Cara
Kerja Otot”.

Kamu tentunya masih ingat bahwa rangka tubuh manusia merupakan tempat melekatnya
otot dan sebagai alat gerak pasif. Untuk dapat bergerak, seperti berjalan, berlari,
mengangkat lengan dan lain sebagainya, dibutuhkan otot untuk menggerakkannya. Oleh
sebab itu otot disebut alat gerak aktif.

Nah . . . . supaya lebih jelas bagimu, lakukanlah kegiatan berikut ini. Ajaklah teman-
temanmu ke sekolah induk untuk menyiapkan alat-alatnya dan mendiskusikan hasilnya
bersama guru binamu. Ikutilah petunjuk kegiatannya dan lakukanlah perintah yang
diberikan.

Alat-alat yang harus Kamu siapkan adalah :
- Statif 2 buah (kalau tidak ada statif dapat Kamu buat dari kayu seperti gambar
- Tali secukupnya;
- Bahan berupa batu bata.

43

Susunlah perangkat (alat-alat tadi), seperti pada gambar di bawah ini :

Gabungkanlah dua utas tali dan buatlah simpul
mati pada kedua ujung-ujungnya. Kemudian
ikatlah kedua ujungnya pada statif, ujung yang
satu Kamu ikat pada statif A dan ujung lainnya
di statif B (lihat gambar).

Berilah beban pada salah satu statifnya (lihat
gambar). Tariklah kedua tali menurut tanda
panah (lihat gambar).

Apakah yang akan terjadi setelah kedua tali
ditarik ?
Ya, . . . . Statif akan terangkat naik.

Gambar 2.20 Percobaan cara kerja otot

a. Otot Antagonis

Kerja otot secara antagonis adalah kerja otot yang saling berlawanan

Gambar 2.21 Otot trisep kontraksi

Jika otot bisep bekerja atau kontraksi,
maka otot trisep akan mengendur atau
relaksasi, dengan demikian lengan bawah
akan terangkat naik.

44

Demikian pula sebaliknya, jika otot trisep bekerja
(kontraksi), maka otot bisep akan mengendur)
relaksasi. Lengan yang tadinya terangkat/naik,
sekarang menjadi turun kembali.

Gambar 2.22 Otot trisep kontraksi

Gambar 2.24 Otot, sendi dan tulang

b. Otot Sinergis

Kerja otot secara sinergis yaitu kerja otot yang
saling bersamaan. Misalnya menelingkup
dan menengadahkan telapak tangan yang
disebabkan oleh kontraksi otot-otot pronator
yang terdapat pada lengan bawah. Perhatikan
gambar di samping.

Selesai sudah pembicaraan kita mengenai
cara kerja otot. Sebelum kita mengakhiri
pembahasan kegiatan dua ini, coba Kamu
perhatikan kembali gambar lengan berikut
ini

Pada gambar lengan tersebut terdapat otot, tulang dan sendi. Dapatkah lengan bawah itu
bergerak naik atau turun, seandainya tidak ada otot ? Atau bagaimana sebaliknya bila
ada otot dan sendi, tetapi tidak ada tulang ? Bagaimana jawabanmu ? Nah, tentu saja
jawabmu “tidak”.

Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa :

Bergeraknya bagian suatu tubuh melibatkan otot, tulang dan sendi

Gambar 2.23 Otot pronator

45

Kosakata

kontraksi otot

: otot dalam keadaan bekerja, mengeras, memendek dan membesar.

relaksasi otot

: otot dalam keadaan istirahat, mengendur, lunak dan memanjang.

otot antagonis

: otot yang bekerjanya saling berlawanan.

otot sinergis

: otot yang bekerjanya saling bersamaan.

otot pronator

: otot yang terdapat pada lengan bawah.

otot bisep

: otot yang bertendon dua.

otot trisep

: otot yang bertendon tiga.

Rangkuman

- Ciri-ciri otot yang sedang kontraksi yaitu, memendek, mengeras dan membesar. Sedangkan
ciri-ciri otot yang sedang relaksasi adalah, mengendur, lunak dan memanjang.
- Cara kerja otot secara antagonis yaitu, kerja otot yang saling berlawanan. Contohnya
pada otot bisep dengan otot trisep.
- Cara kerja otot secara sinergis yaitu, kerja otot yang saling bersamaan. Misalnya pada
otot-otot pronator.
- Bergeraknya suatu bagian tubuh melibatkan otot, tulang dan sendi.

6. Tugas 4

Selesaikanlah tugas ini dengan baik dan benar di buku catatanmu.

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan jelas ?

1. Sebutkanlah ciri-ciri otot yang sedang
a. kontraksi dan
b. relaksasi

2. Perhatikan gambar di bawah ini
a. Tentukan bagian manakah dari gambar tersebut yang dapat menggerakkan
lengan bawah ?
b. Sebutkankah nama dua otot yang ada pada gambar tersebut !
c. Apakah nama otot yang bekerjanya saling berlawanan ?

46

C. PENUTUP

Saya ucapkan selamat bagi Kamu yang telah selesai mempelajari isi modul ini. Bagi yang
belum dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, tidak usah berkecil hati. Pelajarilah
sekali lagi dengan teliti, sehingga akhirnya Kamu mampu menyelesaikannya.
Agar Kamu lebih mengerti dan selalu ingat, pahamilah rangkuman berikut ini :

- Rangka dalam selain berfungsi sebagai pelindung alat-alat dalam tubuh berfungsi juga
sebagai tempat melekatnya otot. Menegakkan tubuh dan memberi bentuk tubuh.

- Susunan tulang manusia terdiri dari dua jenis yaitu tulang rawan dan tulang keras.
Tulang rawan mempunyai ciri-ciri yaitu banyak mengandung zat perekat dan sedikit
mengandung zat kapur, sehingga bersifat lentur. Sedangkan tulang keras ciri-cirinya
adalah banyak mengandung zat kapur dan sedikit zat perekatnya, sehingga bersifat keras
dan tidak lentur.

- Tulang keras berdasarkan bentuknya terdiri dari 3 macam, yaitu tulang pipa, tulang pipih
dan tulang pendek.

- Hubungan antar tulang ada 3 macam yaitu :
1. Hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan disebut sendi mati, misalnya
hubungan pada tulang-tulang tengkorak.
2. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan tetapi terbatas, disebut sendi kaku,
misalnya pada ruas-ruas tulang punggung.
3. Hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan leluasa, yaitu sendi gerak.

- Sendi gerak ada beberapa macam, diantaranya :
a. Sendi engsel, terdapat pada lutut dan siku.
b. Sendi putar, terdapat antara tulang atlas dengan tulang pemutar.
c. Sendi pelana, terdapat antara tulang telapak tangan dengan ruas tulang jari tangan.
d. Sendi peluru, terdapat antara gelang bahu dengan lengan atas dan gelang panggul.
dengan tulang paha.
- Kelainan dan gangguan pada tulang dapat disebabkan oleh kecelakaan, kuman penyakit,
kekurangan gizi, dan sikap duduk yang salah.

- Sikap duduk yang salah dapat menyebabkan kelainan pada tulang punggung, yaitu
skoliosis, lordosis dan kifosis.

Jika Kamu sudah selesai mempelajari seluruh isi modul ini dengan baik, mintalah tes akhir
modul, usahakan mendapat nilai yang terbaik, karena untuk dapat mempelajari modul
selanjutnya, minimal harus mendapat nilai 6,5.

Selamat belajar semoga sukses !

47

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1

1. Rangka dalam adalah rangka yang terletak di dalam tubuh tidak terlihat dari luar
terselubung oleh kulit dan otot

2. - melekatnya otot
- menegakkan tubuh
- melindungi organ-organ dalam tubuh
- tempat pembentukan sel-sel darah
- memberi bentuk pada tubuh
- sebagai alat gerak pasif
Pilih tiga dari enam jawaban

3. ciri-ciri tulang rawan
a. banyak mengandung zat perekat dan sedikit mengandung zat kapur
b tulang bersifat lentur

ciri-ciri tulang keras
a. banyak mengandung zat kapur dan sedikit mengandung zat perekat
b tulang bersifat keras, tidak lentur

4. - tulang pipa
- tulang pipih
- tulang pendek

Tugas 2

1. a. sendi engsel
b. sendi putar
c. sendi peluru
2. - kecelakaan
- kuman penyakit
- kekurangan gizi
- sikap duduk yang tidak benar
Pilih tiga diantara lima jawaban di atas
3. Lordosis adalah kelainan pada tulang punggung, dengan bentuk tulang punggung yang
terlalu bengkok ke depan.

Tugas 3

1. a. sel otot polos
b. ciri-cirinya :

- berbentuk gelendong, kedua ujungnya meruncing dan berinti satu ;
- bekerjanya di luar kesadaran kita

48

2. a. menempel pada rangka
b. karena bentuknya seperti otot lurik, sedangkan bekerjanya seperti otot polos

Tugas 4

1. a. ciri-ciri otot berkontraksi
- mengeras
- memendek
- membesar
b. ciri-ciri otot relaksasi
- mengendur
- lunak
- memanjang

2. a. otot, tulang dan sendi
b. otot bisep dan trisep
c. otot antagonis

49

IPA.VIII.1.1.03

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas

: VIII

Semester

: 1 (satu)

Waktu

: 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->