P. 1
IPA_kelas_VIII_smt_1

IPA_kelas_VIII_smt_1

|Views: 31,946|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2015

pdf

text

original

Sections

Penulis

: Dra. Singgih Pradinah, M.Pd.
Dra. Hasnizar
Pengkaji Materi : Drs. Moch. Sumarwan
Reviewer

: Dra. Puji Suswati

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2009

50

51

A. PENDAHULUAN

Pada modul IPA.VIII.1.1.02 Kamu sudah mempelajari tentang sistim gerak pada manusia.
Sekarang Kamu akan mempelajari sistem pencernaan pada manusia. Nah, pada modul ini
Kamu akan mengetahui saluran pencernaan, kelenjar pencernaan, proses pencernaan pada
saluran pencernaan, enzim-enzim pencernaan beserta fungsinya.

Setelah Kamu mempelajari modul ini, diharapkan Kamu dapat memahami sistem pencernaan
pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Untuk memahami materi sistem pencernaan pada manusia, Kamu akan mempelajari alat-alat
pencernaan makanan pada manusia, jenis-jenis dan fungsi makanan, pencernaan mekanik
dan kimiawi, serta kelainan dan penyakit pada system pencernaan.

Pelajarilah modul ini dengan sungguh-sungguh. Mudah-mudahan Kamu dapat
menyelesaikannya dalam waktu 4 jam pelajaran, termasuk tes akhir modulnya. Jangan lupa
selesaikanlah tugas-tugas yang ada dan cocokkanlah dengan kunci jawabannya. Jika masih
ada jawabanmu yang belum benar, pelajarilah sekali lagi.

Nah, saya ucapkan selamat mempelajari dan menyelesaikan tugas-tugasnya.
Selamat belajar.

52

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Alat pencernaan, Pencernaan Mekanik dan Kimiawi

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan
kesehatan.

3. Indikator

- Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan sebagai penyusun
sistem pencernaan pada manusia.
- Membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi, dan fungsinya bagi tubuh.

4. Materi Pokok

Sistem Pencernaan pada manusia

5. Uraian Materi

Pada modul ini Kamu akan saya ajak untuk mempelajari sistem pencernaan makanan
pada manusia.

Sistem pencernaan makanan kita terdiri dari alat-alat pencernaan dan kelenjar pencer-
naan yang menghasilkan enzim-enzim pencernaan. Enzim ini berfungsi untuk mengubah
makanan menjadi sari makanan yang dapat diserap oleh sel-sel tubuh. Makanan yang
diperlukan oleh tubuh kita, adalah makanan yang bergizi dalam jumlah yang cukup.
Makanan yang bergizi yakni makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak,
vitamin, garam mineral dan air.

Di manakah makanan-makanan yang kita makan itu dicernakan ?

Makanan yang kita makan, akan dicernakan dalam saluran pencernaan makanan. Agar
lebih jelas di mana letak alat dan saluran pencernaan kita, coba Kamu perhatikan gambar
berikut ini.

53

Sumber : Harapan Dunia Ilmu Time-Life : Tubuh Manusia

Gambar 3.1 Sistem Pencernaan Manusia

Usus halus mempunyai bagian-bagian, yang terdiri usus dua belas jari (Duodenum)
usus kosong (yeyunum) dan usus penyerapan (ileum)
. Sedangkan pada usus besar
terdapat usus buntu, poros usus (rektum) dan anus untuk lubang pengeluaran kotoran
(feses). Pada usus buntu terdapat umbai cacing (Apendiks).

Agar zat-zat makanan bermanfaat bagi tubuh kita, maka makanan itu harus dicerna lebih
dahulu. Proses pencernaan ini berlangsung di dalam saluran pencernaan.

Proses pencernaan ini dimulai dari rongga mulut. Di dalam mulut makanan dipotong-
potong dan dihaluskan oleh gigi, hingga menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Proses
pencernaan semacam ini disebut pencernaan secara mekanik.

Proses pencernaan untuk mengubah bentuk makanan kasar menjadi bentuk yang lebih
halus dengan menggunakan gigi, disebut pencernaan secara mekanik.

Walaupun makanan sudah dicerna secara mekanik, makanan ini belum dapat diserap.
Untuk itu makanan ini harus diubah lagi menjadi zat-zat makanan yang mudah larut
dan dapat diserap, dalam proses ini diperlukan bantuan enzim pencernaan. Pencernaan
dengan bantuan enzim ini disebut pencernaan secara kimiawi.

54

Proses pencernaan untuk mengubah susunan zat makanan dari suatu zat tertentu menjadi
bentuk lain dengan menggunakan enzim, disebut pencernaan secara kimiawi.

Nah, untuk mengetahui terjadinya pencernaan secara mekanik dan pencernaan secara
kimiawi, lakukanlah percobaan berikut ini bersama teman-temanmu dan gurumu di
sekolah induk :

Siapkanlah 1 tabung reaksi, pipet, penjepit, nasi setengah sendok teh, larutan benedict
dan air (tabung reaksi, pipet, penjepit dan larutan benedict, disiapkan oleh gurumu).

Gambar3.2. Percobaan secara mekanik dan
kimiawi

Sebelum Kamu melakukan kegiatan ini,
maka kumur-kumurlah lebih dahulu agar
tidak ada sisa makanan yang tertinggal
dalam mulutmu.
Kunyahlah nasi selama 2 menit dan
kecap-kecaplah agar bercampur dengan
air liurmu.
Setelah dikunyah masukkan nasi tersebut
ke dalam tabung reaksi. Perubahan apa
yang Kamu lihat pada nasi sebelum
dikunyah dengan nasi yang telah
dikunyah? (catat perubahannya). Sebelum
Kamu kecap bagaimana rasanya? dan
setelah Kamu kecap bagaimana pula
rasanya? (catat perubahan).
Setelah Kamu masukkan ke dalam
tabung reaksi, berilah sedikit air hingga
tingginya mencapai 3 cm dan catatlah
warnanya.
Selanjutnya, ke dalam tabung reaksi
yang berisi nasi yang telah Kamu
kunyah tadi, teteskan larutan benedict
sebanyak 10 tetes. Kemudian dipanaskan
selama 5 menit dan catatlah perubahan
warnanya.

Sudah Kamu lakukan percobaan tersebut ? Sekarang, cocokkanlah hasil pengamatanmu
dengan hasil pengamatan yang sudah pernah dilakukan orang lain seperti berikut ini.

- Nasi berubah dari kasar menjadi halus setelah dikunyah.
- Sebelum dikecap rasanya hambar, setelah dikecap rasanya manis.
- Warna nasi yang dikunyah pada tabung reaksi putih, sedangkan warnanya setelah
ditetesi benedict dan dipanaskan adalah merah bata.

55

Dari perubahan-perubahan itu kita dapat mengerti bahwa, gigi berperan dalam merubah nasi
kasar menjadi lebih halus. Perubahan nasi dari kasar menjadi halus dengan menggunakan
gigi itu, adalah pencernaan secara mekanik.
Sedangkan pada saat mengecap nasi yang sudah dikunyah hingga bercampur dengan air
liur, maka rasa nasi berubah menjadi manis. Ini menandakan air liurmu sudah mengeluarkan
enzim ptialin yang dapat mengubah rasa nasi tadi. Hal ini terlihat setelah diuji dengan
larutan benedict dan dipanaskan, yaitu adanya perubahan tersebut, menandakan terjadinya
pencernaan secara kimiawi.
Apakah Kamu dapat memahami uraian di atas ? Kalau Kamu sudah paham, selanjutnya
Kamu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan pada tugas satu. Hasil jawabanmu dapat
Kamu cocokkan dengan kunci jawaban pada akhir modul ini. Bila Kamu dapat menjawab
dengan benar, Kamu dapat melanjutkan ke kegiatan 2. Bila belum, coba baca uraian dalam
kegiatan 1 ini sekali lagi.

Kosakata

enzim

: suatu zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh
pencernaan kimiawi : pencernaan dengan bantuan enzim
pencernaan mekanik : pencernaan dengan menggunakan gigi

Rangkuman

Alat pencernaan makanan terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran
pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar. Sedangkan
kelenjar pencernaan terdiri dari pankreas dan hati.

Proses pencernaan terjadi dengan dua cara, yaitu pencernaan secara mekanik dan pencernaan
secara kimiawi. Pencernaan secara mekanik menggunakan gigi, sedangkan pencernaan
secara kimiawi menggunakan bantuan enzim.

6. Tugas 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas.
1. Perhatikan gambar alat pencernaan di bawah ini.

Berilah nama bagian-bagian yang diberi huruf.
a. ……………………
b. ……………………
c. ……………………
d. ……………………

2. Sebutkan bagian-bagian dari usus halus ?
3. Jelaskanlah secara singkat mengenai :
a. pencernaan secara kimiawi
b. pencernaan secara mekanik

56

Kegiatan 2 : Proses Pencernaan Makanan dan Macam-macam Enzim

1. Standar Kompetensi :
Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan
kesehatan.

3. Indikator :

Membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi, dan fungsinya bagi tubuh.

4. Materi Pokok :
Sistem Pencernaan pada manusia.

5. Uraian Materi

Pada kegiatan satu telah dijelaskan, bahwa proses pencernaan dapat terjadi dengan dua
cara yaitu secara mekanik dan pencernaan secara kimiawi. Nah, pada kegiatan dua ini
Kamu akan mempelajari tentang proses pencernaan makanan pada saluran pencernaan
makanan.

Bagaimana proses pencernaan
makanan pada saluran pencernaan
kita

Saluran pencernaan makanan yang utama pada tubuh kita adalah mulut, kerongkongan,
lambung, usus halus, usus besar dan anus. Untuk lebih jelasnya, mari kita bicarakan
proses pencernaan pada saluran pencernaan satu persatu. Kita mulai membahasnya dari
mulut.

a. Mulut

Pertama-tama makanan yang kita makan masuk ke dalam mulut. Di dalam rongga
mulut terdapat gigi, lidah dan kelenjar ludah. Makanan di dalam mulut akan
dihaluskan oleh gigi dibantu oleh lidah. Makanan juga akan bercampur dengan air
liur yang mengandung enzim ptialin.

Sekarang marilah kita bicarakan mengenai gigi, lidah dan kelenjar ludah lebih lanjut.
Gigi kita terdiri dari tiga macam, yaitu gigi seri, gigi taring dan gigi geraham.
Perhatikanlah ketiga macam gigi tersebut pada gambar di bawah ini.

Gigi seri kita terletak di sebelah depan. Fungsinya untuk memotong-motong
makanan. Gigi taring terletak diantara gigi seri dan geraham, berfungsi untuk
merobek atau mengoyak makanan. Sedangkan gigi geraham terletak di belakang
taring dan berfungsi untuk mengunyah atau menghaluskan makanan.

57

Gambar 3.3. Susunan gigi manusia

Gigi kita baru akan tumbuh pada umur kurang lebih lima bulan. Dan akan berjumlah 20
buah pada umur kurang lebih enam tahun. Dengan perincian, 8 buah gigi seri, 4 buah
gigi taring dan 8 buah geraham. Nah, gigi pada anak-anak yang berjumlah 20 buah itu,
disebut gigi susu. Jika dirumuskan akan terlihat seperti di bawah ini.

g t

s

s

t

g

s

:

gigi seri

(8 buah)

2 + 1 + 2

2 + 1 + 2

rahang t

:

gigi taring

(4 buah)

atas

g :

gigi geraham

(8 buah)

2 + 1 + 2

2 + 1 + 2

rahang

Jumlah

= (20 buah)

bawah

Skema 3.4. Rumus susunan gigi pada anak-anak (gigi susu)

Gigi susu pada anak-anak satu persatu akan tanggal, dan akan digantikan dengan gigi
tetap. Gigi tetap ini disebut juga gigi sulung atau gigi dewasa. Gigi gerahamnya akan
bertambah hingga jumlah seluruh giginya menjadi 32 buah. Dengan perincian, 8 buah
gigi seri, 4 buah gigi taring, 8 buah gigi geraham kecil dan 12 buah geraham besar. Jika
dibuat rumusnya akan terlihat seperti skema berikut ini.

Gb Gd T S S T Gd Gb

Gd : Geraham depan

3 2 1 2 2 1 2 3

Gb : Geraham belakang

________________________________________

3 2 1 2 2 1 2 3

Skema 3.5. Rumus susunan gigi dewasa

b. Kerongkongan

Setelah dikunyah di mulut, makanan ditelan dan bergerak melalui kerongkongan
(esofagus) menuju lambung. Makanan terdorong ke lambung karena gerak dinding
kerongkongan yang disebut gerak peristaltik, yaitu gerak seperti meremas-remas. Gerak
peristaltik juga terjadi di lambung dan usus.

58

c. Lambung

Setelah melewati kerongkongan, makanan masuk ke dalam lambung.

d. Usus Halus

Makanan sedikit demi sedikit masuk dari lambung ke usus halus. Bagian pertama dari
usus halus adalah usus dua belas jari. Pada usus dua belas jari bermuara dua saluran,
yaitu saluran getah pankreas dan saluran empedu. Agar lebih jelas bagimu perhatikan
gambar di bawah ini.

Pankreas yang terletak di bawah lambung, menghasilkan getah pankreas yang
mengandung enzim-enzim pencernaan, yaitu tripsin, amilase dan lipase.

- tripsin adalah enzim yang
berfungsi mengubah protein
(pepton) menjadi asam
amino.
- amilase adalah enzim yang
berfungsi mengubah zat
tepung menjadi gula.
- lipase adalah enzim yang
berfungsi mengubah lemak
menjadi asam lemak dan
gliserol.

Gambar 3.6 Letak usus halus dan bagian-bagiannya

Sedangkan empedu terletak di hati. Hati menghasilkan cairan empedu yang ditampung
di kantung empedu. Cairan empedu ini berfungsi untuk mengemulsikan lemak.

Bagian ke dua dari usus halus adalah usus kosong (yeyunum). Usus kosong merupakan
tempat pencernaan terakhir, sebelum sari-sari makanan diserap. Dinding usus kosong
juga menghasilkan enzim-enzim pencernaan, seperti halnya pankreas.

Sedangkan bagian terakhir dari usus halus adalah usus penyerapan (ileum). Di sinilah
sari-sari makanan diserap atau diabsorbsi, oleh dinding usus halus. Perhatikanlah gambar
irisan melintang usus halus berikut ini.

59

Gambar 3.7. Penampang melintang usus halus

Untuk mempercepat proses penyerapan sari-sari makanan, permukaan dalam dinding
usus halus berbentuk jonjot (berbentuk lipatan-lipatan). Dengan adanya jonjot ini maka
permukaan usus halus bertambah luas, sehingga sari-sari makanan terserap dengan cepat
dan banyak.
Di dalam jonjot-jonjot usus halus terdapat pembuluh-pembuluh kapiler darah dan
pembuluh kil. Pembuluh darah ini, tugasnya adalah mengangkut sari-sari makanan berupa
glukosa, asam amino, vitamin dan mineral ke seluruh tubuh. Sedangkan pembuluh kil
bertugas mengangkut asam lemak dan gliserol, menuju ke pembuluh balik besar bawah
tulang selangka.
Tidak semua makanan diserap oleh usus halus. Sisanya berupa ampas makanan akan
masuk ke dalam usus besar.

e. Usus Besar

Sisa makanan dari usus halus, masuk ke dalam usus besar, Nah, sebelum Kamu
mengetahui proses pencernaan di usus besar. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar 3.8 Usus besar

60

Diantara usus halus dengan usus besar terdapat usus buntu yang melekat di bawahnya
adalah apendiks atau umbai cacing. Jika apendiks ini infeksi, orang akan menderita
apendisitis atau biasa kita menyebutnya dengan sakit usus buntu.
Sedangkan di bagian akhir dari usus besar adalah poros usus dan lubang pengeluaran
kotoran anus
Usus besar terdiri dari dua bagian, yaitu Usus tebal (kolon) dan Poros usus atau Usus
akhir (rektum). Usus tebal terdiri dari bagian yang naik, bagian yang mendatar dan
bagian yang turun.

Usus tebal berfungsi mengatur kadar air pada sisa makanan. Apabila kadar air pada sisa
makanan berlebih, maka dinding usus tebal akan menyerap kelebihan air tersebut. Tetapi
jika kadar air dalam sisa makanan sangat sedikit maka dinding usus tebal mengeluarkan
air kembali ke sisa makanan tersebut.
Selain itu di dalam usus tebal terdapat bakteri koli yang membantu dalam pembusukan
sisa makanan menjadi kotoran (feses). Dan bakteri koli ini juga membantu dalam
pembentukan vitamin. Kotoran yang dibentuk dari sisa makanan ini, akhirnya dibuang
dari poros usus (rektum) melalui anus.
Dapatkah Kamu memahami uraian di atas ? Mudah-mudahan Kamu dapat memahaminya.
Nah, pembahasan kita yang terakhir pada modul kegiatan dua ini adalah macam-macam
enzim pencernaan dan fungsinya.
Pada pembahasan di atas, macam-macam enzim pencernaan dan fungsinyapun sudah
langsung kita bahas. Tetapi agar Kamu lebih memahaminya lagi, cobalah Kamu isi titik-
titik pada tabel macam-macam enzim dan fungsinya di bawah ini.

61

Tabel 1. Macam-macam enzim dan fungsinya

NoNama Enzim

Letak

Fungsinya

1

Amilase

Pankreas- mengubah zat tepung menjadi gula

2

................

Lambung- mengubah protein menjadi pepton

3

Renin

- mengendapkan protein susu dari air susu

4

HCl

- membantu mengaktifkan pepsin dan
membunuh kuman

5

................

Pankreas- mengubah protein (pepton) menjadi asam amino

6

................

Pankreas- mengubah lemak menjadi asam lemak dan
gliserol

7

................

Mulut

- mengubah tepung menjadi gula sederhana

Dapatkah Kamu mengisinya ? Nah, cocokkanlah jawabanmu dengan kunci jawaban di
bawah ini

Kunci jawaban :
2. nama enzim pepsin, 3. letaknya di lambung,
4. letaknya di lambung, 5. nama enzim tripsin,
6. nama enzim lipase, 7. nama enzim ptialin.

Nah, selesailah sudah pembahasan kita tentang proses pencernaan dan macam-macam
enzim percernaan beserta fungsinya. Bila Kamu sudah memahami uraian tersebut, Kamu
dapat menyelesaikan tugas 2. Jawabannya Kamu tulis di buku catatanmu.

Selamat mengerjakan semoga Kamu dapat menjawab dengan benar.

Kosakata

amilase

: enzim yang berfungsi mengubah zat tepung menjadi glukosa

tripsin

: enzim yang berfungsi mengubah pepton menjadi asam amino

lipase

: enzim yang berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan

gliserol

pepsin

: enzim yang berfungsi mengubah protein menjadi molekul protein
yang lebih kecil disebut pepton

rennin

: enzim yang berfungsi mengendapkan protein dari air susu
gerak peristaltik : gerakan meremas-remas makanan pada kerongkongan untuk mendorong
makanan masuk ke lambung

62

Rangkuman

Proses pencernaan secara berurutan berlangsung di dalam saluran pencernaan mulai dari
mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar.

Di dalam mulut terjadi pencernaan secara mekanik dengan menggunakan gigi dan pencernaan
secara kimiawi dengan menggunakan bantuan enzim ptialin dalam air liur/ludah.

Pada kerongkongan terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas makanan untuk
mendorong makanan ke lambung. Sedangkan di lambung makanan di cerna secara kimiawi dengan
bantuan enzim pepsin, renin dan HCl. Makanan dari lambung masuk menuju usus halus.

Bagian pertama dari usus halus adalah usus dua belas jari. Di usus ini bermuara dua saluran,
yaitu saluran empedu dan saluran getah pankreas. Di samping saluran pencernaan terdapat
pula kelenjar pencernaan yaitu hati dan pankreas.

Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim amilase, tripsin dan lipase,
sedangkan hati menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu ini di tampung dalam kantung
empedu, yang fungsinya adalah mengemulsikan lemak.

Bagian ke dua dari usus halus, yakni usus kosong (yeyenum). Bagian ini merupakan
bagian akhir dari pencernaan makanan. Dinding usus kosong ini juga menghasilkan enzim
pencernaan, seperti halnya pankreas.

Bagian terakhir dari usus halus adalah usus penyerapan (ileum). Permukaan sebelah dalam
dinding usus halus ini berbentuk jonjot dan di sinilah terjadi penyerapan sari-sari makanan.

Bagian terakhir dari proses pencernaan makanan adalah usus besar. Usus besar terdiri atas
dua bagian, yaitu usus tebal dan poros usus atau usus akhir (rektum). Sisa makanan dibuang
dari poros usus dan keluar melalui anus.

6. Tugas 2

Isilah titik-titik di bawah ini secara singkat dan jelas.
1. Dimanakah terjadinya pencernaan secara mekanik dan kimiawi (a) ……..
Di sini terdapat kelenjar ludah yang mengandung enzim (b) ……..
yang fungsinya mengubah zat ( c) …………. menjadi (d) …………..
Makanan dari kerongkongan masuk ke lambung karena gerakan (e) …….

2. Di dalam lambung terjadi pencernaan secara kimia dengan bantuan tiga macam enzim,
yaitu (a) ………….. (b) ………….. ( c) ……………. Selanjutnya makanan masuk ke
bagian pertama dari usus halus, yaitu usus (d) ………….. sedangkan terjadinya proses
penyerapan sari makanan terjadi di (e) ………….. dan akhirnya makanan di bawa ke
(f) …………..

63

Kegiatan 3 : Makanan, kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan
kesehatan.

3. Indikator

- Mendeskripsikan jenis makanan berdasar kandungan zat yang ada di dalamnya.
- Menjelaskan fungsi makanan bagi manusia, termasuk pentingnya ASI bagi bayi.
- Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

4. Materi Pokok

Makanan, kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan manusia

5. Uraian Materi

Apa yang Kamu rasakan bila Kamu tidak makan ! tentu Kamu merasa lapar, badan
menjadi lemas, tidak bisa bermain dan belajar. Ini terjadi karena di dalam tubuh tidak
tersedia energi. Energi digunakan oleh tubuh kita untuk melakukan seluruh kegiatan.

Dari uraian tadi tentu Kamu sudah tahu apa fungsi dari makanan ? Nah, makanan
berfungsi untuk menghasilkan energi.

Apakah makanan hanya berfungsi untuk menghasilkan energi saja ? Tentu tidak! Selain sebag

1. Sebagai sumber tenaga
2. Sebagai zat pembangun sel-sel baru dan pengganti sel-sel tubuh yang rusak
3. Sebagai zat pelindung tubuh dan pengatur kerja alat-alat tubuh

Nah, untuk lebih jelasnya pelajarilah uraian di bawah ini dengan teliti.

a. Karbohidrat

Karbohidrat adalah senyawa kimia yang tersusun oleh unsur-unsur karbon (C)
hidrogen (H) dan oksigen (O). Karbohidrat berfungsi :

1. Sebagai sumber energi
2. Bahan pembentuk protein dan lemak
3. Pembentuk struktur sel
4. Berperan penting dalam proses metabolisme di dalam tubuh

64

Bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat antara lain beras, jagung,
gandum, kentang, singkong, ubi, buah-buahan dan gula.

Gambar 3.9 Makanan yang banyak mengandung karbohidrat berguna sebagai sumber energi

Bila jumlah karbohidrat di dalam tubuh kita berlebih, maka kelebihan karbohidrat
tersebut akan disimpan di dalam hati atau otot dalam bentuk glikogen. Bila kelebihan
glikogen telah mencapai batas maka kelebihan karbohidrat diubah menjadi lemak.
Lemak ditimbun di dalam jaringan lemak yang terdapat di bawah kulit.

b. Lemak

Lemak adalah senyawa yang tersusun atas karbon (C ), hidrogen (H) dan oksigen (O).
Fungsi lemak :

1. Sebagai penghasil energi
2. Sebagai pelarut beberapa vitamin, yaitu A, D, E dan K
3. Sebagai pelindung terhadap organ dalam tubuh misalnya ginjal dan jantung
4. Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah
5. Sebagai cadangan makanan yang disimpan di bawah kulit

Lemak dapat dibedakan menjadi dua yaitu lemak yang berasal dari hewan (lemak
hewani) sumbernya daging, telur, susu, ikan segar, keju dan mentega. Lemak yang
berasal dari tumbuhan (lemak nabati) sumbernya kelapa, kemiri, buah alpukat,
buah durian, biji bunga matahari, kacang tanah dan kacang-kacang lainnya.

Umumnya, makanan yang berasal dari hewan banyak mengandung lemak jenuh dan
kolesterol. Sedang lemak dari tumbuhan banyak mengandung lemak tak jenuh dan tanpa
kolesterol.

65

Gambar 3.10 Makanan yang banyak mengandung lemak sebagai penghasil energi yang tinggi

c. Protein

Protein adalah senyawa kimia kompleks yang tersusun dari unsur-unsur karbon (C)
hidrogen (H), oksigen (O) dan nitrogen (N). Beberapa protein tertentu selain mengandung
unsur-unsur tersebut juga mengandung unsur belerang atau sulfur (S) dan fosfor (P).
Fungsi protein :

1. Sebagai bahan pembangun sel-sel tubuh dan mengganti atau memperbaiki sel-sel
jaringan tubuh yang rusak.
2. Membuat substansi penting, misal enzim dan hormon yang membantu proses
metabolisme tubuh.
3. Sebagai sumber energi.
4. Menjaga keseimbangan asam – basa di dalam tubuh.
5. Sebagai cadangan makanan yang disimpan di bawah kulit

Protein dapat kita bedakan menjadi dua yaitu protein hewani yang berasal dari hewan,
sumbernya daging, ikan, telur, susu dan keju. Protein nabati yang berasal dari tumbuhan,
sumbernya kedelai (tempe, tahu) dan kacang-kacangan.

Gambar 3.11 Makanan yang banyak mengandung protein berperan untuk pertumbuhan

d. Mineral

Mineral adalah zat kimia yang terdapat di dalam bahan makanan yang diperlukan
oleh tubuh. Mineral berfungsi sebagai zat pengatur. Hal ini disebabkan mineral dapat
mempengaruhi berbagai proses yang ada di dalam tubuh, misalnya proses pembekuan
darah. Mineral-mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh antara lain :

66

1. Kalsium (Ca). Fungsi kalsium :

a. Bersama dengan fosfor membentuk komponen tulang dan gigi.
b. Membantu proses pembekuan darah.
c. Mengaktifkan kerja serabut otot dan memelihara fungsi otot jantung.
d. Mengaktifkan kerja enzim.
e. Membantu pesan melalui sistem syaraf.

Bahan makanan yang mengandung kalsium adalah susu, kacang-kacangan, sayuran,
telur, mentega dan buah-buahan.

2. Fosfor (P)
Fungsinya :

a. Bersama kalsium membentuk tulang dan gigi
b. Metabolisme zat-zat makanan

Makanan yang mengandung fosfor antara lain susu, kacang-kacangan, telur, daging
dan ikan.

3. Natrium (Na)
Fungsinya :
- Memelihara keseimbangan cairan tubuh
- Membantu pengiriman impuls-impuls syaraf dan kontraksi otot
- Mengatur denyut jantung
Bahan makanan yang mengandung Natrium antara lain garam dapur, keju, daging,
ikan, susu, telur, sayuran.

4. Kalium (K)
Fungsinya :
- Memelihara keseimbangan air di dalam sel-sel tubuh
- Mengatur denyut jantung yang normal
- Membantu kontraksi otot
- Berperan dalam menghantar impuls-impuls syaraf.
Bahan makanan yang mengandung Kalium antara lain daging, ikan, buah-buahan
dan sayur-sayuran.

5. Yodium
Fungsinya :
Merupakan komponen penting dalam pembentukan hormon tiroksin dalam kelenjar
gondok. Bahan makanan yang banyak mengandung yodium, garam beryodium,
makanan yang berasal dari laut, (ikan laut, kerang, udang), susu, buah dan sayuran.

67

6. Zat besi (Ferum atau Fe)
Fungsinya penting untuk pembentukan hemoglobin (zat warna merah muda) pada
darah. Bahan makanan yang banyak mengandung zat besi antara lain, sayuran
berwarna hijau, buah-buahan, hati, daging, susu, telur dan kacang hijau.

7. Flour (F)

Fungsinya untuk membantu menguatkan tulang dan gigi. Makanan yang banyak
mengandung our antara lain, ikan, air minum, susu, otak dan kuning telur.

e. Vitamin

Vitamin adalah senyawa organik yang terdapat dalam makanan dan dibutuhkan oleh
tubuh manusia. Fungsinya berperan dalam membantu proses metabolisme dalam
tubuh.

Vitamin dibutuhkan oleh tubuh manusia dalam jumlah sedikit, tetapi sangat diperlukan.
Berdasarkan kelarutannya, vitamin dapat dikelompokkan ke dalam dua golongan yaitu
vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut
dalam air yaitu vitamin B dan C, sedangkan vitamin yang larut dalam lemak vitamin A,
D, E dan K.

Vitamin A

Berfungsi dalam pembentukan sel-sel epitel dan memelihara kesehatan mata.
Bahan makanan yang banyak mengandung vitamin A adalah hati, minyak ikan, telur,
mentega, susu, sayuran dan buah-buahan terutama yang berwarna kuning dan merah
(tomat dan wortel).

Vitamin B

Vitamin B ada beberapa macam, yaitu vitamin B1, B2, B6, dan B12. Gabungan dari vitamin
B disebut vitamin B kompleks.
Fungsi utama vitamin B1 bagi tubuh manusia adalah membantu metabolisme karbohidrat
dan mengatur keseimbangan air dalam jaringan tubuh.
Fungsi vitamin B2 adalah membantu dalam proses oksidasi di dalam sel, memindahkan
rangsangan sinar ke syaraf mata, memelihara jaringan syaraf, kornea dan kulit, terutama
kulit di sekitar mulut.
Fungsi vitamin B6 adalah untuk membantu tubuh dalam metabolisme protein, pembuatan
sel darah merah, merangsang kerja urat syaraf dan memelihara kesehatan kulit.
Fungsi vitamin B12 dalam pembentukan sel darah merah, vitamin B12 merupakan faktor
penting dalam metabolisme sel pada pertumbuhan jaringan.

68

Vitamin C

Vitamin C fungsinya :
- untuk pembentukan dan pemeliharaan zat perekat yang mengikat sel-sel tubuh
memelihara kesehatan jaringan epitel
- memelihara keutuhan dan pembentukan dinding kapiler
- mempercepat pembentukan sel darah merah
- mempercepat penyembuhan luka
- mencegah infeksi pada hidung dan kerongkongan

Vitamin D

Fungsi vitamin D adalah bersama kelenjar anak gondok mengatur kadar kapur dan fosfor
dalam darah. Vitamin D juga berperan memperbesar penyerapan kapur dan fosfor dari
usus dan mempengaruhi proses pembentukan tulang. Sumber vitamin D adalah minyak
ikan, mentega, susu dan kuning telur.

Vitamin E

Fungsinya mencegah kemandulan berperan dalam sistem reproduksi. Vitamin E juga
berperan mencegah pendarahan pada wanita hamil, diperlukan juga oleh sel-sel tubuh
yang sedang membelah.
Bahan makanan yang banyak mengandung vitamin E adalah kecambah (tauge), telur,
susu, mentega, biji-bijian dan sayuran hijau.

Vitamin K

Vitamin K berperan dalam pembentukan protrombin di dalam hati. Protrombin diperlukan
dalam proses pembekuan darah. Bahan makanan yang mengandung vitamin K, hati,
sayuran hujau dan biji-bijian.

f. Air

Air diperlukan oleh tubuh dalam jumlah banyak kira-kira 60 % dari berat tubuh kita.
Fungsi air dalam tubuh kita :
- sebagai pelarut zat makanan
- sebagai pembentuk cairan dalam tubuh
- sebagai pengangkut zat sisa metabolisme
- sebagai pengatur suhu tubuh

Air dapat diperoleh secara langsung yaitu diminum dan dapat juga secara tidak langsung
melalui sayuran dan buah-buahan.

Kalau Kamu sudah mempelajari materi tadi, maka Kamu mengetahui bahwa bahan-
bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita atau dibutuhkan oleh tubuh kita yaitu:

Karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin dan air

69

Agar kita selalu hidup sehat, perlu makan makanan yang memenuhi syarat-syarat
kesehatan yaitu :
a. makanan harus sehat, tidak mengandung bibit penyakit
b. makanan mengandung zat gizi
c. makanan harus mudah dicerna oleh alat-alat pencernaan
d. makanan tidak terlalu panas pada saat di makan

Apalagi bagi ibu yang sedang hamil sangat penting sekali makan makanan yang bergizi
supaya bayi yang dilahirkan nanti sehat.

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan

Pencernaan dapat mengalami gangguan karena kelainan alat pencernaan dan infeksi
kuman atau makanan tertentu. Beberapa kelainan dan penyakit pada pencernaan antara
lain :

1. Diare, menyebabkan tubuh kekurangan banyak air, bila berlangsung lama dapat
menyebabkan dehidrasi, akan menyebabkan tubuh menjadi lemas karena banyak
kehilangan air dan garam mineral. Penyebab diare antara lain rasa gelisah (stress),
makanan atau mikroorganisme.

2. Sembelit, buang air besar lambat atau susah. Hal ini terjadi karena usus besar
menyerap air secara berlebihan sehingga feses menjadi kering dan keras. Sembelit
disebabkan oleh kekurangan makanan yang berserat seperti sayuran dan buah-
buahan.

3. Tukak lambung, adalah terjadi luka pada dinding lambung. Apabila luka pada
dinding itu terkena asam lambung atau gesekan, akan menimbulkan rasa nyeri tukak
lambung disebabkan oleh bakteri tertentu.

4. Radang usus buntu (apendixitis), terjadi bila usus buntu meradang karena infeksi
pada umbai cacing tersebut. Penyakit ini dapat diatasi dengan melakukan operasi.

5. Radang pada dinding lambung (gastritis), disebabkan oleh infeksi mikroorganisme
tertentu atau asam dalam lambung.

6. Salah cerna, merupakan gangguan pencernaan yang disebabkan makan makanan
yang merangsang lambung seperti cabe. Hal ini mengakibatkan rasa nyeri disebut
kolik.

7. Keracunan makanan disebabkan oleh bakteri atau mikroorganisme yang terdapat
dalam makanan, oleh karena itu makanan yang sudah kadaluarsa tidak dibenarkan
untuk dimakan.

70

Fungsi ASI bagi bayi

Coba Kamu tanyakan pada ibumu, apakah waktu Kamu bayi diberi ASI, jika Kamu punya
adik bayi coba perhatikan apakah diberi ASI ? karena ASI sangat penting bagi bayi.
Pada saat pertama kali makan, makanan yang terbaik bagi bayi adalah air susu ibu atau ASI.
ASI pertama kali keluar setelah melahirkan disebut Colustrum. Colostrum sangat penting
bagi bayi karena memiliki beberapa manfaat yaitu :
1. merupakan susu rendah lemak dan tinggi karbohidrat, protein serta antibodi. Antibodi
berfungsi membantu bayi tetap sehat.
2. mudah dicerna.
3. membantu bayi pada awal buang air besar.
4. memiliki kandungan imun yang tinggi. Imun ini mengandung sel-sel hidup yang
berfungsi melawan zat-zat berbahaya yang masuk ke tubuh bayi.
5. melindungi saluran pencernaan bayi dari zat-zat asing yang masuk ke tubuhnya.
6. mengandung sel darah putih dengan konsentrasi tinggi yang berfungsi menghancurkan
bakteri dan kuman penyebab penyakit. Mengingat sangat pentingnya manfaat ASI maka
perlu diberikan pada bayi.

Kosakata

lemak hewani : lemak yang berasal dari hewan
lemak nabati

: lemak berasal dari tumbuhan

kolesterol

: senyawa yang termasuk lemak, dengan daya larut yang sangat kecil di

dalam air

appendix

: umbai cacing

ASI

: Air Susu Ibu

de siensi

: kekurangan salah satu mineral atau vitamin
Untuk lebih memahami uraian tadi coba Kamu kerjakan tugas ini.

Rangkuman

Fungsi makanan bagi tubuh :
- sumber energi
- pembangunan sel-sel baru dan pengganti sel tubuh yang rusak
- zat pelindung tubuh dan pengatur kerja alat-alat tubuh

Zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh kita adalah karbohidrat, lemak, protein,
mineral, vitamin dan air.

Karbohidrat dan lemak disusun oleh unsur-unsur C (karbon), H (hidrogen) dan O (oksigen),
sedangkan protein dibangun oleh senyawa asam amino yang terdiri dari unsur C, H, O dan
N kadang-kadang S dan P.

71

Selain sebagai penghasil energi, lemak juga berfungsi :
a. sebagai bahan makanan cadangan
b. untuk melindungi tubuh dari kedinginan
c. untuk melarutkan vitamin A, D, E dan K

Jika tubuh kekurangan mineral atau vitamin disebut penyakit de siensi

Vitamin merupakan zat yang mengatur kerja alat-alat tubuh terdiri dari vitamin A, B, C,
D, E dan K.

Air merupakan komponen terbesar yang menyusun tubuh manusia yang berguna untuk
membantu pencernaan.

Fungsi ASI bagi bayi :
a. susu rendah lemak, tinggi karbohidrat, protein serta antibodi
b. mudah dicerna
c. membantu bayi pada awal buang besar
d. melawan zat-zat yang berbahaya masuk dalam tubuh bayi

Penyakit pencernaan :
1. Diare
2. Sembelit
3. Tukak lambung
4. Radang usus buntu
5. Radang dinding lambung
6. Keracunan makanan

6. Tugas 3

1. Sebutkan tiga fungsi makanan bagi tubuh!
2. Sebutkan fungsi karbohidrat, lemak, dan protein!
3. Sumber makanan yang mengandung lemak adalah .......
4. Sebutkan fungsi vitamin dan mineral!

72

C. PENUTUP

Selesai sudah Kamu mempelajari modul IPA.VIII.1.1.03. Selamat untukmu, semoga Kamu
dapat memahami seluruh isi modul ini. Bagi Kamu yang belum dapat menyelesaikannya,
jangan berkecil hati. Pelajarilah lagi dengan teliti, mudah-mudahan hasilnya lebih baik
lagi.

Nah, dari seluruh uraian materi yang Kamu pelajari, dapat kita simpulkan bahwa :
- Proses pencernaan makanan terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
Saluran pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar
dan anus. Sedangkan kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar hati, kelenjar ludah,
kelenjar pankreas, dan kelenjar lambung.
- Proses pencernaan makanan secara berurutan berlangsung di dalam saluran pencernaan.
Mulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar.
- Di dalam mulut terjadi pencernaan secara mekanik dengan menggunakan gigi dan
pencernaan secara kimiawi dengan menggunakan bantuan enzim ptialin.
- Pada kerongkongan terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas makanan
untuk mendorong makanan ke lambung. Sedangkan di lambung makanan dicerna secara
kimiawi dengan bantuan enzim pepsin, renin dan HCl. Makanan dari lambung masuk
menuju usus halus.
- Bagian pertama dari usus halus adalah usus dua belas jari. Di usus ini bermuara dua
saluran, yaitu saluran empedu dan saluran getah pankreas. Di samping saluran pencernaan,
terdapat pula kelenjar pencernaan yaitu kelenjar hati dan kelenjar pankreas.
- Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim amilase, tripsin dan
lipase, sedangkan hati menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu ini ditampung
dalam kantung empedu, yang fungsinya adalah mengemulsikan lemak..
- Bagian kedua dari usus halus adalah usus kosong (yeyenum). Bagian ini merupakan
akhir dari pencernaan makanan. Dinding usus kosong ini juga menghasilkan enzim
pencernaan, seperti halnya pankreas.
- Bagian terakhir dari usus halus adalah usus penyerapan (ileum). Permukaan sebelah
dalam dinding usus halus ini berbentuk jonjot dan disinilah terjadi penyerapan sari-sari
makanan.

- Bagian terakhir dari proses pencernaan makanan adalah usus besar. Usus besar terdiri
atas dua bagian, yaitu usus tebal dan poros usus (rectum). Sisa makanan di buang dari
poros usus dan keluar melalui anus.
- Bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat antara lain beras, jagung,
gandung, kentang, singkong, ubi dan buah-buahan.
- Bahan makanan yang mengandung protein sumbernya daging, ikan, telur, susu, tempe,

tahu

- Bahan makanan yang mengandung lemak sumbernya daging, telur, mentega, keju,
kelapa, kemiri, alpukat, kacang-kacangan.

73

- Makanan yang memenuhi syarat-syarat kesehatan:
a. makanan harus sehat, tidak mengandung bibit penyakit
b. makanan mengandung zat gizi
c. makanan harus mudah dicerna oleh alat-alat pencernaan
d. makanan tidak terlalu panas pada saat di makan

Baiklah, selanjutnya Kamu dapat menghubungi guru pamongmu untuk meminta tes akhir
modul. Usahakanlah Kamu mengerjakan tes akhir modul itu dengan sungguh-sungguh, agar
hasilnya dapat mencapai 6,5 atau lebih. Jika hasilnya bagus Kamu dapat melanjutkan lagi
mempelajari modul selanjutnya.

Selamat belajar semoga sukses!

74

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1

1. a. kerongkongan
b. pankreas
c. lambung
d. usus halus

2. - usus 12 jari (duodenum)
- usus kosong (yeyenum) dan
- usus penyerapan

3. a. Pencernaan kimiawi : pencernaan dengan menggunakan bantuan enzim
b. Pencernaan mekanik : pencernaan dengan menggunakan gigi

Tugas 2

1. a. mulut
b. ptialin
c. tepung
d. gula
e. peristaltik

2. a. renin
b. pepsin
c. HCl

(jawaban a, b, dan c boleh tidak urut)

d. usus 12 jari
e. usus penyerapan (ileum)/ usus halus
f. usus besar

75

Tugas 3

1. a. sumber energi
b. zat pembangun
c. zat pelindung
2. Fungsi karbohidrat :
1. sebagai sumber tenaga
2. bahan pembentuk protein dan lemak
3. pembentuk struktur sel
4. berperan dalam proses metabolisme

Fungsi lemak :
1. sebagai penghasil energi
2. sebagai pelarut vitamin A, D, E dan K
3. untuk melindungi tubuh dari suhu rendah
4. cadangan makanan

Fungsi protein :
1. bahan pembangun
2. sumber energi
3. menjaga keseimbangan asam – basa di dalam tubuh

3. Sumber makanan mengandung lemak : telur, susu, keju, kemiri, kelapa, buah duren dan
buah alpukat
4. Fungsi vitamin: membantu proses metabolisme dalam tubuh
Fungsi mineral: sebagai zat pengatur

76

77

IPA.VIII.1.1.04

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas

: VIII

Semester

: 1 (satu)

Waktu

: 6 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->