P. 1
IPA_kelas_VIII_smt_1

IPA_kelas_VIII_smt_1

|Views: 31,938|Likes:
Published by 12ndhamster

More info:

Published by: 12ndhamster on May 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2015

pdf

text

original

Sections

Penulis

: Dra. Singgih Pradinah, M.Pd.
Hasnizar, S.Pd.
Pengkaji Materi : Drs. Moch. Sumarwan
Reviewer

: Dra. Puji Suswati

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2009

78

79

A. PENDAHULUAN

Siswa SMP Terbuka, dalam modul ini akan kita bahas tentang alat-alat pernapasan pada
manusia Alat-alat tersebut membantu proses keluar masuknya udara dalam pernapasan.
Selain itu Kamu akan mempelajari juga proses inspirasi dan ekspirasi serta kelainan-kelainan
pada pernapasan.

Setelah mempelajari modul ini Kamu diharapkan dapat
- Membandingkan macam organ penyusun sistem pernapasan pada manusia
- Membandingkan proses inspirasi dan ekspirasi pada proses pernapasan
- Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan dan upaya
mengatasinya

Untuk memahami tentang sistem pernapasan pada manusia, di dalam modul ini Kamu akan
pelajari tiga kegiatan yaitu:

- Kegiatan 1 : organ penyusun sistem pernapasan manusia
- Kegiatan 2 : proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan
- Kegiatan 3 : kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan

Materi-materi tersebut dapat Kamu pahami dengan baik bila Kamu belajar dengan sungguh-
sungguh. Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan modul ini yaitu 6 x 40 menit termasuk
tes akhir modul.
Jangan lupa mengerjakan tugas pada setiap kegiatan dan cocokkan jawabanmu dengan kunci
jawaban yang tersedia.

Nah ……. sekarang silakan Kamu membaca kegiatan satu.

Selamat belajar dan semoga berhasil dengan baik.

80

B. KEGIATAN BELAJAR

Kegiatan 1 : Organ Penyusun Sistem Pernapasan Manusia.

1. Standar Kompetensi :
Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan hubungannya dengan
kesehatan.

3. Indikator :

Membandingkan macam organ penyusun sistem pernapasan pada manusia

4. Materi Pokok :
Sistem pernapasan pada manusia
Salah satu fungsi makanan adalah sebagai sumber energi
Jadi, ……………………….
Energi berasal dari makanan
Tapi, ……………………….
Bagaimana cara memperolehnya ?
Di dalam setiap sel tubuh, sari-sari makanan akan bereaksi dengan oksigen. Reaksi ini
disebut oksidasi biologi atau pernapasan sel. Oksidasi akan menghasilkan energi dan
zat sisa berupa karbon dioksida dan air. Coba Kamu perhatikan dan ingat-ingat kembali
bagan reaksi oksidasi di bawah ini.

Energi diperoleh dari oksidasi sari-sari makanan di dalam sel-sel tubuh

Sari-sari makanan dan oksigen masuk ke dalam sel-sel
tubuh kemudian terjadilah oksidasi biologi.
Oksidasi biologi menghasilkan energi dan zat sisa berupa
karbondioksida (CO2) serta air (H2O).
Karbondioksida dan air merupakan zat sisa yang akan
dikeluarkan dari tubuh.

Sari-sari makanan

Oksigen

Energi
+
CO2

+

+
H20

Gambar 4.1. Bagan rekasi Oksidasi
Biogi

81

Proses oksidasi ini memerlukan oksigen (02). Darimanakah oksigen tersebut diperoleh ?

Makhluk hidup termasuk manusia setiap saat melakukan pernapasan. Alat-alat pernapasan
akan mengambil gas oksigen dari udara dan melepaskan gas karbondioksida (C02) dan
uap air (H20) dari dalam tubuh. Oksigen yang dihirup pada proses bernapas tersebut
akan digunakan dalam reaksi oksidasi.

b. Alat-Alat Pernapasan pada manusia

Jadi, pernapasan ini meliputi pengambilan oksigen, untuk reaksi oksidasi sari makanan
yang menghasilkan energi serta mengeluarkan zat sisa berupa karbondioksida dan air.

Alat-alat pernapasan berfungsi untuk pertukaran gas, yaitu mengambil oksigen dari
udara dan mengeluarkan karbondioksida dan air dari dalam tubuh. Alat-alat pernapasan
terdiri dari : rongga hidung, pangkal tenggorok (laring), batang tenggorok (trakea) dan
paru-paru
.

Coba Kamu perhatikan gambar alat-alat pernapasan di bawah ini.

Gambar 4.2 Alat-alat pernapasan

1) Rongga Hidung

Bernapas sebaiknya selalu melalui rongga hidung, karena udara yang dihirup melalui
hidung mengalami tiga perlakuan.

Pertama : Udara disaring oleh rambut-rambut
hidung dan oleh selaput lendir. Perhatikan betapa kotornya hidung kita setelah kita
berada di tempat yang berdebu atau berasap.

82

Kedua : Udara mengalami penyesuaian suhu dengan suhu tubuh. Jika udara dari
luar dingin maka di dalam hidung udara tersebut akan mengalami pemanasan sesuai
dengan suhu tubuh.

Ketiga : Di dalam hidung udara diatur kelembabannya sesuai dengan kelembaban
dalam tubuh.

2) Pangkal Tenggorok (Laring)

Setelah melalui hidung, sampailah oksigen dipangkal tenggorok. Pangkal tenggorok
ini tersusun oleh katup dan tulang-tulang rawan yang membentuk jakun. Pernahkah
Kamu melihat jakun? Pada seorang pria jakunnya tampak agak menonjol di leher
bagian atas. Di dalam jakun terdapat selaput suara. Mengapa bila kita berbicara
timbul suara ? karena pada waktu berbicara, udara akan melalui selaput suara dan
menggetarkannya sehingga menimbulkan suara.

3) Batang Tenggorok (Trakea)

Batang tenggorok selalu terbuka sehingga kita dapat bernapas dengan leluasa
setiap saat. Dindingnya terdiri dari gelang-gelang tulang rawan. Dinding sebelah
dalam berlapiskan suatu selaput yang sel-selnya berambut getar. Rambut-rambut
getar itu berfungsi untuk mengeluarkan kotoran-kotoran yang terbawa oleh udara
pernapasan.

Batang tenggorok bercabang dua. Cabang batang tenggorok disebut bronkus, yang
satu menuju paru-paru kanan, yang satu lagi menuju paru-paru kiri.

4) Paru-Paru

Gambar 4.3 Paru-paru

Coba Kamu perhatikan gambar paru-paru di
samping ini.
Paru-paru terletak di dalam rongga dada di atas
diafragma, yaitu sekat antara rongga dada dan
rongga perut. Paru-paru kanan terdiri dari tiga
gelambir (lobus). Sedang paru-paru kiri dua
gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput
paru-paru yang disebut pleura.
Di dalam paru-paru tiap bronkus bercabang-
cabang membentuk pembuluh-pembuluh halus
disebut bronkiolus (bentuk jamaknya bronkioli).
Bronkiolus berakhir dengan gelembung-
gelembung halus berisi udara yang disebut
alveolus atau gelembung paru-paru.

Di dalam paru-paru manusia terdapat ± 300 juta alveoli (bentuk jamak dari
alveolus), yang luas permukaan seluruhnya mencapai 80 meter persegi. Alveolus
diliputi kapiler-kapiler darah yang membentuk jaring. Susunan jaring-jaring ini
menyebabkan paru-paru menyerupai spons yang berwarna merah muda. Perhatikan
gambar alveolus berikut ini.

83

Pada alveolus ini terjadi pertukaran
gas yaitu antara oksigen dengan
karbondioksida. Oksigen menembus
dinding alveouls yang sangat halus, lalu
masuk ke dalam pembuluh-pembuluh
kapiler darah. Oksigen ini diikat oleh
hemoglobin di dalam sel darah merah
dan selanjutnya di edarkan ke seluruh
bagian tubuh manusia.
Dari jaringan-jaringan tubuh, darah
mengambil

karbondioksida

dan
mengantar kannya kembali ke paru-paru.
Di dalam paru-paru ini karbondioksida
masuk ke dalam alveolus. Kemudian
setelah melalui alat-alat pernapasan
maka karbondioksida dihembuskan ke
luar rongga hidung.

Sampai disini, Kamu sudah menyelesaikan kegiatan satu. Apakah Kamu dapat
memahaminya? Jika Kamu belum memahaminya, coba Kamu baca sekali lagi.
Selanjutnya pahami kata-kata sukar dan rangkumannya terlebih dahulu.

Kosakata

Alveolus : Gelembung-gelembung halus pada ujung bronkiolus yang berisi udara
di dalam paru-paru

Bronkus

: Cabang batang tenggorok

Laring

: Pangkal Tenggorok

Lobus

: Gelambir

Oksidasi

: Pembakaran (reaksi dengan oksigen)

Pleura

: Selaput Pembungkus Paru-paru

Trakea

: Batang Tenggorok

Rangkuman

Energi diperoleh dari oksidasi sari makanan di dalam sel-sel tubuh dan oksidasi ini
membutuhkan oksigen.
Untuk mendapatkan oksigen, tubuh manusia dilengkapi dengan alat-alat pernapasan
yang berfungsi untuk mengambil dan mengeluarkan udara pernapasan.
Alat-alat pernapasan pada manusia terdiri dari hidung, pangkal tenggorok (laring),
batang tenggorok (trakea), cabang tenggorok (bronkus), dan paru-paru.
Pertukaran oksigen dengan karbondioksida terjadi pada alveolus yang terdapat di dalam
paru-paru.
Pernapasan meliputi pengambilan oksigen untuk oksidasi sari makanan yang
menghasilkan energi serta mengeluarkan zat sisa berupa karbondioksida dan air.

84

6. Tugas 1

a. Jawablah pertanyaan Berikut ini

1. Reaksi sari makanan dengan oksigen disebut …………….
2. Dalam reaksi tersebut akan dilepaskan ….. dan akan dikeluarkan zat sisa berupa
…… dan ………..
3. Pada pangkal tenggorok terdapat ………….
4. Batang tenggorok (trakea) tersusun dari ……..
5. Cabang-cabang halus bronkus di dalam paru-paru disebut …..
6. Pertukaran oksigen dengan karbondioksida terjadi pada …….
7. Paru-paru akan dibungkus oleh selaput yang disebut …..
8. Tuliskan 3 perlakuan hidung terhadap udara pernapasan yang melalui rongga

hidung.

b. Lakukan percobaan (eksperimen) berikut ini bersama teman dan guru binamu di
Sekolah Induk.

Tujuan

: Mengamati zat sisa pernapasan yang dikeluarkan dari paru-paru.

Alat/bahan

: - Air kapur
- 2 pipa kaca atau sedotan limun
- 2 tabung reaksi besar
- Sumbat karet atau kapas

85

Cara kerja :

Air kapur tampak menjadi keruh. Hal ini
terjadi karena air kapur akan bereaksi
dengan gas karbondioksida yang
dikeluarkan ketika kita menghembuskan
napas.

Gambar 4.5. Percobaan Pernapasan

1. Buatlah ke dua perangkat eksperimen
seperti pada gambar di samping.

2. Pada perangkat eksperimen 1 (satu) tiup/
hembuskanlah napasmu melalui pipa A
sehingga udara yang dikeluarkan dari
paru-paru akan bercampur dengan air
kapur.

Amati perubahan yang terjadi pada air
kapur.

3. Pada perangkat eksperimen 2 (dua) tarik
napasmu melalui pipa B (ujung pipa
B berada di atas permukaan air kapur),
sehingga udara luar yang dihisap tampak
bercampur dengan air kapur. Pada saat
ini Kamu akan menghirup oksigen.
Amati, apakah ada perubahan pada air
kapur ?

Air kapur tampak tetap jernih, karena udara luar yang bercampur dengan air kapur hanya
sedikit sekali mengandung karbondioksida sehingga tidak terjadi reaksi.

Jika Kamu belum memahami petunjuk percobaan di atas, Kamu dapat bertanya pada
guru pamong atau guru binamu.

86

Kegiatan 2 : Proses Inspirasi dan Ekspirasi pada Pernapasan

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan hubungannya dengan
kesehatan.

3. Indikator

Membandingkan proses inspirasi dan ekspirasi pada proses pernapasan.

4. Materi Pokok

Sistem pernapasan pada manusia

5. Uraian Materi

Setiap saat selama hidup, manusia akan selalu bernapas. Dalam satu kali bernapas ada
dua hal yang terjadi yaitu menarik napas dan mengeluarkan napas.
Ketika kita menarik napas, udara akan masuk ke dalam paru-paru. Masuknya udara ke
dalam paru-paru ini disebut Inspirasi. Sedangkan jika kita mengeluarkan napas, udara
akan keluar dari paru-paru. Keluarnya udara dari paru-paru disebut Ekspirasi.

Menarik napas (udara masuk) disebut Inspirasi
Mengeluarkan napas (udara keluar) disebut Ekspirasi

Udara dapat masuk dan keluar paru-paru karena aktivitas otot-otot antar tulang rusuk
dan otot diafragma
. Pernapasan dengan menggunakan aktivitas otot-otot antar tulang
rusuk disebut pernapasan dada. Sedangkan pernapasan dengan menggunakan aktivitas
otot diafragma disebut pernapasan perut.
Dalam keadaan normal atau biasa, masuk dan keluarnya udara disebabkan oleh kedua
macam pernapasan tersebut. Nah …. sekarang coba Kamu perhatikan cara kerja atau
mekanisme menarik napas dan mengeluarkan napas.

87

a. Menarik Napas

Gambar 4.5 Otot diafragma mengendur
Permukaannya melengkung

Gambar 4.6 Otot diafragma mendatar

Gambar 4.7 Proses Inspirasi

Pada waktu kita menarik napas dalam-dalam,
otot-otot antar tulang rusuk berkontraksi
sehingga mengangkat tulang-tulang rusuk.
Akibatnya rongga dada membesar,
paru-paru mengembang dan udara masuk ke
dalam paru-paru melalui batang tenggorok.
Hal ini terjadi pada pernapasan dada.

Pada saat kita menarik napas, otot-otot
diafragma ini menegang (berkontraksi),
sehingga keadaan diafragma mendatar.
Perubahan keadaan diafragma dari lengkung
ke datar menyebabkan udara masuk ke dalam
paru-paru.

Pada pernapasan perut yang bekerja otot
diafragma. Sebelum kita menarik napas,
keadaan diafragma melengkung ke atas dan
otot-ototnya mengendur (relaksasi).

c. Mengeluarkan Napas

Gambar 4.8 Proses Ekspirasi

Pada saat kita mengeluarkan napas, otot
diafragma dan otot-otot antar tulang rusuk
yang tadinya berkontraksi, kini kembali
mengendur (berelaksasi). Diafragma kembali
pada posisi semula dan tulang-tulang rusuk
kembali turun. Akibatnya rongga dada
mengecil sehingga udara tertekan keluar dari
paru-paru.

88

Agar Kamu lebih memahami cara kerja atau mekanisme menarik napas dan mengeluar
kan napas, coba baca uraian tersebut sekali lagi.

Kecepatan dan kekuatan bernapas (menarik dan mengeluarkan napas) tidak selalu sama.
Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan yang dilakukan seseorang. Coba Kamu ingat-ingat,
bagaimana pernapasanmu ketika Kamu berolah raga.

Bila kita melakukan kegiatan yang banyak membutuhkan tenaga (energi) maka biasanya
pernapasan menjadi cepat dan lebih kuat.

Paru-paru hanya mampu menampung ± 5 liter udara. Jika kita menghembuskan
(mengeluarkan) udara sekuat-kuatnya, di dalam paru-paru masih ada ± 1,0 liter udara.
Jadi udara dalam paru-paru tidak habis sama sekali. Sedangkan pada keadaan normal
dengan pernapasan biasa, udara yang keluar masuk paru-paru kira-kira 0,5 liter.

Nah … sekarang coba Kamu hembuskan (keluarkan) udara dari paru-parumu sekuat-
kuatnya. Setelah itu Kamu tarik napas lagi sekuat-kuatnya sampai rasanya paru-parumu
penuh sekali.

Apakah sudah Kamu lakukan ?
Nah ….! Banyaknya udara yang Kamu masukkan pada saat inspirasi sekuat-kuatnya
dan pengeluaran udara pada saat ekspirasi sekuat-kuatnya disebut Kapasitas Vital
Paru-Paru
.
Jadi

Kapasitas vital paru-paru yaitu volume udara maksimum yang dapat dikeluarkan dari
paru-paru setelah melakukan inspirasi dan ekspirasi sekuat-kuatnya.

Pada waktu istirahat atau tidur, udara yang keluar dan yang masuk hanya kira-kira 0,5
liter saja. Sedangkan bila kita sedang melakukan kegiatan yang banyak membutuhkan
tenaga, maka volume udara yang keluar masuk paru-paru lebih besar lagi.
Apakah Kamu dapat memahami tentang proses pernapasan ? Bila Kamu sudah paham
silahkan Kamu selesaikan tugas akhir ini.

Kosakata

inspirasi : pemasukan udara ke dalam paru-paru.
ekspirasi : pengeluaran udara dari dalam paru-paru.
kontraksi : menegang.
relaksasi : mengendur.
diafragma : sekat/pemisah rongga dada dan rongga perut.

Rangkuman

Dalam satu kali bernapas, terjadi dua hal yaitu memasukkan dan mengeluarkan udara
pernapasan. Pemasukan udara (menarik napas) disebut inspirasi. Pengeluaran udara
(mengeluarkan napas) disebut Ekspirasi.

89

Masuk dan keluarnya udara dari dan ke paru-paru disebabkan oleh kerja otot diafragma dan
otot-otot antar tulang rusuk serta otot-otot perut.

Pernapasan yang menggunakan otot-otot diafragma dan otot perut disebut pernapasan perut.
Pernapasan yang menggunakan otot-otot antar tulang rusuk disebut pernapasan dada.

Volume udara sebanyak-banyaknya (maksimum) yang dapat keluar masuk paru-paru setelah
melakukan inspirasi dan ekspirasi sekuat-kuatnya disebut kapasitas vital paru-paru.

6. Tugas 2

Jawablah pertanyaan berikut ini !

1. Sebutkan dua peristiwa yang terjadi dalam satu kali proses pernapasan !
2. Otot-otot apa yang berperan dalam proses pernapasan dada dan pernapasan perut ?
3. Bagaimanakah kedudukan diafragma dan kedudukan tulang rusuk pada waktu
menghirup udara ?
4. Apa yang dimaksud dengan kapasitas vital paru-paru ?
5. Mengapa jika kita habis berolah raga, pernapasan kita menjadi cepat dan kuat? Jelaskan ?

90

Kegiatan 3 : Kelainan dan Penyakit pada Pernapasan

1. Standar Kompetensi

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

2. Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

3. Indikator

Mendata contoh dan penyakit pada sistem pernapasan yang biasa dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

4. Materi Pokok

Sistem pernapasan pada manusia.

5. Uraian Materi

Kamu tentu sering mendengar atau melihat orang yang sesak napas atau batuk, itulah
salah satu contoh penyakit pada sistem pernapasan. Untuk lebih jelasnya pelajarilah
uraian materi di bawah ini.

1. TBC (Tuberkulosis)

TBC merupakan infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium
tuberculosis.

Penyakit ini menyebabkan proses difusi oksigen terganggu karena adanya bintik-
bintik kecil pada dinding alveolus. TBC dapat menular dari seseorang penderita ke
orang lain.

2. ASMA

Asma merupakan penyakit pada sistem pernapasan dengan gejala sukar bernapas,
terasa sesak di dada dan batuk-batuk. Asma dapat disebabkan alergi terhadap benda
tertentu seperti debu, psikis (pikiran) ataupun karena keturunan.

3. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

SARS adalah penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus. Gejala
penyakit ini adalah sakit kepala, demam tinggi, batuk-batuk, sesak bernapas,
tenggorokan gatal, lesu dan nyeri tubuh.

4. Dipteri

Dipteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium
diptheriae.
Infeksi terjadi pada saluran pernapasan bagian atas.

5. Faringitis

Faringitis adalah peradangan pada faring yang disebabkan oleh bakteri tertentu.

91

6. Bronkitis

Bronkitis adalah peradangan pada bronkus. Gejala penyakit ini adalah batuk-batuk,
demam dan sakit di bagian dada.

7. Pleuritis

Pleuritis adalah peradangan pada selaput pembungkus paru-paru.

8. Tonsilitis

Tonsilitis adalah peradangan yang disebabkan infeksi pada tonsil oleh bakteri. Gejala
penyakit ini yaitu sakit tenggorokan, sulit menelan dan demam.

9. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan rongga hidung bagian atas.

10. Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru yaitu kanker yang terjadi pada paru-paru, dan salah satu
penyebabnya karena sering merokok.

Nah sekarang Kamu sudah tahu bukan tentang penyakit pada pernapasan. Tentu Kamu
tidak mau sakit, untuk itulah mari kita jaga kesehatan dan kebersihan supaya tidak
tertular penyakit.

Bagi Kamu yang merokok, supaya berhenti merokok karena merokok berbahaya bagi
kesehatan di dalam rokok terdapat racun diantaranya, tar, nikotin, karbonmonoksida, dll.
Tar terkumpul di paru-paru karena asap rokok akan mendingin setelah diisap dan masuk
ke dalam paru-paru dan dapat menyebabkan penyakit kanker.
Nikotin adalah racun yang paling kuat, dapat membuat seseorang ketagihan tembakau.
Karbon monoksida merupakan gas yang lebih mudah terikat dengan hemoglobin
dibandingkan dengan oksigen.

Nah sebelum Kamu terlanjur merokok janganlah Kamu mencoba untuk merokok.

6. Tugas 3.

Jawablah pertanyaan di bawah ini.
1. Sebutkan racun yang terdapat dalam rokok!
2. Sebutkan gejala-gejala penyakit SARS!
3. Bakteri apa yang menyebabkan TBC!

92

C. PENUTUP

Siswa SMP Terbuka, Kamu telah menyelsaikan seluruh isi modul IPA.VIII.1.1.04. Selamat
untukmu, semoga Kamu dapat memahami isi modul tersebut dengan mudah.

Dari seluruh uraian yang telah Kamu baca, dapat kita simpulkan bahwa :
Reaksi sari makanan dengan oksigen disebut Oksidasi biologi. Untuk mendapatkan oksigen
ini, tubuh manusia dilengkapi dengan alat-alat pernapasan yang berfungsi untuk mengambil
dan mengeluarkan udara pernapasan.

Alat-alat pernapasan pada manusia terdiri dari hidung, pangkal tenggorok (laring), batang
tenggorok (trakea), cabang tenggorok (bronkus) dan paru-paru.

Volume udara sebanyak-banyaknya (maksimum) yang dapat keluar masuk paru-paru setelah
melakukan inspirasi dan ekspirasi sekuat-kuatnya disebut kapasitas vital paru-paru.

Proses pernapasan meliputi pengambilan oksigen untuk oksidasi yang menghasilkan energi
serta mengeluarkan zat sisa berupa karbondioksida dan air.

Dalam satu kali bernapas, terjadi dua peristiwa yaitu menarik dan menghirup udara pernapasan.
Pemasukan udara (menarik napas) disebut inspirasi, mengeluarkan udara (mengeluarkan
napas) disebut Ekspirasi.

Pernapasan yang menggunakan otot-otot diafragma disebut pernapasan perut. Pernapasan
yang menggunakan otot-otot antar tulang rusuk disebut pernapasan dada.

Udara sebanyak-banyaknya (maksimum) yang dapat masuk dan keluar paru-paru disebut
kapasitas vital paru-paru.

93

- Kelainan dan penyakit pernapasan yaitu, TBC, SARS, ASMA, Dipteri, Faringitis,
Bronkitis, Sinusitis, Kanker Paru-Paru.
- Rokok berbahaya bagi kesehatan karena mengandung racun Tar, Nikotin, CO.

Bila hasil tes akhirmu bagus, Kamu dapat mempelajari modul berikutnya yaitu modul IPA.
VIII.1.1.05. Dalam modul tersebut kelak Kamu akan mempelajari tentang sistem peredaran
darah pada manusia.

Selamat mengikuti tes akhir modul, semoga Kamu berhasil dengan baik.

94

D. KUNCI TUGAS

Tugas 1

1. Oksidasi Biologi
2. - Energi
- Karbondioksida
- Air
3. Jakun
4. Gelang-gelang tulang rawan
5. Bronkiolus
6. Alveolus
7. Pleura
8. - Udara disaring oleh rambut-rambut hidung
- Udara disesuaikan suhunya dengan suhu tubuh
- Udara diatur kelembabannya sesuai dengan kelembaban dalam tubuh

Tugas 2

1. Menarik napas (inspirasi) dan menghembuskan napas (ekspirasi).
2. - Dalam pernapasan dada : otot-otot antar tulang rusuk
- Dalam pernapasan perut : otot-otot diafragma
3. Kedudukan diafragma yang tadinya melengkung menjadi datar sedangkan kedudukan
tulang rusuk terangkat.
4. Udara maksimum (sebanyak-banyaknya) yang dapat masuk keluar paru-paru.
5. Setelah berolah raga, tubuh banyak kehilangan energi sehingga kita membutuhkan
banyak oksigen untuk oksidasi biologi.
Oksidasi biologi akan mengasilkan energi.

Tugas 3

1. Tar, Nikotin, Karbon Monoksida.
2. Sakit kepala, demam tinggi, batuk-batuk, sesak napas, tenggorokan gatal,lesu nyeri

tubuh.
3. Bakteri Mycobacterium tuberculosis.

95

IPA.VIII.1.1.05

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas

: VIII

Semester

: 1 (satu)

Waktu

: 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->