Algoritma

Defenisi Alogaritma y Adalah inti dari ilmu komputer. y Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah,yang ditekankan adalah urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998) y Algoritma adalah blueprint dari program. Sebaiknya disusun sebelum membuat program. y Kriteria suatu algoritma: ± Ada input dan output ± Efektivitas dan efisien ± Terstruktur y Setiap aksi harus dapat dikerjakan dan mempunyai efek tertentu. y Algoritma dapat dituliskan dengan banyak cara, mulai dari menggunakan bahasa alami yang digunakan sehari-hari, simbol grafik bagan alir, sampai menggunakan bahasa pemograman seperti bahasa C atau C++. y Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis. y Yang ditekankan pertama adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis,yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel

(Dari Algoritma dan Struktur Data dengan C. langkah yang harus dilakukan adalah: ± Menulis surat ± Surat dimasukkan ke dalam amplop tertutup ± Amplop ditempeli perangko secukupnya. C++. atau lambat dan tidak efisien. Alat yang digunakan untuk pemrograman. dan Java oleh Moh Sjukani hal 1) y Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata:  Jika seorang ingin memasak atau membuat kue.  Jika seseorang ingin mengirim surat kepada kenalannya di tempat lain.tertentu. rusak. ± Pergi ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkannya. Dalam bidang komputer. membuat program tersebut adalah bahasa . baik itu melihat resep ataupun tidak pasti akan melakukan suatu langkah-langkah tertentu sehingga masakannya atau kuenya jadi. Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara: manusia memberikan perintah-perintah kepada komputer berupa instruksi-instruksi yang disebut program. terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang baik maka proses pemrograman akan menjadi salah. y Memilih algoritma Pilihlah algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut y Pelaksana algoritma adalah Komputer. algoritma sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman.

Contoh instruksi yang tidak efektif adalah: A = A + 0 atau A = A * 1 Namun ada beberapa program yang memang dirancang untuk unterminatable: contoh Sistem Operasi . ASP.Bahasa pemrograman sangat bermacam-macam: C. J#. Kriteria Algoritma Menurut Donald E. PHP. y Definiteness (pasti): algoritma memiliki instruksi-instruksi yang jelas dan tidak ambigu. Perl. y Finiteness (ada batas): algoritma harus memiliki titik berhenti (stopping role). Pascal. J++ dan masih banyak bahasa lainnya. C#. Java. y Output: algoritma harus memiliki minimal satu buah output keluaran. Knuth y Input: algoritma dapat memiliki nol atau lebih inputan dari luar. Basic. y Effectiveness (tepat dan efisien): algoritma sebisa mungkin harus dapat dilaksanakan dan efektif. JSP. Dari berbagai bahasa pemrograman cara memberikan instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang sama. C++.

seperti tertulis pada judul di atas). sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 "Algorithmi de numero Indorum". Divide and Conquer. . yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda. istilah ini berkembang menjadi algoritma. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahanpermasalahan kecil yang terbentuk.Sejarah istilah "algoritma" Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khaw rizmi (hidup sekitar abad ke-9). Pada abad ke-18. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Jenis Proses Algoritma: Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri.

maka Tulis alamat pada sampu lsurat. tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi. Tulis surat pada secarik kertas surat. Contoh Algoritma 1 Mengirim surat kepada teman: 1. dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu. Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer. 4. Tutup sampul surat menggunakan perekat. Ambil sampul surat. 3. Jika kita ingat alamat teman tersebut. sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil. paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih. 2. 5. Masukkan surat kedalam sampul. .Dynamic programming. Metode serakah Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik. bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap.

6. Selesai 6.Jika y sama dengan a maka cetak x 5. kemudian Tulis alamat pada sampul surat. Tempel perangko pada surat. Jika tidak ingat. Bawa surat ke kantor pos untuk diposkan Contoh Algoritma 2 Mencari akar bulat positif dari bilangan bulat(integer) positifa: 1. 7. lihat buku alamat.sebagai akar dari a.Berikan harga awalx sama dengan 1 3. 8.Masukkan bilangan bulat positif a 2.Pergi ke langkah 3 .Hitung y sebesar x * x 4.Tambah nilai x dengan 1 7.

Jika seorang ingin memasak atau membuat kue. Pergi ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkannya .Bila sisa hasil bagi sama dengan 0 maka bilangan itu adalah bilangan Genap tetapi bila sisa hasil bagi sama dengan 1 maka bilangan itu adalah bilangan ganjil Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata: .Masukkan sebuah bilangan sembarang 2.Hitung sisa hasil bagi pada langkah 2. baik itu melihat resep ataupun Tidak pasti akan melakukan suatu langkah-langkah tertentu sehingga masakannya Atau kuenya jadi. 4.Bagi bilangan tersebut dengan bilangan 2 3.Jika seseorang ingin mengirim surat kepada kenalannya di tempat lain. langkah Yang harus dilakukan adalah: ± ± ± ± Menulis surat Surat dimasukkan ke dalam amplop tertutup Amplop ditempeli perangko secukupnya. .Contoh Algoritma 3 Menentukan apakah suatu bilangan merupakan Bilangan ganjil atau bilangan genap: 1.

fasilitas yang disediakan.‡Merealisasikan dengan langkahlangkah sebagai berikut .Tahapan Pembuatan Program Mendefinisikan masalah dan menganalisanya. parameter yang digunakan. algoritmayang diterapkan dan bahasa program yang digunakan.Mencakup: tujuan pembuatan program.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful