P. 1
Agama Wahyu Dan Agama Budaya

Agama Wahyu Dan Agama Budaya

|Views: 4,945|Likes:
Published by Adrian As Adhe

More info:

Published by: Adrian As Adhe on May 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

2.

1 Klasifikasi Agama Ditinjau dari sumbernya agama dibagi dua, yaitu: Agama wahyu (agama samawi) adalah agama yang diterima oleh manusia dari Allah Sang Pencipta melalui malaikat Jibril dan disampaikan serta disebarkan oleh Rasul-Nya kepada umat manusia. Wahyu-wahyu dilestarikan melalui Al Kitab, suhuf (lembaran- lembaran bertulis) atau ajaran lisan. Agama wahyu menghendaki iman kepada Tuhan Pemberi wahyu, kepada rasul-rasul penerima wahyu dan kepada kitab-kitab kumpulan wahyu serta pesannya disebarkan kepada seluruh umat manusia Agama ra¶yu (agama budaya) bersandar semata-mata kepada ajaran seorang manusia yang dianggap memiliki pengetahuan tentang kehidupan dalam berbagai aspeknya secara mendalam. Contohnya agama Budha yang berpangkal pada ajaran Sidharta Gautama dan Confusianisme yang berpangkal pada ajaran Kong Hu Cu. Perbedaan kedua jenis agama ini dikemukakan Al Masdoosi dalamLiving . Religious of the World sebagai berikut : 1. Agama wahyu berpokok pada konsep keesaan Tuhan sedangkan agama ra¶yu tidak demikian. 2. Agama wahyu beriman kepada Nabi, sedangkan agama ra¶yu tidak. 3. Dalam agama wahyu sumber utama tuntunan baik dan buruk adalah kitab suci yang diwahyukan, sedangkan agama ra¶yu kitab suci tidak penting. 4. Semua agama wahyu lahir di Timur Tengah, sedangkan agama ra¶yu lahir di luar itu. 5. Agama wahyu lahir di daerah-daerah yang berada di bawah pengaruh ras semetik. 6. Agama wahyu sesuai dengan ajarannya adalah agama misionari[1], sedangkan agama ra¶yu agama bukan misionari. 7. Ajaran agama wahyu jelas dan tegas, sedangkan agama ra¶yu kabur dan elastis.

walaupun tafsirnya dapat berubah sesuai dengan kecerdasan dan kepekaan manusia. 2. Disampaikan oleh manusia yang dipilih Allah sebagai utusan-Nya.8. sesuai dengan perubahan akal pikiran masyarakatnya (penganutnya). seperti pada Taoisme[2].Konsep ketuhanannya: dinamisme. 3. Utusan itu bukan menciptakan agama. dan paling tinggi adalah monotheisme nisbi. ialah : 1. 5. Agama wahyu memberikan arah yang jelas dan lengkap baik aspek spritual maupun material. masa dan keadaan. Agama wahyu disebut juga agamasam awi (agama langit) dan agama ra¶yu disebut agamabudaya (ardhi/bumi). 2. melainkan diturunkan kepada masyarakat. 4. ialah : 1. sedangkan agama ra¶yu lebih menitik beratkan kepada aspek spritual saja. yaitu tidak berlaku bagi setiap manusia.Secara pasti dapat ditentukan lahirnya. 6. Adapun ciri-ciri Agama Wahyu (langit). Sedangkan yang termasuk dalam kategori agamasamawi hanyalah Agama Islam.Ajarannya dapat berubah-ubah. Adapun ciri-ciri agama budaya (ardhi). walaupun ada akan mengalami perubahanperubahan dalam perjalanan sejarahnya. melainkan menyampaikannya. Tumbuh secara komulatif dalam masyarakat penganutnya. dan keadaan .Tidak disampaikan oleh utusan Tuhan (Rasul).Kebenaran ajarannya tidak universal. atau pada aspek material saja seperti pada Confusianisme[3]. 4. politheisme. Umumnya tidak memiliki kitab suci. Ajarannya serba tetap. masa. Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia.Konsep ketuhanannya adalah : monotheisme mutlak (tauhid) 6.Kebenarannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap manusia. animisme. dan bukan tumbuh dari masyarakat. 3. 5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->