BAB I PENDAHULUAN A.

PENGERTIAN Ovulasi adalah peristiwa dilepaskannya ovum atau sel telur yang sudah matang dari ovarium.Proses ovulasi terjadi apabila alat kelamin betina sudah mencapai dewasa kelamin.Ovulasi terjadi dalam siklus yang teratur yaitu satu kali siklus (daur menstruasi ).Pada manusia biasanya terjadi kira-kira 14 hari atau biasanya satu hari sebelum menstruasi berikutnya terjadi. Pada setiap terjadinya proses ovulasi,jumlah sel telur yang diovulasikan tergantung pada jenis hewan.Pada manusia hanya satu sel telur matang yang diovulasikan. Ovulasi dapat dibedakan menjadi 2 macam : 1.Ovulasi spontan adalah ovulasi yang tejadi tanpa rangsangan seperti pada mamalia 2.Ovulasi dirangsang adalah ovulasi yang terjadi apabila ada rangsangan misalnya dirangsang dengan kopulasi dan menggosok-gosok badan ke hewan jantan. Apabila terjadi perkawinan maka proses fertilisasi akan terjadi. Fertilisasi (pembuahan) adalah proses penyatuan gamet pria dan wanita,terjadi di ampulla tuba fallopi.Fertilisasi berasal dari kata fruitful yang berarti berhasil atau berbuah.Dengan proses fertilisasi pembentukan zigot secara seksual.ampula tuba fallofi adalah bagian terluas dari saluran telur dan terletak dekat dengan ovarium. Spermatozoa dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama kira-kira 24 jam. Pada saat fertilisasi gamet jantan (spermatozoa) dan gamet betina (ovum) harus berada dalaam keadaan matang.Peleburan tersebut merupakan percampuran karakteristikkarakteristik genetika,berupa sifat-sifat parental dan maternal sehingga dapat berkembang menjadi indivudu-individu baru. B.TUJUAN Semua makhluk hidup memiliki kemampuan untuk melestarikan jenis dan keturunan yaitu melalui kemampuannya berkembangbiak.Makhluk hidup berkembang biak melalui tahapan dan tingkatan.Dengan memahami ilmu embriologi,kita dapat memahami pertumbuhan individu serta perkembangbiakan makhluk hidup yang dimulai dari satu sel dari pembuahan gamet jantan dan gamat betina yang disebut zigot.Proses pembuahan itu dapat terjadi apabila terdapat sperma dan ovum dan proses peleburan sperma dan ovum untuk menghasilkan zigot kita sebut dengan fertilisasi. 1

Selama tidak ada aktifitas seksual atau diestrus di dalam ovarium terliahat folikel.folikel kecil (primer) b.bahkan pada babi bias mencapai 10-25 sel telur. Ovulasi dapat dibedakan menjadi 2 macam : 1.Pada manusia biasanya terjadi kira-kira 14 hari atau biasanya satu hari sebelum menstruasi berikutnya terjadi.Ovulasi terjadi dalam siklus yang teratur yaitu satu kali siklus (daur menstruasi ).Ovulasi siklus . Pada setiap terjadinya proses ovulasi.Proses ini sangat penting bagi seorang wanita yang berpikir untuk memiliki keluarga. Proses ovulasi terjadi disebabkan tahap-tahap perubahan ovarium selama siklus estrus yang kita sebut dengan siklus ovarium.sel telur yang diovulasikan lebih dari dua. Perubahan-perubahan tersebut meliputi : a. d.sebelum estrus folikel-folikel primer tersebut akan membesar telapi pada akhirnya hanya satu yang berisi ovum matang.dilakukan pada ayam dan tikus. Proses .jumlah sel telur yang diovulasikan tergantung pada jenis hewan.Hipofisis senang kemudian menyampaikan utusan bahwa ovarium boleh pergi ke depan dan melepaskan telur.biasanya jumlah sel telur yang di ovulasikan satu atau dua buah sel telur. Jika wanita berada di bawah tekanan atau GnRH cukup kelaparan tidak dikirim oleh hipotalamus.Ovulasi dirangsang adalah ovulasi yang terjadi apabila ada rangsangan misalnya dirangsang dengan kopulasi dan menggosok-gosok badan ke hewan jantan.Pada jenis hewan unipara.Saat ini disebut estrus. e.Interaksi antara otak dan ovarium memulai proses ini.Telur inilah yang dapat membuat seorang wanita hamil.sedangkan bila ovum tidak dibuahi corpus luteum berdegenerasi kemudian folikel akan tumbuh kembali dan siklus akan berulang.dirangsang dengan bulu ayam pada vagina.Hipotalamus adalah bagian dari otak yang menghasilkan hormon yang disebut GnRH (gonadotropin releasing hormone).Adalah di sini bahwa hormon estrogen dan progesteron yang memancar. 2 Setiap bulan sebuah telur dilepaskan dari saluran tuba wanita. c.Telur hadir pada seorang wanita pada saat lahir sebagai lawan bahwa seorang laki-laki yang memproduksi sperma sepanjang hidupnya.Pada manusia hanya satu sel telur matang yang diovulasikan.biula terjadi fertilisasi maka corpus luteum akan dipertahankan maka siklus berhenti sampai kelahiran. Telur tinggal di ovarium.Yang lainnya mengalami degenerasi dan menjadi atretik.Hormon adalah kirim ke kelenjar pituitari untuk mengatakan bahwa tubuh siap untuk masuk ke siklus ovulasi.B A B II PEMBAHASAN A.Dengan demikian menunjukkan kurang likeliness kehamilan sebagai otak tahu bahwa tubuh tidak akan mampu menahan tekanan perumahan bayi.Ovulasi spontan adalah ovulasi yang tejadi tanpa rangsangan seperti pada mamalia 2.PROSES OVULASI Ovulasi adalah peristiwa dilepaskannya ovum atau sel telur yang sudah matang dari ovarium. Selain itu ovulasi juga dipengaruhi oleh pengaruh hormun hormonal yaitu dibawah pengaruh FSH dan LH.Proses ovulasi terjadi apabila alat kelamin betina sudah mencapai dewasa kelamin.folikel yang berisi ovum matang ini akan pecah dan sel telur akan dilepaskan yang disebut ovulasi.Pada hewan multipara.

Sekitar 12 atau 24 jam setelah rilis LH terjadi ovulasi.Itu berapa lama luteum menghasilkan progesteron corpous sementara menunggu untuk melihat apakah telur telah dibuahi dan jika hidup baru telah dimulai.Namun kerangka waktu dari saat telur dilepaskan dari indung telur ke waktu menstruasi tepat 14 hari untuk semua wanita.Dengan demikian.Mengukur tes kehamilan hCG ini. semacam kista. adalah tepat 14 hari di semua wanita.Bahkan bervariasi dari bulan ke bulan.Gambar : proses ovulasi Kelenjar hipofisis mengirim pesan ke ovarium untuk melepaskan telur.Penurunan tingkat progesteron kemudian mengarah kepada penumpahan lapisan rahim mengumumkan menstruasi.Peningkatan tingkat estrogen kelenjar hipofisis kawan-kawan karib yang siap untuk siklus ovulasi. kemurungan dll Pembuahan telur dimulai setelah itu disimpan di dinding rahim. LH dilepaskan dalam jumlah besar. Hormon ini juga bertanggung jawab untuk gejala PMS seperti rasa nyeri payudara. Variasi dalam siklus berbeda dari wanita.Beberapa mungkin mengalami mantra yang sangat pendek. . Bagian akhir dari siklus. penurunan kadar hormon dan menstruasi akan membawa Anda ke siklus ovulasi lagi. retensi air. It then produces human Chorionic Gonadotropin (hCG). semua.Lonjakan LH ini seperti disebut adalah isyarat untuk folikel untuk melepaskan telur. sakit punggung. Ovarium terus memproduksi progesteron jika hCG ada.Progesteron dilepaskan oleh corpous ini luteum.Telur dalam folikel menghasilkan estrogen.Jika tidak ada maka ovarium berhenti memproduksi progesteron 911 hari setelah ovulasi.Dan dalam beberapa hal dapat menjadi sangat lama. Ini kemudian menghasilkan manusia Chorionic Gonadotropin (hCG). dari waktu telur dilepaskan dari ovarium ke awal menstruasi. Setelah senang hipofisis adalah mengisyaratkan oleh peningkatan tingkat estrogen.Ini adalah pengukuran tingkat LH apa kit deteksi ovulasi mengungkapkan. yang sangat penting untuk mempersiapkan rahim untuk memelihara telur untuk pembuahan.Ini adalah waktu yang dibutuhkan oleh corpous luteum untuk memproduksi progesteron seperti menunggu untuk melihat apakah telur dibuahi untuk membawa kehidupan baru. 3 Setelah ovulasi folikel berubah menjadi corpous luteum.

yang pada manusia berlangsung kira-kira 7 jam. yang membungkus daerah akrosom spermatozoa. Spermatozoa bergerak cepat dari vagina ke rahim dan selanjutnya masuk ke dalam saluran telur. spermatozoa belum mampu menbuahi oosit. Reaksi akrosom terjadi setelah penempelan ke zona pellusida dan diinduksi oleh protein-protein zona.suatu selubung glikoprotein dari protein-protein plasma semen dibuang dari selaput plasma. Hanya sperma yang mengalami kapasitasi yang dapat melewati sel korona dan mengalami reaksi akrosom. penembusan korona radiata 2. antara lain akrosin dan zat-zat serupa tripsin.4 B. 5 Pada fertilisasi mencakup 3 fase : 1. Bagian ini adalah bagian terluas dari saluran telur dan terletak dekat dengan ovarium. Spermatozoa dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama kira-kira 24 jam. Kapasitasi adalah suatu masa penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita. Pergerakan naik ini disebabkan oleh kontraksi otot-otot uterus dan tuba. Selama waktu itu. penembusan zona pelusida 3. Mereka harus mengalami kapasitasi dan reaksi akrosom.terjadi di ampulla tuba fallopi. fusi oosit dan membrane sel sperma .PROSES FERTILISASI Gambar :terjadinya proses fertilisasi Fertilisasi (pembuahan) adalah proses penyatuan gamet pria dan wanita. Perlu diingat bahwa pada saat sampai di saluran kelamin wanita. Reaksi ini berpuncak pada pelepasan enzim-enzim yang diperlukan untuk menembus zona pelusida.

Hal ini mengakibatkan pembebasan enzimenzim lisosom dari granul-granul korteks yang melapisi membrane plasma oosit. 6 Fase 3 : penyatuan oosit dan membrane sel sperma Segera setelah spermatozoa menyentuh membrane sel oosit. sel telur menanggapinya dengan 3 cara yang berbeda : 1. reaksi kortikal dan zona : sebagai akibat terlepasnya butir-butir kortikal oosit. sehingga akan bertemu dengan membrane plasma oosit. penyatuan yang sebenarnya terjadi adalah antara selaput oosit dan selaput yang meliputi bagian belakang kepala sperma. Pelepasan enzim-enzim akrosom memungkinkan sperma menembus zona pelusida.Gambar : proses fertilisasi fase 1 : penembusan korona radiata Dari 200-300 juta spermatozoa yang dicurahkan ke dalam saluran kelamin wanita. kedua selaput plasma sel tersebut menyatu. a. Spermatozoa lain ternyata bisa menempel di zona pelusida tetapi hanya satu yang menembus oosit. Fase 2 : penembusan zona pelusida Zona pelusida adalah sebuah perisai glikoprotein di sekeliling telur yang mempermudah dan mempertahankan pengikatan sperma dan menginduksi reaksi akrosom. sel anak . zona pelusida mengubah struktur dan komposisinya untuk mencegah penambatan dan penetrasi sperma dengan cara ini terjadinya polispermi dapat dicegah. baik kepala dan ekor spermatozoa memasuki sitoplasma oosit. Oosit menyelesaikan pembelahan meiosis keduanya segera setelah spermatozoa masuk. Salah satu dari sel anaknya hamper tidak mendapatkan sitoplasma dan dikenal sebagai badan kutub kedua. hanya 300-500 yang mencapai tempat pembuahan. Karena selaput plasma yang menbungkus kepala akrosom telah hilang pada saat reaksi akrosom. Pada manusia. selaput oosit tidak dapat ditembus lagi oleh spermatozoa lain b. tetapi selaput plasma tertingal di permukaan oosit. dan diduga bahwa sperma-sperma lainnya membantu sperma yang akan membuahi untuk menembus sawar-sawar yang melindungi gamet wanita. Segera setelah spermatozoa memasuki oosit. enzim-enzim ini menyebabkan perubahan sifat zona pelusida (reaksi zona) untuk menghambat penetrasi sperma dan membuat tak aktif tempat tempat reseptor bagi spermatozoa pada permukaan zona yang spesifik spesies. Hanya satu diantaranya yang diperlukan untuk pembuahan. melanjutkan pembelahan meiosis kedua. Pada gilirannya. Permeabilitas zona pelusida berubah ketika kepala sperma menyentuh permukaan oosit. 2. Sperma yang mengalami kapasitasi dengan bebas menembus sel korona.

penentuan jenis kelamin individu baru. Selama berhubungan seksual jumlah semen yang diejakulasikan rata-rata adalah 3. 7 Segera sesudah sintesis DNA. Penggiatan setelah penyatuan diperkirakan untuk mengulangi kembali peristiwa permulaan seluler dan molekuler yang berhubungan dengan awal embriogenesis. berangsur-angsur membagi sitoplasma menjadi 2 bagian. Factor penggiat diperkirakan dibawa oleh spermatozoa. kromosom tersusun dalam gelendong untuk mempersiapkan pembelahan mitosis yang normal. Salama masa pertumbuhan. Jika tidak. Intinya membengkak dan membentuk pronukleus pria sedangkan ekornya terlepas dan berdegenerasi. dimulainya pembelahan. Olah karena itu. 8 . penggiatan metabolic sel telur.Jadi hanya beberapa sperma saja yang memiliki kualitas baik yang mampu menembus ovum.Sekitar 20% spermatozoon akan kehilangan kemampuan membuahi ovum ada juga yang mati karena keasaman vagina dan ada juga yang tidak dapat menjangkau leher rahim. Kromosomnya (22+X) tersusun di dalam sebuah inti vesikuler yang dikenal sebagai pronukleus wanita. 3.masing-masing sel dalam zigot tahap 2 sel tersebut akan mempunyai DNA separuh dari jumlah DNA normal.Jumlah ini diperlukan mengingat tingkat kematian spermatoon sangat tinggi. Sementara kromatid-kromatid berpasangan bergerak kearah kutub yang berlawanan. 3.lainnya adalah oosit definitive. Oleh karena itu.Hanya sekitar 100 spermatozoon yang mampu bertahan hidup untuk mendekati ovom di tuba fallofi. Hasil utama pembuahan 1.23 kromosom ibu dan 23 kromosom ayah membelah memanjang pada sentromer.sehingga sperma memerlukan waktu yang lama agar dapat menembus masuk ke dalam ovum. Spermatozoa pembawa X akan menghasilkan satu mudigah wanita (XX). pronukleus wanita dan pria tidak dapat dibedakan dan sesudah itu mereka saling rapat erat dan kehilangan selaput inti mereka. separuh dari ayah dan separuhnya dari ibu. muncullah satu alur yang dalam pada permukaan sel. pengembalian menjadi jumlah kromosom diploid lagi.Ovum tidak hanya dilapisi oleh membran plasma tetapi oleh lapisan-lapisan lain. Secara morfologis. 2. dan spermatozoa pembawa Y menghasilkan satu mudigah pria (XY). dan kromatid-kromatid yang berpasangan tersebut saling bergerak kea rah kutub yang berlawanan. baik pronukleus wanita maupun pria (keduanya haploid) harus menggandakan DNA-nya. sehingga menyiapkan sel zigot yang masingmasing mempunyai jumlah kromosom dan DNA yang normal. spermatozoa bergerak maju terus hingga dekat sekali dengan pronukleus wanita. Sementara itu. jenis kelamin kromosom mudigah tersebut ditentukan pada saat pembuahan.5 ml dan tiap 1 ml semen mengandung 120 juta spermatozoon. zigot mengandung kombinasi kromosom baru yang berbeda dari kedua orang tuanya.oosit biasanya akan berdegenerasi 24 jam setelah ovulasi. Tanpa pembuahan.

 Fertilisasi adalah adalah proses reproduksi seksual yang melibatkan dua sel gamet yaitu spermatozoa dan ovum dimana spermatozoa melakukan perjalanan untuk membuahai ovum yang terjadi di ampulla tuba fallopi.fase penembusan zona pelusida c.kami dapat menyelesaikan makalah kami yang berjudul ” Ovulasi dan Fertilisasi ”.inisiasi pembelahan zigot 9 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang mana atas berkat rahmat dan hidayahNya. Makalah yang kami sajikan ini bertujuan sebagai melengkapi tugas mata kuliah embriologi dan sebagai bahan untuk proses pembelajaran mata kuliah tersebut.penetrasi spermatozoon ke dalam ooplasma d. Pembahasan yang kami yang kami sajikan dalam makalah ini sebagian besar kami peroleh dengan membaca beberapa referensi yang membahas tentang proses-proses ovulasi dan fertilisasi.Di dalam makalah kami ini.B A B III KESIMPULAN  Makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk melestarikan jenis dan keturunannya melalui proses perkembangbiakan yang umumnya dilakukan dengan adanya kemampuan menghasilkan sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina betina (ovum).penempelan spermatozoon pada selaput telur c.kami menguraikan bagaimana prosas terjadinya ovulasi dan fertilisasi sampai terbentuknya zigot.  Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium yang siap dibuahi sperma apabila hewan betina telah mencapai umur dewasa kelamin.  Fertilisasi berdasarkan prosesnya terbagi menjadi dua yaitu fertilisasi eksterna dan fertilisasi interna  Fase fertilisasi :a.fase penyatuan oosit dan membran sel sperma  Tahapan fertilisasi meliputi : a.pendekatan spermatozoon ke ovum b.fase penembusan korona radiate b.penggabungan pronukleus jantan dan betina e. .

kamus ilmiah // s=biologi?.com/index_files/Page946.2006.Reproduksi Manusia.dkk.com/2009/07/29/mengetahui-waktu-ovulasi-agar-terjadi-pembuahan/ http://biohealthworld. http : /// www.Jakarta:Graha Usaha.wordpress.answer question.htm .Jakarta:Grafindo Pustaka.yahoo.Kami menyadari bahwa dalam makalah ini banyak terdapat kekurangan.Jakarta:Pustaka Jaya. Sulaiha.Biologi SMA dan MA jilid 2.Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran demi kebaikan makalah ini.2007.29 Maret 2010 Penyusun DAFTAR PUSTAKA Hardjopranjoto.Suryani. http://tanyuri.penjelasan dan susunan bahasanya. Ningsih.Embriologi.Sistem Reproduksi. http : /// ui. Nursitah.wikipedia.Siti.baik dalam penyampaian materi.Semarang:Graha Usaha.2008.2000.maida.Soehartjo. Banda Aceh.

................................................2 B..................PROSES OVULASI................................................................ 5 BAB III KESIMPULAN………………………………………………………….....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN................................... 1 BAB II PEMBAHASAN......................................PROSES FERTILISASI…………………………………………….............. 2 A.......... DAFTAR PUSTAKA 9 MAKALAH EMBRIOLOGI TENTANG OVULASI DAN FERTILISASI D I S U S U N ..

HALIMAH 4.OLEH : 1.MARWIYAH 6.RAHMA HAYATI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM.HAFIS MARWADI 3.PUTRI BELANGI 7.BANDA ACEH 2010 .AMIRUL HAQQI 2.HIQMAH LAILA 5.