P. 1
BAKAT KHUSUS

BAKAT KHUSUS

|Views: 315|Likes:
Published by Cherly Chei

More info:

Published by: Cherly Chei on May 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

BAKAT KHUSUS

Merupakan kenyataan yang berlaku dimana ± mana bahwa manusia brbeda satu sama lain dalam berbagai hal. Antara lain dalam inteligensi, bakat, minat kepribadian, keadaan jasmani, dan perilaku sosial. Ada kalanya seseorang lebih cekatan dalam satu bidang kegiatan dibangdingkan dengan orang lain. Dalam bidang tertentu ia mungkin menunjukkan keunggulannya dibandingkan dengan orang lain. Tidak dapat dipungkiri pula bahw ada perbedaan antara individu satu dengan yang lain dalam tingkat kemampuan atau prestasi mereka dalam bidang musik, seni, meknik, pidato, kepemimpinan dan olahraga, serta bidang ± bidang lain. Sejauh mana perbedaan ± perbedaan itu dibawah sejak lahir atau hasil dari latihan atau pengalaman, akan merupakan topic yang menarik dan sangatbpenting. Program pendidikan hendaknya dirancang tidk hanya memperhatikan kemampuan untuk belajar tetapi juga perlu mempertimbangkan kecakapan khusus atau bakat yang dimiliki siswa. 1. Pengertian Bakat khusus Apakah bakat itu? Untuk menjawab pertanyaan ini telah muncul bermacam ± macam pendapat yang satu sama lain mempunyai perbedaan ± perbedaan. ‡ Menurut Wiliam B. Michael meninjau, bakat itu terutama dari segi kemampuan individu untuk melakukan sesuatu tugas, yang sedikit sekali atau tidak tergantung pada latihan sebelumnya. ‡ Selanjutnya Bingham memberikan definisi, bakat menitikberatkan pada kondisi atau seperangkat sifat ± sifat yang dianggap sebagai tanda kemampuan individu untuk menerima latihan, atau seperangkat respon seperti kemampuan berbahasa, musik, dan sebagainya. ‡ Guilford mengemukan bahwa bakat itu mencakup tiga dimensi psikologis, yaitu : - Dimensi perceptual - Dimensi psikomotor - Dimensi intelektual Jadi, apakah sebetulnya yang dimaksud dengan istilah ³bakat´(aptitude)? Apakah bedanya dengan ³kemampuan´(ability), dan dengan ³kapasitas´(capacity), serta ³insting´? Bakat dapat diartikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi (potential ability) yang masih perlu dikembangkan atau dilatih. Kemampuan adalah daya untuk melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan. Kemampuan menunjukkan bahwa suatu tindakan suatu tindakan dapat dilaksanakan sekarang, sedangkan ³bakat´ memerlukan latihan dan pendidikan agar dapat dilakukan dimasa yang akan datang. Kapasitas sring digunakan sebagai sinonim untuk ³kemampuan´ dan biasanya diartikan sebagai kemampuan yang dapat dikembangkan sepenuhnya di masa mendatang apabila latihan dilakukan secara optimal. Insting umuknya terdapat pada hewan, dimana dengan insting itu hewan dapat melakukan sesuatu tanpa latihan sebelumnya. Jadi, bakat adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang relative bersifat umum (misalnya bakat intelektual umum) atau khusus (bakat akademis khusus). Bakat khusus disebut talent. (Conny Semiawan, dkk., 1987: 2). Pengertian bakat khusus atau talent di sini dimaksudkan seseorang yang mempunyai kemampuan bawaan untuk bidang tertentu, misalnya baka menggambar, (Webster 1987 1486)

maka ia akan dapat mencapai prestasi yang unggul bahkan dapat menjadi pelukis trkenal. Misalnya anak itu tidak atau kurang berminat untuk mengembangkan bakat ± bakat ang ia miliki. seperti bakat matematika. bakat dokter. Misalnya : . Sekali lagi perlu ditekankan bahwa jenis dan derajatnya. akan tetapi diperlukan latihan. 3. pengetahuan. Bahkan saudara sekandung dala satu keluarga bias mempunyai bakat yang berbeda ± beda. atau krang termotivasi untuk mencapai prestasi yang tinggi. . . Mungkin penamaan itu bersangkutan dengan bidang studi. 4.2. maka bakat tersebut tidak akan tampak. maka tidak akan pernah mencapai prestasi unggul untuk bidang tersebut. maka macam bakat akan sangat tergantung pada knteks kebudayaan di mana seseorang individu hidup dan dibesarkan. pengalama. Dengan demikian. Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus Pada dasarnya setiap orang mempunyai bakat ± bakat tertentu. atau eonominya cukup tinggi tetapi kurang member perhatian terhadap pendidikan anak. bakat bahasa. Anak yang satu mempunyai bakat untuk bekerja dengan angka ± angka. 5. Jika kedua orang tuanya menyadari bahwa ia mmpunyai bakat menggambar dan mengusahakan agar ia mendapat pengalaman yang sebaik ± baiknya untuk mengembangkan bakatnya. (2) Lingkungan anak. dan sebagainya. bakat music. Kaitan antara Bakat dan Prestasi Bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu. Dua anak bias sama ± sama mempunyai bakat melukis. namun tidak memiliki bakat menggambar. yang lainnya lagi berbakat menulis (mengarang). Yang dimaksud dengan anak berbakat ialah mereka yang mempunyai bakat ± bakat dalam derajat tinggi dan bakat ± bakat yang unggul. dengan kata lain prestasinya dibawah potensinya dapat terletak pada anak itu sendiri dan lingkungannya. atau mungkin pula mempunyai kesulitan atau masalah pribadi sehingga ia menalami hembatan dalam pengembangan diri dan berprestasi sesuai dengan bakatnya. Jenis ± jenis bakat khusus Pemberian nama terhadap jenis ± jenis bakat biasanya dilakukan berdasarkan atas bidang apa bakat tersebut berfungsi. anak yang lain dala biang olah raga. mungkin pula dalam bidang kerja. Factor ± factor yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus Adapun sebab atau factor ± factor yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus atau seseorang tidak dapat mewujudkan bakat ± bakatnya secara optimal. seorang anak yang mendapat pendidikan menggambar dengan baik. Misalnya orang tuanya kurang mampu untuk menyediakan kesempatan dan sarana pendidikan yang ia butuhkan.Seseorang mempunyai bakat menggambar. (1) Anak itu sendiri. bakat klerikal. dan dorongan atau motivasi agar bakat itu dapat terwujud. jika ia tidak pernah diberi kesempatan untuk mengembangkan. dan anak itu juga menunjukkan minat yang besar untuk mengikuti pendidikan menggambar. bakat guru.Sebaliknya. bakat olahraga. tetapi yang satu lebih menonjol daripada yang lain.

Manfaat lain dari kemampuan orang tua untuj mengeal bakat ialah agar orang tua dapat membantu sekolah dalam prosedur pemanduan anak berbakat.Sikap anak terhadap sekolah/guru. sedangkan dalam mata pelajaran lainnya belum tentu menonjol.Kegiatan kelompok yang disenangi . Sekolah mengirim daftar /cirri ± cirri perilaku kepada orang tua dengan penjelasan bahwa sekolah perlu mengetahui sifat ± sifat siswa agar dapat merencanakan pengalaman pendidikan yang sesuai baginya. Sebagai contoh. .Hobi dan minat ± minat anak yang khusus .Jenis buku yang disenangi . kesungguhan bakat anak bermanfaat bagi orang tua agar mereka dapat memahami dan memenuhi kebutuhan ± kebutuhan anak. Alat ukur atau tes yang dipakai tentu saja tergantung pada macam bakat yang dicari. .Prestasi unggul yang pernah dicapai . Yang hatus diukur oleh alat identifikasi adalah baik potensi (bakat pembawaan) maupun bakat yang sudah terwujud dalam potensi yang tinngi. Jelaslah. . misalnya dalam matematika atau dalam bahasa. dengan memberikan informasi yang dibutuhkan tentang cirri ± cirri dan keadaan anak mereka.Ada anak yang berbakat intelektual umum. Karen mereka berbakat dalam bidang psikososial. Upaya Pengembangan Bakat khusus remaja dan Implikasi ± Impliksi dalam Penyeenggaraan Pendidikan Bagaimana kita dapat mengenal dan mengidentifikasi para remaja yang mempunyai bakat khusus? Alat ± alat apa yang dapat digunakan untuk mengetahui bakat ± bakat khusus mereka? Semua informasi ini depierlukan sebelum dilakukan upaya pengembangan bakat ± bakat khusus remaja. biasanya mereka mempunyai taraf intelegensi yang tinggi dan menunjukkan prestasi sekolah yang menonjol. .Cita ± cita untuk masa depan Adapun kondisi ± kondisi lingkungan yang bersifat memupuk bakat anak adalah keamanan .Kegiatan mandiri yang disenangi . termasuk misalnya bakat musik atau melukis dan lain ± lain yang sifatnya non-intelektual. atau dalam salah satu bid ang seni sepri melukis atau musik. tetapi menonjol dalam keterampilan teknik.Adapula yang mempunyai bakat akademis khusus. 6. Bagaimana orang tua dapat mengenal bakat khusus anak? Bakat anak dapat dikenali dengan observasi terhadap apa yang selalu dikerjain anak.Pengalaman ± pengalaman khusus .Kita juga mngenal anak ± anak yang oleh teman ± temannya atau oleh guru selalu dipilih menjadi pemimpin.Masalah dan kebutuhan khusus . bahwa masalah bakat dapat meliputi macam ± macam bidang. dan .. Mereka dapat membantu anak memahami dirinya agar tidak melihat bakat sebagai suatu beban tetapi sebagai suatu anugrah yang harus dihargai dan dikembangkan.Ada pula anak yang bakatnya dalam bidang olah raga.Ada anak yang intelegensinya mungkin tidak terlalu tinggi tetapi unggul dalam kemampuan berpikir kreatif-produktif. .Ada anak yang di sekolah tidak termasuk siswa yang pandai. orang tua diminta member keterangan tentang butir ± butir berikut ini : .

Pendidik dapat menerimanya sebagaimana adanya. Anak akan merasa aman secara psikologi apabila : a. serta member kepercayaan padanya bahwa pada dasarnya ia baik dan mampu b. dapat menempatkan diri dalam situasi anak dan melihat dari sudut pandang anak. jangan semata ± mata menyjikan kumpulan pengetahuan yang bersifat skolastik.psikologi dan kebebasan psikologi. itu pendidikan hendaknya berfungsi mengembangkan bakat anak. tanpa syarat dengan segala kekuatan dan kelemahannya. Anak akan merasakan kebebasan psikologis apabila orang tua dan guru member kesempatan padanya untu mengungkapkan pikiran pikiran dan perasaan ± perasaannya. . perasaan. dan perilaku anak. Kecuali. Pendidik mengusahakan suasana di mana anak tidak merasa ³dinilai´ oleh orang lain. Dalam suasana ini anak merasa aman untuk mengungkapkan bakatnya. Memberi penilaian terhadap seseorang dapat dirasakan sebagai ancaman. c. sehingga menimbulkan kebutuhan akan pertahanan diri. Pendidikan memberikan pengertian dalam arti dapat memahami pemikiran.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->